Dengan merahasiakan ketidakpercayaanmu, sesungguhnya engkau ini bukanlah seorang munafik. Anda adalah bagian dari tentara bawah tanah eks Muslim. Kerahasiaan adalah strategi kita. Kita menjangkau orang-orang Muslim, memutuskan rantai yang membelenggu mereka, sementara kita masih berpura-pura sebagai orang Muslim. Saat jumlah kita mencapai angka kritis, dan itu akan terjadi dalam waktu yang tidak lama lagi, kita akan bangkit dan dengan tiba-tiba anda akan melihat banyak orang di sekeliling anda yang selama ini berpura-pura sebagai Muslim, padahal sebenarnya tidak.
Surat ini dikirimkan pada sahabat saya Pamela Geller di atlasshrugs2000.com
Pamela yang baik,
Nama saya Phoenix, usia 32 tahun dari Malaysia. Saya memperoleh email anda dari Refuge, situs Islam. Sebelumnya saya mohon maaf jika email saya ini tidak relevan buat anda atau untuk apa yang saat ini anda perjuangkan. Surat ini saya kirimkan sebab saya tidak lagi tahu kemana dapat menemukan jawaban,
Saya lahir sebagai seorang Muslim di Malaysia dari orangtua Muslim (ibu saya sebenarnya seorang Kristen yang berpaling menjadi pemeluk Islam). Sejak kecil, saya telah dibesarkan, paling tidak berusaha untuk dibesarkan sebagai seorang Muslim. Namun demikian, jauh di dalam hati saya, saya tahu bahwa Islam bukanlah untuk saya, dan saya benar-benar kesulitan untuk dapat menerima ajaran Isalm dan hidup dalam sebuah gaya hidup Muslim. Sejak masih sangat muda, saya ingin keluar dari kepompong Islam yang telah menjadi bagian hidup saya, tapi ini sungguh sebuah perjalanan yang sulit bagi saya yang hidup di sebuah negara dengan mayoritas Muslim. Meskipun saya tercatat sebagai seorang Muslim, tapi sesungguhnya saya tidak benar benar-benar menghidupi sebuah kehidupan Muslim. Saya lebih pas disebut sebagai seorang agnostik. Masalah yang saya hadapi bahwa hidup dengan kulit Muslim, padahal sesungguhnya saya adalah seorang Agnostik, benar-benar mengganggu saya. Saya telah berusaha keras untuk tidak menjadi seorang munafik, tetapi sungguh berat melakukannya. Kenyataannya, sejak tahun lalu, saya mulai berobat ke seorang psikiater karena mengalami depresi. (Read More…)
February 17, 2013 at 12:42 am
Kembali Lah Ke Jalan Yang Lurus
February 17, 2013 at 1:26 am
SIAPA YANG PERTAMA SEKALI BERAGAMA ISLAM??
- Qs. 6:14, 163 – Muhammad,
- Qs. 7:143 – Musa, (Masya Awloh)
- Qs. 26:51 – Beberapa orang Mesir. (Maasya Awloh)
- Qs.2:132, 137 – Ibrahim. (Masya Awloh)
- Qs. 42:51, Adam, yg menerima wahyu dari Awloh Muslim. (Masya Awloooh)
Masya Awloooooooooooooooooooh, mana yang bisa dipercaya?
February 17, 2013 at 4:34 am
siapa pertama kali yg mengatakan tuhan itu yesus dan bukan allah ????
kenapa dalam injil jelas dan dijelaskan kalau tuhan itu allah
bukan tuhan itu yesus !!!!!
markus 12:29 Jawab Yesus:“Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa
bukan tritunggal
February 17, 2013 at 10:54 am
Lihatlah : Yoh 1:1, bersaksi tentang Yesus, Pada mulanya adalah Firman, lalu Firman bersama-sama dgn Allah dan Firman adalah Allah.
Yesus adalah Allah yg menjadi manusia. Tamat.
February 17, 2013 at 11:12 am
@ismail,
Ada tambahannya:
Yohanes 1:(14) Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
February 17, 2013 at 11:34 am
Tuhan punya anak tunggal
Siapa emaknya ya ?
“Aku hanya mengajak manusia bodoh ikut agama yang aku bikin, Injil yang aku bikin dan Tuhan yang aku bikin!” Pak ULUS
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 18, 2013 at 3:08 am
bilang yg bener he para kafirin
Yesus sendiri yg mengatakan secara tegas kalau dia hanyalah utusan
apa arti utusan ? …….
Yesus sendiri juga mengatakan kalau dia tidak punya kehendak
Yesuspun juga secara tengas mengatakan kalau tuhan itu allah
baca dalam injil kalian
tuhan itu allah !!!!!
dan hanya orang yg bodoh yg percaya kalau yesus menjadi firman
Yesus menjadi firman dan firman bersama – sama dengan allah dan firman adalah allah
kata – kata anak tk yg mengatakan itu saya maklumi
tapi kalau yg mengatakan itu manusia yg sudah berakal dewasa
tidak mungkin awal firman kemudian firman bersma – sama allah
kalau ada kata – kata bersma – sama tidak mungkin itu satu
makna bersama berarti lebih dari satu
“”" jelas dan pasti yg bener yesus menyampaikan firman tuhan karena dia seorang utusan ”
itulah kebenaran !!!!!! ………………..
February 18, 2013 at 6:05 am
Wakakakakkkk, kebodohan terbesar muslim, mengatakan Allah tidak bisa jadi utusan. Tapi mereka percaya allah jadi sebatang kayu qs 28:30.
Lucu kali
February 18, 2013 at 6:39 am
Kau sudah pulang sekolah ya Maing
Makan dulu ya ! Jangan Internetan dulu
Habis itu kau kejrakan PR terus langsung BOBO siang ya !
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 18, 2013 at 8:17 am
hanya otak kerdil yg mengatakan tuhan allah bisa menjadi utusan
he bodoh, bebal bin laknat
siapa yg berani mengutus allah
sudah idiot plus gila kau mail
kau tahu tidak mail siapa tuhan yg bisa diutus dan jelas seorang utusan
dialah si tuhan yesus simanusia berkolor penyuka vagina
dan pencuri keledai
dan dialah satu – satunya tuhan yg mati terkutuk dan dikutuk oleh manusia!
paham mail
February 18, 2013 at 11:02 am
Waakakakakkkk, maria otak kerdil, kalau Tuhan mau menjadi manusia , berarti Dia juga mau jadi utusan, masak kau mau melarang Tuhan??
Tuhan itu maha Kasih, setuju gak??
Lucu ya, nabi anda tidak mampu melihat Karya Allah yg begitu dahsyat ini, sehinggah hanya mampu melihat kulitnya saja. Ketika Yesus sedang disiksa dgn memikul salib, ada wanita2 israel yg menagis karena kasihan, anda tau apa yg dikatakan Yesus, ? KataNya: jangan kau tangisi Aku, tapi tangisilah dirimu.
Jadi nabi anda berpikir bahwa Utusan Tuhan tidak boleh disiksa dan disalib menurut pandangan manusiawinya , oleh karena itu dalam quran tertulis Yesus tidak disalib tetapi diselamatkan oleh alloh swt .
Jadi Jwaban Yesus diatas, juga ditujukan kepada nabi anda dan anda juga. Penulis quran, tidak mengerti apa maksud kedatangan Yesus ke dunia, karena membaca Alkitab hanya sepotong-sepotong, sehinggah membuat cerita tentang Yesus di dalam quran yg sangat bersifat manusiawi. Semoga.
February 20, 2013 at 11:07 am
@all hamba Allah.semua nabi2 membawa islam.hanya tunduk mnyembah Allah
tak kenal tuhan?
kasihan .itulah kalau ikut agama bukan ajaran Allah.
hidup tak selamat
kemblilah ke islam anda akan selamat serta hidup norml kmbli.
PERHATIAN
HATI HATI LHO!
@all kristen ternyata paulus yahudi adalah pendusta besar.
PAULUS JELAS MENGHAPUSKAN HUKUM TAURAT.SEDANG JESUS BILANG TAK IKUT HUKUM TAURAT TAK MASUK KERAJAAN SURGA.
HUKUM TAURAT MENYEBABKAN ORANG BERDOSA JADI HAPUSKAN TAURAT MAKA ORANG TAK BERDOSA.
JADI TIDAK SUNAT DAN MAKAN BABI BOLEH KARENA NGGA PAKE HUKUM TAURAT.YANG PENTING KASIH KARUNIA.KATA PAULUS.INILAH risol PALSU.YANG MENYESATKAN MANUSIA.
ROMA 4
(15) Karena hukum Taurat membangkitkan murka, tetapi di mana tidak ada hukum Taurat, di situ tidak ada juga pelanggaran.
JADI ZINA , MABOK BOLEH KARENA NGGA PAKE TAURAT.INI BERTENTANGAN DENGAN AJARAN JESUS(nabi isa) ini yang dibawa ke eropa , tentu saja hal ini menyenangkan raja2 romawi , makan babi sikat, mabok boleh, ngga sunat ngga apa2.AJARAN YANG MENYESATKAN MANUSIA YANG PENTING PENGIKUT BANYAK.IBLIS BILANG BANYAK JUGA KAWAN GUA DI NERAKA.
bertentangan dengan ajaran jesus
YAH BUAH TAK BAIK TAK MASUK SURGAA (MATIUS 3:10)JADI KEMANA? PASTI KE NERAKA.
“MENGHILANGKAN HUKUM TAURAT TIDAK AKAN MASUK SURGA (MATIUS 5:20)”
HUKUM SUNAT SEPERTI LARANGAN MAKAN BABI, MABOK, ZINA DIHILANGKAN, DENGAN ALASAN HUKUM TAURAT BERAT, MAKA DIPAKE LAH HUKUM KASIH KARUNIA.BUATAN MANUSIA PAULUS ,DAN INI DI KECAM ALLAH MELALU LISAN JESUS DALAM AL KITAB
Matius 15:
7 Hai orang-orang munafik! BENARLAH NUBUAT YESAYA TENTANG KAMU:
8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.
9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.”
CARA PIKIR YANG DIBISIKI SETAN PADA PAULUS
INILAH KEYAKINAN NAFSU SETAN DI DIRI PAULUS PENDUSTA.
DIKITAB SUCI SEMBAHAN KRISTEN ROMA 3
(7) Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?
KEMBALI KE ISLAM JALAN KEBENARAN DAN SELAMAT
February 26, 2013 at 7:28 am
tanpa ragu2 ilmuwan amirika masuk islam setelah meneliti kebenaran quran
ilmuan amiirika masuk islam gara2 meneliti masalah iddah di Quran
http://rabbani79.blogspot.com/2012/09/gara-gara-ayat-iddah-tokoh-yahudi-pakar.html
February 17, 2013 at 1:30 am
. ——— YUSUF RONI & JALAN YANG LURUS
Yusuf Roni sebelum murtad adalah aktivis Islam, anda bisa membaca biographienya dalam blog Kisah Para Murtadin.
Ketika satu hari dia ditunjuk untuk duduk dalam team untuk mempelajari Alkitab dan mencari kelemahannya, dia justru menemukan Kebenaran dalam Alkitab, dan merupakan jawaban dari pertanyaan pertanyaan selama ini yang menggrogoti benaknya, antara lain:
1) Mengenai Jalan yang Lurus yang menjadi pertanyaan dalam sholatnya setiap hari: “Ihdinash shiraathal mustaqiim.”, tunjukkanlah kepada kami, JALAN YANG LURUS (Qs 1:6),
Tetapi, kemudian di ayat lain dalam Quran, dia menemukan jawabannya, yaitu di :
Qs.16:43 ‘Jika kau ragu tentang apa yang diturunkan kepadamu, tanyakan mereka yang membaca kitab yang datang sebelummu.
dan dilanjutkan dengan :
Qs. 16:90 ‘Mereka telah menerima bimbingan Allah menuju jalan lurus. Ikutilah petunjuk mereka.
2) Mengenai Shalawat Nabi.
Jika umat Islam diwajibkan berdoa untuk keselamatan Muhammad dan keluarganya, dia berpikir bahwa :
- Muhammad belum selamat, dan…
- Kalo Muhammad saja, yang menurut Islam sebagai Nabi besar, belum selamat dan harus didoakan oleh umatnya, bagaimana dengan keselamatan umatnya dan siapa yang harus mendoakan dia??
Pertanyaan-pertanyaan itulah yang menghantui benaknya, dan ketika dia mempelajari Alkitab, matanya tertuju pada Kitab Injil
Yohanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah JALAN dan KEBENARAN dan HIDUP. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Begitulah masalah ini dibicarakan kepada guru dan keluarganya yang jawabannya tidak memuaskan hatinya, bahkan dia sudah dituduh mempertanyakan wahyu awloh, dan kemasukan setan Kristen.
Akhirnya, dia memutuskan untuk murtad, dengan konsekwensi dikeluarkan dari keluarga, kehilangan hak waris, serta dipenjara 6 tahun, karena kesaksian2nya.
Bagaimana dengan anda? Apakah anda masih mau membohongi diri anda sendiri???
February 17, 2013 at 4:36 am
heheheh orang sesat dan kafir kok dibahas
jelas lebih penting membahas yg memang benar – benar firman tuhan
mana ada orang yg bangga dengan orang yg licik dan laknat .
ada yaitu hanya orang kristen !!!!
kafir kok menjadi murtad mana bisa
kafir menjadi muallaf mungkin bisa dan banyak
pendeta atau pastur juga buannyaaaak karena mereka orang cerdas
February 17, 2013 at 4:42 am
Si Roni , pendeta penipu dijatuhi hukuman 7 tahun
Si Munafik dan kristen lainnya lebih senang beriman kepada RASUL bejat , Orang2 bejat , Yahudi bejat sebagai panutannya
Mereka merasa ikut ajaran Isa Almasih
Padahal ajaran Isa Tuhan adalah ALLAH yang Maha Esa (MMarkus 12:29)
Tak sadar mereka ikut ajaran manusia bejat PAULUS yang mengajarkan dengan LICIK Yesus adalah Tuhan
Allah menjelma menjadi Yesus
Memang manusia2 bebal !
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 5:05 am
Miris says:
AULOH SWT ADALAH RAJA SYAITAN
QS 43:36. Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), KAMI adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.
QS 19:83. Tidakkah kamu lihat, bahwasanya KAMI telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma’siat dengan sungguh-sungguh?
HAHAHA, RUPANYA AULOH SWT YANG PERINTAHKAN SYAITAN UNTUK MENYESATKAN MANUSIA?
kESIMPULANNYA AULOH SWT ADALAH PIMPINAN / KOMANDAN / RAJA SYAITAN !
Astagapirulloh an an jingggg……..
——————–
Hahaha pantesan muslim kelakuannya semua kaya setan, ngga taunya tuhannya si RAJA SETAN ya?
hahayyy….
ting..tong
February 17, 2013 at 5:15 am
Wah Pengikut si IBLIS Paulus pembunuh Isa Almasih pembunuh murid Isa Pembunuh Ratusan Ribu manusia datang lagi
Apa kabar kristen bejat ?
Siap2 kau keneraka (Matius 23:15)
Karena kau bukan pengikut Yesus kau
Tapi kau ikut si IBLIS paulus yang mengajarkan Tuhan menjelma menjadi Manusia
DASAR PENGIKUT BEBAL !
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 5:26 am
Miris says:
WAHYU TURUN SEPERTI DERING BEL ( ALAT MUSIK SETAN)
Sahih Bukhari Volume 1, Book 1, Number 2:
Dikisahkan ‘Aisha:
Al-Harith bin Hisham bertanya kepada Rasul Allah, ” O Rasul Allah! Bagaimana caranya inspirasi illahi diturunkan padamu?” Rasul Allah menjawab, “Kadang2 terasa seperti deringan BEL (lonceng), inspirasi seperti ini adalah yang paling kuat terasa dibandingkan inspirasi yang lain ”
Bandingkan dengan komentar Muhammad tentang bel:
Sahih Muslim Book 024, Number 5279:
Abu Huraira mengisahkan bahwa Rasul Allah berkata, “Bel adalah alat musik setan.”
Sunan Abu Dawud, Book 34, Number 4218
Dikisahkan oleh Umar ibn al-Khattab:
Ibn az-Zubayr berkata bahwa seorang wanita langganannya membawa anak perempuan az-Zubayr kepada Umar ibn al-Khattab dan dia mengenakan bel di kakinya. Umar memotongnya (bell itu) dan berkata bahwa dia mendengar Rasul Allah berkata: Terdapat setan di setiap bell.
Muslim, apakah kalian masih ngga sadar kalau yang kalian sembah itu setan, Islam adalah agama setan dan muhammad adalah utusan setan?
Astagapirulloh al an jinggg…..
——————
BENER TUH RIS, ISLAM SANGAT ERAT HUBUNGANNYA DENGAN IBLIS, SETAN, JIN, SILUMAN, GENDERUWO, KUNTILANAK, POCONG.
LIAT AJA DI ACARA ‘NGOBROL BARENG SAMA JIN’ DI TRANS 7 (SENIN,RABU,JUMAT JAM 12.00)
hahayyy…
ting…tong…
February 18, 2013 at 3:20 am
jangkrik yg tidak bisa ngerik
allah itu sang pencipta dan sang penguasa
dialah yg menciptakan makluk
dan dia pullah yg berhak mengatur, memerintah
jadi jangan samakan dengan tuhan yesus kalian
kemampuan tuhan yesus kalian itu hanya
1. yesus Tuhan makluk ciptaan
2. yesus tuhan bukan sang pencipta
3. yesus tuhan yg lahir harus lewat vagina
4.yesus tuhan yg suka menembus liang vagina (perempuan dan keledai)
5. yesus tuhan yg lemak tak berdaya
6. yesus tuhan yg kehausan dan kelapan
7. yesus tuhan yg memerlukan makan dan minum
8. yesus tuhan sang penghasil tinja dan air seni
9. yesus tuhan yg punya rasa kantuk
10. yesus tuhan yg suka bermimpi dalam tidurnya
11. yesus tuhan yg harus mati terkutuk dikayu salip
12. yesus tuhan yg tidak punya harkat dan martabat
13. yesus tuhan yn tidak punya kehendak
14. yesus tuhan yg gemetar pada saat melihat malaikat
15. yesus tuhan yg suka bersedih dan kecewa
16. yesus tuhan yg harus sujud dan berdoa pada tuhan yg lainya
17. yesus tuhan yg tidak punya kemampuan membawa umatnya kesorga tanpa seinjin tuhan yg lainya
18, yesus tuhan yg memiliki keturunan didunia
*** satu pertanyaan anak – anak yesus dipanggil tuhan juga tidak ya ?????
February 18, 2013 at 5:13 am
Bahaya Yahudi Terhadap Dunia
Potret dari kejahatan dan kerusakan yang dilakukan bangsa Yahudi sekarang mewarnai seluruh sistem peradaban modern yang berpengaruh hampir di seluruh dunia. Sistem ekonomi kapitalis dimana riba sebagai tulang punggungnya, adalah sistem yang dibangun oleh orang-orang Yahudi. Dan lobi Yahudi berusaha menguasai penguasa negara-negara maju, puncaknya adalah AS. Semuanya dilakukan untuk kepentingan politik dan ekonomi Zionisme Yahudi.
Sedangkan kejahatan secara fisik mereka ada di negara Palestina. Al-Qur’an mengabadikan kejahatan Yahudi dalam beberapa surat, di antaranya surat al-Israa’ atau surat Bani Israil.
“Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu, “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar” (QS. al-Israa’: 4).
Pertarungan abadi antara orang-orang beriman dengan Yahudi akan terus berjalan sampai umat Islam mengalahkan dan melenyapkan kejahatannya. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin berperang dengan Yahudi. Maka kaum muslimin membunuh mereka sampai Yahudi bersembunyi di belakang batu-batuan dan pohon-pohonan. Dan berkatalah batu dan pohon: ‘wahai muslim wahai hamba Allah ini Yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah’, ia kecuali pohon Gorqhod karena ia adalah pohon Yahudi” (HR Muslim)
Ini adalah salah satu hadits di antara banyak hadits yang menceritakan permusuhan dan peperangan yang terjadi antara umat Islam dengan Yahudi. Lebih dari itu Al-Qur’an sudah sedemikian jelas menceritakan permusuhan abadi antara bangsa Yahudi dengan umat Islam. Allah swt berfirman:
“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik” (QS. Al-Maa-idah: 82).
February 17, 2013 at 1:33 am
———————- NABI ATAU PEMBOHONG??
Ditahun 1986, seorang tokoh Islam, anak bangsawan dari Palembang, KAM Yusuf Roni masuk Kristen, keluarganya mengeluarkannya dari hak waris, kawan2nya membencinya, dan dia dimasukkan penjara selama 6 tahun.
Dalam kesaksiannya di-cassete, dia bersaksi bahwa ketika dia bertamu kerumah seseorang, minumannya diberi racun, dan ketika dia hendak minum, TIDAK ADA HUJAN, TIDAK ADA ANGIN, GELAS ITU PECAH dan menumpahkan seluruh isinya. Yusuf Roni bukanlah Nabi, tetapi Allahnya yang SEJATI, SANGGUP MELINDUNGI ANAK-ANAKNYA.
Seorang wanita muda Yahudi, yang suaminya, ayahnya, pamannya dibunuh Muhammad, meracuni Muhammad di Khaybar. Ketika ditanya, kenapa dia melakukannya, wanita itu, Zaynab binti. Al Harith, mengatakan bahwa, jika muhammad itu PEMBOHONG, maka dia akan makan racun itu, tetapi jika muhammad itu seorang NABI, MAKA RACUN ITU TIDAK AKAN MEMPAN PADANYA.
Dalam saat terakhir kematiannya, muhammad berseru kepada Allah untuk MEMOHON AMPUN dan menghubungkan dirinya dengan TEMAN YANG MAHA TINGGI, (siapa, Isa?) – Sahih Bukhari 59:715.
Sahih Bukhari Vol.1 Buku 11 Hadis no. 634
Diriwayatkan oleh Aisya: “Ketika sang Nabi sangat sakit dan penyakitnya bertambah parah dia meminta ijin dari istri-istrinya utk dirawat dirumahku dan diijinkan. Dia dibawa dg pertolongan dua orang, kakinya terseret di tanah. Dia dipayang oleh Al-Abbas dan seorang lain.” Ubaid Ullah berkata, “Aku bilang Ibn Abbas apa yang Aisya katakan dan dia bilang, ‘Tahukah kau siapa orang kedua yang memayang sang nabi, yg Aisya tidak sebut namanya’ Aku bilang, ‘Tidak’. Ibn Abbas berkata, ‘Dia adalah Ali Ibn Abi Talib.’
Sahih Bukhari 53:394; Dikisahkan oleh Abu Huraira: …, Dia bertanya,”Apakah kau telah meracuni sup domba ini?” Mereka menjawab,”Ya.” Dia bertanya,”Mengapa kau lakukan itu?” Mereka menjawab, “Kami ingin tahu jika kau ini PEMBOHONG dan kalau kau memang pembohong, kami akan menyingkirkanmu, dan jika kau memang adalah seorang NABI, maka racun itu TIDAK AKAN MEMPAN pada dirimu.”
KEADAAN MUHAMMAD MENJELANG KEMATIANNYA
Sahih Bukhari 59:713: …,Dikisahkan oleh Aisha: Sang Nabi dalam penderitaan sakitnya yang mengakibatkannya mati, biasa berkata, “Wahai ‘Aisha! Aku merasa sakit karena daging yang kumakan di Khaybar, dan saat ini, aku merasakan urat nadiku bagaikan dipotong oleh racun itu.”
SAAT-SAAT TERAKHIR MUHAMMAD
Sungguh cara mati yang indah bagi seorang pria berumur 62 tahun, yang mengaku sebagai NABI TERAKHIR. Mati dipangkuan seorang Aisha, istri muda berusia 18 tahun. Dengarkan apa yang diucapkan Muhammad menjelang kematiannya;
Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi …(Sahih Bukhari 59:715)
SIAPAKAH TEMAN YANG MAHA TINGGI ? YANG PASTI BUKAN ALLAH, DAN DIDALAM ALKITAB, YESUS DISEBUT ANAK ALLAH YANG MAHA TINGGI !
Markus 5:7dan dengan keras ia berteriak: “Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!”
Lukas 8:28Ketika ia melihat Yesus, ia berteriak lalu tersungkur di hadapan-Nya dan berkata dengan suara keras: “Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus Anak Allah Yang Mahatinggi? Aku memohon kepada-Mu, supaya Engkau jangan menyiksa aku.”
QS. 3:45 Isa adalah YANG TERKEMUKA DI DUNIA DAN DI AKHIRAT
إِذْ قَالَتِ الْمَلائِكَةُ يَا مَرْيَمُ إِنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكِ بِكَلِمَةٍ مِنْهُ اسْمُهُ الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ وَجِيهًا فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَمِنَ الْمُقَرَّبِينَ
Wajihan Fi’dunya wa’lakhirah – “Seorang terkemuka di dunia dan di akhirat”
(Surah 3:45, Pickthall)
Ya, pada saat menjelang ajalnya, Muhammad mengakui dosanya, bertobat dan murtad dari Islam, dia tidak mengucapkan “La Ilah ha Ilalah”, sebaliknhya dia minta dihubungan dengan ISA, yang disebut dalam Quran sebagai SEORANG TERKEMUKA DI DUNIA DAN DI AKHIRAT, TEMAN YANG MAHA TINGGI.
Perhatikanlah kata-kata terakhir Muhammad, karena seorang yang mau mati, dia akan berkata benar, dia mencari ISA. Pada saat terakhirnya, Muhammad mau muirtad, dia tidak mengucapkan “La Ilah ha Ilalah” menjelang ajalnya.
February 18, 2013 at 5:13 am
Bahaya Yahudi Terhadap Dunia
Potret dari kejahatan dan kerusakan yang dilakukan bangsa Yahudi sekarang mewarnai seluruh sistem peradaban modern yang berpengaruh hampir di seluruh dunia. Sistem ekonomi kapitalis dimana riba sebagai tulang punggungnya, adalah sistem yang dibangun oleh orang-orang Yahudi. Dan lobi Yahudi berusaha menguasai penguasa negara-negara maju, puncaknya adalah AS. Semuanya dilakukan untuk kepentingan politik dan ekonomi Zionisme Yahudi.
Sedangkan kejahatan secara fisik mereka ada di negara Palestina. Al-Qur’an mengabadikan kejahatan Yahudi dalam beberapa surat, di antaranya surat al-Israa’ atau surat Bani Israil.
“Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu, “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar” (QS. al-Israa’: 4).
Pertarungan abadi antara orang-orang beriman dengan Yahudi akan terus berjalan sampai umat Islam mengalahkan dan melenyapkan kejahatannya. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin berperang dengan Yahudi. Maka kaum muslimin membunuh mereka sampai Yahudi bersembunyi di belakang batu-batuan dan pohon-pohonan. Dan berkatalah batu dan pohon: ‘wahai muslim wahai hamba Allah ini Yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah’, ia kecuali pohon Gorqhod karena ia adalah pohon Yahudi” (HR Muslim)
Ini adalah salah satu hadits di antara banyak hadits yang menceritakan permusuhan dan peperangan yang terjadi antara umat Islam dengan Yahudi. Lebih dari itu Al-Qur’an sudah sedemikian jelas menceritakan permusuhan abadi antara bangsa Yahudi dengan umat Islam. Allah swt berfirman:
“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik” (QS. Al-Maa-idah: 82).
February 17, 2013 at 1:50 am
——— JALAN YANG LURUS
Umat islam sembahyang sehari 5 x dan berdoa meminta Allah memberikan Jalan yang Lurus, (Orang Kristen sedikitnya berdoa 5 x sehari, tapi nggak pada bengok2 pake mikcropohone segala.)
Nich, ini doanya :
“Ihdinash shiraathal mustaqiim.”, tunjukkanlah kepada kami, JALAN YANG LURUS (Qs 1:6).
(HARI GINI, MASIH NANYA LAGI JALAN YANG LURUS???????? )
Padahal, dalam quran sudah diberikan jawabanya, dalam QS 6:90 dan QS 16:43
“Jalan yang AKU berikan kepada orang-orang SEBELUM KAMU” (Kristen) IKUTILAH Petunjuk mereka. (QS.6:90; (QS 16:43)
Lha, kalo orang Kristen waktu berdoa, nggak pake nanya lagi JALAN YANG LURUS, karena sudah diberikan oleh Yesus Kristus.
Johanes 14:6 Kata Yesus kepadanya: “Akulah JALAN dan KEBENARAN dan HIDUP. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Dikasih petunjuk kok malah ngeyel…?
February 17, 2013 at 2:39 am
PENDETA BEBAL !
KENAPA SAMPAI SAAT INI KAU TAK SANGGUP MENJAWAB ?
PADAHAL SANGAT MUDAH
PILIHAN JAWABAN :
A ATAU B SAJA ?
JOSEPHUS FLAVIUS (02-105 M)
MEMBIKIN BUKU DENGAN JUDUL “ANTIQUI TASTE JUDAICEA”
FLAVIUS BERCERITA :
BAGAIMANA PAULUS MENCURI JASAD YUDAS ISKARIOT
DARI KUBURAN ISA ALMASIH DAN ALASAN2 PENCURIAN MAYAT YUDAS
FLAVIUS ADALAH PERWIRA YANG DISEGANI
PAULUS ? KALIAN SUDAH MENGENALNYA
PERTANYAANNYA :
BISA KAU TETAPKAN PILIHAN YANG MANA YANG HARUS KAU PEGANG KATA2NYA ,
A. FLAVIUS SIPERWIRA YANG MENULIS BUKU :
Yang bercerita dibuku yang ditulisnya bahwa Paulus telah mencuri Mayat Yudas Iskariot dari dalam kuburan Isa Almasih , karena yang mati disalib adalh Yudas Iskariot bukan Isa Almasih .
Kalau Paulus tidak mencurinya maka IMAM2 besar Yahudi sangat malu dan Imam2 Besar itu akan menghukum mati PAULUS sebagai orang Ahli Taurat yang mendorong untuk membunuh Isa Almasih. (Halaman 16)
B ATAU PAULUS YANG KALIAN PERCAYA SI PENULIS INJIL yang mengaku dengan sangat jelas dan gamblang sbb :
“Aku adalah manusia yang membikin kristen!” ( KPR 11:26)
“Aku membikin Injil bukan dari firman ALLAH , melainkan karena kebodohan aku saja!” (2Korintus 11:17)
“Terkutuklah yang masih mengimani Injil dari ALLAH yang diturunkan untuk Isa Almasih !” (Galatia 1 : 8)
“Aku hanya mengajak orang bodoh ikut agama aku !” (1Korintus 1:21)
“Aku memang licik membuat Injil dan mengajarkan Injil (2 Korintus 12:16)
“ Tanpa sadar mereka aku rampok untuk melayani mereka (2 Korintus 11:7-8)
- Akulah yang membunuh Isa Almasih (KPR 26 : 15 KPR 9 : 5 KPR 22 :7)
- Akulah yang membunuh murid2 Isa Almasih (KPR9 : 1)
- Akulah yang membunuh Jemaat ALLAH (Pengikut Isa Almasih) ( KPR 22:4, GALATIA 1 : 13)
JADI YANG MANA YANG BISA KAU PEGANG KATA2 NYA
A. FLAVIUS
ATAU
B. PAULUS
JAWAB A ATAU B SAJA
JANGAN ADA YANG LAIN
SANGGUP KAU MENJAWAB PENDETA BAHLUL ?
KAU TAK SANGGUP MENERIMA TANTANGAN DIALOG YA ?
ATAU KAU HANYA MEMBUAT FITNAH2 KEJI TERHADAP ISLAM ?
ATAU HANYA PEPESAN KOSONG ?
ATAU MEMANG KEBIASAAN KAU HANYA MAMAPU BERMULUT COMBERAN ? ALIAS OTAK KAU HANYA ISI TAIK ?
SANGGUP MENJAWAB ?
AKU TUNGGU PENDETA BAHLUL !
February 17, 2013 at 6:04 am
Ngakak yuuukkkk…….
(QS.69:40)
إِنَّهُ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ
Innahu laqaulu rasuulin kariimin
“Sesungguhnya Al-Qur’an itu adalah benar-benar wahyu (Allah, yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia,”
(QS.81:19)
إِنَّهُ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ
Innahu laqaulu rasuulin kariimin
“sesungguhnya Al-Qur’an itu benar-benar firman (Allah, yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril),”
Yang paling shahih dipake yang mana nih slim?
hahayyyy….
ting…tong
February 17, 2013 at 6:07 am
Krik,
sorry ya gue pinjem slogan lo hahaha…..
February 17, 2013 at 6:11 am
Ummat yang sudah dinubuatkan di (1Korintus 1:21) biasanya nggak bisa mikir pake otak kanan
mereka hanya mampu berpikir pake dengkul kanan alias DOGMA
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 6:19 am
@Alien,
Jadi yang ngomong (berfirman) dalam QS 69:40 dan QS 81:19 itu siapa menurut otak kanan anda? (itu kalo anda masih punya otak) !
hahaha..ngakak yuuk….
February 17, 2013 at 6:22 am
Semuanya salah alien, perbaiki pertanyaanmu
February 17, 2013 at 6:24 am
Bisa kau jelaskan Hadist Bukhari ?
Apa maksudnya ?
Kalau kau bisa jelaskan kau akan tahu arti Wahyu
Bisa kau jelaskan ”
“Aku membikin Injil bukan dari firman ALLAH , melainkan karena kebodohan aku saja!” (2Korintus 11:17)
February 17, 2013 at 6:33 am
@alien,
Kalo anda masih punya otak kanan, jawab pertanyaan ini:
1. Siapa yang berfirman dalam QS 69:40 dan QS 81:19 ?
2. Siapa yang menambahkan kalimat dalam tanda kurung?
Kalo anda tidak mampun menjawab, artinya anda tidak punya otak kanan, betul?
Sedangkan otak kiri anda sudah dipenuhi dgn pikiran ‘selangkangan’ jadi percuma digunakan !
hahaha..ngakak yuuk….
February 17, 2013 at 6:44 am
ngakak yuuk says:
@alien,
Kalo anda masih punya otak kanan, jawab pertanyaan ini:
1. Siapa yang berfirman dalam QS 69:40 dan QS 81:19 ?
2. Siapa yang menambahkan kalimat dalam tanda kurung?
—————
Bro, udah 2 thn 3 bln pertanyaan itu ngga pernah bisa di jawab oleh alien + temen2nya.
Kalo ketemu pertanyaan spt itu, muslim langsung tiarap, terkencing-kencing disarung…
Mana bisa setan kecil (muslim) melawan setan besar (muhammad)!
Astagapirulloh al an jingggg…..
February 17, 2013 at 6:46 am
Ada ayat lagi
Makan tuh TAIK
Kau tahu ayatnya ANJING BEBAL ?
Kau pikir sulitkah membalas hinaan kau
February 17, 2013 at 6:52 am
To : Ngakak Yuk, Ismail, Alien !!
———— MARI KITA TEST, QS. 69:40 DENGAN QS. 66:5 ———-
QS.69:40)
إِنَّهُ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ
Innahu laqaulu rasuulin kariimin
“Sesungguhnya Al-Qur’an itu adalah benar-benar wahyu (ALLAH, YANG DITURUNKAN KEPADA) Rasul yang mulia,”
Coba lihat, kurangajarnya penterjemah Quran ini, mosok Wahyu Awloh disisipin tambahan dalam tanda kurung (ALLAH, YANG DITURUNKAN KEPADA), padahal dalam bhs Aslinya, kagak ada kata2… Allah yang diturunkan kepada.., coba di check dengan bhs Aslinya, HANYA .. INNAHU LAQAULU RASUULIN KARIMIN!!
Ok lah, coba kita gabungkan ke Qs., 66:5
Kita gunakan ke Qs. 66:5
Qs. Surah At-Tahrim 66:5
“Jika Nabi menceraikan kamu, ‘boleh jadi TUHANNYA’ akan memberi ganti kepadanya dengan istri-istri yg lebih baik daripada kamu, yg patuh, yg beriman, yg taat, yg bertaubat, yg beribadat, yg berpuasa, yg janda, dan yg perawan”
MENJADI:
Qs. Surah At-Tahrim 66:5
ALLAH BERFIRMAN KEPADA MUHAMMAD, ““Jika Nabi menceraikan kamu, ‘boleh jadi TUHANNYA’ akan memberi ganti kepadanya dengan istri-istri yg lebih baik daripada kamu, yg patuh, yg beriman, yg taat, yg bertaubat, yg beribadat, yg berpuasa, yg janda, dan yg perawan”
KESIMPULAN :
1. QURAN DIRUBAH-RUBAH DAN DITAMBAH OLEH PENTERJEMAH,
2. Muhammad ternyata memiliki Tuhan yg lain (2 tuhan).
3. Qs. 69:40, tidak cocok wahyu awloh ditujukan kepada Muhamad dalam Qs.66:5, karena kalo bicara kepada Muhammad, mosok pake “Jika Nabi….), jadi kepada siapa????
QURAN ADALAH KITAB AMBURADUL, KONTRADIKSI DAN KEBOHONGAN!!
HAYO MUSLIMS, SIAPA YANG BISA JAWAB ????????????
AKU MAU MUALAF INI, SUPAYA BISA KAWIN LAGI, TAPI AKU JUGA MAU NGERTI QURAN.
GIMANA, BISA BANTU AKU NGGAK JELASIN AYAT QURAN INI???
February 17, 2013 at 6:58 am
PENDETA BEBAL !
Sudah ngaca dengan kebodohan Kalian PENDETA BEBAL ?
Kau saksikan dikaca ,
akan kau lihat ummat si PAULUS yang sangat bodoh
Paulus rasul bejat kau pembuat Kristen dan pembuat Injil bejat kau adalah pembunuh Tuhan kau , murid Isa dan Pengikut Isa 144.000 orang
Kau lihat dikaca ummat yang tolol
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 18, 2013 at 3:25 am
kalau allah memberi ganti istri yg lain pasti dan yakin dipercaya
tapi kalau tuhan yesus yg memberi ganti istri umatnya saya yakin tidak mungkin
mana mampu yesus memberi istri kepada umatnya
karena istri umatnya dia gunakan sendiri
bukanya hanya ada satu tuhan yg hobi dengan selangkangan
tuhan apa itu dialah sang tuhan yesus si manusia berkolor dan penghasil tinja alias taik.
ting tong …….
tuhan loyo, lemah, lemot dan idiot
kenapa idiot karena hanya satu tuhan yg mau ditumbalkan menjadi hewan korban
xixixixixi ……………… kasihaaaaannnnnnnn
February 18, 2013 at 4:01 am
@neng Muna
“Jika Nabi menceraikan kamu, ‘boleh jadi TUHANNYA’ akan memberi ganti kepadanya dengan istri-istri yg lebih baik daripada kamu”
lho bukannya ayat tersebut ditujukan kepada istri2 Muhammad neng???
kok bisa sampeyan artiken Muhammad mempunyai 2 tuhan itu darimana neng???
kata “Tuhannya” itu tho, kan diawal udah jelas kalimatnya “Jika Nabi menceraikan kamu”
hadooh bloon dipelihara neng, pernah belajar bhs indonesia di sekolah nggak
February 18, 2013 at 8:24 am
kalau simuna itu tidak bloon ya pasti dia tidak terjerat tipu daya paulus dan tidak menuhankan manusia berkolor sang pemangsa segalanya
tuhan yg seorang utusan bisa dipercaya bisa membawa kesorga
ya pasti bisa orang sorganya cuma yg ada peperangan doang
xixixixixi ….. ngeri
sorga perempuan tidak punya jatah apa – apa
bisanya hanya menunggu giliran
persis seperti perempuan malam alias pelacur yg menunggu pelanggannya
itu surga siapa ?
itulah sorganya simunafik yg dijanjikan rasul palsu paulus !!!!
selamat menikmati munafik
tu wanitamu disorga sudah menunggumu untuk kau gilir
February 18, 2013 at 9:34 am
@maria,
Yang bloon siapa neng?????????
Mosok satu pertanyaan aja nggak bisa dijawab?
Aku udah posting ratusan pertanyaan nanyak muslims kebodohan dan kontradiksi quran, nggak ada yang bisa jawab.
Mosok kau ngikutin nabi yang nggak tahu selamat?, yang mau matinya, me-rengek2 kesakitan, minta dikasihani dan diampuni????
Masya awlooooh, aku nggak fitnah, kalo kau mau aku kasih lagi ayat Quran dan Hadistnya.
Orang Arab bodoh kok diikutin???
February 18, 2013 at 12:19 pm
munafik Says:
February 18, 2013 at 9:34 am
@maria,
Yang bloon siapa neng?????????
———————–
Kau yang bodoh Pendeta Munafik
———————–
Mosok satu pertanyaan aja nggak bisa dijawab?
——————————
Setiap kau bertanya telah dijawab
Kau saja lari2 setelah bertanya
Kau tak pernah memperhatikan apa ang telah dijawab
—————————–
Aku udah posting ratusan pertanyaan nanyak muslims kebodohan dan kontradiksi quran, nggak ada yang bisa jawab.
—————————
Sudah aku separuh yaitu LIMA PULUHAN KALI
Otak kanan Kau saja yang bebal tak mampu menyerap
PAHAM PENDETA BEBAL !
February 17, 2013 at 5:11 am
yang jelas sudah aku buktikan bahwa roh sebangsa setan/jin/iblis/siluman mengaku beragama muslim lalu mengucapkan 2 kalimat syahadat dan siiblis yg mencobai aku supaya aku mengikut islam dengan mengucapkan 2 kalimat syahadatnya jadi benar bahwa muslim pengikut iblis/setan/jin/siluman sebab tidak tahu sifat-sifat Allah yg benar
sebagaimana ayatnya mereka membuat tipu daya dan awloh membalas tipu daya itu dan awloh sebaik-baiknya pembalas/pembuat tipu daya inilah awloh mempunyai sifat iblis sebagaimana diikuti oleh muslim
February 17, 2013 at 5:20 am
Kau mengkaji Injil saja bukan main tololnya kau
bagaimana otak kau mampu mengkaji Al Quran
Nih aku kasih sedikit :
Siap2 kau keneraka (Matius 23:15)
Yesus mengutuk Paulus dan kau pengikutnya
“Walaupun satu orang saja kau nobatkan masuk agamamu ,
kau akan membawanya keneraka!”
Kau tahu ? Karena kau bukan pengikut Yesus kau
Kalau kau ikut Yesus kau kau harus patuh pada ajaran POKOK di Markus 12:29 bahwa Tuhan itu ALLAH , ALLAH itu Maha Esa
Tapi kau ikut si IBLIS paulus yang mengajarkan Tuhan menjelma menjadi Manusia. Yesus adalah Tuhan
“Pantas kau dikutuk keneraka !”
PAHAM BEBAL ?
February 17, 2013 at 5:52 am
kau yg tidak paham ayat itu untuk ahli-ahli Taurat, orang parisi dan orang munafik yg bukan pengikut Yesus sama sepeeti kalian yg menolak Yesus kalian itulah penerus Yahudi
February 17, 2013 at 5:55 am
tetapi awloh yg kau kenal mempunyai sifat tipu daya yg sama dg sifat iblis
February 17, 2013 at 5:55 am
iTU UNTUK 2 ORANG PENYEBAR AGAMA
YAITU PAULUS DAN BARNABAS
DIALAH YAHUDII FARISI
DIALAH AHLI TAURAT
DIALAH MUNAFIK
DIALAH PENJELAJAH DARATAN
DIALAH PENGARUNG LAUTAN
PAULUSLAH ,PEMBUAT AGAMA KRISTEN
MEREKA MENOBATKAN MASUK AGAMA MEREKA
MEREKALAH YANG DIKUTUK KARENA BEJAT
DAN TELAH DINUBUATKAN
DAN SEMUA NUBUAT ITU SANGAT BENAR
SALAH SATUNYA ADALAH KRISTEN 2 KALI LEBIH BEJAT DARI PENDIRI AGAMA KRISTEN YAITU PAULUS
KAU MAU BUKTI2 MEREKA ITU PAULUS DAN BARNABAS ?
February 17, 2013 at 5:59 am
KAU SAJA YANG BODOH SOAL AYAT TIPU DAYA
KERDIL OTAK KAU MENTERJEMAHKAN ” MEMBALAS ” TIPU DAYA DENGAN PENIPU
MEMANG JELAS KAU PERSIS HOSEA 4 : 1 DAN 2)
TAK SALAH
DAN KAU ADA DI (1Korintus 1:21)
PAHAM TOLOL ?
February 17, 2013 at 6:13 am
Yesus sudah mengingatkan bahwa nanti akan banyak nabi palsu mengatasnamakan Allah contoh simuhammad sebagai nabi paslu yg sudah ditetapkan sebab nabi palsu tidak mempunyai surat Yesus/Isa
February 17, 2013 at 6:14 am
Prokontra says:
yang jelas sudah aku buktikan bahwa roh sebangsa setan/jin/iblis/siluman mengaku beragama muslim lalu mengucapkan 2 kalimat syahadat dan siiblis yg mencobai aku supaya aku mengikut islam dengan mengucapkan 2 kalimat syahadatnya jadi benar bahwa muslim pengikut iblis/setan/jin/siluman sebab tidak tahu sifat-sifat Allah yg benar
—————-
Bro…liat aja isi quran, masa ada kitab suci isinya wahyu dari / untuk SYAITAN / IBLIS?
QS 43:36. Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), KAMI adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.
QS 19:83. Tidakkah kamu lihat, bahwasanya KAMI telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma’siat dengan sungguh-sungguh?
QS 15:39. IBLIS berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah
memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya
QS 38:82. IBLIS menjawab: “Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya
QS 14:22
Dan berkatalah SYAITAN tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku sejak dahulu.” Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.
Itu baru sebagian kecil aja bro….
hahayyy…
ting…tong…
February 17, 2013 at 6:18 am
Paulus dipenggal Raja Romawi karena kebohongannya ketauan
Dia mengaku Rasul didepan Raja
Belakangan Raja tahu bahwa Rasul asli bernama Isa Almasih dibunuh PAULUS yang mengaku Rasul
Padahal Rasul bejat
Pembunuh ratusan Ribu manusia
Kapan kau Ujian SD bersama si Bodoh Jangkrik
Karena hal sekecil itu kau tak tahu
Sangat benar nubuat PAULUS yang hanya mengajak UMMAT yang tolol ikut agamanya (1Korintus 1:21)
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 6:22 am
PEMBAHASAN PERTAMA
Dalil-Dalil al-Quran yang Menyatakan Bahwa Mencaci Menyebabkan Batalnya Iman dan Hilangnya Jaminan Keamanan, serta Mengharuskan Si Pelaku Dibunuh
PASAL PERTAMA:
Dalil-Dalil al-Quran Tentang Batalnya Janji Seorang Kafir Dzimmi Karena Mencaci Serta Kewajiban Membunuhnya
Batalnya janji seorang kafir dzimmi karena mencaci Allah Swt , kitab-Nya, agama-Nya, dan Rasul-Nya, serta keharusan untuk membunuhnya merupakan tema yang telah dipaparkan oleh dalil-dalil al-Quran berikut ini:
Dalil Pertama:
Mencaci maki berbeda dengan ketundukan, yang bersama dengan membayar jizyah (upeti) dijadikan oleh Allah Swt sebagai tujuan memerangi Ahlul Kitab. Allah Swt berfirman:
“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah Swtdan tidak (pula) pada Hari Kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah Swt dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah Swt), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka da/am keadaan tunduk.” (at-Taubah: 29)
Kita diperintahkan untuk memerangi mereka (non-muslim) sampai mereka mau membayar jizyah (upeti) dan mereka dalam keadaan tunduk, dan tidak boleh menahan untuk memerangi mereka kecuali jika mereka dalam keadaan tunduk sewaktu membayar jizyah tersebut. Sudah dimaklumi, bahwa memberi jizyah itu dimulai sejak waktu mengeluarkan dan keharusannya hingga waktu menyerahkan dan memegangnya. Jika ternyata mereka tidak memenuhinya atau memenuhinya namun terhalang untuk menyerahkannya, maka mereka dianggap tidak membayar jizyah, mengingat hakikat memberi di sini tidak ada.
Dan, kalaupun ketundukan itu merupakan keadaan mereka sepanjang waktu, maka tentu bisa dipahami bahwa orang yang secara terang-terangan mencaci Nabi di hadapan kita, memaki Allah Swt pada forum-forum majelis kita, dan mencerca agama kita dalam perkumpulan kita, maka dia bukanlah orang yang tunduk. Karena, seorang yang tunduk adalah seorang yang merasa rendah dan hina, sedangkan caci maki ini adalah tindakan seorang yang gagah lagi perkasa, bahkan dia merupakan batas akhir dari perendahan dan penghinaan terhadap kita.
Para pakar bahasa mengatakan, bahwa ketundukaan memiliki arti kehinaan dan kelaliman. Berarti seorang yang tunduk adalah seorang yang ridha dengan kelaliman. Tidak samar lagi bagi orang yang mau berpikir, bahwa mencaci maki secara terang-terangan terhadap agama umat yang telah memperoleh kemuliaan di dunia dan akhirat, bukanlah tindakan seorang yang ridha terhadap kehinaan dan kerendahan, dan hal ini sangat terlihat jelas, tanpa samar lagi.
Jika memerangi mereka itu wajib bagi kita, kecuali jika mereka tunduk, sedang mereka bukan terbilang orang-orang yang tunduk, maka tentunya memerangi mereka itu sangat diperintahkan. Dan, setiap orang yang diperintahkan bagi kita untuk memeranginya dari golongan orang-orang kafir, maka dia harus dibunuh jika kita mampu melakukannya. Begitu pula, jika kita telah diperintahkan untuk memerangi mereka sampai terpenuhinya tujuan ini, maka tidak boleh diberlakukan kepada mereka perjanjian ahlu dzimmi tanpa adanya tujuan ini. Dan, kalaupun diberlakukan kepada mereka, maka itu dinyatakan perjanjian yang tidak sah, dan mereka tetap boleh diperangi.
Syubhat (keraguan/sanggahan):
Dikatakan, sesungguhnya orang-orang tersebut mengira bahwa mereka adalah golongan kafir mu’ahid, lalu muncul syubhat keamanan bagi mereka, dan syubhat keamanan ini seperti hakikat keamanan itu sendiri. Karena itu, sesungguhnya seorang (Muslim) yang mengatakan suatu ucapan yang dikira oleh seorang kafir sebagai bentuk keamanan, maka itu sebagai keamanan baginya, meskipun sebenarnya hal itu bukanlah yang dimaksud oleh seorang Muslim tersebut.
Bantahan:
Tidak samar lagi bagi mereka, bahwa kita tidak pernah rela bila mereka berada di bawah perlindungan kita, dengan adanya cacian terhadap agama kita dan makian terhadap Nabi kita oleh mereka secara terang-terangan. Dan, mereka juga mengetahui bahwa kita tidak akan membuat perjanjian kepada seorang pun kafir dzimmi atas dasar keadaan semacam ini.
Maka, pengakuan mereka bahwa mereka meyakini kita telah membuat perjanjian dengan mereka atas dasar hal semacam ini, disertai penjatuhan syarat oleh kita kepada mereka agar mereka tunduk, untuk bisa beriakunya hukum-hukum agama atas mereka, itu adalah bohong belaka dan tak periu ditanggapi.
Begitu pula, klaim bahwa orang-orang yang telah membuat perjanjian dengan mereka untuk pertama kalinya, adalah kalangan sahabat Rasulullah semisal Umar bin Khattab , sementara kita tahu betui bahwa beliau tidak mungkin membuat perjanjian bersama mereka dengan sesuatu yang menyelisihi perintah Allah Swt di dalam kitab-Nya. Kemudian kita sebutkan syarat-syarat Umar , dan bahwa syarat-syarat tersebut berisi bahwa orang yang secara terang-terangan mencerca agama kita, dihalalkan darah dan hartanya.
February 17, 2013 at 6:26 am
Hahaha…
Dasar penyembah Iblis, cuma bisanya ngesot kesana kemari !
Sadar wooii.. bentar lagi elo mampus, bakal langsung dicemplungin ke lautan belerang mendidih barengan sama nabi setan muhammad!
hahayyy…
ting…tong….
February 17, 2013 at 6:28 am
Pro
Otak kau tak mampu mengkaji Ak Quran
Ini saja mengkajinya :
Markus 12 : 29
Hai bani Israil dengarkan
Ini ajaran Pokok (Utama , Dasar)
Tuhan itu ALLAH
Allah itu Maha Esa
Apa maksudnya ?
Itu adalah ajaran Yesus kau !
Sanggup kau kaji INJIL ?
Otak kau tak mampu mengkaji Al Quran
Kau sudah dinubuatkan Bodoh oleh PAULUS
Kau marahkan PAULUS karena menghina ummatnya
Ingat INJIL kau dan Kristen itu buatan PAULUS
PAHAM BODOH ?
February 17, 2013 at 6:31 am
3 orang ummat PAULUS yang dinubuatkan ummat bodoh
Bagaimana kalian bisa berdialog ?
Kalian keluar dari tempurung kelapa
Pengetahuan kalian hanya seluas tempurung
PAHAM kalian yang bebal ?
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 6:39 am
kau tau yg dinamakan Allah itu Maha Esa bisa dimana saja bisa didalam tubuh Yesus Kristus bisa didalam tubuh manusia yg dekat kepadaNya oleh Roh Kudus dan setiap manusia yg berbuat kebaikan ada Roh Allah/Roh Kudus didalamnya tetapi bagi kalian pembuat kejahatan ada roh kegelapan yaitu iblis sebagaimana iblis sangat suka sama muslim sebab mudah diajak bersekutu dg iblis tetapi iblis selalu ingin mengajak pengikut Yesus namun tidak mampu sebab pengikut Yesus sudah tahu sifat-sifat Allah yg benar sedangkan yg maha esa muslim itu didalam batu hitam yg bisu mati tak bergerak dan tidak bisa menolong masuk surga
February 17, 2013 at 6:45 am
Kau tak kenal ALLAH
ALLAH adalah tuhanku
Itu diajarkan Yesus kau
Kau ikut ajaran PAULUS
Yang mengatakan Tuhan menjelma menjadi manusia
Tuhan menjadi 3
Sangat pantas murka ALLAh kepada Yahudi
Yang mengobok-obok 3 kitab suci dari ALLAH
Yang mengajarkan Tuhan itu ALLAH
Kau asah otak kau
February 17, 2013 at 6:48 am
PASAL KEDUA:
Dalil al-Quran Tentang Kemurtadan Seorang Muslim Karena Mencaci Maki dan Kewajiban untuk Membunuhnya
Seorang Muslim menjadi kafir karena mencaci maki Allah, kitab-Nya, agama-Nya, atau rasul-Nya, dan dia pun wajib dibunuh menurut kesepakatan seluruh kaum Muslimin. Dan, sungguh banyak dalil di dalam al-Quran al-Karim yang telah menjelaskannya. Di antaranya, adalah:
Dalil Pertama:
Menyakiti Rasulullah merupakan bentuk perlawanan terhadap Allah Swt dan Rasul-Nya. Sedangkan perlawanan tersebut hukumnya kafir dan mengharuskan si pelaku dibunuh. Allah Swt berfirman:
“Di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang menyakiti Nabi dan mengatakan, “Nabi mempercayai semua apa yang didengarnya. ” Katakanlah, “la mempercayai semua apa yang baik bagi kamu, ia beriman kepada Allah, mempercayai orang-orang mukmin, dan menjadi rahmat bagi orang-orang yang beriman di antara kamu.” Dan orang-orang yang menyakiti Rasulullah itu, bagi mereka azab yang pedih. Mereka bersumpah kepada kamu dengan (nama) Allah untuk mencari keridhaanmu, padahal Allah dan Rasul-Nya yang lebih patut mereka cari keridhaannya jika mereka adalah orang-orang yang mukmin. Tidakkah mereka (orang-orang munafik itu) mengetahui bahwasanya barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Neraka Jahanamlah baginya, dia kekal di dalamnya. Itu adalah kehinaan yang besar. ” (at-Taubah: 61-63)
Adapun bahwa menyakiti Rasulullah sebagai bentuk perlawanan terhadap Allah Swt dan Rasul-Nya, ditunjukkan oleh hal-hal berikut ini:
1. Bahwa jika orang-orang yang menyakiti Rasulullah tidak bisa dikatakan sebagai golongan orang-orang yang menentang atau melawan Allah Swt dan Rasul-Nya, maka tidak sepantasnya mereka diberi ancaman, yaitu bahwa balasan bagi seorang yang menentang adalah Neraka Jahanam. Karena, bisa saja dikatakan pada waktu itu, mereka telah mengetahui betul bahwa balasan bagi seorang yang menentang Allah Swt dan Rasul-Nya adalah Neraka Jahanam, akan tetapi mereka tidak pernah menentang, melainkan hanya menyakiti, sehingga apa yang terkandung di dalam ayat ini bukan sebagai ancaman bagi mereka. Karena itu, telah diketahui bahwa tindakan semacam ini haruslah berada dalam lansekap keumuman istilah perlawanan atau penentangan itu, agar ancaman yang diarahkan kepada seorang penentang itu juga berlaku bagi seorang yang menyakiti Rasulullah Sampai di sini, maka pembicaraan pun menjadi sinkron.
2. Apa yang telah diriwayatkan oleh Imam Hakim di dalam Shahih-nya dengan isnad yang shahih: Dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah pemah berada dalam salah satu ruangan kamarnya, dan bersama beliau terdapat sejumlah kaum Muslimin, lalu beliau bersabda, “Sesungguhnya akan datang kepada kalian seorang manusia yang akan melihat dengan mata setan. Maka, jika dia telah datang kepada kalian, janganlah kalian berbicara kepadanya. ” Kemudian, datanglah seorang lelaki yang sinar matanya tajam, lalu Rasulullah pun memanggilnya dan bertanya, “Mengapa kamu bersama si fulan dan si fulan mencaci makiku?” Kemudian lelaki itu pun pergi dan memanggil kawan-kawannya, lalu bersumpah atas nama Allah Swt , dan memohon maaf kepada beliau. Dikeluarkan oleh Imam Hakim di dalam kitab ‘al-Mustadrak1 dalam pembahasan kitab tafsir, (2/482). Dikeluarkan oleh Imam Ahmad di dalam Musnad-nya, (1/267), dan telah disandarkan olem Imam Suyulhi di dalam ‘ad-Durr al-Mantsuur’ (8/85) kepada al-Bazzar, Ibnul Mundzir, Thabarani, Ibnu Abi hatim dan Baihaqi di dalam ‘ad-Dalaail’. Di dalam isnadnya terdapat Simak bin Harb, dan dia adalah seorang yang jujur, hanya saja hapalannya berubah di akhir masa hidupnya. Ad-Daruquthni berkata: Jika dia menyampaikan hadits dari Syu’bah, ats-Tsauri dan Abul Ahwash, maka hadits-hadits mereka darinya (Simak bin Harb) adalah shahih, sedangkan jika hadits tersebut berasal dari riwayat Syarik dan Hafsh bin Jami’, maka sebagian haditsnya ada yang munkar, namun isnadnya tetap shahih
Maka, Allah Swt menurunkan firman-Nya:
“(Ingatlah) hari (ketika) mereka semua dibangkitkan Allah, lalu mereka bersumpah kepada-Nya (bahwa mereka bukan orang musyrik) sebagaimana mereka bersumpah kepadamu; dan mereka menyangka bahwa sesungguhnya mereka akan memperoleh suatu (manfaat). Ketahuilah bahwa sesungguhnya merekalah orang-orang pendusta.” (Al-Mujadalah: 18)
Setelah itu, Allah Swt berfirman lagi:
“Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina.” (Al-Mujadalah: 20)
Maka, diketahuilah bahwa tindakan semacam ini termasuk pula bentuk perlawanan. Sedangkan berkenaan dengan dalil bahwa perlawanan tersebut menyebabkan si pelakunya kafir dan harus dibunuh adalah:
Pertama, firman Allah Swt , “Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah Swt dan Rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina,” (Al-Mujadalah: 20). Orang yang sangat hina ini jauh lebih rendah kedudukannya dari sekadar orang yang hina, dan dia tidak akan menjadi sangat hina sebelum dia merasa takut atau cemas terhadap keselamatan diri dan hartanya scwaktu dia menampakkan bentuk perlawanan ini. Sebab, jika darah dan hartanya sudah terjaga tak tersentuh, maka tidaklah dia menjadi sangat hina. Hal itu, dikarenakan seorang yang sangat hina adalah orang yang tidak punya kekuatan yang dengannya dia bisa melindungi dirinya dari tangan orang yang berniat jahat terhadapnya.
Jika memang dia punya ikatan janji dengan kaum Muslimin, maka semestinya kaum Muslimin dengan senang hati akan menolong dan melindunginya, sehingga dia tidak menjadi orang yang sangat hina. Dari sini, maka nyatalah bahwa orang yang menentang Allah Swt dan Rasul-Nya, tidak punya ikatan perjanjian yang menjadi pcrlindungan baginya, sementara orang yang menyakiti Nabi sama dengan orang yang menentang Allah Swt dan Rasul-Nya. Maka, orang yang menyakiti Nabi juga tidak punya ikatan perjanjian yang bisa melindunginya.
Kedua, firman Allah Swt : “Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya pasti mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka telah mendapat kehinaan,” (Al-Mujadalah: 5)
Kata al-kabt dalam ayat ini berarti penghinaan, peremehan, dan pengrusakan. Jadi, seorang yang menentang adalah seorang yang hina, rendah, cepat marah dan sedih, dan seorang yang rusak. Hal ini akan menjadi lengkap bila dia merasa takut dibunuh sewaktu menampakkan pcrlawanan tersebut. Jika tidak, maka orang yang memungkinkan baginya untuk menampakkan perlawanan, sedangkan dia merasa aman akan keselamatan darah dan hartanya, maka tidaklah dia seorang yang hina, melainkan dia adalah seorang yang merasa senang dan gembira.
Karena Allah Swt telah berfirman, “Pasti mereka mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka telah mendapat kehinaan,” (Al-Mujadalah: 5). Dan, orang-orang sebelum mereka dari golongan orang-orang yang menentang para rasul dan Rasulullah , sesungguhnya mereka telah dihinakan oleh Allah Swt dengan cara ditimpakan azab kepada mereka dari sisi Allah Swt atau melalui perantara tangan-tangan kaum Mukminin. Maka, orang-orang yang menentang akan dihinakan melalui kematian mereka yang disebabkan oleh kemarahan mereka.
Hal itu, mengingat mereka merasa khawatir bila mereka menampakkan apa yang ada di dalam hati mereka, maka mereka akan dibunuh, sehingga setiap penentang itu haruslah seperti demikian. Sedangkan seorang yang beriman tidak akan pemah dihinakan sebagaimana orang-orang yang mendustakan para rasul itu telah dihinakan.
Sesungguhnya Allah Swt telah memberitahu bahwa bagi seorang penentang adalah Neraka Jahanam dan dia akan kekal di dalamnya, dan Allah Swt tidak pemah mengatakan itu sebagai balasan bagi orang yang menyakiti Rasulullah. Dan di antara kedua konteks pembicaraan ini terdapat perbedaan. Hanya perlu diketahui di sini bahwa menentang (muhaaddah) sama dengan memusuhi (mu’aadah dan musyaaqqah), dan itu berarti kekufuran dan peperangan, dan dia lebih berat dari sekadar kekufuran.
Berarti orang yang menyakiti Allah Swt dan Rasul-Nya adalah seorang kafir dan musuh Allah Swt dan Rasul-Nya, dan juga seorang yang memerangi Allah Swt dan Rasul-Nya. Sebab, kata muhaaddah (menentang) adalah derivasi dari kata mubaayanah (melawan), yang mana masing-masing dari keduanya memiliki arti yang sama. Sebagaimana dikatakan bahwa musyaaqqah (memusuhi) itu berarti agar masing-masing bagiannya berada dalam satu kubu.
Kedua kata (muhaaddah dan musyaaqqah) sama-sama mempunyai arti pemutusan hubungan (muqaatha’ah) dan pemisahan diri (mufaashalah). Dan, itu berarti menuntut adanya pemutusan hubungan yang terjalin di antara semua pihak yang terlibat perjanjian (ahlul ‘ahdi), jika ternyata salah satu pihak telah menentang pihak yang lain. Maka, tidak ada lagi ikatan bagi seorang yang menentang Allah Swt dan Rasul-Nya.
Sungguh, al-Quran telah menjadikan balasan atas bentuk permusuhan tersebut dengan cara dibunuh dan disiksa di dunia.
Allah Swt berfirman:”
“… maka penggallah kepala-kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka. (Ketentuan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka menentang Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya ….” (Al-Anfal: 12-13)
Di sini Allah Swt memerintahkan untuk membunuh mereka dikarenakan oleh permusuhan dan penentangan mereka. Maka, setiap orang yang menentang dan memusuhi Allah Swt dan Rasul-Nya, itu wajib diberlakukan kepadanya syariat tersebut (dibunuh) karena adanya alasan semacam ini.
Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa pemah ada seorang lelaki yang mencaci maki Nabi lalu beliau bersabda:
“Orang yang mencaci makiku adalah musuhku.” Dikeluarkan oleh Abdurrazzaq di dalam Musftannaf-nya, (5/237, 307), dari Ibnu Jarir dari seorang lelaki dari Ikrimah (budaknya Ibnu Abbas). Di dalam isnadnya ada yang lemah (dha’if). Hal itu dikarenakan: (1) Hadits ini disampaikan oleh Ikrimah secara mursa/; (2) Tidak diketahui nama yang meriwayatkannya dari Ikrimah (di sini hanya disebut: seorang lelaki).
Dan, ini terlihat sangat jelas, sehingga orang tersebut pada waktu itu menjadi kafir yang halal darahnya, atau dengan kata lain halal dibunuh.
Hal itu berdasarkan kepada firman Allah:
“Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasulnya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina. ” (Al-Mujadalah: 20)
Di dalam ayat-ayat tersebut di atas juga terdapat petunjuk tentang batalnya sumpah (Janji) seorang kafir dzimmi oleh karena dia telah mencaci, scbagaimana hal itu tidak samar lagi.
February 17, 2013 at 6:54 am
Ajaran bejat L
Kedua :
Bunuh saudaramu laki, anak ibumu ….dst. Ulangan 13 : 6-11
Bejat banget ajaran si PAULUS
memang dia saja membantai 144.000 manusia yaitu pengikut Isa sampai tak bersisa
Sungguh ajaran dari manusia IBLIS
February 18, 2013 at 7:09 am
@Neng Pro
emangnye bunyi 2 kalimat syahadat itu gimane neng???
February 18, 2013 at 8:33 am
prokontra yg bener – bener otaknya sudah konslet
ngapain kami suruh mengakui tuhan yg terbuat dari manusia
dan ngapain kami mengakui tuhan yg hanya sekedar utusan
jelas dan pasti tuhan itu allah yg ESA
YOHANES 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
paham para kafirin !!!! kalian bisa membaca
saya yakin kalian kalau membaca pasti dieja satu persatu
jadi kalian tidak bisa memahami kata demi kata dan kalimat sehingga kalian tidak mengerti maknanya
[QS. 5:68. Katakanlah: "Hai Ahli Kitab (Yahudi dan Kristen), kamu tidak dipandang beragama sedikit pun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan apa (Al Qur'an) yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu". Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka (Ahli Kitab); maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu.]
February 18, 2013 at 2:50 pm
jangankan kamu jack yg suruh aku ucapkan 2 kalimat syahadat siiblis menyuruh aku kutolak sebab aku sudah tahu bahwa sebangsa roh setan/iblis/siluman/jin yg mencobai aku mengaku imannya sama dg kalian lalu mengucapkan 2 kalimat syahadat aku tolak sebab kalian itu satu iman dg sebangsa roh kegelapan
February 18, 2013 at 2:56 pm
KAU SUDAH TAHU SYAHADAT KRISTEN PRO ?
INI DIA :
Kalau
Pengikut Adam :
Aku mengimani
“Sesungguhnya Tiada Tuhan lain kecuali Tuhan hanyalah Allah!”
Dan Adam adalah Rasul Allah
Kalau
Pengikut Ibrahim :
Aku mengimani
“Sesungguhnya Tiada Tuhan lain kecuali Tuhan hanyalah Allah!”
Dan Ibrahim adalah Rasul Allah
Kalau
Pengikut Musa :
Aku mengimani
“Sesungguhnya Tiada Tuhan lain kecuali Tuhan hanyalah Allah!”
Dan Musa adalah Rasul Allah
Kalau :
Pengikut Isa :
Aku mengimani
“Sesungguhnya Tiada Tuhan lain kecuali Tuhan hanyalah Allah!”
Dan Isa Almasih adalah Rasul Allah
Pengikut Muhammad :
“Sesungguhnya Tiada Tuhan lain kecuali Tuhan hanyalah Allah!”
Dan Muhammad adalah Rasul Allah
—————————-
Kalau Kristen SYAHADAT seperti ini:
Namanya : “SYOK-ADAT KRISTEN !”
“Sesungguhnya Atas Nama Bapa di SORGA :
TUHAN ITU YHWH ,
TUHAN ITU YAHWEE,
TUHAN ITU ELOHIM.
TUHAN ITU LORD,
TUHAN ITU FATHER,
TUHAN ITU BAPA,
TUHAN ITU EMAK,
TUHAN ITU ROH KUDUS,
TUHAN ITU ANAK,
TUHAN ITU YESUS,
TUHAN ITU ZEUSS
TUHAN ITU AKU
DAN PAULUS ADALAH RASUL BEJAT KAMI
AMEEEEN !!!!!
Ingat !
Kau adalah pengikut PAULUS Yang menuhankan Yesus
Bukan mengikuti Ajaran Isa Almasih bahwa Tuhan itu ALLAH
Paulus adalah Pembuat kristen
Paulus adalah Pembuat INJIL
Paulus adalah pembantai Yesus kau , Murid2nya dan Jemaat2nya, ayat2 pengakuan bejatnya di Injil sangat lengkap)
Mudah2an kau masuk SORGA BODOH PAULUS BEJAT DAN BENGIS!
AMEEEENNN!
February 17, 2013 at 10:32 am
HUWAIRITS BIN NUQAITS (ANAK JATUH, NYAWA MELAYANG)
Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq – Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 3, halaman 55
Juga ada Huwairits bin Nuqaits bin Wahab binAbdul bin Qusayi YANG DIBUNUH karena sering menghina Rasulullah di Mekah.
Apa penghinaan yang dilakukan Huwairits?.
Ibid, halaman 357
Menurut catatan Ibn Hisham no. 804 :
Pada suatu hari Abbas menaikkan Fatimah dan Ummi Khultum dua putrid Rasulullah pada seekor unta untuk membawa mereka dari Mekah menuju Madinah dan tiba-tiba al-Huwairits menghalau unta itu sehingga Fatimah dan Umi Kulhum terlempar dan jatuh dari atas unta itu.
Jadi hanya karena kedua putrid Muhammad SAW terjatuh dari unta maka Huwairits harus dibunuh. Padahal bisa saja Huwairits tidak sengaja menghalau unta tersebut, atau bahkan mungkin kedua putri Muhammad SAW tidak berpegangan dengan kencang sehingga terjatuh. Jadi karena anak terjatuh, orang lain harus dibunuh.
February 17, 2013 at 10:42 am
Pengakuan PENTING PAULUS
Harus di Ingat soal kebejatannya :
KE SEMBILAN :
BUKTI2 PAULUS ADALAH YAHUDI FARISI
KPR 22: 3
[[[[ Aku adalah orang Yahudi,]]]]]
[[[[ dididik dengan teliti ]]]]
[[[[ di bawah pimpinan Gamaliel ]]]]]
ini RIWAYAT Gamaliel
KPR 5 : 34
[[[[[ seorang Farisi ]]]]] dalam Mahkamah Agama itu,
[[[[[ yang bernama Gamaliel,]]]]
[[[[[ seorang ahli Taurat ]]]]]
Jelas Paulus adalah si Ahli Taurat
LICIK PAULUS ADALAH
Dia membunuh Isa Almasih
Agar semua orang senang dengan kelakuan bejat dan bengisnya dia mengatakan bahwa Dia membunuh Isa karena Isa akan menebus dosa Ummat manusia
Lalu dengan Licik Isa dijadikannya TUHAN dan diganti nama Isa dengan nama Je-Zeus dewa Yunani . Tujuannya adalah agar Raja Romawi senang karena Dewa yang selama ini disembah adalah nama “seorang” Tuhan)
SANGAT BEJAT DAN BENGIS NYA PAULUS
MANUSIA PEMBIKIN KRISTEN , PEMBUAT INJIL, PENCIPTA TUHAN BERNAMA JE-ZEUS
PEMBANTAI DENGAN SADIS, BENGIS DAN BEJAT 144.000 PENGIKUT YESUS TANPA BERSISA SEORANGPUN
February 18, 2013 at 8:37 am
kau kafir prokontra tidak usah banyak cakap
baca ya bisa tidak
MATIUS:
5:17. “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
jelas kitab para nabi
hanya injil yg tidak mengakui kalau penyampai firman itu nabi
dan hanya injil paulus yg mengatakan kalau utusan itu firman dan firman itu bersma – sama allah dan firman itu allah
parah otak didengkul
baca tu injil jelas …….
kalain meniadakan hukum taurot
jadiiii….. apa janji allah ????
kamu para kristiani tidak akan masuk kedalam kerajaan sorga
paham para kafirin penghuni neraka
jangan terlalu berharap bisa masuk sorga
walau tuhan yesus kalian jadikan hewan korban!!!!!
February 18, 2013 at 3:01 pm
aku tanya sama lu Yesus/Isa sekarang berada dimana ?,,,,,,,kerajaan surga
untuk apa ?………… untuk menyiapkan tempat bagi umat manusia yg mau menerima, percaya dan mengikutnya dg setia.
dan kalian sebagai penyembah roh kegelapan sudah aku buktikan pada saat roh itu mencobai aku dan pada saat siustad bodoh berdialog dg roh kegelapan bahwa roh kegelapan mengakui imanya sama dg kalian lalu untuk membuktikannya roh kegelapan itu mengucapkan 2 kalimat syahadat ini nyata bukan fitnah terserah kalian kalau mau disesatkan oleh roh kegelapan sebab manusia diberi hak bebas oleh Allah dan sudah disiapkan tempat yg sesat dineraka yg benar disurga sesuai keadaan sekarang Yesus disurga muhammad sudah menjadi debu tanah menunggu penghakiman dr Allah sama dg kita derajatnya di hadapan Allah tetapi Yesus tidak sama dg kita sebab Dia hidup dan berada dikerajaan surga
February 17, 2013 at 1:25 am
—————- HR MUSLIM 2658 VS QS. 33:50
Dengan turunnya ber-ulang2 ayat2 Quran, dimana Awloh selalu muncul untuk membela Muhammad dalam masalah Selangkangan, seperti ketika dia mau megawini Zainab, menantunya, (Qs. 33:37 ), atau dalam masalah Budak Koptik Mariyah yang dihamili tanpa nikah (Qs.66:1-3), dan kemudian ketika Awloh tampil lagi memberikan Fasilitas Bebas Hambatan bagi Muhammad utk. Berzinah dalam Qs.33:50 dibgawah ini, yang sudah tentu merugikan Aisyah. Aisyah MULAI MENCURIGAI AWLOH (FIKTIF) , YANG HANYALAH ALAT BAGI MUHAMMAD UNTUK MEMPEROLEH KEKUASAAN DAN SELANGKANGAN.
Quran 33:50
Hai Nabi, sesungguhnya Kami (Tauhid?) telah MENGHALALKAN bagimu :
1. isteri- isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya
2. DAN HAMBA SAHAYA YANG KAU MILIKI, yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu,
3. dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu,
4. anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu,
5. anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu
6. dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu
7. dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukmin.
Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang isteri-isteri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki supaya tidak menjadi kesempitan bagimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Coba anda perhatikan point 3,4,5,6, bahkan KEPONAKAN2-nya YANG IKUT DALAM HIJRAH DARI MEKAH KE MEDINAH, adalah HALAL BAGI NABI DISETUBUHI, tanpa dinikahi.!!
Kecurigaan Aisyah mengenai Awloh ini yg selalu membela Muhammad, dinyatakan dalam :
( HR.MUSLIM No:2658 )
Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata: Aku merasa sangat cemburu kepada wanita-wanita yang menyerahkan diri mereka untuk dinikahi Rasulullah saw. Aku berkata: Wanita-wanita telah menyerahkan diri mereka kepada Rasulullah saw. Namun ketika turun firman Allah Taala: Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki di antara mereka (istri-istrimu) dan boleh pula menggauli siapa yang kamu kehendaki. Dan siapa-siapa yang ingin kamu gauli kembali dari perempuan yang telah kamu cerai. Aku (Aisyah) berkata: Demi Allah, aku melihat Tuhanmu selalu BERSEGERA MENURUTI KEINGINANMU.
Hebat sekali Qs. 33:50 ini bagi Muhammad, yang tidak saja memberikan Fasilitas bebas Hambatan untuk Zinah, tetapi juga FASILITAS “INCEST”.
Alhamdulilah (bagi Muhammad) !
Coba, JANGAN DIBACA SAJA, JUGA DIPIKIR PAKE OTAK, BENAR NGGAK !!!
February 17, 2013 at 1:31 am
ada dalam kitab suci apa kalau tuhan itu YESUS ?
February 17, 2013 at 1:36 am
YOHANES:
10:8 Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.
kitab tidak bermutu MASIH diyakini !!!!
umat yg menuhankan YESUS merekalah para DOMBA yg tersesat
GIMANA TIDAK TERSESAT PENGIKUT YESUS KAN PARA DOMBA YG TULI YG TIDAK BISA MENDENGAR
PARA PENDAHULU KATANYA PENCURI DAN PERAMPOK
KALAU MEREKA PARA PENGIKUT YESUS PARA KAFIRIN LAKNUTULLAH
February 17, 2013 at 1:48 am
Ya, baca Yohanes 13 :13
February 17, 2013 at 2:44 am
@hamba allah,
PERTANYAAN ANDA;
ada dalam kitab suci apa kalau tuhan itu YESUS ?
JAWABAN ISMAIL:
Yohanes 13:(13) Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
February 17, 2013 at 3:38 am
ISMAIL JELAS MALAS MEMBACA KITAB YOHANES YG HAMBURADUL
AYAT YG SATU DAN YANG LAINYA BERTENTANGAN
CUKUP YAKIN DAN PASTI SAMPAI KAPANPUN ISA ADALAH UTUSAN TITIK
KAU NYARI PEMBENARAN SAMPAI KAPAN DAN DIMANAPUN ISA TETAPLAH UTUSAN ITU DALAM INJIL KAU YG AMBURADUL ITU LO
MAKANYA HAPUS DAN REFISI SEMUA TU INJIL
DAN TUK MUNAFIK KAGAK SALAH TU
BACA DENGAN MATA TERBUKA DAN DALAM KEADAAN SADAR YA JANGA MABUK DAN TELER TERUS WALAU ITU HALAL DLM AJARANMU
MATIUS
19:17 Jawab Yesus: “Mengapa engkau memanggil-Ku Guru yang baik, hanya satu yang baik, yaitu Tuhan.Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah-Nya
MARKUS
12:29 Jawab Yesus:“Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
HE MAUNAFIK ADAKAH DALAM AYAT ITU MENYEBUT TUHAN YESUS
JAWABNYA TIDAK !!!!
DAN CERNA BAIK2 KALAU KAU MEMANG BEROTAK KATA PENEKANAN SEGALA “”"” PERINTAHNYA “”"”
BUKAN PERINTAHKU PAHAM DOMBA YG MEMANG IDIOT
DAN BACA AYAT DALAM INJIL KAU SI MARKUS
TUHAN ITU ALLAH KITA TUHAN YG ESA
KATA PENEKANAN JELAS “”"” TUHAN ALLAH KITA”"”"
JADI JELAS TUHAN ITU ALLAH ISA DAN SEMUA UMAT MANUSIA
PAHAM IDIOT YG TERSESAT !!!!
February 17, 2013 at 4:05 am
Ratusan ayat2 Yesus berkata dia hanya utusan
daia hanya Hamba ALLAH
Kenapa kau tuhankan gara2 ada orang mengatakan dia Tuhan dan ada orang yang menyaksikan (Sangat menyesatkan ) dia menyaksikan ALLAH menjelma ?
Kau kemanakan Ratusan ayat2 yang mengatakan dia hanya utusan ?
Tak sadarkah kau sangat BEBAL ?
February 17, 2013 at 4:19 am
begitulah adanya
karena kristiani itu manusia yg sudah terjerat dengan kelicikan dan tipu daya sirasul paulus
bukan ituyg jelas dia katakan !!!!
maklum aja namanya juga domba
domba – domba dari mana ya yg mengikuti blok ini
dari israel jelas bukan !!!!
February 17, 2013 at 5:31 am
Allah tidak akan menjadi debu dan tanah ?…..setujukah
Yesus Kristus tidak akan menjadi debu dan tanah ?… setujukah
sebaliknya muhammad sampai sekarang sudah menjadi debu dan tanah yg menantikan penghakiman seperti kita berarti derajat muhammad sama dg kita sebab mengalami menjadi debu dan tanah untuk menghadapi penghakiman sebab dimata Allah semua manusia yg menjadi debu dan tanah sama derajatnya hanya yg berbeda pada akhirnya mau dikemanakan kita tergantung kita pilihan kita masing-masing mau kesurga atau keneraka jika salah menyembah Allah maka nerakalah tempatnya tetapi jika menyembah Allah yg benar surgalah tempatnya
February 17, 2013 at 5:37 am
Gara2 Isa Almasih dibunuh
Itulah PUNCAK murka ALLAH
Karena telah separuh nabi dikirim kemereka (Mulai dari Nabi Ishak) (Matius 23: 33,34)
Dan Puncak murka ALLAH itu
adalah dimusnahkannya Yahudi tak bersisa :
Nih ayatnya
TAK LAMA LAGI SAAT MENUAI ANGGUR ASAM
Dimulai dengan BATU METEOR yang akan jatuh KE YAHUDI
METEOR ITU SUDAH DITEMUKAN NASA
DIAMETER 2 KM
DITEMUKAN TAHUN 2002
JARAK SAAT DITEMUKAN 9 MILYAR KM
KECEPATAN MASIH SANTAI 6.000 KM / JAM
SEDANG MENUJU BUMI
MENUJU ISRAEL
TAK LAMA LAGI SAAT MENUAI ANGGUR ASAM
[QS 44.16] Ingatlah hari ketika
[[[[[[ Kami akan menghantam mereka ]]]]]]
[[[[[[ dengan hantaman yang keras. ]]]]]]
Inilah hantaman batu (Meteor)
Injil :
Matius 21 : 44
Batu ( meteor itu jatuh menimbulkan asap / kabut )
[QS 44.10]
Maka tunggulah hari ketika langit membawa kabut yang nyata,
Wahyu 14 : 11
[[[[[[[ Maka asap api yang menyiksa mereka ]]]]]
[[[[[[ itu naik ke atas sampai selama-lamanya,]]]]]
[[[[[[ dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, ]]]]]
Matius 21 : 44
.[[[[[[ Dan barangsiapa jatuh ke atas batu itu]]]]]
[[[[[[ , ia akan hancur ]]]]]]]
.[[[[[[ dan barangsiapa ditimpa batu itu, ia akan remuk]]]]]]”
Perhatikan Murkanya Allah kepada Yahudi !
