Islam: Ditinjau dari Pengamatan Sejarah
Oleh Dr. Rafat Amari
Kata Pengantar
Keterangan Awal
Bagian I – Qur’an yang Tak Dapat Dipertanggungjawabkan dan Para Penulis Hadis Menurut Sejarah
1. Analisa Qur’an Berdasarkan Catatan Sejarah
2. Para Muslim yang Menulis Ulang Sejarah
Bagian II – Sejarah Mekah yang Sebenarnya
1. Apakah Hagar Melarikan Diri ke Mekah?
2. Penyelidikan Catatan Sejarah Menunjukkan Mekah Tidak Mungkin Dibangun Sebelum Abad 4 M
3. Sejarah dan Arkeologi Arabia Menunjukkan bahwa Mekah Tidak Ada Sebelum Jaman Kristen
4. Arkeologi dari Kota² dan Kerajaan² Kuno Arabia
5. Tiadanya Keterangan tentang Mekah dalam Catatan Sejarah Negara² yang Menguasai Daerah itu
6. Prasasti Assiria Menyinggung tentang Mekah Kuno
7. Naskah² Kaldea Tidak Mengandung Catatan tentang Mekah di Abad 6 dan 7 SM
8. Tiadanya Perdagangan di Mekah
9. Alkitab dan Pengakuan Muslim tentang Mekah Kuno
10. Sejarah Sebenarnya Pembangunan Ka’bah di Mekah
Bagian III – Ka’bah dan Allah sebagai Ungkapan Ibadah Bintang Arabia
1. Ka’bah adalah Bangunan Ibadah Bintang Arabia
2. Siapakah Allah yang Disembah di Arabia?
Bagian IV – Perihal Keturunan Ismael dan Islam
1. Keturunan Ismael dan Keberadaannya Sepanjang Sejarah
2. Pendapat yang Mengakui Orang Arab adalah Keturunan Ismael dan Ismael adalah Dasar Agama Monotheisme
3. Membantah Pernyataan Islam tentang Muhammad sebagai Keturunan Ismael
4. Sejarah Quraish Tidak Menyertakan Hubungan Darah dengan Ismael
Bagian V – Haji, Okultisme Umrah, dan Ramadan
1. Ibadah Haji dalam Islam
2. Umrah dan Okultisme di Mekah
3. Ramadan dan Asal-Usulnya
Bagian VI – Kebangkitan Islam
1. Pengikut Pertama Muhammad di Mekah dan Jin Islam
2. Tawaran Nan Keji
3. Bagaimanakah Kita Menilai Moral Muhammad
4. Islam sebagai Agama Jin yang Baru dari Arab
October 24, 2011 at 6:27 am
KITAB KEJADIAN KETURUNAN ISMAIL (ANAK IBRAHIM)AKAN DIJADIKAN BANGSA BESAR YAITU ARAB, BUAH YANG BAIK YANG MENGHASILKAN BUAH.TERSEBARNYA ISLAM DISELURUH DUNIA
February 19, 2012 at 5:14 am
Ah, yang bener?????, Orang arab?????, Yang bener ????
- Mosok di thn. 1967, 2 Juta orang Yahudi bisa menghancur leburkan 100 juta, 7 negara arab, dalam tempo 6 hari saja???
- Mosok, arab sampai sekarang gak pernah damai-damai?t??
- Mosok yang bangun arab, orang Kristen dengan technology Ladang Minyaknya???, Kalo nggak dari dulu naik onta aja, dan hidup dari pengikutnya dalam ibadah haji?
- Ada satu cerita fakta, saya menontonnya langsung di TV. Seorang TKI yang mati diperkosa dan dibunuh di Arab Saudi, jenazahnya dibawa pulang ke Indonesia dalam peti mati. Begitu sampai di-bandara, keluarga dan handai tolan menyambut jenazahnya, dengan doa-doa bahasa arab, masya allah…., udah diperkosa dan dibunuh orang arab, disambut dengan doa bahasa arab !!! Kecian deh lu!!
- Banyak pengungsi arab keluar negaranya, eh malah milih negara-negara Kristen sebagai tempat tujuan mereka, seperti Inggris, Amerika, Eropah dan Australia. Ada banyak orang Irak yang mengungsi dan terdampar di Indonesia. Mereka menolak untuk tinggal di Indonesia dan minta di-berikan suaka di Australia, karena Indonesia negara susah, masa depan suram, mereka lupa ukhuwah islamiyah kale???
- Arab ini penyebar ajaran palsu, kaki tangan si Auloh, Setan yang menyamar jadi Auloh, dengan nabi yg tukang bunuh dan perkosa.
Sorry ya, kebenaran memang menyakitkan !!
February 19, 2012 at 5:41 am
Anjing kau,
jangan kau hina Nabiku ku !
Mau kau aku hina Yesus kau dengan Hujatan sehina-hinanya.
Kan aku sudah bilang dialoglah kau tanya aku jawab.
No Hujat,
No Sara.
Berbahaya bodoh.
Kau lari2 kalau ditanya.
Komentar dangkal lagi .
Betapa hinanya kau.
Dasar anak SD ,
rendahnya level kau.
Aku sudah menilai dari awal.
Jangan suka menghujat ya anak manis.
February 19, 2012 at 5:43 am
eddy Says:
February 19, 2012 at 5:14 am
dst
Ah, yang bener?????, Orang arab?????, Yang bener ???? …………………………………………………………………………….. dst. ….
- Arab ini penyebar ajaran palsu, kaki tangan si Auloh, Setan yang menyamar jadi Auloh, dengan nabi yg tukang bunuh dan perkosa.
Hinaan kau tak termaaf kan. Dasar mulut babi kau.
February 19, 2012 at 6:16 am
Mau berdialog berkualitas ? Aku tunggu, Oke !
October 24, 2011 at 3:19 pm
islam agama yg meluruskan akidah yg telah ternodai dari gelap menuju terang.meluruskan ajran taurat.zabur dan injil meluruskan ajaran musa Daud dan isa/yesus. yg sudah disalah gunakan org yg tak bertanggung jawab.bersama.Muhammad SAW yg tidak sombong/mengaku sebagai manusia biasa ciptaan Allah SWT yg tetap memohon ampun kepada Allah SWT meski manusia suci dia tetap tdk SO’ suci.meski Ahli surga taklah ingin masuk surga sendiri meninggalkan umatnya sebelum umatnya masuk kedalam surga Allah
February 19, 2012 at 5:18 am
Oalaaaaaah….., Yang bener??? Mosok nabi kok bunuhi wong, merkoso cah wedok?? Sopo yang sesat wak????
February 19, 2012 at 5:29 am
Komentar kau itu bodoh. Coba kau tanya dalil2nya . Oke !
March 11, 2012 at 11:07 am
@EM
Lho mau tanya dalil apaan lagi???
Lihat tuch sendiri di quran dan hadistmu. Jangan pura2 nggak tahulah.
Jika loe orang waras, apa loe setuju si momed jadi nabi????
Apa saya memfitnah, menghina????? Wong perbuatan itu tertulis sendiri di kitab dongeng kau sendiri, juga terlihat dari perbuatan2 umatnya saat ini kok.
Berkualitaslah kalo diskusi, pake referensi, jangan sudah kalah keluar kebun binatangnya, dasar binatang.
March 11, 2012 at 11:37 am
Tuh ! nanya dalil , barusan kau omong blepotan ? Mana yang kau tak suka. Aku susah siapkan Kok Kang Yesus !
November 6, 2011 at 5:24 pm
Kisah nyata
Sepenggal kesaksian seorang TKI
FPI GENDENG,GOBLOK TUR JAHAT
(PREMAN YANG MENGATASNAMAKAN AGAMA DALAM MENJALANKAN AKSI-AKSINYA YANG BENGIS, SADIS DAN BRUTAL)
Kompasiana.com – Apakah pekerjaan sebenarnya dari kebanyakan anggota FPI, ada yang tahu? Seandainya betul dugaan ane, emangnya dugaan ente apa? Dugaan ane mungkin saja karena mereka belom punya kerjaan alias pengacara (pengangguran banyak acara), makanya mereka cari kesibukan dengan bergabung jadi FPI..orang yang punya kerjaan apalagi yang kerjaanya banyak/sibuk mana mungkinlah gabung sama FPI… itu hanya sekedar dugaan, bisa bener bisa salah (99% responden mengatakan benar).
Kita berandai-andai saja kalo dugaan itu bener..hehehe supaya gampang? Nah, daripade Antum sekalian ngerazia rumah makan, warung dan fasilitas umum lainnya bahkan sampai ngobrak-ngabrik dan merusak rejeki orang, mending Antum sekalian jadi TKI aja deh..kaya ane dan ane doakan Antum sekalian keterima di Dubai, Arab Saudi..
