August 2008


Berikut ini adalah pembelaan para Muslimot yang menunjukkan Kemunafikan Islam dan Muslim itu sendiri:
  1. Memaksakan bahwa kekerasan dan pembunuhan dalam Quran hanya berlaku saat pada saat perang yang dilancarkan Muhammad pada masa kehidupannya, tetapi kemudian juga memaksakan bahwa Quran adalah buku petunjuk untuk semua orang dan untuk segala jaman.
  2. Memaksakan bahwa perbutaan keji dan tak bermoral Muhammad tidak bisa diukur dengan standar moral (HAM) masa kini, tetapi secara bersamaan memaksakan bahwa Muhammad adalah manusia sempurna yang merupakan model dan contoh untuk semua umat manusia sekarang ini.
  3. Memaksakan bahwa Islam adalah agama perdamaian, tetapi secara bersamaan mengagung-agungkan masa keemasan kerajaan Islam dan kemenangan-kemenangan peperangan yang dilancarkan oleh Muhammad, Abu Bakr, Umar, Khalid bin Al-Waheed dan Saladdin.
  4. Memaksakan bahwa Islam bukanlah “agama misionaris” tetapi pada saat yang sama mempublikasikan dan melancarkan “cara-cara berdakwah” untuk merekrut umat termasuk dakwah di ratusan website.
  5. Memaksakan bahwa Islam adalah ajaran yang benar dan dapat bertahan dari segala kesalahan sebagai agama yang paling benar, tetapi secara sistematis membungkam semua kritik dan diskusi mengenai Islam dengan segala cara.
  6. Memaksakan bahwa hukum yang diterapkan oleh Arab Saudi, Iran, Pakistan, dan Afghanistan tidaklah Islami, tetapi pada saat yang sama secara gencar mengusahakan penerapan Syariah Islam yang diekspor dari negara-negara tersebut ke seluruh penjuru dunia.
  7. Memaksakan bahwa Islam mengangkat derajat dan memuliakan wanita, tetapi secara bersamaan memenjarakan wanita dalam rumah dan jilbab “penjara berjalan”, merajam wanita yang diperkosa, dan memperlakukan wanita seperti ladang tempat bercocok tanam di negara-negara Islam.
  8. Memaksakan bahwa Jihad adalah perjuangan tanpa kekerasan, tetapi secara penuh mendukung secara finansial dan moral usaha-usaha pencarian bom nuklir untuk diledakan di negara-negara kafir.
  9. Memaksakan bahwa hampir semua penemuan ilmiah sudah disebutkan dalam Quran, tetapi pada kenyataannya tidak pernah menemukan sesuatu pun penemuan ilmiah dari Quran.
  10. Memaksakan bahwa Muslim seharusnya diberikan kebebasan untuk menikmati HAM dan diperbolehkan mendirikan mesjid yang tidak terbatas di negara-negara kafir tetapi pada saat yang sama melarang pembangunan tempat ibadah agama lain di Mekkah dan Medinah.
  11. Memaksakan bahwa Islam adalah cara hidup bukan sekedar agama, tetapi ketika terjadi kekerasan dan pembunuhan atas nama Islam langsung mengatakan itu bukan ajaran Islam yang dan perbuatan oknum.
  12. Memaksakan bahwa Islam adalah agama yang paling benar, tetapi tidak bisa memberikan satu saja contoh Muslim yang benar sesuai dengan ajaran Islam (tidak Ulil, Aa Gym, Gus Dur, dan tidak juga Amrozy, Abu Bakar Baasyir, Khomeini, dan Osama).
  13. Memaksakan bahwa kebudayaan barat adalah sesat dan Syariah Islam adalah yang terbaik, tetapi kemudian berbondong-bondong pindah ke negara-negara barat untuk menghindari pengekangan dan penyiksaan di negara-negara Islami.
  14. Memaksakan bahwa Quran adalah kebenaran mutlak dan kitab yang lain semuanya sudah terkontaminasi, tetapi pada saat yang sama menggunakan kitab lain untuk membuktikan kebenaran Quran.
  15. Memaksakan bahwa Islam melarang penyembahan berhala, tetapi pada saat yang sama tidak melarang mencium batu meteor dan mengelilingi Kaabah yang adalah ritual pagan arab kuno.
  16. Memaksakan bahwa Quran tidak boleh diterjemahkan dalam bahasa lain selain bahasa Arab yang merupakan bahasa Allah, tetapi sebagian besar Muslim di dunia tidak mengerti bahasa Arab.
  17. Memaksakan bahwa budaya Barat mengembangkan ilmu dan teknologi karena pengetahuan yang dicuri dari Islam, tetapi pada saat bersamaan tidak dapat menjelaskan mengapa Muslim yang memiliki pengetahuan tersebut tidak berhasil mengembangkan dan menyumbangkan kemajuan ilmu dan teknologi apapun juga.
  18. Memaksakan bahwa Barat mencuri ilmu pengetahuan dari Islam padahal sebenarnya Islam mencuri dari Yunani, Persia, India, dan peradaban lain.
  19. Memaksakan bahwa Allah adalah Maha Kuasa, Maha Mengetahui, dan Maha Segalanya, tetapi Allah memerlukan bantuan tangan-tangan Muslim, tikus tikus pencundang bernama muslim untuk melakukan rajam, pembunuhan, pemboman, pemenggalan dan segala pertempuran atas nama Allah.
  20. Memaksakan bahwa semua penyembah berhala akan dibakar di neraka tetapi pada saat yang sama para Muslim melestarikan budaya penyembah berhala dengan mengelilingi Kaabah sambil mencium batu hitam dan membukakan pintu surga bagi mereka.
  21. Memaksakan bahwa daging babi haram, tetapi kalo tidak ada daging lain selain babi maka menjadi halal.
  22. Memaksakan bahwa Islam mengajarkan “jangan melampaui batas” tetapi Muhammad sendiri melampaui batas 4 dalam beristeri.
  23. Memaksakan bahwa Bank Syariah adalah sistem perbankan yang sempurna karena tanpa bunga sesuai dengan Syariah Islam, tetapi pada saat yang sama pelaksanaan Bank Syariah banyak mencuri konsep-konsep perbankan kafir yang tidak pernah terbayang oleh Muhammad, misalnya konsep Muradaha yang tidak lain adalah konsep LIBOR or SIBOR.
  24. Memaksakan bahwa Islam adalah agama perdamaian dan mengatakan bahwa para teroris internasional bukanlah Muslim yang benar, tetapi pada kesempatan lain membela gerakan separatis dan teroris Islam bersenjata (i.e. GAM, MILF) yang hendak memisahkan diri dari suatu negara sah (i.e.. NKRI, Filipina).
  25. Memaksakan bahwa Islam mengajarkan pengendalian nafsu dari godaan dan cobaan, tetapi pada kenyataanya bukan pengendalian nafsu melainkan pelenyapan godaan dan cobaan, dan pelampiasan nafsu. Contohnya:
    • Poligami diperbolehkan bukan untuk pengendalian nafsu, tetapi pelampiasan nafsu.
    • Jilbab diciptakan untuk menghilangkan godaan dengan mengorbankan pihak perempuan agar tidak ada godaan bagi para lelaki.
    • Yang tidak puasa harus ikut puasa di depan umum (toleransi) dengan supaya tidak ada godaan bagi yang berpuasa. Restoran yang menjual makanan dan minuman di tempat umum saat puasa di Banjarmasin di denda.

26. Memaksakan bahwa Islam adalah agama damai, tetapi pada saat yang sama mendeklarasikan bahwa perang telah dimulai.

27. Mengatakan tidak ada paksaan untuk memasuki agama, tetapi pada saat yang sama sangat ketakuan pada orang-orang Islam yang ingin memasuki agama lain untuk mecicipi kebenaran. Tablik Akbar di adakan di mana-mana di lapangan terbuka tanpa ada yang boleh protes, tetapi saat umat lain mengadakan hal yang sama, umat Islam dengan histeris menolak, memboikot, dan mengancam dengan amuk masa.Kemunafikan Islam dan Muslim tidak semata-mata muncul begitu saja tanpa dasar, tetapi memang sudah bagian (part and parcel) dari ajaran Muhammad seperti yang diceritakan dalam hadist berikut:Sahih al-Bukhari, Volume 8, Book 73, Number 59
Narrated ‘Aisha:
A man asked permission to enter upon the Prophet. When the Prophet saw him, he said, “What an evil brother of his tribe! And what an evil son of his tribe!” When that man sat down, the Prophet behaved with him in a nice and polite manner and was completely at ease with him. When that person had left, ‘Aisha said (to the Prophet). “O Allah’s Apostle! When you saw that man, you said so-and-so about him, then you showed him a kind and polite behavior, and you enjoyed his company?” Allah’s Apostle said, “O ‘Aisha! Have you ever seen me speaking a bad and dirty language? (Remember that) the worst people in Allah’s sight on the Day of Resurrection will be those whom the people leave (undisturbed) to be away from their evil (deeds).”

Klik Link di bawah ini untuk melihat melihat Rekaman saat-saat Ahmed Deedat dirawat karena stroke 4 minggu setelah Combat Kit-nya pada Hari Raya Paskah di Australia
9 Tahun Masa Perawatan Ahmed Deedat

Di Indonesia, buku-buku karya Ahmed Deedat dijual bebas, tetapi buku-buku tanggapan atas argumennya tidak diizinkan untuk terbit dan beredar dengan bebas. Tokoh lawan debat Deedat yang sudah menerbitkan bukunya adalah John Gilchrist dan Dr. Anish Sorrosh. Hal inilah yang membuat Serangan Ahmed Deedat dalam buku Combat Kit-nya terhadap keKristenan seolah-olah tidak terbantahkan oleh sebagian masyarakat Indonesia.

Note :
6 April 1996, Di hari Paskah, di Negara Australia Deedat berbicara di depan orang banyak menyerang Injil kepercayaan Kristiani mengenai kematian dan kebangkitan Yesus Kristus.
3 Mei 1996, Empat minggu kemudian setelah kejadian di Australia, Ahmed Deedat terkena stroke. Kaki tangannya lumpuh dan dia tidak bisa berbicara.
8 Agustus 2005 Deedat meninggal setelah menderita lumpuh dan bisu selama sembilan tahun.

