Hanya Isa saja dari segala Nabi, Rasul, Utusan Allah yang lahir dari seorang perawan (Sura 19:16-34; 3:47).

Hanya Isa saja yang diberi gelar “Kalimat Allah” (Sura 3:35, 39; 4:171).

Hanya Isa saja yang merupakan “Tiupan Roh dari Allah” (Sura 4:171; 19:17).

Hanya Isa saja yang diberi gelar Yang Mulia dan Yang Lama dinubuatkan yaitu “Al-Masih” (Sura 4:171 dan banyak ayat lain).

Hanya Isa saja yang disebut “seorang anak laki-laki yang suci” (19:19) — bandingkan dengan Adam yang berdosa, Sura 7:22,23; Abraham minta dosanya diampuni, Sura 26:82; Musa minta dosanya diampuni, Sura 28:16; Yunus berdosa, Sura 37:42; Muhammad minta diampuni, Sura 47:19; 48:2 — artinya hanya Isa saja yang tanpa dosa dan karena itu Isa tak perlu minta pengampunan.

Hanya Isa saja yang diberi kehormatan” seorang terkemuka di dunia dan di akhirat” (Sura 3:5).

Hanya Isa saja yang unik di dalam kuasaNya untuk mengerjakan mujizat – menyembuhkan orang buta, menyembuhkan orang sopak, menghidupkan orang mati, memberi hidangan dari langit (Sura 3:39; 5:114).

Hanya Isa saja yang bergantian dengan Allah jadi Pengawas orang (Sura 5:117).

Hanya Isa saja yang dijadikan oleh Allah “suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami“ (Sura 19:21).

Hanya Isa saja yang sekarang sudah pasti berada di surga (Sura 3:55).

Hanya Isa saja yang akan kembali dari surga sebagai hakim pada hari kiamat (Sura 43:69).

Hanya pengikut Isa diberikan kedudukan istimewa di atas orang kafir sampai hari kiamat (Sura 3:55).

Pertanyaan Berikutnya