-Muslim selalu bersikeras bahwa ayat-ayat penuh kekerasan dlm Quran hanya berlaku bagi insiden-insiden dijaman Muhamad, namun Muslim bersikeras juga bahwa Quran adalah buku suci bagi “segala jaman dan segala bangsa.”

-Muslim bersikeras bahwa tindakan2 Mohamad tidak dapat dinilai dgn standar2 HAM sekarang, namun dilain pihak Muslim bersikeras bahwa Muhamad “Contoh bagi semua umat manusia” sekarang.

-Muslim bersikeras bahwa Islam adalah “agama damai”, sementara pd waktu bersamaan membanggakan kemenangan2 militer Muhamad.

-Muslim bersikeras bahwa “kebenaran jauh dari kesalahan-truth stands from error” dan bahwa Islam dgn sendirinya dan dgn sangat jelas nampak sbg “satu2nya agama yg benar”, sambil menindas semua kritik dan diskusi ttg Islam. -Muslim bersikeras bahwa UU di Arab Saudi dan adalah total TIDAK Islam, tapi memaksakannya agar diberlakukan di Barat, India dan masy2 kafir lainnya.

-Ini dia nih ! Muslim sangat amat bersikeras bahwa wanita mencapai kebebasan TULEN lewat Islam! Namun mereka lupa bahwa shariah jelas2 membedakan antara wanita dan lelaki.

-Muslim bersikeras bahwa wanita memang benar2 merasa “dibebaskan” dgn mengenakan semacam kain pada kepala mereka.

-Muslim bersikeras bahwa jihad sama sekaliiiii tidak ada hubungannya dgn kekerasan. Amit2 deh ! Jihad itu cuma menggunakan pena lho, atau cuma puasa kenceng lho … itu doang … tapi giliran Bin Laden menyerukan jihad lewat AK47 atau senjata atom, Muslim justru marah dgn NONMuslim yg ketakutan dan bersiap2 membela diri. Muslim justru memarahi NonMuslim kalau ada negara Muslim yg ingin mengembangkan bom atom utk `menghancurkan Israel dari muka dunia ini.’

-Muslim bersikeras bahwa kebanyakan (atau hampir SEMUA) penemuan ilmiah diramalkan dlm Quran, namun tidak seorangpun menciptakan sesuatu karena Quran.

-Muslim ngotot kabeh akan hak azasi mereka dan nguuotot mendirikan mesjid2 disetiap pelosok di wilayah Barat, sambil tentunya melarang kafir masuk Mekah dan Medinah, apalagi mendirikan gereja2/pura2/sinagog2 atau mengajarkan ttg agama lain di negara Islam.

-Muslim bersikeras bahwa wanita dlm Islam memang beruntung karena disederajadkan dgn lelaki yg tidak pernah dicapai negara kafir manapun. Tapi bersikeras bahwa Muslim berhak memukul istri mereka sbg “upaya terakhir” atau mentalaq bini lewat email sebanyak 3 kali, atau mengambil istri nomor 2, 3 & 4.

-Muslim bersikeras bahwa Islam menentang perbudakan dan lalu menunjukkan betapa `manusiawi’ Muhamad memperlakukan ‘budak2nya’ !

-Islam, kata Muslim, adalah “a complete way of life”, bukan sekedar agama. Namun kalau ada yg mengritik hal2 spt burka atau honor killings (pembunuhan demi harga diri), mereka mengatakan, `LOH ! Itu khan salah “budaya”nya, bukan Islamnya … jeng, gitu lho !’

-Muslim bersikeras bahwa Quran adalah kata2 Tuhan yg bebas dari salah cetak dan salah kata dan tidak berubah satu titik-koma pun sejak kematian Muhamad. Padahal giliran mereka dihadapkan pada eksistensi berbagai macam versi Quran dan fakta sejarah yg menunjukkan adanya perubahan2 pada Quran, Muslim akan histeris kalang kabut dan mengancam dgn pembunuhan.

-Muslim menuntut segala macam hak istimewa di negara2 kafir, sambil membunuhi kafir2 di negara2 Islam yg cuma menuntut kebebasan beragama.

-Muslim bersikeras bahwa Islam me-liberalisasi wanita, padahal tidak ada satu masyarakat Islampun memperlakukan wanita dgn adil.

-Muslim bersikeras bahwa suatu hari Islam akan mendominasi dunia saat negara2 Muslim semakin tenggelam dlm kemiskinan dan tidak lama lagi menghadapi bencana kelaparan.

-Muslim bersikeras bahwa Muhamad adalah `insan alkamil,’ contoh sempurna dan rahmat Tuhan bagi manusia, sambil sengaja menyembunyikan atau pura2 lupa akan fakta bahwa Muhamad seorang tukang tipu, pemerkosa, penyiksa, pembunuh perorangan, pembunuh masal yg doyan sex dgn anak kecil dan lusinan wanita, termasuk pembantu isterinya, saudaranya dan istri anaknya sendiri.

-Muslim bersikeras bahwa Quran tidak dapat diterjemahkan dalam agama lain selain Arab, bahasa Allah, padahal mereka sendiri tidak mengerti bahasa Arab.

-Muslim bersikeras bahwa Islam adalah sebuah “way of life,” tapi tidak terlalu peduli bahwa “way of life” itu adalah way of life kelompok penghuni gurun pasir abad ke 7.

-Muslim bersikeras bahwa mereka sepenuhnya tunduk pada Allah, solat 5 kali, puasa satu bulan penuh (tidur pada pagi hari dan berpesta dan memporak porandakan kota di malam hari), baca Quran setiap hari, menyempurnakan cara2 buang air ala Islam, atau bersenggama ala Islam dan segala tetek bengek pencucian tubuh sambil bermimpi mengambil alih dunia kafir, sambil mengemis minta duit pada kafir, karena mereka (Muslim) gagal menjadi masyarakat produktif.

-Muslim bersikeras bahwa serangan teroris atas nama Islam tidak dilakukan oleh Muslim tulen, namun tidak pernah mencela Muslim2 yang tidak dianggap tulen tsb !

-Muslim bersikeras bahwa budaya barat = bejad, biadab, tidak bermoral, dsb dsb, namun berbondong2 mereka imigrasi ke negara Barat guna menyelamatkan diri dari kemiskinan atau penindasan di engara2 Islam, asal mereka. Please deh !

-Muslim bersikeras dan menangis keras2 bahwa mereka ditindas di Israel, India, Philippines, Thailand, Bali dsb, namun tidak sungkan2 menyebarkan terorisme Islam diseluruh dunia, sampai kepelosok2nya

-Muslim bersikeras bahwa Islam adalah agama LOGIS dan siapapun dgn motif murni akan menjadi Muslim, sambil lupa bahwa nenek moyang mereka sendiri dipaksa masuk Islam dan yang menolak telah dibunuh.

-Bersikeras bahwa Islam adalah `KEBENARAN YG PALIIIIIIING ABSOLUT dan bahwa kitab2 suci agama lain sudah diutak atik dan tidak lagi asli, sambil ‘membuktikan’ Islam dengan cara merujuk pada kitab2 suci yang kata mereka diutak-atik tsb !

-Bersikeras bahwa Islam tidak suka takhyul sambil mempersiapkan doa-doa dan upacara-upacara untuk menghindari black magic, sihir, jin, setan dsb dsb

-Bersikeras bahwa mencium batu hitam, mengelilingi Kabah berkali2, melempar batu dan menggunakan tasbih tidak ada hubungannya dengan takhyul.