Jauh sebelum injil ditulis, Yesus sudah memberitahukan kepada murid-murid-Nya bagaimana Injil akan ditulis seperti yang ada pada kita sekarang ini, yaitu dengan pengajaran dan segala sesuatu yang diingatkan oleh Roh Kudus kepada mereka.
‘tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.’ (Yoh 14 :26)

Dan bagi mereka yang menghujat Injil, itu berarti sama saja dengan menghujat pada yang mengajarkan injil tersebut, yaitu Roh Kudus. Dalam hal penghujatan ini, Yesus telah mengatakan suatu konsekwensi kekal yang akan dihadapinya kelak bagi mereka yang menghujat Injil Kebenaran-Nya!

Aku berkata kepadamu: ‘Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan. Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.’ (Mar 3 : 28, 29)

Dosa kekal ini sungguh terjadi pada Ahmed Deedat yang telah menghujat Injil dengan begitu beraninya, bukan kepada para pendeta ataupun orang-orang parcaya lainnya, tetapi Ia telah begitu berani dan takaburnya untuk menghujat Roh kudus. Bagi seorang Deedat sudah tidak ada lagi jalan untuk bertobat, walaupun ia telah diperingati maupun didoakan oleh orang-orang Kristen ketika masa perawatannya di rumah sakit selama 9 tahun terahir dari sisa hidupnya ini. Oleh karenanya, Bukanlah suatu kebetulan jika Deedat kehilangan kemampuan berbicara untuk selamanya, hal itu terjadi karena ia telah melakukan dosa kekal, dan keselamatan kekal dalam Kristus Tuhan sudah tidak mungkin berlaku lagi terhadap dirinya, kerena ada tertulis :
‘Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.’(Rom 10 : 9, 10)

Paulus dengan tegas telah memperingatkan kita :
‘Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.’ (Galatia 1 : 8, 9)

HUKUMAN TUHAN – KUALAT

Berikut ini adalah kisah mengenai Sheikh Ahmad Deedat kena TULAH & KUALAT:
Pihak Islam sendiri terutama di Afrika Selatan negara asalnya, mereka menganggap Deedat sebagai “berbahaya”. Mereka juga menelusuri hubungan Deedat dengan paham BAHAISME yang mengatakan bahwa “TIADA LAGI ISLAM, ISLAM HANYA UNTUK 1000 TAHUN”.

Whateverlah itu, Deedat membuat banyak orang menjadi “Deedat banget” termasuk beberapa pengikut setianya yang selalu menggenakan isi kepala tua sang pendebat (kita sudah tahu siapa orang-orang itu)

Misalnya selalu didengungkan mengenai kitab Kidung Agung, Lot dan 2 anak perempuannya, Yehuda yang menggauli menantunya, dll. Mereka memandangnya dengan penuh tanya dan “kemenangan” …

Sementara Deedat menyembunyikan kenyataan bahwa nabinya Muhammad suatu waktu membuat SKANDAL. Ia jatuh cinta pada Zainab, istri anak angkatnya sendiri Zaid bin Muhammad!
Untuk MELEGITIMASI nafsu birahi terhadap menantunya sendiri kemudian dikatakan “Turun sebuah ilham bahwa hal itu OKEY …” dan yang paling kasihan adalah Zaid bin Muhammad, ia secara terpaksa rela melepaskan istri tercintanya untuk memenuhi hasrat AYAH (ANGKATNYA), sang “nabi”. Zaid menceraikan istrinya sehingga memuluskan “ilham” agar Muhammad sah mengawini menantunya sendiri … ini sangat keterlaluan!
INI BENAR-BENAR BALOK DI MATA SENDIRI … Kapal yang jangkarnya jatuh di dasar laut berpasir atau lumpur memang tidak dapat mencengkeram kuat sehingga kapalnya terombang-ambing …
Jika Deedat dapat dengan SANGAT PEDAS mengkritik Alkitab, maka Deedat pastilah DENGAN SANGAT GIGIH akan mempertahankan kitabnya sendiri … tetapi bukan soal pedas menyerang dan gigih bertahan .. tetapi APA ISINYA BENAR?
Ini kan yang utama … Dan tulisan-tulisan Deedat sudah dianalisa luar dalam dan terbuktilah sangat banyak FALACY & PEMBELOKKAN- PEMBELOKAN, SELF TAFSIR dan lain sebagainya dari si pemikir tua yang “berpengaruh” …
Ketika suatu waktu Ahmad Deedat sang pendebat mendebat kristen di Australia, dengan tema : “Paskah : Dilihat dari Sudut Pandang Islam”. Saat itu tahun 1996 dan usianya sudah uzur (69 tahun). Isi materinya sangat pedas dan mengancam kerukunan beragama di Australia, tetapi karena Australia negara bebas, maka ia dipersilahkan mengeluarkan uneg-unegnya, dan Deedat tua “sangat puas”.
4 minggu segera setelah selesai pidato di Australia, Ahmad Deedat kolaps dan kena penyakit lumpuh yang aneh. Ia lumpuh total dari leher ke bawah dan tidak bisa berbicara, sementara kesadarannya masih PENUH SEPERTI SEDIAKALA. ia berkomunikasi menggunakan sinar dan kedipan matanya. Ilmu kedokteran mengatakan kondisi ini sebagai “lock-in” atau terkunci.
Sheikh Ahmad Deedat yang dulu, masih ADA dan pikirannya masih setajam dulu, tetapi kini TERKUNCI DALAM TUBUH YANG “MATI”.
Keadaan ini BERLANSUNG SELAMA 9 TAHUN. Nah bener bener kualat bukan? Siapa yang berani berani lagi? Silahkan mencoba sendiri, nanti kan kualat lagi dan matinya saja setengah mati dulu, baru mati beneran.
Seorang pendeta yang beberapa kali DEBAT TERBUKA dengan Deedat suatu kali datang mengunjungi untuk menyatakan turut prihatin dan meminta Deedat untuk mengakui kesalahannya dan mohon pengampunan Tuhan, tetapi dengan sinar mata tajam Deedat seolah berkata “TIDAK, SAYA BENAR” … Dasar keras kepala ya gitu jadinya, jadi lebih baik di SWITCH OFF saja oleh ALLOH.
Beberapa minggu kemudian tepatnya pagi hari tanggal 8 Agustus 2005, Sheikh Ahmad Deedat menghembuskan nafas terakhir dalam usia 78 tahun, setelah sembilan tahun TERKUNCI DALAM TUBUH MAUTNYA.
Apakah akhir riwayat hidup sang pendebat adalah kehendak TUHAN?
Tentu saja kita mengamini bahwa tidak ada sehelai rambut pun yang jatuh dari kepala manusia terjadi di luar kehendak dan pengetahuan Tuhan.
Ketika Elimas si tukang Sihir menghalangi Gubernur Sergius Paulus mendengar Injil dari Paulus dan Barnabas maka Paulus menghardik dia : Kisah Para Rasul 13:9-12
13:9 Tetapi Saulus, juga disebut Paulus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap dia,
13:10 dan berkata: “Hai anak Iblis, engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan, engkau musuh segala kebenaran, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan Jalan Tuhan yang lurus itu?
13:11 Sekarang, lihatlah, tangan Tuhan datang menimpa engkau, dan engkau menjadi buta, beberapa hari lamanya engkau tidak dapat melihat matahari.” Dan seketika itu juga orang itu merasa diliputi kabut dan gelap, dan sambil meraba-raba ia harus mencari orang untuk menuntun dia.
13:12 Melihat apa yang telah terjadi itu, percayalah gubernur itu; ia takjub oleh ajaran Tuhan.
Sheikh Ahmad Deedat telah lumpuh selama 9 tahun sebelum akhirnya meninggal, ia telah membelokkan JALAN TUHAN YANG LURUS ITU … ITU NAMANYA KUALAT, dan siapa yang berani berani lagi? Silahkan mencoba sendiri, nanti kan bisa langsung mati.

Dalam Al-qur’an ada terdapat satu SURAT No. 72 yang dinamakan: AL-JIN yang isinya antara lain:
1. Bahwa di dunia ini ada jin-jin yang SALEH/MUKMIN dan ada jin-jin yang
kafir (Mukadiman Surat AL-JIN dan 72 AL-JIN 11-14)
2. Bahwa manusia boleh atau dapat minta pertolongan dan perlindungan
pada jin-jin yang Saleh/Mukmin tersebut (Qs 72 AL-JIN 6)
3. Bahwa Jin-Jin dapat memberi rejeki yang banyak kepada manusia (Qs 72 AL-JIN 16)
4. Pada waktu Muhammad sedang Sholat, di dikerumuni oleh banyak jin (Qs 72 AL-JIN 19).

Jadi muslim pada piara jin supaya mendatangkan rezeki.
Kalau ada 150 juta musim di Indonesia, berapa banyak jin piaraan muslim tinggal di sini ? Negara kita jadi tempat ngumpulnya jin-jin. Tapi rezekinya mana, kok krismon kagak kelar-kelar juga.
Satu lagi IRASIONALITAS yang diajarkan oleh kebohongan ARAB dengan Qur’an-nya…yang konon sesuai AKAL dan LOGIKA (ARAB).
Kalau pada agama-agama terdahulu dengan kitab Torah dan Injilnya tidak mengenal jin, maka Aulloh telah menyempurnakan agama islam dengan surat al-Jin ini. Dengan demikian maka sempurnalah Islam sebagai satu-satunya agama yang diridhoi Aulloh.

Anak Nuh, berenang ke gunung waktu air bah dan tenggelam ….” (QS. 11 Huud 42-43)

Bertentangan dengan:

Nuh berdoa, doanya berkenan kepada Allah, maka diselamatkan beserta keluarganya. (QS. 21 Al Anbiyaa -nabi nabi- 76)

Ayat mana sih yang benar, Yang satu bilang anaknya tenggelam, yang satunya lagi bilang nuh beserta keluarganya diselamatkan.

Kenapa bisa begini? Apakah penulisnya berbeda??

mohon kesesatan ini ditanggapi oleh islam.

MAU BILANG APALAGI GUA !!!