Di sini rumah makan tetep aja buka selama ramadan tapi emang enggak vulgar banget sich, ya cuma ditutupi sedikit, tapi orang-orang masih tahu kalo itu rumah makan buka. Apakah ada Razia dari aparat atau dari gerombolan Preman seperti Antum-antum? Kagak ada la yauw,hehehe… padahal ini negeri Arab-loh, di mana Antum sekalian suka sekali sama pakaiannya..bukankah Antum doyan pake sorban? Orang Arab kemana-mana pake sorban hatta nonton bola juga pake sorban..beda kan sama Antum yang pake sorbannya ketika mau ngadain razia, mengobrak abrik, merusak dan membuat kerusuhan …
Ok, deh, ane ngerti niat Antum bagus..mencegah kemungkaran..menurut ilmu dakwah…menyeru kepada kebaikan itu lebih gampang dibandingkan mencegah kemungkaran..kalo nyuruh orang berbuat baik paling-paling kita cuma berhadapan dengan orang-orang yang kepalanya manggut-manggut, enggak tahu karena ngerti atau karena sebel huahahaha. Tapi coba kalo mencegah kemungkaran? Kita berhadapan dengan orang-orang yang bisa mencelakan kita..misalnya kita mencegah sebuah aksi perampokan(coba klo brani)…
FPI dan Pentungan
Karenanya Antum bawa pentungan karena Antum merasa dalam berdakwah Antum akan menghadapi orang-orang yang Antum anggap temannya SAITON minimal teman jauhlah SAITON..pertanyaanya, benarkah para ibu-ibu yang berdagang makanan itu CS nya SAITON? Bukankah mereka melakukan itu untuk menafkahi keluarga dan anak-anak mereka. Klo gak berjualan emang keluarga dan anak-anaknya mau makan ape Tum? Apa Antum yang ngasih makan? Jika Antum kasih duit segepok lalu Antum suruh ibu-ibu itu untuk menutup dagangannya ane HAQUL YAKIN mereka akan membubarkan diri dengan senang hati.
Antum selama ini bukan jadi solusi dari permasalahan bangsa, justru Antum menjadi benalu (penyakit masyarakat dan sampah masyarakat) yang memperumit dan menambah pusing aparatur negara …gimana aparat enggak pusing? Mau tegas Antum melawan (sok jadi jagoan)…dibiarin Antum sekalian tambah beringas (sok jadi pahlawan kesiangan)…Jika Antum mengatakan Antum bergerak karena aparat cuek-cuek aja…emang Antum itu siapa? Bukankah Antum itu enggak jauh beda statusnya dengan kami ini yang warga biasa? Kalo Antum merasa punya hak untuk ngobrak-ngabrik dagangan ibu-ibu, ketahuilah Antum semua sudah ‘Gila Segila Gilanya’ dan ‘Ter..La..Lu..’sampai ane gak habis pikir perbuatan Antum-Antum sekalian itu sungguh ‘Teganya..Teganya..Teganya..’(kate bang haji Roma Irama)….Negara ini punya aturan dan hukum Tum…dan bukan pake aturan Embahnya Antum…
Ok, lah jika Antum melakukan ini semua karena Tuhan..tapi apakah Tuhan akan menerima amalan orang-orang yang bikin susah rakyat kecil? Udah Tum jangan munafik dan jangan sok jadi pahlawan, hidup Antum sendiri belum tentu benar di mata Aolloh SWT, daripada Antum sibuk ngurusin orang lain mending Antum urus diri Antum sendiri dan cari kerjaan yang lebih jelas…misalnya jadi TKI kayak ane, he..he..he..he..he..Gini-gini ane bisa ngidupin kelurga ane. Mereka bisa hidup layak sebagaimana orang kebanyakan,tiap bulan ane ngirim uang ke rumah yang jumlahnya melebihi kebanyakan gaji pegawai negeri..apakah ane sekolah tinggi hingga gaji ane gede?
Kagak Tum, ane cuma tamatan SMK, kuliah juga enggak…mungkin ada di antara Antum yang sarjana, misalnya SE(Sarjana Edan), ST(Sarjana Teler), SH(Sarjana Haram), dll ..mengapa pula sarjana bawa pentungan? (dasar Sarjana Goblok)
Ala kulli hal, semoga Antum selalu sehat, cepat sembuh dan dapet kerjaan yang benar …jadi Antum enggak perlu lagi bikin susah banyak orang…oh ya terakhir, kalo mau jadi TKI datangi aja depnaker tapi satu pesen ane…jangan bawa pentunganloh, bisa-bisa Antum kagak dapet kerja tapi malah masuk bui…hua..ha..ha..ha..ha..hu..hu..hu..hu..hu..hi..hi..hi..hi..hi..ho..ho..ho..ho..ho..he..he..he..he..he..he..
Assalamualaikum..wallaikumsallam..bismillah..astafirrulloh allazim..aollohhuakbar..!
Merdeka atoe Matioooooooooo
mari kita lihat bersma kekejaman dan kbrutalan FPI, klik:
http://theync.com/media.php?name=1381-never-before-seen-video-shows-a-young-boy-behead-an-allegded-spy.-uncensored
http://islaminlightofhistory.wordpress.com/2011/03/13/bagian-vi-bab-2-tawaran-nan-keji/
January 29, 2012 at 7:15 am
Si Syaraf ( Andi Muslihat ), ngomong sudah ngelantur, tak jelas, kupasannya dangakal, tidak berpendidikan, Sepertinya moralnya bejat. Dimana-mana kupasan itu-itu aja. Aku ingat dengan temanku yang kelihatan cerdas seperti si Andi Muslihat padahal tololnya nggak ketulungan.
Pake nama Andi lagi marah tuh Andi Malarangeng. Gelarnya dipake untuk orang bodoh. Jangan pake nama andi tuh bodoh, pake nama muslim lagi, jangan2 itu topeng iblismu ! Buka ya. !!!
KUKUKUKUK
March 11, 2012 at 11:08 am
Kau itu si burung hantu yang kupasannya dangkal, masak nggak merasa??? Oalah !!!!!
March 11, 2012 at 11:34 am
Yah , Mumun, kalaupun kau seorang kristiani kau harusnya bisa menilai tulisan yang sangat tidak bermutu. Tiap muncul gitu aja tulisanya. Copy paste melulu. Kalau gue ada yang menulis dari kaum islam aku marahin kok. Bikin malu orang islam. Nanti dikirain ndak cerdas. Kayaknya level kau itu sama Mun !
Sama bodohnya.
Yang bermutu dong Mun , Biar Gue semangat !
Oke. !
Oya Mun , rupanya tadi kau sudah gosok gigi ya. Bersih tuh hari ini ! Thanks
March 11, 2012 at 12:20 pm
Beneer tuch, beraninya kalo berkelompok, kalo berani, sana pergi ke Palestina, ngebantuin perang lawan Israel.
Kalo perang dunia, tentara lawan tentara, mana ada negara muslim berani.
Oalah, baiknya FPI dikirim ke Israel, biar terkencing-kencing mereka lawan tentara Israel.
March 11, 2012 at 12:32 pm
Yah ini bicara anak2 SD. Dulu , waktu aku di SD aku ingat Mun, Bicaranya persis kau sekarang ini. Malu Mun. Aku tuh level nya sudah jauh. Kapan kau tamat SD ? Masih lama ?
February 19, 2012 at 5:16 am
Seng guoblok iku sopo???
February 19, 2012 at 5:32 am
Kau jawab sendiri !
Oke !.
Kau baca kupasan kaum kau itu . Lalu kau banding kupasan kaum kami.
Bisa kau mengkaji dengan nalar kau ?
February 19, 2012 at 3:26 pm
Kupasan apanya? Wong itu ke itu juga, kitab palsu, trinitas dll. Baiknya, debat dengan Ali Sina, kan dapat duit US$ 50,000.00, kalo memang kupasannya udah jitu???
March 11, 2012 at 12:17 pm
Kupasan kaum kau apa ???????
Kalo dari kaum muslimin tidak satupun yg dapat dipercaya, dan masuk logika. Paling2 dijawab, wahyu auloh.
Membantah tuduhan blog ini saja nggak bisa, mau komentari Injil.
kalo dasar kau kitab dongeng quran dan hadist, mah dasarnya saja diragukan!!!!
Sudah ditanya berkali-kali kesalahan quran, nggak dijawab,:
1. Isra Miraj, ke Masjidil Aqsa
2) Maryam, ibu Yesus, saudara Harun/Musa
3) Maryam, sebagai Tritunggal Allah dalam quran?
dan 1001 lainnya, yang akan ditanyakan setelah ke-3nya anda jawab.
March 11, 2012 at 12:36 pm
Pertanyaan saja belepotan ? Kau nanya seperti yang tau. Kalau nanya tuh yah nanya ! Masak nanya seperti itu ? Nanya tuh jangan blepotan Mun ! Nampak pertanyaan kau itu Bodoh deh !
March 11, 2012 at 12:38 pm
Contoh pertanyaan kau !
1. Isra Miraj, ke Masjidil Aqsa . Ini pertanyaan atau pernyataan ?
Tanya yang cerdas bodoh !
February 19, 2012 at 6:57 am
Buku :
Islam dalam Terang Sejarah
Islam: Ditinjau dari Pengamatan Sejarah
Oleh Dr. Rafat Amari
Download PDF buku ini GRATIS
Kata Pengantar
Keterangan Awal
Bagian I – Qur’an yang Tak Dapat Dipertanggungjawabkan dan Para Penulis Hadis Menurut Sejarah
1. Analisa Qur’an Berdasarkan Catatan Sejarah
Baca analisa Dr. Rafat Amari mengupas buku awalnya dari petikan Ibnu Abbas yang sangat dangkal dan melecehkan siapa Ibnu Abbas sesungguhnya :
Ini pelecehannya dan dangkalnya menilai Ibnu Abbas.
