Para pemrotes di Beirut, Lebanon, di Hari International Menentang Homophobia 2010. Spanduk mereka tertulis “Apa yang kalian tahu tentang (insan) normal?”By Catriona Davies, for CNN (27 Mei 2011)

BuktidanSaksi.com – (CNN) – Pergolakan  besar yang membawa perubahan politik dan sejumlah demonstrasi yang menyapu banyak negara-negara di dunia Arab saat ini, telah mencuatkan harapan dan kebebasan yang lebih besar bagi berjuta-juta orang. Akan tetapi bagi orang-orang gay di Timur Tengah, kejadian tersebut justru sebaliknya mendatangkan rasa ketakutan yang mencekam.

Homosexualitas adalah perbuatan illegal – yang diharamkan dalam tingkatan tertentu – di kebanyakan negara-negara Arab. Sebuah laporan tahun 2011 yang dirilis oleh International Lesbian and Gay Association, memberitakan bahwa homosexualitas adalah illegal di 76 negara dunia, dimana di lima negara perilaku ini bisa dijatuhi dengan hukuman mati, yaitu di Yaman, Saudi Arabia dan Iran.

Dibawah resiko ancaman, masih ada orang-orang yang tetap berbicara dan melakukan kampanye bagi hak-hak kaum gay diseluruh Timur Tengah. Sami Hamwi, seorang jurnalis berumur 35 tahun dari Damaskus, adalah seorang editor Suriah untuk website Gay Middle East. Tetapi hanya sedikit teman atau familinya yang tahu akan orientasi sexual-nya yang sesungguhnya. Hamwi berkata: “Kami kaum Gay Middle East telah mencoba membentuk sebuah kelompok orang demi membantu kaum LGBT [Lesbian, Gay, Bisexual and Transgender/ Wadam] di Suriah. Sekarang pelayanan ini bergulir.”

Akan tetapi, sambungnya: “Saya sekarang sangat ketakutan. Saya dapat membayangkan bahwa ada sejuta cara yang dapat mereka (otoritas) kenakan sebagai sanksi kepada saya jikalau saya tertangkap atau diinvestigasi oleh mereka”. Hamwi rindu menyaksikan reformasi di Suriah, namun meragukan bahwa betapapun perubahan politik yang terjadi, tetap hal itu tidak akan memajukan hak-hak kaum gay secara berarti. “Para Sheikh tetap akan menekankan hukuman mati bagi orang-orang gay menurut hukum Islam”, demikian katanya…

Haider Ala Hamoudi, seorang expert mengenai Middle Eastern and Islamic law di  University of Pittsburgh School of Law, USA, berkata, “Sekalipun hukum Islamik terbuka untuk interpretasi-interpretasi yang berbeda, namun ia pada umumnya tetap akan mempertimbangkan pengutukan terhadap homosexualitas”.

“Tidak semua Muslim akan taat pada pandangan ini, tetapi secara tradisional hukum Islamik akan menempatkan homosexualitas sebagai illegal,” demikian katanya. “Tampaknya telah diterima secara umum bahwa sumber-sumber sakral Islam (seperti  Quran dan Sunnah) melarang homoseksualitas,” tambahnya…

Dan Littauer, editor of Gay Middle East yang berkedudukan di London berkata: “Banyak dari para aktivis gay kini berada dalam ketakutan bahwa penindasan nyata yang akan dikenakan kepada mereka malahan mungkin akan semakin memburuk…
“Di Suriah dan di beberapa negara lain, tampak kecemasan orang-orang gay bahwa mereka akan dijadikan sebagai domba-domba-kurban…”

Judul Asli: “Will Gays be ‘Sacrificial Lambs’ in Arab Spring?”

Artikel Terkait: “Berita CNN Tentang Kaum Gay Turut Mendakwa Allah Sebagai Biang Masalah”