Quran Dalam Terang Alkitab

Introduksi

Para teolog Muslim selalu menekankan bahwa bukti yang dimiliki Quran terletak pada keindahannya dan naturnya, situasi dimana Quran disebarkan. Sedemikian sehingga mereka menantang dunia untuk menghasilkan sebuah kitab yang dapat dibandingkan dengan Quran namun hingga saat ini tidak seorangpun mampu melakukannya.

Diantara klaim-klaim tersebut terdapat fakta bahwa Quran adalah satu-satunya kitab yang “diwahyukan” yang teksnya tetap murni dan tidak ternoda pada zaman ini.

Sudah tidak asing ketika para teolog tersebut mengatakan bahwa di dalam Quran segala sesuatunya dijelaskan secara mendetil dari berbagai sudut pandang, dengan perintah dan kiasan, teladan-teladan, cerita-cerita, perumpamaan-perumpamaan, dan sebagainya. Dengan kata lain, Quran bukanlah kisah-kisah narasi atau pembeberan semacam rumusan-rumusan abstrak yang tidak jelas.

Pandangan populer yang dikemukakan oleh para teolog Muslim adalah bahwa Alkitab, berdasarkan standar apapun, telah dinodai, maka oleh karena itu tidak dapat dipandang sebagai Firman Tuhan yang sejati. Sehingga, untuk menggantikan posisinya, datanglah sebuah Kitab baru yang “diwahyukan”, yang otentik, dan juga yang terpelihara sempurna sepanjang masa dari penodaan. Kepercayaan ini didasarkan atas “pewahyuan” janji Allah yang terdapat dalam kata-kata ini:

Surah 15:9

Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al’Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.”

Janji ilahi ini harus diuji dengan teliti dalam terang kuasa dan kesetiaan Tuhan. Dalam pandangan banyak orang, Alkitab nampaknya lebih merupakan hasil karya manusia daripada suatu karya ilahi. Isi Alkitab senantiasa diragukan oleh orang-orang tertentu yang mengklaim bahwa mereka mengenal Tuhan. Yang semakin membuat Perjanjian Baru tidak populer adalah kenyataan bahwa beberapa penulisnya seperti Markus, Lukas dan Paulus bukanlah anggota para Rasul/duabelas murid pertama yang dipilih oleh Yesus.

Adalah tujuan penulis untuk berbagi dengan anda beberapa gagasan yang ada dalam Alkitab dengan menguji kejadian-kejadian di dalamnya dalam hubungan dengan apa yang diwahyukan dalam Quran.

Penulis berharap bahwa dengan cara ini keraguan akan disingkirkan dan iman akan dipulihkan, dalam usaha kita untuk mengetahui “Jalan Yang Lurus”.

Kapankah Alkitab Dinodai?

Allah telah berulangkali menekankan dalam halaman-halaman Quran bahwa Kitab ini “diwahyukan” untuk mengkonfirmasi dan menggenapi Alkitab.

Bagaimanapun, saat diuji secara kritis, di banyak tempat dan berdasarkan pada kepercayaan fundamental kekristenan, pesan yang diberikan di dalam Quran bertujuan untuk menghapus berita Alkitab. Di sisi yang lain, orang-orang yang tidak memiliki banyak pengetahuan tentang pesan-pesan/pengajaran Quran kadangkala salah menyatakan bahwa kedua kitab tersebut memiliki pesan yang sama. Walaupun ada beberapa peristiwa yang sama yang dicatat dalam kedua kitab tersebut, Quran dianggap sebagai kitab yang “diwahyukan” dan oleh karena itu mempunyai keunikan dalam segala hal. Ada juga yang percaya bahwa Quran ditulis oleh Allah sendiri di surga, dan disimpan disana, sampai Allah menurunkannya pada seorang Nabi Islam yang suci pada waktu yang telah ditentukan. Beberapa orang juga mendukung pandangan yang mengatakan bahwa Quran diwahyukan secara bertahap.

Menyadari bahwa dalam banyak hal wahyu dalam Quran bertentangan dengan apa yang secara eksplisit dinyatakan di dalam Alkitab, mereka yang percaya kepada Quran sebagai otoritas mereka yang pertama, telah menyimpulkan bahwa isi Alkitab telah dirusak. Konsekuensinya, mereka mencoba untuk menyaring isi Alkitab dan memilah daging dari tulangnya. Bagaimanapun, masalahnya adalah bagaimana mengidentifikasi tolak ukur yang tepat bagi usaha seperti itu. Bahan acuan apa yang harus kita miliki?

Klaim-klaim mereka menyatakan bahwa Quran mengandung SEMUA KEBENARAN yang “diwahyukan” Allah dalam kitab-kitab terdahulu. Namun apakah Quran menyediakan SEMUA kebenaran yang telah/pernah diwahyukan? Pesan apakah yang ingin disampaikan Allah pada kita dengan mengatakan bahwa:

Surah 4:164

Dan Kami telah mengutus rasul-rasul yang sungguh telah kami kisahkan tentang mereka kepadaMu (Muhammad) dahulu, dan rasul-rasul yang tidak kami kisahkan tentang mereka kepadamu

Ini dengan jelas menerangkan mengapa para nabi seperti Yesaya, Yoel, Mikha, Yeremia, Maleakhi, Hagai, Samuel, Hosea, Amos, Obaja, Habakuk dan yang lainnya; tidak disebutkan dalam pesan Allah yang diwahyukan kepada Muhammad.

Demikian pula, sejumlah peristiwa yang terjadi saat Allah mulai menyatakan tujuan dan kehendak-Nya pada umat manusia, juga tidak dapat ditemukan di dalam Kitab yang “diwahyukan” ini. Hal ini menimbulkan pertanyaan: seberapa komprehensif dan “up-to-date” berita yang dimiliki Quran dalam terang pernyataan tersebut diatas?

Pertanyaan penting lainnya untuk dipikirkan adalah: jika benar Alkitab telah dinodai, apakah itu terjadi SEBELUM atau SESUDAH pewahyuan Quran?

Allah itu maha mengetahui dan bijaksana. Ia tidak melakukan kesalahan dalam apapun yang diucapkan atau dilakukan-Nya karena Ia sangat mengetahui akan masa lampau, kini dan yang akan datang. Oleh karena itu kita yakin bahwa Allah mengetahui apa yang dikatakan-Nya dalam mewahyukan pesan-Nya kepada Muhammad-sebagaimana yang dicatat di dalam Quran. Allah mengucapkan kata-kata ini di dalam Quran berabad-abad setelah “penyataan” penodaan itu terjadi terhadap Alkitab.

Surah 4:136

Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan RasulNya dan kepada kitab yang Allah telah turunkan kepada rasulNya, serta kitab yang telah Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, rasul-rasulNya serta

hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.”

Sangatlah jelas bahwa kitab-kitab yang diturunkan kepada orang-orang sebelum Muhammad mestilah merupakan kitab-kitab yang dimiliki oleh orang Yahudi dan orang Kristen pada waktu itu.

Setelah menerima pesan dari Allah, apakah Muhammad kemudian berbalik untuk berkata di dalam Hadis bahwa kitab-kitab yang diwahyukan sebelum Muhammad adalah palsu/ternodai? Apakah Allah menyetujui sebuah pesan yang ternodai sebelumnya?

Lebih jauh lagi, tidak ada keraguan bahwa dari Quran, Allah menghormati Taurat (Hukum Yahudi) yang telah dimiliki orang Yahudi sebagai tulisan yang otentik dan sah saat Muhmmad bertemu dengan mereka. Sebab Allah bertanya pada Muhammad demikian:

Surah 5:46, 47.

Tetapi mengapa mereka datang kepada Muhammad untuk mencari keputusan, sementara mereka sendiri memiliki Taurat mereka sendiri?…di dalamnya ada petunjuk dan cahaya…”

Ini menunjukkan bahwa Allah sendiri tidak mengharapkan orang Yahudi untuk mendapatkan terang dan panduan dari Muhammad karena Ia tidak ragu bahwa Hukum yang telah diberikan-Nya pada mereka itu adalah sah dan tidak ternodai. Sang Nabi suci Islam tidak pernah bertemu dengan para nabi terdahulu ketika mereka masih hidup, tetapi Allah menuntunnya dengan kata-kata ini:

Surah 6:90.

Mereka itulah orang-orang yang telah menerima petunjuk dari Allah, maka ikutilah petunjuk mereka.

Selain dari membaca kitab-kitab yang telah diterima oleh para nabi yang terdahulu, tidak ada sarana lain bagi sang Nabi Suci Islam untuk mendapatkan tuntunan dari mereka. Apakah Allah menuntun Muhammad untuk menggunakan kitab ternoda/palsu?

Dari Quran juga terbukti ketika Sang Nabi Islam melakukan kontak dengan orang-orang Kristen, Injil mereka masih belum ternoda. Untuk meneguhkan kenyataan ini, Allah menasehatkan orang-orang Kristen sebagai berikut:

Surah 5:50

Biarlah orang-orang yang memegang Injil mengadili berdasarkan apa yang Allah telah nyatakan kepada mereka

Injil manakah yang dimaksudkan disini? Injil yang palsu ataukah yang “asli”? Harus diingat bahwa teks Injil dalam bahasa Yunani yang dibaca orang-orang Kristen pada masa hidup Muhammad tidaklah berbeda dengan yang dibaca orang Kristen pada masa kini.

Maka sekali lagi kita harus meminta para sarjana Muslim untuk menjelaskan secara tepat kapan terjadinya pemalsuan Taurat dan Injil? Apakah setelah pewahyuan Quran atau sebelumnya? Jika pemalsuan/penodaan itu terjadi setelah pewahyuan Quran, maka kita harus menyimpulkan bahwa Allah melanggar janji-Nya untuk menjaga kitab-kitab suci-Nya. Tetapi sebagaimana yang dinyatakan oleh Quran, ini adalah sesuatu yang tidak mungkin terjadi:

Surah 3:194.

Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang Engkau telah janjikan kepada Kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji

Sebagaimana beberapa orang Kristen telah melenceng dari kebenaran Injil, untuk berpaling kepada pengajaran dari roh-roh jahat pada masa kini, demikianlah juga pada masa hidup Sang Nabi suci Islam. Berkenaan dengan situasi penyesatan ini, Allah berkata demikian:

Surah 5:69.

Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, Shabiin dan Nasrani, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, maka tidak akan ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.

Sangat jelas dari kata-kata ini bahwa Allah menginginkan agar Sang Nabi suci Islam, sebagaimana juga anda dan saya, yakin bahwa Hukum (Taurat) dan Injil, dan sesungguhnya semua wahyu yang diberikan kepada “Para Ahli Kitab” adalah sah. Oleh karena itu Ia menetapkannya sebagai standar dan Ia mengharapkan mereka untuk menaatinya. Apakah ada hukum lain yang dimaksudkan oleh Allah selain dari yang termuat dalam kitab-kitab Ibrani dan Perjanjian Lama dan adakah Injil lain selain dari Perjanjian Baru?

Apakah pendapat anda mengenai Hukum Taurat dan Injil? Inilah yang diperintahkan Allah untuk dikatakan Muhammad mengenai kitab-kitab itu:

Surah 5:68

Hai Ahli Kitab, kamu tidak akan dipandang beragama sedikit pun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu.

Sekali lagi ini mengkonfirmasi kenyataan bahwa Alkitab adalah standar yang diinginkan Tuhan untuk dipatuhi oleh orang Kristen. Jika Tuhan sampai meragukan keabsahannya, mengapa Ia menetapkan perintah semacam itu? Pada kenyataannya, kita tidak dapat menemukan satupun bukti yang menyatakan bahwa Alkitab itu palsu/ternoda dan oleh karena itu kita yakin orang-orang yang mengikutinya sesungguhnya adalah orang-orang yang “berjalan dalam jalan/arahan yang tepat”. Kita tidak meragukan bahwa Allah sanggup mengenali orang-orang yang demikian dan Ia sanggup memberikan pahala kepada mereka seperti yang telah dijanjikan-Nya.

Surah 2:62

Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, Shabiin dan Nasrani, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, maka tidak akan ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.

Allah sangat meyakini keabsahan Alkitab sehingga Ia tidak ragu menasehati Nabi Suci Islam sebagai berikut:

Surah 10:94

Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepada kamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu.

“Kitab” atau “Tulisan” (Pickthall) yang menjadi referensi ayat Quran diatas berasal dari masa SEBELUM Muhammad dan oleh karena itu mestilah mengacu pada Alkitab. Ayat ini sekali lagi mengkonfirmasi keyakinan Allah yang mendalam terhadap Alkitab sebagai sumber yang dapat diandalkan bagi pewahyuannya. Sedemikian yakinnya, sehingga Ia tidak ragu untuk merekomendasi agar Muhammad berkonsultasi pada orang-orang yang membaca Alkitab untuk mengkonfirmasi wahyu yang sedang diterima oleh Muhammad.

Allah tidak pernah menginstruksikan Muhammad untuk berkonsultasi pada penganut Budha, Hindu, Konfusius, Tao atau Zoroaster. Namun demikian, dengan keyakinan akan otentisitas kitab orang Yahudi dan Kristen, Nabi Islam yang terkasih ini mengandalkan kitab-kitab ini hingga menyingkirkan semua hal yang disebut diatas.Jika bukan karena nasehat yang benar dari orang-orang Kristen, Sang Nabi Islam pasti telah meragukan wahyu Allah. Oleh karena itu, kitab-kitab orang Yahudi dan Kristen (Alkitab) yang tidak ternoda, ditambah dengan nasehat yang dapat dipertanggungjawabkan dari orang-orang Kristen, membentuk dasar yang kuat bagi Sang Nabi dalam menerima wahyu Allah.

Sang Nabi Islam tidak memutuskan sendiri untuk berkonsultasi dengan orang-orang Kristen. Perintah untuk itu datangnya dari Allah yang Maha Mengetahui, yang menyadari pada saat Ia berbicara dengan Muhammad bahwa kitab-kitab orang Yahudi dan orang Kristen tidak ternoda/palsu.

Oleh karena itu Sang Nabi tidak mempunyai pilihan lain selain dari menaati perintah Allah. Berdasarkan pengajaran yang telah anda terima sejauh ini mengenai Alkitab dan orang-orang Kristen, apakah anda akan mengusulkan pada Sang Nabi Islam untuk berkonsultasi pada orang Kristen, jika anda berada pada posisi ini?

Maka kita menyimpulkan bahwa Allah telah menetapkan Alkitab sebagai tolok ukur untuk mengukur dan memastikan kebenaran Quran.

Mengapa kemudian orang-orang yang mengklaim diri sebagai pengikut Quran dan yang mencintai pengajaran Quran dan Sang Nabi Islam dewasa ini memutuskan untuk bertentangan dengan apa yang dilakukan Sang Nabi berdasarkan pada instruksi dari Penciptanya? Mestinya, mereka mengikuti rekomendasi yang datang dari Allah dan mengambil waktu untuk berkonsultasi pada orang-orang Kristen berkenaan dengan makna Alkitab dan keabsahan wahyu Quran.

Mungkin anda beranggapan bahwa orang-orang Kristen telah sesat dan ditakdirkan untuk masuk neraka, namun kenyataannya tetaplah bahwa jika bukan karena orang-orang Kristen, Muhammad tidak akan pernah mempunyai keyakinan akan wahyu Allah yang memampukan dia untuk mendirikan agamanya.

Berdasarkan pandangan ini, saya yakin bahwa Allah sendiri tidak akan menjatuhkan penghakiman bahwa kitab-kitab orang Yahudi dan orang Kristen telah ternoda. Demikian pula, malaikat Gabriel juga tidak akan bersaksi menentang kitab-kitab ini ketika ia diutus untuk menemui Sang Nabi.

Kecuali jika kita semua menerima bahwa Alkitab yang ada sekarang masih tidak ternoda, kita akan lebih merusak pesan yang dibawa Sang Nabi suci Islam (P.B.U.H). Dengan menyerang Alkitab yang ada sekarang, yang tidaklah berbeda dari manuskrip yang ada pada jaman Muhammad, orang-orang Muslim hanyalah menyakiti diri mereka sendiri.

Oleh karena itu, sejak Allah telah mendeklarasikan:

Surah 15:9

Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.

Maka Ia, Allah yang maha mengetahui ingin agar kita mengerti kenyataan ini: “sebagaimana ia sanggup memelihara Quran dari penodaan Ia telah sanggup juga memelihara wahyu yang telah diberikan-Nya terlebih dahulu di dalam kitab-kitab Yahudi dan Alkitab orang Kristen dari penodaan”.

Di lain pihak, jika kita tetap berpegang pada keyakinan bahwa kitab-kitab terdahulu telah dinodai dan dipalsukan, maka secara tidak langsung kita mengatakan pada Allah bahwa karena Ia telah gagal memelihara kitab-kitab terdahulu, maka tidak ada jaminan bahwa Ia dapat memelihara Quran dari penodaan.

Bukankah ini adalah pemikiran yang masuk akal? Jawabannya tentu saja TIDAK, karena kuasa Allah tidak pernah berubah.

Siapa Yang Menodai Alkitab?

Berdasarkan perkataan Allah sendiri, tidak ada seorangpun yang telah memalsukan kitab-kitab umat yang kepada mereka Allah memerintahkan Muhammad untuk meminta nasehat, karena Allah menjamin Muhammad bahwa:

Surah 18:27 (Pickthall)

Dan bacakanlah apa yang diwahyukan kepadamu, yaitu kitab Tuhanmu (Al Quran).Tidak ada seorang pun yang dapat mengubah kalimatNya. Dan kamu tidak akan menemukan tempat berlindung selain daripadaNya.

Berdasarkan hal ini, adakah orang yang masih dapat tetap berpendapat bahwa Allah tidak mampu memelihara kitab-kitab terdahulu dari pemalsuan, yaitu kitab yang sama yang menjadi sumber klarifikasi bagi Sang Nabi Islam? Jika mereka tetap mempertahankan argumen ini maka kita harus menyampaikan pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

Jika Allah yang sama ini, yang tidak dapat memelihara kitab-kitab terdahulu, harus berpaling dan meyakinkan kita bahwa ia dapat memelihara Quran, dapatkah kita sungguh-sungguh mempercayai-Nya? Dapatkah Allah mencegah orang dari memasukkan kesalahan-kesalahan ke dalam Quran-Nya saat ini? Tidakkah Ia akan mengecewakan kita sebagaimana Ia telah mengecewakan umat-Nya pada masa lampau?

Jika mereka yakin bahwa Ia dapat menjaga Quran, kita ingin bertanya, mengapa Ia tidak dapat melindungi kitab-kitab terdahulu? Apakah Ia pernah kehilangan kuasa dan otoritas-Nya, ataukah Ia telah kehilangan kemampuan-nya untuk memelihara firman-Nya? Sekali lagi jawabannya adalah TIDAK.

Semasa hidup Sang Nabi suci Islam, orang-orang Yahudi dan Kristen tersebar di seluruh penjuru dunia, bersama dengan kitab suci mereka. Oleh karena itu kita dapat bertanya, bagaimana mungkin semua salinan kitab suci yang ada dapat dipalsukan secara simultan tanpa meninggalkan satu salinan pun yang tidak dipalsukan?

Menurut anda apakah yang menjadi alasan yang sebenarnya dibalik usaha orang Yahudi dan orang Kristen untuk menodai kitab suci mereka sendiri? Tentu saja ini sesuatu yang tidak mungkin terjadi.

Seandainyapun kemudian ada niat untuk memalsukan, tentunya orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen di Mekkah dan Madinah telah melakukannya, karena merekalah yang pertama-tama bertemu dengan Muhammad. Bagaimana dengan jutaan orang Yahudi yang tersebar dimana-mana? Jika pemalsuan ini berdampak secara terpisah, maka hal ini dapat dipandang tidak lebih dari suatu keajaiban bagi semua manuskrip yang dipalsukan.
Demikian pula, kita tidak dapat membayangkan adanya kemungkinan bahwa semua orang Yahudi dan orang Kristen berkumpul bersama dalam suatu pertemuan untuk membahas dampak perubahan dalam kitab suci mereka karena Quran menyatakan bahwa:

Surah 2:113

Dan orang-orang Yahudi berkata: “Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan”, dan orang-orang Nasrani berkata, “Orang-orang Yahudi tidak mempunyai suatu pegangan,” padahal mereka sama-sama membaca Alkitab….Maka Allah akan mengadili diantara mereka pada Hari Kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padaNya.

Perseteruan dan debat kusir antara orang Yahudi dengan orang Kristen tidak mungkin menghasilkan kesepakatan bersama untuk melakukan tindakan yang sangat memalukan ini. Tidak mungkin mereka dapat melakukan hal yang demikian tanpa sepengetahuan Allah dan yang bertentangan dengan janji-Nya bahwa ia akan memelihara firman-Nya.


Tanggal-tanggal Dalam Manuskrip Alkitab

Dalam melanjutkan debat kita ini, sangatlah penting bagi kita untuk memperhatikan tanggal bilamana manuskrip Alkitab dituliskan. Jika kita memperhatikan kitab suci Ibrani (Perjanjian Lama) ditulis dalam waktu lebih dari 1000 tahun, berawal sekitar 1450 SM. Lima kitab pertama yang dikenal dengan “Hukum/kitab Musa” atau “Pentateukh” sangatlah lengkap dan dipandang sebagai kanon pada tahap awal dan menjadi referensi bagi banyak tulisan lain seperti tulisan-tulisan Daud (1000-970 SM). Dua bagian lain dari kitab-kitab Ibrani adalah kitab Para Nabi dan “Hagiografa” (“tulisan-tulisan lain”-yang terdiri dari kitab-kitab sejarah, hikmat dan puisi). Kitab terakhir yang ditulis adalah Maleakhi, yaitu kira-kira pada 435 SM.

Kompilasi akhir dari kitab-kitab Ibrani sebagaimana yang diyakini oleh orang Yahudi dikerjakan oleh Yudas Makkabeus pada sekitar 165 SM dan sebuah terjemahan (yang dikenal dengan Septuaginta) telah dibuat dalam bahasa Yunani pada sekitar 200 SM.

Yesus dan para penulis Perjanjian Baru mengutip beragam bagian dari kitab-kitab Ibrani sebagai suatu tulisan yang berotoritas ilahi, sebanyak lebih dari 295 kali dengan menggunakan baik versi-versi Ibrani dan Septuaginta (versi Yunani). Bahwa kitab-kitab ini adalah kitab-kitab yang sama dengan Perjanjian Lama yang ada pada masa kini, dan telah dikonfirmasikan dengan penemuan Gulungan-gulungan Laut Mati pada 1947.Ke-800 manuskrip terpisah ini, yang adalah milik orang Yahudi kuno telah tersembunyi dan terpelihara baik oleh udara kering di gua-gua di Qumran sejak jaman sebelum Yesus (kemungkinan dari masa sekitar 60 SM).Gulungan-gulungan itu memuat banyak bagian dari kitab-kitab Ibrani dan merupakan manuskrip tertua yang ada namun tidak ditemukan adanya perbedaan yang berarti antara keduanya dengan manuskrip-manuskrip yang digunakan untuk penerjemahan Alkitab yang dibuat sejak jaman Muhammad.

Jika kita kembali kepada Perjanjian Baru, sekali lagi kita tidak menemukan adanya bukti pemalsuan seperti yang diklaim oleh orang-orang Muslim. Melalui riset mereka, saat mereka meneliti tulisan-tulisan para pemimpin Kristen mula-mula dan yang mereka perhatikan, apakah merupakan kejadian-kejadian sejarah yang digunakan sebagai referensi maupun tidak, sarjana-sarjana Alkitab mampu menentukan tanggal-tanggal yang tepat bagi kebanyakan tulisan manuskrip-manuskrip Perjanjian Baru. Berikut ini adalah beberapa tanggal yang telah disepakati bagi kitab-kitab Perjanjian Baru.

Manuskrip Penulis Tempat Tanggal

Injil Lukas Lukas Roma sekitar 59 M

Injil Yohanes Yohanes Efesus sekitar 80 M

Kisah Rasul Lukas Roma sekitar 60 M

Surat Roma Paulus Corintus sekitar 58 M

Surat 1Korintus Paulus Efesus sekitar 55 M

Surat Galatia Paulus Antiokhia sekitar 49 M

Surat Efesus Paulus Roma sekitar 61 M

Surat 2 Timotius Paulus Roma sekitar 67 M

Dari data tersebut diatas, dapat diketahui bahwa hampir semua manuskrip Perjanjian Baru telah selesai ditulis bahkan sebelum penyebaran orang Yahudi pada 70 M dan tentu saja sebelum akhir abad pertama. Tidak satupun penulisnya memiliki prasangka terhadap Sang Nabi suci Islam karena ia belum dilahirkan hingga kira-kira 500 tahun kemudian. Ketika ia lahir pada 570 M, manuskrip Perjanjian Baru telah dikompilasi dan membentuk otoritas mendasar bagi pengajaran Kristen. Daftar kitab-kitab Perjanjian Baru yang diterima (yang sama dengan yang digunakan sekarang) diberikan dalam bentuk surat pastoral oleh Athanasius yang bertanggal 397 M. Bukan hanya itu, bahkan sebelum masa ini, manuskrip-manuskrip telah tersebar luas dan diterjemahkan ke dalam bahasa Latin, Siria dan Koptik dan dikutip dalam tulisan-tulisan para pemimpin gereja mula-mula. Tulisan-tulisan ini mengkonfirmasikan bahwa Perjanjian Baru yang ada sekarang adalah sama dengan yang dahulu mereka gunakan. Maka adalah tidak mungkin tetap berpegang pada argumen bahwa orang Kristen di kemudian hari memalsukan manuskrip-manuskrip itu untuk membuat “Periklytos” (“Dia Yang Terpuji”, yaitu Ahmad atau Muhammad), dibaca sebagai “Parakletos” (“Sang Penghibur”, Yoh.14:16,26; 15:26; 16:7) dengan maksud untuk menghancurkan dukungan alkitabiah mengenai kedatangan Nabi Muhammad.

Pada titik waktu ini, marilah kita menguji beberapa peristiwa yang terjadi di dalam Alkitab yang kita miliki pada masa kini dan membandingkannya dengan apa yang berlaku di dalam Quran sebagaimana “diwahyukan” kepada Muhammad.


Survey Terhadap Peristiwa-peristiwa Alkitab

Yang Dicatat Di dalam Qur’an

Bagian ini memuat survey terhadap peristiwa-peristiwa di dalam Alkitab yang juga dicatat di dalam Qur’an.Para pembaca diundang untuk membandingkan peristiwa-peristiwa yang dicatat dalam Quran dengan yang ada dalam Alkitab untuk melihat kesimpulan apa yang dapat ditarik.

Peristiwa-peristiwa Dalam Perjanjian Lama

1.1.1 Penciptaan manusia

Kejadian 1:26

Berfirmanlah Tuhan: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita,…”

Surah 2:30

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: Sesungguhnya Aku kendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.”

1.1.2 Taman Eden Dan Kejatuhan Manusia

Kejadian 2:8

Selanjutnya Tuhan Yahweh membuat taman diEden,di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.

Surah 2:35

Dan Kami berfirman: “Hai Adam diamilah oleh kamu dan isterimu Surga ini.”

Kejadian 2:16-17

Lalu TuhanYahweh memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetauan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati”.

Surah 2:35 (7:19)

…Dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, tetapi janganlah dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang lalim.

Kejadian 2:19-20

Lalu TuhanYahweh membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu. Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan,..

Surah 2:31, 33 (Pickthall)

Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya….

Allah berfirman: “Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama mereka, Maka setelah diberitahukan kepada mereka nama-nama mereka, Allah berfirman, “bukankah sudah kukatakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi?…

Kejadian 3:1, 4-5

Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh Tuhan Yahweh. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Tuhan berfirman: semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?” Tetapi ular itu berkata kepada permpuan itu: “sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Tuhan mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Tuhan, tahu tentang yang baik dan yang jahat”.

Surah 7:20

Maka Setan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya, dan Setan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu dari mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal (dalam Surga).”

Kejadian 3:6-11

Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena membari pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya. Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat. Ketika mereka mendengar bunyi langkah Tuhan Yahweh, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, beresembunyilah manusia dan istrinyaitu terhadap Tuhan Yahweh diantara pohon-pohonan dalam taman. Tetapi Tuhan Yahweh memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya:”Dimanakah engkau?” ia menjawab: “Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi”. Firman-Nya: “Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon yang Kularang engkau makan itu?”

Surah 7:22

Maka Setan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun Surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka, Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: “Sesungguhnya Setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua.”

Kejadian 3:18,19,23

Semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu; dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali lagi menjadi debu. Lalu Tuhan Yahweh mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah darimana ia diambil”.

Surah 7:24-25

Allah berfirman: ”Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh dari sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan di muka bumi sampai pada waktu yang telah ditentukan.” Allah berfirman: “Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu pula kamu akan dibangkitkan.”

1.1.3 Nuh dan Bahtera

Kejadian 6:13-14

Berfirmanlah Tuhan kepada Nuh: “Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi. Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; bahtera itu harus kau buat berpetak-petak dan harus kau tutup dengan pakal dari luar dan dari dalam”.

Surah 11:36-37

Dan diwahyukan kepada Nuh, bahwasanya sekali-kali tidak akan beriman diantara kaummu, kecuali orang yang telah beriman, karena itu janganlah kamu selalu bersedih hati tentang apa yang mereka selalu kerjakan. Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang yang lalim itu; sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.

Kejadian 7:1-2

Lalu berfirmanlah Yahweh kepada Nuh: “Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang kulihat benar di hadapan-Ku diantara orang zaman ini. Dari segala binatang yang tidak haram haruslah kau ambil tujuh pasang, jantan dan betinanya, tetapi dari binatang yang haram satu pasang, jantan dan betinanya”.

Surah 11:40

Kami berfirman, “Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing-masing binatang sepasang (jantan dan betina) dan keluargamu…”

Kejadian 7:10

Setelah tujuh hari datanglah air bah meliputi bumi.

Surah 11:40

Hingga apabila perintah Kami datang dan dapur telah memancarkan air.

Kejadian 7:17

Empatpuluh hari lamanya air bah itu meliputi bumi; air itu naik dan mengangkat bahtera itu, sehingga melampung tinggi dari bumi.

Surah 11:42

Dan bahtera itu berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung…

Kejadian 8:1-2,4

Maka Tuhan mengingat Nuh dan segala binatang liar dan segala ternak, yang bersama-sama dengan dia di dalam bahtera itu, dan Tuhan membuat angin menghembus melalui bumi, sehingga air itu turun. Ditutuplah mata-mata air samudera raya serta tingkap-tingkap di langit dan berhentilah hujan lebat dari langit,..Dalam bulan yang ketujuh, pada hari yang ketujuhbelas bulan itu, terkandaslah bahtera itu pada pegunungan Ararat.

Surah 11:44

Dan difirmankan: “hai bumi, telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah,” Dan air pun disurutkan, perintah pun diselesaikan dan bahtera itu pun berlabuh di atas bukit Judi, dan dikatakan, “Binasalah orang-orang yang lalim.”

Kejadian 8:15-16

Lalu berfirmanlah Tuhan kepada Nuh: “Keluarlah dari bahtera itu, engkau bersama-sama dengan istrimu serta anak-anakmu dan istri anak-anakmu”.

Surah 11:48

Difirmankan: “Hai Nuh, turunlah dengan selamat sejahtera dan penuh keberkatan dari Kami atasmu…”

1.1.4

1.1.5 Abraham menjamu malaikat-malaikat

Kejadian 18:1-7

Kemudian Yahweh menampakkan diri kepada Abraham dekat pohon Tarbantin di Mamre, sedang ia duduk di pintu kemahnya waktu hari panas terik. Ketika ia mengangkat mukanya, ia melihat tiga orang berdiri di depannya. Sesudah dilihatnya mereka, ia berlari dari pintu kemahnya menyongsong mereka, lalu sujudlah ia sampai ke tanah, serta berkata: “Tuanku, jika aku telah mendapat kasih tuanku, janganlah kiranya lampaui hambamu ini. Biarlah diambil air sedikit, basuhlah kakimu dan beristirahat di bawah pohon ini; biarlah kuambil sepotong roti, supaya tuan-tuan segar kembali; kemudian bolehlah tuan-tuan meneruskan kembali perjalanannya; sebab tuan-tuan telah datang ke tempat hambamu ini”. Jawab mereka: “Perbuatlah seperti yang kau katakan itu”. Lalu Abraham segera pergi ke rumah mendapatkan Sara serta berkata:”Segeralah! Ambil tiga sukat tepung yang terbaik! Remaslah itu dan buatlah roti bundar!” Lalu berlarilah Abraham kepada lembu sapinya, ia mengambil seekor anak lembu yang empuk dan baik dagingnya dan memberikannya kepada seorang bujangnya, lalu orang ini segera mengolahnya.

Surah 11:69

Dan sesungguhnya utusan-utusan Kami (malaikat-malaikat) telah datang kepada Ibrahim dengan membawa kabar gembira, mereka mengucapkan “salaman” (selamat). Ibrahim menjawab “salamun” (selamatlah), maka tidak lama kemudian Ibrahim menyuguhkan daging anak sapi yang dipanggang.

Kejadian 18:9-12

Lalu kata mereka kepadanya:” Dimanakah Sara, isterimu?” Jawabnya: “Disana, di dalam kemah”. Dan firman-Nya: “Sesungguhnya Aku akan kembali tahun depan mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara, isterimu, akan mempunyai seorang anak laki-laki”. Dan Sara mendengarkan pada pintu kemah yang dibelakang-Nya. Adapun Abraham dan Sara telah tua dan lanjut umurnya dan Sara telah mati haid. Jadi tertawalah Sara dalam hatinya, katanya:”Akan berahikah aku, setelah aku telah layu, sedangkan tuanku sudah tua?”

Surah 11:71-72

Dan isterinya berdiri dan (di balik tirai) lalu dia tersenyum. Maka Kami sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Ishak dan dari Ishak akan lahir puteranya Yakub. Isterinya berkata: “Sungguh mengeherankan. Apakah aku akan melahirkan anak padahal aku adalah seorang perempuan tua, dan ini suamiku pun dalam keadaan yang sudah tua pula? Sesungguhnya ini benar-benar sesuatu yang sangat aneh.”

1.1.6 Penghancuran Kota Kediaman Lot

Kejadian 18:23-24

Abraham datang dan mendekat dan berkata:”Apakah Engkau akan melenyapkan orang benar bersama-sama dengan orang fasik? Bagaimana sekiranya ada limapuluh orang benar dalam kota itu? Apakah engkau akan melenyapkan kota itu dan tidakkah Engkau akan mengampuninya karena kelimapuluh orang benar yang ada di dalamnya itu?

Surah 11:74

…dia pun bersoal jawab dengan (malaikat-malaikat) Kami tentang kaum Lut.