Yehezkiel 5 : 5 , 6 , 7 ,8, 9,10,11,12.13,14,15,16,17
7 juta manusia Israel akan dimusnahkan
( 1/3 musnah karena Ramuk dengan batu (Meteor)
1/3 dengan Sampar akibat kabut (Al Quran – Ad Dukhan = kabut)
dan
1/3 dibantai dengan pedang.
Ini ayat2nya :
Yehezkiel 5 :
(8) sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku, ya
[[[[[ Aku sendiri akan menjadi lawanmu]]]]]]
dan Aku akan menjatuhkan hukuman kepadamu di hadapan bangsa-bangsa.
Yahudi dimusnahkan didepan banyak negara
(11) Sebab itu, demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, sesungguhnya, …………Aku sendiri akan meruntuhkan engkau; Aku tidak akan merasa sayang dan tidak akan kenal belas kasihan.
(12)
[[[[[[ Sepertiga ( 1/3) dari padamu akan mati kena sampar]]]]
[[[[[[ dan mati kelaparan di tengah-tengahmu]]]]]
[[[[[; sepertiga (1/3) akan tewas ]]]]]
[[[[[ dimakan pedang di sekitarmu]]]]]
[[[[[; dan sepertiga l(1/3) agi akan Kuhamburkan]]]]]
[[[[[ ke semua mata angin ]]]] (Yahudi dikejar keseluruh dunia)
[[[[[ dan Aku akan menghunus pedang]]]]
[[[[[ dari belakang mereka.]]]]]
Kalau kau cerdas PRO
Kau akan KEDER membaca ayat2 diatas
KECUALI KAU SEORANG YANG BAHLUL
Yang aku tahu sih KAU MEMANG BAHLUL
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 5:42 am
Sebelum Isa Almasih dibunuh
Separuh nabi yang dikirim kepada Yahudi telah dibunuh mereka (Matius 23: 33,34)
Dan pembunuhan kepada Utusan ALLAH bernama Isa Almasih
Nabi yang ke 24 dan dikirim untuk Yahudi
Merupakan Puncak kemarahan ALLAH kepada Yahudi yang tak mengenal ALLAH dan bersifat sangat bejat (Hosea 4 : 1,2)
Dan dimusnahkan tak bersisa (Hosea 4:3, Wahyu 14:20, Yehizkiel 5 : 8,11,12 dan Yesaya 5 : 2s/d 7)
February 17, 2013 at 5:46 am
Wakakakakkk, maria dan muslim menolak ketuhanan Yesus, mereka mengatakan hanya utusan, Yesus mengakui, jika dipanggil Guru, dan Tuhan , yoh 13:13. Kalau sekedar utusan yg seperti muhamad yg tidak bisa menghapus dosa. Karena menghapus dosa itu Haknya Tuhan dan Yesus bisa menghapus Dosa.
February 17, 2013 at 5:47 am
coba kau lihat diseluruh dunia sebenarnya yg bejad itu pengikut muhammad sampai sekarang disenggol sedikit saja seluruh dunia kerasukan setan ini bukti kebejadan muhammad dan umatnya
February 17, 2013 at 5:51 am
YANG MANA ?
NIH BEJATNYA KRISTEN :
421 JT MANUSIA MATI DIBANTAI KRISTEN
INILAH FAKTA Sejarah! KEBIADABAN-KEBIADABAN KRISTEN Di Dunia!!!
1. 24 Juni 1096 di Semlin, Hongaria.
Ratusan ribu tewas dibunuh oleh pasukan Salib dalam perjalanan mereka untuk merebut Yerusalem.
2. Pada 9 September 1096 di Nikaia
Waktu menaklukan Antiochia sekitar 60.000 pria-wanita dan anak-anak juga dibantai pasukan Salib Kristen.
Paus Innocent III membantai Ratusan ribu manusia pembangkang agama Trinitas di Prancis Selatan.
3. Paus Innocent kedua yang lain menyingkirkan King John of England
sekitar 5.000.000 orang dihukum karena menentang titah Paus.
4. Tahun 1481-1499, gereja telah :
- membakar hidup-hidup 1.020 orang.
- menggergaji 6.860
- Menyiksa 97.023 orang hingga mati.
5. 27 Mei 1234
Sekitar 11.000 Petani tewas dibantai PAUS karena menolak membayar pajak Gereja yang mencekik leher.
6. Tahun 1524-1526. Kekejaman Gereja di Jerman. 130.000 petani tewas.
7. Tahun 1572 Pembantaian massal pada hari St.Bartolomeus, oleh Catherina de Medici.
8. Tanggal 5 April 1585 sebuah tragedi pembunuhan massal terjadi di Harlem, Belanda 6.000 Tewas
9. Tahun 1618-1648. Perang 30 tahun antara Katolik lawan Protestan di Eropa. Ratusan Ribu orang Saling bantai.
10 St.Bartholomeus , 40.000 orang Protestan tewas dibantai oleh orang-orang Katolik.
11. Sekitar tahun 1890 sampai 1901 : 1300 orang kulit hitam telah dibantai oleh Ku Klux Klan di Amerika.
12. Perang dunia pertama . 40 jt manusia tewas saling bantai
13. Pelaku perang Dunia Kedua . 61 jt tewasSaling Bantai
14. Pengeboman Hiroshima Nagasaki 220.000 tewas
15. Membantai 20 juta suku Aborigin di Australia
16. Membantai lebih dari 100 juta suku indian merah di Benua Utara Amerika
Total tewas : LEBIH DARI : 421.220.000 jiwa
Tambah Paulus membantai YESUS DAN Murid2 SERTA PENGIKUT NYA 144.000 jiwa
Jumlah : 421.364.000 Jiwa
LUAR BIASA Agama yang sangat sadis !
KENERAKA LAH KAU KRISTEN !
INI NUBUAT ISA ALMASIH :
KALIAN 2 KALI LEBIH BENGIS
DARI PAULUS
YANG MEMBANTAI ISA ALMASIH 12 MURIDNYA
DAN 144.000 PENGIKUT ISA ALMASIH
(MATIUS 23:15)
Dasar AGAMA BENGIS !
SANGAAAAAAAAAAAAAAAAT BENGIS !
PAHAM KAU PRO BEBAL ?
February 17, 2013 at 6:04 am
sudah dibuktikan kartun mamad saja sedunia kerasukan setan tapi aku heran kenapa qur,an pernah dibakar kapilah usman ya muslim diam sebab memang pembuatnya yg mereka sendiri
dan adakah pengikut Yesus kerasukan setan jika dibuat seperti kartun – muhammad bagi pengikut Yesus tak pernah sebab kita tidak pernah membela Yesus tetapi sebaliknya Yesuslah yg membela kita sebagai umatnya sebagaimana Dia sekarang ada didalam kerajaan surga
February 17, 2013 at 6:09 am
kau tau pada saat perang itu dibunuh atau membunuh itu sudah suatu pilihan dan saat perang itu tidak ada hukumnya yg jelas untuk mencapai kemenangan
February 17, 2013 at 6:11 am
Kapan kau Ujian SD PRO ?
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 6:19 am
Menurut Quran, Tuhan Yang Maha Esa sendirilah yang menamai diri-Nya Allah.
“Sesungguhnya Aku adalah Allah, tiada Tuhan selain Aku, Maka Sembahlah Aku” (QS 20 : 14).
Dalam QS 19 : 65 Tuhan bertanya : “Hal Ta’lamu Lahu Samiyyan”.
Ayat ini dipahami oleh ulama2 Islam dengan makna: Apakah engkau mengetahui ada sesuatu yang bernama seperti ini? Atau Apakah engkau mengetahui sesuatu yang berhak memperoleh keagungan dan kesempurnaan sebagaimana Pemilik nama itu (Allah)? Atau bermakna Apakah engkau mengetahui ada nama yang lebih agung dari nama ini? Juga dapat berarti Apakah kamu mengetahui ada sesuatu yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?
Mungkin Muhammad sewaktu menulis ayat tersebut tidak mengetahui bahwa berabad2 sebelumnya kata Allah telah digunakan oleh orang Hindu India untuk menamai Tuhan mereka. Kata yang sama yang digunakan nenek moyang Muhammad untuk menyebut tuhan mereka.
Kata “ALLAH” sebenarnya telah ada jauh sebelum munculnya Islam. Kata ini kemungkinan diambil dari sebutan sansekerta untuk Dewi Dhurga (dewi bulan-Allah).
Dan nama “Allah” ini sebenarnya juga terdapat dalam Kitab Suci Hindu yaitu Rigveda Book 3 Hymn 30 V. 10 dan Rigveda Book 9 Hymn 67 V. 30.
Kata Allah memang diyakini diambil dari bahasa sanskerta, namun “wujud” Allah yang ada pada jaman Muhammad bukanlah Dewi Durga. Hal ini dikarenakan percampuran kepercayaan Hindu India, dengan kepercayaan2 lain yang memang asli dari Jazirah Arab tersebut. Untuk jelasnya kita simak penjelasan berikut.
Beberapa pengkritik islam mengatakan bahwa Allah dalam Islam adalah Dewa Bulan. Ini tidak Benar! Penulis yang lain mengatakan bahwa Allah dalam Quran berasal dari dewa bulan pada masa sebelum Islam. Ini mungkin benar! Kebenaran yang tak dapat disangkal adalah: konsep Allah dalam Quran berhubungan dengan penyembahan dewa bulan, dan secara tidak langsung terhadap dewa bulan itu sendiri sebagai objek penyembahan pada masa sebelum Islam. Lebih dari itu, pusat penyembahan dewa bulan pada masa sebelum Islam sama dengan tempat pusat ibadah haji pada masa kini yaitu Kabah di Mekah. Hampir semua ritual keagamaan Islam pada masa kini sama dengan semua ritual pada masa sebelum Muhammad, masa dimana Arab masih menyembah dewa bulan.
Satu hal yang pasti, fakta yang tidak dapat dibantah adalah; bahwa penyembahan kepada dewa bulan tersebar luas di seluruh daerah Arab pada masa sebelum Muhammad.
Yusuf Ali seorang Penulis Islam menyatakan dalam Al-qur’an terjemahan Inggrisnya di halaman 1621-1623:
“Penyembahan dewa bulan sangat terkenal dalam bentuk penyembahan yang beragam…dewa bulan adalah dewa laki-laki pada masa India kuno. Dewa bulan juga merupakan dewa laki-laki dalam agama Semiric kuno, dan kata Arab untuk bulan “Qamar” dalam bentuk maskulin. Dengan kata lain, kata Arab untuk matahari “shams” dalam bentuk feminim. Penyembah berhala di Arab nampaknya memandang matahari sebagai seorang dewi dan bulan sebagai seorang dewa laki-laki.
Di halaman 1644 footnote no 5798, dia menjelaskan mengapa “Allah” bersumpah atas nama Bulan dalam Sura 74:32, dalam footnote dia menjelaskan, “Bulan disembah sebagai dewa pada masa kegelapan”.
Dalam bagian berikutnya, kami akan menjelaskan lebih rinci bagaimana berkembangnya, atau meluasnya kultus penyembahan berhala di Timur tengah pada masa Muhammad. Kita mulai dari Utara, kemudian ke Medina dan Mekah.
• Mesopotamia
Penyembahan dewa bulan sepertinya mulai di daerah Mesopotamia, dimana dewa bulan disebut dengan nama “Sin” atau kadang-kadang “Nanna”. Dikatakan bahwa “Sin adalah dewa pertama dari tiga dewa penting di agama Astrai (perbintangan): Sin, Dewa bulan, Shamash-dewa matahari, dan Ishtar-dewa planet Venus. Simbol utama dalam penyembahan dewa bulan adalah BULAN SABIT, symbol ini ditemukan diseluruh daerah Timur Tengah kuno, dimana ada penyembahan dewa berhala, dengan sebutan apapun juga. Ini ditemukan di daerah penemuan Arkeologi di Arab, Akkad, Kanaan, Mesir dan Siria. Biasanya ditemukan dengan simbol bintang di tengah lingkaran bulan sabit, meskipun tidak selalu, symbol bintang itu adalah bintang fajar, Venus. Orang Assyirian menyembah dewa bulan. Replica perunggu berbentuk bulan sabit (dibuat untuk ditaruh diatas tiang bendera), telah ditemukan sebagai contoh dari daerah Arkeologi di TelTerra. Stratum VI. Replica itu terkubur di benteng kuno Assyrian. (Keel, p297-29S)
Arkeolog yang bekerja di daerah dekat Hazor dari tahun 1955-1958 menemukan kuil dewa bulan. Mereka menemukan dua patung laki-laki diatas tahta dengan ukiran bulan sabit di dadanya. Ini mungkin perwujudan dari dewa bulan itu sendiri, atau mungkin imam-imamnya. Mereka juga menemukan batu yang berukiran tangan terangkat menyembah bulan sabit yang ada diatasnya. Pada situs yang sama mereka juga menemukan bagian dari patung yang lainnya dengan tulisan yang mengidentifikasi mereka sebagai “Putri-putri dari tuhan (God)”
Pada akhirnya Babilonia mengalahkan kekaisaran Assyirian dan membangun kekaisarannya sendiri, dalam puisi kepahlawanan Babilonia yang terkenal, “Enuma Elish”, dewa bulan Sin, mengambil peranan. Kota Ur sangat terobsesi dengan dewa bulan sehingga mereka menyebutnya dengan nama mereka di beberapa batu ukiran yang ditemukan, nama Ziggurat. Nanar ada juga disitu. Sir Léonard Wooley menemukan kuil untuk dewa bulan di Ur, dan menggali banyak sekali contoh-contoh penyembahan dewa bulan. Semua benda-benda itu sekarang dimuseumkan di museum Inggris, London. Batu ukiran Ur-Nammu mempunyai symbol bulan sabit yang ditempatkan diatas daftar namanama dewa, menunjukkan bahwa dewa bulan adalah yang dewa yang terutama.
Kota lain yang menjadi pusat penyembahan dewa bulan adalah Harran. Sejarawan kuno, Herodotus, dalam IV 13, 7, membicarakan mengenai kota itu dan kuil dewa bulannya. Kuil tersebut dibangun dan dikembangkan berulangkali pada masa itu, oleh raja-raja terkenal seperti Shalmanezer, Assur-Bani-pal, dan Nabonidus. Reruntuhannya masih dapat dilihat sampai sekarang. Dari tahun 1900 SM sampai 900 SM, raja-raja yang berkuasa diharapkan untuk bersumpah atas namanya (dewa bulan) dalam segala bentuk perjanjian (fakta) penting yang mereka buat, mereka memperoleh kekuatan darinya. Namanya masih dapat ditemukan dalam tulisan kuno berbentuk baji dan dalam batu-batu tulis. Dikemudian waktu, kita membaca dalam sejarah Roma bahwa kaisar Caracala terbunuh setelah dia kembali dari mengunjungi kuil dewa bulan di Harran.
Harran memiliki versi Allahnya sendiri yang sudah diketahui dengan baik oleh mereka yang belajar Taurat. Dilihat dari hasil penelitian, Harran memiliki BAAL-nya sendiri. Tetapi di Harran, kita mendapatkan informasi bahwa BAAL adalah perwujudan lain dari dewa bulan. Sebagai tambahan atas berbagai nama yang diberikan pada dewa bulan, suku yang berbeda terkadang memberikan gagasan yang berbeda tentang dewa bulan. Beberapa suku di Arab Utara percaya bahwa dewa bulan adalah seorang wanita, jadi mereka memiliki DEWI Bulan.
• Bagian Utara Madinah (Arab
February 17, 2013 at 6:22 am
Aku heran dengan kau PRO
kadang2 kau seperti cerdas
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 6:29 am
Dalil Kedua:
Caci maki bisa merusak kelurusan (istiqamah) yang dijadikan oleh Allah Swt sebagai syarat langgengnya perjanjian bersama kaum musyrikin. Allah Swt berfirman:
“Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah Swt dan Rasul-Nya dengan orang-orang musyirikin, kecuali orang-orang yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidil Haram. Maka, selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku lurus (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah Swt menyukai orang-orang yang bertakwa. Bagai-mana bisa (ada perjanjian dari sisi Allah Swt dan Rasul-Nya dengan orang-orang musyirikin), padahal mereka memperoleh kemenangan terhadap kamu, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap kamu dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Mereka menyenangkan hatimu dengan mulutnya, sedang hatinya menolak. Dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik (tidak menepati perjanjian). Mereka menukar ayat-ayat Allah Swt dengan harga yang sedikit, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah Swt. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka kerjakan itu. Mereka tidak memelihara (hubungan) kekerabatan dengan orang-orang Mukmin dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Dan mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Jika mereka bertaubat, mendirikan shalat dan menuaikan zakat, mafca (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang engetahui.Jika mereka merusak sumpah (janji)nya sesudah mereka berjanji, dan merefca mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang tidak dapat dipegang janjinya, agar supaya mereka berhenti.” (at-Taubah: 7-12)
Dalil yang terkandung ialah bahwa Allah Swt telah meniadakan perjanjian aman bagi seorang musyrik (paganis) dari golongan orang-orang yang pernah membuat perjanjian dengan Nabi, kecuali sekelompok orang yang telah Dia sebutkan di dalam ayat tersebut. Sesungguhnya Allah Swt menjadikan perjanjian aman bagi mereka itu, selama mereka tetap berlaku lurus terhadap kita.
Sudah dimaklumi, bahwa pernyataan mereka yang berbau cacian dan cemoohan terhadap Rabb, Nabi, kitab suci, dan agama kita secara terang-terangan di hadapan kita, bisa merusak kelurusan (istiqamah), sebagaimana halnya pernyataan mereka untuk memusuhi kita secara terbuka juga bisa merusak perjanjian.
Bahkan, hal itu lebih ditekankan bila ternyata kita termasuk orang-orang yang beriman. Sesungguhnya wajib bagi kita untuk menumpahkan seluruh darah dan harta kita demi tegaknya kalimat Allah Swt , dan tidak akan dibiarkan berkeliaran di negeri kita ini sedikit pun bentuk permusuhan terhadap Allah Swt dan rasul-Nya. Jika mereka tidak berlaku lurus terhadap kita dengan merusak dua hal yang sangat remeh (sepele), lalu bagaimana mungkin mereka akan berlaku lurus dengan merusak dua hal yang paling besar?
Hal itu diperjelas oleh firman Allah Swt :
“Bagaimana bisa (ada perjanjian dari sisi Allah Swt dan Rasul-Nya dengan orang-orang musyrikin), padahal mereka memperoleh kemenangan terhadap kamu, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap kamu dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian.” (at-Taubah: 8)
Bagaimana mungkin ada perjanjian dengan mereka, dan kalau pun mereka memperoleh kemenangan terhadap kalian, maka mereka tidak akan pemah memelihara hubungan kekerabatan yang ada di antara kalian dan mereka, dan juga tidak akan mengindahkan perjanjian yang terjadi di antara kalian dan mereka?
Diketahui, bahwa orang yang jika meraih kemenangan, tidak pernah mengindahkan perjanjian yang terjadi di antara kita dan dia, maka tidak pernah ada perjanjian dengannya; dan bahwa orang yang secara terang-terangan mencerca agama kita, hal itu sebagai dalil bahwa dia jika mendapatkan kemenangan, tidak pemah mengindahkan perjanjian yang terjadi di antara kita dan dia.
Jika dia dengan adanya perjanjian dan kehinaan ini saja telah melakukan hal ini, lalu bagaimana bila dia memiliki kekuatan dan kemampuan? Berbeda dengan orang yang tidak pernah menyampaikan secara terang-terangan ucapan semacam ini kepada kita, maka dia bdeh saja menepati janji jikalau dia menang. Ayat di atas meskipun ditujukan kepada kelompok damai (ahlu hudnah) yang bermukim di negara mereka namun maknanya beriaku bagi golongan kafir dzimmi yang sedang bermukim di negara kita menurut skala prioritas.
February 17, 2013 at 6:39 am
Mencaci maki diri kalian , BODOH, TOLOL, BEBAL,
kepribadi kalian tak ada artinya sedikitpuan
dibanding kalian menghina ALLAH , menghina nabi2 ALLAH , menghina Al Quran, menghina Islam
Jangan kau putar balik
Aku memanggil kalian babi , anjing “”"”"adalah balasan”"”" kepada kalian yang menghina Muhammad dan Al Quran
Tak akan muncul reaksi kalau tak ada aksi kalian
kalian sangat hebat memutar balik kata2 bejat kalian
Padahal kalian yang memulai
Hinaan / balasan hinaan kepada kalian itu tak ada artinya sama sekali dibanding kalian menghina yang mengandung SARA
PAHAM BEBAL alias manusia BEJAT ?
Nih bejat kalian sudah dinyatakan didalam INJIL sebagai pengikut manusia bejat yang akan dimusnahkan :
HOSEA 4
1) Dengarlah firman TUHAN, hai orang Israel, sebab TUHAN mempunyai perkara dengan penduduk negeri ini, sebab tidak ada kesetiaan dan tidak ada kasih,[[[[ dan tidak ada pengenalan akan Allah di negeri ini.]]]]
Klian tak mengenal ALLAH
Injil kalian yang mengatakannnya
YEsus mengajarkan Tuhannya ALLAH
Tapi kalian tak kenal ALLAH
(2) Hanya mengutuk, berbohong, membunuh, mencuri, berzinah, melakukan kekerasan dan penumpahan darah menyusul penumpahan darah (Bangsa Bejat)
Kalian kaji bejatnya kalian
ALLAH yang mengatakannya
PAHAM BEBAL ?
February 17, 2013 at 6:46 am
Dalil Ketiga:
Petunjuk al-Quran al-Karim tentang kewajiban memerangi orang-orang yang mencerca agama. Sedangkan caci maki ini merupakan bentuk cercaan terhadap agama yang paling besar. Allah Swt berfirman:
“Jika mereka merusak sumpah (janji)nya sesudah mereka berjanji, dan mereka mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir ftu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang yang tidak dapat dipegang janjinya, agar supaya mereka berhenti.” (at-Taubah: 12)
Adapun petunjuk ayat di atas yang mengarah kepada hal tersebut, bisa dilihat dari beberapa aspek berikut ini:
Aspek pertama,
Bahwa merusak sumpah (janji) saja, menuntut adanya perang. Adapun hanya disebutkan di sini kalimat ‘mencerca agama’ saja, adalah sebagai pengkhususan dan penjelasan baginya, dikarenakan dia merupakan faktor pemicu peperangan yang paling dominan. Oleh karena itu, sanksi bagi seorang pencerca agama itu lebih berat daripada sanksi yang diberikan kepada para perusak agama yang lainnya, sebagaimana hal itu akan kita bicarakan.
Atau, penyebutan kalimat tersebut lebih sebagai penjelasan baginya dan juga keterangan tentang sebab terjadinya peperangan. Karena, mencerca agama adalah sebagai pemicu untuk memerangi mereka demi tegaknya kalimat Allah Swt . Sedangkan merusak sumpah (janji) terkadang menyebabkan terjadinya peperangan yang dipicunya sekadar untuk keberanian, pembelaan, dan riya.
Atau juga, penyebutan kalimat tersebut lebih disebabkan karena dialah yang mewajibkan peperangan dalam ayat tersebut, yaitu dengan firman Allah Swt , “Maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu …,” dan dengan firman-Nya:
“Mengapa kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka telah keras untuk mengusir Rasul dan mereka yang pertama kali memulai memerangi kamu. Mengapa kamu takut kepada mereka, padahal Allah Swt-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang-orang beriman. Perangilah mereka, niscaya Allah Swt akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah Swt akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman,” (at-Taubah : 13-14)
Ayat tersebut mengindikasikan bahwa orang yang tidak berbuat apa pun, selain hanya merusak sumpah (janji)nya, tidak boleh diberi keamanan dan perjanjian. Dalam kitab asli tertulis jor (boleh), tetapi melihat makna yang terkandung pada ayat di atas mengindikasikan makna sebaliknya sebagaimana yang kami cantumkan di atas.
Sedangkan orang yang mencerca agama, wajib diperangi. Dan, hal ini merupakan sunnah Rasulullah, yaitu bahwa beliau pemah mengeksekusi mati (membunuh) orang yang telah memusuhi Allah Swt beserta Rasul-Nya dan mencerca agama. Jika merusak perjanjian saja bisa menyebabkan peperangan, sekalipun tanpa dibarengi bentuk cercaan, maka tentu diketahui bahwa mencerca agama itu menjadi sebab lain atau faktor yang mengakibatkan batalnya suatu perjanjian. Maka, sudah seharusnya cercaan terhadap agama ini mempunyai pengaruh (dampak) terhadap kewajiban perang. Jika tidak, maka penyebutannya di dalam ayat di atas terbilang sia-sia.
Jika cercaan tersebut mengharuskan adanya eksekusi atau hukuman mati terhadap orang yang tidak ada perjanjian di antara kita dan dia, maka tentunya membunuh orang yang ada perjanjian (dzimmah) di antara kita dan dia, di samping itu dia juga diharuskan tunduk, lebih utama; untuk lebih jelasnya akan dibahas nanti. Diwajibkan bagi seorang kafir mu’ahid untuk menampakkan di negerinya sendiri apa yang dia inginkan dari urusan agamanya yang tidak berbau memusuhi kita, sedangkan seorang kafir dzimmi tidak diwajibkan untuk menampakkan di negeri Islam sesuatu pun dari agamanya yang batil, dan jika dia tidak memusuhi kita, maka keadaannya lebih ditekankan lagi.
Aspek kedua,
Bahwa jika seorang kafir dzimmi telah berani mencaci Rasulullah , atau mencaci Allah Swt, atau telah berani mencela agama Islam secara terang-terangan, maka sungguh dia telah merusak sumpahnya dan mencerca agama kita. Karena, tidak ada perselisihan di antara kaum Muslimin bahwa dia harus diberi hukuman dan sanksi. Maka, nyatalah bahwa dia tidak pernah disumpah. Karena jikalau kita membuat perjanjian dengannya, lalu dia melakukan sumpah tersebut, maka dia tidak boleh dijatuhi sanksi. Dan, jika kita telah menyumpahnya untuk tidak mencerca agama kita, lalu dia mencerca agama kita, maka sungguh dia telah merusak sumpah (janji)nya karenanya, dan dia wajib dibunuh berdasarkan petunjuk nash (teks) ayat di atas. Dan, ini merupakan petunjuk yang sangat kuat dan bagus.
Syubhat: Jika dikatakan, bahwasanya tidak semua yang diperlihatkan secara terang-terangan tentang perkara yang dilarang kepada seseorang, secara otomatis bisa membatalkan perjanjiannya, seperti memperlihatkan khamr (meminum minuman keras secara terang-terangan), babi (makan babi secara terang-terangan), dan yang semisalnya?
Jawaban: Kami katakan, pada diri orang ini ditemukan dua hal, yaitu: apa yang menjadi larangan dari perjanjian tersebut terhadap dirinya, dan cercaan terhadap agama, berbeda dengan orang-orang tersebut. Karena, tidak ditemukan dari diri mereka, selain hanya mengerjakan apa yang dilarang kepada mereka cukup dengan janji saja. Sedangkan al-Quran mewajibkan untuk membunuh orang yang merusak (melanggar) sumpah janjinya setelah dia berjanji dan mencerca agama. Dan, mustahil dia disebut ‘tidak melanggar’, karena esensi pelanggaran adalah menyelisihi perjanjian. Ketika mereka menyelisihi salah satu dari perjanjian damai yang telah mereka sepakati, maka itu berarti pelangaran.
Aspek ketiga,
Bahwa Allah Swt telah menamakan mereka sebagai para pemuka orang-orang kafir dikarenakan telah mencerca agama. Dan, seorang pemuka orang-orang kafir adalah seorang yang menyeru kepada tindakan yang diikuti tersebut (yaitu: mencerca agama), dan dia menjadi pemimpin dalam kekufuran dikarenakan telah mengeluarkan cercaan ini. Sebenamya merusak perjanjian saja tidak mesti mengharuskan adanya sebutan tersebut, meskipun itu sangat pantas, karena mencerca agama adalah dia mencela dan mencemooh agama, dan mengajak untuk menyelisihinya.
Dan, yang demikian ini adalah tugas seorang pemimpin. Maka, nyatalah bahwa setiap orang yang mencerca agama adalah sebagai pemimpin dalam kekufuran. Jika seorang kafir dzimmi mencela agama, maka dia menjadi pemimpin dalam kekufuran, sehingga dia pun harus dibunuh, berdasarkan firman Allah Swt , “Maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu …,” dan menjadi batal sumpahnya. Karena, dia telah bersumpah kepada kita untuk tidak mencela agama secara terbuka, apalagi menentangnya. Dan, yang dimaksud dengan sumpah di sini adalah janji, bukan sumpah demi Allah Swt seperti yang telah disebutkan oleh kalangan mufasirin.
Menjadi jelaslah, bahwa setiap orang yang mencerca agama kita setelah sebelumnya kita telah membuat perjanjian dengannya untuk tidak melakukan hal itu, maka dia adalah seorang pemimpin di dalam kekufuran dan tidak berlaku lagi sumpahnya. Sehingga, dia wajib dibunuh berdasarkan ayat di atas. Dengan demikian, terlihat dengan jelas perbedaan antara dirinya dengan seorang yang merusak atau melanggar janji yang bukan sebagai seorang pemimpin, yaitu seorang yang telah melanggar dengan melakukan sesuatu yang bukan merupakan cercaan terhadap agarna dari apa yang telah dibuat perjanjian damai dengannya.
Aspek keempat,
Allah Swt telah berfirman:
“Mengapa kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka telah keras untuk mengusir Rasul dan mereka yang pertama kali mamulai memerangi kamu ….” (at-Taubah: 13)
Di sini, Allah Swt menjadikan bentuk kekerasan mereka dengan mengusir Rasulullah ,sebagai salah satu faktor pendorong adanya perintah untuk memerangi mereka. Hal itu tidak lain, dikarenakan di dalamnya terkandung unsur permusuhan. Sementara di satu sisi, mencaci maki Rasulullah itu lebih berat dari sekadar kekerasan mereka untuk mengusir beliau, dengan dalil bahwa Rasulullah pada peristiwa Fathu Makkah telah memaafkan orang-orang yang pemah bersikeras mengusirnya, namun beliau tidak mau memaafkan orang-orang yang mencaci makinya. Jadi, jika temyata seorang kafir dzimmi telah secara terbuka mencaci maki Rasulullah, maka sungguh dia telah melanggar sumpah (janji)nya dan melakukan apa yang lebih berat daripada hanya bersikeras untuk mengusir dan menyakiti beliau, sehingga orang itu pun wajib dibunuh
Aspek Kelima ,
Bahwa firman Allah Swt :
“…dan (Allah Swt) akan melegakan hati orang-orang yang beriman, dan menghilangkan panas hati orang-orang Mukmin.” (at-Taubah: 14-15).
Ayat ini adalah sebagai dalil, bahwa kelegaan hati orang-orang Mukmin dari sakit hati yang diakibatkan oleh pelanggaran terhadap janji dan cercaan terhadap agama, juga hilangnya kedongkolan yang bergemuruh di dada mereka, itu adalah suatu hal yang dikehendaki dan diinginkan terjadi oleh Allah Swt, dan hal itu bisa tercapai dengan cara membunuh si pencaci maki tersebut dikarenakan beberapa faktor:
Pertama, bahwa menta’zir dan menjatuhkan sanksi terhadap si pencaci maki tersebut bisa menghilangkan kedongkolan hati mereka, jika temyata dia terbukti telah mencaci maki salah seorang dari kaum Muslimin atau melakukan hal yang sejenisnya. Jika kedongkolan hati mereka bisa dihilangkan pada saat si pencaci maki tersebut mencemooh Rasulullah ,maka kedongkolan mereka akibat cemoohan kepada Rasulullah ini, tentunya seperti kedongkolan mereka akibat cemoohan kepada salah seorang dari mereka, dan ini adalah pendapat batil.
Kedua, bahwa mencaci maki Rasulullah itu lebih berat sanksinya menurut mereka dibanding bila salah seorang dari mereka ada yang dibunuh. Jika ada yang membunuh salah seorang dari mereka, dan hal itu tidak bisa membuat hati mereka merasa lega selain harus membunuh si pembunuhnya, maka tentunya hati mereka lebih tidak akan merasa lega jika belum bisa membunuh si pencaci maki Rasulullah tersebut.
Ketiga, bahwa Allah Swt menjadikan perintah untuk memerangi mereka, itu sebagai sebab adanya kelegaan hati mereka. Dan, pada dasamya tidak ada sebab lain yang bisa mewujudkannya. Sehingga, membunuh dan memerangi mereka adalah sebagai satu-satunya obat untuk menenangkan hati mereka dari tindakan semacam itu.
Keempat, bahwa Nabi ketika menaklukkan kota Makkah dan ingin mengobati luka atau sakit hati Bani Khuza’ah dan mereka adalah kaum mukminin terhadap Bani Bakar yang telah memerangi mereka, maka beliau pun memenuhi ambisi atau dendam Bani Khuza’ah tersebut terhadap Bani Bakar pada waktu siang hari belong dengan disertai jaminan keamanan dari beliau terhadap seluruh penduduk kota Makkah yang lain. Kalau saja kelegaan hati mereka dan hilangnya kedongkolan yang ada di dalam hati mereka itu bisa dipenuhi dengan tanpa membunuh orang-orang yang telah melanggar sumpah perjanjian dan mencerca agama, maka pastilah beliau tidak melakukan hal itu dengan disertai jamina keamana beliau thd penduduk Makkah
February 17, 2013 at 6:50 am
Ajaran2 bejat :
Pertama :
Kau boleh menjual anak kau yang perempuan untuk dijadikan budak
Jadi kalau kau tak punya uang . Jual saja anak kau
Keluaran_21:
(7) Apabila ada seorang menjual anaknya yang perempuan sebagai budak, maka perempuan itu tidak boleh keluar seperti cara budak-budak lelaki keluar.
Dasar ajaran bejat PAULUS
Pantas luar biasanya negara2 kristen seperti Belanda Inggeris, amarika memperdagangkan budak
Benar2 Ajaranb Iblis
February 18, 2013 at 8:53 am
mail yg benar memang bebal
nabi muhammad tidak bisa menebus dosa
he idiot yg bilang nabi bisa menebus dosa itu siapa ???
dan yg bisang tuhan yesus bisa menebus dosa juga siapa ???
sampai jaman ini berkhir ketahuilah he kau mail dkknya si kafirin
hanya ada satu tuhan yg mampu mengampuni dosa manusia yaitu tuhan allah
dan yesus pun simanusia berkolor itu saya yakin tidak akan mampu
karena yesus sendiri mengatakan
ni perkataan yesus itupun dalam injil kau bukan dalam alquran
Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
YOHANES 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku (Yesus): Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Matius 7:21-23)
-Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yag Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku. (Yohanes 5:30)
Jawab Yesus kepada mereka: “Ajaran-Ku tidak berasal dari diri-Ku sendiri, tetapi dari Dia yang telah mengutus Aku. Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri. Barangsiapa berkata-kata dari diri-Nya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi barangsiapa mencari hormat bagi Dia yang mengutusnya, ia benar dan tidak ada ketidakbenaran padanya. (Yohanes 7:16-18)
bisa membaca he para kafirin
jelas yesus secara tegas tuhan itu allah yg esa
bukan tuhan itu aku si yesus
dan secara jelas dan tegas yesus itu tidak bisa berbuat apa – apa
dia tidak punya kehendak apalagi mau menebus dosa manusia
dan tak kalah telaknya tuhan yesus itu tidak bisa mengadili dari kemauan sendiri tapi yesus mengadili dari tuhan yaitu allah yg mengutus dia
yesus juga tidak mengatakan kalau ajaran / firman itu dari dirinya tapi dari tuhan allah yg mengutus dia
sampai kapanpun kalian paksakan kami muslim masih waras
jadi jangan harap kami bisa terjerat kelicikan dan tipu daya si rasul palsu paulus !!!!
yesus itu manusia titik
dan dia tidak bisa berbuat apa – apa
dia hanyalah utusan
itupun kalau yg dimaksud dalam injil itu nabi ISA
dalam alquran jelas tidak ada nama yesus walau hanya satu kata
paham para kafirin
jadi jangan terlalu berharap banyak
February 17, 2013 at 5:19 am
ini awloh yg tak bermutu bisu diam tak bergerak adlah sesembahan muslim
KARENA HUBAL ADALAH DEWA SESEMBAHAN YANG UTAMA, MAKA IA DISEBUT `SANG TUHAN, SANG ILAH’ ATAU `AL-ILAH’.
Di Bawah Muhammad: dari al-Ilah kepada Allah
Muhammad menghancurkan pemujaan terhadap al-Lat, al-Uzza dan Manat, namun berhenti menyerang sekte pemuja Hubal. Dari sini Wellhausen (sejarawan-red) menduga bahwa Hubal adalah tidak lain selain Allah, “dewa” orang-orang Mekkah.
Islam meminjam nama “Allah” dari suku-suku Arab purba. Nama ini bervariasi di kalangan berbagai suku Nabatean. Pada akhirnya ini diaplikasikan kepada satu sesembahan yang adalah `Satu-satunya’ dan `Yang Utama’ (Ibn Warraq, Why I Am Not A Muslim [Prometheus Books, Amherst NY, 1995], pp. 39-40, 42)
Konsep `Allah’ sebagai terminologi Arab untuk Tuhan yang Mahatinggi sudah familiar bagi masyarakat Arab di masa Muhammad. Yang dilakukan Muhammad adalah memberikan makna baru untuk membersihkannya dari atribut politeisme (H.A.R. Gibb, Mohammedanism: An Historical Survey [Oxford University Press, London 1961], p. 54)
Berikut ini adalah Hasil-hasil Penelitian mengenai Hubal:
S. Noja (1994): ada metamorfosa semantik dari nama Ba’al (sesembahan Moab) menjadi Hu-Baal dan akhirnya Hubal, dewa bulan (Arab)
Martin Lings (1983): Hubal adalah nama Arab untuk Baal, dewa Moab yang dibawa pulang ke Mekkah oleh Khuza dan Jumhur setelah kunjungan mereka ke Suriah.
Karen Armstrong (1993): Hubal adalah dewa Arab purba tertinggi, takhtanya ditempatkan di dalam Ka’abah.
Dr. Cesar Farrah (2000): Allah sudah ada sebelum Islam. Berasal dari `Il’ (Babilonia), `El’ (Kanaan purba), `al-Ilah’ (Bedouin Arab) dan akhirnya `Allah’ di bawah Muhammad.
Mahmoud Ayyub (2004): Hubal adalah dewa bulan Arab. Sementara ada juga tiga dewi Ka’abah lain yaitu al-Lat, al-Uzza dan Manat. Al-Lat sangat mungkin adalah bentuk feminin dari Allah!
Begitulah trasnsformasi kata Baal menjadi Allah adalah sebuah proses antropologis. Secara kronologis:
Baal (berhala Moab) (Hak 6:31) –> Ha-Baal/Hu-Baal/ Hubal (Noja, 1994; Lings, 1983) –> al-Ilah (yang utama) (Hitti, 1937; Armstrong, 1993) –> Allah (Ibn Warraq, 1995; Farrah, 2000; Khalidi, 2002)
Banyak penulis yang mempermasalahkan nama Allah tersebut, namun sebenarnya tidak ada nama yang cukup mewakili untuk menyatakan siapa Tuhan itu, Konsep dibalik nama Tuhanlah yang menentukan. TUHAN disebut dalam berbagai nama dalam suku2 bangsa, Tuhan disebut sebagai YHWH (Yahudi), Allah (Arab), Jubata (Kalimantan), Debata (Batak), God (bahasa Inggris).
Lalu seperti apakah konsep Allah menurut Muhammad?
Katakanlah: “Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, ‘Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri.” (QS 3:84)
Konsep Allah menurut Muhammad sama dengan konsep YHWH menurut Yahudi, yaitu monotheisme mutlak (tauhid), dimana Tuhan tidak dapat diserupakan dalam wujud dan bentuk apapun. Konsep Allah dalam Islam didapat Muhammad dari para monotheis Arab seperti Zayd bin Amr dan Waraqah bin Nofal, saudara sepupu Khadijah, istri pertama Muhammad.
Waraqah adalah pemeluk agama Musa (Yahudi) sebelum kemudian beralih ke Nosrania (Ibn Hisham, Sirah, Vol 1, hl 203). Ia mengikuti monotheisme Musa dan Yesus, yaitu didasarkan Taurat dan Injil. Quran berkali2 menyebut para pengikut monotheis Musa dan Yesus ini ‘Wahai Ahlul Kitab ! Kalian tidak memiliki dasar berdiri kecuali kalian berdiri tegak pada Taurat dan Injil.’ (QS 5:6)
Nosrania / Nestorian adalah sebuah sekte yang berasal dari Kristen Ortodoks. Kepercayaan Waraqah yang menolak ke-ilahian Yesus ini adalah kepercayaan yang dianggap menyeleweng dari kepercayaan Kristen ortodoks. Yesus baginya hanyalah seorang nabi, yang menuntaskan hukum Musa. Ia juga membantah kematian Yesus di tiang salib dan kebangkitannya sepeti yang ditulis dalam ke empat Injil kaum ortodoks. Injil yang dipakai oleh kaum Nosrania adalah Injil Ibrani (Injil Matius) namun tidak lengkap pencatatannya. Kitab ini adalah injil yang ditujukan bagi orang2 Yahudi. Inilah salah satu sebab mengapa Muhammad menggap bahwa Yesus hanyalah nabi bagi orang Yahudi, persis seperti ajaran Kaum Nosrania.
LIHAT TOPIK SELENGKAPNYA; BELAJAR AGAMA DARI WARAQAH
Jika konsep Allah Muhammad sama dengan konsep YHWH Yahudi, mengapa sifat Allah begitu bertentangan dengan sifat YHWH? Tuhan, seperti yang diucapkan oleh Musa, Yesus, Zoroaster, dan Hinduisme adalah SUMMUM BONUM (kebaikan yang tertinggi), Allah dilain pihak adalah pribadi yang bengis, yang ditempa dalam khayalan penciptanya, Muhammad.
Jika Allah benar2 Tuhan, mengapa Allah begitu kejam, dan tanpa belas kasihan memerintahkan muslim untuk membantai para non muslim?
Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka. [QS 8:12]
Mengapa Allah mewajibkan umatnya untuk merampok dan menjanjikan harta rampasan bagi umatnya?
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS 2:216)
Allah menjanjikan kepada kamu harta rampasan yang banyak yang dapat kamu ambil, maka disegerakan-Nya harta rampasan ini untukmu. (QS 48:20)
Mengapa Allah berkolusi dengan setan untuk menyesatkan orang kafir?
Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim setan-setan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat maksiat dengan sungguh-sungguh?,(QS 19:83)
MENGAPA SIFAT ALLAH SAMA DENGAN SIFAT IBLIS?
Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku (iblis) akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis diantara mereka”. [QS 15:39-40]
Orang-orang kafir berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mukjizat) dari Tuhannya?” Katakanlah: “Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang2 yang bertobat kepada Nya”,[QS 13:27]
(yang kamu sembah) selain Allah?” Mereka menjawab: “Mereka telah hilang lenyap dari kami, bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu”. Seperti demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir. [QS 40:74]
Benarkah Allah adalah Tuhan? Ataukah ia hanyalah iblis yang menyamar sebagai Tuhan? Renungkanlah dengan hati nurani anda!
February 17, 2013 at 5:29 am
Kau seperti cerdas
tapi aku sudah tahu posisi otak kanan kau ada dimana
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 5:36 am
otak kau itu sama seperti iblis yg mengetahui pikiran manusia pada saat siiblis mencobai aku dia tidak henti-hentinya menyalahkan aku menghakimi aku sama seperti kalian mempunyai sifat iblis
dan mengapa aku yg sedang giat mendekat kepada Allah siiblis tidak terima dan kesimpulannya bahwa siiblis yg membujuk aku dan memperdaya aku untuk mengucapkan 2 kalimat syahadat ini nyata dan asli bukan karanganku tetapi hasil nyata pada saat bulan Mei-Juli 2012
February 17, 2013 at 5:47 am
KAU NGACA DENGAN KOMENTAR2 KAU YANG BODOH
KAU KAJI AYAT2 YANG AKU SAJIKAN DARI INJIL KAU
AKU AHLI SOAL ITU
KALAU KAU CERDAS KAU AKAN KEDER
KAU AKAN SADAR BETAPA SESATNYA KAU SELAMA INI
KECUALI KAU SANGAT BAHLUL
KENAPA KAU MENYAJIKAN PERSIS ANAK SD YANG BARU DUDUK DIKELAS 6
KAPAN KAU UJIAN AKHIR SD ?
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 6:16 am
MENGAPA SIFAT ALLAH SAMA DENGAN SIFAT IBLIS?
Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku (iblis) akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis diantara mereka”. [QS 15:39-40]
Orang-orang kafir berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mukjizat) dari Tuhannya?” Katakanlah: “Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang2 yang bertobat kepada Nya”,[QS 13:27]
(yang kamu sembah) selain Allah?” Mereka menjawab: “Mereka telah hilang lenyap dari kami, bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu”. Seperti demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir. [QS 40:74]
Benarkah Allah adalah Tuhan? Ataukah ia hanyalah iblis yang menyamar sebagai Tuhan? Renungkanlah dengan hati nurani anda!
February 17, 2013 at 6:21 am
Sudah bodoh !
sok cerdas mengupas Al Quran
Kau ngaca PRO
Di cermin kau akan melihat ummat yang telah dinubuatkan sebagai Ummat yang bodoh
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 6:38 am
AULOH SWT ADALAH RAJA SYAITAN
QS 43:36. Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), KAMI adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.
QS 19:83. Tidakkah kamu lihat, bahwasanya KAMI telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma’siat dengan sungguh-sungguh?
HAHAHA, RUPANYA AULOH SWT YANG PERINTAHKAN SYAITAN UNTUK MENYESATKAN MANUSIA?
kESIMPULANNYA AULOH SWT ADALAH PIMPINAN / KOMANDAN / RAJA SYAITAN !
Astagapirulloh an an jingggg……..
February 17, 2013 at 6:42 am
Kau seperti anjing makan muntahannya
Kau tahu ayatnya di INJIL , ANJING ?
February 17, 2013 at 1:34 am
————- MYSTERI SURAH AT TAHRIM 66:5
Qs. Surah At-Tahrim 66:5
“Jika Nabi menceraikan kamu, ‘boleh jadi TUHANNYA’ akan memberi ganti kepadanya dengan istri-istri yg lebih baik daripada kamu, yg patuh, yg beriman, yg taat, yg bertaubat, yg beribadat, yg berpuasa, yg janda, dan yg perawan”
Lha, udah berpuluh kali saya posting ayat ini, dan nanya sama muslims, kok nggak ada yang Tahu ya??????
Hayo jawab, apa kalian nggak pernah membaca dan mengerti ayat ini, yang katanya wahyu awloh kepada Muhammad???
Hayo, jawab: DARI SIAPA DAN KEPADA SIAPA AYAT QS.66:5 DITURUNKAN???
KALO DARI AWLOH KEPADA MUHAMMAD, BERARTI MUHAMMAD MEMILIKI 2 TUHAN.
KALO KEPADA MUHAMMAD DITURUNKAN, KOK RASANYA SEPERTI BUKAN, KAYAKNYA KEPADA ISTERI MUHAMMAD???
ASTAGAFIRULLOOOOH, DEMI AWLOH, KITAB INI ADALAH KITAB AMBURADUL DAN SAMPAH.!!
BAGAIMANA MUNGKIN SAYA MENJADI MUALAF, KALO NGGAK NGERTI QURAN??
SIAPA YANG PERTAMA SEKALI BERAGAMA ISLAM??
- Qs. 6:14, 163 – Muhammad,
- Qs. 7:143 – Musa, (Masya Awloh)
- Qs. 26:51 – Beberapa orang Mesir. (Maasya Awloh)
- Qs.2:132, 137 – Ibrahim. (Masya Awloh)
- Qs. 42:51, Adam, yg menerima wahyu dari Awloh Muslim. (Masya Awloooh)
Masya Awloooooooooooooooooooh, Quran kitab kebohongan yang amburadul, karangan awloh yang maha guoblooook !
February 17, 2013 at 1:43 am
sudah pasti kalau bercerai diberi ganti istri oleh ALLAH
memang yg mau memberi istri manusia itu tuhan YESUS yg sudah KOIT alias mati terkutuk dikayu salip
dia sendiri mati alias koit meninggalkan istri dan anak – anaknya !!!!!
eng..ing…eng……..
mana bisaaaaa ?????
kenapa didalam semua kitab tidak ada yg menyebutkan kalau TUHAN itu YESUS ????
dan kenapa didalam semua kitab kalau tuhan itu ALLAH YG ESA ????
APA PERBEDAANYA TUHAN ITU ALLAH ???
DGN TUHAN ITU YESUS ????
yg pasti kalau ALLAH itu tuhan yg sejati
kalau YESUS itu tuhan ciptaan paulus
kalau ALLAH itu tuhan yg kekal abadi dunia akherat
yg diyakini semua umat
kalau YESUS tuhan yg binasa yg mati alias koit
yg ada dalam dunia khayalan paulus
dan diikuti oleh para domba yg tersesat
February 17, 2013 at 5:43 am
awloh kamu itu bodoh sampai-sampai surat Yesus/Isa diqur,an terlupakan dan tidak mempunyai surat Yesus/Isa hanya cuplikan sedikit akhirnya mata hati kalian dibutakan oleh awloh/illah-illah lain yg sebenarnya bukan Allah yg benar-benar Allah melainkan iblis yg menyerupai awloh yg mempunyai sifat tipu daya
ayatnya : mereka membuat tipu daya dan awloh membalas tipi daya itu dan awloh sebaik-baiknya pembalas/pembuat tipu daya itu
inilah sifat iblis yg ,mengaku awloh muslim sebab Allah yg benar menhadapi manusia tidak tipu daya membalas tipu daya hanya iblislah yg mempunyai sifat seperti awloh muslim
February 17, 2013 at 1:37 am
——- MISTERI DOA TERAKHIR MUHAMMAD (2) —–
Hadist Bukhari 1573 – Doa Terakhir Muhammad
“Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi.”
Islam meng-imani bahwa Quran adalah Kitab suci yang pertama sebagai Wahyu Awloh yang diturunkan kepada Muhammad, sedangkan Hadist merupakan kitab suci kedua setelah Quran.
Namun, kedudukan Quran sebagai Wahyu yang diturunkan kepada Muhammad, ADALAH TANPA SAKSI, dan hanya merupakan keterangan Muhammad sepihak, yang kemudian dicatat oleh pengikut-2 nya, DAN yang aneh bin ajaib, turunnya wahyu awloh ini, ditempat-tempat yang “Absurd” dan tidak masuk akal, seperti:
1. Wahyu Awloh turun di Gua Hira (1 Surah)
2. Wahyu Awloh turun didalam kain Khadijah (IBNU ISHAQ, SIRAT RASULULLAH, p158)
3. Wahyu Awloh turun didalam kain Aisyah (Hadist SAHIH, BUKHARI 47:755)
4. Wahyu Awloh turun pd waktu Muhammad sedang AZL/Pengerluaran mani diluar vagina (HADIST SAHIH BUKHARI, 62:136)
Jadi, dari ke-4 lokasi turunnya Wahyu Awloh, SUDAH JELAS TIDAK ADA SAKSI, HANYA MUHAMMAD SAJA YANG TAHU, dan oleh karenanya, KEDUDUKAN QURAN SECARA LEGAL ADALAH LEMAH.
Kebenaran Quran hanyalah tergantung dari keterangan Muhammad sepihak, yang bisa saja diucapkannya untuk kepentingan dan ambisi pribadinya sendiri. Sebagai contoh, Aisyah dalam Hadist Muslim 2658, mencurigai keberadaan Awloh yang selalu membela kepentingan Muhammad dalam hal Selangkangan.
Saya ingin mengemukakan hal ini kepada teman2 Muslims, bahwa untuk mengetahui kebenaran Quran maupun Hadist, maka MYSTERI DOA TERAKHIR dari seseorang yang mau mati, dalam hal ini Muhammad, dalam Hadist Bukhari No.1573, adalah YANG TERPENTING untuk di –ANALYSA, karena memuat KEBENARAN dari Quran dan Hadist yang disampaikan Muhammad, selama dia masih Sehat.
Oleh karena itu, saya ingin mengajukan analysa mengenai point-point dalam Mysteri Doa terakhir Muhammad itu, sbb:
1. Kepada siapakah Muhammad berdoa? Awloh Arab atau Allah Kristen Nestorian Tuhannya Muhammad sebelum Islam? Karena, ketika Muhammad berdoa kepada Awloh, dia minta kepada Awloh untuk menghubungkannya dengan Teman Yang Maha Tinggi.
2. Kenapakah Muhammad sampai mengajukan doa untuk minta dikasihani dan diampuni? Apakah dia menyesali bahwa Quran dan Awloh hanyalah ciptaannya belaka untuk memperoleh kekuasaan dan selangkangan?
3. Siapakah “TEMAN YANG MAHA TINGGI” YG DISEBUTKAN MUHAMMAD? – Didalam kepercayaan orang beragama, HANYA ALLAH SEBAGAI YANG MAHA TINGGI, TETAPI TIDAK DISEBUT TEMAN.
4. Kenapa Muhammad tidak mengucapkan “La Ilah ha Ilalah” seperti yang diajarkannya dalam Hadist Dari Mu’adz bin Jabal radhiallahu ‘anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang ucapan terakhirnya (sebelum meninggal dunia) kalimat ‘Laa ilaaha illallah’ (tidak ada sembahan yang benar kecuali Allah) maka dia akan masuk surga.
Sdr. Muslims, untuk mencari kebenaran, maukah anda memecahkan 4 pertanyaan diatas, dan kita dapat berdiskusi bersama untuk memecahkan mystery ini??
Ada baiknya, saya memulai diskusi ini, dengan memberikan pendapat saya mengenai Mysteri Doa teakhir Muhammad, sebagai berikut, dan saya siap menjawab dasar dari kesimpulan saya ini.
Kesimpulan dan pendapat saya atas Mysteri Doa terakhir Muhammad itu adalah:
1. Doa Muhammad ditujukan kepada Allah Kristen Nestorian, Tuhannya dulu, sebelum dia mendirikan Islam.
2. Muhammad minta dikasihani dan diampuni, karena dia merasa dosanya terlalu besar, telah menciptakan Quran dan Awloh palsu, yang menyesatkan banyak orang.
3. Teman Yang Maha Tinggi adalah ISA/YESUS, sesuai dengan ajaran Injil yang diimaninya sebelum Islam, dan kedudukan Yesus dalam Allah Trinitas, sesuai dengan doanya kepada Allah dan minta dihubungkan dengan ISA.
4. Muhammad TIDAK MENGUCAPKAN “LA ILAH HA ILALAH” sesuai ajarannya, karena dia sadar, bahwa awloh dalam quran hanyalah ciptaannya belaka.
Itulah KEJUJURAN dari seorang yang mau meninggal, untuk mengungkapkan kebenaran yang selama ini, disesatkannya untuk memperoleh kekuasaan dan selangkangan.
Mari kita berpikir untuk keselamatan kita di Akhirat.
February 17, 2013 at 1:54 am
jawaban saya
yang pasti islam tidak menuhankan kepada tuhan yg terbuat dari manusia
islam yakin seyakin yakinya kalau tidak ada tuhan selain allah
allah islam kekal abadi tidak akan pernah mati dunia maupun akherat
karena allahnya islam maha kaya, maha pencipta, maha pemelihara
dan allahnya islam tidak harus mengemis, menghiba , memohon, berdoa dan bersujut kepada allah yg lain
dan allah islam tidak pernah gentar karena dialah sang maha perkasa dan maha kuasa
dan yg pasti allah islam tidak pernah gemetar melihat malaikat
karena malaikat termasuk makluk ciptaannya
allah islam allah yg memiliki dunia dan akherat
jadi mana mau islam menuhankan tuhan yg berkolor. tuhan sang penghasil tinja, tuhan yg keluar lewat vagina, tuhan yg didunia menembus liang vagina manusia , tuhan yg harus koit dihina dina …….
tuhan islam ALLAH SWT maha kuasa cukup memberikan wahyu/firmanya lewat kepada para nabinya
allah islam tidak harus menumbalkan diri menjadi hewan korban untuk menebus dosa umatnya
allah islam cukup mengampuni dosa umatnya yg bertobat
karena allah islam maha melihat, maha mendengar dan maha pengampun dialah allah sang penguasa jagat raya
dialah penguasa dunia dan akherat
mana tahan tuhan lemah tak berdaya !!!!!!!
sori tuse katanye …..
February 17, 2013 at 2:09 am
@Maria,
Komentar anda:
jawaban saya
yang pasti islam tidak menuhankan kepada tuhan yg terbuat dari manusia
TANGGAPAN SAYA:
Haiyaaaaaa, kok sama sekali nggak nyambung???
Kalo mau jawab soal Ke-Tuhanan, Monggo !!
Siapa bilang Kristen menuhankan MANUSIA????????
Yesus adalah FIRMAN ALLAH yang MENJADI MANUSIA, agar:
- Dia bisa merasakan sebagai manusia, menderita sengsara, disalibkan, mati, untuk menebus dosa manusia. Kalau Tuhan Yesus tidak menjadi manusia, Dia tidak bisa DISALIB DAN DIBUNUH.
- Lucu, jika Tuhan hanya mengeluarkan Perintah kepada manusia, tetapi Tuhan sendiri tidak bisa merasakan bagaimana perintahNya dapat dilaksanakan oleh manusia.
Nanti di Pengadilan Terakhir, orang bisa berdalih bahwa “Tuhan, sulit sekali melaksanakan PerintahMU sebagai manusia, kami kan manusia biasa, yg tidak luput dari kelemahan.
Nah, agar mulut2 orang terbungkam, Dia sudah membuktikan sebagai manusia DIA SANGGUP MELAKUKANNYA.
Pertanyaan anda, sudah ditanyakan oleh orang Yahudi 2000 tahun lalu dalam bentuk ejekan dan pembunuhan karena Yesus dituduh menghujat Allah dengan menyatakan diriNya Anak Allah.
Matius 27:40 mereka berkata: “Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu!”
Markus 15:30 turunlah dari salib itu dan selamatkan diri-Mu!”
Markus 15:31 Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli Taurat mengolok-olokkan Dia di antara mereka sendiri dan mereka berkata: “Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan!
Lukas 23:37 dan berkata: “Jika Engkau adalah raja orang Yahudi, selamatkanlah diri-Mu!”
Lukas 23:39 Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: “Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!”
Terakhir, Yesus sendiri menolak diselamatkan dalam doaNya kepada Bapa di Sorga.
Yohanes 12:27 Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini.
Itulah sebabnya Rasul Paulus mengatakan, BAHWA PEMBERITAAN INJIL ADALAH SATU KEBODOHAN, karena memberitakan tentang Yesus sebagai Tuhan yang mati disalib.
Anda sudah terlambat
February 17, 2013 at 3:29 am
YG LEBIG PARAK OTAKMU MUNAFIK
TUHAN ITU MAHA KUASA
NGAPAIN DIA HARUS MERENDAHKAN HARKAT DAN MARTABAT KETUHANANYA DIA TUHAN HARUS DISIKSA, DIHINA, !!!
TUHAN DARI DUNIA ADA SAMPAI SEKARANG NI MENYAMPAIKAN WAHYU ATAU FIRMAN ATAU TUNTUNAN DALAM MENJALANKAN AGAMA YA LEWAT PARA NABI/RASUL/UTUSANNYA
TIDAK ADA YG LAIN
HANYA ADA SATU YAITU AJARAN SESAT PAULUS SI RASUL PALSU MENGAJARKAN SEPERTI ITU
INGAT MUNAFIK TUHAN ITU SANG PENCIPTA, TUHAN ITU SANG MAHA KUASA SEKALIGUS MENGUASAI, MENGATUR, MENJAGA SEKALIGUS SANG PENGHACUR ALAM DAN JAGAT RAYA INI PADA SAAT HARI AKHIR ATAU KIAMAT
NGAPAIAN HARUS TURUN TANGAN SENDIRI MENGHINAKAN KEMAHA KUASAANYA DAN KEMAHA PERKASAANYA UNTUK MENJADI FIRMAN DAN BERUJUT MANUSIA ????
JELAS DISINI HANYA AJARAN PAULUS YG SESAT DAN MENYESATKAN
JANGALAH KAU PAKSAKAN KARENA OTAK KAU MEMANG KERDIL
February 17, 2013 at 1:38 am
@Nadia, Maria,
Pertanyaan kalian diatas, AKU AKAN JAWAB SEMUA, karena sangat Mudah.
Tapi tolong akulah, JAWAB SATU PERTANYAAN AKU YANG SUDAH AKU KIRIMKAN BER-HARI-HARI TIDAK KAU JAWAB. PERTANYAAN AKU SANGAT MUDAH, BUKAN BERDASARKAN AL QURAN ATAU HADIST, TETAPI BERDASARKAN PANDANGAN KALIAN SENDIRI.
Ini, aku kirimkan sekali lagi ya, tolong dijawab, supaya semua visitors, mengetahui secara pasti, bagaimana pandangan Muslimah, atas Phedophilia Muhammad.l
PERTANYAAN AKU :
Kalo ada satu Ustadz yang kaya dan berpengaruh, kira-kira umurnya 53 tahun, datang kerumah Neng, ngelamar anak neng yang berusia 6 tahun, masih lagi main boneka, bagaimana sikap neng terhadap Ustadz itu?
- Apakah Neng, menjadi jijik, dan memandang wajah Ustadz tersebut, sambil berpikir, waraskah orang ini?????????????
- Atau, apakah langsung Neng, ambil air got, untuk diguyur ke kepala Ustadz itu????
- Atau apakah Neng langsung terima, karena mengharapkan limpahan materi dari Ustadz itu, karena dia sangat kaya dan berpengaruh, seperti Syech Puji, yang pinangannya diterima oleh orang tuanya (Tapi Syeh Puji, isterinya umur 14 tahun bukan 6 tahunb).
Gimana sikap Neng ya???????????????
Sampai disini saja, yang dibawah nggak usah dibaca !!!
—————-
NGGAK USAH DIBACA:
Hadist Sahih Bukhari 62:64
Diceritakan oleh Aisha: Bahwa Nabi menikahinya ketika ia berusia ENAM tahun dan berhubungan suami istri ketika dia berusia SEMBILAN tahun, dan dia tetap menjadi istrinya selama sembilan tahun (yaitu sampai kematian Nabi).
ABU BAKR (AYAH AISYAH) KEBERATAN KETIKA MUHAMMAD MELAMAR ANAKNYA.
Menurut hadist berikut Abu Bakr keberatan saat Muhammad melamar Aisah.
Sahih Bukhari. Volume 7. Book 62. No. 18
http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamentals/hadithsunnah/bukhari/062.sbt.html#007.062.018
Narrated ‘Ursa: The Prophet asked Abu Bakr for ‘Aisha’s hand in marriage. Abu Bakr said “But I am your brother.” The Prophet said, “You are my brother in Allah’s religion and His Book, but she (Aisha) is lawful for me to marry.”
Abu Bakr sebenarnya tidak salah karena dalam tradisi bangsa Arab persaudaran walaupun saudara angkat sama artinya dengan saudara kandung. Demikian juga dengan anak angkat. Adalah tabu mengawini anak saudara angkat atau isteri anak angkat menurut moral bangsa2 Arab pada waktu itu.
February 17, 2013 at 2:07 am
ngapain menjawab pertanyaan domba yg baru menegak minuman keras, mengkonsumsi narkoba dan memakan bangkai serta darah segar
bukanya kalian baru teler alias mabuk berat
heheheheh ……… sori tuse ye ………… bukannya kalian para domba yg menghalalkan semuanya
jangankan lawan jenis, sesama jenis aja bukanya dihalalkan dalam agama kalian he para domba yg tersesat !!!!!
baca dalam kitab injil kalian ulangi dan ulangi lagi
nanti kalau dicantumkan dalil dari injil kalian
pasti tidak bisa menjawab dan kalaupun menjawab
he kalian tidak memahami injil jangan kau tampilkan dalil sepotong sepotong
hehehehe…. sekali lagi sori tuse ye …… ayat dalam alquran kalian kaji berulang – ulang tidak akan ada celah untuk kalian mencelanya
karena alquran kitab yg sempurna
sekarang baca dan kaji injil kalian aja , baca dan baca selanjutnya cerna
baca antara injil yg satu dan bandingkan dengan injil yg lainya
ada yg memerintahkan bersunat ada yg tidak,
ada yg mengharamkan minuman keras ada yg menghalalkan,
ada perintah perempuan berkerudung atau menutup kepalanya tapi tidak diyakininya
ada yg mengharamkan darah, bangkai, dan daging babi tapi ditegaskan oleh paulus katanya semua boleh dilahap
baca dan cerna lagi yaaaaa !!!! agar kalian bisa memahami
jangan kau sakit hati kalau membaca komen saya
tapi itu semua fakta
adakah yg tidak fakta ?????
memang benar tuhan kalian terbuat dari manusia yg berkolor dan pengahasil tinja
dan parahnya tuhan kalian sangat suka dan karem dengan liang vagina ???
ingat sekali lagi tuhan kalian itu bernafsu ……
gimana caranya tuhan kalian menahan nafus ?????
ya paling mencari para pesundal dan pelacur
karena setahu saya dalam kitab injil kalian pesundal dan pelacur diagungkan oleh tuhan kalian
February 17, 2013 at 1:41 am
@Anonymous,
KOMENTAR & PERTANYAAN ANDA:
BANTAHAN SAYA: APA SALAHNYA KALAU SAYA MENGAWINI :
1. anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapak SAYA ,…INI KAN ARTINYA MENGWAINI ADIK SENDIRI KAN
2. anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapak SAYA
3 anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibu SAYA
4. dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibu SAYA
5. PEMBANTU SAYA
SALAH KAH ITU??????????
TANGGAPAN SAYA :
Menurut si Alien sich, nggak salah kalo Awloh sudah menetapkannya.
Kalo aku sendiri, nggak tahu, kan aku nanya aja!
Cuma aku pikir, kok manusia merendahkan dirinya seperti binatang ya!
Kalo ayam, anjing, harimau dll, bisa saja anak ngawini ibu, bapak ngawini anak, abang ngawini adik atau vice versa.
Terserah kau aja sich, maunya gimana, mau jadi binatang atau manusia, kan itu pilihan dan resiko anda sendiri!!
Kalo aku, dunia ini jadi kacau, sebentar lagi juga orang lain bisa ngawini bini kita, adik kita, sesuka hati.
Tuhan menurut aku, selain DIA MAHA KUASA, DIA JUGA MAHA KUDUS, MAHA ADIL, MAHA BENAR, JADI ……
KEMAHAKUASAANNYA DIBATASI OLEH KEMAHAKUDUSANNYA, KEMAHA ADILANNYA, KEMAHABENARANNYA.
ITU SEBABNYA, KETIKA TUHAN KRISTEN YANG MAHA KUASA, MENEBUS DOSA MANUSIA, DIA HARUS MENGGANTIKANNYA DENGAN DARAHNYA, (Karena Dia juga bergelar Maha Adil dan Maha Benar) NYAWANYA DI KAYU SALIB, KARENA DENGAN DOSA KITA, KITA MENJADI MILIK IBLIS, DAN TUHAN HARUS MEREBUTNYA DARI TANGAN IBLIS.
Shalom, Tuhan Yesus mengasihi kita semua !!
February 17, 2013 at 2:11 am
hehehehe …. terlihat disini he kau pengikut tuhan yg berdaging dan berdarah, pengikut tuhan yg gemetar melihat malaikat tuhan yg harus mati koit terkutuk dikayu salip
tuhan lemah yg harus menghiba, memohon, berdoa, bersujud kepada tuhan yg lainya
kalau kau tidak paham janganlah kau mempermalukan sendiri dirimu terlihat disini kalau kau memang domba yg tersesat dan idiot
huum perkawinan dalam islam jelas tidak seperti ajaran dalam injil kalian
paham domba sesat ini saya hanya numpang lewat
selamat menerima penebusan dosa tuhan kalian yg kalian jadikan hewan korban eng ing eng ……….. mana bisaaaa ………………. yakin kalian masuk keraknya neraka !!!
February 17, 2013 at 11:31 am
Wakakakakkkk, Tuhan menjelma menjadi batang kayu kau percaya ( qs28:30, tapi Tuhan menjadi manusia kau tidak percaya, dimana otakmu?
February 17, 2013 at 11:43 am
“Aku membuat INJIL bukan dari Firman Tuhan!”
Kau tak mampu memikirkan kata2 si PAULUS ya ?
Sangat benar PAULUS mengatakan : Dia hanya mengajak manusia TOLOL ikut agamanya !
“Aku hanya mengajak orang bodoh ikut agama aku !” (1Korintus 1:21)
February 17, 2013 at 1:42 am
BATU NGADU – MUHAMMAD SALAH RAMAL
Salah satu yang aku nggak mengerti mengenai Islam adalah ajarannya yang membenci satu bangsa (Yahudi), dan memasukkannya dalam Quran dan Hadist dengan perintah untuk membunuh dan memerangi Yahudi/kafir. Dengan ajaran islam ini, berarti orang Arab mengajak umat muslims seluruh dunia untuk JUGA MEMUSUHI BANGSA YANG MENJADI MUSUH MEREKA.
Dalam Perjanjian Lama, Kitab Amos, Allah berjanji akan memulihkan bangsa Israel:
Amos 9:11) Pada hari itu Aku akan mendirikan kembali pondok Daud yang telah roboh; Aku akan menutup pecahan dindingnya, dan akan mendirikan kembali reruntuhannya; Aku akan MEMBANGUNNYA KEMBALI seperti di ZAMAN DAHULU KALA,
Amos 9:14) Aku akan memulihkan kembali umat-Ku Israel: mereka akan membangun kota-kota yang licin tandas dan mendiaminya; mereka akan menanami kebun-kebun anggur dan minum anggurnya; mereka akan membuat kebun-kebun buah-buahan dan makan buahnya.
Pada tahun 1948, Janji Allah telah digenapi, Inggris dan Negara2 Barat, mengembalikan Israel ke sebagian Tanah Perjanjian, dan tahun 1967, Israel yang hanya berpenduduk 2 juta jiwa, mengalahkan 7 negara Arab yang berpenduduk 100 juta jiwa, hanya dalam tempo 6 hari saja, Israel telah memperluas wilayahnya.
Dalam Hadist Bukhari, Muhammad meramalkan bahwa orang-orang Yahudi akan kalah dari Arab, dan mereka akan sembunyi dibalik-balik batu, dan batu-batu akan mengadu dan memberitahukan tempat sembunyi mereka.
BATU NGADU
Sahih Bukhari V4 B52 #117
Rasulallah berkata, “Kiamat tidak akan tiba sampai kalian memerangi yahudi, dan batu dimana orang2 yahudi sembunyipun akan berkata, ‘O muslim! Ada yahudi sembunyi dibelakangku, bunuhlah dia.”
PERANG YAHUDI – PALESTINA:
Baru-baru ini, kita menyaksikan di TV, bagaimana Israel membom kota-kota di Gaza, sehingga Arab harus bersembunyi dibalik BATU-BATU RERUNTUHAN BANGUNAN.
Pembunuhan Pimpinan Pasukan Perlawanan Hamas:
- Semula dia bersembunyi di balik batu, tetapi kemudian si batu meneriakkin Yahudi, Hoooi Yahudi, ada Arab sembunyi dibelakangku.
- Ketika dia lari, kembali si Batu teriakin, Hoooi Yahudi, dia lari kesana, naik mobil..
- Jadi, si Yahudi mengejar dengan Bom Pintarnya membunuh Pimpinan Pasukan Hamaz.
Pembunuhan Arab lainnya, yang bersembunyi dibalik reruntuhan puing bangunan:
Bom-bom pintar ini juga mencari orang-orang Arab yang bersembunyi dibalik batu-batu bangunan rumah dan tempat persembunyian mereka, tetapi tetap saja, jatuh banyak korban dari orang Arab yang bersembunyi dibalik batu-batu.
Kita juga menyaksikan bagaimana setelah pengumuman gencatan senjata, rakyat arab palestina, berduyun-duyun keluar dari tempat persembunyian mereka DIBALIK BATU-BATU DENGAN GEMBIRA, SAMBIL SEBAGIAN BERTERIAK ALLAHUAKBAR!
Jadi, ramalan Muhammad dalam Sahih Bukhari diatas, bukan saja SALAH, MALAHAN SEBALIKNYA, ARABLAH YANG BERSEMBUNYI DIBALIK BATU-BATU, TETAPI BATU-BATU ITU MENGADU KEPADA ORANG YAHUDI, “EH, DISINI, ADA ORANG ARAB”!
YA, BOM PINTAR YAHUDI, MENCARI ORANG-ORANG ARAB YANG BERSEMBUNYI DIBALIK BATU-BATU.
MUHAMMAD SALAH RAMAL, MALAHAN TERBALIK YANG SEMBUNYI SI ARAB, dan Muhammad yang selalu SALAH dalam setiap perbuatannya, sehingga semua yang dikatakannya harus diartikan terbalik.
Jika Quran mengatakan bahwa Orang Kristen masuk Neraka, harus diartikan, Orang Kristen masuk SORGA,
Jika Quran mengatakan bahwa Orang Muslims masuk Sorga, harus diartikan, bahwa Muslims pasti masuk Neraka yang paling dalam.
Amin, Amin, Ya Rabbal Allamin!
February 17, 2013 at 2:24 am
NABI ISA AL-MASIH SAMA DENGAN NABI-NABI YANG LAIN
nabi sampai kapanpun tetaplah nabi
nabi tidak akan naik tingkat menjadi tuhan
Firman Allah SWT:
Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Yakub kepadanya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Daud, Sulaiman, Ayub, Yusuf, Musa dan Harun. Demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik, dan Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shaleh. dan Ismail, Alyasa, Yunus dan Lut. Masing-masingnya Kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya), (dan Kami lebihkan pula derajat) sebahagian dari bapak-bapak mereka, keturunan mereka dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus. (Q.S. 6:84-87)
Katakanlah (hai orang-orang mukmin): “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”. (Q.S. 2:136)
Rasul telah beriman kepada Al Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat”. (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali”. (Q.S. 2:285).
Katakanlah: “Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, `Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri.” (Q.S. 3:84).
Allah berfirman: “Hai Musa sesungguhnya Aku memilih (melebihkan) kamu dari manusia yang lain (di masamu) untuk membawa risalah-Ku dan untuk berbicara langsung dengan-Ku, sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur”. (Q.S. 7:144).
February 17, 2013 at 1:44 am
———- QURAN ADALAH KITAB KEBOHONGAN & ILHAM TUKANG BOONG
Dalam Qs. 19:33, 19:15 dan 3:55, DIKATAKAN ISA LAHIR, WAFAT DAN DIBANGKITKAN HIDUP KEMBALI, SEHINGGA BERKONTRADIKSI DENGAN QS. 4:157-158, BAHWA ISA TIDAK WAFAT, TETAPI LANGSUNG DIANGKAT KE SORGA.
Dan si Ilham Onani, mengatakan bahwa dalam Qs. 19:33, 19:15, 3:55, WAFAT DIARTIKAN “TIDUR”, WALAUPUN JELAS TERJEMAHAN RESMI BHS INDONESIA DAN INGGRIS MENGATAKAN “WAFAT”.
Nich, terjemahan resmi yang membuktikan bahwa Quran adalah kitab kebohongan, kontradiksi dan Ilham Onani adalah tukang Bohong !!
QS. 19:33; 19:15
- ISA LAHIR, DIBANGKITKAN DAN HIDUP KEMBALI. (Sura 3:55, Maryam 19:33, 19:15).
وَالسَّلامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا
”Wa salaamu ‘alayya yauma wulittu, wa yauma amuutu, wa yauma ub’atsu hayaa.”
“Dan sejahtera atasNya pada hari Dia dilahirkan, pada hari Dia WAFAT, dan pada hari Dia DIBANGKITKAN hidup kembali.” (Maryam, 19:33)
An-Nisaa’4:[157] dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.
AWLOOOOH, MANA YANG BENAAAAR??
February 17, 2013 at 2:43 am
kenapa kau pusing – pusing mengkaji alquran yg jelas kau tidak paham
baca dan cerna ayat dalam injil kau jelas dan pasti jangan kau paksakan
ayat friman tuhan jelas
“Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 15:24)
“Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku..” (Yohanes 11:41-44)”
“Aku menghakimi sesuai dengan apa yag Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku. (Yohanes 5:30)
MATIUS:
4:10 Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”
7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga
MARKUS
12:29 Yesus:“Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
YOHANES
12:49 berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku
17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus
20:17 akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu
7:16 “Ajaran-Ku tidak berasal dari diri-Ku sendiri, tetapi dari Dia yang telah mengutus Aku.
LUKAS
24:19 yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami.
dari kapan dan sampai kapan ISA AS adalah nabi utusan allah
sekali lagi “”"UTUSAN “”"
nabi tidak mungkin naik tingkat menjadi TUHAN !!!!
ini terang dan jelas saya tidak mengada – ada
itupun kalau kau masih bisa membaca dan mencerna kalimat
tentunya pada saat membaca jangan dalam kondisi mabuk walaupun itu dihalalkan dalam ajaranmu munafik !!!!
itu kata, kalimat, maknanya jelas tidak usah kau gubag, kaurefisi, dan kau kaji ulang jelas kalau ISA utusan allah
February 17, 2013 at 2:58 am
@maria,
Komentar anda:
kenapa kau pusing – pusing mengkaji alquran yg jelas kau tidak paham
baca dan cerna ayat dalam injil kau jelas dan pasti jangan kau paksakan
ayat friman tuhan jelas
TANGGAPAN SAYA:
Lha, justru anda yang tidak mengerti mengenai Alkitab, tetapi banyak komentar.
Yesus adalah Firman Allah yang Menjadi Manusia. Dia adalah Allah, oknum kedua dari Trinitas, YANG MAHA ESA.
Ketika Dia didunia, Dia sebagai manusia, dan TENTU SAJA SEBAGAI MANUSIA, DIA HARUS MENGAJARKAN MANUSIA UNTUK MENYEMBAH ALLAH YANG ESA DALAM TRINITAS. Artinya, Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus.
Yesus berkata : AKU DAN BAPA ADALAH SATU (YOHANES 10:30)
Pengertian Utusan adalah FIRMAN ALLAH dan Allah sendiri. (John 1:1).
Manusia diciptakan segambar dengan Rupa Allah. Ketika manusia bekerja, TUBUH HANYA MELAKSANAKAN APA YANG DIPERINTAHKAN OLEH AKAL BUDI, JADI, TUBUH HANYALAH UTUSAN DARI AKAL BUDI YANG MEMERINTAHNYA.
Jika manusia memiliki 3 unsur dalam dirinya, yaitu, Akal Budi, Tubuh dan Roh, demikian juga Allah, dalam Tauhid KeilahianNya, terdiri dari Allah Bapa, Allah Putra dan Allah Roh Kudus.
Jadi, Utusan adalah Firman Allah, yang DIPERINTAH OLEH ALLAH BAPA, untuk turun kedunia, menebus dosa manusia.
Seperti manusia, Tubuh diperintah dan diutus oleh Akal Budinya, untuk melakukan apa yang dip0erintahkannya.
—-
Eh, Maria, kok anda nggak jawab-jawab pertanyaanku mengenai anak anda yg berumur 6 tahun yg mau dilamar ustadz?
Kok muslims nggak bisa jawab pertanyaan ku berkali-kali, Qs. 33:50, Qs. 66:5, Hadist Muslim 2658, Hadist Bukhari 1573, Qs. 17:01, Qs. 2.132?
Jadi, setiap pertanyaan yang tidak dapat dijawab oleh muslims, atau yg dijawab secara Asbun dan tidak menggunakan logika, akan tetap saya posting !!
February 17, 2013 at 3:06 am
February 17, 2013 at 3:22 am
HEHEHEHE ………. FIRMAN ALLAH DAN YESUS SANG FIRMAN DI JADIKAN HEWAN KORBAN BEGITU MUNAFIK
JELAS DIA MANUSIA YG DIUTUS
DIA UTUSAN SEPERTI NABI – NABI SEBELUMNYA
MANA ADA TUHAN MENGUTUS DENGAN MENJADIKAN MANUSIA MENJADI FIRMAN
TUHAN ALLAH ITU MAHA KUASA, MAHA PERKASA, MAHA BIJAKSANA, MAHA MELIHAT, MAHA MENDENGAR NGAPAIN DIA HARUS MENJADI MANUSIA DAN MENJADI FIRMAN MENYAMPAIKAN AJARAN SENDIRI DAN HARUS MERENDAHKAN DIRI SEBAGAI TUHAN DAN HRUS DIHINA DINA DISIKSA, DIFITNAH DENGAN KEJI ???
NGAPAIN SEKALI LAGI NGAPAIN ????? !!!!! TUHAN ITU MAHA DAN MAHA SEGALANYA !!!!!
Katakanlah: “Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, `Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri.” (Q.S. 3:84).
Allah berfirman: “Hai Musa sesungguhnya Aku memilih (melebihkan) kamu dari manusia yang lain (di masamu) untuk membawa risalah-Ku dan untuk berbicara langsung dengan-Ku, sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur”. (Q.S. 7:144).
Katakanlah (hai orang-orang mukmin): “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”. (Q.S. 2:136)
Rasul telah beriman kepada Al Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat”. (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali”. (Q.S. 2:285).
UTUSAN/RASUL/NABI ITULAH PENYAMPAI FIRMAN TUHAN
MEREKA TETAPLAH MANUSIA
JADIIII ………. BUKAN MANUSIA YG MENJADI FIRMAN !!!!
DAN MANUSIA YG MENJADI TUHAN
APALAGI DENGAN DOGMA TUHAN DIJADIKAN HEWAN KORBAN UNTUK MENEBUS DOSA MANUSIA
MANUSIA LAKNAT YG MINTA DITEBUS DOSANYA OLEH TUHANYA
MANUSIA YG BERBUAT TUHANYA JADI KAMBING CONGENG UNTUK MENJADI HEWAN KORBAN !!!!!
PARAH KAN MUNAFIK AJARANMU ???
MAU KAU PERJUANGKAN SEPERTI APAPUN AJARANMU JELASLAH SESAT DAN MENYESATKAN
February 17, 2013 at 3:02 am
Aku membuat INJIL bukan dari Firman TUHAN
Melainkan dari kelicikan aku dan kebodohan
Dan aku hanya mengajak ummat yang bodoh yang ikut agama aku !
