SEBENARNYA, APA YANG MUSLIM CARI DALAM SYARIAH ISLAM?
Cara Muslim memandang, memahami, dan mengingini pemberlakuan SI adalah sebuah misteri tersendiri. Pengertian setiap orang berbeda soal SI.
(+) “Saya ingin agar SI diterapkan di Indonesia”.
(–) “Apa maksudmu? Apa kamu setuju kalau perempuan pergi mesti didampingi muhrim-nya?”
(+) “Bukan itu maksudnya”
(–) “Atau kamu setuju poligami?”.
(+) “Saya benci poligami”
Dan ini bisa diteruskan panjang…
Tetapi mereka ini mendukung penerapan Syariah!
Ada suatu misteri, yang tidak dibicarakan!
Dikaburkan oleh simbol2 Islami dan “religious submission” satu arah, yang turut menafikan nilai2 peradaban dan agama diluar Islam:
“Kami, Muslims tidak belajar apapun dari para kafir”.
“Islam is the only solution”.
Mosab Hassan Yousef,
Anak pemimpin Hamas, yang murtad dari Islam, mengakui ketidak-tahuan Muslim tentang agamanya sendiri
[interview dengan Fox News,12 August, 2008]
“There are two facts that Muslims don’t understand …
(1) More than 95% of Muslims don’t understand their own
religion … They rely on religious men to get their
knowledge about Islam.
(2) They don’t understand (either) anything about other religions … So, all their ideas about other religions are from
Islamic perspectives. Now, here is the reality after I studied Christianity – which I had a big misunderstanding about,
because I studied about the Christianity from Islam… there is nothing true about Christianity when you
study it from Islam, and that was the only source …”.
• MENYALAH-NYALAHKAN
• MENTEROR
• DUSTA-MENIPU DAYA
(TAQIYYAH, WHITE LYING)
• MENDOMINASI
blaming-accusing to justify terror & aggression
• Quran adalah satu2nya buku suci yang menyalah-nyalahkan kitab2 suci orang lain (2;79, 5:15 dll).
• Juga satu2 nya yang terlanjur menyalahkan manusia lain/ non-Muslim sebagai binatang yang sejahat-jahatnya:
“The worst of beasts in God’s sight” (8:55).
• Muslim selalu memposisikan pihaknya sbg yang di-dzalimi: di-diskriminasi, dilecehi, tidak dihormati, dihujat & disalah-ngerti.
• Menganggap diri sbg self-defender, maka Muslim selalu menuduh para kafir sbg pihak aggressor. Apa sebab? Karena siapa saja yang kafir atau yang menentang Allah dan RasulNya adalah musuh yang layak dikenakan agresi atau dibuang dari negerinya (8:12,13; 5:33).
• Quran menyalahkan Yahudi & Kristen tidak berhenti membenci & memerangi Muslim, hingga terjadinya murtad (2:120, 217).
• Muslim berkata: “Kami menghormati Yesus, mengapa kalian menista
Muhammad”? “Kenapa kalian tidak menghormati dan tidak fair terhadap
humanitas Islam kami?”
(Berhormat secara intellectual, bukan iman; secara mulut, bukan action).
• “Masukkan rasa ketakutan dan bunuh…”
(QS. 33:26, 2: 120, 216-218, 8: 60)
• “Cast terror into their hearts…” (33:26, 3:151)
• “Take neither Jews nor Christians for your friends” (5:51)
• Fatwa-mati dikenakan secara sepihak, dan jihad menyerukan
“until kill and be killed” (9:111).
• Geostrategy teror berkaitan dengan “nubuat” akan puncak kemenangan Islam diseluruh dunia:
“Dialah yang mengutus RasulNya dg petunjuk dan agama yang benar, supaya Dia memenangkannya atas sekalian agama” (9:33, 48:28, 61:9).
* Muslim selalu menuntut apologi secara publik dengan terror, tetapi praktis tidak minta maaf satu katapun dari pihaknya.
DUSTA “PUTIH”
(Qs. 3:54, 8:30, 5:89)
• Allah adalah most supreme, tidak terikat pada hukum manapun. Dia berdiri diatas hukum, yang melakukan apapun yang dikehendakiNya, “God is supreme Plotter”
• Allah memberi konsesi untuk conditional cheatings (taqiyyah/ dissimulation) dan penggantian ayat (QS.16:106, 2:106,173, 3:28, Shahih Bukhari vol. 9, Book 89).
• Tebusan atas sumpah palsu demi Allah adalah memberi makan atau pakaian bagi 10 orang fakir (berupa materi)
DUSTA KASAT MATA
* “Rasul Allah berkata, ”Dusta diizinkan hanya dalam 3 perkara:
”dusta sang suami terhadap istrinya demi menyenangkannya, dusta dalam perang, dan dusta untuk mendamaikan orang“ (Al-Tirmidhi, no.5033).
* Allah melakukan pendustaan terhadap Muhammad lewat mimpi perang (se-olah2 jumlah musuh sedikit), demi mendorong dia berani maju dalam perang Badar (QS.8:43). Tetapi persoalannya: perlukah dorongan Allah kepada NabiNya dilakukan dengan memilih pendustaan?
* Terliput luas oleh media bahwa Hamid Ali (spiritual leader of Al-Madina mosque in Beeston, UK) mengutuk secara terbuka pengeboman London 7 Juli, 2005. Namun perbincangan rahasianya dengan seorang Banglades tersadap oleh reporter Sunday Times. Disitu Hamid Ali berkata bahwa 7/7 bombings adalah aksi yang baik, seraya memuji para pengebom-nya.
* Muslim berkata: “Islam” means “peace” (padahal Islam berarti submission, penyerahan total kpd Allah).
• Dominasi Media: demo jalanan & show kemarahan
• Dominasi Demografi: dengan rate kelahiran/ population explosion
• Tuntut legislasi eksklusif utk Muslim:
• Parlemen Lokal, Islamic Courts
• Islamic center, mesjid, musholla,
• Faith based school & hospital, kantin halal,
• Toilet Islamic yang terpisah
• Monopoli kata2 Arab, seperti kata: Allah, iman, nabi
* Dominasi Territory dilakukan berdasarkan posisi, Sebagai mayoritas: policy transmigrasi, program imigrasi, pengusiran komunitas non-Muslim. Sebagai minoritas: menciptakan kantong Muslim, agar tidak berpencaran dengan akibat terjadi asimilasi dengan “kafir” sehingga kekuatan politiknya bisa lemah.
* The Might of Petro-dollar Surplus:
Islamic Real Estate Financing,
Perluasan Mikro Kredit Berbasis Syariah
Sponsoring Universitas dan Research Institutions
* Perluasan Islamic symbols/ cultural expression Busana Islam, penampilan simbol Arab (signs, streets, sinetron, dll), kontes pengajian Quran, keharusan2 Islamik dalam pencalonan pimpinan daerah, free distribution of Quran, dll.
“Mengasimilasi Barat”
MEREKAYASA ISLAMIC HISTORY & “THE ISLAMIZATION OF KNOWLEGE”
• Napoleon direkayasa masuk Islam; penyelidik Muslimlah yang menemukan Amerika sebelum Columbus;
Muslim mendirikan hospital pertama didunia, dll.
• Sponsor Universitas/ Badan research utk agenda Islami.
• Menolak mata-pelajaran sekolah tentang ethical behavior (digantikan dengan buku Islamic behavior spt “Ahlak Mulia”).
• Mengubah tanda “plus”, karena terasosiasi dengan “tanda salib” Kristen.
• Merevisi text books Barat dengan introduksi warisan Islami.
DEWAN HAM PBB dituntut untuk mengeluarkan undang-undang bahwa Quran dan Muhammad itu steril dan imun (kebal) dari hujat & kritik.
Rahmatan lil Alamin (Rahmat bagi segenap alam)!
Tanpa SI, dipercaya tak akan tercipta dunia yang adil, damai dan sejahtera, dan selalu jauh dari kemanusiaan
yang berahklak mulia.
Apa dasar Muslim memilih SI? Surat 5:44,
“Barangsiapa yang tidak menghukum dg apa yang telah diturunkan Allah, maka mereka itulah orang2 yang kafir”
(1) Memperenteng/ Memplesetkan Istilah SI
SBY menjawab “eloquently” bahwa Syariah itu adalah ibadah Islam yang pantas ditunaikan oleh penganutnya, persis seperti penganut agama-agama lain yang pantas pula menjalankan ibadah mereka.
• Disini, karena sederhananya pertanyaan sang wartawan, maka SBY berhasil mereduksi SI secara ringkas menjadi semacam rukun Islam yang tidak tampak segi-seginya yang “menakutkan”.
Tidak pernah dibicarakan pemimpin Islam manapun! Padahal cakupannya adalah amat sangat luas dan multitafsir,
meliputi hukum Quranik dan Sunnah, bahkan Qiyas dan Ijma.
Para Muslim (dan Non-Muslim) seharusnya mempertanyakan dengan amat kritis kepada setiap Parpol Islam yang pro-SI: “Hukum-hukum SI apa yang secara spesifik hendak ditegakkan oleh masing-masing Parpol Islam? Syariah yang mana? Sejauh mana paket final keseluruhan hukum SI yang mau (atau tidak mau) dijalankan?”
Jangan seorangpun beli kucing dalam karung.
• British Muslims ini dapat tekanan dari mesjid2 dan komunitas untuk menyelesaikan kasus persengketaannya di pengadilan Syariah. Para Mullah berkata bahwa adalah dosa besar bagi seorang Muslim apabila ia tidak memilih pengadilan Syariah. Dasarnya? Allah-lah yang memerintahkan hal ini => Qs. 5:44 b.
• Sudan sempat menerapkan hukuman potong tangan dan kaki bagi Maling. Ternyata Maling tidak surut sehingga banyak yang dihukum dengan cara diamputasi. Melihat begitu banyak rakyatnya yang jadi invalid ini, Pemerintah Sudan menjadi ngeri sendiri, lalu diam-diam menghapuskan klausul amputasi.
“Sesunggguhnya perempuan itu aurat; apabila ia keluar dari rumahnya, dia dielu-elu kan setan” (diriwayatkan Turmudzi, dari Ibn Mas’ud)
• Poligami bagi sang suami? 2, 3, atau 4 istri? (QS.4:3)
• Hukuman mati bagi yang murtad Islam? (ditetapkan semua mazhab)
• Wajib Sholat 5 waktu sehari & puasa penuh sebulan Ramadhan?
• Wanita tak boleh jadi pemimpin/ president? (QS.4:34, HSB1569)
• Wanita yang nusyus (“membangkang”) kepada suaminya boleh dikenai pukulan badan, serta digugurkan nafkah baginya? (QS.4:34).
[Re: Suara Pembaruan 22 Jan.2009, PM Australia, Kevin Rudd, mengecam seorang ulama Muslim, Samir Abu Hamza, yang menyatakan bahwa laki-laki memiliki hak untuk memaksa istrinya berhubungan badan kapanpun diinginkan si suami) dan memukul istrinya jika tidak patuh. “Saya mendesak ulama Islam ini meminta maaf kepada publik dan menarik kembali pernyataannya”].
• Potong tangan atas pencurian sebutir telur, atau barang senilai ¼ atau 4 dirham? (QS.5:38, HSB 1807, 1810). Bagaimana dg koruptor Muslim?
• Haram pelihara anjing? Bahkan harus membunuhnya? (HSB 4/ 539, 540)
• (Hukum rajam atau cambuk 100x dimuka umum bagi pezinah dan pelacur? (QS.24:2).
• Jangan bersalaman kepada Yahudi dan Nasrani, melainkan persempitlah jalannya? (HR Shahih Muslim)
• Adalah kriminal bagi penginjilan/ penyiaran agama lain kepada Muslim? Sementara Islam bebas berdakwah kepada siapapun?
• Minoritas Non-Muslim diperlakukan sebagai kaum Dhimmi (minoritas “taklukan” dalam negara Islam) diwajibkan membayar pajak Jizyah? (QS.9:29) Istilah halusnya pajak “perlindungan”. Dhimmi ini harus tunduk atas keputusan negara, juga tunduk atas pelbagai perlakuan institusi keagamaan … (busana, sweeping maksiat, dll).
• Banyak orang non-Muslim merasa hal ini sebagai benar. Bukankah thd pasal 29 UUD 45 ingin dicantumkan 7 kata tambahan, dan itu hanya ekslusif untuk Muslim: “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya“.
• Penginjilan kpd Muslim serentak berubah jadi tindak kriminal! Inilah ketidak-adilan yang tersembunyi dibalik kata-kata yang baik! Tidak ada panen-raya jiwa-jiwa seperti yang dikotbahkan sejumlah hamba Tuhan yang kurang paham apa hakekat SI itu sesungguhnya!
• Dan SI menetapkan bahwa setiap Muslim yang murtad harus dihukum mati: “Siapapun yang mengganti agama Islamnya, bunuh dia“. (HSB vol.4, no.260, vol.5, no.630 dll).
• Bagaimanapun, pemberlakuan SI mustahil hanya berurusan dengab pihak Muslim saja. Karena sumber hukumnya sendiri telah memberlakukan diskriminasi terbuka yang harus dikenakan kepada non-muslim! Ijtihad tidak akan menghapus berpuluh puluh ayat yang terlanjur memusuhi:
• “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah… yaitu orang-orang yang diberikan Alkitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang dalam keadaan tunduk” (QS.9:29)…Pemajakan ini murni berdasarkan agama, hanya terjadi dinegara Islam, bersifat “penghukuman” (maz. Hanafi).
• Perangilah orang2 kafir dan munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka (QS.66:9).
• “Persempitlah jalan mereka” (yaitu, Yahudi & Nasrani)
“Janganlah mengambil mereka itu menjadi temanmu/pemimpinmu” (Shahih Muslim, QS.5:51).
(Yuzril Ihza Mahendra, Media Dakwah, Juli 2002).
• Ternyata yang dijamin SI bukanlah kesamaan dan kesetaraan hak bagi setiap warga, melainkan sisa hak-hak minoritas setelah disunat dan dikenakan diskriminasi terhadap keadilan dan hak-hak azazi-nya. [Bagaimana dg kebebasan ber-expresi dan berkeyakinan, beribadah/ membangun rumah ibadah atau fasilitas keagamaan, perkawinan antar agama, upacara penguburan jenazah, „kesetaraan darah“ antara Muslim thd non-Muslim, pajak dan lapangan kerja, dll]
Tanpa menjadi Muslim yang taqwa, tak akan mengatasi masalah bangsa. Tanpa SI, tak akan tercipta kehidupan yang harmonis yang di rahmati Allah. Now, SI is the only solution!
• Ironis! Dimanakah solusi SI yang adil bagi non-Muslim dan perempuan? Bagaimana solusi SI tatkala perempuan diperkosa? Dimanapun (selama 14 abad berjalan) SI tidak pernah terbukti reputasinya untuk menjadi teladan negara damai-adil-sejahtera, Mitos bahwa agama dianggap sanggup menyelesaikan segala kemelut persoalan hidup manusia.
