Berita baiknya adalah bahwa akhirnya mereka dibebaskan, tetapi tidak cukup baik karena tak seorang pun mempunyai keberanian atau visi untuk berdiri di tengah-tengah persidangan dan berkata, “Tunggu sebentar: Kita mengadili dua orang Kristen dengan tuduhan menghina Islam karena mereka makan siang saat bulan Ramadan? Seluruh proses ini benar-benar tidak masuk akal.”

Sekali lagi perhatikan juga di sini, hukum Islam diterapkan terhadap orang non-Muslim sekali pun kita diyakinkan berulang kali bahwa hal ini tidak pernah terjadi. Namun demikian nampaknya kedua orang ini sebenarnya dilecehkan karena berpaling kepada kekristenan.

MENGHINA ISLAM KARENA MAKAN SIANG DI BULAN RAMADAN?

ALGIERS, Algeria: Para pejabat pengadilan mengatakan bahwa pengadilan Algeria baru-baru ini telah membebaskan dua orang Muslim yang menjadi Kristen, karena dianggap menghina Islam dengan makan siang saat bulan suci Ramadan.

Para pejabat tersebut mengatakan pengadilan Ain El Hammam di wilayah Kabylie Timur pada hari Kamis lalu menutup kasus terhadap Hocine dan Salem Fallek. Seorang jaksa negara mengajukan tuntutan tiga tahun penjara.

Polisi menangkap kedua orang ini – keduanya adalah para pekerja bangunan – saat mereka lengah, dan menahan mereka saat mereka tengah makan siang pada tanggal 12 Agustus.

Selama bulan Ramadan, seorang Muslim yang saleh tidak makan dan minum antara subuh hingga matahari terbenam, dan hukum Algeria menganggap orang yang makan dan minum selama waktu ini “melakukan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip Islam”.

Dua kasus yang sama di pengadilan tengah ditunda persidangannya.

Posted by Robert on October 5, 2010 1:39 PM