Memang pengikut kristen itu sudah dinubuatkan BODOH oleh rasul bejatnya sendiri
INJIL kau itu hanya tipuan
Yesus itu adalah Isa yang dibunuh PAULUS bejat
Yesus kau itu tak pernah ada
Dia makhluk fiktif ciptaan PAULUS yang diciptakan 10 tahun setelah penyaliban
Yang disalib Yudas Iskariot
ALLAH sendiri yang membongkar kebohongan INJIL
dan
Kalau kau tak percaya kau baca buku Flavius yang membongkar kebohongan si PAULUS
February 17, 2013 at 1:46 am
PERINTAH KE-10, DARI 10 PERINTAH ALLAH (Seri-1)
JANGANLAH ENGKAU MENGINGINKAN HAK ORANG LAIN
Kel. 20:17 Jangan mengingini rumah sesamamu; JANGAN MENGINGINI ISTERINYA, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.”
Perintah ke-10 dari 10 Perintah Allah dalam Taurat diatas, diterima oleh Musa di Gunung Sinai, dan Daud, yang melanggar Perintah ini, dengan membunuh Uria, suami Batsyebya, dan kemudian Daud mengawini Batsyeba (2 Samuel Pasal 11 dan 12).
Allah murka dan mengirimkan Nabi Natan untuk menegur Daud dan menjatuhkan hukuman, 2 hukuman kepada Daud:
2 Samuel 12:10 Oleh sebab itu, pedang tidak akan menyingkir dari keturunanmu sampai selamanya, karena engkau telah menghina Aku dan mengambil isteri Uria, orang Het itu, untuk menjadi isterimu.
2 Samuel 12:11 Beginilah firman TUHAN: Bahwasanya malapetaka akan Kutimpakan ke atasmu yang datang dari kaum keluargamu sendiri. Aku akan mengambil isteri-isterimu di depan matamu dan memberikannya kepada orang lain; orang itu akan tidur dengan isteri-isterimu di siang hari.
Anak Daud, Absalom memberontak terhadap ayahnya, dan meniduri gundik-gundik ayahnya, dan dia mati ditangan Yoab, Panglima Tentara Daud.
MUHAMMAD & ZAINAB, MENANTUNYA:
Jika kita melihat bagaimana Allah dalam Taurat membenci dosa bagi orang yang mengingini HAK orang lain, bagaimana kita dapat mengerti, awloh islam yang mendukung Muhammad untuk mengambil Hak Anak Angkatnya Zaid, yaitu isterinya Zainab, dan menceraikan kedua orang itu, suami isteri, sebelum muhammad mengawini Zainab (Sura al-Ahzab Q.33: 37)?
Apa alasan awloh menceraikan kedua pasangan muda itu?, dan apakah manfaat dari perkawinan Muhammad dan Zainab untuk kepentingan Syiar Agama???
Kesimpulan & Pertanyaan:
1) Sudah jelas, Muhammad mengingini Zainab yang montok itu, Hak dari anak angkatnya Zaid, isterinya, untuk di-embat-nya, dan oleh karena itu, Zainab harus bercerai dahulu dari Zaid, atau di-JADIKAN JANDA, agar PERZINAHAN LEGAL dengan menerbitkan Surat Nikah dapat terwujud.
2) Siapakah awloh itu, yang menurunkan Sura al-Ahzab Q.33;37, yang mendukung perceraian Zaid dan Zainab, dan perkawinan Muhammad dengan Zainab?
3) Apakah awloh itu hanyalah “machluk ciptaan muhammad’, untuk digunakan sebagai alat memuaskan nafsu sex-nya, dan atau kepentingannya pribadi?
4) Apakah benar khotbah para Ustadz, Alim Ulama islam mengenai Muhammad yang disebutkan berhati mulia, karena, kecuali Aisyah, mengawini janda-janda tua, agar dapat mengurus mereka, sedangkan dipihak lain, fakta menyebutkan bahwa perempuan-perempuan muda yang dikawininya, sebelumnya bukan Janda, tetapi DIJADIKAN JANDA, sebelum dikawininya.
Jawabannya, adalah Anda yang memutuskannya.!!
February 17, 2013 at 1:48 am
SERI-2, PERINTAH KE-10, DARI 10 PERINTAH ALLAH
JANGANLAH ENGKAU MENGINGINKAN HAK SESAMAMU
TAURAT, Keluaran. 20:17
JANGANLAH MENGINGINI:
1) RUMAH SESAMAMU,
2) ISTERINYA,
3) HAMBANYA LAKI-LAKI ATAU PEREMPUAN,
4) LEMBUNYA ATAU KELEDAINYA,
5) ATAU APAPUN YANG DIPUNYAI SESAMAMU.
Ayat diatas, adalah HUKUM KE-10, dalam Hukum Taurat yang diberikan Allah kepada Musa.
Ketika Perintah ini dilanggar oleh Daud, berzinah dengan isteri orang Batsyeba, membunuh suaminya Uria dan mengawini Batsjeba, Allah murka dan merasa TERHINA, mengirimkan Nabi Natan, untuk menegur dan menghukum Daud (2 Samuel pasal 11 dan 12).
Hukuman kepada Daud sangat keras, dengan menetapkan bahwa “pedang” tidak akan menyingkir dari keturunan Daud sampai selamanya, serta anaknya, Absalom, akan meniduri gundik-gundik Daud secara terang-terang-an, dan anaknya akan terbunuh oleh panglima pasukan Daud, Yoab.
MUHAMMAD & SAFIYAH & BUDAK MARIYAH
1. Safiyah – seorang wanita Yahudi yang cantik, berumur 17 tahun, isteri dari Kinana, suaminya, dibunuh, dan isterinya, DIGAULI pada HARI YANG SAMA, ketika Muhammad membunuh suaminya.
Safiya binti Huyai/Huyayy adalah seorang budak tahanan yang Muhamad nikahi setelah memnghabisi nyawa ayah, saudara laki-laki, suami dan orang-orang Khaibar, menurut Bukhari vol.2 buku 14 bag.5 no.68 hal.35; vol.4 buku 52 bag.74 no.143 hal.92; vol.4 buku 52 bag.168 no.280 hal.175 dan al-Tabari vol.39 hal.185.
2. Mariyah bt. Shamun (Maria), budak Hafsah, isteri Muhammad, orang Yahudi, yang dihamili Muhammad tanpa dikawini. (Hadis Sahih Bukhari Volume 1, Book 5, Number 268)
Kesimpulan:
1. Apa yang dilakukan Daud, juga dilakukan oleh Muhammad terhadap Safiyah, seorang isteri muda YANG DIJADIKAN JANDA, setelah membunuh suaminya, dan pada hari yang sama menggaulinya.
2. Demikian pula, seorang budak, Mariyah, seorang wanita Yahudi muda, Kristen Koptik, pemberian dari Raja Alexandria, yang menjadi budaknya Hafsah, isteri Muhammad. Muhammad menggauli Maria diranjangnya Hafsah, dan terjadilah pertengkaran Muhammad dengan Hafsah, yang kemudian melahirkan Surah 66 At Tahrim,
Q 66:1 “Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu?”
Q 66:2 yang mengatakan bahwa Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”
Q 66:3 Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari istri-istrinya (Hafshah) suatu peristiwa. Maka tatkala (Hafshah) menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah) dan Allah memberitahukan hal itu (semua pembicaraan antara Hafshah dengan Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya) dan menyembunyikan sebagian yang lain (kepada Hafshah).
Dari Maria lah, Muhammad memperoleh seorang anak laki-laki yangka bernama Ibrahim, tetapi meninggal pada usia 2 tahun.
Pertanyaan :
1. Bagaimana mungkin, Allah dalam Taurat begitu membenci dosa dari orang yang mengingini Hak sesama, tetapi awloh dalam quran, justru tidak menghukum Muhammad?
2. Dari uraian mengenai budak Maria, ternyata benar, bahwa BUDAK tidak memiliki HAK UNTUK DINIKAHI, walaupun sudah disetubuhi dan melahirkan anak?, padahal Muhammad memiliki Hak Preogratif menikahi seberapa banyak wanita yang dikawininya.
3. Apakah hukuman bagi Muhammad, terkena kepada keturunannya bangsa arab, yang selalu perang dan bunuh membunuh terus menerus?
4. Apakah alasan dari sebagian muslim yang menamakan diri mereka Achmadiyah, menggantikan Muhammad dengan nabi India Ghulam Ali, juga termotivasi dari perbuatan Muhammad, sehingga mereka merasa tidak pantas Muhammad sebagai nabi?
5. Apakah benar, khotbah para ulama Islam bahwa, Muhammad berhati mulia dengan mengawini janda-janda TUA, untuk mengurusi mereka, ataukah isteri-isteri muda sesamanya, YANG DIJADIKAN JANDA, agar bisa digaulinya??
Jawabannya : Anda – lah yang memutuskannya sendiri.
February 17, 2013 at 2:34 am
PENDETA BAHLUL
KENAPA SAMPAI SAAT INI KAU TAK SANGGUP MENJAWAB ?
PADAHAL SANGAT MUDAH
PILIHAN JAWABAN :
A ATAU B SAJA ?
JOSEPHUS FLAVIUS (02-105 M)
MEMBIKIN BUKU DENGAN JUDUL “ANTIQUI TASTE JUDAICEA”
FLAVIUS BERCERITA :
BAGAIMANA PAULUS MENCURI JASAD YUDAS ISKARIOT
DARI KUBURAN ISA ALMASIH DAN ALASAN2 PENCURIAN MAYAT YUDAS
FLAVIUS ADALAH PERWIRA YANG DISEGANI
PAULUS ? KALIAN SUDAH MENGENALNYA
PERTANYAANNYA :
BISA KAU TETAPKAN PILIHAN YANG MANA YANG HARUS KAU PEGANG KATA2NYA ,
A. FLAVIUS SIPERWIRA YANG MENULIS BUKU :
Yang bercerita dibuku yang ditulisnya bahwa Paulus telah mencuri Mayat Yudas Iskariot dari dalam kuburan Isa Almasih , karena yang mati disalib adalh Yudas Iskariot bukan Isa Almasih .
Kalau Paulus tidak mencurinya maka IMAM2 besar Yahudi sangat malu dan Imam2 Besar itu akan menghukum mati PAULUS sebagai orang Ahli Taurat yang mendorong untuk membunuh Isa Almasih. (Halaman 16)
B ATAU PAULUS YANG KALIAN PERCAYA SI PENULIS INJIL yang mengaku dengan sangat jelas dan gamblang sbb :
“Aku adalah manusia yang membikin kristen!” ( KPR 11:26)
“Aku membikin Injil bukan dari firman ALLAH , melainkan karena kebodohan aku saja!” (2Korintus 11:17)
“Terkutuklah yang masih mengimani Injil dari ALLAH yang diturunkan untuk Isa Almasih !” (Galatia 1 : 8)
“Aku hanya mengajak orang bodoh ikut agama aku !” (1Korintus 1:21)
“Aku memang licik membuat Injil dan mengajarkan Injil (2 Korintus 12:16)
“ Tanpa sadar mereka aku rampok untuk melayani mereka (2 Korintus 11:7-8)
- Akulah yang membunuh Isa Almasih (KPR 26 : 15 KPR 9 : 5 KPR 22 :7)
- Akulah yang membunuh murid2 Isa Almasih (KPR9 : 1)
- Akulah yang membunuh Jemaat ALLAH (Pengikut Isa Almasih) ( KPR 22:4, GALATIA 1 : 13)
JADI YANG MANA YANG BISA KAU PEGANG KATA2 NYA
A. FLAVIUS
ATAU
B. PAULUS
JAWAB A ATAU B SAJA
JANGAN ADA YANG LAIN
SANGGUP KAU MENJAWAB PENDETA BAHLUL ?
KAU TAK SANGGUP MENERIMA TANTANGAN DIALOG YA ?
ATAU KAU HANYA MEMBUAT FITNAH2 KEJI TERHADAP ISLAM ?
ATAU HANYA PEPESAN KOSONG ?
ATAU MEMANG KEBIASAAN KAU HANYA MAMAPU BERMULUT COMBERAN ? ALIAS OTAK KAU HANYA ISI TAIK ?
SANGGUP MENJAWAB ?
AKU TUNGGU PENDETA BAHLUL !
February 17, 2013 at 1:53 am
———— MUHAMMAD MENDERITA 3 TAHUN KARENA RACUN
Bagaimana Muhammad tidak langsung mati ketika diracun, dan dia harus menderita selama 3 tahun, sebelum ajalnya???
Alasannya adalah :
1. Ketika para sahabatnya yang duluan memakan daging, terkapar mati, Muhammad segera sadar, ada racun didalam daging itu, lalu dia melepehkan daging yang ada dimulutnya.
2. Tetapi ketika itu dia juga menyadari bahwa para sahabatny mati, INI MEMALUKANNYA SEBAGAI NABI, dan dia harus memberikan alasan, kenapa mereka bisa mati, maka dia mengarang cerita, “daging kambing itu memberitahukannya bahwa ada racun”.
3. Kok Awloh dan para malaikatnya, TERLAMBAT memberitahukannya ya? Dimana Awloh, tidakkah dia membela Rosulnya???, Dimana malaikat????
4. Masalahnya, ALLAH SEJATI MEMANG INGIN MENYIKSA DIA DAHULU, DENGAN PENDERITAANMUA SELAMA 3 TAHUN SEBELUM MEMANGGIL DIA DAN MEMBUANG DIA KE NERAKA JAHANAM.
5. Bacalah Penderitaan Muhammad selama 3 tahun, dalam Hadist Sahih Bukhari, dibawah ini.
Sahih Bukhari Vol.1 Buku 11 Hadis no. 634
Diriwayatkan oleh Aisya: “Ketika sang Nabi sangat sakit dan penyakitnya bertambah parah dia meminta ijin dari istri-istrinya utk dirawat dirumahku dan diijinkan. Dia dibawa dg pertolongan dua orang, kakinya terseret di tanah. Dia dipayang oleh Al-Abbas dan seorang lain.” Ubaid Ullah berkata, “Aku bilang Ibn Abbas apa yang Aisya katakan dan dia bilang, ‘Tahukah kau siapa orang kedua yang memayang sang nabi, yg Aisya tidak sebut namanya’ Aku bilang, ‘Tidak’. Ibn Abbas berkata, ‘Dia adalah Ali Ibn Abi Talib.’
(Ali Ibn Abi Talib adalah menantu Muhammad yang dibenci Aisyah).
Sahih Bukhari 59:713: …,Dikisahkan oleh Aisha: Sang Nabi dalam penderitaan sakitnya yang mengakibatkannya mati, biasa berkata, “Wahai ‘Aisha! Aku merasa sakit karena daging yang kumakan di Khaybar, dan saat ini, aku merasakan urat nadiku bagaikan dipotong oleh racun itu.”
Ya, Allah Sejati menghukum Muhammad, untuk menderita selama 3 tahun, sehingga Muhammad menjerit-jerit, sebelum membuang Muhammad ke Neraka untuk dibakar !
February 17, 2013 at 2:27 am
Senang kau ya YAHUDI membunuh nabi2?
Yang dikirim ke Yahudi separuh dibunuh mereka ( Matius 23: 33,34)
Terakhir Isa Almasih nabi ke 24 untuk Yahudi dibunuh oleh si TURUNAN PEMBUNUH nabi2 yaitu PAULUS (Rasul bejat kau )
Nabi dikirim untuk bangsa Arab pun Yahudi berusaha membunuh Utusan ALLAH yang ke 25 tersebut . Untunglah ALLAH menyelamatkan Muhammad. Yang tewas langsung saat itu adalah prajurit Muhammad
Memang sangat bejatnya Yahudi pembunuh Nabi2 ALLAH
Dan kau senang ya YAHUDI membunuh nabi2 ?
DASAR PENDETA BEJAT
PENGIKUT RASUL BEJAT yang mengaku RASUL
RASUL asli Isa Almasih dibunuhnya
February 17, 2013 at 2:19 am
ALL KRISTENER !
ADA YANG SANGGUP MENJAWAB ?
SANGAT MUDAH
PILIHAN JAWABAN :
A ATAU B ?
JOSEPHUS FLAVIUS (02-105 M)
MEMBIKIN BUKU DENGAN JUDUL “ANTIQUI TASTE JUDAICEA”
FLAVIUS BERCERITA :
BAGAIMANA PAULUS MENCURI JASAD YUDAS ISKARIOT
DARI KUBURAN ISA ALMASIH DAN ALASAN2 PENCURIAN MAYAT YUDAS
FLAVIUS ADALAH PERWIRA YANG DISEGANI
PAULUS ? KALIAN SUDAH MENGENALNYA
PERTANYAANNYA :
BISA KAU TETAPKAN PILIHAN YANG MANA YANG HARUS KAU PEGANG KATA2NYA ,
A. FLAVIUS SIPERWIRA YANG MENULIS BUKU :
Yang bercerita dibuku yang ditulisnya bahwa Paulus telah mencuri Mayat Yudas Iskariot dari dalam kuburan Isa Almasih , karena yang mati disalib adalh Yudas Iskariot bukan Isa Almasih .
Kalau Paulus tidak mencurinya maka IMAM2 besar Yahudi sangat malu dan Imam2 Besar itu akan menghukum mati PAULUS sebagai orang Ahli Taurat yang mendorong untuk membunuh Isa Almasih. (Halaman 16)
B ATAU PAULUS YANG KALIAN PERCAYA SI PENULIS INJIL yang mengaku dengan sangat jelas dan gamblang sbb :
“Aku adalah manusia yang membikin kristen!” ( KPR 11:26)
“Aku membikin Injil bukan dari firman ALLAH , melainkan karena kebodohan aku saja!” (2Korintus 11:17)
“Terkutuklah yang masih mengimani Injil dari ALLAH yang diturunkan untuk Isa Almasih !” (Galatia 1 : 8)
“Aku hanya mengajak orang bodoh ikut agama aku !” (1Korintus 1:21)
“Aku memang licik membuat Injil dan mengajarkan Injil (2 Korintus 12:16)
“ Tanpa sadar mereka aku rampok untuk melayani mereka (2 Korintus 11:7-8)
- Akulah yang membunuh Isa Almasih (KPR 26 : 15 KPR 9 : 5 KPR 22 :7)
- Akulah yang membunuh murid2 Isa Almasih (KPR9 : 1)
- Akulah yang membunuh Jemaat ALLAH (Pengikut Isa Almasih) ( KPR 22:4, GALATIA 1 : 13)
JADI YANG MANA YANG BISA KAU PEGANG KATA2 NYA
A. FLAVIUS
ATAU
B. PAULUS
JAWAB A ATAU B SAJA
JANGAN ADA YANG LAIN
SANGGUP KALIAN MENJAWAB ?
SANGGUP KALIAN MENERIMA TANTANGAN DIALOG ?
ATAU KALIAN HANYA MEMBUAT FITNAH2 KEJI TERHADAP ISLAM ?
ATAU HANYA PEPESAN KOSONG ?
ATAU ADA YANG MASIH CERDAS DIANTARA KALIAN ?
AKU TUNGGU !
February 17, 2013 at 2:55 am
MUAFIK BISA MEMBACA !!
Bukti bukti adanya kelompok Kristen ( baca: pengikut Yesus/ Isa as) berasal dari berbagai sumber :
semoga hasil Penelitian Jerald F Dirk,Master Perbandingan AGama Havard Universty,yang juga mantan diaken di Gereja Methodis bersatu,yang sudah beredar luas bisa bermanfaat untuk anda
Bukti Tulisan-tulisan Bapa Rasuli
Bapa-bapa Rasuli acap kali mencatat bahwa ada banyak kelompoik yang tidak sepakat dengan dogma tertentu yang didukung oleh Bapa Rasuli,yang mengajarkan bahwa “kasih” atau penderitaan Yesus di tiang salib adalah tidak benar dan atau hanya ilusi belaka ,dalam hal ini rujukan-rujukan semacam ini bisa ditemukan dalam tulisan-tulisan Ignatius,Polycarpus,Justinus,irenaues,Tertulian,dan Hippolytus secara bersama-sama Bapa-Bapa rasuli ini membentuk Who’s who yang sebenarnya dari Gereja awal.
Contoh berikut mungkin menarik untuk diperhatikan .
Dalam Traliians-nya Ignatius,uskup Antiokia (yang meninggal sekitar 110M ) ,secara fasih menyerangKaum Kristen awal yang menyangkal bahwa penyaliban Yesus tidak lebih dari sekedar Ilusi.
Kita tidak bisa menyerang sebuah kepercayaan atau ajaran yang belum benar-benar eksis.Teologi Ignatius tidak bisa bertahan,serangan melawan orang-orang Kristen awal yang percaya bahwa penyaliban Yesus hanyalah Ilusi ,menunjukan adanya kepercayaan tersebut di kalangan orang-orang Kristen awal,lebih jauh fakta bahwa Ignatius bahkan mati-matian menyerang ajaran ini mengisyaratkan bahwa kepercayaan terhadap Penyaliban sebagai Ilusi diterima oleh Ignatius sebagai ancaman terhadap apa yang jauh di kemudian hari menjadi pandangan ortodoks gereja Kristen tentang Penyaliban. Sebagaimana diperlukan waktu bertahun-tahun untuk menyebar luaskan kepercayaan ini disebagian besar kekaisaran Roma,bisa disimpulkan bahwa asal muasal ajaran mengenai penyaliban sebagai Ilusi ini harus mungkin benar-benar dirunut pada masa penyaliban itu sendiri.
benarkah isa disalip ????
February 17, 2013 at 2:58 am
LANJUT YA MUNAFIK BACA LAGI
Bukti SELANJUTNYA,dari kitab kitab Apokrip.
Ada mitos yang lazim dikalangan Kristiani bahwa Gereja Kristen awal bersifat monolitik,Mitos ini jauh dari kenyataan sejarah,nyatanya masing-masing Gereja yaitu di Aleksandria,Antiokia,Damaskus,Yerusalem……,Roma,Lyons…dsb Hampir dapt dipastikan independen dari gereja-gereja lainnya,masing-masing dan setiap gereja memiliki Uskup atau pemimpinya sendiri,prefensi-prefensi doktrinal dan Theologisnya sendiri ,dan serangkaian kitab suci yang diakui sendiri, dalam pengertian tersebut tidak ada serangkaian kepercayaan Kristen “ ortodoks” pada beberapa Abad pertama perkembangan agama Kristen. Selanjutnya ,masing-masing gereja menetukan dogmanya sendiri dan mengakui dogmanya sendiri ,tidak tergantung pada keputusan dari Gereja lainnya.
KENAPA DAN MENGAPA SAMA – SAMA MEYAKINI YESUS TUHAN KOK BISA BERBEDA – BEDA
JELASKAN DALAM GEREJA ADA DOGMANYA MASING2 ????
APA ARTI DOGMA ????
KALAU AJARAN BENAR FIRMAN TUHAN KENAPA HARUS ADA KEPUTUSAN DAN DOGMA DARI MASING2 GEREJA ???
February 17, 2013 at 3:18 am
@Maria,
KOMENTAR ANDA:
LANJUT YA MUNAFIK BACA LAGI
Bukti SELANJUTNYA,dari kitab kitab Apokrip.
Ada mitos yang lazim dikalangan Kristiani bahwa Gereja Kristen awal bersifat monolitik,Mitos ini jauh dari kenyataan sejarah,nyatanya masing-masing Gereja yaitu di Aleksandria,Antiokia,Damaskus,Yerusalem……,Roma,Lyons…dsb Hampir
JAWABAN SAYA :
Maria, maria, anda nanya melulu, nggak malu, pertanyaanku satu saja nggak bisa kau jawab.
Ya, KRISTEN MENYEMBAH ALLAH YANG MONOLISTIK, YANG ESA, DALAM TRINITAS.
Pengertian yg ESA itu musti diartikan berdasarkan Ciptaan Tuhan:
- Islam mengatakan bahwa ESA itu seperti Ciptaan Tuhan, Benda Mati, (Batu Hajar Aswad, Dzat), yang tidak memiliki Roh dan Akal Budi.
- Tauhid Kristen, ESA itu merujuk kepada CIPTAAN TUHAN YANG TERTINGGI, YG DICIPTAKAN MENURUT GAMBAR ALLAH (Kejadian 1:26-27), YAITU MANUSIA. Tauhid didalam SEORANG MANUSIA, tidak tubuhnya saja, tetapi ada Rohnya, dan ada Akal Budinya yang menggerakkan Tubuh untuk bertindak dalam satu kesatuan.
Itulah ESA dalam diri manusia, dan BEGITU JUGA ESA DALAM ALLAH, TRINITAS.
Waktu Yesus didunia, ada banyak persepsi orang, ada yang menyatakan Dia Anak Allah, ada yang mengatakan Nabi, tetapi Yesus sendiri mengatakan Dia adalah Firman Allah yang menjadi manusia, dan statementnya:
1) Yohanes 10:30 Aku dan Bapa adalah Satu.
2) Yohanes 13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.
3) Yohanes 17:5 AKU ADA SEBELUM DUNIA DIJADIKAN.
4) Dalam Matius, Markus, :Lukas, Yesus menunjukkan ke-Ilahi-anNya dengan MENGAMPUNI DOSA MANUSIA yg tidak dapat dilakukan oleh semua nabi.
Jadi, Doktrin TRINITAS sudah ada sejak Jesus didunia, dan tertulis didalam Alkitab.
Ada yang mengimani bahwa monolistik hanya satu unsur (Bidat), dan sebagian besar mengimani monolistik dengan 3 unsur dalam ke-Esa-an.
Tahun 325 Masehi, perbedaan ini perlu dipisahkan, yang mau menganut bidat/Gnostic, silahkan, dan yang menganut Trinitas (Orthodox), menyatakan Faith Statement di Nicea mengenai Allah Trinitas, agar tidak bercampur keimanan Gereja Orthodox dan Gnostic.
Sesimple itu saja kok, Seperti Suni, Syiah, dan lain-lain, termasuk Achmadiyah. Monggo saja, kalau berbeda pendapat.
Jadi, jangan terlalu bodoh menilai segala sesuatu.
Eh Maria, tolong jawab ya, Qs. 33:50, 66:5
February 17, 2013 at 3:53 am
NGAPAIN MALU BUKANYA DISINI JELAS TERBUKTI SAYA LEBIH MEMAHAMI INJIL KAU YG MEMANG HAMBURADUL
APALAGI DOGMA DALAM GEREJA – GEREJA YG JELAS MENYESATKAN
AJARAN SAMA – SAMA DARI INJIL TAPI MASING – MASING BERBEDA DALAM MEMAHAMINYA DAN MENGIMANINYA
YG DIYAKINI, DIKETAHUI DAN DIIKUTI DOGMANYA HANYA ADA SATU YAITU TUHAN ITU YESUS
YG MENJANJIKAN MENEBUS DOSA-DOSA PARA DOMBANYA YG TERSESAT
PADAHAL ITULAH POKOK PERMASALAHAN YG SEBENARNYA
KETAHUILAH HE MUNAFIUK
TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH
DAN HANYA KEPADANYALAH KAMU MEMOHON PENGAMPUNAN
BUKAN MENYERAHKAN DOSA KALIAN UNTUK DITEBUS DENGAN CARA TUHAN KALIAN JADIKAN HEWAN KORBAN UNTUK MENEBUS DOSA – DOSA MANUSIA
KETAHUILAH HE MUNAFIK YG TERSESAT
TUHAN MENCIPTAKAN MAKLUK DIDUNIA INI HANYA UNTUK BERSUDUT DAN MENYEMBAHNYA
BUKAN MALAH MEMBEBANI TUHAN MENEBUS DOSA PARA MANUSIA LAKNAT SEPERTI KAMU MUNAFIK
FIKIRKAN DENGAN AKAL JERNIHMU
BERAPA BESAR KENIKMATAN YG KAU TERIMA HE MUNAFIK MANUSIA LAKNAT
SEHINGGA KAU MASIH MEMBEBANKAN DOSA KAU YG MENUMPUK UNTUK DITEBUS SAMA TUHANMU
DAN SESATNYA LAGI TUHAN KALIAN ITU MANUSIA
BACA DAN CERNA BAIK – BAIK INJIL KAU TUHAN ITU ALLAH
SEKALI LAGI TUHAN ITU ALLAH
BANYAK AYAT DALAM INJIL YG MENERANGKAN DEMIKIAN
JANGANLAH KAU IKUTI RASUL LICIK YG MENJERATDENGAN PENUH TIPU DAYA DAN PEMBOHONG SERTA BODOH SIPAULUS
INGAT ALLAH ITU BUKAN YESUS
SEKALI LAGI BUKAN YESUS
YANG BENER TUHAN ITU ALLAH !!!!!!
February 17, 2013 at 3:00 am
NUMPANG NGOPY AGAR DIBACA SI MUNAFIK DKK !!!
Wahyu Petrus
wahyu Petrus merupakan salah satu kitab yang menarik dalam agama Kristen Awal.ia di temukan pada tahun 1945 melalui penggalian-penggalian arkeologis yang sangat penting di Nag Hammadi.
“ketika dia mengatakan hal itu,aku melihatnya seolah-olah di tangkap oleh mereka. Dan aku berkata ,” apakah aku lihat Tuanku,benarkah engkau yang mereka tangkap ,padahal engkau menggapaiku? Atau siapakah orang ini,yang bergembira dan tertawa diatas pohon itu? Dan adakah orang lain yang kaki dan tangannya mereka ikat ?” sang juru selamat bersabda kepadaku : Dia yang engkau lihat diatas pohon,yang bergembira dan tertawa adalah Yesus yang masih hidup,namun ,orang yang tangannya mereka paku adalah bagian dari dagingnya ,yang merupakan wujud pengganti yang dibuat sama,sungguh-sungguh orang yang mirip dengannya. Tetapi lihatlah ia dan aku” namun aku,ketika melihat ,berkata ,: Tuan,tidak seorangpun yang melihatmu.biarkanlah kami lari dari tempat ini.” Namun ia Berkata kepadaku : sudah aku katakan tinggalkanlah sibuta itu sendiri! Dan kamu ,lihatlah betapa mereka tidak mengetahui apa yang mereka katakan . karena sebenarnya bukan pelayanku yang mereka permalukan.”……
dan ia berkata kepada ku.” Kuatkanlah ,karena engkau adalah salah seorang diantara mereka yang di beri misteri-misteri ini, agar mengetahui melalui wahyu bahwa dia yang disalib adalah anak pertama ,dan rumah para Iblis……. namun ia berdiri di dekatnya adalah juru selamat yang masih hidup,yang pertama dalam dirinya,yang telah mereka tangkap kemudian mereka lepaskan, yang berdiri penuh kegembiraan sambil melihat mereka yang melakukan kekerasan terhadapnya ,sementara mereka terpecah belah diantara mereka sendiri” Wahyu Petrus 81:4; 82:1-3,17-23,37-33 dalam Robinson JM (the Nag hammadi Library, san Fransisco,Harper)
February 17, 2013 at 3:55 am
TIDAK BERANI MEMBACA MUNIFIK
ITU BERITA KEBENARAN LO
February 17, 2013 at 4:30 am
jangan gitu saudaraku
simunafik ni baru pusing
dia bertanya pada dirinya sendiri
kenapa ya orang islam pada tahu kebenaran injil yg telah diobok – obok
February 17, 2013 at 3:04 am
MUDAH – MUDAHAN MUNAFIK MAU MEBACA
Risalah kedua Set Agung
seperti halnya Wahyu Petrus ,kitab ini ditemukan pada tahun 1945 di Nag Hammadi,Mesir
Risalah Kedua Set Agung 55:10-20,30-35,56:1-13,18-19,23-25 : …… Dan rencana yang mereka susun untukku,untuk melepaskan kesalahan mereka dan ketakberperasaan mereka —- aku tidak mengalah pada mereka seperti yang mereka rencanakan .bahkan aku tidak menderita sama sekali,mereka yang disana menghukumku . dan aku sesungguhnya tidak mati ,hanya seolah-olah mati, agar aku tidak dipermalukan oleh mereka karena semua ini merupakan keluargaku……
Karena kematianku yang menurut mereka sudah terjadi ,(terjadi) karena kesalahan dan kebutaan mereka,karena mereka memaku orang mereka sendiri hingga mati……. Karena mereka tuli dan buta….. Ya, mereka melihatku ,mereka menghukumku,adalah orang lain ,ayah mereka,yang meminum empedu dan cuka;bukan aku .
Mereka menyerangku dengan bambu-bambu ;adalah orang lain. Simon yang mengemban Salib. Adalah orang lain yang mereka pakaikan Mahkota berduri….
Dan aku mentertawakan kejahilan mereka…… karena aku mengubah bentuk fisikku berubah dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
Jadi bukti-bukti diatas menunjukkan bahwa persoalan siapa yang disalib menjadi perselisihan di antara para pengikut Yesus.
ENG ING ENG ………..
February 17, 2013 at 3:56 am
ENG ING ENG MUNAFIK TIDAK MAU MEMBACA TAKUT AJARAN SESATNYA DIA MENGETAHUI
JADI MALU DEH !!!!!
February 17, 2013 at 3:07 am
MUNAFIK BELAJAR MEMBACA DAN MENGEJA
Sifat dasar dari narasumber untuk merekonstruksi kematian Jesus.
Kita tidak mempunyai bukti sejarah dari masa Jesus yang mendokumentasikan penyalibannya atau satupun dari ratusan penyaliban lainya yang dilakukan oleh Pontius disaat ia menjadi penguasa Judea. Tidak ada notulensi pengadilan, perintah eksekusi, keterangan saksi mata, arsip atau sketsa/ gambar, semuanya tidak ada kecuali kisah-kisah gospel. Jadi adalah penting untuk mengerti sifat dasar nara sumber-sumber ini serta jarak antara Jesus dan cerita paling awal mengenai dirinya yang terselamatkan dengan pertimbangan kepada waktu, kebudayaan, bahasa, theology, dan politik.
Sebaliknya, para penulis gospel adalah para pengkhotbah tak dikenal yang tidak menandatangani karya mereka [nama-nama (pengarang) dicantumkan pada keempat gospel kanonik jauh setelah itu]. Mereka hidup diantara orang non Jahudi dalam keadaan diaspora, ratusan miles dari Galilea dan Judea, mereka berbicara dan menulis dalam Greek serta membaca kitab mereka, Septuagint, dalam Greek. Tak seorangpun dari mereka pernah bertemu Yeshu dan tidak ada seorangpun yang mengclaim menjadi saksi mata terhadap setiap peristiwa yang mereka sampaikan ceritanya. Mereka menulis dalam satu sampai dua generasi setelah kematian Kristus (70-120 CE), dan mereka menjadi bagian dari suatu gerakan yang secara eksplisit mengajak, dalam dakwah pekabaran gospel kepada orang non Jahudi. Gospel berlabel Mark adalah yang terdahulu diantara empat dan dipakai oleh para penulis Matthew dan Luke dalam pembuatan narasi mereka (yang mana dipertimbangkan pada banyaknya persesuaian yang terlihat diantara ketiganya). Dari pandangan studi sejarah modern, ini tidak berkembang. Lebih to the point lagi, para penulis kuno tersebut bukanlah ahli sejarah atau pencatat biography, tetapi mereka adalah para penginjil, dan sumber mereka bukanlah “historical” atau catatan biography tetapi cukup dengan kumpulan ucapan, anekdot, cerita-cerita kemu’jizatan, dan fakta akan suatu kehidupan yang berakhir dengan eksekusi negara atas tuduhan akan hasutan.
BAGAIMANA KALAU ORANG KRISTEN MENGACU PADA TULISAN SEJARAWAN YAHUDI ?
Diberbagai Forum diskusi Topik tentang penyaliban yesus , orang Kristen akan berargumen berdasarkan Sejarawan Yahudi karena menurutnya :
seorang ahli sejarah Yahudi yang bernama Josephus di dalam bukunya yang bertajuk “Jewish Antiquities” yang telah ditulis di antara 90-95 T.M., mencatatkan tentang penyaliban Kristus dan kebangkitan Kristus.
Kita jawab :
Ketika peristiwa yang menurut anda adalah penyaliban Jesus terjadi, Josephus tidak menyaksikannya karena ia belum ada (dilahirkan tahun 37).
BUKANYA KARANGAN BAK DONGENG KHAYANGAN
ITULAH INJIL !!!!!!
February 17, 2013 at 3:09 am
MUNAFIK BISA BERBAHASA INGGRIS
EJA DAN ARTIKAN SENDIRI !!!!
Josephus (b. 37 C.E.) is our best literary source for the practice of crucifixion in Palestine during the Greco-Roman period.
Josephus mentions the crucifixion of Jesus in passing. The passage is judged authentic by most scholars once the obvious Christian additions (marked here in brackets and italics) are removed: Now there was about this time Jesus, a wise man, [if it be lawful to call him a man;] for he was a doer of wonderful works, a teacher [of such men as receive the truth with pleasure,] He drew over to him both many of the Jews and many of the Gentiles. [He was the Christ.] And when Pilate, at the suggestion of the principal men amongst us, had condemned him to the cross, (9) those that loved him at the first did not forsake him; [for he appeared to them alive again the third day; (10) as the divine prophets had foretold these and ten thousand other wonderful things concerning him.] And the tribe of Christians, so named from him, are not extinct at this day.
kalau tanda kurung dihilangkan
Now there was about this time Jesus, a wise man, for he was a doer of wonderful works, a teacher, he drew over to him both many of the Jews and many of the Gentiles. And when Pilate, at the suggestion of the principal men amongst us, had condemned him to the cross, those that loved him at the first did not forsake him; And the tribe of Christians, so named from him, are not extinct at this day.http://www.religiousstudies.uncc.edu/jdtabor/cruc-josephus.html
Sorry tidak saya terjemahkan untuk menghidari fitnah
Jesus yang mana?
Nama Jesus adalah nama yang umum bagi kaum Jahudi dikala itu.
KARENA FAKTA NAMA YESUS PADA SAAT ITU NAMA YANG BANYAK DIPAKAI ORANG LAIN ALIAS NAMA PASARAN
February 17, 2013 at 3:58 am
KASIHAN MUNAFIK GELAGAPAN
BENER MEMANG INJIL YG SEKARANG INI SUDAH AMBURADUL
INJIL YG SEKARANG INI SUDAH BUKAN MURNI FIRMAN TUHAN
TAPI SUDAH DIGUBAH DAN DIKARANG BAK CERITA ANAK – ANAK
ANAK – ANAK KALIAN BOLEH BERBUAT DOSA SEBANYAK APAPUN
YAG PENTING KALIAN MEYAKINI KALAU TUHAN ITU YESUS
PASTILAH KALIAN SELAMAT
UOOOOOOOOO BEGITU YA MUNAFIK
ANAK – ANAK MENJAWAB GIMANA MAU SELAMAT ORANG TUHANYA SENDIRI AJA MATI
ENG ING ENG ……….
February 17, 2013 at 4:00 am
eng ing eng punyaku neng cari yg lain aja ya
tu ingatin si munafik jangan suka teler agar otaknya bisa jernih
jelas rasul palsu diikuti
February 17, 2013 at 4:27 am
ting tong ….. munafik teler n mabuk berat
nanti pasti nongol lagi tapi masih dlm alam bawah sadar
jadi nglantur ,,,,,, dia bertanya – tanya
tuhan pada saat kau berujud manusia dan menjadi firman siapa yg menduduki singgasana di sorga
hohohhoho … bukanya aku juga tuhan bapa yg disorga
ya pastilah aku pecah menjadi dua
yg satu saya menerima sembah sudut dan doa – doa dari tubuhku yg kubagi menjadi firman dan berujut manusia
jadi mau tdk mau ya harus aku jadikan dua dan aku berada didua tempat yaitu didunia berujud manusia dan dikerajaanku disorga aku berujut roh
lalu roh siapa yg ada dalam tubuh wadak yg berujud manusia ya tuhanku
jawabnya tanyakan pada sirasul palsu yg bejat dan laknat si paulus
xixixix ….. munafik sudah sadar !!!!
February 17, 2013 at 6:15 am
MEMBEDAH KITAB DONGENG : Hakim Hakim 1 Ayat 10
Klik untuk melihat gambar:
http://bibleholes.files.wordpress.com/2012/03/hak-1-ayat-10.jpg
Perhatikan kalimat pada gambar diatas yang sudah ditandai dengan warna.
- Pada I_ENDE (kalimat yang ditandai dengan warna merah), disana bertuliskan kalimat sebagai berikut:
“Maka Juda madju perang lawan orang2 Kena’an, jang berkediaman di Hebron — nama Hebron dulu ialah Kirjat-Arba’. — Ia memukul Sjesja, Ahiman dan Talmaj.”
Didalam ayat tersebut,ada kalimat tambahan yang bisa dikenali dengan tanda strip : “— nama Hebron ah Kirjat-Arba’. —“, hal itu bukanlah kalimat yang sebenarnya tetapi merupakan kalimat penjelas (kalimat tambahan) dari I_ENDE pada hal 1 ayat 10.Karena kalimat tersebut kalimat tambahan (penjelas),berarti kalimat padaI_ENDE hak 1 ayat 10 sebenarnya hanya bertuliskan sebagai berikut :“Maka Juda madju perang lawan orang2 Kena’an, jang berkediaman di Hebron. Ia memukul Sjesja, Ahiman dan Talmaj.”
- Pada I_TB (kalimat yang ditandai dengan warna hijau), disana bertuliskan kalimat sebagai berikut:
“Lalu suku Yehuda bergerak menyerang orang Kanaan yang diam di Hebron — nama Hebron dahulu adalah Kiryat-Arba — dan memukul kalah Sesai, Ahiman dan Talmai.”
Didalam ayat tersebut ada,kalimat tambahan : “— nama Hebron dahulu adalah Kiryat-Arba —“,hal itu bukanlah kalimat yang sebenarnya tetapi merupakan kalimat penjelas dari I_TB pada hal 1 ayat 10.Karena kalimat tersebut kalimat tambahan (penjelas),berarti kalimat pada I_TB hak 1 ayat 10 sebenarnya hanya bertuliskan sebagai berikut : “Lalu suku Yehuda bergerak menyerang orang Kanaan yang diam di Hebron dan memukul kalah Sesai, Ahiman dan Talmai.”
Tetapi,jika anda melihat kalimat yang ada pada I_BIS dan I_FAYH (hak 1 ayat 10),maka kalimat tambahan yang diberi tanda dengan tanda strip (-) dihilangkan.Jadi,menurut anda:
1.Siapakah yang sudah menambahkan kalimat tambahan tersebut (nama Hebron dahulu adalah Kiryat-Arba ),yang patut untuk dimintai pertanggung jawabannya?
2.Manakah yang benar,apakah kalimat “nama Hebron dahulu adalah Kiryat-Arba “ itu termasuk sebagai kalimat tambahan (penjelas) ataukah bukan?
JIKA ALKITAB ITU FIRMAN TUHAN YANG TERPELIHARA ATAU MEMANG MENGANDUNG FIRMAN TUHAN MAKA TIDAK SEPANTASNYA ADA KALIMAT PENYISIPAN DAN HAL ITU MENANDAKAN BAHWA ALKITAB BUKANLAH FIRMAN TUHAN ATAU MENGANDUNG FIRMAN TUHAN KARENA SUDAH TERCAMPUR OLEH TANGAN-TANGAN MANUSIA.
WAHAI ORANG-ORANG KAFIR!KALIAN AKAN MASUK NERAKA YANG SANGAT PANAS MENGGELEGAK JIKA MATI TIDAK SEMPAT BERTAUBAT JANGANLAH TERPEDAYA DENGAN AJARAN PAULUS YANG SESAT LAGI MENYESATKAN.DIA ITU TIDAK LAIN ADALAH SERIGALA BERHATI SYAITAN YANG BERBULU DOMBA YANG TELAH DINUBUATKAN OLEH ISA AL MASIH.BUKTINYA DIA MATI TERKENA KUTUKAN TAURAT DENGAN LIDAH TERJELIR DAN MATA TERBELIAK DIBACOKIN PENGUASA ROMAWI.HANYA SATU SAJA JALAN KESELAMATAN UTK SELURUH UMAT MANUSIA SELURUH ALAM.UCAPKANLAH DENGAN HATI YANG YAKIN DAN IKHLAS SESUNGGUHNYA TIDAK ADA TUHAN YANG BERHAK DISEMBAH MELAINKAN ALLAH DAN SESUNGGUHNYA NABI MUHAMMAD ITU ADALAH UTUSAN ALLAH PASTI KALIAN AKAN DIMASUKKAN KE DALAM SYURGA DAN SEGALA DOSA-DOSA KALIAN AKAN DIAMPUNKAN.JIKA TIDAK…AWASLAH KALIAN! NERAKA MENUNGGU!!!NA’UUZUBILLAAHI MIN ZAALIK!!!
February 17, 2013 at 7:40 am
To : All
Kalo si Ilham onani, saya nggak mau tanggapi, karena taqiya saja kalo berdebat., tafsiran bukan dipakai yg resmji, tapi tafsiran dia yang dipake.
Wafat = Tidur,
Abraham Islam, bukan agama, tapi menyembah Allah Israel yg. esa.
Lha, Islam baru muncul tahun 613 Masehi, kemudian Islam tidak saja berserah diri, (semua agama berserah diri kepada Tuhannya), tetapi juga Islam adalah terjemahan dari 5 Sholat dalam bhs Arab.
Lha, kapan Abraham beragama Islam, dan sholat 5 x menghadap Kabah?
Muhammad sudah mati, bisa Isa MIraj ke Mashidil Aqsa di Yerrusalem.
Matahari dan bulan mengitari bumi, terbit dan terbenam dalam lautan lumpur.
Jadi, kagak ada gunanya berdebat dengan orang yg tukang boooong.
Hati2, Muhammad saja, nabi islam, nggak yakin selamat, kok malah nasehatin orang ngikutin muhammad???
Masya Awloooooh.
February 17, 2013 at 8:03 am
to munafik, mereka ini yg perlu kita cerahkan pemikirannya karena sdh terlanjur iman buta. siapapun yg memakai akal tidak bisa menerima ibrahim di stempel isalm oleh quran. tapi mereka membela mati-matian, tapi semakin dibela semakin kacau argumentasi mereka, buktinya sdh kita baca, coba baca argumen ilham, jack, dll. tidak ada yg nyambung.
sebenarnya mereka sudah ragu tapi , karena mereka masih bingung mau pilih yg mana , jadi sekarang mereka mau menguji keyakinan Kita, gak apa kita berikan saja mereka kebenaran.
February 17, 2013 at 8:10 am
To : Ismail,
Ya itu, enak saja merampok nabi2 orang.
Si Ilham Onani, Jack Gemblung, Alien Dogol, udah telak begitu, masih saja muter-muter, bilang yang dimaksud Islam dlm. Qs.2.132, bukan AGAMA ISLAM, TETAPI BERSERAH DIRI KEPADA AWLOH??
Lha, Islam baru berdiri thn 613 Masehi, dan agama ini didirikan dengan MENYINGKATKAN PERINTAH SHOLAT 5 X SEHARI, SHOLATNYA BHS ARAB, MENGHADAP KE KABAH.
LHA, KAPAN ABRAHAM SHOLAT BERBAHASA ARAB, NYEMBAH TUHANNYA ARAB, KAN SEMBAHAN ABRAHAM, ITU TUHANNYA ISRAEL, YAHWEH.,
Masya awloooooh, kacau dunia ini dibikin Islam.
February 17, 2013 at 8:19 am
“ Tanpa sadar mereka aku rampok untuk melayani mereka (2 Korintus 11:7-8)
Dasar RASUL BEJAT
Bukannya mengajarkan dengan kasih
Dengan baik dengan cerdas
Dengan Budi Luhur
Tapi Kau ajarkan UMAT kau dengan :
Licik
Bodoh
Jahat
Merampok
Bengis dengan membunuh ratusan rib manusia
Kau bunuh Isa lalu kau jadikan dia Tuhan
Kau rampas Injil dari murid2 Isa lalu kau otak atik
Kau tamak dengan menjual agama kepada Raja
Kau bikin Injil bukan dari Firman ALLAH
Kau tipu Ummat kau dengan mengatakan Tuhan menjelma
Dasar Kau RASUL Bejat PAULUS !
Kau bikin Kristen
Kau bikin Injil
Kau ciptakan Tuhan
Lalu kau mengaku menjadi Rasul
Kau sesatkan Ummat manusia
Milyaran manusia tersesat keneraka (Matius 23:15, QS 2 : 39)
February 17, 2013 at 8:30 am
coba lihat, alien semakin gak nyambung, tinggalah alien , terimalah Yesus sebagai Tuhan dan juruselamatmu.
February 17, 2013 at 8:36 am
Bisa kau jelaskan maksud PAULUS : “Aku membikin Injil bukan dari Firman ALLAH ?”
Kau pasti tak sanggup
Karena Nubuat PAULUS kau UMMAT yang BODOH sudah terbukti
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 9:46 am
Dalil Kedua:
Yaitu Kisah tentang lelaki tunanetra yang telah membunuh budak wanitanya (ummu walad) yang telah mencaci maki Nabi , lalu Nabi pun menghalalkan darahnya.
Terdapat riwayat dari Isma’il bin Ja’far dari Israil dari Utsman asy-Syiham dari Ikrimah dari Ibnu Abbas bahwa seorang lelaki tunanetra mempunyai seorang budak wanita (ummu walad) yang telah mencaci maki Nabi, lalu lelaki itu pun mencegahnya, tapi wanita tersebut tidak mau berhenti mencaci. Maka, pada suatu malam di saat wanita tersebut mulai mencaci maki Nabi , lelaki itu pun mengambil pedang, lalu diletakkan pada perut wanita tersebut, untuk kemudian menindihnya hingga wanita itu pun terbunuh. Ketika hari sudah pagi, dia menceritakannya kepada Nabi , dan Nabi pun mengumpulkan orang-orang seraya bersabda: “Aku mencari seorang lelaki yang telah melakukan apa yang diperbuatnya. Aku punya hak atas dirinya kecuali jika dia mau berdiri.” Ibnu Abbas berkata, “Kemudian, lelaki buta itu pun berdiri dan berjalan ke arah orang-orang sambil memakai tongkatnya, hingga dia pun duduk di depan Nabi dan berkata, “Wahai Rasulullah, aku adalah tuan dari wanita tersebut. Dia telah mencaci makimu, lalu aku mencegahnya tapi dia tetap bersikeras mencaci makimu. Aku punya dua anak lelaki darinya seperti dua permata, dan dia dulu pemah menemaniku. Pada suatu malam di saat dia mulai mencaci makimu, aku pun mengambil pedang lalu aku taruh di perutnya dan aku menindihnya hingga dia pun terbunuh.” Kemudian, Nabi bersabda, “Ketahuilah, sesungguhnya darah wanita tersebut halal,” (Diriwayatkan oleh an-Nasa’i dan Abu Daud).
Kisah ini mengandung makna bahwa wanita tersebut lebih berhak untuk dibunuh. Hal itu berdasarkan perkataan Imam Ahmad dalam riwayat Abdullah ketika dikatakan kepadanya, “Dalam hal membunuh seorang kafir dzimmi sewaktu dia mencaci maki Nabi , terdapat beberapa hadits. Beliau berkata, “Benar, dan di antaranya adalah hadits tentang seorang lelaki buta yang telah membunuh seorang wanita.” Beliau berkata, “Lelaki itu mendengar wanita tersebut sedang mencaci maki Nabi ” Selanjutnya, Abdullah meriwayatkan dari beliau kedua hadits di atas (hadits asy-Sya’bi dan Ibnu ‘Abbas). Dalam riwayat itu disebutkan bahwa lelaki buta ini telah mencekik leher wanita tersebut dan membelah perutnya dengan sebilah pedang. Atau, dia membunuhnya dengan cara yang tidak diketahui secara pasti di dalam salah satu riwayatnya.
Hal itu diperkuat, bahwa alur kedua kisah ini sama persis menimpa kedua lelaki buta tersebut, yaitu keduanya telah diperlakukan oleh wanita tersebut secara baik dan bahwa wanita tersebut selalu mengulangi caci makiannya terhadap Nabi juga keduanya telah membunuh wanita tersebut sendirian, dan juga keduanya telah diumumkan oleh Nabi perihal wanita tersebut di hadapan banyak orang. Kesemuanya itu jauh sekali dari kebiasaan yang terjadi. Dan, bisa saja kisah ini sebenamya tidak demikian.
Dalil petunjuknya adalah wanita ini bisa jadi dia istri dari lelaki buta tersebut dan bisa pula dia seorang budaknya. Berdasarkan dua perkiraan ini, maka kalau bukan karena membunuhnya itu diperbolehkan, niscaya Nabi akan menjelaskan kepada lelaki tersebut bahwa membunuh wanita ini diharamkan, dan bahwa darahnya telah dijamin keselamatannya, dan sebaliknya, dia akan dikenai kafarat karena telah membunuh seseorang yang telah dijamin keselamatannya, atau dikenai diyat (denda) jika ternyata wanita tersebut bukan budaknya.
Ketika Nabi bersabda, “Ketahuilah bahwa darah wanita tersebut halal hukumnya,” dan ini merupakan kehalalan darah yang tidak dikenakan sanksi qishas (eksekusi mati), diyat (denda), maupun kafarat (tebusan dosa), maka dari sini bisa diketahui bahwa membunuh wanita tersebut diperbolehkan, sekalipun dia berasal dari komunitas kafir dzimmi. Juga, bisa diketahui bahwa mencaci maki Nabi itu bisa berakibat penghalalan darah wanita tersebut. Terlebih lagi, Nabi telah menghalalkan darah wanita tersebut setelah diberitahukan bahwa dia dibunuh karena telah mencaci maki beliau. Serta, bisa diketahui bahwa caci makian itulah penyebab adanya penghalalan darah tersebut. Dan, kisah ini telah secara jelas menunjukkan akan hal itu.
February 17, 2013 at 7:42 am
To : Prokpntra:
KOMENTAR ANDA:
Aspek pertama,
Bahwa merusak sumpah (janji) saja, menuntut adanya perang. Adapun hanya disebutkan di sini kalimat ‘mencerca agama’ saja
TANGGAPAN SAYA:
Lha, itu kan waktu Islam udah kuat di Medinah, waktu belum kuat, muhammad bilang, “Agamamu agamamu, Agamaku, agamaku “.
Jadi, sekarang, waktu islam udah lemah, cuma pake pedang, batu, nggak bisa ngelawan Rudal, Pesawat Terbang, yah paling diam saja.
Jadi, Prokontra, AYAT ITU kan tergantung SIKON.!!
February 17, 2013 at 8:00 am
Yehezkiel 5 :
(8) sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku, ya
[[[[[ Aku sendiri akan menjadi lawanmu]]]]]]
Hei Israel yang sombong !
Aku sendiri yang akan melawanmu !
Kau baca ayat diatas PENDETA BODOH !
HOSEA 4
1) Dengarlah firman TUHAN, hai orang Israel, sebab TUHAN mempunyai perkara dengan penduduk negeri ini, sebab tidak ada kesetiaan dan tidak ada kasih,[[[[ dan tidak ada pengenalan akan Allah di negeri ini.]]]]
Hei Israel , Kau tak kenal dengan ALLAH
Kau baca ayat2 diatas PENDETA BEBAL
(2) Hanya mengutuk, berbohong, membunuh, mencuri, berzinah, melakukan kekerasan dan penumpahan darah menyusul penumpahan darah (Bangsa Bejat)
Itu bejatnya Israel, membunuh ( 8 Nabi dibunuh, Isa dibunuh, 12 Murid2 Isa dibunuh, 144.000 jemaat Isa dibunnuh ) berbohong, mencuri (Mencuri tanah palestina) , menumpahkan darah (Sampai sekarang)
[[[ dan Aku akan menjatuhkan hukuman kepadamu di hadapan bangsa-bangsa.]]]
Yahudi dimusnahkan didepan bangsa2 / banyak negara (didepan bangsa2 Arab)
Dan sangat jelas
Allah sendiri yang akan menjatuhkan hukuman kepada Israel
(9) Oleh karena segala perbuatanmu yang keji akan Kuperbuat terhadapmu yang belum pernah Kuperbuat dan yang tidak pernah lagi akan Kuperbuat.
Kau tahu apa yang akan dilakukan ALLAH ?
Nih dia :
Hosea 4 : 3
Sebab itu negeri ini akan berkabung, dan seluruh penduduknya akan merana; juga binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara, bahkan ikan-ikan di laut akan mati lenyap. (Dimusnahkan Tak bersisa)
ALLAH sendiri yang melawan Israel
Yehezkiel 5 : 12
[[[[[[ Sepertiga dari padamu akan mati kena sampar]]]]
[[[[[[ dan mati kelaparan di tengah-tengahmu]]]]]
[[[[[; sepertiga akan tewas ]]]]]
[[[[[ dimakan pedang di sekitarmu]]]]]
[[[[[; dan sepertiga lagi akan Kuhamburkan]]]]]
[[[[[ ke semua mata angin ]]]]
[[[[[ dan Aku akan menghunus pedang]]]]
[[[[[ dari belakang mereka.]]]]]
Sangat jelas
7 juta manusia Israel akan dimusnahkan (Tak lama lagi. Dimusnahkan mendekati kiamat)
( 1/3 musnah karena Ramuk dengan batu (Meteor. Meteor telah ditemukan NASA)
1/3 dengan Sampar akibat kabut (Al Quran – Ad Dukhan = kabut)
dan
1/3 dibantai dengan pedang.
Ini ayatnya pembantaian dengan pedang
(20) Dan buah-buah anggur itu
.[[[[[[ dikilang di luar kota ]]]]
maksudnya dibantai diluar israel karena didalam mereka tak bisa hidup , udara berkabut tebal, dan sampar serta kelaparan hebat terjadi.
.[[[[[[ dan dari kilangan itu ]]]]]]
.[[[[[[ mengalir darah, ]]]]]]
.[[[[[[ tingginya sampai ke kekang kuda]]]]]]
.[[[[[[ dan jauhnya dua ratus mil.]]]]]
100 % Yahudi musnah tak bersisa
- [[[[[[sehingga kebun itu dimakan habis]]],
PENDETA BEBABL
KALAU KAU MEMBACA DENGAN AKAL KAU
KAU AKAN NGERI PEMBANTAIAN YAHUDI DENGAN PEDANG
INJIL KAU YANG MENGATAKAN
ITU AYAT2 ASLI WAHYU ALLAH KEPADA ISA ALMASIH
KALAU KAU MEMNACA PAKE DENGKUL
PALING KAU AKAN NGAKAK DI DEPAN KACA MELIHAT KEBODOHAN KAU !
February 17, 2013 at 9:43 am
Dalil Pertama:
Yaitu kisah tentang seorang tunanetra yang membunuh seorang wanita beragama Yahudi yang berani mencaci maki Nabi. Lalu Nabi pun menghalalkan darahnya.
Terdapat hadits yang diriwayatkan oleh asy-Sya’bi dari Ali, seorang wanita beragama Yahudi telah mencela Nabi . Lalu, datanglah seorang lelaki yang mencekik lehernya hingga wanita tersebut tewas. Lalu, Rasulullah menghalalkan darah wanita itu. Di-takhrij oleh Abu Daud dalam kitab: sanksi hukuman (hudud), bab: hukum orang yang mencaci maki Nabi M, hadits no. 4367. Isnad hadits ini shahih, namun terjadi perselisihan pendapat: apakah asy-Sya’bi meriwayatkannya dari Ali atau bukan? Di dalam kitab al-’llal karya ad-Daruquthni (1/132) disebutkan bahwasanya asy-Sya’bi mendengar dari Ali hanya satu huruf, namun di dalam Jaami’at-Thashiil pada terjemah (322) disebutkan bahwasanya dia telah meriwayatkannya dari Ali .
Hadits ini telah diriwayatkan pula oleh Abu Daud di dalam Sunan-nya, dan oleh Ibnu Batthah di dalam Sunan-nya. Hadits ini juga termasuk di antara yang dijadikan dalil oleh Imam Ahmad dalam riwayat anaknya, Abdullah, dan dia berkata, Jarir telah menceritakan kepada kami, dari Mughirah, dari asy-Sya’bi, dia berkata, “Pernah ada seorang lelaki maksudnya lelaki tunanetra dari kalangan umat Islam yang mencari pertolongan kepada seorang wanita Yahudi, lalu wanita itu pun memberinya makan dan memperlakukannya dengan baik, namun wanita tersebut tidak henti-hentinya mencaci maki Nabi dan menyakitinya. Pada suatu malam, lelaki itu pun mencekik leher wanita tersebut hingga tewas. Maka, pada pagi harinya, lelaki itu bercerita kepada Nabi , lalu orang-orang bercerita perihal kematian wanita tersebut, sehingga lelaki itu pun berdiri seraya menceritakan wanita tersebut yang sebenamya. Dari situ, maka Nabi pun menghalalkan darah wanita tersebut.” Maksudnya, membolehkan wanita tersebut dibunuh, dan bahkan dalam masalah ini beliau tidak mewajibkan adanya diyat dan tidak juga kafarat.
Kedudukan hadits ini jayyid karena asy-Sya’bi pernah melihat Ali dan meriwayatkan hadits tentang Syurahah al-Hamadani darinya. Pada masa khalifah Ali, usia asy-Sya’bi hampir mendekati 20 tahun. Dia berasal dari Kufah, dan pemah bertemu dengan Ali, sehingga hadits ini bersambung atau tidak terputus sanadnya. Kalau pun hadits ini dinyatakan mursal, itu karena asy-Sya’bi tinggal sangat jauh dari Ali. Ini merupakan alasan yang telah disepakati oleh para ulama. Juga, karena asy-Sya’bi di mata mereka adalah perawi hadits-hadits mursal yang dikategorikan shahih. Mereka tidak mengetahui hadits mursal darinya selain itu adalah hadits yang shahih.
Di samping itu, asy-Sya’bi adalah rawi yang paling mengetahui hadits Ali dan mengenali para sahabatnya yang tsiqah (terpecaya). Haditsnya ini dikuatkan oleh hadits Ibnu Abbas yang akan dibahas setelah ini. Karena, kisahnya bisa jadi cuma satu atau secara maknanya saja yang satu, sebagaimana telah disampaikan oleh kebanyakan para ulama. Di samping itu, juga terdapat riwayat hadits lain dari para sahabat Nabi yang sama dengannya. Dan, hadits mursal yang semacam ini, tidak pernah diragukan lagi oleh kalangan ahli fiqih untuk dijadikan sebagai hujjah.
Dalil petunjuknya adalah hadits ini sebagai penetapan atas bolehnya membunuh seorang wanita karena telah mencaci maki Nabi, sekaligus sebagai dalil untuk membunuh seorang lelaki dari kalangan kafir dzimmi, dan juga sebab dalil untuk membunuh seorang lelaki Muslim dan wanita Muslimah ketika mereka mencaci maki Nabi sebagai tindakan yang lebih diutamakan lagi. Hal itu, karena wanita pencaci maki ini dulunya seorang wanita yang tidak dimusuhi (muwada’ah), mengingat Nabi sewaktu tiba di Madinah telah menjamin keamanan bagi seluruh kaum Yahudi dengan jaminan yang mutlak, dan tidak mewajibkan kepada mereka untuk membayar upeti (jizyah).
Dan, hal ini menurut para ulama sangat mosyru’ dan menempati kedudukan hadits mutawatir yang ada di antara mereka. Sampai-sampai Imam asy-Syafi’i pemah berkata, “Saya tidak pemah tahu di antara para sejarawan ada yang menentangnya. Semua mengatakan bahwa Nabi sewaktu tiba di Madinah, beliau langsung menjamin keamanan bagi seluruh kaum Yahudi, tanpa membebani mereka dengan jizyah.” Dan, kenyataannya sebagaimana yang disampaikan oleh Imam asy-Syafi’i. Dalam hadits asy-Sya’bi ini dijelaskan pula bahwa wanita tersebut berasal dari komunitas kafir dzimmi, dan ini berdasarkan dua faktor:
Faktor pertama, asy-Sya’bi mengatakan bahwa wanita Yahudi ini telah mencaci maki Nabi , lalu lelaki buta itu pun mencekik lehernya, maka Nabi pun telah menghalalkan darahnya. Di sini, Ali mengurutkan penghalalan darah wanita tersebut yang disebabkan oleh karena mencaci maki Nabi dengan huruf Jaa’. Maka, dari situ bisa diketahui, bahwa caci makian terhadap Nabi itulah yang menyebabkan darah wanita tersebut menjadi halal. Hal itu, karena mengaitkan suatu hukum (vonis) dengan suatu tindakan yang sesuai dengannya melalui perantara huruf Jaa’, menunjukkan tentang kualitas kalimat tersebut, meskipun ini hanya ucapan seorang sahabat Nabi.
Hal itu diperjelas bahwa Nabi sewaktu dikatakan kepada beliau bahwa wanita tersebut telah dibunuh orang-orang pun bertanya-tanya perihal kematian wanita tersebut. Namun, ketika dikatakan kepada beliau tentang dosa yang diperbuat wanita tersebut, seketika Nabi menghalalkan darahnya. Padahal, jika beliau memutuskan suatu perkara setelah diceritakan kepadanya duduk perkaranya, maka berarti hal itu menunjukkan bahwa penuturan cerita itulah yang menjadi penyebab lahirnya hukum tersebut. Dan, mengingat itu adalah suatu hukum yang baru muncul, maka sudah seharusnya dia memiliki sebab yang memicunya. Sementara di sini, tidak ada sebab lain kecuali apa yang telah diceritakan kepada beliau, dan itu sangatlah layak. Maka dari itu, wajib di sini menyandarkan hukum itu kepada cerita tersebut.
Faktor kedua, pertanyaan-pertanyaan yang diutarakan orang-orang perihal kematian wanita tersebut kepada Nabi , yang kemudian disusul dengan penghalalan darahnya. Itu sebagai dalil bahwa wanita tersebut sebelumnya mendapat perlindungan keamanan, dan bahwa darahnya merupakan sebab adanya jaminan keamanan tersebut. Dan, darah tersebut akan tetap terjamin keamanannya jika saja Nabi tidak menghalalkan darahnya. Karena, jika dia seorang wanita kafir harbi, maka tentunya Nabi tidak akan mengumumkan kepada orang-orang perihal kematiannya, dan tidak perlu lagi harus menghalalkan darahnya, mengingat penghalalan darah tersebut hanya berlaku bagi darah yang menjadi sebab adanya jaminan keamanan saja.
Jika Nabi telah membuat perjanjian dengan orang-orang Yahudi dengan tidak membebani mereka dengan jizyah, lalu ada lelaki buta yang telah membunuh seorang wanita Yahudi dari orang-orang yang tidak dibebani jizyah tersebut dikarenakan telah mencaci maki Nabi , maka tentunya membunuh seorang wanita Yahudi dari orang-orang yang diwajibkan membayar jizyah dan yang harus mematuhi hukum-hukum agama dikarenakan telah mencaci maki Nabi, lebih utama dan ditekankan lagi. Kalau memang membunuh wanita tersebut tidak diperbolehkan, maka pastilah nyata bagi seorang lelaki buta tersebut kejelekan apa yang telah diperbuatnya, mengingat Rasulullah telah bersabda: “Barangsiapa yang membunuh seorang wanita dari komunitas kafir mu’ahid dengan tanpa haq, maka dia tidak akan pemah menghirup wanglnya surga. Di-takhrij oleh Imam Bukhari dalam pembahasan tentang diyal, (12/270), hadits no. 6914. Di-takhrij pula oleh Hakim di dalam al-Mustadrak dalam pembahasan tentang iman, (1/44); dan di-takhrij oleh Imam Ahmad di dalam Afusnad-nya, (5/36, 38, 50). Dan juga pasti diwajibkan baginya jaminan atau kafarat, yakni kafarat atas pembunuhan terhadap seseorang yang telah dijamin keselamatannya. Namun, ketika Nabi menghalalkan darahnya, maka dari situ bisa dipahami bahwa membunuh wanita tersebut diperbolehkan.
February 17, 2013 at 9:47 am
Ayat2 Bejat KE SEPULUH agama Kristen :
BUNUHLAH Siapapun Yang Menjelekan Nama Tuhan-Mu : Imamat 24:10-16
MEMANG BEJAT KRISTEN ITU ?
Main bunuh aja DI KITAB SUCI MEREKA ?
Tak salah 421 jt manusia mati dibantai kristen sejak awal didirikan PAULUS
Dan tak salah Isa menubuatkan Kristen selain keneraka adalah 2 kali lebih bejat dari Pendirinya (Matius 23 : 15)
February 17, 2013 at 7:44 am
wakakakakkkk, muslim suka hit and run, jadi membosankan dialog dgn mereka.
Silahkan muslim yg meragukan Ketuhanan Yesus, angkat tangan. mari kita berdiskusi, kami meyakini Yesus adalah Tuhan.
February 17, 2013 at 7:58 am
Halo muslim, terimalah Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat kalian, seperti saaat ini yg tengah terjadi di seluruh dunia, sudah banyak yg datang kepada Yesus. Menurut Nabil quresh, para mualaf amerika sdh banyak yg kemabil kepada Yesus. Coba apa yg terjadi dgn Turki, sdh banyak yg mengikuti Yesus, silahkan di google : Isik Abla. Beliau sdh mendapat pencrahan.
February 17, 2013 at 8:09 am
CUCI KAKI MAING !
BOBO SIANG YA
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 8:16 am
alien , terimalah Yesus sebagai Tuhan dan juru selamatmu, seperti yg dilakukan oleh Isik Abla, orang Turki itu.
February 17, 2013 at 8:23 am
Yesus kau makhluk fiktif buatan si PAULUS bejat
Isa utusan ALLAH yang ke 24 untuk Yahudi dibunuhnya
Lalu dijadikannya Tuhan dan namanya dibuat keren yaitu Je-ZEUS
Diambil dari nama Dewa Yunani
“Syukurlah banyak manusia bodoh ikut agama aku !” Paulus berkata
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 8:02 am
sI BODOH BICARA
KAU NONTON upin ipin AJA YA !
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 8:05 am
alien, anda itu dari dulu memang hanya bisa fitnah, alloh swt itu bukan tuhan.
February 17, 2013 at 8:13 am
Kalau gitu kau bilang saja INJIL kau palsu
Karena aku ambil semua dari INJIL kau
Itu bukan Fitnah
Kau saja bodoh tak tahu INJIL kau
PAHAM anak Bodoh ?
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 8:14 am
alien, katakan Palsu, apakah alien punya yg orisinil??? boleh aku copy???
February 17, 2013 at 8:28 am
Ini yang asli
Markus 12 : 29
Isa (di ganti Yesus oleh PAULUS) berkata
Hai bani Israil , dengarkan.
Ini ajaran POKOK / Ajaran Utama / Ajaran Dasar , Tuhan itu ALLAH
ALLAH itu Maha Esa , sembahlah dia
Ini yang palsu . Dari Rasul PALSU PAULUS
Hai Ummatku yang bodoh
Awal nya Allah bersama-sama Firman
Firman menjelma menjadi manusia
Dia ada diantara kita
Ini yang asli
Aku kirim Roh Kudus (Jibril) menjelma dihadapan Maryam untuk memberitahu bahwa Maryam akan Hamil walau tanpa suami
Ini yang palsu
Roh Kudus menjelma menjadi manusia
Roh kudus adalah Tuhan
Padahal yang menjelma adalah Malaikat Jibril
PAHAM ANAK BODOH ?
February 17, 2013 at 8:37 am
wakakakkkk, Alien, rupanya kau sdh menghindar utk berdiskusi dari Sumber Alkitab karena di Alkitab tidak ada nama Isa.
baik kita pakai quran sekarang. kau setuju gak bahwa Isa adalah Kalimat Allah dan Roh Allah??? qs 4:171.
February 17, 2013 at 8:40 am
Itulah bodohnya kau
Film SHAUN THE SHEEP alias si DOMBA BEBAL lucu juga untuk di tonton
Kau nonton dulu ya !
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 8:50 am
alien, jutaan muslim bertobat , dari Ayat ini. maka bertobatlah saudaraku alien.
February 17, 2013 at 8:54 am
Ayat itu untuk kau bodoh
Kau ikut bersma pendiri agama yang dibikinnya yaitu Kristen
PAHAM anak SD yang masih bodoh ?
February 17, 2013 at 9:41 am
Dalil-Dalil dari As-Sunnah Bahwa Mencaci Maki Bisa Menghapus Iman dan Rasa Aman, Serta Mewajibkan Pelakunya untuk Dibunuh
Pendahuluan
Dalam pembahasan ini, Syaikhul Islam memaparkan 15 hadits yang dijadikan sebagai dalil atas beberapa hal berikut ini:
1. Sebagian di antaranya dijadikan sebagai dalil atas bolehnya membunuh seorang wanita yang berani mencaci maki Nabi , baik dia seorang wanita Muslimah ataupun berasal dari komunitas kafir dzimmi, mu’ahid dan harbi.
2. Sebagian di antaranya dijadikan sebagai dalil atas kewajiban untuk membunuh seorang kafir dzimmi atau mu’ahid yang telah mencaci maki Nabi , serta menjadi batal sumpah janjinya karenanya.
3. Sebagian di antaranya dijadikan sebagai dalil atas bolehnya membunuh seorang kafir harbi yang telah mencaci maki Nabi , meskipun dia datang untuk bertaubat dan menjadi seorang Muslim. (Hal itu setelah mampu melakukannya).
4. Sebagian di antaranya dijadikan sebagai dalil atas murtadnya seorang Muslim yang telah mencaci maki Nabi , serta kewajiban untuk membunuhnya sebagai konsekuensi dari tindakannya ini, meskipun dia telah bertaubat.
Demikianlah, bahwa seorang yang mencerca Rasulullah atau mencerca semua penjelasan dan petunjuk yang telah dibawanya, tidak terlepas dari apakah dia seorang Muslim, atau seorang kafir dzimmi, mu’ahid dan harbi. Secara keseluruhan, juga tidak terlepas dari apakah dia seorang laki-laki ataupun perempuan.
Dan, untuk mempermudah bagi pembaca, saya mencoba untuk membagi pembahasan ini menjadi beberapa pasal, antara lain:
Pasal pertama, Syariat untuk membunuh seorang wanita karena mencaci maki Nabi .
Pasal kedua, batalnya sumpah janji seorang kafir dzimmi dan mu’ahid karena telah mencaci maki Nabi , serta kewajiban untuk membunuhnya.
Pasal ketiga, seorang Muslim yang menjadi kafir karena telah mencaci maki Nabi , serta syariat untuk membunuhnya meskipun dia telah bertaubat dan kembali masuk Islam.
Pasal keempat, anjuran membunuh seorang kafir harbi karena telah mencaci maki Nabi, meskipun dia telah bertaubat dan menjadi seorang Muslim.
PASAL PERTAMA:
Syariat untuk Membunuh Seorang Wanita Karena Telah Mencaci Maki Nabi, Baik yang Berasal dari Kalangan Kafir Dzimmi, Mu’ahid dan Harbi, Maupun Mengaku Muslimah.
Telah diketahui bersama, bahwa membunuh seorang wanita dengan sengaja hanya karena kekufurannya, tidak diperbolehkan menurut ijma’ ulama. Sungguh, terdapat sunnah Rasulullah yang telah membahas masalah ini. Di antaranya, disebutkan di dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim, sebuah riwayat dari ‘Umar yang berkata, “Aku menemukan ada seorang wanita yang dibunuh dalam beberapa peperangan Nabi, lalu beliau pun melarang untuk membunuh para wanita dan anak-anak kecil.”. Fathul Bari, dalam pembahasan tentang jihad dan as-sair, (6/172), hadits no. 3015; Muslim dalam pembahasan tentang jihad, (3/1364); Ibnu Hajar juga telah menyebutkannya di dalam kitab al-Mathaalib al-’Aaliyah, (2/149); al-Bushairi berkata, para rijalnya adalah rijal yang shahih; dan ath-Thahawi telah menyebutkannya di dalam kitab Ma’aanii al-Aatsaar, (3/220, 221).
Hanya saja, berkenaan dengan wanita yang telah mencaci maki Nabi dan mencerca beliau ini terdapat sebuah hadits shahih yang menyatakan adanya syariat untuk membunuh wanita tersebut, baik dia seorang wanita Muslimah ataupun berasal dari komunitas kafir dzimmi dan harbi. Karena, barangsiapa yang telah berani mencela dan mencaci maki Nabi , maka dia boleh dibunuh dalam kondisi apa pun. Adapun di antara dalil-dalil yang menyatakan adanya syariat untuk membunuh wanita yang telah mencaci maki Nabi «H ini adalah sebagai berikut.
February 17, 2013 at 9:56 am
Ayat2 Bejat KE SEBELAS agama Kristen :
BUNUHLAH Nabi / Pemimpi Dari Agama Lain. : Ulangan 13:1-5
MEMANG BEJAT KRISTEN ITU ?
Main bunuh aja DI KITAB SUCI MEREKA ?
Tak salah 421 jt manusia mati dibantai kristen sejak awal didirikan PAULUS
Dan tak salah Isa menubuatkan Kristen selain keneraka adalah 2 kali lebih bejat dari Pendirinya (Matius 23 : 45
February 17, 2013 at 7:45 am
Setelah itu , kalian muslim siap dgn materi uji kami, apakah alloh swt adalah benar Tuhan???
February 17, 2013 at 7:52 am
yg pertama adalah : unsur keadilan. Apakah alloh swt itu adil???
jika adil maka 1. mengapa hanya menjajikan kesenangan sex di surga kepada muhamad saja, sedang menurut Islam ada 25 nabi.
2. persoalan sex di surga, jika setiap pria dijanjikan alloh swt secara khusus utk disiapkan bidadari cantiq bermata jeli, dari manakah wanita mendapat suami di surga kelak???
cukup dulu menganai topic menganaik Keadilan Tuhan.
February 17, 2013 at 8:08 am
AJARAN BEJAT DI INJIL
YANG PERTAMA :
KAU BOLEH MENJUAL ANAK PEREMPUAN KAU UNTUK DIJADIKAN BUDAK (Keluaran_21:7 )
JADI KALAU KAU TAK PUNYA UANG
JUAL SAJA ANAK KAU BAHLUL
DASAR INJIL TANDINGAN BEJAT
BUATAN MANUSIA IBLIS PAULUS
February 17, 2013 at 8:13 am
wakakakakk, alien lagi2 kau fitnah, ayat di atas , tidak memerintahkan utk menjual anak sebagai budak. kau suka pelintir ayat, bertobatlah , alien, Tuhan Yesus itu maha Kasih.
February 17, 2013 at 8:29 am
Aku bersyukur ,
Ummat ku ternyata memang bodoh
Itu sesuai yang aku harapkan : PAULUS
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 8:51 am
sertakan ayatnya saja alien.
February 17, 2013 at 8:53 am
Kalau aku sertakan kau pasti ngeri
karena terbukti kau akan keneraka
Atau kau kaji islam dengan baik ?
Kau kenal ALLAH dengan baik ?
Kau kaji Kitab suci dari ALLAH yang terakhir denan baik ?
Bagaimana ?
February 17, 2013 at 8:00 am
@ismail,
KOMENTAR ANDA;
Setelah itu , kalian muslim siap dgn materi uji kami, apakah alloh swt adalah benar Tuhan???
TANGGAPAN SAYA:
Apa, awloh swt Tuhan????????????????
Si Aisyah sudah mulai curiga di HR Muslim 2658, kok awloh segera menurunkan wahyunya membela Muhamamd, dalam masalah selangkangan, (Qs. 33:37, Qs,66:1-3. Qs. 33:50), jadi Aisyah bilang sambil sumpah dalam HR. Muslim 2858 :
HR. MUSLIM 2658:
.Aku (Aisyah) berkata: Demi Allah, aku melihat Tuhanmu selalu BERSEGERA MENURUTI KEINGINANMU.
Hal ini dikuatkan oleh Muhammad dalam Doa terakhirnya. H.Bukhori, 1573:
Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi …
(Kasihan ya, nabi termulia, rosul awloh, sampai mau mati, nggak yakin selamat, nyari lagi Teman Yang Maha Tinggi)
Jadi dari kedua Hadist tersebut, SUDAH TIDAK DIRAGUKAN, BAHWA AWLOH HANYALAH FIKTIF, CIPTAAN MUHAMMAD SAJA, UNTUK MENDAPATKAN KEKUASAAN DAN SELANGKANGAN.
Itu makanya :
1) Quran tidak ada saksi, selain Muhammad doank.
2) Turunnya Wahyu Awloh Yang Maha Kudus, dibalik kain Aisyah (Jorok)
3) Muhammad yakin dosanya besar, menciptakan awloh fiktif, TIDAK TERAMPUNI, MAKANYA MUHAMMAD MINTA DIKASIHANI.
Coba, muslims, pakailah otak dan hati nurani anda, mosok nabi bisa dapat fasilitas bebas hambatan Zinah (Qs. 33:50),dan mau mati saja, minta dikasihani dan diampuni.
Awloh adalah Fiktif, ciptaan Muhammad untuk mendapatkan Kekuasaan dan Selangkangan.!
February 17, 2013 at 8:03 am
Cuci kaki ya anak manis
Terus Bobo siang
Atau Kau nonton UPIN IPIN aja
Itu Film lucu banget
cocok untuk kau ya
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 8:08 am
wakakakak, alien jadi siapa Tuhan anda??? kau lari ?? kau masuk neraka alien.
February 17, 2013 at 8:12 am
HAI ummatKU yang bodoh
Yesus itu tuhan Kita
Karena Tuhan menjelma menjadi Yesus
Hai PAULUS
kenerakalah engkau (Matius 23:15)
Aku mengajarkan Tuhan itu ALLAH
ALLAH itu Maha Esa
Kau sesatkan Aku kau jadikan TUHAN
Kau keneraka PAULUS bersama ummat yang kau nobatkan
Walau hanya satu orang saja
PAHAM anak manis Maing ?
Cuci kaki
Lalu bobo ya
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 8:18 am
Tuhan yg tidak kelihatan kau percaya alien, qs 28:30, tapi Tuhan yg hidup di dunia kau tidak percaya. ??
February 17, 2013 at 8:21 am
Sukurlah Kau menjadi UMMAT PAULUS yang bodoh
Tak salah PAULUS bernubuat
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 8:28 am
“Maka tatkala Musa sampai ke (tempat) api itu, diserulah dia (oleh Allah) dari (arah) pinggir lembah yang diberkahi, dari sebatang pohon kayu, yaitu: ‘Ya Musa, sesungguhnya Aku adalah Allah, Rabb semesta alam,” – (QS.28:30)
================
tuhan mejelma sebagai batang pohon kalian percaya, tapi Tuhan menjadi manusia kalian tidak percaya. piye to mas??
February 17, 2013 at 8:31 am
Film UPin IPIN lucu nggak ?
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 9:39 am
Dalil Kesembilan:
Petunjuk al-Quran tentang keharaman menikahi para istri Nabi ,mengingat di dalamnya terkandung unsur menyakiti Nabi dan merusak kehormatannya. Dan, sungguh terdapat sunnah yang menyatakan bahwa orang yang melakukan hal itu harus dibunuh. Jika memang demikian, maka tentunya orang yang mencaci maki Nabi lebih berhak untuk dibunuh. Allah telah berfirman:
“Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) mengawini istri-istrinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah.” (al-Ahzab: 53)
Dalil petunjuknya, bahwa diharamkan bagi umat Islam untuk menikahi para istri Nabi setelah beliau wafat, dikarenakan hal itu bisa menyakiti beliau. Juga, bahwa dijadikan dosa dari tindakan tersebut amat besar di sisi Allah , itu semata-mata demi menghormati beliau.Disebutkan bahwa ayat ini turun pada saat ada orang yang berkata, “Jikalau Rasulullah meninggal nanti, aku akan menikahi Aisyah.” Kemudian ditegaskan bahwa orang yang menikahi para istri Nabi hukumannya adalah dibunuh. Hal itu, sebagai balasan atas tindakannya yang telah merusak kehormatan Nabi . Jika demikian halnya, maka tentunya orang yang mencaci maki beliau lebih berhak untuk dibunuh.
