OLEH ALI SINA, PENDIRI FFI, murtad kelahiran Iran yang kini atheis dan tinggal di barat

Saya menerima banyak surat dari Muslim yang marah dan malah ada yang merengek agar saya menghapuskan situs ini. Ini semua tidak akan berpengaruh bagi saya. Saya menganggap celaan dan rengekan diatas sebagai tanda2 psychopathology, kelainan jiwa yang diidap semua pengikut Muhamad.

Jika anda tidak setuju dengan situs ini dan ingin menghilangkannya, maka daripada anda bergaya spt jagoan atau korban saya mengundang anda untuk membantah tuduhan saya terhadap Muhamad dan Islam. Jika anda mampu membuktikan bahwa apa yang saya katakan tidak berdasar, maka saya janji akan menghapus forum ini dan mengaku bahwa saya salah dan bahwa Islam memang agama kebenaran. Saya juga bersumpah akan membayar $50,000 U.S. dollar kepada siapapun yang berhasil membuktikan tuduhan saya salah dan bahwa Islam agama kebenaran, dgn cara obyektif (tidak secara subyektif).

Uang ini sbg tanda terima kasih dari saya karena anda menunjukkan saya jalan yang benar. Ah, apalah artinya $50,000 dollar ketimbang dibakar dan disiksa tuhan palsu ?

Tantangan anda :

Buktikan tuduhan saya terhadap Muhamad salah.

Saya menuduh Muhamad sbg seorang:

pemerkosa
pedofil (mengadakan hubungan sex dengan anak kecil)
assassin/pembunuh
pembunuh masal
tukang siksa keji
penipu
pembenci wanita
narcissist/cinta diri sendiri
maling dan perampok
pemimpin sebuah cult/agama palsu
sakit jiwa (paranoid, mendengar suara di kepala, halusinasi melihat jin, Satan dan malaikat, suka membayang2kan sex dgn isteri2nya padahal tidak, menderita depresi dan memiliki tendensi bunuh diri).

Muslim sering tanya: “lalu, siapa dong yang menentukan suksesnya upaya pembantahan terhadap tuduhan2 anda ?”

Debat saya dengan Muslim (dlm bahasa Inggris) ada di http://www.faithfre edom.org/ debates.htm yang dapat dilihat seluruh dunia. Baca ! Kau kira lawan2 saya itu memenangkan argumen mereka ?

Paling yang mereka katakan adalah :

a- Pembantahan atas otentisitas sumber2 Islam yang melaporkan cerita2 kejahatan Muhamad (contoh: debat dgn Edip Yukssel http://www.faithfre edom.org/ debates/EdipYuks el.htm)

b- Relativisme moral dan etika sesuai jaman, contoh. “Khan di jaman itu, pedofilia, pembunuhan, pemerkosaan, pembunuhan masal dan bahkan tipuan adalah adat masyarakat dulu, jadi Muhamad tidak bersalah kalau cuma mempraktekkan apa yang dilakukan orang jamannya, khan ?”

Muslim bahkan mempertanyakan keabsahan the Golden Rule (Prinsip2 Emas yang berarti : Perlakukan Orang Lain sebgm anda ingin orang Lain memperlakukan diri anda) untuk membuktikan bahwa kita tidak memiliki dasar untuk mengutuk Muhamad. Dgn kata lain, kejahatan bisa berarti kebaikan (contoh lihat debat dengan: Yamin Zakaria).

Sejauh ini, hanya kedua argumen diatas disampaikan Muslim. Maaf, tapi setiap orang yang punya otak bisa melihat rancunya argumen diatas.
Bacalah kedua debat itu. Kalau kau disini hanya untuk mengulang2 kerancuan logika diatas, saya sarankan, anda jangan buang2 waktu anda. Seperti anda lihat, kami sudah menangkisnya.

Tuduhan2 saya terhadap Muhamad itu tidak ada yang dapat jawab.
Kau sulit membuktikan saya salah karena saya memakai bukti2 yang dilaporkan dalam sumber2 Islam sendiri. Jadi dgn demikian mereka adalah kesaksian dan pengakuan. Dalam sebuah pengadilan, kau tidak dapat membebaskan seorang pelaku kejahatan dari tanggung jawabnya kalau ia sudah mengaku … kecuali kau menyatakan dirinya tidak waras. Itu persisnya yang saya maksudkan ! Oleh karena itu saya menawarkan
$50,000 kepada siapapun yang bisa membuktikan tuduhan2 saya itu tidak berdasar.

