Ayat Qur’an yang Diedit

Ketika Muhammad sangat kecewa dengan kegagalan misinya merekrut banyak pengikut, dia mencoba berdamai dengan kaum Quraish Pagan. Dia memuji ketiga anak perempuan dewa bulan Allah, yakni Allat, Uzza dan Manat, agar mendapat anugrah dari mereka. Akan tetapi Muhammad dengan cepat menyadari kesalahannya dan mengatakan bahwa semua nabi kadangkala dapat inspirasi dari Setan. Lalu dia pun membatalkan ayat2 15:19-23 dari Qur’an. Marilah kita baca ayat2 di Qur’an:

Q 15:19
Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran.
Q 15:20
Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakan pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezki kepadanya.
Q 15:21
Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya; dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran yang tertentu.
Q 15:22
Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.
Q 15:23
Dan sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi.

Ayat2 di atas tampaknya tiada hubungannya dengan Allat, Uzza atau Manat. Mengapa ayat2 ini lalu disebut ayat2 setan? Jawabannya dari pertanyaan ini adalah ayat2 ini adalah ayat2 terakhir yang dimasukkan Muhammad ke dalam Qur’an setelah Allah menegurnya karena berada di bawah pengaruh Setan. Muhammad mentaati perintah Allah. Dia mengganti ayat2 asli dengan ayat2 baru di atas. Jadi seperti apakah ayat2 aslinya?

Menurut William Montgomery Watt, salah satu penulis biografi Muhammad dan sejarah Islam yang paling terkemuka, ayat2 asli Q 15:19-23 berbunyi seperti ini:
(Watt, 1999, p.21; juga lihat ibn Ishaq, 2001, pp. 165-166):
Sudahkah kau mempertimbangkan Allat dan al-`Uzza dan Manat, yang ketiga, yang lainnya? Merekalah yang dimuliakan angsa2, Doa mereka diharapkan; Keserupaan mereka tidak dilupakan.

Sahih Bukhari Vol 4, Book 52 Number 069

http://www.usc. edu/dept/ MSA/fundamentals /hadithsunnah/ bukhari/052. sbt. html#004.052. 069
http://www.isna. net/library/ hadith/bukhari/ 052_sbt.html
http://www.witness- pioneer.org/ vil/hadeeth/ bukhari/052. htm
http://www.muslimac cess.com/ sunnah/hadeeth/ bukhari/052. html

Narrated By Anas bin Malik : For thirty days Allah’s Apostle invoked Allah to curse those who had killed the companions of Bir-Mauna; he invoked evil upon the tribes of Ral, Dhakwan, and Usaiya who disobeyed Allah and His Apostle. There was revealed about those who were killed at Bir-Mauna a Qur’anic Verse we used to recite, but it was cancelled later on. The Verse was: “Inform our people that we have met our Lord. He is pleased with us and He has made us pleased.”

Terjemahan
Diriwayatkan oleh Anas bin Malik: Selama tiga puluh hari Rasul Allah menyerukan nama Allah untuk mengutuk mereka yang membunuh sahabat-sahabat Bir-Mauna; dia menyerukan kejahatan terhadap suku Ral, Dhakwan, dan Usaiya yang tidak patuh pada Allah dan Rasulnya. Ada satu ayat Quran tentang mereka yang terbunuh di Bir-Mauna yang dulu sering kami baca, tetapi itu dikemudian dibatalkan. Ayat itu adalah: Beritahu orang-orang kami bahwa kami telah bertemu Tuhankami. Dia senang kepada kami dan Dia membuat kami senang.”
____________ _____
Sekedar info. Quran tetap memuat ayat2 ttg Allat Uzza & Manat.

http://www.usc. edu/dept/ MSA/quran/ 053.qmt.html
053.019
YUSUFALI: Have ye seen Lat. and ‘Uzza,
PICKTHAL: Have ye thought upon Al-Lat and Al-‘Uzza
SHAKIR: Have you then considered the Lat and the Uzza,

053.020
YUSUFALI: And another, the third (goddess), Manat?
PICKTHAL: And Manat, the third, the other?
SHAKIR: And Manat, the third, the last?

Terjemahan dlm bahasa Indonesia kok lain ? Yg diatas dlm 53-19 ditulis
‘Have you seen’ yg berarti ‘apakah kau melihat’. Sementara dibawah ini diterjemahkan sbg ‘apakah patut kamu …’
http://www.hashkali online.de/ qurani/indonezia n/sura53. html

[53.19] Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap Al Lata dan Al Uzza,

[53.20] dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)?

Advertisements