Di antara dalil lain yang menyatakan tentang dibunuhnya orang yang merusak kehormatan Nabi , karena menikahi salah seorang istri beliau, adalah apa yang telah diriwayatkan oleh Imam Muslim di dalam Shahih-nya dari Anas , bahwa pernah ada seorang lelaki yang mengaku berzina dengan salah seorang istri Nabi , lalu beliau berkata kepada Ali , “Pergilah dan penggal leher orang itu.” D\-takhrij oleh Muslim dalam pembahasan tentang taubat, (4/2139). D\-takhrij pula oleh Hakim di dalam al-Mustadrak dalam pembahasan tentang mengenali para sahabat Nabi, (4/40).
Kemudian, Ali pun berangkat mendatangi orang tersebut, dan ternyata dia sedang berada di suatu pojok ruangan sambil mencaci maki. Lalu Ali berkata kepadanya, “Keluarlah!” Ali pun merengkuh tangannya dan mengeluarkannya. Namun, ternyata dia adalah seorang lelaki yang terpotong kemaluannya. Maka, Ali pun mengurungkan niatnya, lalu segera menghadap Nabi dan berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya dia adalah seorang lelaki yang terpotong kemaluannya.” Di sini, Nabi memerintahkan untuk memenggal leher lelaki ini ketika dia merusak kehormatan beliau dengan mengaku telah berzina dengan salah seorang istri Nabi, dan beliau pun tidak menyuruh untuk diberlakukan sanksi (had) zina terhadapnya. Sebab, jika yang diberlakukan sanksi zina, maka berarti yang terjadi bukan pemenggalan kepala. Melainkan, jika dia seorang muhshan (sudah menikah tetapi berzina-ed.), maka dia harus dirajam, sedangkan bila dia bukan muhshan, maka dia harus didera (dicambuk) 100 kali.
Di samping itu, sanksi zina ini tidak bisa dijatuhkan tanpa adanya empat orang saksi atau pengakuan yang terpecaya. Dari sini bisa diketahui, bahwa ketika Nabi memerintahkan untuk memenggal leher lelaki tersebut, tanpa ada rincian apakah dia seorang muhshan atau bukan, Itu tidak lain dikarenakan orang tersebut telah merusak kehormatan beliau. Dan, bisa saja ada dua orang saksi yang telah bersaksi di sisi beliau, bahwa mereka telah melihat lelaki tersebut mempergauli istri Nabi , atau bersaksi dengan yang semisalnya, sehingga beliau pun memerintahkan untuk membunuh lelaki tersebut.
Namun, ketika terbukti bahwa lelaki tersebut tidak memiliki kemaluan (terpotong zakarnya), maka secara pasti diketahui bahwa kerusakan atau perzinaan tersebut tidak mungkin diperbuat lelaki tersebut. Atau, bahwa beliau telah mengutus Ali untuk mengklarifikasi kisahnya, yang mana jika ternyata apa yang beliau dengar dari pengakuan lelaki tersebut benar, maka Ali harus membunuhnya.
Kemudian terdapat riwayat lain, bahwa Nabi telah menikahi Qailah binti Qais bin Ma’dikarib, saudara perempuan dari al-Asy’ats. Namun, Nabi lebih dulu wafat sebelum sempat mempergaulinya dan sebelum dia pun menghadap kepada beliau. Dikatakan, sesungguhnya Nabi telah memberi pilihan kepadanya antara dia diwajibkan memakai hijab dan haram dinikahi oleh kaum Mukminin, dan antara dia dicerai lalu boleh menikah lagi dengan lelaki mana pun yang dikehendakinya. Maka, Qailah pun memilih untuk menikah lagi.
Maksudnya, dia minta diceraikan. Para perawi berkata, setelah Nabi meninggal, wanita ini (Qailah) dinikahi oleh Ikrimah bin Abu Jahal di Hadhramaut, dan Ikrimah pun mengabarkan hal itu kepada Abu Bakar. Maka Abu Bakar berkata, “Sungguh, aku ingin sekali membakar mereka berdua di dalam rumah mereka.” Namun, Umar pun menimpali, “Dia (Qailah) tidak termasuk ibu bagi kaum Mukminin (Ummahatul Mukminin), dan Nabi pun belum sempat mempergaulinya, dan dia juga tidak diwajibkan memakai hijab.” Dikatakan, sesungguhnya dia telah murtad (keluar dari agama Islam), lalu Umar pun berdalih kepada Abu Bakar bahwa dia bukan termasuk di antara istri-istri Nabi akibat kemurtadannya tersebut.
Dalil petunjuknya, Abu Bakar ash-Shiddiq bertekad membakar Qailah dan lelaki yang menikahinya (Ikrimah), ketika beliau menganggap bahwa dia termasuk di antara istri-istri Nabi , hingga akhimya Umar bin Khattab mendebatnya bahwasanya dia bukan termasuk di antara istri-istri Nabi , dan mencegah niat Abu Bakar tersebut terhadap mereka. Dari sini bisa diketahui, bahwa mereka berpendapat untuk membunuh orang yang merusak kehormatan Nabi dengan cara menikahi istri beliau.
February 17, 2013 at 9:44 am
Ayat2 Bejat KE SEPULUH agama Kristen ::
15. Bunuhlah dan bakar mereka seluruh Isi Kota Jika ditemukan Orang Yang Beragama Lain Ulangan 13 13-18
MEMANG BEJAT KRISTEN ITU ?
Main bunuh aja DI KITAB SUCI MEREKA ?
Tak salah 421 jt manusia mati dibantai kristen sejak awal didirikan PAULUS
Dan tak salah Isa menubuatkan Kristen selain keneraka adalah 2 kali lebih bejat dari Pendirinya (Matius 23 : 45
February 17, 2013 at 8:03 am
@ismail,
KOMENTAR ANDA;
Setelah itu , kalian muslim siap dgn materi uji kami, apakah alloh swt adalah benar Tuhan???
TANGGAPAN SAYA:
Apa, awloh swt Tuhan????????????????
Si Aisyah sudah mulai curiga di HR Muslim 2658, kok awloh segera menurunkan wahyunya membela Muhamamd, dalam masalah selangkangan, (Qs. 33:37, Qs,66:1-3. Qs. 33:50), jadi Aisyah bilang sambil sumpah dalam HR. Muslim 2858 :
HR. MUSLIM 2658:
.Aku (Aisyah) berkata: Demi Allah, aku melihat Tuhanmu selalu BERSEGERA MENURUTI KEINGINANMU.
Hal ini dikuatkan oleh Muhammad dalam Doa terakhirnya. H.Bukhori, 1573:
Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi …
(Kasihan ya, nabi termulia, rosul awloh, sampai mau mati, nggak yakin selamat, nyari lagi Teman Yang Maha Tinggi)
Jadi dari kedua Hadist tersebut, SUDAH TIDAK DIRAGUKAN, BAHWA AWLOH HANYALAH FIKTIF, CIPTAAN MUHAMMAD SAJA, UNTUK MENDAPATKAN KEKUASAAN DAN SELANGKANGAN.
Itu makanya :
1) Quran tidak ada saksi, selain Muhammad doank.
2) Turunnya Wahyu Awloh Yang Maha Kudus, dibalik kain Aisyah (Jorok)
3) Muhammad yakin dosanya besar, menciptakan awloh fiktif, TIDAK TERAMPUNI, MAKANYA MUHAMMAD MINTA DIKASIHANI.
Coba, muslims, pakailah otak dan hati nurani anda, mosok nabi bisa dapat fasilitas bebas hambatan Zinah (Qs. 33:50),dan mau mati saja, minta dikasihani dan diampuni.
Awloh adalah Fiktif, ciptaan Muhammad untuk mendapatkan Kekuasaan dan Selangkangan.!
February 17, 2013 at 8:10 am
kasihan alien, mari kita berikan pencerahan kepada dia. Dia belum berani terima Yesus sebagi Tuhan dan juru selamatnya, karena masalah sosiologis.
February 17, 2013 at 8:20 am
“Aku membikin Injil bukan dari firman ALLAH , melainkan karena kebodohan aku saja!” (2Korintus 11:17)
“Terkutuklah yang masih mengimani Injil dari ALLAH yang diturunkan untuk Isa Almasih !” (Galatia 1 : 8)
“Aku hanya mengajak orang bodoh ikut agama aku !” (1Korintus 1:21)
“Aku memang licik membuat Injil dan mengajarkan Injil (2 Korintus 12:16)
“Tanpa sadar mereka aku rampok untuk melayani mereka (2 Korintus 11:7-8)
Dasar RASUL BEJAT
Bukannya mengajarkan dengan kasih
Dengan baik dengan cerdas
Dengan Budi Luhur
Tapi Kau ajarkan UMAT kau dengan :
Licik
Bodoh
Jahat
Merampok
Bengis dengan membunuh ratusan rib manusia
Kau bunuh Isa lalu kau jadikan dia Tuhan
Kau rampas Injil dari murid2 Isa lalu kau otak atik
Kau tamak dengan menjual agama kepada Raja
Kau bikin Injil bukan dari Firman ALLAH
Kau tipu Ummat kau dengan mengatakan Tuhan menjelma
Dasar Kau RASUL Bejat PAULUS !
Kau bikin Kristen
Kau bikin Injil
Kau ciptakan Tuhan
Lalu kau mengaku menjadi Rasul
Kau sesatkan Ummat manusia
Milyaran manusia tersesat keneraka (Matius 23:15, QS 2
February 17, 2013 at 8:25 am
Rasul Paulus, dipilih Tuhan Yesus, utk memberitakan kabar baik, sebelumnya adalah orang yg membantai pengikut Yesus. sama seperti Ali Aqga , yg sebelumnya berusaha membunuh Paus Yohanes Paulus ke 2 , tapi akhirnya bertobat menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru selamatnya.
February 17, 2013 at 8:34 am
Paulus memilih Yesus untuk dibunuhnya
Ini saja kau bodoh tak tahu
Kau perdalam nonton Upin IPIN ya
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 8:44 am
mana dalilnya??
February 17, 2013 at 8:47 am
Ini dalilnya :
(KPR 26 : 15 KPR 9 : 5 KPR 22 :7)
February 17, 2013 at 9:37 am
Dalil Kedelapan:
Adanya ancaman bahwa orang yang menyelisihi perintah Nabi itu menjadi kafir dan musyrik, mengingat hal itu mengandung unsur peremehan terhadap Nabi. Maka, tentunya orang yang mencela beliau lebih layak untuk diancam demikian. Allah berfirman:
“Janganlah kamu jadikan panggilan Rosul di antara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain). Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur-angsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih.”(an-Nur:63)
Dalam ayat ini, Allah memerintahkan orang yang menyelisihi perintah-Nya agar merasa takut akan terjadinya fitnah. Dan, yang dimaksud dengan fitnah di sini adalah murtad dan syirik. Firman Allah , “Dan perangi/ah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi …,” (al-Baqarah: 193). Juga firman-Nya, “Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh,” (al-Baqarah: 217). Juga firman-Nya, “Kalau (Yatsrib) diserang dari segala penjuru, kemudian diminta kepada mereka supaya murtad, niscaya mereka mengerjakannya; dan mereka tiada akan menunda untuk murtad itu melainkan dalam waktu yang singkat,” (al-Ahzab: 14).
Dalil petunjuknya, bahwa orang yang menyelisihi perintah Nabi itu diancam menjadi kafir dan musyrik, atau akan ditimpa azab yang pedih.Dan, sudah diketahui bahwa yang menyebabkannya diazab itu hanya karena dia melakukan perbuatan maksiat. Sedangkan yang bisa menyebabkannya menjadi kafir tidak lain karena sewaktu melakukan maksiat tersebut dia mengikutinya dengan unsur peremehan terhadap Nabi , seperti yang pernah dilakukan oleh Iblis terhadap Nabi Adam .
Lalu, bagaimana dengan perbuatan yang lebih berat daripada hal itu, semisal mencaci maki dan mencela Nabi dan yang sejenisnya? Dalam riwayat Fadhal bin Ziyad, Imam Ahmad berkata, “Aku membaca Mushaf (al-Quran) dan mendapati ayat tentang ketaatan kepada Rasulullah terdapat di 33 tempat.” Kemudian beliau membaca ayat, “… maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih,” (an-Nur: 63). Beliau berulang-ulang kali membacanya dan bertanya-tanya apakah yang dimaksud dengan fitnah di sini? Yaitu syirik (menyekutukan Allah ). Bisa saja kalau dia menolak sebagian firman-Nya akan timbul di dalam hatinya suatu keraguan, sehingga membuat hatinya bimbang dan menghancurkannya. Lalu, beliau pun bergegas membaca ayat, “Maka demi Rabbmu, mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya,” (an-Nisa: 65).
February 17, 2013 at 9:41 am
Ayat2 Bejat KE SEMBILAN agama Kristen ::
BUNUHLAH MANUSIA yang tidak percaya KEPADA TUHAN : 2 Tawarikh 15:12-13)
MEMANG BEJAT KRISTEN ITU ?
Main bunuh aja DI KITAB SUCI MEREKA ?
Tak salah 421 jt manusia mati dibantai kristen sejak awal didirikan PAULUS
Dan tak salah Isa menubuatkan Kristen selain keneraka adalah 2 kali lebih bejat dari Pendirinya (Matius 23 : 45)
February 17, 2013 at 8:54 am
yg jelas awloh yg mempunyai sifat tipu daya itu bukan Allah yg benar melainkan iblis yg mengaku awloh dimana paranormal yg mengaku sering berbicara dg roh yg mengaku awloh , Yesus danlainnya bahkan paranormal tsb yg datang ustad dan para muslim itu yg aku tahu sebab ternyata segala roh yg ada didalamnya sebagai penyesat muslim dan muslim tetap setia kpd paranormal tsb
February 17, 2013 at 8:59 am
Aku ajarkan kepada UMMAT PAULUS yang bodoh
Kau jadi Pendeta
Kaya, baik , berbudi luhur
Lalu ada orang akan menipu kau
Hebatnya kau yaitu kau bukan hanya tertipu
Tapi kau bisa menangkap orang yang akan menipu kau
Kalau ALLAH membalas tipuan Firaun yaitu dengan LAUT dibelah
Dan Firaun melihat Musa bisa menyeberang laut
Lalu dia ikut menyeberang
Dan Firaun tak menyangka LAUT menyatu setelah dia ada ditengah laut
FIRAUN bersma tentara dan Tukang2 Sihir yang dengan tipuannya Dimusnahkan ALLAH
Aku tanyakan Boleh Aku panggil kau PENDETA PENIPU ?
Aku ingin mendengar dari mulut si UMMAT yang bodoh dari Ummat PAULUS bagaimana kau menanggapi ?
February 17, 2013 at 9:03 am
@ismail,
Coba kau kasih contoh seorang Munafik,
Misallnya, Muhammad, menyatakan dirinya nabi, tetapi perbuatannya, nggak cocok jadi nabi, seperti phedophilia, kawini menantu, keponakan, budak2 tanpa dinikahi, bini orang, pembunuh, penjarah, …….dam akhirnya, waktu mau mati, dia minta dikasihani dan diampuni, dia minta ketemu sama Isa, tapi Isa bilang, Aku nggak kenal kamu, hai orang munafik !!
February 17, 2013 at 9:06 am
Hei PENDETA BEJAT DAN BEBAL
Kau tak sanggup PILIH A atau B
Kau tak sanggup siapa yang menjelajah daratan dan mengarungi Lautan dan agama apa Itu ?
PAKE DALIL PENDETA BAJAT
Jangan pake mulut comberan ya !
February 17, 2013 at 9:08 am
yg jelas aku sudah pernah berhadapan dg segala roh yg ada diparanormal itu lalu kesimpulannya roh itu mengajak aku dg bermacam tipu daya dg mau dijadikan nabilah mau diberi uang banyaklah mau dijadikan paranormalah mau dijadikan orang pintarlah namun semuanya aku tolask dan menjelang kekalahannya aku supaya mengucapkan 2 kalimat syahadat inilah akhirnya aku tahu segala roh setan/jin/iblis/siluman mempunyai agama muslim yg aku saksikan lalu mengucapkan 2 kalimat syahadat hasil dialog siustad bodoh dg setan/iblis/jin/siluman ini ketetapan yg pasti dan jelas
February 17, 2013 at 9:14 am
Kalau kau sudah banya bertemu roh
jangan2 kau sejenis tuyul
Kau persis Rasul bejat kau
Dia berkata lebih hebat lagi
Dia bertemu dengan tuhan
Ini pertanyaannya :
Aku lalu jatuh , lalu ada suara, dan Aku bertanya Apakah engkau Tuhan ?
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 9:21 am
memang kalau diajaran Yesus semakin dekat dg Allah siiblis cemburu lalu mencobai sebab siiblis sudah tahu kalau pengikut Yesus yg taat dan setia kepadaNya sudah pasti akan diselamatkan sebagaimana yg aku alami pada bulan mei-juli 2012 yg lalu iblis yg mengatku sebagai tuhan dan bisa dilihat dari kebenaran Injil setiap roh yg tidak sesuai dg kebenaran Injil adalah roh kegelapan sebab roh itu memutarbalikan Injil sebagimana qur,an juga memutarbalikan Injil jadi roh kegelapan itu dg qur,an persis sifatnya sama itulah hasil yg aku alami
February 17, 2013 at 9:24 am
Kapan kau Ujian akhir SD ?
February 17, 2013 at 9:43 am
@ Prokontra,
KOMENTAR ANDA:
kekalahannya aku supaya mengucapkan 2 kalimat syahadat inilah akhirnya aku tahu segala roh setan/jin/iblis/siluman mempunyai agama muslim
TANGGAPAN SAYA:
Ya, udah bener lah itu 100%.
Islam memang agama dari Ibjil, Jin dan genderuwo.
Jadi kalo di Dua Dunia disebutkan Jin beragama Islam, itu jinnya nggak bohong. Ngucap lagi 2 kalimat syahadat.
Loe kasih tahu sama si Alien, supaya dia bertobat,.
Aku punya pertanyaan2 mengenai Quran nggak bisa dijawabnya,.
Paling jawabannya maki2, kemudian nuduh yang nggak nggak.!
Masya Awlooooooooooooooooooooh
February 17, 2013 at 9:50 am
Sudah tahu SYOKADAT KRISTEN ?
Nih dia :
Kalau
Pengikut Adam :
Aku mengimani
“Sesungguhnya Tiada Tuhan lain kecuali Tuhan hanyalah Allah!”
Dan Adam adalah Rasul Allah
Kalau
Pengikut Ibrahim :
Aku mengimani
“Sesungguhnya Tiada Tuhan lain kecuali Tuhan hanyalah Allah!”
Dan Ibrahim adalah Rasul Allah
Kalau
Pengikut Musa :
Aku mengimani
“Sesungguhnya Tiada Tuhan lain kecuali Tuhan hanyalah Allah!”
Dan Musa adalah Rasul Allah
Kalau :
Pengikut Isa :
Aku mengimani
“Sesungguhnya Tiada Tuhan lain kecuali Tuhan hanyalah Allah!”
Dan Isa Almasih adalah Rasul Allah
Pengikut Muhammad :
“Sesungguhnya Tiada Tuhan lain kecuali Tuhan hanyalah Allah!”
Dan Muhammad adalah Rasul Allah
—————————-
Kalau Kristen SYAHADAT seperti ini:
Namanya : “SYOK-ADAT KRISTEN !”
“Sesungguhnya Atas Nama Bapa di SORGA :
TUHAN ITU YHWH ,
TUHAN ITU YAHWEE,
TUHAN ITU ELOHIM.
TUHAN ITU LORD,
TUHAN ITU FATHER,
TUHAN ITU BAPA,
TUHAN ITU EMAK,
TUHAN ITU ROH KUDUS,
TUHAN ITU ANAK,
TUHAN ITU YESUS,
TUHAN ITU ZEUSS
TUHAN ITU AKU
DAN PAULUS ADALAH RASUL BEJAT KAMI
AMEEEEN !!!!!
Ingat !
Kau adalah pengikut PAULUS Yang menguhankan Yesus
Bukan mengikuti Ajaran Isa Almasih bahwa Tuhan itu ALLAH
Paulus adalah Pembuat kristen
Paulus adalah Pembuat INJIL
Paulus adalah pembantai Yesus kau , Murid2nya dan Jemaat2nya, ayat2 pengakuan bejatnya di Injil sangat lengkap)
Mudah2an kau masuk SORGA PAULUS BEJAT DAN BENGIS!
AMEEEENNN!
February 17, 2013 at 10:09 am
IBN SUNAYNA (KEBENCIAN RAS)
Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq – Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 2, halaman 194
Rasulullah berkata, “BUNUH SETIAP YAHUDI yang jatuh kedalam kekuasaanmu” . Setelah itu Muhayyisa bin Mas’ud menyergap dan menyerang Ibnu Sunayna seorang pedagang Yahudi yang sebenarnya mempunyai hubungan sosial dan bisnis dengan mereka dan dia membunuhnya.
SUNNAH NABI YANG SANGAT KEJI. Membunuh setiap Yahudi hanya karena dia terlahir sebagai Yahudi. Tidak perduli apakah si Yahudi benar atau salah. Sungguh ironis, muslim senantiasa menuduh Yahudi membenci Islam, namun sunah nabi diatas jelas menunjukkan sebaliknya, Muhammad SAWlah yang sangat membenci Yahudi.
Pembunuhan ini dikecam oleh saudara Muhayyisa yang bernama Huwayissa yang menyatakan, “Kamu membunuhnya sedangkan banyak lemak diperutmu berasal dari kekayaannya” (halaman 194)
Cerita kemudian berkembang dimana Huwayyisa tertarik dengan Islam karena kepatuhan Muhayyisa untuk mentaati Muhammad SAW.
Sumber :
Ibid, halaman 194
“Demi Allah, jika Muhammad memerintahkanmu untuk membunuhku, apakah engkau akan melakukannya” . Dia (Muhayyisa) berkata, “Ya, demi Allah, seandainya dia memerintahkan aku untuk membunuhmu aku akan melakukannya” . Dia (Huwayyisa) berkata, “Sungguh menakjubkan agama yang dapat membuatmu menjadi seperti ini!”. Dan mulai saat itu dia (Huwayyisa) masuk Islam.
Kisah yang sangat ironis. Huwayyisa tertarik dengan Islam karena kepatuhan saudaranya terhadap apa yang diperintahkan Muhammad SAW. TERMASUK KEPATUHAN UNTUK MEMBUNUH SAUDARANYA SENDIRI.
February 17, 2013 at 10:12 am
PRO BODH !
kau seperti cerdas
Apa yang kau jawab soal si penjelajah daratan dan si pengarung lautan dan agama apa yang dibuatnya di matius 23 : 15 ?
Injil kau saja kau tak sanggup jawab !
Bagaimana kau mau mengupas yang tak mampu otak kanan kau memikirkannya ?
February 17, 2013 at 9:33 am
Dalil Ketujuh
Mengangkat suara melebihi suara nabi saja, sipelakunya di khawatirkan bisa menjadi kufur karenanya, maka tentunya menyakiti beliau secara sengaja itu lebih kufur lagi. Allah berfirman :
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara Nabi, dan janganlah kamu berkata padanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebahagian kamu terhadap sebahagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari.” (al-Hujurat: 2)
Dalil perunjuknya adalah bahwa Allah telah melarang mereka untuk meninggikan suara mereka melebihi suara Nabi , dan juga melarang untuk mengeraskannya seperti halnya sebagian dari mereka ada yang telah mengeraskan suara kepada sebagian yang lain. Karena, meninggikan dan mengeraskan suara ini terkadang menyebabkan terhapus atau batalnya amalan, tanpa disadari oleh pelakunya.
Sesungguhnya Allah menjadikan alasan di balik larangan mengeraskan suara ini, adalah semata-mata agar bisa terkabulnya suatu amalan, mengingat amalan tersebut bisa terhapus karena melakukan suatu kekufuran. Allah berfirman: “Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati da/am kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat….” (al-Baqarah: 217) Allah juqa berfirman: “Barangsiapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerina hukum-hukum Islam), maka hapuslah amalannya .,..” (al-Maidah: 5)
Jika telah nyata bahwa meninggikan suara melebihi suara Nabi dan mengeraskan ucapan dikhawatirkan bisa menyebabkan pelakunya menjadi kafir tanpa sadar, dan juga membuat amalannya menjadi batal, dan bahwa hal itu diduga kuat sebagai pendorong terjadinya semua itu, atau bahkan sebagai penyebab yang sebenarnya, maka bisa dimaklumi bahwa larangan tersebut seyogianya dimaksudkan untuk memuliakan, menghormati, serta mengagungkan beliau, dan bahwa meninggikan suara terkadang bisa menyakiti dan meremehkan beliau, meskipun pelakunya tidak pemah bermaksud demikian.
Jika menyakiti dan meremehkan Nabi yang merupakan buah dari budi pekerti yang jelek saja meski pelakunya tidak bermaksud demikian bisa disebut kufur, maka tentunya menyakiti dan meremehkan Nabi dengan cara disengaja lebih layak disebut kufur.
February 17, 2013 at 9:35 am
Ayat2 Bejat KE DELAPAN agama Kristen ::
BUNUHLAH manusia yang beragama lain : Keluaran 22:20
Kok bejat banget sih Kristen ?
Main bunuh aja ?
Tak salah 421 jt manusia mati dibantai kristen sejak awal didirikan PAULUS
Dan tak salah Isa menubuatkan Kristen selain keneraka adalah 2 kali lebih bejat dari Pendirinya (Matius 23 : 45)
February 17, 2013 at 10:02 am
KOMENTAR DARI AL-QUR’AN
Dengan perbuatannya ini Muhammad SAW melanggar perintah Allah SWT dalam Al-Qur’an yaitu :
QS 42 : 37 :
Dan (bagi) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan APABILA MEREKA MARAH MEREKA MEMBERI MAAF.
Bagi Muhammad adalah lebih baik menuntaskan dendamnya daripada mengikuti perintah Allah SWT untuk memberi maaf. Lagi-lagi, ironi terbesar muncul. Muhammad SAW yang gemar mencaci maki Yahudi and Nasrani ternyata TIDAK LEBIH BAIK DARI YANG DICACI MAKINYA.
QS 2 : 59 :
Lalu orang-orang yang zalim MENGGANTI PERINTAH dengan (mengerjakan) yang tidak diperintahkan kepada mereka. Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang yang zalim itu siksa dari langit, karena mereka berbuat fasik.
Jadi daripada mengikuti perintah untuk memaafkan, lebih baik bagi Muhammad SAW untuk mengganti perintah tersebut dengan pembunuhan. Tampaknya bagi Muhammad SAW berlakulah hukuman sesuai ayat Al-Qur’an berikut:
QS 29 : 68 :
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau MENDUSTAKAN YANG HAK [1160] TATKALA YANG HAK ITU DATANG KEPADANYA? BUKANKAH DALAM NERAKA JAHANNAM itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir?
Perintah datang kepada Muhamamad SAW, dan Muhammad SAW sendirilah yang mendustakan perintah tersebut. Dan menyedihkannya karena MENURUT AL-QUR’AN, sikap begini diganjar menjadi PENGHUNI NERAKA JAHANAM.
2. UQBAH BIN ABI MUAIT (2 PERTANYAAN JEBAKAN)
Uqbah adalah satu sahabat dekat dari Nadr bin al Harits. Dia diutus oleh Quraish bersama Nadr untuk menemui rabi Yahudi yang memberikan 3 pertanyaan untuk mengetest Muhamamad SAW.
Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq – Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 1, halaman 201
Ketika Nadr mengatakan hal tersebut kepada mereka, mereka mengirim dia dan Uqbah bin Abu Muait kepada pendeta Yahudi di Medinah ……. Sang pendeta berkata, “Ajukanlah pertanyaan kepadanya tentang 3 hal yang akan kami jelaskan kepada kalian, jika dia memberikan jawaban yang benar, maka dia memang seorang nabi, tetapi jika dia tidak dapat menjawabnya dengan benar, maka dia adalah seorang bajingan…… Tanyakan kepadanya tentang ANAK-ANAK MUDA YANG MENGHILANG dimasa lalu ….. kedua, tanyakanlah kepadanya tentang LAKI-LAKI PENGEMBARA AGUNG yang telah mencapai negeri timur dan negeri barat. TANYAKANLAH KEPADANYA TENTANG ROH. Jika mampu menjawab dengan benar maka ikutlah dia …..
Ketiga pertanyaan kemudian disampaikan kepada Muhammad oleh Nadr dan Uqbah, dan Muhammad menjawab, “Aku akan memberikan jawabannya besok” (hal 202).
Ternyata Muhammad SAW tidak dapat menjawab sesuai waktu yang dijanjikannya sendiri dan baru dapat menjawab SETELAH LEBIH DARI 15 HARI.
Jawaban Muhammad adalah :
1. Tentang orang muda yang menghilang dimasa lalu terjawab dengan sura Al-Kahfi yang menceritakan beberapa pemuda tertidur selama ratusan tahun (QS 18 : 9 – 26)
2. Tentang pengembara terjawab dengan ayat-ayat tentang Zulkarnain yang mencapai tempat matahari terbenam di lumpur hitam (QS 18 : 83 – 101).
3. Sementara tentang roh, Muhammad SAW tidak dapat menjawab dan hanya mendapatkan wahyu bahwa roh adalah diluar jangkauan pikiran manusia.
QS 17 : 85 :
Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah : “Roh itu termasuk urusan Tuhanku dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”.
Satu hal yang tidak disadari oleh Muhammad SAW adalah bahwa pendeta YAHUDI MENJEBAK MUHAMMAD SAW dengan 3 pertanyaan. Dari 3 pertanyaan, 2 pertanyaan yaitu tentang pemuda yang tertidur di gua dan Zulkarnain ADALAH PERTANYAAN JEBAKAN KARENA CERITA INI JELAS ADALAH LEGENDA TIDAK ADA NILAI TEOLOGISNYA SAMA SEKALI.
* Kisah pengembara yang mencapai tempat matahari adalah LEGENDA TENTANG KAISAR KAFIR Alexander Agung.
* Sedangkan cerita tentang pemuda yang tertidur ADALAH LEGENDA THE SEVEN SLEEPERS OF EFESSUS. Cerita ini diterjemahkan dalam bahasa Syria oleh James dari Sarug (w. 521 M).
Lucunya untuk 2 PERTANYAAN JEBAKAN INI MUHAMMAD JUSTRU BISA MENJAWAB BAHKAN MASUK DALAM AL-QUR’AN. Sementara untuk pertanyaan yang sesungguhnya yaitu tentang roh tidak mampu dijawab.
Akibatnya celaan terhadap Muhammad tidaklah surut, malah semakin keras. Dan nasib Uqbah yang mengajukan pertanyaan menjadi jelas, yaitu harus dihukum mati.
Sumber :Ibid
jilid 2, halaman 122
Disaat Rasulullah sedang berada di Irqul Zabya, Uqbah terbunuh. Dia ditangkap oleh Abdullah bin Salimah, salah seorang keluarga bani Ajlan. Ketika RASULULLAH MEMERINTAHKAN UNTUK MEMBUNUHNYA, dia berkata, “Tetapi siapa yang akan mengasuh anakku wahai Muhammad?”. “NERAKA, “JAWAB RASULULLAH, dan Asim bin Thabit bin Abul Aqlah al Anshari membunuhnya …..
Kesalahan Uqbah adalah karena dia mengajukan 3 pertanyaan yang menjebak Muhammad SAW. Dan sangat ironis karena Muhammad SAW ternyata memang terjebak. Dendam Muhammad SAW bahkan terlihat saat dia menjawab bahwa anak-anak Uqbah akan disuh oleh neraka. Anak-anak yang belum tahu apa-apa ikut menjadi korban dendam Muhammad SAW.
KOMENTAR DARI AL-QUR’AN
Lagi-lagi Muhammad SAW melanggar perintah Allah SWT yang lain lagi.
QS 45 : 14 :
Katakanlah kepada orang-orang yang beriman hendaklah mereka MEMAAFKAN ORANG-ORANG YANG TIADA TAKUT HARI-HARI ALLAH karena Dia akan membalas sesuatu kaum terhadap apa yang telah mereka kerjakan
Bagi Muhammad adalah lebih baik menuntaskan dendamnya karena terjebak memberi jawaban salah daripada mengikuti perintah Allah SWT untuk memberi maaf.
February 17, 2013 at 10:04 am
KAAB IBN ASHRAF (PUISI YANG MENGKRITIK)
Setelah pindah ke Medinah, Muhammad SAW mulai menghimpun kekuatan. Pada waktu itu golongan Yahudi menolak ajakan Muhammad SAW untuk memeluk Islam. Salah satu dari antaranya adalah Kaab bin Al Ashraf yang tidak mempercayai bahwa Muhammad SAW adalah nabi dan mendukung Quraish. Namun Kaab tidaklah pernah mengangkat senjata terhadap Muhammad SAW ataupun muslim lainnya. Yang dilakukannya hanyalah MENGARANG LIRIK-LIRIK DIMANA DIA MERATAPI ORANG-ORANG QURAISH YANG TERBUNUH saat perang Badar dan lirik yang dianggap menghina wanita muslim. Dan karena tulisannya, Kaab harus dibunuh atas perintah Muhammad SAW.
Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq – Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 2, halaman 188 – 191
… Kaab mulai mencaci maki Rasulullah dan menyusun baris-baris dimana DIA MERATAPI KAUM QURAISH YANG DILEMPARKAN KEDALAM LUBANG SETELAH TERBUNUH di perang Badar. Ia berkata :
Perang Badar telah menumpahkan darah manusia
Melihat Badar air matamu pasti meleleh dan menangis
Orang-orang terbaik dibantai di sekeliling kantung air mereka
………..
Aku mendengar Harits ibnu Hisyam (cat : dia adalah seorang pembesar Quraish)
Melakukan hal yang benar dan mengumpulkan pasukan
Menuju Yatsrib dengan tentara-tentaranya
Karena hanya mereka yang mulia
Yang rupawan yang akan melindungi reputasi mereka yang tinggi
………
Lalu dia menulis puisi cinta yang MENGEJEK KEADAAN WANITA-WANITA ISLAM. (cat vivaldi : tidak dituliskan lirik yang yang dimaksud). RASULULLAH BERKATA, “SIAPA YANG AKAN MENYINGKIRKAN IBN ASHRAF UNTUKKU?. Muhammad bin Maslamah …. berkata , “Aku yang akan melakukannya untukmu wahai Rasulullah. Aku akan membunuhnya” . Beliau berkata, “Kerjakanlah jika kamu sanggup”.
…………….
KUTUSUKKAN BELATI KE BAGIAN BAWAH TUBUHNYA, LALU AKU TERUS MENUSUK HINGGA KE KEMALUANNYA, dan diapun jatuh ketanah.
………..
Kami mengucapkan salam ketika beliau sedang shalat dan ketika beliau keluar kami mengatakan bahwa kami telah membunuh musuh Allah.
Atau menurut hadis;
Sumber :
Sahih Bukhari 59 no 369
Dikisahkan oleh Jabir Abdullah : RASULULLAH BERSABDA, “SIAPA YANG BERSEDIA MEMBUNUH KA`B BIN AL-ASHRAF YANG TELAH MENYAKITI ALLAH DAN RASULNYA?” Dari situ Maslama berdiri dan berkata, “Oh, Rasulullah! Apakah kamu suka kalo saya membunuhnya? ” Nabi bersabda, “Ya”. Maslama berkata, “Kalo begitu BIARKAN SAYA MEMFITNAH (dengan kata lain menipu Ka`. NABI BERSABA, “ANDA BOLEH MENGATAKAN DEMIKIAN.”
Maslama pergi ke Ka`b dan berkata, “Orang itu (i.e Muhammad) meminta Sadakah (i.e Zakat, pajak) dari kita, dan dia menyebabkan masalah pada kita, dan saya dating untuk meminjam sesuatu dari mu.” Untuk itu, Ka`b berkata, “Oleh Allah, kamu akan cape (bosan) menghadapi dia (Muhammad)!” Maslama berkata, “Sekarang sejak kami sudah mengikutinya, kami tidak mau meninggalkan dia dan sampai kami melihat bagaimana dia akhirnya. Sekarang kami mau kamu meminjamkan kepada kami satu atau dua truk onta penuh dengan makanan.” Ka`b berkata, “Ya, tapi kamu mesti memberikan jamiman pada saya.” Maslama dan temannya berkata, “Apa yang kamu mau?” Ka`b menjawab, “Jaminkan perempuan anda pada saya”. Mereka berkata, “Bagaimana mungkin kami menjaminkan perempuan kami pada anda dan anda adalah yang terganteng daripada semua orang Arab?” Ka`b berkata, “Kalau begitu jaminkan anak anda kepada saya.” Mereka berkata, “Bagaimana mungkin kami menjaminkan anak-anak kami kepada mu? Di waktu yang akan datang, mereka akan dihina oleh orang-orang bahwa si anu telah dijaminkan untuk satu truk onta penuh makanan. Hal itu akan membuat kami malu, tapi kami akan menjaminkan senjata kami kepadamu.”
Maslama dan temannya menjanjikan pada Ka`b bahwa Maslama akan kembali padanya. Dia datang ke Ka`b pada malam harinya bersama dengan saudara lelaki angkat Ka`b, Abu Na`ila. Ka`b mengundang mereak untuk masuk kedalam rumahnya dan pergi bersama dengan mereka. Isterinya menanyakan padanya, “Kemana engkau akan pergi di waktu malam demikian?” Ka`b menjawab, “Tidak lain tetepai Maslama dan saudara angakat saya abu Na`ila yang datang.” Isterinya berkata, “Saya mendengar suara seakan-akan darah bercucuran darinya.” Ka`b berkata, “Mereka tidak lain tetapi saudara saya Maslama dan saudara angkat saya Abu Na`la. Seorang yang murah hati selayaknya memenuhi undangan untuk melewatakan malam hari walaupun jika diundang untuk dibunuh.”
Maslama pergi dengan kedua lelaki tersebut. Jadi Maslama masuk bersama dengan dua orang, dan berkata kepada mereka, “Ketika Ka`b datang, saya akan menyentuh rambutnya dan menciumnya, dan ketika kamu melihat bahwa saya telah memegang kepalanya, pukulah dia. Saya akan membiarkan anda mencium kepalanya.”
Ka`b bin al-Ashraf turun dan menghampiri mereka dalam pakaiannya, dan menyebarkan bau parfum. Maslama berkata, “Saya belum pernah mencium wangi yang lebih baik dari pada ini.” Ka`b menjawab, “Saya mempunyai wanita Arab terbaik yang mengetahui cara penggunaan parfum kelas tinggi.” Maslaam meminta Ka`b, “Bolehkan saya mencium kepala anda?” Ka`b berkata, “Boleh.” Maslama menciumnya dan membuat temanya menciumnya juga. Kemudian dia meminta Ka`b lagi, “Apakah saya boleh (mencium kepala anda)?” Ka`b berkata, “Boleh.” Ketika Maslama berhasil memegangnya erat, dai berkata (kepada teman-temannya) , “Tangkap dia!” KEMUDIAN MEREKA MEMBUNUHNYA dan pergi kepada nabi untuk memberitahukan kepadanya.
Atau sumber kuno lainnya :
Dari Ibn Sa’d,
Kitab Al Tabaqat Al Kabir, volume 1, halaman 37 :
Mereka (Maslama dan teman-temannya) memotong kepalanya (Ka` dan membawanya …. MEREKA MENYUGUHKAN KEPALA KA`B DIHADAPAN MUHAMMAD. DIA (NABI) MEMUJI ALLAH ATAS KEMATIANNYA (KA`B)
Jadi seseorang bisa dengan mudah dibunuh hanya karena tulisannya. Padahal apa yang ditulis oleh Kaab hanyalah lirik yang menyesalkan banyaknya orang Quraish yang meninggal. Tuduhan bahwa Kaab menulis lirik yang menghina muslimah tidak pernah dibuktikan terbukti dengan tidak adanya dalam kutipan Ibn Ishaq diatas.
Jadi karena Muhammad SAW tidak senang dengan tulisan Kaab bin Al Ashraf, MAKA DIBUNUHNYALAH ORANG TERSEBUT DENGAN CARA YANG LICIK, DIMALAM HARI DAN DENGAN PENIPUAN.
KOMENTAR DARI AL-QUR’AN
Tampaknya Muhammad SAW memang adalah orang yang tidak bisa memaafkan orang lain. Dan ironis sekali karena Muhammad SAW sendiri ternyata melanggar apa yang sudah diperintahkan oleh Allah SWT.
QS 5 : 13 : ………… dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), maka MAAFKANLAH MEREKA DAN BIARKAN MEREKA, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik
Jadi bagi Muhammad SAW adalah LEBIH BAIK MEMUASKAN DENDAMNYA DARIPADA MENGIKUTI PERINTAH ALLAH SWT untuk memaafkan dan membiarkan dan menjadi orang baik-baik.
February 17, 2013 at 10:10 am
kau seperti cerdas
Apa yang kau jawab soal si penjelajah daratan dan si pengarung lautan dan agama apa yang dibuatnya di matius 23 : 15 ?
Injil kau saja kau tak sanggup jawab !
Bagaimana kau mau mengupas yang tak mampu otak kanan kau memikirkannya ?
February 17, 2013 at 8:22 am
“Maka tatkala Musa sampai ke (tempat) api itu, diserulah dia (oleh Allah) dari (arah) pinggir lembah yang diberkahi, dari sebatang pohon kayu, yaitu: ‘Ya Musa, sesungguhnya Aku adalah Allah, Rabb semesta alam,” – (QS.28:30)
================
tuhan mejelma sebagai batang pohon kalian percaya, tapi Tuhan menjadi manusia kalian tidak percaya. piye to mas??
February 17, 2013 at 8:30 am
@ismail,
KOMENTAR ANDA:
“Maka tatkala Musa sampai ke (tempat) api itu, diserulah dia (oleh Allah) dari (arah) pinggir lembah yang diberkahi, dari sebatang pohon kayu,
TANGGAPAN SAYA:
Nah, itukan, awlohnya Arab itu ESA, Benda mati, Batu, Pohon, Dzat,. satu unsur saja.
Kristen kan ESA seperti manusia, TIGA UNSUR, TUBUH, ROH DAN AKALBUDI.
February 17, 2013 at 8:36 am
HEi jelskan matius 23: 15 PENDETA BEBAL
Kau ditanya lari2
DASAR PENDETA BEBAL DAN BEJAT
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 8:43 am
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri. mat 23:15.
==============
apanya alien yg kau belum paham??
February 17, 2013 at 8:46 am
Aku ahli ayat itu
Kau saja yang bodoh tak mampu mengkaji
Nih sanggup kau jawab :
- siapa yang menjelajah daratan dan mengarungi lautan . Pake dalil ya BAHLUL
- Agama apa itu ? Jawab Tegas bodoh !
Sanggup kau jawab ?
February 17, 2013 at 8:46 am
Kau pasti kabur kkalau ditanya
Aku sudah tahu
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 8:57 am
terlalu mudah alien bagi kami pengikut Tuhan Yesus, ayat itu ditujukan bagi orang yg munafik, mereka inign menunjukan kepada orang lain bahwa mereka telah berusaha keras seolah olah berkorban pergi untuk mengajarkan agama, tetapi tidak dgn hati yg tulus, karena setelah orang mengikuti mereka , malah merekanya sendiri berbuat jahat, itulah orang munafik.
February 17, 2013 at 9:01 am
Dalil Ketiga:
Apa yang dinyatakan dalam beberapa ayat al-Quran bahwa mengejek (menertawakan) Allah Swt beserta ayat-ayat (firman)-Nya dan Rasul-Nya itu adalah kufur. Allah Swt berfirman:
“Orang-orang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi di dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka, “Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan Rasul-Nya).” Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti. Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab, “Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah, “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” [i]Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan dari kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa.”[/i] (at-Taubah: 64-66)
Bukti petunjuknya, bahwa ayat-ayat di atas menyatakan bahwa mengejek Allah Swt beserta ayat ayatNya dan Rasul-Nya itu adalah tindakan kufur. Maka, tentunya mencaci maki itu lebih kufur lagi. Begitu pula, ayat-ayat di atas juga menunjukkan bahwa setiap orang yang mencela Rasulullah baik itu dengan serius maupun bercanda, maka sungguh dia telah menjadi kafir.
Diriwayatkan dari beberapa ahli ilmu, di antaranya Ibnu Umar, Muhammad bin Ka’ab, Zaid bin Adam, dan Qatadah, yang mana hadits sebagian mereka ada yang masuk ke dalam hadits sebagian yang lainnya, yaitu bahwa pada perang Tabuk ada seorang lelaki dari kalangan munafik yang berkata, “Aku belum pemah melihat orang-orang seperti para ahli qira’at kami ini yang paling menyukai urusan perut, paling pendusta mulutnya, dan paling penakut sewaktu bertemu.” yakni Rasulullah beserta para sahabatnya yang ahli qira’at Lalu ‘Auf bin Malik pun berkata kepadanya, “Kamu telah berdusta, bahkan kamu adalah seorang munafik. Sungguh, aku akan laporkan kepada Rasulullah .”
Kemudian, ‘Auf bergegas menghadap Rasulullah dengan menunggangi ontanya. Begitu sampai, dia pun berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami bermain-main dan mengobrol bersama rombongan hanya untuk menghilangkan kepenatan perjalanan.” Ibnu Umar berkata, “Seolah-olah aku melihatnya bergantung pada pelana onta Rasulullah, namun ada batu yang menghalangi kedua kakinya, dan dia pun berkata, “Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main.”
Lalu Rasulullah berkata kepadanya: “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” tanpa berpaling kepadanya, tak lebih. Mujahid berkata, salah seorang munafik berkata, Muhammad berkata kepada kami bahwa onta si fulan berada di lembah ini dan ini. Apa memang dia mengetahuinya melalui ke-ghaib-an? Lalu Allah Swt pun menurunkan ayat ini. Ma’mar bin Qatadah berkata, sewaktu Nabi berada di tengah perang Tabuk, sementara serombongan kaum munafik berjalan di depannya sambil berkata, “Apakah orang ini (Muhammad) mengira bisa menaklukkan istana-istana dan benteng-benteng pasukan Romawi?” Lalu, Allah Swt memberitahu-kan kepada Nabi-Nya atas apa yang telah mereka katakan, dan Nabi pun berkata, “Wajib bagiku untuk memanggil orang-orang tersebut. “4.4 Disampaikan oleh Ibnu Katsir di dalam Tafeir-nya, yaitu tafsir ayat 66 dari surat at-Taubah. (2/368).
Lalu, beliau memanggil mereka dan bertanya, “Apakah kalian mengatakan begini dan begini?” Lalu, mereka pun bersumpah dan berkata, “Tidaklah kami melakukan hal itu, melainkan hanya sebatas bersenda gurau dan bermain- main.” Ma’ mar juga berkata, al-Kalbi pernah berkata, konon salah seorang dari mereka (kaum munafik) yang tidak ikut terlibat dalam pembicaraan berjalan sambil mencela mereka, lalu turunlah ayat :
“Jika Kami memaafkan segolongan dari kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain),” (at-Taubah: 66).
Di sini dinamakan dengan ‘golongan’, padahal sebenarnya hanya satu orang saja. Saat orang-orang tersebut mencela Nabi dengan cara mencelanya beserta para sahabatnya dan meremehkan pemberitaannya, maka Allah Swt pun memberitahukan bahwa mereka telah menjadi kafir karenanya. Jika mereka mengucapkan hal itu sebagai bentuk ejekan, lalu bagaimana dengan tindakan yang lebih parah dari itu? Akan tetapi, had (sanksi) terhadap mereka tidak pernah ditegakkan, dikarenakan perintah unruk memerangi ketika itu belum ditetapkan. Bahkan, yang diperintahkan adalah agar beliau membiarkan caci makian mereka itu, di samping memang beliau sendiri telah memaafkan orang-orang yang telah mencelanya dan menyakitinya.
February 17, 2013 at 9:03 am
Jawaban orang bodoh
Bukan menjawab tapi hanya ngeyel bodoh
Kau jawab matius 23 : 15 bodoh !
Siapa yang menjelajah daratan dan mengarungi lautan ?
Agama apa itu
PAKE DALIL BAHLUL !
February 17, 2013 at 9:05 am
Ayat bejat di INJIL
KE EMPAT :
Bunuhlah Istrimu Dimalam Pengantin Jika Dia Tidak Perawan Ulangan 17 : 2-5
Dasar Ayat Bejat Buatan Manusia IBLIS
February 17, 2013 at 9:13 am
23:13 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.
23:14 [Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.]
23:15 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.
23:16 Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu mengikat.
sedangkan muslimlaH YG SELALU BERSUMPAH dan jelas Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sifat inilah yg diikuti orang muslim
February 17, 2013 at 9:16 am
“sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu ?
bisa kau jelaskan
February 17, 2013 at 9:25 am
kau itu katanya pintar tapi bodoh semua yg diperbuat ayat itu dilakukan oleh ahli-ahli Taurat , orang Farisi dan orang munafik dan muslim yg tidak mau mengikut Yesus Kristus kalau kau tanya lagi berarti kau itu bodoh tanya yg tak bermutu sebab di Injil tidak ada ayat rahasia semuanya mudah dimengerti oleh pembacanya
February 17, 2013 at 9:26 am
Dalil Kelima:
Petunjuk dari berbagai ayat dalam al-Quran bahwa berpaling dari hukum Rasulullah , dan sebaliknya menghendaki untuk berhukum kepada yang selainnya. Itu merupakan bentuk kekufuran dan kemunafikan. Lalu, bagaimana dengan hukum mencaci maki dan mencela beliau? Allah Swt berfirman :
“Maka demi Rabbmu, mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (an-Nisa: 65)
Bukti petunjuknya, sesungguhnya Allah Swt telah bersumpah atas nama Dzat-Nya bahwa mereka tidaklah beriman hingga mereka menjadikan Nabi sebagai hakim dalam berbagai persengketaan yang terjadi di antara mereka, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka tcrhadap putusannya, bahkan secara zahir dan batin, mereka dengan senang hati menerima putusannya. Pada ayat sebelumnya, Allah Swt berfirman:
“Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahaJ mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. Apabila dikatakan kepada mereka, “Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul,” niscaya kamu tthat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu.” (an-Nisa: 60-61)
Di sini, Allah Swt menjelaskan bahwa orang yang diajak untuk berhukum kepada kitab Allah Swt dan sunnah Rasul-Nya, lalu temyata dia malah menentang Rasul-Nya, maka dia dicap sebagai seorang munafik. Lalu, bagaimana dengan hukum mencela Nabi , mencacinya dan yang sejenisnya? Allah Swt berfirman:
“Dan mereka berkata, “Kami telah beriman kepada Allah dan Rasul, dan kami pun ta’at,” Kemudian sebagian dari mereka berpaling sesudah itu. Mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman.” (an-Nur: 47)
“Dan apabila mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya, agar Rasul mengadili di antara mereka, tiba-tiba sebagian dari mereka menolak untuk datang. Tetapi jika keputusan itu untuk (kemaslahatan) mereka, mereka datang kepada Rasul dengan patuh. Apakah (ketidakdatangan mereka itu karena) dalam hati mereka ada penyakit; atau (karena) mereka ragu-ragu atau (karena) takut kalau-kalau Allah dan Rasul-Nya berlaku zalim kepada mereka. Sebenamya, mereka itulah orang-orang yang zalim. Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul mengadiii di antara mereka, ialah ucapan, “Kami mendengar dan kami patuh.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (an-Nur: 48-51)
Dalil petunjuknya adalah sesungguhnya Allah Swt telah menjelaskan di sini, bahwa orang yang tidak patuh terhadap Rasulullah, dan sebaliknya, berpaling dari hukumnya, itu termasuk golongan orang-orang munafik, dan dia bukanlah seorang yang beriman. Allah Swt juga menjelaskan, bahwa seorang yang beriman adalah orang yang mengucapkan, “Kami mendengar dan kami patuh.” Jika kemunafikan bisa muncul, dan sebaliknya, keimanan bisa hilang dengan hanya berpaling dari hukum Rasulullah dan dengan menghendaki untuk berhukum kepada selainnya, padahal yang demikian ini hanya berupa pengabaian semata, dan terkadang disebabkan oleh kuatnya hawa nafsu, lalu bagaimana dengan hukum mencela Nabi , mencacinya dan yang sejenisnya?
Hal itu diperkuat oleh riwayat yang menyebutkan bahwa dua orang lelaki yang saling bertikai menghadap kepada Nabi. Di-takhrij oleh Imam Suyuthi di dalam ad-Durr al-Mantsuur, (2/180), dan beliau menyandarkannya kepada Abu Hatim ar-Razi dan Ibnu Mardawaih. Ibnu Katsir di dalam Tafsir-nya (1/351) berkata, hadits ini telah diriwayatkan oleh Ibnu Abi Mardawaih dari jalur Ibnu Abi Lahi’ah, dan riwayat ini merupakan sebuah atsar yang gharib lagi mursal. Sedangkan Ibnu Abi Lahi’ah sendiri dinyatakan lemah (dha’if)., lalu beliau memutuskan pihak yang benar atas pihak yang salah. Kemudian, pihak yang dikalahkan tersebut mengatakan ketidakpuasannya. Lalu rivalnya pun berkata, “Apa sebenamya yang kamu inginkan?!” Dia pun menjawab, “Hendaknya kita pergi ke Abu Bakar ash-Shiddiq.” Maka, pergilah keduanya kepada Abu Bakar ash-Shiddiq, lalu pihak yang dimenangkan itu pun bercerita kepadanya, “Kami membawa pertikaian kami ke hadapan Nabi , lalu beliau memenangkan saya atas dia.” Lalu Abu Bakar pun berkata, “Kalian harus menerima apa yang telah diputuskan oleh Nabi ” Akan tetapi, pihak yang dikalahkan tetap saja tidak merasa puas dan berkata, “Kita mesti mendatangi Umar bin Khattab.”
Lalu, pihak yang menang itu pun bercerita lagi, “Kami telah membawa pertikaian di antara kami kepada Nabi , lalu beliau memenangkan saya atas dia. Namun, dia ini tidak mau menerima putusannya. Lalu, kami pun mendatangi Abu Bakar ash-Shiddiq dan beliau berkata, ‘Kalian harus menerima apa yang telah diputuskan Nabi ,’ tapi dia masih bersikeras untuk tidak mau terima.” Lalu Umar pun bertanya kepada orang yang tidak puas tadi dan dia pun menjawabnya.
Selanjutnya, Umar masuk ke dalam rumah untuk kemudian keluar dengan menghunus sebilah pedang, lalu menghujamkannya ke arah kepala orang yang tidak mau menerima putusan Nabi tersebut. Sehingga, akhimya Allah Swt menurunkan ayat:
“Maka demi Rabbmu, mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (an-Nisa: 65)
Hukum riwayat ini mursal, namun dikuatkan oleh riwayat lain dari jalur berbeda yang cukup layak untuk digunakan sebagai petunjuk.
February 17, 2013 at 9:29 am
Ayat2 Bejat KE ENAM Kitab suci Kristen :
Bunuhlah Para Waria : Imamat 20:13
Dasar Bejat tuh Ayat2 suci umat kristen
February 17, 2013 at 10:19 am
SEORANG YANG TIDAK DIKENAL (PEMBUNUHAN KARENA CURIGA – 2)
Tampaknya Muhammad SAW memang memiliki tingkat kecurigaan yang sangat tinggi. Kisah berikut ini membuktikan dimana nyawa seseorang sungguh tidak berarti dimata Muhammad SAW.
Sumber :
Bukhari Volume 4, Buku 52, Nomor 286:
Dikisahkan oleh Salama bin Al-Akwa :
Seorang mata-mata kafir datang kepada Rasulullah saat dalam satu perjalanannya. Mata-mata tersebut duduk bersama sahabat-sahabat nabi dan bercakap-cakap kemudian pergi. Rasulullah berkata kepada sahabat-sahabatnya, “KEJAR ORANG TADI DAN BUNUH DIA”. Maka aku membunuhnya.
Bahkan siapa nama orang yang dituduh mata-mata itupun tidak diketahui. Tidak juga ada usaha klarifikasi atas tuduhan Muhammad SAW. Betapa tidak berharganya nyawa orang tersebut. Tidakkah terpikir bagaimana nasib istri dan anak-anaknya?
KOMENTAR DARI AL-QUR’AN
Lagi-lagi Muhammad SAW melanggar perintah berikut yaitu agar tidak kebanyakan purba sangka.
QS 49 : 12 :
Hai orang-orang yang beriman, JAUHILAH KEBANYAKAN PURBA-SANGKA (kecurigaan) , karena sebagian dari purba-sangka itu DOSA
February 17, 2013 at 10:21 am
Pengakuan PENTING PAULUS
Harus di Ingat soal kebejatannya :
KE EMPAT :
” AKULAH YANG MEMBUNUH ISA ALMASIH ( ISA DIGANTINYA YESUS )
(KPR 26 : 15 KPR 9 : 5 KPR 22 :7),
February 17, 2013 at 10:26 am
MIQYAS BIN HUBABAH (NASIB ORANG YANG BERPALING DARI ISLAM – 2)
Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq – Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 3, halaman 54, 55
Rasulullah telah memerintahkan semua komandan pasukannya untuk hanya menyerang mereka yang melawan, kecuali beberapa orang yang beliau perintahkan untuk dibunuh ……. Kemudian juga Miqyas bin Hubabah yang pernah membunuh seorang Anshar yang membunuh saudaranya secara tidak sengaja, dan setelah itu KEMBALI KEPADA QURAISH SEBAGAI KAFIR ……… sedangkan Miqyas dibunuh oleh Numailah bin Abdullah, seorang pengikutnya sendiri. Saudara perempuan Miqyas berturur :
Demi hidupku, Numaila telah membuat malu kaumnya
Dan mengejutkan orang-orang dikala dia membunuh Miqyas
Siapapun pasti pernah menemui seorang seperti Miqyas
YANG MENYEDIAKAN MAKANAN BAGI PARA IBU MUDA DISAAT-SAAT SULIT.
Miqyas adalah seorang yang murah hati, dia menyediakan makanan bagi para ibu muda dikala sulit. Namun karena DIA TELAH BERPALING DARI ISLAM MAKA NASIBNYA SUDAH JELAS, HARUS DIBUNUH.
February 17, 2013 at 10:32 am
Pengakuan PENTING PAULUS
Harus di Ingat soal kebejatannya :
KE TUJUH :
“ AKU MEMANG MERAMPOK UMMATKU, DAN PURA2 MELAYANI MEREKA (TANPA DISADARI MEREKA) (2 Korintus 11:7-8)
SANGAT BEJAT DAN BENGIS NYA PAULUS
MANUSIA PEMBIKIN KRISTEN , PEMBUAT INJIL, PENCIPTA TUHAN BERNAMA JE-ZEUS
PEMBANTAI DENGAN SADIS, BENGIS DAN BEJAT 144.000 PENGIKUT YESUS TANPA BERSISA SEORANGPUN
February 17, 2013 at 8:58 am
Dalil Kedua:
Hilangnya keimanan seseorang yang menyukai orang yang telah menentang Allah Swt dan Rasul-Nya, lalu bagaimana dengan orang yang menentang itu sendiri?
Allah Swt berfirman:
“Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak, atau saudara-saudara, ataupun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung. ” (Al-Mujadalah: 22)
Bukti dalilnya, jika seorang yang menyukai orang yang menentang itu saja bukanlah orang yang beriman, lalu bagaimana dengan orang yang menentang itu sendiri? Dan telah disepakati bahwa di antara sebab turunnya ayat ini adalah bahwa Abu Qahafah telah mencaci maki Nabi, lalu Abu Bakar ash-Shiddiq bermaksud membunuhnya. Atau, bahwa Abdullah bin Ubay pemah mencela Nabi , lalu puteranya yang bemama Abdullah meminta izin kepada Nabi untuk membunuhnya.
Dari sini, maka nyatalah bahwa orang yang menentang itu adalah kafir yang halal dibunuh. Begitu pula, Allah Swt telah memutuskan hubungan antara kaum Mukminin dan orang-orang yang menentang serta memusuhi Allah Swt dan Rasul-Nya. Allah Swt telah berfirman,:
“Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya …,” (Al-Mujadalah: 22).
Allah Swt juga berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Rabbmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad pada jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus.” (Al-Mumtahanah: 1)
Dari sini, maka diketahui bahwa mereka bukanlah termasuk orang-orang yang beriman.
February 17, 2013 at 9:01 am
Ayat Bejat KETIGA di INJIL :
Bunuh saudaramu laki, anak ibumu ….dst. Ulangan 13 : 6-11
Dasar INJIL bejat buatan manusia Bejat PAULUS
February 17, 2013 at 9:45 am
MASYAOLLOH…. MUHAMMAD LUPA QURAN!
Sahih Bukhari, Volume 003, Buku 048, No Hadis 823.
Diriwayatkan oleh Aisha: Sang nabi mendengar seseorang melantunkan Quran dimesjid dan dia berkata, “Semoga Allah memberkati orang itu. Dia membuat aku jadi ingat ayat anu dan anu dalam surah anu dan anu yang aku lupa.
Astagapirulloh al an jinggg…
February 17, 2013 at 9:14 am
Dalil Keempat:
Petunjuk al-Quran bahwa siapa saja yang mencela Nabi , berarti munafik. Allah Swt berfirman:
“Dan di antara mereka ada orang yang mencelamu tentang (pembagian) zakat; jika mereka diberi sebagian daripadanya, mereka bersenang hati, dan jika mereka tidak diberi sebagian daripadanya, dengan serta merta mereka menjadi marah.” (at-Taubah: 58)
Allah Swt berfirman:
“Di antara mereka (orang-orang munafik) ada yang menyakiti Nabi dan mengatakan, “Nabi mempercayai semua apa yang didengarnya.” Katakanlah, “la mempercayai semua apa yang baik bagi kamu, ia beriman kepada Allah, mempercayai orang-orang Mukmin, dan menjadi rahmat bagi orang-orang yang beriman dl antara kamu.” Dan orang-oang yang menyakiti Rasulullah itu, bagi mereka azab yang pedih.” (at-Taubah: 61)
Kata al-lamzu dalam ayat ini berarti ‘mencela dan mencerca’. Mujahid mengatakan artinya adalah ‘menuduh dan menghinakanmu’, sedangkan ‘Atha mengatakan artinya adalah ‘menggunjingmu’. Adapun sebagai petunjuknya, ayat di atas menunjukkan bahwa setiap orang yang mencela dan menyakitimu (Nabi ), termasuk golongan mereka (kaum munafik).
Hal itu, mengingat lafazh alladziina dan man adalah dua kata sambung (isim maushul) dan keduanya merupakan bentuk (sighat) umum. Ayat di atas walaupun sebab turunnya karena celaan terhadap suatu kaum dan penghinaan kepada golongan lain, namun hukum keduanya adalah umum seperti pada semua ayat-ayat yang turun berdasarkan adanya sebab (adbaabun nuzuul). Dan menurut sepengetahuan kami tidak ada perselisihan di antara para ulama, bahwa ayat-ayat tersebut berlaku umum bagi orang yang menyebabkan turunnya ayat tersebut dan juga orang-orang yang seperti keadaannya.
Adapun keadaan orang tersebut termasuk golongan kaum munafik, itu merupakan hukum yang berhubungan dengan lafazh yang merupakan derivasi (musytaq) dari kata ‘mencela’ (al-lamz) dan ‘menyakiti’ (al-adza), dan dia pun sangat pantas untuk menjadi golongan mereka. Sehingga, kata apa saja yang punya bentuk derivasi, menjadi sebab (illat) bagi hukum tersebut. Maka, hukumnya juga harus bersifat umum. Sesungguhnya Allah Swt, meskipun telah mengetahui kemunafikan mereka sebelum adanya ucapan ini, akan tetapi Nabi-Nya tidak pemah, mengetahui satu per satu orang yang tidak mau menampakkan kemunafikannya. Bahkan, Allah Swt di dalam surat yang sama berfirman:
“Di antara orang-orang Arab Badui yang di sekelilingmu itu, ada orang-orang munafik; dan (juga) di antara penduduk Madinah. Mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. Kamu (Muhammad) tidak mengetahui mereka, (tetapi) Kami-lah yang mengetahui mereka.” (at-Taubah: 101)
Selanjutnya, Allah Swt menguji orang-orang tersebut dengan berbagai hal yang bisa membedakan antara orang-orang yang beriman dan orang-orang munafik, sebagaimana Allah Swt berfirman:
“Dan sesungguhnya Allah Swt benar-benar mengetahui orang-orang yang beriman; dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang munafik.” (al-Ankabut: 11)
Dan juga berfirman:
“Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini, sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin).” (Ali Imran: 179)
Hal itu dikarenakan keimanan dan kemunafikan itu berasal dari dalam hati, sedangkan perkataan ataupun perbuatan yang tampak itu hanya sebagai cabang dan bukti akan isi hatinya. Jika terlihat pada diri seseorang salah satu unsur tersebut, maka tentu diberlakukan hukum (munafik) ini terhadapnya. Maka, ketika Allah Swt memberitahukan bahwa orang-orang yang mencela dan menyakiti Nabi itu berasal dari golongan orang-orang munafik, menjadi nyatalah bahwa itu sebagai dalil (bukti) atas bentuk kemunafikan dan sekaligus sebagai salah satu cabangnya.
Sudah diketahui, bahwa jika cabang dan dalil tentang sesuatu telah terjadi, maka berarti hukum asal yang menunjukkan kepadanya juga telah terjadi. Dari sini terlihat jelas, bahwa di mana saja tindakan mencela dan menyakiti Nabi itu berada, maka pasti pelakunya adalah seorang munafik, baik dia sudah menjadi munafik sebelum ucapannya tersebut atau dia menjadi munafik akibat ucapannya tersebut.
Syubhat (Sanggahan) : Jika dikatakan, mengapa ucapan ini tidak boleh menjadi dalil bagi Nabi atas kemunafikan orang-orang yang dengan lisan mereka sendiri telah mengucapkannya semasa beliau masih hidup, meskipun ucapan ini bukanlah sebagai dalil dari selain mereka?
Jawaban: Kami katakan, jika ucapan ini menjadi dalil bagi Nabi yang sebenarnya bisa saja Allah Swt mencukupkannya dengan wahyu-Nya tanpa harus mencari bukti, maka bagi orang yang tidak mampu mengetahui masalah-masalah yang batin tentunya itu menjadi lebih prioritas dan utama.
Kemudian, jika memang petunjuk tersebut tidak berlaku umum bagi semua orang yang mengatakan ucapan semacam ini, maka tentu di dalam ayat ini tidak pemah ada larangan untuk mengatakan ucapan semacam ini bagi orang-orang selain mereka, juga tidak pemah ada pengagungan terhadap ucapan itu sendiri. Karena, petunjuk mengenai diri seorang munafik, itu terkadang khusus bagi dirinya sendiri, meskipun sebenamya itu adalah perkara yang boleh-boleh saja.
Seperti jikalau di antara orang-orang munafik itu ada yang disebut sebagai ‘pemihk onto merah’ atau ‘pemilik baju hitam’ dan lain sebagainya. Ketika al-Quran menunjukkan tercelanya ucapan semacam itu dan ancaman terhadap pengucapnya. Maka, diketahui bahwa yang dimaksudkan al-Quran tidak hanya petunjuk mengenai orang-orang munafik itu sendiri, melainkan juga dalil tentang jenis orang-orang munafik.
Sesungguhnya ucapan semacam ini sangat pantas dihukumi munafik. Karena, mencela dan menyakiti Nabi tidak akan dilakukan oleh seseorang yang meyakini bahwa beliau adalah utusan Allah Swt yang sebenamya, juga bahwa beliau lebih mulia daripada dirinya sendiri, juga bahwa beliau tidak akan mengucapkan selain ucapan yang benar (al-haq) dan tidak akan menghukumi kecuali dengan adil, juga bahwa menaatinya itu semata-mata karena Allah Swt, dan juga bahwa wajib bagi seluruh makhluk yang ada untuk mengagungkan dan memuliakannya. Jika ucapan semacam ini bisa menjadi dalil atas kemunafikan itu sendiri, maka di manapun ucapan ini terjadi, tentu di situlah kemunafikan terjadi.
Dan tidak diragukan lagi, bahwa ucapan semacam ini sangat diharamkan. Dia bisa berbentuk dosa yang tidak berakibat pada kekufuran dan bisa pula berupa kekufuran. Yang pertama dinyatakan batil, karena Allah Swt telah menyebutkan di dalam al-Quran berbagai golongan pelaku maksiat dari mulai pezina, penuduh zina (qaadzif), pencuri, orang yang curang dalam takaran (muthaffif), dan pengkhianat, namun Allah Swt tidak pernah menjadikan hal-hal yang demikian itu sebagai dalil atas kemunafikara secara tertentu maupun mutiak. Ketika para pelontar ucapan-ucapan semacam ini dikategorikan sebagai golongan orang-orang munafik, maka dari situ bisa diketahui bahwa yang demikian itu dikarenakan ucapan semacam ini lebih sebagai bentuk kekufuran, bukan sekadar sebagai kemaksiatan semata.
Hal itu, karena mengkhususkan sebagian perbuatan maksiat dan bukan sebagian lainnya, dengan menjadikannya sebagai dalil atas suatu kemunafikan, tidak akan terjadi sebelum dalil mengenai kemunafikan itu hanya khusus dengan hal-hal yang bisa menimbulkan sifat munafik tersebut. Jika tidak, maka setidaknya dalil tersebut sebagai bentuk pengunggulan yang tanpa tertandingi (tarjiih bilaa murajjah). Dari sini tampak nyata bahwa seharusnya ucapan-ucapan semacam ini hanya khusus dengan sifat yang bisa menjadikannya sebagai dalil tentang kemunafikan akibat suatu kekufuran. Dan, manakala yang terjadi seperti demikian, maka itu tidak lain adalah kekufuran. Sesungguhnya Allah Swt telah menyebutkan beberapa ayat yang dengannya Allah Swt menjadikan mereka sebagai golongan orang-orang munafik, yaitu firman-Nya:
“Di antara mereka ada yang berkata, “Berilah saya keijinan (tidak pergi berperang) dan janganlah kamu menjadikan saya terjerumus dalam fitnah.” (at-Taubah: 49)
Juga, firman-Nya sebelum ayat tersebut:
“Orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian, tidak akan meminta ijin kepadamu untuk (tidak ikut) berjihad dengan harta dan diri mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang bertaqwa. Sesungguhnya yang meminta ijin kepadamu, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hati mereka ragu-ragu, karena itu mereka selalu bimbang dalam keragu-raguannya” (at-Taubah: 44-45)
Dalam ayat ini, Allah Swt, tanpa diragukan lagi telah menjadikan keengganan orang ini untuk berjihad bersama Rasulullah setelah sebelumnya meminta agar tidak dilibatkan di dalamnya, juga pengakuan seorang yang bisa berdiri bahwa dia sudah tidak sanggup lagi berdiri, padahal alasan yang sebenamya dia tidak mau ikut berperang. Sebagai salah satu simbol umum akan hilangnya keimanan. Maka, tentunya celaan dan penyiksaan yang dilakukannya lebih layak untuk menjadi sebuah dalil umum, dikarenakan yang pertama sebagai penghinaan, sedangkan yang kedua sebagai permusuhan terhadap Nabi , dan hal ini sangat jelas sekali.
Secara tegas dinyatakan bahwa setiap orang yang mencela dan menyakiti Nabi termasuk golongan mereka (yakni: orang-orang munafik), mengingat dhamir (kata ganti) ‘hum’ sebagaimana yang dimaksud oleh ayat-ayat di atas ditujukan kepada orang-orang munafik dan orang-orang kafir. Maka, ayat-ayat tersebut menjelaskan bahwa orang-orang yang di-dhamir- kan di sini adalah orang-orang yang telah mengingkari Allah Swt dan Rasul-Nya. Dan, sungguh orang yang mencela dan menyakiti Nabi telah dikelompokkan sebagai golongan mereka.
Al-Quran telah menyatakan kekufuran orang-orang munafik di dalam banyak tempat, dan menjadikan mereka sebagai golongan orang-orang kafir yang paling buruk keadaannya. Selain itu, al-Quran juga menegaskan bahwa mereka nanti berada di neraka yang paling dasar, dan bahwa mereka pada Hari Kiamat nanti akan berkata kepada orang-orang yang beriman:
“Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil sebahagian dari cahaya-mu.” Dikatakan (kepada mereka), “Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu).” Lalu diadakan di antara mereka dinding yang mempunyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luamya dari situ ada siksa. Orang-orang munafik itu memanggil mereka (orang-orang mukmin) seraya berkata, “Bukankan kami dahulu bersama-sama dengan kamu?” Mereka menjawab, “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri dan menunggu (kehancuran kami) dan kamu ragu-ragu serta ditipu oleh angan-angan kosong sehingga datanglah ketetapan Allah; dan kamu telah ditipu terhadap Allah oleh (syaitan) yang amat penipu. Maka pada hari ini tidak diterima tebusan dari kamu dan tidak pula dari orang-orang kafir.” (Al-Hadid: 13-15)
Akhimya, Allah Swt memerintahkan kepada Nabi-Nya agar tidak menshalati jenazah salah seorang dari mereka dan memberitahukan bahwa Dia tidak akan pemah mengampuni dosa-dosa mereka. Sebaliknya, Dia memerintahkan kepada Nabi-Nya agar memerangi mereka, dan memberitahukan bahwa jika mereka tidak mau berhenti dari kemunafikan mereka, niscaya Allah Swt akan menyuruh Nabi-Nya untuk menghabisi mereka sampai-sampai mereka boleh dieksekusi di sembarang tempat.
February 17, 2013 at 9:22 am
Ayat Bejat KELIMA di INJIL :
Jangan biarkan hidup (Keluaran 22:18, Ulangan 22 : 20-21 Ulangan 17:12)
Dasar INJIL bejat buatan manusia Bejat PAULUS
February 17, 2013 at 9:30 am
Dalil Keenam:
Petunjuk dari berbagai ayat dalam al-Quran yang menyatakan bahwa orang yang telah menyakiti Rasulullah berarti dia juga telah menyakiti Allah. Dan, hal itu tanpa diperdebatkan lagi merupakan bentuk kekufuran. Allah Swt berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan. Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” (al-Ahzab: 57-58)
Adapun petunjuknya bisa dilihat dari beberapa aspek. Di antaranya:
Pertama. Allah Swt di dalam ayat ini telah menyertai penentangan terhadap Nabi dengan siksaan-Nya, sebagaimana Dia telah menyertakan ketaatan kepadanya (Nabi) dengan ketataan kepada-Nya. Jadi, barangsiapa yang telah menyakiti Nabi , berarti dia telah menyakiti Allah Swt , dan hal itu telah ditetapkan di dalam ayat ini. Lalu, barangsiapa yang telah menyakiti Allah Swt , berarti dia seorang kafir yang halal darahnya.
Hal itu diperjelas lagi bahwasanya Allah Swt telah menjadikan kecintaan kepada-Nya dan Rasul-Nya, juga mencari ridha-Nya dan Rasul-Nya, serta menaati-Nya dan Rasul-Nya sebagai sesuatu yang tunggal. Allah Swt telah berfirman:
“Katakanlah, “Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluarga, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan / keputusan-Nya.” Dan Allah tidak member/ petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” (at-Taubah: 24)
Dalam beberapa tempat yang berbeda, Allah Swt berfirman, di antaranya:
“Dan ta’atilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat” (Ali Imran: 132)
“Padahal Allah dan Rasul-Nya yang lebih patut mereka cari keridhaannya jika mereka adalah orang-orang yang mukmin.” (at-Taubah: 62)
Lalu Allah Swt dengan cara menunggalkan dhamir (kata ganti)nya-juga telah berfirman. Begitu pula, Allah Swt telah menjadikan permusuhan terhadap Allah Swt dan Rasul-Nya, juga penentangan terhadap-Nya dan Rasul-Nya, dan kedurhakaan terhadap-Nya dan Rasul-Nya sebagai sesuatu yang tunggal. Allah Swt telah berfirman:
“(Ketentuan) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka menentang Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya. (al-Anfat: 13)
“Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah Swt dan Rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang sangat hina. ” (al-Mujadalah: 20)
“Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah Swt dan rasul-Nya.” (an-Nisa: 14)
Di dalam ayat ini dan yang lainnya terdapat penjelasan tentang saling keterikatan antara dua hak (Allah Swt dan Rasul-Nya), dan bahwa bentuk pemuliaan terhadap Allah Swt dan Rasul-Nya itu merupakan bentuk yang tunggal. Maka, barangsiapa yang telah menyakiti Rasulullah berarti dia telah menyakiti Allah Swt. Dan sebaliknya, barangsiapa yang telah menaati (perintah) beliau, berarti dia telah menaati (perintah) Allah Swt.
Hal itu, karena umat Islam tidak bisa melakukan shalat antara mereka dan Rabb mereka kecuali dengan perantara Rasulullah , dan tidaklah salah seorang mereka mempunyai cara dan sebab yang selainnya. Sungguh, Allah Swt telah memposisikan beliau pada posisi-Nya dalam hal perintah, larangan, pemberitahuan dan penjelasan-Nya. Maka, tidak boleh membedakan antara Allah Swt dan Rasul-Nya dalam salah satu dari semua hal ini.
Kedua, Allah Swt membedakan antara orang yang menyakiti Allah Swt dan Rasul-Nya dan antara orang yang menyakiti kaum Mukminin dan Mukminat. Maka, terhadap tindakan yang terakhir ini, Allah Swt menjadikan orang tersebut telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata, sementara pada tindakan yang pertama Dia menimpakan laknat terhadap orang tersebut di dunia dan akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan. Diketahui bahwa menyakiti kaum Mukminin terkadang digolongkan ke dalam dosa-dosa besar dan mengharuskan pelakunya didera. Dan, tidak ada yang melebihi dosa tersebut selain melakukan kekufuran dan membunuh.
Ketiga, Sesungguhnya Allah Swt di sini menuturkan bahwa Dia telah melaknat mereka di dunia dan akhirat, dan menyediakan bagi mereka siksa yang menghinakan. Melaknat artinya menjauhkan mereka dari rahmat-Nya,dan barangsiapa yang Dia jauhkan dari rahmat-Nya di dunia dan akhirat, maka tidak lain dia adalah seorang yang kafir. Sedangkan seorang Mukmin pada beberapa kesempatan akan didekatkan kepada rahmat-Nya dan tidak dihalalkan darahnya. Karena, suntikan darah ini merupakan rahmat yang amat besar dari Allah Swt , sehingga orang yang dilaknat tersebut tidak berhak mendapatkan suntikan darah ini. Hal itu diperkuat oleh firman Allah Swt :
“Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya, dan orang-orang yang menyebarkan kabar bohong di Madinah (dari menyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi) mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam waktu yang sebentar, dalam keadaan terlaknat. Di mana saja mereka dijumpai, mereka ditangkap dan dibunuh dengan sehebat-hebatnya.” (al-Ahzab: 60-61)
Dalam ayat ini, ‘penangkapan dan pembunuhan terhadap mereka’ sebagai penjelasan sifat ‘pelaknatan terhadap mereka’ dan sebagai penyebutan hukumnya. Maka, dia tidak memiliki kedudukan i’rab dan tidak pula sebagai bentuk ‘haal’ yang kedua. Karena, jika mereka menjadi tetangga Nabi dalam keadaan terlaknat, lalu tidak tampak adanya dampak pelaknatan terhadap mereka di dunia, maka berarti di situ tidak ada ancaman terhadap mereka, padahal laknat tersebut nyata sebelum dan setelah adanya ancaman ini.
Maka, sudah seharusnya penangkapan dan pembunuhan ini menjadi salah satu dampak pelaknatan yang telah diancamkan kepada mereka. Sehingga, penangkapan dan pembunuhan ini menjadi hak orang yang telah dilaknat oleh Allah Swt di dunia dan akhirat. Hal itu juga diperkuat oleh firman Allah Swt :
“Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang diberi bahagian dari Al-Kitab? Mereka percaya kepadajibt dan thaghut, dan mengatakan kepada orang-orang kafir (musyrik Makkah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya dari orang-orang yang beriman. Mereka itulah orang yang dikutuki Allah. Barangsiapa yang dikutuki Allah, niscaya kamu sekali-kali tidak akan memperoleh penolong baginya.” (an-Nisa: 51-52)
Seandainya orang tersebut dilindungi darah atau keamanannya, niscaya wajib bagi kaum Muslimin untuk menolongnya dan dia pun berhak mempunyai penolong. Diperjelas lagi, bahwa ayat tersebut turun berkaitan dengan laknat terhadap Ibnu al-Asyraf, yang di antara laknat tersebut adalah dia dibunuh karena telah menyakiti Allah Swt dan Rasul-Nya.
Syubhat (bantahan/sanggahan) Tentang Adanya Laknat Terhadap Orang yang Tidak Boleh Dibunuh. Ketahuilah, sesungguhnya hal ini tidak disangkal lagi bahwa Allah telah melaknat orang yang tidak boleh dibunuh. Hal itu lebih dikarenakan bcberapa faktor berikut ini:
Pertama, bahwa berkaitan dengan orang ini telah dikatakan, “Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat.” Maka, di sini Allah menjelaskan bahwa Dia telah menjauhkan orang tersebut dari rahmat-Nya di dunia dan akhirat. Dan, berkenaan dengan seluruh orang yang terlaknat, sebenarnya telah dikatakan pula, “Allah akan melaknatinya,” atau, “kepadanya laknat Allah.” Hal itu terrealisir dengan dijauhkannya mereka dari rahmat Allah dalam beberapa kesempatan. Hanya saja, Allah membedakan antara orang yang dilaknati-Nya atau yang kepadanya ditimpakan laknat yang abadi dan bersifat umum dan membedakan antara orang yang telah dilaknatnya dengan laknat yang mutiak.
Kedua, bahwa seluruh orang-orang yang telah dilaknat oleh Allah di dalam kitab-Nya semisal orang-orang yang menyembunyikan sesuatu dari al-Kitab yang telah diturunkan oleh Allah , juga semisal orang-orang zalim yang merintangi dakwah di jalan Allah (fi sabilillah) dan sebaliknya menghendaki jalan tersebut menjadi bengkok, dan juga semisal orang yang membunuh seorang Mukmin dengan sengaja itu bisa jadi dia seorang kafir atau seorang yang dihalalkan darahnya. Berbeda dengan sebagian orang yang telah dilaknat dalam Sunnah Rasulullah .