GOD is its target, the YESUS CHRIST is its model, the BIBLE its constitution: Martyrs & Sahid its path and death for the sake of GOD is the loftiest of its wishes
AMEN

Dialah yang menghakimi dunia dengan keadilan dan mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran. (MAZMUR 9:9)

Ada 305 ayat berisi kata “KEBENARAN” dalam ALKITAB, beberapa diantaranya:

Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu.

Kebenaran meninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah noda bangsa.

Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.

Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tenteram dalam segala kesalehan dan kehormatan. Itulah yang baik dan yang berkenan kepada Allah, Juruselamat kita, yang menghendaki supaya semua orang diselamatkan dan memperoleh pengetahuan akan kebenaran. Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus, yang telah menyerahkan diri-Nya sebagai tebusan bagi semua manusia: itu kesaksian pada waktu yang ditentukan.

Yohanes 16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh. Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia. Sebab itu janganlah kamu takuti apa yang mereka takuti dan janganlah gentar. Karena itu aku senantiasa bermaksud mengingatkan kamu akan semuanya itu, sekalipun kamu telah mengetahuinya dan telah teguh dalam kebenaran yang telah kamu terima.

Banyak orang akan mengikuti cara hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu, dan karena mereka Jalan Kebenaran akan dihujat. Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka.

Yeremia 9:24 tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN.”

Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran. Aku menulis kepadamu, bukan karena kamu tidak mengetahui kebenaran, tetapi justru karena kamu mengetahuinya dan karena kamu juga mengetahui, bahwa tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran.

Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita.

KEBENARAN adalah suatu yang layak untuk kita cari bahkan kita kejar. Berbahagialah setiap orang yang mendapatkannya, karena ia akan memimpin kita kepada hidup yang kekal serta memberi kita petunjuk tentang hidup bijaksana di dunia. Orang yang berhikmat menyukai kebenaran, dan kebenaran pun menyukai orang yang berhikmat.

Raja Daud berkata: “Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.”

Namun dimanakah kebenaran sehingga kita bisa mencarinya, serta bagaimana cara kita mendapatkannya? Tuhan YESUS (Ibrani Yesus=YAH-Shua=YHWH Yang Menyelamatkan) berkata, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup…” Ya, YHWH (Nama Diri Sang Kebenaran) sendirilah Kebenaran, sedangkan di dunia ini tidak ada yang Kebenaran, bahkan tidak ada satu orang pun yang BENAR.

seperti ada tertulis: “Tidak ada yang benar, seorang pun tidak”

Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah (Roma 3:10,23).

Kalau begitu berarti ada-tidaknya kebenaran di dunia ini sangat bergantung pada ada-tidaknya wahyu dari YHWH. Ketika YHWH mewahyukan diriNya, maka itulah kebenaran, bahkan kebenaran yang mutlak atau absolut.

Siapa mengejar kebenaran dan kasih akan memperoleh kehidupan, kebenaran dan kehormatan. Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga dengan hikmat, didikan dan pengertian.

Kini kebenaran dari YHWH (Dibaca: YAHWEH, Keluaran 3:15, Mazmur 135:13) ada di tengah-tengah kita. Yang merindukannya dipersilahkan mencarinya. Caranya ialah dengan menggunakan akal budi yang diberikan YAHWEH. Berpikir, berusaha memahami, bahkan berargumentasi untuk mencapainya. Jangan sekali-kali memakai otot, kekerasan, kekuasaan, intimidasi, karena justru akan menjauhkan kita dari KEBENARAN.

Anak-anakku, janganlah membiarkan seorang pun menyesatkan kamu. Barangsiapa yang berbuat kebenaran adalah benar, sama seperti Kristus adalah benar; Jikalau kamu tahu, bahwa Ia adalah benar, kamu harus tahu juga, bahwa setiap orang, yang berbuat kebenaran, lahir dari pada-Nya.

Rasul Paulus berkata kepada Anak Rohaninya, Pemuda bernama Timotius, dalam

II Timotius 3:14-17, EMPAT FUNGSI ALKITAB:

3:14 Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.

3:15 Ingatlah juga bahwa sejak kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan melalui iman kepada Kristus Yesus.

3:16 Seluruh Kitab Suci (PASA GRAPHE THEOPNEUSTOS) diilhamkan Allah (THEOS) dan bermanfaat untuk mengajar (DOCTRINE), untuk menyatakan kesalahan (REPROOF), untuk memperbaiki kelakuan (CORRECTION) dan untuk mendidik orang dalam kebenaran (INSTRUCTION IN RIGHTEOUSNESS).

3:17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah (THEOS) diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

Kalau kita percaya bahwa Kebenaran Alkitab adalah kebenaran absolut maka berarti kita percaya bahwa Alkitab hanya mengajarkan SATU KEBENARAN. Tetapi kalau kita percaya bahwa KEBENARAN ALKITAB adalah kebenaran relatif maka berarti kita percaya bahwa tidak ada KEBENARAN ABSOLUT melainkan hanya ada KEBENARAN SUBYEKTIF yang RELATIF.

Seseorang yang tidak percaya bahwa Kebenaran Alkitab itu ABSOLUT pasti bukan orang Kristen yang telah DISELAMATKAN karena pernyataan bahwa YESUS adalah SATU-SATUNYA JALAN KESELAMATAN adalah terlalu ABSOLUT baginya. Namun seseorang yang percaya bahwa kebenaran Alkitab adalah ABSOLUT akan percaya bahwa YESUS KRISTUS (Ibrani: YAH-Shua Ha Mashiakh) adalah SATU-SATUNYA JALAN KE SURGA.

Sebagai perwujudan Allah (THEOS) Sang Roh, Alkitab (firman Allah) juga adalah perwujudan Kristus. Yesus Kristus adalah Firman Allah (LOGOS THEOS) yang Hidup (Wahyu 19:13), Alkitab adalah firman Allah yang tertulis (Matius 4:4).

Yesaya  16:5 maka suatu takhta akan ditegakkan dalam kasih setia dan di atasnya, dalam kemah Daud, akan duduk senantiasa seorang hakim yang menegakkan keadilan, dan yang segera melakukan kebenaran.”

Apabila Aku menetapkan waktunya, Aku sendiri akan menghakimi dengan kebenaran.

Wahyu 19:6-17 berkata tentang YESUS, Firman Allah

19:6 Kemudian aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya, “Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi Raja.

19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba (YESUS KRISTUS) telah tiba, dan pengantin-Nya (JEMAAT) telah siap sedia.

19:8 Kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan putih bersih!” (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)

19:9 Lalu ia (malaikat) berkata kepadaku, “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Katanya lagi kepadaku, “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.”

19:10 Aku pun sujud di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku, “Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudara seimanmu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat.”

19:11 Lalu aku melihat surga terbuka: Sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia (yaitu YESUS KRISTUS) yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar“, Ia menghakimi dan berperang dengan adil.

19:12 Mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorang pun, kecuali Ia sendiri.

19:13 Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: “Firman Allah.” (LOGOS THEOS)

19:14 Semua pasukan yang di surga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih.

19:15 Dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam gilingan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa.

19:16 Pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: “Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan.”

19:17 Lalu aku melihat seorang malaikat berdiri di dalam matahari dan ia berseru dengan suara nyaring kepada semua burung yang terbang tinggi di langit, “Marilah ke sini dan berkumpullah untuk turut dalam perjamuan Allah, perjamuan yang besar,

ALKITAB adalah firman Allah yang telah diilhamkanNya (Inspired/Dihembuskan/Diinspirasikan) kepada manusia. Bukti-bukti keilahiannya terlihat jelas (Baca buku TANDA TANGAN ALLAH, Grant R Jeffrey, YPI Imanuel). Isinya yang tidak ada kesalahan, pengajaran moralnya yang TERTINGGI serta penyingkapan peristiwa yang ribuan tahun akan datang menyimpulkan bahwa mustahil tertulis jika Allah yang maha benar, maha suci dan maha tahu tidak ikut campur tangan menuliskannya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Alkitab, firman Allah, itu bukan pernyataan iman belaka, melainkan hasil kesimpulan dari fakta-fakta.

Alkitab adalah firman tertulis, wahyu sempurna yang diadakan Allah melalui proses yang panjang. Proses yang panjang sama sekali bukan karena Allah tidak sanggup mengadakannya dengan sekejap mata, melainkan agar manusia dapat menelusuri keotentikannya ketika mereka mempelajari sejarah mereka. Dan sekaligus agar iblis tidak sanggup membuat tiruannya yang dapat dibuktikannya melalui perjalanan sejarah. Iblis dapat mengadakan kitab tandingannya, namun tidak sanggup mengadakan yang keotentikannya bisa dibuktikan melalui sejarah, dan penulisannya dilakukan kurang lebih 44 orang dengan jangka waktu 1600 tahun. Alkitab adalah puncak wahyu Allah, setelah Ia pernah memakai berbagai cara untuk mengungkapkan diriNya kepada manusia.

Bukan hanya tiada salah, bahkan Alkitab dibatasi atau dijadikan KANON TERTUTUP agar ia menjadi sebuah Alat Ukur Kebenaran yang PASTI dan FINAL. Alat ukur yang tidak ada batasan itu bukanlah Alat Ukur. Itulah sebabnya setelah Alkitab selesai, Allah menutupnya dan tidak menurunkan wahyu khusus lagi. Penambahan wahyu baik tertulis maupun lisan pasti akan merusakkan alat ukur yang telah pasti dan final. Allah yang berhikmat tidak akan melakukan hal itu, tetapi lawanNya, si iblis berkepentingan menambahkan wahyu baik yang tertulis maupun yang lisan untuk merusak Alat Ukur Kebenaran dari Allah.

Berbagai serangan terhadap ALKITAB, ALAT UKUR KEBENARAN dari ALLAH, dilancarkan iblis. Dan ternyata telah mendatangkan banyak malapetaka bagi orang-orang yang tak berhikmat. Tetapi bagi orang yang telah DILAHIR-BARUKAN, yang mencintai KEBENARAN lebih dari SEGALA HAL, cepat menyadari dan dapat melihat tipu muslihatnya. Gigi serigalanya terlihat di balik bulu domba samarannya yang tidak sempurna.

