November 2008


By Ahmed Simon

Bala tentara Islam, berhasil menyerang begitu banyak negara di begitu banyak bagian dunia. Tetapi mana sisa2 budaya Islam di bekas2 jajahannya itu ? Mengapa Islam gagal di banyak negara dgn cara yg dramatis pula ? Mengapa Islam didepak dgn begitu meyakinkan dari negara2 ini ?

Ini beda sekali dgn agama2 lain (entah Kristen, Budha, Hindu dsb) yg tidak pernah menggunakan pedang, memotong2 kepala orang, guna menyebarkan kepercayaan mereka. (Lihat saja : Inggris menjajah India, tetapi India tetap Hindu).

Berbeda dgn non-Muslim yg menjelajahi dunia khusus utk tujuan dagang, tentara2 Islam menyebarkan sayap mereka dengan tujuan memaksakan cara hidup Islam kpd negara2 yg dilabraknya. Saat mencaplok, pedang Muslim dgn segera juga merusak, menghancurkan atau mengganti tempat2 ibadah orang asli menjadi mesjid. Tetapi terlepas dari tangan besi ini, Islam tetap gagal.

Belum pernah dalam sejarah kemanusiaan, sebuah kekuatan agama didepak dari sebegitu banyak Negara, dgn sebegitu tegas. MENGAPA ? Kenyataannya, beberapa Negara itu bahkan sampai kelewatan dan membalas dendam mereka pada muslim dgn cara yg lebih kejam. Mengapa negara2 yg dulunya Islam begitu membencinya ? Mengapa mereka begitu jijik pada Islam ? Apa yg membuat orang2 biasa berontak terhdp penguasa Islam sampai membersihkan seluruh negara mereka dari elemen2 Islam ? Bukankah ini menunjukkan bahwa Non-Muslim pada akhirnya muncul kembali dimana2 dan memerangi kekuasaan Islam selama berabad2 di tanah nenek moyang mereka sampai mereka menang ? Sejarah menunjukkan bahwa banyak Non-Muslim lebih baik memilih mati daripada harus tunduk kpd Islam.

Dlm sejarah INDONESIA, selama kerajaan2 Hindu dan Budhis, Sriwijaya, Syailendra dan Majapahit dsb, perdagangan subur tumbuh dgn Cina dan India dan membuat Indonesia begitu kaya sampai Indonesia menjadi terkenal di seluruh dunia dgn julukan ‘the Golden Spice Islands’. Ini membuat pedagang2 Eropa ngiler dan berdatangan utk mencaplok kekayaan itu. Sekarang, Indonesia merupakan Negara non-Arab, pengekspor minyak dan gas terbesar, selain juga pengekspor bauxite, emas, kayu, timah, karet, minyak Palm, tin, guano, besi, ore, coal, perak, dsb dsb. Dimanapun dinegara itu tersebar tambang2 kekayaan alam ini. Oleh karena itu Indonesia seharusnya menjadi salah satu Negara TERKAYA di dunia; tetapi setelah masuknya Islam, Indonesia menjadi salah satu Negara termiskin, dgn GDP per kapita hanya US$2,685 {per capita GNP US$617}. Indonesia, negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia {214 juta ?}, th 1949, juga berhasil mendepak sultan2, pemerintah dan partai2 Islam yg diganti dgn kemerdekaan demokratis penuh dan pemerintahan sekuler.

Namun lihatlah sekarang. Indonesia yg mayoritas Islam, jauh dari kemakmuran. Bahkan Islam terus menahan laju kemajuan Indonesia dgn segala cara. Yg paling mengagetkan adalah bahwa konsulat2 Australia di Indonesia MENERIMA PERMINTAAN VISA SEBANYAK 380 PER HARI. Di tahun 2002, hanya sekitar 1000 disetujui; kebanyakan utk studi dan visa 7-14 hari utk bisnis. Lautan diantara kedua Negara itu merupakan yg paling ketat dijaga didunia, utk menahan masuknya imigran gelap dari Indonesia dan negara2 Muslim lainnya.

Aneh, orang Indonesia ingin melarikan diri dari salah satu negara dgn alam terkaya didunia. Tetapi dlm konteks Islam, ini tidak aneh. Ini memang terjadi diseluruh dunia Muslim. Dlm satu insiden, Juni 2002, 487 imigran gelap – Indonesia, Arab, Iran, Afghan, Pakistan, yg menumpangi kapal yg sudah penuh desak itu, tenggelam, 7 Km. dari pulau Flores dan semua penumpang mati. Begitu parahnya nasib Muslim sampai melarikan diri dari negara2 Islam mereka ?

Inilah paradox Islam – Muslim pada umumnya mengaatkan Islam itu damai tapi pada saat bersamaan melarikan diri dari ‘surga islam yg damai’ itu. Ini kemunafikan yg memalukan. Dgn melarikan diri dari surga Islam, Muslim sendiri yg membuktikan bahwa ISLAM MEMANG PARAH !

Sekitar 40 negara mayoritas Muslim sekarang, hampir semuanya TIDAK menerapkan Shariah – MENGAPA ? Bahkan setelah Shariah disesuaikan utk adat setempat, Syariah tetap ditolak mentah2 di negara2 itu. MENGAPA ? Kalau memang Muslim setiap hari berkoar2 bahwa Shariah sebegitu hebat, adil, bijaksana, mengapa negara2 Islam tidak memberlakukan peraturan2 Islami itu ?

Lagipula, mengapa harus ada 4 aliran Shariah yg saling berbeda ? Contoh, dlm aliran Sunni, diperlukan minimum 2 saksi utk membuktikan tindakan pemerkosaan, sementara dlm Shi’ah, diwajibkan minimum 4 orang saksi. TIDAK HERAN, DUNIA ISLAM SENDIRI BINGUNG !

Dlm negara bermayoritas Muslim spt TURKI; Kemal Ataturk, th 1924, menjatuhkan pemerintah dan tata cara hidup Islam; dan sepenuhnya mengakhiri hirarki kalifat Islam, dan bahkan membentuk republic demokrasi Non-Muslim dgn hukum sipil.
Bahkan Mufti Tertinggi mengutuk Ataturk dan mengatakan bahwa Allah akan melampiaskan kemarahanNya padanya. (wakakakakakaka …)

Kemal Ataturk, dgn tenang menarik tali dan MENGGANTUNG MUFTI ITU DIMUKA UMUM dan mengatakan, “Memangnya gua pikirin ! I could not care less”. Mufti2 lain menyusul di tiang gantungan. Setelah itu, Islam tidak lagi berkuasa di Turki. Pertanyaannya adalah, mengapa Negara dgn mayoritas Mujslim sebanyak 90% membuang tradisi Islam selama 1,200 tahun dan dgn senang menggantinya dgn hukum2 non-Islam ?? Turki adalah salah satu engara yang paling dini ditaklukkan pada Islam. TETAPI MUSLIM SENDIRI YG MEMBUANG ISLAM JAUH2.

Jaman kebesaran IRAN adalah jaman sebelum datangnya Islam. Semua buku sejarah Iran penuh dgn kebesaran dan kemakmuran era pra-islam.

Sebelum Ayatollah Khomeini menyatakan Iran sbg sebuah republic Islam, th 1979, mata uang Iran senilai 75 Rial terhdp US$1. Sekarang, nilainya berfluktuasi antara 6,907 (2002), 8,193.9 (2003), 8,614 (2004), 9,040.26 (2005) Rial per US dollar. Jelas menunjukkan semakin menurunnya mata uang Republik Islam itu bukan ?
Ini hanya angka penukaran resmi. Dlm realitas, tidak ada bank internasional yg mau menyentuh, apalagi menerima, mata uang Rial. Nilai di pasar gelap mencapai 25.000 Rials per US$1. Setelah pendirian republic Islam, sekitar 18-20 juta orang Iran meninggalkan Negara mereka.

Pertanyaan kami, non-Muslim, adalah, ‘Mengapa Muslim sampai membahayakan nyawa mereka utk lari dari negara2 Islam mereka, yg mereka katakan indah dan hebat luar biasa itu ? Mengapa Muslim lalu justru mengutuk dan mengritik cara hidup non-Muslim yang memberi mereka kehidupan yg lebih baik ? Ini memang kemunafikan dan perversi taraf paling tinggi. Mengapa datang juga kalau non-Muslim jelas2 menunjukkan bahwa Islam memang kejahatan absolut ?

FILIPINA – sebelum datangnya Spanyol, Negara ini DULU MAYORITAS MUSLIM. Islam sudah begitu merasuk dan diperintah oleh bermacam2 sultan dari belahan selatan sampai pulau paling utara, Luzon. Desa2 dan kota2 diperintah oleh datuk2 Muslim (semacam Malaysia-lah !). Islam mencakup 76% wilayah Filipina. Sultan Sulu adalah sultan yang paling terkenal. Kini, 94% (dari 77 juta) rakyat Filipina adlah Kristen dgn jumlah populasi Muslim (4,8%) yg semakin mengecil dan terhapus dgn cepat.

Pd th 2002, pemerintah memperkirakan bahwa pada tahun 2020, penduduk Muslim akan menurun sampai kurang dari 1%, akibat cepatnya laju konversi ke Kristen. Nah, pertanyaan saya diulangi kembali ; MENGAPA ISLAM GAGAL KOMPLET DISINI ?

