BuktidanSaksi.com – Seorang wanita Asia berusia 31 tahun yang bekerja di sebuah apotik di Tower Hamlets, London, telah menerima ancaman akan dibunuh sebab ia menolak untuk mengenakan jilbab.

Brick Lane, sebuah jalan di  Tower Hamlets yang diusulkan untuk menjadi “Gerbang Islam”   © Copyright Slbs / CC BY-SA 2.0

Foto: Brick Lane, sebuah jalan di  Tower Hamlets yang diusulkan untuk menjadi “Gerbang Islam”
© Copyright Slbs / CC BY-SA 2.0

Dipublikasikan pada Jumat 27 Mei 2011

The Daily Mail melaporkan bahwa bos si wanita tampaknya telah didekati oleh seorang pria berusia 40an tahun, yang  mengatakan padanya bahwa karyawannya harus mengerudungi kepalanya dan mengenakan jubah yang panjang. Kemudian pria kedua datang ke dalam apotik itu dan mulai meneriaki si karyawan. Seorang pria kelahiran Bangladesh yang menyaksikan kejadian itu, memberitahukan bagaimana pria itu mengancam akan membunuh si karyawan wanita jika ia tidak menuruti tuntutannya.

The Sunday Times menerbitkan sebuah surat dari penduduk lokal Alan Craig. Ia berkata:

“Saya tahu apa yang tengah dihadapi oleh si wanita dan apotik tersebut, yang terletak di sebuah wilayah yang berpenduduk mayoritas orang-orang Muslim, dan berada di bawah bayangan Mesjid East London. Intimidasi datang dari para wanita yang mengenakan burqa dan pria-pria berjenggot, yang tinggal di sekitar dan datang ke apotik itu untuk membeli obat. Mereka adalah penduduk lokal – merupakan tetangga dari Tuan dan Nyonya Smith – dan mereka berpendapat bahwa Inggris sekarang adalah bagian dari Islam dan karena itu wanita non-Muslim muda tersebut harus mengenakan pakaian Muslim.”

The Daily Mail melaporkan bahwa perilaku seperti itu sering dijumpai di Tower Hamlets. Para penduduk terbiasa dengan fakta bahwa perpustakaan-perpustakaan yang dijalankan oleh Dewan setempat, menyimpan buku-buku dan DVD-DVD yang berisi ajaran-ajaran terlarang, dari para pengkotbah Islamis. Di sana pun ada sebuah sekolah Muslim yang mewajibkan para gadis untuk mengenakan kerudung yang menutupi seluruh wajah. Dewan kota telah merencanakan untuk membangun sejumlah jalan-jalan Islamik dengan biaya ratusan ribu Poundsterling di salah satu ujung Brick Lane, yang jika sudah selesai akan terlihat seperti sebuah kerudung.

Lutfur Rahman - walikota Tower Hamlets yang namanya sempat dikait-kaitkan dengan Forum Islamik Grup Islamis Eropa (IFE)Walikota Tower Hamlets, Lutfur Rahman, sebelumnya adalah calon anggota Partai Buruh untuk posisi itu. Ia kemudian tidak jadi dicalonkan oleh partai itu ketika ada tuduhan mengenai keterkaitan-nya dengan Forum Islamik grup Islamis Eropa (IFE), yang ingin merubah Inggris dan negara-negara Eropa lainnya menjadi republik-republik Islam. Ia memenangkan pemilihan kepala daerah sebagai seorang independen, dan sekarang mengontrol budget yang besarnya lebih dari 1,3 juta poundsterling.

Anggota dewan Peter Golds, pemimpin oposisi Konservatif di Tower Hamlets mengatakan, sejak Mr Rahman terpilih menjadi walikota di situ, ada ketakutan bahwa akan ada perubahan mengenai bagaimana cara dewan dijalankan:

Ketika kita menyerahkan laporan penyelidikan rutin yang dilakukan oleh para anggota dan yang seharusnya bersifat rahasia, ternyata terjadi kebocoran.

Ia mengatakan:

“Saya mendapatkan panggilan telepon dan surat dari jaksa yang mengancam akan melakukan tindakan hukum terhadap saya, setelah saya membuat penyelidikan yang sebenar-benarnya dan yang menurut saya sempurna, namun didalamnya berisi pandangan tentang Islam.”

Di Berita Dokumentari Saluran 4 tahun lalu, seorang aktifis IFE dan anggota dewan Tower Hamlets, melaporkan pada seorang reporter yang sedang menyamar,”Kami memiliki banyak pengaruh dan kuasa di dalam Dewan – terhadap para anggota dewan, dan politisi.”

Mengamati beberapa kebijakan IFE yang lebih ekstrem, “pengaruh” itu sungguh mengkhawatirkan. Sebagai contoh, para pemimpin IFE telah direkam saat mereka mengekspresikan sikap penentangan mereka terhadap demokrasi dan dukungan mereka bagi penerapan hukum syariah. Mereka juga kedapatan mengejek orang-orang kulit hitam. Berdasarkan salah satu selebaran mereka, IFE ingin merubah “infrastruktur masyarakat yang paling mendasar yaitu: institusinya, budayanya, aturan politik dan pengakuannya…dari kebodohan kepada Islam.”

Sumber: barnabasfund.org

Artikel Terkait: Lutfur Rahman Terpilih Sebagai Walikota Tower Hamlets