Ibn Abbas, ahli Islam dan penafsir Qur’an terkenal adalah narator yang doyan takhayul dan tak paham kronologi sejarah.
Salah satu sumber keterangan ahadis yang paling utama adalah Abdullah ibn Abbas. Dia adalah putra Abbas, paman Muhammad. Dia berusia 13 tahun saat Muhammad mati. Dia disebut sebagai “Heber al-Ummah حبر الامة, yang berarti “sang ahli negara Islam.” Ibn Abbas mengisahkan bahwa hadis Muhammad, dan merupakan salah satu penafsir Qur’an terkemuka di dunia Islam. Dia mati di tahun 690 M.
Bandingkan Khalifah Umar menilai seorang Ibnu Abbas :
`Umar berkata :,
“Sebaik-baik tafsir Al-Qur’an ialah dari Ibnu `Abbas.
Apabila umurku masih lanjut, aku akan selalu bergaul dengan `Abdullah bin `Abbas.” Sa`ad bin Abi Waqqas menerangkan,
“Aku tidak pernah melihat seseorang yang lebih cepat dalam memahami sesuatu, yang lebih berilmu dan lebih bijaksana daripada Ibnu `Abbas!”.
” Ibnu `Abbas tidak hanya dikenal :
karena pemikiran yang tajam
dan ingatan yang kuat,
Hafal Al Quran !
Dia juga dikenal murah hati.
Teman-temannya berujar, “Kami tidak pernah melihat sebuah rumah penuh dengan makanannya, minumannya, dan ilmunya yang melebihi rumah Ibnu `Abbas.” `Ubaidullah bin `Abdullah bin Utbah berkata,
“Tak pernah aku melihat seseorang yang lebih mengerti tentang hadits Nabi serta keputusan-keputusan yang dibuat Abu Bakar, `Umar, dan `Utsman, daripada Ibnu `Abbas.”
Baca lagi tentang Ibnu Abbas !
Kisah Abdullah Bin Abbas, Sang Ulama Yang Cerdas
SABTU, 27 FEBRUARI 2010 17:18
Gambar Ilustrasi Sang Ulama Abdullah Bin Abbas.
Ibnu Abbas adalah seorang yang di waktu kecil telah mendapat kerangka kepahlawanan dan prinsip-prinsip kehidupan dari Rasulullah saw.
Kendati kemudian ia ditinggal wafat Rasulullah masih dalam usia belasan tahun, Ibnu Abbas toh mampu berkembang menjadi insan pilihan. Dan dengan keteguhan iman dan kekuatan akhlaq serta melimpahnya ilmunya, Ibnu Abbas mencapai kedudukan tinggi di lingkungan tokoh-tokoh sekeliling Rasulullah.
Ia adalah putera Abbas bin Abdul Mutalib bin Hasyim, paman Rasulullah saw. Dari kecilnya, Ibnu Abbas telah mengetahui jalan hidup yang akan ditempuhnya, dan ia lebih mengetahuinya lagi
ketika pada suatu hari Rasulullah menariknya ke dekatnya selagi ia masih kecil.
Sambil menepuk-nepuk bahunya Rasulullah mendoakannya, “Ya Allah, berilah ia ilmu agama yang mendalam dan ajarkanlah kepadanya tawil.”
Kemudian berturut-turut
pula datangnya kesempatan di mana
Rasulullah mengulang-ngulang doa tadi bagi Abdullah bin Abbas sebagai saudara sepupunya itu.
Dan ketika itu ia mengertilah bahwa ia diciptakan untuk ilmu dan pengetahuan.
Sementara persiapan otaknya mendorongnya pula dengan kuat untuk menempuh jalan ini.
Ketika Rasulullah wafat umurnya belum lagi lebih tiga belas tahun, tetapi dari kecil tak pernah satu hari pun lewat, tanpa ia menghadiri majelis Rasulullah dan menghafalkan apa yang diucapkan.
Tekun menuntut ilmu
Dan setelah kepergian Rasulullah ke Rafiqul Ala, Ibnu Abbas mempelajari sungguh-sungguh dari sahabat-sahabat Rasul yang pertama apa-apa yang luput didengar dan dipelajarinya dari Rasulullah sendiri. Suatu tanda tanya (rasa ingin tahu) terpatri dalam pribadinya.
Maka setiap kedengaran olehnya seseorang yang mengetahui suatu ilmu atau menghafalkan hadits, segeralah ia menemuinya dan belajar kepadanya. Dan otaknya yang encer dan tidak mau puas itu, mendorongnya untuk meneliti apa yang didengarnya. Hingga tidak saja ia menumpahkan perhatian terhadap pengumpulan ilmu pengetahuan semata, tapi juga untuk meneliti dan menyelidiki sumber-sumbernya.
Pernah ia menceritakan pengalamannya, “Pernah aku bertanya kepada tiga puluh orang sahabat Rasul mengenai satu masalah.” Dan bagaimana keinginannya yang amat besar untuk mendapatkan sesuatu ilmu, digambarkan sebagai berikut “Tatkala Rasulullah wafat, kukatakan kepada salah seorang pemuda Anshar: “Marilah kita bertanya kepada sahabat Rasulullah. Sekarang ini mereka hampir semuanya sedang berkumpul?”
Jawab pemuda Anshar itu, “Aneh sekali kamu ini, hai Ibnu Abbas! Apakah kamu kira orang-orang akan membutuhkanmu, padahal di kalangan mereka sebagai kau lihat banyak terdapat sahabat Rasulullah?” Demikianlah mereka tak mau di ajak, tetapi aku tetap pergi bertanya kepada sahabat-sahabat Rasulullah.
“Pernah aku mendapatkan satu hadits dari seseorang, dengan cara kudatangi rumahnya. Saat itu ia kebetulah sedang tidur siang. Kubentangkan kainku di muka pintunya, lalu duduk menunggu, sementara angin menerbangkan debu kepadaku, sampai akhirnya ia bangun dan keluar mendapatiku. Maka katanya: “Hai hai saudara sepupu Rasulullah, apa maksud kedatanganmu? Kenapa tidak kamu suruh saja orang kepadaku agar aku datang kepadamu?” “Tidak!” ujarku, “bahkan akulah yang harus datang mengunjungi anda!” Kemudian kutanyakan sebuah hadits dan aku belajar daripadanya!”
Pemuda Abbas yang agung ini
bertanya dan bertanya terus. Lalu dicarinya jawaban dengan teliti, dan dikajinya dengan seksama dan
dianalisanya dengan fikiran yang brilian.
Dari hari ke hari pengetahuan dan ilmu yang dimilikinya berkembang dan tumbuh. Hingga dalam usianya yang muda belia telah cukup dimilikinya hikmat dari orang-orang tua, dan disadapnya ketenangan dan kebersihan pikiran mereka,
sampai-sampai Amirul muminin Umar bin Khaththab ra menjadikannya kawan bermusyawarah pada setiap urusan penting.
Pada suatu hari ditanyakan kepadanya “Bagaimana Anda mendapatkan ilmu ini?” Jawabnya, “Dengan lidah yang gemar bertanya dan akal yang suka berfikir!”
Maka dengan lidahnya yang selalu bertanya dan fikirannya yang tak jemu-jemunya meneliti, serta dengan kerendahan hati dan kepandaiannya bergaul,
jadilah Ibnu Abbas sebagai manusia pilihan.
Sahabat Saad bin Abi Waqqas melukiskannya begini:
“Tak seorangpun yang kutemui lebih cepat mengerti, lebih tajam berfikir dan lebih banyak dapat menyerap ilmu dan lebih luas sifat santunnya dari Ibnu Abbas!
Dan sungguh, kulihat Umar memanggilnya dalam urusan-urusan pelik.
Padahal sekelilingnya terdapat peserta Badar dari kalangan Muhajirin dan Anshar. Maka tampillah Ibnu Abbas menyampaikan pendapatnya, dan Umar pun tak hendak melampaui apa katanya!”
Seorang muslim penduduk Bashrah (Ibnu Abbas pernah menjadi Gubernur di sana, diangkat oleh Ali) melukiskannya pula sebagai berikut: “Ia mengambil tiga perkara dan meninggalkan tiga perkara; menarik hati pendengar apabila ia berbicara, memperhatikan setiap ucapan pembicara, memilih yang teringan apabila memutuskan perkara dan menjauhi sifat mengambil muka, menjauhi orang-orang yang rendah budi, menjauhi setiap perbuatan dosa.
Di samping ingatannya yang kuat bahkan luar biasa, Ibnu Abbas memiliki pula kecerdasan dan kepintaran istimewa. Alasan yang dikemukakannya bagai cahaya matahari, menembus kalbu menghidupkan iman.
Dalam percakapan atau dialog, tidak saja membuat lawannya terdiam, mengerti dan menerima alasan yang dikemukakannya, tetapi menyebabkannya diam terpesona, karena manisnya susunan kata dan keahliannya berbicara.