• Faktanya justru masyarakat “sekuler” seringkali lebih mampu menciptakan kedamaian dan keadilan bagi warganya, sementara masyarakat yang begitu ngotot memperjuangkan simbol-simbol keagamaan – tetapi lupa essensinya – malah yang kerap dilanda kerusuhan (Komaruddin Hidayat)
• Semula taqiyyah dimaksudkan untuk Muslim (utamanya Shiah) menyelamatkan diri thd penganiayaan musuh, yaitu dengan mengingkari agamanya. Kemudian diperluas hingga mendustakan barang milik dan harga diri, dan seterusnya taqiyyah dipakai luas untuk siasat dan melindungi hal2 yang bahkan non-emergency
(Qs.16:106, 3:28).
• Rasul Allah berkata: ”Dusta diizinkan hanya dalam 3 perkara:
“dusta sang suami terhadap istrinya demi menyenangkannya, dusta dalam perang, dan dusta untuk mendamaikan orang“ (Al-Tirmidhi, no.5033).
• Bukhari dalam Shahihnya mengekalkan taqiyyah ini hingga kiamat,
maka berwaspadalah:
At-Taqiyya will remain till the day of Resurrection”
(HSB vol.9, book 89).
HSB vol.4, no.260, vol.5,no.630.
• “Syariah hanya memberikan human duties, bukan human rights” (Ibn Warraq).
• Adakah negara Islam yang dapat dijadikan model ideal bagi SI? Jawabannya: “Saya rasa hal itu tak pernah akan ada…Akan ada perselisihan yang tak usai-usainya”
(Dr. Amin Abdullah, ketua IAIN sunan Kalijaga).
“Islam is a one way street. You can convert to Islam but not to convert from Islam. You enter through a door but
there is no way out”.
April 8, 2010 at 4:50 am
Mohon kita telusuri segala sesuatu yang ada di dunia ini dengan akal, karena Islam adalah agama yang tidak memberatkan dan logis.
Poligami :
Seandainya anda menikah, dikemudian hari pada istri anda ditemukan bahwa istri anda sakit parah(koma misalnya)dan tidak bisa mencukupi kebutuhan biologis anda? mana lebih baik ber-zina atau menikah lagi?kalau ada muslim yang berpoligami atas nafsu silahkan saja,bukan tanpa syarat Islam membolehkan poligami : Adil adalah syarat pertama.Wanita pada dasarnya adalah mahluk yg lemah, mereka memiliki keterbatasan seperti kekuatan,perasaan,menstruasi,menyusui anak dll.Oleh karenanya Islam membolehkan Poligami bukan Islam merendahkan kaum wanita.Kodratnya telah diatur Allah SWT sehingga prialah yang berkewajiban melindungi.Peraturan pemeritah membolehkan cuti haid,Cuti hamil, Menyusui anak.Silahkan ditelaah lebih jauh….
April 9, 2010 at 1:36 am
Sebagai kaum wanita, saya menentang keras poligami karena hanya memberikan keuntungan kepada pria, sementara wanita kenapa tidak diijinkan berpoligami?
Saya benar-benar prihatin mendengar pengakuan Teh Nini (isteri AA Gym) yang mengatakan (diliput di beberapa TV Swasta): “Saya sampai jungkir balik ketika mengetahui suami saya kawin lagi.”
Ini benar-benar tidak adil!!!
Sekarang rasain AA Gym nggak lagi laku dimana-mana, Muslimah banyak yang tidak lagi mau mendengarkan ceramah beliau karena sudah tidak percaya kepada beliau.
Mengapa AA Gym sampai harus mengkhianati cinta dan ketulusan isteri yang selama bertahun-tahun mendampinginya dengan setia; dan pada saat yang sama isterinya pun masih sanggup melayani kebutuhan seks suaminya?
Dasar pria OTAK SEPOTONG!
April 13, 2010 at 5:20 pm
Saya mecoba mnjawab sdri ttg mengapa hanya pria yg boleh,jika saja memang sdri ingin mencoba berpoligami mungkin sdri akan mengerti mengapa wanita tidak diperbolehkan.Saya coba sedikit contoh kecil yg mungkin mnrt anda lucu…apabila anda memiliki suami lebih dr 1 anda tau ayah dr calon anak anda yang mana?masih banyak alasan lainnya….
May 16, 2011 at 12:31 am
ini mah sudah sifatnya muslim: mencari-cari alasan-alasan/dalih yang logis untuk membenarkan tindakannya..kalau istri sakit/tidak mampu lagi boleh dong kawin lagi, kalau suami yang sakit??istri boleh dong kawin lagi..kalau anak perempuan masih ingusan mau kawin sama kakek-kakek boleh dong..kalau makan daging babi untuk obat boleh..kalau dihutan ga ada binatang lain yang ada hanya babi boleh dong dimakan..terus apa lagi ya..semuanya dicari-cari..intinya satu kalau anda sudah benar-benar menyerakan hidupmu untuk Tuhan, sungguh-sungguh percaya..nafsu tidak akan berkuasa atas dirimu..begitu bos…tapi kalau masih setengah-setengah atau cuma hafal ayat dibumbui cerita-cerita lucu, bermain kata-kata dan logika pendengar..pastinya masih memikirkan nafsu birahi, harta, kekayaan dan ketenaran…betul??? betul…
April 8, 2010 at 5:02 am
Jika anda mempertanyakan masalah syariah Islam, mungkin saya ambil salah satu contoh nyata syariah ekonomi : bisa kita lihat bank-bank dan lembaga keuangan disekitar kita sekarang ini banyak menggunakan sistem syariah kenapa?Dan krisis ekonomi dunia disebabkan oleh ekonomi libreal yang dianut oleh AS contah Kita telah dibohongi dengan uang kertas,Rp.100.000 apa kertas senilai itu?tidak kita sadari semakin lama uang kita tidak harganya. Dulu beras 1 kg 2.000 sekarang?jika kita mnggunakan uang emas semisal 1 kg beras = 1 koin emas sekarang pun tetap 1 kg beras = 1 koin emas. Itu kenapa Freeport mengeruk emas kita di Irian dan menyimpannya di Bank Sentral AS yang sekarang tdk kita ketahui cadangan emas AS mungkin milyaran ton emas…..
May 16, 2011 at 12:40 am
kok sistem ekonomi semata-mata anda salahkan..sebagus apapun sistem kalau “manusianya ga benar/korupsi,nepotisme, kolusi ya ga akan maju-maju negara ini”..sistem pebankan modern sudahlah benar..bunga ditetapkan karena itulah pendapatan bank untuk menggaji karyawan, perkembangan usaha dan lain-lainnya..cuma pengelolaaan manajemen bank yang bermasalah..kredit hanya utk pengusaha besar, adanya keharusan memberikan komisi dalam pencairan kredit, UKM sulit mendapat kredit..celisih bunga tabungan dan kredit yang masih cukup besar…Indonesia dipenuhi orang-orang yang bermental rendah, koruptor..itulah yang menghancurkan negara…dan jangan bilang bahwa koruptor-koruptor itu bukan orang yang tidak cakap dalam agama..departemen agama aja kebobolan kok..piye sampeyan??melihat persoalan tidaka dalam skala yang lebih besar..
May 9, 2010 at 5:55 pm
Selamat Datang Di situs NERAKA
July 1, 2010 at 12:52 pm
Situs kebodohan ni mah….
July 5, 2010 at 2:34 am
KESAKSIAN DARI SEORANG PEMURTAD YANG DIFATWA HUKUMAN MATI
Posted by siapmurtad under MURTADIN
“Sebenarnya hanya sedikit sekali ayat-ayat Al Qur’an yang saya pahami sebelum bulan Mei 1993 walaupun saya telah menunaikan rukun Islam yang kelima, menunaikan ibadah Haji yang saya lakukan pada tahun 1983. Ayat-ayat Al Qur’an yang saya hafal bacaannya diluar kepala walaupun tidak paham mengenai artinya ialah ayat-ayat Al Qur’an yang selalu diucapkan pada waktu sembahyang lima waktu yaitu surat 1 Al- Faatihah yang merupakan surat hafalan wajib dan surat-surat lainnya diantaranya surat 112 Al Ikhlaash, surat 113 Al Falaq, surat 114 An Naas dan surat 108 Al Kautsar.
Keinginan saya untuk mengetahui dan memahami lebih dalam lagi tentang isi buku Al Qur’an itu barulah timbul setelah Tuhan Yesus/Sayidina Rabboni Isa Al-Masih menjamah saya secara ajaib pada tanggal 6 Mei 1993 di Kupang. Karena saya tidak menguasai bahasa Arab seperti halnya sebagian besar umat Islam di Indonesia, maka saya mempelajari buku Al Qur’an yang ada terjemahan bahasa Indonesianya yaitu buku Al Qur’an Terjemahan Indonesia P.T. Sari Agung.
….”
HAHAHAHAHHAAHHAHAHAHAHA………
Ternyata, selama ini, Siapmurtad mencari narasumber dr orng2 yg telah murtad, tp sebenarnya orang itu ga punya pengetahuan tentang ajaran Islam.
Jangakan pengetahuannya, narasumber kali ini adalah orang yg cuma sekedar hapal beberapa surat dr Al Qur’an…..
Pantesan aj nih web blog seperti hasil karya orang bodoh………
Ini berita Terhangat;
http://international.okezone.com/read/2010/07/02/18/348956/pendeta-dipenjara-akibat-pelecehan-seksual-sadis
July 5, 2010 at 6:27 am
KESAKSIAN DARI SEORANG PEMURTAD YANG DIFATWA HUKUMAN MATI
Posted by siapmurtad under MURTADIN
“Sebenarnya hanya sedikit sekali ayat-ayat Al Qur’an yang saya pahami sebelum bulan Mei 1993 walaupun saya telah menunaikan rukun Islam yang kelima, menunaikan ibadah Haji yang saya lakukan pada tahun 1983. Ayat-ayat Al Qur’an yang saya hafal bacaannya diluar kepala walaupun tidak paham mengenai artinya ialah ayat-ayat Al Qur’an yang selalu diucapkan pada waktu sembahyang lima waktu yaitu surat 1 Al- Faatihah yang merupakan surat hafalan wajib dan surat-surat lainnya diantaranya surat 112 Al Ikhlaash, surat 113 Al Falaq, surat 114 An Naas dan surat 108 Al Kautsar.
Keinginan saya untuk mengetahui dan memahami lebih dalam lagi tentang isi buku Al Qur’an itu barulah timbul setelah Tuhan Yesus/Sayidina Rabboni Isa Al-Masih menjamah saya secara ajaib pada tanggal 6 Mei 1993 di Kupang. Karena saya tidak menguasai bahasa Arab seperti halnya sebagian besar umat Islam di Indonesia, maka saya mempelajari buku Al Qur’an yang ada terjemahan bahasa Indonesianya yaitu buku Al Qur’an Terjemahan Indonesia P.T. Sari Agung.
….”
HAHAHAHAHHAAHHAHAHAHAHA………
Ternyata, selama ini, Siapmurtad mencari narasumber dr orng2 yg telah murtad, tp sebenarnya orang itu ga punya pengetahuan tentang ajaran Islam.
Jangakan pengetahuannya, narasumber kali ini adalah orang yg NGAKU cuma sekedar hapal beberapa surat dr Al Qur’an…..
Pantesan aj nih web blog seperti hasil karya orang bodoh………
Ini berita Terhangat;
http://international.okezone.com/read/2010/07/02/18/348956/pendeta-dipenjara-akibat-pelecehan-seksual-sadis
August 19, 2010 at 4:39 pm
Assalammualaikum,
Ysh,tuan Moderator blog ini,
Asal anda tahu aja, orang Islam juga banyak yg pinter, tapi gak keminter kayak anda !!!
Kebayang gak seandainya blog ini di hacking??
Kenapa tidak kami lakukan adalah supaya kami tahu lebih banyak lagi tentang anda !!!
Teruskan, dan kami siap meladeni semua jurus anda untuk mencoba menjatuhkan Islam.
Kepada rekan2 muslimin, be cool man !!
Agitasi dan konfrontasi dah bukan jamannya lagi….!!!
August 27, 2010 at 2:50 pm
kalo anda benar2 mencintai istri anda….ketika dia sakit….bukan seks yang seharusnya ada di pikiran anda tetapi ‘mendampingi’ istri anda….
kuatkan dia….bantu dia…dan cintai dia seumur hidup anda….
cinta adalah KASIH…
kasih di islam sepertinya dangkal banget….
poligami itu cuma another excuse untuk membenarkan nafsu lelaki…..
toh di islam juga nilai wanita hanya setengah lelaki khan?
ga ada persamaan gender….
makanya lelaki boleh poligami tapi wanita nggak…
September 4, 2010 at 3:15 pm
Bahkan surga secara khusus diperuntukkan bagi kaum pria Muslim – dimana mereka akan menikmati ke-72 bidadari yang bisa mereka setubuhi siang dan malam – tak putus-putusnya – dengan penis yang tak akan pernah menjadi lemas….hebat kan?
Sementara para Muslimah yang ditempatkan dalam harem-harem surga, hanya boleh menonton suami mereka bercinta dengan para bidadari itu – dengan diam….
Inilah Islam, agama yang katanya sangat…sangat….memuliakan kaum wanita!
September 3, 2010 at 5:21 pm
Kristen itu bukan pengampunan dosa, tapi peniadaan dosa. Dosa tidak ada lagi di dalam kristen. Sekali lagi, tidak ada lagi yang namanya dosa di dalam kristen. Begitu juga dengan makna pembatalan hukum atau peniadaan hukum itu. Dosa ada karena ada hukum, tidak ada hukum tidak ada dosa. sama kayak mengatakan banyak belajar banyak lupa, kalo gak mau lupa jangan belajar sama sekali
Ini adalah ide peniadaan hukum dalam kristen. Ada dosa ada hukuman. Di dalam yesus tidak ada lagi yang namanya hukuman itu. Siapa yang percaya pada kematian Yesus, dosa dan hukuman apapun tidak berlaku lagi baginya, di dunia ini dan setelah mati. Sayangnya kematian Yesus hanya isapan jempol.
Ketika seorang kristen melakukan suatu pelanggaran, kasarnya suatu kejahatan, tidak ada dosa dan tidak ada hukuman baginya di dalam yesus. Salah tidak bersalah, orang kristen tetep tidak bersalah. Itulah karunia buat mereka di dalam yesus. Berbuat jahat atau tidak, di dalam kekristenan sama saja. Paling-paling hukuman itu hanya ada dalam hukum masyarakat (hukum manusia), di dunia ini saja. Kalau seorang kristen tidak ingin dihukum karena hukum manusia, jangan coba-coba ia melawan hukum manusia. Itu saja. Kalau ia melanggar hukum manusia, sengaja atau tidak, tetapi ia tidak ingin dihukum, dia harus licin kayak ular supaya tidak terkena oleh hukuman.
Tapi bagi orang-orang benar, semua yang baik datangnya dari Tuhan. Melakukan peraturan-peraturan yang baik itu, sekalipun itu hasil musyawarah manusia, merupakan suatu kesalehan di mata Tuhan. Ada ganjaran baiknya di dunia dan di akherat.
Memahami secara mendalam makna pengampunan dosa ini, menerima hukuman adalah kebodohan bagi seorang kristen, sekalipun ia memang bersalah. Kasarnya sekalipun ia mencuri, sekalipun ia memperkosa, sekalipun ia merampok, tidak akan ada dosa baginya. Ini benar-benar mengejutkan. Doktrin ini hanya cocok untuk orang-orang yang belum berbudaya, atau kalau di zaman sekarang, hanya cocok untuk orang-orang yang tidak percaya kepada Tuhan, yang tidak percaya kepada kehidupan setelah mati. Atau orang-orang atheis.
