Assalaamua’laikum wa rahmatulaahi wa barakaatuh

Bismillahi Rahmanir Rahim

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

Seratus empat orang lelaki, wanita dan kanak-kanak pada 19 Desember 1997 telah bertolak dari Jakarta menuju ke Singapura dengan pesawat Boeing 737 nombor penerbangan MI185. Pasti tidak ada seorangpun diantara para penumpang pesawat itu yang menduga bahawa meraka akan menghadapi maut tidak lama setelah mereka bertolak dari Jakarta . Malangnya, pesawat tersebut nahas dan jatuh berkeping-keping di Palembang, dekat Sungai Musi dan semua orang penumpang telah terkorban nyawa.

Diseluruh dunia ini tidak terhitung betapa banyaknya orang yang mati dalam berbagai malapetaka seperti itu; bencana alam yang datang dengan tiba-tiba seperti gempa bumi, angin taufan, kapal tenggelam, kecelakaan laulintas dan lain-lain lagi. Setiap hari, ada orang yang meninggal bahkan pada waktu anda membaca tulisan ini ada orang yang sedang menghadapi maut. Ramai orang yang berusaha untuk hidup lebih lama melalui senaman, berhenti merokok, makan vitamin-vitamin dan sebagainya.

Namun kita tidak dapat menyangkal kenyataan. Pada suatu hari kita akan meninggal dunia juga, dan apa saja yang kita lakukan tidak dapat menghalang ketibaan masa itu. Ada yang berkecenderungan bahawa kita tidak akan mati apalagi jika segalanya berjalan dengan baik, jika tidak ada kekurangan, jika ekonomi melambung, suasana aman damai, dan kita cukup makan. Kematian terlalu mudahnya dilupakan.

Yang sebenarnya ialah kematian adalah sesuatu hakikat yang tidak dapat dielakkan oleh sesiapapun di dunia ini. Ramai juga yang berpendapat bahawa kematian adalah persoalan orang-orang yang sudah tua saja, tetapi sebenarnya, kematian itu tidak memandang umur. Sepastinya matahari terbenam setiap hari, kematian pasti akan tiba, sama ada orang yang berkuasa, berpangkat, pandai kaya atau miskin. Kematian itu menjadikan mereka yang berpangkat tinggi setanding dengan yang miskin atau berpangkat rendah.

Manusia ditetapkan mati hanya sekali saja dan setelah itu akan dihakimi. Anda diminta untuk bersiap sedia dan berwaspada akan datangnya saat kematian dan selepas itu bersiap pula untuk mempertanggungjawabkan segala yang telah anda melakukan sewaktu didunia ini kepada HAKIM AGUNG. Dialah yang berkuasa untuk memasukkan anda ke SYURGA atau mencampakkan anda ke Neraka Jahanam.

DUNIA INI SEMENTARA SAJA !

Apakah maknanya kehidupan ini?

Kehidupan ini sama seperti asap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Sesungguhnya manusia seperti nafas saja, dan semuanya sia-sia.

Ramai yang berharap hanya untuk kehidupan di dunia ini. Setiap hari mereka hanyalah sibuk dengan urusan-urusan dunia ini; sibuk mencari duit, sibuk bekerja, sibuk dengan kesukaan. Mereka melupakan diri bahawa saat akan tiba apabila segalanya berakhir dan kita kembali kepada KHALIQ kita. Kehidupan juga penuh dengan penderitaan dan air mata. Kita mengalami jauh lebih banyak penderitaan di dunia ini dipertimbangkan dengan kesenangan dan keseronokan yang kita memperolehi.

Syaitan mengajukan supaya menikmatilah kesenangan-kesenangan dunia dengan puas-puas dan buatlah dosa kemudian jadilah penghuni neraka untuk selama-lamanya. Walau bagaimanapun Allah memberi petunjuk, ajaran dan jalan untuk mengendalikan diri kerana kehidupan yang sebenarnya bukanlah di dunia yang sementara ini tetapi di SYURGA yang kekal. Jadi berwaspadalah supaya jangan menghanyutkan diri dalam dosa dan kesenangan-kesenangan dunia yang sementara saja tetapi ikutilah ajaran dan Jalan Allah agar anda hidup selamanya dalam rahmatNya.