Kejadian 19:4-8

Tetapi sebelum mereka tidur, orang-orang lelaki dari kota Sodom itu, dari muda sampai yang tua, tidak ada yang terkecuali, datang mengepung rumah itu. Mereka berseru kepada Lot:”dimanakah orang-orang yang datang kepadamu malam ini? Bawalah mereka keluar kepada kami, supaya kami pakai mereka”. Lalu keluarlah Lot menemui mereka, ke depan pintu, tetapi pintu ditutupnya di belakangnya, dan ia berkata:”Saudara-saudaraku, janganlah kiranya berbuat jahat. Kamu tahu, aku mempunyai dua orang anak perempuan yang belum dijamah laki-laki, baiklah mereka kubawa keluar kepadamu; perbuatlah kepada mereka seperti yang kamu pandang baik; hanya jangan kamu apa-apakan orang-orang ini, sebab mereka memang datang untuk berlindung di dalam rumahku”.

Surah 11:77-78

Dan tatkala datang utusan-utusan Kami (para malaikat itu) kepada Lut, dia merasa susah dan merasa sempit dadanya karena kedatangan mereka, dan dia berkata, “Ini adalah hari yang amat sulit.” Dan datanglah kepadanya kaumnya dengan bergegas-gegas. Dan sejak dahulu mereka selalu melakukan perbuatan-perbuatan yang keji. Lut berkata, “Hai kaumku, inilah puteri-puteri (negeri)ku, mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan namaku terhadap tamuku ini. Tidak adakah diantaramu seorang yang berakal?”

Kejadian 19:12-13, 17,24-26

12 Lalu kedua orang itu berkata kepada Lot: “Siapakah kaummu yang ada di sini lagi? Menantu atau anakmu laki-laki, anakmu perempuan, atau siapa saja kaummu di kota ini, bawalah mereka keluar dari tempat ini, 13 sebab kami akan memusnahkan tempat ini, karena banyak keluh kesah orang tentang kota ini di hadapan Yahweh; sebab itulah Yahweh mengutus kami untuk memusnahkannya.” 17 Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: “Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di manapun juga di Lembah Yordan, larilah ke pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap.” 24Kemudian Yahweh menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari Yahweh, dari langit; 25 dan ditunggangbalikkan-Nyalah kota-kota itu dan Lembah Yordan dan semua penduduk kota-kota serta tumbuh-tumbuhan di tanah. 26 Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.

Surah 11:81

(Para utusan malaikat) berkata: “Hai Lot!Sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorang diantara kamu yang tertinggal, kecuali isterimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka adalah di waktu subuh; bukankah subuh itu sudah dekat?”

Surah 15:65

“Maka pergilah kamu di akhir malam dengan membawa keluargamu, dan ikutilah mereka dari belakang dan janganlah seorang pun diantara kamu menoleh ke belakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepadamu.”

Kehidupan Yusuf

1.1.7 Mimpi Yusuf

Kejadian 37:9

9 Lalu ia memimpikan pula mimpi yang lain, yang diceritakannya kepada saudara-saudaranya. Katanya: “Aku bermimpi pula: Tampak matahari, bulan dan sebelas bintang sujud menyembah kepadaku.”

Surah 12:4

Ingatlah, ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku.”

1.1.8

Yusuf Menafsirkan mimpi

Kejadian 40:9,11

9 Kemudian juru minuman itu menceritakan mimpinya kepada Yusuf, katanya: “Dalam mimpiku itu tampak ada pohon anggur di depanku. 11 Dan di tanganku ada piala Firaun. Buah anggur itu kuambil, lalu kuperas ke dalam piala Firaun, kemudian kusampaikan piala itu ke tangan Firaun.”

Surah 12:36

“…Sesungguhnya aku bermimpi, bahwa aku memeras anggur.”

Kejadian 40:16-17

16 Setelah dilihat oleh kepala juru roti, betapa baik arti mimpi itu, berkatalah ia kepadanya: “Akupun bermimpi juga. Tampak aku menjunjung tiga bakul berisi penganan. 17 Dalam bakul atas ada berbagai-bagai makanan untuk Firaun, buatan juru roti, tetapi burung-burung memakannya dari dalam bakul yang di atas kepalaku.”

Surah 12:36

Dan yang lainnya berkata, “Sesungguhnya aku bermimpi, bahwa aku membawa roti di atas kepalaku, sebagiannya dimakan burung.”

Kejadian 40:14,23

14 Tetapi, ingatlah kepadaku, apabila keadaanmu telah baik nanti, tunjukkanlah terima kasihmu kepadaku dengan menceritakan hal ihwalku kepada Firaun dan tolonglah keluarkan aku dari rumah ini.  23 Tetapi Yusuf tidaklah diingat oleh kepala juru minuman itu, melainkan dilupakannya.

Surah 12:42

Dan Yusuf berkata kepada orang yang diketahuinya akan selamat diantara mereka berdua: “terangkanlah keadaanku kepada tuanmu.” Maka Setan menjadikan dia lupa menerangkan (keadaan Yusuf) kepada tuannya. Karena itu tetaplah ia (Yusuf) dalam penjara beberapa tahun lamanya.

Kejadian 41:1-7 (1769 A.V.)

Setelah lewat dua tahun lamanya, bermimpilah Firaun, bahwa ia berdiri di tepi sungai Nil. 2Tampaklah dari sungai Nil itu keluar tujuh ekor lembu yang indah bangunnya dan gemuk badannya; lalu memakan rumput yang di tepi sungai itu. 3 Kemudian tampaklah juga tujuh ekor lembu yang lain, yang keluar dari dalam sungai Nil itu, buruk bangunnya dan kurus badannya, lalu berdiri di samping lembu-lembu yang tadi, di tepi sungai itu. 4 Lembu-lembu yang buruk bangunnya dan kurus badannya itu memakan ketujuh ekor lembu yang indah bangunnya dan gemuk itu. Lalu terjagalah Firaun. 5 Setelah itu tertidur pulalah ia dan bermimpi kedua kalinya: Tampak timbul dari satu tangkai tujuh bulir gandum yang bernas dan baik. 6 Tetapi kemudian tampaklah juga tumbuh tujuh bulir gandum yang kurus dan layu oleh angin timur. 7 Bulir yang kurus itu menelan ketujuh bulir yang bernas dan berisi tadi. Lalu terjagalah Firaun. Agaknya ia bermimpi!

Surah 12: 43

Raja (Mesir) berkata kepada orang-orang terkemuka dari kaumnya, “Sesungguhnya aku bermimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus-kurus, dan tujuh bulir gandum yang hijau dan tujuh bulir lainnya yang kering…”

Kejadian 41:29,30

29 Ketahuilah tuanku, akan datang tujuh tahun kelimpahan di seluruh tanah Mesir. 30 Kemudian akan timbul tujuh tahun kelaparan; maka akan dilupakan segala kelimpahan itu di tanah Mesir, karena kelaparan itu menguruskeringkan negeri ini.

Surah 12:47,49

(Yusuf) berkata: “Supaya kamu bertanam tujuh tahun lamanya sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan di bulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. Kemudian setelah itu akan datang tahun yang padanya manusia akan diberi hujan (dengan cukup) dan dimasa itu mereka memeras anggur.”

Kejadian 41:40-41

40 Engkaulah menjadi kuasa atas istanaku, dan kepada perintahmu seluruh rakyatku akan taat; hanya takhta inilah kelebihanku dari padamu.” 41Selanjutnya Firaun berkata kepada Yusuf: “Dengan ini aku melantik engkau menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir.”

Surah 12:54

Dan raja berkata: “Bawalah Yusuf kepadaku, agar aku memilih dia sebagai orang yang rapat kepadaku.” Maka tatkala raja telah bercakap-cakap dengan dia, dia berkata: “Sesungguhnya kamu mulai hari ini menjadi seseorang yang berkedudukan tinggi lagi dipercaya pada sisi Kami.”

Yusuf Berkumpul Kembali Dengan Saudara-saudaranya

Kejadian 42:7-8

7 Ketika Yusuf melihat saudara-saudaranya, segeralah mereka dikenalnya, tetapi ia berlaku seolah-olah ia seorang asing kepada mereka; ia menegor mereka dengan membentak, katanya: “Dari mana kamu?” Jawab mereka: “Dari tanah Kanaan untuk membeli bahan makanan.” 8Memang Yusuf mengenal saudara-saudaranya itu, tetapi dia tidak dikenal mereka.

Surah 12:58

Lalu saudara-saudara Yusuf datang ke Mesir, lalu mereka masuk ke tempatnya. Maka Yusuf mengenal mereka, sedang mereka tidak kenal lagi dengannya.

Kejadian 42:25

25 Sesudah itu Yusuf memerintahkan, bahwa tempat gandum mereka akan diisi dengan gandum dan bahwa uang mereka masing-masing akan dikembalikan ke dalam karungnya, serta bekal mereka di jalan akan diberikan kepada mereka. Demikianlah dilakukan orang kepada mereka itu.

Surah 12:62

Yusuf berkata kepada bujang-bujangnya: “Masukkanlah barang-barang (penukar kepunyaan mereka) ke dalam karung-karung mereka…”

Kejadian 42:35

35 Ketika mereka mengosongkan karungnya, tampaklah ada pundi-pundi uang masing-masing dalam karungnya; dan ketika mereka beserta ayah mereka melihat pundi-pundi uang itu, ketakutanlah mereka.

Surah 12:65

Tatkala mereka membuka barang-barangnya, mereka menemukan kembali barang-barang (penukaran) mereka, dikembalikan kepada mereka…

Kejadian 44:2

2 Dan pialaku, piala perak itu, taruhlah di dalam mulut karung anak yang bungsu serta uang pembayar gandumnya juga.” Maka diperbuatnyalah seperti yang dikatakan Yusuf.

Surah 12:70

…Yusuf memasukkan piala (tempat minum) ke dalam karung saudaranya…

Kejadian 44:4-5

4 Tetapi baru saja mereka keluar dari kota itu, belum lagi jauh jaraknya, berkatalah Yusuf kepada kepala rumahnya: “Bersiaplah, kejarlah orang-orang itu, dan apabila engkau sampai kepada mereka, katakanlah kepada mereka: Mengapa kamu membalas yang baik dengan yang jahat? 5 Bukankah ini piala yang dipakai tuanku untuk minum dan yang biasa dipakainya untuk menelaah? Kamu berbuat jahat dengan melakukan yang demikian.”

Surah 12:70

… Kemudian berteriaklah seseorang yang menyerukan: “Hai kafilah, sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang mencuri.”

Kejadian 44:12

12 Dan kepala rumah itu memeriksanya dengan teliti; ia mulai dengan yang sulung sampai kepada yang bungsu; maka kedapatanlah piala itu dalam karung Benyamin.

Surah 12:76

Maka mulailah Yusuf memeriksa karung-karung mereka sebelum memeriksa karung saudaranya sendiri, kemudian dia mengeluarkan piala raja itu dari karung saudaranya…

Kejadian 44:17

17 Tetapi jawabnya: “Jauhlah dari padaku untuk berbuat demikian! Pada siapa kedapatan piala itu, dialah yang akan menjadi budakku, tetapi kamu ini, pergilah kembali dengan selamat kepada ayahmu.”


Surah 12:75

Mereka menjawab: “Balasannya ialah pada siapa diketemukan (barang yang hilang), dalam karungnya, maka dia sendirilah balasannya (tebusannya). Demikianlah kami memberikan pembalasan kepada orang-orang yang lalim.”

Kehidupan Musa

1.1.10 Masa-masa Awal Hidupnya

Keluaran 2:3-12

3 Tetapi ia tidak dapat menyembunyikannya lebih lama lagi, sebab itu diambilnya sebuah peti pandan, dipakalnya dengan gala-gala dan ter, diletakkannya bayi itu di dalamnya dan ditaruhnya peti itu di tengah-tengah teberau di tepi sungai Nil;4 kakaknya perempuan berdiri di tempat yang agak jauh untuk melihat, apakah yang akan terjadi dengan dia. 5 Maka datanglah puteri Firaun untuk mandi di sungai Nil, sedang dayang-dayangnya berjalan-jalan di tepi sungai Nil, lalu terlihatlah olehnya peti yang di tengah-tengah teberau itu, maka disuruhnya hambanya perempuan untuk mengambilnya. 6 Ketika dibukanya, dilihatnya bayi itu, dan tampaklah anak itu menangis, sehingga belas kasihanlah ia kepadanya dan berkata: “Tentulah ini bayi orang Ibrani.” 7 Lalu bertanyalah kakak anak itu kepada puteri Firaun: “Akan kupanggilkah bagi tuan puteri seorang inang penyusu dari perempuan Ibrani untuk menyusukan bayi itu bagi tuan puteri?” 8 Sahut puteri Firaun kepadanya: “Baiklah.” Lalu pergilah gadis itu memanggil ibu bayi itu. 9 Maka berkatalah puteri Firaun kepada ibu itu: “Bawalah bayi ini dan susukanlah dia bagiku, maka aku akan memberi upah kepadamu.” Kemudian perempuan itu mengambil bayi itu dan menyusuinya.

10 Ketika anak itu telah besar, dibawanyalah kepada puteri Firaun, yang mengangkatnya menjadi anaknya, dan menamainya Musa, sebab katanya: “Karena aku telah menariknya dari air.” 11 Pada waktu itu, ketika Musa telah dewasa, ia keluar mendapatkan saudara-saudaranya untuk melihat kerja paksa mereka; lalu dilihatnyalah seorang Mesir memukul seorang Ibrani, seorang dari saudara-saudaranya itu. 12 Ia menoleh ke sana sini dan ketika dilihatnya tidak ada orang, dibunuhnya orang Mesir itu, dan disembunyikannya mayatnya dalam pasir.

Surah 28:7-9

Dan Kami ilhamkan kepada ibu Musa, “Susuilah dia, dan apabila kamu khawatir terhadapnya, maka jatuhkanlah dia ke sungai (Nil). Dan janganlah kamu khawatir dan janganlah pula bersedih hati, karena sesungguhnya Kami akan mengembalikan kepadamu, dan menjadikannya sebagai salah seorang dari para rasul.

Maka dipungutlah ia oleh keluarga Firaun, yang akibatnya ia menjadi musuh dan kesedihan bagi mereka. Sesungguhnya Firaun dan Haman beserta tentaranya adalah orang-orang yang bersalah.

Dan berkatalah isteri Firaun: “Ia adalah penyejuk mata hati bagiku, dan bagimu. Janganlah kamu membunuhnya. Mudah-mudahan ia bermanfaat kepada kita atau kita ambil ia menjadi anak”, sedang mereka tiada menyadarinya.

Kel. 2:7-10

7 Lalu bertanyalah kakak anak itu kepada puteri Firaun: “Akan kupanggilkah bagi tuan puteri seorang inang penyusu dari perempuan Ibrani untuk menyusukan bayi itu bagi tuan puteri?” 8Sahut puteri Firaun kepadanya: “Baiklah.” Lalu pergilah gadis itu memanggil ibu bayi itu. 9 Maka berkatalah puteri Firaun kepada ibu itu: “Bawalah bayi ini dan susukanlah dia bagiku, maka aku akan memberi upah kepadamu.” Kemudian perempuan itu mengambil bayi itu dan menyusuinya.10 Ketika anak itu telah besar, dibawanyalah kepada puteri Firaun, yang mengangkatnya menjadi anaknya, dan menamainya Musa, sebab katanya: “Karena aku telah menariknya dari air.”

Surah 28:10-13

Dan menjadi kosonglah hati ibu Musa. Sesungguhnya hampir saja ia menyatakan rahasia tentang Musa, seandainya tidak Kami teguhkan hatinya, supaya ia termasuk orang-orang yang percaya (kepada janji Allah). Dan berkatalah Ibu Musa kepada saudara Musa yang perempuan, “Ikutilah dia!” Maka kelihatanlah olehnya Musa dari jauh, sedang mereka tidak mengetahuinya. Dan kami cegah Musa dari menyusu kepada perempuan-perempuan yang mau menyusuinya sebelum itu, maka berkatalah saudara Musa, “Maukah kamu aku tunjukkan kepadamu ahlulbait yang akan memeliharanya untukmu dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?” Maka Kami kembalikan Musa kepada ibunya, supaya senang hatinya dan tidak berdukacita dan supaya ia mengetahui bahwa janji Allah itu adalah benar, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.

Kel. 2:11-12

11 Pada waktu itu, ketika Musa telah dewasa, ia keluar mendapatkan saudara-saudaranya untuk melihat kerja paksa mereka; lalu dilihatnyalah seorang Mesir memukul seorang Ibrani, seorang dari saudara-saudaranya itu. 12 Ia menoleh kesana sini dan ketika dilihatnya tidak ada orang, dibunuhnya orang Mesir itu, dan disembunyikannya mayatnya dalam pasir.

Surah 28:14-15

Dan setelah Musa cukup umur dan sempurna akalnya, Kami berikan kepadanya hikmah (kenabian) dan pengetahuan. Dan demikianlah kami memberikan balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Dan Musa masuk ke kota Memphis ketika penduduknya sedang lengah, maka didapatinya di dalam kota itu dua orang laki-laki yang sedang berkelahi; yang seorang dari golongannya (bani Israel), dan yang seorang lagi dari musuhnya (kaum Firaun). Maka orang yang dari golongannya meminta pertolongan kepadanya, untuk mengalahkan orang yang dari musuhnya. Lalu Musa meninjunya, dan matilah musuhnya itu. Musa berkata: “Ini adalah perbuatan Setan, sesungguhnya Setan itu adalah musuh yang menyesatkan lagi nyata (permusuhannya).”

Keluaran 2:14

14 Tetapi jawabnya: “Siapakah yang mengangkat engkau menjadi pemimpin dan hakim atas kami? Apakah engkau bermaksud membunuh aku, sama seperti engkau telah membunuh orang Mesir itu?” Musa menjadi takut, sebab pikirnya: “Tentulah perkara itu telah ketahuan.”

Surah 28:19

… Musuhnya berkata: “Hai Musa, apakah kamu hendak bermaksud membunuhku, sebagaimana kamu kemarin telah membunuh seorang manusia?…”

1.1.12 Tuhan memanggil Musa

Keluaran 3:2

2 Lalu Malaikat Yahweh menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.

Surah 20:9-10

Apakah telah sampai kepadamu kisah Musa? Ketika melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: “Tinggallah kamu di sini, sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku bisa membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu.”

Keluaran 3:4-5

4 Ketika dilihat Yahweh, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulahTuhan dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: “Musa, Musa!” dan ia menjawab: “Ya, Tuhan.” 5 Lalu Ia berfirman: “Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus.”

Surah 20:11-12

Maka ketika ia datang ke tempat api itu, ia dipanggil: “Hai Musa! Sesungguhnya Aku inilah Tuhanmu, maka tanggalkanlah kedua terompahmu; sesungguhnya kamu berada di lembah yang suci, Thuwa.”

Keluaran 4:2-4,6

2 Yahweh berfirman kepadanya: “Apakah yang di tanganmu itu?” Jawab Musa: “Tongkat.” 3 FirmanYahweh: “Lemparkanlah itu ke tanah.” Dan ketika dilemparkannya ke tanah, maka tongkat itu menjadi ular, sehingga Musa lari meninggalkannya.4 Tetapi firman Yahweh kepada Musa: “Ulurkanlah tanganmu dan peganglah ekornya” Musa mengulurkan tangannya, ditangkapnya ular itu, lalu menjadi tongkat di tangannya.  6 Lagi firman Yahweh kepadanya: “Masukkanlah tanganmu ke dalam bajumu.” Dimasukkannya tangannya ke dalam bajunya, dan setelah ditariknya ke luar, maka tangannya kena kusta, putih seperti salju.

Surah 20:17-22

“Apakah itu yang di tangan kananmu, hai Musa?” Berkatalah Musa: “ Ini adalah tongkatku, aku bertelekan padanya, dan aku pukul (daun) dengannya untuk kambingku, dan bagiku ada lagi keperluan yang lain padanya. Allah berfirman: “Lemparkanlah ia, hai Musa!” Lalu dilemparkannyalah tongkat itu, maka tiba-tiba ia menjadi seekor ular, yang merayap dengan cepat. Allah berfirman: “Peganglah ia, dan janganlah takut; Kami akan mengembalikannya kepada keadaannya semula.”

Keluaran 4:6

6 Lagi firman Yahweh kepadanya: “Masukkanlah tanganmu ke dalam bajumu.” Dimasukkannya tangannya ke dalam bajunya, dan setelah ditariknya ke luar, maka tangannya kena kusta, putih seperti salju.


Surah 20:22

“Dan kepitkanlah tanganmu ke ketiakmu, niscaya ia akan keluar menjadi putih cemerlang tanpa cacat, sebagai mukjizat yang lain (pula).”

Keluaran 4:10

10 Lalu kata Musa kepada Yahweh: “Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulupun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mupun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah.”

Surah 20:25-28

(Musa) berkata: “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku; dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku; supaya mereka mengerti perkataanku.”

Keluaran 4:13-16

13 Tetapi Musa berkata: “Ah, Tuhan, utuslah kiranya siapa saja yang patut Kauutus.” 14 Maka bangkitlah murka Yahweh terhadap Musa dan Ia berfirman: “Bukankah di situ Harun, orang Lewi itu, kakakmu? Aku tahu, bahwa ia pandai bicara; lagipula ia telah berangkat menjumpai engkau, dan apabila ia melihat engkau, ia akan bersukacita dalam hatinya. 15 Maka engkau harus berbicara kepadanya dan menaruh perkataan itu ke dalam mulutnya; Aku akan menyertai lidahmu dan lidahnya dan mengajarkan kepada kamu apa yang harus kamu lakukan. 16 Ia harus berbicara bagimu kepada bangsa itu, dengan demikian ia akan menjadi penyambung lidahmu dan engkau akan menjadi seperti Tuhan baginya.

Surah 20:29-32

“Dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, yaitu Harun, saudaraku, teguhkanlah dengan dia kekuatanku, dan jadikanlah ia sekutu dalam urusanku,…”

1.1.13 Membelah Laut Merah

Keluaran 14:16,21,22,23,26

16 Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering.  21 Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu Yahweh menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu. 22 Demikianlah orang Israelberjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka. 23 Orang Mesir mengejar dan menyusul mereka segala kuda Firaun, keretanya dan orangnya yang berkuda sampai ke tengah-tengah laut. 26 Berfirmanlah Yahwehkepada Musa: “Ulurkanlah tanganmu ke atas laut, supaya air berbalik meliputi orang Mesir, meliputi kereta mereka dan orang mereka yang berkuda.”


Surah 26:63-67

Lalu Kami wahyukan kepada Musa: “Pukullah lautan itu dengan tongkatmu.” Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar. Dan di sanalah kami dekatkan golongan yang lain. Dan kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya. Dan Kami tenggelamkan golongan yang lain itu.

1.1.14

1.1.15 Bangsa Israel Bersungut-sungut

Bilangan 11:4-5

4 Orang-orang bajingan yang ada di antara mereka kemasukan nafsu rakus; dan orang Israelpun menangislah pula serta berkata: “Siapakah yang akan memberi kita makan daging?5 Kita teringat kepada ikan yang kita makan di Mesir dengan tidak bayar apa-apa, kepada mentimun dan semangka, bawang prei, bawang merah dan bawang putih.

Surah 2:61

Dan ingatlah ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kapada Tuhanmu, agar Ia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu: sayur mayur, ketimun, bawang putih, kacang adas dan bawang merahnya…”

1.1.16

1.1.17 Kurban Pentahiran

Bilangan 19:1-2

Yahweh berfirman kepada Musa dan Harun: 2“Inilah ketetapan hukum yang diperintahkanYahweh dengan berfirman: Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka membawa kepadamu seekor lembu betina merah yang tidak bercela, yang tidak ada cacatnya dan yang belum pernah kena kuk.

Surah 2:67-71

Dan ingatlah ketika Musa berkata kepada kaumnya: “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina.” Mereka berkata: “Apakah kamu hendak menjadikan kami buah ejekan?” Musa menjawab: “Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi salah seorang dari orang-orang yang jahil.”

us?” He said: “Allah save me from being an ignorant (fool)!” They said: “Beseech on our behalf thy Lord to make plain to us what (heifer) it is!” He said: “He says: The heifer should be neither too old nor too young, but of middling age: Now do what ye are commanded!” They said: “Beseech on our behalf thy Lord to make plain to us her color.” He said: “He says: A fawn-colored heifer, pure and rich in tone, the admiration of beholders!”

Qur’an 2:70-71

They said: “Beseech on our behalf thy Lord to make plain to us what she is: To us are all heifers alike: We wish for guidance, if Allah wills.”He said: “He says: A heifer not trained to till the soil or water the fields; sound and without blemish.” They said: “Now hast thou brought the truth.” Then they offered her in sacrifice but not with goodwill.

1.1.18 Kasus Pembunuhan Yang Tidak Terpecahkan

Ulangan 21:1-4

Apabila di tanah yang diberikan Yahweh,Tuhanmu, kepadamu untuk menjadi milikmu, terdapat seorang yang mati terbunuh di padang, dengan tidak diketahui siapa yang membunuhnya,2 maka haruslah para tua-tuamu dan para hakimmu keluar mengukur jarak ke kota-kota yang di sekeliling orang yang terbunuh itu. 3 Kotayang ternyata paling dekat dengan tempat orang yang terbunuh itu, para tua-tua kota itulah harus mengambil seekor lembu betina yang muda, yang belum pernah dipakai, yang belum pernah menghela dengan kuk. 4 Para tua-tua kota itu haruslah membawa lembu muda itu ke suatu lembah yang selalu berair dan yang belum pernah dikerjakan atau ditaburi, dan di sana di lembah itu haruslah mereka mematahkan batang leher lembu muda itu.

Qur’an 2:72-7

Remember ye slew a man and fell into a dispute among yourselves as to the crime: But Allah was to bring forth what ye did hide. So We said: “Strike the (body) with a piece of the (heifer).”

1.1.19 Memilih pasukan Di Pinggir Sungai

Hakim-hakim 7:4-6

4 Tetapi Yahweh berfirman kepada Gideon: “Masih terlalu banyak rakyat; suruhlah mereka turun minum air, maka Aku akan menyaring mereka bagimu di sana. Siapa yang Kufirmankan kepadamu: Inilah orang yang akan pergi bersama-sama dengan engkau, dialah yang akan pergi bersama-sama dengan engkau, tetapi barangsiapa yang Kufirmankan kepadamu: Inilah orang yang tidak akan pergi bersama-sama dengan engkau, dialah yang tidak akan pergi.” 5 Lalu Gideon menyuruh rakyat itu turun minum air, dan berfirmanlah Yahweh kepadanya: “Barangsiapa yang menghirup air dengan lidahnya seperti anjing menjilat, haruslah kaukumpulkan tersendiri, demikian juga semua orang yang berlutut untuk minum.” 6 Jumlah orang yang menghirup dengan membawa tangannya ke mulutnya, ada tiga ratus orang, tetapi yang lain dari rakyat itu semuanya berlutut minum air.

Qur’an 2:249

When Talut (Saul) set forth with the armies, he said: “Allah will test you at the stream: If any drinks of its water, he goes not with my army: Only those who taste not of it go with me: A mere sip out of the hand is excused.” But they all drank of it, except a few..

Tuhan Menegur Daud

2 Samuel 12:1-13 Yahweh mengutus Natan kepada Daud. Ia datang kepada Daud dan berkata kepadanya: “Ada dua orang dalam suatukota: yang seorang kaya, yang lain miskin. 2 Si kaya mempunyai sangat banyak kambing domba dan lembu sapi; 3 si miskin tidak mempunyai apa-apa, selain dari seekor anak domba betina yang kecil, yang dibeli dan dipeliharanya. Anak domba itu menjadi besar padanya bersama-sama dengan anak-anaknya, makan dari suapnya dan minum dari pialanya dan tidur di pangkuannya, seperti seorang anak perempuan baginya. 4 Pada suatu waktu orang kaya itu mendapat tamu; dan ia merasa sayang mengambil seekor dari kambing dombanya atau lembunya untuk memasaknya bagi pengembara yang datang kepadanya itu. Jadi ia mengambil anak domba betina kepunyaan si miskin itu, dan memasaknya bagi orang yang datang kepadanya itu.” 5 Lalu Daud menjadi sangat marah karena orang itu dan ia berkata kepada Natan: “Demi Yahweh yang hidup: orang yang melakukan itu harus dihukum mati. 6 Dan anak domba betina itu harus dibayar gantinya empat kali lipat, karena ia telah melakukan hal itu dan oleh karena ia tidak kenal belas kasihan.” 7Kemudian berkatalah Natan kepada Daud: “Engkaulah orang itu! Beginilah firman Yahweh,Tuhan Israel: Akulah yang mengurapi engkau menjadi raja atas Israel dan Akulah yang melepaskan engkau dari tangan Saul. 8 Telah Kuberikan isi rumah tuanmu kepadamu, dan isteri-isteri tuanmu ke dalam pangkuanmu. Aku telah memberikan kepadamu kaum Israel dan Yehuda; dan seandainya itu belum cukup, tentu Kutambah lagi ini dan itu kepadamu. 9 Mengapa engkau menghina Yahweh dengan melakukan apa yang jahat di mata-Nya? Uria, orang Het itu, kaubiarkan ditewaskan dengan pedang; isterinya kauambil menjadi isterimu, dan dia sendiri telah kaubiarkan dibunuh oleh pedang bani Amon. 10Oleh sebab itu, pedang tidak akan menyingkir dari keturunanmu sampai selamanya, karena engkau telah menghina Aku dan mengambil isteri Uria, orang Het itu, untuk menjadi isterimu. 11 Beginilah firman TUHAN: Bahwasanya malapetaka akan Kutimpakan ke atasmu yang datang dari kaum keluargamu sendiri. Aku akan mengambil isteri-isterimu di depan matamu dan memberikannya kepada orang lain; orang itu akan tidur dengan isteri-isterimu di siang hari. 12 Sebab engkau telah melakukannya secara tersembunyi, tetapi Aku akan melakukan hal itu di depan seluruh Israel secara terang-terangan.” 13 Lalu berkatalah Daud kepada Natan: “Aku sudah berdosa kepada TUHAN.” Dan Natan berkata kepada Daud: “TUHAN telah menjauhkan dosamu itu: engkau tidak akan mati.

Qur’an 38:21-24

Has the Story of the Disputants reached thee? Behold, they climbed over the wall of the private chamber; When they entered the presence of David, and he was terrified of them, they said: “Fear not: We are two disputants, one of whom has wronged the other: Decide now between us with truth, and treat us not with unjustice, but guide us to the even Path. . “This man is my brother: He has nine and ninety ewes, and I have (but) one: Yet he says, `Commit her to my care,’ and is (moreover) harsh to me in speech.”(David) said: “He has undoubtedly wronged thee in demanding thy (single) ewe to be added to his (flock of) ewes:… And David gathered that We had tried him: He asked forgiveness of his Lord, fell down, bowing (in prostration), and turned (to Allah in repentance).


1.1.20 Raja Salomo dan Ratu Syeba

1 Raja-Raja 10:1

Ketika ratu negeri Syeba mendengar kabar tentang Salomo, berhubung dengan namaYahweh, maka datanglah ia hendak mengujinya dengan teka-teki.

Qur’an 27:23

“I found (there) a woman ruling over them and provided with every requisite, and she has a magnificent throne.

1 Raja-Raja 10:10

10 Lalu diberikannyalah kepada raja seratus dua puluh talenta emas, dan sangat banyak rempah-rempah dan batu permata yang mahal-mahal; tidak pernah datang lagi begitu banyak rempah-rempah seperti yang diberikan ratu negeri Syeba kepada raja Salomo itu.

Qur’an 27:35-36

“But I am going to send him a present, and (wait) to see with what (answer) return (my) ambassadors.” Now when (the embassy) came to Solomon, he said: “Will ye give me abundance in wealth?…

1.1.21 Elia Mengkonfrontasi nabi-nabi Baal

1 Raja-Raja 18:21

21 Lalu Elia mendekati seluruh rakyat itu dan berkata: “Berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau Yahweh itu Tuhan, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah dia.” Tetapi rakyat itu tidak menjawabnya sepatah katapun.

Qur’an 37:123-125

So also was Elias among those sent (by Us).Behold, he said to his people, “Will ye not fear (Allah)?”Will ye call upon Baal and forsake the Best of Creators, —

Ayub – Hamba Tuhan

Ayub 1:1,

Job 1:1 Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan.

Qur’an 38:41,43

Commemorate Our Servant Job… And We gave him (back) his people, and doubled their number, —as a Grace from Ourselves, and a thing for commemoration, for all who have Understanding.


1.1.27 Gog dan Magog

Yehezkiel 38:1-3

Ezekiel 38:1-3 Datanglah firman Yahwehkepadaku: 2 “Hai anak manusia, tujukanlah mukamu kepada Gog di tanah Magog, yaitu raja agung negeri Mesekh dan Tubal dan bernubuatlah melawan dia 3 dan katakanlah: Beginilah firman Tuhan Yahweh: Lihat, Aku akan menjadi lawanmu, hai Gog raja agung negeri Mesekh dan Tubal.

Qur’an 18:93-94

Until, when he reached (a tract) between two mountains, he found, beneath them, a people who scarcely understood a word. They said: “O Zulqarnain! The Gog and Magog (people) do great mischief on earth…

1.1.28

Yunus Melarikan Diri Dari Tuhan

Yunus 1:1-4

Datanglah firman Yahweh kepada Yunus bin Amitai, demikian: 2 “Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, berserulah terhadap mereka, karena kejahatannya telah sampai kepada-Ku.” 3 Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapanYahweh; ia pergi ke Yafo dan mendapat di sana sebuah kapal, yang akan berangkat ke Tarsis. Ia membayar biaya perjalanannya, lalu naik kapal itu untuk berlayar bersama-sama dengan mereka ke Tarsis, jauh dari hadapan Yahweh. 4 TetapiYahweh menurunkan angin ribut ke laut, lalu terjadilah badai besar, sehingga kapal itu hampir-hampir terpukul hancur.

Qur’an 37:139-140

So also was Jonah among those sent (by Us). When he ran away (like a slave from captivity) to the ship (fully) laden,

Yunus Ditelan Ikan Besar

Yunus 1:7, 11, 12, 15,17

7 Lalu berkatalah mereka satu sama lain: “Marilah kita buang undi, supaya kita mengetahui, karena siapa kita ditimpa oleh malapetaka ini.” Mereka membuang undi dan Yunuslah yang kena undi. 11Bertanyalah mereka: “Akan kami apakan engkau, supaya laut menjadi reda dan tidak menyerang kami lagi, sebab laut semakin bergelora.” 12Sahutnya kepada mereka: “Angkatlah aku, campakkanlah aku ke dalam laut, maka laut akan menjadi reda dan tidak menyerang kamu lagi. Sebab aku tahu, bahwa karena akulah badai besar ini menyerang kamu.” 15 Kemudian mereka mengangkat Yunus, lalu mencampakkannya ke dalam laut, dan laut berhenti mengamuk. 17 Maka atas penentuan Yahweh datanglah seekor ikan besar yang menelan Yunus; dan Yunus tinggal di dalam perut ikan itu tiga hari tiga malam lamanya.

Qur’an 37:141-142

He (agreed to) cast lots, and he was condemned: Then the big Fish did swallow him, and he had done acts worthy of blame


Yunus 2:1-2,10

Berdoalah Yunus kepada Yahweh, Tuhannya, dari dalam perut ikan itu, 2 katanya: “Dalam kesusahanku aku berseru kepada Yahweh, dan Ia menjawab aku, dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak, dan Kaudengarkan suaraku.10 Lalu berfirmanlah Yahweh kepada ikan itu, dan ikan itupun memuntahkan Yunus ke darat.