Mungkin orang atheis masih mending. Orang atheis masih bisa melihat kepada ajaran kemanusiaan untuk menjadi orang baik. Juga masih bisa melihat kepada science (ilmu pengetahuan). Kekristenan tidak bisa melihat kepada kemanusiaan, karena doktrinnya memusuhi manusia dan merubah bentuk manusia. Tidak bisa melihat kepada science, karena ia tidak mentaati akal budi. Menjadi manusia adalah negatif bagi kekristenan. Akal budi tidak berguna dan kebodohan. Agama kristen bukan untuk menjadi orang baik, tapi untuk merasa nyaman menjadi orang yang tidak baik.
Kekristenan mempunyai akal tersendiri yang bisa menyelesaikan masalah umatnya. Akal-akalan kali ye? Sebenarnya tuntutan menjadi orang baik di dalam keristenan hanya basa-basi. Kasih yang dibanggakan oleh doktrin kristen bukan memberi dan berkorban, tapi kasih diberi dan memperoleh. Bukan aktif keluar, tapi pasif kedalam. Apa gunanya itu bagi kehidupan bersama? Itu hanya memikirkan kepentingan diri sendiri. Sebaiknya orang kristen yang masih setia pada kekristenan tinggal di hutan atau di goa-goa seperti zaman purbakala.
Bagi seorang kristen yang benar-benar mendalam ilmu alkitabnya, hukum manusia tidak wajib dihormati, oleh karenanya orang kristen tidak merasa ada kehormatan di dalam melakukan hukum dan peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah ataupun masyarakat yang dikeluarkan dari hasil musawarah dan mufakat. Bahkan termasuk juga peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh Tuhan dan para nabi. Kristen bilang, orang tidak dibenarkan karena melakukan hukum Taurat (Roma 3:20).
Kehormatan di dalam kristen adalah semata-mata menyelamatkan diri sendiri. Sebenarnya ia adalah agama kepentingan sendiri. Kita lihat saja dalam doktrin keselamatannya, seseorang selamat bukan karena besar kecil perbuatan baiknya, tapi oleh adanya suatu penyelamatan yang tidak mempertimbangkan perbuatan apapun. Suatu keselamatan yang didapat dengan cara membantali orang lain. Dan mereka amat bangga dengan kemalasan dan sikap tak bertanggugnjawab itu. Supaya hebat, yang dibantali adalah anak tuhan. Selamat dengan membantali orang lain adalah keselamatannya para pendusta. Tidak ada bedanya selamat dengan cara memfitnah. Para penjahat lolos dari hukuman dengan cara seperti itu.
Agama kristen bukan untuk mengelola perbuatan supaya hanya mengarah kepada kesalehan demi kehidupan bersama yang lebih baik dan hidup benar di mata Tuhan. Tapi ia adalah agama untuk memberi rasa bebas kepada para pendosa supaya pikiran mereka tidak dibebani rasa bersalah oleh perbuatan mereka sendiri. Sehingga kalau kata kasih dan kata cinta yang selalu digembar-gemborkan di dalam kristen itu dikaitkan dengan sikap memberi dan berkorban maka akan terjadi konflik yang sulit dipecahkan. Ingat, perbuatan baik di dalam kekristenan tidak ada kelebihannya apa-apa dari perbuatan jahat. Sama sekali. Itulah makna dari tidak ada penghakiman di dalam yesus yang sebenarnya (roma 8:1-2). Ini benar-benar bertentangan dengan apa yang diajarkan oleh yesus sendiri yang disebut akan memaklumkan hukum sepada bangsa-bangsa.
Jelas sekali sekarang bahwa kekristenan merupakan jalan yang dipersiapkan bagi kekuasaan Iblis di muka bumi. Sungguh mengerikan. Sangat wajar kalo Yesus mengatakan di akhir zaman: Aku tidak pernah mengenal kalian. Enyah kalian! Kalian pembuat kejahatan…
Mt 7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”
Orang-orang kristen yang masih manusiawi, yang masih setia pada kebaikan dan kesalehan serta suka berfikir luas, pasti akan ribut-ribut selalu di dalam hati mereka. Karenanya suatu ketika orang-orang kristen banyak yang akan berbondong-bondong meninggalkan kekristenan. Mereka pada pindah ke agama-agama tua seperti Buddha, Hindu, Tao (sambil menghindari islam), dan menjadi juga agnostik. Tapi pada akhirnya akan ada gelombang mereka berbondong-bondong masuk Islam. Setelah gelombang itu, masyarakat dunia akan menuntut kekristenan dan juga menuntut bangsa yahudi yang merupakan biang kerok dari semua kejadian ini. Bendera “anak-anak allah” nya kristen dan yahudi akan diturunkan dengan paksa oleh masyarakat dunia. Inilah pertama kali dalam sejarah, agama dihapuskan secara paksa oleh massa.
Quran 5:18 Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: “Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya.” Katakanlah: “Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?” (Kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia(biasa) diantara orang-orang yang diciptakan-Nya. Dia mengampuni bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu).
Kristen dan yahudi masuk ke lubang yang mereka siapkan sendiri untuk agama islam melalui fitnah-fitnah keji mereka.
Setelah itu di terjadi perubahan besar dari barat sampai ke timur. Dunia pun menjadi aman dan damai. Kesejahteraan berkembang dengan pesat. Banyak hal-hal yang tidak pernah terpikir sebelumnya dan luar biasa pada bermunculan. Kehidupan manusia mengalami kemajuan yang luar biasa. Science dan spiritualitas berkembang sungguh mengagumkan secara berdampingan. Nah, kita akan lihat bagaimana kristen dan yahudi akan memperlambat semua itu lantaran ketakutan mereka sendiri. Pasang mata pasang telinga. Yang pasti akan banyak fitnah-memfitnah dan pengerusakan, sebagiannya sudah kita saksikan. Mari kita tonton aksi mereka. semoga para pemimpin tidak salah dalam mensikapi para dajjal pendusta.
Wahai orang-orang kafir!Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yg layak disembah melainkan Allah dan Nabi muhammad adalah utusan Allah pasti kalian berjaya.Ingat! sebelum ‘hari itu datang’….
September 4, 2010 at 1:30 pm
Mantap
September 8, 2010 at 5:19 pm
Halah-halah Mr Othman yg suka copy paste, apa kabar Malaysia?
Dari pernyataan anda yang awal saja anda sudah salah dan cuma mengarang-ngarang saja, asaya maklum sebab anda sedang bertaqiya, sedang berbohong ala Islam, oleh ajaran seorang pembohong Nabi Muhammad, dan dihalalkan oleh Iblis yang anda anggap Tuhan itu.
Tolong anda pikirkan nabi nada yang sekarang di alam Barzah itu pada waktu mau wafatnya minta dipertemukandengan Yang Maha Tinggi, siapa itu padahal bukan Allah lho….lah terus sambil merengek-rengek dikasihani minta supaya dosa-dosanya diampuni…oalah alangkah kasihannnya…lah terus sampeyan sama muslim yg lain dikemanakan sama Muhammad itu, Muhamad tidak peduli entah anda masuk neraka atau lubang tius, yang jelas dirinyasendiri minta dikasihani, dan didoakan…kasihan banget Pak cik, mak cik…supaya saya tiadak dianggap fitnah neh:
Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi …(Sahih Bukhari 59:715)
Oh, ya selamat berbohong terus samapai akhir hayat, isyaauloh anda pasti masuk neraka, mengikuti iblis Sang pembohong, dan nabi nada yang menghalalkan kebohongan itu…
Wasalam
Karena itu setiap orang yang tetap berada di dalam Dia, tidak berbuat dosa lagi; setiap orang yang tetap berbuat dosa, tidak melihat dan tidak mengenal Dia.1 Yoh3:6
barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu1 Yoh3:8
Mereka yang berbuat dosa hendaklah kautegor di depan semua orang agar yang lain itupun takut.1 Tim 5:20
September 8, 2010 at 5:53 pm
Lebih baik saya kafir masuk sorga daripada saya mengikuti Muhammad yang nggak jelas masuk mana, dan nggak perduli saya masuk neraka, lubang tikus, ato lubang buaya….Muhammad tahunya cuman merengek minta dikasihani, minta diampuni dosanya yang besar itu dan minta didoakan betapa egoisnya nabi Muhammad itu, dan narsis karena dia menganggap nabi terakhir, apakah Tuhan tidak bisa menurunkan nabi lagi, siapapun yg mnedengar suara Tuhan adalah seorang nabi, makanya Ahmadiyah tidak percaya begitu saja dan dikuyo-kuyo di Indonesia ini….
Wasalam
May 16, 2011 at 12:46 am
tak guna banyak cakap..bukti lebih menunjukkan kebenaran nyata…kekerasan atas nama islam dari dulu sampai sekarang dan masa yang akan datang akan terus terjadi..karena apa? karena ada ayatnya..
September 8, 2010 at 5:39 pm
Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.Yoh 8:44
Disini jelas tentang ajaran Muhammad yang menghalalkan kebohongan itu berasal dari Iblis…dari mana Pak Cik? Iblis…..oleh karena itu jelas Muhammad itu pengikut iblis dengan alasan dia menghalalkan kebohongan itu, kebohongan sering dianggap remeh, justru itulah senjata iblis yang yang paling ampuh, dari kebohongan bisa lahir segala macam:
fitnah, agama palsu, maling teriak maling, dan tentu saja kebohongan itu sendiri, itulah strategi iblis yakni bohong yang diadopsi oleh Muhammad dan anda Pak Cik Othman sayang startegi anda itu tidak akan berhasil untuk semua orang Pak Cik…
Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal AkuYoh 10:14
Saya tidak mengenal anda pak Cik, karena anda bukan gembala yg baik…
Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Tidak mungkin tidak akan ada penyesatan, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.
Adalah lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya, lalu ia dilemparkan ke dalam laut, dari pada menyesatkan salah satu dari orang-orang yang lemah ini.Mat. 18:1-2
September 15, 2010 at 6:01 pm
Coba anda siasat sendiri siapakah yg telah dibunuh oleh nabi muhammad.mereka bukan orang baik.Mereka semua adalah pengikut iblis.Coba siasat juga siapa yg dibunuh oleh pengikut2 paulus di awal2 abad masehi.Mereka adalah orang2 baik.Pengikut unitarian yg taat kepada ajaran Nabi Isa yg tulen.Pikir masak-masak ajaran yg katanya menerapkan ajaran kasih kenapa tega membunuh dan menindas saudara seagama di kalangan unitarian?Kemudian pikir masak2 pengikut iblis itu sebenarnya siapa.Apabila anda mati anda tidak akan membawa harta benda.Tidak membawa uang.Yg anda bawa hanyalah iman yg benar.Carilah iman yg benar itu pasti anda akan mendapat petunjuk.Kristian bukan iman yg benar.Ia hanyalah alat politik barat utk mengukuhkan penjajahan.Iman yg benar harus berdasarkan dalil yg yakin.Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan nabi Muhammad itu adalah utusan Allah pasti anda berjaya.
September 27, 2010 at 4:02 pm
Di dalam hukum Allah(Islam) seorang yg didapati berzinah baik lelaki mahupun perempuan yg belum pernah merasa pernikahan yg halal hukumnya adalah didera seratus rotan.Adapun mereka yg telah bernikah hukumnya adalah direjam sehingga mati.Sungguh!Allah lebih tau tentang hukumNya.
Penetapan hukum tersebut rupa-rupanya bukan sekadar satu perintah dari Allah swt tetapi ianya benar dari sudut ilmiah.Di dalam badan manusia, terdapat satu sistem pertahanan badan yang dipanggil sistem Imuniti. Sel yang paling berperanan dalam menghasilkan sistem pertahanan badan ialah sel darah putih. Sama ada B Limfosit yang berperanan menghasilkan Imuniti pembaikan sel ”Cell-Mediated Immune System”. Apabila virus Aids menyerang manusia, sistem pertahanan badan T4 Limfosit akan dimusnahkan dengan cara virus itu melekatkan dirinya di permukaan T4 Limfosit bagi menggagalkan fungsi T4 Limfosit sehingga manusia mengalami kelumpuhan sistem pertahanan badan AIDS ”Acquired Immunologic Deficiency Syndrome”.
Bagi pesalah yang belum berkahwin, mereka mempunyai antibodi T4 Limfosit yang kuat dan masih bertenaga. Sekiranya seseorang pesalah itu sudah dihinggapi HIV selepas penzinaannya T4 Limfositnya akan diserang oleh HIV AIDS yang akan menyebabkan sel-sel T4 Limfositnya musnah sehingga menyebabkan sel-sel sum-sum tulangnya mati tidak dapat lagi menghasilkan sel-sel T4 yang baru dengan jumlah yang banyak kerana sebahagian daripada sel darah putih itu bertukar menjadi benih manusia. Badan akan lemah dan Sindrom Kurang Daya Tahan Penyakit akan menyerang. Pesakit jenis ini mempunyai kemungkinan untuk disembuhkan.
Tetapi dengan syarat :
Ia mesti didera dan badannya mesti mengalami kerosakan sel yang banyak bagi merangsang penghasilan sel-sel T4 yang baru serta menggalakkan sum-sum tulang mengeluarkan antibodi yang baru.
Cara yang terbaik adalah dengan cara menyebat di bahagian belakang tulang belakang manusia di kawasan antara bawah tengkuk dan di atas pinggang di bahagian belakang tubuh badan manusiadengan sebatan yang merangsang penghasilan semula antibodi T4 yang baru dan pesakit tersebut boleh sembuh daripada AIDS selepas antibodi sel-sel T4 Limfosit menjadi dua kali ganda jumlahnya daripada jumlah Virus Aids dalam tubuh badan manusia dan ia menjadi lebih dominan daripada Virus Aids sehingga ia dapat memusnahkan virus Aids dan terselamat daripada virus Aids.
Jika pesalah tersebut adalah mereka yang telah berkahwin, apabila dihinggapi virus Aids sel-sel T4 mereka telah lemah berbanding dengan sel-sel T4 mereka yang belum berkahwin. Kelemahan ini berpunca daripada sum-sum tulang yang kurang menghasilkan antibodi kerana fungsinya lebih banyak ditumpukan ke arah penghasilan benih-benih bagi menghasilkan sperma-sperma baru. Pesalah jenis ini tidak akan dapat diselamatkan daripada virus Aids dan rejam sehingga mati merupakan penyelesaian terbaik bagi mengelakkan jangkitan dan penyebaran penyakit di samping memberi pengajaran yang menyebabkan orang lain takut untuk melakukan kesalahan yang sama.
Subhanallah!Sungguh benarlah ketetapan Allah dan sungguh benar jugalah Nabi Muhammad salallahu alaihi wasallam.