Akhirnya, hanya dengan berdiri teguh tanpa kompromi di atas Alkitab, musuh akan dapat dikalahkan. Percaya dengan teguh bahwa ALKITAB adalah Satu-satunya firman Allah dengan tidak berkompromi. Memandang ALKITAB dengan pandangan yang tepat, yaitu sebagai KEBENARAN ABSOLUT yang menjadi dasar PENGAJARAN/DOKTRIN maupun Tingkah laku yang dikehendaki Allah. AMIN.

ALKITAB = FIRMAN ALLAH YANG TERTULIS

YESUS KRISTUS = FIRMAN ALLAH DALAM BENTUK PERSONAL/PRIBADI/MANUSIA/DAGING/SARX (Yohanes 1:1,14)

YESUS KRISTUS: FIRMAN ALLAH/PRIBADI YANG ABSOLUT, ALKITAB: FIRMAN ALLAH TERTULIS YANG ABSOLUT

Semoga tulisan ini menjadi BERKAT bagi kita sekalian. Tuhan YESUS memberkati. (Bilangan 6:24-26)

6:24 TUHAN (YAHWEH) memberkati engkau dan melindungi engkau;

6:25 TUHAN (YAHWEH) menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

6:26 TUHAN (YAHWEH) menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.

Orang yang hidup dalam kebenaran, yang berbicara dengan jujur, yang menolak untung hasil pemerasan, yang mengebaskan tangannya, supaya jangan menerima suap, yang menutup telinganya, supaya jangan mendengarkan rencana penumpahan darah, yang menutup matanya, supaya jangan melihat kejahatan, dialah seperti orang yang tinggal aman di tempat-tempat tinggi, bentengnya ialah kubu di atas bukit batu; rotinya disediakan air minumnya terjamin.

Sumber: www.dedewijaya83.co.cc

Alkitab ditulis dalam dua bahasa yaitu IBRANi tuk PL dan YUNANI tuk PB, Bahasa Ibrani mewakili seluruh Kebudayaan Timur yang menulis dari Timur ke Barat (Kanan ke Kiri) sedangkan Bahasa Yunani mewakili semua Kebudayaan Barat yg menulis dari Barat ke Timur (Kiri ke Kanan). Jadi Alkitab mengatasi/diatas semua Kebudayaan, bukan Produk Timur bukan Produk Barat. Alkitab diatas sEMUA KEBUDAYAAN MANUSIA.

Kebudayaan Timur (diwakili Ibrani) Mencari JALAN karena lebih mengandalkan PERASAAN/PUISI/ MISTIK, Kebudayaan BARAT (diwakili Yunani) Mencari KEBENARAN karena mengandalkan RASIO/PIKIRAN/ OTAK. Kedua Kebudayaan ini bertemu di titik Zero yaitu YESUS KRISTUS

(Perjanjian Lama) PL—> YESUS KRISTUS<—-PB (Perjanjian Baru)

(MENCARI JALAN) Ibrani—-> YESUS KRISTUS <—-YUNANI (MENCARI KEBENARAN)

Yesus adalah JALAN dan KEBENARAN dan HIDUP yg dicari2 selama ini oleh Budaya Timur dan Barat. (Yohanes 14:6), AKULAH JALAN DAN KEBENARAN dan HIDUP.

Kelahiran/kedatanga n Yesus ke dalam sejarah Manusia, membagi Sejarah menjadi DUA BAGIAN, sebelum KELAHIRAN YESUS disebut SEBELUM MASEHI (sM)=BC=BEFORE CHRIST dan SESUDAH kelahiran YESUS disebut SESUDAH MASEHI (SM)=AD=Anno Domini=Tahun kedatangan TUHAN KITA.

Yesus adalah PUSAT seluruh SEJARAH MANUSIA, berada di titik ZERO (SENTRUM/SENTRAL) . Tidak ada TOKOH/MANUSIA manapun di dunia ini yg JADI PUSAT SELURUH SEJARAH MANUSIA, ingat HISTORY (SEJARAH=His Story=Kisah atau Ceritanya ALLAH/YESUS) .

berbahagialah orang yg mau mendengar BERITA INJIL (artinya KABAR BAIK).

ALKITAB (Firman Tertulis) satu2nya KEBENARAN ABSOLUT dalam dunia ini. Firman dalam bentuk DAGING (YESUS): PRIBADI ABSOLUT dalam sejarah Manusia.

Alkitab ditulis oleh lebih kurang 44 orang, selama 1600 tahun (PL 1500 tahun, PB dalam waktu 100 tahun), dimana setiap orang itu tidak pernah janjian buat KITAB dan masa hidupnya berbeda, jabatannya berbeda2 mulai dari Nabi, Rasul, Imam, Gembala, Nelayan, Raja, Hakim, Pemungut pajak/Cukai, Peternak, pemungut Buah Ara, dll), namun menulis dengan begitu INDAHNYA dan KRONOLOGIS, dari Kejadian 1:1, memulai semua kitab, dimulai dengan ALLAH dan DIAKHIRI dengan ALLAH/YESUS

1:1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

dan terus menceritakan tentang Kisah Sejarah yg runtut sampai pada Wahyu 22:18-21

22:18 Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapeta ka yang tertulis di dalam kitab ini.
22:19 Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.”
22:20 Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: “Ya, Aku datang segera!” Amin, datanglah, Tuhan Yesus!
22:21 Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.

tidak pernah janjian, tidak saling kenal, dalam kurun waktu 1600 tahun, namun menulis sejarah yg INDAH dan KRONOLOGIS (KISAH CINTA ALLAH= HIS STORY.

Bukankah ini bukti TERBESAR bahwa ALKITAB adalah SATU2NYA FIRMAN ALLAH? Masihkah Anda Ragu?

Sumber: www.dedewijaya. co.cc

Assalaamua’laikum wa rahmatulaahi wa barakaatuh

Bismillahi Rahmanir Rahim

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

Seratus empat orang lelaki, wanita dan kanak-kanak pada 19hb Disember 1997 telah bertolak dari Jakarta menuju ke Singapura dengan pesawat Boeing 737 nombor penerbangan MI185. Pasti tidak ada seorangpun diantara para penumpang pesawat itu yang menduga bahawa meraka akan menghadapi maut tidak lama setelah mereka bertolak dari Jakarta . Malangnya, pesawat tersebut nahas dan jatuh berkeping-keping di Palembang , dekat Sungai Musi dan semua orang penumpang telah terkorban nyawa.

Diseluruh dunia ini tidak terhitung betapa banyaknya orang yang mati dalam berbagai malapetaka seperti itu; bencana alam yang datang dengan tiba-tiba seperti gempa bumi, angin taufan, kapal tenggelam, kecelakaan laulintas dan lain-lain lagi. Setiap hari, ada orang yang meninggal bahkan pada waktu anda membaca tulisan ini ada orang yang sedang menghadapi maut. Ramai orang yang berusaha untuk hidup lebih lama melalui senaman, berhenti merokok, makan vitamin-vitamin dan sebagainya.

Namun kita tidak dapat menyangkal kenyataan. Pada suatu hari kita akan meninggal dunia juga, dan apa saja yang kita lakukan tidak dapat menghalang ketibaan masa itu. Ada yang berkecenderungan bahawa kita tidak akan mati apalagi jika segalanya berjalan dengan baik, jika tidak ada kekurangan, jika ekonomi melambung, suasana aman damai, dan kita cukup makan. Kematian terlalu mudahnya dilupakan.

Yang sebenarnya ialah kematian adalah sesuatu hakikat yang tidak dapat dielakkan oleh sesiapapun di dunia ini. Ramai juga yang berpendapat bahawa kematian adalah persoalan orang-orang yang sudah tua saja, tetapi sebenarnya, kematian itu tidak memandang umur. Sepastinya matahari terbenam setiap hari, kematian pasti akan tiba, sama ada orang yang berkuasa, berpangkat, pandai kaya atau miskin. Kematian itu menjadikan mereka yang berpangkat tinggi setanding dengan yang miskin atau berpangkat rendah.

Manusia ditetapkan mati hanya sekali saja dan setelah itu akan dihakimi. Anda diminta untuk bersiap sedia dan berwaspada akan datangnya saat kematian dan selepas itu bersiap pula untuk mempertanggungjawabkan segala yang telah anda melakukan sewaktu didunia ini kepada HAKIM AGUNG. Dialah yang berkuasa untuk memasukkan anda ke SYURGA atau mencampakkan anda ke Neraka Jahanam.

DUNIA INI SEMENTARA SAJA !

Apakah maknanya kehidupan ini?

Kehidupan ini sama seperti asap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Sesungguhnya manusia seperti nafas saja, dan semuanya sia-sia.

Ramai yang berharap hanya untuk kehidupan di dunia ini. Setiap hari mereka hanyalah sibuk dengan urusan-urusan dunia ini; sibuk mencari duit, sibuk bekerja, sibuk dengan kesukaan. Mereka melupakan diri bahawa saat akan tiba apabila segalanya berakhir dan kita kembali kepada KHALIQ kita. Kehidupan juga penuh dengan penderitaan dan air mata. Kita mengalami jauh lebih banyak penderitaan di dunia ini dipertimbangkan dengan kesenangan dan keseronokan yang kita memperolehi.

Syaitan mengajukan supaya menikmatilah kesenangan-kesenangan dunia dengan puas-puas dan buatlah dosa kemudian jadilah penghuni neraka untuk selama-lamanya. Walau bagaimanapun Allah memberi petunjuk, ajaran dan jalan untuk mengendalikan diri kerana kehidupan yang sebenarnya bukanlah di dunia yang sementara ini tetapi di SYURGA yang kekal. Jadi berwaspadalah supaya jangan menghanyutkan diri dalam dosa dan kesenangan-kesenangan dunia yang sementara saja tetapi ikutilah ajaran dan Jalan Allah agar anda hidup selamanya dalam rahmatNya.

Di akhirat ada dua tempat tujuan bagi roh manusia iaitu Syurga dan Neraka. Seketika roh manusia ditentu masuk ke salah satu tempat itu, maka orang itu akan kekal di situ. Manakah yang anda pilih?

SURGA

Inilah tempat bersara yang paing indah dimana taman-taman yang teduh dapat dinikmati dan ada kesabaran, kehormatan dan salam. Disini mereka yang disucikan dari dosa akan hidup bersenangan sambil memuji Allah yang menghapuskan dukacita mereka untuk selama-lamanya.