ISRAEL, banyak bagiannya dicaplok berbagai macam Negara – paling tidak 11 kali. Israel memang kemenangan Muslim yang paling penting dalam sejarah Muslim (dari segi agama). Muhamad, mencoba keras agar diterima Yahudi, tetapi ia gagal terus. Yahudi menganggapnya Arab barbar. Israel ditaklukkan Persia, Arab dan Turki sampai ratusan tahun. Imigran Arab Muslim, yg sekarang tinggal di Israel, menyebut diri sbg orang Palestinan. Padahal orang2 Palestina sejati (‘philistines’), berasal dari jaman pra-Romawi, dan merupakan bangsa dari Laut Aegea (sekarang Yunani dan pulau2 sekitarnya spt Kreta), yg pada dasarnya merupakan orang Eropa dan tidak pernah memiliki darah Arab. Dgn kata lain, bangsa asli Palestina tidak pernah Arab. Tentara Romawi mencakupkan: YORDANIA, TEPI BARAT DAN ISRAEL kedalam areal yg dinamakannya PALESTINA utk menghilangkan ciri2 Yahudi. Orang2 Arab jaman sekarang mencuri nama tersebut – spt juga mereka mencuri nama Allah dari orang Hindu.

Dimanapun ada penjajah Muslim, disana pula mereka menghancurkan dan mengubur seluruh kota utk menghapuskan setiap tanda pemujaan kpd dewa non-Muslim.
Contoh, hasil penggalian arkeologis terbaru adalah kota Acre. Kota ini dikubur persis dibawah kota baru. Penjajah Muslim, memang secara harafiah MENGUBUR[/b[ seluruh kota itu, lengkap dgn rumah, sinagog, gereja, kapel dsb, komplet dgn perabotan dan peralatan rumah tangga. Diatasnya mereka membangun kota2 baru bagi Muslim. Kota penemuan arkeolog ini merupakan atraksi turis WAJIB dan menunjukkan sejelas2nya kejahatan Islam. Kini, 100% Yahudi adalah non-Muslim. Mengapa Yahudi dgn keras dan penuh menolak Islam? Mengapa Islam GAGAL TOTAL diantara Yahudi ?[b]INDIA – ‘bunga mekar’ kerajaan2 Hindu dan Buddhis berakhir pelan2 sampai abad ke 8 mereka ditelan total oleh tentara penjajah biadab dan asing bernama Islam.
Dari abad ke 8 sampai abad 18, tentara Turki, Afghan, Arab dan Mughal {kesemuanya Muslim} satu per satu merebut dan memporak-porandakan wilayah2 luas India selama 1.000 tahun. Selama periode Islam ini, struktur2 Hindu dihancur-leburkan atau diganti menjadi Mesjid. Taj Mahal adalah salah satu contoh kuil Hindu yg direbut Islam. Apa yg tidak dapat mereka hancurkan atau gunakan, mereka akan KUBUR rata dgn tanah. Berdasarkan manuscript dan data2 yg ada sekarang, banyak struktur Hindu ditemukan hancur atau dikubur dibawah struktur2 Islam. Salah satu kuil Hindu paling terkenal adalah Kuil Ram di Ayodhia. Th 1992, orang Hindu menghancurkan Mesjid Babri dari abad ke 16 yg terletak diatas bukit. Penggalian arkeologis menunjukkan bahwa bukit itu mengandung kuil Hindu, Ram, yg hampir sepenuhnya utuh kecuali patung2 dan ukiran Hindu dicongkel darinya. Dokumentasi foto dan laporan lengkap yg disampaikan kepada Pengadilan Tinggi Lucknow, membuktikan bahwa Muslim tidak hanya menimbuni kuil Hindu ini dgn tanah shg menciptakan sebuah bukit, tetapi mereka juga membangun mesjid diatasnya. Betapa kejam dan satanic, agama macam itu ? Heranlah kita sekarang kalau orang Hindu KALAP dgn Muslim ?

Ini bukti yang sejelas2nya bahwa dari dulu, Muslim-tatkala merebut kekuasaan-menghancu

rkan secara tidak peduli dan bahkan MENGHAPUSKAN tempat2 ibadah agama lain. Mereka akan menguburkan apa yg tidak dapat mereka hancurkan.
Dgn bukti2 ini, pemerintah India mengeluarkan perintah utk melindungi mesjid2 lain agar tidak dihancurkan dan tidak menunjukkan kuil2 Hindu yg dikubur dibawahnya.
{utk detil lebih lanjut lihatlah ‘the News around the Globe’ tgl 15-3-06 disitus ini.}
Dan apakah kau pikir negara2 Islam akan berterima kasih dgn melindungi tempat2 ibadah non-Islam di Negara mereka ? Muslim memang tidak memiliki urat malu.

Conoth lain: kota Buddhist terkenal, 11 km utara kota Varanasi. Dareah ini merupakan pusat kehidupan, meditasi, retret dan pemujaan Budha. Raja India Budhis, MAHARAJA ASOKA, mendirikan kuil, biara, stupa, taman2 dan tempat2 pemandian pada masanya, sekitar 265 SM-238 SM. Seluruh area (sekitar 4Km X 4Km) dihancurkan secara total sampai menjadi debu oleh Dinasti Mugal Muslim. Tidak ada satupun struktur yg dibiarkan berdiri. Ini merupakan desekrasi/penghancuran gedung2 pujaan, ukiran2 doa, patung dan segala bentuk kesenian lainnya. Kini, dgn sponsor PBB, pemerintah Jepang, Asosiasi2 Taiwan Buddhis dan pemerintah India berhasil merangkai sebuah stupa dan beberapa blok, pilar dan lantai. Diperlukan 2 sampai 3 dasawarsa utk memulihkan kota ini, tetapi menurut pakar PBB, banyak patung, batu dan ukiran dihancurkan sedemikian rupa dan bahkan banyak yg tidak lagi dapat direkonstruksi karena tingkat kerusakan tinggi. Sekarang tempat itu menjadi atraksi turis terkenal, khususnya pengunjung Budhis dari Cina, Jepang, Taiwan, Singapore, Hong Kong, Korea, dsb. Itulah monumen ingatan akan rendahnya rasa perikemanusiaan Muslim.

Tetapi terlepas dari sifat setan dan tindakan penghancuran Muslim ini, Hinduisme tetap jaya di India, dan Islam GAGAL mengkonversi mayoritas Hindu selama 1.000 tahun kekuasaan Muslim. Angka ini belum termasuk orang2 Hindu di Nepal, Bhutan dan
disebelah utara Negara bagian ‘Jammu dan Kashmir’. Jadi, mengapa Islam gagal total di India ? Mantan wakil PM India mengatakan pada th 1998, “Kami tidak mungkin sudi menerima teori jahat yg merendahkan derajad manusia sampai ke status binatang. Kami menghargai kehidupan.”

SPANYOL dan PORTUGAL – Pd th 711M, Kaum Moor Muslim dari Afrika Utara dgn tentara kuat sebanyak 12.000 orang menginvasi dan mencaplok bagian selatan Spanyol. Raja Roderick yg tidak siap siaga dikalahkan. Tentara2 Spanyol yang luka2 segera dipenggal kepala mereka. Th 714, kaum Moor menyerang dan berhasil mencaplok Leon dan Galicia di Utara. Th 715M. seluruh jaziran Iberia (termasuk Portugal) direbut dlm aneksasi BRUTAL dan BERDARAH ! Segera pula dibentuk pemerintahan Muslim. Gereja2 dijadikan mesjid dan mulailah Muslim meng-islamisasi Spanyol dan Portugal, spt yang mereka lakukan sebelumnya di Syria; gereja terkenal, St. John the Baptist oleh Kalif Al-Walid dijadikan Mesjid Omayyad di Damascus – Memang rasa malu karena mencuri tidak terdapat dalam kamus Muslim.

Berbagai kalif dari Dinasti Omayyad memerintah Spanyol dan Portugal Islam dgn ‘tangan besi’ Islam. Namun th 1027 – 1031, Dinasti Omayyad pelan2 berakhir akibat perang saudara dan pemberontakan Kristen. Th 1031, Muslim Arab dari Maroko menerang kaum Moor di Spanyol Selatan (Cordova) dan menghancurkan sisa2 dinasti Omayyad dan masih bertahan di bagian selatan Cordova sampai abad 15, ketika merekapun diusir dari Spanyol {Dikatakan bahwa “Anggur, wanita dan musik mengakibatkan kematian Islam di Spanyol”}. Jadi, dari 711M sampai 1492, {selama 781 tahun Muslim keluar masuk}, saat Muslim terakhir di Cordovia Selatan didepan dari Spanyol, Islam gagal secara total.

The Britannica Encyclopeadia mencatat agama2 di Spanyol pd th 1960, sbg Roman Catholic – 31,200,000; Protestan – 43,000; Yahudi – 5,000 {tidak ada sebutan adanya Muslim di Spanyol}. Namun karena peraturan baru EU ttg pencari suaka, beberapa Muslim dibiarkan masuk dan th 2003 jumlah mereka hanya kurang dari 0.4%. The Catholic Digest of Spain (2003) mencatat angka konversi tahunan dari Muslim ke Katolik mencapai 10,630 {hampir 1.000 murtad Muslim per bulan}

Di Portugal, agama utama th 1990 tercatat Roman Catholic 99.4%, dll 0.6% {Protestan} dari jumlah penduduk 11 juta. {Jumlah Muslim di negara2 Eropa Barat sekarang adalah Perancis 5.98%; Jerman 2.89%; Inggris 1.48%; Italia at 1.37%, Swiss 0.23%, Belgia 0.37%, Belanda 0.87%, Denmark 0.16%, Swedia 0.28%, Finlandia 0.01% dan Norwegia 0.05%. Maksud saya menulis ini adalah, dgn jumlah Muslim yg relatif kecil ini, mereka menjadi sumber destabilisi, terorisme dan kesengsaraan penduduk mayoritas. Namun sejak 9/11, 7/7, dan Madrid suicide bombings, arus masuk Muslim dihentikan total oleh negara2 EU, termasuk negara2 baru EU. Dgn kata lain, penduduk Muslm di EU hanya akan mengecil dgn cara konversi. Semakin kecil jumlah Muslim, semakin cerah masa depan.}


BULGARIA – Pada akhir abad 14, kerajaan Ottoman Turki mencaplok Bulgaria. Timbullan istilah ‘Bulgarian Horrors’, sebutan terkenal di thn 1876 bagi penindasan rakyat Bulgaria yg menuntut kemerdekaan. Turki secara brutal membantai ratusan ribu orang Bulgaria. Saat orang Bulgaria terhempas ke tanah, mereka dibantai spt ayam. Th 1908, orang Bulgaria akhirnya mengambil alih kekuasaan. Kini, Bulgaria dgn jumlah penduduk 7,45 juta (perhitungan th 2005) kaum Turki Bulgaria hanya mencapai 9.4% dgn orang2 Muslim yg ke mesjid hanya 0.1%. Ini karena 50 tahun komunisme di Bulgaria, tidak ada agama yg dipraktekkan dan Islam dgn segera pula hanyut dari ingatan. Muslim2 Ottoman mengontrol Bulgaria dari 1392 -1908 {516 tahun}. Selama 516 tahun, hasilnya adalah penduduk Muslim yg semakin berkurang. Mengapa ?

