Orang Muslim itu penipu. Jihad mempunyai dua sayap: teror dan tipu daya (ro’b dan taqiyah). Beberapa orang Muslim adalah spesialis dalam teror dan yang lainnya spesialis tipu daya. Jadi ada orang Muslim yang berlagak sebagai pelindung anda dan akan berkata pada anda bahwa Muhammad mengatakan kelompok minoritas adalah amanat sakralnya. Muhammad tidak pernah berkata demikian. Ini adalah permainan tipu daya yang dimaksudkan untuk membodohi orang dan itu berhasil.

Muslim Mesir lakukan pagar betis menjaga gereja Koptik dari serbuan sesamanya Muslim, setelah puluhan gereja dan gedung-gedung milik Kristen dihancurkan oleh anggota Ikhwanul Muslimin

Oleh: Ali Sina (15 Agustus 2013)

Hai Ali

Telah terjadi beberapa kerusuhan antara orang Hindu dengan orang Muslim di Kashmir minggu lalu. Berita (lihat:news item) yang beredar mengatakan bahwa sekelompok orang Muslim menjaga keamanan berlangsungnya prosesi pernikahan Hindu untuk melindungi mereka dari orang-orang Muslim lainnya yang hendak melakukan kerusuhan di wilayah mayoritas Muslim. Dikatakan bahwa “Nabi Muhammad berkata kelompok minoritas adalah amanat sakralku bagi Umat Muslim. Sudah menjadi kewajiban religius kita untuk melindungi mereka”. Jika Islam itu jahat lalu mengapa orang-orang Muslim ini melindungi kelompok minoritas? (more…)

Saya tidak dapat mengatakan pada anda apa yang harus anda lakukan dengan hidup anda. Saya berjuang demi dunia dimana semua orang bebas melakukan apa yang dikatakan hati nuraninya, selama hal itu tidak mencederai kebebasan orang lain. Sudah tentu kebebasan mempunyai efek samping, sama seperti hal lainnya. Tidak akan ada pesawat yang jatuh jika tidak ada perjalanan udara. Ponsel dapat menyebabkan tumor otak. Tetapi tidak ada orang yang menyarankan agar membuang pesawat dan ponsel. Apa yang anda lakukan adalah efek samping dari apa yang saya perjuangkan. Pornografi adalah efek samping dari kebebasan. Kita tidak menyingkirkan kebebasan hanya karena segelintir orang menyalahgunakannya.

Diposkan oleh Ali Sina pada tanggal 30 Maret 2013

Halo Pak Ali Sina

Saya adalah seorang pria muda, mantan Muslim – berkebangsaan Libya, dan saya ingin menyampaikan terimakasih pada anda atas usaha yang sangat besar yang telah anda lakukan untuk memerangi dan mengekspos Islam, serta menanamkan benih-benih keraguan di hati orang-orang Muslim mengenai Muhammad si pria haram jadah itu. Bagaimanapun, Islam harus dihapuskan. Mengapa? Karena Islam adalah suatu bahaya bagi Amerika Serikat, Israel, budaya Barat dan seluruh umat manusia. Sebagai contoh, saya dan kolega saya, perhatian kami tertuju untuk mengekspos wanita Muslim yang dituduh melakukan tindak asusila, dan menjadikannya cemoohan bagi pria Barat dan Yahudi, dan mempublikasikannya di internet, dan inilah yang kami lakukan setiap minggu. Saya mohon Bapak mau menerima saya sebagai seorang pengikut dan prajurit anda di Libya.

Salam hormat

Nama: Imad

Asal: Arab

Negara: Libya (more…)

Dengan merahasiakan ketidakpercayaanmu, sesungguhnya engkau ini bukanlah seorang munafik. Anda adalah bagian dari tentara bawah tanah eks Muslim. Kerahasiaan adalah strategi kita. Kita menjangkau orang-orang Muslim, memutuskan rantai yang membelenggu mereka, sementara kita masih berpura-pura sebagai orang Muslim. Saat jumlah kita mencapai angka kritis, dan itu akan terjadi dalam waktu yang tidak lama lagi, kita akan bangkit dan dengan tiba-tiba anda akan melihat banyak orang di sekeliling anda yang selama ini berpura-pura sebagai Muslim, padahal sebenarnya tidak.