Fikiran kita tidak mampu membayangkan bagaimana indahnya syurga itu. Orang yang menuruti ajaran Allah dan mengikuti jalan yang ditunjukkanNya akan berada di tempat ini.

Hanya Isa Anak Maryam yang langsung masuk Surga kerana Dia suci.

(Maryam, 19:19)

Bahkan Dia terkemuka di dunia dan di akhirat …

(Al Imran, 3:45)

NERAKA

Inilah tempat siksaan yang mengerikan dan tempat kesedihan serta kesengsaraan, dimana pakaian, selimut dan tempat tidur dibuat api. Di atas kepala dan di bawah kaki, api berlapis-lapisan. Dimana-manapun penuh api, asap hitam, dan kegelapan. Mata menjadi buta, telinga menjadi tuli dan mulut menjadi bisu. Mereka yang berada disini mengalami penderitaan yang tidah berhenti. Mereka tidak mati dan tidaklah hidup juga, tetapi mengalami siksaan tanpa kesudahan.

Sejak manusia pertama, Nabi Adam dan Hawa, menuruti kata-kata godaan Syaitan, mereka telah disentuh Syaitan dan memiliki dosa, maka semua manusia sudah berdosa dan jauh daripada Allah yang menyelamatkan mereka. Oleh itu, mereka akan dihukum dengan hukuman neraka.

“Dan tidak seorang diantara kamu, melainkan mendatanginya (masuk neraka) dan ini bagi Tuhanmu adalah ketetapan yang sudah dipastikan…”

(Maryam, 19:71)

JALAN KE SURGA

Agama dengan syariat-syariatnya harus ditaati dan dilaksanakan sepanjang umur hidup manusia. Manusia juga diharuskan untuk selalunya bermurah hati. Hanya apabila manusia dapat menjalankan segala hal-hal tersebut dengan penuh maka manusia dapat mencapai Syurga. Mungkinkah kita hidup kehidupan kita dengan sempurna?

Berapa tekunkah kita sepatutnya menjalankan syariat-syariat agama ataupun berapa banyakkah kita berkemurahan hati agar dapat masuk ke Syurga? Kami semua telha berdosa; bahkan perbuatan kami yang terbaik pun kotor dan najis. Kerana dosa kami, kami akan lenyap seperti daun layu diterbangkan angin.

Adakah tolok ukur yang pasti apabila menjalankan hal-hal tersebut agar kita dapat masuk Syurga? Tidak ada!

Oleh kerana manusia tidak akan past agar dapat masuk ke Syurga maka banyak orang tinggal keragu-raguan, dengan kebimbangan dan kegelisahan. Sepanjang zaman orang selalu berdoa kepada Allah agar ditunjukkan jalan yang harus diikuti manusia agar dapat mencapai Syurga.

Kita semua seperti domba yang sesat, masing-masing mengikut jalan sendiri. Tetapi Allah menjatuhkan hukuman kepadanya, hukuman yang seharusnya dijatuhkan kepada kita.

“Indinash shiraathal mustaqiim”

Tunjukilah kami jalan yang lurus …

(Al Fatihah, 1:6)

“Yaa ayyuhai ladziina aamanut taqullaaha wabtaghuu ilaihi wasiilata …”

Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepadaNya…

(Al Maidah, 5:35)

Sudahkah anda menemui jalan itu?

Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang

Oleh karena Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang maka Allah di dalam Al Quran telah menunjukkan jalan dan petunjuk-petunjuk yang diberi jelas patut diikuti agar manusia dapat mencapai Surga. Marilah kita renungkan Al Quran dan Hadis seperti yang tersebut dibawah ini.

Petunjuk-petunjuk Al Quran dan Hadis agar manusia dapat mencapai Surga
Isa AS ialah jalan yang lurus yang patut diikuti

“Wa innahu la’ilmu lis saa’ati fa laa tamtarunna bihaa wa tabi’unni haadzaa shiraathum mustaqiim…”

Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat kerana itu janganlah kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku. Inilah jalan yang lurus …

(Az Zukhruf, 43:61)
Isa AS pembawa keterangan dan patut ditaati

“Wa lammaa jaa-a ‘Isa bil bayyinaati qaala qad ji’tukum bil hikmati wa li ubayina lakum ba’dhal ladzii tathtalifuuna fiihi fat taqullaaha wa athii’u…”

Dan tatkala Isa datang membawa keterangan. Dia berkata sesungguhnya Aku datang membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian yang apa kamu perselisihkan tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaKu…

(Az Zukhruf, 43:63)
Isa AS mengatakan perkataan yang benar

“Dzaalika ‘isabnu Maryama qaulal haqqil ladzil fiihi yamtaruum…”

Itulah Isa putra Maryam yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenaranNya…

(Maryam, 19:34)
Isa AS itu utusan Allah dan FirmanNya

“Inamal Masihu ‘isabnu Maryama rasullahi wa kalimatuhu …”

Sesungguhnya Isa Al Masih putra Maryam itu utusan Allah dan FirmanNya…

(An Nisa, 4:171)
Isa AS adalah Roh Allah dan KalimatNya

“Isa faa innahu Rohullah wa kalimatuhu…”

Isa itu sesungguhNya Roh Allah dan FirmanNya

(Hadis Anas bin Malik hal.72)
Isa AS adalah Roh Allah yang menjelma menjadi Manusia yang sempurna

“… arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sawiyya.”

…Kami mengutus Roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya menjadi Manusia yang sempurna…

(Maryam, 19:17)
Isa AS adalah satu-satunya Imam MAHDI

“Laa mahdia illa isabnu Maryama…”

Tidak ada Imam MAHDI selain Isa putra Maryam…

(Hadis Ibnu Majah)
Isa AS dilahirkan bukan dari bapa Insani, tetapi dari Roh Allah

“Wallatii ahshanat farjahaa fa nafakhnaa fiihaa mir ruuhinaa Wa ja’alnaahaa wabnahaa ayatal lil ‘aalamiin”

Ingatlah kisah seorang perempuan yang memelihara kehormatannya (Maryam) lalu Kami tiupkan kepadanya Roh Kami (Roh Allah) dan Kami jadikan dia dan Anaknya tanda (kuasa Allah) bagi semesta alam.

(Al Anbiyaa, 21:91)
Isa AS lahir, mati dan dihidupkan kembali

“Wa salaamu ‘alayya yauma wulittu, wa yauma amuutu, wa yauma ub’atsu hayaa.”

Dan sejahtera atasNya pada hari Dia dilahirkan, pada hari Dia wafat, dan pada hari Dia dibangkitkan hidup kembali.”

(Maryam, 19:33)
Isa AS mati, diangkat dan pengikutNya dipilih atas orang kafir

“Idz qaalallahu yaa Isa, innii mutawafiika, wa raafi’uka ilayya, wa muthahhiruka minal ladzinaa kafaruu, wa jaa’ilul ladzina tabauka fauqal ladzina kafaruu ilaa yaumil qiyamati.”

Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu depadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat.”

(Al Imran, 3:55)
Isa AS menyembuhkan orang buta sejak lahir

“Wa ubriul akmaha, wal abrasha, wa uhyil mautaa bi idznillah.”

Dan Aku menyembuhkan orang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak, dan Aku sanggup menghidupkan orang mati dengan seizin Allah.

(Al Imran, 3:49)
Isa As menghidupkan orang mati

“… wa idz tuhuriijul mautaa biidzni…”

… dan diwaktu Kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan izin Ku…

(Al-Maidah, 5:110)
Isa AS diberi mujizat dan Roh Kudus

“Wa aatainaa ‘isabna Maryam bayyinaati wa ayyadnaahu bi ruuhil qudusi.”

Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam, beberapa mujizat serta Kami perkuat Dia dengan Roh Kudus.

(Al Baqarah, 2:253)
Kafirlah orang yang menolak Isa AS

“Wa bi kufrihim wa qaulihim ‘alaa Maryama buhtaanan ‘azhiimaa.”

Dan kerana kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zinah).

(An Nisa, 4:156)
Isa AS akan diimani oleh semua ahli kitab

“Wa im min ahlil kitaabi illa la yu’minanna bihi qabla mauthihiiwa yaumal qiyaamati yakunnu ‘alaihim syahiidaa.”

Dan tidak seorangpun dari ahli kitab melainkan akan beriman kepada Isa sebelum matiNya, dan pada hari kiamat. Dia menjadi Saksi terhadap mereka.

(An Nisa, 4:159)
Tidak menurut Taurat dan Injil, maka tidak dipandang beragama

“Qui yaa ahlal kitaabi lastum ‘alaa syai-in hattaa tukimut tauraata wal injiila wa maa unzila ilaikum mir rabbkum”

Katakanlah: “Hai ahli kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran ajaran Taurat, Injil dan apa apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu.

(Al Maidah, 5:68)
Al Quran induk dari Taurat dan Injil

“Wa innahu fii ummil kitaabi ladainaa ia ‘aliyyuna hakiim.”

Dan sesungguhnya Al Quran itu dalam induk Alkitab, di sisi Kami adalah tinggi dan penuh hikmat.

(Az Zukhruf, 43:4)
Isa AS berkuasa/terkemuka di dunia dan di akhirat

“Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal muqarrabiin.”

Ketika malaikat berkata, hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimah daripadaNya namannya Al Masih putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat dan orang yang paling dekat pada Allah.

(Al Imran, 3:45)

Hazrat Isa AS yang paling berkuasa dan terkemuka di dunia dan di akhirat. Hasrat Isa AS adalah petunjuk kepada jalan yang lurus. Pengikut-pengikut Hazrat Isa AS dipilih atas orang-orang kafir. Jadi ikutlah Hazrat Isa AS pasti anda akan masuk ke Syurga. Begitu penting Hazrat Isa AS sehingga di dalam Al Quran nama Hazrat Isa AS disebut sebanyak 97 kali.

Jika Yang Berhormat Perdana Menteri menjemput anda ke Istana Negara, sudah pasti anda percaya bahawa anda akan diberi masuk ke istana. Ini kerana Yang Berhormat Perdana Menteri adalah yang paling berkuasa di negara dan berhak bertindak begitu.