Di akhirat ada dua tempat tujuan bagi roh manusia iaitu Syurga dan Neraka. Seketika roh manusia ditentu masuk ke salah satu tempat itu, maka orang itu akan kekal di situ. Manakah yang anda pilih?

SURGA

Inilah tempat bersara yang paing indah dimana taman-taman yang teduh dapat dinikmati dan ada kesabaran, kehormatan dan salam. Disini mereka yang disucikan dari dosa akan hidup bersenangan sambil memuji Allah yang menghapuskan dukacita mereka untuk selama-lamanya.

Fikiran kita tidak mampu membayangkan bagaimana indahnya syurga itu. Orang yang menuruti ajaran Allah dan mengikuti jalan yang ditunjukkanNya akan berada di tempat ini.

Hanya Isa Anak Maryam yang langsung masuk Surga kerana Dia suci.

(Maryam, 19:19)

Bahkan Dia terkemuka di dunia dan di akhirat …

(Al Imran, 3:45)

NERAKA

Inilah tempat siksaan yang mengerikan dan tempat kesedihan serta kesengsaraan, dimana pakaian, selimut dan tempat tidur dibuat api. Di atas kepala dan di bawah kaki, api berlapis-lapisan. Dimana-manapun penuh api, asap hitam, dan kegelapan. Mata menjadi buta, telinga menjadi tuli dan mulut menjadi bisu. Mereka yang berada disini mengalami penderitaan yang tidah berhenti. Mereka tidak mati dan tidaklah hidup juga, tetapi mengalami siksaan tanpa kesudahan.

Sejak manusia pertama, Nabi Adam dan Hawa, menuruti kata-kata godaan Syaitan, mereka telah disentuh Syaitan dan memiliki dosa, maka semua manusia sudah berdosa dan jauh daripada Allah yang menyelamatkan mereka. Oleh itu, mereka akan dihukum dengan hukuman neraka.

“Dan tidak seorang diantara kamu, melainkan mendatanginya (masuk neraka) dan ini bagi Tuhanmu adalah ketetapan yang sudah dipastikan…”

(Maryam, 19:71)

JALAN KE SURGA

Agama dengan syariat-syariatnya harus ditaati dan dilaksanakan sepanjang umur hidup manusia. Manusia juga diharuskan untuk selalunya bermurah hati. Hanya apabila manusia dapat menjalankan segala hal-hal tersebut dengan penuh maka manusia dapat mencapai Syurga. Mungkinkah kita hidup kehidupan kita dengan sempurna?

Berapa tekunkah kita sepatutnya menjalankan syariat-syariat agama ataupun berapa banyakkah kita berkemurahan hati agar dapat masuk ke Syurga? Kami semua telha berdosa; bahkan perbuatan kami yang terbaik pun kotor dan najis. Kerana dosa kami, kami akan lenyap seperti daun layu diterbangkan angin.

Adakah tolok ukur yang pasti apabila menjalankan hal-hal tersebut agar kita dapat masuk Syurga? Tidak ada!

Oleh kerana manusia tidak akan past agar dapat masuk ke Syurga maka banyak orang tinggal keragu-raguan, dengan kebimbangan dan kegelisahan. Sepanjang zaman orang selalu berdoa kepada Allah agar ditunjukkan jalan yang harus diikuti manusia agar dapat mencapai Syurga.

Kita semua seperti domba yang sesat, masing-masing mengikut jalan sendiri. Tetapi Allah menjatuhkan hukuman kepadanya, hukuman yang seharusnya dijatuhkan kepada kita.

“Indinash shiraathal mustaqiim”

Tunjukilah kami jalan yang lurus … (Al Fatihah, 1:6)

“Yaa ayyuhai ladziina aamanut taqullaaha wabtaghuu ilaihi wasiilata …”

Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepadaNya…

(Al Maidah, 5:35)

Sudahkah anda menemui jalan itu?

Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang

Oleh karena Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang maka Allah di dalam Al Quran telah menunjukkan jalan dan petunjuk-petunjuk yang diberi jelas patut diikuti agar manusia dapat mencapai Surga. Marilah kita renungkan Al Quran dan Hadis seperti yang tersebut dibawah ini.

Petunjuk-petunjuk Al Quran dan Hadis agar manusia dapat mencapai Surga
Isa AS ialah jalan yang lurus yang patut diikuti

“Wa innahu la’ilmu lis saa’ati fa laa tamtarunna bihaa wa tabi’unni haadzaa shiraathum mustaqiim…”

Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat kerana itu janganlah kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku. Inilah jalan yang lurus … (Az Zukhruf, 43:61)

Isa AS pembawa keterangan dan patut ditaati

“Wa lammaa jaa-a ‘Isa bil bayyinaati qaala qad ji’tukum bil hikmati wa li ubayina lakum ba’dhal ladzii tathtalifuuna fiihi fat taqullaaha wa athii’u…”

Dan tatkala Isa datang membawa keterangan. Dia berkata sesungguhnya Aku datang membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian yang apa kamu perselisihkan tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaKu… (Az Zukhruf, 43:63)

Isa AS mengatakan perkataan yang benar

“Dzaalika ‘isabnu Maryama qaulal haqqil ladzil fiihi yamtaruum…”

Itulah Isa putra Maryam yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenaranNya… (Maryam, 19:34)

Isa AS itu utusan Allah dan FirmanNya

“Inamal Masihu ‘isabnu Maryama rasullahi wa kalimatuhu …”

Sesungguhnya Isa Al Masih putra Maryam itu utusan Allah dan FirmanNya…

(An Nisa, 4:171)
Isa AS adalah Roh Allah dan KalimatNya

“Isa faa innahu Rohullah wa kalimatuhu…”

Isa itu sesungguhNya Roh Allah dan FirmanNya

(Hadis Anas bin Malik hal.72)

Isa AS adalah Roh Allah yang menjelma menjadi Manusia yang sempurna

“… arsalnaa ilaihaa ruuhanaa fa tamatstsala lahaa basyaran sawiyya.”

…Kami mengutus Roh Kami kepadanya, maka ia menjelma di hadapannya menjadi Manusia yang sempurna… (Maryam, 19:17)

Isa AS adalah satu-satunya Imam MAHDI

“Laa mahdia illa isabnu Maryama…”

Tidak ada Imam MAHDI selain Isa putra Maryam… (Hadis Ibnu Majah)

Isa AS dilahirkan bukan dari bapa Insani, tetapi dari Roh Allah

“Wallatii ahshanat farjahaa fa nafakhnaa fiihaa mir ruuhinaa Wa ja’alnaahaa wabnahaa ayatal lil ‘aalamiin”

Ingatlah kisah seorang perempuan yang memelihara kehormatannya (Maryam) lalu Kami tiupkan kepadanya Roh Kami (Roh Allah) dan Kami jadikan dia dan Anaknya tanda (kuasa Allah) bagi semesta alam. (Al Anbiyaa, 21:91)

Isa AS lahir, mati dan dihidupkan kembali

“Wa salaamu ‘alayya yauma wulittu, wa yauma amuutu, wa yauma ub’atsu hayaa.”

Dan sejahtera atasNya pada hari Dia dilahirkan, pada hari Dia wafat, dan pada hari Dia dibangkitkan hidup kembali.”(Maryam, 19:33)

Isa AS mati, diangkat dan pengikutNya dipilih atas orang kafir

“Idz qaalallahu yaa Isa, innii mutawafiika, wa raafi’uka ilayya, wa muthahhiruka minal ladzinaa kafaruu, wa jaa’ilul ladzina tabauka fauqal ladzina kafaruu ilaa yaumil qiyamati.”