ROMANIA – juga menjadi bagian kerajaan Ottoman dari th 1398-1878. Bahkan selama penjajahan Komunis, agama Kristen sudah begitu berakar sampai mereka diakui eksistensinya oleh komunis. Tapi setelah 480 tahun penjajahan Muslim, mana penduduk Muslim Romania ? Menurut statistik, penduduk negara ini 100% Kristen Ortodoks. Mengapa Islam gagal total dan hilang di Romania?

YUGOSLAVIA – {Slovenia, Croatia, Bosnia Herzegovina, Serbia, Montenegro and Macedonia – kini semuanya merdeka}. Beberapa dari mereka juga bagian dari Kerajaan Ottoman. Serbia jatuh ketangan Ottoman Empire th 1459 sampai direbut kembali th 1557 oleh partriarkat Serbia, sampai th 1739 ketika Turki didepak sepenuhnya dari Serbia. Montenegro, sering diserang oleh pasukan biadab Ottoman, tetapi tidak pernah berhasil. Menurut legenda, ini karena penduduk Montenegro melumuri tubuh dan senjata mereka dgn lemak BABI !

Bosnia Herzegovina merupakan bagian dari kerajaan Ottoman dari th 1463 -1908.
Macedonia juga bagian dari kerajaan Ottoman. Konsentrasi Muslim terbesar sekarang adalah di Bosnia Herzegovina, 37% dari jumlah penduduk 4 juta {tetapi mereka ini tidak menyebut diri Muslim, tetapi ‘Bosniaks’ dan secara umum tidak mempraktekkan Islam – mereka lebih khas Eropa}.

Serbia memiliki penduduk Muslim kurang dari 1.6% dan Macedonia hanya 2.6%. Ini menunjukkan kegagalan Turki Ottoman. Selebihnya (Slovenia, Croatia, Montenegro) jumlah Muslim juga tidak berarti. Disinipun Islam gagal.

Lihat: Monumen Toleransi Islam di Serbia
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=2340

HUNGARIA – Sekitar th 1550-an, Turki mencaplok sebagian besar Hungaria. Tapi dari 1683-1699, Muslim pelan2 didepak dari Negara itu. Setelah Muslim menjajah Hungaria selama 150 tahun; tidak ada angka resmi penduduk Muslim. Islam disini juga gagal total.

LEBANON – Muslim terhitung 59.2% (akibat banyaknya bayi Muslim & pengungsi Muslim Palestina) dan Kristen hanya 40%; tapi disinipun Islam gagal. Sejak th 1453, Lebanon diperintah Muslim Ottoman. Jadi selama ratusan tahun, Islam jaya di Lebanon tapi lihatlah sekarang; Islam dihalangi perkembangannya sekuat mungkin oleh pemerintah yg sekuler.

Penduduk total 4.3 juta di thn 1970-an berkurang menjadi 3.8 juta karena exodus Kristen ke Barat akibat perang saudara selama 2 dekade. Arus pengungsi 395.000 orang ‘Palestina’ kedalam Lebanon karena didepak raja Yordania menambah ketidakseimbangan jumlah penduduk Kristen-Muslim ini. Tapi kenyataannya, dgn exodus 900.000 non-Muslim dari Lebanon-pun, Islam tetap gagal.

YUNANI – merupakan bagian dari Ottoman Empire dari 1453 – 1829. Yunani merupakan “mutiara” bagi Ottoman karena kemajuan budaya, filosofi, literatur, sains, medisin, sport dsb. Setelah 1929, Yunani merebut kembali pulau2 disekitarnya yg penduduknya berbhs Yunani dan beberapa pulau yg penduduknya berbicara Turki dalam jarak 1 – 5 Km dari daratan Turki. Walaupun Yunani dijajah Islam selama 374 tahun, penduduk Muslim disana kini paling2 Cuma 1.3%. Islam gagal total di Yunani.

THAILAND – th 1750M, sekitar 19 provinsi sebelah selatan Bangkok memiliki penduduk Muslim (antara 8 – 14 juta). Disitu pula terdapat kesultanan yg kuat yg menguasai wilayah itu. Namun sensus th 2.000 menunjukkan bahwa hanya 3 provinsi di paliing selatan Negara memiliki mayoritas Muslim, dari total penduduk 71,9 juta, dgn 90.6% Budhis di total 76 provinsi Thailand. Menurut angka sensus resmi, penduduk Muslim seluruh Thailand th 2.000 adalah 3,8 juta dan berkurang cepat dibandingkan dgn perkembangan penduduk Kristen sebanyak 4,2 juta pd thn 2.000. Menurut perkiraan, bahkan di ketiga provinsi ini, Muslim akan menjadi minoritas di thn 2015. Mengapa agama yang konon dikatakan terhebat dan tersuci menghilang cepat di Thailand?


Bukannya contoh2 diatas cukup membuktikan bahwa Islam merupakan akar kesengsaraan, kehancuran, kejahatan, kebengisan, ke-tidak-manusiawi-an ? Apakah belum jelas bagi anda bahwa sekitar 1 milyar orang diseluruh dunia, sejak berdirinya Islam, merasakan pahitnya Islam/Allah/Muhammad, dan bangkit berperang melawannya dan mengusirnya ? Banyak yang juga mencoba melakukannya tapi belum berhasil. (contoh: Indonesia) Tapi bagaimanapun, kematian Islam tinggal tunggu waktunya saja karena proses kematiannya sudah dimulai dgn munculnya internet dan globalisasi media. Apalagi dgn peristiwa 9/11.

Nah tunggu apa lagi ? Murtadlah kau !

Bapak Harold Hill adalah presiden direktur dari perusahaan Curtis Engine, di Baltimore Maryland. Perusahaan beliau adalah bergerak di bidang pendidikan ke-antariksaan dan percobaan-percobaan yang berhubungan dengan semua masalah tata surya dan alam semesta. Salah satu penemuan mereka yang dapat saya katakan enakjubkan adalah ketika mereka melakukan percobaan di Green Belt, Maryland.

Percobaan mereka adalah mengecek kebenaran perhitungan manusia dalam sistem penanggalan yang dipakai sekarang ini, mengecek keabsahan dari posisi matahari, bulan, dan planet-planet di tata surya untuk jangka waktu 100 dan 1000 tahun ke belakang dari sekarang.

Sebenarnya inti utama dari percobaan mereka adalah agar mengetahui semua pergerakan alam semesta untuk masa yang akan datang, sehingga jika mereka akan mengorbitkan satelit, maka satelit tersebut akan diletakkan / diorbitkan pada posisi yang hampir tidak mungkin bertabrakkan dengan benda asing di alam semesta. Karena mereka berpikir bahwa sebuah satelit yang memakan biaya jutaan dollar amerika, alangkah sayangnya jika sewaktu-waktu ditabrak misalnya oleh meteor atau komet.

Mereka menjalankan komputer untuk menghitung mundur untuk beberapa abad, tetapi hasil yang didapat adalah komputer selalu berhenti berproses. Mereka lakukan berkali-kali tetapi hasil yang didapat adalah sama, komputer mereka mengalami masalah penghitungan. Perlu anda ketahui, jika komputer tidak dapat melakukan suatu perhitungan, maka hasil yang didapat adalah aksi diamnya komputer, seperti tidak melakukan apa-apa.

Mereka lalu memanggil ahli mekanik komputer, karena para ahli ini berpikir bahwa ini adalah kesalahan yang dibuat oleh komputer mereka. Ketika para teknisi komputer memeriksa mesin komputer tersebut mereka tidak menemukan sedikit kesalahan pun pada mesin tersebut. Tetapi ketika para ilmuwan itu menunjukkan kesalahan yang dibuat oleh komputer, teknisi komputer juga bingung, “Apa masalahnya ya…”.

Mereka terus mencari kesalahan yang dibuat oleh komputer mereka, akhirnya mereka menemukan sesuatu yang membuat komputer itu tidak bekerja. Mereka menemukan adanya HARI YANG HILANG dalam jangka waktu tertentu. Mengapa bisa demikian? Mereka tidak dapat menemukan jawabannya. Akhirnya, salah seorang pekerja di perusahaan itu tetapi dari divisi yang berbeda dan seorang Kristen berkata kepada mereka, “Saya ingat ketika saya dulu sekolah minggu, guru sekolah minggu bercerita tentang matahari yang diam tidak bergerak satu hari penuh.” Orang-orang di sekitarnya tidak percaya apa yang dikatakan oleh orang Kristen tadi, kata mereka, “Tolong buktikan dan tunjukkan kepada kami.” Lalu orang tersebut membuka Alkitab dan menunjukkan pada mereka kitab Yosua. Alkitab menceritakan ketika pasukan Yosua dikelilingi oleh musuh-musuhnya, ia meminta kepada Tuhan agar tidak terjadi malam. Dan Alkitab mengatakan bahwa matahari, bulan, bintang dan semua tata surya diam tidak bergerak selama satu hari penuh. Setelah pembuktian tersebut, para ilmuwan berkata, “Inilah hari yang hilang itu!”