Ketiga, bahwa ungkapan (sighat) ini sebagai pemberitahuan tentang laknat Allah terhadapnya. Oleh karena itu, kalimat, “… dan Dia menyediakan bagi mereka siksa yang menghinakan. ” di-’athaf-kan atau disertakan kepadanya. Scdangkan seluruh orang-orang terlaknat yang tidak boleh dibunuh dan tidak menjadi kafir, sebenarnya mereka telah dilaknat dalam bentuk ungkapan doa, semisal sabda Nabi :
“Semoga Allah melaknat orang yang telah merubah penunjuk jalan. ” Imam Muslim dalam pembahasan tentang hewan kurban, (3/1567); Nasa’i (7/232); dan Imam Ahmad dalam Musnad-nya (1/108). “Semoga Allah melaknat seseorang yang mencuri. ” Imam Muslim dalam pembahasan sanksi (hudud) (3/1314); dan Ibnu Majah (2/862). Dan: “Semoga Allah melaknat pemakan hasil riba dan pemberinya.” Imam al-Bukhari dalam pembahasan tentang jual beli (4/314); Imam Muslim dalam pembaahasan tentang Musaaqah (3/1219); dan At-Tirmidzi (3/513). Dan lain sebagainya. Akan tetapi, pemyataan semacam ini dibantah oleh firman Allah :
“Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena laknat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar.” (an-Nur: 23)
Karena, dalam ayat ini Allah menyebutkan laknat terhadap mereka itu terjadi di dunia dan akhirat, mengingat sekadar menuduh berzina saja itu tidak bisa dikatakan sebagai kekufuran dan juga tidak sampai menghalalkan darah si penuduhnya.
Sedangkan jawaban terhadap kedua ayat ini melalui dua cara, yaitu secara global (mu/ma/) dan secara terperinci (mufasshal). Adapun jawaban secara global (mujmal), adalah bahwa menuduh berzina seorang Mukmin saja merupakan salah satu hal yang bisa menyakitinya, dan jika temyata dia berbohong, maka itu adalah suatu kebohongan yang sangat besar. Sebagaimana Allah telah berfirman
“Dan mengapa kamu tidak berkata, di waktu mendengar berita bohong itu, “Sekali-kali tidaklah pantos bagi kita memperkatakan ini. Mahasuci Engkau (ya Rabb kami), ini adalah dusta yang besar. ” (an-Nur: 16)
Sungguh, al-Quran telah menetapkan perbedaan antara menyakiti Allah dan Rasul-Nya dan antara menyakiti kaum Mukminin. Allah berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan. Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata. ” (al-Ahzab: 57-58)
Maka, sebatas menyakiti kaum Mukminin tanpa haq saja tidak boleh . dijadikan sebagai penyebab adanya laknat Allah di dunia dan akhirat dan turunnya siksa yang menghinakan. Sebab, jikalau demikian adanya, berarti tidak dibedakan antara menyakiti Allah dan Rasul-Nya dan antara menyakiti kaum Mukminin, dan juga tentunya laknat Allah tersebut tidak dikhususkan bagi orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Namun, di sini balasan bagi orang yang menyakiti kaum Mukminin adalah bahwa dia akan menanggung kebohongan dan dosa yang sangat nyata. Sebagaimana firman Allah dalam tempat yang berbeda:
“Dan barangsiapa yang mengerjakan kesalahan atau dosa, kemudian dituduhkan kepada orang yang tidak bersalah, maka sesungguhnya ia telah berbuat suatu kebohongan dan dosa yang nyata.” (an-Nisa: 112)
Sedangkan jawabannya secara terperinci bisa melalui tiga aspek: Aspek pertama, bahwa ayat ini turun berkaitan dengan istri-istri Nabi menurut pendapat mayoritas ulama. Terdapat riwayat yang menyebutkan bahwa Ibnu Abbas pemah menafsirkan surat an-Nur. Ketika beliau sampai pada ayat, “Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena laknat di dunia dan akhirat, dan bagi mereka azab yang besar,” (an-Nur: 23), beliau berkata, “Ayat ini turun berkenaan dengan ‘Aisyah beserta para istri Nabi pada khususnya, dia masih berbentuk samar (mubham) dan tidak ada taubat (pengampunan dosa) di dalamnya.
Sedangkan bagi orang yang menuduh berzina terhadap seorang wanita Mukminah, sungguh Allah telah memberikan pintu taubat baginya.” Lalu, beliau (Ibnu Abbas) membaca ayat, “Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang-orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik. Kecuali orang-orang yang bertaubat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya).” (an-Nur: 4-5).
Maka, orang-orang yang tersebut dalam ayat ini masih diberi pintu taubat, sedangkan orang-orang yang tersebut dalam ayat sebelumnya (an-Nur: 23) tidak diberi kesempatan untuk bertaubat. Selanjutnya Ibnu Abbas bercerita, kemudian seorang lelaki pun bergegas untuk berdiri, lalu mengecup kepalanya karena terkagum atas apa yang telah beliau tafsirkan.
Ibnu Abbas , telah menjelaskan bahwa ayat ini (an-Nur: 23) turun hanya berkaitan dengan orang yang menuduh ‘Aisyah berzina beserta para istri Nabi lainnya, mengingat menuduh mereka berzina itu sarna dengan mencerca dan mencela Nabi sendiri. Karena, menuduh seorang istri berzina berarti menyakiti suaminya, sebagaimana hal itu juga menyakiti anaknya.
Imam Ahmad meriwayatkan dari Abul Jauza’ berhubungan dengan ayat ini, “Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina), mereka kena laknat di dunia dan akhirat.” (an-Nur: 23). Beliau berkata, ayat ini hanya khusus bagi Ummahatul Mukminin (para istri Nabi ).
Bukti dalilnya adalah sebagaimana yang telah disebutkan terdahulu, yaitu bahwa laknat Allah di dunia dan akhirat itu tidak terjadi hanya cukup dengan dosa karena menuduh orang lain berzina (qadzaf). Sehingga, huruf ‘a/’ dalam firman Allah , “Wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman,” ini untuk me-ma’rifah-kan yang bersangkutan, dan mereka adalah para istri Nabi , mengingat pembicaraan di sini seputar hadits al-ifk (dusta) dan peristiwa yang menimpa Ummul Mukminin, ‘Aisyah , atau tentang pembatasan lafazh umum hanya kepada sebabnya saja, mengingat adanya dalil yang mengharuskan hal itu.
Pendapat ini diperkuat lagi, bahwa Allah telah mengurutkan ancaman ini atas tuduhan berbuat zina kepada para wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman, dan Dia telah berfirman di awal surat, “Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) danmereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera.” (an-Nur: 4).
Di sini, Allah mengurutkan hukuman dera, penolakan kesaksian dan kcfasikan hanya scmata-mata karena menuduh para wanita yang baik-baik berbuat zina. Maka, sudah semestinya jika para wanita yang baik-baik, yang Icngah lagi beriman memiliki keistimewaan atas para wanita yang baik-baik saja. Hal itu dikarenakan para istri Nabi tidak diragukan lagi keimanan mereka, mengingat mereka adalah Ummahatul Mukminin (ibunya kaum Mukminin), di samping mereka adalah para istri Nabi di dunia dan akhirat.
Sedangkan kebanyakan para wanita Muslimat biasanya hanya diketahui keimanan mereka secara zahir saja. Ketahuilah, bahwa ayat ini (an-Nur: 4) juga menjadi hujjah seperti halnya ayat tersebut (an-Nur: 23) berdasarkan pendapat ini. Karena, ketika menuduh para istri Nabi itu sama saja dengan menyakti Nabi , maka tentu pelakunya juga dilaknat di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, Ibnu Abbas berkata, “Di dalamnya tidak ada taubat.” Karena, seorang yang menyakiti Nabi itu tidak diterima taubatnya, sewaktu dia bertaubat dan menuduh tersebut, sehingga dia hams masuk Islam mulai dan awal lagi. Atas dasar inilah, maka menuduh para istri Nabi telah berbuat zina adalah bentuk kemunafikan yang bisa menghalalkan darah si pelakunya, jika dengan menuduh itu dia bermaksud menyakiti Nabi , atau bermaksud menyakiti para istri Nabi karena mengetahui bahwa mereka adalah para istri Nabi di akhirat nanti. Sesungguhnya tidak seorang pun istri Nabi yang dilaknat.
Di antara dalil yang menunjukkan bahwa menuduh mereka berbuat zina sama saja menyakiti Nabi , adalah hadits al-ifk yang telah ditakhrij oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim di dalam ash-Shahiihain dari Aisyah yang berkata: “Lalu Rasulullah pun berdiri dan merasa berhalangan untuk membunuh Abdullah bin Ubay bin Salul. Kemudian Rasulullah berkhutbah di atas mimbar:
“Wahai kaum Muslimin, siapakah yang mau memaafkanku terhadap seseorang (maksudnya: Abdullah bin Ubay bin Salul) yang menyakitiku dalam urusan keluargaku?! Demi Allah, aku tidak pernah mengetahui keluargaku selain kebaikan, dan sungguh mereka telah menyebutkan seorang lelaki yang tidak kuketahui selain orang yang baik, dan dia tidak pernah menemui keluargakau kecuali bersamaku.”9 .Lalu, Sa’ad bin Mu’adz al-Anshari berdiri seraya berkata, “Aku memaafkanmu dari orang tersebut, wahai Rasulullah, jika dia berasal dari suku Aus, maka kami pasti telah memenggal lehemya, dan jika dia berasal dari suku Khazraj yang merupakan saudara-saudara kami, maka cukup engkau memerintahkan kepada kami, niscaya akan kami laksanakan perintahmu.”
9.D\-takhrij oleh Imam al-Bukhari di dalam kitab asy-Syahadat (5/294, 319), hadits no. 2637, 2661; Imam Muslim di dalam kitab at-Taubah, (4/2133); dan Imam Ahmad di dalam Musnad-nya, (6/196).
Perkataan Nabi H’man yu’dzirunii” di sini berarti, “Siapakah yang mau memperlakukanku secara adil dan memaafkanku jika aku berlaku adil terhadap orang tersebut ketika dia menyakitiku dalam urusan keluargaku sedangkan Allah berada di pihak keluargaku?” Di sini, nyatalah bahwa Nabi sangat tersakiti dengan tindakan orang tersebut, namun beliau merasa berhalangan untuk membunuhnya. Lalu, kaum Mukminin yang tidak terbawa arus berkata, “Perintahkanlah kepada kami, niscaya kami akan memenggal leher mereka, karena kami akan memaafkanmu jika engkau memerintahkan kami untuk memenggal leher mereka.” Dan, Nabi tidak melarang Sa’ad ketika dia minta diperintahkan untuk memenggal leher para pemfitnah tersebut. Dan, beliau bersabda, “Sesungguhnya kamu akan dimaafkan jika melakukan hal itu. ”
Syubhat Bahwa Sebagian Orang-Orang yang Terlibat dalam Haditsul Ifk Tidak Pernah Dibunuh dan Dihukumi Munafik. Persoalan yang tersisa adalah bahwa di antara orang-orang yang terlibat dalam hadits al-ifk ini ada yang bemama Misthah, Hassan, dan Hirnnah, dan mereka ini tidak pemah dihukumi munafik, di samping Nabi sendiri tidak pemah membunuh seorang pun karena sebab ini. Hanya saja, terjadi perselisihan dalam hal hukuman dera terhadap mereka.
Jawaban: Bahwa orang-orang tersebut tidak pemah bermaksud menyakiti Nabi , dan tidak pemah terlihat adanya bukti mereka mcnyakitinya. Maksudnya, tidak pernah ada, baik melalui ucapan maupun tindakan mereka, yang menunjukkan bahwasanya mereka bermaksud menyakiti Nabi . Akan tetapi, maksud semacam itu ada pada diri Ibnu Ubay. Kemudian, barangsiapa yang menuduh para istri Nabi berbuat zina setelah tahu mereka adalah para istri Nabi di akhirat nanti, maka dia adalah seorang kafir lagi zindiq yang sungguh bermaksud menyakiti Allah dan Rasul-Nya.
Berbeda dengan Ibnu Ubay yang sebenarnya hanya bermaksud menyakiti Nabi. Kemudian, pada waktu itu mereka belum pernah tahu bahwa istri-istri beliau di dunia adalah mereka yang menjadi istri-istri beliau di akhirat nanti, di samping peristiwa semacam itu secara rasio mungkin saja terjadi pada istri-istri Nabi . Karena itu, Nabi memilih sikap diam dalam menanggapi masalah ini hingga beliau meminta pendapat Ali dan Zaid, dan bahkan sampai bertanya kepada Barirah. Lalu, Nabi tidak mau memvonis munafik orang-orang yang tidak pemah bermaksud menyakiti beliau, karena mungkin saja beliau menceraikan istrinya yang tertuduh itu (dalam hal ini adalah Aisyah). Adapun setelah nyata bahwa mereka adalah para istri beliau di akhirat nanti, dan bahwa mereka adalah Ummahatul Mukminin (ibu bagi kaum Mukminin), maka menuduh mereka berbuat zina berarti sama saja menyakiti beliau dalam keadaan apa pun. Karena itu, tidak boleh terjadi perzinaan dengan mereka, sebab hal itu berarti membolehkan Nabi tinggal serumah atau berumah tangga dengan seorang wanita pelacur, dan juga berarti ibu bagi kaum Mukminin dicap sebagai pelacur, dan yang semacam ini adalah batil. Oleh karena itu, Allah berfirman:
“Allah memperingatkan kamu agar (jangan) kembali memperbuat yang seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang-orang yang beriman.” (an-Nur: 17)
Aspek kedua, bahwa ayat ini (an-Nur: 23) berlaku umum. Adh-Dhahhak berkata, yang dimaksud dengan ‘wanita-wanita’ di dalam firman Allah , “Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina).” (an-Nur: 23), adalah para istri Nabi saja. Sedangkan ulama lain berpendapat bahwa wanita-wanita tersebut adalah para istri kaum Mukminin secara umum. Abu Salamah bin Abdurrahman berkata, “Menuduh para wanita yang baik-baik termasuk di antara hal-hal yang bisa menyebabkan adanya laknat Allah di dunia dan akhirat dan turunnya azab (siksa) yang sangat besar. Kemudian beliau membacakan ayat, “Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina).”
Dan ini adalah pendapat kebanyakan orang dan zahir dari khitab Allah di sini, yaitu bahwa ayat ini berlaku umum bagi seluruh istri kaum Mukminin. Sehingga, ayat ini hams diberlakukan secara umum, karena tidak ada alasan yang bisa membuatnya berlaku khusus bagi para istri Nabi. Dan berdasarkan kesepakatan ulama, ayat ini tidak hanya terkhusus pada sebabnya saja. Hal itu, karena memberlakukannya terhadap seluruh istri Nabi|, selain Aisyah, termasuk bentuk keumumannya, mengingat pemberlakuan hukum tersebut bukan merupakan sebab turunnya ayat ini.
Selain itu, juga karena lafazh yang dipakai di sini berbentuk jamak (plural), sedang sebab turunnya hanya berkenaan dengan satu orang saja (yakni: Aisyah). Di samping itu, juga karena membatasi keumuman ayat-ayat al-Quran hanya pada sebab-sebab turunnya semata, itu adalah suatu kesalahan. Sebab, kebanyakan ayat-ayat al-Quran turun dengan sebab-sebab yang menuntut keumumannya. Dan sebagaimana sudah diketahui, bahwa tidak ada satu pun ayat al-Quran yang dibatasi pemberlakuannya hanya pada sebab turunnya semata.
Perbedaan antara kedua ayat (an-Nur: 4) dan (an-Nur: 23) adalah bahwa ayat yang pertama menyebutkan sanksi-sanksi yang diberlakukan kepada para penuduh yang sudah mukallaf berupa hukuman dera, penolakan kesaksian dan pem-fasikan. Sedangkan ayat kedua menjelaskan tentang hukuman yang berasal langsung dari Allah, yaitu turunnya laknat Allah di dunia dan akhirat dan juga siksa yang sangat besar.
Terdapat riwayat yang tidak sedikit dari Nabi dan dari para sabahatnya, bahwa menuduh para wanita yang baik-baik berbuat zina termasuk salah satu dosa besar. Dan redaksi yang ada dalam ash-Shahih adalah, “Menuduh para wanita yang baik-baik yang lengah lagi beriman.” Sebagian ulama ada yang menakwilkan ayat, “Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (berbuat zina),” kepada makna ini, untuk selanjutnya mereka berselisih pendapat sebagai berikut; Fathul Ban, pembahasan tentang wasiat, (5/462), hadits no. 2766. D\-takhrij oleh Imam Muslim di dalam pembahasan tentang iman, (1/92). Abu Daud dalam pembahasan tentang wasiat, hadits no. 2874.
Abu Hamzah ats-Tsumali berkata, “Kami mendengar bahwa ayat ini turun di tengah orang-orang musyrik di Makkah, yaitu jika seorang wanita keluar dari Makkah untuk berhijrah ke Madinah guna menghadap Rasulullah, maka orang-orang musyrik dari penduduk Makkah menuduhnya telah berbuat zina, dan mereka mengatakan bahwa wanita tersebut keluar dari Makkah hanya untuk berzina.
Berdasarkan hal inilah, orang yang telah menuduh para wanita Mukminat berbuat zina yang akhimya menghalangi mereka untuk beriman kepada Nabi , sementara di balik itu dia bermaksud mencela kaum Mukminin agar supaya orang-orang menjauhi ajaran Islam, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Ka’ab bin al-Asyraf, dan atas dasar ini pula, maka barangsiapa yang melakukannya, berarti dia adalah seorang kafir dan hukumnya disetarakan dengan orang yang mencaci maki Nabi. Dan orang-orang semacam ini lebih menyerupai orang-orang yang mencaci maki para wanita yang memakai cadar pada masa kita sekarang, dan mereka menuduh para wanita tersebut hanya menggunakan cadar sebagai kedok untuk melakukan berbagai kejahatan, dan ini adalah caci makian yang bertujuan untuk menjauhkan orang-orang dari cadar, dan juga merintangi para wanita tersebut untuk menggunakan hijab yang merupakan syariat Allah tlf kepada para wanita Muslimah. Renungkanlah!
Di antara ulama ada yang memberlakukan ayat ini secara zahir dan umum, mengingat sebab turunnya dipicu adanya tuduhan kepada Aisyah bahwa dia telah berbuat serong. Di antara orang-orang yang menuduh tersebut ada yang beriman dan ada yang munafik. Dan, sudah seharusnya sebab turunnya ayat (sababun nuzul) ini berlaku umum, mengingat tidak ada alasan yang membuatnya berlaku khusus. Jawaban atas persoalan ini adalah bahwa Allah berfirman di sini, “Mereka kena laknat di dunia dan akhirat,” (an-Nur: 23) dalam bentuk binaa al-fi’li lil-mafuul atau binaa lil-majhuul, tanpa disebutkan siapa yang melaknat mereka (la’in).
Sementara pada ayat tentang orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Dia berfirman, “Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat,” (al-Ahzab: 57) dengan menyebutkan siapa yang melaknat mereka (fa’il). Jika yang melaknat mereka (fa’il) tidak disebutkan di sini, berarti siapa saja selain Allah , baik dari golongan malaikat ataupun manusia, boleh melaknat mereka. Juga, berarti boleh saja Allah melaknat mereka pada suatu ketika, lalu sebagian makhluk-Nya melaknat mereka pada waktu yang berbeda.
Dan, juga berarti boleh saja Allah menimpakan laknat kepada salah seorang mereka, yaitu orang yang tuduhannya bertujuan untuk mencerca agama, sementara makhluk-Nya menimpakan laknat kepada orang-orang yang selainnya. Jika orang yang melaknat tersebut adalah seorang makhluk, maka bentuk laknatnya bias berupa doa jelek kepada mereka, dan bisa dalam artian ‘agar mereka dijauhkan dari rahmat Allah .
Kesemuanya ini termasuk di antara sebab-sebab yang membuat seorang penuduh tersebut dilaknat. Dan di antara sebab-sebab yang membuatnya dilaknat, adalah dia didera (80 kali), ditolak kesaksiannya, dan dihukumi sebagai orang fasik, mengingat hal itu sebagai hukuman dan penjauhan baginya dari rasa aman dan diterima, yaitu dari rahmat Allah. Yang demikian ini, berbeda dengan orang yang diberitakan Allah telah dilaknat-Nya di dunia dan akhirat, mengingat laknat Allah kepadanya bisa menyebabkan hilangnya pertolongan baginya dari segala arah, dan jauhnya dia dari sebab-sebab rahmat di dunia dan akhirat.
Kemudian, di antara dalil yang bisa menguatkan perbedaan ini, adalah bahwa Allah telah berfirman di sini, “… dan Dia (Allah) menyiapkan bagi mereka siksa yang menghinakan. ” Dan, ungkapan di dalam al-Quran tentang penyiapan siksa yang menghinakan tidak pernah diperuntukkan selain bagi orang-orang kafir saja. Firman Allah, “Dan untuk orang-orang yang kaflr siksaan yang menghinakan.” (al-Baqarah: 90), dan firman-Nya, “Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang menghinakan,” (an-Nisa: 37). Adapun ayat tentang siksa yang sangat besar, maka ada yang berbentuk ancaman bagi orang-orang yang beriman, seperti firman Allah: “Kalau sekiranya tidak ada ketetapan yang telah terdahulu dari Allah, niscaya kamu ditimpa siksaan yang besar karena tebusan yang kamu ambil.” (al-Anfal: 68) Dan firman-Nya: “Sekiranya tidak ada kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu tentang berita bohong itu.” (an-Nur: 14)
Juga, ada yang berupa ancaman bagi orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya, seperti firman-Nya, “Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar, ” (al-Maidah: 3). Lalu, ada pula yang berupa ancaman bagi orang yang membunuh, “.dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya,” (an-Nisa: 93). Ancaman semacam ini juga terdapat dalam firman Allah: “Dan janganlah kamu jadikan sumpah-sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu, yang menyebabkan tergelincir kaki(mu) sesudah kokoh tegaknya, dan kamu rasakan kemelaratan (di dunia) karena kamu menghalangi (manusia) dari jalan Allah, dan bagimu azab yangpedih.” (an-Nahl: 94) Sungguh, Allah telah berfirman: “Dan Barangsiapa yang dihinakan Allah, maka tidak seorang pun yang memuliakannya.” (al-Hajj: 18)
Hal itu karena penghinaan sama saja dengan perendahan, pengejekan dan peremehan, dan itu sebagai beban tambahan atas pedihnya siksa ter-sebut. Hanya terkadang seorang yang mulia itu disiksa, tapi tidak dihinakan. Ketika dalam ayat ini (al-Ahzab: 57), Allah tH berfirman, “… dan Dia menyiapkan bag! mereka siksa yang menghinakan.” Maka, dari situ bisa diketahui bahwa yang demikian itu termasuk jenis siksa yang diancamkan kepada orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sedangkan ketika Dia berfirman pada ayat tersebut, “… dan bagi mereka adalah siksa yang sangat besar,” (an-Nur: 23), maka bisa saja hal itu termasuk jenis siksa yang terdapat di dalam ayat, “. . . niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu tentang berita bohong itu, ” (an-Nur: 14).
Adapun dari sisi lain, maka siksa yang menghinakan ini hanya dipersiap-kan bagi orang-orang kafir saja. Karena, Neraka Jahanam diciptakan hanya untuk mereka, mengingat mereka harus masuk ke dalamnya dan tidak akan pemah lagi dikeluarkan darinya. Berbeda dengan orang-orang yang mendapat ancaman dari kalangan kaum Muslimin, maka bisa saja mereka tidak jadi masuk ke dalamnya, jika dosa-dosa mereka telah diampuni. Dan, kalaupun mereka jadi memasukinya, maka pasti mereka akan keluar darinya meskipun itu setelah beberapa saat lamanya.
February 17, 2013 at 9:33 am
Ayat2 Bejat KE TUJUH agama Kristen ::
Bunuhlah Anak Yang Memukul Orang tuanya. : Keluaran 21:15
Kok bejat banget sih Kristen ?
Main bunuh aja ?
Tak salah 421 jt manusia mati dibantai kristen sejak awal didirikan PAULUS
Dan tak salah Isa menubuatkan Kristen selain keneraka adalah 2 kali lebih bejat dari Pendirinya (Matius 23 : 45)
February 17, 2013 at 9:41 am
MAU MASUK SURGA? GAMPANG AJA, BUNUH 3 ANAKMU!
Sahih Bukhari Volume 002, Buku 023, No Hadis 340. Diriwayatkan oleh Anas :
Sang Nabi berkata, “Seorang muslim yang tiga anaknya mati sebelum mencapai puber akan diberikan surga oleh Allah karena pengampunanNya bagi dia.”
Astagapirulloh al an jinggg…….
February 17, 2013 at 9:42 am
HEI MANUSIA BERMULUT BABI
SUDAH KAU TAHU AYAT : ANJING MAKAN MUNTAHANNYA ?
February 17, 2013 at 9:51 am
Dalil Keempat:
Yaitu kisah dua orang biduanita yang menyanyikan lagu berisi ejekan terhadap Nabi dan beliau pun menghalalkan darah mereka.
Musa bin ‘Uqbah dalam kitab Maghazi-nya dari az-Zuhri berkata, Rasulullah telah menyuruh mereka (para sahabat) agar menahan diri dan tidak memerangi seorang pun melainkan orang yang telah memerangi mereka. Dan, beliau pun menyuruh untuk membunuh empat orang. Musa bin ‘Uqbah berkata, Nabi telah menyuruh untuk membunuh dua orang biduanita, anak dari Ibnu Khathal, yang menyanyikan lagu berisi ejekan kepada Nabi. Kemudian salah seorang biduanita itu pun dibunuh, sedangkan yang lainnya disembunyikan hingga dimintakan perlindungan untuknya. Telah d\-takhrij oleh Imam al-Baihaqi di dalam as-Sunan al-Kubra dalam kitab Pembahasan Sejarah, (9/121). Sanad hadits ini hasan. Hal ini juga telah disebutkan oleh Muhammad bin ‘Aidz al-Qurasyi di dalam kitab Maghaozii-nya. Hadits tentang dua orang biduanita ini termasuk hadits yang telah disepakati oleh para ulama sejarah dan telah banyak diriwayatkan, tidak cukup satu riwayat saja.
Dalil petunjuknya adalah bahwa membunuh seorang wanita dengan sengaja hanya karena kekufurannya saja tidak diperbolehkan menurut ijma’ (konsensus ulama). Hal itu sebagaimana telah dinyatakan secara masyhur oleh sunnah Rasulullah. Para wanita penyanyi ini sebelumnya adalah orang-orang yang dilindungi jiwanya karena unsur kewanitaannya.Kemudian, Nabi menyuruh untuk membunuh mereka hanya karena mereka telah mengejek beliau, sementara mereka berada di daerah perang (claor al-harbi). Sehingga dari sini bisa diketahui, bahwa orang yang mengejek dan mencaci maki Nabi boleh dibunuh dalam keadaan apapun. Semua itu diperkuat oleh beberapa faktor berikut ini:
Faktor pertama, para wanita ini sebelumnya termasuk bagian dari komunitas kafir harbi. Mereka telah menyakiti Nabi di daerah perang, lalu Nabi pun membunuh mereka hanya karena caci makian mereka itu, sebagaimana yang telah disebutkan dalam beberapa hadits. Dari sini, tentunya membunuh seorang wanita dari komunitas kafir dzimmi, itu lebih diprioritaskan dan ditekankan seperti halnya seorang wanita Muslimah. Karena, di antara kita (kaum Muslimin) dan wanita dari kafir dzimmi tersebut terdapat ikatan perjanjian yang melarangnya untuk melontarkan caci makian kepada Nabi .
Juga, perjanjian yang mengharuskannya bersikap rendah dan tunduk. Oleh karena itu, dia akan dihukum mati, dikenai sanksi harta (materi) atau dirampas kehormatannya atas kesalahan yang diperbuatnya terhadap seorang Muslim. Sedangkan seorang wanita dari komunitas kafir harbi tidak dikenai hal-hal tersebut. Jika diperbolehkan membunuh seorang wanita dikarenakan dia telah berani mencaci maki Nabi , padahal dia berasal dari komunitas kafir harbi yang notabenenya bebas mencaci maki beliau tanpa ada larangan, maka tentunya membunuh wanita dari kalangan kafir dzimmi yang dilarang mencaci maki beliau itu lebih diutamakan.
Jika dikatakan: Perlindungan terhadap kafir dzimmi itu lebih ditekankan, karena dia mendapat jaminan keselamatan, sedangkan kafir harbi tidak dijamin keselamatan nyawanya. Maka, di sini kami jawab: Seorang kafir dzimmi itu juga menjamin keselamatan seorang Muslim, sedangkan seorang kafir harbi tidak menjamin keselamatannya. Jadi, dia menjamin keselamatan orang Islam dan juga dijamin keselamatannya. Karena, perjanjian yang terjadi di antara kita menuntut adanya hal tersebut. Sedangkan wanita dari komunitas kafir harbi tidak punya ikatan perjanjian dengan kita yang menuntut adanya hal tersebut.
Dengan demikian, seorang kafir dzimmi tidak lagi wajib dijaga keselamatannya akibat tindakannya yang merusak kehormatan Nabi . Bahkan, hal itu lebih berat dari dosa-dosanya, dan dia sangat layak diazab (dibunuh) atas tindakannya tersebut yang menyakiti kita. Kami tidak mengetahui adanya wanita dari komunitas kafir harbi dibunuh dengan sengaja karena mencaci maki Nabi , selain bahwa membunuh seorang wanita dari komunitas kafir dzimmi yang telah mencaci maki Nabi itu lebih ditekankan lagi.
Faktor kedua, para wanita ini tidak ikut memerangi sewaktu peristiwa Fathu Makkah, bahkan mereka termasuk di antara para wanita yang tunduk dan menyerah. Ejekan (melalui syair) jika dikategorikan bentuk perang, maka dia sebenamya sudah ada sebelum peristiwa itu. Sementara wanita dari komunitas kafir harbi ini dilarang untuk dibunuh pada peperangan di mana dia menyerah dalam perang tersebut, meskipun sebelum itu dia ikut memerangi. Dari sini bisa diketahui bahwa mencaci maki Nabi itu pada esensinya bisa menghalalkan darah mereka, bukan karena mereka pemah memerangi beliau.
Faktor ketiga, Nabi telah menjamin keselamatan bagi seluruh warga kota Makkah, kecuali mereka yang melawan atau memerangi, meskipun mereka pemah memusuhi beliau, membunuh para sahabatnya, dan merusak perjanjian yang terjadi di antara mereka dan Nabi. Kemudian, temyata Nabi menghalalkan darah para wanita ini sebagai pengecualian, hanya karena mereka telah berani menyakiti beliau, meskipun sebenamya mereka tidak pernah ikut memerangi beliau.
Dengan demikian nyatalah bahwa dosa orang yang menyakiti Nabi dengan cara mencaci maki dan yang sejenisnya, lebih berat dari sekadar dosa memerangi dan yang lainnya, dan bahwa dia boleh dibunuh pada kondisi apapun, bahkan pada saat dilarang memerangi orang yang telah membunuh dan memerangi sekalipun.
Faktor keempat, dua wanita penyanyi ini adalah dua budak wanita yang disuruh untuk mengejek Nabi . Padahal, membunuh wanita budak itu kurang ditekankan dibanding bila membunuh wanita merdeka. Hal itu, mengingat Nabi telah melarang untuk membunuh seorang buruh (pekerja)20. Selain itu, keadaan wanita tersebut disuruh untuk mencaci maki Nabi juga merupakan dosa yang lebih ringan mengingat dia tidak pemah bermaksud melakukannya. Meskipun demikian, Nabi tetap menyuruh untuk membunuh mereka berdua. Dari sini bisa diketahui bahwa mencaci maki Nabi itu lebih mengharuskan pelakunya untuk dibunuh.. Di-takhrij oleh al-Baihaqi di dalam as-Sunan al-Kubra, dalam kitab pembahasan tentang sejarah, (9/91). Disebutkan oleh Ibnu Abdil Barr di dalam at-Tamhiid, (9/75); Sunan Sa’id bin Manshur, no. 2628; dari jalur Ayyub as-Sikhtiyani dari seorang lelaki dari bapaknya. Isnadnya tidak shahih mengingat tidak diketahuinya guru (syaikh)nya Ayyub dan bapaknya. Maka, tidak diputuskan bahwasanya dia adalah seorang sahabat. Namun, hadits ini mempunyai penguat (syaahid) di dalam Sunan Abu Daud, no. 2669. Abu Daud berkata: Hadits hasan shahih.
Faktor kelima, bisa jadi para wanita ini dibunuh karena telah mengejek Nabi , mengingat mereka melakukannya bersamaan dengan adanya perjanjian antara Nabi it dan penduduk Makkah. Sehingga, hal itu bisa dikategorikan jenis ejekan kepada Nabi dari seorang kafir dzimmi. Atau, bisa jadi mereka dibunuh hanya karena mengejek semata, tanpa adanya perjanjian apapun. Jika yang benar adalah yang pertama, maka itulah memang yang seharusnya.
Dan jika yang benar adalah yang kedua, maka itu berarti jika membunuh wanita pencaci maki Nabi yang tidak ada perjanjian antara kita dan dia yang bisa melarang tindakan tersebut, itu saja diperbolehkan, maka tentunya membunuh wanita yang dilarang mencaci maki Nabi oleh karena adanya ikatan perjanjian, itu lebih diutamakan lagi. Hal itu, mengingat semata-mata karena kekufuran wanita itu saja dan juga karena dia berasal dari komunitas kafir harbi tidak serta merta bisa menghalalkan darahnya menurut kesepakatan para ulama. Apalagi, caci makiannya tersebut tidak bertujuan untuk memerangi Nabi .
February 17, 2013 at 9:53 am
ALLAH SWT MENUDUH PERUT BERBOHONG
Sahih Bukhari 7.71.614 Diriwayatkan oleh Abu Said: seseorang datang pada sang nabi dan berkata, ‘Saudaraku perutnya sedang sakit.”
Sang Nabi berkata, “Suruh dia minum madu.” Orang itu datang lagi dan berkata, “Sudah kusuruh minum madu tapi malah tambah parah.”
Sang nabi lalu berkata, “Allah telah mengatakan yang sesungguhnya, perut saudaramu yang berbohong.”
Auloh swt sinting…..!
Astagapirulloh al an jingggg…..
February 17, 2013 at 10:03 am
Bengisnya ajaran kristen :
421 jt tewas ditangan kristen
Syat2 Bunnuhlah sangat banyak di INJIL
salah satu adalah Bunuhlah apabila ada nabi yang muncul dan menunjukkan mukjizat
Maka dibunuhlah Isa Almasih dan separuh nabi sebelumnya (Matius 23: 33,34)
“Bunuhlah Nabi apabila dia menunjukkan mukjizatnya : Ulangan 13:1-5
February 17, 2013 at 10:14 am
UMAIYA BIN KHALAF ABI SAFWAN (BENCI KARENA GAGAL MERAMPOK)
Sumber :
Bukhari Volume 4, buku 56, Nomor 826:
Dikisahkan oleh ‘Abdullah bin Mas’ud:
Sad bin Muadh datang ke Madinah dengan tujuan untuk melakukan umrah dan dia tinggal di rumah Umaiya bin Khalaf Abi Safwan ……… Umaiya berkata kepada Sa’d, “Tunggulah hingga siang hari saat orang-orang berada dirumah mereka, baru kamu pergi melakukan tawaf mengelilingi Kabah”. Saat Sad sedang mengelilingi Kabah, Abu Jahl mendatanginya dan berkata, “Siapa itu yang sedang bertawaf?” Sad menjawab, “Aku Sad”. Abu Jahl berkata, “Apakah kamu aman sekalipun kamu pernah memberikan perlindungan kepada Muhammad dan sahabat-sahabatnya. ?” Sad berkata, “Ya”, dan mereka mulai bertengkar. Umaiya berkata kepada Sad, “Jangan bertengkar dengan Abu Jahl karena dia adalah pemimpin Mekkah”. Sad kemudian berkata kepada Abu Jahl, “Demi Allah, jika kamu menghalangi aku bertawaf, Aku akan menghancurkan perdaganganmu dengan Syam”. Umaiya terus berusaha menenangkan Sad. Sad menjadi marah dan BERKATA KEPADA UMAIYA, “PERGILAH DARIKU KARENA AKU MENDENGAR MUHAMMAD AKAN MEMBUNUHMU”. Umaiya bertanya, “Apakah Muhammad benar akan membunuhku?” . Sad berkata, “Ya!”. Umaiya berkata, “Demi Allah, jika Muhammad berkata sesuatu, dia tidak akan berbohong”. ………. Maka ketika kaum Quraish menuju ke Badar dan menyatakan perang, …..istri Umaiya berkata, Tidaklah kamu mengingat apa yang dikatakan saudaramu yaitu Sad”. (cat : bahwa Muhammad akan membunuh Umaiya) Umaiya memutuskan tidak berperang tetapi Abu Jahl berkata kepadanya, “Kamu aalah dari keluarga bangsawan di Mekah, maka kamu harus ikut kami untuk satu atau dua hari.” UMAIYA PERGI BERSAMA MEREKA DAN ALLAH KEMUDIAN MEMBUNUHNYA.
Kebencian Muhammad SAW tampaknya dipicu karena KEGAGALANNYA UNTUK MERAMPOK BARANG DAGANGAN UMAYYA BIN KHALAF. Namun siapa sih orang yang mau barang dagangannya dirampok, sekalipun yang merampok mengaku sebagai utusan Allah SWT dan mungkin kegiatannya merampok atas wahyu Allah SWT.
Sumber :
Sejarah Hidup Muhammad SAW
Muhammad Husain Haekal
BAGIAN KEDUABELAS: SATUAN-SATUAN DAN BENTROKAN-BENTROKAN PERTAMA
Lalu ia mengadakan persekutuan dengan pihak Banu Dzamra; bahwa sebulan sesudah itu ia pergi lagi mengepalai 200 orang dari Muhajirin dan Anshar – menuju Buwat dengan SASARAN SEBUAH KAFILAH YANG DIPIMPIN O]EH UMAYYA B. KHALAF yang terdiri dari 2.500 ekor unta dikawal oleh 100 orang pasukan perang. Tapi juga sudah tidak bertemu lagi, sebab mereka sudah MENGAMBIL HALUAN LAIN, bukan jalan kafilah
Jadi setelah berada di Medinah, Muhamamd SAW sering malakukan penyerangan terhadap kafilah-kafilah Quraish untuk merampok mereka.
Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq – Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 2, halaman 97, 121
Ekspedisi Besar ke Lembah Badar
Kemudian Rasulullah mendengar bahwa Abu Sufyan bin Harb datang dari Syria dengan sebuah kereta besar kaum Quraish yang membawa uang dan barang dagangan …… beliau memanggil orang-orang Islam dan berkata, “INI ADALAH KERETA QURAISH YANG BERISIKAN HARTA KEKAYAAN MEREKA. BERANGKATLAH UNTUK MELAKUKAN PENYERANGAN, semoga Allah memberikan keberhasilan kepada kita.”… Kemudian Rasulullah memerintahkan agar semua BARANG RAMPASAN PERANG yang telah dikumpulkan didalam tenda dibawa bersama-sama ……
Akibat perampokan inilah yang kemudian memicu terjadinya perang Badar yang merenggut sangat banyak korban jiwa dari kedua belah pihak. Umayya sendiri akhirnya mati karena dibunuh oleh Bilal yang mendendam karena pernah disiksa oleh Umayya. Tampaknya agama Islam yang dipeluknya tidak dijalankannya dengan benar.
Sumber :
Sejarah Hidup Muhammad SAW
Muhammad Husain Haekal
BAGIAN KETIGABELAS : PERANG BADR
Bilal melihat Umayya b. Khalaf dan anaknya, begitu juga beberapa orang Islam melihat mereka yang dikenalnya di Mekah dulu. Umayya ini adalah orang yang pernah menyiksa Bilal dulu, ketika ia dibawanya ketengah-tengah padang pasir yang paling panas di Mekah. Ditelentangkannya ia di tempat itu lalu ditindihkannya batu besar di dadanya, dengan maksud supaya ia meninggalkan Islam. Tetapi Bilal hanya berkata: “Ahad, Ahad. (Yang Satu, Yang Satu.)” Ketika dilihatnya Umayya, Bilal berkata : “Umayya, moyang kafir. Takkan selamat aku, kalau kau lolos!” Beberapa orang dari kalangan Muslimin mengelilingi Umayya dengan tujuan jangan sampai ia terbunuh dan akan dibawanya sebagai tawanan. Tetapi Bilal di tengah-tengah orang banyak itu berteriak sekeras-kerasnya: “Sekalian tentara Tuhan! Ini Umayya b. Khalaf kepala kafir. Takkan selamat aku kalau ia lolos.” Orang banyak berkumpul. Tetapi Bilal tak dapat diredakan lagi, DAN UMAYYA DIBUNUHNYA.
KOMENTAR DARI AL-QUR’AN
MUHAMMAD SAW SENDIRI MENCURI dan ironisnya dalam salah satu perintahnya Allah SWT memberikan syarat untuk bisa diampuni Allah SWT adalah TIDAK MENCURI.
QS 60 : 12 :
Hai Nabi, apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia, bahwa mereka tiada akan menyekutukan Allah, TIDAK AKAN MENCURI, tidak akan berzina, ……. maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Kegiatan mencuri memang DIKECAM OLEH ALLAH SWT. NAMUN TOH TETAP DILAKUKAN OLEH MUHAMMAD SAW dengan merampok.
QS 29 : 67 :
Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya Kami telah menjadikan (negeri mereka) tanah suci yang aman, SEDANG MANUSIA SEKITARNYA RAMPOK-MERAMPOK. Maka mengapa (sesudah nyata kebenaran) mereka masih percaya kepada yang bathil dan ingkar kepada nikmat Allah?
Kegiatan merampok dan mencuri bahkan diancam hukuman potong tangan. Namun hukuman potong tangan ini tampaknya tidak berlaku bagi Muhammad SAW dan pengikut-pengikutny a. Jadi perintah ini dilanggar sendiri oleh Muhammad SAW.
QS 5 : 38 :
Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang MENCURI, POTONGLAH TANGAN KEDUANYA (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
Sangat jelas bahwa Muhammad SAW dan pengikut-pengikutnya telah mendustakan ayat-ayat Al-Qur’an sendiri, dan Al-Qur’an memang sudah memperingatkan hal ini.
QS 6 : 49 :
Dan orang-orang yang MENDUSTAKAN AYAT-AYAT KAMI, mereka akan ditimpa SIKSA disebabkan mereka selalu BERBUAT FASIK.
February 17, 2013 at 10:17 am
Pengakuan PENTING PAULUS
Harus di Ingat soal kebejatannya
PERDUA :
“Aku membikin Injil bukan dari firman ALLAH , melainkan karena kebodohan aku saja!” (2Korintus 11:17)
February 17, 2013 at 10:24 am
ABDULLAH BIN KHATAL (NASIB ORANG YANG BERPALING DARI ISLAM – 1)
Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq – Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 3, halaman 54 – 55
Seorang lagi yang harus dibunuh adalah Abdullah bin Khatal dari bani Taim bin Ghalib. Dia pernah menjadi muslim dan diutus Rasulullah untuk mengumpulkan zakat bersama seorang Anshar dengan dibantu seorang bekas budak yang telah merdeka. Ketika mereka beristirahat, Abdullah memerintahkan si bekas budak itu untuk menyembelih kambing dan memasaknya lalu dia menunggunya sambil tidur. Ketika bangun perintahnya ternyata belum dilaksanakan, maka bekas budak itu dibunuhnya dan lalu DIA MENJADI KAFIR……… Abdullah bin Khatal dibunuh oleh Said bin Huraits al Makhzumi dan Abu Barzah al Aslami
Atau menurut sumber hadis berikut :
Sahih Bukhari, volume 5 nomor 582 :
Dikisahkan oleh Anas bin Malik : Pada hari penaklukan, Rasulullah memasuki Mekah, menggunakan penutup kepala. Ketika Rasulullah melepas penutup kepalanya, seseorang datang dan berkata, “Ibn Khatal sedang memanjat dinding Kabah”. RASULULLAH BERKATA, “BUNUH DIA!”
Ibn Khatal akhirnya dibunuh di Kabah.
Sumber :
Kitab al Tabaqat al Kabir, volume 2, halaman 174 :
Ibn Sa’d
Sungguh, Rasullah memerintahkan pengikutnya pada hari kemenangan untuk membunuh Ibn Abi Sarh, Fartana Ibn al-Zibr’ra and Ibn Khatal. Abu Barzah datang dan melihat [B]Ibn Khatal memegang erat dinding Kabah. ABU BARZAH KEMUDIAN MEROBEK PERUT IBN KHATAL.
Ibn Khatal dibunuh tampaknya karena dia berpaling dari Islam. Itulah hukuman bagi orang yang pindah agama dari Islam, bunuh!!
KOMENTAR DARI AL-QUR’AN
Ibn Khatal telah berusaha untuk berlindung di Kabah, namun tetap dibunuh oleh pengikut Muhammad SAW, padahal katanya Kabah adalah tempat yang diberkahi dan siapapun yang memasukinya akan menjadi aman.
QS 3 : 96 – 97 :
Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang DIBERKAHI dan menjadi petunjuk bagi semua manusia [214]. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim [215]; BARANGSIAPA MEMASUKINYA (BAITULLAH ITU) MENJADI AMANLAH DIA
Dengan perintah pembunuhan ini maka Muhammad SAW TELAH MENGINGKARI AL-QUR’ANNYA SENDIRI dan menjadikan apa yang ditulis oleh ALQUR’AN SALAH.
February 17, 2013 at 10:27 am
Pengakuan PENTING PAULUS
Harus di Ingat soal kebejatannya :
KE ENAM :
AKULAH YANG MEMBUNUH JEMAAT ALLAH (PENGIKUT YESUS) TANPA BATAS ( KPR 22:4, GALATIA 1 : 13)
SANGAT BEJAT DAN BENGIS NYA PAULUS
144.000 PENGIKUT YESUS DIBANTAINYA TANPA BERSISA SEORANGPUN
February 17, 2013 at 10:36 am
dari kisah simuhammad itu bukan menyebarkan agama tetapi menyebarkan PPA adalah Partai Politik Islam sebab partai politik itu menhalalkan segala cara untuk menjadi status quo dan kemenangan
February 17, 2013 at 10:38 am
Kapan kau Ujian SD ?
Kau harus rajin belajar ya PRO
Karena nanti kau tak lulus lagi
Kau cuci kaki
Mandi
Kerjakan PR kau ya
February 17, 2013 at 9:49 am
Dalil Ketiga:
Yaitu kisah tentang Ashma binti Marwan yang diperintahkan oleh Nabi untuk dibunuh karena mencela beliau.
Terdapat sebuah riwayat tentang kisah Ashma binti Marwan dari Ibnu Abbas, dia berkata: Seorang wanita dari suku Khathmah telah mencela Nabi, lalu beliau bersabda, “Siapa yang mau membunuhnya untukku?” Lalu, seorang lelaki dari suku Khathmah berkata, “Saya, wahai Rasulullah.” Kemudian lelaki itupun bangun dan membunuh wanita tersebut. Setelah itu, Nabi memberitahu dan berkata, “Dalam masalah ini, tidak mungkin dua kambing saling bertandukan.”
Sebagian ulama penulis kitab al-Maghazi (peperangan) dan yang lainnya telah menyebutkan kisah ini secara panjang lebar. Al-Waqidi berkata, telah menceritakan kepadaku Abdullah bin al-Harist bin al-Fudhail, dari ayahnya, bahwa Ashma binti Marwan berasal dari Bani Umayyah bin Zaid. Dia adalah seorang istri dari Yazid bin Zaid bin Hishn bin al-Khathma, dan dia telah menyakiti Nabi , mencela Islam, dan menghasut Nabi . Ketika ucapan dan hasutan Ashma ini terdengar oleh Umair bin ‘Adi al-Khathma, maka Umair pun berkata, “Ya Allah, aku bemadzar kepada-Mu, bahwa setelah aku mengantarkan Rasulullah ke Madinah nanti, aku akan membunuh Ashma.”
Saat itu, Rasulullah sedang berada di Badar. Maka, sekembalinya beliau dari Badar, Umair pun mendatangi Ashma pada tengah malam dan masuk ke dalam rumahnya. Sementara Ashma pada saat itu dikelilingi oleh anak-anaknya yang sedang tidur pulas. Salah satu dari mereka ada seorang bayi yang sedang disusui di dadanya. Umair meraba-raba tubuh Ashma dengan tangannya dan mendapati seorang bayi yang sedang menyusu kepadanya. Umair kemudian menjauhkan bayi tersebut dari tubuh Ashma dan meletakkan pedangnya di dada Ashma. Lalu dia pun menusukkan pedang itu ke tubuh Ashma hingga menembus punggungnya. Setelah itu, Umair bergegas keluar untuk melaksanakan shalat Shubuh bersama Nabi Ketika Nabi telah selesai shalat, beliau memandangi Umair dan berkata, “Apakah kamu sudah membunuh bintu Marwan (yakni Ashma-ed.)?” Umair menjawab, “Demi Allah, aku sudah melakukannya, wahai Rasulullah.” Dan, Rasulullah pun khawatir Umair merekayasa telah membunuhnya. Lalu Umair bertanya, “Apakah saya dikenai sanksi, wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab, “Dalam masalah ini, tidak mungkin dua kambing saling bertanbukan.” Maka, ucapan yang pertama kali terdengar dari mulut Rasulultah adalah ucapan ini. Umair berkata, kemudian Rasulullah berpaling kepada orang-orang di sekelilingnya seraya bersabda, “Jika kalian senang melihat seseorang yang telah membela Allah dan Rasul-Nya secara ghaib, maka lihatlah Umair bin ‘Adi.” Lalu Umar bin Khatthab berkata, “Coba lihatlah seorang lelaki buta yang punya gundik ini dalam menaati Allah ” Namun, Rasulullah menimpalinya, “Jangan katakan dia orang buta, tapi katakan dia orang yang melihat!”.Di-takhrij oleh al-Khatib di dalam kitab Taariikh Bagdaad, (13/99); D\-takhrij Ibnul Jauzi di dalam kitab al-’llal al-Mutanaahiyah, (1/175), Ibnu ‘Adi berkata, di dalam sanadnya terdapat Muhammad bin al-Hajjaj, dan dia dituduh membuat hadits palsu. AI-’Ajluni menyebutkan hadits ini di dalam Kasyf al-Khafaa, (2/524). Isnad hadits ini maudhu’. Di dalamnya terdapat Muhammad bin al-Hajjaj al-Lakhmi, yang dikatakan oleh Imam al-Bukhari sebagai orang yang harus diingkari haditsnya, dan dikatakan oleh ad-Daruquthni sebagai orang yang sangat pembohong. Sedangkan Ibnu Ma’in menyebutnya sebagai orang yang sangat pembohong lagi busuk.
Sekembalinya Umair dari sisi Nabi , dia mendapati anak-anak Ashma berada dalam jamaah orang-orang yang menguburkan Ashma. Kemudian mereka menyambut Umair sewaktu melihatnya datang dari Madinah dan berkata, “Wahai Umair, apakah engkau yang telah membunuhnya?” Umair menjawab, “Benar, maka musuhilah aku, lalu kalian tidak ada yang mem-perhatikan lagi! Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, seandainya kalian semua mengucapkan apa yang telah diucapkan oleh Ashma, niscaya aku akan membunuh kalian dengan pedangku ini, sehingga akulah yang mati atau kalian yang terbunuh.” Pada saat itulah, Islam mulai tampak di tengah-tengah Bam Khathmah, dan di antara mereka ada sejumlah orang yang menyembunyikan keIslamannya karena takut dari kaumnya.
Dalil petunjuknya adalah bahwa wanita ini (Ashma) dibunuh tidak lain hanya karena telah menyakiti dan mencerca Nabi semata. Dan, ini terlihat jelas dalam perkataan Ibnu Abbas, seorang wanita berasal dari Bani Khathmah telah mencerca Nabi , lalu beliau pun berkata, “Siapakah yang man membunuhnya untukku?” Dari sini bisa diketahui, bahwa beliau menyuruh untuk membunuhnya hanya karena orang tersebut telah mencerca beliau. Begitu pula dalam hadits lain disebutkan, “Lalu, ketika terdengar perkataan dan hasutan Ashma ke telinga Umair, maka dia pun berkata, “Ya Allah, sungguh aku bernadzar kepada-Mu, jika aku telah mengantarkan Rasulullah ke Madinah, niscaya aku akan membunuhnya.” Dalam hadits ini disebutkan bahwa ketika kaumnya Umair berkata kepadanya, “Apakah kamu yang telah membunuhnya?” Dia pun menjawab, “Benar, maka musuhilah aku, dan selanjutnya kalian pun tidak akan mendapat perhatian. Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, seandainya kalian semua mengucapkan apa yang telah diucapkan oleh Ashma, niscaya aku akan membunuh kalian dengan pedangku ini, sehingga akulah yang akan mati atau kalian yang terbunuh.” Maka, yang demikian ini adalah sebagai mukadimah.
Ashma Tidak Dibunuh Karena Telah Memprovokasi untuk Perang, Melainkan Semata-Mata Karena Dia Telah Mencaci Maki Nabi Mukadimah yang lainnya adalah, bahwa syair (hijaa) yang diucapkan oleh Ashma tidak berisi ajakan untuk memerangi Nabi, sehingga dikatakan bahwa memprovokasi orang untuk perang itu berarti telah memerangi. Akan tetapi, di dalam syairnya hanya berisi ajakan untuk meninggalkan agama Nabi dan caci makian terhadap Nabi beserta para pengikutnya. Target maksimal dari semua itu adalah, agar orang-orang yang belum masuk Islam tidak akan memeluk agama Islam, atau agar orang-orang yang telah masuk Islam keluar dari agama Islam. Dan ini merupakan tujuan semua orang yang mencaci maki Nabi .
Hal itu diperjelas lagi bahwa Ashma mencerca Nabi di Madinah, padahal kebanyakan kabilah-kabilahnya telah masuk Islam. Dan, jadilah seorang Muslim dari kabilah tersebut lebih kuat daripada seorang kafir. Sudah diketahui bahwa orang yang mencaci maki Nabi dalam kondisi semacam ini tidak bermaksud memerangi Nabi beserta para sahabatnya, melainkan dia hanya bermaksud untuk membuat mereka marah dan agar tidak mau lagi mengikuti Nabi .
Begitu pula, bahwa Ashma tidak pernah ingin memprovokasi untuk perang. Karena, tidak ada perselisihan pendapat di antara para ulama sejarah bahwa seluruh kabilah Aus dan Khazraj tidak ada yang memerangi Nabi melalui tangan maupun lisannya. Dan, tidak ada seorang pun di Madinah yang berani menampakkan hal itu. Akan tetapi, tujuan orang kafir dan munafik dari golongan mereka adalah menghalangi orang-orang untuk mengikuti Nabi , atau berusaha memulangkan beliau kembali dari Madinah ke Makkah, dan melakukan tindakan-tindakan lainnya yang mengandung unsur penghinaan terhadap Nabi dan ajakan untuk mengingkari ajaran beliau, bukan untuk memerangi beliau.
Karena, jikalau cercaan itu dikategorikan ke dalam jenis perang, maka pastilah sumpah janji itu menjadi batal, dan seorang kafir dzimmi itu pun harus dibunuh karenanya. Sesungguhnya jikalau dia memerangi Nabi, maka itu berarti sumpah janjinya telah batal, mengingat sumpah janji itu menuntut tidak adanya perang. Jika dia memerangi Nabi melalui tangan atau lisan, maka berarti dia telah melakukan sesuatu yang bisa membatalkan sumpah janjinya. Dan, tidak ada lagi yang paling bisa merusak sumpah janji tersebut setelah perang.
Jika hal itu telah nyata, maka tentunya yang dapat diketahui dari sirah Nabi bagi siapa saja yang punya wawasan sejarah adalah bahwa Nabi ketika tiba di Madinah, beliau tidak pernah memusuhi seorang pun dari penduduk Madinah. Bahkan, beliau telah menjamin keamanan mereka sampai-sampai terhadap kaum Yahudi, khususnya mereka yang ada di tengah-tengah suku Aus dan Khazraj. Sesungguhnya beliau telah membuat perjanjian damai dan mengikat tali persaudaraan dengan mereka dalam segala hal.
Sementara kaum imigran atau pendatang ketika datang di Madinah, mereka terdiri dari berbagai lapisan. Di antara mereka terdapat orang yang beriman dan mereka inilah yang terbanyak (mayoritas), dan di antara mereka ada yang masih bertahan pada agama lamanya, dan orang semacam ini dibiarkan dan tidak diperangi. Orang ini bersama orang-orang yang beriman dari kabilahnya, juga mereka yang telah mengucapkan janji adalah kelompok yang dijamin keamanannya (alnlu as-silmi), bukan kelompokyang harus diperangi (ahlu al-harbi).
Sampai-sampai kalangan Anshar yang berjani juga telah diakui janji mereka oleh Nabi . Jika Nabi telah mengakui janji mereka, maka wanita ini (Ashma) adalah termasuk golongan orang-orang kafir mu’ahid. Meskipun demikian, Nabi tetap memerintahkan orang-orang untuk membunuh wanita yang telah mencercanya ini.
Beliau bersabda mengenai orang yang telah membunuh wanita tersebut, “Jika kalian senang melihat seseorang yang telah membela Allah dan Rasul-Nya melalui cara yang tidak tampak (gaib), maka lihatlah pemuda ini (Umair).” Dengan demikian, terbuktilah bahwa mencerca dan mencela Nabi itu menyebabkan pelakunya dibunuh, selain perbuatan kufur. Selain itu, bahwa orang yang mencaci maki Nabi tersebut wajib dibunuh, meskipun dia termasuk golongan orang-orang yang telah mengucapkan sumpah (hulafa) dan membuat perjanjian (mu’ahidiin).
Jika Nabi telah menyuruh untuk membunuh wanita ini (Ashma), maka bisa jadi dikatakan bahwa cercaannya itu merupakan bentuk memerangi Nabi , dan ini artinya cercaan seorang kafir dzimmi kepada Nabi itu sebagai bentuk memerangi beliau, sehingga hal itu bisa membatalkan sumpah janjinya dan menghalalkan darahnya.
Atau, bisa jadi dikatakan bahwa cercaannya itu bukan termasuk bentuk memerangi beliau,dan pendapat inilah yang paling benar, mengingat apa yang telah kita katakan di muka bahwa cercaan Ashma tersebut tidak berisi ajakan untuk memerangi Nabi , dan tidak pula berpendapat ke arah perang. Dari sini bisa disimpulkan, bahwa mencaci maki merupakan bentuk kejahatan (jinayah) yang bisa merugikan kaum Muslimin, selain kejahatan perang, dan bisa menyebabkan pelakunya dibunuh seperti halnya orang-orang yang membegal perjalanan kaum Muslimin.
Selain itu, bahwa mencaci maki Nabi bisa menyebabkan pelakunya dibunuh, ini lebih dikarenakan oleh beberapa faktor. Antara lain:
Faktor pertama, jika caci makian terhadap Nabi tidak menyebabkan pelakunya dibunuh, niscaya hukum membunuh wanita (Ashma) ini adalah tidak boleh, meskipun dia seorang wanita dari komunitas kafir harbi. Karena, seorang wanita kafir harbi, jika tidak memerangi Nabi melalui tangan dan lisannya, maka dia tidak boleh dibunuh. Kecuali, jika dia melakukan bentuk kejahatan yang mengharuskannya dibunuh. Dan, hal inilah yang saya kira bertentangan, terutama bagi orang yang berpendapat hukum membunuh wanita ini seperti halnya hukum membunuh seorang begal (perampok).
Faktor kedua, wanita pencaci maki Nabi (Ashma) ini termasuk salah seorang kafir mu’ahid pada waktu itu. Maka, jikalau caci makiannya terhadap Nabi tidak menyebabkan halal darahnya, niscaya dia tidak akan dibunuh dan tidak boleh dibunuh. Oleh karena itu, seorang yang telah membunuhnya khawatir bila terjadi fitnah hingga akhirnya Nabi bersabda, “Dalam masalah ini, tidaklah dua kambing saling bertandukan.” Padahal, saling bertandukannya kedua kambing itu tidak lain seperti saling berciuman.
Di sini, Nabi menjelaskan bahwa tidak akan ada fitnah sama sekali akibat tindakan tersebut, sebagai bentuk rahmat dari Allah kepada kaum Mukminin, dan juga sebagai pembelaan terhadap Rasul-Nya dan agama-Nya. Seandainya pun di sana tidak ada larangan untuk membunuh wanita ini, dan tidak ada caci makian terhadap Nabi tersebut, niscaya fitnah ini tidak akan dikhawatirkan terjadi.
Faktor ketiga, sesungguhnya hadits ini menjelaskan bahwa Ashma dibunuh semata-mata karena telah mencaci maki Nabi (di dalam syairnya). Sementara seluruh kaumnya tidak dibunuh karena mereka tidak mencaci maki Nabi. Dan jika mereka mencaci maki Nabi, niscaya mereka akan diperlakukan seperti apa yang ditimpakan kepada Ashma. Dengan demikian, menjadi jelaslah bahwa caci makian terhadap Nabi saja bisa menyebabkan pelakunya dibunuh, baik si pencaci maki tersebut seorang kafir harbi, seorang Muslim, ataupun seorang kafir mu’ahid. Oleh karena itu, beliau boleh membunuh seseorang yang tidak akan beliau bunuh bila tidak melakukan hal itu.
Faktor keempat, bahwa kaum Muslimin sebelum hijrah dan pada awal-awal hijrah itu dilarang memulai perang. Dan, memerangi orang-orang kafir pada waktu itu diharamkan. Karena, hal itu bisa dikategorikan membunuh jiwa dengan tanpa haq, sebagaimana firman Allah : “Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka, “Tahanlah tanganmu (dari berperang), dirikanhh shalat dan tunaikanlah zakat!” Setelah diwajibkan kepada mereka berperang ….” (an-Nisa1: 77) Karena itu, kandungan ayat al-Quran yang pertama kali diturunkan oleh Allah ilf itu membolehkan perang, mengingat firman Allah , “Telah dilzinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Mahakuasa menohng mereka itu,” (al-Hajj: 39). Nabi tidak pernah memerangi seorang pun dari penduduk Madinah, dan juga tidak pernah memerintahkan untuk membunuh salah seorang dari pemimpin mereka yang telah mengumpulkan mereka untuk berbuat kekufuran dan yang selain mereka. Adapun ayat-ayat yang turun pada waktu itu, tidak lain hanya memerintahkan untuk memerangi orang-orang yang telah mengusir mereka (dari Makkah), memerangi mereka, dan melakukan tindakan-tindakan yang sejenisnya.
Pada waktu itu beliau tidak pemah mengizinkan kaum Muslimin untuk lebih dulu membunuh orang-orang kafir dari penduduk Madinah. Dan, jika akhirnya beliau menyuruh untuk membunuh wanita ini (Ashma) yang telah mencaci maki beliau, padahal beliau tidak diperkenankan untuk membunuh orang-orang kafir dari kabilah wanita tersebut, maka dari sini tentunya bisa diketahui bahwa mencaci maki Nabi itu bisa menyebabkan pelakunya dibunuh, meskipun sebenamya di sana terdapat faktor yang mencegahnya seandainya bukan karena caci makian ini. Semisal adanya ikatan janji, dia seorang wanita, dan adanya larangan membunuh seorang kafir yang sangat taat, atau tidak diperbolehkannya membunuh orang kafir tersebut. Dan, faktor keempat ini adalah faktor yang sangat bagus dan tepat.
Jika temyata Nabi membunuh seorang wanita yang telah mencaci makinya dari golongan orang-orang kafir Madinah tersebut, padahal di mata beliau mereka bukanlah orang-orang kafir harbi yang boleh diperangi secara mutiak, maka tentunya membunuh seorang wanita yang telah mencaci makinya dari komunitas kafir dzimmi itu lebih diutamakan lagi. Hal itu, karena kita telah membuat perjanjian dengan wanita dari komunitas kafir dzimmi ini untuk tidak mencaci maki Nabi «!f, dan agar dia merasa hina (tunduk). Sedangkan terhadap wanita dari komunitas kafir Madinah tersebut, kita tidak pernah membuat perjanjian atas suatu apa pun.
February 17, 2013 at 9:56 am
kalau nabi palsu itu awlohnya bodoh Mariam itu bukan nabi tetapi ada suratnya diqur,an sebaliknya Yesus / Isa yg mempunyai gelar tak ada bandingnya dg manusia lainnya tidak ada suratnya diqur,an itulah pembawa nabi palsu
February 17, 2013 at 9:58 am
KAU BELAJAR YANG GIAT
NTAR KAU TAK LULUS LAGI UJIAN SD YANG BERIKUT
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 17, 2013 at 10:11 am
SALLAM IBN ABUL-HUQAIQ (PEMBUNUHAN UNTUK KEPUASAN)
Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq – Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 2, halaman 324 – 325
…., muncullah masalah Sallam ibn Abdul Huqaiq yang dikenal sebagai Abu Rafi berkaitan dengan mereka yang telah mengumpulkan orang-orang dari berbagai suku untuk bersama-sama melawan Rasulullah ……. Maka Khazraj meminta kepada Rasulullah dan DIIJINKAN OLEH BELIAU UNTUK MEMBUNUH SALLAM yang saat itu sedang berada di Khaibar. …….. Ketika Aus telah membunuh Kaab karena sikap permusuhannya terhadap Rasulullah, segera Khazraj mengucapkan kata-kata itu dan bertanya kepada kaumnya sendiri siapakah yang begitu memusuhi rasulullah sebagaimana Kaab?. Merekapun segera ingat kepada Sallam yang berada di Khaibar dan meminta izin Rasulullah untuk membunuhnya dan merekapun diijinkan. ……….. Saat mereka telah sampai di Khaibar segera mereka mendatangi rumah Sallam di malam hari …. ISTRI SALLAM KELUAR DAN MENANYAKAN SIAPAKAH MEREKA DAN DIJAWABLAH BAHWA MEREKA ADALAH ORANG-ORANG ARAB YANG MENCARI MAKANAN. MAKA MEREKAPUN DIPERBOLEHKAN MASUK. Ketika kami masuk kami segera mengunci pintu kamarnya karena kami khawatir akan ada yang menghalangi kami. ……… Setelah kami menebaskan pedang padanya, ABDULLAH BIN UNAIS MENUSUK PERUTNYA SAMPAI TEMBUS …….
MUHAMMAD SAW MEMBUNUH SALLAM HANYA UNTUK MEMUASKAN KEINGINAN BANI KHAZRAJ yang ingin berjasa seperti bani Aus yang telah membunuh Kaab bin Al Ashraf.
Pembunuhan diatas ditambah lagi dengan KEBOHONGAN DENGAN MEMANFAATKAN KEBAIKAN HATI KELUARGA SALLAM yang mau menerima mereka untuk memberi makan.
Sungguh ironis sekali.
KOMENTAR DARI AL-QUR’AN
Lagi-lagi Muhammad SAW melanggar perintah Allah SWT yang lain lagi.
QS 15 : 85 :
Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang, MAKA MAAFKANLAH (MEREKA) DENGAN CARA YANG BAIK.
Bagi Muhammad adalah lebih baik menuntaskan dendamnya daripada mengikuti perintah Allah SWT untuk memaafkan dengan cara yang baik.
February 17, 2013 at 10:14 am
Pengakuan PENTING PAULUS
Harus di Ingat soal kebejatannya
PERTAMA :
“Aku adalah manusia yang membikin kristen!” ( KPR 11:26)
February 17, 2013 at 10:16 am
AMIR BIN JIHASY BIN KAAB (PEMBUNUHAN KARENA CURIGA – 1)
Dikisahkan bahwa sat Muhammad SAW mengunjungi bani Nadhir, Muhammad memang sedang mencari2 alasan agar bisa merampok bani Yahudi ini, karenanya ia menuduh seorang dari mereka yaitu Amir bin Jihasy bin Kaab BERMAKSUD menjatuhkan batu keatas Muhammad SAW saat sedang duduk.
Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq – Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 2, halaman 270
Rasulullah duduk disebelah dinding rumah salah seorang diantara mereka pada saat itu. Amir bin Jihasy bin Kaab mengajukan diri untuk melakukannya dan NAIK KE ATAS UNTUK MENJATUHKAN BATUNYA. Ketika rasulullah sedang berada bersama sejumlah pengikutnya yang diantaranya adalah Abu Bakar, Umar dan Ali, DATANGLAH KABAR UNTUKNYA DARI SURGA mengenai orang-orang yang dimaksud dan kemudian beliau berdiri dan berkata kepada rombongannya, “Jangan kemana-mana sampai aku kembali kesini lagi”. Dan beliau kembali ke Madinah.
Jadi Muhammad SAW mendapatkan pemberitahuan dari langit bahwa Amir bin Jihasy akan membunuhnya. TUDUHAN YANG TIDAK PERNAH DIBUKTIKAN. Bahkan sahabat-sahabat Muhammad sendiri tidak mengetahui alasan Muhammad SAW meninggalkan mereka di bani Nadhir.
Sumber :
Ibid, halman 270 – 271
Ketika para sahabat itu merasa telah lama menunggu Rasulullah, maka BANGKITLAH MEREKA UNTUK MENCARINYA dan menjumpai seseorang yang baru tiba dari Medinah dan menanyakan kepadanya mengenai beliau. Dikatakannya bahwa dia telah melihat beliau masuk Madinah, dan berangkatlah mereka, dan ketika mereka menemukan beliau, oleh Rasulullah MEREKA DIBERITAHU tentang penghianatan orang-orang Yahudi (cat : bani Nadhir) yang ditujukan pada beliau. Rasulullah memerintahkan mereka untuk menyiapkan diri untuk berperang …. Untuk mendatangi mereka.
Bani Nadhir yang memang tidak memiliki kekuatan bersenjata, akhirnya menyerah dan harus merelakan hartanya dirampok oleh Muhammad SAW.
Sumber :
Ibid, halaman 271
Mereka meninggalkan harta bendanya kepada Rasulullah yang dapat digunakan menurut kehendak dan kebijakan beliau.
Namun Muhammad tidak dapat melupakan dendam pribadinya karena pernah MERASA AKAN dilempar batu oleh Amir bin Jihasy, dan hukuman matilah yang dijatuhkan.
Sumber :
Ibid, halaman 272
Salah seorang keluarga Yamin mengatakan kepada saya bahwa Rasulullah mengatakan kepada Yamin, “Pernahkan kamu melihat bagaimana sepupumu menerimaku dan apakah yang ingin dia lakukan ?”. Maka kemudian Yamin memberi uang kepada seseorang dan menyuruhnya membunuh Amir bin Jihasy dan diapun membunuhnya.
Luar biasa, nyawa seseorang harus melayang KARENA KECURIGAAN MUHAMMAD SAW yang MERASA akan ditimpa batu. Kecurigaan yang tidak pernah diklarifikasi dan dibuktikan.
Melihat dari kisah diatas sangat mungkin bahwa Muhammad SAW memang MENYEBAR FITNAH bahwa dia akan ditimpa batu oleh Amir bin Jihasy agar mendapatkan legitimasi untuk menyerang dan merampok kekayaan bani Nadhir.
KOMENTAR DARI AL-QUR’AN
Apa yang dikatakan tentang fitnah.
QS 68 : 10 – 11 :
Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang BANYAK BERSUMPAH lagi hina, yang banyak mencela, yang kian ke mari MENGHAMBUR FITNAH
Ayat diatas tampaknya mengena bagi Muhammad SAW karena beliau sendiri gemar bersumpah.
Sumber :
Sejarah Hidup Muhammad SAW
Muhammad Husain Haekal
Bagian keenambelas : Pengaruh Uhud
Tetapi Muhammad jadi marah karena sikap lemah dan mau surut itu. IA BERSUMPAH mengatakan kepada mereka, bahwa ia akan pergi juga ke Badr walaupun seorang diri.
Begitupula saat Muhamamad SAW bersumpah kepada istri-istrinya dan kemudian harus dibatalkan dengan bantuan ayat Al-Qur’an.
Sumber :
Ibid
Bagian keduapuluh enam : Ibrahim dan Istri-Istri Nabi
Muhammad segera menyadari bahwa rasa cemburulah yang telah mendorong Hafsha menyatakan apa yang telah disaksikannya itu serta membicarakannya kembali dengan Aisyah atau isteri-isterinya yang lain. Dengan maksud hendak menyenangkan perasaan Hafsha, ia bermaksud HENDAK BERSUMPAH MENGHARAMKAN MARIA BUAT DIRINYA kalau Hafsha tidak akan menceritakan apa yang telah disaksikannya itu. ……. Ia pergi ke mesjid, dan dengan suara keras ia berkata kepada mereka: “Rasulullah – s.a.w. – tidak menceraikan isterinya.” Sehubungan dengan peristiwa inilah ayat-ayat suci ini turun: “Wahai Nabi! Mengapa engkau mengharamkan sesuatu yang oleh Tuhan dihalalkan untukmu; hanya karena engkau ingin memenuhi segala yang disenangi para isterimu? Dan Allah jua Maha Pengampun dan Penyayang. Tuhan telah MEWAJIBKAN KAMU MELEPASKAN SUMPAH KAMU ITU. Dan Tuhan jua Pelindungmu, Dia mengetahui dan Bijaksana.”
February 17, 2013 at 10:19 am
Pengakuan PENTING PAULUS
Harus di Ingat soal kebejatannya
PERTIGA :
“Terkutuklah yang masih mengimani Injil dari ALLAH (melalui malaikat) yang diturunkan untuk Isa Almasih !” (Galatia 1 : 8)
February 17, 2013 at 10:22 am
ABU AFAK (PEMBUNUHAN KARENA SYAIR)
Salah satu pembunuhan yang paling tidak pandang bulu adalah pembunuhan seorang KAKEK TUA RENTA YANG TELAH BERUMUR 120 TAHUN yaitu Abu Afak hanya karena Abu Afak menuliskan syair mengecam Muhammad SAW.
Sumber
Sirah Ibnu Ishaq – Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 2, halaman 233 – 234
Abu Afak adalah salah seorang dari bani Amr bin Auf dari kelompok bani Ubaidah. Dia menunjukkan kemunafikannya ketika Rasulullah membunuh Harits bin Suwaid bin Samit dan berkata :
Aku telah hidup lama tetapi aku tidak pernah menemui
Sebuah kelompok atau perkumpulan orang
Yang lebih setia kepada tanggungjawab mereka
Dan sekutu-sekutu mereka ketika memanggil mereka
Daripada keturunan Qaila ketika mereka sedang berkumpul
Orang-orang yang melempar gunung dan tidak pernah menyerah
Penunggang kuda yang datang kepada mereka memecah mereka menjadi dua (mengtakan)
“Izinkan”, “Jangan izinkan” segala amalan dan tindakan
Jika engkau percaya akan kejayaan atau kerajaan
Engkau akan mengikuti Tuba
Rasulullah berkata, “SIAPA YANG BERSEDIA MEMBUAT PERHITUNGAN DENGAN BAJINGAN INI UNTUKKU?” Kemudian Salim bin Umair dari bani Amr bin Auf salah satu dari para penangis berangkat dan membunuh dia………
Atau menurut sumber kuno berikut :
Kitab Al Tabaqat Al Kabir Volume 2,
Ibn Sa`d, halaman 32 :
Kemudian terjadi serangan (“sariyyah”) oleh Salim Ibn Umayr al-Amri terhadap Abu Adak, orang Yahudi pada (bulan) Shawwal dipermulaan dari bulan ke duapuluh dari hijrah Rasulullah. Abu Afak adalah dari Bani Amr Ibn Awf dan seorang yang sudah tua yang telah mencapai umur 120 tahun. Dia seorang Yahudi, dan dulunya pernah menghasut orang-orang untuk menentang Rasulullah, dan menyusun bait-bait puisi yang bersifat menyindir (Muhammad). Salim Ibn Umayr yang adalah salah seorang yang paling berduka yang berpartisipasi dalam perang Badr berkata, “Saya bersumpah bahwa saya harus membunuh abu Afak atau mati dihadapannya. ” Dia menunggu kesempatannya sampai suata malam yang panas datang, dan Abu Afak tidur di ruang terbuka. Salim Ibn Umayr mengetahui hal ini, sehingga dia MENUSUKKAN PEDANGNYA PADA HATI ABU AFAK DAN MENEKANNYA SAMPAI TEMBUS KE KASURNYA. Musuh Allah berteriak dan orang-orang yang menjadi pengikutnya segera datang kepadanya, membawa dia ke rumahnya dan menguburkannya.
Abu Afak menuliskan syair-syairnya di Medinah yang mengkritisi Muhammad SAW. Abu Afak menilai bahwa pengajaran Muhammad SAW sering diubah-ubah, tercermin dari kritikannya “Izinkan” dan “Jangan izinkan”. Selain itu Abu Afak menyerukan untuk mengikuti Tuba yang adalah seorang raja dari Yaman yang beragama Yahudi.
Namun tidak ada satu catatanpun dimana Abu Afak membujuk kaumnya untuk melakukan kekerasan fisik terhadap Muhammad SAW. Seorang yang berumur 120 tahun, sudah barang tentu bukanlah ancaman bagi Muhammad SAW secara fisik.
Namun karena Abu Afak telah berani mengkritik Muhammad SAW dan karena dia adalah keturunan Yahudi, maka nasib sudah ditentukan yaitu Abu Afak harus mati apapun penyebabnya.
Tidakakah Anda melihat bahwa pembunuhan terhadap Abu Afak seorang tua renta oleh Salim seorang pejuang Muslim dengan cara mencuri-curi pada saat Abu Afak tertidur lelap sebagai perbutaan yang sangat pegecut?
Apakah ada yang berani mempertanyakan kediktatoran Muhmmad dan para sahabat? Adakah yang berani vokal pada jaman Orba? Adakah rakyat Irak yang berani menentang Saddam Hussein sebelum jatuh? Apakah yang akan terjadi pada mereka yang berani menentang para diktator? Jawabnya, jelas akan dibunuh dengan keji.
Apakah hanya karena sindrian dari puisi dan kata-kata Abu Afak yang tidak berkenan dihati Muhammad, nyawanya bisa diambil oleh Muhammad begitu saja? Apakah ini standard moral Muhammad sebagai seorang utusan Allah?
KOMENTAR DARI AL-QUR’AN
Tampaknya bagi Muhammad SAW membunuh seorang kakek tua renta yang sudah ompong hanyalah hal kecil saja dan tidak ada artinya. Kekejian ini bisa jadi adalah inspirasi dari syaitan sesuai peringatan ayat berikut :
QS 2 : 169 :
Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.
10. ASMA BINTI MARWAN (NASIB MUNIR WANITA)
Begitulah yang terjadi sesudah pembunuhan Abu Afak yang tua renta yang sudah tidak bergigi itu. Asma bint Marwan menyuarakan ketidakpuasan atas kekejaman dan ketidakadilan Muhammad dalam memerintahkan pembunuhan Abu Afak. Karena berani mempertanyakan perbuatan keji Muhammad, nyawa Asma bint Marwan pun melayang sia-sia tanpa bekas. Kambing pun tidak akan peduli, begitulah kira-kira pernyataan Muhammad setelah Asma dibunuh.
Sumber
Sirah Ibnu Ishaq – Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 2, halaman 233 – 234
Asma adalah dari bani Umayyah bin Zaid. Ketika Abu Afak terbunuh dia menunjukkan kemunafikannya. Abdullah bin Harits bin Fudail dari ayahnya mengatakan bahwa di dinikahi seseorang dari bani Khatma yang bernama Yazid bin Zaid. Dia mencaci-maki Islam dan para pengikutnya dengan mengatakan :
Aku memangdang rendah Bani Malik dan Al Nabit
Dan auf dan bani Khazeaj
Engkau mematuhi orang asing yang bukan golonganmu
Dia bukan Murad atau Madhhij
Apakah yang engkau harapkan darinya setelah kematian pemimpinmu
Seperti orang yang kelaparan yang menantikan kaldu
Tidak adakah orang yang berani menyerang dia dengan kejutan
Dan mematahkan harapan mereka yang menantikan sesuatu darinya
……….
Ketika Rasulullah mendengar apa yang dia katakan, beliau berkata, “SIAPA YANG AKAN BERANGKAT UNTUK MEMBEBASKAN AKU DARI PUTRI MARWAN ITU?” Umair bin Adiy al Khatami yang saat bersama beliau mendengarnya dan pada tengah malam dia pergi kerumah Asma dan membunuhnya. Dia menemui Rasulullah esok harinya dan menceritakan kepada beliau apa yang telah terjadi dan beliau berkata, “Wahai Umair, engkau telah menolong Allah dan Rasulullah”. Ketika dia berkata bagaimana jika dia mendapat ancamanatau akibat buruk, beliau menjawab, “dua ekor kambing tidak akan menandukkan kepala mereka karena kematiannya” .
Atau sumber kuno berikut :
Kitab al-Tabaqat al-Kabir, terjemahan S. Moinul Haq, Vol. 2, hal. 31
Ibn Sa’d
SERANGAN (SARIYYAH) UMAYR IBN ADI
Kemudian terjadilah serangan (sariyyah) Umayr ibn Adi Ibn Kharashah al-Khatmi terhadap Asma Bint Marwan dari Bani Umayyah Ibn Zayd, ketika lima malam sebelum bulan suci Ramadhan, dipermulaan bulan keduapuluh sejak hijrah Rasulullah. Asma adalah isteri Yazid Ibn Zayd Ibn Hisn al-Khatmi. Dia sebelumnya pernah mencerca Islam, menyakiti hati nabi (Muhammad) dan mempengaruhi orang-orang menentang dia. Dia membuat bait-bait puisi. UMAYR IBN ADI MENDATANGINYA PADA MALAM HARI DAN MASUK KE RUMAHNYA. ANAK-ANAKNYA SEDANG TIDUR DI SEKITARNYA. ADA SATU YANG SEDANG DIA SUSUI. DIA (UMAYR) MENCARINYA DENGAN TANGANYA KARENA DIA BUTA, DAN MEMISAHKAN ANAK ITU DARINYA. DIA MENGHUJAMKAN PEDANGNYA DI DADANYA HINGGA TEMBUS KE PUNGGUNGNYA. Kemudian dia melakukan sholat pagi bersama dengan nabi (Muhammad) di al-Madina. Rasulullah bersabda padanya: “Apakah kamu sudah membantai anak perempuan Marwan?” Dia berkata: “Sudah. Apakah adalah hal lain yang perlu saya lakukan?” Dia (Muhammad) bersabda: “Tidak ada. DUA KAMBING TIDAK AKAN MENGADU KEPALA MENGENAI DIA (Asma).” Inilah adalah kata-kata yang pertama kali didengar dari Rasulullah. Rasulullah memberi julukan kepadanya Umayr, “basir” (yang melihat).