Ingatlah tatkala Allah berfirman; Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanMu, dan mengangkatMu depadaKu, dan akan menyucikan Engkau dari orang-orang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutiMu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat.” (Al Imran, 3:55)

Isa AS menyembuhkan orang buta sejak lahir

“Wa ubriul akmaha, wal abrasha, wa uhyil mautaa bi idznillah.”

Dan Aku menyembuhkan orang buta sejak dari lahirnya dan orang yang berpenyakit sopak, dan Aku sanggup menghidupkan orang mati dengan seizin Allah. (Al Imran, 3:49)

Isa As menghidupkan orang mati

“… wa idz tuhuriijul mautaa biidzni…”

… dan diwaktu Kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan izin Ku… (Al-Maidah, 5:110)

Isa AS diberi mujizat dan Roh Kudus

“Wa aatainaa ‘isabna Maryam bayyinaati wa ayyadnaahu bi ruuhil qudusi.”

Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam, beberapa mujizat serta Kami perkuat Dia dengan Roh Kudus. (Al Baqarah, 2:253)

Kafirlah orang yang menolak Isa AS

“Wa bi kufrihim wa qaulihim ‘alaa Maryama buhtaanan ‘azhiimaa.”

Dan kerana kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zinah).

(An Nisa, 4:156)

Isa AS akan diimani oleh semua ahli kitab

“Wa im min ahlil kitaabi illa la yu’minanna bihi qabla mauthihiiwa yaumal qiyaamati yakunnu ‘alaihim syahiidaa.”

Dan tidak seorangpun dari ahli kitab melainkan akan beriman kepada Isa sebelum matiNya, dan pada hari kiamat. Dia menjadi Saksi terhadap mereka. (An Nisa, 4:159)

Tidak menurut Taurat dan Injil, maka tidak dipandang beragama

“Qui yaa ahlal kitaabi lastum ‘alaa syai-in hattaa tukimut tauraata wal injiila wa maa unzila ilaikum mir rabbkum”

Katakanlah: “Hai ahli kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran ajaran Taurat, Injil dan apa apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. (Al Maidah, 5:68)

Al Quran induk dari Taurat dan Injil

“Wa innahu fii ummil kitaabi ladainaa ia ‘aliyyuna hakiim.”

Dan sesungguhnya Al Quran itu dalam induk Alkitab, di sisi Kami adalah tinggi dan penuh hikmat. (Az Zukhruf, 43:4)

Isa AS berkuasa/terkemuka di dunia dan di akhirat

“Idz qalatil malaikatu yaa Maryama innallaaha yubasyiruki bi kalimatim minhus muhul masihu ‘isabnu Maryama wajihan fiddun-yaa wal akhirati wa minal muqarrabiin.”

Ketika malaikat berkata, hai Maryam sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan Kalimah daripadaNya namannya Al Masih putra Maryam, terkemuka di dunia dan di akhirat dan orang yang paling dekat pada Allah. (Al Imran, 3:45)

Hazrat Isa AS yang paling berkuasa dan terkemuka di dunia dan di akhirat. Hasrat Isa AS adalah petunjuk kepada jalan yang lurus. Pengikut-pengikut Hazrat Isa AS dipilih atas orang-orang kafir. Jadi ikutlah Hazrat Isa AS pasti anda akan masuk ke Syurga. Begitu penting Hazrat Isa AS sehingga di dalam Al Quran nama Hazrat Isa AS disebut sebanyak 97 kali.

Jika Yang Berhormat Perdana Menteri menjemput anda ke Istana Negara, sudah pasti anda percaya bahawa anda akan diberi masuk ke istana. Ini kerana Yang Berhormat Perdana Menteri adalah yang paling berkuasa di negara dan berhak bertindak begitu.

Jika jemputan ke Istana ditanda tangan seorang yang berpangkat rendah saja, tentu anda akan meragui kebenaran jemputan itu. Jangan-jangan menuju ke Istana hanya dilarang masuk apabila tiba disana. Sedemikian, Hazrat Isa AS diberi hak memerintah atas Syurga. Oleh kerana itu, sudah pasti bahawa kepercayaan akan jemputan Hazrat Isa AS tidak akan diragui lagi. Percayalah akan jemputan Hazrat Isa AS dan anda pasti memasuki Syurga.