Qur’an 37:143-145

Had it not been that he (repented and) glorified Allah, He would certainly have remained inside the Fish till the Day of Resurrection.

Yunus Memasuki Niniwe

Yunus 3:1-3

Datanglah firman Yahweh kepada Yunus untuk kedua kalinya, demikian: 2 “Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, dan sampaikanlah kepadanya seruan yang Kufirmankan kepadamu.”3 Bersiaplah Yunus, lalu pergi ke Niniwe, sesuai dengan firman Tuhan. Niniwe adalah sebuah kota yang mengagumkan besarnya, tiga hari perjalanan luasnya.

Qur’an 37:147

And We sent him (on a mission) to a hundred thousand (men) or more.

Yunus 3:5,10

5 Orang Niniwe percaya kepada Tuhan, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung. 10 Ketika Tuhan melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallahTuhan karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Iapun tidak jadi melakukannya.

Qur’an 37:148

And they believed; so We permitted them to enjoy (their life) for a while.

Yunus Di bawah Pohon Jarak

Yunus 4:6

6 Lalu atas penentuan Tuhan Yahweh tumbuhlah sebatang pohon jarak melampaui kepala Yunus untuk menaunginya, agar ia terhibur dari pada kekesalan hatinya. Yunus sangat bersukacita karena pohon jarak itu.

Qur’an 37:146

And We caused to grow over him, a spreading plant of the Gourd kind.


Peristiwa-peristiwa Dalam Perjanjian Baru

Kelahiran Yohanes Pembaptis

Lukas 1:13

13 Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: “Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes.

Qur’an 19:7

(His prayer was answered): “O Zakariya! We give thee good news of a son: His name shall be Yahya (John).”

Lukas 1:18

18 Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: “Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya.”

Qur’an 19:8

He said: “O my Lord! How shall I have a son, when my wife is barren and I have grown quite decrepit from old age?”

Lukas 1:20

20 Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya.”

Qur’an 19:10

(Zakariya) said: “O my Lord! Give me a Sign.” “Thy Sign,” was the answer, “Shall be that thou shalt speak to no man for three nights, although thou art not dumb.”

Lukas 1:21,22

21 Sementara itu orang banyak menanti-nantikan Zakharia. Mereka menjadi heran, bahwa ia begitu lama berada dalam Bait Suci. 22 Ketika ia keluar, ia tidak dapat berkata-kata kepada mereka dan mengertilah mereka, bahwa ia telah melihat suatu penglihatan di dalam Bait Suci. Lalu ia memberi isyarat kepada mereka, sebab ia tetap bisu.

Qur’an 19:11

So Zakariya came out to his people from his chamber: He told them by signs to celebrate Allah’s praises in the morning and in the evening.

Kelahiran Yesus

Lukas 1:28

28 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”

Qur’an 19:17

…then We sent to her (Mary) Our angel, and he appeared before her as a man in all respects.

Lukas 1:30-31

30 Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. 31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.

Qur’an 3:45

Behold! The angels said: “O Mary! Allah giveth thee glad tidings of a Word from Him: His name will be Christ Jesus, the son of Mary, held in honor in this world and the Hereafter and of (the company of) those nearest to Allah;”

Lukas 1:34

34 Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?”

Qur’an 19:20

She said: “How shall I have a son, seeing that no man has touched me, and I am not Unchaste?”


Yesus – Sang Nabi

Matius 5:17

17 “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

Qur’an 3:50

“(I have come to you), to attest the Law which was before me.

Matius 15:24

24 Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”

Qur’an 3:49

And (appoint him) an apostle to the children of Israel

Yesus – Sang Firman

Yoh. 1:1,14

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Tuhan dan Firman itu adalah Tuhan 14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Qur’an 3:39,45

“Allah doth give thee glad tidings of Yahya, witnessing the truth of a Word from Allah… Behold! The angels said: “O Mary! Allah giveth thee glad tidings of a Word from Him: His name will be Christ Jesus, the son of Mary, held in honor in this world and the Hereafter and of (the company of) those nearest to Allah;”

1.1.36

Kenaikan Yesus

Kis.1:1-2

Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, 2 sampai pada hari Ia terangkat. Sebelum itu Ia telah memberi perintah-Nya oleh Roh Kudus kepada rasul-rasul yang dipilih-Nya.

Qur’an 4:158

Nay, God raised him (Jesus) up unto Himself.

Keberdosaan Manusia

Roma 3:23

23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Tuhan.

Qur’an 35:45

If Allah were to punish men according to what they deserve, He would not leave on the back of the (earth) a single living creature:

Galatia 6:5

5 Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri.

Qur’an 53:38

Namely, that no bearer of burdens can bear the burden of another;

Yesus Melebihi Segala Sesuatu

Efesus 1:20-21

20 yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga,21 jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang…

Qur’an 3:45

Behold! The angels said: “O Mary! Allah giveth thee glad tidings of a Word from Him: His name will be Christ Jesus, the son of Mary, held in honor in this world and the Hereafter and of (the company of) those nearest to Allah,”

Sukacita Surgawi

Wahyu 21:3-4

3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka. 4 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”

Qur’an 37:58-59

Is it (the case) that we shall not die, “Except our first death, and that we shall not be punished?”


Apa Pendapat Anda Tentang “Wahyu-wahyu”Ini?

Sang Nabi Menikahi Zainab

Zaid, anak Haritha, adalah orang merdeka dan anak angkat Nabi. Nabi memberikan padanya sepupunya sendiri yaitu Zainab, putri Jahsh untuk dinikahi Zaid 8 tahun sebelum Hijrah.

Dalam Islam, suatu pernikahan adalah sah jika didasarkan pada kespakatan kedua belah pihak. Oleh karena itu, kita tidak dapat beranggapan bahwa nabi memaksa sepupunya Zainab untuk menikahi zaid walaupun Zainab berasal dari keluarga terpandang sementara Zaid adalah budak yang dimerdekakan.

Dengan berjalannya waktu, terjadilah salah-paham sebagaimana yang terjadi dengan pernikahan pada umumnya, dan Nabi Muhammad menjadi penengah dalam masalah rumah-tangga mereka.

Berdasarkan Qur’an, Allah berpesan kepada Nabi untuk mengungkapkan permasalahan ini. Sebelumnya, Allah telah memerintahkan Muhammad untuk takut akan Dia dan hanya takut kepada Allah saja:

Qur’an 33:1

O Prophet fear Allah…

Secara mengejutkan, alih-alih menaati perintah Allah, nabi takut pada orang-orang dan oleh karena itu menyembunyikan pesan yang harus diungkapkan. Namun demikian, akhirnya pernikahan antara Zaid dan Zainab diakhiri dengan bantuan nabi. Tak lama kemudian, Zainab menjadi istri Nabi, bisa jadi atas perintah Allah dan sebagai contoh bagi yang lainnya yang ingin menikahi istri dari anak angkat mereka. Semua ini dicatat dalam Qur’an:

Qur’an 33:37

Behold! Thou didst say to one who had received the grace of Allah and thy favor: “Retain thou (in wedlock) thy wife, and fear Allah.” But thou didst hide in thy heart that which Allah was about to make manifest: Thou didst fear the people, but it is more fitting that thou shouldst fear Allah. Then when Zaid had dissolved (his marriage) with her, with the necessary (formality), We joined her in marriage to thee: In order that (in future) there may be no difficulty to the Believers in (the matter of) marriage with the wives of their adopted sons, when the latter have dissolved with the necessary (formality) (their marriage) with them. And Allah’s command must be fulfilled.

Kejadian ini merupakan salah satu pesan yang diwahyukan Allah kepada Nabi. Anggaplah Zaid dan Zainab dan yang lainnya yang adalah saksi-saksi dari insiden ini masih hidup sekarang; akankah mereka menerima bagian dari Qur’an yang telah diwahyukankepada Nabi? Apakah itu diwahyukan kepada nabi sebelum, setelah atau selama berlangsungnya insiden itu?

Pengambilan Sumpah

Barangsiapa yang ingin bersumpah, melakukannya atas nama sesuatu yang lebih besar dari dirinya sendiri. Sebagaimana kita semua tahu, Allah adalah yang terbesar dari semuanya. Ia jauh melampaui semua ciptaan-Nya. Namun, secara menakjubkan, di dalam Qur’an kita menemukan Allah bersumpah demi pohon Ara, Zaitun, Gunung Sinai dan sebuah kota sebagaimana dicatat dalam Sura 95 dan di banyak tempat lain. Anda sendiri dapat mencari dan menemukan banyak contoh lain.

Yesus Anak Tuhan

Peristiwa yang dicatat Lukas mengenai kelahiran Yohanes Pembaptis (Yahya) dan kelahiran Yesus juga ada di dalam Qur’an; dengan demikian catatan Lukas mestilah otentik jika Qur’an dianggap otentik. Lukas mencatat bahwa Yesus tidak mempunyai biologis, tetapi dikandung oleh seorang perawan oleh Roh Kudus (Lukas 1:35). Qur’an juga menyatakan hal yang sama (Sura 21:91).

Lukas mencatat bahwa oleh karena kebenaran diatas, Yesus disebut “Anak Tuhan”. Lalu bagaimana pendapat anda mengenai “wahyu” kepada Muhammad sebagai akibat dari hal itu; jika orang Kristen mengatakan bahwa Yesus adalah Anak Tuhan, maka kutukan Allah ada atas mereka? (Sura 9:30)

Pada kenyataannya, berdasarkan Lukas, bukan orang Kristen yang pertama menyebut bahwa Yesus adalah Anak Tuhan, melainkan Malaikat Gabriel. Ia menjelaskan kepada Maria bahwa oleh karena anaknya yang akan diberi nama Yesus itu akan dikandung oleh Roh Kudus, maka Ia akan disebut Anak Tuhan.

Apakah Allah berabad-abad kemudian melupakan pengumuman-Nya sendiri dan mengirimkan Malikat Gabriel yang sama kepada sang Nabi Islam dengan suatu berita yang sangat kontradiktif? Bagaimana sebenarnya Allah menyatakan pesan-pesan-Nya?

Ia Cemberut Dan Berpaling

Sang Nabi Islam pernah sedang sangat bersungguh-sungguh berusaha membujuk salah satu pemimpin besar Quraysh akan kebenaran Islam ketika ia diinterupsi oleh seorang buta yang miskin; namanya Abdullah Ibn Ummi Maktum, yang juga ingin mempelajari Islam. Menurut Qur’an pasal 80:1-2 respons Nabi adalah cemberut dan membalikkan badan. Insiden ini terjadi di hadapan banyak saksi.

Pertanyaannya adalah, mengapa itu dicatat di dalam Qur’an jika Qur’an dikatakan sebagai sebuah wahyu. Bagaimanakah hal itu harus dijelaskan kepada para pemimpin Quraysh yang bukan orang beriman, dan akankah mereka menerima bahwa insiden ini “diwahyukan” kepada Nabi? Jika itu diwahyukan – apakah itu sebelum atau sesudah atau selama insiden itu berlangsung?

Yerusalem sebagai Kiblat

Pada mulanya, Sebelum Nabi dan para pengikutnya terorganisir sebagai sebuah umat, mereka mengikuti praktek orang Yahudi dengan menghadapkan wajah mereka ke arah Yerusalem ketika mereka berdoa.Apakah Allah mengijinkan Nabi berpaling ke Yerusalem di kota suci Mekkah? Tidakkah hal ini berarti bahwa sesungguhnya Allah memuji dan meninggikan Orang Israel di atas segala bangsa dan oleh karena itu Yerusalem dipuja diatas segala kota menurut pandangan Allah? (Sura 2:47; 2:122; 45:16)

Selama orang Yahudi tetap tenang dan tidak mengambil sikap sebagai oposisi, kota suci Yerusalem akan tetap menjadi kiblat bagi Nabi dan para pengikutnya. Apakah itu karena Allah mengatakan pada Nabi untuk mengikuti para nabi mula-mula, sehingga ia mengikuti praktek Yahudi yang menghadap ke Yerusalem ketika berdoa?


Qur’an 6:90

“Those were the prophets who received God’s guidance. Copy the guidance they received…”

Ketika dihina dan dianiaya, nabi dan para pengikutnya pindah ke Madinah, berharap mereka akan diterima disana. Muhammad memperkenalkan dirinya sebagai Nabi yang dinantikan kedatangannya oleh orang Yahudi. Namun, ia tidak beruntung karena kitab suci mereka tidak menyatakan adanya penantian akan seorang Nabi Islam dari Arab. Orang Yahudi lebih menantikan nabi yang kedatangannya telah dinubuatkan Musa, seorang nabi Yahudi, yang adalah Mesias mereka. Mereka percaya bahwa ketika ia datang, orang Yahudi akan sekali lagi menjadi sebuah bangsa yang besar dengan seorang raja seperti raja Daud yang akan memerintah atas segala bangsa. Oleh karena itu mereka tidak dapat menerima Muhammad.

Bagi mereka yang ingin melihat, Yesus menyatakan bahwa Dia-lah Sang Mesias dan Nabi yang lama dinantikan. Bagaimana mungkin ada nabi lain yang akan menggenapi Taurat jika Yesus telah datang untuk menggenapinya?

Qur’an 61:6

“And remember Jesus the Son of Mary said; O children of Israel! I am the apostle of Allah sent to you to confirm (fulfil) the Torah, which came before me…”

Selama limaratus tahun sebelum kelahiran Muhammad, Yesus telah mendeklarasikan kebenaran ini dalam kata-kata berikut ini:

Yoh. 5:39

39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku

Yoh. 5: 46

46 Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku.

Matius 5:17

17 “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

Oleh karena Muhammad adalah seorang Arab dan bukanlah orang Yahudi, orang Yahudi tidak dapat menerima Muhammad sebagai nabi yang mereka nantikan dan oleh karena itu mereka menentangnya dan para pengikutnya. Sebagai akibatnya, Nabi menjadi sangat tersinggung dan mulai mencari arah lain yang lebih menyenangkan sebagai kiblat doa. Disini Allah melihatnya dan mulai campur tangan:

Qur’an 2:144

We see the turning of thy face (for guidance) to the heavens: Now shall We turn thee to a Qibla that shall please thee. Turn then thy face in the direction of sacred Mosque: Wherever ye are, turn your faces in that direction. The people of the Book know well that is the truth from their Lord. Nor is Allah unmindful of what they do.

Tidakkah anda tahu bahwa Sang Nabi adalah seorang Arab dan akan secara otomatis berpaling ke kota asalnya, kota Mekkah setelah ia menolak kiblat orang Yahudi?

Penutup

Jika kita memperhatikan semua bukti yang telah diberikan, kita diperhadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

a) Apakah Allah menyatakan pikiran dan tujuan-Nya kepada Muhammad namun gagal untuk mengungkapkannya kepada para nabi terdahulu?

b) Adakah kebenaran (yang sejati) yang dicatat di dalamQur’an yang tidak terlebih dahulu dicatat dalam Alkitab yang telah ditulis berabad-abad sebelum kelahiran Muhammad?

c) Dikatakan bahwa Qur’an memuat nubuatan-nubuatan yang beberapa diantaranya telah digenapi sementara yang lainnya masih akan digenapi. Adakah nubuatan-nubuatan semacam itu yang tidak dapat ditelusuri balik di dalam Alkitab?

d) Lalu apa perlunya Qur’an jika isinya (kecuali kebenaran yang tidak sejati) dapat ditemukan di dalam Alkitab? Dapatkah kita menemukan sesuatu yang “baru” yang telah “diwahyukan” oleh Allah?

Satu-satunya wahyu segar nampaknya adalah yang sangat bertentangan dengan kebenaran-kebenaran Alkitab seperti:

1. Qur’an menyatakan bahwa adalah Ismail yang harus dikorbankan Abraham kepada Tuhan (Sura 37:99-133; Sura 11:71), sedangkan Alkitab secara jelas menyebutkan bahwa Ishaklah yang harus dikurbankan Abraham. (Kejadian 22:2).

2. Qur’an mengklaim bahwa salah satu putra Nuh tenggelam di dalam air bah(Sura 11:25-48),sedangkan Alkitab mengatakan bahwa ketiga putra Nuh dan istri-istri mereka selamat di dalam bahtera(Kejadian 5:32; 7:7,13).

3. Di dalam Qur’an, Zakharia, ayah Yohanes Pembaptis (Yahya) menjadi bisu selama 3 hari (Sura 3:41),sedangkan Alkitab menyatakan bahwa ia bisu sampai anaknya lahir dan dinamai, itu adalah 9 bulan (Lukas 1:18-20, 23-24, 63-64).

4. Qur’an menyangkali penyaliban Yesus (Sura 4:157),sedangkan di dalam Alkitab, itu telah dinubuatkan dalam Perjanjian Lama (sebagai contoh, Mazmur22, Yesaya 53; Zakharia 12:10) dan dikonfirmasi di banyak tempat dalam Perjanjian Baru (sebagai contoh, Matius 27:27-44; Yoh. 19:18; Kis. 2:36; Gal.3:10).

5. Berdasarkan Qur’an, kutukan Allah akan menimpa siapa pun yang menyatakan bahwa Yesus adalah Anak Tuhan (Sura 9:30). Namun demikian, di dalam Alkitab, Malaikat Gabriel yang pertama kali mengungkapkan kepada Maria bahwa Yesus adalah Anak Tuhan (Lukas 1:35). Apakah Malaikat Gabriel juga akan kena kutuk? Bukankah Tuhan sendiri yang memberikan pesan untuk disampaikan oleh malaikat? Ada berapa banyak malaikat baernama Gabriel? Apakah lebih dari satu?

Kita harus memperhatikan peringatan Palulus ini:

Galatia 1:8-9

8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. 9 Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.

6. Qur’an menyangkali doktrin Trinitas (Sura 4:171; 5:75-76, 119-120), walaupun pada saat yang sama salah menginterpretasikannya dengan “Sang Bapa, Putra, dan Ibu” (Sura 5:119). Namun demikian, Yesus sendirilah yang mengemukakan tentang “Bapa, Putra, dan Roh Kudus”, dan para rasul juga mengajarkan hal itu. (Matius 28:19).

7. D dalam Qur’an, Musa diadopsi oleh istri Firaun (Sura28:9), sedangkan dalam Alkitab, putri dari Firaunlah yang mengadopsi Musa (Keluaran 2:10).

Kita harus menyimpulkan bahwa jika Lukas mampu menulis (sekitar 60 M) beberapa peristiwa tertentu, yang juga muncul di dalam Qur’an yang dianggap “diwahyukan” kepada Muhammad setelah 610 M, maka Lukas mestilah seorang nabi super!

Bukan hanya itu, jika Qur’an dan kompilasinya dianggap sebagai sebuah mujizat, walaupun semua juru tulis menulis sambil mengelilingi Sang Nabi di suatu tempat, maka Alkitab dan kompilasinya jauh lebih hebat lagi. Karena alkitab terdiri dari 66 kitab, ditulis dalam periode lebih dari 1500 tahun oleh sekitar 40 nabi yang berbeda, rasul dan pengajar-pengajaryang terpisahkan oleh jarak dan waktu dan kebanyakan saling tidak mengenal.

Hanya oleh inspirasi ilahi para penulis ini dapat menulis satu tema dasar yang sama – penebusan manusia melalui Yesus, Sang Mesias, Anak Tuhan, Juruselamat dunia dan Tuhan atas semua. Perjanjian Lama menantikan kedatangan-Nya, semua dalam Perjanjian Baru menunjuk pada hidup-Nya, kematian-Nya dan peninggian diri-Nya sebagai sumber keselamatan, sukacita dan kekuatan manusia.

Oleh karena itu Alkitab tetap valid dan otentik; komplit sebagai terang sejati bagi keselamatan manusia di dalam hidup ini dan di akhirat. Kuasa Alkitab yang mengubahkan tetaplah segar dan berpotensi untuk mengubah hidup dan memperbaharui, memulihkan pengharapan, keyakinan, kasih dan kuasa.

Sesungguhnya alkitab diinspirasikan oleh Tuhan sendiri sebagai Firman-Nya. Oleh karena itu sebagai firman Tuhan ia tidak dapat diabaikan atau dihilangkan tetapi mempunyai peranan penting untuk digenapi dalam menyempurnakan umat Tuhan.

2 Timotius 3:16-17

16 Segala tulisan yang diilhamkan Tuhan memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. 17Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaanTuhan diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

Dalam terang dari apa yang telah kita pelajari dalam bab ini kami meninggalkan para pembaca dengan pertanyaan-pertanyaan berikut ini untuk direnungkan:

Lalu apakah wahyu yang sejati itu?

631 Responses to “Quran”

  1. Daniel Says:

    Bagaimana Alkitab bisa dikatakan valid dan otentik ? Disamping Injil dalam bahasa aramaic (Ibrani) yg tidak diketahui keberadaannya, sedangkan sejarah penulisnya bak kaca buram yg banyak menimbulkan keraguan dan pertanyaan. Bisakah Alkitab yg dibangun dg fondasi seperti itu dapat dikatakan valid & otentik ? Bukankah itu terlalu berlebihan dan mengada-ada ?

    Bahkan beberapa teolog telah mengungkapkan tentang empat penulis Injil yg sarat akan kontroversi. Berikut pendapat mereka tentang Injil & penulisnya tsb.

    “Diseluruh dunia tidak usah dicari teks asli Kitab Suci, sebab teks itu memang tidak ada.” (Stefan Leks, Pakar Bibiologi Katolik, Inspirasi dan Kanon Kitab Suci)

    “Nama penulis kitab2 sejarah itu tidak diketahui dengan pasti, kecuali kitab Nehemia yg ditulis oleh Nehemia sendiri. (M.E.Kemp, Bible Questions and Answers)

    Sebagian besar Kitab Perjanjian Lama tidak diketahui penulisnya, sebagian lain diragukan, dan sebagian lagi tidak diketahui sejarahnya sama sekali. (Penerbit Collins, Al Kitab Revised Standard Version 1971)

    “ Disamping surat2 Paulus, bagian paling penting dari Perjanjian Baru terdiri dari Injil yg empat. Meskipun dinamai menurut empat Rosul, Injil2 itu tidak ditulis oleh mereka.” (Gerald L. Berry)

    1. MARKUS
    Lembaga Biblika Indonesia mengakui bahwa sampai saat ini penulis Injil Markus masih belum jelas, meski diduga bahwa penulisnya adalah bukan Yesus dan bukan pula murid Yesus, melainkan orang lain yg diduga sebagai murid Petrus. Injil Markus ditulis sekitar 65 M atau 70 M.

    2. MATIUS
    Pendapat misionaris yg mengatakan bahwa Injil Matius ditulis oleh murid Yesus yg bernama Matius yg berprofesi sebagai pemungut cukai ditentang oleh teolog2 yg lain.

    “Tradisi-tradisi kuno menganggap bahwa Injil ini berasal dari Rosul Matius, tetapi para ilmuawan sekarang menolak pendapat ini. Pengarangnya secara tepat masih dapat diberi nama Matius. Matius menyontek Injil Markus secara bebas. Padahal ketika Yesus mengajar, Markus adalah anak yg masih ingusan yg belum pernah bertemu Yesus.” (J.B.Philips, The Gospels Translated into Modern English)

    “Menurut pendapat kita, pengarang Injil Matius bukannya seorang dari kedua-belas Rosul, melainkan seorang Kristen berbangsa Yahudi yg tidak dikenal.” (K.Riedel, Tafsiran Injil Matius)

    3. LUKAS
    Dalam Injil ini tak ada satu keteranganpun yg mengatakan bahwa Lukas adalah murid Yesus. Pendapatyg mengatakan bahwa Lukas dan Markus adalah nama lain dari Bartolomeus dan Thomas adalah tidak benar, karena tidak ada ayat dan fakta sejarah yg mendukungnya.

    Riwayat lain mengatakan bahwa Lukas adalah dokter pribadi Paulus. Karena dalam Injil Lukas (Kisah Rosul2) kelihatan sekali kalau Paulus sangat diagungkan, bahkan mendapat gelar Hermes (Dewa Romawi yg terkenal).

    4. YOHANES
    “Memang ada banyak kejadian yg diceritakan dalam Injil Yohanes berdasarkan pada sejarah, termasuk penyaliban itu sendiri. Tetapi itu semua sudah melewati penyulingan otak penginjil terkait, lalu keluar dalam keadaan sudah berubah.” (Crawford Burkitt, sarjana Bibel Perancis)

    Lembaga Al-Kitab Indonesia dalam buku Injil Yohanes Edisi Studi, halaman 7 mengatakan bahwa penulis Injil Yohanes masih belum diketahui secara pasti. Karena Yahya Sang Pembaptis sudah dibunuh oleh Raja Herod Agrippa II semasa Isa AS masih hidup. Sedangkan Yahya bin Yabdi, salah satu murid Yesus konon juga sudah tewas dalam penjara tahun 67M

    Pendeta Gaius meyakini bahwa penulis Injil Yohanes adalah seorang GNOSTIK bernama Carinthus. Corinthus kemungkinan besar adalah seorang anggota Jemaat Nikolaus yg terlibat dalam konspirasi pembentukan Agama Kristen seperti sekarang ini. Bukti bahwa Injil Yohanes adalah sebuah karya gnostik adalah sbb:

    – Teologi Pagan
    Menurut Poimandres, dewa Pagan digambarkan sebagai Akal (nous) dan Firman (logos). Tuhan sebagai Akal memancarkan Firman yg hidup dan menjadi Anak Tuhan. Sama dengan dalam Injil Yohanes 1: 1-5

    – Teori Kultus Kesuburan
    Tuhan berinkaranasi menjadi anakNya sendiri dalam bentuk manusia yg berjalan di atas bumi, dibunuh, dan dibangkitkan kembali sebagai penjelamaan dari panen dan kehidupan tumbuh2an. Lihat Injil Yohanes 1:14

    – Teologi Dualisme
    Doktrin2 Majusi Persia meyakini bahwa Tuhan (Ahura Mazda) telah menjadikan Mitra, Tuhan Kebenaran dan Cahaya, sebagai zat yg memeliki keagungan yg sejajar dg dirinNya. Lihat Injil Yohanes 1:6-14

    Bagaimana kita berbicara tentang penyempurnaan Alkitab ? Apa dapat dikatakan valid & otentik bila Alkitab dalam internal Kristen sendiri terjadi penyempurnaan Kitab

    Kitab katolik disempurnakan dengan kitab Protestan, KJV disempurnakan menjadi RSV, Saksi Yehova menyempurnakan kitab lainnya.

    Permasalahan itu belum tuntas muncul lagi Alkitab yang disempurnakan oleh pemuja Yahweh :
    http://gkmin.net/?p=69%5D

    KS-ILT bukan hanya mengganti kata “ALLAH, Allah, dan allah” dalam TB-LAI, tapi juga menyangkut hal yg lainnya juga, berikut ini ada beberapa perbedaan antar keduanya.

    Sebagian saya copy paste dari web tsb:

    TB- LAI:
    Yehezkiel 34:16 Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan, serta YANG GEMUK DAN YANG KUAT AKAN ULLINDUNGI; Aku akan menggembalakan mereka sebagaimana seharusnya.

    KS-ILT:
    Aku akan mencari yang hilang, dan Aku akan membawa pulang yang tersesat. Dan Aku akan membalut yang terluka, dan Aku akan menguatkan yang lemah. Namun AKUAKAN MENGHANCURKAN YANG GEMUK DAN YANG KUAT. Aku akan menggembalakan mereka dengan keadilan.

    TB- LAI:
    Yehezkiel 9:4 Firman TUHAN kepadanya: “Berjalanlah dari tengah-tengah kota, yaitu Yerusalem dan tulislah huruf T pada dahi orang-orang yang berkeluh kesah karena segala perbuatan-perbuatan keji yang dilakukan di sana.

    KS-ILT:
    Dan YAHWEH berfirman kapadanya, “Berjalanlah ke tengah-tengah kota, di tengah-tengah Yerusalem, dan buatlah sebuah tanda di dahi orang-orang yang berkeluh kesah dan berkabung karena segala kekejian yang dilakukan ditengah-tengahnya.

    TB- LAI:
    Matius 5:3 Berbahagialah ORANG YANG MISKIN DIHAPAN ALLAH, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

    KS-ILT:
    Berbahagialah ORANG YANG MISKIN DALAM ROH, karena kerajaan surga adalah milik mereka.

    TB-LAI:
    Wahyu 8:13 Lalu aku melihat: aku mendengar SEEKOR BURUNG NAZAR terbang di tengah langit dan berkata dengan suara nyaring: “Celaka, celaka, celakalah mereka yang diam di atas bumi oleh karena bunyi sangkakala ketiga malaikat lain, yang masih akan meniup sangkakalanya.

    KS-ILT:
    Dan aku melihat, dan aku mendengar, ada SEORANG MALAIKAT yang terbang di tengah langit seraya berkata dengan suara nyaring, “Celaka, celaka, celaka bagi mereka yang tinggal di bumi karena bunyi sangkakala ketiga malaikat yang tersisa, yang akan segera meniup sangkakalanya.”

    dll., masih banyak perbedaan antara TB-LAI dengan KS-ILT

    Bagaimana dg “revisi” Alkitab ? Wah, akan menambah daftar lebih panjang lagi tentang perubahan dalam Alkitab

    1. siapmurtad Says:

      Aculah Alkitab dalam bahasa Aslinya yaitu Naskah Masoretic Text untuk Perjanjian Lama (bhs Ibrani) dan Naskah Textus Receptus untuk Perjanjian Baru (bhs Yunani) yang tanpa salah sedikitpun dan dipelihara Tuhan hingga hari ini. MT dan TR dapat anda temukan dalam Software Alkitab Bible Works, E-Sword, dll. Soal berbagaia versi terjemahan Alkitab dalam bhs Indonesia atau inggris, aculah Versi Terjemahan Alkitab yg bersumber pada Naskah MT dan TR, seperti KJV, NJKV, LITV, MKJV, KS-ILT Edisi 2 (bhs Indonesia), dll.

      Terjemahan Alkitab bisa saja ditemukan kekurang akuratan dalam menerjemahkan, tentu lewat edisi revisi dan terus disempurnakan, maka akan semakin akurat dari waktu ke waktu. Satu contoh kecil, misal: satu kata yg sama dalam bhs Ibrani bisa berarti KUTUK dan BERKAT, jadi harus dilihat konteksnya, kata itu lebih tepat diterjemahkan KUTUK atau BERKAT. Inilah tugas ahli2 bahasa Alkitab untuk mengkajinya. Sehingga untuk setiap versi terjemahan Alkitab, tidak tertutup kemungkinan untuk terus diperbaiki terjemahannya, tidak terkecuali Alkitab LAI dan KS-ILT.

      Jika, anda bisa mengerti bhs Inggris belilah NKJV, jika mengerti bhs Indonesia, belilah KS-ILT edisi 2.

      1. Daniel Says:

        Mas siapmurtad

        Maksud saya itu, apakah Alkitab yg ditulis Paulus & keempat Rosul itu sama dg Injil pada era Yesus masih hidup yg ditulis dalam bahasa Ibrani, karena menurut pendapat pakar teolog bahwa penulis Alkitab masih belum jelas & Injil dalam bahasa Ibranipun belum ketahuan keberadaannya (atau mungkin memang tidak ada). Apalagi dalam kalangan Kristen sendiri berpendapat bahwa dalam Alkitab hanya 18% adalah sabda Yesus, sisanya 82% adalah perkataan orang lain (lihat Five Gospel. Semakin jauh membandingkan kesamaan Bibel dg Injil pada era Yesus masih hidup.


      2. “Ulangi kebohongan demi kebohongan kelak mereka percaya” Adolf Hilter

      3. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

        yg ditulis Paulus adalah surah Paulus dalam rangka MEMBERITAKAN INJIL Kerajaan λllαɧ kepada βαnɡsα diluar βαnɡsα ʪrα℮ɭ..!!

        Matius 28:19. Karena itu PERGILAH, JADIKANLAH SEMUA βαnɡsα ϺUƦID-Kυ dan BAPTISLAH mereka dalam Ɲαϻα βαρα ϑαƞ ληαƙ ϑαƞ Ʀᴏɧ Ƙυϑυѕ,

        Kisah Para Rasul 22:21. Tetapi kata Ƭυɧαɳ k℮ραϑαkυ: PERGILAH, sebab Aku akan MENGUTUS engkau JAUH dari sini k℮ραϑα ƅαnɡsα-ƅαnɡsα LAIN.”

        Roma 1:15. Itulah sebabnya aku ingin untuk MEMBERITAKAN INJIL k℮ραϑα kamu juga yang diam di ROMA.

      4. ✂βⅠλƝϬKλɭλ♓ Says:

        Injil ditulis oleh Murid-murid Kristus setelah Yesus Naik ke syurga om Daniel…

      5. ✂βⅠλƝϬKλɭλ❤ Says:

        penjelasan kang siapmurtad ude detail…

      6. AL.LLIIEENN-MMAARS Says:

        Belajarlah kalian
        bahwa kalian itu masuk agama pembunuh nabi2
        Yang dikutuk ke neraka
        matius 23″13,15,31,33,34

      7. BIANG KALA Says:

        ngeyel elu…congkak…!!
        dikasi tahu gak mau tahu…

      8. BIANG KALA Says:

        kalian nuduh dengan kesimpulan, kami ngejelasin kekeliruan kesimpulan kalian…seharusnya elu sanggah penjelasan kami, bukan lari bikin topik baru atau jangan tetep bertahan pada kesimpulan semula…!!

      9. BIANG KALA Says:

        kite bahas dengan dialog, jangan nuduh yg enggak-enggak okay…!!

    2. agyes Says:

      kenapa selalu revisi alkitab? hingga bila seksama kita cerna gaya bahasa tidak atau kurang mempesona, bukan gaya bahasa Tuhan…

      1. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

        apanya yg direvisi om..??
        SANKSI ude JELAS:

        Wahyu 22:18-19..“Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
        Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan..

        Ulangan 4:2. Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya..

        Amsal 30:6. Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta.

        Galatia 1:8. Tetapi SEKALIPUN KAMI atau seorang MALAIKAT dari SORGA yang MEMBERITAKAN kepada kamu suatu INJIL yang BERBEDA dengan INJIL yang telah KAMI BERITAKAN kepadamu, TERKUTUKLAH dia.

      2. BIANG KALA Says:

        Alkitab asliny berbahasa Ibrani, Aram dan Yunani…Alkitab berbahasa asli ini masih ada hingga kini…

        kalau elu nganggep Alkitab selalu direvisi, silahkan elu terjemahin sendiri Alkitab dari bahasa aslinya okay…

      3. BIANG KALA Says:

        atau silahkan elu dimari:

        Alkitab Perjanjian Lama dua bahasa Ibrani – Indonesia,

        Ukuran 26 cm x 15,5 cm
        harga Rp 250rb,
        hubungi via WA/SMS 08180.4253.065 atau 0898.5116.980

    3. munafik Says:

      Lha, bagaimana dengan eksistensi Quran sendiri. ???
      Yang “konon” diterima muhammad di gua hira? tanpa saksi??? tanpa ada tulisan dari orang lain untuk bersaksi sama, atau setidaknya mirip??