Mereka kemudian melanjutkan penghitungan hari yang hilang itu agar komputer tidak lagi berhenti berproses. Tetapi setelah program selesai diperbaiki, komputer tersebut tetap mengalami masalah, dan mereka menemukan kembali perhitungan yang baru bahwa hari yang hilang itu adalah 23 jam lebih 20 menit! Tidak 24 Jam / satu hari penuh seperti yang dikatakan dalam Alkitab. Berselang beberapa jam, pegawai Kristen tadi berkata kembali, “Saya ingat kejadian yang lain dalam Alkitab di mana matahari BERGERAK MUNDUR.” Ia membuka kitab II Raja-Raja di mana Yesaya meminta kepada Tuhan agar matahari bergerak mundur sebanyak 10 derajat! Mereka terperanjat kaget, karena para ilmuwan tersebut tahu persis bahwa 10 derajat dari pergerakan matahari adalah tepat 40 menit! 24 jam permintaan Yosua kepada Tuhan dan 40 menit permintaan Yesaya kepada Tuhan adalah 24 jam dikurangi 40 menit = 23 jam lebih 20 menit.

1. Hukuman Mati di Muka Umum Memastikan Kematian Yesus
2. Kubur Yesus Dijaga Ketat oleh Pemerintah
3. Sekalipun Dijaga, Kubur Yesus Ditemukan Kosong
4. Banyak Orang Mengklaim Bahwa Mereka Telah Melihat Dia Hidup
5. Rasul-Rasul- Nya Berubah secara Dramatis
6. Para Saksi Bersedia Mati untuk Keyakinan Mereka
7. Orang Yahudi yang Kristen Mengubah Hari Ibadahnya
8. Meski tidak Diharapkan Namun telah Diramalkan
9. Itulah Klimaks Yang Tepat untuk Kehidupan yang Menakjubkan
10. Itu Cocok dengan Pengalaman Mereka yang Percaya Kepada-Nya

1. HUKUMAN MATI DI MUKA UMUM MEMASTIKAN KEMATIAN YESUS

Selama perayaan Paskah Yahudi, Yesus digiring ke ruang pengadilan Romawi oleh
orang banyak yang marah. Ketika Yesus berdiri di hadapan Pilatus, gubernur
Yudea, para pemimpin agama mengajukan tuduhan terhadap-Nya karena Ia mengklaim
diri sebagai Raja orang Yahudi. Kumpulan orang itu menginginkan kematian-Nya.
Yesus dipukul, didera, dan dijatuhi hukuman mati di muka umum. Di suatu bukit di
luar Yerusalem Dia disalibkan di antara 2 penjahat. Teman-teman- Nya yang patah
hati dan musuh-musuh yang mencemooh-Nya menyaksikan kematian-Nya. Para serdadu
Romawi diutus untuk menuntaskan hukuman itu karena hari Sabat hampir tiba. Untuk
mempercepat kematian, mereka mematahkan kaki kedua penjahat. Tetapi ketika
mereka mendekati Yesus, mereka tidak mematahkan kaki-Nya karena dari pengalaman
mereka tahu bahwa Yesus sudah mati. Tetapi sebagai tindakan pencegahan akhir,
mereka menusukkan tombak ke lambung-Nya. Dengan demikian Ia tidak akan
menyusahkan mereka lagi.

2. KUBUR YESUS DIJAGA KETAT OLEH PEMERINTAH

Esok harinya, para pemimpin agama menghadap lagi ke Pilatus. Mereka mengatakan
Yesus telah meramalkan bahwa Dia akan bangkit dalam 3 hari. Untuk memastikan
bahwa murid-murid Yesus tidak dapat berkomplot di dalam cerita bohong tentang
Kebangkitan itu, Pilatus memerintahkan agar meterai resmi pemerintah Romawi
dibubuhkan di kuburan untuk memperingatkan para perampok kuburan. Untuk
menguatkan perintah itu, para serdadu berjaga-jaga di sana. Murid-murid yang
ingin mencuri tubuh Yesus akan diketahui mereka, sehingga hal itu tidak mudah
dilakukan. Para penjaga Romawi mempunyai alasan kuat untuk tetap berjaga-jaga,
karena hukuman bagi yang tertidur pada waktu tugas jaga adalah kematian.

3. SEKALIPUN DIJAGA, KUBUR YESUS DITEMUKAN KOSONG

Pada pagi hari sesudah hari Sabat, beberapa pengikut Yesus pergi ke kubur untuk
meminyaki tubuh-Nya. Tetapi ketika mereka tiba, mereka terkejut atas apa yang
mereka temukan. Batu yang sangat besar yang digunakan untuk menutup pintu masuk
kubur telah digulingkan dan tubuh Yesus telah lenyap. Ketika berita itu tersiar,
2 murid Yesus berlari tergesa-gesa ke pemakaman itu. Kubur telah kosong kecuali
kain kafan Yesus yang terlipat rapi di sana. Sementara itu, sebagian penjaga
telah pergi ke Yerusalem untuk memberitahu para pejabat Yahudi bahwa mereka
telah pingsan di hadapan makhluk adikodrati yang menggulingkan batu kuburan. Dan
ketika mereka siuman, kubur telah kosong. Para pejabat membayar para penjaga itu
dengan sejumlah besar uang untuk berbohong dan mengatakan bahwa para murid
mencuri tubuh Yesus ketika para serdadu itu tertidur. Mereka meyakinkan para
penjaga itu bahwa jika laporan tentang hilangnya tubuh Yesus itu sampai kepada
gubernur maka mereka akan mengetengahi untuk melindungi para penjaga itu.

4. BANYAK ORANG MENGKLAIM BAHWA MEREKA TELAH MELIHAT DIA HIDUP

Sekitar tahun 55 Masehi, Rasul Paulus menulis bahwa Kristus yang telah bangkit
dilihat oleh Petrus, keduabelas rasul, lebih dari 500 orang (banyak yang masih
hidup ketika Paulus menulis hal ini), Yakobus, dan dirinya sendiri.
(.1Ko 15:5-8) Dengan membuat pernyataan publik, dia memberi
kesempatan kepada para pengritik untuk menyanggah klaimnya ini. Tambahan pula,
Perjanjian Baru memulai sejarahnya dengan pengikut Kristus yang mengatakan bahwa
Yesus “menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan- Nya selesai, dan dengan banyak
tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang
menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah.” (.Kis 1:3)

5. RASUL-RASUL- NYA BERUBAH SECARA DRAMATIS

Ketika satu dari rasul-rasul terdekat Yesus meninggalkan dan mengkhianati Dia,
para rasul yang lain lari untuk menyelamatkan diri mereka sendiri. Bahkan
Petrus, yang sebelumnya telah bersikeras bahwa dia siap mati bagi gurunya,
menjadi takut dan menyangkal bahwa ia pernah mengenal Yesus. Tetapi para rasul
itu mengalami perubahan yang dramatis. Hanya dalam beberapa minggu kemudian
mereka berdiri berhadapan muka dengan orang-orang yang telah menyalibkan
pemimpin mereka. Semangat mereka seperti besi. Mereka tidak dapat dihentikan
dalam ketetapan hati mereka untuk mengorbankan segalanya bagi Dia yang mereka
sebut Juruselamat dan Tuhan. Bahkan setelah dipenjara, diancam, dan dilarang
bicara dalam nama Yesus, para rasul berkata kepada para pemimpin Yahudi, “Kita
harus lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia.” (.Kis 5:29)
Setelah mereka dianiaya karena tidak menaati perintah dewan Yahudi, para rasul
yang dulunya pengecut itu “setiap hari… memberitakan Injil tentang Yesus yang
adalah Mesias.” (.Kis 5:42)

6. PARA SAKSI BERSEDIA MATI UNTUK KEYAKINAN MEREKA

Sejarah dipenuhi oleh para martir. Laki-laki dan perempuan yang tak terhitung
jumlahnya telah mati demi keyakinan-keyakinan mereka. Oleh karena itu, memang
bukan hal penting bila dikatakan bahwa para murid Yesus yang pertama bersedia
menderita dan mati bagi iman mereka. Namun tetaplah penting bahwa sementara
banyak orang bersedia mati untuk apa yang mereka yakini sebagai kebenaran, hanya
ada sedikit orang-seandainya ada-yang bersedia mati untuk apa yang mereka
tahu sebagai suatu kebohongan. Fakta psikologis ini penting karena murid-murid
Kristus tidak mati untuk keyakinan yang mereka pegang kuat yang mungkin saja
bisa salah. Mereka mati karena klaim mereka bahwa mereka telah melihat Yesus
hidup dan dalam keadaan baik setelah kebangkitan- Nya. Mereka mati demi klaim
mereka bahwa Yesus Kristus tidak hanya mati bagi dosa mereka, tetapi bahwa Dia
telah bangkit secara fisik dari kematian untuk memperlihatkan bahwa Dia tidak
seperti pemimpin agama lain yang pernah hidup.

