KESAKSIAN


qaraqoshKetika Negara Islam (ISIS) berusaha merebut dan mengendalikan Suriah dan Irak, sejumlah media Kristen melaporkan terjadinya konversi iman besar-besaran di Timur Tengah, bahkan situs web Kristen Christian Post menyebutkan angka ribuan orang “menemukan Yesus”.

Situs web tersebut juga mewawancarai seorang warga Irak yang menjadi Kristen.

“Saya dulu adalah seorang Muslim dan sering berdakwah, tapi ada sesuatu yang hilang. Ada yang kosong tentang Allah dan al-Quran,” kata Barazan Azeezi kepada Christian Post. “Yesus menampakkan diri kepada saya dalam mimpi dan membuka mata saya… apa yang telah hilang itu adalah kasih dan damai-Nya”.

Azeezi mengatakan bahwa sejak itu ia mulai tertarik membaca Alkitab. (more…)

Kesaksian Pencarian Sang Kuasa

Sumber Kesaksian : Dr. Tedjo
CBNI – Saya adalah cucu GPH Tedjo Kusumo. Beliau adalah putra dari Hamengku Buwono VII, sultan Yokyakarta. Entah apa sebabnya, sejak kecil saya punya kekuatan supranatural. Ilmu saya terutama ialah ilmu getaran, saya mempunyai beragam ilmu getaran dan saya juga bisa melihat nasib orang. Orang tua saya mengetahui bahwa saya ini adalah anak aneh dalam keluarga saya. Saya suka berdoa dan berkata-kata sendiri, mereka tidak tahu jika saya sedang berbicara dengan jin yang menyertai hidup saya.

Saat saya kecil, saya ingin bermain dengan teman dan tentu butuh uang. Karena orang tua saya sangat ketat, tidak boleh jajan dan bermain, jadi saya suka mencuri-curi waktu untuk bermain. Karena saya juga butuh uang maka kemampuan saya pakai untuk mencari uang. Untuk urusan berkelahi, orang sebesar apapun akan saya hadapi. Begitu saya maju dan keluarkan ilmu getaran maka mereka semua akan jatuh, walau itu ada 20 orang sekalipun. Jadi jika saya datang, mereka semua sudah tahu ilmu saya, mereka akan takut dan lari. Orang menyebut saya dukun cilik. Jangan main-main dengan dukun cilik. (more…)

Saya (Omotoni Akintoye) lahir tanggal 18 November 1956 dari keluarga poligami yang tidak mengenal Kristus. Ibu sangat menderita saat mengandung dan melahirkan saya, karena saya adalah anak ke-10 dalam keluarga dan ke-9 kakak saya semuanya meninggal saat masih bayi atau pun dalam kandungan, sehingga ketika keluarga tahu bahwa ibu mengandung, mereka menolak dan menyingkirkannya. Akhirnya, ibu saya bersembunyi di sebuah kampung terpencil. Saya tidak lahir tepat pada saatnya, tapi pada usia kandungan ibu saya 18 bulan, sehingga ia sangat kesakitan saat saya lahir. Ibu dibawa ke rumah sakit yang sangat jauh dari kampung karena komplikasi. Orang tua saya tidak mau memberikan nama, karena takut saya akan meninggal jika diberi nama. Lagipula dalam adat saya, pemberian sebuah nama harus dilakukan dengan perayaan yang sangat mahal. Hal itu membuat saya dipanggil sekenanya pada masa kanak-kanak, sehingga pada saat remaja, saya memberi nama diri saya sendiri “Wahid”.