      Islam hanya tergantung dari kesaksian muhammad saja, yang menerima wahyu dalam keadaan “trans” / kesurupan seperti kemasukan setan.
      Apakah cara kerja Allah demikian?? Tidak pernah sebelumnya.

      Jika ditanya kepada muslims, dimana naskah aslinya? Ya, disurga, karena itu wahyu aulloh. Tetapi coba donk diteliti kalimat-kalimatnya, maka akan terbukti:
      1) aulloh gua hira tidaklah “tauhid”, karena sering menggunakan kata “kami”.
      2) ternyata, jika diteliti, yang ngomong itu bukanlah aulloh, tetapi muhammad sendiri.

      Jika Alkitab tidak valid, kenapa donk, aulloh perlu capek-capek nulis, mengatakan bahwa Taurat dan Injil sebagai Kitab yang diturunkannya??
      Gini saja, jika anda mau benar-benar dengan hati yang bersih, mencari keterangan / data tentang ke-absyhan Alkitab, bisa anda tanyakan ke LAI.

      Satu hal yang pasti, Umat Kristen TIDAK MENG-CLAIM BAHWA ALKITAB DITULIS OLEH ALLAH, TETAPI OLEH MANUSIA, DENGAN BIMBINGAN ROH KUDUS, atas FAKTA YANG PERNAH TERJADI, dalam SEJARAH PARA NABI DAN TUHAN JESUS SENDIRI.

      Jika anda, mengatakan bahwa Quran adalah wahyu aulloh, tolong dijawab pertanyaan dibawah ini:

      ——————- KENAPA SAYA MENYEBUTKAN QURAN SEBAGAI KITAB DONGENG?
      Jika Alkitab ditulis oleh beberapa orang (bukan aulloh) dan dipercaya dengan inspirasi Roh Allah, merupakan kesaksian dari beberapa orang penulis, misalnya, Injil adalah Kesaksian Para Penulis yang mengenal Yesus, 2 diantaranya adalah murid Yesus, maka Quran hanyalah “cerita kesaksian” dari Muhammad, atas wahyu yang diterimanya di Gua Hira. Hadist sendiri mengisahkan ketika Muhammad menerima wahyu, tubuhnya kejang-kejang seperti kesurupan. Apakah Aulloh, bekerja seperti Syaiton??

      1) QS 17:01 Isra Miraj Muhammad ke Surga, dan mampir di Masjidil Aqsa, Yerusalem, pada tahun 621 AD, sedangkan Masjidil Aqsa baru selesai dibangun thn. 710 AD, jauh setelah Muhammad mati.
      • Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS 17:01)

      2) QS 5:116, Trinitas di-identifikasi oleh Quran, yang disebutkan Wahyu Aulloh, sebagai Allah, Isa dan Maria. Sejak awalnya, baik Kristen Orthodox, maupun Kristen Gnostic (Bidat), TIDAK PERNAH MENG-CLAIM Maria sebagai Tuhan. Jadi, wahyu apa ini, dari katanya, Aulloh Yang Maha Kuasa dan Maha Mengetahui, sampai bisa berbuat salah? TERNYATA AULLOH TIDAK MAHA TAHU!!

      3) QS [2.132] (ABRAHAM, NABI-NABI ISRAEL, RAJA-RAJA ISRAEL ADALAH BERAGAMA ISLAM, RIBUAN TAHUN SEBELUM ISLAM LAHIR) “Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”.

      4) (QS 19:27-28) Ibu Isa, Mariam, adalah ADIK DARI Harun & Musa, yang hidup 1500 tahun sebelum Isa?

      5) QS 33:56 Aulloh BERDOA ? KEPADA SIAPA ??? Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. 33:56 )

      6) QS 39:53, 72:23, 4:18 (dan sebagian besar ayat quran), MENG-INDIKASIKAN BAHWA BUKAN AULLOH YANG BERFIRMAN, TETAPI MUHAMMAD. Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS 39:53)

      7) QS 15:9, (DAN BANYAK LAGI AYAT) AULLOH TIDAKLAH “TAUHID” DAN SERING MENGGUNAKAN KATA “KAMI” Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur’an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. [793]. (APA BENAR??? KOK BISA DIMAKAN KAMBING YA??).

      8) Allah Maha Besar, Maha Kuasa?? Kenapa bisa kitab yang diturunkan sebelumnya, Taurat, Injil, HILANG DAN DIPALSUKAN????

      9) QS 56: 35 – 36 ; QS 78: 33 – 44; 55:70-77; 52:17-20 Allah menyediakan 72 bidadari bagi muslims disurga. Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, dan gadis-gadis remaja berdada montok* yang sebaya, dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).

      10) QS 21:33, 39:5 – Bulan dan Matahari mengedari Bumi??

      Dan ada banyak lagi yang “ganjil” seperti Bumi ini datar, Matahari tenggelam dalam lautan lumpur dll.

      Sudah ber-bulan-bulan, tulisan dari Para Murtadin yang dicoba untuk mendapatkan jawabannya dari para Muslims, TIDAK TERJAWABKAN, DENGAN NALAR.!

      1. rendy juliansyah Says:

        mas boleh anda tidak percaya akan perkataan diatas tapi saya harap dan saya minta tolong jangan membawa nama Allah s.w.t dan nabi muhammad S.A.W serta kitab alquran yang menurut anda dongeng..saya orang awan tentang smua ini tapi saya siap jihad bila mana ada yang mengatakan hal seperti mas ungkapkan diatas.

      2. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

        jihad MAN TO MAN BOXING ape KEROYOKAN PAKE SENJATA om..??

        atau kayak cowboy yg bersikap JANTAN dan FAIR PLAY..??

      3. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

        ɲɡᴏmᴏnɡ-ᴏmᴏnɡ ℮lυ MΞLλKSλNλKλN PΞƦINTλH λllαɧ αρα PΞƦINTλH Ϻυɧαϻϻαϑ γα..ʔʔ

      4. BIANG KALA Says:

        saran gue buat elu:
        Yαkᴏƅυs 4:12. Hαnγα αϑα SATU PEMBUAT Hukum ϑαn HAKIM, γαitυ Diα γαnɡ ƅerkυαsα MENYELAMATKAN ϑαn MEMBINASAKAN

        Kisαh Pαrα Rαsul 5:29…Kitα HARUS LEBIH TAAT KEPADA Allαh DARIPADA KEPADA mαnusiα…

        1 Rαjα-rαjα 14:28…Dαud yαng tetαp MENTAATI segαlα PERINTAH-Ku

      1. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

        yg PALSU apanya tuh..?
        10 Perintah Allah dalam Hukum Taurat yg INTINYA adalah KASIH itu PALSU ya om..??

      2. BIANG KALA Says:

        gak perlu menyimpulkan yg sifatnya tuduhan…baiknya elu buktiin sendiri kebenaran tuduhan dari kaum elu itu…

        inget kita semua pasti akan mempertanggung jawabkan setiap perkataan kita di hadapan Allah Israel…

      3. BIANG KALA Says:

        saran gue: terhadap sesuatu berita…langkah awal teliti sebelum membeli okay…

    4. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

      αϑα γɡ βISλ NϬΞJλWλβ ɡαk..!!

      ϑαгί λƅυ Hυгαiгαɦ гα, Ϻυɧαϻϻαϑ ƅeгѕαƅϑα:
      Տγαiʈαɳ MΞNSUNλHKλN υntυk memƅαcα λγαʈ KUƦSI seƅelυm tidυг, KΞƦJλKλNLλH sυɳαɧ PΞNDUSTλ itυ. (HƦ.βυƙɧαгί,2311)

      Qs 14:22..ƅeгkαtαlαh SYλΙƬλƝ,‘..αkυ TIDλK ϺΞMβΞNλƦKλN ρeгƅυαtαnmυ, ϺΞMPΞƦSΞKUTUKλN αkυ, seȷαk DλHULU’..

      itυ sυɳαɧ siαρe γα..ʔʔ

  2. sgt_pepper Says:

    daniel…anda pintar! tapi bodoh! Yohanes adalah seorang penganut gnostik?! anda akan ditendang oleh orang kristen maupun orang gnostik.

    yang saya sesalkan dari kalian orang muslim adalah kalian selalu menyerang dasar alkitab dengan pengetahuan dangkal kalian. kalian pikir kalian bisa memahami alkitab dengan menggunakan pemikiran yang sama yang kalian pakai untuk mempelajari Al Qur’an? HELL NO!

    coba saja kalian orang muslim membaca Alkitab dari awal hingga akhir lalu bandingkan dengan kitab kalian, maka Al Qur’an akan tampak sangat sederhana.

    1. Hawariyun Says:

      jika anda pernah membaca qur’an sampai tamat dan kata anda sederhana, saya punya sebuah pertanyaan :

      menurut Qur’an dan hadist untuk apakah Nabi Muhammad diutus?

      1. ridwan Says:

        Siapa sih yg ngutus muhamad..?? kayanya dia sendiri deh yg ngaku2


      2. Dua komentar Ridwan:

        1) Siapa sih yg ngutus muhamad..?? kayanya dia sendiri deh yg ngaku2

        2) Ibrahim itu ada kira2 2000 thn sebelum muhamad… gak masuk akal kalo dia menyebutkan islam yg belum ada pada waktu itu…ayat2 yg dipaksakan…!!

        menunjukan ketidakfahamannya tentang konsep Kerasulan dan Firman Tuhan. Padahal, keduanya merupakan hal mendasar yang harus dikuasai agar tidak menjadi orang yang sekedar ikut dalam beriman. Tentang translasi agama Ibramim menjadi Islam oleh Allah, silahkan baca ditempat mas Ridwan menuliskan komentarnya.

        Pertanyaan, “Siapa sih yg ngutus muhamad..?? kayanya dia sendiri deh yg ngaku2” Apa sudah ditanyakan sebelumnya, “Siapa yang mengutus Isa sebagai Rasul Allah dan menetapkannya sebagai Tuhan?” Jangan-jangan sekedar ikut-ikutan saja, karena tidak tahu bagaimana seseorang diangkat Allah menjadi Rasul-Nya.

        Yang jelas, yang mengutus Rasul itu bukan manusia, tidak seperti penetapan Isa sebagai Tuhan oleh manusia.

        Kalau hanya sekedar melihat kepada lisan Muhammad terkait firman Allah ini: “Katakanlah: “Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk”. (Al A’raf :158) tentu saja seperti Muhammad yang ngaku-ngaku sebagai Rasul Allah. Tetapi kalau meyakini kata “Katakanlah” sebagai perintah Allah, maka tidak serta merta Muhammad menyatakan dirinya sebagai utusan Allah melainkan karena diperintah oleh Allah dan karena Muhammad adalah utusan Allah. Buat apa Allah memerintahkan kepada seseorang untuk mengaku-aku sebagai utusan-Nya?

        Dalam Injil Yohanes terdapat doa Nabi Isa berikut ini, “Wahai Rabbul Baar, sesungguhnya alam tidak mengenalMu, adapun aku mengenalMu dan mereka telah mengetahui bahwa Engkau telah mengutusku dan Engkau telah mengenalkan mereka akan namaMu dan aku akan mengenalkan mereka agar pada mereka ada kecintaan seperti Engkau telah mencintaiku.” (17-25-26). Kalau pernyataan Ridwan dimasukan, “kayanya dia (Isa) sendiri deh yg ngaku2” maka logikanya masuk. Dalam Injil Mathius (15:24) Isa berkata, “Aku tidak diutus, melainkan pada kaum di rumah Isra’il yang sasar.”, menggunakan pernyataan Ridwan, “kayanya dia sendiri deh yg ngaku2 diutus pada kaum di rumah Isra’il yang sasar.”. Pertanyaan Ridwan adalah pertanyaan umum orang yang tidak memiliki pengetahuan akan kerasulan seseorang, yang bersifat menolak setengah hati. Kalimat “kayanya” menunjukan bahwa Ridwan belum meyakini bahwa apakah dalam sabdanya tersebut Muhammad atau Isa ngaku2 sebagai Rasul Allah?

        Jadi persoalannya adalah apakah anda beriman kepada firman Allah dalam lisan Rasul-Nya, di mana “tidak mungkin bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia (Rasul) kecuali dengan perantaraan wahyu atau dibelakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki.” (Asy Syuura :51)

        Dan orang-orang yang tidak mengetahui berkata: “Mengapa Allah tidak (langsung) berbicara dengan kami atau datang tanda-tanda kekuasaan-Nya kepada kami?” Demikian pula orang-orang yang sebelum mereka telah mengatakan seperti ucapan mereka itu; hati mereka serupa. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan tanda-tanda kekuasaan Kami kepada kaum yang yakin. (Al Baqarah :118) Allah lah saksi bagi kerasulan Muhammad melalui firman-Nya, “Sesungguhnya Kami telah mengutusmu (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungan jawab) tentang penghuni-penghuni neraka. Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (Al Baqarah :119-120)

        Kerasulan disertai dengan tanda-tanda kenabian yang dikabarkan oleh Rasul sebelumnya.

        Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)”. Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: “Ini adalah sihir yang nyata”. (Ash-Shaff :6) Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian diantara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui. (Al Baqarah :146, al-An’am 20) Namun sebagian di antara pengikut Isa, mengetahui dan memelihara kebenaran sabda Isa dan membenarkan kerasulan Muhammad. Seperti Waraqah bin Naufal bin Asad bin ‘Abdil ‘Uzza, anak paman Khadijah radhiyallahu`anha, seorang yang beragama Nashrani pada masa itu dan telah menulis al-Kitab dalam bahasa Ibrani. Dia adalah seorang laki-laki yang lanjut usia dan telah buta. Khadijah radhiyallahu`anha berkata padanya, “Wahai anak pamanku, dengarkanlah penuturan anak saudaramu ini.” Waraqah pun bertanya, “Wahai anak saudaraku, apa yang engkau lihat?”
        Rasulullah Shallallahu `alaihi Wasalam menuturkan pada Waraqah apa yang beliau lihat. Setelah itu, Waraqah mengatakan, “Itu adalah Namus yang Allah turunkan kepada Musa. Aduhai kiranya aku masih muda pada saat itu! Aduhai kiranya aku masih hidup ketika kaummu mengusirmu!” Mendengar itu, Rasulullah Shallallahu `alaihi Wasalam bertanya, “Apakah mereka akan mengusirku?” Waraqah menjawab, “Ya. Tidak ada seorang pun yang membawa seperti yang engkau bawa kecuali pasti dimusuhi. Kalau aku menemui masa itu, sungguh-sungguh aku akan menolongmu.” Namun tak lama kemudian, Waraqah meninggal.

        Apakah kamu menghendaki untuk meminta kepada Rasul kamu seperti Bani Israil meminta kepada Musa pada jaman dahulu? Dan barangsiapa yang menukar iman dengan kekafiran, maka sungguh orang itu telah sesat dari jalan yang lurus. (Al Baqarah :108) Maka tatkala datang kepada mereka kebenaran dari sisi Kami, mereka berkata: “Mengapakah tidak diberikan kepadanya (Muhammad) seperti yang telah diberikan kepada Musa dahulu?”. Dan bukankah mereka itu telah ingkar (juga) kepada apa yang telah diberikan kepada Musa dahulu?; mereka dahulu telah berkata: “Musa dan Harun adalah dua ahli sihir yang bantu membantu”. Dan mereka (juga) berkata: “Sesungguhnya kami tidak mempercayai masing-masing mereka itu”. (Al Qashash :48)

        Sebagaimana Rasul sebelumnya yang tidak memiliki saksi bahwa Allah telah mengangkatnya sebagai Rasul, demikian pula dengan Muhammad. Allah berfirman, “Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi.” (An Nisaa :79) Walau demikian, siapapun boleh beriman ataupun tidak, dan menanggung konsekuensinya. Allah berfirman, “Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.” (An Nisaa :80)

      3. rendy juliansyah Says:

        ane setuju dengan masukan ataupun pesan mba rinda.meskipun ane awam tapi ane akan slalu membela kebenaran islam tapi bukan berarti ane menyepelekan agama lain tapi smua akan berakhir dan terbukti sesuai dengan rukun iman yang ke-5.

      4. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

        rukun yg START dari BATU dan FINISH CIUM BATU itu ya om..??

        BATU kok di HORMATI dan DICINTAI selain ALlah..??

      5. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

        SYλΙƬλƝ telαh MΞNϬUλSλI Ϻυɧαϻϻαϑ ϑαn Ʋɱαʈnγα
        menȷαdikαn Ϻυɧαϻϻαϑ ϑαn Ʋɱαʈnγα LUPλ
        menɡinɡαt λllαɧ ϑαlαm Տɧαlαt ϑαη Sυȷυϑ Տαɧɯί;
        Ϻυɧαϻϻαϑ ϑαn Ʋɱαʈnγα itυlαh HIZβƲSY λSSYλIƬλƝ

      6. BIANG KALA Says:

        LUPA adalah penyakit yg di bawa oleh syaitan kedalam diri manusia melalui aliran darah:

        Dαri Shαfiyαh binti Huyay rα, sαw berkαtα:
        Syαitαn MASUK DALAM DIRI mαnusiα melαlui ALIRAN DARAH.” (HR.Bukhαri,1894)

      7. BIANG KALA Says:

        SUMBER LUPA ADA DUA:
        ①. lupa manusiawi bersifat hal yg gak berhubungan ama Tuhan misalnya: 1. lupe nyimpen kunci mobil.
        2. lupe nama orang.
        3. lupe janjian ama temen, dsb.

        ②. lupa dari syaitan bersifat hal yg berhubungan ama Tuhan misalnya: lupe mengingat Allah dalam shalat dsb.

      8. BIANG KALA Says:

        lupe shalat berarti lupe mengingat ilah islam, sumber lupe mengingat ilah islam adalah syaitan:

        Qs 29:45…dirikαnlαh shαlαt…MENGINGAT ilαh islαm (shαlαt) αdαlαh lebih besαr…

        Qs 6:68…syαitαn MENJADIKAN kαmυ LUPA

        Dαri Abu Hurαirαh rα, sαw bersαbdα:
        Syαitαn menȷαdikαn merekα ‘LUPA’ berαpα rαkα’αt sααt shαlαt. (HR.Bukhαri,573)

      9. BIANG KALA Says:

        lupe shalat berarti lupe mengingat ilah islam, sumber lupe mengingat ilah islam adalah syaitan:

        Qs 20:14…shαlαt, UNTUK MENGINGAT Aku.
        Qs 12:42…syαitαn MENJADIKAN ϑία LUPA

        Dαrί λƅϑυllαɦ ƅin Ϻαs’υϑ rα, Ϻυhαmmαϑ ƅerѕαƅϑα:
        Syαitαn menȷαdikαn αkυ LUPA MENGINGAT ilαhku DALAM shαlαt ϑαn sujud Տαɧɯί. (HƦ.Ϻυѕlίϻ,889)

      10. BIANG KALA Says:

        lupe shalat berarti lupe mengingat ilah islam, sumber lupe mengingat ilah islam adalah syaitan:

        Dαri Utsmαn bin Abu αl ‘Ash rα, sαw bersαbdα:
        Khαnzαb αdαlαh syαitαn yαng selαlu HADIR di setiαp shαlαt yαng menȷαdikαn LUPλ bαcααn shαlαt. (HR.Muslim,4083)

        lupe shalat mengingat ilah islam itulah hizbusy assyaitan:

        Ǫs 58:19. Syαitαn telαh MENGUASAI merekα…menȷαdikαn merekα ‘LUPA’ MENGINGAT ilαh islαm; merekα itυlαh GOLONGAN syαitαn…

    2. Daniel Says:

      @ mas sgt_pepper

      Cobalah mas baca lebih teliti lagi postingan saya di atas. Disitu tidak ada keterangan yg menyatakan bahwa Yohanes adalah penganut gnostik. Yang dimaksud adalah penulis Injil Yohanes adalah seorang gnostik yg bernama Carinthus, karena menurut Pendeta Gaius penulis Injil Yohanes bukanlah Yohanes, melainkan seorang bernama Carinthus.

      Tentu mas pepper sudah mengkaji Al-Quran sampai selesai, sehingga bisa mengambil kesimpulan bahwa Al-Quran kelihatan tampak sederhana dibanding Alkitab?
      Kalau bisa mas sebutkan satu ayat saja dalam Quran yg dikatakan mas sederhana dibanding Alkitab, agar kita bisa diskusikan bersama-sama di sini.

      1. L Says:

        Berbahagialah Engkau Daniel..
        Pelindungmu malakat Daniel menyertai engkau…

        Saya akan mengikuti diskusi ini terus…

      2. munafik Says:

        Ada yang komentar agar membaca quran sampai tamat, dan baru menyadari bahwa quran tidaklah se-simple itu.

        Beneeeer, nich, seorang arab yang belajar quran dan mengambil kesimpulan:

        Kisahku Mempelajari Quran
        dan Akhirnya Tinggalkan Islam

        Oleh Mumin Salih (8 Sep, 2008)

        “Tanpa perasaan kaget sama sekali, aku membaca bagaimana Muhammad membantai suku Yahudi Bani Qurayza. Aku sudah mengembangkan konsep pemikiran bahwa pembantaian Islamiah terhadap kaum Yahudi tidak lebih daripada orang Arab menggorok sapi.”

        AWAL MULA
        Awalnya, aku ragu menulis kisah murtadku, karena kisahku ini tidak punya unsur moral apapun seperti yang banyak ditulis para murtadin lainnya di Internet. Aku tidak bisa mengaku bahwa aku tidak tahu segala pembantaian yang dilakukan Muhammad, karena aku memang tahu akan hal itu dan menerimanya sebagai hukuman bagi musuh Allah SWT. Aku pun tidak bisa menyangkal Muhammad melakukan perkawinan pedofili dengan Aisyah karena aku jelas tahu akan hal itu dan menerimanya sebagai kelakuan normal di jaman Muhammad. Tanpa perasaan kaget sama sekali, aku membaca bagaimana Muhammad membantai suku Yahudi Bani Qurayza. Aku sudah mengembangkan konsep pemikiran bahwa pembantaian Islamiah terhadap kaum Yahudi tidak lebih daripada orang Arab menggorok sapi.

        Masalahku dengan Islam hanya terletak pada Qur’an. Bagiku, untuk mengerti Qur’an dibutuhkan usaha keras tak kunjung habis dalam menafsirkan, menafsir ulang, dan pembenaran terus-menerus akan hal-hal tak masuk akal dalam Qur’an. Orang yang tak percaya Tuhan dan mampu berbahasa Arab dengan baik, akan merasa sukar untuk menerima kebenaran Qur’an, baik dari segi dan gaya bahasa, maupun isinya. Qur’an itu hanya tampak meyakinkan bagi orang-orang yang tak mengerti bahasa Arab, dan inilah sebenarnya yang dialami oleh sebagian besar umat Islam non-Arab di seluruh dunia. Hal ini benar-benar terjadi pada para Muslim yang tak mengerti bahasa Arab tapi membaca Qur’an bertahun-tahun hanya untuk satu tujuan: masuk surga dan menghindari neraka. Selama puluhan tahun, aku termasuk dalam kelompok terakhir ini. Meskipun awalnya aku sangat amat yakin Qur’an itu 100% benar, sama seperti yang diyakini Muslim pada umumnya, aku semakin lama semakin merasa sukar menerima segala hal tak masuk akal karena, selama tahun-tahun berselang, bahasa Arabku pun semakin lama semakin baik.

        Dalam kasusku, gaya bahasa dan logika jungkir balik dalam Qur’an-lah yang membuatku meninggalkan islam, dan bukan karena kekejaman Muhammad. Aku menolak Qur’an karena aku mengharapkan Allah SWT memberikan buku yang jauh lebih bermutu daripada Qur’an!

      3. rendy juliansyah Says:

        mas munafik@tau ga hukum dan syarat perkawinan islam dan tujuannya.anda sebelum menjabarkan bahwa nabi muhhamma S.A.W adalah phedophile anda tau dulu..

        Note :
        Dan perlu diingat lagi bahwa dalam memahami Al-Qur’an tidak boleh asal-asalan, bagi kita yang belum menguasai ilmu-ilmu keislaman lebih baik memahami lewat kitab/buku yang membahas masalah hukum pernikahan Islam secara khusus..

      4. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

        ɲɡᴏmᴏnɡ-ᴏmᴏnɡ ℮lυ Ʋɱαʈ λllαɧ αρ℮ Ʋɱαʈ Ϻυɧαϻϻαϑ γα..ʔʔ

      5. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

        bingung…gak bisa jawab ya om…

      6. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

        coba elu cari jawabannya di quran dunk om…bukannya quran itu sempurna bisa ngejawab semua soalan kita manusia, sebagai sebagai penjelas dan petunjuk bagi manusia…

    3. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

      SUMBER LUPA ADA DUA:
      ①. lupa manusiawi bersifat hal yg gak berhubungan ama Tuhan misalnya: 1. lupe nyimpen kunci mobil.
      2. lupe nama orang.
      3. lupe janjian ama temen, dsb.

      ②. lupa dari syaitan bersifat hal yg berhubungan ama Tuhan misalnya: lupe mengingat Allah dalam shalat dsb.

      Qs 20:14…shαlαt, UNTUK MENGINGAT Aku.
      Dαrί λƅϑυllαɦ ƅin Ϻαs’υϑ rα, Ϻυhαmmαϑ ƅerѕαƅϑα:
      Syαitαn menȷαdikαn αkυ LUPA MENGINGAT ilαhku DALAM shαlαt ϑαn sujud Տαɧɯί. (HƦ.Ϻυѕlίϻ,889)

      lupe shalat mengingat ilah islam itulah hizbusy assyaitan:

      Ǫs 58:19. Syαitαn telαh MENGUASAI merekα…menȷαdikαn merekα ‘LUPA’ MENGINGAT ilαh islαm; merekα itυlαh GOLONGAN syαitαn…

  3. Hawariyun Says:

    Kapankah alkitab dinodai?

    mudah saja menjawabnya, kapankah juga Umat kristen berhenti dikejar , disiksa dan dibunuh oleh Yahudi dan Pemerintah kekaisaran roma, apakah ketika pemerintah roma dan yahudi mengetahui saul masuk Kristen?/pulang ke roma?

    1. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

      Alkitab gak bakal ternodai om…
      yg ternodai mah manusia yg gak menuruti perintah Allah di Alkitab kok…

  4. Hawariyun Says:

    mengapa sebelum saul masuk kristen, orang orang kristen dikejar dan dibunuh, padahal roma adalah pemerintahan yang toleran. penganut agama lainnya yang bukan kristen, tinggal di roma dan berbeda agama dengan agama pemerintah roma tidak diapa – apakan.

    1. munafik Says:

      KOMENTAR BOONG DAN SAMPAH

      Sejak kapan muslims menjadi orang yang BERAKAL????????

      Lihatlah disekelilingmu, apakah yang dihasilkan oleh muslims, hanyalah teror, bomb bunuh diri, kesengsaraan mengungsi ke-negara kafir yang makmur, perzinahan legal dan melahirkan anak-anak banyak.

      Produk apakah yang dihasilkan oleh muslims si OOT??, mesin-mesin, mobil, komputer, internet, bidang kedokteran, bidang budaya dan seni?

      Pesta Olympiade London baru berakhir, dan dimanakah prestasi muslims??

      Begitu juga, dimanakan muslims ketika Perang Dunia-2, yang menghalang ambisi Jerman dan Jepang untuk menjajah dunia?? TIDAK ADA!

      Apakah arab, umat awloooooh, bangsa muhammad, sebagai orang BERAKAL????, KETIKA DALAM TAHUN 1967, 110 JUTA BANGSA ARAB DIKALAHKAN OLEH HANYA 2,7 JUTA JIWA BANGSA ISRAEL, …. DAN HANYA DALAM TEMPO 6 HARI SAJA.

      Ini semua FAKTA, yang menyatakan bahwa MUSLIMS HANYA BISA MENGUNAKAN STRATEGY, ‘MALING TERIAK MALING’.

      Islam hanyalah mengajarkan kesengsaraan didunia melalui PERZINAHAN LEGAL, SEHINGGA PRODUK YANG DIHASILKAN ISLAM HANYALAH ANAK-ANAK YANG TERLUKA HATINYA KARENA AYAH DAN IBUNYA, BERCERAI, KAWIN LAGI DAN MENELANTARKAN KELUARGA.

      Itulah sebabnya kenapa muslims bodoh dan pandir, karena ajaran mereka berorientasi kepada SELANGKANGAN, dan menghancurkan kehidupan keluarga, yang menghasilkan anak-anak bodoh dan pandir.

      INI FAKTA YANG TIDAK TERBANTAHKAN.

      DASAR TUKANG BOOOOONG DAN FITNAH!

      1. rendy juliansyah Says:

        Musafir@kita liat nanti saja sesuai rukun iman yang ke-5.pasti anda taukan kan dulu anda pernah jadi muslim dan sekarang murtad.terima kasih.

      2. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

        ya elu kudu imanin bahwa rukun ke lima menyatakan Isa akan datang membawa pengikutnya ke syurge sekaligus menghakimi orang yg bukan pengikut-Nya om…

      3. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

        Lukαs 13:25…tuαn rumαh…MENUTUP PINTU, kαmu…di LUARMENGETOKPINTU…berkαtα: Tuαn, BUKAKANLAH kαmi PINTU!…menjαwαb…Aku TIDAK TAHU…kαmu…

        Dαri Anαs bin Mαlik rα, sαw bersαbdα:
        Akulαh orαng PERTAMA yαng MENGETUK PINTU syurgα. (HR.Muslim,290)

        tuh…bukti ada di luar pintu syurge, sebagai orang asing bukan penduduk syurge…

      4. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

        Dαrί λnαs bin Mαlik rα, sαɯ ɓerѕαɓdα: 
        λku DATANG ke PINTU syurgα pαdα hαri Kiαmαt MEMINTA supαyα PINTU syurgα DIBUKA.
        Penjαgα PINTU syurgα bertαnyα: ‘ENGKAU SIAPAʔ’
        αku menjαwαb: ‘ϺUHAϺϺAD’.” (HR.Muslim,292)

        musibαh…!! ternyαtα:
        ①. om mαmαd GAK DIKENAL di syurgα.
        ②. om mαmαd BERADA di LUAR PINTU syurgα.
        ③. om mαmαd GAK PEGANG KUNCI PINTU syurgα.

    2. ✳βΙλƝϬ Kλɭλ Says:

      Dαrί λnαs bin Mαlik rα, sαɯ ɓerѕαɓdα: 
      λku DATANG ke PINTU syurgα pαdα hαri Kiαmαt MEMINTA supαyα PINTU syurgα DIBUKA.
      Penjαgα PINTU syurgα bertαnyα: ‘ENGKAU SIAPAʔ’
      αku menjαwαb: ‘ϺUHAϺϺAD’.” (HR.Muslim,292)

      musibαh…!! ternyαtα:
      ①. om mαmαd GAK DIKENAL di syurgα.
      ②. om mαmαd BERADA di LUAR PINTU syurgα.
      ③. om mαmαd GAK PEGANG KUNCI PINTU syurgα.

      Yᴏhαnes 10:9. λkυlαh PINTU; ƅαrαnɡsiαρα MASUK MELALUI λkυ, iα αkαn SELAMAT.

      Ϻαtiυs 16:19. Keραdαmυ αkαn Kυberikαn KUNCI Kerαȷααn Sᴏrɡα…


  5. Karena orang Roma menyembah berhala, sementara orang Kristen menyembah Tuhan yang benar. Jadi Iblis tidak senang dengan kekristenan, sebab itu ia berusaha menghancurkannya, sebab siapa yang percaya Yesus pasti diselamatkan. Maunya Iblis, semua orang masuk neraka bersamanya.

    Nah, hal ini sama seperti Islam,Islam tak lain adalah bentuk lain penyembahan kepada Dewa Bulan, yang bernama Allah Taala. Tetapi Muhammad sangat cerdik, ia menghapuskan puteri-puteri Allah (Al Uza, Al Lata dan Manat), dan mengadopsi konsep monoteisme Yahudi dan Kristen.

    Tetapi pada dasarnya, Iblislah yang ada di belakang agama Islam. Itulah sebabnya mereka sangat terganggu dengan Yudaisme dan Kristen dan berusaha menghancurkannya. Tujuannya, supaya setiap orang akan masuk neraka bersama dengan si Iblis (Sura Maryam 19:70-71)


    1. Allah bukanlah Dewa Bulan, sebagaimana firman-Nya: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah.” ( Fushshilat 41:37) Seandainya Allah adalah Dewa Bulan, perintah-Nya adalah sembahlah bulan.

      Jika makna “Dewa” di sana adalah Pemilik Bulan, maka Allahlah pemilik apa yang diciptakan-Nya, sebagaimana firman-Nya, “Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (Al An’am :96) Maka yang disembah adalah Pemilik Bulan dan bukan Bulannya.

      Muhammad yang merupakan keturunan Ismail putera Ibrahim, hanya diajarkan Allah apa yang diajarkan Allah kepada Ibrahim.

      Dan (ingatlah) di waktu Ibrahim berkata kepada bapaknya, Aazar, “Pantaskah kamu menjadikan berhala-berhala sebagai tuhan-tuhan? Sesungguhnya aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata”.Dan demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (Kami yang terdapat) di langit dan bumi dan (Kami memperlihatkannya) agar dia termasuk orang yang yakin. Ketika malam telah gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata: “Inilah Tuhanku”, tetapi tatkala bintang itu tenggelam dia berkata: “Saya tidak suka kepada yang tenggelam”. Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata: “Inilah Tuhanku”. Tetapi setelah bulan itu terbenam, dia berkata: “Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang yang sesat”.Kemudian tatkala ia melihat matahari terbit, dia berkata: “Inilah Tuhanku, ini yang lebih besar”. Maka tatkala matahari itu terbenam, dia berkata: “Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan.Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.(Al An’am :74-80)

      Bukan Muhammad yang menghapuskan tiga Berhala kaum Pagan tersebut, tetapi Allah melalui firman-Nya:

      Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap al Lata dan al Uzza, dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)? Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengadakannya; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah)nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Tuhan mereka. (An-Najm :19-23)

      Bukan Muhammad yang menghapus dengan perkataannya, tetapi perkataan Allah-lah yang menghapusnya, “dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya.Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat.(An-Najm :3-5)

      Yahudi dan Kristen memiliki konsep monoteisme model Islam? Silahkan pelajari : http://hidayatullah.com/opini/pemikiran/10957-rancunya-wacana-agama-samawi

      Islam tidak terganggu dengan Yudaisme dan Kristen, tidak bermaksud menghancurkannya melainkan mengembalikan kepada ajaran yang benar.

      Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku”. Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: “Apakah kamu (mau) masuk Islam”. Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Ali Imran :20)

      Kalimat “Iblis di belakang Islam” menunjukan penghinaan terhadap Allah, Tuhannya Ibrahim, Isa, Musa, dan Muhammad. Allahlah yang dibelakang Islam.