Surat ini dikirimkan pada sahabat saya Pamela Geller di atlasshrugs2000.com

Pamela yang baik,

Nama saya Phoenix, usia 32 tahun dari Malaysia. Saya memperoleh email anda dari Refuge, situs Islam. Sebelumnya saya mohon maaf jika email saya ini tidak relevan buat anda atau untuk apa yang saat ini anda perjuangkan. Surat ini saya kirimkan sebab saya tidak lagi tahu kemana dapat menemukan jawaban,

Saya lahir sebagai seorang Muslim di Malaysia dari orangtua Muslim (ibu saya sebenarnya seorang Kristen yang berpaling menjadi pemeluk Islam). Sejak kecil, saya telah dibesarkan, paling tidak berusaha untuk dibesarkan sebagai seorang Muslim. Namun demikian, jauh di dalam hati saya, saya tahu bahwa Islam bukanlah untuk saya, dan saya benar-benar kesulitan untuk dapat menerima ajaran Isalm dan hidup dalam sebuah gaya hidup Muslim. Sejak masih sangat muda, saya ingin keluar dari kepompong Islam yang telah menjadi bagian hidup saya, tapi ini sungguh sebuah perjalanan yang sulit bagi saya yang hidup di sebuah negara dengan mayoritas Muslim. Meskipun saya tercatat sebagai seorang Muslim, tapi sesungguhnya saya tidak benar benar-benar menghidupi sebuah kehidupan Muslim. Saya lebih pas disebut sebagai seorang agnostik. Masalah yang saya hadapi bahwa hidup dengan kulit Muslim, padahal sesungguhnya saya adalah seorang Agnostik, benar-benar mengganggu saya. Saya telah berusaha keras untuk tidak menjadi seorang munafik, tetapi sungguh berat melakukannya. Kenyataannya, sejak tahun lalu, saya mulai berobat ke seorang psikiater karena mengalami depresi. (Read More…)

Jangan ungkapkan pemikiran-pemikiran anda pada siapa pun, termasuk pada keluarga dan sahabat-sahabat terbaikmu. Saya menerima sejumlah email dari para murtadin baru yang mengatakan bahwa sebelumnya mereka berpikir akan aman-aman saja membicarakan hal ini pada saudara atau teman-teman mereka yang bukan orang Muslim yang saleh. Mereka menjadi syok ketika orang-orang ini berbalik menyerang mereka. Orang Muslim tidak perduli apakah anda mempraktikkan Islam atau tidak. Tetapi mereka sangat perduli agar anda tetap menjadi seorang Muslim, meskipun anda hanyalah seorang Muslim nominal.

Diposkan oleh Ali Sina pada tanggal 18 Januari 2013

Pamela Geller adalah seorang perempuan pemberani, yang berdiri di garis depan dalam pertempuran kami menghadapi gangguan Islam terhadap peradaban Barat. Ia adalah orang yang membangkitkan perhatian orang-orang Amerika berkenaan dengan rencana Islam untuk mendirikan sebuah masjid kemenangan, hanya satu blok jauhnya dari ‘ground zero’ dimana sebelumnya menara kembar WTC berdiri. Dengan kampanye yang ia lakukan, Pamela Geller berhasil menghentikan rencana pembangunan masjid tersebut. Pamela juga satu-satunya orang yang telah menyelamatkan Rifqa Bari, seorang perempuan muda Amerika keturunan Pakistan yang berpaling menjadi Kristen dan telah diancam oleh kedua orangtuanya bahwa jika ia tidak kembali ke Islam maka ia akan dibunuh.

Diantara hal yang lain, Pamela juga telah membuat situs www.leaveislamsafely.com. Secara periodik orang-orang dari seluruh dunia menulis surat padanya, menanyakan bagaimana mereka dapat meninggalkan Islam tanpa harus kehilangan nyawa mereka. Pamela meneruskan beberapa dari email mereka kepada saya, dan saya sangat senang meresponi surat-surat tersebut. Ini adalah contoh sebuah surat yang berasal dari Pakistan. (Read More…)

Engkau adalah seorang Muslim dan sedemikian buta dengan kejahatan-kejahatan Islam. Ketika hal-hal jahat terjadi dimana-mana, Islam adalah satu-satunya agama yang mengkanonisasikan yang jahat dan melegalkannya melalui kitab sucinya. Seorang Muslim tidak akan dapat melihat balok di matanya sendiri, ketika ia dapat melihat selumbar di mata orang lain.

Diposkan oleh Ali Sina pada tanggal 30 Desember 2012

Sina, tak ada kesenangan saat memasturbasi otak seseorang

Saya mengakui bahwa penyakit-penyakit mematikan telah menjangkiti sebagian pemikiran, masyarakat, negara-negara, khususnya dengan terjadinya pembunuhan-pembunuhan yang tidak berperi kemanusiaan dan eksploitasi atas kaum wanita.

Tanpa konseling, pengobatan dan penyembuhan, penyakit-penyakit ini akan memangsa mereka dan kaum wanita, dan juga orang-orang non Muslim.