Diplomat Imam Ali
Ibnu Abbas telah lama ditakuti oleh kaum Khawarij karena logikanya yang tepat dan tajam. Pada suatu hari ia diutus oleh Imam Ali kepada sekelompok besar dari mereka. Maka terjadilah percakapan yang mempesona, di mana
Ibnu Abbas mengarahkan pembicaraan serta menyodorkan alasan dengan cara yang menakjubkan:
Tanya Ibnu Abbas, “Hal-hal apakah yang menyebabkan tuan-tuan menaruh dendam terhadap Ali?” Ujar mereka, “Ada tiga hal yang menyebabkan kebencian kami padanya. Pertama dalam agama Allah ia bertahkim kepada manusia, padahal Allah berfirman “Tak ada hukum kecuali bagi Allah!”
Kedua, ia berperang tetapi tidak menawan pihak musuh dan tidak pula mengambil harta rampasan. Seandainya pihak lawan itu orang-orang kafir, berarti harta mereka itu halal. Sebaiknya bila mereka orang-orang beriman maka haramlah darahnya!”
Dan ketiga, waktu bertahkim, ia rela menanggalkan sifat Amirul Muminin dari dirinya demi mengabulkan tuntutan lawannya. Maka jika ia sudah tidak jadi amir atau kepala bagi orang-orang mukmin lagi, berarti ia kepala bagi orang-orang kafir!
Lamunan-lamunan mereka itu dipatahkan oleh Ibnu Abbas, katanya, “Mengenai perkataan tuan-tuan bahwa ia bertahkim kepada manusia dalam agama Allah, apa salahnya? Bukankah Allah telah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kalian membunuh binatang buruan, sewaktu kalian dalam ihram! Barang siapa di antara kalian yang membunuhnya dengan sengaja, maka hendaklah ia membayar denda berupa binatang ternak yang sebanding dengan hewan yang dibunuhnya itu, yang untuk menetapkannya diputuskan oleh dua orang yang adil di antara kalian sebagai hakim!” (QS.Al-Maidah: 95)
“Nah, atas nama Allah cobalah jawab: Manakah yang lebih penting, bertahkim kepada manusia demi menjaga darah kaum muslimin, ataukah bertahkim kepada mereka mengenai seekor kelinci yang harganya seperempat dirham?
“Para pemimpin Khawarij itu tertegun menghadapi logika tajam dan tuntas itu.
Kemudian Ibnu Abbas melanjutkan bantahannya, “Tentang ucapan tuan-tuan bahwa ia perang tetapi tidak melakukan penawanan dan merebut harta rampasan, apakah tuan-tuan menghendaki agar ia mengambil Aisyah istri Rasulullah dan Ummul Muminin itu sebagai tawanan, dan pakaian berkabungnya sebagai barang rampasan?”
Di sini wajah orang-orang itu jadi merah padam karena malu, lalu menutupi muka mereka dengan tangan. Sementara Ibnu Abbas beralih kepada soal yang ke tiga, “Adapun ucapan tuan-tuan bahwa ia rela menanggalkan sifat Amirul Muminin dari dirinya sampai selesainya tahkim, maka dengarlah oleh tuan-tuan apa yang dilakukan oleh Rasulullah di hari Hudaibiyah, yakni ketika ia mengimlakkan surat perjanjian yang telah tercapai antaranya dengan orang-orang Quraisy. Katanya kepada penulis: “Tulislah! Inilah yang telah disetujui oleh Muhammad Rasulullah” Tiba-tiba utusan Quraisy menyela, “Demi Allah, seandainya kami mengakuimu sebagai Rasulullah, tentu kami tidak menghalangimu ke Baitullah dan tidak pula akan memerangimu! Maka tulislah: “Inilah yang telah disetujui oleh Muhammad bin Abdullah!” Kata Rasulullah kepada mereka, “Demi Allah, sesungguhnya saya ini Rasulullah walaupun kamu tidak hendak mengakuinya!” Lalu kepada penulis surat itu diperintahkan, “Tulislah apa yang mereka kehendaki! Tulis! Inilah yang telah disetujui oleh Muhammad bin Abdullah!”
Demikianlah dengan cara menarik dan menakjubkan berlangsung tanya jawab antara Ibnu Abbas dan golongan Khawarij. Belum lagi tukar pikiran selesai, dua puluh ribu orang di antara mereka bangkit serentak, menyatakan kepuasan mereka terhadap keterangan-keterangan Ibnu Abbas dan sekaligus memaklumkan penarikan diri mereka dari memusuhi Imam Ali!”
Ibnu Abbas tidak saja memiliki kekayaan besar berupa ilmu pengetahuan semata, tapi ia memiliki pula kekayaan yang lebih besar lagi. Yakni etika ilmu serta akhlaq para ulama. Dalam kedermawanan dan sifat kepemurahannya, ia bagaikan Imam dengan panji-panjinya.
Disamping itu ia seorang yang berhati suci dan berjiwa bersih, tidak menaruh dendam atau kebencian kepada siapa juga. Keinginannya yang tak pernah menjadi kenyang ialah harapannya agar setiap orang, baik yang dikenal atau tidak, beroleh kebaikan.
“Setiap aku mengetahui suatu ayat dari kitabullah, aku berharap kiranya semua manusia mengetahui seperti apa yang kuketahui ini. Dan setiap aku mendengar seorang hakim di antara hakim-hakim Islam melaksanakan keadilan dan memutuskan sesuatu perkara dengan adil maka aku merasa gembira dan turut mendoakannya, padahal tak ada hubungan perkara antara aku dengannya. Dan setiap aku mendengar turunnya hujan yang menimpa bumi kaum muslimin, aku merasa berbahagia, padahal tidak seekorpun binatang ternakku yang digembalakan di bumi tersebut!” Demikian kata Ibnu Abbas perihal dirinya.· (Hidayatullah)
Abdullah Bin Abbas
Beliau adalah anak laki-laki dari paman Rasulullah Saw, yaitu Abbas bin Abdul Muthalib Syaibah bin Hasyim. Namanya adalah Amr bin Abdul Manaf Bin Qoshay bin Kilab bin Murrah bin Kab bin Luay bin Ghalib bin Fihar al-Quraisyi al-Hasyimi al-Makki al-Amir. Beliau lahir di rumah Bani Hasyim pada th 3 sebelum hijrahnya Rasulullah Saw, dari seorang Ibu yang bernama Ummul Fadhl Lubabah binti Harits bin Hazn bin Bujair al-Hilaliyyah bin Hilal bin Amr. Ibnu Abbas dikaruniai anak yang paling besar bernama Abbas sehingga beliau juga dijuluki Abu Abbas sebagai kuniyahnya.
Ilmu dan kecerdasan
Keilmuannya yang dalam membuatnya banyak menyandang berbagai julukan dari orang-orang yang mengenalnya. Misalnya, Hibrul Ummah yang berarti pemimpin umat, Faqihul Ashr -orang yang paling pandai memahami agama dimasanya. Imam Tafsir, kemudian al-Bahr yang berarti lautan, hal ini karena beliau menguasai ilmu fiqih, tafsir dan tawil Quran. Dan masih banyak lagi julukan yang menghinggapi dirinya. Adapun yang paling menonjol dari beliau adalah dibidang tafsir, dan termasuk sahabat yang lebih pandai dalam bidang ini.
Keistimewaan yang dimiliki Ibnu abbas, tentunya tidak dapat terlepas dari doa Rasulullah Saw. Sebagaimana yang di ungkapkan sahabat Umar kepada Ibnu abbas, “Sesungguhnya suatu hari kami melihat Rasulullah Saw mendoakanmu kemudian mengusap kepalamu lantas berdoa, “Ya Allah faqihkan ia dalam masalah agama dan berilah ia pengetahuan dalam masalah tafsir”. Maka tidak mengherankan, jika banyak para sahabat yang menimba ilmu darinya. Dan jawaban-jawaban yang diberikan, selalu merujuk dari al-Quran, jika ia mendapatinya. Apabila tidak ditemukan didalam kitabullah beliau menjawab sesuai dengan sabda Rasulullah Saw, jika tidak mendapati al-Quran dan as-Sunnah, maka beliau pun mengutarakannya. Dan jika tidak ditemukan dalam dua rujukan ini, beliau merujuk pada perkatan sahabat Abu Bakar ataupun Umar, jika semua itu tidak ditemukan maka beliau berijtihad.
Ibnu Abbas tidak saja memiliki kekayaan besar berupa ilmu pengetahuan semata. Namun beliau memiliki yang lebih daripada itu, yaitu etika ilmu serta akhlak yang luhur. Beliau juga seorang yang berhati suci dan berjiwa bersih, tidak menaruh dendam kebencian kepada siapapun juga. Salah satu kelebihan yang dimiliki sebagaimana telah beliau tuturkan dalam sebuah hadits dari Ibnu Abbas ra berkata, “Umar r.a, memasukkan saya dalam pasukan perang badar yang terdiri dari orang-orang tua, seakan-akan saya disejajarkan dengan mereka, kemudian ada seorang yang bertanya, “Kenapa pemuda ini dimasukkan dalam kelompok kita padahal kita juga mempunyai anak yang sebaya dengannya?”. Umar menjawab, “Itu menurut pendapat anda sekalian”.
