Teman-temanku yang terkasih,

Kita menyaksikan kontras antara dua negara, Cina dan Pakistan saat keduanya mengalami tragedi yang besar. Keduanya sama-sama mengalami kerusakan besar disebabkan oleh banjir, tanah longsor, kehancuran masif dan korban jiwa yang sangat banyak.

Orang Cina merespon dengan memobilisasi sumber daya mereka sendiri, ribuan tentara, polisi dan sukarelawan secara sistematis berusaha mengatasi masalah itu. Anda bisa lihat orang Cina di seluruh negeri memberikan donasi dalam berbagai bentuk, dalam bentuk uang atau jenis bantuan lainnya. Para pemimpin Cina ada di tempat kejadian bencana selama 24 jam non-stop.

Di Pakistan, Presidennya malah asyik menikmati perjalanan liburannya ke London, dan ia malah masih belum melakukan kunjungan pertama untuk menyaksikan tragedi itu. Di Pakistan kita bisa lihat antrean panjang dari para korban bencana dan para pengungsi, mengenakan pakaian mereka yang panjang, sambil terus-menerus menyalahkan pemerintah mereka karena tidak juga datang untuk menolong mereka. Karena itu mereka hanya duduk-duduk saja, untuk menunggu dan menunggu; dan mereka sama sekali tidak punya kemampuan untuk mengorganisir diri untuk menolong diri mereka sendiri, sebab penderitaan yang mereka alami adalah kehendak Allah – Insyaallah!

Cina sama sekali tidak meminta satu sen pun dari negara-negara lain atau dari organisasi-organisasi internasional untuk bantuan. Sementara itu, PBB tengah mencari dana 460 juta dollar bagi Pakistan.

Taliban mengatakan bahwa mereka akan memberikan Pakistan 20 juta dollar jika Pakistan menolak bantuan dari orang-orang kafir Barat!

Amerika telah menjanjikan akan membantu sebesar 50 juta dolla, Australia 9 juta dollar.

Dan bagaimana dengan negara-negara Arab?

Kuwait menjanjikan bantuan 5 juta dollar.

Turki 0,28 juta dollar, dan

UAE (Uni Emirat Arab) menjanjikan 0,028 juta dollar, yang lebih kecil dari biaya yang dibutuhkan untuk membeli sebuah mainan untuk seorang Sheikh Arab!

Negara-negara Arab yang kaya mempunyai minyak dan uang tunai untuk dipakai menenggelamkan diri mereka sendiri, tapi tak ada untuk dipakai menolong sesama saudara Muslim mereka! Dalam setiap tragedi, selalu orang-orang kafir Barat dan bangsa-bangsa Asia yang kaya memberikan respon atas penderitaan yang dialami oleh orang-orang Muslim! Dimana yang disebut kasih dan persaudaraan yang dikotbahkan oleh orang-orang Muslim dalam kitab Quran suci mereka?

Setiap hari kita mendengar mereka berdoa demikian keras dan jelasnya melalui speaker-speaker mesjid mereka, tetapi seberapa banyak dari kotbah-kotbah itu menjangkau kantung mereka untuk memberikan sesuatu pada saudara-saudara Muslim mereka yang menderita? Inilah pertanyaan akan kebesaranan dan keagungan Islam dan orang-orang Muslim. Muslim dan Islam tetap menjadi sebuah misteri besar bagi saya!

Oleh: Pemerhati Masalah-Masalah Sosial