      Dan setelah datang kepada mereka Al Quran dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu. (Al Baqarah :89) Sesungguhnya mereka telah mendustakan yang haq (Al-Quran) tatkala sampai kepada mereka, maka kelak akan sampai kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu mereka perolok-olokkan.(Al An’am :5) Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.(Al Baqarah :15) Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.(Al Kahfi :106)

      Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka”.Allah berfirman: “Ini adalah jalan yang lurus, kewajiban Aku-lah (menjaganya).Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat. (Al Hijr :39-42)


    2. Katakanlah: “Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu; bagi kami amalan kami, dan bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati, ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Isma´il, Ishaq, Ya´qub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani?” Katakanlah: “Apakah kamu lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya?” Dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan. Itu adalah umat yang telah lalu; baginya apa yang diusahakannya dan bagimu apa yang kamu usahakan; dan kamu tidak akan diminta pertanggungan jawab tentang apa yang telah mereka kerjakan.(Al Baqarah :139-141)

      1. L Says:

        Rinda Cahyana,
        Sepertinya ayat yang ente ucapin itu untuk ente sendiri….

      2. Rinda Cahyana Says:

        Ya, untuk kita semua

  6. muhadiono say Says:

    BUAT KAMU PARA MURTADDERS JANGAN KAMU BERBANGGA NO.1 DIDUNIA TAPI NANTI KITA LIHAT SIAPA YANG MENANG DI ALAM AKHIRAT SANA……MENYESAL HANYA ADA DI BELAKANG…..

    1. siapmurtad Says:

      Anda benar, kiranya anda menemukan JALAN, KEBENARAN dan HIDUP yaitu Yesus Kristus (Yohanes 14:6, Kisah Para Rasul 4:12)

      YESUS berkata kepadanya, “Akulah jalan, dan kebenaran, dan hidup. Tidak seorang pun datang kepada Bapa jika tidak melalui Aku.”

      Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”


      1. Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya´qub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam” (Al Baqarah :132)

        Allah berfirman, Sesungguhnya (agama Tauhid) ini adalah agama kamu semua; agama yang satu dan Aku adalah Tuhanmu, maka sembahlah Aku.(Al Anbiyaa :92), maka bertakwalah kepada-Ku. (Al Mu’minun :52) Dan mereka berkata: “Hendaklah kamu menjadi penganut agama Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk”. Katakanlah: “Tidak, melainkan (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik”. (Al Baqarah :135) Karena Yahudi dan Nasrani bukanlah agama samawi, bukan agama Ibrahim (Lihat: http://hidayatullah.com/opini/pemikiran/10957-rancunya-wacana-agama-samawi).

        Katakanlah: “Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu; bagi kami amalan kami, dan bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati, ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Isma´il, Ishaq, Ya´qub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani?” Katakanlah: “Apakah kamu lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya?” Dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan. Itu adalah umat yang telah lalu; baginya apa yang diusahakannya dan bagimu apa yang kamu usahakan; dan kamu tidak akan diminta pertanggungan jawab tentang apa yang telah mereka kerjakan.(Al Baqarah :139-141)

        Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan. (Ali Imran :83) Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. (Ali Imran :19). Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. (Ali Imran :85) Walau demikian, Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (Al Baqarah :256)

        Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.(An Nisaa :125) Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan. (Al An’am :79) Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus, dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang musyrik (Al An’am :161). Dan aku pengikut agama bapak-bapakku yaitu Ibrahim, Ishak dan Ya´qub. Tiadalah patut bagi kami (para Nabi) mempersekutukan sesuatu apapun dengan Allah. Yang demikian itu adalah dari karunia Allah kepada kami dan kepada manusia (seluruhnya); tetapi kebanyakan manusia tidak mensyukuri (Nya) (Yusuf :38) Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif” dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan. (An Nahl :123)

        Hai manusia, jika kamu masih dalam keragu-raguan tentang agamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kamu sembah selain Allah, tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan kamu dan aku telah diperintah supaya termasuk orang-orang yang beriman … hadapkanlah mukamu kepada agama (Islam) dengan tulus dan ikhlas dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik (Yunus :104) Dan orang-orang yang membantah (agama) Allah sesudah agama itu diterima maka bantahan mereka itu sia-sia saja, di sisi Tuhan mereka. Mereka mendapat kemurkaan (Allah) dan bagi mereka azab yang sangat keras.(Asy Syuura :16)

        Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: “Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani”. Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar”. (Tidak demikian) bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah, sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Dan orang-orang Yahudi berkata: “Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan”, dan orang-orang Nasrani berkata: “Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu pegangan,” padahal mereka (sama-sama) membaca Al Kitab. Demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui, mengatakan seperti ucapan mereka itu. Maka Allah akan mengadili diantara mereka pada hari Kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya. Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalanghalangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? (lihat Israel yg melarang Muslim solat di Masjid al-Aqsa dan hendak merobohkannya). Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat. Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui. Mereka (orang-orang kafir) berkata: “Allah mempunyai anak”. Maha Suci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya. (Al Baqarah :111-116). Sesungguhnya Kami telah mengutusmu (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungan jawab) tentang penghuni-penghuni neraka. Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (Al Baqarah :119-120).

        Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara. (An Nisaa :171) Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu”. Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu. (Al Maidah :68) Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus. (Al Maidah :77)Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman. (Al An’am :125) Hai manusia, jika kamu masih dalam keragu-raguan tentang agamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kamu sembah selain Allah, tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan kamu dan aku telah diperintah supaya termasuk orang-orang yang beriman (Yunus :104)

      2. Yuan Says:

        siapmurtad Says:

        March 2, 2010 at 6:19 pm

        Anda benar, kiranya anda menemukan JALAN, KEBENARAN dan HIDUP yaitu Yesus Kristus (Yohanes 14:6, Kisah Para Rasul 4:12)

        YESUS berkata kepadanya, “Akulah jalan, dan kebenaran, dan hidup. Tidak seorang pun datang kepada Bapa jika tidak melalui Aku.”

        Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.”

        |||| Itu tandanya kalian nasrani disuruh mengikuti ajaran yesus, ajaran yang dibawa oleh Yesus atas perintah ALLAH, tidak akan ada kaumku yang dapat mengetahui ALLAH tanpa tau dariku kata yesus..

        kamu sekalian tidak akan mengenal TUHAN kalian, tanpa tau dariku kata yesus, sebab yesus adalah utusanNya

        BUKAN Yesus sebagai Tuhan yang menjelma jadi manusia

        sudahkah anda (nasrani) mengikuti ajaran yesus agar menyembah Allah yang ESA???

        (ilmu tauhid yang yesus bawa, TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, AKU (ISA) UTUSAN ALLAH)


  7. Kenapa Tuhan tidak bisa menjaga alKitab? Bukan Tuhan yang tidak bisa menjaga alKitab, tetapi umatnya sendiri yg tdk bisa menjaganya. Herankah jika Tuhan berkehendak menjadikan al-Qur’an sebagai kitab terjaga sementara kitab sebelumnya tidak? Bukankah keheranan itu seperti kenapa Tuhan membiarkan banyak Nabi dibunuh oleh kaum Yahudi di masa lalu?

    1. Musyadad Says:

      @Rinda;

      Pertanyaan Anda sama saja demikian; kenapa setelah munculnya Pentium4, Pentium3, Pentium2, dan Pentium1 sebelumnya tidak dijaga, malah ditinggalkan? Bahkan dianggap kuno (Ketinggalan jaman)?

      Allah swt, sudah memberikan jalan hidup bagi kaum Yahudi untuk memiliki kemenangan 2x, tapi setelah itu kaum Yahudi akan binasa….

      Tunggu saja, jika umur kamu panjang…

      1. L Says:

        Tidak ada demikian…
        Karena Islam sudah dipecahbelahkan kaum kalian sndiri…

    2. munafik Says:

      @ Rinda,

      Kami tidak pernah menyatakan bahwa Alkitab kami adalah hilang dan dipalsukan.
      Bagi kami, Alkitab adalah asli, tetapi bagi muslims dinyatakan palsu, karena isi quran bertentangan dengan alkitab.
      Jadi, Tuhan menjaga alkitab kami, sedangkan quran adalah kitab yang tidak pernah kami akui yang sebagai dari Tuhan, tetapi kitab dari iblis.

      Coba anda simak 2 ayat dibawah ini:

      1.QS. 16:43
      ‘Jika kau ragu tentang apa yang diturunkan kepadamu, tanyakan mereka yang membaca kitab yang datang sebelummu.’ (QS 16:43)

      Menurut Islam, Kitab yang datang sebelummu, adalah PEDOMAN, sehingga jika kalian ragu, tanyakanlah kepada ahlul kitab.
      Jadi, jika awloh islam sudah meng-instruksikan kepada umatnya untuk bertanya kepada Kitab Injil, kenapa awloh tidak bisa menjaga kitab injil, dan dengan demikian, jika Injil sudah hilang dan dipalsukan, berarti ayat ini juga TIDAK BERGUNA LAGI.

      2. QS. 2.132
      “Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Yakub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”.

      Coba anda jawab, logika dari ayat ini, bagaimana mungkin nabi Ibrahim yang hidup 2000 tahun sebelum Islam dan muhammad lahir, bisa beragama islam????

      Itulah sebabnya, kami tidak pernah mengakui quran sebagai kitab ke-4, dari Tuhan. Injil adalah yang terakhir, dan sesudahnya bukanlah dari Tuhan, melainkan dari Iblis untuk mengacaukan ajaran Tuhan, dan mencari pengikutnya sendiri.

      Bukankah kekacauan dan kekerasan yang terjadi didunia ini adalah produk dari islam????!

      1. rendy juliansyah Says:

        mas munafik maksud saudari ridha adalah alkitab asli tapi sesudahnya palsu karna sudah ditambahkan oleh kaum manusia yang tidak bertanggung jawab.anda akan mengerti kalo bisa mempelajari islam dengan seksama.

  8. wawanep Says:

    SETUJU DENGAN KOMENT DIATAS…

    1. superiman Says:

      buat mas yg sempurna rendy juliansyah, tadi sempat bicara mau jihad yaa? banyak kok dibuka pendaftaran jihad entah kemana. dan bisa anda segera daftarkan diri anda. dan selamat menikmati bidadari perawan yang sudah disiapkan buat anda. terimakasih.

  9. GOD IS ALLAH Says:

    yesus,,,hayolah qta bernyanyi…
    Rock N Roll neeh…
    rambut loe sus,,d bonding dunk???
    biar sma ky mahasiswa…

    1. siapmurtad Says:

      Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni. (Matus 12:31)

      1. L Says:

        amin…
        biarkanlah dia dicampakkan dalam api dan kegelapan kekal…


      2. rambut lo to GOD is ALLAH…di masukin ke lobang pantatmu…

        jangan di simpan jadi jimat…
        n tar muhammad lo kentut manis lo…
        emang lo mau?

      3. someone Says:

        @Siapmurtad: Kelihatan standar gandanya, masa kalau Salman Rusdie menghujat simbol Islam anda dukung, kalo orang menghujat simbol agama lo, gak didukung.

        @L : Katanya Tuhan lo pengasih, mana mungkin mencampakan orang yang tidak tahu ke dalam api dan kegelapan yang kekal


    2. Jika yg dimaksud yesus di sana adalah Nabi Isa AS, maka memperolok Nabi adalah dosa. Kami dilarang mengikuti orang kafir yang suka mencemooh Rasulullah SAW dari sisi fisik dan lain sebagainya, sehingga dosa bagi kami mencela Nabi Isa AS, sekalipun dengan kasihnya beliau pasti hanya tersenyum sebagaimana sikap Nabi dan Rasul lainnya. Dan apabila mereka melihat kamu (Muham-mad), mereka hanyalah menjadikan kamu sebagai ejekan (dengan mengatakan): ”Ini-kah orang yang diutus Allah sebagai Rasul? Sesungguhnya hampirlah ia menyesatkan kita dari sesembahan kita, seandainya kita tidak sabar (menyembah)nya’. Dan mereka kelak akan mengetahui di saat mereka meli-hat adzab, siapa yang paling sesat jalannya. (Al Furqan:41-42).

      Apabila makna Yesus di sana adalah Tuhan, maka menyematkan atau menghina Tuhan dengan sifat Mahluk “Gondrong” kepada Tuhan adalah hal terlarang. Katakanlah: “Siapakah Tuhan langit dan bumi?” Jawabnya: “Allah”. Katakanlah: “Maka patutkah kamu mengambil pelindung-pelindungmu dari selain Allah, padahal mereka tidak menguasai kemanfaatan dan tidak (pula) kemudharatan bagi diri mereka sendiri?”. Katakanlah: “Adakah sama orang buta dan yang dapat melihat, atau samakah gelap gulita dan terang benderang; apakah mereka menjadikan beberapa sekutu bagi Allah yang dapat menciptakan seperti ciptaan-Nya sehingga kedua ciptaan itu serupa menurut pandangan mereka?” Katakanlah: “Allah adalah Pencipta segala sesuatu dan Dialah Tuhan Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa”. (ar-Ra’du: 16). (Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat. (Asy Syuura :11)


      1. rasul sulah mu pantas untuk di hina dan di cemoohkan…

        karna dia sok suci…
        berak aja ga cuci pantat…

        ya udah lah islam…
        munafik tetap munafik…

        sok suci banget si l0

      2. Rinda Cahyana Says:

        rasul sulah mu pantas untuk di hina dan di cemoohkan…

        Mungkin memang agama anda mengajarkan seperti itu. Sementara Islam tidak mengajarkan umatnya untuk menghujat Nabi Isa.

      3. munafik Says:

        ——— ADAKAH ARTI DARI AYAT QURAN INI??:

        Q 5:94 Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya AUWLOH akan menguji kamu dengan sesuatu dari binatang buruan yang mudah didapat oleh tangan dan tombakmu SUPAYA AUWLOH MENGETAHUI orang yang takut kepada-Nya, biar pun ia tidak dapat melihat-Nya. …

        PERTANYAAN:
        1. Ayat ini menyatakan bahwa awloh tidak maha tahu,
        2. Adakah awloh mengira umatnya hanyalah “pemburu binatang” sehingga perlu menguji mereka dengan binatang buruan??
        3. Ayat ini tidak berguna sama sekali.
        4. Bukankah ini berarti bahwa “awloh” maha guobloook!

        Ada-ada saja quran ini, kalo nggak ngeboong, ayatnya kagak ada arti

      4. rendy juliansyah Says:

        mas mas kalo memang anda adalah penganut yang baik ada baiknya kita berkata yang baik pula, kalau memang kita berbeda pendapat antara agama kami(islam) dan agama kalian berucaplah dengan tata bahasa yang baik.karena saya yakin agama kalian juga mengajarkan bagaimana bersikap dan bertutur kata yang baik dengan orang lain.

        “Rendahkanlah sayapmu kepada kaum mukminin.” (Al-Hijr: 88)
        Maksudnya: bersikap lunaklah terhadap mereka & perbaiki akhlakmu terhadap mereka karena mencintai, memuliakan, & mengasihi mereka. (Taisir Al-Karimir Rahman, hal. 435)
        Dalam ayat lain, Allah l berfirman:

        “Sekiranya engkau bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (Ali ‘Imran: 159)

        Bersikap ramah kepada saudara & bertutur yang baik jelas merupakan amalan kebaikan, bahkan bila seseorang tak mendapatkan harta utk disedekahkannya di jalan Allah k maka mengucapkan kalimat yang baik dapat menggantikannya.
        ‘Adi bin Hatim z berkata, “Rasulullah n bersabda:
        اِتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ، فَمَنْ لَـمْ يَجِدْ فَبِكَلِمَةٍ طَيِّبَةٍ
        “Jagalah kalian dari api neraka, walaupun dgn bersedekah sepotong kurma. Namun siapa yang tak mendapatkan sesuatu yang bisa disedekahkannya maka dgn (berucap) kata-kata yang baik.” (HR. Al-Bukhari no. 6023 & Muslim no. 2346)
        Al-Imam An-Nawawi t berkata, “Hadits ini menunjukkan bahwa kalimat thayyibah merupakan sebab selamat dari neraka. Yang dimaksud kalimat thayyibah adalah ucapan yang menyenangkan hati seseorang jika ucapan itu mubah atau mengandung ketaatan.” (Al-Minhaj, 7/103)
        Ibnu Baththal tberkata, “Kalimat thayyibah teranggap sebagai sedekah, dari sisi di mana pemberian harta akan membahagiakan hati orang yang menerimanya & menghilangkan rasa tak senang dari hatinya. Demikian pula kalimat-kalimat yang baik, maka keduanya (pemberian harta & ucapan yang baik) serupa dari sisi ini.” (Fathul Bari, 10/551)
        Dalam hadits yang lain, Nabi n bersabda:
        وَالْكَلِمَةُ الطَّيِّبَةُ صَدَقَةٌ
        “Kata-kata yang baik adalah sedekah.” (HR. Al-Bukhari no. 2707 & Muslim no. 2332)
        Rasulullah n pernah berpesan kepada sahabatnya Abu Dzar Al-Ghifari z:
        لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْـمَعْرُوْفِ شَيْئًا، وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلِيْقٍ
        “Jangan sekali-kali engkau meremehkan perkara kebaikan walaupun hanya berwajah cerah ketika engkau bertemu dgn saudaramu.” (HR. Muslim no. 6633)
        Hadits di atas diberi judul oleh Al-Imam An-Nawawi t dlm syarahnya terhadap Shahih Muslim: “Disenanginya berwajah cerah ketika bertemu.”

        (mohon maaf kalo untuk para pemuka agama lain tidak berkenan.)

  10. Adeng Hudaya Says:

    APAKAH SETIAP ORANG DILAHIRKAN SEBAGAI MUSLIM?
    Oleh: Ali Sina

    Orang Muslim mencintai kebohongan. Mereka hidup dalam khayalan diri yang terus-menerus. Klaim bahwa semua orang dilahirkan sebagai Muslim dan kemudian diindoktrinasikan ke dalam iman-iman lainnya adalah hal yang menggelikan. Jika setiap orang dilahirkan sebagai Muslim, maka orang seharusnya melihat setiap orang yang tidak terindoktrinasi dalam agama apa pun, dan ingin untuk mempercayai Islam secara natural. Tetapi hal ini tidak terjadi. Malah kenyataannya banyak orang yang melihat Islam sebagai sesuatu yang menjijikkan. Karena itu orang-orang Muslim mencoba untuk membungkus Islam dengan “gula” yaitu melalui 1001 kebohongan, untuk membuatnya menjadi lebih pas.
    Juga kita sedang menyaksikan bahwa bahkan mereka yang telah terindoktrinasi dalam Islam – sekarang mulai meninggalkannya, yaitu saat mereka telah memahami kebenaran palsu tentang agama ini. Kesalahan dari klaim ini adalah pembuktian diri.
    Islam bukanlah sebuah kelanjutan dari agama-agama sebelumnya. Muhammad mencontek bulat-bulat dari Perjanjian Lama, tetapi Tuhan Islamik dengan Tuhan Alkitab adalah dua ilah yang sangat berbeda, sesuatu yang barangkali Muhammad sendiri tidak mengetahuinya.

    Sebenarnya, Muhammad mencoba mengkaitkan dirinya dengan nabi-nabi Alkitab untuk memperdaya orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen di Arabia. Bahkan ia memanfaatkan Yerusalem sebagai Kiblatnya, tetapi ia sama sekali tidak mempresentasikan bukti atas klaim palsu yang ia lontarkan, dan berhenti berbicara tentang cerita-cerita Alkitab setelah ia melihat bagaimana para Ahli Kitab tidak mempercayai apa yang ia katakan.

    Alkitab sama sekali tidak menulis apa pun mengenai Muhammad, kecuali bahwa Yesus sendiri telah memperingatkan para murid akan munculnya nabi-nabi palsu. Ia mengatakan bahwa kamu akan mengenalinya dari buah-buah mereka. Lihatlah buah-buah Muhammad! Apakah ia menjalani hidup yang suci? Ia adalah seorang penjahat keji. Ia merampok, memperkosa, dan mencincang orang-orang tak bersalah dan membakar serta menjarah harta benda mereka. Itu sudah cukup bagi orang yang waras untuk mengetahui bahwa ia adalah seorang nabi palsu. Setelah memperhatikan buah-buah Muhammad, sekarang perhatikanlah buah-buah para pengikutnya, yang benar-benar ingin hidup sama seperti nabi mereka. Lihat bagaimana aksi-aksi kekerasan dan terorisme yang terus-menerus terjadi hingga hari ini, yang dilakukan dalam nama Allah dan Nabi Islam!

    Jika demikian, mengapa ada lebih dari satu milyar manusia berpikir bahwa ia adalah seorang nabi yang benar? Kata kuncinya adalah “akal sehat”. Ketika tiba pada soal keyakinan, banyak orang yang mengabaikan akal sehat mereka. Mereka membanggakan diri mereka dalam kebodohan mereka dan mencemoohkan kecerdasan. Orang-orang Muslim melepaskan sepatu dan otak mereka di luar mesjid. Setelah mendengarkan kotbah yang membuat akal sehat mereka menjadi lumpuh, mereka keluar untuk mengambil kembali sepatu mereka, tetapi mereka melupakan otak mereka.

    Orang Muslim mengatakan bahwa Islam adalah agama natural. Bayangkan betapa tak masuk akalnya klaim ini? Jika ia bersifat natural, mengapa Muhammad memaksa para pengikutnya untuk berperang dan menyebarkan agama mereka dengan pedang? Tak ada yang natural dalam Islam. Ini adalah sebuah iman yang bodoh dan berlawanan dengan intuisi. Muhammad menipu orang dengan ketakutan akan neraka dan janji-janji kelak akan mendapatkan para perawan, para jejaka yang bersinar seperti mutiara dan taman-taman dengan sungai-sungai anggur. Semua ritual-ritual Islam bukanlah sesuatu yang natural.
    Apakah ada hubungan spiritualitas dan ibadah dengan gerak tubuh yang aneh? Jika ini dianggap natural, maka semua orang di seluruh dunia akan mengetahuinya secara intuitif, tetapi kenyataannya tidak, dan karena itu mereka harus diindoktrinasikan. Anak-anak Muslim harus dipukul dulu supaya taat hingga mereka kehilangan kehendak bebas mereka, hal paling mendasar yang menjadikan kita sebagai manusia. Seks itu natural. Merasa lapar pun natural. Menjadi marah ketika dihina juga natural.
    Mempercayai sebuah kuasa yang lebih tinggi ketika anda menghadapi sebuah krisis besar, juga sesuatu yang natural. Anda tidak harus mengajari hal-hal ini sebab mereka datang secara natural. Tetapi mempercayai hal-hal yang tak masuk akal dalam Islam dan Tuhan mereka yang sadis dan yang suka membalas dendam itu adalah hal yang tidak natural.
    Berpuasa akan merusak kesehatan dan membuat orang menjadi gampang terganggu/tidak tenang. Ini bukan hal yang natural dan hal ini tidak menjadikan orang menjadi rohani. Orang-orang Muslim adalah orang-orang yang paling mudah meledak selama bulan Ramadan. Selama bulan ini, mereka seperti manusia yang talinya dilepaskan.
    Ini adalah ritual-ritual dari para penyembah berhala di Arabia yang disebut Muhammad sebagai orang-orang bodoh, tetapi anehnya Muhammad sendiri mengkopi ritual-ritual mereka yang tak masuk akal itu. Sekarang, terimakasih untuk Islam karena praktek-praktek dari orang-orang bodoh itu sekarang dipraktekkan oleh orang Muslim di seluruh dunia.
    Muslim mengklaim bahwa Adam dan semua nabi-nabi yang lain adalah orang Muslim. Apa buktinya? Beban untuk membuktikan ada pada mereka. Orang Muslim mengaburkan klaim dengan bukti. Mereka berpikir bahwa klaim Muhammad merupakan bukti. Ketika anda meminta bukti, mereka mengutip Qur’an. Hanya sampai di sinikah level kecerdasan orang-orang yang sekarang mengklaim bahwa mereka ingin mendominasi dunia?
    Islam tidak memiliki hubungan dengan agama-agama Alkitabiah. Berbeda dengan yang dipikirkan oleh orang Muslim, orang Arab telah menyembah Allah sekurangnya 2500 tahun sebelum Muhammad. Buktinya: Ayah Muhammad dan banyak orang Arab lainnya bernama Abdullah. Jadi klaim bahwa Islam adalah agama yang menyempurnakan Yudaisme dan Kekristenan adalah sebuah klaim kosong!!!


    1. Demi bintang ketika terbenam, kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya) yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat, yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli, sedang dia berada di ufuk yang tinggi. Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi, maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi). Lalu dia menyampaikan kepada hamba-Nya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan. Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya.Maka apakah kaum (musyrik Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang telah dilihatnya? Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha … Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan) Tuhannya yang paling besar…. Dan mereka tidak mempunyai sesuatu pengetahuanpun tentang itu. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan sedang sesungguhnya persangkaan itu tiada berfaedah sedikitpun terhadap kebenaran. Maka berpalinglah (hai Muhammad) dari orang yang berpaling dari peringatan Kami, dan tidak mengingini kecuali kehidupan duniawi. Itulah sejauh-jauh pengetahuan mereka. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dia pulalah yang paling mengetahui siapa yang mendapat petunjuk.

      Maka apakah kamu melihat orang yang berpaling (dari Al-Quran)? Apakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang ghaib, sehingga dia mengetahui (apa yang dikatakan)? Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran-lembaran Musa? dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji? (yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain, dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya, dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya). baca lagi selanjutnya di sini : http://quranterjemah.com/index.php?mod=terjemah&opsi=Terjemah&syarat_surat=53:1-62&syarat_ayat=&page=4

      1. LOGOS' Creator Says:

        @ Rinda:

        Saya mau bertanya kepada anda yang sepertinya lebih pintar dari muhammad sendiri,…

        Bagaimanakah perwujudan Tuhan yang anda percayai dan yakini saat ini?
        Apakah anda tahu mengenai sifat-sifat Tuhan yang melekat pada substansi-NYA?

        Hal ini penting buat dijawab, karena mengenai hakekat dari Tuhan itu sendiri…
        Mohon dijawab yang sesuai dengan wawasan akademis, supaya orang awam seperti Rendy bisa mulai mengerti …

        @ Rendy:

        Anda sebaiknya menjadi penonton saja, jangan membuat hal2 yang mempermalukan wajah dan kaum anda sendiri…..

        Mengakui awam tapi berani jihad… itu namanya konyol….
        Anda manusia diberi akal tapi lebih memilih konyol….
        Tidak mampu menjelaskan secara akademis tapi berani konyol….

        Apakah anda menyadari bahwa itu adalah perilaku iblis?

        Pokoknya… ya pokoknya…??? apa-apan2 ??

        Anda harus cerdas emosi!!!

        Salam


  11. Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.(Luqman :6) Dan tidaklah Kami mengutus rasul-rasul hanyalah sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan; tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan yang batil agar dengan demikian mereka dapat melenyap kan yang hak, dan mereka menganggap ayat-ayat kami dan peringatan-peringatan terhadap mereka sebagai olok-olokan.(Al Kahfi :56)

    Dan tidak datang seorang rasulpun kepada mereka, melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya. Demikianlah, Kami mamasukkan (rasa ingkar dan memperolok-olokkan itu) kedalam hati orang-orang yang berdosa (orang-orang kafir),(al-Hijr:11-12) Dan sungguh telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka turunlah kepada orang-orang yang mencemoohkan di antara mereka balasan (azab) olok-olokan mereka. (al-An’am:10)

    Dan setelah datang kepada mereka Al Quran dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka laknat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu. (Al Baqarah :89) Sesungguhnya mereka telah mendustakan yang haq (Al-Quran) tatkala sampai kepada mereka, maka kelak akan sampai kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu mereka perolok-olokkan.(Al An’am :5) Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.(Al Baqarah :15) Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.(Al Kahfi :106)

    1. L Says:

      Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.(Luqman :6)

      itu untuk kamu saja nona….cos Tuhan yang gw kenal tidak pernah menghukum tetapi maha pengampun…kecuali setan…

      Matius 24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.

      Matius 23:15 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.

      Wah..agama munafik itu rupanya benar-benar ada… kasihan Islam…

      1. someone Says:

        Nabi palsu itu bernama Paulus. Wah baru lihat ada orang yang menghukumi agama seperti anda, padahal hari penghakiman (akhirat) belum tiba, padahal hanya Tuhan yang boleh mengatakan sesuatu itu benar atau salah.

    2. eddy Says:

      Makanya, orang yang menyesatkan itu ya si Mamad, mosokkan Abraham, Bapa orang Yahudi, jadi Islam?? Membangun Kaabah, padahal Kaabah itu pada zaman Abraham menurut Islam penuh dengan 360 dewa.?? Siapa yang masukkin Abraham Islam, apa si Mamad??
      Itu Quran kalo nggak nyontek dari Perjanjian Lama, gak ada isinya, cuma isinya si Mamad kawin mawin. Semua Nabi Yahudi dijadikan Islam, nalarnya dimana sich??? Dari Alkitab, Perjanjian Lama, kitabnya Yahudi, Arab itu musuh turun temurun, penyembah berhala, mosokkan nabi Yahudi dijadikan penyembah berhala?? Muslim gak tahu sejarah sich, dari Abraham ke Mamad jaraknya ribuan tahun, gimana mungkin Abraham Islam, mikir donk. Si Mamad aja sebelum Islam, kawin sama Khadijah masuk Kristen Bidat, karena Khadijah itukan agamanya Kristen Bidat, pamannya Pdt. Warakah. Gak Percaya??, Coba saya tanya, sebelum Khadijah mati, apakah Mamad pernah kawin lagi, karena dilarang agama Kristen Bidat.
      Lagi coba lihat ayat QS 17:1, Hijrah si Mamad dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa tahun 621 AD. Gimana mungkin, menurut sejarah Islam itu sendiri, Yerusalem baru ditaklukkan setelah Mamad mati, dan Masjidil Aqsa baru dibangun pada masa Khalifak ke-3, tahun 710 AD. Mikir donk?? jangan mau ditipu Arab!!
      Makanya saya gak heran, kalo lihat muslim mendebatnya itu tok, Alkitab sudah dipalsukan, karena kalo nggak demikian Quran yang palsu karena nyontek dari Alkitab. Jadi biasalah, Maling teriak maling !!

      1. Edy Marwan Neil Says:

        Bung eddy.

        Coment kau dangkal dan murahan.
        Kau tak paham sok bahas yang berat.
        Kau itu masih berkutat s/d jilid 3 ,
        sok mau bahas jilid 4 , tak mampu kau Bung eddy.

        Kau Dialog seperti kau sebagai seorang Rohaniawans padahal membahas seperti itu harus dengan Nalar sebagai seorang cendikiawan.

        Bagusnya untukmu nih pelajari ,
        Baca Baik2

        kitab suci ada 4

        jangan kau bilang ALLAH nya beda.
        Kecuali kau pernah mengakajinya.
        Kitab itu asli BRO. DARI ALLAH TUHANNYA YESUS ,

        tidak ada yang pernah memalsukannya.

        Dia itu ALLAH yesus mu di Markus 12 : 29 .
        ————————————————-
        Yesus bilang sembah lah ALLAH.
        Kok Kau ikut Paulus sembahlah Yesus .
        ————————————————-
        Berpikir logic BRO.

        Paham tidak ayat itu ?

        ALLAH nya sama

        kau saja bodoh bilang beda.
        Sudahlah kau tak pernah belajar,
        Kau itu berkutat s/d Jilid 3 (Taurat , Zabur Injil,)
        Sudah tak tahu sok tahu dan yakin lagi bilang ALLAH nya Beda.

        Belajar Bro biar cerdas Ya.
        AKU memberitahu kau yang benar,

        bukan membujuk kau masuk islam, itu tak bisa Bung.
        Itu urusan ALLAH ku , ALLAH Yesus mu.
        Tak masuk akal aku ALLAH pengarang 4 kitab suci kau bilang Beda.

      2. rendy juliansyah Says:

        edy marwan neil@benar tuh bang,,,si eddy sembarangan jja kalo bicara padahal isi alkitab bukannya palsu tapi dipalsukan dari isi aslinya oleh kaum dy sendiri.hadeuwhhhh.
        dy juga ga tau knapa yesus itu bisa dipaku dan siapa nama yesus itu sebenarnya.

  12. Adeng Hudaya Says:

    Nich, saya kopas lagi bagian yang ditulis oleh Ali Sina:

    Alkitab sama sekali tidak menulis apa pun mengenai Muhammad, kecuali bahwa Yesus sendiri telah memperingatkan para murid akan munculnya nabi-nabi palsu. Ia mengatakan bahwa kamu akan mengenalinya dari buah-buah mereka. Lihatlah buah-buah Muhammad! Apakah ia menjalani hidup yang suci? Ia adalah seorang penjahat keji. Ia merampok, memperkosa, dan mencincang orang-orang tak bersalah dan membakar serta menjarah harta benda mereka. Itu sudah cukup bagi orang yang waras untuk mengetahui bahwa ia adalah seorang nabi palsu. Setelah memperhatikan buah-buah Muhammad, sekarang perhatikanlah buah-buah para pengikutnya, yang benar-benar ingin hidup sama seperti nabi mereka. Lihat bagaimana aksi-aksi kekerasan dan terorisme yang terus-menerus terjadi hingga hari ini, yang dilakukan dalam nama Allah dan Nabi Islam!

    Jika demikian, mengapa ada lebih dari satu milyar manusia berpikir bahwa ia adalah seorang nabi yang benar? Kata kuncinya adalah “akal sehat”. Ketika tiba pada soal keyakinan, banyak orang yang mengabaikan akal sehat mereka. Mereka membanggakan diri mereka dalam kebodohan mereka dan mencemoohkan kecerdasan. Orang-orang Muslim melepaskan sepatu dan otak mereka di luar mesjid. Setelah mendengarkan kotbah yang membuat akal sehat mereka menjadi lumpuh, mereka keluar untuk mengambil kembali sepatu mereka, tetapi mereka melupakan otak mereka.


  13. “Lihat bagaimana aksi-aksi kekerasan dan terorisme yang terus-menerus terjadi hingga hari ini, yang dilakukan dalam nama Allah dan Nabi Islam!”

    Teror dan aksi kekerasan dengan nama Allah dan Rasul-Nya yang mana? Jika memerangi musuh karena membela umat yang tertindas, memerdekakan tanah air dari penjajahan, & membela diri dari penindasan, salahkah?

    “Ia (muhammad) adalah seorang penjahat keji. Ia merampok, memperkosa, dan mencincang orang-orang tak bersalah dan membakar serta menjarah harta benda mereka” ???

    Apakah cara perang seperti itu ajaran Islam? Masih ada yang belum bisa membedakan mana jalan Jihad Masyru’ (sesuai dengan syariat agama Islam) dengan yang tidak. Seandainya ajaran Islam tentang Jihad difahami secara benar, kesimpulannya tidak akan seperti itu. Tidak adil menetapkan nilai terhadap ajaran berdasarkan pengamal yang melupakan ajaran tersebut.

    Jika dipelajari etika perang dalam Islam, maka tidak akan ditemui ajaran semacam ini:

    “Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa yang diberikan Tuhan, ALLAHmu kepadamu menjadi milik pasukanmua, janganlah kau biarkan hidup apapun yang bernafas melainkan harus kau tumpas sama sekali” (Ulangan 20: 16-17), baik laki-laki maupun perempuan, baik tua maupun muda, sampai kepada lembu, domba dan keledai”. (Yosua 6:2)”Maka bunuhlah semua laki-laki diantara anak-anak mereka dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu bunuh. Tetapi semua yang uda di antara perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu biarkan hidup bagimu” (Bilangan 31 : 17-18) Kenapa perempuan perawan dibiarkan hidup?.