Pada suatu hari Umar memanggil saya, dan saya datang bersama-sama dengan para sahabat lain, serta saya tahu bahwa umar memanggil saya hari itu adalah untuk menunjukkan kelebihan saya kepada mereka, kemudian umar berkata, “Apakah komentar anda terhadap firman Allah: “Apabila telah datang kemenangan dan pertolongan dari Allah?”(surat an-Nashr). Salah seorang diantara mereka menjawab, “Kami diperintah untuk memuji dan memohon ampunan kepada Allah bila kita mendapat pertolongan dan kemenangan”. Para sahabat yang lain terdiam semuanya, lantas Umar bertanya kepada saya, “Apakah komentarmu juga seperti itu wahai Ibnu Abbas?” Aku menjawab, “Tidak” Umar bertanya lagi, “Lalu bagaimana komentarmu?” Saya menjawab, “Itu adalah saat kewafatan Rasulullah Saw yang diberitahukan oleh Allah kepadanya.” Allah berfirman; “Apabila telah datang pertolongan dan kemenangan dari Allah, itu adalah suatu isyarat tanda dekatnya ajalmu wahai Muhammad, maka sucikanlah dengan memuji Rabbmu dan memohonlah ampunan kepada-Nya, karena Dia adalah Dzat yang Maha Penerima Taubat” Kemudian Umar berkata, “Saya tidak tahu mengenai kandungan ayat ini melebihi apa yang kamu katakan” (HR Bukhari).
Selang beberapa bulan kemudian, benarlah seperti yang dikatakan Ibnu Abbas, Rasulullah Saw berpulang kerahmatullah. Ini adalah satu bukti kecerdasan yang dimiliki Ibnu Abbas dalam bidang tafsir, dan beliau juga seorang yang berfikiran sehat dan teguh memegang amanat.
Berpulang ke Rahmatullah.
Telah menjadi sunatullah, setiap insan tak dapat melepas diri dari ujian dan cobaan. Tak terkecuali Ibnu Abbas, dalam menikmati usia udzurnya, beliau mendapat cobaan dari Dzat yang Maha Kuasa, berupa lemah pandangan dan kedua penglihatannya.
Saat tertimpa musibah ini, datanglah sekelompok orang dari penduduk Thaif menghadap Ibnu Abbas, sambil membawa Ilmu buah karya beliau, seraya meminta agar beliau membacakannya. Permintaan itu menjadikan Ibnu Abbas bimbang. Lantas beliau berkata, “Sesungguhnya aku bimbang lantaran musibahku ini. Maka barangsiapa yang memiliki ilmu dariku, maka hendaknya ia bacakan dihadapanku. Sesungguhnya pengakuanku seperti bacaanku sendiri”. Kemudian sekelompok orang itupun membacakan buah karya itu di hadapan beliau.
Pada th 78 H, Ibnu Abbas wafat di Thaif dalam usia 81 th.
Dimana kelebihan kau Dr. Rafat Amari sampai kau mengurang-ngurangi kelebihan seorang cendikiawan. Apakah uang tujuan kau sebagai mana penulis2 penghujat seperti Salman Rusdie, Ali Hina Atau Mark Gabriel. Kau yakin pasti buku kau dengan tema seperti itu akan laku keras. Kenapa kau tak mau membahas sifat2 Yesus yang baik hati ? Itu kau sudah tau , buku bertema seperti itu tak ada nilainya. Kau tak akan terkenal .
Selamat menkaji buku murahan Dr. Rafat Amari
February 19, 2012 at 7:02 am
Bagaimaa Dr. Rafat Amari bisa menyimpulkan Ibnu Abbas seperti dibawah ini ?
“Ibn Abbas, ahli Islam dan penafsir Qur’an terkenal
adalah narator :
yang doyan takhayul dan
tak paham kronologi sejarah.
Dangkal nya kau mengetahui siapa Ibnu Abbas
Dasar Dr. Bodoh.
March 11, 2012 at 11:12 am
Ini cerita dongeng panjang2, nggak berkwalitas, kalo mau panjang-panjang, bacalah dibawah ini:
Kesaksian: Christian Andryansah
February 4, 2008
Kesaksian: Christian Andryansah
Awalnya saya mengenal Isa Almasih berawal dari kejadian yang hampir tidak masuk akal. Bermula dari kerusuhan mei 1998 pada waktu itu. Sebelum saya mengenal Isa Almasih , saya di didik oleh orang tua saya maupun para ulama baik di bangku sekolah , musholla , maupun masjid bahwa orang di luar penganut Islam adalah kafir dan Islam merupakan ajaran yg paling benar dari segala kitab yang ada di muka bumi ini , dan yang paling utama apabila ada di antara kami yg dapat mengenyahkan penganut di luar Islam , adalah merupakan suatu pahala yg besar , sebab menurut apa yg telah mereka ajarkan kepada saya intinya adalah penganut di luar Islam merupakan jamaah syaithon yang harus segera di musnahkan dari muka bumi ini , dan bahaya yg paling besar pada saat itu adalah kaum nashara (Nasrani) yang selalu berkembang di Indonesia secara perlahan lahan , yang mana pada saat itu saya selalu di cekoki pelajaran yg terdapat di dalam quran maupun hadist , begitulah bagaimana sikap saya yang bagaikan iblis semula sebelum mengenal Isa Almasih yang mulia di bumi maupun akhirat dengan kasihNya .
Dan pada suatu waktu tepatnya awal kerusuhan mei 1998 , saya bersama kawan2x saya (penganut Islam) mengendarai sepeda motor beramai – ramai dengan tujuan untuk menjarah toko2x milik non muslim , sebelum kami berangkat melakukan hal tersebut , sebenarnya saya enggan mengikuti mereka karena keluarga kami pun orang yg hidup di atas rata2x dan hal tersebut sepertinya merupakan sesuatu yg memalukan , dan pada saat itu saya telah menyelesaikan study di perguruan tinggi dan saya masih dalam status penggaguran dan hal inilah yg membuat saya mengikuti ajakan teman saya , terutama apalagi bila ada salah satu dari mereka berteriak mari kita hancurkan para kafir , hal inilah yg membuat semangat saya menggebu gebu.
Sampai pada suatu saat kami telah sampai di depan toko yg bernama El – Shadai , dan kami yakin bahwa toko itu adalah toko milik kafir Nasrani , dan akhirnya kamipun melempari toko tsb sambil meneriakan Allahuakbar bersama2x , dan meneriakan kafir keluar lu dari dalam toko lu , dan pada waktu itu ada beberapa orang yg berhamburan keluar , dan salah satu dari mereka mengendarai motor untuk melarikan diri dari kami , dan pada saat itu lah kami melihat pria itu mengenakan kalung salib di lehernya , lalu teman saya yang bernama sultan (nama samaran) berseru kepada saya ndry mari kita kejar dia , saya pun bergegas untuk membonceng teman saya , sebelum saya membonceng motor kawan saya , saya mengambil sepotong besi .
Dan akhirnya kami pun mengejar pria itu , dan yg mana pada waktu itu keadaan di jalan sangat carut marut , tetapi pria itu tetap menancap gas , mungkin saking takutnya berusaha menyelamatkan diri dari kejaran kami , dan kawan saya pun mempercepat laju motornya , berhubung motor yg kami tuggangi adalah motor king sedangkan pria tsb menggunakan motor bebek , maka perlahan2x kami dapat menyusulnya.
Dan pada suatu saat pria itu membelokkan motornya pada persimpangan dengan cepatnya , dan pada saat itulah kami tidak tahu darimana mobil tersebut datang , seingat saya kamipun akhirnya menabrak mobil tersebut , dan saya serasa terbang di udara dan sesudah itu saya tidak dapat memahami lagi .
Pada waktu saya sadar , saya melihat banyak kerumunan di sekitar saya , dan dengan reflek saya mencari teman saya , untuk melihat kondisinya , lalu saya pun memisahkan diri untuk mencari teman saya dari kerumunan orang tersebut , tetapi saya tidak tahu mengapa orang tersebut masih berkerumun di tempat saya berada tadi .
Lalu saya pun melangkah ke jalan , dan saya mendapati kerumunan di sisi jalan yg lain , dan saya pun berpikir itu pasti teman saya , lalu saya pun melangkah mendekatinya , tiba tiba saya berhenti sontak di tengah jalan , karena saya melihat di beberapa kerumunan teman saya , saya melihat teman saya jadi dua , dan ada banyak orang yg berwajah bengis dan hewan kurus seperti anjing yg hendak memperebutkannya , lalu saya mengucek mata saya sebab saya pikir saya masih belum sadar , setelah itu saya melihat teman saya yang ada dua tersebut , salah satunya di seret2x oleh mereka untuk keluar dari kerumunan tersebut , dan teman saya itu berteriak ndry , ndry tolong saya , saya pun tak berani melangkah karena saya takut , dan saya tetap diam terpaku di tengah jalan raya tersebut .
Dan pada waktu itu ada sinar datang dari sebelah kanan saya , dan waktu saya menoleh ternyata mobil ambulance pas di samping kanan saya dan menabrak saya , dan saya pun tersontak dan menyebut Masyaallah sambil memejamkan mata , tetapi mobil itu serasa melintasi tubuh saya , lalu sayapun membuka mata saya dan dengan reflek saya memegang tangan saya sendiri , lalu saya pun melihat mobil ambulance tersebut berhenti pas di tempat saya jatuh tadi .