Jika jemputan ke Istana ditanda tangan seorang yang berpangkat rendah saja, tentu anda akan meragui kebenaran jemputan itu. Jangan-jangan menuju ke Istana hanya dilarang masuk apabila tiba disana. Sedemikian, Hazrat Isa AS diberi hak memerintah atas Syurga. Oleh kerana itu, sudah pasti bahawa kepercayaan akan jemputan Hazrat Isa AS tidak akan diragui lagi. Percayalah akan jemputan Hazrat Isa AS dan anda pasti memasuki Syurga.

TEMAN YANG MAHA TINGGI

Doa Nabi Muhammad SAW sebelum beliau wafat:

Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi …

(Hadis Shahih Bukhari 1573)

Lalu beliau mengangkat tangannya sambil mengucapkan:

“Teman Yang Maha Tinggi”

Lalu beliau wafat dan rebahlah tangan beliau.

(Hadits Shahih Bukhari 1574)

Siapakah “Teman Yang Maha Tinggi” itu?

Menurut catatan para Hadis Sahih Bukhari, ialah “Malaikat dan Nabi-nabi”. Malaikat tidak disebut yang Maha Tinggi, jadi “teman” beliau bukan malaikat tetapi seorang nabi. Lalu siapakah diantara nabi yang layak disebut:

“Yang Maha Tinggi”?

Nabi-nabi yang terkenal yaitu:

“Adam Shafiyulah” = Adam AS disucikan Allah

“Nuh Najiyullah” = Nuh AS diselamatkan Allah

“Ibrahim Khalillulah” = Ibrahim AS dikasihi Allah

“Isma’il Dzabiihullah” = Ismail AS dikurbankan Allah

“Musa Kaliimullah” = Musa AS difirmankan Allah

“Dawud Kalifatullah” = Dawud AS dipimpin Allah

(Majmu’ Syarif)

Namun beliau telah bersabda:

“Anaa aulan naasi bi ‘iisabni Maryam fid dun-yaa wal aakhiraati wal anbiyaau ikhwaatul li’allaatin ummahaatuhum syattaa wa diinuhum waahid.”

Saya yang lebih dekat Isa anak Maryam di dunia dan di akhirat. Semua nabi itu bersaudara kerana seketurunan. Ibunya berlainan sedang agamanya satu.

(Hadis Shahih Bukhari 1501)

“…’lisabnu Maryam wajihan fid dun-yaa wal aakhirat…”

… Isa putra Maryam yang terkemuka di dunia dan di akhirat …

(Al Imran, 3:45)

“Wal Iadzii nafsii bi layusyikanna ayyanzila fil kumubnu Maryama hakaman muqsithan”

Demi Allah yang jiwaku di tanganNya, sesungguhnya telah dekat masanya ‘Isa Anak Maryam akan turun di tengah-tengah kamu. Dia akan menjadi Hakim yang Adil …

(Hadis Shahih Muslim 127)

“Laa mahdiya illa isabnu Maryama”

Tidak ada Imam MAHDI selain Isa putra maryam

(Hadis Ibnu Majah)

… Isa itu Rohullah, Rasullah dan Kalimatullah.

(Anas bin Malik hal. 72, An Nisa, 4:171)

Maka “Teman Yang Maha Tinggi” itu adalah Isa Al Masih Anak Maryam.

“… wattabi’unni haadzaa shiraathum mustaqiim.”

…ikutilah Aku, inilah jalan yang lurus.

(Az Zukruf, 43:61)

Sudahkah anda menerimaNya Sebagai Pembuka/Petunjuk jalan yang lurus kepada Allah?

Wassalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.

NABI-NABI TIDAK DAPAT MENYELAMATKAN

Dari Abu Huraira r.a. katanya: “Rasulullah saw. Berdiri ketika Tuhan yang Maha Mulia dan Maha Besar menurunkan ayat yang artinya: “Dan berilah peringatan kepada kaum famili engkau terdekat!” lalu beliau bersabda: “Hai kaum Quresy! (atau perkataan yang serupa dengan itu). Tebuslah dirimu! Saya tiada dapat menolongmu barang sedikitpun dari siksa Tuhan. Hai bani Abdi Manaf! Saya tiada bisa menolongmu sedikitpun. Hai Abbas anak Abdul Mutholib! Saya tiada bisa menolongmu sedikitpun dari siksa Tuhan. “Hai Safiah, bibi Rasulullah! Saya tiada bisa menolongmu sedikitpun dari siksa Tuhan. Hai Fatimah binti Muhammad! Mintalah kepada saya harta dan saya tiada bisa menolongmu sedikitpun dari siksa Tuhan!”. (Hadits Shohih Bukhori 1261)

Juga Nabi tiada tahu apa yang diperbuat terhadap dirinya dan ummatnya.

“… Bukanlah aku yang pertama diantara rasul rasul, dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan terhadap kamu …” (QS. 46 Al Ahqaaf -bukit pasir – 56)

Oleh karena itu orang muslim setiap hari mendoakan Nabinya, sahabat sahabat nabi dan sanak kerabat nabi dalam bentuk sholawat. Sesuai dengan apa yang diperintahkan Allah dalam Alquran-Nya.

“sesungguhnya Allah dan malaikat malaikat-Nya bersolawat untuk nabi. Hai orang orang yang beriman hendaklah kamu memohon rahmat dan keselamatan untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33 Al Ahzaab – golongan yang bersekutu -56)

CARA MENDAPATKAN KESELAMATAN

Menurut Hadits ada beberapa cara mendapatkan keselamatan:
Tidak syirik yang dapat masuk syurga

Abu Dzar mengatakan bahwa Rasulullah saw. Bersabda: “Seseorang datang kepadaku dari Tuhanku membawa berita (mungkin katanya: membawa brita gembira):”Sesungguhnya barang siapa diantara umatku yang mati sedangkan dia tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun orang itu masuk surga.” Aku bertanya: “Sekalipun orang itu berzinah dan mencuri?” Jawab nabi: “ya, sekalipun dia berzinah dan mencuri.” (Hadits Shohih Bukhori 647)
Masuk syurga kerana Rahmat Allah

Bersumber dari Abu Huraira, beliau Rasulullah berkata: “Mendekatlah dan berusahalah benar! Ketahuilah, bahwa setiap orang diantara kalian tidak bakal selamat karena amalnya.” Para sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, tidak juga engkau?” Rasulullah bersabda: “Tidak juga aku, kecuali bila Allah melimpahiku dengan rahmat dan karunia dari-Nya.” (Hadits Shohih Muslim Oleh KH.Adib Basri Mustafa hal. 819 no. 76)

Bersumber dari Jabir, beliau bersabda: “Aku mendengar Nabi saw. Bersabda: “Tak seorangpun diantara kalian dimasukkan oleh amalnya ke dalam surga dan tidak pula diselamatkan dari neraka begitu pula aku, kecuali dengan rahmat dari Allah. (Hadits Shohih Muslim Oleh KH.Adib Basri Mustafa hal. 819 no. 77)

Bandingkan dengan Alkitab: “Sebab karena kasih karunia (rahmat Allah-red) diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah”. (Efesus 2 : 8)

RAHMAT ALLAH

Isa Almasih adalah Rahmat Allah

Maryam berkata, “Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezinah!” Jibril berkata: “hal itu adalah mudah bagiku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal ini itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan.”
(QS. 19 Maryam 20-21)

Setiap hari orang muslim di dalam solat dan doanya selalu berdoa kepada Allah meminta dan memohon kepada Allah agar ditunjuki jalan yang lurus, supaya jangan tersesat dan tidak mendapatkan laknatullah melainkan mendapatkan rahmatullah.

“Tunjukilah kami jalan yang lurus” (QS. 1 Al Faatihah – pembukaan – 6)

sebenarnya di dalam Alquran banyak sekali mengandung mutiara-mutiara yang indah apabila kita mau jujur dan mau menggali dan mempelajari Alquran dengan benar, Alquran tidak hanya untuk menjadi hiasan atau bacaan saja, karena sangat lah berguna untuk keselamatan di dunia dan di akhirat, dan Alquran sendiri sudah menunjukkan jalan yang lurus itu bagi umat manusia.

JALAN YANG LURUS

Jalan yang lurus atau Shiraatal Mustaqiim itu menurut Alquran adalah Isa Almasih anak Maryam yang juga harus diikuti dan ditaati oleh setiap umat manusia. Alquran sudah menjawab bahwa apabila kamu ingin mendapatkan jalan yang lurus yang dapat membawa kita menuju ke surga maka ikuti Isa dan mengamalkan ajaran ajaran-Nya

“Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat karena itu janganlah kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku itulah jalan yang lurus.” (QS. 43 Az Zukhruf – perhiasan – 61)

” … maka bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.” (QS. 43 Az Zukhruf – perhiasan – 63)

Perhatikan ayat berikut ini:
Isa terkemuka di dunia dan di akhirat

“namanya Almasih Isa putera Maryam, seorang yang terkemuka di dunia dan akhirat, dan salah satu daripada orang orang yang dekat (kepada Allah) (QS. 3 Ali Imraan – keluarga Imran – 45)
Isa Utusan Allah dan Firman-Nya

“Sesungguhnya Isa Almasih putera Maryam itu utusan Allah dan Firman-Nya … ” (QS. 4 An Nisa – wanita -171)
Isa adalah Roh Allah dan Firman-Nya

“Isa itu sesungguhnya Roh Allah Dan Firman-Nya” (Hadits Annas ibnu Malik Hal. 72)
Isa satu satunya imam mahdi

“Tidak ada Imam Mahdi selain Isa Putera Maryam” (Kitab Majah bab Ayyidatuzzaman)
Hazrat ‘Isa wafat dan telah diangkat

(Ingatlah!) tatkala Allah berfirman: “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanmu, dan mengangkatmu kepada-Ku, dan akan mensucikan engkau dari orang orang kafir, dan menjadikan orang orang yang mengikutimu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat.” (QS. 3 Ali Imraan – keluarga Imran -55)
Isa adalah hakim yang adil

“Demi Allah yang jiwaku ditangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun ditengah kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil …” (Hadits Shohih Muslim 127)

Jika kita ringkaskan keselamatan itu bukanlah merupakan hasil manusia berupa amal saleh atau melaksanakan setiap pengamalan-pengamalan ritual agama yang mereka lakukan melainkan oleh karena rahmat dan karunia Allah yang diberikan kepada menusia melalui Isa Almasih. Rahmat dan karunia Allah ini bukan untuk orang orang tertentu melainkan untuk seluruh umat manusia . Untuk memperoleh rahmat dan karunia Allah ini kita perlu mengikuti dan mentaati shiraathal mustaqiim (Jalan yang lurus) yaitu Isa Almasih putera Maryam.

