MUHAMMAD


Dari anarki perang kini kita beralih ke anarki seksual. Umat Muslim menganggap bahwa Muhammad adalah seorang nabi agung tetapi Muhammad sendiri menyatakan: “Aku hanya manusia biasa seperti kamu.” (Qs18:110 dan 41:6).

Al Qur’an memberikan lebih banyak keistimewaan kepada Muhammad dan sedikit kewajiban, Allah yang memberikan kepada Muhammad banyak isteri dan gundik sedangkan untuk kaum Muslim hak untuk menikah maksimum empat isteri.

“Wahai Nabi, sesungguhnya Kami telah menghalalkan bagimu isteri-isterimu yang telah kamu berikan mas kawinnya dan hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu, dan perempuan mu’min yang menyerahkan dirinya kepada Nabi kalau Nabi mau mengawininya, sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mu’min supaya tidak menjadi kesempitan bagimu.” (Qs 33:50) (more…)

Advertisements

Jalan Ke SurgaDulu, orang-orang Arab abad ke-7 adalah buta huruf. Mereka tak ada ilmu, tak ada info dan tolok perbandingan kecuali dongeng nenek moyang. Apa itu surga dan apa neraka bisa didongengkan oleh siapa saja orang yang berani tampil dengan modal berani & penuh keyakinan untuk membual. MAKA TAHULAH KITA SIAPA ITU MUHAMMAD YANG SEBENARNYA! Dia sungguh tidak tahu apa-apa tentang Surga, tempat bertahtanya Tuhan dengan segala kemuliaan, kekudusan dan kebenaranNya. Tetapi dia telah TERLALU BERANI BLUFFING (spekulasi dengan membual) dengan mengatas-namakan Allah. Dia secara kontradiktif berbicara semaunya hingga berani menjual tiket murahan ke surga kepada para pengikutnya… (more…)

“Atas otoritas siapa maka nama Yesus yang disampaikan dua kali oleh Gabriel, dan yang dipakai oleh Yesus untuk dirinya sendiri itu bisa digantikan sewenang-wenang oleh wangsit Muhammad dengan sebuah nama kosong? Dan dapatkah Muslim menerima bilamana Paus atau Penginjil Billy Graham atau Mirza Ghulam Ahmad misalnya mengubah nama Muhammad menjadi Mumet”?

Ia (jibril) berkata (kepada Maryam): “Sesungguhnya aku ini hanya-lah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci.” (Qs Maryam 19:19).

(Ingatlah), ketika para Malaikat berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)”. (Qs Ali Imran 3:45) (more…)

Muhammad tidak ditahbiskan oleh siapapun sebagai Nabi (tapi lalu dianggap jadi ‘nabi’ sejak saat itu). Di gua Hira, tidak ada event pengutusan Allah. Siapa oknum ruh yang sedang berbicaraSiapa yang mengutus ruh tersebut?  Apa hubungan ruh dengan AllahSemua total tanpa keterangandan jati diri!
Malah M
uhammad mengira ruh tersebut “salah satu dari jin” (al-Sirat al-Halabiyah, vol.1 p.377).

Khadijah meyakinkan Muhammad bahwa ia telah menjadi seorang nabi. Ia berkata, “Aku berlindung kepada Allah dari hal itu wahai Abul Qasim. Allah tidak akan memperlakukan engkau demikian sebab ia tahu tentang kejujuranmu, kau sungguh dapat dipercaya, karaktermu yang baik, dan kebaikanmu. Hal ini tidak mungkin, sayangku. Bersukacitalah, dan berbesar hatilah. Sesungguhnya demi dia yang memegang jiwaku, aku memiliki harapan bahwa engkau akan menjadi nabi bagi orang-orang ini.”[7] (more…)

Ketika saya menekuni studi mengenai Arab pra Islam, saya tidak pernah menemukan insiden seorang pria tua menikahi anak-anak. Orang Arab biasa menjodohkan anak-anak mereka saat masih kecil. Anak-anak itu berusia sebaya. Pernikahan yang sesungguhnya terjadi ketika anak-anak itu telah dewasa. Praktik pria tua menikahi anak-anak dimulai oleh Muhammad, yang dipandang orang Muslim sebagai teladan terbaik untuk diikuti.