TEMAN YANG MAHA TINGGI

Doa Nabi Muhammad SAW sebelum beliau wafat:

Ya Allah! Ampunilah saya! Kasihanilah saya dan hubungkanlah saya dengan Teman Yang Maha Tinggi …

(Hadis Shahih Bukhari 1573)

Lalu beliau mengangkat tangannya sambil mengucapkan: “Teman Yang Maha Tinggi”

Lalu beliau wafat dan rebahlah tangan beliau.

(Hadits Shahih Bukhari 1574)

Siapakah “Teman Yang Maha Tinggi” itu?

Menurut catatan para Hadis Sahih Bukhari, ialah “Malaikat dan Nabi-nabi”. Malaikat tidak disebut yang Maha Tinggi, jadi “teman” beliau bukan malaikat tetapi seorang nabi. Lalu siapakah diantara nabi yang layak disebut:

“Yang Maha Tinggi”?

Nabi-nabi yang terkenal yaitu:

“Adam Shafiyulah” = Adam AS disucikan Allah

“Nuh Najiyullah” = Nuh AS diselamatkan Allah

“Ibrahim Khalillulah” = Ibrahim AS dikasihi Allah

“Isma’il Dzabiihullah” = Ismail AS dikurbankan Allah

“Musa Kaliimullah” = Musa AS difirmankan Allah

“Dawud Kalifatullah” = Dawud AS dipimpin Allah

(Majmu’ Syarif)

Namun beliau telah bersabda:

“Anaa aulan naasi bi ‘iisabni Maryam fid dun-yaa wal aakhiraati wal anbiyaau ikhwaatul li’allaatin ummahaatuhum syattaa wa diinuhum waahid.”

Saya yang lebih dekat Isa anak Maryam di dunia dan di akhirat. Semua nabi itu bersaudara kerana seketurunan. Ibunya berlainan sedang agamanya satu.

(Hadis Shahih Bukhari 1501)

“…’lisabnu Maryam wajihan fid dun-yaa wal aakhirat…”

… Isa putra Maryam yang terkemuka di dunia dan di akhirat …

(Al Imran, 3:45)

“Wal Iadzii nafsii bi layusyikanna ayyanzila fil kumubnu Maryama hakaman muqsithan”

Demi Allah yang jiwaku di tanganNya, sesungguhnya telah dekat masanya ‘Isa Anak Maryam akan turun di tengah-tengah kamu. Dia akan menjadi Hakim yang Adil …

(Hadis Shahih Muslim 127)

“Laa mahdiya illa isabnu Maryama”

Tidak ada Imam MAHDI selain Isa putra maryam

(Hadis Ibnu Majah)

… Isa itu Rohullah, Rasullah dan Kalimatullah.

(Anas bin Malik hal. 72, An Nisa, 4:171)

Maka “Teman Yang Maha Tinggi” itu adalah Isa Al Masih Anak Maryam.

“… wattabi’unni haadzaa shiraathum mustaqiim.”

…ikutilah Aku, inilah jalan yang lurus. (Az Zukruf, 43:61)

Sudahkah anda menerimaNya Sebagai Pembuka/Petunjuk jalan yang lurus kepada Allah?

Wassalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.

NABI-NABI TIDAK DAPAT MENYELAMATKAN

Dari Abu Huraira r.a. katanya: “Rasulullah saw. Berdiri ketika Tuhan yang Maha Mulia dan Maha Besar menurunkan ayat yang artinya: “Dan berilah peringatan kepada kaum famili engkau terdekat!” lalu beliau bersabda: “Hai kaum Quresy! (atau perkataan yang serupa dengan itu). Tebuslah dirimu! Saya tiada dapat menolongmu barang sedikitpun dari siksa Tuhan. Hai bani Abdi Manaf! Saya tiada bisa menolongmu sedikitpun. Hai Abbas anak Abdul Mutholib! Saya tiada bisa menolongmu sedikitpun dari siksa Tuhan. “Hai Safiah, bibi Rasulullah! Saya tiada bisa menolongmu sedikitpun dari siksa Tuhan. Hai Fatimah binti Muhammad! Mintalah kepada saya harta dan saya tiada bisa menolongmu sedikitpun dari siksa Tuhan!”. (Hadits Shohih Bukhori 1261)

Juga Nabi tiada tahu apa yang diperbuat terhadap dirinya dan ummatnya.

