Muhammad dan Samah Alawneh – diceraikan secara paksa oleh pengadilan Islam Palestina

Ahmadiyah adalah satu sekte/bidat dari agama Islam. Rasul mereka hidup di abad ke-19. Ia adalah sebuah sekte Islam yang unik, karena konsep damai menjadi pusat dari sistem kepercayaan mereka. Ada sekitar 4 juta pengikut Ahmadiyah di seluruh dunia, kebanyakan hidup di Asia Tenggara. Namun demikian, orang-orang Ahmadiyah ini dilecehkan dan didiskriminasikan oleh ‘saudara-saudara Muslim’ mereka yang ada di negara-negara Islam. Islam tradisional, apakah Sunni ataupun Syiah, menganggap Ahmadiyah sebagai sebuah aliran penyembahan berhala. Tetapi penganut Ahmadiyah sama baiknya seperti orang-orang yang sudah murtad. “Orang-orang Muslim yang baik” membakar rumah-rumah serta tempat-tempat ibadah mereka. Banyak dari orang Ahmadiyah yang secara fisik terluka bahkan tewas akibat serangan-serangan tak henti yang dilakukan oleh orang-orang Muslim yang baik itu. Pakistan memimpin pertempuran ini. Tahun lalu saja, dua dari mesjid orang Ahmadiyah dibom, dengan jumlah orang tewas mencapai 97 orang.

Ada sekitar 2 lusin penganut Ahmadiyah di Palestina. Mereka hidup di tengah-tengah jutaan orang Muslim Sunni. Sebagaimana sudah disebutkan di atas, penganut Ahmadiyah dianggap sebagai orang-orang yang sudah murtad. Muhammad dan Samah Alawneh adalah pasangan suami isteri Palestina. Mereka menjadi penganut Ahmadiyah sekitar setahun lalu. Mereka tinggal di kota Tulkarem di Tepi Barat. Mereka banyak mengalami kekerasan dan penghinaan dari “orang-orang Muslim setempat yang baik” di kota mereka. Untuk membuat penghinaan itu semakin lebih berat lagi, sebuah pengadilan Islam lokal, mengeluarkan sebuah keputusan bahwa mereka adalah orang-orang yang sudah murtad dan karena itu membubarkan pernikahan mereka. Pasangan lainnya, dimana suami adalah penganut Ahmadiyah sementara isterinya tidak, juga sedang menghadapi tuntutan serupa di pengadilan.

Selamat datang di sistem kepercayaan abad ke 7 Arabia, yang dibuat oleh seorang pria gila beserta para pengikutnya…

Sumber: http://www.faithfreedom.org/features/news/islamic-palestinian-court-forcibly-divorce-ahmadiyya-couple/