Dari-subuh-hingga-malamJudul buku : Dari Subuh hingga Malam: Perjalanan Seorang Putra Minang Mencari Jalan Kebenaran

Pengarang : Abdul Wadud Karim Amrullah

Penerbit : PT. BPK Gunung Mulia, Jakarta, 2011

Tebal : xi + 269 hlm.

ISBN : 978-979-687985-4

Peresensi : Suryadi

Buku ini adalah otobiografi Abdul Wadud Karim Amrullah (AWKA), seorang Minangkabau yang menjadi pendeta di Gereja Pekabaran Injil Indonesia (GPII) di Los Angeles, California, Amerika Serikat.

AWKA lahir di Kampung Kubu, Sungai Batang, Maninjau, tgl. 7 Juni 1927. Ayahnya adalah Dr. Haji Abdul Karim Amrullah yang terkenal dengan sebutan Haji Rasul (suku Jambak). Ibunya, Siti Hindun (suku Melayu), adalah istri kedua dari ayahnya yang tidak pernah diceraikannya. AWKA adalah anak bungsu dari tujuh bersaudara seayah. Ia adalah adik seayah Haji Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA), ulama terkenal asal Minangkabau. AWKA juga mengaku punya kakak yang bernama Abdul Bari yang meninggal dalam tahanan Belanda di penjara Padang tahun 1939 karena mengarang buku Suluh yang Gilang Gemilang (hlm. 213). (more…)

Ketika saya menekuni studi mengenai Arab pra Islam, saya tidak pernah menemukan insiden seorang pria tua menikahi anak-anak. Orang Arab biasa menjodohkan anak-anak mereka saat masih kecil. Anak-anak itu berusia sebaya. Pernikahan yang sesungguhnya terjadi ketika anak-anak itu telah dewasa. Praktik pria tua menikahi anak-anak dimulai oleh Muhammad, yang dipandang orang Muslim sebagai teladan terbaik untuk diikuti.

Oleh  Alisina · 9 Maret, 2015

 pedofilia2

Buktidansaksi.com – Segelintir orang Muslim merasa malu dengan adanya fakta bahwa nabi mereka berhubungan seks dengan seorang anak ketika ia telah berusia 53 tahun. Namun demikian, alih-alih meninggalkannya, mereka berbohong mengenai usia Aisha dan berusaha keras untuk membuktikan bahwa ia sudah berusia (sedikit) lebih tua seperti yang dikatakannya dalam banyak hadith. Yang lainnya sangat tidak punya malu sehingga mereka bahkan tidak berusaha melakukan pendekatan itu, namun tetap membenarkan pedofilia nabi mereka. (more…)

Khosrow Parvis II dieksekusi atas perintah putranya Kaveh II pada tahun 628. Inilah tahun terjadinya Perang Khandaq. Pada saat itu, hanya dengan beberapa ratus pengikut, Muhammad tidak mempunyai keberanian untuk menulis surat yang arogan seperti itu kepada raja Persia. Jadi jelas kisah ini adalah sebuah kebohongan.

 khosrow

Kerajaan Persia Sassanian: Shahanshah Khosrow Parviz bersama Ratu Shahbanu Shirin dan Para Bangsawan Iran Tahun 7 AD

Buktidansaksi.com – Kisah Muhammad mengirim surat kepada Khosrow, raja Persia juga tidak dapat dipercayai, sama seperti kisah surat kepada Heraclius. Menurut mitologi Islam, Abdullah ibn Hudhafa menyampaikan surat Muhammad kepada Khosrow. Surat itu berbunyi:

“Demi nama Allah, Yang Maha Pengasih dan maha Penyayang! Dari Muhammad, utusan Allah, kepada Kisra Yang Agung dari Iran.[1] Damai bagi orang yang mencari kebenaran dan menunjukkan iman kepada Allah dan nabi-Nya dan bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan Ia tidak dipersekutukan, dan yang percaya bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan nabi-Nya. Di bawah perintah Allah, aku mengundangmu kepada-Nya. Ia telah mengutus aku untuk menuntun semua umat agar aku memperingatkan mereka akan murka-Nya dan memberikan ultimatum kepada orang-orang yang tidak beriman. Peluklah Islam maka engkau akan tetap aman. Dan jika engkau menolak menerima Islam, engkau akan bertanggung-jawab atas-dosa-dosa orang Majusi”.  (more…)

quranREPUBLIKA.CO.ID, PADANG — Seorang dosen Ilmu Filsafat dari Universitas Muhammadiyah Sumatra Barat (UMSB) berinisial MK diduga menginjak tafsir Alquran di dalam kelas.

Mantan Rektor UMSB, Shofwan Karim membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun ia membantah bahwa yang diinjak sang dosen adalah Alquran seperti yang beredar selama ini.

“Dia hanya bilang bahwa Alquran itu ciptaan kebudayaan, yang berbentuk Alquran sekarang buku tertulis,” kata dia kepada Republika, Rabu (22/4).

Berdasarkan informasi yang Shofwan terima, menurut MK, Alquran yang sebenarnya berada di Lauh Mahfuz. “Bukan menginjak Alquran, apa dia gila menginjak Alquran,” jelasnya.

Shofwan mengatakan, saat ini pihak rektorat telah memberhentikan MK. Pasalnya, setelah kejadian tersebut, muncul kegaduhan di kampus. Sehingga pihak rektorat menganggap MK yang bertanggung jawab atas kegaduhan tersebut. “Tapi karena menimbulkan kegaduhan, sudah diberhentikan oleh rektor,” ujar dia.

Dikatakannya, kejadian itu terjadi pada 8 April 2015 lalu. Sebelum menginjak tafsir Alquran, MK berbicara soal filsafat pendidikan.

“Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu…”

(Qur’an Sura An Nisaa 4:24)

“dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.”

(Qur’an Sura Al Muminuun 23:5,6)

 BOKO Haram

Gambar Sebagian dari ratusan siswi Kristen Nigeria yang diculik Militan Muslim Boko Haram dari asrama di sekolah mereka; dan yang telah dipaksa masuk Islam

Selasa,  5 Mei 2015

LAGOS – Sekitar 214 wanita hamil setelah diculik kelompok Boko Haram di wilayah timur laut Nigeria. Ratusan wanita itu merupakan bagian dari sekitar 700 wanita dan anak-anak gadis yang diselamatkan tentara Nigeria dari penyanderaan Boko Haram. (more…)

santri NU

Gambar Ilustrasi


Buktidansaksi.com
 – Seorang guru agama atau ustadz di kepulauan Sapeken, Sumenep, Madura, diduga telah melakukan tindak asusila terhadap santrinya sendiri. Tak tanggung-tanggung, kebejatan pengasuh pesantren yang berinisial AH (35) tersebut, diketahui telah dilakukan berkali-kali terhadap UT (15), hingga yang bersangkutan hamil diluar ikatan pernikahan. (more…)

Mufti Saudi Arabia itu mengatakan bahwa ini adalah bukti pengorbanan para wanita dan sebagai tanda ketaatannya kepada suaminya, disamping sebagai hasratnya supaya ia dapat menjadi satu dengan tubuh suaminya itu.

 mufti

BuktidanSaksi.com – Menurut laporan beberapa surat kabar Timur Tengah, Mufti Agung Saudi Arabia, Sheikh Abdul Aziz Al-Sheikh telah menciptakan sebuah sensasi setelah mengeluarkan sebuah fatwa baru yang mengijinkan seorang pria untuk memakan istrinya sendiri, dalam kondisi ketika si suami mengalami kelaparan hebat atau saat ia takut ia mengalami kelaparan. Berdasarkan Syariah atau hukum Islam, ia diperbolehkan untuk memakan bagian-bagian tubuh istrinya, atau memakan dagingnya sehingga ia tak lagi mengalami kelaparan. (more…)