Wahai orang-orang kafir!Setelah diberitahu ada bahaya yg menanti kalian di neraka dengan segala bukti-bukti yg jelas kalian bukan sahaja tidak mengendahkan bukti-bukti itu malah kalian beraktifitas mangajak orang lain terjun ke neraka bersama-sama kalian.Di mana perasaan belas kasihan kalian.Di mana simpati kalian kepada insan-insan yg mengharapkan tunjuk ajar,malah kalian sesatkan.Alangkah buruknya pekerti kalian.Ucapkanlah sesungguhnya tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah supaya kalian dapat menebus kesalahan kalian.Jangan terlalu berani dengan Allah.Pernah dengar ledakan atom di Hiroshima?Neraka Allah adalah lebih hebat dari itu.Bagaimana tubuh kalian yg kerdil akan menanggungnya?Ingat!Semakin menangguh semakin berat utk bertobat.Jika gerak hati pertama kalian utk bertobat tidak diendahkan ditakuti pintu hidayah akan tertutup utk kalian buat selamanya.Apalah gunanya jika pintu tobat masih terbuka tetapi pintu hidayah telah tetutup.Ya Allah kekalkanlah kami di dalam hidayah dan anugerahilah hidayah kepada saudara-saudara kami yg masih kafir.Amin Ya Rabbal alamin.
November 6, 2010 at 2:41 am
Indahnya Syariat Islam, Dari Eropa sampai Nusantara
Ditulis oleh ahmad orphan di/pada November 5, 2010
Syariat Islam meninggalkan jejak kemuliaannya di berbagai benua. Mengapa harus phobia untuk menerapkannya kembali.
Tahun 1845, Irlandia dilanda paceklik panjang. Kelaparan massal meruyak di daerah jajahan Inggris ini. Lebih sejuta rakyat setempat tumbang karenanya. Khilafah Turki Ustmaniyah tak berdiam diri. Khalifah Sultan Abdul Hamid bermaksud mengirim 10 ribu sterling (kini setara dengan 1,7 Milyar USD) untuk petani Irlandia. Tapi Ratu Inggris, Victoria, tengsin. ‘’Anda cukup mengirim 1000 sterling, karena saya sudah mengirim 2000 sterling,’’ pesannya kepada Sultan Hamid. Akhirnya, Sultan memang mengirim 1000 sterling saja. Namun diam-diam ia juga melayarkan 3 kapal bermuatan penuh logistik ke sana. Mengetahui hal itu, Pabean Inggris berupaya memblokir kapal tersebut. Toh, awak kapal Ustmani sempat merapatkan kapal ke Darmaga Drogheda sehingga muatannya sampai kepada warga yang kelaparan.
Jejak kemuliaan Negeri Syariat itu senantiasa dikenang rakyat Irlandia, khususnya warga Drogheda. Mereka bersahabat dengan orang Turki, dan membangun simbol-simbol memorial Ustmani di sana (http://en.wikipedia.org/wiki/Drogheda).
Orientalis Arnold W Toynbe, dalam bukunya The Preaching of Islam, melukiskan kenikmatan warga non-Muslim dalam naungan pemerintahan Daulah Utsmaniyah. “Sekalipun jumlah orang Yunani lebih banyak dari jumlah orang Turki di berbagai provinsi Khilafah yang ada di bagian Eropa, toleransi keagamaan diberikan pada mereka, dan perlindungan jiwa dan harta yang mereka dapatkan membuat mereka mengakui kepemimpinan Sultan atas seluruh umat Kristen,” tutur Arnold.
Ia melanjutkan, ‘’Kaum Calvinis Hungaria dan Transilvania, serta negara Unitaris (kesatuan) yang kemudian menggantikan kedua negara tersebut juga lebih suka tunduk pada pemerintahan Turki daripada berada di bawah pemerintahan Hapsburg yang fanatik. Kaum Protestan Silesia pun sangat menghormati pemerintah Turki, dan bersedia membayar kemerdekaan mereka dengan tunduk pada hukum Islam. Kaum Cossack yang merupakan penganut kepercayaan kuno dan selalu ditindas oleh Gereja Rusia, menghirup suasana toleransi dengan kaum Kristen di bawah pemerintahan Sultan.”
Maka, kata Tim Wallace-Murphy, “Barat berutang pada Islam.” Dalam bukunya yang berjudul What Islam Did for Us: Understanding Islam’s Contribution to Western Civilization (London: Watkins Publishing, 2006), Murphy menyajikan data sejarah hubungan Islam-Barat di masa lalu secara cukup indah. Bahkan, dia tidak segan-segan mengajak Barat untuk mengakui besarnya utang mereka terhadap Islam, yang tak bisa dibalas sampai kapanpun. “We in the West owe a debt to the muslim world that can be never fully repaid,” tulis Murphy.
Ekonomi Islam
Tujuh belas abad kemudian, Uskup Agung Gereja Anglikan Rowan Williams, menyatakan, penerapan hukum Islam di Inggris tak terhindarkan. Khususnya hukum perekonomian syariah. Meski menuai badai kontroversi hingga muncul tuntutan pengunduran dirinya, pimpinan gereja dengan 75 juta umat ini bergeming. Dia bicara sesuai fakta.
Menurut Managing Partner Assurance & Advisory Services Ernst & Young Middle East, Noor Ur Rahman Abid, dalam Islamic Finance Summit ke-7 di London pada 5-6 Februari 2008, ada empat faktor pendukung pesatnya ekonomi syariah di Inggris. Yakni peran pemerintah, pengembangan institusi, regulasi, serta pendidikan.
Jumlah Muslim Inggris sekitar 1,8 juta orang atau 3% dari total warga Inggris. Kepentingan warga muslim cukup diakomodasi pemerintah. Inggris misalnya, menghilangkan pajak ganda dalam akad murabahah, sehingga produk-produk syariah lebih kompetitif. Pemerintah juga mereformasi peraturan demi mendukung perkembangan sukuk (obligasi syariah) yang kini tumbuh pesat. FSA (Financial Services Authority) sebagai regulator, juga memberi kemudahan sekaligus melakukan efisiensi bagi sistem keuangan Islam.
Selain itu, semua perusahaan hukum bisa menangani perkara dalam praktik keuangan Islam. Sangat fleksibel. Institusi keuangan syariah pun marak di Inggris. Di negeri ini ada tiga bank full-syariah dan satu perusahaan takaful. Seperti di Edgware Road, satu kawasan di pusat Kota London, terdapat kantor cabang HSBC Amanah.
Soal SDM ekonomi syariah, bukan masalah. Salah satu universitas di Inggris bahkan menjadi pusat ilmu ekonomi Islam yang mahasiswanya berasal dari seantero jagad.
‘’Tak berlebihan bila London bakal menjadi pusat keuangan Islam yang andal,’’ kata Ali Ravalia dari Financial Services Authority (FSA). Bahkan, ia mengungkapkan, pendekatan FSA selama lima tahun terakhir menunjukkan Inggris Raya telah mengembangkan diri sebagai pusat keuangan Islam di Eropa.
Hal itu diakui Menkeu RI, Sri Mulyani. “Saya tidak merasa malu harus belajar mengenai bank syariah dari Inggris, bahkan banyak pengalaman yang sangat berguna yang mungkin bisa dipelajari oleh Indonesia,” kata Sri, saat berada di Inggris pada 13-15 Januari 2007.
Turki-Aceh
Menteri Sri memang selayaknya kembali ke sistem Islam. Sebab, sejarah Indonesia berhubungan erat dan mendalam dengan Islam.
Ketika kekhilafahan berada di tangan Bani Umayyah (660-749 M), para penguasa Hindu di Nusantara mengakui kebesarannya. Ini dibuktikan misalnya oleh dua pucuk surat dari Maharaja Sriwijaya kepada Khalifah Bani Umayyah. Surat pertama dikirim kepada Muawiyyah, dan kedua kepada Umar bin Abdul Aziz.
Surat pertama ditemukan dalam sebuah diwan (arsip) Bani Umayyah oleh Abdul Malik bin Umayr. Pendahuluan surat itu berbunyi: “Dari Raja Al-Hind yang kandang binatangnya berisikan seribu gajah, yang istananya terbuat dari emas dan perak, yang dilayani putri raja-raja, dan yang memiliki dua sungai besar yang mengairi pohon gaharu, kepada Muawiyah….”
Surat kedua didokumentasikan oleh Abd Rabbih (246-329 H/860-940 M) dalam karyanya Al-Iqd Al-Farid. Isinya antara lain: “Dari Raja Diraja…; yang adalah keturunan seribu raja … kepada Raja Arab (Umar bin Abdul Aziz) yang tidak menyekutukan tuhan-tuhan lain dengan Tuhan. Saya telah mengirimkan kepada Anda hadiah, yang sebenarnya merupakan hadiah yang tak begitu banyak, tetapi sekedar tanda persahabatan; dan saya ingin Anda mengirimkan kepada saya seseorang yang dapat mengajarkan Islam kepada saya, dan menjelaskan kepada saya hukum-hukumnya.”
Selain itu, Farooqi menemukan sebuah arsip Utsmani yang berisi sebuah petisi dari Sultan Ala Al-Din Riayat Syah kepada Sultan Sulayman Al-Qanuni yang dibawa Huseyn Effendi. Dalam surat ini, Aceh mengakui penguasa Utsmani sebagai Khalifah Islam. Selain itu, surat ini juga berisi laporan tentang aktivitas militer Portugis yang menimbulkan masalah besar terhadap para pedagang muslim dan jamaah haji dalam perjalanan ke Makkah. Karena itu, bantuan Utsmani sangat mendesak untuk menyelamatkan kaum Muslim yang terus dibantai Farangi (Portugis) kafir.
Petisi Aceh itu mendapat respon dari Sultan Salim II (974-982 H/1566-1574 M), yang memerintahkan kesultanan untuk mengirim bala bantuan militer angkatan laut ke Aceh. Sekitar September 975 H/1567 M, Laksamana Turki di Suez, Kurtoglu Hizir Reis, berlayar menuju Aceh membawa sejumlah ahli senapan api, tentara, dan artileri. Pasukan ini di-BKO-kan kepada Sultan Aceh selama dibutuhkan.
Receptio in Complexu
Hukum Islam sudah diberlakukan di kepulauan Nusantara, beratus-ratus tahun sebelum kedatangan penjajah Belanda. Contohnya, pada 1628, Nuruddin ar-Raniri menulis Kitab Shirathal Mustaqim. Ini kitab hukum pertama yang disebarkan ke seluruh Nusantara untuk pegangan umat Islam. Oleh Syekh Arsyad Banjar, kitab itu diperluas dan diperpanjang uraiannya dalam Kitab Sabilul Muhtadin untuk dijadikan pegangan di Kesultanan Banjar. Di Kesultanan Palembang dan Banten terbitkan pula beberapa kitab hukum Islam.
Hukum Islam diikuti juga oleh pemeluk Islam di wilayah-wilayah Kerajaan-kerajaan Demak, Jepara, Tuban, Ngampel, Mataram, dan juga Mataram. Ini dapat dibuktikan dari karya para pujangga yang hidup pada masa itu, seperti Sajinatul Hukum.
Dengan fakta-fakta tersebut, pakar hukum Islam Prof Muhammad Daud Ali, menyimpulkan, “sebelum Belanda mengukuhkan kekuasaannya di Indonesia, hukum Islam mempunyai kedudukan sendiri di dalam masyarakat. Sebagai hukum yang berdiri sendiri, hukum Islam telah ada dan berlaku di dalam masyarakat, tumbuh dan berkembang disamping kebiasaan atau adat penduduk yang mendiami Nusantara ini” (M Daud Ali, Hukum Islam: Peradilan Agama dan Masalahnya’, dalam Juhaya S. Praja dkk, Hukum Islam di Indonesia, Bandung: Rosdakarya, 1994, hal. 69-70).
Peneliti Daniel S Lev mengakui, Islam telah membentuk sebuah konsepsi sosial-politik supralokal sebelum Belanda dapat menyatukan Nusantara dalam sebuah administrasi pemerintahan.
Dengan Regerings Reglemen, mulai 1855 Belanda mempertegas pengakuannya terhadap hukum Islam di Indonesia. Pengakuan ini diperkuat lagi oleh Lodewijk Willem Christian yang mengemukakan teori receptio in complexu. Teori ini pada intinya menyatakan, bahwa untuk orang Islam berlaku hukum Islam, sebagaimana kelak dirumuskan dalam Piagam Jakarta. Hingga abad ke-19, teori ini masih berlaku.
Sebuah buku yang ditulis FVA Ridder de Stuers, Gedenkschrift van den Orloog op Java (1847), mengisahkan memoar seorang Letnan Kolonel Belanda yang menulis, bahwa Perang Diponegoro (1825-1830) sebenarnya adalah perjuangan menegakkan hukum Islam bagi orang Jawa.
Kepada William Stavers, ketua delegasi Belanda yang datang ke pedalaman Salatiga, Kyai Mojo menyampaikan pesan, bahwa Pangeran Diponegoro mencitakan hukum Islam seluruhnya berlaku untuk orang Jawa. Persengketaan orang Jawa dengan orang Eropa diputus menurut hukum Islam. Sedangkan persengketaan antar orang Eropa diselesaikan dengan hukum Eropa.
Hukum Nasional
Pasca proklamasi kemerdekaan, sebagian Hukum Islam menjadi bagian dari hukum nasional Indonesia. Misalnya UU No. 1/1974 yang mengatur sahnya perkawinan berdasarkan hukum agama (bagi umat Islam adalah hukum Islam); UU No. 7/1989 tentang Peradilan Agama (Peradilan Agama adalah Peradilan Islam di Indonesia); UU No. 17/1999 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji; UU No. 38/1999 tentang Pengelolaan Zakat. Terakhir sekali adalah UU No. 44/1999 tentang Pelaksanaan Keistimewaan Provinsi Istimewa Aceh dan UU No. 18/2001 NAD, yang juga menyangkut tentang pelaksanaan hukum Islam sebagai bagian dari budaya dan agama rakyat Aceh.
Di bidang ekonomi, terbit PP No. 70 dan 72/1992 yang menjelaskan bank bagi hasil dalam UU No. No. 7/1992 sebagai bank berdasarkan syariat; UU No. 10/1998 tentang Perbankan yang melegitimasi perbankan syariat; UU No. 23/1999 tentang BI yang memberi mandat pembentukan bank atau cabang bank syari‘ah pemerintah;
Menurut McKinsey Islamic Banking Competitiveness Report, pertumbuhan industri keuangan Islam di Indonesia paling pesat dibanding beberapa negara muslim lain. Sejak 2000, tak kurang 50 lembaga ekonomi berbasis syariah tumbuh subur di Tanah Air.
Mengingkari syariat Islam di Indonesia, dengan demikian merupakan pengkhianatan pada sejarah. Terhadap pemikiran Snouck Hurgronje yang coba memanipulasi teori receptio in complexu, pakar hukum Islam Profesor Hazairin menyebutnya sebagai ‘’teori iblis’’! [suara-islam.com/nurbowo]
Wahai orang-orang kafir!Kembalilah kalian kepada Allah dan syariat Allah.Ucapkanlah tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah pasti berjaya.
