A. Bertanya mengenai bagaimana pandangan Kristen terhadap ISLAM, maka dibawah ini saya mencoba gambarkan :


1. Bagi Kristiani, ISLAM adalah agama yang muncul dan sifatnya sama seperti agama agama palsu yang lain yang artinya bukan agama atau iman kepercayaan yang berasal dari ALLAH yang benar, jadi meski sebagian ajaran ISLAM mirip-mirip dengan kristen, demikian juga Nabi dan kisah-kisah, Kekristenan dengan tegas memisahkan mana yang berasala dari Allah yang benar dan yang tidak. Dalam Hal ini kita tidak mengatakan bahwa ISLAM menyembah Berhala tetapi Allah yang muncul dan memunculkan ISLAM bukanlah ALLAH yang sebenarnya tetapi IBLIS yang menyamar sebagai ALLAH yang disembah oleh Ibrahim dan Nabi-nabi lain.

2. bagi kristen, MUHAMMAD juga bukanlah NABI yang benar, bukan NABI yang sebenarnya. DIA adalah salah satu NABI palsu yang muncul untuk menyesatkan kaum BERIMAN yang sesungguhnya

3. bagi Kekristenan, FIRMAN ALLAH SUDAH CUKUP DAN SUDAH CUKUP dimulai dari kejadian hingga wahyu. Setelah masa itu tidak ada lagi FIRMAN yang berasal dari Allah yang benar. Karena Allah telah menyelesaikan Firmannya bagi pedoman hidup manusia. Firman allah yang bersifat Progresif itu telah selesai pada penutupkan KITab revelasi/WAHYU kepada Rasul Yohanes dengan demikian Kita tegas mengatakan bahwa Alquran ADALAH SAMA seperti kitab-kitab lain yang muncul sebelum dan sesudahnya sebagai KITAB YANG BUKAN BERASAL DARI ALLAH YANG BENAR.

4. Meski demikian, Kekristenan menghargai siapapun dan agama manapun. KIta tidak memaksakan orang untuk menjadi Kristen. Meski kita rindu supaya seluruh dunia ini dselamatkan sesegera mungkin Tetapi PERTOBATAN itu sepenuhnya adalah kuasa Allah yang benar itu. Kami umat Kristen hanya diberi wewenang untuk memberitakan. Percaya atau tidak itu bukan urusan kami apalagi sampai membunuh atau memusuhi orang yang tidak percaya. Dengan demikian kita bisa hidup berdampingan dengan siapapun.

5.Kami umat Kristen percaya bahwa INJIL PASTI akan diberitakan diseluruh dunia sesuai dengan Firman TUhan.

Perlu saya sampaikan seandainya saya bukan Kristenpun, saya tidak akan mau menjadi MUSLIM alasannya adalah :

1. Saya tidak mau mengikuti Nabi umat Muslim yang nyata-nyata sejarah hidupnya tidak mencerminkan kebaikan – bagi saya sungguh aneh umat Muslim meneladani Nabi ini padahal hidupnya tidak layak diteladani. Anda semua tahu itu. Bacalah sejarah hidupnya dengan jujur dan terbuka dan cobalah terima kenyataan meski itu sangat mengecewakan.Berikut ini saya tuliskan sebagian:


a. Kehidupan Perkawanannya

Nabi Muhammad memiliki istri sebagai berikut :

1.Khadija,2.Sawda,3.Aisya,4.Omm salama,

5.Hafsa,6.Zanab atau Jahsh,

7,Jowayriya,8.Omm Habiba,9.Safiya,10. Maymuna,

11.Fatemah,12.Hend,13. Asma atau saba,

14.Zaynab atau Khozayna,15.Habla,16.Asma atau Nomam, 17.Fatimah

18. Mariyam the Coptic (budak Kristen yang dipaksa masuk islam dan diperkosa),

19.Rayhana, 20. Omm sharik,21. Maymuna 22. Zaynab (ketiga). 23 Khawla.
– Aisya bertunangan dan menikah pada usia Belia ketika sang Nabi berusa sekitar 53 tahun (hadis at tabari Jilid 7 hal 7 : Dawud Jilid 2 : 2116, Bukhari & : 65)

