Hosni Mubarak

Perisai.net – SETELAH peristiwa peledakan bom di depan sebuah Gereja Koptik di Mesir, Presiden Mesir bersumpah akan “memotong tangan” para teroris. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Hosni Mubarak dalam siaran televisi.

Sementara itu, kecaman juga datang dari Uni Emirat Arab (UEA) terkait bom di Gereja Koptik, Mesir. Menteri Luar Negeri UEA, Sheikh Abdullah bin Zayed al Nahyan mengatakan bahwa UEA menolak segala bentuk terorisme dan mengutuk aksi-aksi teroris yang menyerang tempat-tempat ibadah.

Arab Saudi menyatakan dukanya bagi para korban ledakan di Gereja Koptik Mesir. Pejabat Arab Saudi menyebut tindakan itu sebagai bentuk kriminal yang tidak bisa diterima dalam ajaran Islam maupun etika global.

Kecaman juga disuarakan oleh pejabat Suriah. Suriah mengutuk kejahatan terorisme di Mesir sebagai bentuk serangan terhadap keutuhan nasional dan pluralisme beragama.

“Suriah akan berdiri bersama Mesir dalam memerangi terorisme, dan menjaga keutuhan nasional Mesir,” demikian dikutip German Press Agency.

Sekjen Liga Arab, Amr Moussa, menyerukan kepada warga Koptik dan Muslim untuk bersama-sama mempertahankan keamanan dan stabilitas Mesir. Amr Moussa menyebut aksi teroris tersebut sebagai “serangan iblis.” [] © HA