Lagi-lagi suatu pembunuhan keji dan pengecut yang dilakukan oleh pengikut setia Muhammad. Pembunuhan terhadap Abu Afak dan Asma bint Marwan dilakukan dengan sangat pengecut secara diam-diam pada malam hari saat korban sedang tidur lelap. Pembunuhan Asma seorang WANITA YANG SEDANG MENYUSUI ANAKNYA YANG MASIH BALITA adalah sangat kejam. Hanya karena puisinya dan pembelaannya atas kematian Abu Afak yang tua renta, Asma dihabisi oleh Muhammad secara kejam dan keji. Begitu teganya Muhammad menghabisi nyawa seorang perempuan tak berdaya yang mempunyai lima anak dan satu diantaranya masih menyusui. Bisa dibayangkan penderitaan keluarga Asma.
Yang lebih parah lagi, Muhammad mengatakan bahwa kambingpun tidak akan beradu kepala mengenai hal ini. Yang artinya tidak akan ada yang peduli. Memang Muhammad dan pengiktunya tidaklah akan peduli, tapi lima anak Asma yang masih kecil dan keluraganya tentunya sangat peduli
Asma yang memprotes pembunuhan adalah gambaran seorang pembela HAM seperti MUNIR. Dan karena memprotes pembunuhan makanya Asma harus disingkirkan. Betapa miripnya dengan nasib Munir yang memprotes penghilangan aktivis, hidupnya harus berakhir tewas dibunuh dengan diracun
KOMENTAR DARI AL-QUR’AN :
Lagi-lagi Muhammad SAW melanggar perintah Al-Qur’an yang menyuruh untuk memberikan harta bagi anak-anak yatim. Bukannya mengasihi anak yatim, Muhammad SAW justru membuat anak-anak menjadi yatim. Ironis sekali.
QS 2 : 177 :
Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya KEBAJIKAN ITU IALAH beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, ANAK-ANAK YATIM,
February 17, 2013 at 10:24 am
Pengakuan PENTING PAULUS
Harus di Ingat soal kebejatannya :
KE LIMA :
” AKULAH YANG MEMBUNUH MURID2 YESUS!”
February 17, 2013 at 10:38 am
SARAH (PENGANTAR SURAT YANG MALANG)
SARAH JUGA SEORANG BEKAS BUDAK YANG TIDAK MEMILIKI KEKUATAN APAPUN. Dia pernah membawa surat yang memperingatkan Quraish bahwa Muhammad hendak menyerbu Mekah.
Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq – Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 3, halaman 46 – 47
….. ketika Rasulullah memutuskan untuk menyerbu Mekah, Hatib bin abu Balta’ah menulis sebuah surat kepada Quraish mengatakan kepada mereka bahwa Rasulullah bermaksud mendatangi mereka. Dia memberikan surat tersebut kepada seorang wanita ….. adalah Sarah, seorang bekas budak……. Wanita tersebut menyembunyikan surat tersebut diatas kepalanya. Rasulullah mendapatkan kabar dari langit tentang apa yang telah dilakukan Hatib dan saat itu juga mengutus Ali dan Zubair bin Awwam untuk mengejar wanita itu…… Merasa terdesak akhirnya wanita itu mengeluarkan surat tersebut dan memberikannya kepada Ali dan kemudian memberikannya kepada Rasulullah ….
Sarah tampaknya berhasil menyelamatkan dirinya. Namun vonis mati tampaknya memang sudah diberikan dan akhirnya dilaksanakan pada saat Umar berkuasa.
Sumber :
Ibid,halaman 56 :
Sementara itu Sarah yang hidup hingga masa kepemimpinan UMAR, DIA DIBUNUH oleh seorang prajurit di satu lembah di Mekah.
Bahkan hingga Muhammad SAW meninggalpun tampaknya hukuman mati kepada Sarah tidak dicabut. Bayangkan Sarah yang miskin, seorang diri dan terlunta-lunta bersembunyi pada akhirnya harus juga menerima kematiannya.
KOMENTAR DARI AL-QUR’AN
Tampaknya ayat berikut ini berlalu bagitu saja :
QS 2 : 177 :
Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya KEBAJIKAN ITU IALAH beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, ORANG-ORANG MISKIN, MUSAFIR (YANG MEMERLUKAN PERTOLONGAN) dan orang-orang yang meminta-minta
Jadi dari penuturan sumber-sumber Islam sendiri terlihat bagaimana sikap Muhammad SAW terhadap mereka yang pernah “mengkritisi” dirinya. Ironi paling besar adalah bagaimana SIKAP MUNAFIK yang diperlihatkan :
Perintah-perintah Al-qur’an yang jelas dan gamblang yang DIKLAIM DIHAFAL LUAR KEPALA OLEH RIBUAN MUSLIM sahabat-sahabat Muhammad SAW ternyata dilanggar begitu saja.
Perintah datang kepada Muhamamad SAW, dan Muhammad SAW sendirilah yang mendustakan perintah tersebut. Dan menyedihkannya karena menurut Al-Qur’an, sikap seperti ini diganjar menjadi PENGHUNI NERAKA JAHANAM.
QS 29 : 68 :
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau MENDUSTAKAN YANG HAK [1160] TATKALA YANG HAK ITU DATANG KEPADANYA? BUKANKAH DALAM NERAKA JAHANNAM itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir?
February 18, 2013 at 6:32 am
prokontra tidak usah banyak2 kau tampilkan dalil dari alquran
itu tidak ada celanya
kau ngelantur , dan kau tidak paham dan tidak mengerti
kau terlalu idiot untuk mengkaji alquran
baca dan cerna serta pahami aja ayat firman tuhan kau
Yohannes:
* 2 Samuel 12:11-12, “Beginilah firman TUHAN: Bahwasanya malapetaka
akan Kutimpakan ke atasmu yang datang dari kaum keluargamu sendiri. Aku akan mengambil isteri-isterimu di depan matamu dan memberikannya kepada orang lain; orang itu akan tidur dengan isteri-isterimu di siang hari. Sebab engkau telah melakukannya secara tersembunyi, tetapi Aku akan melakukan hal itu di depan seluruh Israel secara terang-terang
benerkah pro yg memang bebal !
benerkah injil kau ini firman tuhan ????
bahasanya uwaooooo …….
kalimatnya uwaooooo………
tuhan pemberi malapetaka ……….
dan tuhan mau mengambil istri2 manusia disiang hari
berarti tidak boleh tu tuhan mengambil dimalam hari
takut dikira pencuri kali ye …. !!!!
February 17, 2013 at 10:29 am
FARTANAH (KISAH SEDIH SEORANG BIDUANITA)
Bahkan seorang budak wanita yang hanya bisa menyanyipun tidak luput dari perintah pembunuhan.
Sumber :
Sirah Ibnu Ishaq – Kitab Sejarah Nabi Tertua
Muhammad bin Yasar bin Ishaq
Muhamadiyah University Press, 2003, jilid 3, halaman 55
Beliau juga memerintahkan untuk MEMBUNUH DUA PENYANYI WANITA MILIK ABDULLAH, salah satunya bernama Fartanah, karena mereka biasa menyanyikan lagu sindiran terhadap Rasulullah…… Sedangkan dua orang penyanyi Ibn Khatal, SEORANG TELAH DIBUNUH dan seorang lagi melarikan diri sampai kemudian dia meminta ampunan kepada Rasulullah dan dikabulkan.
Luar biasa, apa yang dimiliki oleh budak wanita yang bernama Fartana itu?.
Kekayaan?? Tidak!
Kekuatan?? Tidak!
Pasukan??? Tidak!
Apakah Fartana merupakan ancaman bagi Muhammad SAW???? Tidak!
Seorang budak wanita yang miskin harus dibunuh karena pernah menyanyi lagu yang membuat Muhammad SAW tersinggung.
KOMENTAR DARI AL-QUR’AN
Terlihat bagaimana lagi-lagi Muhammad SAW melanggar perintah untuk memperlakukan kaum miskin.
QS 4 : 8 :
Dan apabila sewaktu pembagian itu hadir kerabat [270], anak yatim dan ORANG MISKIN, MAKA BERILAH MEREKA DARI HARTA ITU [271] (sekedarnya) dan ucapkanlah kepada mereka PERKATAAN YANG BAIK.
Jadi bukannya santunan dan perkataan baik yang diterima Fartana, melainkan perkataan “BUNUH” yang dia terima. Dimana rasa memaafkan orang tidak berdaya itu??
Sementara Muhammad SAW sendiri mengajarkan dalam ayat Al-Qur’an untuk memaafkan :
QS 4 : 149 :
Jika kamu melahirkan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau MEMAAFKAN SESUATU KESALAHAN (ORANG LAIN), maka sesungguhnya Allah Maha Pema’af lagi Maha Kuasa.
February 17, 2013 at 10:36 am
Pengakuan PENTING PAULUS
Harus di Ingat soal kebejatannya :
KE DELAPAN :
“Aku memang licik membuat Injil dan mengajarkan Injil ((2 Korintus 12:16)
Licik disini yaitu dia membunuh Isa Almasih
Agar semua orang senang dengan kelakuan bejat dan bengisnya dia mengatakan bahwa Dia membunuh Isa karena Isa akan menebus dosa Ummat manusia
Lalu dengan Licik Isa dijadikannya TUHAN dan diganti nama Isa dengan nama Je-Zeus dewa Yunani . Tujuannya adalah agar Raja Romawi senang karena Dewa yang selama ini disembah adalah nama “seorang” Tuhan)
SANGAT BEJAT DAN BENGIS NYA PAULUS
MANUSIA PEMBIKIN KRISTEN , PEMBUAT INJIL, PENCIPTA TUHAN BERNAMA JE-ZEUS
PEMBANTAI DENGAN SADIS, BENGIS DAN BEJAT 144.000 PENGIKUT YESUS TANPA BERSISA SEORANGPUN
February 18, 2013 at 6:23 am
lagi – lagi prokontra menerapkan ajaran si paulus
“Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya.” (2 Korintus 12:16)
licik selicik rasulmu kan kau prokontra
jangan hanya koar-koar tanpa dasar
kami manusia cerdas tidak akan terjerat oleh kelicikan dan tipu daya si rasul palsu paulus dan pengikutnya sibejat prokontra
February 17, 2013 at 10:36 am
MEMBEDAH KITAB DONGENG : Yos 13 Ayat 3 Bag 1
Klik untuk melihat gambar:
http://bibleholes.files.wordpress.com/2012/03/yos-13-ayat-3.jpg
Perhatikan kalimat dari gambar diatas yang telah diberi warna.
Pada I_BIS yos 13 ayat 3 (kalimat yang diberi warna merah),disana bertuliskan:
“(Daerah dari Sungai Sikhor di perbatasan Mesir sampai ke perbatasan Ekron di sebelah utara, seluruhnya itu terhitung daerah bangsa Kanaan; dan raja-raja Filistin tinggal di Gaza, Asdod, Askelon, Gat dan Ekron.)”
Kalimat yang diberi kurung,merupakan kalimat tambahan yang mempunyai makna sebagai penjelasatas kalimat utama yang dimaksud dan bukan asli (kalimat utama).Jadi,pada I_BIS yos 13 ayat 3,kalimat sebenarnya hanya sampai : “ dan seluruh wilayah Awi kea rah selatan.” saja dan tidak ada kalimat: “(Daerah dari Sungai Sikhor di perbatasan Mesir sampai ke perbatasan Ekron di sebelah utara, seluruhnya itu terhitung daerah bangsa Kanaan; dan raja-raja Filistin tinggal di Gaza, Asdod, Askelon, Gat dan Ekron.)”
Hal itu pun sama seperti halnya pada I_BIS yos 13 ayat 4 (kalimat yang diberi warna biru),yang disana bertuliskan: “(milik bangsa Sidon)”.
Perhatikan pula pada I_ENDE (kalimat yang diberi tanda warna hijau) dari ayat 3 terakhir sampai awal ayat 4, disana bertuliskan kalimat sebagai berikut:
“(Kelima wali Felesjet, jakni dari ‘Aza, Asjdod, Asjkalon, Gat, ‘Ekron; orang2 ‘Awi.4 disebelah selatannja.)”
Pada I_ENDE (kalimat yang diberi tanda warna hijau) terdapat kalimat tambahan,tetapi kalimat tambahan itu terjadi pada ayat 3 terakhir sampai awal ayat 4.
Jadi seharusnya,kalimat dari yos 13 ayat 3 tertulis sebagai berikut:
“mulai dari terusan disebelah timur Mesir sampai kedjadjahan ‘Ekron disebelah utara, jang dianggap termasuk negeri Kena’an;”
Dan begitu pun pada ayat 4,seharusnya bertuliskan:
“seluruh negeri orang2 Kena’an dan Me’ora, kepunjaan orang2 Sidon, sampai ke Afek, djadi sampai keperbatasan orang2 Amor;”
Apapun kalimatnya,jika hal tersebut merupakan firman Tuhan maka akan jauh dan bebas dari kalimat tambahan.Menurut anda,siapakah yang menyebabkan adanya kalimat tambahan tersebut,apakah Tuhan ataukah manusia?Lalu siapakah yang patut kita persalahkan yang sudah seenaknya menambahkan dan mengurangi kalimat yang ada (jika memang hal itu dianggap sebagai firman Tuhan) ?
WAHAI ORANG-ORANG KAFIR!KALIAN AKAN MASUK NERAKA YANG SANGAT PANAS MENGGELEGAK JIKA MATI TIDAK SEMPAT BERTAUBAT JANGANLAH TERPEDAYA DENGAN AJARAN PAULUS YANG SESAT LAGI MENYESATKAN.DIA ITU TIDAK LAIN ADALAH SERIGALA BERHATI SYAITAN YANG BERBULU DOMBA YANG TELAH DINUBUATKAN OLEH ISA AL MASIH.BUKTINYA DIA MATI TERKENA KUTUKAN TAURAT DENGAN LIDAH TERJELIR DAN MATA TERBELIAK DIBACOKIN PENGUASA ROMAWI.HANYA SATU SAJA JALAN KESELAMATAN UTK SELURUH UMAT MANUSIA SELURUH ALAM.UCAPKANLAH DENGAN HATI YANG YAKIN DAN IKHLAS SESUNGGUHNYA TIDAK ADA TUHAN YANG BERHAK DISEMBAH MELAINKAN ALLAH DAN SESUNGGUHNYA NABI MUHAMMAD ITU ADALAH UTUSAN ALLAH PASTI KALIAN AKAN DIMASUKKAN KE DALAM SYURGA DAN SEGALA DOSA-DOSA KALIAN AKAN DIAMPUNKAN.JIKA TIDAK…AWASLAH KALIAN! NERAKA MENUNGGU!!!NA’UUZUBILLAAHI MIN ZAALIK!!!
February 17, 2013 at 10:41 am
ini ayat yg menyembah iblis
QS 19:83. Tidakkah kamu lihat, bahwasanya KAMI telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma’siat dengan sungguh-sungguh?
QS 15:39. IBLIS berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah
memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya
QS 38:82. IBLIS menjawab: “Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya
QS 14:22
Dan berkatalah SYAITAN tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku sejak dahulu.” Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.
February 17, 2013 at 10:45 am
ASLI KAU PENGIKUT IBLIS
SUDAH JELAS IBLIS DIKUTUK KENERAKA
LALU DIA BERSUMPAH AKAN MENGAJAK ORANG2 KAFIR
YANG TIDAK PERCAYA TUHAN ITU ALLAH
LALU KAU IKUT IBLIS
SUDAH PASTI KAU KENERAKA
JANGAN KAU SALAHKAN IBLIS
SAAT KAU KENERAKA
PAHAM KAU BAHLUL ?
February 17, 2013 at 10:50 am
MUNGKINKAH ALLAH YANG MAHA KUASA MENANTANG MANUSIA HANYA UNTUK MEMBUKTIKAN KEBENARAN UCAPANNYA. DIMANAKAH OTORITASNYA SEBAGAI ALLAH?
Hanya manusialah yang mempunyai sifat sombong, dan takabur. Tuhan tidak mungkin bersifat dan bersikap demikian. Kurang masuk akal kiranya Tuhan menantang manusia dalam hal tulis-menulis sedangkan adalah hal yang mudah bagi Tuhan untuk menjamah hati manusia untuk menerima FirmanNya. Tidak perlu tantang menantang, ALLAH VS MANUSIA. Itulah usaha Muhammad untuk meyakinkan pengikutnya bahwa Quran benar2 berasal dari Allah, bukan dari dirinya sendiri.
Terlalu banyak bukti dan fakta bahwa Al Quran penuh dengan kesalahan baik internal maupun external, baik konseptual maupun gramatikal. Salah satu contoh nyata adalah masalah Maryam (ibunda Yesus) yang disebutkan sebagai anak Imran dan saudara perempuan Harun. Padahal kita semua tahu bahwa Harun saudara Musa mempunyai ayah kandung bernama Imran dan saudara perempuan kandung bernama Maryam. Sudah tidak ada keraguan bahwa Muhammad mengira kedua Maryam adalah sama, atau tidak mengetahui sama sekali bahwa ada dua Maryam.
Tantangan untuk membuatkan surah seperti dalam Al Quran adalah permainan Muhammad untuk membodohi pengikutnya. Orang-orang di tantang untuk membuatkan satu saja surah sepeti Quran, tetapi kalau ada yang berhasil membuatnya akan langsung di ancam hukuman mati karena dituduh telah membuat surah palsu yang menyesatkan. (Bandingkan dengan Ahmadiah)
Surah seperti dalam Quran tidaklah susah untuk dibuat. Bukannya susah, tetapi kebanyakan orang enggan untuk merespon tantangan ini karena hadiahnya sangatlah tidak menarik, yaitu hukuman mati. Dengan kemajuan internet yang begitu pesat, ancaman dari para Muslim tidak lagi terlalu efektif. Ada yang berhasil membuatkan surah seperti dalam Al Quran dan bisa diakses online: Tantangan dalam Al Quran sebagaimana disebutkan dalam ayat-ayat diatas bukanlah hal yang sulit untuk dipenuhi. Berikut beberapa Surah yang sudah memenuhi tatangan tersebut:
seharusnya dengan rendah hati mengakui bahwa QURAN BUKAN HANYA PERKATAAN DARI ALLAH SAJA, namun juga perkataan dari makluk seperti malaikat dan Muhammad. Berikut adalah salah satu ayat yang mengklaim bahwa Quran hanyalah berasal dari Allah sendiri;
“Tidaklah mungkin Al Qur’an ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al Qur’an itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam”. (QS 10:37)
Namun mari kita bandingkan ayat diatas dengan ayat2 dibawah ini:
A. PERKATAAN MUHAMMAD
“Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” (QS 27:91)
Ayat ini jelas adalah ucapan Muhammad. Jika memang itu adalah kalimat Tuhan, seharusnya ada perintah “Katakanlah”. Ayat awal ini saja sudah membuktikan bahwa Quran hanyalah perkataan Muhammad, bukan perkataan Allah.
“Sesungguhnya telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti yang terang; maka Barang siapa melihat (kebenaran itu), maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri; dan barang siapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemudaratannya kembali kepadanya. Dan aku (Muhammad) sekali-kali bukanlah pemelihara (mu).” (QS 6:104)
Dalam ayat ini, jelas sekali yang mengatakan “..aku sekali-kali bukanlah pemelihara..” adalah Muhammad. Bahkan Dawood dalam terjemahannya menambahkan tulisan kaki bahwa “Aku” merujuk pada Muhammad. (Ed – Kata Muhammad dalam terjemahan bahasa Indonesia ini ditambahkan oleh pihak penterjemah http://quran.al-islam.com/ dan karena itu ditulis dalam kurung)
Dan masih banyak ayat lainnya; (QS 6:114, 27:92, 42:10, 81:15, 84:16-19). Setiap orang waras bisa melihat bahwa ayat2 diatas bukanlah kata-kata Tuhan, tetapi kata-kata ucapan Muhammad sendiri. Sekali lagi, jika memang itu adalah kalimat Tuhan, seharusnya ada kata perintah “Katakanlah”, yang dalam versi bahasa Arab memang tidak tercantum.
February 17, 2013 at 10:53 am
PRO BEBAL !
Kau kelihatan Cerdas. PADAHAL BAHLUL
INJIL KAU SAJA KAU TAK MEMPU MENGKAJINYA
OTAK KANAN KAU ITU KAU SIMPAN DIDENGKUL KANAN
BAGAIMANA KAU MAU MENGKAJI AL QURAN ?
KAU TAK SANGGUP MENJAWAB INJIL KAU
YANG MENUNJUKKAN KAU KENERAKA
KENAPA KAU TAKUT MENJAWABNYA ?
KEDER YA ?
ATAU BEBAL ?
INI YANG AKU TANYA :
Pertanyaan kau keneraka matius 23 : 15 ,
- Siapa yang menjelajah daratan dan mengarungi lautan ?
- Lalu agama apa yang dibuat manusia itu ?
Jawab manusia BEBAL !
February 18, 2013 at 6:08 am
kalau kau menganggap alquran bukan wahyu allah
baca dan pahami benarkah ini firman tuhan
“Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya.” (2 Korintus 12:16)
YOHANES:
10:8 Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.
LUKAS:
14:26 “Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
MATIUS:
10:34 “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
LUKAS:
12:51 Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.
hehehehe ………….. ini mah firman – firmanan
dari kata dan kalimat jelas bukan bahasa tuhan dan mana ya kata – kata katakanlah disi juga tidak ada
firman kok menuduh dengan tidak bertanggung jawab
jelas kalimat semua orang !!!! hohoho ….. santa kaos ketawa
santa kaos datang membawa hadiah buat prokontra
hohohoho ….. hohohohoho….. santa kaos terbang dan menghilang dalam angan2 prokontra
agama dongeng mau mengajak debat
February 17, 2013 at 10:43 am
Dibawah ini adalah salah satu ayat yang membuktikan bahwa “KAMI” dalam Quran adalah Allah dan Muhammad sendiri.
Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS 39:53)
Siapapun anda, coba tafsirkan kata “Ku” pada ayat diatas? Jika anda mengerti bahasa Arab, pasti anda mengatakan “Ku” tersebut adalah Muhammad.
Dalam Quran, dari awal hingga akhir, menegaskan konsep bahwa manusia adalah hamba Allah saja, dan semua pesannya berputar pada maksud bahwa mereka harus menyembah hanya pada Allah saja. Muhammad sendiri adalah hamba Allah. Namun ayat diatas menyatakan bahwa Muhammad menjadi Tuan atas pengikut2nya. Itulah ucapan seseorang yang gila hormat. Hanya ada 2 penjelasan mengenai ayat tersebut, pertama, Allah kepleset dalam menurunkan ayat tersebut! Atau, kedua, Muhammad lah Allah itu sendiri, hamba Allah=hamba Muhammad!
Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya pasti mendapat kehinaan. Sesungguhnya KAMI telah menurunkan bukti-bukti yang nyata. Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yang menghinakan. (QS 58:5)
Muhammad selalu menuliskan dirinya berdampingan dengan allah, (allah dan rasulnya), dan kemudian pada kalimat selanjutnya dia memakai kata ganti KAMI.
Coba simak ayat di atas. Allah dan Rasul-Nya = KAMI
Seorang nabi haruslah rendah hati dan tidak menempatkan dirinya sejajar dengan Allah yang telah mengutusnya.
Malaikat saja tak berani menempatkan dirinya sejajar dengan nama Allah, misal : Patuhlah pada Allah dan Malaikatnya; atau kalau malaikat itu menyampaikan firman kepada manusia: Patuhlah kepada Allah dan aku (malaikat). Apalagi seorang manusia biasa!
Tidak ada model firman Allah seperti ini dalam sejarah Yahudi dan Nasrani, yang mensejajarkan Allah dan Nabi-Nya.
Lebih lanjut, ada beberapa bukti dalam Quran dan hadis yang menyebutkan motif penurunan ayat-ayat dan menunjukkan bahwa “INTEGRITAS” MUHAMMAD DALAM PEWAHYUAN QURAN sangat diragukan. Ya Allah dalam Islam adalah ego Muhammad sendiri.
Ketika Muhammad berkunjung kerumah Zaid, anak angkatnya, beliau melihat Zainab (istri Zaid) dengan tubuh moleknya yang hanya ditutupi oleh pakaian tipis. Gelora birahi nabipun memuncak, dan beliau berniat untuk mengawini Zainab, MENANTUNYA! Lalu sim salabim, muncullah ayat yang menghalalkan Muhammad untuk mengawini MENANTUNYA SENDIRI. (Sumber: Abbas Jamal Hal 55*, Hadis Bukhari 60:310)
Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan ni’mat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi ni’mat kepadanya: “Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah”, sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. MAKA TATKALA ZAID TELAH MENGAKHIRI KEPERLUAN TERHADAP ISTRINYA (MENCERAIKANNYA) , KAMI KAWINKAN KAMU DENGAN DIA supaya tidak ada keberatan bagi orang mu’min untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi. (QS 33 : 37)
Ketika Muhammad mengadakan jamuan makan pernikahannya dengan Zainab, ia memberikan kode agar tamu yang diundang segera pulang, tapi masih ada TIGA TAMU dan Anas yang ngeyel tak mau segera pulang. Nabi mengulangi lagi tindakan dan kodenya, akhirnya ketiganya pun pulang. Namun Anas masih saja tetap ingin bersama nabi. Karena GELORA MALAM PERTAMA nya sudah sangat membara, nabi akhirnya menempuh cara terang-terangan dengan cara menutup tirai di antara mereka berdua. Tidak cukup hanya itu, nabi juga mengeluarkan JURUS PAMUNGKAS nya dengan mengeluarkan ayat 33:53!(SUMBER HADIS BUKHARI 60:314)
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak (makanannya), tetapi jika kamu diundang maka masuklah dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa asyik memperpanjang percakapan. Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi lalu Nabi malu kepadamu (untuk menyuruh kamu ke luar), dan Allah tidak malu (menerangkan) yang benar. Apabila kamu meminta sesuatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti (hati) Rasulullah dan tidak (pula) mengawini istri-istrinya selama-lamanya sesudah ia wafat. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (dosanya) di sisi Allah. (QS 33:53)
Dan masih banyak lagi ayat seperti ayat2 diatas yang membuktikan bahwa Quran hanyalah ego Muhammad sendiri. Bukankah itu sebuah KEANEHAN. Bukankah kita seharusnya mempunyai pertanyaan seperti Aisah, ketika banyak wanita yang menawarkan tubuhnya kepada sang nabi?
Sahih Bukhari, Volume 6, Book 60, Number 311
Diceritakan oleh Aisha: Aku memandang rendah wanita2 yang memberikan dirinya kepada rasulullah dan aku katakan, “Dapatkah seorang wanita memberikan dirinya kepada seorang laki2 ? Tetapi ketika Allah mengungkapkan: “Kamu ( O Muhammad) dapat menunda giriran kepada saja yang kamu kehendaki atas istrimu, dan kamu boleh menerima siapapun yang kamu inginkan…” ( 33.51) Aku berkata ( kepada Nabi), ” Aku merasakan bahwa ALLAHMU BERTINDAK CEPAT UNTUK MEMENUHI NAFSU DAN KEINGINANMU”
Apa yang dikatakan Aisha? “KUKIRA ALLAH BERTINDAK CEPAT UNTUK MEMENUHI KEINGINAN DAN NAFSUMU (MUHAMMAD)”!
February 17, 2013 at 10:48 am
iNJIL KAU SAJA KAU TAK MEMPU MENGKAJINYA
OTAK KANAN KAU ITU KAU SIMPAN DIDENGKUL KANAN
BAGAIMANA KAU MAU MENGKAJI AL QURAN ?
KAU TAK SANGGUP MENJAWAB INJIL KAU
YANG MENUNJUKKAN KAU KENERAKA
KENAPA KAU TAKUT MENJAWABNYA ?
KEDER YA ?
ATAU BEBAL ?
INI YANG AKU TANYA :
Pertanyaan kau keneraka matius 23 : 15 ,
- Siapa yang menjelajah daratan dan mengarungi lautan ?
- Lalu agama apa yang dibuat manusia itu ?
Jawab manusia BEBAL !
February 17, 2013 at 10:51 am
PERKATAAN MANUSIA, ENTAH SIAPA?
Surat AL FAATIHAH adalah doa seorang manusia kepada Tuhannya;
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat”. (QS 1:1-7)
SEKALI LAGI KITA TELAH DIBODOHI! Karena semua penjelasan diatas menjelaskan bahwa “AKU” dan “KAMI” dalam Quran dapat diartikan bermacam-macam, yaitu: 1. Allah sendiri 2. Muhammad sendiri 3. Malaikat sendiri, atau 4. Pencampuran ketiganya. Penjelasan diatas juga membuktikan bahwa Quran bukanlah perkataan Allah saja, namun juga perkataan dari Muhammad dan Malaikat. Dapatkah kita mempercayai kebenaran ucapan Muhammad, melihat perilakunya yang barbar? Dapatkah kita mempercayai ucapan malaikat, bagaimana jika ternyata malaikat itu adalah setan yang menyamar dan ingin menjerumuskan kita dalam jurang kebencian?
Lihatlah ayat pembelaan Allah terhadap Muhammad;
“Tetapi mengapa mereka (orang kafir) mengatakan: “Dia Muhammad mengada-adakannya”. Sebenarnya Al Qur’an itu adalah kebenaran (yang datang) dari Tuhanmu, agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang belum datang kepada mereka orang yang memberi peringatan sebelum kamu; mudah-mudahan mereka mendapat petunjuk”. (QS 32:3)
Tak perlu menjadi seorang Einstein untuk mengerti bahwa kata “KAMI” dalam Quran hanyalah Allah rekaan Muhammad sendiri. Allah dalam Quran hanyalah boneka ciptaan Muhammad saja, karena dia adalah seorang psikopat narsisis, manusia yang gila hormat. Mungkin anda menuduh kami mengada2, tapi marilah dengan bijak kita cermati ayat2 berikut:
QS 4:18 Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan.
QS 33:36 Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.
QS 72:23 Akan tetapi (aku hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalah-Nya. Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya baginyalah neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.
Dan masih banyak ayat lainnya (QS 3:32, 3:132, 4:13, 4:14, 4:59, 4:69, 4:80, 4:92, 8:20, 8:46, 9:71, 24:47, 24:51, 24:52, 24:54, 24:56, 33:33, 33:71, 47:33, 48:17, 49:14, 58:13, 64:12 ). Itulah Muhammad, yang menduetkan namanya disisi Allah. Hanya manusia yang narsis dan gila hormat saja yang menjajarkan namanya sendiri dengan nama Allah.
Durhaka pada Muhammad = durhaka pada Allah
Tidak taat pada Muhammad = tidak taat pada Allah
Tidak hormat pada Muhammad = tidak hormat pada Allah
Menentang Muhammad = menentang Allah
Tidakkah kita melihat KEGANJILAN di sini? Siapakah Muhammad itu? Jika dia hanya rasul penyampai berita saja, mengapa pula manusia harus memperlakukannya sama seperti memperlakukan Tuhan agar bisa masuk surga?
Dalam Quran Muhammad tidak meminta para pengikutnya untuk memujanya. Malah dia mengklaim“hanya utusan saja”. Sebagai gantinya dia menuntut kepatuhan, namun dengan cerdiknya dia meminta para pengikutnya untuk taat pada “Allah dan Rasul-Nya.” Dalam sebuah ayat Quran, dia taruh perkataan berikut dalam mulut Allahnya:
“Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: “Harta rampasan perang itu kepunyaan Allah dan Rasul, sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman” (Q 8.1)
Mana ada Tuhan yang menginginkan atau memerlukan barang2 hasil perampokan? Muhammad menggunakan “Allah” sebagai bonekanya. Akan sungguh memalukan jika dia katakan, “harta rampasan perang itu kepunyaanku”. Oleh karena itu Muhammad selalu meletakkan nama Allah di depan namanya.
Dan karena tidak ada seorangpun yang bisa melihat atau mendengar Allah, semua kepatuhan adalah kepada Muhammad sebagai wakil Allah. Dialah yang harus di taati dan takuti karena hanya dia satu-satunya perantara dari tuhan, yang mana hal tersebut telah dia tanamkan kepada pengikutnya bahwa tuhan harus dihormati dan ditakuti.
“Supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkanNya, membesarkan-Nya. Dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang.” (QS 48.9)
Sekali lagi, Muhammad selalu meletakkan namanya (rasulnya) dibelakang kata Allah. Mungkinkah Allah membutuhkan penguatan dari makluk ciptaannya? Muhammadlah sebenarnya yang ingin dikuatkan dan dibesarkan!
Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan. (QS 4:14)
Ayat di atas menunjukkan EGO, dan bukan menunjukkan kemurnian dari seorang utusan Tuhan.
Akan sangat TINGGI NILAINYA bila ayat tersebut tertulis begini:
Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yg menghinakan. (Surat Murtadin ayat 1)
February 18, 2013 at 4:26 am
@neng Pro
la yah wajar Tho ada tata cara berdoa yang diajarkan oleh Tuhan kepada umatnya
February 18, 2013 at 6:01 am
ada satu ajaran agama yg tidak mempunyai tata cara berdoa bahkan tidak punya etika dan sopan santun
doa kepada tuhanya sambil bernyanyi2 berjalan, berdiri, dan bahkan sambil makan
tapiii …….. pikir – pikir ngapain kristen harus berdoa bukanya tuhannya sudah ditumbalkan menjadi hewan korban untuk menebus dosa manusia
apa bedanya tuhan yesus dengan sapi, domba, onta yg dikorbankan oleh kaum muslim ya ????
hehehe ….. kaum muslim jelas dagingnya di bagikan kepada saudara2 yg membutuhkan tapi ….. kalau daging korban tuhan yesus dijadikan apa ya ????? …… xixixix lucu tuhan kok bodoh
mau – maunya ya manusia yg berbuat onar, bejat dan laknat kok dia yg menanggungnya.
ajaran parah , sesan dan memang menyesatkan
February 17, 2013 at 10:46 am
pengakuan nabi palsu muhammad yg merasa punya salah dan dosa besar minta diampuni minta dikasihani itulah tandanya nabi palsu yg minta dihubungkan dg teman yg maha tinggi diakhir ajalnya
February 17, 2013 at 10:48 am
Konteks penggunaan pertama.
Kata Kami bermakna bahwa dalam mengerjakan tindakan tersebut, Allah melibatkan unsur-unsur makhluk (selain diri-Nya sendiri). Dalam kasus nuzulnya Qur’an, makhluk-makhluk yang terlibat dalam pewahyuan dan pelestarian keasliannya adalah sejumlah malaikat, terutama Jibril; kedua Nabi sendiri; ketiga para pencatat/penulis wahyu; keempat, para huffadz [penghafal] dll.
Konteks penggunaan kedua.
Kata Kami secara sosio-linguistik Arab bermakna “ta’dzim” [kata-kata yang sopan untuk menghilangkan kesan keakuan terutama ketika kita bicara kepada orang besar, atau orang banyak]. Nah dalam arti ini, ketika dipakai kata Kami, ayat tersebut menggambarkan proses komunikasi dengan etika yang lebih sopan (mungkin seperti cara ngomong orang jawa dengan bahasa “krama”)
Konteks penggunaan ketiga.
Ayat yang menggunakan kata Kami biasanya menceritakan sebuah peristiwa besar yang berada di luar kemampuan jangkauan nalar manusia, seperti penciptaan Adam, penciptaan bumi, dan langit. Di sini, selain peristiwa itu sendiri yang nilai besar, Allah sendiri ingin menokohkan/memberi kesan “Kemahaan-Nya” kepada manusia, agar manusia dapat menerima/mengimani segala sesuatu yang berada di luar jangkauan nalar manusia.
Jadi, KAMI disini dapat diartikan Allah sendiri, atau Allah beserta makluk lain, tergantung konteksnya. Yang pasti harus ada unsur Allah disitu. Tidak boleh Malaikat sendiri, atau Muhammad sendiri. Sebab Kaum Muslim meyakini bahwa Quran dari halaman pertama hingga terakhir merupakan kata-kata Allah yang diturunkan kepada Muhammad secara verbal, baik kata-katanya (lafdhan) maupun maknanya (ma’nan). Sehingga Quran haruslah dibaca seakan-akan Allah mengucapkan sendiri kata-kata di dalamnya. Jika “Kami” diartikan malaikat sendiri, atau Muhammad sendiri, berarti kebenaran Quran akan runtuh, karena kebenaran itu berasal dari makhluk ciptaan, dan itu berarti bertentangan dengan apa yang diyakini selama ini bahwa Quran berasal dari Allah.
Tapi benarkah seperti itu? Benarkah panggunaan Kami adalah kontekstual? Bukan dalam arti jamak, lebih dari satu? Ayat-ayat dibawah hanya 2 dari ratusan ayat yang memakai kata Aku dan Kami.
“Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang Mengatur tempat terbit dan terbenamnya matahari, bulan dan bintang; sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa”. (QS 70:40)
Siapakah aku disini? Malaikat kah? Muhammadkah kah? Kalau kata “AKU” ditafsirkan sebagai “Allah”, apa pantas “tuhan” bersumpah dengan Tuhan? Tuhan yang mana lagi? Lalu siapakah “KAMI” yang benar-benar maha kuasa?
“Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi syaitan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka syaitan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang pedih”. (QS 16:63)
Siapakah Kami disini? Malaikat kah? Muhammadkah kah? Kalau kata “KAMI” ditafsirkan sebagai “Allah”, apa pantas “Allah” bersumpah dengan Allah? Allah yang mana lagi? Jika “KAMI” ditafsirkan sebagai malaikat, ini berarti kita telah mengingkari keyakinan kita sendiri bahwa Quran adalah ucapan ALLAH.
Bahkan ALLAH menantang manusia untuk menunjukkan kekurangan, kesalahan, dan kejanggalan dalam Quran, jika ternyata Quran bukan berasal dari Allah. Secara spesifik Allah menantang untuk dibuatkan satu saja surah seperti yang ada dalam Quran.
Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur’an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Qur’an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar. (QS 2:23)
Bahkan mereka mengatakan: “Muhammad telah membuat-buat Al Qur’an itu”, Katakanlah: “(Kalau demikian), maka datangkanlah sepuluh surah-surah yang dibuat-buat yang menyamainya, dan panggillah orang-orang yang kamu sanggup (memanggilnya) selain Allah, jika kamu memang orang-orang yang benar”. (QS 11:13)
Katakanlah: “Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Qur’an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain”. (QS 17:88)
Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur’an? Kalau kiranya Al Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. (QS 4:82)
February 17, 2013 at 10:50 am
PRO BODH !
INJIL KAU SAJA KAU TAK MAMPU MENGKAJINYA
OTAK KANAN KAU ITU KAU SIMPAN DIDENGKUL KANAN
BAGAIMANA KAU MAU MENGKAJI AL QURAN ?
KAU TAK SANGGUP MENJAWAB INJIL KAU
YANG MENUNJUKKAN KAU KENERAKA
KENAPA KAU TAKUT MENJAWABNYA ?
KEDER YA ?
ATAU BEBAL ?
INI YANG AKU TANYA :
Pertanyaan kau keneraka matius 23 : 15 ,
- Siapa yang menjelajah daratan dan mengarungi lautan ?
- Lalu agama apa yang dibuatnya ?
February 17, 2013 at 10:53 am
PERKATAAN MUHAMMAD
“Aku hanya diperintahkan untuk menyembah Tuhan negeri ini (Mekah) Yang telah menjadikannya suci dan kepunyaan-Nya-lah segala sesuatu, dan aku diperintahkan supaya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” (QS 27:91)
Ayat ini jelas adalah ucapan Muhammad. Jika memang itu adalah kalimat Tuhan, seharusnya ada perintah “Katakanlah”. Ayat awal ini saja sudah membuktikan bahwa Quran hanyalah perkataan Muhammad, bukan perkataan Allah.
“Sesungguhnya telah datang dari Tuhanmu bukti-bukti yang terang; maka Barang siapa melihat (kebenaran itu), maka (manfaatnya) bagi dirinya sendiri; dan barang siapa buta (tidak melihat kebenaran itu), maka kemudaratannya kembali kepadanya. Dan aku (Muhammad) sekali-kali bukanlah pemelihara (mu).” (QS 6:104)
Dalam ayat ini, jelas sekali yang mengatakan “..aku sekali-kali bukanlah pemelihara..” adalah Muhammad. Bahkan Dawood dalam terjemahannya menambahkan tulisan kaki bahwa “Aku” merujuk pada Muhammad. (Ed – Kata Muhammad dalam terjemahan bahasa Indonesia ini ditambahkan oleh pihak penterjemah http://quran.al-islam.com/ dan karena itu ditulis dalam kurung)
Dan masih banyak ayat lainnya; (QS 6:114, 27:92, 42:10, 81:15, 84:16-19). Setiap orang waras bisa melihat bahwa ayat2 diatas bukanlah kata-kata Tuhan, tetapi kata-kata ucapan Muhammad sendiri. Sekali lagi, jika memang itu adalah kalimat Tuhan, seharusnya ada kata perintah “Katakanlah”, yang dalam versi bahasa Arab memang tidak tercantum.
February 17, 2013 at 10:56 am
PRO BEBAL dan BAHLUL !
Kau kelihatan Cerdas. PADAHAL BAHLUL
INJIL KAU SAJA KAU TAK MEMPU MENGKAJINYA
OTAK KANAN KAU ITU KAU SIMPAN DIDENGKUL KANAN
BAGAIMANA KAU MAU MENGKAJI AL QURAN ?
KAU TAK SANGGUP MENJAWAB INJIL KAU
YANG MENUNJUKKAN KAU KENERAKA
KENAPA KAU TAKUT MENJAWABNYA ?
KEDER YA ?
ATAU BEBAL ?
INI YANG AKU TANYA :
Pertanyaan kau keneraka matius 23 : 15 ,
- Siapa yang menjelajah daratan dan mengarungi lautan ?
- Lalu agama apa yang dibuat manusia itu ?
Jawab manusia BEBAL !
February 17, 2013 at 10:58 am
orang bodoh baca yg jelas ayat ini sebenarnya siapa
23:13 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Sorga di depan orang. Sebab kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.
23:14 [Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang. Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat.]
23:15 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.
23:16 Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu mengikat.
jika kau bodoh maka kau tidak tahu siapa yg kau tanyankan itu sebab Injil itu terbuka tidak ditutup-tutupi hanya orang bodohlah yg tdk bisa menceerna ayat diatas mungkin kamu sekolah SD maka maka membaca ayat diatas aja tidak bisa nyambung
February 17, 2013 at 11:39 am
KAU MENYALIN BODOH
\
KAU BUKAN MENJAWAB
KAU TAK SANGGUP JAWAB YA ?
INI PERTANYAANNYA :
1. Siapa yang menjelajah daratan dan mengarungi lautan ?
2. Lalu agama apa yang dibuat manusia itu ?
2 PERTANYAAN KAU TAK SANGGUP
PAKE DALIL2 BODOH !
KALAU AKU YANG MENUNJUKKAN KAU MAU BICARA APA ?
February 18, 2013 at 5:55 am
prokontra yg sok cerdas
kau memang bodoh dan idiot
jangan sok memahami kitab suci alquran
baca dan pahami injil kau yg memang benar amburadul
cerna dan baca pantaskah ini disebut ayat dalam kitab suci
benarkan ayat ini firman tuhan kata2nya dan kalimatnya jelas
“Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya.” (2 Korintus 12:16)
YOHANES:
10:8 Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.
LUKAS:
14:26 “Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
MATIUS:
10:34 “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
LUKAS:
12:51 Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.
ajaran sesat pastilah menyesatkan
kau berkoar-koar sampai kapanpun tuhan kau hanyalah manusia berkolor
e …. prokontra tuhan yesusmu bentuknya sama seperti tuhanya orang amerika, australia, jerman atau mungkin bentuknya sama dengan orang afrika kurus, kerempeng hitam dekil dan berewoken persis seperti gelandangan
February 17, 2013 at 11:08 am
MEMBEDAH KITAB DONGENG : Yos 13 Ayat 3 Bag 1
Klik untuk melihat gambar:
http://bibleholes.files.wordpress.com/2012/03/yos-13-ayat-3.jpg
Perhatikan kalimat dari gambar diatas yang telah diberi warna.
Pada I_BIS yos 13 ayat 3 (kalimat yang diberi warna merah),disana bertuliskan:
“(Daerah dari Sungai Sikhor di perbatasan Mesir sampai ke perbatasan Ekron di sebelah utara, seluruhnya itu terhitung daerah bangsa Kanaan; dan raja-raja Filistin tinggal di Gaza, Asdod, Askelon, Gat dan Ekron.)”
Kalimat yang diberi kurung,merupakan kalimat tambahan yang mempunyai makna sebagai penjelasatas kalimat utama yang dimaksud dan bukan asli (kalimat utama).Jadi,pada I_BIS yos 13 ayat 3,kalimat sebenarnya hanya sampai : “ dan seluruh wilayah Awi kea rah selatan.” saja dan tidak ada kalimat: “(Daerah dari Sungai Sikhor di perbatasan Mesir sampai ke perbatasan Ekron di sebelah utara, seluruhnya itu terhitung daerah bangsa Kanaan; dan raja-raja Filistin tinggal di Gaza, Asdod, Askelon, Gat dan Ekron.)”
Hal itu pun sama seperti halnya pada I_BIS yos 13 ayat 4 (kalimat yang diberi warna biru),yang disana bertuliskan: “(milik bangsa Sidon)”.
Perhatikan pula pada I_ENDE (kalimat yang diberi tanda warna hijau) dari ayat 3 terakhir sampai awal ayat 4, disana bertuliskan kalimat sebagai berikut:
“(Kelima wali Felesjet, jakni dari ‘Aza, Asjdod, Asjkalon, Gat, ‘Ekron; orang2 ‘Awi.4 disebelah selatannja.)”
Pada I_ENDE (kalimat yang diberi tanda warna hijau) terdapat kalimat tambahan,tetapi kalimat tambahan itu terjadi pada ayat 3 terakhir sampai awal ayat 4.
Jadi seharusnya,kalimat dari yos 13 ayat 3 tertulis sebagai berikut:
“mulai dari terusan disebelah timur Mesir sampai kedjadjahan ‘Ekron disebelah utara, jang dianggap termasuk negeri Kena’an;”
Dan begitu pun pada ayat 4,seharusnya bertuliskan:
“seluruh negeri orang2 Kena’an dan Me’ora, kepunjaan orang2 Sidon, sampai ke Afek, djadi sampai keperbatasan orang2 Amor;”
Apapun kalimatnya,jika hal tersebut merupakan firman Tuhan maka akan jauh dan bebas dari kalimat tambahan.Menurut anda,siapakah yang menyebabkan adanya kalimat tambahan tersebut,apakah Tuhan ataukah manusia?Lalu siapakah yang patut kita persalahkan yang sudah seenaknya menambahkan dan mengurangi kalimat yang ada (jika memang hal itu dianggap sebagai firman Tuhan) ?
WAHAI ORANG-ORANG KAFIR!KALIAN AKAN MASUK NERAKA YANG SANGAT PANAS MENGGELEGAK JIKA MATI TIDAK SEMPAT BERTAUBAT JANGANLAH TERPEDAYA DENGAN AJARAN PAULUS YANG SESAT LAGI MENYESATKAN.DIA ITU TIDAK LAIN ADALAH SERIGALA BERHATI SYAITAN YANG BERBULU DOMBA YANG TELAH DINUBUATKAN OLEH ISA AL MASIH.BUKTINYA DIA MATI TERKENA KUTUKAN TAURAT DENGAN LIDAH TERJELIR DAN MATA TERBELIAK DIBACOKIN PENGUASA ROMAWI.HANYA SATU SAJA JALAN KESELAMATAN UTK SELURUH UMAT MANUSIA SELURUH ALAM.UCAPKANLAH DENGAN HATI YANG YAKIN DAN IKHLAS SESUNGGUHNYA TIDAK ADA TUHAN YANG BERHAK DISEMBAH MELAINKAN ALLAH DAN SESUNGGUHNYA NABI MUHAMMAD ITU ADALAH UTUSAN ALLAH PASTI KALIAN AKAN DIMASUKKAN KE DALAM SYURGA DAN SEGALA DOSA-DOSA KALIAN AKAN DIAMPUNKAN.JIKA TIDAK…AWASLAH KALIAN! NERAKA MENUNGGU!!!NA’UUZUBILLAAHI MIN ZAALIK!!!!
February 17, 2013 at 11:23 am
MENJAWAB TENTANG qs 69:40 AL QURAN ADALAH PERKATAAN RASUL.
1)Berkata Ibnu Qutaibah di dalam kitabnya yang berjudul “Ghariibul Quran” ayat Al Quran diatas tidak bermaksud Al Quran adalah perkataan rasul tetapi bermaksud perkataan rasul yang disampaikannya daripada Allah.Buktinya ayat diatas menggunakan lafaz rasul yang notabene berarti utusan Allah.Adalah maklum seorang utusan Allah tidak menyampaikan melainkan firman daripada Allah.Jika tidak dia tidak bisa dipanggil rasul.
2)Berkata Imam Qurtubi pula. Al Quran itu bukanlah perkataan yang berasal dari rasul tetapi ianya adalah perkataan yang berasal dari Allah.Dan dinisbatkan Al Quran itu sebagai perkataan rasul adalah karena rasul -lah yang membacakan Al Quran itu kepada umat seperti kebiasaan kita mengatakan kata-kata nya itu adalah kata-kata raja dan lain-lain.
3)Berkata Imam Ibnu Kathir Al Quran itu adalah perkataan rasul dengan makna tabligh (menyampaikan) karena rasul-lah yang menyampaikan Al Quran itu kepada umat.
KITAB SIAPA YANG MERUPAKAN PERKATAAN MANUSIA? AYO!
1) Pengakuan telak Paulus bahawa apa yang diajarkannya bukan wahyu Allah.
“Apa yang aku katakan, aku mengatakannya bukan sebagai seorang yang berkata menurut firman Tuhan, melainkan sebagai seorang bodoh yang berkeyakinan, bahwa ia boleh bermegah.<>
2) Kesaksian Yeremia bahawa Taurat bukan firman Tuhan tetapi tulisan para pembohong.
Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong.( Yeremia 8:8)
Kesimpulan.
1)Injil adalah perkataan orang bodoh
2)Taurat adalah tulisan para pembohong.
February 17, 2013 at 11:24 am
MENJAWAB TENTANG PERINTAH SOLAT KEPADA NABI IBRAHIM
Berikut merupakan makna ayat ke 124 dari surah kedua iaitu surah al-Baqarah:
Dan (ingatlah), ketika Nabi Ibrahim diuji oleh Tuhannya dengan beberapa kalimah
(suruhan dan larangan), maka Nabi Ibrahim pun menyempurnakannya. (Setelah itu) Allah
berfirman: “Sesungguhnya Aku melantikmu menjadi imam (pemimpin ikutan) bagi umat
manusia.” Nabi Ibrahim pun memohon dengan berkata: “(Ya Tuhanku!) Jadikanlah juga
dari keturunanku (pemimpin-pemimpin ikutan).” Allah berfirman: “(Permohonanmu
diterima, tetapi) janji-Ku ini tidak menjangkau orang yang zalim.”
Nabi Ibrahim telah dilantik oleh Allah untuk menjadi Imam bagi umat manusia.
Berdasarkan maksud ayat di atas, Allah telah menguji nabi Ibrahim dengan beberapa kalimah.
Pengertian kalimah pada ayat ini bermaksud tugas yang disyariatkan oleh Allah s.w.t untuk
disempurnakan oleh Nabi Ibrahim. Oleh yang demikian, Nabi Ibrahim berjaya
menyempurnakannya lantas Allah s.w.t melantik baginda menjadi Imam.
Sebahagian ulama’ memperincikan ‘kalimah’ dengan mengatakan bahawa ia
merujuk kepada 40 perintah Allah (s.w.t), di mana perintah-perintah itu adalah ajaran
syariat yang terkandung dalam beberapa ayat al-Qur’an. Antaranya adalah 10 perintah
pada surah at-Taubah:112, 10 perintah dalam surah surah al-Mu’minun ayat 1-10, 10 perintah
dalam surah al-Ahzab:35 dan 10 perintah lagi dalam surah al-Ma’arij ayat 22-34.
10 perkara yang dinyatakan dalam Surah at-Taubah:112
Maksudnya:
Mereka itu ialah orang yang bertaubat, yang beribadah, yang memuji Allah,
yang mengembara (untuk menuntut ilmu dan mengembangkan islam), yang ruku’,
yang sujud, yang menyuruh berbuat kebaikan dan yang mencegah berbuat kemungkaran,
serta yang menjaga batas hukum-hakam Allah. Gembirakanlah orang yang beriman (yang
bersifat demikian).
10 perkara lagi yang disebut dalam surah al-Ahzab: 35
Maksudnya:
Sesungguhnya para lelaki dan perempuan yang beragama Islam, yang beriman,
yang tetap dalam ketaatan, yang benar, yang sabar, yang khusyuk (kepada Allah),
yang bersedekah, yang berpuasa, yang memelihara kehormatannya dan yang menyebut
nama Allah sebanyak-banyaknya, Allah telah menyediakan untuk mereka
keampunan yang besar.
10 perkara yang lain pula disebut dalam ayat 1-9 surah al-Mu’minun:1-9
Maksudnya:
Sesungguhnya berjayalah orang yang beriman (1). Iaitu mereka yang khusyuk melakukan
solatnya (2). Dan mereka menjauhkan diri daripada segala perkara yang sia-sia (3).
Dan mereka menunaikan zakat (4). Dan mereka menjaga kehormatan dirinya (5).
Kecuali kepada isteri atau hamba sahaya mereka; maka sesungguhnya mereka tidak
tercela (apabila mereka melakukan hubungan dengannya) (6). Sesiapa mengingini
selain daripada demikian, maka mereka melampaui batas (7). Dan mereka menjaga
amanah dan janji (8). Dan mereka tetap memelihara solatnya (pada waktunya) (9).
10 Perkara berikutnya adalah dari surah al-Ma’arij: 22-34
Maksudnya:
Kecuali orang yang mengerjakan solat (22). Iaitu mereka yang tetap mengerjakan solat (23);
dan mereka yang dalam harta-harta mereka tersedia bahagian yang tertentu (24).
Bagi orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta (25).
Dan mereka yang mempercayai adanya hari pembalasan (yang dibuktikan melalui
amal-amal saleh) (26). Dan mereka yang cemas takut daripada ditimpa azab Tuhannya (27).
Kerana sesungguhnya azab Tuhan mereka, tidak patut (bagi seseorang pun) merasa
aman terhadapnya (28). Dan mereka yang menjaga kemaluan mereka (menjaga
kehormatan mereka) (29). Kecuali kepada isteri atau hamba sahaya mereka, maka
sesungguhnya mereka tidak tercela (30). Kemudian sesiapa yang mengingini selain
selain daripada yang demikian, maka merekalah orang yang melampaui batas (31).
Dan mereka yang menjaga amanah dan janji mereka (32). Dan mereka yang
memberikan keterangan dengan benar lagi adil (semasa mereka menjadi saksi) (33).
Dan mereka yang tetap memelihara solatnya (34).
Menurut riwayat Ibn Abbas (r.a), nabi Ibrahim (a.s) telah diperintahkan untuk bersuci,
antaranya ialah dengan mencukur misai, berkumur-kumur, menyedut air ke dalam hidung,
bersiwak (bersugi), menyikat rambut, memotong kuku, mencukur bulu kemaluan, mencabut
bulu ketiak, berkhatan dan berintinjak. Malahan, baginda a.s adalah orang pertama
yang melakukan amalan-amalan sedemikian dengan cemerlang. Nabi Ibrahim (a.s)
diperintahkan untuk berkhatan ketika berumur 80 tahun (Hadis riwayat Abu Hurairah).
Selain itu, Nabi Ibrahim (a.s) juga diperintahkan untuk melakukan
empat perkara yang merupakan amalan dalam ibadah Haji sehingga kini
iaitu Tawaf, sa’i antara safa dan marwah, melontar jamrah dan tawaf ifadah.
Baginda juga merupakan orang pertama menggunakan pedang dalam peperangan,
memakai seluar, berkhutbah di atas mimbar dan memegang tongkat ketika berkhutbah.
Baginda Ibrahim (a.s) juga diuji dengan cubaan yang paling berat iaitu;
1. Diperintahkan oleh Allah agar menyembelih puteranya Ismail (a.s), tetapi Allah
telah menggantikannya dengan seekor kibasy.
2. terpaksa berpisah dengan keluarga dan kaumnya kerana kekufuran mereka.
3. Perdebatan baginda dengan raja namrud yang membincangkan mengenai ketuhanan
akhirnya telah mengundang bahaya bagi dirinya. Baginda telah dibakar hidup-hidup oleh
raja namrud tetapi telah diselamatkan oleh Allah (s.wt).
4. Baginda telah diduga dengan mengisbatkan kewujudan Tuhan melalui tadabbur (pengamatan)
alam semesta melalui bulan, matahari dan bintang. Cabaran ini juga telah berjaya di atasi oleh
Nabi Ibrahim (a.s), maka Allah (s.w.t) telah memerintahkan baginda supaya tunduk dan patuh
serta menyerah diri kepada Allah (s.w.t) dan Baginda mematuhinya.
February 17, 2013 at 11:24 am
MENJAWAB TENTANG– TEMAN YANG TERTINGGI…
Adapun Maksud teman yang paling tinggi itu adalah sebagaimana dalam surah An Nisa 4:69
[4:69] Basmeih
Dan sesiapa yang taat kepada Allah dan RasulNya, maka mereka akan (ditempatkan di syurga) bersama-sama orang-orang yang telah dikurniakan nikmat oleh Allah kepada mereka, iaitu Nabi-nabi, dan orang-orang Siddiqiin, dan orang-orang yang Syahid, serta orang-orang yang soleh. Dan amatlah eloknya mereka itu menjadi teman rakan (kepada orang-orang yang taat).
Mereka dikatakan teman yang paling(bukan maha) tinggi karena ketinggian derajat mereka disisi Allah dan karena mereka adalah penghuni-penghuni syurga yang tertinggi.
Jadi maksud teman yang tertinggi itu ialah teman yang elok atau terbaik.Mereka ialah “sesiapa yang taat kepada Allah dan RasulNya, maka mereka akan (ditempatkan di syurga) bersama-sama orang-orang yang telah dikurniakan nikmat oleh Allah kepada mereka, iaitu Nabi-nabi, dan orang-orang Siddiqiin, dan orang-orang yang Syahid, serta orang-orang yang soleh”
Munafik berkata lafaz teman dalam hadis kewafatan nabi adalah lafaz singular padahal ayat diatas menyebut teman dengan lafaz plural.
Jawab:
Teman yang paling tinggi itu dalam bahasa Arabnya disebut Al Rafiqul a’laa.Ada dua cara dalam menyebut al Rafiqul a’laa
1)Al Rafiqul a’laa (pakai ‘al’ dihadapan)
2)Rafiqun a’laa (tidak pakai ‘al’ dihadapan)
‘al’ yang dipakai dihadapan itu dinamakan alif lam makrifah.Salah satu fungsi alif lam makrifah adalah utk menunjukkan kepada semua.Contohnya seperti lafaz salam yang berarti selamat bila disebut al salam (yang pelafazannya menjadi assalam) maka itu berarti semua jenis keselamatan.Contoh lain.Hamdu artinya pujiian.Bila pakai al jadi al hamdu berarti segala jenis dan bentuk pujian.Contoh lain:
Lafaz singular utk manusia dalam bahasa arab adalah insan.Bila dikatakan “Al insan ‘aaqilun” yang berarti manusia itu beraqal ianyatidak merujuk kepada seseorang manusia yang tertentu saja karena walaupun yang digunakan adalah kalimah singular namun al yang dipakai menunjukkan si penutur memaksudkan jenis manusia seluruhnya yang tentu saja jumlahnya sangat ramai.Jadi sama dengan lafaz teman yang paling tinggi dalam hadis yang anda permasalahkan.Lafaz yang digunakan adalah Al Rafiqul a’laa dengan memakai al dihadapan yang menunjukkan semua teman yang paling tinggi yang kalau dalam bahasa Arab dikatakan sebagai lil istighraq (fungsi meliputi) bagi jenisnya walaupun lafaz yang digunakan adalah lafaz singular tetapi tidak menafikan dalam kategori teman yang tinggi itu terdiri daripada beberapa orang yang ramai.Jadi keberatan anda tentang lafaz yang digunakan dalam hadis adalah lafaz tunggal sedangkan dalam ayat Al Quran teman yang tinggi itu adalah ramai adalah keberatan yang tidak beralasan karena terbantahkan berdasarkan kaedah bahasa Arab yang anda tidak mengerti.
Teman yang tertinggi tidak mungkin Isa karena Isa tidak pernah dijulukki sebagai teman dalam Al Quran.
Adapun Nabi Muhammad telah dijamin keselamtannya oleh Allah berdasarkan ayat-ayat berikut:
1) [33:47] Basmeih
Dan (dengan itu) sampaikanlah berita yang mengembirakan kepada orang-orang yang beriman, bahawa sesungguhnya mereka akan beroleh limpah kurnia yang besar dari Allah.
2) [48:2] Basmeih
Kemenangan yang dengan sebabnya Allah mengampunkan salah dan silapmu yang telah lalu dan yang terkemudian, dan menyempurnakan nikmatNya kepadamu, serta menambahkanmu hidayah ke jalan yang lurus (dalam mengembangkan Islam dan melaksanakan hukum-hukumnya).
3)[48:5] Basmeih
(Allah melakukan yang demikian) supaya ia memasukkan orang-orang yang beriman – lelaki dan perempuan – ke dalam Syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai; dengan keadaan kekal mereka di dalamnya, serta menghapuskan dosa-dosa mereka; dan adalah yang demikian itu pada sisi Allah merupakan kejayaan yang besar (untuk mereka);
Yang tidak selamat adalah Paulus berdasarkan:
“Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi namaku perkataan yang tidak kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama Allah yang lain, nabi itu harus mati” (ULANGAN 18 : 20).
Ams 19:5 Saksi dusta tidak akan luput dari hukuman, orang yang menyembur-nyemburkan kebohongan tidak akan terhindar.
Fakta berbicara Paulus dipenggal di Roma pada masa pemerintahan Nero pada sekitar pertengahan 60-an di Tre Fontane Abbey. Paulus, seorang dari Tarsus (di Turki), kaki tangan penjajah Romawi dan Yunani atas bangsa Palestina, adalah PEMBOHONG nomor wahid dalam ajaran Yesus, yang telah menyesatkan sebagian umat manusia. Ajarannya, kemudian dikenal dengan sebutan “Kristen”. Ajaran Kristen dan Gereja, sama sekali bukan dan tidak pernah diajarkan oleh Yesus! Seluruh surat2 Paulus yang berjumlah 14 kitab, yang tergabung dalam Perjanjian Baru, adalah BOHONG BESAR!
Dengan ini jelaslah sesiapa yang mengikuti Nabi Muhammad akan ke syurga dan sesiapa yang mengikuti Paulus akan ke neraka.Ini ada ayatnya dalam Al Quran:
Katakanlah (wahai Muhammad): Jika benar kamu mengasihi Allah maka ikutilah daku, nescaya Allah mengasihi kamu serta mengampunkan dosa-dosa kamudan (ingatlah), Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani. (Ali-Imran:31)
Mana ayatnya dalam injil yesus berkata ikutilah paulus supaya kamu selamat?Tidak ada.
Malah yesus sendiri yang katanya akan menyediakan tempat tinggal kepada pengikutnya disurga ternyata tidak pasrah sebelum mati.Dia meronta-ronta dan meraung-raung sambil menyesali Tuhannya menunjukkan dia sudah pasti tidak selamat. “Eli!Eli Lamma sabchtani”- Tuhanku! Tuhanku! Mengapa engkau meninggalkan aku?????( Matius 27:46).
Masihkah lagi kalian percaya dengan kebohongan ini?????
February 17, 2013 at 11:25 am
MENJAWAB FITNAH NABI DIRACUN
Seusai peperangan Khaibar seorang wanita Yahudi yang bernama Zainab binti Al Haris dan dia adalah isteri kepada Salam bin Misykam Al Yahudi telah bertanya kepada kaum muslimin tentang daging di bahagian manakah yang paling disukai oleh RasuluLlah sallaLlahu alaihi wasallam?
Lalu dikatakan kepadanya bahawa RasuluLlah sallaLlahu alaihi wasallam menyukai bahagian kaki kerana bahagian tersebut adalah yang paling jauh daripada najis.Kemudian beliau menyembelih seekor kambing dan sesudah dimasak /dibakar lalu diberikan kepada nabi dan para sahabat konon-kononnya sebagai hadiah.
Ketika RasuluLlah sallaLlahu alaihi wasallam dan para sahabat memulai mencicipi daging tersebut …dengan tidak semena-mena RasuluLlah sallaLlahu alaihi wasallam bersabda “Jauhkanlah tangan kalian semua kerana kaki kambing ini memberitahu kepadaku bahawa ia telah dibubuh racun”
Kemudian RasuluLlah sallaLlahu alaihi wasallam bertanya kepada perempuan Yahudi tersebut mengapa beliau berbuat demikian.
Belaiu berterus terang bahawa perbuatannya itu adalah untuk membalas dendam
Peristiwa tersebut terjadi selepas penaklukan Khaibar salah satu benteng orang-orang yahudi yang terkuat.Perempuan itu akhirnya dimaafkan oleh RasuluLlah sallaLlahu alaihi wasallam.
Nah! Lihatlah betapa hebatnya mukjizat RasuluLlah baginda dapat mengetahui bahawa daging tersebut telah dibubuh racun dan betapa kaki kambing yang dimakannya telah memberitahukan kepada baginda bahawa ia telah dibubuh racun.Di sana kita dapati bahawa terdapat dua mukjizat nabi yang hebat:
1)Baginda memakan daging yang telah dibubuh racun tetapi tetap hidup.
2)Daging yang dimakannya berkata-kata kepada baginda dan memberitahu bahawa dirinya telah dibubuh racun.
RasuluLlah sallaLlahu alaihi wasallam hanya wafat 4 tahun selepas peristiwa tersebut.Tidak ada di dalam mana-mana sejarah hidup manusia seorang yang memakan racun dan tetap hidup sehingga empat tahun tanpa mendapat sebarang rawatan dan tanpa sebarang ubat.
Perkara ini menyalahi kebiasaan dan tidak dapat dijelaskan dengan saintifik melainkan terpaksa diakui bahawa yang demikian terjadi dengan kekuasaan dan pertolongan Allah dan merupakan suatu mukjizat yang sangat nyata.
Ini tidak lain adalah kerana Allah memelihara baginda daripada kejahatan manusia.Ada tiga jenis pemeliharaan Allah kepada baginda:
1)Allah memelihara baginda daripada tersalah.
2)Allah memelihara baginda daripada fitnah
3)Allah memelihara baginda daripada kematian sebelum habis menyampaikan risalah agama Islam kepada umat.
Dan memanglah pada hakikatnya Nabi Muhammad tidak wafat melainkan setelah baginda menyampaikan agama Islam kepada manusia dengan sempurna.Firman Allah dalam Al Quran:
Pada hari ini, Aku telah sempurnakan bagi kamu ugama kamu, dan Aku telah cukupkan nikmatKu kepada kamu, dan Aku telah redakan Islam itu menjadi ugama untuk kamu. Maka sesiapa yang terpaksa kerana kelaparan (memakan benda-benda yang diharamkan) sedang ia tidak cenderung hendak melakukan dosa (maka bolehlah ia memakannya), kerana sesungguhnya Allah maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani. [5:3 Basmeih]
Sesungguhnya Allah telah menjaga Nabi Muhammad daripada dibunuh oleh orang-orang kafir semenjak di Mekah lagi begitu juga Allah telah memelihara nabi semasa di Madinah walaupun baginda dipaksa oleh orang-orang kafir menghadapi peperangan-peperangan yang sangat dahsyat namun baginda tetap selamat dan baginda tetap hidup bahkan setelah termakan racun sekalipun.Malah kaki kambing yang dimakan itu sendiri yang mengkhabarkan perihal dirinya telah dibubuh racun.SubhanaLlah! Inilah mukjizat yang sangat nyata.
Dalam tempoh empat tahun selepas nabi memakan racun di Khaibar namun baginda tetap sihat walafiat dan menjalankan aktiviti-aktivitinya seperti biasa,berdakwah,mengajar orang ramai,memberi nasihat-nasihat dan malah memimpin peperangan-peperangan serta menyertai ekspidisi-ekspidisi yang lasak,maka Allah telah menurunkan ayat-ayat yang memberi isyarat bahawa tugas baginda telah hampir selesai dan sampailah masanya baginda akan dijemput Allah ke hadratNya.Di antara ayat-ayat yang memberi isyarat tentang kewafatan baginda itu ialah :
Sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) akan mati, dan sesungguhnya mereka juga akan mati. [39:30 Basmeih]
2)Dan Kami tidak menjadikan seseorang manusia sebelummu dapat hidup kekal (di dunia ini). Maka kalau engkau meninggal dunia (wahai Muhammad), adakah mereka akan hidup selama-lamanya? Tiap-tiap diri akan merasai mati, dan Kami menguji kamu dengan kesusahan dan kesenangan sebagai cubaan; dan kepada Kamilah kamu semua akan dikembalikan. [21:34, 35 Basmeih]
3)Dan Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul yang sudahpun didahului oleh beberapa orang Rasul (yang telah mati atau terbunuh). Jika demikian, kalau ia pula mati atau terbunuh, (patutkah) kamu berbalik (berpaling tadah menjadi kafir)? Dan (ingatlah), sesiapa yang berbalik (menjadi kafir) maka ia tidak akan mendatangkan mudarat kepada Allah sedikitpun; dan (sebaliknya) Allah akan memberi balasan pahala kepada orang-orang yang bersyukur (akan nikmat Islam yang tidak ada bandingannya itu). [3:144 Basmeih]
Daripada Ibnu Umar radhiaLlahu anhu “Apabila turun surah Annasr atas RasuluLlah sallaLlahu alaihi wasallam pada hari-hari tasyriq maka mengetahuilah nabi bahawa baginda akan meninggalkan dunia ini” (Sunan Al Baihaqi).
Aisyah radhiaLlahu anha meriwayatkan bahawa Sayidatina Fatimah berkata bahawa RasuluLlah sallaLlahu alaihi wasallam telah berbicara secara rahsia kepadanya yang mana baginda bersabda “Adalah malaikat Jibril sentiasa membaca ulang kepadaku Al Quran sekali dalam setiap tahun dan pada tahun ini ia telah membacakannya dua kali dan aku tidak melihat hal ini melainkan ianya sebagai suatu petanda akan hadirnya ajalku”
Bererti nabi telah mengetahui saat kematiannya.Dengan demikian tuduhan yang mengatakan bahawa nabi wafat kerana diracun adalah tuduhan yang tidak berasas samasekali dan merupakan kebohongan.
Sekarang marilah kita mengkaji bagaimana kematian Yesus seperti yang diceritakan oleh para penipu yang mengarang-ngarang kitab injil.Kalau Allah yang maha agung sangat berkuasa memelihara nabi Muhammad daripada tangan-tangan orang kafir seperti yang telah diketahui daripada tulisan di atas namun tuhannya Al Kitab tidak mampu memelihara Yesus anak tunggal kesayangannya daripada dibunuh,dihinakan,diludahi,dan disesah.Akhirnya Yesus dibunuh dengan cara yang paling aib iaitu dengan disalib dan menurut al kitab sesiapa yang mati dengan cara demikian orang itu adalah sangat terkutuk dan menajiskan bumi.Ini disebut dalam Kitab Ulangan 21 sebagaimana berikut:
21:22 “Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian kaugantung dia pada sebuah tiang,
21:23 maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.”
Jadi berdasarkan kepada nas di atas ada dua kesimpulan yang dapat diambil:
1)Yesus yang disembah-sembah oleh orang Kristian dan dijadikan sekutu (syirik) bagi Tuhan ternyata adalah orang yang sangat terkutuk.
2)Tuhannya kristian tidak berkuasa dan tidak dapat berbuat apa-apa untuk menolong anak kesayangannya yang dimanja-manjakannya selama ini.
Adakah kerana dia takut kerana dia telah dikalahkan oleh Yakub dalam perlawanan gusti sebelum ini? (Kejadian 32:24-28)
Berbalik kepada kematian Yesus yang terkutuk bukankah dengan kematiannya itu membuktikan bahawa dia adalah seorang nabi palsu?Sebagaimana yang dinyatakan oleh Ulangan 13 ayat 1 hingga 5 dibawah:
13:1
Apabila di tengah-tengahmu muncul seorang nabi atau seorang pemimpi, dan ia memberitahukan kepadamu suatu tanda atau mujizat,
13:2
dan apabila tanda atau mujizat yang dikatakannya kepadamu itu terjadi, dan ia membujuk: Mari kita mengikuti allah lain, yang tidak kau kenal, dan mari kita berbakti kepadanya,
13:3
maka janganlah engkau mendengarkan perkataan nabi atau pemimpi itu; sebab TUHAN, Allahmu, mencoba kamu untuk mengetahui, apakah kamu sungguh-sungguh mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.
13:4
TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, kamu harus takut akan Dia, kamu harus berpegang pada perintah-Nya, suara-Nya harus kamu dengarkan, kepada-Nya harus kamu berbakti dan berpaut.
13:5
Nabi atau pemimpi itu haruslah dihukum mati, karena ia telah mengajak murtad terhadap TUHAN, Allahmu, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir dan yang menebus engkau dari rumah perbudakan–dengan maksud untuk menyesatkan engkau dari jalan yang diperintahkan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dijalani. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu.
Jadi bagaimana dapat dikatakan Yesus adalah seorang nabi padahal dia mati terbunuh berdasarkan kepada kepercayaan Kristian hanya satu tahun setengah atau selama tiga tahun sahaja dia melaksanakan tugasnya sebagai seorang nabi menurut satu pendapat dan oleh yang demikian dengan berdasarkan kepada nas ulangan terbukti bahawa Yesus adalah seorang nabi palsu.Berdasarkan kepada nas Ulangan yang tersebut difahamkan bahawa seorang nabi palsu itu akan mati terbunuh.Dengan ini terbukti bahawa Nabi Muhammad bukan seorang nabi palsu kerana baginda wafat secara wajar dan tidak mati terbunuh.
Kalaulah nabi Muhammad seorang nabi palsu mengapa Tuhan membiarkan baginda selama 23 tahun menyebarkan risalah Islam (syalom) sehingga sekarang ajaran tersebut menjadi anutan seperlima penduduk dunia???Bahkan menurut data stastik menunjukkan bahawa agama Islam merupakan agama yang paling pesat pertumbuhannya di dunia!!!
Di samping itu juga kita dapati Paulus turut menerima nasib yang sama mati terbunuh di tangan pemerintah Rom dan dengan berdasarkan kepada nas ulangan di atas menunjukkan Paulus adalah seorang nabi gadungan.Di sini kita ingin bertanya siapakah yang berbohong Ulangan 13 atau Paulus dan Yesus.Kalau Paulus dan Yesus benar-benar merupakan nabi bererti Ulangan 13 adalah suatu kebohongan.Kalau Ulangan 13 itu benar bererti Yesus dan Paulus adalah pembohong dan mereka tidak lain adalah nabi gadungan.
Mereka hendak memadamkan cahaya Allah (ugama Islam) dengan mulut mereka, sedang Allah tidak menghendaki melainkan menyempurnakan cahayaNya, sekalipun orang-orang kafir tidak suka (akan yang demikian). [9:32 Basmeih]
WAHAI ORANG-ORANG KAFIR!KALIAN AKAN MASUK NERAKA YANG SANGAT PANAS MENGGELEGAK JIKA MATI TIDAK SEMPAT BERTAUBAT JANGANLAH TERPEDAYA DENGAN AJARAN PAULUS YANG SESAT LAGI MENYESATKAN.DIA ITU TIDAK LAIN ADALAH SERIGALA BERHATI SYAITAN YANG BERBULU DOMBA YANG TELAH DINUBUATKAN OLEH ISA AL MASIH.BUKTINYA DIA MATI TERKENA KUTUKAN TAURAT DENGAN LIDAH TERJELIR DAN MATA TERBELIAK DIBACOKIN PENGUASA ROMAWI.HANYA SATU SAJA JALAN KESELAMATAN UTK SELURUH UMAT MANUSIA SELURUH ALAM.UCAPKANLAH DENGAN HATI YANG YAKIN DAN IKHLAS SESUNGGUHNYA TIDAK ADA TUHAN YANG BERHAK DISEMBAH MELAINKAN ALLAH DAN SESUNGGUHNYA NABI MUHAMMAD ITU ADALAH UTUSAN ALLAH PASTI KALIAN AKAN DIMASUKKAN KE DALAM SYURGA DAN SEGALA DOSA-DOSA KALIAN AKAN DIAMPUNKAN.JIKA TIDAK…AWASLAH KALIAN! NERAKA MENUNGGU!!!NA’UUZUBILLAAHI MIN ZAALIK!!!
February 18, 2013 at 5:56 am
Wakakakakakkk ilham otak mati, dimana akalmu, kok cara berpikir anda ini sdh dipengaruhi iman buta.
1. Bukan daging kambing yg memberitahu, tapi setelah dimakan dia merasa dagingnya tidak seperti biasanya.
2. Kalau benar mukzizat maka nabi anda tidak makan dagingg itu karena sebelum dimakan , daging itu sdh memberitahukan kepada nabi anda bahwa dia telah dibubuhi racun.
Wakakakak jadilah pembela yg masuk di akal ya.
February 19, 2013 at 3:44 am
MAIL – MAIL YG IDIOT
NABI ITU MANUSIA APA DEWA MAIL ?
KALAU KAU MAIL MAKANAN KAU DIBUBUHI RACUN BERAPA MENIT MAIL KAU KOIT ???
YESUS KAU KATANYA TUHAN KENAPA TUHAN BISA KOIT ALIAS MATEK
DAN KENAPA TUHAN KOK DIHINA DINA
HARKAT DAN MARTABAT TUHAN KAU TIDAK LEBIH TINGGI DARI PENCURI , PERAMPOK DAN PEMBUNUH.
LIHAT DAN CERNA BAIK – BAIK MAIL
TUHAN KAU ITU TIDAK LEBIH TINGGI DARI HEWAN
TUHAN ENTE JELAS MATINYA TERKUTUK BUKAAANNNN !!!!!
MANA ADA TUHAN TERKUTUK BISA MENEBUS DOSA
DOSA ITU TIDAK BISA DITEBUS
KARENA DOSA ITU BUKAN BENDA ATAU BARANG YG DIGADAIKAN PAHAM MAIL KAFIRIN !!!!!
February 17, 2013 at 11:36 am
MENJAWAB TENTANG qs 69:40 AL QURAN ADALAH PERKATAAN RASUL.
1)Berkata Ibnu Qutaibah di dalam kitabnya yang berjudul “Ghariibul Quran” ayat Al Quran diatas tidak bermaksud Al Quran adalah perkataan rasul tetapi bermaksud perkataan rasul yang disampaikannya daripada Allah.Buktinya ayat diatas menggunakan lafaz rasul yang notabene berarti utusan Allah.Adalah maklum seorang utusan Allah tidak menyampaikan melainkan firman daripada Allah.Jika tidak dia tidak bisa dipanggil rasul.
2)Berkata Imam Qurtubi pula. Al Quran itu bukanlah perkataan yang berasal dari rasul tetapi ianya adalah perkataan yang berasal dari Allah.Dan dinisbatkan Al Quran itu sebagai perkataan rasul adalah karena rasul -lah yang membacakan Al Quran itu kepada umat seperti kebiasaan kita mengatakan kata-kata nya itu adalah kata-kata raja dan lain-lain.
3)Berkata Imam Ibnu Kathir Al Quran itu adalah perkataan rasul dengan makna tabligh (menyampaikan) karena rasul-lah yang menyampaikan Al Quran itu kepada umat.
KITAB SIAPA YANG MERUPAKAN PERKATAAN MANUSIA? AYO!
1) Pengakuan telak Paulus bahawa apa yang diajarkannya bukan wahyu Allah.
“Apa yang aku katakan, aku mengatakannya bukan sebagai seorang yang berkata menurut firman Tuhan, melainkan sebagai seorang bodoh yang berkeyakinan, bahwa ia boleh bermegah.
2) Kesaksian Yeremia bahawa Taurat bukan firman Tuhan tetapi tulisan para pembohong.
Bagaimanakah kamu berani berkata: Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong.( Yeremia 8:8)
Kesimpulan.
1)Injil adalah perkataan orang bodoh
2)Taurat adalah tulisan para pembohong.
Siapa bisa bantah?Hayo!
February 18, 2013 at 1:25 pm
Wakakakakak, terelalu mudah menjawab pertanyaan idiot, yeremia 8:8, yg bohong bukan Taurat, tapi orang yg mengaku bijaksana dan mempunyai Taurat Tuhan.
Injil perkataan orang bodoh? Jawab : Rasul Paulus, mengalami perubahan besar , dari seorang pembunuh menjadi seorang yg taat dan rendah hati, ungakapan di atas mengandung makna rendah hati.( Orang bodoh yg bermegah )
Mana ada manusia yg mau mengaku sebagai orang bodoh?? Yg ada orang bodoh mengaku pintar.
February 18, 2013 at 2:05 pm
Sudah tak menjawab
seperti menjawab
Itulah kepandaian kau manusia bodoh
Kau cuci kaki , kerjakan PR
Nonton UPIN IPIN
Terus BOBOK ya
sudah malam
Jangan lupa sikat gigi
February 17, 2013 at 11:41 am
1. 1. Yoh 8-14 :
Jikalau Aku menyaksikan dari hal dirikusendiripun,BENAR JUGA KESAKSIAN ITU
Yoh 5-31 :
Jikalau Aku menyaksikandari hal diriKu,maka KESAKSIANKU TIDAK BENAR.
DUA AYAT DLM SATU KITAB YG BERTENTANGAN, ANEEEEEH !!!
kitab perjanjian lama maupun perjanjian baru, sudah tidak bisa di percaya karena di dalamnya
penuh dengan kesalahan dan kontradiksi, tidak mungkin bisa di jadikan pedoman untuk
mendapatkan SORGA ALLAH.
kEPADA ORANG KRISTEN!!! KALAU MAU KE SORGA JANGAN MENGGUNAKAN TIKET PALSU
ATAU AYAT PALSU, SEBAB TIKET PALSU AKAN MENJERUMUSKAN ANDA KE NERAKA!!!!
February 17, 2013 at 11:44 am
J-Zeus tidak layak menjadi manusia yang baik sekalipun apalagi jadi Tuhan!Cacatnya moralnya sangat parah!!!
jesus sendiripun penuh cacat!
lahir dari keturunan nista (ini kata bible yah)
lahir dari keturunan pezinah!
menyesut wanita gentile anjing!
suka berbohong!
suka merusak alam (bunuh 2000 babi)
membunuh pohon karena bodoh!
tuhan kok goblok!