– Safiya istri kesembilan adalah wanita Yahudi taat berusi 15 tahun dia dijadikan istri oleh Nabi setelah suaminya disiksa (Hadist Ibnu ishak hal 515, Bukhari 1 : 367)

– Marya the copt adalah budak yang dikirim dari mesir, ia seorang kristen taat tetapi sangat lemah karena haanya seorang budak. Ia dipaksa menikah dengannya, marya menolak menikah karena iman kristianinya, tetapi Muhammad tetap menang. Maryam salah satu yang berhasil diperkosa (Bukhari 39 : 194)
– Rayhana juga adalah wanita yahudi yang taat, tetap semua kaumnya dan suaminya telah dipenggal atas perintah nabi dan Rayhana juga dipaksa jadi istri (Ibn Isha ” surat Rasullulah 466)

Tidak usah saya sebutkan semua, salah satu saja dari yang diatas dilakukannya, maka saya sudah tidak akan mau mengikutinya

Saudaraku, Orang yang kita cintai yang kita sebut sebagai kekasih, nabi atau apalah , jika ternyata setelah kita pelajari kehidupannya dan kita temukan ternyata tidak sesuai dengan keteladanan, memang sangat mengecewakan, bahkan kita yang sudah selama ini memberi hidup kita untuk dia meski kita tahu sudah mengecewakan secara psikologis kita berusaha tetap ingin menolak kenyataan, tetapi ini sangat bahaya bagi jiwa dan keselamatan anda. Jadi lebih baik sekarang meninggalkan yang tidak layak diteladani.

JIka sekiranya semua tindakan-tindakannya dilakukannya sebelum ia mengklaim dirinya Nabi, mungkin masih bisa dipertimbangkan untuk tetap mencintainya bukankah manusia bisa berubah?? Tetapi semua itu dilakukannya ketika ia sudah menjadi Nabi.

2. Saya tidak akan mau mengikutinya karena Ia sendiri tidak Selamat. Berdasarkian Kekristenan tentu MUhammad saat ini telah berada di Neraka bersama kaum muslimin seluruh dunia yang telah meninggal, bersama dengan orang-orang yang tidak percaya lainnya. tetapi terlepas dari Iman kristen sekalipun, saya juga tidak akan mengikutinya karena Ia sendiri juga menurut ISlma, tidak pasti selamat bahkan tidak selamat. Menjelang akhir hidupnya Muhammd sangat khawatir akan hidupnya dan dengan sangat sedih Muhammad berkata ” Demi Allah, Walaupun saya seorang Rasul Allah, saya tidak tahu apa yang akan Allah lakukan terhadap saya” Hadist sahih Bukhari 5 : 266

3. Ia juga tidak pantas saudara-saudara ikuti karena ia tidak mengasihi saudara-saudara sekalian. Jujurlah dia tidak mengsihi saudara dan tidak ada kasihnya kepada saudara malah saudara sekalian yang sangat mengasihinya terjebak dalam kungkungan. Anda semua meneladaninya tetapi lihatlah sejarah hidupnya, anda semua berharap padanya dan memberikan hidup yaang setia kepadanya tetapi ia tidak memberi anda apa-apa, dia tidak pernah berkorban demi anda, dia tidak memberi jaminan keselamatan kepada anda, jangankan jaminan keselamatan kepada anda, hidupnya dan keselamatannya sendiripun tidak bisa dijaminnya. Bagaimana anda mengharapkan keselamatan jiwa anda dibawah ajaran sang nabi yang khawatir akan keselamatannya?