“… Bukanlah aku yang pertama diantara rasul rasul, dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan terhadap kamu …” (QS. 46 Al Ahqaaf -bukit pasir – 56)

Oleh karena itu orang muslim setiap hari mendoakan Nabinya, sahabat sahabat nabi dan sanak kerabat nabi dalam bentuk sholawat. Sesuai dengan apa yang diperintahkan Allah dalam Alquran-Nya.

“sesungguhnya Allah dan malaikat malaikat-Nya bersolawat untuk nabi. Hai orang orang yang beriman hendaklah kamu memohon rahmat dan keselamatan untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33 Al Ahzaab – golongan yang bersekutu -56)

CARA MENDAPATKAN KESELAMATAN

Menurut Hadits ada beberapa cara mendapatkan keselamatan:
Tidak syirik yang dapat masuk syurga

Abu Dzar mengatakan bahwa Rasulullah saw. Bersabda: “Seseorang datang kepadaku dari Tuhanku membawa berita (mungkin katanya: membawa brita gembira):”Sesungguhnya barang siapa diantara umatku yang mati sedangkan dia tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apapun orang itu masuk surga.” Aku bertanya: “Sekalipun orang itu berzinah dan mencuri?” Jawab nabi: “ya, sekalipun dia berzinah dan mencuri.” (Hadits Shohih Bukhori 647)
Masuk syurga kerana Rahmat Allah

Bersumber dari Abu Huraira, beliau Rasulullah berkata: “Mendekatlah dan berusahalah benar! Ketahuilah, bahwa setiap orang diantara kalian tidak bakal selamat karena amalnya.” Para sahabat bertanya: “Ya Rasulullah, tidak juga engkau?” Rasulullah bersabda: “Tidak juga aku, kecuali bila Allah melimpahiku dengan rahmat dan karunia dari-Nya.” (Hadits Shohih Muslim Oleh KH.Adib Basri Mustafa hal. 819 no. 76)

Bersumber dari Jabir, beliau bersabda: “Aku mendengar Nabi saw. Bersabda: “Tak seorangpun diantara kalian dimasukkan oleh amalnya ke dalam surga dan tidak pula diselamatkan dari neraka begitu pula aku, kecuali dengan rahmat dari Allah. (Hadits Shohih Muslim Oleh KH.Adib Basri Mustafa hal. 819 no. 77)

Bandingkan dengan Alkitab: “Sebab karena kasih karunia (rahmat Allah-red) diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah”. (Efesus 2 : 8)

RAHMAT ALLAH

Isa Almasih adalah Rahmat Allah

Maryam berkata, “Bagaimana akan ada bagiku seorang anak laki laki, sedang tidak pernah seorang manusiapun menyentuhku dan aku bukan (pula) seorang pezinah!” Jibril berkata: “hal itu adalah mudah bagiku; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal ini itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan.”
(QS. 19 Maryam 20-21)

Setiap hari orang muslim di dalam solat dan doanya selalu berdoa kepada Allah meminta dan memohon kepada Allah agar ditunjuki jalan yang lurus, supaya jangan tersesat dan tidak mendapatkan laknatullah melainkan mendapatkan rahmatullah.

“Tunjukilah kami jalan yang lurus” (QS. 1 Al Faatihah – pembukaan – 6)

sebenarnya di dalam Alquran banyak sekali mengandung mutiara-mutiara yang indah apabila kita mau jujur dan mau menggali dan mempelajari Alquran dengan benar, Alquran tidak hanya untuk menjadi hiasan atau bacaan saja, karena sangat lah berguna untuk keselamatan di dunia dan di akhirat, dan Alquran sendiri sudah menunjukkan jalan yang lurus itu bagi umat manusia.