7. ORANG YAHUDI YANG KRISTEN MENGUBAH HARI IBADAHNYA

Hari Sabat yang adalah untuk beristirahat dan beribadah merupakan prinsip hidup
orang Yahudi yang mendasar. Orang Yahudi yang tidak menghormati hari Sabat
bersalah karena melanggar hukum Musa. Namun orang Yahudi yang menjadi pengikut
Kristus mulai beribadah bersama orang percaya dari bangsa-bangsa lain pada hari
yang baru. Hari pertama dari minggu, yaitu hari di mana mereka percaya Kristus
telah bangkit dari kematian, menggantikan hari Sabat. Bagi seorang Yahudi hal
ini mencerminkan perubahan hidup yang besar. Hari yang baru itu, beserta dengan
upacara baptisan Yahudi yang diubah menjadi upacara masuk ke agama Kristen,
menegaskan bahwa mereka yang percaya pada kebangkitan Kristus telah siap untuk
lebih dari sekadar memperbarui agama Yahudi. Mereka percaya bahwa kematian dan
kebangkitan Kristus telah membuka jalan bagi suatu hubungan yang baru dengan
Allah. Jalan yang baru ini tidak didasarkan pada hukum Taurat, tetapi pada
Juruselamat yang menanggung dosa manusia dan memberikan kehidupan kepada mereka.

8. MESKI TIDAK DIHARAPKAN NAMUN TELAH DIRAMALKAN

Para murid sangat terkejut. Mereka mengharapkan Mesias mereka memulihkan
kerajaan Israel. Pikiran mereka terlalu tertuju pada kedatangan kerajaan
mesianik yang politis sehingga mereka tidak mengantisipasi peristiwa-peristiwa
yang perlu bagi keselamatan jiwa mereka. Mereka pasti berpikir bahwa Kristus
berbicara dalam bahasa simbolik ketika Dia terus menerus mengatakan bahwa Dia
harus pergi ke Yerusalem untuk mati dan dibangkitkan kembali dari kematian.
Ucapan itu memang berasal dari Dia yang sering berbicara dalam bahasa
perumpamaan, akibatnya mereka tidak memahami hal yang sudah jelas sampai
semuanya sudah terjadi. Dalam proses ini, mereka juga mengabaikan ramalan nabi
Yesaya tentang Hamba yang Menderita yang akan menanggung dosa Israel, seperti
domba dituntun ke pembantaian, sebelum Allah memperpanjang umur-Nya.
(.Yes 53:10)

9. ITULAH KLIMAKS YANG TEPAT UNTUK KEHIDUPAN YANG MENAKJUBKAN

Saat Yesus tergantung di kayu salib Romawi, orang banyak mencemooh Dia. Dia
menolong orang lain, tetapi dapatkah Dia menolong diri-Nya sendiri? Apakah
keajaiban tiba-tiba berakhir? Tampaknya ini merupakan suatu akhir yang tidak
diharapkan bagi orang yang memulai kehidupan publik-Nya dengan mengubah air
menjadi anggur. Selama 3 tahun pelayanan-Nya, Dia berjalan di atas air,
menyembuhkan orang sakit, mencelikkan orang buta, membuat orang tuli mendengar,
orang bisu berbicara, orang timpang berjalan, mengusir roh-roh jahat, meredakan
badai dahsyat, dan membangkitkan orang mati. Dia mengajukan pertanyaan-pertanya an
yang tidak dapat dijawab orang yang bijaksana. Dia mengajarkan kebenaran-kebenaran
yang dalam dengan penjelasan yang paling sederhana. Dan Dia menghadapi orang-orang
munafik dengan kata-kata yang menelanjangi topeng mereka. Jika semua ini benar,
apakah kita akan terkejut bahwa musuh-musuh- Nya tidak dapat berkata-kata lagi?

10. ITU COCOK DENGAN PENGALAMAN MEREKA YANG PERCAYA KEPADA-NYA

Rasul Paulus menulis, “Jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara
orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus
dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya,
yang diam di dalam kamu” (.Rom 8:11). Ini adalah pengalaman Paulus
yang hatinya secara dramatis diubah oleh Kristus yang telah bangkit. Ini juga
pengalaman banyak orang di seluruh dunia yang telah “mati” terhadap cara hidup
mereka yang lama sehingga Kristus dapat hidup melalui mereka. Kuasa rohani ini
tidak tampak pada diri orang yang mencoba untuk menambahkan kepercayaan kepada
Kristus ke dalam kehidupan lama mereka. Kuasa ini hanya terlihat pada orang yang
bersedia untuk “mati” terhadap kehidupan lama mereka untuk membuat ruang bagi
pimpinan Kristus. Kuasa ini hanya terlihat pada orang yang menanggapi bukti-bukti
kebangkitan Kristus yang begitu banyak dengan mengakui kekuasaan-Nya di dalam
hati mereka.

ANDA TIDAK SENDIRIAN jika Anda secara jujur tidak yakin bahwa Kristus bangkit
dari kematian. Tetapi ingatlah bahwa Yesus menjanjikan pertolongan Allah kepada
mereka yang ingin berdamai dengan-Nya. Dia berkata, “Barangsiapa mau melakukan
kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku
berkata-kata dari diri-Ku sendiri.” (.Yoh 7:17)

Jika Anda sungguh-sungguh melihat bahwa Kebangkitan Kristus masuk akal, ingatlah
selalu apa yang dikatakan Alkitab bahwa Kristus telah mati untuk membayar harga
dari dosa-dosa kita, dan orang yang percaya dalam hatinya bahwa Allah telah
membangkitkan Kristus dari kematian akan diselamatkan (.Rom 10:9-10).
Keselamatan yang ditawarkan Kristus bukanlah upah atas usaha kita, melainkan
hadiah bagi semua orang yang terbukti menaruh kepercayaan mereka di dalam Dia.

Sumber: www.dedewijaya83. co.cc

1. Pendirinya dapat Dipercaya

2. Kitabnya dapat Dipercaya
3. Penjelasannya bagi Kehidupan
4. Kesinambungannya dengan Masa Lalu
5. Berita Utamanya sangat Mendasar
6. Kuasanya untuk Mengubah Kehidupan
7. Analisanya terhadap Sifat Dasar Manusia
8. Pandangannya terhadap Prestasi Manusia
9. Pengaruhnya terhadap Masyarakat
10. Keselamatan yang Ditawarkannya

1. PENDIRINYA DAPAT DIPERCAYA

Kristus mengklaim bahwa Dia datang dari surga untuk menggenapi nubuat, untuk
mati bagi dosa-dosa kita, dan untuk membawa semua orang percaya kepada Bapa-Nya.
Akal sehat kita akan berkata: Dia mungkin seorang pembohong, atau seorang gila,
atau seorang tokoh mitos, atau memang benar Dia adalah Tuhan yang datang dari
surga. Para pengikut-Nya di abad pertama telah menarik kesimpulan: Mereka
berkata bahwa mereka melihat-Nya berjalan di atas air, meredakan badai,
menyembuhkan orang lumpuh, memberi makan 5.000 orang dengan beberapa potong roti
dan ikan, hidup tanpa cela, mengalami kematian yang mengerikan, dan bangkit
kembali. Ketika beberapa pengikut Yesus tidak mau menerima ajaran-Nya dan
kemudian meninggalkan-Nya, Ia bertanya kepada murid-murid yang paling dekat
dengan-Nya apakah mereka ingin pergi juga. Petrus mewakili teman-temannya ketika
berkata, “Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan
hidup yang kekal; dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang
Kudus dari Allah.” (.Yoh 6:68-69)

2. KITABNYA DAPAT DIPERCAYA

Ditulis dalam periode waktu lebih dari 1.600 tahun oleh 40 penulis yang berbeda,
kitab yang menjadi sandaran iman Kristen ini mengisahkan satu cerita yang
dimulai dari penciptaan dan diakhiri pada ambang pintu kekekalan. Penemuan
arkeologi menunjang integritas catatannya baik yang bersifat sejarah maupun
geografis. Keakuratan penyalinan dan penurun-alihannya kepada kita telah
diperkuat oleh gulungan-gulungan naskah yang ditemukan di gua Qumran di tepi
Laut Mati. Alkitab bukan lahir di Timur atau di Barat, tapi di Timur Tengah-
tempat lahirnya peradaban-dan kitab ini tetap berbicara tidak hanya dengan
kuasa rohani tetapi dengan keakuratan nubuatan yang meyakinkan.

3. PENJELASANNYA BAGI KEHIDUPAN

Semua sistim keagamaan mencoba memberi makna bagi kehidupan kita. Mereka mencoba menjelaskan baik kerinduan kita pada makna kehidupan, maupun masalah
penderitaan, dan kematian yang tak dapat dihindari. Setiap agama berusaha
menerapkan keteraturan alam semesta ini ke dalam kehidupan individual manusia.
Tetapi hanya kekristenan yang merefleksikan perhatian yang sungguh-sungguh pada
hal-hal yang detil dalam kehidupan pelbagai jenis makhluk dan ekosistem alam
ini. Adalah Kristus yang berbicara mengenai Bapa yang memperhatikan jatuhnya
seekor burung pipit, Bapa yang bahkan dapat menghitung rambut di kepala kita.
(.Mat 10:29-31) Adalah Kristus yang menyatakan Allah yang betul-betul
memperhatikan ciptaan-Nya. Adalah Kristus yang menjadi manusia untuk merasakan
apa yang kita rasakan, menderita dan mati untuk menggantikan kita. Adalah
Kristus yang menyatakan Allah yang perhatian-Nya pada ciptaan-Nya serinci
seperti yang diperlihatkan oleh alam kita. (.Maz 19:1-6; Rom 1:16-25)

4. KESINAMBUNGANNYA DENGAN MASA LALU

Iman Kristen memiliki kesinambungan dengan akar nenek moyang kita yang terdalam.
Mereka yang percaya kepada Kristus menerima Sang Pencipta dan Tuhan yang sama
yang disembah oleh Adam, Abraham, Sara dan Salomo. Yesus tidak menolak masa
lalu. Dia adalah Allah dari masa lalu. (.Yoh 1:1-14) Ketika Ia
berada di antara manusia, Dia menunjukkan bagaimana hidup menurut rencana Allah
yang mula-mula. Ketika Dia mati, Dia menggenapi seluruh tata cara upacara korban
Perjanjian Lama. Dan ketika Dia bangkit dari kematian, Dia menawarkan
keselamatan yang menggenapkan janji Allah kepada Abraham bahwa melalui
keturunannya seluruh dunia akan diberkati oleh Allah. Iman Kristen bukanlah
sesuatu yang baru dalam Kristus. Dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu hanya
terdapat satu kisah. Itu adalah kisah Allah, dan kisah kita (.Kis 2:22-39;
.1Ko 15:1-8).