B. Bagaimana sebenarnya agama Kristen itu?

Diatas sudah jelas dasar pandangan kristen terhadap Islam. Jadi Jika bertanya bagaimana sebenarnya Kristen itu, yah sperti itulah. Kekeristenan lebih dari sekedar agama. Kekristenan tidak didasarkan pada hukum syariah yang kaku tetap kepada Kasih. Ia tidak berfokus kepada aturan-aturan syariah yang kaku tetapi kepada pribadi yang sangat mengasihi yaitu Kristus. Kristen artinya pengikut Kristus hidupnya dijamamin bukan hanya didunia ini tetapi juga didunia yang akan datang (akhirat). Kami mengerjakan amal dan segala kebajikan lainnya bukan dengan harapan supaya kami selamat karena kami sudah pasti selamat. Kami hidup bukan berfokus untuk mengejar keselamatan lagi karena itu sudah milik kami. Kami juga tidak meminta orang lain menghargai ibadah kami ketika kami melakukannya. Apalagi berbuat menutup toko-toko, cafe cafe, penjual-penjual alkhol, perjudian dan lain-lain yang tidak sesuai dengan ajaran Kristus Kami karena mereka tidak menghargai ibadah kami. Kami juga tidak mengumumkan kapan kami berdoa mau satu waktu, lima waktu dan berapa waktu semua tidak kami umumkn, pada saat berpuasa kami juga tidak mengumum-umumkannya dan orang lain tidak akan tahu kalau kami puasa. Itulah pola hidup kami.

Bersama ini juga saya tuliskan sebagian pandangan Islam yang keliru terhadap beberapa istilah keimanan kami (Perlu anda ketaahui banyak doktrin-doktrin Islam yang salah paham terhdap doktrin kami):

a. Anak Allah.Kesalahpahaman Nabi trhadap istilah teologi ini telah mengakibatkan adanya ayat dalam quran “Tuhan tidak beranak dan tidak diperanakkan”Ini benar. Orang kristen juga menentang orang yang mengatakan Allah beranak atau diperanakkan. Lo bukankan Yesus Anak Allah? Dia bukan Anak Allah seperti pandangan kaum muslim dalam menafsirkan anak Allah. Yesus bukan lahir karena Allah menikah atau mengawini seseorang seperti mitologi dewa-dewa. Anak Allah adalah sebuah bahasa teologi yang terindah utuk menggambarkan hubungan Bapa dengan FIRMANNYA yang tlah menjadi manusia dalam diri Yesus. Jadi bukan karena Allah menikah sehingga yang dinikahinya melahirkan seperti pengertian teologi muslim.

b. Tri Tunggal. Kesalahpahaman Nabi trhadap istilah teologi ini telah mengakibatkan adanya ayat dalam quran “Kafirlah orang yang mengatakan Tuhan itu tiga dari tiga” Dari dua ayat ini saja kita bisa melihat kekeliruan Muslim.Umat Kristen adalah pejuang Iman yang paling berjasa dalam menerapakan fondasi pengajaran Monoteisme absolut. Umat Kristen adalah penyembah Tuhan yang monoteis. Iman monoteistik.

Apologet Islam terkemuka “Ahmad Deedat” Menyerang doktrin ini dengan alasan tidak masuk akal. Ia menyebut bagaimana 1 + 1 + 1 tetap satu? Ia lupa bahwa iman Kirsten tidak pernah menjumlahkan Tuhannya sebagai 1 + 1 + 1. Orang bodoh saja tahu kalau 1 + 1 + 1 = 3. Tetapi bagaimana dengan 1 x 1 x 1 = 1 ?. Tetapi tunggu, kami kekristenan tidak sedang mngatakan TUhan sebagai 1 + 1 + 1 (Zat Bapa + Kalimat/Firman + Roh Kudus) juga tidak sebagai 1 x 1 x 1 (Zat Bapa x Kalimat/Firman x Roh Kudus). Kami menyebut Allah Kami yang Esa itu sebagai Tri Tunggal adalah karena :

1. Alkitab Menggambarkannya. Alkitab memang tidak menyebut langsung Tri Tunggal tetapi selalu muncul ketiga pribadi itu sebagai pribadi Allah. Dan Allah yang esa itu tidak pernah tergambar sebagai lebih dar 3 Pribadi. Hanya tiga pribadi yang tergambar. Senandainya Ia lebih dari 3 Pribadi juga masuk Akal, kenapa? Karena ALLAH MAHA KUASA. Tetapi Alkitab hanya menggambarkan tiga pribadi dalam diri Allah yang Esa. Ketiga adalah Esa tidak terpisahkan tetapi ketiganya juga berbeda. Bapa/WUJUD Bukanlah FIRMAN, FIRMAN BUKANLAH ROH KUDUS. Dan Pribadi Firman dari Allah yang Esa ini telah menjadi manusia dalam diri Yesus. Mari ambil contoh seandainya Allah yang maha Esa itu Tunggal. Apakah masuk akal pada saat yang sama dia bisa hadir dimana mana? Ya juga masuk akal,kenapa, Karena IA MAHA KUASA. Demikian juga dengan Tri Tunggal, juga adalah doktrin yang masuk akal tentang keesaan Allah karena Ia maha Kuasa. Seandainya Alkitab tidak menyaksikan Allah yang Maha Esa ini dalam tri Tunggal, maka Umat Kristen juga tidak akan ada Tri Tunggal tetap karena Alkitab menyaksikannya dan kami percaya bahwa ALKITAB adalah satu-satunya Kesaksian Allah kepada manusia tidak ada yang lain.

