“Saya mendengar suara dari masjid sangat keras sehingga membangunkan saya setiap pagi, pukul 5.45,” demikian isi surat seorang pria yang berprofesi sebagai pengacara.

Surat protes suara azan itu ia kirim kepada Perdana Menteri Malaysia Datuk Sri Najib Tun Razak, meminta volume pengeras suara masjid dikecilkan.

Protes tersebut membuat berang umat muslim di Malysia. Ratusan pengunjuk rasa melakukan aksi di sebuah masjid di Kuala Lumpur, Malaysia, menumpahkan kemarahan terhadap pengacara yang identitasnya dirahasiakan tersebut. Mereka membawa spanduk yang bertuliskan “hidup Islam” dan “azan adalah suci”. Demikian disiarkan kantor berita China, Xinhua, Jumat 14 Januari 2011.

Disebutkan, para demonstran meminta orang tersebut dipenggal dan rumahnya dibakar. Tetapi polisi langsung datang ke tempat kejadian, sebelum terjadi tindakan anarkis.

Pemimpin pengunjuk rasa meminta polisi untuk menangkap pengacara tersebut ditangkap berdasarkan Internal Security Act (ISA), penahanan terhadap siapapun yang dianggap mengancam keamanan negara tanpa proses pengadilan. Sebelumnya, atas nama ISA, seorang politisi ditangkap setelah juga meminta azan tak dikumandangkan melalui pengeras suara.

http://www.berita2.com/internasional…n-bulanan.html

About these ads