Dan yang membuat saya terdiam seribu bahasa , ketika saya melihat tubuh saya di masukkan ke dalam ambulance tersebut , hal ini yg membuat saya seperti gila , sayapun akhirnya berlari tanpa tujuan dan saya tidak berani mendatangi kerumunan di mana saya jatuh sebelumnya , karena saya takut setelah melihat kejadian teman saya .
Tidak jelas kemana saya berlari tiba tiba saya sampai di sebuah taman , dan saya duduk dan menangis , apakah saya sudah mati , saya terus mencubit cubit tangan saya , tapi saya tidak merasakan apapun , lalu saya menangis lebih keras , dan sayapun tersungkur menangis di atas tanah , dan pada saat saya tersungkur saya melihat sepasang kaki di depan mata saya , dan saya pun sontak mundur kebelakang , karena saya teringat langsung apa yg di alami teman saya , tapi pada saat saya mau bangun dan melarikan diri saya seperti lumpuh tidak bias bergerak , dan saya pun memberanikan diri untuk menatap siapakah yg di depan saya , tapi saya tidak bias melihat wajahnya karena sangat silau , dan hal itu membuat saya pasrah dan menundukkan muka .
Lalu orang yg berpakaian putih di depan saya itu pun bertanya kepada saya ” nak mengapa engkau menganiaya AKU ” lalu saya pun menjawabnya ” setan pergi kau jangan ganggu saya ” sayapun akhirnya mengucapkan ayat2x kursi untuk mengusirnya .
Lalu Dia pun berkata lagi ” nak mengapa engkau menganiaya Aku ” sayapun masih melapatkan ayat kursi di bibir saya , dan saya mengucapkan ya allah usirlah setan itu dari hadapanku .
Lalu Dia berkata lagi ” nak apakah kesalahanKu hingga kau menganiaya Aku ”
Lalu setelah saya sadar ayat kursi tidak ampuh untuk menghadapiNya akupun tersungkur di bawah kakiNya dan menangis tersedu sedu dan akhirnya akupun menjawabnya ” saya tidak tahu kenapa saya melakukannya , maafkanlah saya ” dan saya pun meraung2x di bawah kakinya . Dan diapun berkata bangunlah , jangan takut , peganglah tanganKu .
Dan sayapun berdiri di depanNya sambil menundukkan muka saya (dan pada waktu itu sayapun masih berpikir bagaimana cara melarikan diri dariNya) , sepertinya Dia tahu pikiran saya , dan Dia berkata lagi jangan takut akan Aku , karena Aku lembut dan murah hati . Dan akhirnya saya pun memberanikan diri untuk menatapNya , saya merasakan kesedihan yg ada di hati saya menjadi sirna seketika , dan saya pun memberanikan diri untuk bertanya kepadaNya ” Siapakah kamu sesungguhnya ” lalu Dia menjawab ” Akulah yang selalu di perdebatkan oleh banyak anak manusia , Akulah jalan yang lurus , Akulah yang telah membangkitkan orang dari kematian ” , setelah saya mendengar Dia berkata ” Akulah yang telah membangkitkan orang dari kematian ” sayapun langsung tersadar bahwa Dialah Isa Almasih atau Yesus Kristus yang banyak sekali di puja puja oleh kaum Nasrani sebagai TuhanNya , lalu sayapun tersungkur di di bawah kakinya kembali dan pada saat itu secara tak sadar saya memperhatikan kakiNya yg mempunyai tanda berlobang bekas luka , dan saya pun berkata ” ya Nabi Isa , ampunilah segala sesuatu yang pernah saya perbuat terhadap pengikutMu “, ampunilah saya , dan sayapun menangis kembali karena merasa berdosa terhadapNya , lalu dia pun berkata ” Mengapa kamu menganiaya mereka ” sayapun menjawabNya “saya tidak tahu , atau mungkin karena mereka menganggapmu Allah , dan menduakan Allah ” lalu Dia pun berkata ” Segala apa yang ada padaKu adalah milik BapaKu yang di Sorga , dan segala apa yang ada pada BapaKu di Sorga adalah MilikKu juga , karena olehNya segala kekuasaan baik di bumi maupun di sorga telah di serahkanNya kepadaKu , karena Aku dan Bapa adalah satu ” begitu juga kau , kau sekarang adalah milikKu .
Sayapun masih menangis di bawah kakiNya pada saat Dia menerangkan tentang siapa diriNya sebenarNya , yaitu Dia adalah Allah itu sendiri , lalu sayapun berkata ” Ya Isa Allahku ampunilah segala sesuatu yang pernah saya lakukan ” di sinilah saya pertama kali menyatakan Isa adalah Allah saya , lalu Isa Almasih berkata , pulanglah dan beritakanlah tentang Aku , apa yang pernah kau lihat ” Aku akan menyertai kalian semua hingga zaman akhir ”
Dan pada saat itu pula sontak saya terbangun , ternyata saya sudah berada di Rumah Sakit tepatnya ruang ICU kurang lebih selama 2 minggu dalam keadaan koma , pada saat saya terbangun saya langsung menangis dan menyebut ya Isa ya Tuhanku ampunilah saya , pada saat itu ibu dan saudara2x saya sedang menunggu di luar dan bergegas masuk saat mendengar suara saya , tetapi kebanyakan dari mereka heran mengapa saya menyebut Isa sebagai Tuhan saya , dan banyak di antara mereka yg menganggap saya kerasukan iblis dengan jalan membaca ayat kursi bersama sama, hal inilah yg membuat saya tertawa terpingkal2x pada saat ini ketika mengingat mereka melakukan hal tersebut .
Akhirnya sayapun di bawa pulang ke rumah setelah kondisi saya membaik , dan pada saat itu merupakan kegoncangan iman yg terbesar dalam hidup saya tentang apa yg pernah saya percayai sebelumnya yg selalu penuh dengan kekerasan , iri, dan dengki , dan saya mengingat tentang pertemuan saya dengan Tuhan kita Yesus Kristus betapa baiknya dia terhadap saya , Dia tahu saya telah menganiaya pengikutNya seharusnya Dia memenggal kepala saya tetapi Dia malah mengampuni saya dan mengembalikan Roh saya menyatu kembali dengan jiwa dan tubuh saya . Padahal ibu saya pernah berkata bahwa pada saat saya di rumah sakit dokter telah mengatakan bahwa saya telah mengalami pendarahan otak dan mustahil bisa di sembuhkan , dan sekalipun saya sembuh saya akan mengalami kelumpuhan total , banyak para dokter yg merasa aneh pada kejadian saya yg ajaib , dan apabila mereka bertanya saya hanya menjawab Isa / Yesus Kristus lah yg menyembuhkan saya , kadang2x hal ini membuat mereka yg belum menerima Yesus di dalam hatinya menganggap saya kerasukan iblis , begitu juga saudara2x saya maupun bapak saya sendiri , sehingga sering bapak saya mengundang para kiai maupun dai untuk mengotbahi saya , lalu saya bertanya kepada mereka sudahkah kalian pernah merasakan kematian , merekapun jawab belum , lalu sayapun bilang kepada mereka , percayalah kepada Isa , karena Isa lah yg menyelamatkan saya dari kematian , akhirnya banyak dari antara mereka yg pergi dengan hati yg dongkol . Untungnya bapak saya merupakan Muslim yg liberal , dan akhirnya sayapun menceritakan tentang semua kejadian yg pernah saya alami pada waktu itu (mungkin bapak saya mendengarkannya dengan cara masuk kuping kiri , keluar kuping kanan ) dan akhirnya bapak saya berkata seandainya apa yg saya alami itu memang benar maka saya (bapak saya ) akan mengucap sukur kepada nabi Isa yg telah menyelamatkan saya , dan sayapun selalu berdebat dengan bapak saya , sampai akhirnya saya berkata kepada bapak saya ” sungguh apa yang semua saya alami adalah benar karena saya melihatnya dengan kepala dan mata saya sendiri ” dan bapak sayapun bilang bagaimana mungkin kamu melihatNya , orang pada saat itu bapak bersama ibumu selalu menunggui kamu di rumah sakit , kapan kamu keluar dan bertemu denganNya tahukah kamu ndry semua itu karena ridho allah titik , pada waktu itu saya pun bingung menjawab pertanyaan yg di lontarkan bapak saya kepada saya , ibu saya pun menangis dan memeluk saya ketika melihat kami berdebat dengan keras , dan menyuruh saya diam dan meninggalkannya , dan tanpa sebab saya berkata kepada bapak saya ” ya benar Isa Almasih adalah Tuhan saya sekarang ini , pelangi adalah saksi apa yg pernah saya katakan ” lalu bapak saya tertawa menyindir kepada saya , di musim kemarau begini mana mungkin ada pelangi , dan sayapun akhirnya pergi meninggalkan tempat saya berdebat dengan ayah saya itu dan menuju pintu rumah untuk pergi keluar .
Pada saat saya di luar rumah sayapun menangis dan berbicara sendiri ” ya Isa Tuhanku mengapa begitu keraskah hati bapak saya seperti batu ” lalu saya pun mendongak ke atas langit , dan aneh nya saya melihat pelangi , lalu saya menangis dengan penuh suka cita , lalu sayapun lari kembali ke dalam rumah untuk menemui bapak saya , dan saya memanggilnya untuk menunjukkannya , setelah bapak saya melihat pelangi tersebut diapun diam seribu bahasa . dan setelah kejadian itu bapakku seperti mengalami kegoncangan iman , seperti yg pernah saya alami sebelumnya .