November 13, 2010 at 3:55 pm
saudara Ilham Othmany dan yang berpangathuan…saudara nampaknya terlalu tau tentang sejarah perkembangan islam..saudara juga nampaknya sangat tau erti setiap ayat alquran..tapi saya sangat hairan..kenapa selubung hitam yang menutup pintu hati saudara masih belum dapat dibuka..saudara ilham (dan yang seangkatan dengannya) seringkali menulis mengagungkan muhammad,tapi tidak pernah lansung cuba menerangkan ayat-ayat sandungan dari dalam alquran…jawapkan ini secara teratur saudara…dalam alquran banyak ayat yang (1)merangsangkan perang.. (2)kelonggaran perkhwinan kpd muhammad,tetapi tidak semua umat (kenapa hal itu terjadi???adakah TUHAN tidak adil???(memandang bulu) dan bandingkan dgn ayat ini:45:23 dgn Al-ahzab 50&51…(3)mengapa hadis sering kali bertolak belakang dengan aquran (cth dlm hal mukjizat)so,mana yg betul (4)pelanggaran hukum taurat oleh muhammad (jgn membunuh,berbohong,mencuri/merampok,mengingini istri org(zinah),dll)perhatikan ayat ini;5:68 (5)ayat pembatalan kpd ayat sdia ada,(6)hal yang didunia di haram kan,tapi di sediakan di syurga.(arak).(7)bandingkan (al-jinn:9 dgn ash-shaafat 8-10)..buat kesimpulan dan fikirkan ..saya tidak sediakan ayat-ayatnya,sebap saya yakin saudara ilham terus tau ayat yang saya maksudkan walau di beri hanya point-pointnya saja…saya harap saudara ilham menjawap bertimbangkan KEBENARAN bukannya atas dasar inginkan KEMENANGAN…SEMOGA TUHAN MENYERTAI pencarian saudara….sebap saya tahu,TUHAN mengasihi saudara dan semua…
November 14, 2010 at 5:39 pm
sangat, sangat, setuju dengan rudai……
itulah si ilham, hatinya sudah tertutup dengan kedengkian kepada agama lain dan SOMBONG karena selalu mengganggap islam lah yang benar, muhammad lah yang benar….semua penjelasan yang ilham berikan bukan berdasarkan dalil dari alquran tapi dari kesimpulan dan ego pribadi….menurut islam alquran adalah kitab yang sempurna tapi mengapa penjelasan setiap pertentangan selalu diambil dari dokument2 diluar alquran????kalo memang itu kitab yang sempurna seharusnya penjelasannya berada dalam kitab itu juga….
untuk ilham, apakah Tuhan cuma milik bangsa arab??????karena di islam berdoa pun HARUS pakai bahasa arab….bukankah Tuhan yang menciptakan semua bahasa di muka bumi ini????jadi Tuhan pasti akan paham dengan semua bahasa…hal yang aneh, berdoapun harus pakai bahasa arab……
November 30, 2010 at 11:25 am
Koran(pembalut mrs.v)adalah betul2 sempurna untuk organisasi kriminal.
November 30, 2010 at 9:31 am
Islam itu berasal dari arab dan merupakan budaya arab, bangsa keji yang menyakiti dan membunuh bangsa indonesia. Ini antara bangsa indonesia dan bangsa arab. Kenapa anda percaya dengan budaya arab agama arab yang disebut islam yang berasal dari bangsa biadab dan keji? Suatu saat, anda akan disuruh bawa bom dikepala anda untuk kepentingan arab dan bom bunuh diri.tinggalkan saja agama arab itu, pilih agama lain yang nabinya tidak membenarkan membunuh orang lain untuk alasan apapun atau anda buat sendiri agama sendiri yang lahir dari budaya indonesia. Pilih agama lain yang memberi persamaan derajad antara laki dan perempuan atau ciptakan agama anda sendiri.Jangan mau digoblokin bangsa lain yang keji.
November 30, 2010 at 4:45 pm
“Kenapa anda percaya dengan budaya arab agama arab yang disebut islam yang berasal dari bangsa biadab dan keji?”
Belajar saja yang benar tentang Islam, maka anda dapat mengetahui kenapa orang berbondong-bondong masuk Islam, dan kenapa mereka tidak memiliki pemahaman keislaman yang sama dengan anda.
December 4, 2010 at 5:52 am
Dunia ini tempat beriman pada Allah dan ladang amal.saat sekarang kita hidup adalah saat untuk beriman, pada waktu kematian datang napas udah ditenggorokan baru mau insaf dan beriman pada Allah udah terlambat.Ahirat tempat untuk dihisab amal perbuatan,untuk surga itu tempat ganjaran amal baik, neraka tempat balasan bagi orang yang tidak beriman pada Allah dan pembuat dosa. surga bukan tempat ibadah.dunia ini ladang akhirat.dunia ini diciptakan untuk manusia, akhirat itu diciptakan untuk orang yang beriman.anda yang tidak beriman pada Allah sudah disiapkan tempatnya di neraka.kembalilah ke islam anda akan selamat.
February 2, 2011 at 9:13 am
tidak usah dipaksa.katakan saja bw saksikanlah bw aku islam tiik.biar mereka mikir.kl gak mau ya udaaaaaaah.gitu lho
February 2, 2011 at 3:59 pm
He…he…he…
Jeritan orang yang putus asa…
Sadar kalau agama Islam bikinan Setan semakin ditinggalkan…
Ali Sina bilang, nggak sampai 10 tahun lagi, Islam akan lenyap menjadi debu sejarah!
February 3, 2011 at 3:00 am
Dan Ali Sina sudah tidak hidup saat menyaksikan Yesus mematahkan salib yang selama ini dijadikan simbol musyrik dan bid’ah dalam ajaran Kristen. Kristen trinity agamanya Paulus pada akhirnya menjadi debu sejarah! Hukum utama pun tegak kembali, yakni TIADA TUHAN SELAIN ALLAH!
February 12, 2011 at 5:32 pm
Barangsiapa membunuh seorang kafir dzimmi, maka dia tidak akan mencium bau surga. Padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun. ” (HR. An Nasa’i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Orang-orang kafir yang haram untuk dibunuh adalah tiga golongan:
1. Kafir dzimmi (orang kafir yang membayar jizyah/upeti yang dipungut tiap tahun sebagai imbalan bolehnya mereka tinggal di negeri kaum muslimin)
2. Kafir mu’ahad (orang-orang kafir yang telah terjadi kesepakatan antara mereka dan kaum muslimin untuk tidak berperang dalam kurun waktu yang telah disepakati)
3. Kafir musta’man (orang kafir yang mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin atau sebagian kaum muslimin)
Sedangkan orang kafir selain tiga di atas yaitu kafir harbi, itulah yang boleh diperangi.
Berikut kami tunjukkan beberapa dalil yang menunjukkan haramnya membunuh tiga golongan kafir di atas secara sengaja.
[Larangan Membunuh Kafir Dzimmi yang Telah Menunaikan Jizyah]
Allah Ta’ala berfirman,
قَاتِلُوا الَّذِينَ لا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلا بِالْيَوْمِ الآخِرِ وَلا يُحَرِّمُونَ مَا حَرَّمَ اللَّهُ وَرَسُولُهُ وَلا يَدِينُونَ دِينَ الْحَقِّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ حَتَّى يُعْطُوا الْجِزْيَةَ عَنْ يَدٍ وَهُمْ صَاغِرُونَ
“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.” (QS. At Taubah: 29)
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ قَتَلَ قَتِيلًا مِنْ أَهْلِ الذِّمَّةِ لَمْ يَجِدْ رِيحَ الْجَنَّةِ وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ أَرْبَعِينَ عَامًا
“Barangsiapa membunuh seorang kafir dzimmi, maka dia tidak akan mencium bau surga. Padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun. ” (HR. An Nasa’i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
[Larangan Membunuh Kafir Mu’ahad yang Telah Membuat Kesepakatan untuk Tidak Berperang]
Al Bukhari membawakan hadits dalam Bab “Dosa orang yang membunuh kafir mu’ahad tanpa melalui jalan yang benar”.Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ قَتَلَ مُعَاهَدًا لَمْ يَرَحْ رَائِحَةَ الْجَنَّةِ ، وَإِنَّ رِيحَهَا تُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ أَرْبَعِينَ عَامًا
“Siapa yang membunuh kafir mu’ahad ia tidak akan mencium bau surga. Padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun.” (HR. Bukhari no. 3166)
[Larangan Membunuh Kafir Musta’man yang telah mendapat jaminan keamanan dari kaum muslimin]
Allah Ta’ala berfirman,
وَإِنْ أَحَدٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ اسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتَّى يَسْمَعَ كَلامَ اللَّهِ ثُمَّ أَبْلِغْهُ مَأْمَنَهُ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لا يَعْلَمُونَ
“Dan jika seorang di antara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui.” (QS. At Taubah: 6)
Dari ‘Ali bin Abi Thalib, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ذِمَّةُ الْمُسْلِمِينَ وَاحِدَةٌ يَسْعَى بِهَا أَدْنَاهُمْ
“Dzimmah kaum muslimin itu satu, diusahakan oleh orang yang paling bawah (sekalipun)”. (HR. Bukhari dan Muslim)
An Nawawi rahimahullah mengatakan, “Yang dimaksudkan dengan dzimmah dalam hadits di atas adalah jaminam keamanan. Maknanya bahwa jaminan kaum muslimin kepada orang kafir itu adalah sah (diakui). Oleh karena itu, siapa saja yang diberikan jaminan keamanan dari seorang muslim maka haram atas muslim lainnya untuk mengganggunya sepanjang ia masih berada dalam jaminan keamanan.” (Syarh Muslim, 5/34)
Adapun membunuh orang kafir yang berada dalam perjanjian dengan kaum muslimin secara tidak sengaja, Allah Ta’ala telah mewajibkan adanya diat dan kafaroh sebagaimana firman-Nya,
وَإِنْ كَانَ مِنْ قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ فَدِيَةٌ مُسَلَّمَةٌ إِلَى أَهْلِهِ وَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُؤْمِنَةٍ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ تَوْبَةً مِنَ اللَّهِ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا
“Dan jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang mukmin. Barang siapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai cara tobat kepada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. An Nisaa’: 92)
Rujukan:
Biayyi ‘Aqlin wa Diinin Yakuunu At Tafjiiru wa At Tadmiiru Jihaadan [?], Syeikh Abdul Muhsin bin Hamad Al Abbad Al Badr, http://islamspirit.com
Shahih At Targhib wa At Tarhib, Muhammad Nashiruddin Al Albani, Maktabah Al Ma’arif – Riyadh
Syarh Muslim, An Nawawi, Mawqi’ Al Islam
Taisir Al Karimir Rahman fii Tafsiri Kalamil Mannan, Syeikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di, Muassasah Ar Risalah.
Wahai orang-orang kafir kalian akan masuk neraka jika tidak bertobat sebelum mati yang bisa datang kapan kapan.Ucapkanlah tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah dan Nabi MUhammad itu adalah utusan Allah pasti kalian akan mendapat kejayaan.
February 24, 2011 at 5:31 pm
March 5, 2011 at 2:37 pm
HUKUM QISAS: Penjelasan Kepada yang Keliru
Nasrudin Hassan
Penjelasan Hukum Qisas Menurut Perspektif Islam
1. Pertamanya saya ucapkan terima kepada semua di atas komentar yang diberikan, terhadap artikel saya sebelum ini yang bertajuk [ Mencari Keadilan Melalui Syariat Islam ] semoga ianya mencambahkan lagi perbincangan secara tanpa emosi, tetapi lebih akademik dan berfakta tentang realiti Qisas yang sedang dibincangkan ini.
Secara ringkas point yang dilontarkan oleh mereka yang mempertikai artikel saya sebelum ini berkisar tentang 3 perkara penting, iaitu
* adakah Qisas boleh dilaksanakan di dalam konteks kes pembunuhan Dato’ Sosilawati,
* adakah hudud hanyalah hukuman (Hudud is merely the punishment), dan
* ketiganya punca korupsi puncanya adalah akhlak individu pemerintah, bukan sistem.
2. Berkenaan point pertama, realiti hukum Islam, isu sama ada non-muslim tertakluk kepada hukuman Islam atau tidak , ia bukanlah satu isu yang dilihat secara bundle dan ia juga tidak lah distandardizekan ke atas semua jenis kesalahan, tetapi ianya berbeza mengikut case by case.
Dalam kes Qisas yang melibatkan pembunuhan dan begitu juga kecederaan, maka non-muslim yang terlibat dalam jenayah tersebut turut tertakluk kepada hukuman jika keluarga mangsa [ muslim ] menuntut supaya hukuman dilaksanakan.
Ini kerana, Maqasid dan Hikmat pengsyariatan hukuman Qisas antaranya ialah untuk menjadikan mangsa kes berpuas hati yang diistilahkan sebagai Al-Jabr di dalam Fiqh Islam. Justeru itu, hukuman itu dipilih dan diputuskan oleh keluarga mangsa, bukan oleh penjenayah sebagaimana yang digambarkan oleh sebahagian pihak yang mempertikaikannya.
3. Justeru itu, tidak timbul dalam kes Dato’ Sosilawati hukuman ini tidak praktikal atau tidak relevan jika di dapati pembunuhnya adalah non-muslim, justeru pemutus hukuman itu ialah keluarga Dato’ Sosilawati, bukan pembunuh dan penjenayah.
Ini adalah realiti hukum Qisas , terdapat perbezaan dengan sebahagian hukum hudud. Sebagai contoh, kesalahan meminum arak hukumannya adalah hudud. Kes ini menggariskan syarat pesalah yang tertakluk kepada hukuman Hudud berbeza dengan pesalah kes Qisas, di mana pesalah yang tertakluk kepada hukuman ini hanyalah golongan muslim . [ tidak kepada non-muslim. ]
Titik perbezaan ialah, kesalahan membunuh bukan sahaja diakui oleh Islam sebagai jenayah, tetapi juga diakui oleh semua agama, semua bangsa, semua kaum, semua etnik dan semua manusia. Ini berbeza dengan kesalahan meminum arak, di mana kesalahan itu hanya menurut agama Islam dan beberapa agama samawi, tetapi ia tidak dianggap kesalahan bagi agama yang lain dan juga bagi mereka yang tidak beragama, sehinggalah kemabukan yang hasil dari minum arak itu membawa kepada kemalangan atau jenayah.
4. Justeru itu, dalam bab meraikan kebebasan beragama dan berfahaman, kerajaan Islam tidak boleh menghalang golongan non-muslim meminum arak apatah lagi menjatuhkan hukuman hudud bagi non-muslim yang meminum arak. Ini kerana, kesalahan itu bersifat kesalahan agama, maka hukuman hudud dalam kes ini hanya tertakluk kepada orang Islam, bukan kepada non-muslim. Ini sebenarnya bagi merealisasikan maksud firman Allah swt di dalam surah Al-Baqarah ayat 256 yang berbunyi ‘tiada paksaan dalam agama’.
Jadi, semua kes yang melibatkan kesalahan dari sudut pandangan agama seperti tidak bersolat jumaat, tidak berpuasa dan seumpamanya, ia hanya melibatkan muslim , sementara non-muslim tidak terlibat langsung dalam kes seperti ini .
Tambahan pula, dalam kes Qisas terdapat mangsa yang memerlukan pembelaan, manakala di dalam kes Hudud arak, tidak terdapat mangsa yang memerlukan pembelaan. Yang ada hanyalah pesalah, iaitu peminum arak yang muslim, tetapi bukan mangsa.
5. Berkenaan point ke dua pula, adakah hudud hanyalah bersifat hukuman semata – mata sehingga tidak melibatkan penyiasatan dan lain-lain .
