JakartaBagusCom. Penolakan sebagian warga terhadap Lurah atas dasar jenis kelamin dan agama di Kelurahan Lenteng Agung Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan adalah tindakan diskriminatif.

Lurah yang baru terpilih dan dilantik pada Juni lalu Susan Jasmine Zulkifli, berjenis kelamin perempuan dan beragama Kristen Protestan dituntut warga untuk diganti oleh pemprov DKI Jakarta.

Menanggapi hal ini, Ketua Setara Institute, Hendardi mengatakan, kasus diskriminasi berlapis ini merupakan ujian kedua kepada kepemimpinan Joko Widodo-Basuki T Purnama mengatasi persoalan intoleransi di Jakarta. Sebelumnya kata dia, pada Februari 2013, kasus intoleransi di Tambora Jakbar juga belum diatasi dengan baik.

“Jokowi-Ahok harus menegaskan posisinya, bahwa tata kelola pemerintahan dijalankan berdasarkan Konstitusi RI dan peraturan perundang-undangan. Susan Jasmine Zulkifli mempunyai hak yang setara untuk menduduki jabatan tertentu,” ujar Hendardi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/8)

Jelas dia, jika aspirasi intoleransi warga Lenteng Agung dipenuhi Jokowi dengan mencopot Susan, maka dipastikan virus intoleransi serupa akan menyebar ke berbagai wilayah lain. [rus]

Baca juga: Ahok: Lurah Lenteng Agung Nyolong Baru Masalah