Oleh karena itu kita harus menyadari bahwa kesempatan hidup di dunia ini hanya sekali dan waktunya sangat singkat, selama hidup di dunia ini janganlah salah memilih jalan karena apabila kita salah memilih jalan, maka akibatnya sangat fatal yang membawa kita masuk ke dalam neraka yang abadan abadan dan tidak ada yang dapat membatalkannya.

Ikutilah dan taatilah shiraatal mustaqiim supaya anda memperoleh keselamatan yang pasti.

“Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut”. (Amsal 14:12, 16:24)

Sayyidina wa Robbina Isa Almasih sendirinya telah menubuatkan bahwa diakhir zaman nanti akan muncul nabi nabi palsu dan ajaran ajaran palsu yang membuat orang bingung dan tersesat.

“Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda tanda yang dahsyat dan mujizat mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang orang yang terpilih juga”. (Matius 24 : 24)

Jawaban: Sejak tanggal 11 September dunia memasuki jaman teror. Para teroris, sekalipun berjumlah sedikit, melakukan kekejaman dengan mengatasnamakan agama. Orang-orang Kristen ingin tahu bagaimana seharusnya menanggapi ancaman ini. Sayangnya sebagian orang dengan ketakutan menggambarkan semua Muslim sebagai teroris. Sebagian lainnya mengkompromikan kebenaran demi untuk menerima mereka. Kedua pendekatan ini tidaklah menghormati Tuhan.

Yang jelas kita harus memahami perbedaan-perbedaan antara kedua iman kepercayaan ini sebelum kita dapat menjawab dengan kebenaran dan kasih Kristus. Sekalipun beberapa kesalahpahaman dapat dijelaskan, masalah yang paling utama adalah … Yesus Kristus! (lihat 1 Petrus 2:4-8). Kebenaran mengenai Tuhan dan Juruselamat kita tidak boleh dikompromikan. Pertama-tama, mari kita dengan sikap doa menelaah bagaimana kita dapat mengatasi penghalang-penghalang antara kaum Muslim dan orang-orang Kristen.

1. Kaum Muslim merasa tersinggung oleh sekularisme Barat.

Banyak kaum Muslim yang dengan sungguh-sungguh berusaha hidup suci. Seiring dengan mengecilnya dunia karena tehnologi global, orang-orang Muslim di sekitar kita merasa terancam oleh kebudayaan Barat: film-film yang tidak bermoral, pornografi, musik yang busuk, alkohol, pemberontakan kaum remaja. Yang lebih parah lagi, mereka menyamakan budaya Barat ini dengan keKristenan. Budaya Barat “kita” mengancam iman mereka, pandang dunia mereka, gaya hidup mereka.

Respon orang Kristen: Bertemanlah dengan orang Muslim dan jelaskan bahwa budaya Barat tidak lagi bersifat Kristiani namun bersifat sekular. Selanjutnya tidak semua yang mengaku Kristen benar-benar adalah pengikut-pengikut Kristus. Melalui kata dan karya tunjukkan contoh dan teladan orang Kristen yang sejati. “Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka.” (1 Petrus 2:12)

2. Kaum Muslim membenci dominasi Barat

Barat memiliki sejarah penjajahan dan campur tangan yang dibenci oleh orang-orang Muslim. Walaupun beberapa dari mereka mendukung perang terhadap teror, kaum Muslim lainnya dengan getir menolaknya. Di samping itu, mereka sering merasa dikhianati oleh sikap “pilih kasih” Barat terhadap Israel yang mengakibatkan terlantarnya ribuan orang-orang Palestina.

Respon orang Kristen: Tunjukkan kasih dan kerendahan hati yang sejati melalui doa dan karya. Fokuskan pada Kristus, bukan pada kontroversi politik. Suatu hari Tuhan akan memulihkan keadilan. Sementara itu, Dia menyediakan pemerintah-pemerintah dan para pemimpin untuk bertindak sebagai “hamba-hamba kebenaran” untuk melindungi orang baik dan menghukum yang jahat (Roma 13:1-6).

“ Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai! Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan!” (Roma 12:16-21).

“ Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. Engkau tahu bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran, sedangkan seorang hamba Tuhan tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran, dan dengan demikian mereka menjadi sadar kembali, karena terlepas dari jerat Iblis yang telah mengikat mereka pada kehendaknya.” (2 Timotius 2:23-26)

3. Kaum Muslim militan bertindak berdasarkan ayat-ayat perang yang ada dalam Qur’an

Sekalipun banyak kaum Muslim adalah pecinta damai, yang lainnya menafsirkan bahwa Qur’an memberi mereka kuasa untuk mempertobatkan atau membunuh. Pada awal dari berkuasanya Muhammad, dia berusaha untuk mendapatkan dukungan dari orang-orang Kristen untuk agama barunya, dia bahkan mendorong para pengikutnya untuk membaca Alkitab (Surah 10:94).

Namun demikian, orang-orang Kristen melakukan dosa “syirik” yang tak dapat diampuni, menyamakan Yesus dengan Allah. Ketika kedua kepercayaan ini tidak dapat digandengkan, dia mendorong untuk melakukan jihad terhadap orang-orang kafir (Surah 4:47; 9:29). Bagaimana dia memotifasi perang suci? Dia menjanjikan bahwa para pengikutnya yang selamat akan menerima jarahan dari mereka yang binasa (Surah 48:20-21). Mereka yang mati dalam perang suci mendapat jaminan – jaminan yang tidak dimiliki oleh kaum Muslim manapun – bahwa mereka akan masuk ke dalam Firdaus yang penuh dengan kenikmatan sensual (Hadis 1:505; 6:402)

Respon orang Kristen: Sayang sekali, beberapa orang Kristen dengan rasa takut menghina baik kaum Muslim yang radikal maupun yang moderat. Namun Tuhan memberi obat yang sempurna untuk rasa takut dan benci: kasihNya.

“Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan” (1 Yohanes 4:18)

“ Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.” (Matius 10:28)

“Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;” (Lukas 6:27)

Yesus tidak menjanjikan para pengikutNya kehidupan yang bebas dari konflik. Sebaliknya Dia meyakinkan, “Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu. Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu. Tetapi semuanya itu akan mereka lakukan terhadap kamu karena nama-Ku, sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku.” (Yohanes 15:18-21).

Kaum Muslim menolak Allah Bapa yang telah mengutus AnakNya untuk mati bagi orang-orang berdosa. Sekalipun kaum Muslim menghormati Yesus sebagai nabi agung, mereka bergantung pada iman dan perbuatan islamiah – tunduk kepada Allah, percaya kepada Muhammad dan taat kepada Qur’an – untuk dapat diterima di Firdaus. Banyak kaum Muslim yang percaya bahwa orang-orang Kristen menyembah tiga Allah, membuat manusia menjadi Allah (Yesus) dan merusak Kitab Suci. Kebanyakan dari mereka menolak perlunya dan sifat sejarah dari kematian Kristus.

Orang-orang Kristen dan Muslim seharusnya mendiskusikan salah pengertian – salah pengertian doktrinal. Orang-orang Kristen harus memahami pandang dunia Islamiah dan teologi Kristen sehingga mereka dapat …

• Menjelaskan kesatuan dan keperbedaan dalam Tritunggal.

• Menunjukkan bagaimana kesucian Allah dan dosa manusia menuntut kematian Yesus untuk menebus

• Memberikan bukti alademis dan kesaksian pribadi mengenai dapat dipercayanya Alkitab

• Memperjelas kepercayaan mengenai Yesus. Manusia tidak menjadi Allah, tapi Allah yang menjadi manusia. “Anak Allah” adalah metafora, bukan pernikahan secara harafiah antara Allah dan Maria. Konsep ini harus dibicarakan dengan hati-hati dan sistimatis: “Dan kami telah melihat dan bersaksi, bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia. Barangsiapa mengaku, bahwa Yesus adalah Anak Allah, Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah.” (1 Yohanes 4:14-15)

Sebagai pembawa damai orang-orang Kristen harus berusaha meredakan ketegangan antara Islam dan keKristenan. Namun beberapa tensi tertentu tidak boleh dilepaskan oleh pihak Kristen. Kebenaran tidak boleh ditutupi. Dengan kasih, kerendahan hati, dan kesabaran, orang-orang Kristen harus memperkenalkan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat: Jalan, Kebenaran dan Hidup.

Pertanyaan: Dalam masyarakat saya, jika saya berbalik kepada keKristenan, keluarga saya akan membuang saya dan saya akan dianiaya. Apa yang dapat saya lakukan?

Jawaban: Adalah sulit bagi orang-orang percaya yang tinggal di negara-negara di mana kebebasan beragama adalah landasan dari peradaban untuk dapat betul-betul memahami resiko mengikuti Kristus di belahan dunia lainnya. Namun Alkitab adalah Firman Tuhan dan dengan demikian menyediakan pengertian yang menyeluruh terhadap cobaan-cobaan hidup di manapun dan kapanpun. Yesus sangat jelas bahwa mengikuti Dia adalah suatu pekerjaan yang beresiko. Bahkan kita harus mengorbankan segala yang kita mililki. Pertama-tama, kita membayar dengan diri kita sendiri. Kepada orang banyak yang mengikuti Dia, Yesus mengatakan, “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku” (Markus 8:34). Salib adalah alat kematian dan Yesus menjelaskan bahwa mengikuti Dia berarti mati terhadap diri sendiri. Semua keinginan dan ambisi duniawi kita harus disalibkan sehingga kita dapat memperoleh hidup yang baru di dalam Dia, karena tidak seorangpun dapat melayani dua tuan (Lukas 16:13). Namun hidup yang baru itu jauh lebih berharga dan bernilai dibandingkan segala yang dapat kita peroleh dalam dunia ini.

