“Hadits yang diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khuduriy, bahwasanya Nabi Muhammad saw bersabda, “Aurat laki-laki adalah antara pusat dan lutut. Sedangkan aurat wanita adalah seluruh badannya, kecuali muka dan kedua telapak tangan.” (al-Muhadzdzab juz 1/64)

Selanjutnya Nabi Muhammad saw bersabda,“Wanita itu aurat maka bila ia keluar rumah syaitan menyambutnya.” (HR. At-Tirmidzi no. 1183)

oleh Editors : 16 Agustus 2013

Walaupun Presiden Iran yang baru, Hassan Rowhani, telah berjanji bahwa hak-hak sipil kaum wanita akan dipulihkan di bawah pemerintahannya, seorang anggota Dewan Kota diusir dari kantornya karena “terlalu seksi”, demikian dilaporkan oleh harian Inggris The Times pada hari Rabu.

Nina Siakhali Moradi dihalangi agar tidak membuka pos di Dewan Kota di Qazvin, ibukota Kekaisaran Persia kuno, 100 mil barat daya Teheran, setelah pemilihannya dijegal oleh kelompok religius konservatif.  

Bahkan dengan lebih dari 10.000 suara dalam pemilihan Juni lalu, yang berhasil menempatkannya pada urutan ke-14 dari 163 kandidat sehingga ia berhasil mendapat kursi di Dewan, insinyur yang berusia 27 tahun dan perancang disain situs jejaring ini mendapatkan karir politik yang sangat singkat karena dianggap terlalu cantik untuk mendirikan pos tersebut.

“Kami tidak menginginkan seorang model catwalk di Dewan”, ujar seorang pejabat senior di Qazvin kepada pers lokal.

Moradi mengusung slogan “Gagasan muda untuk masa depan muda”, mengupayakan perbaikan hak-hak wanita di Qazvin, restorasi kota tua dan keterlibatan kaum muda secara lebih besar dalam perencanaan kota. Ia telah diuji dengan seksama dan diakui sebagai seorang kandidat oleh lembaga yudisial dan intelijen Iran. Pandangan-pandangan liberalnya populer di daerah pemilihannya, demikian dilaporkan The Times.

 Sumber: Faithfreedom.org