5. BERITA UTAMANYA SANGAT MENDASAR

Orang Kristen yang mula-mula tidak digerakkan oleh motivasi politik atau
religius. Berita utama mereka bukan masalah moral atau sosial. Mereka bukanlah
teolog atau filsuf sosial yang piawai. Mereka adalah saksi. Mereka
mempertaruhkan nyawa mereka untuk memberitahu dunia bahwa mereka telah
menyaksikan seorang manusia kudus mati, dan 3 hari kemudian hidup kembali di
tengah-tengah mereka (.Kis 5:17-42). Argumentasi mereka sangat
konkrit. Yesus disalibkan di bawah pemerintahan Gubernur Romawi, Pontius
Pilatus. Tubuh-Nya dikuburkan tertutup di dalam sebuah kuburan pinjaman.
Penjaga-penjaga ditempatkan untuk mencegah pencurian mayat. Tetapi 3 hari
kemudian kuburan itu kosong dan saksi-saksi yang ada mempertaruhkan nyawa mereka
untuk memberitakan bahwa Dia telah bangkit.

6. KUASANYA UNTUK MENGUBAH KEHIDUPAN

Tidak hanya murid-murid pertama yang mengalami perubahan dramatis, tetapi juga
salah seorang musuh mereka yang paling kejam. Paulus diubah dari seorang
pembunuh umat Kristen menjadi seorang pemberita utama iman Kristen.
(.Gal 1:11-24) Di kemudian hari ketika merenungkan perubahan yang
sama yang terjadi juga pada orang-orang lain, dia berkata: “Janganlah sesat!
Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri,
orang kikir, pemabuk, pemfitnah, dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam
Kerajaan Allah. Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi
kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah
dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita.”
(.1Ko 6:9-11)

7. ANALISANYA TERHADAP SIFAT DASAR MANUSIA

Alkitab mengatakan, masalah masyarakat yang sesungguhnya adalah masalah hati.
Dalam jaman informasi dan teknologi ini, kegagalan karakter telah menghancurkan
keluarga, pemerintah, ilmu pengetahuan, industri, agama, pendidikan, dan
kesenian. Di dalam sistim masyarakat yang paling hebat sekalipun, reputasi
bangsa mereka dicoreng oleh permasalahan seperti prasangka rasial, kecanduan,
pelecehan, perceraian, dan penularan penyakit seksual. Banyak orang percaya
bahwa permasalahan manusia berakar pada ketidaktahuan kita, cara makan kita,
atau pemerintah kita. Tetapi Yesus berkata kepada generasi kita dan kepada semua
orang: “Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan,
percabulan, pencurian, sumpah palsu, dan hujat. Itulah yang menajiskan orang.”
(.Mat 15:19-20)

8. PANDANGANNYA TERHADAP PRESTASI MANUSIA

Setiap generasi senantiasa mengharapkan yang terbaik. Kita berperang untuk
mengakhiri semua peperangan. Kita mengembangkan teori-teori pendidikan yang akan
menghasilkan anak-anak yang penuh kesadaran dan tidak melakukan kekerasan. Kita
menciptakan teknologi yang akan membebaskan kita dari pekerjaan yang memperbudak
kita. Sekalipun demikian, saat ini kita justru begitu dekat dengan gambaran
Perjanjian Baru tentang tanda-tanda akhir jaman: peperangan, kabar perang, gempa
bumi, sakit-penyakit, kehilangan kasih, dan ibadah yang pura-pura.
(.Mat 24:5-31; 2Ti 3:1-5)

9. PENGARUHNYA TERHADAP MASYARAKAT

Seorang tukang kayu dari Nazaret telah mengubah dunia. Kalender dan dokumen yang
bertanggal adalah saksi bisu dari kelahiran-Nya. Pada atap rumah, kalung, dan
anting-anting, lambang Salib menjadi saksi kematian-Nya. Filsafat Barat, yang
menjadi dasar bagi moralitas sosial, metodologi ilmiah, dan etika kerja dalam
dunia industri, berakar pada nilai-nilai dasar Kristen. Lembaga-lembaga
kemanusiaan, baik di Barat maupun Timur, tidak dijiwai oleh nilai-nilai agama-agama
lain, ateisme, atau pun agnostisisme sekuler, tetapi oleh nilai-nilai yang
berasal dari Alkitab.

10. KESELAMATAN YANG DITAWARKANNYA

Agama-agama lain memiliki juruselamat yang tinggal dalam kuburan. Tidak ada
agama lain yang menawarkan kehidupan kekal sebagai suatu anugerah bagi mereka
yang percaya kepada Dia yang telah mengalahkan maut. Tidak ada agama lain yang
menawarkan jaminan pengampunan, kehidupan kekal, dan pengangkatan sebagai anak
dalam keluarga Allah dengan hanya memanggil dan percaya kepada Dia seperti
halnya seorang yang nyaris tenggelam memanggil dan mengandalkan seorang
penyelamat. (.Rom 10:9-13) Keselamatan yang ditawarkan Kristus tidak
tergantung pada apa yang telah kita lakukan untuk Dia, tetapi tergantung pada
penerimaan kita atas apa yang telah dikerjakan-Nya untuk kita. Keselamatan tidak
datang melalui upaya-upaya moral dan religius, tetapi pengakuan dosa; tidak
melalui prestasi iman, tetapi pengakuan kegagalan. Berbeda dengan sistim
keagamaan lain, Kristus meminta kita mengikuti-Nya bukan untuk mendapatkan upah
keselamatan tetapi sebagai ungkapan rasa syukur, cinta, dan kepercayaan kepada
Dia yang telah menyelamatkan kita. (.Efe 2:8-10)

ANDA TIDAK SENDIRIAN jika Anda masih ragu pada alasan perlunya percaya kepada
Kristus. Namun ingatlah pernyataan Yesus bahwa kita tidak perlu mengatasi
keraguan kita sendirian. Ia berkata, “Barangsiapa mau melakukan kehendak Allah,
ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari
diriKu sendiri.” (.Yoh 7:17)

Tetapi bila Anda sungguh-sungguh melihat perlunya percaya kepada Kristus,
ingatlah juga apa yang dikatakan Alkitab kepada keluarga Allah, “Sebab karena
kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi
pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan
diri.” (.Efe 2:8-9) Keselamatan yang ditawarkan Kristus bukanlah
upah untuk usaha kita, tetapi suatu anugerah bagi mereka yang percaya kepada-Nya.

“Taurat, Zabur dan Injil asli telah hilang, dan Bible kalian yang sekarang adalah kitab yang telah dikorup, dipalsu oleh manusia. Itu sebabnya Quran diturunkan kemudian oleh Allah secara langsung demi menegakkan kebenaran yang asali.”

Perhatikan! Tidak seperti isu lain, tudingan Muslim dalam perkara “Alkitabmu palsu”, sulit dicarikan ayatnya dari Quran. Muslim hanya menuduh menurut kesan-kesan dan slogan yang telah ditanamkan dalam-dalam ke hati mereka melalui sejarah dan tradisi keagamaan yang sedemikian lama. Apa yang tertanam dalam, tentu sulit dibongkar oleh tangan-tangan luar. Oleh karena itu Anda tidak perlu membuang enegri dengan adu ”jual-beli” argumentasi. Muslim bangga akan Quran mereka yang diwahyukan langsung lewat Jibril kepada nabi yang terakhir, Muhammad. Itu adalah manifesto final dari kehendak Allah untuk menggantikan Taurat dan Injil. Dimata mereka alangkah jauhnya beda otoritas Quran terhadap Bible yang dianggap ditulis dan dikumpulkan secara gado-gado oleh orang-orang yang tidak jelas silsilahnya dari pelbagai lingkar masyarakat seperti petani, nelayan, gembala, jenderal, tabib, narapidana, dsb. Baginya itu tidak lebih daripada hadis-hadis maudhu atau da’if, palsu dan jauh dari yang shahih!

Menghadapi tudingan jenis ini, Anda bisa memilih pembukaan paraphrase. Artinya, Anda mengutip-ulang tudingannya, namun dengan kata-kata Anda sendiri yang menggiring kepada suatu maksud lanjutan.

“Ya, saya terlalu sering mendengar teman Muslim berkata bahwa kitab Taurat dan Injil itu palsu, dan yang aslinya telah tiada. Lalu Allah mengkoreksinya lewat Quran, dan Muhammad gencar memperingatkan manusia tentang pemalsuan ini. Tetapi sebenarnya apa yang diperingatkan oleh Muhammad mirip dengan apa yang telah diperingatkan oleh Yesus dan rasul-rasulNya. Apakah Anda tahu akan hal ini?“

Ah, masa, apa iya?! Sensasi kali. Dan mereka akan memasang kuping lebar-lebar untuk mendengar penjelasan Anda lebih lanjut.