Oh ya, saya tidak menerima Quran sebagai Firman Allah, tetapi saya mengingatkan anda para penganutnya, KITAB QURAN adalah kitab dimana Tuhan paling banyak bicara Kami. JIka Tuhan dalam quran sering bicara “Kami” Bagaimana respon anda jika Tuhan Muslim juga bukanlah Esa Tunggal tetapi mungkin Esa Dwi Tunggal Atau Esa Tri Tunggal atau apalah. Yang pasti orang terbodoh di duniapun tahu kalau bicara “Kami” itu artinya lebih dari satu pribadi, bisa dua, tiga dan seterusnya.

Apakah “Kami” didalam Quran itu adalah Tuhan Esa Tunggal dengan Malaikat sehingga dikatakan “Kami”? Kalau anda jawab Ia, berarti Tuhan Muslim setara dengan Malaikat yang tidak bisa berbuat apa-apa tanpa Izin Tuhan.

Atau apakah “Kami” didalam quran adalah antara Tuhan Esa Tunggal dengan Muhammad? Jika jawabannya Ia berarti Tuhan setara dengan Nabi Muhammad yang hidupnya tidak bisa dijadikan teladan jika kita mau jujur dan terbuka menerima kenyataan.

Tetapi apapun yang dijelaskan, tetap juga anda yang menentukan pilihan anda. Yang pasti Injil dengan tegas berkata KESELAMATAN HANYA ANDA DAPATKAN APABILA ANDA SUDAH MENERIMA KRISTUS SEBAGAI TUHAN YANG MENJADI MANUSIA DAN JURUSELAMAT DALAM HIDUP ANDA. Masa depan anda disurga atau neraka tergantung kepada Siapa Kirtus Yesus menurut anda. Anda boleh menyebutnya hanya seorang Nabi utusan Allah saja, tetapi atas pendapat anda ini makA SIAP-SIAPLAH HIDUP DIDALAM NERAKA.

SAtu hal lagi mungkin anda beranggapan karena saya orang Kristen. Baik, buangpendapat itu. Dan mari kesampingkan dulu kekristenan dalam tulisan ini, AKU DENGAN TEGAS BERKATA AKU TIDAK AKAN MAU MENJADI PENGIKUT SANG NABI YANG TIDAK BISA MEMBERI JAMINAN KESELAMATAN DAN BAHKAN YANG KHAWATIR AKAN KESELAMATANNYA BAHKAN YANG HARUS DIDOAKAN SUPAYA SELAMAT KENAPA? kARENA AKU TIDAK BISA MENYELAMATKAN DIRIKU SEHINGGAL AKU BUTUH SESEORANG YANG BISA MENYELAMATKAN DIRIKU, AGAR AKU PERCAYA BAHWA DIA MENYELAMATKANKU MAKA AKU HARUS MELIHAT BAHWA DIA TERLEBIH DAHULU BAHWA DIA TIDAK KHAWATIR AKAN KESELAMATANNYA

Anda boleh membantah saya dengan mengatakan dia pantas diteladani karena mungkin ukuran moral yang harus dimiliki oleh seseorang yang pantas diikuti berbeda diantara kita, bagi saya ia tidak pantas diikuti dengan moral seperti itu, bagi anda mungkin pantas, tetapi SELURUH KAUM MUSLIM DIDUNIA TIDAK bisa membantah saya bahwa Nabi ini khawatir akan keselamatanya menjelang akhir hidupnya, Ia senantiasa harus didoakan dan tidak ada ayat dalam Quran yang mengatakan anda selamat