Saya punya beberapa pertanyaan untuk anda Pak Sina:

(1) Ada juga kekerasan dan kejahatan-kejahatan mengerikan yang dilakukan oleh orang-orang dari agama lain. Saya tidak bermaksud untuk tidak menghormati siapapun, tetapi bahkan hari ini orang masih menyembah hal-hal yang aneh, memberi makanan kepada orang-orang yang sudah mati (juga memakan ular, katak, dsb.), bersetubuh dengan orang yang sudah mati, bersetubuh dengan binatang [bukti-bukti bisa diperoleh di Internet dan laporan-laporan Surat Kabar]. Sekarang, jika orang-orang ini tidak sanggup melepaskan agama-agama mereka yang mengerikan itu, bukankah adalah sebuah sikap yang naïf jika kita meminta orang-orang Muslim untuk melepaskan agama mereka? (Read More…)

Apakah Allah menipu Hussein dengan mimpi palsu? Apakah mimpi itu diberikan padanya oleh Satan dan Allah serta utusan-Nya telah gagal memperingatkannya pada waktunya? Apapun kasusnya, ini menunjukkan bahwa Allah tidak peduli atau tidak sanggup menyelamatkan Hussein. Ia meletakkan kepercayaannya dan nasibnya di tangan Allah dan Allah mengabaikannya atau tidak dapat menolongnya. Besar kemungkinan Allah tidak tahu apa yang sedang terjadi karena memang Allah tidak eksis.

Diposkan oleh Ali Sina, pada 22 Desember, 2012

Hai Pak Sina,

Saya belum melihat tulisan di situs anda mengenai Imam Hussain dan perangnya melawan Yazid di Karbala. Apakah Imam Hussain mengorbankan dirinya sendiri dan klannya dengan sia-sia ataukah ia benar-benar berusaha menyelamatkan Islam? Mohon dijawab.

Salam
Sharib

Setelah Khalif Uthman dibunuh, beberapa orang Muslim memilih Ali sebagai Khalif mereka dan orang-orang yang tidak menyukainya membuat kesepakatan dengan Mu’awiyah anak Abu Sufyan. Mu’awiyah adalah sepupu Uthman dan telah diangkat olehnya menjadi gubernur Syria. Perpecahan di kalangan Muslim ini telah mengakibatkan timbulnya banyak perang dan pertumpahan darah yang terus berlangsung hingga pembunuhan terhadap Ali. (Read More…)

Orang boleh saja berpikir bahwa mereka mendapatkan pencerahan, tetapi pada kenyataannya tidak demikian. Mereka yang berpaling ke Islam dan kemudian meninggalkannya, mengakui bahwa mereka telah dibodohi tanpa mengetahuinya. Dimanakah orang-orang Muslim yang mengalami pencerahan? Saya telah berdebat dengan ribuan dari mereka dan telah mengekspos kebodohan mereka. Jika orang Muslim mengalami pencerahan, maka mereka seharusnya mampu membuat kita melihat terang itu. Mengapa mereka tidak dapat melakukannya? Pencerahan mereka seluruhnya bersifat subjektif. Sekali diuji dengan akal sehat, maka menjadi jelas bahwa apa yang mereka sebut sebagai pencerahan tidak lebih dari sekedar sebuah kebodohan dan penipuan diri.

Diposkan oleh Ali Sina pada tanggal 6 November 2012

Ali Sina yang baik,

Saya telah menciptakan kerusakan di bidang dimana saya menghadapi Islam, dan telah sangat mengganggu pemikiran mereka. Tetapi saya tidak punya jawaban atas beberapa pertanyaan yang diajukan oleh orang-orang Muslim. Saya akan sangat berterimakasih pada anda jika anda bersedia menjawabnya.

Jika kisah Muhammad adalah sebuah cerita dusta, lalu apa yang biasanya ia lakukan di gua Hira?

Muhammad adalah seorang yang Narsis. Dengan demikian, ia merasa tidak nyaman untuk berinteraksi dengan orang lain dalam kesetaraan. Orang yang narsis hanya dapat berinteraksi dengan orang lain sebagai pihak yang superior, dimana mereka disanjung-sanjung, ditaati dan dihormati. Itulah alasan mengapa mereka selalu mencoba untuk menciptakan sebuah aliran sesat. Jika mereka gagal menciptakan sebuah aliran sesat, maka mereka akan menarik diri dari masyarakat dan menjadi penyendiri. Sebagaimana yang dikisahkan oleh Sirat kepada kita, setelah Muhammad membentuk sekte sesatnya dan sanggup menghimpun suplai untuk kebutuhan narsisisnya dari para penggemarnya, maka ia pun berhenti pergi ke gua.

Si pembuat bom yang gagal meledak ini adalah seorang pemuda yang sangat cerdas – seorang anak ajaib, yang diterima di Universitas Harvard saat ia baru berusia 16 tahun, dimana ia berhasil meraih sebuah diploma, dan kemudian hari berhasil mendapatkan PhD dalam bidang matematika. Tetapi sebagai seorang narsisis yang tidak dapat menciptakan sebuah aliran sesat, maka ia hidup dalam sebuah lingkungan yang tepisah dari masyarakat. Kemudian ia melakukan balas dendam terhadap para intelektual lainnya dengan mengirimi mereka bom. Ia menjadi seorang penyendiri bukan karena ia mencintai kontemplasi, tetapi karena ia tidak sanggup berinteraksi dengan orang lain dalam kesetaraan. Alasan mengapa Muhammad menghabiskan waktunya dalam sebuah gua juga sama. (Read More….)