Kedua, mengikuti Yesus mungkin menyebabkan kita mengorbankan keluarga dan teman-teman kita. Dalam Matius 10:32-39, Yesus menjelaskan bahwa kedatanganNya membawa pemisahan antara para pengikutNya dan keluarga mereka, tetapi barangsiapa tidak membenci (artinya tidak mengasihi Dia lebih dari) keluarganya tidak layak untuk menjadi pengikutNya. Jikalau kita menyangkal Kristus demi untuk menjaga kedamaian dengan keluarga kita di dunia ini, Dia akan menyangkal kita di surga, dan jika Yesus menyangkal kita, kita akan tidak akan bisa masuk ke surga. Namun jika kita mengakui Dia di depan manusia, tanpa menghiraukan harga yang mungkin harus kita bayar, Dia akan berkata kepada BapaNya – ”dia adalah milikKu, sambutlah dia dalam kerajaanMu.” Hidup kekal adalah ”mutiara yang indah” yang disebut dalam Matius 13:45-46 yang layak untuk kita peroleh dengan menjual segala milik kita. Adalah tidak layak untuk mempertahankan apa yang ada dalam hidup yang pendek ini dan kehilangan kekekalan. “Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya” (Markus 8:36). Sebagaimana dikatakan oleh Jim Elliott, misionari yang dibunuh karena membawa Injil Kristus kepada orang-orang Indian Huaorani di Ekuador, ”Seorang bijak menyerahkan apa yang dia tidak dapat pertahankan untuk memperoleh apa yang dia harus pertahankan.”

Yesus juga menjelaskan bahwa penganiayaan karena Dia adalah tak terhindarkan. Dia mendorong kita untuk menerima itu sebagai bagian kehidupan kita dan tetap tabah dalam penganiayaan. Dia bahkan menyebut mereka yang dianiaya sebagai ”berbahagia” dan mengatakan bahwa kita patut ”bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga” (Matius 5:10-12). Dia mengingatkan bahwa demikianlah selalu umatNya dianiaya. Para nabi Perjanjian Lama dianiaya, dihina, disiksa, dibunuh bahkan dalam satu peristiwa digergaji! (Ibrani 11:37). Semua Rasul (kecuali Yohanes yang dibuang ke Pulau Patmos) dieksekusi karena memberitakan Kristus. Tradisi mengatakan bahwa Petrus menuntut untuk disalibkan dengan kepala di bawah karena dia merasa tidak layak untuk mati dengan cara sama seperti Tuhannya. Namun demikian, dalam suratnya yang pertama, Petrus menulis, “Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu” (1 Petrus 4:14). Rasul Paulus dipenjarakan, dicambuk dan dilempari batu berkali-kali karena memberitakan Kristus, namun dia merasa bahwa penderitaannya sekarang tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang menanti Dia (Roma 8:18).

Walaupun harga menjadi murid kelihatannya tinggi, ada upah duniawi dan upah surgawi yang menanti. Yesus berjanji akan selalu beserta dengan kita, bahkan sampai kepada akhir zaman (Matius 28:20); Dia tidak akan pernah meninggalkan atau membuang kita (Ibrani 13:5); Dia merasakan penderitaan dan kesakitan kita karena Dia sendiri sudah menderita untuk kita (1 Petrus 2:21); kasihNya bagi kita tak ada akhirnya, dan Dia tidak pernah menguji kita melampaui kemampuan kita menanggungnya dan akan selalu menyediakan jalan keluar bagi kita (1 Korintus 10:13). Saat kita menjadi orang pertama dalam keluarga atau masyarakat kita yang menerima Yesus, kita menjadi anggota-anggota keluarga Allah dan kita adalah duta-duta besarNya kepada orang-orang yang kita kasihi dan kepada dunia. Dengan demikian, kita adalah alat yang dipakaiNya untuk menarik orang kepada diriNya dan kita mendapat sukacita yang melampaui segala yang dapat kita bayangkan.

Jawaban: Menurut Qur’an Isa mengatakan, ‘Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”. Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya” (Maryam 19:33-34)

Sejak jaman Isa, banyak orang yang mempertentangkan kematianNya di atas salib dan kebangkitanNya dari antara orang mati. Mengapa Allah menuntut Isa, seorang manusia yang sempurna, untuk mati? Al Qur’an menasihati Anda untuk mencari jawabannya di dalam Alkitab (Sura 10:94).

Alkitab menjelaskan bahwa Isa, yang disebut Kristus Yesus, mati bagi dosa-dosa kita: “Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci;” (1 Korintus 15:3-4). Bukti-bukti meneguhkan bahwa Yesus yang tidak berdosa mencucurkan darah dan mati di salib. Alkitab menjelaskan mengapa kematian dan kebangkitan Isa menyediakan satu-satunya jalan masuk ke Surga.

Hukuman dosa adalah kematian

Allah menciptakan dunia dan manusia dengan sempurna. Namun ketika Adam dan Hawa melanggar perintah Allah, Allah harus menghukum mereka. Seorang hakim yang membebaskan pelanggar hukum bukanlah hakim yang baik. Demikian pula adalah tidak adil kalau Allah mengabaikan dosa. Mati dalam neraka adaah hukuman yang adil untuk dosa. “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Roma 6:23) Perbuatan amal sekalipun tidak mampu untuk memperbaiki segala dosa yang telah kita lakukan terhadap Allah yang suci. Dibandingkan dengan kebaikanNya, “Segala kesalehan kami seperti kain kotor” (Yesaya 64:6)

Sejak dosa Adam, setiap orang telah berdosa dan tidak taat kepada hukum Allah yang adil. “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,” (Roma 3:23). Dosa bukan hanya hal-hal yang besar seperti membunuh atau menghujat, tapi juga termasuk berdusta, tamak dan mencuri. Bahkan cinta uang atau membenci musuh adalah dosa. Karena dosa setiap orang akan mengalami kematian – terpisah dari Allah untuk selamanya di dalam neraka.

Janji itu menuntut kematian yang tak bernoda

Sekalipun Allah mengusir Adam dan Hawa dari Taman, Allah tidak membiarkan mereka begitu saja tanpa janji mengenai firdaus. Allah berjanji untuk mengirimkan Korban yang tak berdosa untuk menanggung hukuman yang sepatutnya mereka tanggung (Kejadian 3:15). Hingga saat itu tiba, orang-orang akan mempersembahkan domba yang tak bersalah sebagai korban pengganti untuk menanggung hukuman mereka. Mengorbankan binatang menunjukkan pengakuan bahwa dosa mereka mengakibatkan kematian, dan juga penyesalan akan dosa mereka dan iman akan Korban yang akan datang dari Allah yang akan menanggung hukuman dosa mereka. Allah menegaskan kembali janjiNya mengenai Korban yang sempurna ini dengan orang-orang seperti Abraham (Ibrahim) dan Musa.

Nabi-nabi menubuatkan kematian Yesus

Dari Adam sampai Isa Allah mengutus para nabi kepada umat manusia untuk memperingatkan mereka akan hukuman dosa dan menubuatkan kedatangan Juruselamat. 700 tahun sebelum Juruselamat dilahirkan, nabi Yesaya menggambarkan Dia:

“Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan? Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknyapun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupapun tidak, sehingga kita menginginkannya. Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan. Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya. Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah. Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya. Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya. Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul. Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak” (Yesaya 53:1-12)

Sang nabi membandingkan datangnya sang Korban dengan seekor domba, disembelih karena dosa-dosa orang lain.

Berabad-abad kemudian, nubuat Yesaya dipenuhi dalam diri Tuhan Yesus yang sempurna, lahir dari anak dara Maria. Yesus tidak memiliki ayah secara lahiriah karena Dia berasal dari Allah. Ketika nabi Yohanes Pembaptis melihat Dia, Dia berseru, “Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.” (Yohanes 1:29)

Allah mengorbankan Yesus untuk dosa

Dengan mengutus Yesus ke dalam dunia, Allah memenuhi janjiNya akan Juruselamat dari dosa. Berbeda dengan kita, Yesus tidak pernah berdosa. Karena itu Allah mengorbankan Yesus sebagai pengganti kita yang sempurna. Dia menanggung hukuman yang sepantasnya kita tanggung, kematian. “Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.” (2 Korintus 5:21). Oleh karena itu Yesus lebih dari sekedar seorang Nabi. Allah membuat Dia menjadi Juruselamat dan Tuhan (lihat Filipi 2:6-11)

Selama hidupNya orang banyak berbondong-bondong datang kepadaNya untuk kesembuhan dan pengajaranNya. Pada waktu yang telah ditentukan Allah, Allah menyerahkan Yesus untuk dikorbankan bagi dosa. Orang banyak berseru, “Salibkan Dia!” Tentara memukul, mengejek dan menyalibkan Dia. Sebagaimana telah dinubuatkan Yesaya, Yesus disalibkan di antara dua orang penjahat dan dikuburkan dalam kubur orang kaya. Namun Dia tidak tetap tinggal dalam kuburan. Karena Allah telah menerima korbanNya, Allah menggenapi nubuat lainnya dengan membangkitkan Yesus dari antara orang mati (Mazmur 16:10, Yesaya 26:19).

Mengapa Yesus/Isa harus mati?

Yesus harus mati karena kita tidak bisa masuk firdaus dengan jasa-jasa kita sendiri. Ingat, Allah yang suci tidak dapat membiarkan dosa tidak dihukum. Jika kita menanggung dosa kita sendiri, kita akan menderita di dalam neraka. Puji Tuhan, Dia memegang janjiNya dengan mengutus dan mengorbankan Sang Pengganti yang menanggung dosa-dosa dari orang-orang yang percaya kepadaNya.

Kitab Injil mengatakan “Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar—tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati—. Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya! Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu [hubungan yang dipulihkan].” (Roma 5:6-12)

“Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup. Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar. Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah, supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.” (Roma 5:18-21)

Oleh karena itu Yesus harus mati untuk menyediakan satu-satunya jalan ke firdaus. Jika Anda percaya bahwa Yesus mati dan bangkit untuk menyelamatkan Anda, bertobatlah dari jalan Anda sendiri dan percayalah kepada Yesus! Ikuti Dia sebagai Tuhan yang kekasih karena Dia akan menguatkan Anda melalui FirmanNya, Alkitab.

Apakah Anda membuat keputusan untuk menerima Kristus karena apa yang Anda baca di sini?

Next Page »