February 17, 2013 at 11:46 am
1. Orang-orang kristen sering mengatakan bahawa Yesus telah ada sebelum dunia ini ada.1. yesus ada sebelum dunia ada???
LUKAS 2:21
Apabila genap 8 hari ,ia SUNAT,lalu disebut namanya Yesus.
disebut yesus setelah genap 8 hari, bukan sebelum dunia ada Brooo
February 17, 2013 at 11:47 am
Kristian melecehkan Tuhan dengan sebutan “Bapa”.. yg seharusnya sebutan ini dipakai utk manusia berjenis kelamin laki-laki.. atau sebutan seorang anak manusia untuk org tua laki-lakinya.. kristen tdk pernah paham tentang batas seorang hamba manusia dgn Tuhan.. mendeskripsikan Tuhan seenak otak rendah manusia mreka.. kisah tntang yesus di salib n smua org sedih,,dimata saya hanya sprti film drama.. Tuhan bisa diperankan oleh manusia, serendah itu mreka anggap kebesaranNya.
Bilangan 23:19 Allah B U K A N L A H M A N U S I A sehingga Ia berdusta B U K A N A N A K M A N U S I A , sehingga Ia menyesal .
February 17, 2013 at 11:47 am
BEGINILAH ALKITAB MEMANDANG KAUM PEREMPUAN
“Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa”.(I Timotius 2:14)
Dan atas dosanya itu, menurut Al Kitab, perempuan pun dikutuk oleh Tuhan.
“Firman-Nya kepada perempuan itu: Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu”.(Ulangan 3:16)
Dan harkat laki-laki di mata Tuhan berada di atas perempuan (I Korinthian 11:3-9)
“Sama seperti dalam semua Jemaat orang-orang kudus, perempuan-perempuan harus berdiam diri dalam pertemuan-pertemuan Jemaat. Sebab mereka tidak diperbolehkan untuk berbicara. Mereka harus menundukkan diri, seperti yang dikatakan juga oleh hukum Taurat.”
“Jika mereka ingin mengetahui sesuatu, baiklah mereka menanyakannya kepada suaminya di rumah. Sebab tidak sopan bagi perempuan untuk berbicara dalam pertemuan Jemaat.”(I Korinthian 14:34-35)
“Seharusnyalah perempuan berdiam diri dan menerima ajaran dengan patuh.”(I Timotius 2:11)
“Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.”(I Timotius 2:12)
Dengan alasan:“Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa ”(I Timotius 2:13)
“Apabila seseorang mengambil isteri dan setelah menghampiri perempuan itu, menjadi benci kepadanya, menuduhkan kepadanya perbuatan yang kurang senonoh dan membusukkan namanya dengan berkata: Perempuan ini kuambil menjadi isteriku, tetapi ketika ia kuhampiri, tidak ada kudapati padanya tanda-tanda keperawanan–
maka haruslah ayah dan ibu gadis itu memperlihatkan tanda-tanda keperawanan gadis itu kepada para tua-tua kota di pintu gerbang”.(Ulangan 22:13-15)
Bayangkan, justru si istri yang harus menanggung malu dgn membiarkan para tetua kota memerika kemaluannya untuk mengetahui apakah ia perawan atau tidak.
Dan kalau ternyata si istri memang tidak perawan lagi, maka DIA HARUS DIRAJAM SAMPAI MATI:
“Tetapi jika tuduhan itu benar dan tidak didapati tanda-tanda keperawanan pada si gadis, maka haruslah si gadis dibawa ke luar ke depan pintu rumah ayahnya, dan orang-orang sekotanya haruslah melempari dia dengan batu, sehingga mati–sebab dia telah menodai orang Israel dengan bersundal di rumah ayahnya. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat dari di antara kamu”.(Ulangan 22:20-21)
Padahal seorang perempuan BISA KEHILANGAN KEPERAWANAN KARENA BANYAK HAL, misalnya kecelakaan, TIDAK HANYA KARENA BERZINAH.
Apabila seorang perempuan mengalami menstruasi, alkitab menganggap apapun yang disentuhnya dan siapapun yang disentuhnya serta siapapun yang menyentuh sesuatu yang telah disentuhnya sebagai telah terkena najis (Efesus 5:19-27). Kalau ini diterapkan, berarti perempuan itu HARUS MENGASINGKAN DIRI. Dan tidak cukup sampai di situ, menstruasi dipandang sebagai dosa dan perempuan yang mengalaminya harus melaksanakan upacara korban penghapusan dosa (Efesus 5:28-30)
Dan alkitab memandang perempuan sebagai hak milik laki-laki yang bisa dialihkan kepada siapa saja. Seorang istri yang ditinggalkan mati suaminya harus kawin dgn saudara laki-laki suaminya (Ulangan 25:5), perempuan dianggap sebagai rampasan perang (Ulangan 20:14, Ulangan 31:9, II Tawarikh 28:8, Hakim-hakim 21:14). Bagi alkitab, dalam peperangan tidak dibedakan perempuan, anak-anak, atau orang tua, semuanya boleh DIBUNUH (Bilangan 31:17, Ulangan 20:16, Yosua 6: 21, Yosua 10: 28).
Alkitab bahkan sempat-sempatnya membayangkan kejadian lucu seperti di bawah ini:
“Apabila dua orang berkelahi dan isteri yang seorang datang mendekat untuk menolong suaminya dari tangan orang yang memukulnya, dan perempuan itu mengulurkan tangannya dan menangkap kemaluan orang itu, maka haruslah kaupotong tangan perempuan itu; janganlah engkau merasa sayang kepadanya.”(Ulangan 25:11-12)
Nasibmu wahai perempuan, maksud hati hendak menolong suami, eh, malah tanganmu harus dipotong.
Al Kitab sialan!Biadab!Benar-benar menghina wanita!
February 17, 2013 at 1:17 pm
MEMBEDAH KITAB DONGENG : Ulangan 1 Ayat 2
Klik untuk melihat gambar:
http://bibleholes.files.wordpress.com/2012/03/ulangan-1-ayat-2.jpg
- Pada I_ENDE (kalimat yang ditandai dengan warna hijau), disana bertuliskan:
“Sebelas hari perdjalanan djaraknja dari Horeb didjurusan pegunungan Seir ke Kadesj-Barnea.
- I_TB (kalimat yang ditandai dengan warna hijau), disana bertuliskan:
“Sebelas hari perjalanan jauhnya dari Horeb sampai Kadesh-Barnea,melalui jalan pegunungan Seir.”
- Tetapi pada I_BIS (kalimat yang ditandai dengan warna merah), disana bertuliskan:
(Dari Gunung Sinai sampai ke Kades-Barnea lewat daerah pegunungan edom,diperlukansebelas hari perjalanan)
Pada I_BIS bisa kita simpulkan bahwa kalimat yang diberi tanda kurung tersebut merupakan penjelasan atau keterangan (kalimat tambahan) yang memang kalimat tersebut (diberi tanda kurung) bukanlah kalimat yang sebenarnya sudah pada teks aslinya.
Menurut anda,siapakah yang sudah menyisipkan kalimat tambahan tersebut,Tuhan ataukah manusia?
JIKA MEMANG ALKITAB ADALAH FIRMAN TUHAN ATAU MEMANG PENULISANNYA ITU MERUPAKAN BANTUAN DARI ROH KUDUS KEPADA PENULISNYA,MENGAPA ADA KALIMAT PEENJELASAN YANG HAL ITU MEMANG JELAS-JELAS MERUPAKAN KALIMAT TAMBAHAN DAN DIANGGAP SEBAGAI KALIMAT YANG MURNI DARI TUHAN?
WAHAI ORANG-ORANG KAFIR!KALIAN AKAN MASUK NERAKA YANG SANGAT PANAS MENGGELEGAK JIKA MATI TIDAK SEMPAT BERTAUBAT JANGANLAH TERPEDAYA DENGAN AJARAN PAULUS YANG SESAT LAGI MENYESATKAN.DIA ITU TIDAK LAIN ADALAH SERIGALA BERHATI SYAITAN YANG BERBULU DOMBA YANG TELAH DINUBUATKAN OLEH ISA AL MASIH.BUKTINYA DIA MATI TERKENA KUTUKAN TAURAT DENGAN LIDAH TERJELIR DAN MATA TERBELIAK DIBACOKIN PENGUASA ROMAWI.HANYA SATU SAJA JALAN KESELAMATAN UTK SELURUH UMAT MANUSIA SELURUH ALAM.UCAPKANLAH DENGAN HATI YANG YAKIN DAN IKHLAS SESUNGGUHNYA TIDAK ADA TUHAN YANG BERHAK DISEMBAH MELAINKAN ALLAH DAN SESUNGGUHNYA NABI MUHAMMAD ITU ADALAH UTUSAN ALLAH PASTI KALIAN AKAN DIMASUKKAN KE DALAM SYURGA DAN SEGALA DOSA-DOSA KALIAN AKAN DIAMPUNKAN.JIKA TIDAK…AWASLAH KALIAN! NERAKA MENUNGGU!!!NA’UUZUBILLAAHI MIN ZAALIK!!!!!!!
February 17, 2013 at 3:05 pm
MUSLIM MENYEMBAH DEWA BULAN
Kaum Islamis melakukan ibadah Haji setiap tahun pada bulan Djul-Hijjah, dengan ritual penyembahan berhala. Hampir tidak ada perubahan yang berarti antara ritual dimasa pra islam dengan sekarang, seperti mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali, untuk menyembah HUBAL dan SHAMS (dewa bulan dan matahari).
Bahkan jauh sebelum masa Muhammad, Clement dari Alexandria,menulis di tahun 190 M, bahwa “ORANG ARAB MENYEMBAH BATU” (Waraq 39),
setelah ia memperhatikan para peziarah wajib mencium batu hitam HAJAR AZWAD !
Penyembah berhala dari Arab dan peziarah dari sekelilingnya mencium batu hitam sebagai penghormatan kepada HUBAL, ‘sang dewa bulan’ !
Dewa dan dewi pada masa itu seringkali mempunyai batu khusus yang akan menggantikan perwujudan diri mereka. Sedangkan Batu yang ada di Ka’bah yaitu HAJAR AZWAD adalah milik Hubal.
Artinya Islam/muslim tetap mempertahankan RITUAL PENYEMBAHAN DEWA BULAN (HILAL BIN SACHAR) dimasa pra islam!
Perhatikan saja:
PUASA baru sah dijalankan, setelah muslim melihat HILAL !
LEBARAN (AKHIR PUASA) baru sah dirayakan, setelah muslim melihat HILAL !
Sudah terbongkar semua kesesatan ISLAM, masih aja keukeuh mengaku menyembah Tuhan..!
Astagapirulloh al an jinggg…..
February 17, 2013 at 3:30 pm
Dasar babi kau
Sudah tolol bejat lagi
Kau ketampat sampah Jing !
Mulut kau sama bejatnya dengan Mulut YAHUDI
February 17, 2013 at 3:35 pm
Hai Alien,
Masih betah nyembah DEWA BULAN alias HILAL BIN SACHAR?
Oh rupanya yang diatas kubah mesjid itu DEWA BULAN ya?
Astagapirulloh al an jinggg…….
February 17, 2013 at 3:41 pm
ALLAH SUKA BERSIN, BENCI NGANTUK. ORANG MENGUAP DIKETAWAIN SETAN
Sahih Bukhari V8 B73 #242
Nabi berkata, “Allah suka dengan bersin dan tidak suka dengan menguap, jadi jika ada orang bersin lalu memuji Allah, maka menjadi kewajiban setiap muslim yang mendengarnya utk berkata: Yarhamukallah (Semoga Allah mengampunimu). Tapi mengenai menguap, itu dari setan, jadi setiap orang harus berusaha menghentikannya jika ada yang menguap, jika orang cuma berkata ‘Ha’ ketika ada yang menguap, Setan akan mentertawakannya.
Wakakakkkkkkk…..emang bener2 kocak muhammad, gw suka banget baca hadist2 konyol dan goblok!
SEJAK ISLAM HADIR DUNIA MAKIN CERIA, KARENA MANUSIA MENDAPAT BAHAN OLOK-OLOK
February 18, 2013 at 4:21 am
@Neng Sulis
lho itukan adab kesopanan neng, kalau nguap lebih sopan mana ditutupi atau dibiarkan terbykan biar lalat bisa masuk
teyuus bersin itukan juga berkah neng, kalau mau bersin tapi nggak bisa apa yang sampeyan rasaken???
@Neng miris
lagi2 kang komar sama kang Sam dibawa2 lagi neng. kalau bloon itu dikit aja ah
February 18, 2013 at 4:28 am
bukan ceria sule
sejak islam ada bukan makin ceria tapi dunia selamat
bukan islam yg jadi olok – olokan tapi si tuhan yg berkolor
kmu mau tahu baca dan pelajari baik2 ya !!!!
siapa tuhan yesus kalian yg sebenarnya
1. yesus Tuhan makluk ciptaan
2. yesus tuhan bukan sang pencipta
3. yesus tuhan yg lahir harus lewat vagina
4.yesus tuhan yg suka menembus liang vagina (perempuan dan keledai)
5. yesus tuhan yg lemah tak berdaya
6. yesus tuhan yg kehausan dan kelaparan
7. yesus tuhan yg memerlukan makan dan minum
8. yesus tuhan sang penghasil tinja dan air seni
9. yesus tuhan yg punya rasa kantuk
10. yesus tuhan yg suka bermimpi dalam tidurnya
11. yesus tuhan yg harus mati terkutuk dikayu salip
12. yesus tuhan yg tidak punya harkat dan martabat
13. yesus tuhan yn tidak punya kehendak
14. yesus tuhan yg gemetar pada saat melihat malaikat
15. yesus tuhan yg suka bersedih dan kecewa
16. yesus tuhan yg harus sujud dan berdoa pada tuhan yg lainya
17. yesus tuhan yg tidak punya kemampuan membawa umatnya kesorga tanpa seinjin tuhan yg lainya
18, yesus tuhan yg memiliki keturunan didunia
*** satu pertanyaan anak – anak yesus dipanggil tuhan juga tidak ya ?????
February 18, 2013 at 5:41 am
to miris
kasihan otak tuhanya simiris hanya selangkangan wanita dan bokong keledai
miris manusia bejat yg menumbalkan tuhanya yg berkolor menjadi hewan korban
February 18, 2013 at 4:24 am
@NEng Miris lagi ah
hadoooh yang namanya manusia itukan makhluk yang gampang kesasar neng, misal nih yah
apakah Musa pernah mengajarkan umatnya untuk nyembah sapi betina??
tidak tho, tapi kenapa bisa begintong??
begitu juga dengan Ka’bah neng, makanya Muhammad datang untuk meluruskan kegemblungan tersebut
February 17, 2013 at 4:05 pm
‘KAMI’ = AULOH SWT + MUHAMMAD
Tak perlu menjadi seorang Einstein untuk mengerti bahwa kata “KAMI” dalam Quran hanyalah Auloh rekaan Muhammad sendiri. Auloh dalam Quran hanyalah boneka ciptaan Muhammad saja, karena dia adalah seorang psikopat narsisis, manusia yang gila hormat.
Mungkin muslim menuduh bahwa hal ini mengada2, tapi marilah dengan bijak kita cermati ayat2 berikut:
QS 4:18 Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan.
QS 33:36 Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.
QS 72:23 Akan tetapi (aku hanya) menyampaikan (peringatan) dari Allah dan risalah-Nya. Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya baginyalah neraka Jahanam, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.
Dan masih banyak ayat lainnya seperti QS 3:32, 3:132, 4:13, 4:14, 4:59, 4:69, 4:80, 4:92, 8:20, 8:46, 9:71, 24:47, 24:51, 24:52, 24:54, 24:56, 33:33, 33:71, 47:33, 48:17, 49:14, 58:13, 64:12 (silahkan buktikan sendiri).
Itulah Muhammad, manusia yang narsis dan gila hormat saja yang menjajarkan namanya sendiri dengan nama tuhannya.
Durhaka pada Muhammad = durhaka pada Allah
Tidak taat pada Muhammad = tidak taat pada Allah
Tidak hormat pada Muhammad = tidak hormat pada Allah
Menentang Muhammad = menentang Allah
MUSLIM RELA DIBODOH-BODOHI MUHAMMAD DAN RELA MENYEMBAH / MEMUJA SEORANG MANUSIA BEJAT !
ASTAGAPIRULLOH AL AN JINGGG…..
February 18, 2013 at 4:18 am
@Eneng Miris
http://forum.muslim-menjawab.com/2011/07/23/menjawab-tentang-kami-yang-merujuk-kepada-allah-di-al-quran/
teyus logikanya gini mbak, kalau sampeyan nggak percaya dengan paulus apakah sampeyan mau mempercayai ajaran yang disampaikan paulus neng???
itukan logika anak TK neng
February 18, 2013 at 4:21 am
hale uya hale uya ….. kasihan tuhan terbuat dari seoran manusia
kasihan tuhan tidak bisa jauh dari selangkangan wanita
kasihan tuhan tidak bisa menahan lapar
kasihan tuhan bukan sang pencipta
kasihan tuhan sang penghasil tinja
kasihan tuhan mati terkutuk dikayu salip kasihan tuhan tidak esa
kasihan tuhan terdiri dari tiga
ULANGAN 4:35 Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia.
kasihan tuhan yesus bukan tuhan yg sejati karena tuhan yg sejati itu allah
hale uya hale uya hale uya lucecunguk …..
February 18, 2013 at 4:28 am
koreksi bung
HELL U Yeah karena mereka ini bakalan nyemplung neraka
February 18, 2013 at 5:14 am
Bahaya Yahudi Terhadap Dunia
Potret dari kejahatan dan kerusakan yang dilakukan bangsa Yahudi sekarang mewarnai seluruh sistem peradaban modern yang berpengaruh hampir di seluruh dunia. Sistem ekonomi kapitalis dimana riba sebagai tulang punggungnya, adalah sistem yang dibangun oleh orang-orang Yahudi. Dan lobi Yahudi berusaha menguasai penguasa negara-negara maju, puncaknya adalah AS. Semuanya dilakukan untuk kepentingan politik dan ekonomi Zionisme Yahudi.
Sedangkan kejahatan secara fisik mereka ada di negara Palestina. Al-Qur’an mengabadikan kejahatan Yahudi dalam beberapa surat, di antaranya surat al-Israa’ atau surat Bani Israil.
“Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu, “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar” (QS. al-Israa’: 4).
Pertarungan abadi antara orang-orang beriman dengan Yahudi akan terus berjalan sampai umat Islam mengalahkan dan melenyapkan kejahatannya. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidak akan terjadi kiamat sehingga kaum muslimin berperang dengan Yahudi. Maka kaum muslimin membunuh mereka sampai Yahudi bersembunyi di belakang batu-batuan dan pohon-pohonan. Dan berkatalah batu dan pohon: ‘wahai muslim wahai hamba Allah ini Yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah’, ia kecuali pohon Gorqhod karena ia adalah pohon Yahudi” (HR Muslim)
Ini adalah salah satu hadits di antara banyak hadits yang menceritakan permusuhan dan peperangan yang terjadi antara umat Islam dengan Yahudi. Lebih dari itu Al-Qur’an sudah sedemikian jelas menceritakan permusuhan abadi antara bangsa Yahudi dengan umat Islam. Allah swt berfirman:
“Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik” (QS. Al-Maa-idah: 82).
February 17, 2013 at 4:48 pm
ayat suci Al-Quran dalam kromosom manusia
Seorang ilmuwan yang penemuannya sehebat Gallileo, Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang keterkaitan antara Alquran dan rancang struktur tubuh manusia adalah Dr. Ahmad Khan. Dia adalah lulusan Summa Cumlaude dari Duke University . Walaupun ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian genetiknya.
Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi, kertas-kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal dan kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan bahwa ia merupakan kombinasi dari ilmuwan dan pecinta kitab suci.
Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu pengetahuan adalah ditemukannya informasi lain selain konstruksi Polipeptida yang dibangun dari kodon DNA. Ayat pertama yang mendorong penelitiannya adalah Surat “Fussilat” ayat 53 yang juga dikuatkan dengan hasil-hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli embriologi dari Kanada.
Penemuanny tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu salat Jumat membacakan salah satu ayat yang ada kaitannya dengan ilmu biologi. Bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut: “…Sanuriihim ayatinaa filafaaqi wa fi anfusihim hatta yatabayyana lahum annahu ul-haqq…”
Yang artinya; “Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda kekuasaan kami pada alam dan dalam diri mereka, sampai jelas bagi mereka bahwa ini adalah kebenaran”.
Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah kata “ayatinaa” yang memiliki makna “Ayat Allah”, dijelaskan oleh Allah bahwa tanda-tanda kekuasaanNya ada juga dalam diri manusia. Menurut Ahmad Khan ayat-ayat Allah ada juga dalam DNA (Deoxy Nucleotida Acid) manusia. Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan ayat Alquran merupakan bagian dari gen manusia. Dalam dunia biologi dan genetika dikenal banyaknya DNA yang hadir tanpa memproduksi protein sama sekali. Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau DNA sampah. Kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh sekali dari makna sampah. Menurut hasil hasil risetnya, Junk DNA tersebut merupakan untaian firman-firman Allah sebagai pencipta serta sebagai tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir. Sebagaimana disindir oleh Allah; Afala tafakaruun (apakah kalian tidak mau bertafakur atau menggunakan akal pikiran?).
Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran, seorang yang ahli dalam analisis sistem, laboratorium genetiknya mendapatkan proyek dari pemerintah. Proyek tersebut awalnya ditujukan untuk meneliti gen kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin dibentuk dari rantai Kodon pada cromosome manusia. Sampai kombinasi tersebut menghasilkan ayat-ayat Alquran. Akhirnya pada tanggal 2 Januari tahun 1999 pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama “Bismillahir Rahman ir Rahiim. Iqra bismirrabbika ladzi Khalq”; “bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan” . Ayat tersebut adalah awal dari surat Al-A’laq yang merupakan surat pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad di Gua Hira. Anehnya setelah penemuan ayat pertama tersebut ayat lain muncul satu persatu secara cepat. Sampai sekarang ia telah berhasil menemukan 1/10 ayat Alquran.
Dalam wawancara yang dikutip “Ummi” edisi 6/X/99, Ahmad Khan menyatakan: “Saya yakin penemuan ini luar biasa, dan saya mempertaruhkan karier saya untuk ini. Saya membicarakan penemuan saya dengan dua rekan saya; Clive dan Martin seorang ahli genetika yang selama ini sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris Dreisman dari Universitas Berlin.
Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuanny a dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan.
Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan “Semoga penerbitan buku saya “Alquran dan Genetik”, semakin menyadarkan umat Islam, bahwa Islam adalah jalan hidup yang lengkap. Kita tidak bisa lagi memisahkan agama dari ilmu politik, pendidikan atau seni. Semoga non muslim menyadari bahwa tidak ada gunanya mempertentangkan ilmu dengan agama. Demikian juga dengan ilmu-ilmu keperawatan. Penulis berharap akan datang suatu generasi yang mendalami prinsip-prinsip ilmu keperawatan yang digali dari agama Islam. Hal ini dapat dimulai dari niat baik para pemegang kebijakan (decission maker) yang beragama Islam baik di institusi pendidikan atau pada level pemerintah. Memfasilitasi serta memberi dukungan secara moral dan finansial
Subhanallah, Allahu Akbar !!
February 18, 2013 at 2:00 am
@budi,
Coba hubungi Dr Akhmad Khan, minta jawab tuduhan Kristen disini, Qs. 17:01, Qs. 2.132, Qs. 33:50, Qs. 66:5 dll.
Quran udah diluar nalar!! dan hanya kebohongan’
Subhanallloooh !!
February 18, 2013 at 3:20 am
Ini Injil Bejat :
Bunuhlah saudaramu, ibumu ….Ulangan 13 : 6-11
Bunuhlah anak2 di Mezbah karena kesalahan orang tuanya 14:21
Bunuhlah nabi apabila dia menunjukkan mukjizat Ulangan 13:1-5
Bunuhlah orang sekota biarpun anak2 sedang menyusu Ulangan 13 13-18
Turunan Bangsa bejat itu bernama PAULUS
Dia membuat Agama Kristen,
Mambuat INJIL tandingan,
membuat Tuhan bernama Je-ZEUS,
mengangkat dirinya sendiri menjadi RASUL
Namanya RASUL Bejat . Rasul Asli Isa Almasih dibunuhnya
Tak salah ALLAH memberi nama bangsa BEJAT
Nih ayatnya :
HOSEA 4
1) Dengarlah firman TUHAN, hai orang Israel, sebab TUHAN mempunyai perkara dengan penduduk negeri ini, sebab tidak ada kesetiaan dan tidak ada kasih,[[[[ dan tidak ada pengenalan akan Allah di negeri ini.]]]]
Israel tak mengenal ALLAH yang telah mengirim 16 Nabi dan menurunkan 3 kitab suci Turat (Musa) , Zabur (Daud) dan INJIL (Isa Almasih)
(2) Hanya mengutuk, berbohong, membunuh, mencuri, berzinah, melakukan kekerasan dan [[[[[ penumpahan darah menyusul penumpahan darah]]]]
Inilah Bangsa Bejat.
- 9 Nabi yang diutus kemereka separuh dibunuhnya (Matius 23:33,34)
- Isa Almasih Dibunuhnya ((KPR 26 : 15 KPR 9 : 5 KPR 22 :7)
- 11 Murid Isa dibunuhnya (KPR9 : 1)
- 144.000 Pengikut Isa dibantai mereka (KPR 22:4, GALATIA 1 : 13)
(3) Sebab itu negeri ini akan berkabung, dan seluruh penduduknya akan merana; juga binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara, bahkan ikan-ikan di laut akan mati lenyap.
Israel akan Dimusnahkan Tak bersisa
ALLAH sendiri yang melawan Israel
Yehezkiel 5 :
(8) sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku, ya
[[[[[ Aku sendiri akan menjadi lawanmu]]]]]]
[[[[[ dan Aku akan menjatuhkan hukuman kepadamu]]]]
[[[[[ di hadapan bangsa-bangsa.]]]]
Israel dimusnahkan didepan banyak negara (Negara2 Arab)
February 18, 2013 at 3:55 am
ya pasti karena injil bukan kitab suci tuntunan manusia
injil jelas kitab gubahan dan karangan manusia paulus
Paulus mengaku2 menerima wahyu dari Yesus untuk memberitakan ajarannya kepada bangsa2 non Yahudi (ayat 16). Sebagaimana tersurat dalam injil2 kanonik, Yesus diutus Allah hanya untuk umat sesat Israel. Jadi, bagaimana mungkin Paulus menerima wahyu dari Yesus, sementara Yesus sendiri hanya seorang rasul utusan Allah?
Paulus mengaku menerima Injil bukan dari manusia, tetapi dari Yesus (ayat 12). Injil yang bagaimanakah yang diterima Paulus dari Yesus ini? Mengapakah Paulus tidak menunjukkannya kepada umat manusia? Jika injil yang dimaksud adalah keempat injil kanonik, bukankah keempat injil kanonik ini ditulis oleh masing2 pengarangnya jauh setelah terangkatnya Yesus ke langit?
jelas paulus rasul palsu
February 18, 2013 at 4:12 am
@neng Muna
17:1. Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidilaksa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
apakah pada ayat tersebut disebutkan neng masjid Al Aqsa lokasinya dimana?
pernah kirim surat kan neng, kalau alamat suran hanya Jl Veteran doang (misalnya) pastinya tukang posnye mumet 7 turunan neng
2:132. Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”.
kan dari kemaren udah ditanya neng makna islam, kok eneng nggak berani ngejawab tho
33:50. Hai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu istri-istrimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan (demikian pula) anak-anak perempuan dari saudara laki-laki bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara perempuan bapakmu, anak-anak perempuan dari saudara laki-laki ibumu dan anak-anak perempuan dari saudara perempuan ibumu yang turut hijrah bersama kamu dan perempuan mukmin yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukmin. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang istri-istri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki supaya tidak menjadi kesempitan bagimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
lho apa salahnya menggauli istri yang sudah dinikahi neng??
mosok udah dinikahi, diberi mas kawin kok masih dibilang Zina
teyus bukannya bagus tho ada aturan mengenai wanita yang boleh dinikah dan tidak, kalau di dlm alkitab kan nggak ada tho??
artinya nggak ada masalah sampeyan ngawini emak sampeyan
February 18, 2013 at 1:27 am
Pagi pagi udah panas aja.. Hehe
Semakin banyak teman mouse lem (perekat tikus) yang goyah liat al-quran (wahyu awloh) hehe
Makanya baca artinya, jgn asal baca mantera tanpa tahu artinya apa..
Orang sehat dibaca ayat setan, ya jelas kemasukan+sakit2an deh.. Hehe
February 18, 2013 at 3:22 am
Kau keluar dari tempurung kalapa Ya!
Pengetahuan kau terlalu dangkal
Allah menurunkan 4 kitab suci
3 kepada Yahudi
1 Kepada Bangsa Arab
3 kitab suci diobok-obok Yahudi
Tuhan itu ALLAH dibuat mereka Tuhan menjadi banyak
16 nabi dikirim ke Yahudi separuh dibunuh mereka
Kalau kau bilang menjiplak
sangat jelas :
- Paulus Bejat itu menjiplak Injil yang diturunkan untuk Isa Almasih
- Injil kau menjiplak Taurat dan ZABUR
PAHAM ?
Kau pasti tak paham !
February 18, 2013 at 3:43 am
ia bener saya kemarin juga membaca kitab injil bahasa jawa
bingung apa itu artinya
injil dulu firman turunya dimana ya ???
kenapa injil bisa menggunakan bahasa jawa ???
itulah kitab yg menyesatkan
dan kenapa injil indonesia tidak sama dengan injil yg ada di jerman dan australia ???
benerkah injil itu kitab suci ???
kalau injil kitab suci kenapa sering direfisi ???
untuk apa kitab suci direfisi ???
apakah injil sudah tidak bisa mengikuti perkembangan dunia ???
para kristener sang kafirin bisa ngejawabnya !!!!!
February 18, 2013 at 4:06 am
@Neng Oce
wooo malah semakin yakin neng, pagi bangun jam 5 shalat subuh teyuss jam 05.30 nonton Trans 7, acara yang ngebahas Al Quran dari sudut pandang Sains
February 18, 2013 at 2:18 am
— SURAH AN NISA 4:157-158 VS SURAH MARYAM 19:33, 19:15
AN-NISA 4:158
Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
VS
SURAH MARYAM 19:33, 19:15
- ISA WAFAT, DIBANGKITKAN DAN HIDUP KEMBALI. (Sura 3:55, Maryam 19:33, 19:15).
وَالسَّلامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا
”Wa salaamu ‘alayya yauma wulittu, wa yauma amuutu, wa yauma ub’atsu hayaa.”
“Dan sejahtera atasNya pada hari Dia dilahirkan, pada hari Dia WAFAT, dan pada hari Dia DIBANGKITKAN hidup kembali.” (Maryam, 19:33)
JADI, PAKAI NALAR SAJALAH, MANA YANG BENAR????
SURAH AN-NISA, ISA TIDAK WAFAT, LANGSUNG DIANGKAT KE SORGA.
SURAH MARYAM : ISA, LAHIR, WAFAT, DIBANGKITKAN, HIDUP KEMBALI !
BUKTI: QURAN ADALAH KITAB KEBOHONGAN, AMBURADUL DAN KONTRADIKSI.
HAYO MUSLIMS, SIAPA YANG BISA JAWAB????????????
February 18, 2013 at 3:39 am
kalau kau idiot tidak usah mengkaji alquran
saya nanya sama kamu pengikut tuhan yesus
manusia dilahirkan tidak ?
manusia diwafatkan tidak ?
manusia dibangkitkan lagi tidak ?
kalau kau tidak paham itu mana mungkin kau mampu memahami arti kata lahir, wafat dan dibangkitkan
klau manusia mati lalu kemudian ngapain para kafirin ???
sudah mati selama – lamanya dialam kubur
apa kalau orang mati langsung masuk surga ????
saya yakin otak kafirin tidak ada yg berfikir nyampai kesitu
karena otak kafirin adanya hanya dokma setelah mati langsung masuk surga karena dosanya sudah ditebus oleh tuhanya simanusia berkolor
menghayalpun kau tidak mampu gimana kau mau masuk surga
he kafirin orang yg menuhankan selain allah yakin 100% tidak akan masuk surga
karena kalain manusia yg kafir !!!! paham para kafirin
tuhan kalian bukan tuhan allah
tuhan kalain bukan tuhan yg esa
tuhan kalian bukan tuhan sang pencipta
dan yakin 100% tuhan kalian manusia yg diciptakan tuhan allah !!!!
sekali lagi tuhan kaliam manusia yg suka selangkangan
tuhan celuthak, cerongoh, bin rakus!!!!
February 18, 2013 at 3:57 am
PENDETA BEBAL DAN BEJAT !
Yahudi itu pembantai Para Nabi2 yang diutus ALLAH kepada mereka
3 kitab suci di obok2 mereka
Tuhan itu ALLAH dan MahaEsa (Markus 12:29) dijadikan Tuhan itu menjadi banyak
Murkanya ALLAH kepada YAHUDI pembunuh para Utusannya
Itulah Bangsa yang digelar Anggur ASAM
ALLAH berharap agama yang diturunkan ke Yahudi Akan menjadi Anggur yang Manis
Tetapi yang dihasilkan Anggur yang ASAM
Isa yang dibunuh Yahudi akan membalas Murkanya ALLAH
Dia akan turun membawa Sabit
Menyabit si Anggur Asam
Wahyu 14 :
(14) Dan aku melihat: sesungguhnya, ada suatu awan putih, dan di atas awan itu duduk seorang seperti Anak Manusia dengan sebuah mahkota emas di atas kepala-Nya
[[[[[[[[[ dan sebilah sabit tajam di tangan-Nya ]]]]]]]
anak mannusia itu adalah Isa Almasih
Marahnya Isa karena Yahudi membunuhnya
Membunuh Murid2nya
Membunuh Jemaat2nya
Termasuk membunuh separuh nabi (Matius 23 :31 s/d34) yang dikirim kepadanya
YESAYA 5 :
7) Sebab kebun anggur TUHAN semesta alam ialah [[[[ kaum Israel, dan orang Yehuda]]]]] ialah tanam-tanaman kegemaran-Nya
February 18, 2013 at 3:12 am
saya mo tanya, jadi sekarang ini admin/author dan para murtad di sini ngikut agama yang mana??
February 18, 2013 at 3:32 am
saya yakin 100 % disini tidak ada yg murtad
disini yg ada kafirin yg mengaku murtad
mana ada kafirin murtad ????
February 18, 2013 at 4:28 am
betul….
February 18, 2013 at 4:35 am
masalah agama kan ujung-ujungnya kepercayaan…
“about the truth, you decide it yourself”
udah jelas di sini ngga ada yang umurnya ribuan tahun terus ngeliat langsung kejadian-kejadian yang diomongin…
makanya saya mo nanya buat yang ngaku murtad di sini sekarang ngikut agama yang mana??
kali aja udah ngga Islam ato ngga kristen, tapi ngikut “norse myth” ato “greek myth” siapa tau aja bener itu mitos…
“bagiku agamaku, bagimu agamamu”
February 19, 2013 at 3:29 am
SILAHKAN AJA ….. ITU PEMIKIRAN ANDA
YG JELAS KAMI MANUSIA DIBERIKAN AKAL, PIKIRAN , PERASAAN
JADI KALAU AGAMA TIDAK BISA DINALAR DENGAN AKAL, DIRASA DENGAN PERASAAN DAN TIDAK BISA MASUK LOGIKA YA PASTI TIDAK BISA DIYAKINI
SEMUA TIDAK ADA YG BERIBU TAHUN USIANYA
TAPI AJARAN JELAS DAN PASTI
DAN SEMUA MENGAJARKAN TENTANG KETUHANAN
HUKUM HAK DAN BATIL HUKUM HALAL DAN HARAM
DAN DLM KITAB APAPUN DIJELASKAN BAHWA TUHAN ITU ALLAH
KENAPA SUDAH JELAS KOK MASIH DIUBAH – UBAH
YG TADINYA JELAS TUHAN ITU ALLAH
KOK BISA MENJADI TUHAN YESUS
KITAB YG MANA YG MENGATUR KALAU TUHAN ITU BUKAN ALLAH
INJILPUN MENJELASKAN KALAU TUHAN ITU ALLAH
DAN MANUSIA YG DIPERCAYA OLEH ALLAH UNTUK MENYAMPAIKAN WAHYU ATAU FRIMAN ITU YA NABI ATAU RASUL
JADI KALAU ADA UTUSAN KOK BISA MENJADI TUHAN ITU BERARTI AGAMANYA YG SALAH APA MANUSIANYA YG SALAH DALAM MENAFSIRKAN !!!!
JAWAB BAGI YG MAMPU MENGGUNAKAN AKAL, PIKIRAN DAN PERASAANYA
February 18, 2013 at 3:21 am
MENJAWAB KETIDAKFAHAMAN TENTANG KATA-KATA AISYAH KEPADA NABI “SESUNGGUHNYA ALLAH BERSEGERA MENURUTI KEINGINANMU”
Diriwayatkan daripada Aisyah dia berkata “Adalah aku merasa cemburu kepada perempuan-perempuan yang menawarkan diri mereka untuk dinikahi oleh nabi dan aku berkata:Adakah patut seseorang perempuan itu menawarkan diri untuk dinikahi ?Kemudian apabila turun ayat Al Quran yang mengatakan: Engkau boleh menangguhkan sesiapa yang engkau kehendaki dari mereka dan engkau boleh mendamping: sesiapa yang engkau kehendaki; dan sesiapa yang engkau hendak mendampinginya kembali dari mereka yang telah engkau jauhi itu maka tidaklah menjadi salah bagimu melakukannya;…. [33:51 Basmeih]…Lalu aku (Aisyah) berkata “Aku tidak melihat melainkan Tuhanmu bersegera menuruti keinginanmu (Riawayat Imam Bukhari no 4788)
Berdasarkan kepada hadis di atas sesungguhnya Aisyah tidaklah mengatakan sesuatu yang salah apabila mengatakan “Tuhanmu bersegera menuruti keinginanmu” kerana para nabi dan rasul termasuklah RasuluLlah sallaLlahu alaihi wasallam adalah manusia biasa yang mempunyai keinginan,perasaan suka kepada sesuatu dan benci kepada sesuatu sepertimana manusia biasa.Bukanlah juga suatu cela jika seseorang itu mempunyai perasaan suka kepada wanita apalagi dengan ada niat untuk mengahwininya.Apa yang merupakan cela apabila seseorang itu mempunyai keinginan melanggar larangan Allah seperti berniat melakukan zina dan sebagainya.
Berdasarkan kepada hadis di atas kita dapati RasuluLlah sallallahu alaihiwasallam tidak mengingkari perkataan Aisyah yang dikatakan kepada diri baginda.Ini menunjukkan apa yang diucapkan oleh Aisyah itu bukanlah sesuatu yang salah dari segi agama.Ini ialah kerana Allah telah memuliakan nabi dengan suatu sikap bahawa baginda tidak akan berdiam diri dari sebarang ucapan yang menyalahi agama yang diucapkan di hadapan baginda.Dan sebagai nabi baginda tidak akan membiarkan suatu perkataan yang menyalahi agama diucapkan di hadapan baginda.
Apabila berbicara soal keinginan hendaklah kita ketahui bahawa Keinginan bererti kecenderungan hati kepada sesuatu.Sekiranya di dalam keinginan itu terdapat unsur pelanggaran terhadap perintah Allah maka tidak syak lagi bahawa keinginan itu merupakan suatu dosa.Tetapi sekiranya keinginan itu adalah keinginan atas sifatnya semulajadi yang adalah fitrah manusia maka tidak ragu itu adalah keinginan yang tidak ada dosa padanya.
Dan perkataan Aisyah “Tuhanmu bersegera menuruti keinginanmu” yang dimaksudkan tidak lain adalah keinginan nabi untuk berkahwin dengan seseorang perempuan dan hal itu adalah keinginan yang halal dengan tidak ada syak.
Tidaklah mengapa jika seseorang itu mempunyai keinginan asalkan saja keinginannya itu dipandu oleh aturan agama.Dalilnya adalah hadis nabi yang bermaksud:Tidak sempurna iman seseorang sehinggalah keinginannya dipandu oleh ajaran (Syariat Islam) yang aku bawa.(Riwayat Al Baihaqi di dalam “Al Madkhal no 209)
Hadis di atas menunjukkan mempunyai keinginan tidaklah salah asalkan keinginan itu dipandu oleh ajaran Allah.
Sesuatu keinginan itu hanya dianggap suatu yang cela sekiranya keinginan tersebut tidak diurus berdasarkan petunjuk Tuhan.
Adapun keinginan kepada perempuan pula terbagi kepada dua:
1)Keinginan yang halal seperti keinginan untuk menikahi
2)Keinginan yang haram.Keinginan yang haram ini adalah dari jenis keinginan yang dinisbahkan oleh orang-orang Nasrani dan Yahudi ke atas para nabi mereka secara dusta dan kufur seperti akidah yang mereka yang mempercayai bahawa Nabi Daud mempunyai keinginan terhadap isteri jirannya berzina dengannya(2 Sam 11:4),begitu juga anak Nabi Yakub yang berzina dengan menantunya (Kej 38:18) dan Nabi Lot berzina dengan anaknya (Kej 19:33).AstaghfiruLlaaahhh..!!!
February 18, 2013 at 6:11 am
http://www.williamgairdner.com/journal/2012/1/17/muslims-converting-empty-european-churches-into-mosques.html
Muslims in Europe are increasingly converting empty Christian churches into mosques. The proliferation of mosques housed in former churches reflects the rise of Islam as the fastest growing religion in post-Christian Europe. There are now more practicing Muslims than practicing Christians in many parts of Europe, not only in large urban centers, but also in smaller towns and cities across the continent.
terjemahan
Perubahan gereja kristen menjadi mesjid semakin meningkat oleh muslim di Erpoa. Perkembangan masjid bertempat di gereja mantan mencerminkan kebangkitan Islam sebagai agama yang paling cepat berkembang di Eropa pasca-Kristen. Sekarang ada Muslim berlatih lebih dari berlatih Kristen di banyak bagian Eropa, tidak hanya di kota-kota besar, tetapi juga di kota-kota kecil dan kota-kota di seluruh benua.
—————————-
Kok bisa, agama Islam berkembang sedemikian pesat dan gereja-gereja berubah fungsi menjadi mesjid… Padahal segelintir orang di Indonesia menganggap agama Islam adalah agama teroris dan melegalkan zinah.. Logikanya kalau benar Islam mengajarkan pembunuhan dan zinah, so pasti Islam tidak akan berkembang.. Suatu logika yang merupakan fakta…
Hmmmm…
February 18, 2013 at 6:46 am
Selamat siang saudara-saudara semuanya..
Jangan lupa makan siang nanti sakit lalu baca ayat kursi.. Hehe
February 18, 2013 at 7:05 am
@Neng Oce
heleh2 anak kecil nongol lagi. lawong dalam bahasa indonesia ajah ada kata yang sama tapi punya arti yang beda apalagi beda bahasa
February 18, 2013 at 7:44 am
Sallam buat Muslimers…
Numpang nulis ah…. semoga ini bukan fitnah,,,
“”Kebohongan tentang Yesus sebagai Anak Tuhan “”
.Menurut Kitab dan Injil “”.Yesus itu di lahirkan ..”" Dan bertanya-tanya orang orang majus dari timur ke Yerusallem : ” Dimanakah Dia , raja orang yahudi yang baru di lahirkan itu.?? (matius 2:2).
Nah coba di di dengar bai baik ya… ..”" Hubungan Anak-Bapak ini menuntut dan harus ada kesamaan dalam sifat-sifat utamanya., maka jika Bapanya Tidak berawal , maka anak nya juga.
Di karenakan Yesus di lahirkan Artinya Yesus itu memiliki sifat permulaan. yaitu berawal dari janim atau orok orok…
Maka di simpulkan bahwa “” dengan sifat bermulaan ini maka beliau tidak bisa di katakan “Tuhan ” mosok sifat keutamaan Tuhan kok tidak di milikinya. ha ha ..
inilah satu point kebohongan bahwa yesus sebagai anak Tuhan dan sekalian Tuhan… Orang kristen sudah tertipuuuuu…
February 18, 2013 at 2:53 pm
WAHYU TURUN SEPERTI DERING BEL ( ALAT MUSIK SETAN)
Sahih Bukhari Volume 1, Book 1, Number 2:
Dikisahkan ‘Aisha:
Al-Harith bin Hisham bertanya kepada Rasul Allah, ” O Rasul Allah! Bagaimana caranya inspirasi illahi diturunkan padamu?” Rasul Allah menjawab, “Kadang2 terasa seperti deringan BEL (lonceng), inspirasi seperti ini adalah yang paling kuat terasa dibandingkan inspirasi yang lain ”
Bandingkan dengan komentar Muhammad tentang bel:
Sahih Muslim Book 024, Number 5279:
Abu Huraira mengisahkan bahwa Rasul Allah berkata, “Bel adalah alat musik setan.”
Sunan Abu Dawud, Book 34, Number 4218
Dikisahkan oleh Umar ibn al-Khattab:
Ibn az-Zubayr berkata bahwa seorang wanita langganannya membawa anak perempuan az-Zubayr kepada Umar ibn al-Khattab dan dia mengenakan bel di kakinya. Umar memotongnya (bell itu) dan berkata bahwa dia mendengar Rasul Allah berkata: Terdapat setan di setiap bell.
Muslim, apakah kalian masih ngga sadar kalau yang kalian sembah itu setan, Islam adalah agama setan dan muhammad adalah utusan setan?
Astagapirulloh al an jinggg…..
February 18, 2013 at 3:00 pm
Hei ANJING
Ini COCOK untuk kau ketahui
Bagaimana Yahudi menghina Islam dan Kristen
SI RASUL Bejat kau bernama PAULUS , sipembuat Kristen si Pembuat INJIL yang menghina Kristen yang kau tak tahu karena TOLOL nya Otak kau
Mulut kau itu comberan saja isinya !
Kau persis Yahudi penghina nabi2 yang diutus ALLAH untuk Yahudi bahkan Pembunuh Separuh nabi yang diutus kemereka (Matius 23:33,34)
Nih bejat Yahudi penghina nabi2 Utusan ALLAH :
YAHUDI bejat memang paling doyan menghina Utusan ALLAH, membunnuh Nabi2 / Utusan ALLAH, Menghina Islam , menghina Kristen
Ini Perbuatannya yang hina :
- Membunuh separuh Nabi Utusan ALLAH Matius 23:33,34\
- Mereka memang sangat bejat (Hosea 4:2)
- Memfitnah Muhammad dengan mengatakan mengawini Aisyah Aisyah saat 6 tahun , padahal umur Aisyah adalah 13 tahun
- Gittin 57a
“Yesus ada di dalam neraka, direbus dalam AIR TAIK panas”
- “Terkutuklah manusia yang di salib “” ( galatia 3:13
- Shabbath 116a
“Barangsiapa yang membaca Perjanjian Baru tidak akan mendapatkan bagian ‘hari kemudian’(akhirat), dan Yahudi harus menghancurkan kitab suci umat Kristiani yaitu Perjanjian Baru “
- Talmud
“Al Masih adalah orang gila, penyebar khurafat (mitos), dan penyesat umat manusia yang kemudian di salib lalu dibenamkan kedalam neraka dan dijadikan berhala yang di sembah para pengikutnya”.
(Talmud)
- (Chabath 104 b)
“Mereka (para rabbi Yahudi) berkata kepada Eliezar: “Dia (Yesus) itu adalah orang gila, dan tidak ada seorangpun yang peduli dengan orang gila”.
- Sanhendrin 43a
“Pada malam kematiannya, Yesus digantung dan empatpuluh hari sebelumnya diumumkan bahwa Yesus akan dirajam (dilempari batu) hingga mati karena ia telah melakukan sihir dan telah membujuk orang untuk melakukan kemusyrikan (pemujaan terhadap berhala)… Dia adalah seorang pemikat, dan oleh karena itu janganlah kalian mengasihaninya atau pun memaafkan kelakuannya”
- Kidduschim (68a)
seperti orang-orang Kristen yang keledai.
- Zohar (I, 131a)
orang-orang musyrik (Kristen) mengotorkan dunia.
- Abhodah Zarah (78)
gereja Kristen adalah tempat-tempat penyembahan berhala.
- Abhodah Zarah (78c)
Festivals dari pengikutnya Yesus dianggap sebagai penyembahan berhala.
- Abhodah Zarah (14b)
Diharamkan menjual barang-barang keperluan ibadah umat Kristen.
- Zohar (1160 a)
Orang-orang Yahudi harus selalu berusaha untuk menipu Kristen.
- Abhodah Zerah (25b)
Waspadalah terhadap orang Kristen ketika berjalan bersama mereka.
- Iore dea (158,1)
Jangan menyembuhkan Kristen kecuali membuat musuh.
- Babha Kama (113a)
Yahudi boleh berbohong dan bersumpah untuk mengutuk seorang Kristen.
- Sefer Atau israel 177b
Jika Yahudi membunuh Kristen tidak melakukan dosa.
PUAS KAU YAHUDI MENGHINA NABI2 ?
HARUSNYA YAHUDI TERMASUK SI PAULUS YANG MEMBUNUH ISA ALMASIH KAU KUTUK
INI YAHUDI KAU PUJA2, KAU IMANI KATA2NYA , KAU IMANI ALKITAB YANG DIBIKINNYA , KAU IMANI AGAMANYA
DASAR BEJAT HATI KAU DAN KELAKUAN KAU
(ALLAH YANG MENGATAKAN DI HOSEA 4 :2)
PAHAM KAU JING ?
February 18, 2013 at 3:01 pm
(QS.69:40)
إِنَّهُ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ
Innahu laqaulu rasuulin kariimin
“Sesungguhnya Al-Qur’an itu adalah benar-benar wahyu (Allah, yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia,”
(QS.81:19)
إِنَّهُ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ
Innahu laqaulu rasuulin kariimin
“sesungguhnya Al-Qur’an itu benar-benar firman (Allah, yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril),”
KOK BISA YA SI AULOH GOBLOK, MASA ADA 2 AYAT YANG SAMA PERSIS BAHASA ARABNYA, TAPI BEDA ARTI !
PANTESAN QURAN KAGA BOLEH TERBITKAN EDISI TERJEMAHAN, KALO ADA DIJAMIN 1000 % ISLAM PASTI BUUUU…..BARRRRRR!
ASTAGAPIRULLLOH AL AN JINGGGGG……
February 18, 2013 at 3:06 pm
Kau sudah tahu JING
Ayat bejat di INJIL ?
Nih aku kasih tahu :
Bunuh saudaramu, ibumu ….dst. Ulangan 13 : 6-11
Dasar Ajaran bejat
Kau tak tahu ya ?
Itu karena TOLOL nya otak kau
Kau hanya tahu Kristen ajaran kasih
Makin lama main banyak kau akan aku kasih tahu bejatnya kristen buatan si PAULUS
Ingat kau bukan ikut Ajaran Yesus
Ajaran Yesus itu mengajarkan Tuhan itu ALLAH
Allah itu Maha Esa (Markus 12 : 29)
Kau ikut ajaran si Bejat PAULUS yang mengajarkan Tuhan menjelma menjadi Yesus
PAHAM BODOH ?
February 18, 2013 at 3:37 pm
MUHAMMAD MENUNJUK HAJAR ASWAD DAN BERKATA ALLAHU-AKBAR..
Apakah sikap dari Kalifah Umar Ibn Al-Khatab terhadap Batu Hitam?
Dalam Sahih Bukhari 26:667
Umar melihat Muhammad mencium batu hitam, dia berkata ketika mencium batu hitam tersebut: Aku tahu kau hanya batu, tidak membuat celaka atau membuat untung. Aku tidak akan menciummu jika tidak kulihat rasul Allah melakukannya.
Umar juga melihat Muhammad meloncat2 ketika memutari Kabah dan berkata: Apa kita lakukan kemunafikan dari kaum pagan? (Sahih Bukhari, 26:675)
Umar berkata pada batu hitam: Aku tahu kau hanya batu, tidak membuat celaka atau membuat untung. Aku tidak akan menciummu jika tidak kulihat rasul Allah melakukannya, kami melakukan kemunafikan seperti kaum pagan, sekarang mereka telah dimusnahkan oleh Allah, tapi karena nabi melakukannya maka kita harus melakukan hal itu juga.
Kita tahu apa alasannya batu itu disucikan oleh kaum pagan, tapi kenapa Muhammad juga mensucikannya? Ini butuh pemikiran lebih lanjut:
Apa ada satu alasan suci untuk itu? Dan jika cara Muhammad menghormati batu hitam adalah semacam kemunafikan untuk memenangkan hati kaum Pagan seperti yang Umar katakan, apakah pantas bagi seorang nabi untuk melakukan hal2 demikian, menyembah patung2 kaum pagan, hanya untuk memenangkan hati mereka? Sebenarnya ada ratusan pertanyaan tentang hal ini.
Sirat Rasul Allah karangan Ibn Ishaq dan diedit oleh Ibn Hisham, edisi Mesir, bagian pertama, hal. 27 dan 28. Di buku itu tertulis bahwa kaum Arab pagan Quraish (suku Muhammad sendiri di Mekah) di jaman pra-Islam, biasa mengadakan ibadah agama yang dinamakan Ihlal dan mereka pun mengucapkan kalimat yang menyatakan keesaan Tuhan yang berbunyi: “Labbaika, Allahumma, Labbaik” yang artinya “kami datang ke hadiratMu, wahai Tuhan; kami datang ke hadiratMu”.
Dan talbiya berhala ini pun dipakai Muhammad dalam ritual Islamnya;
Sahih Bukhari 26:641
Dikisahkan oleh Jabir Bin Abdullah; Saat bersama sama dengan Rasulullah kami mengucapkan “Labbaika Allahuma Labbaik” ketika berhaji
Jadi batu hitam yang sekarang disembah oleh para muslim adalah patung / sesembahan orang2 kaum pagan jaman sebelum islam.
Ada sebuah artikel dalam koran Al-Ahram tanggal 15 Agustus 2004 oleh Dr. Ahmed Showky Ibrahim, yang mengatakan:
Kita tidak mencium batu hitam sebagai sebuah ritual tradisi, tapi sebagai kepatuhan pada perintah Allah yang Maha Kuasa.
Mungkinkah Tuhan yang Sejati memerintahkan melakukan ritual2 kaum pagan? Apa ada perintah dari Tuhan untuk melakukan itu (agar melakukan ritual2 kaum pagan)?
Ini hanyalah sebuah perjanjian antara sang nabi dengan orang2 Mekah untuk mempertahankan tradisi Haji dengan segala ritual2 nya, dengan dipertahankannya ritual ini bukan saja Muhammad bisa menjadi kaya dari kedatangan para peziarah tapi juga memenangkan hati orang2 Mekah (yang ternyata tidak bisa dia dapatkan kecuali dengan peperangan). Juga memperkaya Arab pada jaman itu, bahkan hingga sampai saat ini.
Mengenai lemparan batu (Ramy Al-Jamarat) Dr. Ahmed berkata:
Itu dilakukan ditempat dimana Setan mencoba mencegah Ibrahim mengorbankan anaknya!!
Apa mungkin mengusir Setan dengan melemparnya memakai batu?
Dr. Ahmed menambahkan:
Batu Hitam waktu ada di surga, punya mata, mulut dan bibir. Tuhan berkata buka mulut dan makanlah kertas2.
Kertas2 apa itu?
Dikatakan: Ketika Tuhan menciptakan Adam, dia ambil / keluarkan dari punggungnya setiap manusia yang akan diciptakannya kelak, lalu dia berkata pada manusia2 itu: Bukankah aku Tuhanmu? Mereka menjawab, Ya, Dia katakan pada mereka untuk bersaksi tentang itu, dan dia keluarkan perjanjian dari kesaksian itu dan memerintahkan para malaikat untuk menuliskannya dan menaruh kertas2 itu pada mulut Batu Hitam.
Apakah tiap muslim yang pergi ke Mekkah melihat mata dan mulut dari Batu hitam? Mana kebenaran legendaris dari hal tersebut?
Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. (QS 112:1-2)
Jutaan umat Islam bepergian tiap tahun ke Mekah, memutari sebuah batu dan kata mereka Muhammad telah memusnahkan agama2 berhala, sementara mereka sendiri melakukan penyembahan2 yang dilakukan agama2 berhala, sampai detik ini juga.
February 18, 2013 at 8:57 am
ya yang penting masih membaca ayat dalam alquran dan tidak membaca
hale kunyuk hale kunyuk
itu mengagungkan nama tuhan yesus
February 18, 2013 at 9:38 am
@maria,
Udah saraf kau ya.
Jawab satu pertanyaan aja nggak bisa, mulutny kayak ember.
Memang Ora mutu !!!
Ayat iblis kok dibaca??
Aku udah buktikan Qiuran hanyalah kitab kebohongan, kebodohan yang amburadul, yg diiciptakan oleh muhammad untuk memperalat orang Arab bodoh memperoleh kekuasaan dan selangkangan.
Presiden PKS saja, ustadz,. biniknya 3, anaknya 20, masih lagi korupsi dan makan ayam kampus. Apa kau ayam kampus juga??
February 18, 2013 at 11:32 am
waaaaw……… dari beberapa miliar manusia di bumi, ente bisa meyakinkan bahwa Quran adalah kitab kebohongan…. salut buat anda….
February 18, 2013 at 11:49 am
@munafuk,
Lha, saya pikir anda sudah murtad, kok nggak nongol2 lagi.
Eh, gini Fuk, soalnya Muslims udah kena guna-guna Arab, apa saja yg berbau Arab sudah dianggap “Halal” & Sahih, jadi nggak perlu diselidiki lagi.
Coba Quran tidak pake bhs Arab, hanya bhs Indonesia, pasti mereka pada ngebacain Quran, dan mengetahui kebohongannya.
Cobalah, mosok sholat saja musti pake bhs Arab, menghadap musti ke Arab, naik haji musti ke Arab, awlohnya cuma ada di Arab. Sejak zaman dahulu, Arab itu nggak ada apa-apanya. KIlang2 Minyak dibangun kafir, gedung2 juga dibangun kafir.
Bukannya Amerika nggak ada sumber minyak, Negara yg paling banyak sumber minyaknya, dan pertama sekali ditemukan di Amerika, terkenal didaerah California Texas (Caltex), tetapi pemerintah Amerika berpikir, apabila terjadi peperangan, dan Amerika diblokir, maka semua perlatan perang tidak akan bisa berfunsi tanpa minyak.
Oleh karena itu, sejak puluhan tahun lalu, pemerintah Amerika melarang pengambilan minyak dari Amerika, untuk cadangan perang.
Fuk, dari hati nurani, saya tidak mau menghina Islam, saya hanya mendasarkan diri kepada apa yang tertulis di Quran dan Hadist, untuk membuka mata muslims.
Shalom,
February 18, 2013 at 1:12 pm
hahahaha… Alhamdulillah ane masih muslim bro..
fik… Ane yakin ente udah paham dengan Islam dan Alquran.. Tapi sudah kodrat bahwa setiap manusia dianugerahi akal dan pikiran.. so ane mahfum kalo ente atau siapapun punya opini yang berbeda tentang Islam..
Kalo ente bilang muslim udah kena guna-guna arab… Setahu ane guna-guna itu nggak bisa nyebrang laut.. hehehe…
Kalo ente bilang kenapa sholat mesti pake bahasa arab, karena tuntunan awal adalah dalam bahasa arab… lain ceritanya kalau berdoa, setiap muslim boleh berdoa dengan bahasa aslinya walau dianjurkan lebih baik menggunakan doa dalam bahasa arab.. Lagian nggak susah kok kalo ente mau belajar bacaan sholat dalam bahasa Arab…
Kalo ente bilang kenapa sholat mesti menghadap ke arab (Kabah), karena memang tuntunannya seperti itu.. Lain ceritanya kalo muslim sholat di dalam kendaraan.. Arah sholat disesuaikan dengan arah kendaraan.. Ente pernahkan upacara bendera di sekolah.. Pernah nggak kepikiran kalo pada saat penghormatan bendera ente membalik ke belakang..
Soal minyak, ente dan ane punya opini sendiri-sendiri.. Toh gue yakin kalo seandainya minyak di dunia habis, kita bisa tahu negara mana yang akan kelimpungan….
Alangkah lebih baiknya kalo ente belajar Quran dan hadist dari ulama atau orang yang lebih mengerti.. Bukankah kita tahu penjumlahan 1 + 1 = 2 dari guru kita (belajar dulu) bukan serta merta bisa….
February 18, 2013 at 1:53 pm
Hei pendeta bejat
Bagaimana doa kau saat kau mau mampous ?
Kok tak pernah kau jawab ?
Tak sanggup kau jawab ya ?
Menghina saja mulut kau yang bejat itu !
February 18, 2013 at 3:31 pm
jika pohon baik tentu akan menghasilkan buah yg baik yaitu Yesus yg ada dikerajaan surga dan yg percaya kepada Nya
jika pohon itu tidak baik maka akan menghasilkan buah yg tidak baik yaitu muhammad yg sudah menjadi debu tanah menanti penghakiman dan pengikutnya muslim
February 18, 2013 at 3:55 pm
Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani Israel. (QS 43:59)
Dengan mengutip ayat diatas, sebagian muslim beranggapan bahwa Yesus hanyalah nabi yang diutus untuk bani Israel. Argumen ini diperkuat dengan petikan dari Injil bagi orang Yahudi, Injil Matius, tanpa melihat informasi dari kitab Injil lainnya. Benarkah itu yang dimaksudkan Muhammad dalam Qurannya? Dijaman Muhammad Kekristenan telah merambah keseluruh daratan Eropa dan Asia, termasuk tanah Arabia, tempat Muhammad berada. Muhammad tahu bahwa ajaran Yesus bersifat universal, meskipun Yesus lahir diantara bangsa Israel. Coba kita bandingkan pola pikir tersebut dengan ayat mengenai Muhammad dan Quran dibawah ini;
Dan ini (Al Qur’an) adalah kitab yang telah Kami turunkan yang diberkahi; membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Umulkura (Mekah) dan orang-orang yang di luar lingkungannya. Orang-orang yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat tentu beriman kepadanya (Al Qur’an), dan mereka selalu memelihara sembahyangnya. (QS 6:92)
Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur’an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada umulqura (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak ada keraguan padanya. Segolongan masuk surga dan segolongan masuk neraka. (QS 42:7)
Kedua ayat diatas menyatakan bahwa tujuan Muhammad adalah memperingatkan penduduk kota Mekah dan sekitarnya. Mengapa orang Mekah dan sekitarnya? Karena diayat lain Muhammad menyatakan;
Tetapi mengapa mereka (orang kafir) mengatakan: “Dia Muhammad mengada-adakannya”. Sebenarnya Al Qur’an itu adalah kebenaran (yang datang) dari Tuhanmu, agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang belum datang kepada mereka orang yang memberi peringatan sebelum kamu; mudah-mudahan mereka mendapat petunjuk. (QS 32.3)
agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai. (QS 36.6)
Sebab Muhammad berdakwah bagi orang Mekah dan sekitarnya adalah karena orang tersebut belum pernah diberi peringatan. Para ahli kitab, yakni Yahudi dan Nasrani telah memiliki nabi pemberi peringatan dan kitab mereka sendiri. Satu-satunya orang yang belum menerima kitab adalah orang Arab, khususnya orang Arab di Mekah dan sekitarnya. Itulah maksud dan tujuan Muhammad dengan Qurannya, namun seperti biasa, setelah perampokannya sukses dan menjadi penguasa, ambisi Muhammad pun membengkak;
(Al Qur’an) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengannya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran. (QS 14.52)
Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. (QS 21:107)
Bahasa Arab ayat 14:52 berkata “Hatha balaghun lilnnasi”. Kata “nas” berarti sekelompok orang, berapa saja jumlahnya. Bisa orang yang berkumpul dalam satu ruangan. Bisa mengacu pada penduduk satu kampung, satu kota, ataupun satu negara tapi tidak berarti umat manusia secara keseluruhan. Kata “nas” yang sama banyak ditemukan di Quran, contohnya dalam ayat 7:116, Musa menjawab: “Lemparkanlah (lebih dahulu)!” Maka tatkala mereka melemparkan, mereka menyulap mata orang dan menjadikan orang banyak itu takut, serta mereka mendatangkan sihir yang besar (menakjubkan). Dapatkah dikatakan yang terkena sihir adalah seluruh umat manusia? Bukan, hanya sekelompok orang saja! Jika kita beranggapan kata “nas” pada ayat 2:185, 3:94 dan 21:107 diartikan seluruh umat manusia, bukan dalam arti hanya sekelompok orang, maka dengan demikian kita mengakui bahwa terjadi pertentangan dalam Quran, karena ayat 6:92, 42:7, 32:3 dan 36:6 menegaskan bahwa tujuan Muhammad adalah memberi peringatan kepada orang Mekah dan sekitarnya!
February 19, 2013 at 3:15 am
bukanya ayat iblis itu ada dalam injil karangan paulus
sifat licik dan menjerat dengan tipu daya itulah kitab iblis
bukan begitu kaum kristiani
dan yg parah banyak umat yg terjerat dalam kelicikan dan tipudaya ayat iblis tersebut termasuk kalian para kristiani
mana ada tuhan berfirman dengan kelicikan aku jerat dengan tipu daya
itu tuhan berarti bukan tuhan yg sebenarnya
mana ada tuhan menjeT UMATNYA
itu tuhan pasti tuhan buatan manusia
dan tuhan tersebut hanya diakui oleh sekelompok orang yg berbadan manusia tapi tingkahlaku dan perbuatannya persis seperti iblis n syaiton seperti kamu munafik
jangan kau katakan kitab yg lainya seperti kitabmu
awal injil memang firman tuhan yg disampaikan oleh nabi ISA AS
tapiii ….. injil yg sekarang ini injil gubahan si paulus untuk menuhankan tuhan iblis yg namanya YESUS
paham munafik !!!!!
injil perjanjian baru sebagian ayat – ayat iblis
yg suka menjerat iblis- iblis dengan licik dan tipu daya
February 19, 2013 at 3:22 am
@Prokontra
Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani Israel. (QS 43:59)
hehe ….. kali ini setuju pro domba bebal
memang nabi isa itu nabi yg diutus untuk bani israel 2 jempol
dan yg memberi perintah atau utusan siapa pro bebal
dialah ALLAH
bukan YESUS
kau paham pro idiot dialah ALLAH !!!!
ALLAH, ALLAH, ALLAH SAMPAI AKHIR JAMAN YG MENGUTUS isa as ADALAH ALLAH
YESUS ITU TUHAN KHAYALAN BUATAN PAULUS
DIALAH PENCIPTA TUHAN YESUS !
PAHAM KRISTIANI YG SUDAH TERJERAT KELICIKAN DAN TIPU DAYA PAULUS.
JADIIII … YAKINI AJA TUHAN IBLIS YESUS DAN RASUL KALIAN YG LICIK DAN PENUH TIPU DAYA SI PAULUS
XIXIXIXIXI …… TUHAN BERPENIS
February 18, 2013 at 11:05 am
To maria :
Waakakakakkkk, maria otak kerdil, kalau Tuhan mau menjadi manusia , berarti Dia juga mau jadi utusan, masak kau mau melarang Tuhan??
Tuhan itu maha Kasih, setuju gak??
Lucu ya, nabi anda tidak mampu melihat Karya Allah yg begitu dahsyat ini, sehinggah hanya mampu melihat kulitnya saja. Ketika Yesus sedang disiksa dgn memikul salib, ada wanita2 israel yg menagis karena kasihan, anda tau apa yg dikatakan Yesus, ? KataNya: jangan kau tangisi Aku, tapi tangisilah dirimu.
Jadi nabi anda berpikir bahwa Utusan Tuhan tidak boleh disiksa dan disalib menurut pandangan manusiawinya , oleh karena itu dalam quran tertulis Yesus tidak disalib tetapi diselamatkan oleh alloh swt .
Jadi Jwaban Yesus diatas, juga ditujukan kepada nabi anda dan anda juga. Penulis quran, tidak mengerti apa maksud kedatangan Yesus ke dunia, karena membaca Alkitab hanya sepotong-sepotong, sehinggah membuat cerita tentang Yesus di dalam quran yg sangat bersifat manusiawi. Semoga.
February 18, 2013 at 11:57 am
@ismail,
Memang orang dunia yang akan binasa, beranggapan bahwa pemberitaan Injil dimana Tuhannya umat Kristen bisa mati disalib adalah kebodohan. Ini sudah dihadapi oleh Paulus ketika dia memberitakan Injil di Korintus.
1 Korintus 1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.
Jadi, tuduhan muslims dan si maria itu, udah ketinggalan zaman, 2000 tahun yang lalu, orang Yahudi juga sudah menuduh demikian. Injil Bodoh, mosok Tuhan bisa mati disalib???
February 18, 2013 at 1:17 pm
dan untuk sdr munafik dan ismail ketahui musuh Islam kelak bukan dari agama lain tapi yahudi..
Tidak terjadi kiamat hingga oranng orang berperang dengan Yahudi, dan orang orang Yahudi bersembunyi dibawah batu dan pohon, lalu batu dan pohon itu berkata kepada orang orang islam ” di sini ada Yahudi, maka bunuhlah ia” (Fathul Bari’, Al Manaqib, Al Hafiz Ibnu Hajar)
February 18, 2013 at 2:29 pm
Cuman di kristen lah jemaat nya tolol tolol… mosok Tuhannya yang bernama Yesus memiliki sifat sangat lemah.
Inilah Historis Yesus ,,Dikandung Bunda maria, berawal dari Janim, orok orok, akhirnya lahir deh tuhan nya.. he he he
Ingat Tuhan Itu tiada bermula dan tiada berakhir.”" inilah sifat keutamaan Tuhan.” sedangkan Yesus,, Di lahirkan dan mati di kayu salib..
ha ha orang kristen sudah di tipu daya oleh si paulus dan yahudi.
February 18, 2013 at 2:45 pm
AULOH SWT ADALAH RAJA SYAITAN
QS 43:36. Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), KAMI adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.
QS 19:83. Tidakkah kamu lihat, bahwasanya KAMI telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma’siat dengan sungguh-sungguh?
HAHAHA, RUPANYA AULOH SWT YANG PERINTAHKAN SYAITAN UNTUK MENYESATKAN MANUSIA?
kESIMPULANNYA AULOH SWT ADALAH PIMPINAN / KOMANDAN / RAJA SYAITAN !
Astagapirulloh an an jingggg……..
February 18, 2013 at 2:50 pm
Hei Otak miring
Sudah ketemu ayat2 ANJING kembali makan Muntahannya
Ayat itu COCOK untuk kau sebagai manusia Bermulut babi !
Kau salinkan ayat Itu ya BLISS
Itu ajaran bodoh dan bejat INJIL kau yang dibuat PAULUS
Ada satu lagi ayat najis di INJIL
Makan tuh TAIK !
Kau salinkan ya JING !
February 18, 2013 at 3:10 pm
he he he.. begitulah kalau hewan seperti miris membaca Al-Qur,an… salah melulu.. he he geli hati kambing..
Cuman di kristen lah,, yang jemaat nya di sebut anjing dan babi oleh yesus nya… kacian deh…
February 18, 2013 at 3:11 pm
QURAN ADALAH KITAB FIRMAN SYAITAN
Hayo muslim, simak isi quran, sebuah kitab sesat yang berisi wahyu dari dan untuk SYAITAN / IBLIS?
QS 43:36. Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), KAMI adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.
QS 19:83. Tidakkah kamu lihat, bahwasanya KAMI telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma’siat dengan sungguh-sungguh?
QS 15:39. IBLIS berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah
memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya
QS 38:82. IBLIS menjawab: “Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya
QS 14:22
Dan berkatalah SYAITAN tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku sejak dahulu.” Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.
Itu baru sebagian kecil aja…. masa ada lagi sura 72 al jinn!
Astagapirulloh al an jingggg……
February 18, 2013 at 3:16 pm
Inilah bukti bahwa Yesus itu Pencuri alias Maling… he he he
Yesus mengenderai seekor keledai betina dan anaknya dalam perjalanannya menuju Yerusalem (Matius 21:2),, simak ya ada 2 keledai
nah selanjutnya sesampainya di yerusallem ternyata tinggal satu keledai (Markus 11:2)
ha ha.. Ternyata Tuhan nya orang kristen “”Pencuri” pantasan saja umat nya bejat bejat…
February 18, 2013 at 3:26 pm
Sebuah Batu, hitam warnanya dengan sedikit kemerahan, ada titik2 merah, panjang sekitar 30 cm dan lebar 10 cm, dipasang didinding Kabah disudut Tenggara, punya penutup dan rangka perak.
Menurut dongeng Islam, darimana Batu Hitam ini berasal? Dan mengapa wadahnya menyerupai “alat kelamin wanita”? Mari kita cari jawabannya!
Diriwayatkan oleh Ibn Abu Abbas: “Hajar Aswad turun dari surga berwarna lebih putih dari susu lalu berubah warnanya jadi hitam akibat dosa-dosa bani Adam.” (HR. Timirzi, An-Nasa`I, Ahmad, Ibnu Khuzaemah dan Al-Baihaqi).
Diceritakan bahwa Malaikat Jibril membawanya turun dari Surga, juga dikatakan bahwa batu ini muncul setelah air bah jaman Nuh dan Ibrahim menempatkannya disitu sebagai pertanda untuk memulai ritual keliling Kabah.
Beberapa pakar yang memiliki penjelasan sains bagi batu tersebut mengatakan; Batu itu adalah meteroid yang datang dari angkasa dan terbakar sebelum mencapai bumi.
Di Semenanjung Arab banyak meteroid yang ditemukan, juga dikatakan meteroid2 itu berasal dari angkasa dan berkilau sebelum terbakar dan jatuh kebumi, jadi orang2 Arab menganggapnya sebagai batu suci karena terjadi fenomena aneh tersebut.
Menurut sejarah, ada banyak Kabah dan semua Kabah punya batu meteor demikian didalamnya, dan Kabah di Mekah adalah salah satunya yang punya batu hitam.
Apakah batu itu merupakan batu suci di jaman Paganisme?
Ya. Batu itu dianggap suci sampai2 Kabah mendapatkan kesuciannya karena adanya batu hitam tersebut.
Dalam buku “The Methodological Way for Arabs” oleh Mahmoud Al-Hoot, hal.59:
Kabah di Mekah sebenarnya adalah rangka / rumah bagi batu hitam, dan kabah2 lainnya juga punya fungsi yang sama, karena semua kabah itu dianggap sebagai rumah Tuhan, ditiap kabah itu ada batu spesial, kepunyaan Tuhan, yang datang dari Angkasa.
Disucikannya batu tersebut karena batu tersebut berasal dari dunia yang tidak diketahui, seperti meteorid yang datang dari angkasa dengan gegap gempita seakan berasal dari surga.
Hal itu juga dibenarkan dalam buku “The Simplified Arabic Encyclopedia” hal 1097:
Meteor adalah sepotong kecil materi jagat yang masuk ke atmosfir bumi dengan kecepatan sangat tinggi hingga membakar dan kelihatan seperti garis kemilau yang mengagumkan. Demikian hingga orang Bedouin menyucikan batu ajaib itu di jaman Paganisme (berhala).
Tapi jika Bedouin membuat batu itu jadi suci dijaman Pagan, kenapa Muslim juga melakukan hal yang sama?
Pada artikel terdahulu kita telah mengetahui bahwa Kabah sebenarnya adalah sebuah Kuil Hindu yang direkayasa Muhammad sebagai bangunan yang didirikan Ibrahim. Lihat penjelasan Kabah adalah kuil Hindu di link http://www.hinduism.co.za/kaabaa.htm
Kabah dalam agama hindu kuno merupakan rumah bagi patung2 seperti Shiva, Hanoman, dll. Kabah juga merupakan rumah bagi Sanghey Ashweta (bahasa sansekerta), yaitu simbol lingga, atau alat kelamin Shiva. Bagi kaum Hindu kuno, mencium dan berdoa pada lingga mewakili doa bagi syahwat dan kesuburan. Orang2 Arab kuno kemudian mengambil batu meteor hitam tersebut sebagai simbol lingga karena keajaibannya jatuh dari langit. Sanghey Ashweta tersebut mereka sebut dalam bahasa Arab sebagai Hajar Aswad
Apakah ada ritual2 penyucian batu tersebut dijaman Pagan?
Dalam buku “The Islamic Encyclopedia” Part 22, hal.6960, dikatakan: Batu hitam berumur tua hingga jaman pagan kuno; batu itu punya peran sangat keramat dalam ritual2 religius bagi orang2 Arab kuno. Mereka memutari Kabah yang berisi Batu Hitam, batu yang telah dianggap suci sejak jaman kuno.
Muhammad mengikuti tradisi kuno itu ketika dia menetapkan ritual2 agama ciptaannya dan dia menganggap Kabah sebagai pusat dari ritual2 tersebut.
Kita akan memfokuskan pada beberapa ritual aneh dan menarik sebagai cara penyucian / pemujaan dari Batu Hitam tersebut.
Dalam buku “The Methodological Way for Arabs” oleh Mahmoud Al-Hoot, hal.123: Salah satu ritual2 peziarah Pagan ada sebuah ritual yang menarik dan menakjubkan, yaitu lelaki dan wanita memutari Kabah sambil bertelanjang bulat.
Apa alasan ketelanjangan tersebut?
Dalam buku “The Legendary in Quran”, hal 16 dan 17 dikatakan: Ketelanjangan itu karena satu alasan, karena pernah ada ritual penyembahan secara seksual terjadi didalam Rumah Dewa orang Mekkah tersebut dijaman kuno.
Dalam buku “The Father of Prophets Ibrahim”, oleh Muhammad Hosny Abdul-Hammid, diterbitkan di Kairo, halaman 92, dikatakan: Ada sebuah ritual Pagan yang dilakukan oleh wanita, ketika mereka menyentuh batu hitam itu dengan darah mens mereka, karena darah mes bagi pagan kuno adalah rahasia kelahiran, mereka percaya bahwa wanita yang memberikan darah dan lelaki yang memberikan air maninya akan dianugerahi roh oleh Tuhan.
Mereka meniru tindakan yang dilakukan oleh Allah (Dewa Bulan) ketika meniduri Dewa Matahari (Allat).
Jadi mereka menyelenggarakan perayaan itu semirip seperti yang dilakukan oleh dewa2 (matahari dan bulan) lakukan sebelumnya.
(lihat juga “The Legendary and the Heritage” oleh Sayed al-Kemny, halaman 160, 162)
Hal ini juga disebutkan dalam Buku “Rites and Denominations (Al-Melal Wal-Nahl)” oleh Abe Al-Kasim Al-Shahrestany, halaman 247, dikatakan:
Ada sebuah ritual yang mendominasi saat itu, yaitu menggesekan alat vital ke batu hitam, ini dilakukan karena bentuk dari batu hitam tersebut.
Dan kata “Hajj” itu sendiri berasal dari kata “Hack” (dalam bahasa arab artinya menggesekkan).
(Ini juga disebutkan dalam buku “The Legendary in Quran”, halaman 17, 19)
Karena semenanjung Arab itu sangat luas, dan sedikit orang yang menempati tanah begitu luas, jadi mereka sangat memperhatikan tentang hal kelahiran, hingga para wanita yang tidak subur membentuk kelompok2 saat itu, dan mereka akan bertelanjang bulat ketika saatnya musim Haji dan menggesek-gesekkan bagian vital mereka, dengan darah mens yang mereka sengaja simpan, ke batu hitam, agar mendapat karunia dan bisa hamil, ini melambangkan Dewa telah memberi mereka roh.
Apa Muhammad menganggap suci Batu Hitam?
Muhammad mempertahankan ritual2 memutari kabah dan menengok ke arah Kabah persis seperti ritual dijaman Pagan.
The Islamic Encyclopedia mengatakan: Kita bisa memastikan dari apa yang para muslim lakukan saat ini bahwa ritual2 tsb juga dilakukan pada masa Pagan sebelum islam. Muhammad mencium Batu Hitam sebagai pertanda ia menganggapnya suci.
Pada hadis Sunan AL-Behigy, no.9503 dan Sahih Bukhari 26:673
Diriwayatkan oleh Ibn Abbas: Rasul Allah ketika mendekati batu Hitam, dia menciumnya, menempelkan pipi kanannya. (Mereka tidak sadar bahwa di jaman pagan kuno, orang2 saat itu menempelkan dan menggesekkan bagian vital mereka yang berlumuran darah mens ke batu hitam.) Dia mengelilinginya tujuh kali, tiga putaran sambil melompat-lompat kecil, empat kali sambil menengok batu hitam ketika melewatinya sebagai tanda penghormatan.
Dalam Mosnad Ahmed, Mosnad Abdullah Ibn Al-Abbas, no.283:
Rasul Allah datang ke mesjid dan dia mengambil batu hitam, orang2 Quraish bilang mereka tidak berjalan tapi melompat seperti kijang, jadi dia melakukan hal tersebut tiga kali.
Sunan ibn Majah, Vol IV, no.2957
Ini adalah hadits diceritakan oleh ibn Hisham…. ketika kami sampai Rukn Aswad (batu hitam) dia berkata, “O Abu Muhammad, “Perintah apa yang kau ingin sampaikan mengenai batu hitam ini ?” Ata’ berkata: Abu Huraira bilang padaku bahwa dia dengar Rasul Allah berkata, “Dia yang menyentuhnya sama seperti menyentuh tangan Allah yang maha pemuarah.”…
Sahih Bukhari 26:697:
Diriwayatkan oleh Ibn Abbas.: Rasul Allah melakukan Tawaf (kabah) dengan naik unta (saat itu kaki nabi sedang terluka). Ketika sampai ke sudut (yang ada batu hitam) dia menunjuk kearah batu itu memakai sesuatu pada tangannya dan berkata, “Allahu-Akbar.”
February 18, 2013 at 3:36 pm
Rupa rupanya orang kristen tolol dan goblok tidak bisa membaca alkitab sendiri, tolong di carikan dalam Al-Qur,an tentang “Tuhan Itu Batu” he he
nah kalian renungkan ini …. Percayalah orang kristen tolol …yakin deh….. ha ha ha
.. “”Percayalah kepada Tuhan selama-lamanya sebab Tuhan Allah adalah gunung BATU yang kekal”" (Yesaya 26:4)
ha ha ha Kristol memutar balikkan fakta … geli hati kambing,,, sembah tuh Patung batu sampek botak..
kruuuk kruuuk kruuuk
February 18, 2013 at 3:42 pm
yg aku heran muslim siustad bodoh itu berdialog mencari kebenaran lewat roh kegelapan roh kegelapan itu mengaki imannya sama dg muslim lalu untuk meyakinkan roh kegelapan itu mengucapkan 2 kalimat syahadat jadi ternyata roh kegelapan itu semua beragama islam ini bukti muslim penyembah roh kegelapan yg selalu bersekutu dgn nya melalui paranormal orang pintar dllnya
February 18, 2013 at 3:33 pm
MUHAMMAD MENUNJUK HAJAR ASWAD DAN BERKATA ALLAHU-AKBAR..
Apakah sikap dari Kalifah Umar Ibn Al-Khatab terhadap Batu Hitam?
Dalam Sahih Bukhari 26:667
Umar melihat Muhammad mencium batu hitam, dia berkata ketika mencium batu hitam tersebut: Aku tahu kau hanya batu, tidak membuat celaka atau membuat untung. Aku tidak akan menciummu jika tidak kulihat rasul Allah melakukannya.