Oleh  Alisina · 9 Maret, 2015

 pedofilia2

Buktidansaksi.com – Segelintir orang Muslim merasa malu dengan adanya fakta bahwa nabi mereka berhubungan seks dengan seorang anak ketika ia telah berusia 53 tahun. Namun demikian, alih-alih meninggalkannya, mereka berbohong mengenai usia Aisha dan berusaha keras untuk membuktikan bahwa ia sudah berusia (sedikit) lebih tua seperti yang dikatakannya dalam banyak hadith. Yang lainnya sangat tidak punya malu sehingga mereka bahkan tidak berusaha melakukan pendekatan itu, namun tetap membenarkan pedofilia nabi mereka. (more…)

Khosrow Parvis II dieksekusi atas perintah putranya Kaveh II pada tahun 628. Inilah tahun terjadinya Perang Khandaq. Pada saat itu, hanya dengan beberapa ratus pengikut, Muhammad tidak mempunyai keberanian untuk menulis surat yang arogan seperti itu kepada raja Persia. Jadi jelas kisah ini adalah sebuah kebohongan.

 khosrow

Kerajaan Persia Sassanian: Shahanshah Khosrow Parviz bersama Ratu Shahbanu Shirin dan Para Bangsawan Iran Tahun 7 AD

Buktidansaksi.com – Kisah Muhammad mengirim surat kepada Khosrow, raja Persia juga tidak dapat dipercayai, sama seperti kisah surat kepada Heraclius. Menurut mitologi Islam, Abdullah ibn Hudhafa menyampaikan surat Muhammad kepada Khosrow. Surat itu berbunyi:

“Demi nama Allah, Yang Maha Pengasih dan maha Penyayang! Dari Muhammad, utusan Allah, kepada Kisra Yang Agung dari Iran.[1] Damai bagi orang yang mencari kebenaran dan menunjukkan iman kepada Allah dan nabi-Nya dan bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan Ia tidak dipersekutukan, dan yang percaya bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan nabi-Nya. Di bawah perintah Allah, aku mengundangmu kepada-Nya. Ia telah mengutus aku untuk menuntun semua umat agar aku memperingatkan mereka akan murka-Nya dan memberikan ultimatum kepada orang-orang yang tidak beriman. Peluklah Islam maka engkau akan tetap aman. Dan jika engkau menolak menerima Islam, engkau akan bertanggung-jawab atas-dosa-dosa orang Majusi”.  (more…)

BuktidanSaksi.com – Bagaimana mungkin Allah yang Maha Tahu tidak mengetahui bahwa nabinya telah ditipu? Mengapa Dia tidak langsung mengkoreksi nabi-Nya? Fakta bahwa kabar perkataan nabi sampai ke Abisinia dan para imigran pulang kembali memberitahu kita bahwa kasus penipuan ini mungkin berlangsung selama berbulan-bulan. Apakah Allah sedang tidur, atau setan menipu-Nya juga? Anggaplah Allah sedang teralih perhatiannya, dan Jibril itu tolol, bagaimana mungkin Muhammad tidak menyadari bahwa ayat-ayat ini mengkontradiksi semua hal yang telah ia ajarkan sejauh ini? Apakah ia sedemikan bodohnya sehingga tidak menyadari bahwa memuji-muji dewa-dewa lainnya menentang ajarannya yang dianggap menganut faham monoteisme?

Patung berhala Al Lah – Sang Dewa Bulan bangsa Arab pra-Islam. Perhatikan tanda bulan sabit di dadanya

Di Mekah Muhammad telah menyebarkan Islam selama hampir tujuh tahun, dan dengan pengecualian beberapa orang, semua pengikutnya adalah anak-anak muda atau budak. Permusuhan semakin marak dan ia dikucilkan oleh warga Mekkah. Masyarakat marah kepadanya, bukan saja karena ia menghina dewa mereka, tetapi juga karena ia membujuk anak-anak mereka dan memisahkan mereka dari keluarga mereka. (more…)

Next Page »