Idul Adha Hari Raya KorbanLAGI-LAGI ISLAM SALING BERSELISIH:

PENETAPAN IDUL FITRI
PENETAPAN IDUL ADHA
PENETAPAN HARAM HALAL
PENETAPAN ARAH KIBLAT
PENETAPAN FATWA-FATWA…
KAPAN ISLAMNYA MUTLAK BENARNYA?

Hidayatullah.com—Sebagaimana diduga sebelumnya, perayaan Hari Raya Idul Adha berbeda.  Pemerintah, melalui Kementerian Agama telah menetapkan 1 Zulhijah atau Idul Adha 1431 Hijriyah jatuh pada 17 November 2010…

Dalam sidang isbat itu, awalnya muncul perbedaan pendapat, namun akhirnya semua bisa menyetujui istikmal atau menyempurnakan bulan Zulhijah 1431 H, menjadi 17 November.

Dengan pengumuman pemerintah Idul Adha tanggal 17 November, berarti berbeda dengan ketentuan Hari Raya Idul Adha Muhammadiyah dan pemerintah di Negera-negara Timur Tengah yang mengumumkan akan melaksanakan Idul Adha sehari sebelumnya, tanggal 16 November 2010.

Meski berbeda, Direktur Jenderal Bimbingan Islam Kemenag, Nazaruddin Umar mengatakan, persatuan antar umat menjadi landasan utama dari penetapan tersebut. Karena itu, kata Nazsruddin, semua pihak diharapkan bisa memakluminya…

KAPAN ISLAMNYA– QURAN DAN HADISNYA– MUTLAK BENARNYA?

catatan: Lihat bagaimana Emosionalnya Mantan MENPORA Adyaksa Dault ketika mengomentari pertentangan tanggal Idul Adha dimana Pemerintah dan Negara Arab Saudi berbeda juga dengan Muhammadiyah.

Juga obrolan di rumah makan Padang dari seorang pengunjung yang makan, bertanya kepada ibu pemilik restoran, kapan sich Idul Adha tepatnya? Tahun lalu kan sama penetapan tanggal Idul Adha? kok Tahun ini Beda?

Bahkan tadi pagi ini (Kamis) baru dilangsungkan Sholat Id di tempat tertentu.

Hari Minggu/Senin lalu, Jemaah Sakbandiyah di Padang melangsungkan Puasa dan Idul Adha.

Dari hal ini saja, Dapat kita ketahui bahwa ISLAM adalah AGAMA PALSU dari NABI PALSU dan tentunya dari TUHAN yang PALSU.  Tak ada KEBENARAN MUTLAK dalam ISLAM dan AJARAN MUHAMMAD. Korban Hewan yang dilakukan umat Islam dan Yahudi sebenarnya menyimbolkan Anak Domba Yahweh yang akan menjadi KORBAN TEBUSAN bagi Dosa seisi Dunia yaitu Tuhan YESUS KRISTUS, sesuai dengan seruan Yohanes Pembaptis, Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia, sehingga korban Hewan sudah tidak diperlukan lagi.