JALAN YANG LURUS

Jalan yang lurus atau Shiraatal Mustaqiim itu menurut Alquran adalah Isa Almasih anak Maryam yang juga harus diikuti dan ditaati oleh setiap umat manusia. Alquran sudah menjawab bahwa apabila kamu ingin mendapatkan jalan yang lurus yang dapat membawa kita menuju ke surga maka ikuti Isa dan mengamalkan ajaran ajaran-Nya

“Dan sesungguhnya Isa itu benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat karena itu janganlah kamu ragu tentang hari kiamat itu dan ikutlah Aku itulah jalan yang lurus.” (QS. 43 Az Zukhruf – perhiasan – 61)

” … maka bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.” (QS. 43 Az Zukhruf – perhiasan – 63)

Perhatikan ayat berikut ini:
Isa terkemuka di dunia dan di akhirat

“namanya Almasih Isa putera Maryam, seorang yang terkemuka di dunia dan akhirat, dan salah satu daripada orang orang yang dekat (kepada Allah) (QS. 3 Ali Imraan – keluarga Imran – 45)

Isa Utusan Allah dan Firman-Nya

“Sesungguhnya Isa Almasih putera Maryam itu utusan Allah dan Firman-Nya … ” (QS. 4 An Nisa – wanita -171)

Isa adalah Roh Allah dan Firman-Nya

“Isa itu sesungguhnya Roh Allah Dan Firman-Nya” (Hadits Annas ibnu Malik Hal. 72)

Isa satu satunya imam mahdi

“Tidak ada Imam Mahdi selain Isa Putera Maryam” (Kitab Majah bab Ayyidatuzzaman)

Hazrat ‘Isa wafat dan telah diangkat

(Ingatlah!) tatkala Allah berfirman: “Hai Isa, sesungguhnya Aku akan mewafatkanmu, dan mengangkatmu kepada-Ku, dan akan mensucikan engkau dari orang orang kafir, dan menjadikan orang orang yang mengikutimu diatas mereka yang kafir hingga hari kiamat.” (QS. 3 Ali Imraan – keluarga Imran -55)
Isa adalah hakim yang adil

“Demi Allah yang jiwaku ditangan-Nya, sesungguhnya telah dekat masanya Isa anak Maryam akan turun ditengah kamu. Dia akan menjadi hakim yang adil …” (Hadits Shohih Muslim 127)

Jika kita ringkaskan keselamatan itu bukanlah merupakan hasil manusia berupa amal saleh atau melaksanakan setiap pengamalan-pengamalan ritual agama yang mereka lakukan melainkan oleh karena rahmat dan karunia Allah yang diberikan kepada menusia melalui Isa Almasih. Rahmat dan karunia Allah ini bukan untuk orang orang tertentu melainkan untuk seluruh umat manusia . Untuk memperoleh rahmat dan karunia Allah ini kita perlu mengikuti dan mentaati shiraathal mustaqiim (Jalan yang lurus) yaitu Isa Almasih putera Maryam.

Oleh karena itu kita harus menyadari bahwa kesempatan hidup di dunia ini hanya sekali dan waktunya sangat singkat, selama hidup di dunia ini janganlah salah memilih jalan karena apabila kita salah memilih jalan, maka akibatnya sangat fatal yang membawa kita masuk ke dalam neraka yang abadan abadan dan tidak ada yang dapat membatalkannya.

Ikutilah dan taatilah shiraatal mustaqiim supaya anda memperoleh keselamatan yang pasti.

“Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut”. (Amsal 14:12, 16:24)

Sayyidina wa Robbina Isa Almasih sendirinya telah menubuatkan bahwa diakhir zaman nanti akan muncul nabi nabi palsu dan ajaran ajaran palsu yang membuat orang bingung dan tersesat.

“Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda tanda yang dahsyat dan mujizat mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang orang yang terpilih juga”. (Matius 24 : 24)