PENJELASAN TENTANG PEMALSUAN ALKITAB

Kita sama sekali tidak bersensasi di sini. Kita amat serius, karena Alkitab memang telah memperingati anak-anak Tuhan agar mereka jangan sampai tertipu oleh macam-macam kepalsuan yang mengatasnamakan Tuhan dan kebenaranNya! Kita akan kutip sejumlah peringatan demikian dari Alkitab tentang ajaran-ajaran dan guru-guru palsu, bahkan mesias-mesias palsu:

”Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar, dan supaya mengikut mereka.” (Kis 20:30).

”Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.” (2 Petrus 2:1).

”Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga. Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.” (Matius 24:24-25).

Atas sajian ayat-ayat di atas, teman muslim mungkin akan membantah, ”Itukan lain. Itu bukan berkenaan dengan pemalsuan Taurat dan Injil, melainkan memperingatkan adanya nabi dan guru-guru palsu dengan ajaran yang palsu.” Nah, persis seperti apa yang dibantahnya, disinilah kita membalikkan isu tuduhan mereka dengan cara yang sama, dengan pernyataan kunci Anda kepada mereka:

”Justru sesungguhnya Muhammad mengecam orang-orang Yahudi yang mengajarkan dan menyampaikan firman yang palsu. Persoalannya bukanlah Kitab Allah dari orang Yahudi, melainkan orang-orang Yahudinya yang khusus dikecam oleh Muhammad! Mari kita periksa bersama. Kita kumpulkan semua ayat Quran yang mempersoalkan ulah Yahudi terhadap keotentikan Alkitab. Total ada 11 ayat.”

Persilahkan teman Muslim untuk menyimaknya sendiri apa bentuk kecaman Muhammad yang semuanya terekam dalam 11 ayat Quran, dan tidak lebih:

Allah membenarkan apa yang ada pada bani Israil (Taurat). Janganlah mereka mengingkari dan jangan menukarkan ayat-ayatNya (QS 2:41).

Janganlah mereka mencampuradukkan yang hak dengan yang batil dan jangan sembunyikan kebenaran (2:42).

Segolongan mereka mengubah firman Allah setelah mengetahuinya (2:75).

Orang-orang yang menulis Alkitab dengan tangan mereka sendiri, tetapi mengatakan ”Ini dari Allah”, demi memperoleh keuntungan yang sedikit (2:79).

Segolongan dari mereka menyembunyikan kebenaran (2:146).

Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampuradukan yang benar dengan yang batil, dan sembunyikan yang benar (3:71).

Segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Alkitab…Mereka berkata dusta terhadap Allah (3:78).

Sebagian dari orang-orang Yahudi merobah-robah kalimat-kalimat dari tempat-tempatnya (4:46).

Sebagian dari orang-orang Yahudi merobah-robah kalimat-kalimat dari tempat-tempatnya, dan melupakan sebagian dari apa yang telah diperingatkan Allah kepada mereka (5:13).

Orang-orang Nashara melupakan sebagian dari apa yang telah diperingatkan Allah kepada mereka (5:14).

Ahli Kitab banyak menyembunyikan isi Alkitab dan membiarkannya (5:15).

Jadi, apa persisnya substansi Alkitab yang dipersoalkan oleh Muhammad disitu? Muhammad tidak pernah mempermasalahkan Kitab yang beredar, melainkan orang-orang yang melancungkan KalimatNya dalam tutur katanya, dalam ajarannya, dan dalam otaknya karena kelupaan. Tidak ada ancaman Alkitab palsu yang dikhawatirkan atau yang diharamkan Muhammad. Ia tidak berkata: ”Percayalah kepada Alkitab/Injil yang Asli, dan awas terhadap Kitab yang palsu!” Tidak ada Kitab yang sengaja dihilangkan atau musnah, apalagi musnah semua dan digantikan dengan yang palsu. Dimanapun Muhammad dalam pewahyuan, hanya mengenal Alkitab asli, tidak pernah mengenal menjumpai, atau mengantisipasikan Alkitab-Palsu seperti yang ”diinginkan” oleh sekalangan penafsir Islam. Tidak ada firman Tuhan yang dinyatakan hilang-lenyap, kecuali sebagian isinya dilupakan, disembunyikan, diubah-ubah dan dicampur-adukkan, lidah bacaan diputar-putar, dipindahkan kalimat-kalimat dri tempatnya, diubah firmanNya, ditukar ayatNya, berkata dusta terhadap Allah.

Jadi Muhammad—sama halnya dengan Yesus—memberi peringatan bertubi-tubi akan penyelewengan pemberitaan/ajaran Alkitab (bukan palsunya semua Kitab yang beredar).

Bedanya ialah Muhammad lebih mengecam dan mengutuk pelaku-pelaku Yahudi yang memalsu ketimbang memperingati umat, sedangkan Yesus dan rasul-rasulNya lebih memperingatkan umat Tuhan ketimbang mengecam pelaku pemalsuan yang otomatis sudah menjai terkutuk!

”Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.” (Wahyu 22:18-19).

Sebaliknya, Muslim segera dapat melihat bahwa Muhammad amat membela semua Kitab Tuhan, serta mengajukan sedikitnya 6 alasan mutlak kenapa Alkitab itu mustahil terpalsu, hilang atau digantikan oleh ulah manusia yang terbatas:

(1). Dikatakan bahwa Kalimat-kalimat Allah tidak dapat ditukarkan oleh manusia manapun; dan tidak ada perubahan atasnya sejak kapanpun (QS 6:34; 10:64; 48:23). Semua Kitab-kitab Allah itu dalam induk Alkitab disisi Allah (QS 43:4; 85:22), baka dan kekal. Dapatkah kebenaran Induk Alkitab yang terjaga disisi Allah itu dicuri, dihilangkan dan dipalsukan manusia bejad? Ini yang menjadikan para sesepuh awal Islam seperti Buchari dan Al-Razi setuju bahwa Alkitab tak dapat dirubah karena itu adalah Firman Tuhan.

(2). Dimanapun, Muhammad selalu mengingatkan bahwa tidak ada perlakuan Tuhan yang membedakan Kitab-KitabNya. Tidak ada yang satu terjaga, yang lain terlantar. Yang mendiskriminasikan itu hanyalah penafsir yang ngotot memilih menutup hati sendiri terhadap firman Allah yang jelas berkata kepada mereka:

Katakanlah, ”Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub…Musa dan Isa… Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka…” (QS 2:136, 3:84).

(3). Terdapat peneguhan yang amat pasti bahwa Taurat dan Injil itu dibenarkan oleh Allah, dan harus diimani! (QS 2:41, 89, 91, 101, 136; 3:3; 4:136; 5:43,44,46,47,48,68; 6:92; 10:73, 94; 29:46; 32:23; 35:31; 46:30; 43:4;dll).

Quran justru membenarkan Taurat dan Injil bukan 1 kali, tetapi berpuluh-puluh kali, jauh melebihi 11 ayat yang ditafsirkan secara paksa seolah Alkitab itu palsu. Maka setiap orang akan bertanya:

”Untuk apa dan siapakah maka Taurat & Injil dibenarkan sampai berpuluh kali?” Sebab seruan semacam itu tidak berguna bagi orang-orang Yahudi maupun Nasrani yang toh sudah tahu dan bangga akan kebenaran kitab-kitab mereka. Jadi logis kalau itu ditujukan kepada orang lain, termasuk pengikut-pengikut Muhammad atau orang-orang Quraisy agar merekapun perlu membaca dan percaya akan Alkitab!

Penyelewengan verbal atau tekstual? Keaslian yang musnah atau tetap eksis?

Perhatikan bahwa semua penyelewengan/penggelapan yang dikecam Muhammad umumnya bersifat penyelewengan verbal dan bukan merubah fisiknya teks Alkitab dengan maksud substitusi total dan penggantian. Kecaman yang menyangkut fisik teks palsu dari Alkitab hanya terdapat dalam satu ayat saja, yaitu Surat 2:79, menyangkut orang-orang tertentu yang menulis Alkitab palsu dengan maksud untuk ditukar dengan harga rendah. Jelas ”menulis palsu” (untuk dijual dengan harga murahan) ini bukanlah melakukan substitusi dengan penghancuran & pelenyapan semua Alkitab asli, melainkan untuk turut menambahi (bukan mengganti) koleksi Kitab-asli yang sudah ada dengan kitab-kitab apokrif yang dikarang sendiri. Kitab apokrif ini hadir bahkan sampai sekarangpun, semisal Injil Nazarin, Kisah Petrus dll yang banyak mendongengkan mujizat-mujizat sihir. Lihat, betapa Injil Barnabas pun sering dijago-jagoi oleh orang Muslim tertentu sebagai Injil asli, tetapi mereka sendiri bahkan tidak memeriksanya, apalagi mengimaninya!

(a). Bahwa Taurat dan Injil itu ada dalam tangan bani Israil/ada disisi mereka, eksis secara fisik disisi para pemiliknya, tidak hilang seperti yang sering dituduhkan (QS 2:41, 89, 91; 3:93; 5:43,44,47,dll). Bila Kitabnya korup atau hilang habis, untuk apa Muhammad menyerukan agar Alkitab itu diimani? Muhammad memang perlu mengindikasikan adanya para penyeleweng atau penggelap ayat Alkitab, namun sama sekali itu bukanlah penghapusan/pelenyapan eksistensi Alkitab yang otentik. Sebaliknya kita menyaksikan diseluruh Quran bahwa Muhammad pada zamannya, tidak pernah menegur, mencegah, atau melarang siapapun untuk membaca Alkitab yang ada ditangan orang-orang Yahudi di Mekah atau Medina, apalagi yang ada ditanah Israel! Tuhan malahan mendesakkan bacaanNya:

”Katakanlah, ”Maka ambillah Taurat dan bacalah dia jika kamu orang-orang yang benar” (QS 3:93).

