Saat masuk jalan besar dari belakang ada Avanza menabrak. Saya terpental ke kanan. Setelah sadar, motor saya pinggirkan. Saya tanya ke polisi, ‘istri di mana?’ Polisi diam saja. Ternyata istri saya sudah dinaikan ke mobil pik up sama polwan,” jelasnya. Di saat perjalanan menuju RS Ngesti Waluyo, Parakan, Yulianto masih sempat mendengar istrinya mengeluh kesakitan dan sesak nafas. Namun ketika berada di RS, Tri Munarti tidak mampu bertahan dan akhirnya meninggal dunia.

 

MERDEKA.COM. Mobil Avanza bernopol AB 1705 SA yang dikendarai anggota FPI menabrak Wahid (62) dan Suyatmi yang diboncengnya hingga terseret sejauh 50 meter, mobil itu juga menyerempet Yudi dan Trimunarti yang berboncengan kemudian menabrak polisi Brigadir Agus Nasruddin. Trimunarti tewas akibat tabrakan itu.

“Selain korban meninggal, ada lima korban luka, satu di antaranya anggota Satuan Dalmas Polda Jateng, dan lainnya warga setempat,” ujar Kapolres Kendal AKBP Asep Jenal Ahmadi di Kendal, Kamis (18/7).

Diketahui, warga Sukorejo, Kendal bentrok dengan anggota FPI hingga berujung pembakaran mobil ormas asuhan Habib Rizieq Syihab itu. Kemarahan warga bukan tanpa alasan, sebab mobil Avanza berwarna hitam itu menabrak empat orang warga dan seorang polisi yang sedang mengamankan aksi sweeping FPI tersebut.

“Sebelum dibakar, mobil Avanza bernopol AB 1705 SA itu menabrak Wahid (62) dan Suyatmi yang diboncengnya hingga terseret sejauh 50 meter, mobil itu juga menyerempet Yudi dan Trimunarti yang berboncengan kemudian menabrak polisi Brigadir Agus Nasruddin yang sedang mengamankan lokasi,” ujar warga Sukorejo Kendal Benny Karnadi kepada merdeka.com, Kamis (18/7).

Benny mengatakan, setelah berhenti di pom bensin, warga yang marah langsung membakar mobil Avanza tersebut.

“Usai menabrak beberapa orang termasuk polisi, mobil itu berhenti di depan pom bensin. Warga yang marah langsung membakar mobil tersebut,” jelas Benny.

Sumber: Merdeka.com