Jika saya memiliki keraguan se-cuil-pun, saya tidak akan taruhan uang saya dan tidak mungkin saya berani menantang tuhan yang sadis macam
“Allah” yang hobinya menggoreng manusia di akhirat hanya karena menolak untuk percaya kepadanya. Saya yakin seyakin2nya bahwa Muslim tidak mampu menangkis bahwa Muhamad seorang pembohong dan “Allah” adalah ciptaan Muhamad. Ini sudah saya buktikan berulang kali.

Untuk membaca tuduhan saya dengan lebih detail, baca juga debat saya dengan Mr. Shahzad. Saya harus menambahkan bahwa Mr. Shahzad bukan Muslim rata2. Ia sanggup secara intelek mendebatkan kasusnya dan tidak pernah menggunakan kerancuan logika ataupun penghinaan. Saya tidak berhasil meyakinkannya untuk meninggalkan Islam tetapi saya respek padanya.

Nah, sebelum anda mencoba membantah saya, tolong terlebih dahulu anda B A C A paling tidak salah satu dari ketiga debat itu dan tulislah hal2 B A R U yang ingin anda katakan. Kalau tidak, saya tidak akan membaca apalagi membalas email anda. Tolong dimengerti bahwa saya tidak dapat mengulang2-i hal yang sama kepada satu milyar Muslim.

Saya dibanjiri permintaan untuk debat dengan Muslim dan kebanyakan dari mereka bukan pakar. Nah, jangan lagi minta debat kalau kalian hanya mau mengulang2. Hanya satu hal yagn harus kalian lakukan, BUKTIKAN BAHWA TUDUHAN SAYA TERHADAP MUHAMAD SALAH. Untuk itu kalian tidak perlu berdebat dengan saya. Saya bisa buktikan bahwa Socrates, Marx dan Freud salah, bahkan setelah mereka mati. Anggaplah saya mati dan buktikan tuduhan saya salah.

B A C A, saya ulang, B A C A debat2 saya terdahulu. Mulailah dari situ.
Baru kalau anda siap, pasanglah bantahan anda di forum ini.

Lucunya Muslim memang doyan menyatakan kemenangan bahkan jika mereka jelas2 kalah. Seorang muslim tidak akan pernah mengaku kalah.
Jawaban khas Muslim adalah : “Terima kasih A Sina, kepercayaan saya dalam Islam semakin kuat setelah saya baca situs anda”.

Nah, bgm orang semakin kuat kepercayaannya setelah membaca bukti bahwa orang yang dipujanya ternyata seorang “criminal psychopath” ? Apakah ini bukti bahwa Muslim memang mengakui bahwa mereka memang memuja tuhan buas (“a demonic god”) ?

Saya malah pernah berdebat dgn Muslim yang menyatakan kemenangan karena menurut mereka : saya tidak berhasil membuktikan bahwa hubungan seksual Muhamad (53 tahun) dengan Aisha yang berumur 9 tahun itu sebenarnya pedofilia !! Saya menganggap ini fakta yang tidak lagi memerlukan bukti. Saya tidak perlu membuktikan bahwa matahari dan bersinar pada pagi hari. Kecuali orang itu buta. Maka bukti apapun, percuma.

Untuk terakhir kali, saya ulangi lagi : tantangan disini bukan untuk membuktikan kekurangan pribadi saya, Ali Sina, melainkan apakah tuduhan saya terhadap Muhamad salah. Bagi seorang nabi, ia harus dibebaskan dari semua tuduhan.

Muhamad mengaku memiliki “ahlak moral tinggi” (68:4) dan “contoh baik yang harus diikuti” (33:21). Ia menganggap diri sbg “pengampunan Tuhan bagi seluruh dunia” (21:107). Tentu orang macam itu tidak mungkin pernah memperkosa, meniduri anak ingusan, perampok dan pembunuh masal.

Pesan saya juga: percuma anda mengirimkan saya link2 atau URL situs2 Islam, seakan2 ada hal baru yang perlu saya ketahui. Saya sudah membaca semua situs itu, mereka mengulang2 nonsens yang sudah saya bantah.

Nah, selamat mem B A C A, baru bantah bukti2 saya.

Ali Sina