Sayapun mulai mencari lebih dalam tentang siapa Isa Almasih sebenarnya melalui Al-Quran maupun hadist dan saya menemukan hal2x yg membuat saya terharu :
Misalnya ayat surat2x di bawah ini :
(Maryam, 19:19) Hanya Isa Anak Maryam yang langsung masuk Syurga kerana Dia suci.
(Al Imran, 3:45) Bahkan Dia (Isa Almasih) terkemuka di dunia dan di akhirat
(Al Fatihah, 1:6) “Indinash shiraathal mustaqiim”
Artinya :
Tunjukilah kami jalan yang lurus
(Az Zukhruf, 43:61) “Wa innahu la’ilmu lis saa’ati fa laa tamtarunna bihaa wa tabi’unni haadzaa shiraathum mustaqiim…”
Artinya :
Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat kerana itu janganlah kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku. Inilah jalan yang lurus …
(Az Zukhruf, 43:63) “Wa lammaa jaa-a ‘Isa bil bayyinaati qaala qad ji’tukum bil hikmati wa li ubayina lakum ba’dhal ladzii tathtalifuuna fiihi fat taqullaaha wa athii’u…”
Artinya :
Dan tatkala Isa datang membawa keterangan. Dia berkata sesungguhnya Aku datang membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian yang apa kamu perselisihkan tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaKu…
(An Nisa, 4:171)
“Inamal Masihu ‘isabnu Maryama rasullahi wa kalimatuhu …”
Artinya :
Sesungguhnya Isa Al Masih putra Maryam itu utusan Allah dan FirmanNya…
(Hadis Anas bin Malik hal.72)
“Isa faa innahu Rohullah wa kalimatuhu…”
Artinya :
Isa itu sesungguhNya Roh Allah dan FirmanNya
(Maryam, 19:17)
“… arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sawiyya.”
Artinya :
…Kami mengutus Roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya menjadi Manusia yang sempurna…
(Hadis Ibnu Majah)
“Laa mahdia illa isabnu Maryama…”
Artinya :
Tidak ada Imam MAHDI selain Isa putra Maryam…
(Al Anbiyaa, 21:91)
“Wallatii ahshanat farjahaa fa nafakhnaa fiihaa mir ruuhinaa Wa ja’alnaahaa wabnahaa ayatal lil ‘aalamiin”
Artinya :
Ingatlah kisah seorang perempuan yang memelihara kehormatannya (Maryam) lalu Kami tiupkan kepadanya Roh Kami (Roh Allah) dan Kami jadikan dia dan Anaknya tanda (kuasa Allah) bagi semesta alam.
(Maryam, 19:33)
“Wa salaamu ‘alayya yauma wulittu, wa yauma amuutu, wa yauma ub’atsu hayaa.”
Artinya :
Dan sejahtera atasNya pada hari Dia dilahirkan, pada hari Dia wafat, dan pada hari Dia dibangkitkan hidup kembali.”
(Al Imran, 3:55)
“Idz qaalallahu yaa Isa, innii mutawafiika, wa raafi’uka ilayya, wa muthahhiruka minal ladzinaa kafaruu, wa jaa’ilul ladzina tabauka fauqal ladzina kafaruu ilaa yaumil qiyamati.”
Artinya :
Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu kepadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat.”
(Al Baqarah, 2:253)
“Wa aatainaa ‘isabna Maryam bayyinaati wa ayyadnaahu bi ruuhil qudusi.”
Artinya :
Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam, beberapa mujizat serta Kami perkuat Dia dengan Roh Kudus.
(An Nisa, 4:156)
“Wa bi kufrihim wa qaulihim ‘alaa Maryama buhtaanan ‘azhiimaa.”
Artinya :
Dan kerana kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zinah).
(Al Imran, 3:45)
“Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal muqarrabiin.”
Artinya :
Ketika malaikat berkata, hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimah daripadaNya namannya Al Masih putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat dan orang yang paling dekat pada Allah.
Dan sayapun akhirnya menelusuri dan mencari segala hal tentang Isa Almasih Tuhan kita , dan akhirnya sayapun berpikir bahwa saya harus mendapatkan Injil itu sendiri untuk memahami siapa Isa Almasih itu sesungguhNya , ada keinginan yang sangat kuat di hati saya untuk mendapatkannya (Injil) , lalu saya pun teringat akan toko yang pernah kami (saya bersama kawan saya dulu ) rusakkan yaitu toko buku El – Shadai , lalu sayapun pergi kesana .
Pada saat saya sampai di toko tersebut , toko itu masih kelihatan rapi, baik kaca2x nya yg dulu kamu lempari dengan batu hingga pecah , telah rapi terenovasi kembali , lalu sayapun menghampiri toko tersebut dan akhirnya saya berbicara dengan salah satu penjaganya ” mbak apakah anda menjual Injil ” ya jawabnya , lalu penjaga itu pun mencarikan Injil tersebut , lalu dia pun menyerahkan kepada saya Kitab Perjanjian Baru , lalu saya bertanya lagi kepadanya , apakah ini Injil Isa Almasih punya ? , mbak penjaga itupun berkata sambil tertawa kecil ,’ iya Perjanjian Baru itu adalah Injil , lalu mbak itu pun berkata kepada saya ” Apakah kamu non Kristen ??” , sayapun bingung menjawabnya , karena agak takut oleh sebab sebelumnya , seandainya mbak itu tahu apabila saya muslim mungkin dia akan benci kepada saya , pikir saya dalam hati , akhirnya dengan berat hati sayapun menjawabnya ” Ya saya muslim ” sambil saya menundukkan muka , lalu mbak itu pun berkata ah itu tak masalah bagi kami sambil tersenyum , hal ini yang membuat saya heran kenapa mereka yg begitu ramah bisa kami benci tanpa sebab sebelumnya ? , lalu sayapun bertanya kepada dia , mbak adakah buku2x tentang kisah nabi2x menurut Kristen , lalu mbak itupun mencarikannya , sesudah itu sayapun mananyakan harga totalnya untuk membayar buku2x tersebut , dan sebelumnya saya pun bertanya kepadanya ” mbak apakah ada di antara pegawai toko ini yang celaka pada saat kerusuhan sebelumnya , mbak itupun menjawab saya ” pada waktu kejadian tersebut toko ini telah kami tutup lebih awal kira2x jam sepuluh pagi ” lalu saya bertanya lagi ” apakah ada yg menempati toko ini sebagai tempat tinggal ?” ah tidak mas jawabnya , hanya satpam yg menjaga toko2x di sekitar kami , itupun juga mereka hanya menjaga di luaran saja untuk keamanan sekitarnya . Hal ini yang membuat saya sangat bingung dalam hati , seingat saya waktu kami merusak dan menjebol toko ini pada waktu petang hari masih ada beberapa orang yg di dalamnya , sedangkan mbak itu bilang toko telah tutup sejak jam 10 pagi dan tidak ada satupun penghuni yg menempatinya , lalu siapakah di antara mreka yg kami kejar pada waktu itu ? , hal ini yang membuat saya heran hingga sekarang , seandainya apabila saya menemui pria yg kami kejar2x dulu , mungkin saya akan berlutut untuk meminta maaf kepadanya .
Dan akhirnya sayapun kembali kerumah , dan sayapun mulai membaca Injil satu persatu di kamar saya , saya sangat terenyuh ,sedih ,dan bangga pada saat saya membaca kisah Injil , betapa mulianya segala sesuatu yang pernah di perbuat oleh Isa Almasih / Yesus Kristus , begitu pun juga ucapan2x nya yang bagaikan pisau belati langsung menusuk hati mengajarkan tentang kasih yang tulus , kerendahan hati , maupun keselamatan , hal ini yang belum pernah saya peroleh sebelumnya semenjak saya hidup di muka bumi , yang mana sebelumnya saya menganggap diri kami sebagai muslim adalah yg tertinggi dari golongan lain kafir yang mana para golongan kafir itu harus tunduk kepada kami yaitu para penganut Islam , sebab ada di quran yg mengatakan ” hanya penganut Islam lah yang masuk Sorga” dan hal ini sangat tidak masuk akal , bagaimana mungkin nabi2x sebelum Muhammad bisa di sebut Islam , karena mereka pun tidak pernah sekalipun mengucapkan kalimat syahadat , dan juga pada saat saya mengalami kejadian yg aneh di mana roh saya berpisah dengan tubuh saya pada waktu kecelakaan dan mengalami koma , kenapa yg menemui saya justeru Isa Almasih / Yesus Kristus , kemanakah muhammad yg dulu selalu kami junjung2x namanya ? , dan siapakah mereka yg menyeret jiwa teman saya dan memperebutkannya seperti makanan ?, sekali lagi Muhammad tidak menolong kami (padahal teman saya sultan itu pemahaman tentang Islam lebih hebat dari saya).
Dan akhirnya sayapun menyerahkan diri saya sepenuhnya untuk menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan saya dan Juruselamat saya , dan pada tanggal 27 oct 2000 saya pun di baptis dalam nama Anak,Bapa , dan Roh Kudus halleluya saya telah menerima kasih karunianya , baik susah maupun senang Tuhan Yesus selalu menyertai saya Amin .