Saya sebenarnya anak yang cerdas di sekolah (Ahmadiyah Grammar School), namun saya juga sekaligus anak yang nakal, suka merokok, dan melakukan begitu banyak kenakalan remaja. Hal itu membuat saya menjadi anak yang paling banyak dihukum di sekolah, dan saya bangga akan hal itu. Sekolah segan mengeluarkan saya karena saya anak yang sangat cerdas, bahkan berhasil lulus SMA dengan nilai yang tinggi. (more…)

http://www.youtube.com/watch?v=CrEDbTImUsM


Tuhan Yesus Telah Bangkitkan Saya Dari Kematian (Kisah Nyata Dominggus Kenjam)

Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki- Nya.” Yohanes 5:21

Saudara-saudara yang dikasihi oleh Tuhan, dalam kesempatan ini saya akan bersaksi tentang peristiwa kematian dan kehidupan yang saya alami pada tanggal 15 Desember 1999. Peristiwa ini juga merupakan suatu tragedi bagi yayasan Doulos, Jakarta dimana STT Doulos ada di dalamnya dan saya adalah mahasiswa yang tinggal di asrama. Sebelum penyerangan dan pembakaran Yayasan Doulos tanggal 15 Desember itu, beberapa kali saya mendapat mimpi-mimpi
sebagai berikut:

Minggu, 12 Desember 1999, saya bertemu dengan Tuhan Yesus dan malaikat, saya terkejut dan bangun lalu berdoa selesai saya tidur kembali. (more…)

Kesaksian Yusuf Roni (Palembang)

Dari Yusuf Roni (seorang yang dulunya islam, dan ketika dia naik haji, dia melihat ke atas, dan ada SALIB PUTIH BERSINAR, sampai di indonesia dia lahir baru jadi Nasrani: Diatas ka’bah pun SALIB dijunjung tinggi sampai kelangit..
Bayangkan itu..!!!

Sejak kecil saya dididik oleh keluarga dalam agama Islam yang sudah menjadi agama turun temurun bagi keluarga “KEMAS” di Palembang. Saya sebagai anak tunggal yang dididik dan dimiliki oleh seluruh keluarga, dalam arti saya dididik oleh orang tua saya, juga oleh kakek saya dan juga oleh paman-paman saya turut bertanggung jawab mengarahkan saya, demikianlah sistem ke-keluargaan kami, yang saya kenal dan alami sejak kecil. Jadi apabila ada keputusan yang akan diambil mengenai diri saya, maka orang tua saya tidak berhak mutlak, sebab harus dimusyawarahkan terlebih dahulu oleh keluarga besar seperti yang saya katakan diatas…..

Yang dominan mendidik saya adalah kakek saya, karena itu sering saya disebut anak kakek (note: kakeknya adalah keturunan langsung dari Daeng Ario Wongso, anak Tumenggung Nogowongso, cucu pangeran Fatahillah, totalnya 10 keturunan dari Pangeran Fatahillah ke kakenya). Karena saya kagum dengan kakek yang wibawa dan kharismanya sangat besar ditengah-tengah keluarga kami, dan dalam masyarakat Islam Palembang! Sejak kecilpun saya sudah cenderung mempelajari agama Islam dan melaksanakan syariat-syariat agama dengan baik sampai saya dewasa tetap konsisten. (more…)

Sebuah kesempatan istimewa Tabloid GLORIA diperkenankan mewawancarai Raja Surakarta Pakoe Boewono XIII bernama Sinuhun Tedjo Woelan. Dalam wawancara eksklusif ini, terkuak pengakuan sosok Pakoe Boewono XIII telah melihat dan bertemu Isa Almasih, yang disebut-sebut Ratu Adil.

Bagaimana kisahnya berikut petikan wawancara Andriant wartawan Gloria dengan Sihuhun Tedjo Woelan:

Gloria: Sejak kapan Sinuhun mengenal agama dan spiritual dalam hidup ini?

Sinuhun: Kelahiran saya ada dua, yaitu kelahiran saya ke dunia yaitu pada 3 agustus 1954 dan kelahiran saya pada saat bapak ibu saya melihat pertama kai dan hal itulah yang disebut dengan kelahiran secara spiritual.Masa kecil saya seperti anak-anak pada umumnya, yang suka bermain. Saya mendapatkan pendidikan yaitu SD, SMP, SMA dan AKABRI. Di Keraton Solo, setiap senin khusus didik tentang agama, pada malam Jumat didik tentang spiritual yang namanya budi pekerti, budi luhur dan pada hari Jumatnya kedua hal yang didapatkan itu di praktekan dalam kehidupan nyata.

Gloria: Bisa diceritakan awal mula pengalaman religi didatangi Yesus, yang disebut Isa Almasih? (more…)

Next Page »