    Siapa yang mengajarkan ini, Ruhullah Nabi Pengasih Isa AS? Saya rasa bukan sebab ajaran beliau adalah : “Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu… Tetapi Aku berkata kepadamu : Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu,” (Matius 5:39-44).

    Allah mengajarkan kepada umat Islam cara perang karena diperangi dengan cara yang tidak melampaui batas:

    Telah diizinkan berperang “bagi orang-orang yang diperangi”, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya, dan sesungguhnya Allah benar-benar Mahakuasa menolong mereka. (Yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, tak lain karena perkataan mereka, ‘Tuhan kami hanyalah Allah’.(QS All-Hajj [22]: 39-40). Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, “(tetapi) jangan kamu melampaui batas”, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. (QS Al-Baqarah [2]: 190).

    Nih saya kupas lagi, Allah SWT mengingatkan umat-Nya terhadap orang semacam Ali Sina dan Faithfreedom-nya: Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.(Luqman :6)Dan tidak datang seorang rasulpun kepada mereka, melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya. Demikianlah, Kami mamasukkan (rasa ingkar dan memperolok-olokkan itu) kedalam hati orang-orang yang berdosa (orang-orang kafir),(al-Hijr:11-12)Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.(Al Baqarah :15) Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.(Al Kahfi :106)

    1. L Says:

      Ah.. jihad tetap tertulis dalam alQuran bejat itu…
      Makan babi saja susah…dasar penganut agama bodoh…

      1. rendy juliansyah Says:

        yawdah mas L andaikan agama kami adalah agama yang bodoh smua ada jawabannya ketika dihari akhir nanti.meskipun anda tidak menggunakan nama asli semoga anda diberikan hidayah dan petunjuk.insya allah kami hanya bisa mendoakan smoga anda diberi ampunan oleh ALLAH S.W.T

    2. someone Says:

      Tentu saja kata Jihad tidak akan dihilangkan oleh Muslim dari teks al-Qur’an sebagaimana yang biasa dilakukan umat sebelumnya. Yang perlu dihilangkan itu pemahaman yang keliru tentang Jihad. Jihad dilakukan Rasulullah dulu untuk melawan kaum Quraisy yang menindas kaum muslim hanya karena berbeda keyakinan dengan agama leluhur mereka (pagan), silahkan baca Muhammad Prophet for our time yang ditulis oleh Karen Armstrong.


  14. Saya ingin memberi pencerahan melalui tulisan Kholily Hasib, Mahasiswa Pascasarjana Institut Studi Islam Darussalam (ISID) Gontor:

    Agama Yahudi dan Kristen tidaklah dikenal oleh para nabi sebelum Nabi Muhammad. Dua agama tersebut bukanlah samawi, akan tetapi bisa disebut agama budaya. Doktrin utama agama Yahudi saat ini, menurut Prof. Dr. Muhammad al-Syarqawi, peneliti dan pakar kitab Talmud dari Universitas Kairo, bermula saat setelah ditulis kitab Torakh (Perjanjian Lama) dan Talmud oleh para murid nabi Musa dan orang-orang setelahnya.

    Menurut as-Syarqawi, ajaran-ajaran agama Yahudi banyak yang bersumber dari Talmud yang bermuatan ajaran-ajaran pagan, rasialis, dan penuh hinaan kepada umat-umat lain. Bahkan seorang pemuka Yahudi, Rabi Rotski, mengakui bahwa kitab Talmud itu tidak ditulis oleh Nabi Musa, akan tetapi oleh para rabi-rabi Yahudi (lihat kitab Israil al-Aswad karya Muhammad al-Syarqawi).

    Dzat Tuhan Yahweh (Tuhan agama Yahudi) tidak mungkin disamakan dengan Tuhan Allah. Ahmad Syalabi, pakar perbandingan agama, mengatakan bahwa tradisi penyembahan agama Yahudi dipengaruhi oleh bangsa Kan’an – yaitu bangsa yang dahulu mendiami wilayah Palestina. Nama Yahweh, menurut beberapa pakar sejarah Barat sendiri adalah nama yang berasal dari luar tradisi Yudaisme. Nama itu konon, berasal dari tradisi paganisme kaum Median dan Kan’an – yakni bangsa penyembah berhala sebelum kedatangan Nabi Musa.

    Ketika mendiami wilayah mereka, bangsa Israel banyak meniru tradisi budaya bangsa Median, termasuk tradisi keagamaannya. Para pakar lainnya, seperti Harold Bloom, Freedman, dan Abbas Mahmud al-Aqqad mengamini bahwa nama Yahweh adalah misteri, bersifat dugaan, dan tidak diketahui secara pasti apakah itu nama Tuhan Nabi Musa atau tidak.

    Ada yang menyebut, berasal dari bahasa Arab Ya Hu (wahai Dia). Pendapat ini pun belum bisa diverifikasi secara ilmiah. Karena tidak jelas, maka orang-orang Yahudi menulis Yahweh dengan simbol YHWH – yang bermakna nama itu tidak pernah diucapkan dengan jelas dalam tradisi peribadatan Yahudi. Dengan demikian, sebenarnya Yahweh itu bukanlah Allah, dan ini berarti pula bahwa monoteisme Yahudi berbeda dengan monoteisme Islam.

    Sedangkan Kristen, adalah sebuah nama yang dideklarasikan oleh Paulusus di kota Antiokhia (sekarang wilayah Turki) – Nabi Isa tidak pernah mengenalkan nama Kristos atau menyebut dirinya anak Tuhan. Kristen adalah agama yang bangunan dasar teologinya didirikan oleh Paulusus, seorang Yahudi yang mengaku-ngaku Rasul. Tepatnya sekitar enampuluh tahunan setelah keghaiban Nabi Isa, terjadi penyimpangan, hingga datanglah Paus yang memberi nama pengikutnya dengan nama Kristen.

    Oleh karena itu Kristen adalah agama budaya, bukan agama samawi. Sehingga wajar bila pondasi teologinya selalu berkembang bermetamorfosis. Seperti konsep trinitas yang disahkan melalui konsili Nicea, tidak melalui wahyu. Sehingga sarjana-sarjana Barat sendiri mengakui akan hal itu. Michael H. Hart, asal AS mengatakan bahwa yang mendirikan Kristen itu bukanlah Yesus, tapi Paulusus.

    Hart berpendapat demikian karena dia yakin bahwa Pauluslah yang menciptakan konsep trinitas – yaitu konsep yang sangat bertentangan dengan konsep monoteisme yang diajarkan Nabi Isa. Huston Smith dalam The Religions of Man juga menyimpulkan hal yang sama, bahwa Kristen adalah agama budaya.

    Dengan demikian, klaim bahwa agama Yahudi dan Kristen bersumber dari Yahudi adakah tidak betul. Secara ideologis, sangat jauh berbeda dengan teologinya Nabi Ibrahim yang berkonsep Tauhid. Maka, Islam tidak bisa disejajarkan dengan Yahudi-Kristen sebagai satu kelompok agama abrahamic.

    Islamlah satu-satunya pewaris millah Ibrahim dan satu-satunya agama samawi. Penggunaan term abrahamic faiths tidaklah tepat ditujukan kepada ketiga agama. Karena, agama Nabi Ibrahim dan nabi-nabi lainnya cuma satu, yaitu agama tauhid. Wallahu a’lam bisshawab

    Lebih lengkap: http://hidayatullah.com/opini/pemikiran/10957-rancunya-wacana-agama-samawi


  15. Berita paling mutakhir:
    * 45 tewas di Pakistan akibat aksi 2 bom bunuh diri.

    * ratusan orang mengungsi di Mogadishu (Somalia) karena peperangan.

    * 500 orang dari suku Berom yang Kristen di Nigeria dibantai saat tertidur lelap, oleh suku Fulani yang Muslim.

    ISLAM MEMANG AGAMA DAMAI!!!


    1. Atta, Islam tidak bisa dijustifikasi dengan perilaku pengikutnya, karena manusia memiliki sifat khilaf yang dapat menyebabkannya berbuat dosa karena melalaikan ketentuan agama. Kedamaian Islam hanya bisa difahami dan disimpulkan dari ajarannya.

      Seakan anda menyatakan bahwa “45 tewas di Pakistan (adalah) akibat aksi 2 bom bunuh diri ( yang dilakukan Muslim).” Lalu anda berkata, Islam memang agama damai!.

      Coba perhatikan sumber ajaran Islam berikut ini:

      “Oleh karena itu kami tetapkan (suatu hukum) bagi bani Israel, bahwa: barang siapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, ataubukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh seluruhnya”. (QS Al Maidah 32)

      Ketika Ummu Hani’ memberikan perlindungan pada seorang musyrikin pada tahun penaklukan (Fathu Makkah), maka Ali bin Abi Tahlib ingin membunuhnya, lalu Ummu Hani’ pergi ke Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan memberitahukan tentang hal tersebut, maka Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,”Kami memberikan perlindungan terhadap siapa saja yang kau memberikan perlindungan padanya, wahai Ummu Hani'” (Riwayat Al Bukhari dan Muslim). Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash radhiyallahu ‘anhuma, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,”Barangsiapa yang membunuh seseorang yang telah mempunyai perjanjian dengan kaum muslimin, maka dia tidak akan mencium bau surga, walaupun baunya itu tercium dari jarak 40 tahun” (Riwayat Al Bukhari)

      “Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannnya ialah jahannam, Kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya”. (QS An Nisa 93). Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salllam, “Barangsiapa membunuh dirinya sendiri di dunia dengan cara apapun, maka Allah akan menghukum dia dengan hal yang sama (yang dia lakukan yang menyebabkan dia terbunuh) di hari kiamat” (Diriwayatkan oleh Abu ‘Awanah dalam Mustakhraj-nya, dari Tsabit bin Ad Dhahak radhiyallahu ‘anhu) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Dia yang melakukan bunuh diri dengan menikam dirinya dengan besi (pedang) yang ada ditangannya, maka dia akan ditikam dengan pedang dengan pedang itu pada tubuhnya di neraka, dan dia tetap didalamnya (di neraka) selamanya. Dan barangsiapa yang mengambil racun dan membunuh diri dengannya, maka dia akan meminum racun itu di neraka, dan dia tetap berada didalamnya (di neraka) selamanya. Dan barangsiapa melemparkan dirinya dari atas gunung dan membunuh dirinya dengannya, maka dia akan jatuh di dalam neraka, dan dia tetap didalamnya (di neraka) selamanya” (Riwayat Al Bukhari)

      Jadi dalam Islam, bom bunuh diri yang tidak membedakan mana musuh peperangan dan mana yang bukan, adalah dosa besar. Jika ada dari kaum muslimin yang melakukannya, maka itu dosa mereka dan bukan karena Islam mengajarkan demikian kepada mereka.

      Tentang para teroris pembajak Islam, yang menggunakan nama Allah dan Rasulullah SAW dalam perjuangannya namun perilakunya jauh dari Islam, Rasulullah SAW mengingatkan, “Akan tiba suatu masa dalam ummat ketika orang membaca Al Qur’an, namun hanya sebatas tenggorokannya saja (tidak masuk ke dalam hatinya)” (HR. Muslim). Dan, “Akan datang suatu masa untuk ummatku ketika tidak lagi tersisa dari Al Qur’an kecuali mushafnya dan tidak tersisa Islam kecuali namanya dan mereka tetap saja menyebut diri mereka dengan nama ini meskipun mereka adalah orang yang terjauh darinya” (Ibnu Babuya, Tsawab ul-A mal).

      Yang patut dicatat adalah bahwa Teroris itu bukan Islam, karena perilaku teroris bukan hanya terdapat pada Muslim yang menyimpang saja, tetapi kaum lainnya pun ada yang tindakannya seperti teroris. Lihat perilaku tentara Amerika sebagaimana yang dirilis oleh Liputan6.com: Dua pekan silam, tentara AS juga menembaki kerumunan massa di sebuah sekolah di Faluja, 50 kilometer sebelah barat Baghdad. Sebanyak 13 warga sipil tewas dan 75 lainnya mengalami luka-luka. Perilaku mereka seperti Teroris dengan bom bunuh dirinya.

      Selanjutnya anda memberitakan, “Ratusan orang mengungsi di Mogadishu (Somalia) karena peperangan (yang dilakukan Muslim)”. Kondisi seperti itu adalah akibat peperangan. Karenanya kaum Muslim membenci Amerika dan sekutunya yang melancarkan peperangan dan menyebabkan penderitaan di Iraq dan Afganistan. Lihatlah Israel yang menyerobot tanah Palestina sehingga banyak warga yang terusir dari rumahnya sendiri. Koran Israel Ha’aretz edisi Jum’at (20/02), menyebutkan Pemerintah Kota penjajah Israel di kota al Quds berupaya mengusir 1500 warga Palestina di al Quds dari kampung Silwan.

      Penderitaan bukan hanya milik non Muslim saja, perhatikan berita ini: Lembaga pengungsi internasional, UNHCR, mengatakan militer Thailand telah melanggar hukum hak asasi internasional karena menangkap dan menahan pengungsi Rohingya (etnis Muslim) di Laut Andaman lalu melepaskan mereka untuk mencari perlindungan sendiri di zona laut internasional.

      Berita dari anda: “500 orang dari suku Berom yang Kristen di Nigeria dibantai saat tertidur lelap, oleh suku Fulani yang Muslim”. Seandainya tindakan suku Fulani benar, maka kondisinya adalah sedang dalam keadaan perang antara mereka dengan suku Berom. Di dalam Islam, penyerangan di waktu malam disebut al-Bayat dan termasuk bagian dari siasat perang. Penjuang kita dulu menyebutnya dengan Serangan Fajar. Israel pun melakukan serangan di malam hari terhadap Palestina, demikian pula dengan Operasi Moshtarek yang dilaksanakan Amerika malam hari di Afganistan. NATO mendukung operasi malam hari yang dilakukan Amerika di Afganistan.

      Namun seandainya penyerangan itu bukan karena peperangan, maka pembunuhan suku Berom adalah dosa besar suku Fulani. Islam mengutuk dosa besar tersebut.

  16. Adeng Hudaya Says:

    Ayat-ayat Setan (Satanic Verses)
    Lagi, kita dapatkan dari sumber-sumber Muslim yang diandalkan (al- Tabari; Waqidi), kisah merusak dari ayat-ayat setan (sebuah ungkapan yang dipakai oleh Muir pada akhir tahun 1850an, dan sekarang dikenal luas). Selama hari-harinya di Mekah, sebelum pindah ke Medina, Muhammad duduk bersama-sama para orang terkenal Mekah disebelah Kabah, ketika dia mulai mengucapkan Surat 53, yang menjelaskan kunjungan pertama Jibril pada Muhammad dan lalu berlanjut pada kunjungan keduanya:
    Dia juga melihatnya (Jibril) dilain waktu Pada pohon Lote di bagian jauhnya Dekatnya ada surga
    Ketika pohon Lote menutupi apa yang ditutupinya
    Pandangannya tidak berpaling, tidak juga berpindah
    Dan sesungguhnya dia membawa tanda-tanda kebesaran Auwloh
    Bagaimana pendapatmu mengenai Lat dan Uzza dan Manat?
    Pada titik ini, kita diberitahu bahwa Setan telah menaruh perkataan tersebut di mulutnya (Muhammad), perkataan rekonsiliasi dan kompromi: Mereka (Al-Lat, Al-Uzza, dan Al-Manat; dewi-dewi padang pasir Arabia) adalah para perempuan mulia // Dimana intersesinya dimohonkan (maksudnya; Muhammad mengeluarkan ayat tersebut di atas yang mengakomodir dewa-dewi berhala Arab)
    Tentu saja, orang-orang Mekah senang dengan dikenalnya dewi-dewi mereka dan diucapkan dalam doa-doa oleh orang muslim. Tapi Muhammad sendiri lalu dikunjungi Jibril yang membatalkan semua itu dan dikatakan bahwa ayat itu seharusnya berakhir demikian:

    Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Auwloh (anak) perempuan? // Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. // Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengada-adakannya.
    (Maksud ayat di atas adalah, bila manusia saja dapat anak laki-laki, maka alangkah tidak terhormatnya auwloh dapat anak perempuan. Karena nilai anak lelaki dianggap lebih tinggi nilainya daripada anak perempuan)
    Muslim selalu tidak nyaman dengan kisah ini, tidak mau percaya bahwa nabinya bisa membuat kompromi untuk menyembah berhala. Tapi jika kita terima keaslian sumber-sumber Muslim ini secara umum, tidak ada alasan untuk menolak kisah ini. Kelihatannya tidak masuk akal bahwa kisah demikian direkayasa oleh muslim saleh seperti al-Tabari, atau bahwa dia bisa menerima begitu saja sumber-sumber yang tak jelas.[25] Lagipula, hal ini menjelaskan fakta kenapa para muslim yang lari ke Abyssinia banyak yang kembali diterima: Karena mereka mendengar orang-orang Mekah telah masuk Islam. Sepertinya jelas bahwa tidak ada kisah yang loncat tentang Muhammad disini, malah secara hati-hati hal ini telah diperhitungkan untuk memenangkan dukungan orang-orang Mekah. Hal ini juga menimbulkan keraguan hebat akan kejujuran Muhammad; Meski jika benar Setan menaruh perkataan itu dimulut Muhammad, lalu gimana bisa kita percaya pada orang yang begitu mudah disesatkan oleh setan? Kenapa Tuhan membiarkan ini terjadi? Darimana kita tahu bahwa tidak ada lagi ayat- ayat lain dari Muhammad yang disesatkan oleh Setan?


    1. Kesalahan anda tiga, 1) menerjemahkan al-Qur’an ke dalam bahasa Indonesia dengan tidak benar, 2) memaksakan tafsiran yang aneh dan tidak dikenal dalam ajaran Islam yang sebenarnya, 3) Memahami Islam sebagai agama penyembah berhala Auwloh dan bukannya Allah yang Maha Esa. Oleh karenanya wajar jika pemahaman anda terhadap firman Allah dalam surat an-Najm jauh dari pemahaman ahli tafsir Islam.

      Firman Allah, “Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. (An-Najm :21-22) Ibnu Katsir menafsirkan, yakni apakah kamu menisbatkan seorang putra untuk-Nya sedang putra itu perempuan, padahal kalian memilih untuk diri kalian sendiri anak laki-laki. Kalau saja kamu membagi dengan pembagian ini antara kamu dengan mahluk seperti yang kamu lakukan, pastilah pembagian itu merupakan “suatu pembagian yang tidak adil”, yakni aniaya dan batil. Maka, bagaimana mungkin kamu memberikan pembagian kepada Allah (yang bukan mahluk) dengan pembagian seperti ini?

      Jadi maksudnya bukan “bila manusia saja dapat anak laki-laki, maka alangkah tidak terhormatnya auwloh dapat anak perempuan. Karena nilai anak lelaki dianggap lebih tinggi nilainya daripada anak perempuan”.

      Dalam Islam anak laki-laki atau perempuan adalah sama, sehingga manusia tidak akan turun kehormatannya jika mendapatkan salah satu dari keduanya. Dan Allah dalam Islam adalah Tuhan yang tidak beranak dan diperanakan, sehingga Allah merasa tidak terhormat jika manusia menetapkan anak apakah laki-laki maupun perempuan kepada diri-Nya. Sungguh berdosa besar orang yang menetapkan bagi Allah anak dan menyangka Allah merasa terhormat jika diberi anak laki-laki. Firman Allah, “Maka apakah patut Tuhan memilihkan bagimu anak-anak laki-laki sedang Dia sendiri mengambil anak-anak perempuan di antara para malaikat? Sesungguhnya kamu benar-benar mengucapkan kata-kata yang besar (dosanya).” (Al Israa’ :40)

      Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka membohong (dengan mengatakan): “Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan perempuan”, tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan. Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan.” (Al An’am :100) Patutkah Dia mengambil anak perempuan dari yang diciptakan-Nya dan Dia mengkhususkan buat kamu anak laki-laki. (Az Zukhruf :16) Katakanlah (hai Muhammad): “Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan, (yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorangpun dengan Tuhan kami, dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristeri dan tidak (pula) beranak (Al Jin :1-3)dan tidak pula diperanakkan(Al Ikhlash :3)

      Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka dengan kebohongannya benar-benar mengatakan: “Allah beranak”. Dan sesungguhnya mereka benar-benar orang yang berdusta. Apakah Tuhan memilih (mengutamakan) anak-anak perempuan daripada anak laki-laki? Apakah yang terjadi padamu? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan? Maka apakah kamu tidak memikirkan? Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata? Maka bawalah kitabmu jika kamu memang orang-orang yang benar.(Ash-Shaaff :151-157) Katakanlah, jika benar Tuhan Yang Maha Pemurah mempunyai anak, maka akulah (Muhammad) orang yang mula-mula memuliakan (anak itu). Maha Suci Tuhan Yang empunya langit dan bumi, Tuhan Yang empunya ´Arsy, dari apa yang mereka sifatkan itu. Maka biarlah mereka tenggelam (dalam kesesatan) dan bermain-main sampai mereka menemui hari yang dijanjikan kepada mereka. (Az Zukhruf :81-83)

      Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara. (An Nisaa :171) Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.(Al An’am :101) Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.(Al Israa’ :111) Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia. (Maryam :35)

      Jelas dengan banyak ayat yang mensucikan Allah dari memiliki anak, maka mustahil tafsir surat an-Najm yang dimaksud adalah kompromi antara Muhammad dengan berhala karena Muhammad mensucikan Allah melalui ucapannya “Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.” (An Nisaa :171). Setelah anda tersesat karena kebodohan dalam mamahami tafsir ayat tersebut, anda kemudian meyakini bahwa firman tersebut adalah firman Setan melalui perkataan, “Meski jika benar Setan menaruh perkataan itu dimulut Muhammad”. Tidak dapat dibayangkan betapa merasa tidak terhormat dan murkanya Allah karena anda mengatakan firman-Nya sebagai firman setan. Allah berfirman kepada anda, “kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru. dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat. (An-Najm :1-5) Dan tidak mungkin bagi seorang manusiapun bahwa Allah berkata-kata dengan dia kecuali dengan perantaraan wahyu atau dibelakang tabir atau dengan mengutus seorang utusan (malaikat) lalu diwahyukan kepadanya dengan seizin-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Tinggi lagi Maha Bijaksana. (Asy Syuura :51)

      Setelah anda meyakini firman Allah sebagai firman setan, tentu saja Allah menutup pintu hati anda sehingga anda tidak percaya kepada Muhammad dengan berkata, “lalu gimana bisa kita percaya pada orang yang begitu mudah disesatkan oleh setan?”. Allah mengajarkan kepada Muslim, “Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: “Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku”. Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: “Apakah kamu (mau) masuk Islam”. Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya.”

      Kemudian anda bertanya, “Kenapa Tuhan membiarkan ini terjadi? Darimana kita tahu bahwa tidak ada lagi ayat- ayat lain dari Muhammad yang disesatkan oleh Setan?” Tuhan membiarkannya karena perkataan-Nya adalah benar dan pemahaman anda keliru, bahwa tidak layak bagi orang Musyrik menetapkan anak perempuan bagi Allah dan tidak layak pula bagi anda menetapkan anak laki-laki bagi Allah. Sampai di sini saya dapat meyakini bahwa pertanyaan Allah dalam firman-Nya tersebut adalah benar dan bukan kompromi dengan berhala, dan Muhammad yang telah diajarkan Allah dan mengajarkan kepada umatnya bahwa Allah tidak beranak dan dipernakan tidak akan menghianati-Nya dengan berkompromi dengan berhala sehingga tidak akan pernah dapat disesatkan oleh Setan, dan saya mengetahui sekarang siapa sebenarnya yang disesatkan oleh Setan.


    2. Michael H. Hart, asal AS mengatakan bahwa yang mendirikan Kristen itu bukanlah Yesus, tapi Paulusus, seorang Yahudi yang mengaku-ngaku Rasul. Hart berpendapat bahwa Pauluslah yang menciptakan konsep trinitas – yaitu konsep yang sangat bertentangan dengan konsep monoteisme yang diajarkan Nabi Isa. Kepada Paulus yang menisbatkan Isa sebagai anak Allah dan pengikut agama Kristen yang dideklarasikan oleh Paulusus di kota Antiokhia sekitar enampuluh tahunan setelah keghaiban Nabi Isa (Hasib, 2010) Allah berfirman, “Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka dengan kebohongannya benar-benar mengatakan: “Allah beranak”. Dan sesungguhnya mereka benar-benar orang yang berdusta. … Bagaimana (caranya) kamu menetapkan? Maka apakah kamu tidak memikirkan? Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata? Maka bawalah kitabmu jika kamu memang orang-orang yang benar.(Ash-Shaaff :151-157) Katakanlah, jika benar Tuhan Yang Maha Pemurah mempunyai anak, maka akulah (Muhammad) orang yang mula-mula memuliakan (anak itu). Maha Suci Tuhan Yang empunya langit dan bumi, Tuhan Yang empunya ´Arsy, dari apa yang mereka sifatkan itu. Maka biarlah mereka tenggelam (dalam kesesatan) dan bermain-main sampai mereka menemui hari yang dijanjikan kepada mereka. (Az Zukhruf :81-83)

      Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara. (An Nisaa :171) Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.(Al An’am :101) Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.(Al Israa’ :111) Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, maka jadilah ia. (Maryam :35)

  17. Samuel Hadi Says:

    Wah, Michael Hart keliru sekali tuh kalau menuliskan bahwa konsep Trinitas berasal dari Paulus.
    Konsep Trinitas sendiri berasal dari sekitar abad ke-2 dan ke-3 setelah melalui beberapa kali konsili gereja.
    Konsep Trinitas sendiri tidak dipegang oleh semua gereja, karena cukup banyak gereja yang berpandangan bahwa Bapa-Yesus dan Roh Kudus adalah SATU PRIBADI, bukan terdiri dari TIGA PRIBADI dalam KESATUAN.
    Seperti yang YESUS katakan dalam Injil Yohanes: “AKU DAN BAPA adalah SATU.”
    Yang jelas orang Kristen berpegang pada keyakinan bahwa Yesus adalah Tuhan yang setara dengan YAHWEH Sang Bapa.
    Setelah Ia naik ke surga sesudah menyelesaikan karya penyelamatan, Ia bersama-sama dengan Bapa mengutus Roh Kudus yang sekarang berdiam di dalam diri setiap orang percaya, dan melahirkan mereka kembali.
    Itulah sebabnya Tuhan Yesus mengatakan: “AKULAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP, TAK SEORANG PUN SAMPAI KEPADA BAPA (artinya, tak ada seorang pun yang bisa diselamatkan dan bisa masuk ke surga) kecuali melalui AKU (Yesus)
    Di Injil Yohanes pasal 3, Yesus juga mengatakan: “Barangsiapa percaya ia akan memperoleh hidup yang kekal, barangsiapa tidak percaya, ia masuk ke dalam penghukuman kekal, yaitu kebinasaan bersama dengan Iblis dan malaikat-malaikat kegelapan.”
    Jadi saudara Rinda Cahyana, ingat ini baik-baik: ANDA SEDANG BERJALAN MENUJU PENGHUKUMAN DAN KEBINASAAN KEKAL, SEBAB ANDA MENOLAK YESUS KRISTUS SEBAGAI TUHAN DAN JURU SELAMAT anda!!!”


    1. Firman Allah, “Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.”(Al Israa’ :111), karena itulah Islam memahami bahwa Isa bukanlah sekutu Tuhan yang dapat menolong-Nya, dan menetapkan Ketuhanan kepada Isa adalah tindakan melampaui batas. Allah menyebut penetapan Isa sebagai Tuhan oleh manusia sebagai tindakan yang melampaui batas dalam seruan-Nya kepada ahli kitab, “Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.” (An Nisaa :171)

      Meng-Esa-kan Allah adalah komitmen orang yang berserah diri kepada Allah dari jaman Nabi dan Rasul terdahulu. Bahkan Allah sendiri berfirman kepada Ahli Kitab: Hukum yang terutama ialah Dengarlah hai orang-orang Israel, Tuhan ALLAH kita, Tuhan itu Esa (Markus 12 : 29)… dan camkanlah bahwa Tuhanlah ALLAH yang di langit dan di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain (Ulangan 4 : 39) Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui bahwa Tuhanlah ALLAH tidak ada yag lain kecuali Dia (Ulangan 4 : 35).

      Jika Nabi Isa benar mengatakan sebagaimana tersebut dalam Injil Yohanes: “AKU DAN BAPA adalah SATU.”, maka agar tidak bertentangan dengan ayat lainnya yang menyatakan bahwa Tuhan itu Esa, makna “SATU” di sana adalah bukan menunjukan AKU adalah ALLAH, tetapi AKU adalah utusan Allah, sabdaku adalah firman-Nya, kehendaku adalah kehendak-Nya. Ini yang difahami Islam dari ajaran Peng-Esa-an-Nya (Tauhid). Sehingga berkaitan dengan ayat, “Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar.” (Al Anfaal :17), tidak kemudian difahami sebagai KAMU adalah ALLAH.

      Dalam ajaran Tauhid, kata “setara” dalam kalimat anda “bahwa Yesus adalah Tuhan yang setara dengan YAHWEH Sang Bapa.” difahami sebagai kesetaraan dalam ketaatan yang berarti taat kepada Muhammad adalah setara / sama dengan taat kepada Allah, karena Allah memerintahkan untuk taat kepada-Nya dan kepada Rasul-Nya dan menetapkan kebenaran itu milik Allah dan Rasul-Nya sebagaimana firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.”(An Nisaa :59)

      Dan Tauhid berpaing dari memahami “setara” sebagai “sekutu”, karena diperintahkan oleh Allah: Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)”. Katakanlah: “Apakah aku akan mencari Tuhan selain Allah, padahal Dia adalah Tuhan bagi segala sesuatu …(Al An’am :161-164)

      Islam memahami ayat “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah . . .Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita,…. ” (Yohanes 1:1, 14) sebagai sabda Isa adalah firman-Nya, dan firman-Nya terdengar melalui lisan Isa, sehingga kita merasa Allah berada / diam di antara kita.

      Seandainya saya hidup pada masa Ruhullah Isa A.S. masih hidup, lalu kemudian beliau bersabda, “AKULAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP, TAK SEORANG PUN SAMPAI KEPADA BAPA (artinya, tak ada seorang pun yang bisa diselamatkan dan bisa masuk ke surga) kecuali melalui AKU (Yesus)”, maka saya akan mengikuti jalannya dan menyatakan seperti pernyataan para pengikut beliau yang setia sebagaimana dalam firman Allah: Dan (ingatlah), ketika Aku ilhamkan kepada pengikut Isa yang setia: “Berimanlah kamu kepada-Ku dan kepada rasul-Ku”. Mereka menjawab: Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu)”. (Al Maidah :111) Namun saya tidak akan mengatakan tentang Allah apa yang tidak beliau katakan, dan hanya akan mengatakan apa yang beliau katakan, bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa, saya beriman kepada Isa sebagai Rasul Allah dan bukan sebagai sekutu-Nya.

      Terkait ayat “Barangsiapa percaya ia akan memperoleh hidup yang kekal, barangsiapa tidak percaya, ia masuk ke dalam penghukuman kekal, yaitu kebinasaan bersama dengan Iblis dan malaikat-malaikat kegelapan.” (Yohanes pasal 3), tentu saja saya percaya kepada Isa sebagai utusan-Nya bukan karena anda tentapi karena keimanan dalam Islam tidak sempurna jika tidak beriman kepada Rasul terdahulu. Hal ini difahami dari firman Allah: Katakanlah (hai orang-orang mukmin): “Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma´il, Ishaq, Ya´qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya”. (Al Baqarah :136)

      Bagaimana dengan keimanan anda terhadap Muhammad sebagai utusan-Nya yang terakhir. Padahal Allah berfirman: Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan: “Kami dengar dan kami taat”. (Mereka berdoa): “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali”.(Al Baqarah :285)

      Bagaimana ketaatan anda kepada Allah dan Rasul-Nya? Padahal Allah berfirman, “Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu”. Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu. (Al Maidah :68) Dan orang-orang mukmin dan beramal soleh serta beriman kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang haq dari Tuhan mereka, Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka. (Muhammad :2)

      Saudara Samuel Hadi yang dikasihi Allah, perhatikan baik-baik bagaimana keadaan orang yang tidak beriman kepada Muhammad. Allah berfirman: Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata: “Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman”, (tentulah kamu melihat suatu peristiwa yang mengharukan). (Al An’am :27) Maka perkataan anda, “ANDA SEDANG BERJALAN MENUJU PENGHUKUMAN DAN KEBINASAAN KEKAL,” berdasarkan firman Allah tersebut kita bisa memahami bahwa yang dimaksud dengan ANDA adalah bukan saya. Tentu saja saya menolak untuk menuhankan Isa (musyrik) dengan mengatakan perkataan dosa “YESUS KRISTUS SEBAGAI TUHAN”, karena hal itu tidak diajarkan oleh Allah, Musa, Isa, dan Muhammad, dan karena takut ancaman Allah dalam firman-Nya: “bahwasanya orang-orangmusyrik itu adalah penghuni neraka jahanam.” (At Taubah :113) Dan saya merasa heran jika TUHAN menghukum hamba-Nya yang beriman kepada-Nya, kepada Nabi dan Rasul-Nya, dan mentaati keduanya untuk tidak menserikatkan TUHAN dengan mahluk-Nya. Jika terhadap hamba yang mensucikan-Nya dari sekutu Dia menghukum dan membinasakan, maka bagaimana terhadap hamba-Nya yang tidak taat kepada perintah peng-Esa-an-Nya dan berlaku lancang dengan perbuatan yang tidak pantas yakni mensekutukan Dia dengan mahluk-Nya. Allah berfirman: Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. (At Taubah :31)

      Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik. Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), beserta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman. Segolongan dari Ahli Kitab ingin menyesatkan kamu, padahal mereka (sebenarnya) tidak menyesatkan melainkan dirinya sendiri, dan mereka tidak menyadarinya. Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah, padahal kamu mengetahui (kebenarannya). Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampur adukkan yang haq dengan yang bathil, dan menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahuinya? Segolongan (lain) dari Ahli Kitab berkata (kepada sesamanya): “Perlihatkanlah (seolah-olah) kamu beriman kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang beriman (sahabat-sahabat Rasul) pada permulaan siang dan ingkarilah ia pada akhirnya, supaya mereka (orang-orang mukmin) kembali (kepada kekafiran). Dan janganlah kamu percaya melainkan kepada orang yang mengikuti agamamu. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk (yang harus diikuti) ialah petunjuk Allah, dan (janganlah kamu percaya) bahwa akan diberikan kepada seseorang seperti apa yang diberikan kepadamu, dan (jangan pula kamu percaya) bahwa mereka akan mengalahkan hujjahmu di sisi Tuhanmu”. Katakanlah: “Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, Allah memberikan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Luas karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”; (Ali Imran :67-73) ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia yang Allah telah berikan kepadanya? Sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar. (An Nisaa :54) Wahai manusia, sesungguhnya telah datang Rasul (Muhammad) itu kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari Tuhanmu, maka berimanlah kamu, itulah yang lebih baik bagimu. Dan jika kamu kafir, (maka kekafiran itu tidak merugikan Allah sedikitpun) karena sesungguhnya apa yang di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (An Nisaa :170)

      1. L Says:

        Suatu hari kamu akan ditimpakan petaka oleh sesamamu Rinda


      2. rinda@:
        berhentilah berceramah dan berkotbah tentang hal yang ga jels seperti yang kamu tulis di atas…

        yang terpenting itu fakta dan keadaan yang sesungguhnya…

        dasar pengibul lo…

        intinya dari blog ini adalah islam itu munafik…

        tak tau malu…

        sok suci…

        makan jengkol campur babi aja lo

      3. Rinda Cahyana Says:

        @L : Suatu hari semoga Allah membukakan mata hatimu L.