Jawapannya ialah, perundangan Islam seperti hudud, qisas dan ta’zir bukan sahaja bersifat penjatuhan hukuman, tetapi ia adalah sistem yang lengkap, iaitu bermula daripada berlakunya pembunuhan, penyiasatan, pembuktian, pendakwaan, penghakiman, penjatuhan hukuman dan sehinggalah kepada kesan penjatuhan hukuman seperti isu siapakah yang akan menanggung keluarga mangsa dan keluarga pesalah selepas si pesalah di jatuhkan hukuman bunuh. Sememangnya banyak media terutamanya media arus perdana milik pemerintah banyak memomokkan hanya point ‘bunuh balas’ dengan ‘pancung dikhalayak ramai’ sehingga hukum Islam ini menjadi ‘alergik’ yang ditakuti oleh masyarakat bukan sahaja khusus kepada non-muslim, tetapi juga ditakuti oleh orang Islam yang ‘jahil agama’.
6. Artikel saya yang lepas, sememangnya saya mengfokuskan tentang isu hak pendakwaan dan penyiasatan yang merupakan sebahagian daripada sistem lengkap perundangan Qisas. Di situ saya membezakan antara hak keluarga dan mangsa dalam sistem perundangan Qisas dibandingkan di dalam sistem perundangan konvensional. Di mana hak asli [tulen] penyiasatan, pembuktian dan pendakwaan adalah hak keluarga mangsa dan dibantu oleh kerajaan.
Namun reality perundangan konvensional, keluarga mangsa bukan sahaja tidak berhak terlibat di dalam penyiasatan, pembuktian dan pendakwaan, malahan tidak berpeluang untuk akses kepada bukti dan cara siasatan.
Lantaran itu , apa yang didakwa [ oleh beberapa pihak yang tidak bersetuju dengan undang - undang Islam ] bahawa pegawai penyiasat, polis dan hakim boleh dirasuah dan terdedah manipulasi kes sebagaimana dalam sistem hari ini tidak akan berlaku.
Perbezaannya ialah, dalam sistem Islam, siasatan boleh dilakukan sendiri oleh keluarga mangsa jika mereka berkemampuan. Jika mereka tidak berkemampuan, mereka boleh melantik golongan atau pihak yang berkemampuan, sama ada dengan sukarela atau dengan upah. Jika mereka tidak mampu mengupah disebabkan tiada kewangan, maka pada masa itu menjadi kewajipan ke atas kerajaan membantu keluarga mangsa seperti menyediakan kewangan dan kepakaran.
Mereka yang terlibat dengan pembuktian dan penyiasatan mempunyai interest atau kepentingan dengan keluarga mangsa, justeru mereka dilantik atau diupah oleh keluarga mangsa sendiri, bukan oleh pihak kerajaan. Maka, bagaimanalah pemimpin yang korup boleh merasuah dan menyuap pegawai penyiasat sebagaimana yang boleh berlaku di dalam sistem konvensional, kerana authority siasatan dilakukan sendiri oleh keluarga mangsa, atau orang yang dipercayai yang dilantik oleh keluarga mangsa.
7. Berasaskan kepada kenyataan ini , tidak timbul isu AG’s Chamber dan polis terdedah kepada sogokan supaya men’declare’kan NFA (no further action) dan ‘lack of evidence’ kerana mereka tidak berauthority membuat pengisytiharan tersebut. Yang berauthority menentukan sama ada NFA atau sebaliknya, atau menentukan ‘lack of evidence’ atau sebaliknya adalah keluarga mangsa, bukan AG’s Chamber atau polis sebagaimana di dalam sistem konvensional.
Dalam kes mendiang Al-Tantuya sebagai contoh, ruang-ruang penyelewengan terbuka cukup luas. Saya terlebih dahulu menghormati keputusan mahkamah dan tidak mahu mempertikaikan keputusan yang telah dibuat. Tetapi apa yang saya cuba bangkitkan di sini ialah, kita tidak boleh menolak keraguan dan hak mereka yang meragui beberapa isu di sebalik realiti yang berlaku.
Keraguan itu timbul seperti tanda tanya adakah disebalik mereka yang didapati bersalah terdapat dalang yang lain atau tidak? Apakah kepentingan mereka-mereka yang didapati bersalah dengan mendiang Al-Tantuya? Adakah mereka yang didapati bersalah akan diampunkan? Jika dijatuhkan hukuman, boleh atau tidak kemungkinan mereka sebenarnya akan dibebaskan dengan senyap-senyap dan akan diberikan kemewahan di luar negara?
8. Kesemua kebarangkalian ini sebenarnya boleh berlaku. Jika orang politik yang terlibat, tidak mustahil mereka akan merasuah pegawai penyiasat untuk menutup bukti terhadap dalang di sebaliknya, tidak mustahil lembaga pengampunan akan memberikan keampunan jika mereka mempunyai hubungan dengan mereka-mereka yang terlibat dengan jenayah, tidak mustahil mereka yagn didapati bersalah dikatakan telah dijatuhkan hukuman tetapi sebenarnya dilepaskan dengan diberikan kemewahan di luar negara seperti Australia dan lain-lain. Semua kemungkinan ini boleh timbul dalam realiti sistem perundangan konvensional.
Semua kebarangkalian ini boleh berlaku justeru disebabkan keluarga mangsa bukan sahaja tidak berhak terlibat di dalam penyiasatan dan pembuktian, tetapi sehinggakan tidak berhak untuk akses kepada maklumat pembuktian. Tambahan pula, keluarga mangsa lansung tidak ada hak dalam pengampunan si penjenayah dan juga tidak terlibat sewaktu hukuman di jatuhkan.
9. Berbeza dengan sistem perundangan Islam, semua kebarangkalian ini akan tertutup justeru keluarga mangsa adalah pemilik asal kepada authority untuk menyiasat dan mengumpulkan bukti, tidak sebagaimana di dalam sistem konvensional. Mereka juga adalah pemilik asal terhadap hak untuk membuat pendakwaan jika cukup bukti dan menarik semula pendakwaan dan pertuduhan jika bukti tidak mencukupi.
Jika tertuduh di dapati bersalah, maka hak mengampunkan adalah hak asli [ tulen ] keluarga mangsa yang mempunyai interest atau kepentingan dengan si mangsa, bukan lembaga pengampunan yang tidak mempunyai interest atau kepentingan dengan mangsa dan keluarganya. Maka jika keluarga mangsa ingin menuntut qisas, maka perlaksanaan boleh dilakukan sendiri oleh keluarga mangsa, bukan oleh pihak penjara.
10. Dalam kes contoh ini, saya menghormati keputusan mahkamah dan tidak mahu mempertikaikan keputusan mahkamah dalam isu ini. Tetapi saya cuba membangkitkan tanggapan-tanggapan yang boleh timbul berkenaan isu ini sebelum ia di bawa ke mahkamah dan selepas diputuskan oleh mahkamah, bukan keputusan mahkamah itu sendiri.
Begitu juga dengan hakim yang bukan sahaja perlu seorang yang layak menurut ciri-ciri Islam, tetapi juga mendapat persetujuan daripada mereka yang tertuduh dan menuduh. Ini seperti hakim dalam kes penghukuman terhadap Bani Quraizah dan Saidina Ali yang menuduh seorang Yahudi mencuri baju besinya. Hakimnya adalah bukan sahaja seseorang yang adil dan baik yang mencukupi syarat hakim, tetapi ianya dipersetujui oleh kedua-kedua pihak yang terlibat.
11. Di dalam Islam, kadangkala penyiasatan boleh berlaku secara terbuka yang melibatkan saksi yang ramai bagi mengelakkan berlakunya manipulasi bukti dan kerelaan saksi dan tertuduh yang terlibat.
Di dalam kitab Tabsirah Al-Ahkam ada meriwayatkan tentang seorang lelaki yang membawa harta yang banyak mengembara dengan sekumpulan lelaki. Tiba-tiba, lelaki tersebut tidak pulang bersama-sama rombongannya. Rombongan tersebut memberitahu kepada anak lelaki tersebut bahawa ayahnya telah meninggal. Anak itu bertanya ke manakah pergi hartanya yang banyak? Mereka menjawab tidak ada.
Kemudiannya anak kepada lelaki yang hilang tersebut membawa kes itu kepada Saidina Ali yang merupakan khalifah pada waktu itu. Mereka yang terlibat disoal-siasat seorang demi seorang secara berasingan. Soal siasat itu dihadiri oleh bukan sahaja keluarga mangsa, tetapi dihadiri juga penulis keterangan, saksi-saksi bebas bagi memastikan perjalanan soal siasat itu berjalan dengan adil.
Seorang demi seorang mereka yang tertuduh disoal dan memberikan jawapan dihadapan khalayak. Setiap tertuduh diambil dan ditulis maklumat tentang bagaimanakah keadaan lelaki yang mati itu, pada hari apakah beliau bertolak, dimanakah beliau singgah, apakah punca kematian, apa yang berlaku kepada hartanya yang banyak, siapakan yang memandikannya, siapakah yang mengkapankannya, siapakah yanag menyembahyangi jenazahnya, di manakah ia dikuburkan dan lain-lain soalan. Setiap seseorang menjawab di hadapan orang ramai dengan jawapan yang berlainan.
Setiap kali selesai penyiasatan setiap individu, Saidina Ali bertakbir yang juga turut disambut oleh orang ramai. Ini menyebabkan, tertuduh-tertuduh yang tidak mengetahui apakah jawapan sahabatnya yang sedang disoal siasat menyangka takbir tersebut dilaungkan oleh Saidina Ali dan orang ramai bersamanya justeru sahabatnya yang sedang disoal siasat sudah mengaku perbuatannya.
Dalam pusingan berikutnya, Saidina Ali dan orang-orang yang bersamanya melakukan perkara yang sama, iaitu melaungkan takbir di setiap akhir sesi soal jawab. Setiap tertuduh terbabit merasakan sahabat-sahabatnya telah mengaku dan setiap mereka akhirnya menceritakan perkara sebenar, iaitu mereka telah merampas harta lelaki tersebut dan seterusnya membunuhnya.
11. Apa yang saya ingin tekankan di sini ialah, sewaktu soal siasat itu berlansung, ia bukan sahaja di hadiri oleh keluarga si mangsa, tetapi juga di hadiri oleh saksi-saksi bebas, guna bagi mengelakkan manipulasi bukti dan statement pengakuan oleh mereka yang dituduh dan yang terlibat.
Realitinya, di dalam sistem perundangan konvensional langsung tidak memberikan hak keluarga mangsa untuk mengakses bukti-bukti dan juga statement-statement saksi dan tertuduh, berbeza dengan sistem Qisas Islam. Inilah dia ruang rasuah, korupsi dan manipulasi yang terdapat dalam sistem konvensional, tetapi tidak terdapat di sistem Islam.
12. Adapun berkenaan dengan point yang ke tiga, iaitu korupsi yang berpunca daripada akhlak individu, bukanlah sesuatu yang dinafikan. Tulisan saya yang lepas, tidak pernah sama sekali menafikan tentang akhlak menjadi punca korupsi yang berlaku di dalam negara. Tetapi apa yang ditekankan di dalam tulisan tersebut ialah kita perlu keluar daripada kotak pemikiran bahawa punca korupsi itu hanyalah semata-mata berpunca dan disebabkan oleh moral dan akhlak mereka yang terbabit.
Di samping bersetuju dengan akhlak dan sikap korup individu pemerintah adalah antara punca korupsi, dalam masa yang sama saya mengajak orang ramai berfikir kepada perkara yang di luar dari kotak permasalahan tersebut, iaitu bagaimana sistem hari ini memberikan ruang dan peluang kepada golongan korup melempiaskan hawa nafsu mereka.
13. Realitinya ialah , akhlak sahaja tidak memadai untuk memastikan negara tidak korup tanpa wujudnya sistem yang baik. Jika apa yang disebutkan pengkritik artikel saya sebelum ini , bahawa semua individu terdedah kepada korup tanpa mengira muslim atau non-muslim adalah satu reality tanpa mengira muslim atau non-muslim, ini bermakna sesiapa sahaja yang kita lantik susah untuk dipastikan dia tidak korup, justeru korup atau tidak hanya terbukti selepas ia memerintah. Kalau yang baru naik memerintah itu cerdik politik , korupsinya akan terselindung, kalau dia ‘bodoh politik’, atau ‘cerdik politik’ tapi pembangkang lebih kuat dan lebih cerdik dari pemerintah, maka korupsinya akan terdedah juga.
14. Dalam statement pengkritik [ yang mengkritik artikel saya yang lalu ] , bahawa semua orang terdedah kepada korup. Kenyataan itu bermaksud kalau kita tukar pemimpin UMNO sekarang yang kita anggap sebagai korup, adakah kita boleh yakin pemimpin yang akan menggantikan UMNO dalam sistem UMNO yang sama tidak korup macam UMNO?
Pula , kalau kita yakin bahawa muslim atau non-muslim sama ada di dalam PAS, PKR , DAP dan lain-lain parti terdedah kepada korup, lalu bagaimana kita boleh yakin mereka boleh menggantikan UMNO?
Jika non-muslim dan muslim sendiri dalam kontek Malaysia tidak boleh dijamin mereka tidak korup, dan juga justeru tidak ada alat untuk scan bahawa pemimpin alternative tidak korupsi sebagai yang sedia ada, maka di sinilah relevannya saya mengajak semua rakyat Malaysia berfikir tentang sistem yang boleh menutup ruang naiknya golongan yang korup sebagai pemerintah atau menutup ruang korupsi atau paling kurang tidak memberikan ruang yang luas bagi golongan korup yang terlantik melempiaskan nafsu korupsinya.
15. Dalam Islam, pemerintah adalah “pengurus bagi pihak rakyat” dan ia bukan owner kepada negara, sama ada bukan owner terhadap harta negara, tetapi juga bukan owner kepada perundangan negara. Pemimpin di dalam Islam seperti ‘pengurus kedai runcit’, di mana ia bukan pemilik kepada hasilan jualan dan juga bukan pemilik kepada sistem dan peraturan syarikat yang diuruskannya justeru dia tidak berhak mengubah sistem dan peraturan yang telah ditetapkan oleh tuannya.
Tuan dan pemilik rangkaian – rangkaian perniagaan kedai runcit yang bijak, ia akan lebih menekankan sistem yang digunapakai seperti ‘Pos System’, mempertingkatkan Standard of Procedure (SOP), memasang CCTV di kaunter wang dan lain-lain, guna untuk memastikan pengurus tidak menyalahgunakan kuasa dan melarikan wang jualan. Lalu, sistem itu mestilah sistem yang boleh memberikan peluang yang minimum atau mensifarkan peluang kepada pengurus untuk melakukan penyelewengan. Kemudian barulah isu akhlak dan moral pengurus dibangkitkan.
16. Kalau owner kepada rangkaian runcit tadi hanya memikirkan pekerjanya yang terbukti sudah menyeleweng, kemudian memikirkan siapakah bakal calon yang akan ditemuduga tidak menyeleweng, bagaimana mahu dikenalpasti bakal pengganti kepada pengurus rangkaianya yang telah dibuang disebabkan penyelewengan, maka masalah penyelewengan dalam business yang besar tidak akan selesai melainkan ownernya juga mesti mencari sistem dan cara terbaik untuk menutup ruang penyelewengan pengurus-pengurus yang dilantik.
