Saya berharap, kasus SCTV bukan hanya soal film. Tapi perjuangan melawan PREMANISME berkedok agama!” tulis Hanung.

Oleh Yulis Sulistyawan | TRIBUNnews.com – Minggu, 28 Agustus 2011

Stasiun SCTV membatalkan tayangan film ‘?’ (baca: tanda tanya) setelah digeruduk massa FPI pada Sabtu (28/8/2011) malam. Rencananya, film garapan sineas Hanung Bramantyo tersebut akan ditayangkan pada malam takbiran.

Bagaimana komentar Hanung atas pembatalan dan aksi FPI ini? Melalui situs mikro bloging atau twitter, Hanung yang menggunakan akun @hanungbramantyo menjawabnya.

Ketua FPI DKI Jakarta, Habib Salim- saat mengeruduk SCTV bersama 100an massa FPI

Saya berharap, kasus SCTV bukan hanya soal film. Tapi perjuangan melawan PREMANISME berkedok agama!” tulis Hanung.

Saat mengeruduk SCTV, sekitar 100 massa yang dipimpin Alatas menyatakan bahwa Film ‘?’ menggambarkan umat Islam itu bengis dan jahat. Ada adegan orang Islam merusak restoran China, lalu pendeta ditusuk dan gereja dibom.

Film yang disutradarai  Hanung Bramantyo mulai dirilis di bioskop sejak 7 April 2011. Hanung mengangkat tema toleransi beragama yang digambarkan dari sudut lain.

“Saya ingin menunjukkan lewat film ini gambaran beberapa peristiwa yang terjadi. Pada adegan terakhir film ini nanti David Chalik mengungkap bahwa Islam adalah agama rahmatan lil alamin. Buat saya itulah Islam,” ujar Hanung saat melaunching filmnya.

Mmmh…. “Islam adalah agama rahmatan lil alamin”? Sebuah pemikiran yang tentunya masih perlu dikaji kebenarannya.

Berita Terkait: Tayangkan Film “?”, FPI Bakal Serbu SCTV