Umar juga melihat Muhammad meloncat2 ketika memutari Kabah dan berkata: Apa kita lakukan kemunafikan dari kaum pagan? (Sahih Bukhari, 26:675)
Umar berkata pada batu hitam: Aku tahu kau hanya batu, tidak membuat celaka atau membuat untung. Aku tidak akan menciummu jika tidak kulihat rasul Allah melakukannya, kami melakukan kemunafikan seperti kaum pagan, sekarang mereka telah dimusnahkan oleh Allah, tapi karena nabi melakukannya maka kita harus melakukan hal itu juga.
Kita tahu apa alasannya batu itu disucikan oleh kaum pagan, tapi kenapa Muhammad juga mensucikannya? Ini butuh pemikiran lebih lanjut:
Apa ada satu alasan suci untuk itu? Dan jika cara Muhammad menghormati batu hitam adalah semacam kemunafikan untuk memenangkan hati kaum Pagan seperti yang Umar katakan, apakah pantas bagi seorang nabi untuk melakukan hal2 demikian, menyembah patung2 kaum pagan, hanya untuk memenangkan hati mereka? Sebenarnya ada ratusan pertanyaan tentang hal ini.
Sirat Rasul Allah karangan Ibn Ishaq dan diedit oleh Ibn Hisham, edisi Mesir, bagian pertama, hal. 27 dan 28. Di buku itu tertulis bahwa kaum Arab pagan Quraish (suku Muhammad sendiri di Mekah) di jaman pra-Islam, biasa mengadakan ibadah agama yang dinamakan Ihlal dan mereka pun mengucapkan kalimat yang menyatakan keesaan Tuhan yang berbunyi: “Labbaika, Allahumma, Labbaik” yang artinya “kami datang ke hadiratMu, wahai Tuhan; kami datang ke hadiratMu”.
Dan talbiya berhala ini pun dipakai Muhammad dalam ritual Islamnya;
Sahih Bukhari 26:641
Dikisahkan oleh Jabir Bin Abdullah; Saat bersama sama dengan Rasulullah kami mengucapkan “Labbaika Allahuma Labbaik” ketika berhaji
Jadi batu hitam yang sekarang disembah oleh para muslim adalah patung / sesembahan orang2 kaum pagan jaman sebelum islam.
Ada sebuah artikel dalam koran Al-Ahram tanggal 15 Agustus 2004 oleh Dr. Ahmed Showky Ibrahim, yang mengatakan:
Kita tidak mencium batu hitam sebagai sebuah ritual tradisi, tapi sebagai kepatuhan pada perintah Allah yang Maha Kuasa.
Mungkinkah Tuhan yang Sejati memerintahkan melakukan ritual2 kaum pagan? Apa ada perintah dari Tuhan untuk melakukan itu (agar melakukan ritual2 kaum pagan)?
Ini hanyalah sebuah perjanjian antara sang nabi dengan orang2 Mekah untuk mempertahankan tradisi Haji dengan segala ritual2 nya, dengan dipertahankannya ritual ini bukan saja Muhammad bisa menjadi kaya dari kedatangan para peziarah tapi juga memenangkan hati orang2 Mekah (yang ternyata tidak bisa dia dapatkan kecuali dengan peperangan). Juga memperkaya Arab pada jaman itu, bahkan hingga sampai saat ini.
Mengenai lemparan batu (Ramy Al-Jamarat) Dr. Ahmed berkata:
Itu dilakukan ditempat dimana Setan mencoba mencegah Ibrahim mengorbankan anaknya!!
Apa mungkin mengusir Setan dengan melemparnya memakai batu?
Dr. Ahmed menambahkan:
Batu Hitam waktu ada di surga, punya mata, mulut dan bibir. Tuhan berkata buka mulut dan makanlah kertas2.
Kertas2 apa itu?
Dikatakan: Ketika Tuhan menciptakan Adam, dia ambil / keluarkan dari punggungnya setiap manusia yang akan diciptakannya kelak, lalu dia berkata pada manusia2 itu: Bukankah aku Tuhanmu? Mereka menjawab, Ya, Dia katakan pada mereka untuk bersaksi tentang itu, dan dia keluarkan perjanjian dari kesaksian itu dan memerintahkan para malaikat untuk menuliskannya dan menaruh kertas2 itu pada mulut Batu Hitam.
Apakah tiap muslim yang pergi ke Mekkah melihat mata dan mulut dari Batu hitam? Mana kebenaran legendaris dari hal tersebut?
Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. (QS 112:1-2)
Jutaan umat Islam bepergian tiap tahun ke Mekah, memutari sebuah batu dan kata mereka Muhammad telah memusnahkan agama2 berhala, sementara mereka sendiri melakukan penyembahan2 yang dilakukan agama2 berhala, sampai detik ini juga.
February 18, 2013 at 3:35 pm
menurut quran, Isa adalah Kalimat Allah dan Roh Allah, muslim setuju gak??
February 18, 2013 at 3:39 pm
mail dah sembuh pa belon sakit jiwa mu.. he he he
..”" Percayalah kepada Tuhan selama-lamanya sebab Tuhan Allah adalah gunung BATU yang kekal”" (Yeasaya 26:4)
ha ha… kristol selalu memutar balikkan fakta…
patung di sembah…. kruuuuk kruuuuk kruuuk
February 18, 2013 at 3:45 pm
Inilah Tuhan orang kristen yang di sembah..:::
- berbentuk Batu (Yesaya 26:4) = Patung
- berbentuk Api (ibrani 12:29) = Lilin
- Iblis (matius 2:2) (yesaya 14:12) = sering bakar menyan
- Roh gentayangan (Hantuuuuuuu) (Yohanes 4:24)
—- Fakta– sesuai Alkitab
February 18, 2013 at 3:58 pm
muslim tidak ada yg berani berdialog. kalian gak bisa sembunyikan lagi tentang siapa Isa Almasih. Isa adalah Allah yg menjadi manusia.
February 18, 2013 at 4:12 pm
hahahahahaha………….
February 18, 2013 at 4:13 pm
mail…. nabi Isa nggak ada dalam alkitab ente…. Yang ada “tuhan yesus” bukan tuhan Isa atau nabi Yesus….
February 18, 2013 at 3:47 pm
YESUS AKAN DATANG KEMBALI KE BUMI
Tidak ada satupun ayat dalam Quran yang secara eksplisit menyatakan bahwa Yesus akan datang kembali ke dunia, meski demikian banyak ayat yang jika ditelaah lebih lanjut menyiratkan perihal kedatangan Yesus yang kedua kali. Salah satu ayat yang mengindikasikan hal tersebut adalah Surat Ali Imran ayat 55;
(Ingatlah) ketika Allah berfirman, “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Aku-lah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang kamu selalu berselisih padanya”. (QS 3: 55)
Pernyataan Muhammad dalam ayat, “…dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat…” sangat penting untuk dianalisis. Kalimat ini merujuk kepada sekelompok orang yang secara teguh mengikuti ajaran Yesus dan kelompok tersebut akan berada di atas / menjadi penguasa atas orang2 kafir sampai hari kiamat. Pertanyaannya, siapakah dan dimasa apakah orang2 yang taat ini ada?
Dimasa kehidupan Yesus, jumlah manusia yang taat atau menjadi pengikut Yesus sangatlah sedikit, mereka adalah kelompok minoritas diantara bangsa Yahudi dan bangsa Romawi. Setelah kenaikan Yesus, para pengikut taatnya mengalami penindasan luar biasa dari Pemerintahan Romawi. Dalam hal ini, tidaklah mungkin bila dikatakan bahwa umat Nasrani terdahulu atau para pengikutnya selama periode tersebut secara fisik merupakan penguasa bagi orang-orang kafir di dunia. Jadi secara logis ayat ini tidak dimaksudkan kepada mereka.
Bagaimana dengan umat Nasrani masa kini? Benarkah mereka adalah umat yang taat kepada Yesus dan menjadi penguasa atas orang2 kafir? Jika kita melihat maksud Muhammad dalam Surat al-Maaidah ayat 73 tentulah bagi Muhammad umat Nasrani masa kini bukanlah orang2 yang taat kepada Yesus. Mayoritas umat Nasrani masa kini masih meyakini doktrin Trinitas, hanya sekelompok kecil umat Nasrani yang menentang doktrin Trinitas. Dimata penganut absolut monotheisme seperti Yahudi dan Hanifiyah, menyetarakan Allah dengan Zat lainnya adalah kafir. Hal itu pulalah yang diyakini Muhammad, hal ini nampak dalam ayat berikut;
Sesungguhnya, kafirlah orang-orang yang mengatakan, “Bahwasannya Allah salah satu dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa…. (Surat al-Maaidah: 73)
Berdasar ayat diatas, jelaslah bahwa yang dimaksud sebagai para pengikut taat Yesus yang menjadi penguasa atas orang2 kafir bukanlah umat Nasrani masa kini. Dan bukan pula umat Islam masa kini, karena umat Islam hanyalah minoritas diantara umat Nasrani dan orang2 kafir didunia ini. Lalu kapankah para pengikut Yesus yang sejati akan menjadi mayoritas dan menjadi pemimpin atas orang2 kafir?
Satu satunya jawaban adalah bila Yesus turun ke dunia untuk kedua kalinya. Menurut Muhammad, Yesus akan turun kembali kedunia untuk mempersatukan umat manusia kepada Islam. Seluruh umat Islam didunia akan taat kepada Yesus, dibawah hukum Islam yang dibawa Muhammad. Para ahli hadis mengatakan bahwa ada beberapa hadis yang membahas masalah ini, dimana Muhammad mengatakan bahwa Yesus akan turun sebagai pemimpin di antara umat manusia sebelum hari kiamat. Hadis ini sampai pada derajat mutawatir. Hal ini berarti bahwa hadis tersebut diriwayatkan oleh banyak orang dari setiap generasi para sahabat yang tidak mungkin diragukan lagi otentisitasnya.
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, “Tidak ada seorang nabi pun antara saya dan Isa. Sesungguhnya, dia akan turun ke bumi. Maka jika kalian melihatnya, kenalilah dia. Dia adalah seorang laki-laki dengan ukuran sedang, berkulit putih kemerah-merahan. Dia memakai dua baju kuning terang. Kepalanya seakan-akan ada air yang mengalir walaupun sebenarnya ia tidak basah. Dia akan berperang melawan manusia untuk membela Islam. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapuskan jizyah. Allah akan menghapuskan semua agama di zamannya kecuali Islam. Isa akan menghancurkan Dajjal dan dia akan hidup di bumi selama empat puluh tahun dan kemudian dia meninggal. Kaum muslimin akan menyembahyangkan jenazahnya”. (Hadis Abu Dawud 4310)
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, “Demi Zat Yang jiwaku berada di tangan-Nya, putra Maryam benar-benar akan segera turun ke tengah-ketengah kamu sebagai hakim yang adil. Dia akan menghancurkan salib, akan membunuh babi, dan akan menghapuskan jizyah. Harta saat itu akan melimpah sehingga tidak ada seorang pun yang akan menerimanya. Sehingga sujud satu kali saja kala itu jauh lebih baik dari dunia dan isinya”. (Hadis Bukhari 34:425)
Jabir bin Abdullah berkata, “Saya mendengarkan Rasulullah bersabda, ‘Umatku tidak akan berhenti berperang untuk membela yang benar hingga datang hari kiamat’. Rasulullah lalu bersabda, ‘Kemudian, turunlah Isa bin Maryam dan pemimpin mereka berkata, ‘Ke sinilah dan pimpinlah kami dalam sembahyang’, namun dia akan berkata, ‘Tidak! Sebab sebagian kalian adalah pemimpin untuk sebagian yang lain, sebagai penghormatan Allah terhadap umat ini’” (Hadis Muslim 293)
Itulah kedatangan Yesus kedua kalinya menurut anggapan seorang narsisis dan psikopat seperti Muhammad, dimana Yesus akan menegakkan kembali hukum2 Islam yang telah dibawa Muhammad. Selain Surat Ali Imran ayat 55, masih terdapat beberapa ayat lain yang menyiratkan kedatangan Yesus untuk kedua kalinya, salah satunya adalah Surat az-Zukhruf ayat 61 yang menyatakan bahwa Yesus adalah salah satu tanda akan datangnya hari kiamat.
Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu, janganlah kamu ragu-ragu tentang hari kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. (Surat az-Zukhruf: 61)
Tafsiran dari ayat ini menjelaskan bahwa Yesus adalah salah satu tanda atau prasyarat akan datangnya hari kiamat. Menurut Muhammad, pada akhir zaman nanti Yesus akan datang kembali ke bumi. Secara logika Yesus telah hidup enam abad sebelum hadirnya Muhammad, jadi kita tidak dapat mengartikan kedatangan Yesus yang pertama kali sebagai tanda kiamat. Sehingga hal yang paling memungkinkan sebagai tanda datangnya hari kiamat adalah kedatangan Yesus yang kedua kali. (lihat Tafsir Ath Thabari 6:21, Tafsir Ibnu Katsir 2:415 dan Adhwaul Bayan 7:129-130).
Dalam Sahih Muslim terdapat hadis yang menyatakan bahwa Yesus akan turun ke tengah2 umat manusia pada akhir zaman, sebagai pertanda datangnya hari kiamat. Hadis tersebut telah sampai pada derajat mutawir, jadi tidak diragukan lagi keotentikannya.
Hudzaifah bin Usaid al-Ghiffari mengatakan, “Rasulullah tiba-tiba menghampiri kami ketika kami sedang sibuk membahas beberapa masalah. Rasulullah lalu bersabda, ‘Sedang mendiskusikan apa kalian?’ Kami berkata, ‘Kami sedang membicarakan hari akhir (kiamat).’ Rasulullah lalu bersabda, ‘Hari kiamat tidak akan tiba sebelum kalian semua melihat tanda-tandanya sebelum itu.’ Rasulullah lalu menyebutkan tanda-tanda kiamat itu berupa asap, Dajjal, binatang melata (daabbah), terbitnya matahari dari sebelah barat, turunnya Isa bin Maryam ke bumi, Ya’juj dan Ma’juj, dan terjadinya gerhana di tiga tempat (satu gerhana di sebelah timur, satu lagi di barat, dan satu lagi tanah Arab), dan akhirnya adalah keluarnya api dari Yaman dan menggiring manusia pada tempat berkumpul mereka .’” (Hadis Muslim 6931)
Dari keseluruhan pemaparan diatas, tak diragukan lagi bahwa Muhammad menyaring informasi tentang Yesus, kemudian memasukkannya ke dalam Quran sesuai dengan versinya sendiri.
February 18, 2013 at 3:52 pm
Yesus itu adalah Anak Lonte mosok bapak nya buanyak
Yesus itu adalah Anak Haram karena hasil Zinah
Yesus itu adalah Roh gentayangan…
Yesus itu adalah Iblis
Yesus itu adalah Patung
Yesus itu adalah Api.
..
makanya banyak baca brooo…jangan memutar balikkan fakta..
February 18, 2013 at 4:01 pm
Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata: “Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)” Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata”. (QS 61:6)
(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka. (QS 7:157)
Benarkah Yesus meramalkan datangnya Muhammad? Tak ada satupun ayat dalam Injil yang menyinggung mengenai nabi dari tanah Arab bernama Ahmad.
Jika ditelaah secara seksama, perkataan Yesus dalam Injil yang sangat mungkin berhubungan dengan Muhammad dan ajarannya ada dalam ayat berikut;
“Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.” (Matius 7:15)
“…, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah”. (Yohanes 16:2)
Namun bisakah kita mempercayai kedua ayat diatas? Kita selalu diajarkan bahwa Injil yang ada sekarang telah mengalami banyak perubahan, bukan Injil yang sama seperti saat pertama kali ditulis. Baik Bible ataupun Quran memang telah mengalami perubahan. Namun dengan penelitian sejarah secara mendalam, kita dapat membuktikan bahwa kedua kitab tersebut tetap dapat dipertanggung jawabkan keotentikannya. Perlu diketahui bahwa naskah asli dari kedua kitab ini telah musnah, yang ada kini hanyalah salinan / copyannya saja!
Saat masa awal kekristenan, para pengikut Yesus mengalami penindasan luar biasa dari pemerintah Romawi, mereka disiksa dan dibunuh karena kepercayaannya pada Yesus. Karenanya pengikut Yesus secara tersembunyi menulis Injil, menyalinnya dan menyebarkannya. Meski pemerintah Romawi memerintahkan untuk membakar tulisan2 yang terkait dengan Yesus, namun tetap saja terdapat ribuan naskah yang terselamatkan dengan cara disembunyikan. Ribuan naskah dan manuskrip inilah yang nantinya disusun kembali menjadi sebuah kitab. Perbedaan antar Bible biasanya terjadi karena masalah penerjemahan. Silahkan klik artikel terkait di Kesahihan Bible.
Hal yang berbeda terjadi pada penyusunan Quran. Ayat2 Quran disusun justru saat Islam sedang dalam masa jayanya. Dimana Arab sedang melakukan agresi militer untuk menjajah dan memaksakan ideologi Islam kepada bangsa2 yang berhasil ditaklukkannnya. Saat itu Kalifah Abu Bakar merasa khawatir dengan banyaknya penghafal Quran yang tewas dalam upaya agresi tersebut, karenanya ia memerintahkan Zaid bin Thabit untuk mengumpulkan potongan ayat2 Quran dari berbagai sumber agar disusun menjadi sebuah buku (Hadis Bukhari 61:509). Kumpulan ayat2 ini tidak disebarkan namun disimpan oleh Kalifah Abu Bakar, dan setelah dia mati, lalu disimpan oleh Kalifah Umar dan diserahkan pada anak perempuan Umar yang bernama Hafsa, yang juga adalah janda Muhammad.
Dikarenakan banyak beredarnya versi Quran yang berbeda satu sama lain, maka kalifah selanjutnya, yaitu Utsman bin Affan meminjam kumpulan ayat Quran yang dipegang oleh Hafsa untuk disalin ulang dan diperbanyak, tak lupa ia memerintahkan untuk membakar seluruh naskah Quran yang berbeda dengan Quran versinya tersebut (Hadis Bukhari 61:510). Kita tak tahu mengapa Utsman memerintahkan untuk membakar Quran2 lain yang berbeda dengan versinya, padahal Quran versinya tersebut belum mendapatkan pengesahan dari ahli2 Quran yang direkomendasikan oleh Muhammad (Hadis Bukhari 61:521).
Selain dikatakan bahwa Alkitab telah diubah dan berubah, beberapa muslim seringkali mengkritik Alkitab, dengan menyatakan bahwa Alkitab mengandung hal2 yang tidak masuk akal, cabul, dan juga mengandung kesalahan2 sains. Kami katakan benar, kedua kitab ini, baik Bible maupun Quran berisi hal2 yang absurd, cabul dan mengandung kesalahan2 sains. Namun orang Yahudi dan Kristen tidak pernah mengklaim bahwa kitab mereka adalah perkataan Tuhan langsung, kata demi kata. Bible ditulis oleh puluhan manusia, dalam rentang waktu ribuan tahun. Di beberapa kitab anda dapat mengetahui nama penulisnya dari nama kitab itu sendiri. Ketika anda membaca Injil, anda tidak dibuat percaya bahwa Allah lah yang sedang berbicara. Selalu manusia, yang memberitakan pesan Tuhan dalam perkataan manusia itu sendiri.
Jika anda mendengarkan sebuah pembicaraan atau melihat sebuah kejadian, anda mungkin menceritakannya pada teman apa yang anda ketahui. Tapi karena anda menggunakan perkataan, ungkapan dan gaya bahasa anda sendiri akan sangat mungkin anda membuat beberapa kesalahan. Para pendengar anda tahu itu. Karenanya mereka dapat mentoleransi kesalahan2 anda dan menggunakan kecerdasan mereka sendiri untuk mengenggam inti pesannya. Anda tidak secara otomatis menjadi seorang pembohong jika anda salah. Itu sebabnya bahkan jika ada ratusan kesalahanpun dalam Bible; semakin sulit bagi orang Kristen dan Yahudi untuk sakit hati. Mereka melihat pesannya, bukan pada pengirim pesannya. Mereka melihat isinya, bukan pada tempatnya. Dan inti pesan dari Bible adalah kasih sayang Sang Maha Pencipta kepada manusia.
Jika satu pesan didengar oleh 20 orang, tiap orang menyampaikannya dengan cara berbeda2. Tidaklah mungkin semuanya menceritakan kisah yang persis sama dengan perkataan yang persis sama pula. Rinciannya mungkin bervariasi tapi sepanjang anda melihat kekonsistenan dalam semua cerita itu, anda akan tahu bahwa yang mereka sampaikan adalah kebenaran. Itulah seharusnya yang menjadi cara kita untuk menafsirkan kontradiksi dalam Bible.
Quran adalah fakta yang berbeda sama sekali. Quran hanya bersumber dari satu orang saja yaitu Muhammad. Quran mengaku isinya adalah 100% perkataan Tuhan langsung, kata demi kata, sehingga saat kita membaca Quran, kita harus percaya bahwa Tuhanlah yang sedang berbicara pada kita, bukan penulis kitab tersebut. Disinilah perbedaannya, jika ini perkataan Tuhan langsung, tidak bisa, tidak boleh, dan tidak mungkin terdapat satupun kesalahan. Jika terdapat satu saja kesalahan, tidak mungkin itu perkataan Tuhan, dan jika bukan perkataan Tuhan maka Quran adalah sebuah kebohongan.
Mungkinkah Tuhan sebodoh yang digambarkan dalam Quran? Ia berbicara tentang Musa dan Yesus, namun tak tahu silsilah keduanya, Ia berbicara tentang Trinitas, tapi tidak paham apa itu Trinitas. Dua kesalahan ini saja sudah menggugurkan klaim bahwa Quran berasal dari Tuhan. Jelas sudah bahwa Quran hanyalah kebohongan, kesalahan demi kesalahan dalam Quran bukanlah karena ketidaktahuan Tuhan, melainkan kebodohan dari si pencipta Quran, Muhammad.
Kita bisa saja memaklumi kebodohan orang2 Arab diabad ke 7 yang menjadi korban kebohongan psikopat ini, tapi dapatkah kita memaklumi orang2 terpelajar saat ini, yang masih tetap ingin dibodohi? Jika para muslim mampu berpikir rasional, dua kesalahan ini sudah cukup untuk membuat mereka melihat bahwa Muhammad adalah narsisis yang memalsukan Tuhan dan bukan seorang nabi. Tuhan khayalan Muhammad adalah personifikasi dari egonya sendiri, seorang sadis, seorang psikopat, yang haus akan pemujaan. Betapa menyedihkan, karena hingga saat ini jutaan muslim masih percaya pada kebohongan Muhammad. Ini adalah tragedi, yang harus kita atasi bersama
February 18, 2013 at 4:03 pm
wakakakakakkkk, Puji Tuhan, Kami tidak salah jalan, Yesus adalah Tuhan yg menjadi manusia, dalam rupa manusia , mengajarkan hukum tertinggi yaitu Kasih terhadap diriNYa dan Kasih terhadap sesama manusia. sebuah pengajaran yg mustahil ditemukan dalam quran.
February 18, 2013 at 4:07 pm
kamu pernah lihat Ismai pembuat roti menjadi roti ? kalau pernah artinya kamu ada masalah di kepalamu
February 18, 2013 at 4:20 pm
HUKUMAN DAN ANCAMAN
Osherow menjelaskan: “Jika kau menodongkan pistol ke kepala seseorang, kau sanggup menyuruh orang itu berbuat apapun. Jemaat Kenisah Rakyat selalu hidup dalam ketakutan akan hukuman berat, pemukulan2 brutal, ditambah dengan hinaan di muka umum karena melakukan pelanggaran ringan atau tak sengaja. Jim Jones menggunakan ancaman hukuman berat untuk menegakkan disiplin dan ketaatan mutlak yang dituntutnya. Dia melakukan hal ini agar jemaatnya tidak berontak dan menolaknya.”
Muslim terus-menerus hidup dalam ancaman hukuman berat. Kami telah menerima ribuan e-mail dari Muslim2 yang marah dan semuanya punya pesan yang sama yakni kami (murtadin) akan masuk neraka karena berani mengritik Islam. Mereka tidak menantang pendapat kami; mereka tidak mengecam logika kami, tapi hanya mengancam kami dengan hal yang paling menakutkan bagi mereka, NERAKA. Dengan membaca beberapa ayat Quran, dapat diketahui dari mana datangnya rasa takut ini. Para Muslim dibesarkan dengan ketakutan akan Neraka dan hukuman bagi yang berani mempertanyakan otoritas Muhammad sungguh menakutkan bagi mereka.
Rasa takut ini tidak terbatas pada ancaman rohani saja. Hukuman badani/tubuh juga termasuk bagian dari Islam. Di madrasah2, anak2 dipukuli kalau melanggar hokum. Pemukulan tidak hanya diterapkan kepada anak2 saja, tapi orang dewasa pun dipukuli, dipecuti di muka umum, dihina, dicaci, atau dirajam sampai mati karena melanggar hukum Islam.
Banyak hukum yang melarang segala bentuk pemberontakan dan kemandirian. Para pengritik, pemikir merdeka, pembaharu, dan murtadin harus dibunuh. Bahkan mempertanyakan ajaran Islam saja tidak diperbolehkan! Inilah satu2nya cara untuk mempertahankan kepalsuan Islam yang menuntut iman buta yang hanya dapat dibentuk melalui rasa takut dan kebodohan.
PENGEKANGAN INFORMASI
Sama seperti nabinya, para Muslim juga dilatih untuk bersikap penuh curiga. Mereka diajarkan untuk menganggap non-Muslim sebagai musuh yang ingin menghancurkan mereka. Sebagai Muslim kita tidak boleh membaca apapun yang mengritik Islam. Hal ini bukan karena kau takut ketahuan, tapi kau takut akan Allah dan hukumannya yang sadis. Membaca buku2 anti Islam bisa menggoyahkan iman kesetiaanmu pada Islam.
Bandingkan hal ini dengan Kenisah Rakyat. “Dalam Kenisah Rakyat, dan terutama di Jonestown,” tulis Osherow, “Jim Jones mengontrol informasi yang bisa didengar anggotanya. Dia secara efektif mencegah segala perlawanan yang bisa muncul dalam alirannya dan menanamkan kecurigaan dalam diri setiap anggota terhadap segala pesan yang berlawanan dari luar gerejanya. Lagi pula, kebenaran informasi apakah yang bisa disampaikan oleh “musuh2” yang berusaha menghancurkan Kenisah Rakyat dengan kebohongan2? Karena tidak punya pilihan lain dan tidak menerima informasi luar, maka kemampuan anggota untuk menelaah dan menolak sudah jauh berkurang. Lebih2 lagi, bagi kebanyakan pengikutnya, ketertarikan untuk menjadi bagian Kenisah Rakyat berasal dari kemauan mereka untuk menyerahkan tanggung jawab dan kontrol atas hidup mereka sendiri. Orang2 ini kebanyakan adalah kaum miskin, minoritas, lanjut usia, dan tidak berhasil dalam hidup. Mereka dengan senang hati menukar kekuasaan (tanggung jawab) atas diri mereka sendiri guna mendapat keamanan, persaudaraan, mujizat2 palsu, dan janji2 keselamatan yang semu. Stanley Cath adalah psykhiatris yang mempelajari teknik2 pertobatan menarik jemaat baru yang digunakan pemimpin2 aliran sesat. Dia menjelaskan: “Jemaat2 baru harus hanya percaya apa yang disampaikan pada mereka. Mereka tidak perlu berpikir, dan hal ini melepaskan diri mereka dari tekanan2 berat.”
Hal yang sama terjadi pada kaum Muslim, terutama yang hidup di negara2 Islam di mana semua informasi yang bertentangan dengan ajaran Islam yang sah akan disensor dan umat Islam hanya boleh percaya pada satu pengertian Islam yang diakui Pemerintah Islam (Contohnya dengan UU ITE, khususnya pasal 28 ayat 2). Malah sebenarnya kaum Muslim berusaha keras untuk menyensor segala pesan anti-Islam bahkan di negara2 non-Muslim sekalipun. Jika terbit sebuah buku atau artikel yang tidak mereka sukai, maka mereka akan protes dan mencoba untuk memaksa pihak “pelanggar” untuk menarik penerbitan buku atau artikel itu dan meminta maaf pada mereka (Sama seperti para muslim yang berusaha untuk menutup blog murtadin ini). Bisa dibayangkan pula kontrol sensor yang diterapkan Muhammad bagi pengikutnya di Medinah. Dalam banyak kejadian, Umar akan mencabut pedangnya dan menunggu aba2 dari Muhammad untuk memenggal orang yang tampaknya berani melawan otoritas sang Nabi.
Ibn Ishaq menyampaikan sebuah kisah yang menjelaskan sifat Islam yang sebenarnya. Kisah ini tentang pengamatan Orwa terhadap pengikut2 Muhammad. Dia mewakili masyarakat Quraish Mekah dan datang bertemu Muhammad di perkemahannya di Hudaibiyah, di daerah luar Mekah. Muhammad datang bersama 1.500 Muslim bersenjata untuk melakukan ibadah haji di Mekah tahun itu, dan bagi orang Mekah hal ini merupakan unjuk senjata yang menantang mereka.
Dalam pertemuan itu, Muhammad tampak tenang dan Abu Bakar bicara mewakili dirinya. Orwa yang tidak mempedulikan Abu Bakar, bersikap terus terang sesuai dengan adat Arab Bedouin, dan mengulurkan tangannya untuk menjamah jenggot Muhammad. Ini adalah tanda persahabatan dan kekeluargaan dan bukan tindakan menghina. “Minggir!” bentak seseorang sambil memukul tangan Orwa. “Singkirkan tanganmu dari Rasul Allah!” Orwa tercengang oleh bentakan anak muda itu dan bertanya, “Siapakah kamu?” “Aku adalah keponakanmu, Moghira,” jawab anak muda itu. “Sungguh tak tahu budi!” tukas Orwa (yang dulu membayar uang darah atas beberapa pembunuhan yang dilakukan keponakannya tersebut), “Padahal kemaren baru saja aku menebus nyawamu.”
Orwa kaget atas kesetiaan dan pengabdian pengikut2 Muhammad. Sekembalinya ke Mekah, dia melaporkan bahwa dia banyak melihat raja2 seperti Khosrow, Caysar, dan Najashi, tapi dia belum pernah melihat perhatian dan rasa hormat yang begitu besar yang diterima Muhammad dari pengikutnya. “Mereka cepat2 mengamankan air yang digunakannya untuk wudhu, menyimpan ludahnya, atau rambut yang jatuh dari kepalanya.” [Sirat Ibn Ishaq, p.823 ]
Dari kisah ini sudah jelas bahwa Muhammad menjadikan dirinya pusat penyembahan bagi aliran ciptaannya. Dialah tuhan yang dikhotbahkannya sendiri. Ketaatan padanya sama dengan ketaatan pada Allah dan menentangnya berarti menentang Allah. Inilah yang memang diangan-angankan para narsisis dan psikopath, menjadi reinkarnasi Tuhan. Muhammad menipu semua orang sampai dia mencapai takhta Allah dan de facto menjadi Tuhan itu sendiri.
February 18, 2013 at 4:23 pm
bagaimanapun kamu memburuk- burukkan Islam,sinar Islam pasti akan terlihat jua…..kamu seperti kaum yahudi yang tidak percaya kewujudan Nabi Isa. Cuba kau cabar pembikin blog ini dan AliSina untuk berdebat dengan tokoh Islam,mereka hanya tau memburukkan Islam tetapi agama mereka sendiri terjatuh dan tidak mampu menegakkannya kembali….ada orang Islam yang beramal dan ada sebaliknya….Lihatlah bagaimana dunia mengubah persepsi orang terhadap Islam..aku tanya sama kau niqab atau Burqa wajib atau tidak,jawapan kamu pasti tidak karena yang wajib adalah menutup aurat dan tidak terlihat bentuk badan wanita,byk laki2 bisa mengimajinasikan wanita hanya dengan melihat bentuk badannya untuk melawaskan seruan hawa nafsu,,kamu lupa di saat Barat dalam kejahilan dan Timur dalam kegemilangan Islam merebakkan ke Timur dan Kristen tersebar di Barat , kini disaat Barat dalam kegemilangan dan Timur di dalam kejahilan,Islam tersebar di Barat dan Kristen tersebar di Timur….Islam hanya untuk orang yang mau mikir bukan untuk memperbodoh/phsycho orang yang kebanyakkan bodoh.Lihat bila Islam tersebar di Timur ,mereka yang membenci Islam cuba menghancurkan Islam melalui Iman mereka kerana mereka tau mereka tidak dapat mengalahkan mereka dengan senjata.padahal Islam membuat sesuatu bersinar dengan terang..cuba kamu lihat zaman sekarang ekonomi semakin merosot,lihat saja di Indonesia byk korupsi ,orang miskin di tepi jalan itulah angkara sistem kapital membuatkan manusia tebelenggu,berapa ramai orang yang mati kerana kelaparan dan berapa orang yang mati kerana kekejaman rejim yang ingin menolak sistem Islam dan penipuan spt alQaeda yang sebenarnya tak pernah wujud,mangsa sex tentera Amerika.
February 18, 2013 at 4:26 pm
semasa sistem Islam tertegak pernah Afrika menolak wang zakat kerana telah terlalu mencukupi sekarang(sistem kapital) mereka menjadi mayat hidup
February 18, 2013 at 4:27 pm
February 18, 2013 at 3:54 pm
saya yakin muslim tidak ada yg berani berdialog, semuanya pasti kabur. mari kita lihat.
February 18, 2013 at 4:04 pm
Mail.. Kau cari dulu dalil bahwa Yesus itu adalah Isa… cepat… karena kami tahu kau itu cuman taik yang tak berguna..
jangan kabur….
Nah sekarang kau bahas saja ini … sanggup..??
..”" Sebab Allah Kita adalah “”API”" yang menghanguskan.” (Ibrani 12:29)
ha ha Tuhan nya orang kristen ternyata “”API”" juga ya..!!!
February 18, 2013 at 4:10 pm
Alkitab selalu menggunakan gaya bahasa, banyak kiasan yg dipakai.
Aku sdh katakan , aku mau uji quran anda, Yesusku sdh Pasti Tuhan.
Mari kita uji quran anda, dgn topic Isa Almasih. jangan kabur ya, kau kan mujahidin.
February 18, 2013 at 4:06 pm
MENYINGKIRKAN ORANG-ORANG YANG MENENTANG
Baik Muhammad dan Jim Jones sangat tidak suka pada orang2 yang menentang. Mereka menuntut kesetiaan utama dan mutlak sedemikian rupa sehingga keinginan untuk bertanya atau mengritik mereka merupakan hal yang tidak terpikirkan. Muhammad memaafkan mereka yang memeranginya jika mereka menerima Islam dan kekuasaannya. Hal ini dia lakukan pada saudara sepupunya yakni Abu Sofyan. Setelah Muhammad menaklukkan Mekah, dia bahkan lalu menunjuk Abu Sofyan untuk memerintah Mekah. Tapi Muhammad tidak mengampuni mereka yang menolak dan meninggalkannya. Banyak orang yang dibunuh atas perintahnya hanya gara2 alasan sepele seperti mereka tidak setuju dengannya atau menghinanya, simak artikelnya di PEMBANTAIAN OLEH MUHAMMAD (klik disini).
Jeanne Mills menjadi jemaat Kenisah Rakyat selama enam tahun dan punya kedudukan tinggi tapi lalu meninggalkan aliran itu. Dia menulis: “Ada hukum tak tertulis tapi dimengerti sepenuhnya di aliran (Kenisah Rakyat) yang sangat penting: Tidak ada seorang pun yang boleh mengritik sang Bapak, istrinya, dan anak2nya.”
Bukankah hal ini terjadi pula pada Muhammad, keluarganya dan sahabat2nya? Dr. Yunis Sheikh, yang adalah seorang profesor perguruan tinggi di Pakistan, menyatakan bahwa kedua orangtua Muhammad bukanlah Muslim. Hal ini masuk akal karena mereka mati ketika Muhammad masih anak2 dan dalam hadis dikatakan Muhammad mengira mereka masuk neraka. Tapi ternyata komentar Dr. Sheikh membuat mahasiswa2nya marah, dan menuduh dia menghina orangtua nabi junjungan mereka dan melaporkan hal ini kepada imam. Akibatnya Dr. Sheikh dituntut di pengadilan karena melakukan penghujatan dan menghukumnya dengan hukuman mati. Dia dibebaskan dari penjara setelah beberapa tahun karena banyak protes dari penjuru dunia.
Di bulan September, 2006, Mohammed Taha Mohammed Ahmed, yang adalah ketua editor surat kabar swasta Sudan bernama Al-Wifaq, diculik sekelompok Muslim sejati. Dia dihakimi dengan penuh hinaan sebelum akhirnya tenggorokannya disembelih sama seperti orang menyembelih unta, dan lalu tubuhnya dipotong-potong. Dia dituduh menghujat karena korannya menerbitkan artikel dari internet yang mempertanyakan orang tua Muhammad. Yang dilakukan Muhammad Taha yang malang ini hanyalah mengutip beberapa bagian buku dan menulis bantahannya.
Dan masih banyak lagi contoh lainnya. Pesannya sudah jelas yakni melakukan teror sebanyaknya agar tiada seorang pun yang berani menentang Islam. Deborah Blakey adalah anggota senior Kenisah Rakyat yang akhirnya mampu melarikan diri. Dia bersaksi: “Semua sikap tidak setuju dengan perintah Jim Jones dianggap sebagai ‘pemberontakan’… Meskipun aku merasa sangat sedih dengan yang terjadi, aku takut berkata apapun karena aku tahu semua orang yang berbeda pendapat akan mendapat murka Jim Jones dan pengikutnya.”
February 18, 2013 at 4:15 pm
kalau sekarang jaman internet , orang sdh tidak takut murtad lagi.
February 18, 2013 at 4:29 pm
Maing
Bobo
Sudah malam
Besok kau harus sekolah
Sikat gigi dulu ya anak manis
biar mulut kau nggak bau
February 18, 2013 at 4:10 pm
Allah itu Esa jika menampakan wujud aslinya manusia yg berdosa tak mampu untuk melihatnya coba kau tatap matahari mampu nga matamu menatapnya sebagai ciptaan Allah
February 18, 2013 at 4:06 pm
muslim menghindari ajakan dialog dgn berbagai cara, salah satunya dgn pura-pura gila.
February 18, 2013 at 4:11 pm
hai mail gila.. mana dalil nya .. bahwa Yesus itu sama dengan Isa,,..
jangan kabur kau jawab mana dalil nya ,.. cepat kau tuliskan disini
jangan main comot kayak maling.. gak jauh beda seperti yesus mu……
February 18, 2013 at 4:13 pm
Ternyata Yesus seorang Manusia yang menjadi Tuhan rupa rupanya Maling keledai…
refrensi nya (matius 21:2) dan (Markus 11:2)
mosok jesuuuuussss..
February 18, 2013 at 4:19 pm
wakakakakak, kelihatan muslim olik, takut quran nya diuji dgn topic Isa Almasih, karena mereka sdh tau bahwa jika berani berdialog maka ujung-ujungnya kepada Isa adalah Allah. ini tidak bisa dibantah. atau siapa yg bisa bantah?????
February 18, 2013 at 4:25 pm
Hei Bobo
Sudah malam
Cuci kaki
Sikat gigi ya
Mulut kau cukup bau
Bobo ya anak manis
Hari sudah malam
Besok kau harus sekolah
February 18, 2013 at 4:30 pm
gak ada yg berani dialog. pada lari terbirit-birit, mereka takut kalau topicnya adalah Isa Almasih Kalimat Allah dan Roh Allah. ayo siapa berani???
February 18, 2013 at 4:32 pm
Jangan lupa cuci kaki ya anak bodoh
February 18, 2013 at 4:12 pm
ISOLASIONISME (PENGASINGAN DIRI)
Osherow menyebut isolasionisme (pengasingan diri) sebagai “aspek di Jonestown yang paling merusak.” Katanya, “Sampai saat akhir, kebanyakan anggota Kenisah Rakyat percaya pada Jim Jones. Pengaruh2 luar dalam bentuk kekuasaan atau bujukan, dapat mengakibatkan orang jadi tunduk. Tapi yang harus diperhatikan adalah bagaimana anggota memproses kepercayaan itu dalam pikiran mereka. Meskipun perkataan2 Jones selalu tidak konsisten dan metodenya kejam, kebanyakan anggotanya tetap tunduk di bawah perintahnya.”
Quran juga mengangdung banyak hal yang tidak konsisten, penuh kontradiksi dan salah keterangan. Quran adalah buku yang membingungkan, tulisannya kacau balau, penuh khayalan dan pernyataan2 yang tidak masuk akal. Buku ini benar2 mimpi buruk bagi seorang editor (Silahkan lihat post tentang Quran diblog ini). Tapi meskipun begitu, para Muslim menganggapnya sebagai buku mujizat, hanya karena Muhammad mengatakannya begitu.
Pemimpin aliran sesat seringkali mengurung anggota2nya agar tidak bisa berhubungan dengan dunia luar. Jim Jones membangun kotanya sendiri di tengah2 hutan Guyana dan menamakannya sesuai namanya sendiri: “Jonestown” (kota Jones). Muhammad perti ke Yahtrib, kota yang aslinya dibangun oleh Muhammad dan setelah meyakinkan penduduknya orang Arab untuk mengikuti dirinya, maka dia pun mengubah nama kota itu sesuai dengan julukan yang diberikan Muhammad pada dirinya sendiri: Medinat ul-Nabi / Medinah (Kota Sang Nabi).
Di Medinah, Muhammad mulai membunuhi dan menghina terang2an setiap orang yang mempertanyakan otoritasnya. Medinat ul Nabi jadi persis sama dengan Jonestown. Muhammad menjadi penguasa mutlak dan yang melawan dihukum kejam. Jika ada pendatang masuk Medinah dan jadi Muslim, maka dia tidak bisa ke luar dengan mudah.
Salah seorang yang berhasil meninggalkan Muhammad adalah Abdullah ibn Sa’d Abi Sarh. Ketika Muhammad menaklukkan Mekah, dia memberi pengampunan kepada semua penduduk Mekah kecuali kepada 10 orang. Orang2 ini adalah mereka yang mengritik dan mengejek dirinya. Salah satu dari mereka adalah Abi Sarh.
Abi Sarh dulu adalah juru tulis Muhammad dan dia menulis ayat2 Qur’an yang diimlakan Muhammad di Medinah. Dia lebih berpendidikan daripada Muhammad dan seringkali memperbaiki komposisi ayat2 Muhammad dan menyarankan penulisan yang lebih baik dan Muhammad pun setuju. Hal ini membuat Abi Sarh sadar bahwa Qur’an tidak diwahyukan dan Muhammad hanya mengarangnya saja. Dia lalu melarikan diri dan kembali ke Mekah. Di sana dia menyebarkan hal itu. Ketika Muhammad menaklukkan Mekah, meskipun sudah menjanjikan pengampunan bagi seluruh orang Mekah jika mereka menyerah dan masuk Islam, dia tetap memerintahkan pemancungan atas Abi Sarh. Nyawa Abi Sarh selamat karena Utsman menengahi. Hal lain adalah karena Muhammad tidak bisa memberi isyarat yang jelas pada pengikutnya. Ketika Utsman memohon Muhammad untuk tidak membunuh Abi Sarh, yang adalah saudara angkatnya pula, Muhammad diam saja. Pengikut2 Muhammad mengira sikap diamnya adalah karena dia mengabulkan permintaan Utsman. Setelah Utsman dan Abi Sarh pergi, Muhammad mengomel dan berkata dia tidak mau menolak permintaan sahabatnya Utsman, tapi dia berharap pengikutnya dapat melihat raut muka Muhammad yang tidak suka dan lalu membunuh Abi Sarh. Kisah ini juga menunjukkan kemunafikan sang Nabi Allah yang ingin menyenangkan Utsman tapi sekaligus ingin membunuh Abi Sarh. Dia tidak mau langsung mengeluarkan perintah bunuh kepada pengikutnya karena takut Utsman menyalahkannya.
Ibn Ishaq menjelaskan: “Alasan dia memerintahkan Abi Sarh dibunuh adalah karena dulu Abi Sarh itu Muslim dan biasa menulis ayat2 bagi Muhammad; tapi lalu dia murtad dan kembali ke Quraish (Mekah)…” Dia seharusnya dibunuh karena murtad, tapi selamat karena Utsman menengahi..[ Sirat Rasul Allah p.550]
Suasana di Medinah sangat menegangkan. Islam dan Jihad jadi pusat kehidupan masyarakatnya. Muhammad memerintahkan mereka pergi ke mesjid, sembahyang lima kali sehari, dan para prianya ke luar kota untuk menjarah, merampok, menyerang kafilah2, menghancurkan desa2, membunuh para pria dan memperkosa wanita2.
Hadis yang dilaporkan baik Imam Bukhari maupun Imam Muslim menunjukkan sebanyak apa ancaman yang dilakukan Muhammad untuk membuat orang2 tunduk pada perintahnya. Dia dilaporkan berkata:
Aku berpikir untuk mengumumkan saat sholat dan menyuruh seseorang memimpin jemaat sholat, dan aku akan pergi bersama orang2 sambil membawa obor kepada orang yang tidak ikut sholat dan lalu membakar rumah2 mereka dengan api. [ Muslim Book 004, Number 1370; dan Bukhari Volume 1, Book 11, Number 626]
Di hadis ini Muhammad mengancam bakar bagi mereka yang tidak mau sholat bersama di mesjid.
Hidup di Medinah jadi sangat berubah. Dulu sebelum Muhammad datang, masyarakat Yathrib adalah petani, pembuat karya seni, dan pedagang. Pusat perdagangan digerakkan oleh orang2 Yahudi, yang adalah pekerja keras, tahu baca tulis, dan makmur. Orang2 Arab kebanyakan buta huruf, malas, dan santai. Mereka tidak punya banyak kemahiran dan bekerja bagi kaum Yahudi. Ketika Muhammad mengusir dan membunuhi orang2 Yahudi, kota itu berubah drastis. dari “barang jarahan dari Allâh” sesuai dengan yang disebut dalam Qur’an, dan barang jarahan itu didapatkan dari usaha perampokan. Selain itu banyak tersedia pula jarahan berupa budak2 seks wanita. Para wanita yang ditangkapi di usaha2 perampokan menjadi tambahan rangsangan bagi Muslim untuk ikut menjarah, terutama para mujahirin (yang hijrah dari Mekah ke Medinah) yang pada umumnya masih bujangan.
Begitu kaum Yahudi dibunuhi dan diusir, para Arab miskin di Medinah tidak punya pilihan lain selain ikut pasukan Muhammad dan berperang baginya, jika masih ingin bisa makan. Alasan utama Muslim awal untuk berjihad adalah kekayaan dan seks
February 18, 2013 at 4:16 pm
Urusan Sex.. Urusan Sundal. Yesuslah rajanya.. Wong Yesus juga anak sorang lonte… pantasan saja ajaran sex melulul.. sundal melulu
..”" Berfirman Yesus kepadaku..”" Pergilah lagi cintilah perempuan sundal dan Pelacur…..” (Hosea 3:1)
Mosok jesuuuusususss.
February 18, 2013 at 4:20 pm
haiii mail keturunan sundal…. kabur kau kan….
mana refrensi dari alkitab bahwa Yesus itu sama dengan Isa.. ??
February 18, 2013 at 4:22 pm
mail… biar kalian tahu… Yesus itu adalah raja penzinah, he he..
makanya kau baca kitab mu…
February 18, 2013 at 4:22 pm
klik http://alkitab.sabda.org/search.php?search=sundal&tab=text&scope=all&exact=off
masukkan keyword : SUNDAL.. Tebak ada berapa banyak kata “sundal”… Tapi sayang nggak ada “SUNDAL BOLONG” atau “SUNDAL JEPIT” xixixixi…
February 18, 2013 at 4:23 pm
simuhammad istrinya segudang disiapakan bidadari cantik disurga segudang itulah ajaran agama mania sex dimatanya hanya sex segudang menantinya
February 18, 2013 at 4:24 pm
PRO !
Kau seperti Cerdas
Kau seperti Hebat membahas
Tapi sayang !
Kitab suci sudah diturunkan 4 buah , itu saja kau tak tahu
Milyaran manusia mengetahui itu
BETAPA Kerdilnya pengetahuan kau
Kau keluar dari tempurung kelapa
Agar kau tahu Luasnya Ilmu pengetahuan yang selama ini kau tak tahu
PAHAM BODOH ?
February 18, 2013 at 4:26 pm
HANCURNYA HUBUNGAN KELUARGA
Jim Jones percaya: “Keluarga adalah bagian dari sistem musuh, karena mereka merugikan pengabdian total seseorang kepada “Alasan Utama”. Alasan Utama ini tentunya tak lain daripadanya dirinya sendiri (Jim Jones).
Muhammad memecah-belah keluarga dengan menyatakan bahwa Muslim pertama-tama harus setia terhadap Allah dan Rasulnya dan tidak boleh taat pada orangtua mereka jika mereka menghalangi hubungan Muslim dengan Islam. Karena Allah tak bisa dilihat dan didengar, maka ketaatan akhirnya bermuara pada Muhammad, satu2nya wakil Allah dibumi. Ayat Quran berikut menjelaskan hal ini:
Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. (QS 29:8)
“Mengapa tidak banyak orang yang keluar dari aliran itu?” tanya Osherow. “Begitu masuk Kenisah Rakyat, orang2 tidak boleh pergi; yang tetap pergi dibenci,” jelasnya. “Tiada yang lebih menjengkelkan Jim Jones daripada hal ini; orang2 yang meninggalkannya menjadi sasaran kebenciannya dan disalahkan atas segala masalah yang terjadi. Seorang anggota jemaat ingat setelah beberapa anggota remaja meninggalkan Kenisah Rakyat, ‘Kami sangat membenci ke delapan orang itu karena kami tahu suatu hari mereka akan mencoba membom kami. Maksudku, Jim Jones membuat kami benar2 percaya akan hal ini.”
Muslim juga diajarkan cara berpikir yang sama. Seorang Muslim sangat membenci murtadin. Dalam Islam, murtadin, pemikir merdeka (freethinkers), dan pengritik diancam dan dibunuh. Muslim yang murtad dituduh melakukan penghujatan dan mereka dihina atau dibunuh. Quran pun dengan jelas menyatakan bahwa Muslim tidak boleh murtad.
Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka. …. Sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran) sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, setan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka. (QS. 47:23-25)
Di sini Muhammad menjanjikan hukuman illahi bagi murtadin di alam baka. Dia juga mengumumkan hukuman bagi murtadin di dunia. Bukhari melaporkannya di hadis berikut:
Rasul Allah berkata, “Darah seorang Muslim yang bersaksi bahwa tiada yang layak disembah selain Allâh dan bahwa aku adalah rasulnya, tidak boleh dikucurkan selain karena tiga hal: dalam Qisa melakukan pembunuhan, orang yang telah menikah melakukan zinah dan yang murtad dan meninggalkan kaum Muslim.” [Sahih Bukhari Volume 9, Book 83, Number 17]
Hadis lain menyatakan bahwa beberapa murtadin dibawa menghadap Ali dan dia membakar mereka. Ketika berita ini didengar Ibn ‘Abbas, dia berkata, “Jika aku berada di tempatnya, aku tidak akan membakar mereka, sebagai yang dilarang Rasul Allâh yang berkata, ‘Jangan hukum orang dengan hukuman Allah (api).’ Aku akan membunuh mereka berdasarkan perkataan Rasul Allâh, ‘Barangsiapa yang meninggalkan agama Islam, bunuh dia.’” [Sahih Bukhari Volume 9, Book 84, Number 57]
February 18, 2013 at 4:28 pm
Hancurnya suatu Nurani Kemanusiaan
Ketika TUHAN mulai berbicara dengan perantaraan Hosea, berfirmanlah Ia kepada Hosea: “Pergilah, kawinilah seorang perempuan sundal 1 i dan peranakkanlah anak-anak sundal, karena negeri ini bersundal j hebat dengan membelakangi TUHAN.” Hos 1:2
February 18, 2013 at 4:30 pm
PENGARUH BUJUKAN
Apa sih awalnya yang menyebabkan orang2 tertarik bergabung di alirannya Jim Jones? Mari kita bahas pertanyaan ini dan membandingkannya dengan orang2 yang baru masuk Islam (mualaf).
Osherow menyebut daya tarik Jim Jones terdapat pada kepribadiannya yang berkharisma dan keahliannya dalam berkhotbah, juga ditambah dengan keahliannya dalam memanfaatkan orang yang mudah tertipu. Dengan janji2 dan penampilannya yang diatur rapih untuk memikat setiap penonton, dia dengan mudah memenangkan hati dan angan2 mereka. Kata2 Cicero tepat dalam menggambarkan hal ini: “jago khotbah dapat membuat hal yang mustahil dipercaya orang.”
Muhammad juga sadar betul akan pengaruh khotbah. Dia percaya bahwa “dalam kemahiran berkhotbah (pidato) terdapat sihir” [ Sunnan Abu Dawud; Book 41, Number 4994] dan sering berkata: “Dalam khotbah2 yang diucapkan dengan mahir terdapat pengaruh sihir” (artinya, beberapa orang tidak mau melakukan sesuatu dan pengkhotbah yang hebat mengutarakan hal itu dan kemudian orang2 mau melakukannya setelah mendengar khotbah).”[ Sahih Bukhari Volume 7, Book 62, Number 76]
Di hadis lain, dia membual, “Aku telah diberi kunci2 khotbah yang berpengaruh dan diberi kemenangan melalui terror”. [ Sahih Bukhari Volume 9, Book 87, Number 127] Dia menggunakan pengaruh khotbah dan bujukan, juga teror dan ancaman demi keuntungan dirinya sendiri.
Osherow menulis: “Anggota Kenisah Rakyat terdiri dari masyarakat yang butuh bantuan dan terlupakan: orang2 miskin, kulit hitam, para jompo dan beberapa pecandu obat bius dan bekas narapidana.”.
Bandingkan hal ini dengan pengikut2 pertama Muhammad di Mekah. Mereka kebanyakan adalah kaum miskin, budak2, anak2 muda pemberontak, dan beberapa wanita yang butuh perhatian. Dia berkhotbah pada para budak agar mereka melarikan diri dari majikannya dan hijrah; dia mengatakan pada kaum muda untuk tidak mentaati orang tua mereka dan ikut dia saja; dia berbicara tentang kesamaan sosial dan persaudaraan antar sesama Muslim; dia menjanjikan setiap orang hadiah besar di alam baka dan kekayaan di dunia fana, kekayaan yang nantinya datang melalui penjarahan / perampokan.
Tiga sejarawan utama Muslim yakni Tabari, Ibn Sa’d dan Ibn Ishaq setuju bahwa hanya beberapa gelintir orang saja yang memeluk Islam secara sukarela. Kebanyakan orang lainnya memeluk Islam karena rasa takut atau karena serakah ingin dapat bagian harta jarahan. Meskipun demikian, apapun alasannya, mereka semua memenuhi tujuan Muhammad untuk menundukkan semua orang pada Islam.
February 18, 2013 at 4:31 pm
Bunuhlah saudaramu, bunuhlah Ibumu
Bunuhlah orang sekota biarpun anak lagi menyusu
Bunuhlah anak2 di mezbah karena kesalahan orang tuanya
Bunuhlah isteri yang tidak perawan
Kau tahu ayat2 Bejat Itu di INJIL ?
Tolong kau salinkan ya !
February 18, 2013 at 4:31 pm
Mail adalah keturunan asli pesundal.. bukan sundal bolong,,, dan bukan juga sundal jepit…
Terkadang kita sangat bingung lihat tingkah nya orang kristol.. sebentar bilang Al-Qur,an palsu, sebentar cuman perkataan Muhammad, tetapi kok suka suka ngambil ketuhanan Yesusnya dari situ ya… sementara sedikitpun tidak ada hubungan antara Isa dengan Yesus. Nihil.
inilah menunjukan bahwa orang kristen itu tolol tolol..
he he he…
February 18, 2013 at 4:32 pm
yang mau jamah “susu” (dalam tanda kutip, nih ada ceritanya)
Mereka bersundal di Mesir, b mereka bersundal c pada masa mudanya; d di sana susunya dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang-pegang. e
Yeh 23:3 (sumber Alkitab Sabda)
February 18, 2013 at 4:21 pm
MEMBEDAH KITAB DONGENG : Imamat 11:7
Klik utk melihat gambar: http://bibleholes.files.wordpress.com/2012/02/imamat-11-ayat-7.jpg
Silahkan perhatikan gambar diatas yang kalimatnya yang diberi tanda dengan warna.
- Pada I_BIS dan I_FAYH (kalimat yang berwarna merah),disana bertuliskan bahwa adanya pelarangan makan : “babi”.
- Tetapi,pada I_ENDE dan I_TB (kalimat yang berwarna hijau),disana bukan babi yang dilarang tetapi yang dilarang adalah: “babi hutan”.
Untuk mengetahui lebih jelasnya tentang perbedaan babi dengan babi hutan baik mengenai klasifikasi ilmiahnya dan juga gambarnya,silahkan googling wikipedia berbahasa Indonesia dengan judul
1)Babi
2)Babi Hutan
Menurut anda,manakah yang benar yang dilarang makan oleh alkitab:
1. Apakah yang dilarang itu babi,sebagaimana yang sudah dinyatakan oleh I_BIS dan I_FAYH ataukah babi hutan seperti yang dinyatakan oleh I_ENDE dan I_TB ?
2. Apakah tidak ada perbedaan atas apa yang disampaikan alkitab,tentang babi dan juga babi hutan?
JIKA KESALAHAN ITU TERJADI KARENA KESALAHAN MANUSIA,HAL BISA SANGAT DIPERCAYA.TETAPI JIKA KESALAHAN ITU TERJADI KARENA TUHAN,MAKA SANGAT MUSTAHIL KALAU HAL ITU BISA TERJADI.
WAHAI ORANG-ORANG KAFIR!KALIAN AKAN MASUK NERAKA YANG SANGAT PANAS MENGGELEGAK JIKA MATI TIDAK SEMPAT BERTAUBAT JANGANLAH TERPEDAYA DENGAN AJARAN PAULUS YANG SESAT LAGI MENYESATKAN.DIA ITU TIDAK LAIN ADALAH SERIGALA BERHATI SYAITAN YANG BERBULU DOMBA YANG TELAH DINUBUATKAN OLEH ISA AL MASIH.BUKTINYA DIA MATI TERKENA KUTUKAN TAURAT DENGAN LIDAH TERJELIR DAN MATA TERBELIAK DIBACOKIN PENGUASA ROMAWI.HANYA SATU SAJA JALAN KESELAMATAN UTK SELURUH UMAT MANUSIA SELURUH ALAM.UCAPKANLAH DENGAN HATI YANG YAKIN DAN IKHLAS SESUNGGUHNYA TIDAK ADA TUHAN YANG BERHAK DISEMBAH MELAINKAN ALLAH DAN SESUNGGUHNYA NABI MUHAMMAD ITU ADALAH UTUSAN ALLAH PASTI KALIAN AKAN DIMASUKKAN KE DALAM SYURGA DAN SEGALA DOSA-DOSA KALIAN AKAN DIAMPUNKAN.JIKA TIDAK…AWASLAH KALIAN! NERAKA MENUNGGU!!!NA’UUZUBILLAAHI MIN ZAALIK!!!
February 18, 2013 at 4:24 pm
hi ilham, Mr. Hit and run, wakakakakkkk.
kau setuju gak Isa adalah Kalimat Allah dan Roh Allah? qs 4:171.
February 18, 2013 at 4:26 pm
hhuuuuuuuuushh…. mending elu klik http://alkitab.sabda.org/search.php?search=sundal&tab=text&scope=all&exact=off
masukkan keyword : SUNDAL.. Tebak ada berapa banyak kata “sundal”… Tapi sayang nggak ada “SUNDAL BOLONG” atau “SUNDAL JEPIT” xixixixi…
February 18, 2013 at 4:36 pm
Tuhan itu suci, jadi tuduhan kalian adalah salah alamat.
Buktikan dulu kalau Yesus itu bukan Tuhan.
February 18, 2013 at 4:37 pm
kamu jangan mau jadi ustaz di sini, mengikut ilmu kesufian,kita semua tercipta daripada Roh Suci iaitu Roh Allah,tetapi dikarena dosa roh tersebut tercemar ,jgn kamu mau ulas ilmu kesufian kami di sini enggak pakar dalam bidang itu.Musa juga adalah kalimat Allah ,,ayuhh gimana niiihhh?
February 18, 2013 at 4:41 pm
Maing Tuhan kau itu SUCI ?
Katanya sekarang lagi menjamah-jamah keperawanan anak gadis yang susumuya mulai montok dan bulunya baru tumbuh
Suci seperti apa tuhan kau ?
Kau cuci kaki
Bobo ya
sudah malam
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 18, 2013 at 4:42 pm
SAKSIKAN KONSER SUNDAL DENGAN JUDUL SALAH ALAMAT….
“Ambillah kecapi, kelilingilah kota, hai sundal h yang dilupakan! Petiklah baik-baik, bernyanyilah banyak-banyak, supaya engkau diingat orang.”
Yes 23:16 (Sumber Alkitab Sabda)
——————
#kemana3x……… hajaaaaaaaaaar ndal….
February 18, 2013 at 4:44 pm
abdulah, ilmu masih cetek, kok mau ajarin aku??? Musa adalah Kalimat Allah , kamu comot ayat dari mana??? coba datangkan ayatnya. Roh Allah siapa yg ciptakan??? ayo jawab.
February 18, 2013 at 4:50 pm
Maing
Seragam sekolah sudah kau siapkan untuk besok ?
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 18, 2013 at 4:35 pm
BUALAN2 LUAR BIASA BESAR
Para pemimpin aliran sesat punya pribadi megalomaniak. Baik Jim Jones maupun Muhammad punya ego (keakuan) yang terlalu membengkak. Untuk memikat anggota baru, Jones mengadakan pelayanan masyarakat di berbagai kota. Di selebaran2 yang disebarkan tertulis:
Pendeta Jim Jones… Luar Biasa! Penuh Muzizat! Sukar Dipercaya! Pelayanan kesembuhan kenabian yang paling unik yang engkau akan pernah saksikan! Saksikan Firman yang hadir diantara kalian!
Muhammad juga punya banyak bualan tentang dirinya sendiri. Allah yang adalah boneka ciptaannya seringkali memujinya sebagai:
Kami mengirim kamu sebagai rahmat bagi semesta alam (Q.21:107)
Dan memang kau (Muhammad) benar2 berbudi pengerti agung. (Q.68:4)
Memang benar Rasul Allah kau adalah suru teladan yang baik. (Q.33:21)
Sungguh benar inilah kata Rasul yang paling mulia. (Q.81:19)
Seorang bekas anggota jemaat yang bernama Neva Sly mengatakan: ‘Kami selalu menyalahkan diri kami sendiri jikalau ada yang tidak beres.’ Akhirnya, dengan kemahiran berpidato, penipuan, dan bahasa yang muluk, Jones bisa meyakinkan bahwa kematian sebenarnya adalah ‘langkah selanjutnya’ dan dengan ini dia menutupi tindakan putus asa bunuh diri sebagai tindakan ‘bunuh diri revolusioner’ yang terhormat dan berani. Para jemaatnya percaya pada kata2nya.”
Hal inipun persis dengan yang terjadi pada Islam, di mana Muslim secara sukarela menyalahkan diri sendiri jikalau ada yang tidak beres dan bersyukur pada Allah untuk semua hal yang baik. Kita juga bisa melihat kesamaan yang tepat antara pengikut Muhammad dan Jim Jones di saat mereka menghadapi kematian.
Kata asli “kami cinta kematian sama seperti kau cinta kehidupan” yang dikatakan Osama bin Laden pada suratnya yang terkenal untuk Amerika Serikat sebenarnya terdapat dalam kejadian Perang Qadisiyya di tahun 636 ketika panglima tentara Muslim yakni Khalid ibn Al-Walid mengirim pesan surat dari Kalifah Abu Bakr kepada panglima Persia (Iran) bernama Khosrau. Suratnya menyatakan: “Kau (Khosrau dan orang2nya) harus masuk Islam, dan dengan begitu nyawamu selamat, karena jika tidak, kau harus tahu bahwa aku datang padamu dengan tentara2 yang cinta kematian, seperti kau cinta kehidupan.” Kalimat ini terus dikutip di khotbah2 Muslim modern, di koran2 dan di buku2 Islam.
February 18, 2013 at 4:37 pm
SAKSIKAN KONSER SI SUNDAL… FREE OF CHARGE
“Ambillah kecapi, kelilingilah kota, hai sundal h yang dilupakan! Petiklah baik-baik, bernyanyilah banyak-banyak, supaya engkau diingat orang.”
Yes 23:16 (Sumber Alkitab Sabda)
February 18, 2013 at 4:39 pm
Lalu naga yang berkepala tujuh itu menyabet 1/3 bintang dilangit
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
Maing , itu dongeng lucu dari INJIL kau
February 18, 2013 at 4:46 pm
Ini bualan Bejat dan Luar biasa PAULUS
Katanya dia bertemu TUHAN di perjalanan
Dia berkata lagi dia menyaksikan Tuhan menjelama menjadi manusia
Dia menyaksikanb Firman jalan2 bersama ALLAH
Tapi Paulus sudah menyadari bualannya :
Makanya dia hanya mengajak manusia yang bodoh saja ikut agamanya
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
Kalau Bodoh masih tak sadar juga namanya BEBAL
February 18, 2013 at 4:47 pm
PEMBENARAN DIRI SENDIRI
Jim Jones menciptakan suasana dominasi dan pengontrolan total. Osherow menulis: “Dengan mengamati ketaatan dan pengaturan suasana di Jonestown, maka akan diketahui mengapa orang2 bertindak sesuatu. Begitu anggota2 sudah masuk ke dalam Kenisah Rakyat di Jonestown, tidak banyak yang dapat mereka lakukan selain mengikuti apa yang diperintahkan Jim Jones. Mereka di bawah pengaruh kekuasaan mutlak. Mereka tidak punya banyak pilihan, dikelilingi penjaga bersenjata api dan berada di tengah2 hutan, mereka telah menyerahkan passport dan surat2 penting mereka, telah bersumpah kepada Jones, dan percaya keadaan di luar bahkan lebih mengancam. Anggota2 diberi makan yang sangat tidak bergizi, disuruh bekerja keras, kurang tidur, dan terus-menerus dikecam keras oleh Jones atas kesalahan2 mereka. Semua ini menekan mereka untuk tunduk terus pada Jones.”
Kita tahu bahwa Muhammad bersikap kejam terhadap mereka yang meninggalkannya. Jadi bisa dilihat bahwa tidak banyak perbedaan antara jalan pikir Muhammad dan Jones. Akan tetapi, tidak benar kalau dianggap bahwa anggota2 aliran sesat tetap tinggal karena mereka dipaksa tunduk secara fisik saja. Pemaksaan sikap tunduk secara moral jauh lebih berpengaruh dan berlangsung lama. Korbannya jadi penurut, bahkan turut berpartisipasi terhadap penindasan dan perbudakan atas diri mereka sendiri.
Osherow menulis: “Di saat upacara bunuh diri akhir, kebanyakan anggota tidak mungkin lagi untuk bisa melawan atau melarikan diri. Tapi sebenarnya, tidak dapat disangkal bahwa tidak banyak yang ingin melawan dan pergi. Kebanyakan anggota percaya pada Jones. Di sebuah tubuh wanita ditemukan pesan yang tertulis di tangannya di saat2 terakhir yang tertulis: ‘Jim Joneslah satu2nya yang benar.’ Mereka tampaknya telah menerima pentingnya dan bahkan “indahnya” kematian. Sebelum upacara bunuh diri berlangsung, seorang penjaga mendekati Charles Garry, yang adalah salah satu pengacara yang disewa Kenisah Rakyat. Penjaga itu berkata, “Saat yang indah… kita semua akan mati.”
Anggota yang berhasil selamat di Jonestown adalah seorang dokter gigi dan dia diwawancarai tentang terjadinya kematian2 itu. Katanya, “Jika aku berada di sana, aku pasti jadi salah seorang dari mereka yang berbaris untuk minum racun dan merasa bangga melakukannya. Yang kusedihkan adalah: aku tidak ikut mengalami saat akhir itu.”
Sukar untuk menerangkan dan mengerti peristiwa ini. Kenyataannya adalah begitu seorang percaya bahwa pemimpin alirannya adalah utusan illahi, maka mereka dengan suka hati mau jadi partisipan dan pelaku dari pikiran2 pemimpinnya yang tidak waras. Apa yang mendorong orang normal untuk berlaku ekstrim seperti ini? Apakah ini dapat menerangkan sikap fanatik dan pengabdian mutlak dari Muslim2 awal terhadap Muhammad? Apakah para Muslim awal itu melihat Muhammad sama seperti pengikut Kenisah Rakyat melihat Jim Jones? Hadis berikut ini menerangkan fanatisme buta para Muslim awal.
Rasul Allah datang mengunjungi kami di siang hari dan air wudhu dibawa baginya. Setelah dia melakukan wudhu, air sisa wudhu dibawa oleh orang2 dan mereka mulai membilasi tubuh2 mereka dengan air itu (sebagai berkat). [ Bukhari Volume 1, Book 4, Number 187]
February 18, 2013 at 4:21 pm
wakakakakakkk, si olik lari teruuuusssssss. mujahidin satu ini tidak berani berdialog tentang Isa Almasih.
padahal kalau muslim mau berdialog dgn Topic apakah Yesus adalah Tuhan, kami siap 10000%
February 18, 2013 at 4:24 pm
he he,, mail; mail… ya udah sono mimik cucu duyu… biar gak tolol…
February 18, 2013 at 4:27 pm
mas olik, kenapa kau kabuuuur mas???? ono opo???? takut ketahuan, bahwa Isa adalah Allah ya??
February 18, 2013 at 4:29 pm
hussssssshhh… Isa nggak ada dalam ajaran kristen…
February 18, 2013 at 4:29 pm
kok roti adalah pembuat roti ?
February 18, 2013 at 4:33 pm
sudah kukatakan bahwa aku ingin menguji quran , dgn topic Isa adalah Kalimat Allah dan Roh Allah.
mengapa kalain takut??? alias kabuuur????
February 18, 2013 at 4:35 pm
hahahahha…. udahlah mail mending kita buka kitab sundal aja yah…
klik http://alkitab.sabda.org/search.php?search=sundal&tab=text&page=2
February 18, 2013 at 4:36 pm
Kau sudah kerjakan PR ?
Nanti kau dihukum guru
Kau belajar baik2 sebentar lagi kau akan ujian akhir SD
nanti kau tak lulus lagi
Kau sudah 3 kali tak lulus SD
Entar kau tua di SD lho Atar
KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUUK KRUUK KRUUK

.
.
February 18, 2013 at 4:40 pm
alie , alien, bukanya datang utk membantu rekannya malah ngajak kabur , wakakakakakkkkkkk piye iki?
February 18, 2013 at 4:25 pm
weeeeeeeeeeeew……… ngapain dialog.. lagian kami udah tau kok…xixixixi
February 18, 2013 at 4:28 pm
kalau sudah tahu kou bobo aja deh
TIDAK KONSISTEN
Sama seperti yang dialami beberapa jemaat Kenisah Rakyat, Muslim2 awal pun menyadari aturan ibadah kepercayaannya dan tindakan2 pemimpin mereka tidaklah konsisten. Jim Jones bersetubuh dengan banyak wanita di perkumpulannya dan dia tidak malu2 melakukannya. Muhammad juga melakukan banyak hal yang tentunya mengejutkan orang banyak, bahkan juga pengikutnya orang Arab yang bermoral rendah.
Di satu hadis Aisyah berkata: “Aku memandang rendah para wanita yang menyerahkan diri mereka pada Rasul Allâh dan berkata, “Dapatkan wanita menyerahkan diri mereka (pada seorang pria)?” Tapi ketika Allâh menyatakan: “Kau (wahai Muhammad) dapat menunda (giliran istri2mu), dan kau dapat menerima siapapun yang kau kehendaki; dan kau tidak bersalah jika kau mengundang dia yang gilirannya kau tunda,” (Q.33:51) Aku berkata (pada sang Nabi), ‘Aku merasa Tuhanmu cepat memenuhi kehendak dan nafsumu.’” [Sahih Al-Bukhari, Volume 6, Book 60, Number 311]
Sudah jelas Aisyah tidak hanya cantik tapi juga cerdas. Memang bisa jelas terlihat di banyak kejadian tuhannya Muhammad datang segera menolong dan mengijinkannya untuk melakukan apapun yang disukainya.
Muhammad melanggar beberapa norma masyarakat dengan menikahi Zainab, yang adalah menantunya sendiri. Dia berhubungan seks dengan Mariyah, pelayan istrinya, ketika istrinya (Hafsa) sedang tidak ada di rumah. Dia berusia 51 tahun ketika dia menikahi Aishya yang berusia 6 tahun dan menidurinya ketika Aisyah baru berusia 8 tahun 9 bulan dan masih bermain dengan boneka2nya. Muhammad mengaku dapat ‘wahyu2’ terbaik ketika tidur di bawah satu selimut dengan anak perempuan kecil ini. Di puncak kekuasaannya, Muhammad melihat anak perempuan balita dan mengatakan pada orangtua anak itu bahwa dia ingin mengawininya jikalau anak itu sudah tumbuh besar. Untunglah bagi anak itu, Muhammad mati tak lama setelah mengatakan hal itu. Muhammad mengambil wanita2 remaja sebagai hadiah2 pribadi dari Allah tatkala melakukan penyerangan2 dan menghabisi suku2 dan membunuhi sanak keluarga mereka. Dia menjadikan para wanita remaja itu sebagai budak2 seks di haremnya.
Tentu saja, banyak Muslim awal yang heran andaikata Muhammad itu rasul tuhan, mengapa tindakannya sangat jauh dari suci. Kita tidak bisa menyamaratakan bahwa Arab2 kuno tidak punya nurani sama sekali dan tidak tahu apa yang dilakukan Muhammad adalah salah. Akan tetapi, jika mereka ragu, mereka tidak berani menyatakan hal itu. Muslim takut akan ancaman dan hukuman. Mereka yang tidak setuju cepat2 disingkirkan.
Sama seperti Jim Jones, Muhammad juga menciptakan suasana teror sehingga yang meragukan dirinya tidak berani menyatakan pikirannya. Dia melarang pertanyaan2 yang susah dan jadi sangat marah jikalau ada yang melakukannya.
Hadis berikut adalah contoh di mana Muhammad marah pada mereka yang berani mempertanyakan keputusannya. Hal ini terjadi ketika dia membagi-bagi semua jarahan yang dirampas di Perang Hunain kepada para pemimpin Mekah untuk “melunakkan hati mereka” dan “membuat Islam terasa manis di mulut2 mereka.” Pengikutnya yang membantunya berperang tidak kebagian jatah apapun. Seorang berkata: “Wahai Rasul Allah! Bersikaplah adil.” Sang Nabi berkata, “Awas kamu! Siapa yang bisa berlaku adil jika aku tidak? Aku akan celaka jika aku tidak berbuat adil.” Omar berkata, “Wahai Rasul Allah! Ijinkan aku memancung kepalanya.” [Sahih Bukhari Volume 4, Book 56, Number 807]
February 18, 2013 at 4:30 pm
yang mau makan “bakso urat” nih ada ayatnya di bibel
Engkau bersundal a dengan orang Mesir, b tetanggamu, si aurat besar itu, sehingga persundalanmu c bertambah-tambah, yang menimbulkan sakit hati-Ku. d Yeh 16:26 (sumber Alkitab Sabda)
February 18, 2013 at 4:35 pm
Mail… jangan kabur gitu dong… tuliskan dulu dalilnya kalau memang Yesus sama dengan Isa…
jangan jadi pesundal jepit… …
February 18, 2013 at 4:36 pm
MENGAKU PUNYA PENGETAHUAN RAHASIA
Satu cara yang digunakan pemimpin aliran sesat untuk mempesona pengikutnya adalah dengan cara melakukan mujizat dan mengaku punya pengetahuan yang tidak diketahui orang lain. Jim Jones melakukan banyak mujizat yang diatur apik di atas panggung. Diantaranya adalah kemampuannya untuk menyatakan sesuatu tentang anggota baru atau tamu yang tidak diketahui orang manapun kecuali orang itu sendiri. Untuk melakukan “mujizat” ini, dia akan mengirim seorang pengikut kepercayaannya terlebih dahulu untuk mencari barang milik orang atau tamu itu, membaca surat2 pribadinya atau mendengarkan pembicaraan mereka dan lalu melaporkan keterangan itu padanya. Setelah itu dia akan mengejutkan mereka dengan “pengetahuan rahasia” tentang mereka.
Muhammad juga melakukan hal yang sama. Dia punya banyak mata2 di mana2 dan setelah mereka menyampaikan keterangan padanya, dia akan membual “Jibril memberitahu diriku…”
Di sub judul 2 kita telah membahas skandal seks Muhammad dengan Mariyah, reaksi Hafsa akan hal itu dan sumpah Muhammad yang melarang dirinya menikmati Mariyah tapi kemudian dia sendiri membatalkan sumpah itu dan mengaku dapat wahyu dari Allah. Ayat berikut sesuai dengan kejadian ini. Ayat ini berisi perintah Muhammad kepada Hafsa untuk tidak menceritakan rahasia skandal seksnya dengan Mariyah kepada orang lain. Tapi Hafsa tak sanggup mengekang mulutnya, sehingga menyampaikan rahasia ini kepada Aisyah. Muhammad marah ketika tahu rahasia ini terbongkar. Tidak perlu jadi orang jenius untuk tahu bahwa Hafsalah yang membocorkannya. Akan tetapi, Muhammad lalu mengaku bahwa Allah-lah yang memberitahukan padanya bahwa Hafsa telah melanggar perintah sang Nabi.
Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari istri-istrinya (Hafshah) suatu peristiwa. Maka tatkala (Hafshah) menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah) dan Allah memberitahukan hal itu (semua pembicaraan antara Hafshah dengan Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya) dan menyembunyikan sebagian yang lain (kepada Hafshah). Maka tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaraan (antara Hafshah dan Aisyah) lalu Hafshah bertanya: “Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu?” Nabi menjawab: “Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”. (Q.66:3)
Seluruh kejadian ini sungguh konyol. Pertama-tama, pencipta seluruh alam semesta ini bertindak sebagai mucikari yang membantu nabinya untuk bersetubuh dengan wanita yang membangkitkan birahinya. Setelah itu sang pencipta alam semesta menyebar gosip dengan memberitahu nabinya apa yang dikatakan para istrinya di belakang punggungnya. Tiada guna untuk membicarakan kekonyolan kisah ini. Hal penting yang patut diperhatikan adalah Muhammad membual menerima keterangan dari tuhan padahal sudah jelas Hafsa sendiri yang membocorkan rahasianya. Anak umur enam tahun saja sudah bisa menduga hal ini.
Akan selalu ada berbagai cara yang dilakukan pemimpin aliran sesat untuk menipu orang dan mengaku punya pengetahuan rahasia. Herannya, para jemaatnya juga seringkali sukarela bekerja sama dengan pemimpin itu untuk melakukan penipuan.
February 18, 2013 at 4:38 pm
Ia melakukan lebih banyak lagi persundalannya sambil teringat kepada masa mudanya, waktu ia bersundal di tanah Mesir. Yeh 23:19 (Sumber Alkitab Sabda)
——————————
Hajaaaaaaaaaar ndal…..xixixixi
February 18, 2013 at 4:43 pm
PRO
Kau Seperti cerdas
Padahal BODOH
Kau masih tak sadarkah ?
si PAULUS pembuat INJIL dan Pembuat kristen mengatakan
bahwa dia hanya mengajak UMMAT yang tolol ikut agamanya?
February 18, 2013 at 4:43 pm
Allah dg awloh sama atau ntidak?..
Abraham dan ibrahim sama atau tidak ?..
yg dikorbankan Ishak disulap menjadi ismail sama apa tidak ?..
Gabriel dan jibril sama atau tidak ?….
Yesus dg Isa sama apa tidak ?
Yesus yg ada didalam kerajaan surga dan muhammad yg sdh jadi debu tanah menanti penghakiman sama apa tidak ?….
Yesus yg tak pernah membunuh dg debu tanah muhammad sang pembunuh sama apa tidak ?
Yesus suci , terkemuka didunia dan akhirat, hakim yg adil dg debu tanah muhammad sama atau tidak ?..
ahmad dan muhammad sama atau tidak?..
February 18, 2013 at 4:48 pm
weeeeeeewwww….
Yesus tidak sama dengan Isa
Yesus = Tuhan (dalam kristen)
Isa = manusia (dalam Islam)
jangan ngimpi pro………. (hadeeeeh)
February 18, 2013 at 4:52 pm
Kau tak kenal ALLAH ( Hosea 4:1)
Allah adalah Tuhan ku (Isa berkata di Markus 12:29)
Kau tak ikut ajaran Isa
Kau ikut ajaran PAULUS
Dia mengajarkan Tuhan menjelma menjadi manusia
PAHAM BODOH ?
February 18, 2013 at 4:54 pm
MENUNTUT NYAWA SEBAGAI PENGORBANAN TERAKHIR
Osherow menulis: “Akhirnya, Jim Jones dan Alasan Utama-nya menuntut pengikutnya untuk menyerahkan nyawa mereka.”
Pemimpin aliran sesat jadi begitu terobsesi dengan ketaatan sehingga dia menuntut pengikutnya membuktikan kesetiaan dan kecintaan mereka padanya dengan cara mengorbankan apapun, termasuk nyawa mereka sendiri. Alasannya hanyalah dikarang-karang saja. Quran juga menawarkan upah besar bagi yang mati syahid dan mengajak Muslim untuk mengorbankan nyawa mereka demi Muhammad.
Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka, bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman. [QS 3:169-171]
Ada pula ahadis yang menerangkan upah yang akan diterima mereka yang mati syahid.
Sang Nabi berkata, “Surga punya 100 tingkat yang disediakan Allah bagi Mujahidin (pejuang Muslim) yang berperang di JalanNya.” [ Bukhari Volume 4, Book 52, Number 48]
Sang Nabi berkata, “Tiada seorang pun yang masuk ke Surga yang mau kembali ke dunia bahkan jika dia mendapatkan apapun di dunia, kecuali seorang Mujahid yang ingin kembali ke dunia agar dia bisa mati syahid sepuluh kali lagi karena kehormatan yang diterimanya (dari Allâh). [ Bukhari Volume 4, Book 52, Number 72]
Osherow menelaah: “Apa yang membuat orang2 tega membunuh anak2 mereka dan diri mereka sendiri? Dari pandangan luar, hal ini sukar dipercaya. Sama halnya, jika dilihat sekilas, sukar untuk dipercaya mengapa begitu banyak orang rela menghabiskan waktu, semua uang mereka dan bahkan menyerahkan pengurusan anak2 mereka kepada Kenisah Rakyat. Jones memanfaatkan proses pelogisan yang membuat orang membenarkan pengabdian mereka dengan