Oleh kerana itu, kita melihat kedai-kedai runcit kecil yang biasapun sanggup menghabiskan ribuan ringgit bagi membeli sistem audit dan sistem rekod seperti Pos Sistem dan lain-lain, guna bagi mengelakan berlakunya penyelewengan.
17. Begitulah ibarat yang boleh dilihat dalam kontek mengenengahkan pentingnya sistem di samping akhlak dan moral mereka yang memegang amanah dan tanggungjawab. Bahkan sebenarnya, sistem yang baik di dalam negara adalah jauh lebih penting berbanding sistem yang baik di dalam rangkaian perniagaan justeru urusan negara jauh lebih rumit, besar dan penting berbanding urusan perniagaan.
Ringkasnya, step utama dan pertama yang terbaik untuk menangani korupsi ialah sistem itu sendiri mestilah dipastikan dapat meminimumkan atau mengsifarkan peluang perasuah dan penyeleweng dariapda merasuah dan melakukan penyelewengan. Selepas kita memastikan sistem kita adalah sistem terbaik, barulah kita pergi kepada moral dan akhlak mereka yang mengunakan, menjalankan atau terlibat dengan sistem tersebut.
Tambahan pula, korupsi atau tidak seseorang pemerintah bukanlah sesuatu yang senang untuk dikesan. Hari ini, kita mungkin tidak berpuashati dengna moral dan akhlak pemimpin UMNO, selepas ini kita belum tahu pemimpin yang akan kita lantik ,. tidak seperti akhlak dan moral pemimpin UMNO pada hari ini justeru tidak ada alat yang boleh scan dan detect hati dan niat seseorang, sama ada dia adalah orang yang korup, berkepentingan atau tidak. Adalah tidak wajar kita hanya memperjudikan nasib kita untuk menunggu orang yang kita lantik terbukti korup atau tidak tanpa kita juga bergantung kepada sistem yang baik.
18. Menurut Islam, mencegah berlakunya rasuah dan korupsi itu bukan sahaja nilai moral dan akhlak individu pemegang amanah. Tetapi benteng utama penutupan pintu rasuah dan korupsi ialah sistem, kemudian barulah individu pelaksana sistem. Justeru itu, isu korupsi yang terdedah dalam kes pembunuhan, terlebih awal dicover oleh sistem Qisas itu sendiri bagi menutup mereka yang korup, berkuasa, kaya dan sebagainya memanipulasi kes yang akhirnya menjadikan mangsa jenayah tidak terbela.
Justeru itu, rakyat sepatutnya diajak berfikiran lebih terkehadapan, iaitu selain kita memikirkan untuk mencari pemimpin yang bermoral dan berakhlak, kita perlu mula memikirkan tentang sistem terbaik bagi menggantikan sistem yang sebenarnya sudah terbukti kegagalannya dalam mencegah jenayah, menginsafkan penjenayah dan juga menutup ruang pemimpin korup melempiaskan nafsu mereka.
19. Saya sebenarnya sangat bersetuju dengan beberapa pandangan pengkritik , yang menyatakan punca korupsi hari ini ialah moral mereka yang terbabit. Tetapi apabila mereka menyatakan muslim corrupt, non-muslim juga corrupt, llalu macamana sebenarnya kita nak mencegah corruption ini?
Jika non muslim tidak corrupt, kita boleh melantik non-muslim. Kalau non-muslim juga korup, lalu kita nak lantik siapa? Kalau tidak ada orang yang tidak terdedah kepada korup dan tidak ada alat yang boleh scan siapa corrupt dan siapa tidak corrupt, jadi bagaimana kita mahu mengatasi korupsi ini ?
Justeru persoalan-persoalan ini sebenarnya menyebabkan artikel saya yang lepas mengajak rakyat supaya menganjak paradigma daripada berbincang tentang korupsi individu-individu pemimpin kepada perbincangan sistem terbaik di samping isu akhlak dan moral pemerintah.
20. Saya berpendapat bahawa, sistem yang korup melahirkan pemimpin yang korup dan memberikan peluang yang luas kepada golongan korupsi melempiaskan nafsu mereka. Manakala sistem yang baik menjadikan orang yang korup tidak berpeluang melakukan korupsi manakala orang yang bijak menyembunyikan korupsinya juga tidak berpeluang untuk melempiaskan nafsu korupsinya.
Sejarah Islam seperti yang diceritakan di dalam surah Saba’, pemimpin yang korup jika ingin melempiaskan nafsu korupsinya, maka perkara pertama yang dia perlu buat ialah, membuang sistem Islam tersebut. Selepas sistem itu tidak ada atau tidak diguna pakai, kemudian barulah pemerintah yang korup boleh melempiaskan nafsu korupsi dan menyembunyikannya daripada orang ramai.
21. Terakhirnya ialah, pengalaman ‘dark age’ barat yang menjadi mimpi ngeri sehingga menyebabkan mereka terlalu takut untuk menyebut ‘god’s law’ , tidak boleh di samakan dengan sistem pemerintahan Islam.
Cuma saya tidak mahu panjangkan isu sejarah ini untuk tidak melarikan fokus asal berkenaan dengan Qisas dan perbandingannya dengan realiti undang-undang konvensional. Selepas selesai isu ini, jika ada kelapangan masa yang sesuai , kita boleh bincangkan perbezaan besar realiti God’s Law di dalam sejarah Eropah dan Shariah Law di dalam sejarah Khilafah Islam.
PENUTUP.
Ringkasnya, negara yang adil, kuat dan makmur akan tercapai bukan sahaja bergantung kepada pemerintah yang bermoral, tetapi juga bergantung kepada sistem yang diguna pakai.
Oleh itu, apabila jenayah yang semakin menjadi-jadi, korupsi semakin jelas kelihatan, pemerintah yang korup tidak berhenti bahkan bersilih ganti. Maka tibalah masanya kita sama-sama membuka dan menganjak paradigma kita untuk memikirkan tentang sistem. Lalu saya cadangkan sistem Islam sebagai sistem terbaik jua sebagai alternatif di atas kegagalan sistem yang sedia ada untuk membendung rasuah dan jenayah .
Juga apa yang saya seru ialah, supaya kita semua cuba berbahas perkara dan realiti ini secara harmoni, tanpa prejudis, tanpa meletakkan ‘taji’ dikaki, supaya kebenaran dapat dinilai tanpa ada pihak yang terguris.
Wahai orang-orang kafir!Kalian akan masuk neraka yang sangat panas jika sekarang pergi kepada Allah tanpa sempat tobat.Ucapkanlah sekarang juga Tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah agar kalian mendapat kejayaan.
Sumber: http://www.harakahdaily.net/v2/index.php?option=com_content&view=article&id=29006:hukum-qisas-penjelasan-kepada-yang-keliru&catid=95:agama2&Itemid=132
March 7, 2011 at 7:08 pm
Umumnya orang barat lahir di dalam sistem pendidikan yang sekuler serta sangat meremehkan agama. Bukan hanya agama Islam tetapi semua agama, termasuk agama Kristen. Dan salah satu buktinya adalah kekasihnya teman anda itu. Diaterang-terangan mengatakan bahwa dirinyatidak punya agama, tapi tetap percaya tuhan itu ada. Kondisi mereka saat ini ibarat Nabi Ibrahim alaihissalam saat mencari tuhan. Mulanya bintang, lalu bulan sampai matahari, semua dianggapnya sebagai tuhan. Seandainya Allah SWT tidak mewahyukan dan menjelaskan diri-Nya, pastilah Nabi Ibrahim tidak akan pernah mengenal tuhan. Dengan wahyu yang turun dari langit itulah kemudian Nabi Ibrahim menjalani hidupnya. Dan wahyu itu disebut dengan: agama!. Maka orang Eropa yang tidak mau beragama, boleh jadi mereka memang tidak mengenal tuhan dengan benar. Bahkan konsep bahwa tuhan itu bisa bicara dan menurunkan wahyu, tidak ada dalam kepala mereka. Sehingga kepala mereka kosong dari format agama. Kita bisa membagi dua jenis orang eropa atau orang barat. Pertama, mereka yang tidak menerima konsep adanya agama. Kedua, mereka yang menerima konsep agama tapi belum bisa menetapkan agama mana yang benar. Sedangkan mereka yang tidak menerima konsep adanya tuhan sebenarnya sangat sedikit. Seandainya kekasih teman anda itu termasuk kelompok yang pertama, mungkin penyelesaiannya agak rumit. Sebab dia tidak menerima konsep tuhan menurunkan wahyu dan agama. Percuma kita menyebutkan berbagai macam teori dan argumentasi tentang kebenaran agama Islam, padahal dia sama sekali tidak pernah menerima konsep adanya agama. Tetapi kalau dia termasuk kelompok yang kedua, yakni menerima konsep tuhan yang menurunkan wahyu dan agama, permasalahannya sedikit lebih mudah. Meski bukan berarti mudah. Kedudukan mereka mirip dengan para ahli kitab (yahudi dan nasrani) di zaman nabi Muhammad SAW. Mereka sudah beriman kepada Allah dan para nabi serta kitab suci, tinggal meyakinkan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah juga seorang nabi dengan kitab suci. Dan untuk itu, begitu banyak fakta dan data yang bisa kita ungkap tentang kebenaran risalah Muhammad SAW. Di antaranya adalah: 1. Fakta Sejarah Sejarah membuktikan bahwa sosok nabi Muhammad SAW adalah orang nomor satu yang paling berpengaruh di dunia. Micheal Hart telah menuliskan hal itu dalam bukunya, 100: the most influential person in history (100: orang yang plaing berpengaruh dalam sejarah). Kalau pakaia logika, seharusnya orang barat paham bahwa kemampuan seorang Muhammad SAW itu bukan talenta, melainkan sesuatu yang imposible terjadi, kecuali lewat sebuah âmiracleâ. Sayangnya, si penulis buku justru tidak membahas sisi miracle. Padahal, justru point utamanya ada pada sisi miracle-nya. Bahwa tidak mungkin seorang yang lahir di tengah gurun, tidak bisa baca tulis, tiba-tiba bisa jadi seorang yang teramat âcerdasâ begitu saja. Pasti ada kekuatan tertentu âout thereâ yang terjadi pada dirinya. Kita menyebutnya muâjizat. Artinya sesuatu yang melemahkan. Maksudnya muâjizat itu melemahkan argumentasi para pengingkar kenabian Muhammad SAW. 2. Fakta Keajaiban Quran Secara khusus, Al-Quran juga sebuah muâjizat buat bangsa Arab lewat kekuatan bahasanya. Semua orang arab ditantang oleh Al-Quran untuk menandinginya. Dan tantangan itu tidak pernah ada yang mampu melawannya selama 14 abad lamanya. Tidak ada seorang arab pun yang mencoba untuk membuat karya seperti Al-Quran, kecuali semua bangsa arab terpingkal-pingkal dibuatnya. 3. Kebebasan Beragama Dalam sejarah kaum Islam, tidak pernah terjadi pemaksaan untuk mengubah agama dan keyakinan. Lebih-lebih membunuh seseorang atau menghancurkan rumah ibadah. Lihatlah Mesir dan Syam, sampai sekarang orang Kristen tetap hidup aman damai dan tenang. Juga India, padahal kaum Muslimin ketika itu berkemampuan untuk menghabisi semua keyakinan bukan Islam. Tetapi, tidak pernah terjadi pemaksaan mengubah agama seseorang. Karena itu penduduk India non-muslim jumlahnya masih tetap melebihi kaum Muslimin. Bandingkan dengan Andalusia. Tadinya di sana ada berjuta-juta kaum Muslimin. Lalu mereka dijajah oleh penguasa Katolik. Apa yang terjadi? Tidak ada seorang Muslim pun tersisa. Mereka hanya diberi tiga pilihan, masuk Kristen, diusir pergi dari negeri itu atau dibunuh. Pemaksaaan agama bukan hanya terhadap umat Islam tetapi juga antara sesama aliran dalam sebuah agama. Di Inggris, jika di antara rakyat ada yang berbeda aliran mazhabnya walaupun sesama pemeluk kristen, akan ditangkap dan diadili. Bila dalam pengadilan dia bertaubat dan pindah aliran, akan diberikan ampunan berupa membunuhnya dengan pedang. Bila tidak bertaubat, maka dia dibakar hidup-hidup. Patrik Yoshua (656 H) berkata, âOrang Arab (Islam) yang menancapkan kekuasaannya di dunia telah memperlakukan kami dengan adil.â Makarios, seorang Patnik Anthokia juga mengatakan, âSemoga Tuhan melestarikan pemerintahan Turki. Mereka hanya mengambil pembayaran pajak. Tetapi tidak mengusik-usik persoalan agama. Malah mereka memelihara orang-orang Nashrani, Yahudi dan Samirah dengan adil.â Dewasa ini, yang disebut sebagai era kebebasan beragama, kita mendapatkan sebaliknya. Kebebasan agama terampas secara keji. Sehingga para pemeluk agama sendiri merasa tidak aman dalam memelihara agama mereka. Apalagi memelihara agama orang lain. Negara-negara sosialis memaksakan ajaran Markisme yang atheistik dan melarang penyebaran agama. Sebaliknya di negara-negara kapitalis, pemerkosaan dan pemberangusan kebebasan beragama ini dilakukan kadang dengan terang-terangan dan kadang dengan sembunyi-sembunyi. Operasi pembantaian kaum MusIimin Eryteria dan pembunuhan Malcolm X sebagai bukti kejahatan mereka yang menghantui ke dalam ingatan kita. Tegasnya, orang tidak akan dapat memelihara agamanya kecuali Islam hadir di tengah-tengahnya. Tanpa Islam tidak akan ada kebebasan beragama. 4. Islam Menghargai Kebebasan Berfikir Islam adalah agama yang menghargai dan memelihara akal manusia. Di luar Islam, manusia tidak menghargai akalnya. A. Inkonsistensi Ilmu dan Kenyataan. Di zaman kemajuan ini malah terjadi hal yang tidak logis. Ilmu berada di satu kutub dan kenyataan berada di kutub lain. Misalnya, ilmu mengatakan, khamar itu berbahaya dan merusak, tetapi kenyataannya semua negara membolehkannya. Ilmu menyatakan bahwa rokok merusak, tetapi kenyataan menunjukkan seluruh dunia menggalakkannya. Ilmu membuktikan bahwa perzinahan dapat merusak sex dan keturunan, tetapi dunia malah menghalalkanmnya. Dan ilmu membuktikan bahwa wanita berbeda dengan pria, tetapi para feminis malah menjadikannya sama dengan kaum lelaki. B. Issue dan Gosip Di kehidupan di luar Islam adalah kebohongan yang tersebar tanpa batas. Baik di majalah, surat kabar, radio dan televisi. Desas-desus dan gosip merajalela tanpa kontrol. Mereka tahu bahwa itu gossip tetapi mereka suka. Hingga mata acara yang paling favorit di TV kita adalah gossip bintang dan selebritis. Dan tabloid yang paling tinggi tirasnya juga yang berthema serupa. C. Manipulasi Di luar Islamsudah menjadi hal lumrah manipulasi bukti untuk membenarkan tindakan kriminal. Politik menjadi piranti dusta dan penipuan. Mark-up biaya suatu proyek sudah membudaya karena semua pihak ikut kecipratan. Untuk mendukung semua kebejatan tersebut digunakanlah berbagai disiplin ilmu yang dimanipulir. 