Mukjizat ditengah Kaum Kedar“Buku ini menunjukkan apa yang terjadi ketika Anda mengikuti suara Tuhan.”
Canon Andrew P. B. White
Direktur dari Foundation for Relief and Reconciliation in Middle East dan Pendeta Anglikan untuk Irak.

Christine Darg, seorang pemimpi dalam tradisi Alkitab seperti Daniel dan Petrus, mendengar suara Tuhan yang menyuruhnya dalam sebuah mimpi untuk pergi ke sebuah kota Arab di mana Roh Kudus sedang bergerak dalam kebangunan rohani. Apa yang dapat ia lakukan selain pergi ke sana? Mukjizat di Tengah-tengah Kaum Kedar menceritakan perjumpaannya yang luar biasa dengan mimpi dan penglihatan dalam kegerakan Allah baru-baru ini, dan menceritakan beberapa dari penglihatan mengejutkan yang ia sendiri telah alami di Timur Tengah dan seluruh dunia.

Dengan cara yang luar biasa dan pada skala yang tampaknya tidak pernah terjadi sebelumnya dalam penggenapan nubuatan Alkitab (Kisah Para Rasul 1:3), Tuhan sedang menunjukkan bahwa Ia hidup! Mukjizat di Tengah-tengah Kaum Kedar adalah sebuah kisah luar biasa tentang tanda-tanda ajaib dan mukjizat di dunia kaum Kedar.

Selama berabad-abad mengalami kekeringan seperti padang gurun di Timur Tengah, firman Tuhan sangat berharga. Tidak ada penglihatan terbuka. Tapi tiba-tiba, dalam kepenuhan waktu, skenario rohani di Timur Tengah telah berubah. Ia juga sedang menggenapi janji-Nya kepada Abraham bahwa Ismael akan hidup! Mimpi-mimpi dan penglihatan dinubuatkan untuk menjadi ciri-ciri utama dari kebangunan rohani akhir zaman, dan mereka sudah pasti adalah beberapa dari cara utama di mana Allah sedang mengkomunikasikan Injil kepada keturunan Abraham:

“Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan.” (Yoel 2:28)

Christine Darg adalah penulis dari empat buku dan telah tampil di televisi dan memproduksi puluhan dokumenter televisi. Christine dan suaminya, Peter, mendirikan kantor berita Christian Broadcasting Network di Yerusalem, dan telah bekerja bersama penginjil Reinhard Bonnke untuk membawa kebangunan rohani ke Afrika. Baru-baru ini, Christine sedang terlibat dalam kebangunan rohani di Timur Tengah dan dalam menyelenggarakan konferensi doa syafaat yang diinspirasi oleh Yesaya 19.

“Pada tanggal 19 Februari 1994, terjadi kebangunan rohani, lawatan yang luar biasa didalam satu ruang kelas yang berisi 21 anak kedar  dan seorang guru dari India. Pada waktu itu anak-anak ini sedang berdoa, tapi seketika itu juga ada anak yang melihat seorang pria di langit yang turun dan mendekati mereka dan sebagian yang lain melihat awan gelap lalu dari awan itu muncul cahaya yang terang benderang dan muncul seorang pria dengan kain putih seperti kandura dengan kain hijau dipundaknya dan memegang sebuah buku tua dengan tepian emas yang bertuliskan, “Holy Bible King James”, dengan memakai sandal tua dengan lingkaran emas di atas kepalanya. Ketika itu beberapa anak melihat bahwa pria ini menjadi tiga pria tapi lalu menjadi satu pria kembali. Dan ketika pria ini berjalan, dia meninggalkan jejak emas.. ya betul jejak emas. Ketika pria ini mendekati mereka, mereka mencium sebuah bau yang sangat harum, dan itu bau bunga mawar Sharon!

Pria ini berjalan mengelilingi kelas dan mendatangi setiap anak-anak kedar itu. Beberapa ketika pria ini menumpangkan tangan ke atas kepala mereka, mereka merasakan bahwa ada sebuah air dingin yang sejuk yang mengalir ke atas kepala mereka lalu tiba-tiba mengalir turun ke hati mereka. Dan pria ini menanyakan apa yang diinginkan anak-anak ini, dan yang ajaib semua yang diinginkan anak-anak ini semuanya terjadi. Beberapa dari anak-anak ini mereka mendeskripsikan bahwa pria ini tampan dan indah!!! Semua yang berada didalam ruang kelas itu dijamah oleh pria ini, tak terkecuali guru mereka tapi guru ini tak bisa melihat pria ini. Dan ada seorang anak yang menceritakan hal ini kepada gurunya, gurunya tidak percaya dan ketika anak ini bercerita pada orangtuanya hal yang sama terjadi, orangtuanya pun tidak percaya lalu orangtuanya membawa anak ini ke masjid dan bertemu pemimpinnya. Dan pemimpin ini memberi tau mereka bahwa pria yang menemui anak-anak itu adalah ISA ALMASIH, ya TUHAN YESUS sendiri yang menemui anak-anakNYA!!!”

Dapatkan Buku ini di SINI