(b). Bahwa yang menyelewengkan Kitab Tuhan itu hanya segolongan orang-orang fasik, bukan seluruhnya. QS 3:199 menegaskan bahwa sebagian para Ahli Kitab justru adalah orang-orang beriman yang tidak menukarkan atau menjual ayat-ayat Allah yang diturunkan kepada mereka. Mereka memperoleh pahala disisi Allah. Juga dikatakan: ”Orang-orang yang telah Kami berikan Alkitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya.” (QS 2:121a).

(c). Dan sebagai puncak pengakuan atas kebenaran Alkitab bagi Muslim, maka Muhammad-pun perlu ”berkonsultasi” kepada ahli-ahli Kitab ini tatkala ada keraguan terhadap pewahyuan:

”Maka jika engkau (Muhammad) dalam keragu-raguan tentang apa yang kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum engkau. Sungguh telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang ragu” (QS 10:94).

Ini adalah ”pusat rujukan kebenaran” yang otomatis telah memvonis keaslian Alkitab tanpa usah diperdebatkan lagi. Sebab bagaimanakah Muhammad dapat disuruh berkonsultasi kepada orang-orang yang Kitab-kitabnya palsu dan korup? Dan yang diulang sekali lagi agar tidak terlupakan oleh para penafsir:

”Dan tidak Kami mengutus sebelum engkau melainkan laki-laki yang kami beri wahyu kepada mereka: maka bertanyalah kamu kepada mereka yang berilmu (tentang nabi dan kitab), jika kamu tidak mengetahui.” (QS 16:43).

DILEMA MUSLIM

Alkitab dipersalahkan sebagai Kitab yang palsu, bukan wahyu Allah, korup, tidak asli, dan banyak yang direkayasa dan diubah-ubah. Tetapi baiklah kita berterus terang, bahwa jikalau tuduhan itu datangnya dari orang-orang non-Muslim, kita masih bisa memahaminya. Namun bila mereka itu Muslim, maka sulit untuk kita mencari dasar tuduhannya. Mungkin orang semacam ini kurang memahami ajaran Quran, atau terlanjur membutakan hatinya sendiri. Sekali Muslim menuding keabsahan Alkitab, mereka langsung masuk ke dalam dilema yang tidak terselesaikan.

*Tanyakan kepada teman Muslim:

”Kapankah waktu terjadinya pemalsuan? Dan tidak ada satupun pakar Islam yang dapat menjawab pertanyaan yang amat perlu dan amat sederhana ini. Sebab jikalau dijawab ”sebelum Islam muncul”, maka kenapa Quran justru menyaksikan kebenaran Alkitab dan memerintahkan orang-orang untuk mengimaninya? Sebaliknya jika dijawab sesudah Islam muncul”, maka sang pakar tersebut akan dipermalukan oleh fakta-fakta sejarah, karena naskah-naskah Alkitab/Perjanjian Baru yang final sudah tersimpan rapi dalam gereja dan musium-musium dunia jauh sebelum datangnya Islam (a.l. Codex Vaticanus, codex Sinaiticus, dll diabad ke-4). Dan isi naskah–naskah itu dalam teks bahasa aslinya tidak berubah atau terpalsu apapun dengan isi Alkitab kita sekarang ini!)

Dalam “In the Family of Abraham”, Anne Cooper menggambarkan dilema Islam sbb:

“Alasan utama kenapa Muslim mencap bahwa Alkitab telah dikorupsikan teksnya adalah karena mereka betul-betul tidak mempunyai pilihan lain lagi. Karena Quran disatu pihak membenarkan Alkitab, tetapi belakangan baru diketahui (bukan pada masa-masa sahabat Nabi) bahwa isi keduanya saling tidak cocok, sehingga tidaklah mungkin keduanya turun dari Tuhan yang sama. Dan karena Quran dianggap wahyu terakhir dari Tuhan, maka cara yang paling gampang untuk menghindari kesulitan-kesulitan ini adalah meletakkan tuduhan bahwa isi Alkitab telah dikorupsikan oleh si pemalsu.”

Namun dilema terbesar pada Quran adalah justru ketika Allah sendiri yang meletakkan Taurat & Injil itu sebagai rujukan kebenaran bagi Muhammad. Dengan demikian, sekali Alkitab dituduh palsu maka palsu pulalah Quran itu dengan sendirinya!

Sesungguhnya, untuk teman Muslim yang menuduh secara sembrono, “Alkitabmu Palsu,” Anda dapat bertanya amat santai kepadanya: kapan dipalsu, dimana di palsu, siapa pemalsu, siapa saksi, apa yang dipalsu, seperti apa yang tidak dipalsu, dikemanakan yang tidak dipalsu, dst, dst….. dan tidak satupun dapat mereka jawab dengan nyata. Semuanya hanya argumen siluman yang tidak berujud! Namun biarkanlah ia menjawab luhur pertanyaan dasar, bagaimanakah sipemalsu itu dapat memalsu/menggantikan Kalimat Penciptanya:

“Akankah Tuhan Yang Mahakuasa membiarkan orang kafir yang bejat dan najis untuk mengotak-atik KitabNya serta mengubah kalimat/firmanNya yang kudus itu?

Akankah Tuhan membiarkan seluruh FirmanNya dalam Taurat, Mazmur, Injil, dan Kitab Nabi-nabi terhilang semuanya dan tidak tercari di dunia, namun masih terjaga kekal dan mulia disisi Tuhan di surga?

Dan dapatkah manusia menghilangkan Kalimat Tuhan, sedang setan dan iblis pun tak mampu melakukannya?”

Sungguh, Alkitab sejati tidak pernah gagal oleh ulah manusia, karena ia adalah pernyataan dan Sabda Tuhan yang kekal. Berapa banyak Alkitab telah dirusak, dinyatakan illegal, dibakar orang dan Negara. Berapa banyak penyebar-penyebarnya telah dianiaya, dibunuh atau dibungkamkan dipenjara. Tetapi Firman Tuhan yang kekal tidak bisa terbungkam, atau dihilangkan seperti tuduhan sejumlah orang. Ringkas dan sederhana saja, bilamana Firman Tuhan bisa hilang, maka kita bisa mencurigai bahwa itu bukanlah Firman Tuhan yang baka, melainkan “kalimat manusia” yang fana belaka.

Kitab Wahyu 14:6, Yesaya 40:8, dan 1 Petrus 1:25 mewahyukan kekekalan wahyu:

“Dan padanya (malaikat), ada Injil yang kekal untuk diberitakannya kepada mereka yang diam di atas bumi dan kepada semua bangsa dan suku dan bahasa dan kaum…”

Nabi Yesaya dan Rasul Petrus sama berucap: “Rumput menjadi kering, dan bunga menjadi layu, tetapi firman Tuhan kita tetap untuk selama-lamanya.”

Dan siapakah selain sang Kalimatullah sendiri, yang sanggup berkata sepenuh wibawa:

“Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu” (Matius 24:35).

Sebagai penutup, biarlah setiap teman Muslim tahu, bahwa Taurat dan Injil yang terlalu sering didiskreditkan manusia ternyata mendapat pembelaan dari Tuhan sendiri! Bukan kebetulan bahwa Tuhan sengaja mengistimewakan kedua KitabNya ini dengan satu janji rezeki yang teramat eksklusif. Janji mana hanya ditujukan bagi kaum yang menjalankan Taurat dan Injil, tidak yang lain:

“Dan sekiranya mereka (kaum Ahli Kitab) sunguh-sungguh menjalankan Taurat dan Injil dan apa yang diturunkan kepada mereka dari Tuhan mereka, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka.” (QS 5:66).

PARA PEMBACA YANG DIKASIHI TUHAN.

Kita sedih melihat begitu kasat-mata, luas dan jauhnya salah paham yang terjadi sesama umat beragama ketika kita-kita ini bermaksud mencari sebuah kebenaran dari Tuhan.

Betapa lelahnya kita mencari-cari dalam kesia-siaan. Mata hati kita yang telah terpolusi tidak akan mampu menemuinya. Kultur dan hakekat manusia yang memberontak dan jahat pada dasarnya, telah membutakan pencaharian manusia akan kebenaran. Dalam Alkitab, kita-kita yang berdosa ini disebut orang-orang buta. Kita yang buta ini tidak mampu mencari, kecuali membuka diri dan mengundang untuk dicari! Kita perlu merendah-diri, perlu menanggalkan segala “cawat daun” sambil membukakan pintu hati kita bagi Dia Yang Menebus kita dari vonis-kematian. Sebab Yesus Al-Masih yang bangkit dari kematian itulah yang mengalahkan MAUT. Dialah yang mampu memberikan kepada Anda dan saya hidup, hidup yang berkelimpahan:

“Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.”

”….Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” (Wahyu 3:20, Yohanes 10:10).

Roma 10:4-18

10:4 Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya.

10:5 Sebab Musa menulis tentang kebenaran karena hukum Taurat: “Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya.”

10:6 Tetapi kebenaran karena iman berkata demikian: “Jangan katakan di dalam hatimu: Siapakah akan naik ke sorga?”, yaitu: untuk membawa Yesus turun,

10:7 atau: “Siapakah akan turun ke jurang maut?”, yaitu: untuk membawa Kristus naik dari antara orang mati.

10:8 Tetapi apakah katanya? Ini: “Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu.” Itulah firman iman, yang kami beritakan.

10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

10:10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

10:11 Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.”

10:12 Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.

10:13 Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

10:14 Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?

10:15 Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: “Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!”

10:16 Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu. Yesaya sendiri berkata: “Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?”

10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

10:18 Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Memang mereka telah mendengarnya: “Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi.”