Sejarahwan Inggris, Tom Holland

Perisai.net– SEJARAHWAN Inggris, Tom Holland, mematik api kontroversi lewat bukunya berjudul The Shadow of the Sword. Dalam bukunya tentang kelahiran Islam tersebut, Holland menyebut Nabi Muhammad adalah orang Yordania dan ajaran Islam mirip karya filsuf Yunani.

Seperti dilansir situs Radio Nederland Wereldomroep, Holland menyebut Islam mirip karya filsuf Yunani bernama Homerus. Filsuf ini mempersembahkan puisi-puisinya pada publik.

Holland juga mengatakan bahwa Islam sebenarnya tidak berkembang di Mekkah. Tapi, Islam pertama kali berkembang di daerah Petra yang merupakan wilayah Yordania.

”Terlebih dulu terjadi peristiwa penaklukan, baru terbentuk masyarakat Muslim,” katanya.

Itu merupakan beberapa pernyataan kontroversial dalam buku Holland yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Belanda.

Campuran Antara Kristen, Yahudi dan Zoroastrisme

Menurut Holland Islam adalah agama campuran dari Kristen, Yahudi, dan Zoroastrisme.

“Islam bukan ajaran baru. Tetapi, Islam adalah kumpulan berbagai elemen dari ajaran kristen, yahudi dan zoroastrisme,” ujar Holland.

Zoroastrisme adalah agama tua yang berasal dari Persia. Saat ini para penganutnya masih ditemukan di Azarbaijan, Iran, India, Kurdistan dan Pakistan. Pendiri agama Zoroastrisme adalah nabi mistik Zarathustra atau Zoroaster.

Ajaran agama ini dikenal sangat menekankan baik dan buruk. Manusia sepanjang hidupnya tiap hari berjuang antara perbuatan baik dan buruk. Zoroastrisme lahir sebelum Islam. [] © Republika

Advertisements