Muhammad dan tradisi Islam tidak pernah eksis. Atau andaikata sekalipun Muhammad itu pernah eksis, ia secara substansif berbeda dengan  tradisi-tradisi yang  menggambarkan sosok dirinya.

BuktidanSaksi.com – Hari ini adalah publikasi resmi dari buku saya yang baru Did Muhammad Exist? An Inquiry Into Islam’s Obscure Origins, (Apakah Muhammad eksis? Sebuah Pertanyaan Mengenai Asal Mula Islam Yang Belum Pernah Diungkap), dan dalam The American Thinker saya mendiskusikan mengapa hal ini penting.

Mengapa penting membahas seandainya Muhammad itu tidak pernah eksis? Tentu saja kisah yang diterima mengenai asal mula Islam dengan enteng diterima sebagai sejarah yang akurat; sementara banyak juga orang yang tidak menerima klaim Muhammad bahwa ia adalah seorang nabi. Di samping itu ada sedikit orang yang meragukan bahwa ada seorang pria bernama Muhamamd yang di awal abad ke-7 mulai mengklaim bahwa ia telah menerima pesan-pesan dari Allah melalui malaikat Jibril.

Banyak orang yang setelah mendengar mengenai buku saya yang baru Did Muhammad Exist? An Inquiry Into Islam’s Obscure Originsbertanya mengapa penting mempertanyakan apakah Muhammad itu benar-benar pernah ada dalam sejarah atau tidak. Bukankah satu milyar orang Muslim percaya bahwa ia sungguh-sungguh ada, dan mereka tidak akan pernah berhenti mempercayainya hanya karena sejumlah investigasi historis. Kisah mengenai hidup Muhammad jauh lebih melegenda dibandingkan dengan fakta dengan implikasi yang mungkin akan muncul dalam lingkup politik kontemporer.

Di bawah ini ada sejumlah kecil kelemahan-kelemahan dari kisah tradisional kehidupan Muhammad dan tahun-tahun awal Islam:

  • Tak ada catatan mengenai kematian Muhammad pada tahun 632. Catatan mengenai kematiannya baru ada setelah lebih dari satu abad setelah kematiannya.
  • Kisah awal yang ditulis mengenai penaklukan orang-orang Arab tidak pernah menyebutkan Islam, Muhammad atau Quran. Mereka menyebut para penakluk sebagai “orang-orang Ismael”, “Saracen”, “Muhajirun”, dan “Hagarian”, tapi mereka tak pernah disebut sebagai orang-orang Muslim.
  • Para penakluk Arab, dalam koin-koin dan inskripsi mereka, tidak menyebut Islam atau Quran selama kurun waktu enam dekade dari penaklukan mereka. Penyebutan “Muhammad” tidak spesifik, dan pada sekurangnya dua catatan … nama Muhammad diikuti dengan sebuah salib. Kata ini bisa dipakai tidak hanya sebagai sebuah nama pribadi, tetapi juga sebagai sebuah penghormatan.
  • Quran, bahkan melalui kisah kanonikal Muslim, tidak didistribusikan sebagaimana bentuknya hari ini hingga tahun 650. Ada keraguan yang sangat serius di sini, yang mana berdasarkan catatan diyakini bahwa baik orang Arab juga orang Kristen dan Yahudi di wilayah ini baru eksis di awal abad ke-8.
  • Kita mulai mendengar mengenai Muhammad, Sang nabi Islam, dan mengenai Islam sendiri baru pada  tahun 690, yaitu pada masa kekalifahan Abd al-Malik. Koin dan tulisan-tulisan yang merefleksikan keyakinan Islam pun mulai muncul pada masa ini.
  • Pada pertengahan abad ke-8, dinasti Abbasid menggantikan garis Umayya dari Abd al-Malik. Dalam periode Abbasid, materi biografi mengenai Muhammad mulai diproduksi secara massal. Biografi lengkap mengenai nabi Islam akhirnya muncul hingga era ini, sekurangnya 125 tahun setelah waktu kematiannya menurut tradisi.

Kurangnya detil yang layak dipercaya mengenai catatan historis, perkembangan yang terlambat dari materi biografis tentang nabi Islam, atmosfer perpecahan politik dan religius dimana materi itu dikembangkan, dan masih ada banyak hal lainnya, memperlihatkan bahwa Muhammad dan tradisi Islam tidak pernah eksis, atau jika pun Muhammad pernah eksis, ia secara substansi berbeda dengan bagaimana tradisi-tradisi itu menggambarkan dirinya.

Bagaimana membuat hal ini bisa diterima oleh akal sehat? Jika para penakluk Arab yang menaklukkan sedemikian banyak teritori, yang dimulai pada tahun 630, tidak diperkuat dengan ajaran-ajaran dari seorang nabi yang baru, dengan ‘kata-kata ilahi’ yang ia sampaikan, bagaimana karakter Islam dari kekaisarannya bisa dibangun? Jika Muhammad tidak pernah eksis, apa urgensinya sehingga ia harus diciptakan? …

Bacalah lebih banyak di SINI

Posted by Robert on April 23, 2012 3:48 AM