Reformata.com – Pengadilan Irak jatuhkan hukuman mati tiga pengebom gereja. Selasa (02/08) kemarin Pengadilan Irak menjatuhkan hukuman mati kepada tiga otak peledakan gereja Our Lady of Salvation di Bagdad, pada 31 Oktober, tahun silam.

Menurut Juru bicara Mahkamah Agung Irak, Abdul-Sattar Bayrkdar, ketiga orang tersebut terbukti telah merencanakan dan menyiapkan serangan bom bunuh diri. Sementara seorang pria lainnya dihukum 20 tahun penjara.

Kendati nama-nama terpidana belum dapat disampaikan ke publik namun seperti dilansir Tempointeraktif.
Umat Kristiani di Bagdad menyambut baik keputusan tersebut.

“Siapapun yang membunuh orang-orang tak berdosa, apakah dia pemeluk Islam atau Kristen, seharusnya dihukum,” ujar Aysar Kesko, pimpinan katedral Our Lady of Salvation.

“Kami berharap keadilan tegak di negeri ini demi rakyat Irak yang hidup dalam damai dan pemerintah yang dipercaya.”
Ketiga terhukum diberi waktu sebulan untuk mengajukan pembelaan di tingkat banding.