        @Islam makan babi : Mungkin yang seharusnya berhenti adalah pencelaan yang anda lakukan, karena Islam ataupun Kristen menolak perilaku anda.

      4. rendy juliansyah Says:

        rinda@insya allah kita tetap berfirman dijalan allah dan menjauhi segala larangannya kita semua menjadi orang yang mengerti kasih sayang allah.malapetaka yang dimaksud adalahh kasih sayang allah yang dimana allah memberikan kasih sayang nya tidak hanya kenikmatan dunia tapi bisa dengan teguran sesuai dengan kemampuan umatnya.

        doa orang yang teraniaya insya allah didengar allah,tapi dengan doa si L mungkin kita bisa mendoakan insya allah mata hati si L dibukakan pintu maaf dan kesadaran akan ke khilafannya.


  18. Wah, kalau gue mah berat tuh mengikuti Nabi sebejat Muhammad.
    Membaca bagaimana dia memperkosa Rihanna dan Safiyah aja udah bikin perut gue mules mau muntah – belum lagi saat Muhammad menyetubuhi Mariyah orang Koptik budaknya Hafsa.
    Yang benar aja Cing…..masak ada sih Nabi model begitu?

    1. Edy Lukman Says:

      Setuju dengan Nunung, emang tuch membuat sy tdk habis pikir, Kelakuan “Nabi” ama pengikutnya setali tiga uang.
      Simak saja dua fakta terbaru di tanah air.

      Kakek 60 tahun nikahin anak kecil 12 tahun.
      Pemimpin Ponpes baru-baru ini Cabuli santri2nya.

      saya hanya geleng2 kepala, Wallahualam dengan Islam dan Muhammad. Setali TIGA UANG. Sama saja, podho wae edane…..


      1. Sebaiknya logikanya diperbaiki. Dengan tanpa bermaksud merendahkan, penyimpangan seksual bukan hanya terjadi pada penganut agama Islam saja, coba perhatikan pemberitaan berikut ini:

        Gerhard Ludwig Mueller, seorang uskup asal Jerman yang masih mempunyai ikatan saudara dengan Paus Benediktus XVI terlibat kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang juga seorang anggota paduan suara gereja. Sebelumnya ada kasus pelecehan seksual terjadi di Dompatzen pada 1958. Pelakunya adalah Professor Georg Ratzinger juga melakukan perbuatan yang dilakukan oleh Mueller. Ratzinger menjadi kepala paduan suara antara 1964 hingga 1994. Dalam sebuah komentar yang dipublikasikan oleh majalah mingguan Der Spiegel, Wirrenbrink menuduh Ratzinger memasukkan dua sampai tiga anak-anak pria dalam ruangan di sore hari. Mereka diberi wine, dan diajak masturbasi bersama.

        Lihat:

        http://www.harian-global.com/index.php?option=com_content&task=view&id=32445&Itemid=55

        http://www.detiknews.com/read/2010/03/07/110931/1312979/10/uskup-vatikan-terlibat-pelecehan-seksual-anak-di-bawah-umur

        Vatikan bakal segera menyiarkan sebuah surat dari Paus Benediktus XVI kepada Gereja Katolik Irlandia, meminta maaf kepada korban atas kasus penyalahgunaan pedofil oleh beberapa pastor di dalam Geraja Katolik Irlandia. Skandal-skandal yang melibatkan sejumlah pastor Katolik lainnya dilaporkan terjadi di negara-negara yang lain, termasuk Jerman. Dalam beberapa bulan terakhir, skandal pedofil juga mengguncang Gereja Kaatolik di Belanda, Austria dan Swiss.

        Lihat :

        http://www.tempointeraktif.com/hg/eropa/2010/03/20/brk,20100320-234036,id.html

        http://www.tempointeraktif.com/hg/eropa/2010/03/21/brk,20100321-234170,id.html

      2. siapmurtad Says:

        Penyimpangan seksual dalam Islam dan MUhammad sudah SISTEMIK, karena ayat2nya semua membolehkan dan mengizinkan.

      3. Abu Syauqi Says:

        “Penyimpangan seksual dalam Islam dan MUhammad sudah SISTEMIK, karena ayat2nya semua membolehkan dan mengizinkan.” adalah tuduhan dan merupakan kesimpulan yang tidak diperoleh dari pemahaman Islam, dan kesimpulan yang dilandasi oleh kedengkian kepada Muhammad.

        Tuduhan seperti itu tidak akan berpengaruh terhadap orang Islam yang memahami agamanya, dan tidak akan dipercayai karena disimpulkan bukan oleh ahli agama Islam dan karena Allah berfirman: Dan janganlah kamu percaya melainkan kepada orang yang mengikuti agamamu. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk (yang harus diikuti) ialah petunjuk Allah, dan (janganlah kamu percaya) bahwa akan diberikan kepada seseorang seperti apa yang diberikan kepadamu, dan (jangan pula kamu percaya) bahwa mereka akan mengalahkan hujjahmu di sisi Tuhanmu”. Katakanlah: “Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, Allah memberikan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Luas karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”; (Ali Imran :67-73) ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia yang Allah telah berikan kepadanya? Sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar. (An Nisaa :54)

      4. Rinda Cahyana Says:

        Kata siapa mas?

      5. Rinda Cahyana Says:

        Kata siapa?


      6. “Penyimpangan seksual dalam Islam dan MUhammad sudah SISTEMIK, karena ayat2nya semua membolehkan dan mengizinkan.” menurut siapa ?


    2. Cerita dan istilah Muhammad memperkosa itu bahasa orang yang benci kepada Muhammad. Allah mengajarkan orang yang beriman kepada Muhammad untuk berhati-hati terhadap fitnah seperti itu, sebagaimana firman-Nya, “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.”(Al Israa’ :36) Dan janganlah kamu percaya melainkan kepada orang yang mengikuti agamamu. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk (yang harus diikuti) ialah petunjuk Allah, dan (janganlah kamu percaya) bahwa akan diberikan kepada seseorang seperti apa yang diberikan kepadamu, dan (jangan pula kamu percaya) bahwa mereka akan mengalahkan hujjahmu di sisi Tuhanmu”. Katakanlah: “Sesungguhnya karunia itu di tangan Allah, Allah memberikan karunia-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Luas karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”; (Ali Imran :67-73) ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantaran karunia yang Allah telah berikan kepadanya? Sesungguhnya Kami telah memberikan Kitab dan Hikmah kepada keluarga Ibrahim, dan Kami telah memberikan kepadanya kerajaan yang besar. (An Nisaa :54)

      Manusia boleh tidak beriman kepada Muhammad, karena Muhammad tidak akan menanggung dosa mereka, sebagaimana firman Allah, “Sesungguhnya Kami telah mengutusmu (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungan jawab) tentang penghuni-penghuni neraka.” (Al Mu’min :28) Katakanlah: “Kamu tidak akan ditanya (bertanggung jawab) tentang dosa yang kami perbuat dan kami tidak akan ditanya (pula) tentang apa yang kamu perbuat”. (Saba’ :25)

      Dan Allah Yang Maha Kaya tidak merasa rugi dengan pengingkaran manusia atas kerasulan yang dianugerahkan-Nya kepada Muhammad. Allah berfirman, “Wahai manusia, sesungguhnya telah datang Rasul (Muhammad) itu kepadamu dengan (membawa) kebenaran dari Tuhanmu, maka berimanlah kamu, itulah yang lebih baik bagimu. Dan jika kamu kafir, (maka kekafiran itu tidak merugikan Allah sedikitpun) karena sesungguhnya apa yang di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (An Nisaa :170)

      Ibn Taimiyah, dalam kitabnya, ash-Shârim al-Maslûl ‘alâ Syâtimi ar-Rasûl, menerangkan tentang batasan orang-orang yang menghujat Nabi saw., yaitu: katat-kata (lafadz) yang bertujuan untuk menyalahkan, merendahkan martabatnya, melaknat, menjelek-jelekkan, menuduh Rasulullah saw. tidak adil, meremehkan, serta mengolok-olok Rasulullah saw. (Ibn Taimiyah, ash-Shârim al-Maslûl ‘alâ Syâtimi ar-Rasûl, hlm. 528).
      Di dalam kitab tersebut juga beliau menukil pendapat Qadhi Iyadh tentang berbagai macam hujatan kepada Nabi saw. Dijelaskan demikian:
      Orang-orang yang menghujat Rasulullah saw. adalah orang-orang yang mencela, mencari-cari kesalahan, menganggap pada diri Rasulullah saw. ada kekurangan, serta mencela nasab (keturunan) dan pelaksanaan agamanya; juga menjelek-jelekkan salah satu sifatnya yang mulia; menentang atau mensejajarkan Rasulullah saw. dengan orang lain dengan niat untuk mencela, menghina, mengecilkan, menjelek-jelekkan, dan mencari-cari kesalahannya. Orang tersebut adalah orang yang telah menghujat Rasulullah saw. Orang semacam ini harus dibunuh. (Ibidem, hlm. 531).

      (Abdullah bin Abbas berkata) bahwa ada seorang lelaki buta yang istrinya selalu mencela dan menjelek-jelekkan Nabi saw. Lelaki itu berusaha memperingatkan dan melarang istrinya agar tidak melakukan hal itu. Namun, ia tetap melakukannya. Pada suatu malam, istrinya mulai mencela dan menjelek-jelekkan lagi Nabi saw. (Karena tidak tahan) lelaki itu mengambil kapak dan dihunjamkan ke perut istrinya hingga mati. Keesokan harinya turunlah wahyu kepada Rasulullah saw. yang menjelaskan kejadian itu. Lalu beliau saw mengumpulkan kaum Muslim seraya bersabda:
      »أُنْشِدُ اللهَ رَجُلاً فَعَلَ مَا فَعَلَ لِي عَلَيْهِ حَقٌ اِلاَّ قَامَ«
      Dengan menyebut asma Allah, aku berharap, orang yang melakukannya, yang tindakannya itu haq (benar), berdiri.
      Kemudian (aku melihat) lelaki buta itu berdiri dan berjalan meraba-raba hingga tiba di hadapan Rasulullah saw. Lalu ia duduk dan berkata, “Wahai Rasulullah, akulah suami yang melakukan itu. Kulakukan karena ia selalu mencela dan menjelek-jelekkan dirimu. Aku telah berusaha melarang dan selalu mengingatkannya, namun ia tetap melakukannya. Dari wanita itu aku memperoleh dua orang anak (yang cantik) bagai mutiara. Istriku amat sayang kepadaku. Akan tetapi, kemarin kembali ia mencela dan menjelek-jelekkan dirimu. Karena itu, aku pun mengambil kapak sekaligus menebaskan dan menghunjamkannya ke perut istriku hingga ia mati.” (Mendengar itu) Rasulullah saw bersabda,
      »أَلاَّ اَشْهِدُوا أَنَّ دَمَّهَا هَدْرٌ«
      Saksikanlah bahwa darah (wanita itu) halal. (HR Abu Dawud dan an-Nasa’i).

      1. L Says:

        Bodoh…menurut siapa…makanya baca alquran taikmu itu!

      2. Rinda Cahyana Says:

        Santai saja mas L yang pandai. Sebenarnya tema penyimpangan seksual itu berangkat bukan dari al-Qur’an, tetapi dari hadits. Karenanya sebaiknya suruhannya membaca hadits, bukannya al-Qur’an.

  19. apa aja Says:

    Sesungguhnya ORANG-ORANG KAFIR, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. (QS. 2:6)

    Dan tak ada satu AYATpun dari AYAT-AYAT Rabb sampai pada mereka, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya (MENDUSTAKANnya). (QS. 6:4)

    Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang membuat-buat suatu kedustaan terhadap Allah, atau MENDUSTAKAN AYAT-AYAT-Nya? Sesungguhnya orang-orang yang aniaya itu tidak mendapat keberuntungan. (QS. 6:21)

    Semoga dapat menjadi pelajaran


    1. Setuju dgn di atas. Allah berfirman:

      Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya´qub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”. (Al Baqarah :132) Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, melainkan orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang saleh.(Al Baqarah :120)

      Dan mereka berkata: “Hendaklah kamu menjadi penganut agama Yahudi atau Nasrani, niscaya kamu mendapat petunjuk”. Katakanlah: “Tidak, melainkan (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik”. (Al Baqarah :135) ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Isma´il, Ishaq, Ya´qub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani?” Katakanlah: “Apakah kamu lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya?” Dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan.(Al Baqarah :140)

      Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.(Ali Imran :19)

      Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.(li Imran :83)Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.(Ali Imran :85)

      1. ridwan Says:

        Ibrahim itu ada kira2 2000 thn sebelum muhamad… gak masuk akal kalo dia menyebutkan islam yg belum ada pada waktu itu…ayat2 yg dipaksakan…!!!


      2. Ridwan: Ibrahim itu ada kira2 2000 thn sebelum muhamad… gak masuk akal kalo dia menyebutkan islam yg belum ada pada waktu itu…ayat2 yg dipaksakan…!!!

        Pernyataannya terkait dengan firman Allah, “Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya´qub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”. (Al Baqarah :132)

        Pernyataannya: “gak masuk akal kalo dia (Ibrahim) menyebutkan islam yg belum ada pada waktu itu” Memang yang menyebutkan Islam dalam konteks ayat tersebut bukan Ibrahim, tetapi Allah. Pernyataan Ibrahim tersebut disampaikan Allah kepada Muhammad dengan bahasa Arab yang difahami Muhammad.

        Demikian pula dalam kitab lainnya, misalnya Injil, saat Allah menceritakan perkataan Adam “Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi.” (Kejadian 3: 10) dalam bahasa Injil saat itu, apakah kemudian dalam keimanan kepada Allah, kita meragukan kata taman, telanjang, takut, dan bersembunyi dalam ayat tersebut hanya karena keyakinan bahwa bahasa Adam tidak sama dengan bahasa Injil dan Allah mentranslasikannya? Kalau anda ragu, berarti ada ragu terhadap seluruh firman Tuhan, karena keraguan terhadap kesesuaian makna firman-Nya dengan bahasa manusia yang berbeda dengan bahasa Injil. Kami Muslim, sangat percaya kepada Allah, dan tidak meragukan sama sekali pengalihbahasaan yang dilakukan oleh Allah di dalam al-Qur’an, ataupun kitab Musa dan Isa.

        Kalau mas Ridwan berasal dari masa 2000 thn sebelum Muhammad, dan hadir disetiap masa sebagaimana Allah hadir sehingga tahu secara persisis sebutan untuk agama Ibrahim dan maknanya, pernyataan mas tidak akan dianggap sebagai pernyataan yang dangkal.

        Islam itu akar katanya dari bahasa Arab, seandainya Ibrahim tidak menggunakan bahasa arab pastinya katanya bukan “Islam” tetapi kata senada dalam bahasa saat itu. Melalui firman-Nya Allah ingin menjelaskan bahwa agama Ibrahim adalah agama dengan makna yang sama dengan Nabi dan Rasul sebelum dan sesudahnya, yakni penyerahan diri kepada-Nya, yang dibahasakan oleh Allah kepada orang Arab dengan kata “Islam”. Kenapa Allah membahasakannya ke dalam bahasa arab? Allah menjawab, “Sesungguhnya Kami menjadikan Al Quran dalam bahasa Arab supaya kamu memahami(nya).” (Az Zukhruf :3, Yusuf: 2)

        Pernyataan: “ayat2 yg dipaksakan…!!!”. Mungkin maksud pernyataan tersebut, kenapa tidak menggunakan bahasa Ibrahim untuk menyebut agamanya, Allah malah menggunakan bahasa Arab sehingga kemudian agama Ibrahim disebut dengan “Islam” ?

        Seandainya memang sebutan bagi agama Ibrahim bukan “Islam” karena bukan bahasa Arab yang berlaku saat itu, maka pembahasaan ke dalam bahasa Arab oleh Allah tepatnya bukan “dipaksakan”, tetapi “disesuaikan” oleh Allah agar firman-Nya difahami oleh Muhammad yang berbahasa Arab. Allah menjelaskan, “Apakah (patut Al Quran) dalam bahasa asing sedang (rasul adalah orang) Arab?” Katakanlah: “Al Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al Quran itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) yang dipanggil dari tempat yang jauh”. Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa Taurat lalu diperselisihkan tentang Taurat itu. Kalau tidak ada keputusan yang telah terdahulu dari Rabb-mu, tentulah orang-orang kafir itu sudah dibinasakan. Dan Sesungguhnya mereka terhadap Al Quran benar-benar dalam keragu-raguan yang membingungkan. (Al Fushilat :44,45)

        Saya percaya translasi yang dilakukan oleh Allah adalah benar, mengingat Allah adalah Tuhan Pencipta, yang senantiasa hadir disepanjang kurun jaman, yang tidak berfirman dalam kedustaan, sekalipun bagi-Nya tidak rugi apakah manusia beriman atau tidak. Jika Tuhan menyatakan firman-Nya sebagai petunjuk, maka tidak ada kedustaan di dalamnya. Sehingga saat Tuhan mentranslasikan perkataan Ibrahim (agamanya) dengan bahasa arab menjadi “islam”, kami beriman sepenuhnya karena yang diajarkan Ibrahim, Musa, dan Isa adalah penyerahan diri kepada Allah.

        Berkata Musa: “Hai kaumku, jika kamu beriman kepada Allah, maka bertawakkallah kepada-Nya saja, jika kamu benar-benar orang yang berserah diri”. (Yunus :84) Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran mereka (Bani lsrail) berkatalah dia: “Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?” Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: “Kamilah penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri. (Ali Imran :52)

        Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka: “Kami tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberi karunia kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan tidak patut bagi kami mendatangkan suatu bukti kepada kamu melainkan dengan izin Allah. Dan hanya kepada Allah sajalah hendaknya orang-orang mukmin bertawakkal. Mengapa kami tidak akan bertawakkal kepada Allah padahal Dia telah menunjukkan jalan kepada kami, dan kami sungguh-sungguh akan bersabar terhadap gangguan-gangguan yang kamu lakukan kepada kami. Dan hanya kepada Allah saja orang-orang yang bertawakkal itu, berserah diri”. (Ibrahim 11, 12)

        Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah”. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”. (Ali Imran :64)

        Jika mereka yang kamu seru itu tidak menerima seruanmu (ajakanmu) itu maka ketahuilah, sesungguhnya Al Quran itu diturunkan dengan ilmu Allah, dan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Dia, maka maukah kamu berserah diri (kepada Allah)? (Huud :14) Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang-orang yang buta (mata hatinya) dari kesesatannya. Dan kamu tidak dapat memperdengarkan (petunjuk Tuhan) melainkan kepada orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, mereka itulah orang-orang yang berserah diri (kepada Kami). (Ar Ruum :53)


      3. Berkatalah Muhammad (kepada mereka): “Tuhanku mengetahui semua perkataan di langit dan di bumi dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (Al Anbiyaa :4)

  20. apa aja Says:

    An Nisaa :36
    Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri,

    Al Mu’min :35
    (Yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka. Amat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi Allah dan di sisi orang-orang yang beriman. Demikianlah Allah mengunci mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang.

    Al Baqarah :190
    Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

    Al Baqarah :193
    Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.

    Al Anfaal :39
    Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.

    Maaf ini buat yang punya blog kenapa kami para muslim selalau melakukan ini terhadap orang2 seperti anda: karena saya saja melihat tulisan2 org2 seperti anda terkesan sombong dan banyak fitnahnya.

    Seandainya anda memang g suka g usah terlalu dipaksain ampe bikin blog kayak gini

    Qaaf :45
    Kami lebih mengetahui tentang apa yang mereka katakan, dan kamu sekali-kali bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka. Maka beri peringatanlah dengan Al Quran orang yang takut dengan ancaman-Ku.

    Jadi saya harapkan pengertian anda.

  21. Adeng Hudaya Says:

    Belagak blo’on lagi….
    Ya menurut Muhammad lah.
    Kalau pemimpinmu seorang penjahat seksual, maka besar kemungkinan kamu akan meniru perbuatan para pemimpinmu itu.

    Kalau pemimpinmu memberikan contoh bahwa memperkosa budak/pembantu itu halal, maka wajarlah pengikutnya melakukan hal yang sama.
    Itu saja sudah cukup menjelaskan mengapa banyak sekali para TKW asal Indonesia yang diperkosa di Arab Saudi, bahkan sampai ada yang melahirkan di pesawat terbang pas pulang ke Indonesia, nggak jelas bapaknya. Apa kalian orang Muslim Indonesia pernah lihat berita di koran/tv jika ada majikan Arab yang dipenjarakan gara-gara memperkosa pembantunya?????
    Tahu nggak berapa tahun seorang majikan keturunan India yang tinggal di Amerika (negara kafirun yang sangat kalian benci itu) dipenjarakan – gara-gara menyiksa pembantunya yang asal Indonesia. Dan dia juga harus membayar jutaan dolar atas kesalahannya itu.

    Tambahan, kalau pemimpin atau nabi anda biasa menyerang orang lain tanpa memberikan peringatan terlebih dahulu, bukankah ini yang dicontoh oleh para teroris Islam on daily basis.
    Mana ada sih teroris Kristen, Hindu, Budha atau Ateis, yang membunuh atas nama keyakinan atau Tuhan mereka???

    Kalian orang Muslim mulailah merenung dalam-dalam. Kami orang kafir sudah memberikan peringatan kepada kalian kalau Muhammad itu nabi palsu dan Qur’an bukan Firman Tuhan.
    Bakalan masuk neraka ente pada!!!!


    1. Sayangnya, sdr yang menamakan dirinya Adeng Hudaya ini tidak berani menunjukan jati diri yang sebenarnya dan tulisannya bisa hanya merupakan tindakan propokatif, tidak ilmiah, dan bukan untuk tujuan berdiskusi yang benar. Maka bagaimana Muslim akan memperhatikan seruannya kepada agamanya, jika cara menyerunya saja seperti ini.

      Tulisan Adeng Hudaya: “Belagak blo’on lagi…. ” merupakan perkataan “kasar” yang tentu saja tidak akan keluar dari lisan Nasrani terpelajar. Jadi rasanya, tidak perlu memperhatikan ajakan diskusi dari orang semacam ini karena niatnya tidak untuk membangun suasana diskusi yang mengarah kepada hikmah.

      Perkataannya : “Kalau pemimpinmu seorang penjahat seksual, maka besar kemungkinan kamu akan meniru perbuatan para pemimpinmu itu.”. Selama ini saya mempelajari Muhammad, dan tidak ada satupun yang menjelaskan bahwa beliau adalah seorang Penjahat Seksual seperti yang dikatakan Adeng. Walau demikian, perkataan Adeng tersebut merupakan tuduhan atau penistaan bukan hanya kepada Muhammad Rasulullah SAW, tetapi juga kepada saya atau kaum muslim yang lainnya, yang menganggap bahwa kemungkinan besar saya dan yang lainnya akan mengikuti perbuatan “penjahat seksual”. Di dalam islam, kejahatan seksual disebut perbuatan keji, Allah melarang umatnya untuk melakukan hal seperti itu sebagaimana firmannya: “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” (An Nahl :90) Jika Allah melarangnya, maka bagaimana umat Islam akan mengikuti perbuatan keji tersebut.

      Dari sini saya mengerti kenapa Adeng tidak menunjukan jati dirinya, karena niatnya hanya menjadi seorang teroris yang hanya mempropokasi dengan perilaku buruk, dan tidak ingin terjerat kasus penistaan atau pencemaran nama baik. Jadi saya bisa menilai, siapa orang yang baik dan siapa yang bukan. Saudara Adeng Hudaya yang dikasihi Allah, tidak ada yang mau mendengar nasihat, masukan, atau seruan dari orang yang berperilaku buruk seperti itu. Anda telah membangun citra negatif bagi agama anda.

      Perkataan anda, “pemimpinmu memberikan contoh bahwa memperkosa budak/pembantu itu halal”, kapan halalnya, dan budak seperti apa yang halal? Apakah dalam Islam perbudakan masa kini masih berlaku? Rasanya untuk menjawabnya anda harus memahaminya dari pemahaman Fiqh Islam, dan jangan Fiqh kulitan seperti itu.

      Penyataan anda, “Tambahan, kalau pemimpin atau nabi anda biasa menyerang orang lain tanpa memberikan peringatan terlebih dahulu, bukankah ini yang dicontoh oleh para teroris Islam on daily basis.” Pada masa itu, penyerangan seperti itu biasa atau tidak? Apa yang berlaku di masa sekarang tidak berarti berlaku di masa lalu. Pada PD-II dan setelahnya, apakah penyerangan tanpa peringatan adalah menyalahi aturan? Kalau ya, berarti anda setuju Israel juga teroris karena mereka menyerang secara brutal tanpa peringatan USS Liberty 8 Juni 1967. Lihat: http://www.gtr5.com/ Demikian juga dengan Jepang saat menyerang Pearl Harbor. Bagaimana dengan serangan Amerika yang menjatuhkan bom atom ke Jepang, apakah dengan peringatan sebelumnya?

      Bagaimana jika penyerangan seperti itu terjadi pada masa sekarang. Dalam penyerangan Israel ke Libanon, tanggal 17 April 1996, Israel menjatuhkan bom 150 meter di depan teknisi Polandia dan tentara Nepal, dan 10 menit kemudian, basis PBB diserang tanpa peringatan. Lihat: http://www.arabmediawatch.com/amw/CountryBackgrounds/Lebanon/ChronologyofIsraeliattacksonLebanon/tabid/352/Default.aspx

      Pertanyaan anda, “Mana ada sih teroris Kristen, Hindu, Budha atau Ateis, yang membunuh atas nama keyakinan atau Tuhan mereka???” Jawabannya ada, misalnya Nepal Defense Army (NDPA) kelompok Hindu yang bertanggung jawab atas serangan pengeboman dua buah masjid di selatan Nepal yang membunuh dua orang ketika mereka tengah shalat dan juga serangan terakhir pada 23 Mei di gereja Lalitpur, yang menewaskan tiga orang Kristen. Lihat: http://www.voa-islam.com/news/islamic-world/2010/01/16/2647/exstrimis-hindu-minta-maaf-pada-umat-islam-dan-kristen-atas-teror-di-nepal/

      Tidak ada hubungan sistem yang dzalim sekalipun menyebut dirinya negara atau tentara Islam dengan agama Islam. Anda harus memperbaiki cara mempelajari Islam, bukan dari amal atau pemerintahan yang dibuat oleh orang-orang yang terkena kesalahan. Kekeliruan anda sama dengan Amerika, menyamakan teroris dengan Islam, padahal dalam kasus tertentu Amerika juga teroris.

      Masuk neraka atau syurga adalah terserah kepada Allah, menurut syarat yang Allah tetapkan. Peringatan orang yang tidak berakhlak baik dalam berinteraksi dengan sesama, yang tidak mencerminkan sifat Kasih Ruhullah Isa A.S kepada manusia, tidak akan mempengaruhi orang-orang, terlebih Muslim.

      Kaum Muslim sudah tahu siapa yang akan masuk Syurga dan siapa yang akan masuk Neraka. Bagi kaum Muslimin sudah jelas, bahwa “Barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan.” (An Nisaa :14) Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan yang hak tatkala yang hak itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir? (Al ‘Ankabut :68)

      Muslim juga mengetahui bagaimana nasib kaum Kafir yang menggunakan segenap harta dan kekuatannya, membangun situs yang mencoba menghalangi orang dari jalan Allah (Islam), setelah diberitahu Allah melalui firman-Nya, “Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan, supaya Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas sebagian yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahannam. Mereka itulah orang-orang yang merugi. (Al Anfaal :36-37)

      Terhadap orang kafir seperti ini, dengan sifat kasih-Nya, Allah menitipkan pesan kepada mereka melalui Muhammad dan kaum Muslimin, “Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: “Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah tenhadap) orang-orang dahulu”. (Al Anfaal :38)

      Dan Muslim pun tahu bagaimana akhir cerita orang yang menyesatkan dan yang berhasil disesatkan, melalui firman-Nya, “Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat masuk (kedalam neraka), dia mengutuk kawannya (menyesatkannya); sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu: “Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka”. Allah berfirman: “Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda, akan tetapi kamu tidak mengetahui”. (Al A’raf :38)

      Sesungguhnya janji Allah sudah jelas, “Katakanlah kepada orang-orang yang kafir: “Kamu pasti akan dikalahkan (di dunia ini) dan akan digiring ke dalam neraka Jahannam. Dan itulah tempat yang seburuk-buruknya”.” (Ali Imran :12) Ia berjalan di muka kaumnya di hari kiamat lalu memasukkan mereka ke dalamneraka. Neraka itu seburuk-buruk tempat yang didatangi. (Huud :98) didalamnya mereka mengeluarkan dan menarik nafas (dengan merintih), (Huud :106) Muka mereka dibakar api neraka, dan mereka di dalam neraka itu dalamkeadaan cacat. (Al Mu’minun :104) Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikan dalam neraka, mereka berkata: “Alangkah baiknya, andaikata kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul”. (Al Ahzab :66) Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan”. Dan apakah Kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berfikir bagi orang yang mau berfikir, dan (apakah tidak) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun. (Faathir :37) Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaganeraka Jahannam: “Mohonkanlah kepada Tuhanmu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari”. Penjaga Jahannam berkata: “Dan apakah belum datang kepada kamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan-keterangan?” Mereka menjawab: “Benar, sudah datang”. Penjaga-penjaga Jahannam berkata: “Berdoalah kamu”. Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka. (Al Mu’min :49-50)

      Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut. (Maryam :72) Itulah sebagian hikmah yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu. Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu dilemparkan ke dalam neraka dalam keadaan tercela lagi dijauhkan (dari rahmat Allah). (Al Israa’ :39)

      1. L Says:

        Saya bukan Nasrani….saya orang Dayak…
        orang Dayak membenci Islam…
        Karena munafik….dan sok suci…

      2. someone Says:

        Saya punya teman orang Dayak, tetapi perilakunya tidak seperti kamu L. Rasanya berlebihan menyebut orang Dayak membenci Islam, karena teman saya tidak seperti itu.

    2. Abu Syauqi Says:

      Adeng Hudaya: “Kalau pemimpinmu (Rasul) memberikan contoh bahwa memperkosa budak/pembantu itu halal, maka wajarlah pengikutnya melakukan hal yang sama.”

      banyak sekali para TKW asal Indonesia yang diperkosa di Arab Saudi (orang muslim?)

      Jawaban menurut logika Adeng Hudaya: “Majikan di Arab yang mungkin beragama Islam itu melakukan apa yang dilakukan Rasulnya”

      Adeng Hudaya: “Tahu nggak berapa tahun seorang majikan keturunan India yang tinggal di Amerika (negara kafirun yang sangat kalian benci itu) dipenjarakan – gara-gara menyiksa pembantunya yang asal Indonesia.”

      Jawaban menurut logika Adeng Hudaya: “Majikan keturunan india yang meungkin beragama Hindu itu melakukan apa yang dilakukan Rasulnya”

      Christian Naas bersama temannya memperkosa TKI asal kupang, lihat: http://buser.liputan6.com/berita/200407/82244/Seorang.TKW.Diperkosa.dan.Duitnya.Dirampas.

      Jawaban menurut logika Adeng Hudaya: “Christian yang mungkin beragama Kristen melakukan apa yang dilakukan Rasulnya”

      Logika yang aneh!

  22. apa aja Says:

    Al Baqarah :146
    Orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang telah Kami beri Al Kitab (Taurat dan Injil) mengenal Muhammad seperti mereka mengenal anak-anaknya sendiri. Dan sesungguhnya sebahagian diantara mereka menyembunyikan kebenaran, padahal mereka mengetahui.

    Al Furqaan :4
    Dan orang-orang kafir berkata: “Al Quran ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad dan dia dibantu oleh kaum yang lain”; maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kezaliman dan dusta yang besar.

    Al Baqarah :143
    Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.

    Ali Imran :68
    Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), beserta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman.

    An Nisaa :174
    Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu. (Muhammad dengan mukjizatnya) dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al Quran).

    Al Maidah :13
    (Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merubah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

  23. apa aja Says:

    “Penyimpangan seksual dalam Islam dan MUhammad sudah SISTEMIK, karena ayat2nya semua membolehkan dan mengizinkan.” menurut siapa ?

    Ingat
    Al Baqarah :217
    Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah: “Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; tetapi menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah, (menghalangi masuk) Masjidilharam dan mengusir penduduknya dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) di sisi Allah. Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.

    Ali Imran :7
    Dialah yang menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepada kamu. Di antara (isi)nya ada ayat-ayat yang muhkamaat, itulah pokok-pokok isi Al qur´an dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabihaat. Adapun orang-orang yang dalam hatinya condong kepada kesesatan, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyaabihaat daripadanya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta´wilnya, padahal tidak ada yang mengetahui ta´wilnya melainkan Allah. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami”. Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.

    1. munafik Says:

      ORANG YANG DIBENARKAN KARENA IMAN

      Orang Kristen mengakui BAHWA MEREKA BUKAN ORANG BENAR, DAN DENGAN PERBUATANNYA, MEREKA mengakui bahwa mereka TIDAK BERLAYAK MASUK DALAM KERAJAAN SURGA YANG MAHA KUDUS DAN SUCI.

      Oleh karena itu, mereka memerlukan Juruselamat yang dapat menghapuskan dosa mereka dengan darah Penebusan Anak Domba Allah Yang Maha Kuasa, dan oleh Iman mereka, MEREKA DIBENARKAN UNTUK MEMPEROLEH KESELAMATAN.

      Ajaran Kristen mengatakan bahwa bukan dari Perbuatan manusia, engkau beroleh selamat (baca, tidak masuk neraka), tetapi dari ANUGERAH ALLAH melalui Penebusan dosa di kayu salib oleh Putera-Nya yang Tunggal, Yesus Kristus, manusia beroleh Anugerah Keselamatan. (John 3:16).

      Yesus tidak membawa Agama kedalam dunia, tetapi KESELAMATAN kepada orang yang percaya kepada-Nya, sebagai Tuhan dan Juruselamat.

      Ya, HANYA DENGAN IMAN PERCAYA, MANUSIA BEROLEH SELAMAT, tetapi Yesus tidak saja mengajarkan Keselamatan, tetapi juga KESEMPURNAAN, karena di Sorga terdapat tingkatan-tingkatan yang paling rendah sampai yang paling tinggi. (Matius 5:19).

      Keselamatan adalah tingkat yang paling rendah di-Sorga, oleh karena itu, manusia harus juga mengejar Kesempurnaan, seperti yang diperintahkan-Nya dalam Injil Matius 5:48, Matius 19:21 dan Matius 5:19.

