Sindonews.com Gerombolan anggota geng motor menyerang anggota Front Pembela Islam (FPI). Akibat serangan itu Mustofa, seorang anggota FPI, tewas dibacok kawanan geng motor di Jalan Raya Tajur, Kota Bogor, Minggu (6/5/2012). Korban meninggal dengan luka parah di bagian leher dan pinggang.

Isak tangis keluarga pecah saat jenazah korban tiba di rumah duka, kampung Ciletu, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Pihak keluarga histeris tak kuasa menahan kesedihan.

Mustofa meninggal di rumah sakit setelah menjadi korban pembacokan oleh anggota geng motor usai menghadiri tablig akbar di daerah, Sukaraja Bogor, dini hari tadi sekira pukul 04.00 WIB.

Saat itu, korban hendak pulang namun terjebak di lokasi tawuran antargeng motor. Korban juga sempat akan melerai tawuran, namun nahas Mustofa langsung dibacok oleh kawanan geng motor. Korban yang bersimbah darah selanjutnya dilarikan ke RSUD Ciawi, namun nyawanya tidak terselamatkan.

“Siang ini korban akan langsung dimakamkan di TPU Nurul Iman, Cipayung,” ujar YE Muhammad, salah satu pimpinan FPI di Bogor. (wbs)

 Korban pembacokan geng motor terhadap anggota Front Pembela Islam (FPI) di jalan raya Tajur, Kota Bogor pada Minggu (6/5/12) dini hari,  merupakan Kordinator  FPI wilayah  Puncak Bogor.

Menurut Ketua FPI Bogor Raya, Ye Muhammad mengatakan, Mustofa (50)  dikenal selama vokal menyuarakan pelarangan maksiat terutama minuman keras di wilayah Puncak Bogor.

Selama ini,, FPI wilayah Puncak selalu melakukan dakwah dan sweeping terhadap tempat – tempat maksiat yang ada di wilayah Bogor. Bahkan yang terakhir almarhum melakukan longmarc mulai dari Ciawi hingga puncak pas.

Korban meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Sementara itu, setelah jenazah korban dimandikan, keluarga dan ratusan anggota FPI langsung memakamkan korban di TPU Nurul Iman tidak jauh dari rumahnya kampung Ciletuh, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kab Bogor.

Seperti diketahui,  Mustofa, seorang anggota FPI, tewas dibacok kawanan geng motor di Jalan Raya Tajur, Kota Bogor, Minggu (6/5/2012). Korban meninggal dengan luka parah di bagian leher dan pinggang.

Mustofa meninggal di rumah sakit setelah menjadi korban pembacokan oleh anggota geng motor usai menghadiri tablig akbar di daerah, Sukaraja Bogor, dini hari tadi sekira pukul 04.00 WIB.(wbs)