By Erianto Anas in Ateis Minangkabau

“Jika menjadi umat Islam jadilah Islam yang Kaffah”

Itulah slogan yang sudah saya dengar sejak kecil.

Dan saya pun menyukai kata-kata itu. Karena memang saya begitu ingin menjadi seorang muslim yang kaffah. Total tanpa cacat barang seincipun. Setidaknya itulah cita-cita saya dalam berislam.

Lalu bagaimana cara melakukannya?

Saya dinasehati melalui banyak kotbah dan buku-buku agama yang saya baca.

Bahwa untuk menjadi Islam kaffah, kuncinya adalah mengamalkan apa yang diperintahkan dalam Aqluran, dengan meniru sepersis mungkin apa yang dilakukan Nabi Muhammad, para sahabat, para tabiin dan tabi-tabiin. Karena semakin persis sikap, prilaku dan kebiasaan dengan ketiga generasi awal Islam itulah maka keislaman saya akan dianggap sebagai Islam kaffah. Karena sebaik-baik umat, adalah semakin dekat ke zaman Rasulullah. Dan sebaliknya, semakin jauh dari zaman itu maka semakin kurang baik, apalagi umat manusia yang mendapati hari kiamat. (more…)