5. Islam Memelihara Keselamatan Jiwa Manusia Dalam Islam, hak hidup adalah hak suci manusia. Sedangkan di luar Islam yang terjadi adalah sebaliknya. Sebagai contoh, di Rusia untuk mewujudkan sistem komunisme, telah terbunuh 19 juta orang. Setelah komunisme berkuasa, telah terhukum secara keji sekitar 2 juta orang dan sekitar 4 atau 5 juta orang diusir dari Rusia. Apa artinya angka-angka tersebut? Apa arti semua pembantaian orang-orang kulit hitam di Amerika dan Afrika Selatan? Ingat pembantaian suku bangsa Indian oleh koboi Amerika. Ingat pembantaian suku Aborigin di Australia. Ingat pembantaian rakyat vietnam oleh tentara Amerika. Ingat peledakan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Ingat pembantaian muslim Bosnia dan Kosovo oleh Serbia. Ingat pembantaian terhadap Muslim India. Apa artinya bom atom dan hidrogin? Apa artinya perang dunia? Semua itu menunjukkan bahwa jiwa manusia sudah tidak ada harganya di dunia sekarang ini. Tetapi, jika Islam hadir secara nyata di tengah-tengah percaturan dunia, maka tidak akan terjadi pembunuhan manusia tanpa haq. Karena. membunuh tanpa hak diancam dengan Qisas atau -bila mendapat maaf- membayar diyat yaitu 100 ekor unta. Jangankan nyawa manusia, binatang pun sangat diperhatikan dalam Islam. 6. Islam Menjamin Keamanan Harta Benda Suatu fenomena historis tentang pemeliharaan harta benda ini terjadi ketika Abu âUbaidah bin Jarrah merasa tidak mampu melindungi penduduk Nashrani, ia mengembalikan jizyah (upeti) kepada mereka. Atau lihatlah ketika khalifah Umar bin Abdul Aziz berhasil mengentaskan kemiskinan secara nyata -bukan slogan murahan- hingga tidak ada lagi rakyat di negeri itu yang miskin dan berhak menerima zakat. Ini jelas satu era keadilan yang sukar ditemukan dalam sejarah manusia. Mereka adalah masyarakat baru yang tidak didapati di dunia yaitu masyarakat yang menjamin seluruh tonggak hidup dan eksistensi manusia. Di dalam masyarakat komunis tidak dibenarkan hak pemilikan. Dan di dalam masyarakat kapitalis secara lahiriah memang menjaga harta manusia, tapi hakikatnya ia mencuri harta tersebut dengan jalan riba, penimbunan, eksploitasi, menghancurkan hak-hak kaum fuqaraâ dan orang-orang miskin dan melakukan jalan culas yang keji. Harta manusia tidak akan dapat terpelihara oleh manusia kecuali dengan Islam. 7. Islam Menjaga Keturunan Memelihara keturunan juga merupakan salah satu dari lima keperluan asasi manusia. Dan pemeliharaan ini dapat melestarikan keturunan manusia. Manusia tidak akan mampu memelihara keturunannya kecuali dengan tegaknya Islam. Dan apabila kaum Muslimin memerintah dunia, maka keturunan manusia akan lestari dan terpelihara. Penelitian sederhana berkenaan keturunan ini menjelaskan ke mana keturunan manusia ini meluncur? Pemerintahan militer Prancis terus menerus kekurangan pemuda-pemuda yang laik menjadi sukarelawan dari segi kesehatan badan. 75 ribu orang tentara yang terpaksa harus diberhentikan dan dimasukkan ke rumah sakit karena mengidap penyakit kotor (spilis). Dalam satu tangsi tentara ada 242 orang terjangkit penyakit kotor ini. Penyakit ini akan mempengaruhi keturunannya secara mengerikan. Fenomena seperti ini terjadi pula di kalangan pemuda-pemuda Amerika. Presiden Amerika pernah mengumumkan, lebih satu juta dari sekitar enam juta pemuda Amerika yang harus mengikuti wajib militer tidak laik menjadi tentara. Hal itu menunjukkan merosotnya sumber daya manusia Amerika secara umum akibat kehidupan seks bebas yang digelutinya dan penyakit kelamin. Ada sekitar 30 sampai 40 ribu anak mati karena korban penyakit kotor orang tuanya dalam setiap tahunnya. Hakim Lancy (?) mengatakan, âDi Amerika sekurang-kurangnya satu juta kehamilan dalam satu tahun dan beribu-ribu anak lahir langsung dibunuh.â Yang menarik bahwa di Jerman gadis-gadis akan merasa malu jika ketika menikah masih perawan. Dan alat-alat pencegah kehamilan tersedia di setiap pinggir jalan. Sesungguhnya keturunan manusia tidak akan dapat terpelihara sempurna kecuali manusia menjalankan ajaran Islam. Tanpa Islam, manusia akan kehilangan kemanusiaannya. Tanpa Islam, manusia hidup seperti binatang. Wallahu aâlam bishshawab, wassalamu âalaikum warahmatullahi wabarakatuh, Ahmad Sarwat, Lc (wi/dis/fmk)
Wahai orang-orang kafir!Kalian akan masuk neraka yang sangat panas jika mati tanpa sempat tobat.Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah.Mudah-mudahan kalian mati nanti akan didahului oleh penyakit.Mudah-mudahan ketika itu kalian akan ingat apa yang kami serukan.Kalau kalian ucapkan pada ketika itu pun Allah akan redha dan menerima karena Dia berjanji akan menerima taubat hamba-hambaNya selagi nyawa belum sampai ke tenggorokan.Tapi tidak ada jaminan tentang itu.Berapa ramai orang yang disenntapnya nyawanya secara tiba-tiba tanpa sempat betobat.Tapi jika anda mula berfikir sekarang berarti anda dalam proses bertobat dan orang yang dalam proses bertobat akan dibantu oleh Allah.
October 18, 2011 at 8:53 pm
Kisah nyata
Sepenggal kesaksian seorang TKI
FPI GENDENG,GOBLOK TUR JAHAT
(PREMAN YANG MENGATASNAMAKAN AGAMA DALAM MENJALANKAN AKSI-AKSINYA YANG BENGIS, SADIS DAN BRUTAL)
Kompasiana.com – Apakah pekerjaan sebenarnya dari kebanyakan anggota FPI, ada yang tahu? Seandainya betul dugaan ane, emangnya dugaan ente apa? Dugaan ane mungkin saja karena mereka belom punya kerjaan alias pengacara (pengangguran banyak acara), makanya mereka cari kesibukan dengan bergabung jadi FPI..orang yang punya kerjaan apalagi yang kerjaanya banyak/sibuk mana mungkinlah gabung sama FPI… itu hanya sekedar dugaan, bisa bener bisa salah (99% responden mengatakan benar).
Kita berandai-andai saja kalo dugaan itu bener..hehehe supaya gampang? Nah, daripade Antum sekalian ngerazia rumah makan, warung dan fasilitas umum lainnya bahkan sampai ngobrak-ngabrik dan merusak rejeki orang, mending Antum sekalian jadi TKI aja deh..kaya ane dan ane doakan Antum sekalian keterima di Dubai, Arab Saudi..
Di sini rumah makan tetep aja buka selama ramadan tapi emang enggak vulgar banget sich, ya cuma ditutupi sedikit, tapi orang-orang masih tahu kalo itu rumah makan buka. Apakah ada Razia dari aparat atau dari gerombolan Preman seperti Antum-antum? Kagak ada la yauw,hehehe… padahal ini negeri Arab-loh, di mana Antum sekalian suka sekali sama pakaiannya..bukankah Antum doyan pake sorban? Orang Arab kemana-mana pake sorban hatta nonton bola juga pake sorban..beda kan sama Antum yang pake sorbannya ketika mau ngadain razia, mengobrak abrik, merusak dan membuat kerusuhan …
Ok, deh, ane ngerti niat Antum bagus..mencegah kemungkaran..menurut ilmu dakwah…menyeru kepada kebaikan itu lebih gampang dibandingkan mencegah kemungkaran..kalo nyuruh orang berbuat baik paling-paling kita cuma berhadapan dengan orang-orang yang kepalanya manggut-manggut, enggak tahu karena ngerti atau karena sebel huahahaha. Tapi coba kalo mencegah kemungkaran? Kita berhadapan dengan orang-orang yang bisa mencelakan kita..misalnya kita mencegah sebuah aksi perampokan(coba klo brani)…
FPI dan Pentungan
Karenanya Antum bawa pentungan karena Antum merasa dalam berdakwah Antum akan menghadapi orang-orang yang Antum anggap temannya SAITON minimal teman jauhlah SAITON..pertanyaanya, benarkah para ibu-ibu yang berdagang makanan itu CS nya SAITON? Bukankah mereka melakukan itu untuk menafkahi keluarga dan anak-anak mereka. Klo gak berjualan emang keluarga dan anak-anaknya mau makan ape Tum? Apa Antum yang ngasih makan? Jika Antum kasih duit segepok lalu Antum suruh ibu-ibu itu untuk menutup dagangannya ane HAQUL YAKIN mereka akan membubarkan diri dengan senang hati.
Antum selama ini bukan jadi solusi dari permasalahan bangsa, justru Antum menjadi benalu (penyakit masyarakat dan sampah masyarakat) yang memperumit dan menambah pusing aparatur negara …gimana aparat enggak pusing? Mau tegas Antum melawan (sok jadi jagoan)…dibiarin Antum sekalian tambah beringas (sok jadi pahlawan kesiangan)…Jika Antum mengatakan Antum bergerak karena aparat cuek-cuek aja…emang Antum itu siapa? Bukankah Antum itu enggak jauh beda statusnya dengan kami ini yang warga biasa? Kalo Antum merasa punya hak untuk ngobrak-ngabrik dagangan ibu-ibu, ketahuilah Antum semua sudah ‘Gila Segila Gilanya’ dan ‘Ter..La..Lu..’sampai ane gak habis pikir perbuatan Antum-Antum sekalian itu sungguh ‘Teganya..Teganya..Teganya..’(kate bang haji Roma Irama)….Negara ini punya aturan dan hukum Tum…dan bukan pake aturan Embahnya Antum…
Ok, lah jika Antum melakukan ini semua karena Tuhan..tapi apakah Tuhan akan menerima amalan orang-orang yang bikin susah rakyat kecil? Udah Tum jangan munafik dan jangan sok jadi pahlawan, hidup Antum sendiri belum tentu benar di mata Aolloh SWT, daripada Antum sibuk ngurusin orang lain mending Antum urus diri Antum sendiri dan cari kerjaan yang lebih jelas…misalnya jadi TKI kayak ane, he..he..he..he..he..Gini-gini ane bisa ngidupin kelurga ane. Mereka bisa hidup layak sebagaimana orang kebanyakan,tiap bulan ane ngirim uang ke rumah yang jumlahnya melebihi kebanyakan gaji pegawai negeri..apakah ane sekolah tinggi hingga gaji ane gede?
Kagak Tum, ane cuma tamatan SMK, kuliah juga enggak…mungkin ada di antara Antum yang sarjana, misalnya SE(Sarjana Edan), ST(Sarjana Teler), SH(Sarjana Haram), dll ..mengapa pula sarjana bawa pentungan? (dasar Sarjana Goblok)
Ala kulli hal, semoga Antum selalu sehat, cepat sembuh dan dapet kerjaan yang benar …jadi Antum enggak perlu lagi bikin susah banyak orang…oh ya terakhir, kalo mau jadi TKI datangi aja depnaker tapi satu pesen ane…jangan bawa pentunganloh, bisa-bisa Antum kagak dapet kerja tapi malah masuk bui…hua..ha..ha..ha..ha..hu..hu..hu..hu..hu..hi..hi..hi..hi..hi..ho..ho..ho..ho..ho..he..he..he..he..he..he..
Assalamualaikum..wallaikumsallam..bismillah..astafirrulloh allazim..aollohhuakbar..!
Merdeka atoe Matioooooooooo
mari kita lihat bersma kekejaman dan kbrutalan FPI, klik:
http://theync.com/media.php?name=1381-never-before-seen-video-shows-a-young-boy-behead-an-allegded-spy.-uncensored
http://islaminlightofhistory.wordpress.com/2011/03/13/bagian-vi-bab-2-tawaran-nan-keji/
April 25, 2012 at 2:26 pm
Madah Baktioa di
halaman 52
51 MOHON SIKAP RUKUN BERAGAMA
Ja Allah Bapa, pencipta umat manusia dan alam semesta. Engkau meng- hendaki agar semua umat manusia mendapat bahagia dalam rumahMU.
Seluruh umat manusia, yang berdoa di gereja maupun di mesjid, yang menyembah Dikau di dalam pura, diatas gunung maupun dibawah pohon rindang-semua adalah putera-puteriMu yang Kau kasihi.
Sudilah Engkau membina kerukuna antara semua putera-puteriMu yang percaya padaMu, meskipun dengan cara dan di tempat yang berbeda-beda.
Karena Engkaulah hanya satu, ya Allah, Bapa semua manusia. Berilah agar kami dapat saling menghargai, menghargai Dikau dalam diri orang yang hatinya sedang berdoa kepadaMU. Jauhkanlah dari kami segala saingan dan pikirang jahat yang tidak pantas bagi orang beriman dan takwa kepada Mu. Tetapi nyalakanlah dalam hati kami semangat cintaMu untuk membangun bersama masyarakat yang adil, damai dan sejahtera sesuai dengan kehendakMU.
Ya Allah yang Maha-Esa, yang hidup dan bertahta kini dan sepanjang masa. Amin
April 25, 2012 at 2:29 pm
Madah Bakti
halaman 52
51 MOHON SIKAP RUKUN BERAGAMA
Ja Allah Bapa, pencipta umat manusia dan alam semesta. Engkau meng- hendaki agar semua umat manusia mendapat bahagia dalam rumahMU.
Seluruh umat manusia, yang berdoa di gereja maupun di mesjid, yang menyembah Dikau di dalam pura, diatas gunung maupun dibawah pohon rindang-semua adalah putera-puteriMu yang Kau kasihi.
Sudilah Engkau membina kerukunan antara semua putera-puteriMu yang percaya padaMu, meskipun dengan cara dan di tempat yang berbeda-beda.
Karena Engkaulah hanya satu, ya Allah, Bapa semua manusia. Berilah agar kami dapat saling menghargai, menghargai Dikau dalam diri orang yang hatinya sedang berdoa kepadaMU. Jauhkanlah dari kami segala saingan dan pikiran jahat yang tidak pantas bagi orang beriman dan takwa kepada Mu. Tetapi nyalakanlah dalam hati kami semangat cintaMu untuk memba- ngun bersama masyarakat yang adil, damai dan sejahtera sesuai dengan kehendakMU.
Ya Allah yang Maha-Esa, yang hidup dan bertahta kini dan sepanjang masa. Amin.
May 17, 2012 at 7:07 pm
Manusia & Hukum tdk dapat dipisahkan dan Hukum diciptakan hanya untuk Manusia, siapapun penciptanya.
Negara paling terbelakang di dunia ini pasti memiliki Hukum.. apalagi Negara Maju.
Setiap Negara Maju memiliki Hukum.. apalagi Agama.. itu pasti.
penting unk direnungkan..
unk yg ber-agama kristen..
kalo benar kristen itu suatu agama..
apa kalian sadar kalo di agama kalian (kristen) tdk ada hukum.. ???