Perisai.net – NUSAYBA Bharuchi, seorang bayi berumur empat tahun ditemukan tewas dengan hati dan organ lain dalam keadaan terpotong dan berserakan di dapur dekat ibunya, Shayna, 35 tahun.

Berdasarkan kesaksian tetangga, mereka mendengarkan teriakan dari rumah ibu itu. Mereka juga mendengarkan lantunan ayat al-Qur’an ketika peristiwa tersebut terjadi.

Shayna berasal dari Somalia. Ia memiliki dua anak remaja masing-masing berumur 14 dan 16 tahun. Ia sendiri diduga menderita kelainan mental.

Suaminya, Jerome Negney, adalah orang pertama yang menyaksikan adegan mengerikan itu. Negney adalah seorang mualaf. Ia mengaku terkejut melihat peristiwa itu.

Para tetangga mengaku memang sering mendengar teriakan histeris dari rumah Shayna, terkadang pada jam tiga sore dan berlangsung selama sepuluh menit.

Polisi masih menyelidiki kasus ini. Mayat Baruchi akan diotopsi di kamar mayat Poplar, sebelah timur London. Untuk sementara, polisi menduga bahwa kasus ini murni merupakan kasus pembunuhan dan belum akan mencari tersangka lain.

Sebelumnya, kasus yang hampir sama juga terjadi di wilayah itu, dimana pelakunya adalah seorang ibu berumur 30-an. Ibu itu selalu mengenakan jilbab hitam dan hanya matanya yang kelihatan. Akibatnya, muncul dugaan bahwa hal itu terkait dengan ritual keagamaan tertentu. [] Mo