Marilah kita semua bersuka cita akan namaNya , karena Dialah yg selalu menyertai kita semua , janganlah takut bila dunia membenci anda , karena kita bukan lagi milik dunia ini , melainkan kita adalah milikNya , yaitu Tuhan kita Yesus Kristus yg telah mengorbankan diriNya di atas kayu salib demi membebaskan kita semua dari kutukan maut . Amin .
Saya adalah saksi yang telah di selamatkan oleh kasihNya , semua yang telah saya alami adalah hal yang benar benar terjadi , yang dimana saya dulu penuh dengan kebencian , iri , dengki , dan dusta , ternyata Tuhan kita Yesus Kristus telah menyelamatkan jiwa saya dan membuat saya lahir kembali dengan penuh rasa suka cita , rendah hati dan kasih .
Shallom
Solo, Indonesia, 3 mei 2006
Nama asli saya Ahmad Andryansah bin Abdul Jalil dan saya akhirnya mengganti nama saya menjadi Christian Andryansah , dan saya menghapus nama Ahmad karena nama tersebut selalu mengingatkan saya akan kekejian .
March 11, 2012 at 12:09 pm
Mumun, Kasih tahu ,
Selamat menjadi Murtad,
Neraka jahanam sedang menunggu gitu !
Itulah janji Allah kepada orang2 yang tidak mempercayai ayat2 ku
dan berpaling dari ku !
[QS 5.76]
Katakanlah: “Mengapa kamu menyembah selain daripada Allah, sesuatu yang tidak dapat memberi mudarat kepadamu dan tidak (pula) memberi manfaat?” Dan Allah-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
[QS 11.2]
agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah “”"”pemberi peringatan”"”"dan pembawa kabar gembira kepadamu daripada-Nya,
[QS 67.8] hampir-hampir (neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir). Penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka: “Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia)
“”"”seorang pemberi peringatan?”
[QS 2.39]
Adapun orang-orang
yang “kafir” dan “mendustakan ayat-ayat Kami”,
mereka itu “penghuni neraka”; mereka kekal di dalamnya.
Termasuk kau Mun,! bagiku sih sudah cukup kasih
“”"”peringatan bahwa tuhan itu Allah,”"”"
“”"”"”kalau bandel itu terserah anda !!!!!!!
March 11, 2012 at 12:14 pm
Sembahlah Allah kata Yesus !
Sembahlah Yesus kata Paulus !
Aku sih mending pilih kata Paulus , keren !
Kata si Mumun !
April 11, 2012 at 4:06 am
Saya men- download semua buku ttg Islam termasuk semua tulisan dari Ali Sina, supaya saya tahu dan mendapatkan informasi dari berbagai pihak. Biar nggak dungu atau cubluk. Orang dungu tak bisa diajak diskusi. Di dalam tubuh dan otaknya sudah ditongkrongi iblis.
April 11, 2012 at 4:33 am
Banggalah anda dengan diri anda,
karena disitulah kepercayaan diri sebenarnya.
Pujilah orang besar yang berprestasi besar dengan berkata mulya seperti Muhammad, Isa Al Masih , Budha, Kong Hu Cu, Mahatma Gandhi.
Kita tahu mereka2 adalah orang yang bertutur kata halus, mulia, orang2 yang jujur dan amanah. dan dimulyakan jutaan orang.
Janganlah kita berbangga yang kita tak pernah tahu kebenaran dari perkataannya.
Jangan lah kau bangga dengan orang2 yang hidupnya hanya mencari keuntungan dengan fitnahan keji terhadap orang2 yang telah mati dan dimulyakan banyak orang.
Adakah kau bangga apa bila sesorang menulis kejelekan tentang seorang Budha padahal dia telah mati dan dimulyakan banyak orang.
Adakah kau bangga apa bila sesorang menulis kejelekan tentang seorang Kong Hu Cu padahal dia telah mati dan dimulyakan banyak orang.
Bertanyalah kalu kau tak tahu
bertanyalah kalau kau tak jelas
jangan kau komentari yang kau belum tahu kebenarannya.
Jadilah orang bijak yang berkata-kata setelah berpikir
jangan kau berkata-kata padahal kau belum memikirkannya.
Adalah sangat baik menjadi orang penting,
tetapi jauh lebih penting adalah menjadi orang baik.
Tetapi aku yang berkata Edy M Neil :
Adalah sangat penting dan sangat baik jadilah kita menjadi diri sendiri dengan sangat mementingkan kebaikan.
Ini bahasa Filsafat tingkat tinggi
untuk membentuk kau menjadi seorang bijak yang cendikiawan
atau seorang cendikiaan yang bijak.
Bisa kau menilai seorang ali sina adalah seorang cedikiawan yang bijak ? Atau orang bijak yang cendikiawan ?
Jauh api dari panggangnya.
Kau salin tulisannya kalau kau sudah kuasai materinya ,
kau tanya ke Aku , biar aku yang membantahnya ?
Aku tunggu !
April 11, 2012 at 4:34 am
Aku mau tahu apakah omongan kau sedungu pikiran kau.
April 15, 2012 at 2:56 pm
Senthir berkomen:
“…… Orang dungu tak bisa diajak diskusi…. ”
reply komen:
Anda benar sekali bung senthir, orang dungu tidak bisa diajak diskusi. Berdikusi itu memakai pikiran atau berpikir. Sedangkan orang dungu tidak bisa berpikir.
KETIKA SI DUNGU MENDOWNLOAD SEMUA BUKU TENTANG ISLAM TERMASUK TULISAN ALI SINA, ia percaya saja TANPA BERPIKIR apakah tulisan ali sina dan buku-buku yang di download itu benar atau hanya FITNAH!!!
Muslim bisa diajak berdiskusi. Di dalam Al Qur’an bertebaran ayat yang memerintah kan muslim untuk BERPIKIR, itu artinya ISLAM ANTI DUNGU!!!!
Mari bung senthir, kita berdiskusi / berpikir? Apa topiknya? (Saya sarankan topiknya langsung TENTANG TUHAN saja. Karena semuanya bermuara kepada Tuhan. Lagi pula biar hemat waktu, tenaga dan biaya tentu saja)
Salam Damai.
April 27, 2012 at 2:43 am
KENAPA YESUS / ISA DIBUNUH YAHUDI ?
Ada ayat2 yang sangat mendukung dibunuhnya Isa Almasih.
Inilah ayat2nya :
Ulangan 13 :
(1) Apabila di tengah-tengahmu muncul seorang nabi atau seorang pemimpi, …………….
(2) dan apabila tanda atau mujizat yang dikatakannya kepadamu itu terjadi, ……….
(3) maka janganlah engkau mendengarkan………
(4) TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, ……….
(5) Nabi atau pemimpi itu haruslah dihukum mati, karena ia telah mengajak murtad terhadap TUHAN, Allahmu, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir dan yang menebus engkau dari rumah perbudakan–dengan ……..
Ayat ini jelas , seorang nabi bernama Musa menyelamatkan Bani Israil dari perbudakan , hanya karena Bani Israil itu memang telah menyembah sapi / lembu [[[[[ dan akan mengganggu soal ketuhanan mereka ]]]]], maka Nabi seperti Musa itu harus dibunuh.
Dibawah ini ciri2 ayat2 dibuat Yahudi yang suka menghina Nabi2 dan mengatakan Mujizat itu adalah sihir.
(termasuk Yesus dibilang penyihir dan pemimpi)
Nih ayatnya : Sanhendrin 43a
“Pada malam kematiannya, Yesus digantung (DIBUNUH) dan empatpuluh hari sebelumnya diumumkan bahwa Yesus akan dirajam (dilempari batu) hingga mati karena ia telah [[[[[[ MELAKUKAN SIHIR ]]]]] dan telah membujuk orang untuk melakukan kemusyrikan (pemujaan terhadap berhala)… Dia adalah seorang pemikat, dan oleh karena itu janganlah kalian mengasihaninya atau pun memaafkan kelakuannya” (BUNUHLAH DIA )
- Melakukan sihir dibunuh
- Ayat disamarkan seolah menyambah berhala.
Kalau dikaji baik2. Kasus Musa sama dengan Isa , seorang nabi , memiliki mukjizat lalu dibilang sihir dan mengajak kepada Tuhan yang bertentangan dengan nya (penyembah sapi / anak lembu) maka Isa termasuk dibunuhnya.
Sangat jelas Latar belakang pembunuhan Isa karena adanya ayat ini didalam kitab Taurat (plintiran) yang muncul sebelumnya.
TIP PENTING :
Wahyu 14 :
7) dan ia berseru dengan suara nyaring: “Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan [[[[sembahlah Dia]]]] yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air.”
Takutlah Akan Allah dan sembahlah dia.!
Inilah Perkataan Isa Almasih, yang disampaikan lewat Jibril kepada Isa.
Sembahlah Allah adalah perintah yang disampaikan kepada seluruh Nabi (25 Nabi, dan Isa adalah Nabi ke 24 Muhammad Nabi ke 25)
Yang diturunkan Kitab Suci hanya 4 nabi yaitu :
Taurat (Musa), Zabur (Daud), Injil (Isa) dan Al Qur’an (kitab suci terakhir kepada Muhammad)