      Jadi, ORANG KRISTEN MENGAKU DENGAN IMANNYA KEPADA YESUS KRISTUS SEBAGAI TUHAN DAN JURUSELAMAT, BAHWA MEREKA BUKANLAH ORANG BENAR, TETAPI ORANG YANG DIBENARKAN OLEH IMAN KEPADA YESUS KRISTUS, TUHAN DAN JURUSELAMAT, KARENA KESELAMATAN BUKANLAH SESUATU YANG DIPEROLEH OLEH PERBUATAN, TETAPI OLEH IMAN.

      Sama seperti Bapak dunia, akan mengampuni dan mewariskan segala sesuatu kepada anak-anaknya,, walaupun anaknya itu jahat, bodoh, tetapi mereka tetap akan memperoleh kasihnya. Anak tetangga yang bukan anaknya, tidak dapat meng-claim hak waris bapak itu kepada mereka, karena mereka bukan anaknya.

      DAN DALAM KEHIDUPANNYA, ORANG KRISTEN SELALU BERUSAHA MEMPEROLEH KESEMPURNAAN, DENGAN IMAN DAN PERBUATAN SESUAI DENGAN PERINTAH TUHAN UNTUK MENJADI SEMPURNA.

      Seperti Rasul Paulus dan Yakobus berkata :

      Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

      Yakobus 2:22 Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

      Saudara, maukah anda menjadi anak-anak-Nya dan memperoleh keselamatan? Datanglah kepada Yesus, terimalah Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat, maka anda dan seisi rumahmu akan selamat.

      Karena kepada-Nya lah telah diberikan segala Kuasa baik di bumi maupun di sorga.

  24. kevin archuletta Says:

    Hei para umat muslim jangan urusin urusan mereka yang sok2 bener. Biarin aja ntr juga dapet akibatnya. Apalagi si Adeng Hudaya nama kok jelek amat apalagi agamanya. Perang sm gue kalo mau lo!


    1. Sebenarnya, Umat Muslim sebagaimana Rasulullah SAW hanya membela diri atas tuduhan yang buruk terhadap Islam dan mencoba meluruskan pemahaman mereka yang bengkok mengenai Islam, “Dan jika kamu (orang kafir) mendustakan, maka umat yang sebelum kamu juga telah mendustakan. Dan kewajiban rasul itu, tidak lain hanyalah menyampaikan (agama Allah) dengan seterang-terangnya”.(Al ‘Ankabut :18)

      Sepanjang nafas masih di badan Adeng Hudaya, kasih Allah kepadanya selama ini masih membukakan peluang bisa berubah menjadi sayang Allah kepadanya di Akhirat kelak. Adeng Hudaya adalah manusia yang masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, dan pintu Taubat masih belum dititip-Nya sehingga kematian menjemputnya.

      “Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan: “Sesungguhnya saya bertaubat sekarang”. Dan tidak (pula diterima taubat) orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih.” (An Nisaa :18)

      Sebaiknya tidak perlu memfitnah, memaki keyakinan atau Tuhan seseorang sebagaimana yang dilakukan orang-orang yang mengelola web ini, tetapi cukup memberi masukan saja. Karena mungkin sebagian dari mereka, atau Adeng Hudaya ini tidak tahu apa yang sedang dikatakannya, karena ketidaktahuannya tentang Islam.

      “Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.”(Al An’am :108)

      Saudara kevin, jangan mengajak perang mereka yang hendak memadamkan cahaya Allah kecuali karena membela diri, itu yang diajarkan Rasulullah SAW. Artinya, jika peperangan mereka sebatas tulisan atau pemikiran, maka perangi lagi dengan tulisan atau pemikiran. Tetaplah yakin bahwa Allah menjaga agama-Nya, hingga beberapa saat sebelum kiamat datang dan tatkala Allah tidak lagi disebut di muka bumi.

      “Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.” (At Taubah :32)

      1. kevin archuletta Says:

        Bener juga ya untung lo ngingetin gue. Ups……tp mereka tetep aja ngeselin. Tp bodo lah bukan urusan gue dia mau mencela mencemooh dan menghina. Ntar juga dapet akibatnya sendiri.

  25. kevin archuletta Says:

    Allelluya……….. Rock n’ Roll!!!!!!!!
    Eh Mc.Yesus buka restaurant loh nih 14048 bisa delivery loh upss….take away jg bisa call aja. Kmrn saya udah call tp……males ah ga enak makanannya makanan babi dan anjing

    1. L Says:

      Oh…lebih enak kalo kepala ente dipenggal…hati ente dibakar…sedap untuk orang serumah….

      1. someone Says:

        Rupanya, kalau “Tuhannya” dihujat, L juga seperti Muslim, kebakaran jenggot.

  26. kevin archuletta Says:

    Yesus is………… Yudas Iskadriot

  27. Dullah Says:

    Subhanallah….saya salut dengan saudaraku seiman….kita umat Muslim tidak pernah menganggu umat lainnya, mengapa blog ini ada?

  28. Dullah Says:

    Roma – Vatikan mengeluarkan pedoman skrining psikologi baru untuk para calon pastur. Ini merupakan upaya Gereja Katolik Roma untuk lebih selektif terhadap para kandidat pasturnya menyusul serangkaian skandal kekerasan seks.

    Dikatakan Vatikan, pedoman baru ini dimaksudkan untuk membantu para pemimpin gereja menyaring kandidat yang memiliki “gangguan penyimpangan seks”.

    Dalam aturan baru tersebut ditekankan, jika seorang calon pastur menunjukkan “kecenderungan homoseksual mendalam”, maka pelatihan seminarinya akan dihentikan.

    “Pedoman ini menjadi lebih mendesak dikarenakan skandal-skandal seks,” kata Sekretaris Jemaat Monsignor Jean-Louis Brugues kepada wartawan seperti dilansir AFP, Jumat (31/10/2008).

    “Mendeteksi gangguan lebih dini akan membantu menghindari banyak pengalaman tragis,” imbuhnya.

    Skandal pastur pedophile telah mengguncang dunia dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai skandal tersebut dilaporkan terjadi di AS, Amerika Latin dan Eropa.

    Bahkan sebuah seminari di Austria terpaksa ditutup pada Agustus 2004 setelah terungkap bahwa para peserta seminari terang-terangan menunjukkan perilaku homoseksual.

    1. Samuel Hadi Says:

      Menurut saya percuma skrining psikologi seperti itu.
      Gereja Katolik selama ini sudah melanggar aturan Kitab Suci dengan melarang para imam dan suster untuk menikah.
      Mana pernah Alkitab melarang para imam untuk menikah?
      Tengok Harun (imam pertama), Imam Eli, Zakaria dlsb. Mereka semuanya menikah dan punya anak.
      Jika mau masalah sodomi atau pelecehan seksual di gereja Katolik diatasi, harus ada revolusi total yaitu: IJINKAN PARA ROMO, PASTUR, SUSTER MENIKAH!!!!!!!!

      1. ilham othmany Says:

        Kalu boleh,pendeta lelaki diijinkan menikah 4.Barulah kaw!

      2. L Says:

        Kemudian Yesus memanggil orang banyak yang ada di situ bersama-sama dengan pengikut-pengikut-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka, “Orang yang mau mengikuti Aku, harus melupakan kepentingannya sendiri, kemudian memikul salibnya, dan terus mengikuti Aku.

  29. anto Says:

    yang memberi tanggapan banyak yang tidak relevan dan cenderung memaki… sabar-sabar

  30. Haris Says:

    Kayaknya pada ega pake Logika deh…

    Coba ya,
    Perumpamaan : Seseorang membuat sesuatu misal Peraturan, dan setelah berjalan diketahui dikemudian hari bahwa ada yang masih kurang dalam peraturannya tersebut, maka secara otomatis akan disempurnakan kemudian, BEGITU KAN??

    the truth : Allah membuat peraturannya melalui nabi dan rasul yang diperintahkan NYA bersama dengan kitabnya, karena dari nabi dan rasul yang sebelumnya masih ada yang belum sempurna, maka diturunkanlah penerus nabi dan rasul terdahulu, dengan demikian kitab dan peraturan yang ditetapkan terlebih dahulu digantikan dengan yang baru.

    Gitu aja koq ribut????

    1. munafik Says:

      To : SUGUS VERSI BARU, LIAAPRILIA, ILHAM ORA MANGAN

      Sugus menulis kepada Liaprilia, menantangnya untuk membuktikan bahwa Alkitab bertentangan dengan Science dan Ilmu Pengetahuan, dan oleh karenanya, Alkitab bukanlah Firman Tuhan. Demikianlah tantangannya:

      “jangan kuatir, saya orang yang objective,, kita hanya meng-compare injil bardasarkan sains dan ilmu pengetahuan yang sudah diketahui kebenarannya secara publik,,, misal tentang fakta bentuk bumi, tentang fakta penciptaan dan lain2… bukankah ilmu pengetahuan yang sudah diketahui kebenarannya secara kasat mata tidak bisa diputarbalikkan kebenarannya? jadi ga usah kuatir mengenai persoalan tersebut,, bagaimana?”

      Saya bahkan mau membuktikan bahwa quran bukanlah Wahyu Allah, pencipta Alam Semesta, dan dalam hal ini mengenai pendapat QURAN bahwa BUMI ADALAH PUSAT TATA SURYA, DIMANA BUMI TETAP DAN MATAHARI SERTA BULAN BEREDAR MENGELILINGI BUMI,
      INILAH AYAT QURAN:

      LAGI QURAN NGIBUL MENGENAI BUMI, BULAN DAN MATAHARI
      Dalam ilmu science, BUMI DAN BULAN beredar pada garis edarnya MENGELILINGI MATAHARI.
      Tetapi, quran berkata lain, MATAHARI DAN BULAN beredar MENGELILINGI BUMI.

      Lha, sang penciptanya saja, aulloh, nggak tahu cara kerja ciptaannya.!!!!! DAN BUMI SEBAGAI PUSAT TATA SURYA (EGOSENTRIS)

      Quran 21:33
      Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.
      Quran 39:5
      Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
      Quran 36:37-40
      Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan, dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua. Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masingmasing beredar pada garis edarnya.

      Note :
      Disebutkan dalam ayat quran diatas, “Matahari dan Bulan” masing-masing beredar didalam garis edarnya” – Pertanyaannya, LHA, DIMANA BUMI, KOK NGGAK BEREDAR?? YA, KARENA QURAN, WAHYU AWLOH, MENGANGGAP BAHWA BUMI ADALAH TETAP, SEBAGAI PUSAT DARI TATA SURYA.
      (Kok awloh pencipta alam semesta, kagak tahu ya???, Audzubilah mindzalik !!!)

      Muhammad rupanya masih menganut Iteori geosentris, dimana matahari dan bulan beredar mengelilingi bumi. Dia belum tau jika bumi dan bulanlah yang mengelilingi Matahari. Karenanya Muhammad menganggap matahari dan bulan saling berkejar2an, tidak mungkin bulan mendapatkan matahari, atau matahari bertemu bulan. Oleh karenanya Muhammad begitu takut ketika terjadi gerhana matahari.
      Sahih Bukhari 18:167
      Diceritakan oleh Abu Musa: Saat terjadi gerhana Matahari, Rasulullah terperanjat ketakutan. Ia mengira kalau kalau saat itu Hari Kiamat….

      KESIMPULAN:
      – Menurut quran, BUMI ADALAH PUSAT TATA SURYA, DIMANA MATAHARI DAN BULAN BEREDAR MENGELILINGI BUMI.
      – OLEH KARENANYA, QURAN BUKANLAH WAHYU DARI PENCIPTA ALAM SEMESTA, KARENA QURAN TIDAK MENGETAHUI CARA KERJA CIPTAAN SANG PENCIPTA.

      Seri-selanjutnya, adalah mengenai BUMI itu datar menurut quran, dan kronologis waktu.

  31. jalaludin Says:

    ehm,….
    Agama adalah bukan budaya, agama itu datangnya dari Sang Pencipta,…Untuk memahami agama, kitab, wahyu (kalam Allah SWT atau Firman Tuhan yang seBENARnya)diperlukan sinergi antara kemampuan AKAL manusia dengan HATI/NURANI. Seseorang yang hanya mengandalkan kemampuan logikanya saja tidak akan mampu memahami FIRMAN ALLAH Azza Wajalla baik dalam Zabur, Taurat, Injil, maupun Al Qur’anul kariim. Kami sarankan Anda sekalian untuk menyertakan HATI/NURANI anda dalam setiap telaah per kalimat dalam Blog ini, dengarkanlah suara hati anda maka anda tidak akan tersesat.
    Doa ku menyertaimu saudaraku,…
    Ya ALLAH, YAang Maha Lembut,…sentuhkanlah NUR cahaya-MU di relung hati/qolbu mereka,..hidupkanlah hati hamba2-MU yg telah sesat dan telah terkalahkan oleh kesombongan logika mereka, sedang mereka tahu bahwa akal mereka tak mampu melawan umur sekalipun. Amiin ya Rabb,…

  32. ilham othmany Says:

    Kebohongan sejarah dalam injil-injil perjanjian baru

    Injil-injil kanonik dalam Perjanjian Baru ternyata mengandung banyak kesalahan periwayatan sejarah, yang tak dapat dijelaskan dan dijawab secara memuaskan, dan sekaligus membuktikan bahwa Injil-injil kanonik (Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas, Injil Yohanes) hanya bisa disejajarkan dengan dongeng mitologi zaman baheula. Injil-injil berisi berbagai peristiwa yang sebenarnya tak pernah terjadi. Injil-injil hanyalah kelanjutan episode cerita mitos pagan seperti dewa matahari seperti Mithras, Horus, dan Bacchus, dll.
    Cerita mengenai penyaliban, kebangkitan orang-orang kudus versi Matius, gempa bumi, kebangkitan, dan penyaliban itu sendiri adalah peristiwa-peristiwa mitos, yang tidak direkam oleh sejarawan yang tinggal selama periode waktu tsb. Philo Judaes hidup sekitar tahun 50 M dan ia tidak pernah menyebutkan peristiwa-peristiwa seperti apa yang telah diceritakan oleh Injil kanonik. Kesaksian Pilatus TIDAK menyebut Yesus. Ribuan orang kriminal disalib oleh Romawi, tetapi tidak ada cerita mengenai Yesus, karena memang Pilatus tidak pernah menyalib Yesus. Yesus telah diselamatkan oleh Allah berdasarkan Qur’an 4:157.

    Matius adalah satu-satunya Injil Perjanjian Baru yang mencatat ‘pembantaian bayi-bayi yang tidak berdosa atas perintah Herodes’. Kami memiliki berbagai komentar cendekiawan yang menyatakan bahwa ‘peristiwa pembantaian bagi-bayi oleh Herodes’ hanyalah kilas balik dari mitologi pagan. Dewa matahari orang Yunani kuno, Roma, dan Mesir diancam ketika lahir, dan perintah pembunuhan kepada ‘semua bayi-bayi yang baru lahir’. Episode Injil Matius 2:16 adalah suatu bentuk replay yang dilakoni oleh Yesus yang menjiplak kepercayaan masyarakat pagan.

    Istilah ‘Tuhan Anak’ yang diatributkan untuk Yesus mengimplikasikan kepercayaan Pagan Trinitas. Title ‘Domba Tuhan’ (Lamb of God) tidaklah unik, sebab telah terlebih dahulu dipakai agama Hindu untuk kristus atau mesias mereka yaitu Krishna.

    Berikut ini adalah beberapa error historis dalam Injil. Kami harap Anda enjoy membacanya.

    Herodes tidak pernah memerintahkan pembantaian balita
    Ramalan yang dihubung-hubungkan untuk kelahiran seorang mesias bernama Yesus yang jiwanya terancam karena keputusan Herodes membunuh bayi-bayi yang tidak berdosa hanya ada dalam Injil Matius 2:16-18 yang mengklaim itu adalah nubuat dari Yeremia 31:15 yang menyatakan bahwa “Di Rama terdengar ratapan, tangisan yang pahit pedih: Rahel menangisi anak-anaknya, ia tidak mau dihibur karena anak-anaknya, sebab mereka tidak ada lagi”.

    Konteks Yeremia adalah bukan nubuat masa depan dimana anak-anak dibantai oleh Herodes. “Rahel menangisi anak-anaknya’ merefer kepada ibu dari Yusuf dan Benyamin (dan istri dari Yakub) yang menangisi anak-anaknya. Pada konteks ini adalah mengenai penawanan Babylonia. Ayat berikutnya mengatakan bahwa orang-orang yang mengalami pembuangan akan kembali.

    Pembantaian oleh Herodes (Matius 2:16) adalah bohong karena pengarang Injil Matius adalah satu-satunya orang yang mencatat peristiwa ini.
    Sejarawan Yahudi Flavius Josephus tidak mencatat peristiwa ini.
    “Karena kita telah melihat, cerita-cerita malaikat-malaikat dan gembala-gembala, dalam Lukas, dan dari orang bijak, dalam Matius, adalah catatan ulang dari tema mistis orang-orang Mesir pada tahun sekurang-kurangnya dua ribu tahun lebih awal. Mereka melukiskan dalam bentuk seni di Luxor. Tidak ada bukti historis “pembantaian orang-orang yang tak berdosa” oleh Herodes. Pikiran sehat mengatakan kepada kita bahwa sebuah perintah seperti ini tidak mungkin. Apakah Herodes bermaksud untuk membunuh anak-anak dari teman-temannya, tentara-tentaranya, pelayan-pelayan sipilnya, turis-turis yang lewat, dan lain-lain (Tom Harper, The Pagan Christ, hal. 126)

    Injil-injil Error dalam Geografi
    Markus 7:31 menyatakan bahwa Yesus meninggalkan kota Tyre pergi ke Danau Galilee (Laut Galilee) melalui kota Sidon. Ini benar-benar tidak masuk akal.

    Selain itu, Markus menyatakan bahwa Yesus naik perahu menyeberangi Danau Galilee (Laut Galilee) menuju Dalmanutha. Lokasi Dalmanutha secara pasti tidak diketahui, atau tidak akurat, karena terletak di sebelah timur perairan Galilee sebagai negeri Gadarenes (Markus 8:10 KJV Bible). Gerasa terletak lebih dari 30 mil dari tenggara Danau Galilee, jadi jauh sekali jika kita melihat setting cerita Bible ini. Pengarang Injil Matius tampaknya sadar betapa errornya Injil Markus, sehingga ia mengubah kata ‘Gadarenes’ menjadi ‘Gergesenes’ (Lihat Matius 8:28 KJV). Gadara hanya berjarak 8 mil dari Danau Galilee.

    Banyak contoh-contoh yang tidak masuk akal dalam memahami alur cerita Injil-injil Perjanjian Baru ini. Markus 10:46 menyatakan bahwa lokasi dimana orang buta disembuhkan adalah setelah Yesus meninggalkan kota Jericho, sedangkan Lukas 18:35;19:1 menyatakan lokasi orang buta disembuhkan adalah sebelum Yesus memasuki kota Jericho Jika umat Kristen menganggap masalah ini bukan kontradiksi, maka konsekuensinya injil-injil Perjanjian Baru hendak memberitahu kita bahwa ada dua kota bernama Jericho di Palestina

    Dalam Markus 10:46 juga disebutkan bahwa rombongan Yesus berjalan dari Jericho ke Yerusalem via Bethpage dan kemudian Bethany. Ini sangat aneh, sebab Yerusalem lebih jauh daripada Bethpage. Matius yang sering menjiplak Injil Markus tampak hati-hati dalam masalah ini, Matius dengan pintar telah menghilangkan kata ‘Bethany’ seperti yang dapat kita saksikan dalam Matius 21:1.

    Cerita Injil mengenai kegelapan, gempa bumi, dan mayat berjalan-jalan adalah bohong
    Matius (27:50-54) menyatakan bahwa pasca kematian Yesus terdapat beberapa peristiwa ajaib, berawal dari terbelahnya kuil, disusul gempa bumi, terbelahnya bukti-bukti batu, dan tiba-tiba saja kuburan tempat bersemayam orang-orang kudus terbuka dan terjadi penampakkan mayat sedang berjalan berombongan dari kuburan menuju kota Yerusalem dan disaksikan orang-orang dan tentara Romawi.

    Dongeng Kristen tsb hanya dapat diciptakan oleh gereja dan diimani berdasarkan ketakhayulan umat Kristiani, karena pada faktanya tidak mendapat dukungan dari sumber-sumber sejarah sekuler (non-biblikal). Dapatkah kita bayangkan jika kuburan di TMP Kalibata Jakarta tiba-tiba saja terbuka, dan tengkorak-tengkorak keluar dari kuburan mereka masing-masing lalu berjalan berombongan dengan hanya mengenakan sehelai kain kafan menuju Stasiun Gambir, pastilah peristiwa ini akan menjadi bahan berita yang luar biasa hebohnya dan diliput/dicatat oleh berbagai media massa cetak dan elektronik, menjadi bahan perbincangan penduduk kota Jakarta, serta dicatat oleh sejarawan Indonesia maupun para turis yang hanya sekedar berwisata ke Jakarta.

    Faktanya adalah bahwa kisah-kisah takhayul omong kosong dari agama Kristen ini tidak didukung oleh catatan sejarawan Romawi, Yahudi, maupun sejarawan yang tinggal diPalestina kala itu, dan hal ini memudahkan kita untuk dapat menarik kesimpulan bahwa cerita Injil Matius adalah tak lebih hanya dongeng yang dibuat-buat oleh bapak-bapak gereja.

    “…mengenai kegoncangan dan “kegelapan menyelimuti seluruh bumi”…tidak ada sejarawan-sejarawan yang mencatat peristiwa tsb…” (Deceptions & Myths of the Bible, Lloyd Graham hal. 349)

    “Cerita mengenai gempa bumi, kenaikan lapisan bebatuan, terbukanya kuburan-kuburan, dan penampakkan orang mati, adalah hanya dinyatakan dalam Injil Matius, yang ditulis hampir delapan puluh tahun setelah peristiwa tsb, sehingga tidak dipastikan keautentikannya. Tentu saja tidak ada alasan mengapa satu gempa bumi seharusnya tidak terjadi pada hari itu, tetapi jika itu benar-benar telah terjadi ditempat tsb hampir tidak dapat dibayangkan bahwa tidak ada dari tiga Injil-injil yang lebih awal menyebutkan peristiwa tsb.” (The Paganism in Our Christianity, Arthur Weigall, 1928, hal. 62)

    Tidak ada sensus Romawi kala Yesus lahir
    Sub bab ini akan mudah dipahami jika Anda telah membaca artikel: Kelahiran Yesus dan Sensus Quiriniusrecommended

    Kapan Yesus lahir Menurut Lukas, itu terjadi selama pemerintahan Gubernur Romawi Quirinius, pada saat itu sebuah sensus diperintahkan oleh Augustus keseluruh dunia (9). Menurut Lukas dan Matius kelahiran Yesus terjadi ketika masa pemerintahan raja Herodes Yang Agung. (10) Masalahnya adalah Herodes mati pada tahun 4 SM, dan ini 10 tahun sebelum sensusnya Quirinius. Selain itu, pada saat masa pemerintahan Herodes, tidak ada sensus Romawi yang terjadi diwilayahnya, yang meliputi baik Yudaea dan Galilee, tempat Bethelem dan Nazareth. (11)Herodes akan telah memungut pajaknya sendiri, dan memberikan upeti kepada Romawi. Terakhir, eksistensi dari sebuah sensus diseluruh [wilayah] kekaisaran adalah bertentangan dengan kebiasaan Romawi, yang mengumpulkan pajak provinsi demi provinsi. (http://www.infidels.org/library/modern/larry_taylor/messiahgate.html)

    Meskipun Lukas 1:5 menyatakan kelahiran Yesus di “masa Herodes, Raja Yudea,” yang mati pada tahun 4 SM, ia membutuhkan perjalanan jauh dari Galilee ke Bethlehem agar terjadi sebagai respon untuk satu sensus yang diperintahkan ketika “Quirinius adalah gubernur Syria.” Karena sejarawan mengetahui, “satu-satunya sensus yang diatur ketika Quirinius menjadi wali di Syria hanya mempengaruhi Yudaea, bukan Galilee, dan terjadi pada tahun 6-7 M, sepuluh tahun pasca kematian Herodes Yang Agung.” Dalam kekhawatirannya untuk menghubungkan asuhan orang Galilee yang dianggap kelahiran Bethlehem, Lukas telah keliru dalam fakta-faktanya. Sesungguhnya, kekhawatiran Lukas telah melingkupinya dalam beberapa hal yang sebenarnya tidak masuk akal, seperti tidak perlu berjalan sembilan puluh mil seorang wanita di hari-hari terakhir kehamilannya- sebagaimana itu adalah Yusuf keturunan Daud yang dianggap telah didaftarkan dalam kampung leluhur, bukan Maria orang Lewi. Tapi jeleknya, Lukas telah dipaksa untuk membuat sebuah dislokasi universal untuk sebuah registrasi pajak yang sederhana: yang dapat membayangkan orang-orang Romawi mewajibkan jutaan [orang] dalam [wilayah] kekaisaran untuk perjalanan jauh dua puluh dari ratusan mil ke desa-desa millenium – leluhur hanya untuk menandatangi satu pajak. Tidak perlu dikatakan, tidak ada peristiwa seperti ini terjadi dalam sejarah kekaisaran Romawi, tetapi Mikha 5:2 harus digenapi. (Randel Helms, Gospel Fictions, pp. 59-60)

    Error, sejauh ini, mungkin kelihatan agak marginal. Injil ketiga telah keliru mengenai sebuah sensus lokal di Yudaea dengan satu dekrit dari Augustus; Injil Lukas telah mencoba untuk mencatat tanggal cerita Quirinius, dimanapun, seperti yang dimiliki Matius, ceritanya terjadi ketika Herodes Yang Agung. Pada faktanya, akan menjadi sulit. Disini ada satu kontradiksi pada cerita Lukas: Jika Quirinius adalah gubernur, sensus Romawi adalah kredibel tetapi Herodes adalah satu kesalahan. Ada juga satu kontradiksi dengan cerita Matius: Jika Quirinius atau sensus Romawi adalah benar, Herodes adalah bukan raja dan cerita Matius dari Orang Bijak, pembantaian anak kecil yang tidak berdosa dan pelarian ke Mesir maka berdasarkan kronologis adalah tidak mungkin. Jika Herodes adalah raja, disana tak ada sensus menurut Caesar Augustus. Meskipun jika disana telah ada sebuah sensus, pandangan Injil ketiga ini akan menghadapi masalah-masalah berikutnya. (Robin Lane Fox, The Unauthorized Version: Truth and Fiction In The Bible (Penguin Books Ltd, 1991), pp. 30-31)

    Meskipun registrasi seluruh warga negara Romawi dibuktikan pada tahun 28 SM, 8 SM, dan 14 M dan pendaftaran di provinsi-provinsi individual dari registrasi sensus untuk yang adalah bukan warga negara Romawi adalah juga dibuktikan, nyatanya sebuah sensus di seluruh Romawi dibawah Caesar Augustus adalah tidak diketahui berdasarkan sumber-sumber non-Perjanjian Baru. Dan lagi, ada permasalahan historis terkenal terkait dengan penanggalan sensus versi Lukas ketika Quirinius adalah gubernur Syria, dan berbagai upaya untuk memecahkan kesulitan ini telah terbukti tidak berhasil. P. Sulpicius Quirinius menjadi wali dari provinsi Syria pada tahun 6-7 M ketika Yudea dianeksasi kedalam provinsi Syria. Pada saat itu, sebuah sensus provinsi Yudea digelar. Jika Quirinius telah menjadi wali Syria sebelumnya, maka itu harus terjadi sebelum tahun 10 SM karena banyak wali Syria dari tahun 10 SM hingga 4 SM (kematian Herodes) yang telah diketahui, dan sebuah tanggal bagi sebuah sensus lebih awal dibawah Quirinius akan menciptakan masalah tambahan bagi penanggalan awal dari ministry Yesus (Luke 3:1, 23). Satu legateship sebelumnya yaitu setelah tahun 4 SM (dan sebelum tahun 6 SM) tidak akan cocok dengan penanggalan kelahiran Yesus dizaman Herodes (Lukas 1:5; Matius 2:1). Lukas mungkin secara sederhana mengkombinasikan kelahiran Yesus di Bethelehm dengan kesamaran dari sebuah sensus dibawah Quirinius (lihat juga Acts 5:37) untuk menekankan signifikansi dari kelahiran ini bagi dunia Romawi secara keseluruhan: melalui anak yang lahir di Bethlehem maka damai sejahtera dan penyelamatan datang ke kekaisaran.(http://www.nccbuscc.org/nab/bible/luke/luke2.htm)

    “…Lukas memberitahu bagaimana sebuah dekrit keluar dari Augustus bahwa “seluruh dunia akan diregistrasi”. Masalahnya adalah bahwa secara historis ini tidak bisa ditelusuri….Sederhananya Yusuf dan Maria ke Bethelem demi alasan teologis. Mesias akan berasal dari keturunan Daud, dan jadi dari Bethlehem. Lukas mengatakan kelahiran Yesus terjadi ketika Quirinius adalah gubernur Syria. Artinya adalah bahwa ini tidak terjadi sebelum tahun 6 SM, tahun yangmana kita tahu tatkala ia mengambil kantor [masuk kantor untuk pertama kalinya, ed]. Pada waktu yang sama, Matius mengatakan Yesus dipahami ketika Herodes Yang Agung adalah penguasa di Yudea. Tetapi Herodes mati ditahun 4 SM! Pengarang misteri Yesus ini menyatakan bahwa keajaiban rillnya Maria, jika kedua referensi diambil dengan sungguh-sungguh, adalah “10 tahun kehamilan”. Bagi Matius, kampung halaman Yesus adalah Bethlehem. Bagi Lukas, kampung halaman Yesus adalah Nazareth. (Tom Harper, The Pagan Christ, pp. 125-126)

    “Meskipun narasi kelahiran Yesus dalam Matius dan Lukas memberikan kesepakatan diam-diam untuk yang tradisi Nazareth. Matius harus membangun satu alasan sehingga keluarga suci kembali ke Nazareth dari rumah Bethlehem dan tempat berkumpul orang Mesir, karena Matius tidak menyangkal asal usul Yesus Nazareth (Matt. 2:21ff). Lukas, yang mengasumsikan kebenaran dari sebuah rumah Nazareth bagi Yesus meskipun dalam kanak-kanaknya, harus mengembangkan sebuah narasi sehingga ibunya Yesus keluar dari Nazareth sekurang-kurangnya pada momentum kelahirannya yang benar/ Jadi di Injil kita membaca sebuah pajak atau pendaftaran terjadi ketika Quirinius adalah gubernur Syria. Sekarang tidak ada literal dari sensus itu yang hampir secara universal ditolak karena berbagai alasan, tidak sekurang-kurangnya karena Quirinius tidak menjadi gubernur Syria, menurut catatan sekuler, hingga tahun 6-7 M, yang mana Yesus akan berusia sekitar 10 tahun. Kedua, tidak ada catatan yang berasal dari sumber sekuler yang akan menunjukkan bahwa kembali ke tempat asal usul leluhur diwajibkan di setiap sensus atau untuk setiap bentuk perpajakan. (John Shelby Spong, Resurrection: Myth of Reality hal. 172)

    Ujian terhadap Yesus di puncak gunung oleh Iblis adalah cerita bohong
    Cerita bahwa Iblis menguji Yesus dengan membawanya ke puncak gunung tertinggi sehingga ia dapat melihat semua kerajaan dunia dari puncak gunung (lihat Matius 4:7-8), adalah sangat tidak logis. Omong kosong! Karena bagaimana mungkin kita dapat melihat seluruh dunia dari puncak gunung, meskipun itu adalah gunung tertinggi diseluruh dunia. Ingatlah bumi adalah bulat seperti telur, bukan datar. Jadi meskipun kita pergi ke puncak gunung tertinggi dunia di Himalaya, kita tidak dapat melihat seluruh bentuk permukaan bumi.

    Tidak Ada Penyaliban Yesus
    Orang-orang Yahudi berkata kepada Yesus (lihat Yoh 8:57, ed): “Umurmu belum sampai lima puluh tahun dan engkau telah melihat Abraham” Seandainya Yesus masih berusia tiga belas tahun, orang-orang Yahudi akan berkata: “Umurmu belum sampai empat belas tahun,” dan tidak akan berkata: “Umurmu belum sampai lima puluh tahun,”….; jadi, seandainya Yesus disalib ketika itu pastilah ia berusia sekitar lima puluh tahun, tetapi, sebagaimana kita kemukakan ditempat lain… tidak ada bukti apapun, dalam buku, inskripsi, atau monumen, bahwa Yesus dari Nazareth dicambuk atau disalib dizaman Pontius Pilatus. Josephus, Tacitus, Pliny, Philo, tidak juga dari mereka, yang menyatakan fakta adanya penyaliban ini. (T.W. Doane, Bible Myths and their Parallels in other Religions, hal. 516)

    Pada abad ke sembilan belas seorang sarjana terkenal, Rabbi Wise, meneliti catatan-catatan dari pengadilan Pilatus, masih terdapat, bagi bukti dari trial ini. Ia tak menemukan apapun. (Lloyd Graham, Deceptions and Myths of the Bible, p. 343)

    Tidak ada verifikasi dari tulisan-tulisan sejarawan menyangkut penyaliban Yesus seperti Philo, Tacitus, Pliny, Suetonius, Epictectus, Cluvius Rufus, Quintus, Curtis Rufus, Josephus.

    “Penyembahan dewa-dewa yang menderita ditemukan disemua sisi, dan kepercayaan pada penyiksaan korban di ritus pengorbanan manusia untuk penebusan dosa adalah sangat umum. Dewa-dewa Osiris, Attis, Adonis, Dionysos, Herakles, Prometheus, dan yang lainnya, telah menderita demi umat manusia; dengan demikian Hamba Yahweh juga dipahami harus disakiti demi dosa-dosa manusia. Tetapi sebagaimana Saya katakan, konsepsi ini telah menerobos kedalam background di hari-hari Yesus” (The Paganism in Our Christianity, Arthur Weigall, 1928, hal. 106)

    Tidak mungkin Yesus mati dihari jumat atau malam Sabtu
    “Tidakkah aneh bahwa penyaliban seharusnya terjadi selama Paskah Diantara orang-orang Yahudi, ini adalah peristiwa paling sakral. Bagi mereka untuk menyalibkan siapapun orangnya pada waktu ini, mereka akan melanggar sekurang-kurangnya tujuh dari hukum agama mereka. Mengapa mereka kemudian melanggar kesucian dengan menjadi pembunuh” (Lloyd Graham, Deceptions and Myths of the Bible, hal. 345)

    “Kesulitan terbesar dari sudut pandang dari prosedur Yahudi berkenaan dengan menghukum adalah hari dan waktu eksekusi tsb. Menurut Injil-injil tsb, Yesus mati pada hari jumat, malam Sabbath. Namun pada hari itu, dalam pandangan dari pendekatan Sabbath (atau hari libur), eksekusi-eksekusi terakhir hingga paling akhir pada sore adalah hampir tidak mungkin (Sifre, ii. 221; Sanh. 35b; Mekilta to Wayaḳhel). (Jewish Encyclopedia Online)

    Apakah Yesus benar-benar mati disalib
    Penyaliban adalah sebuah proses pembunuhan yang lamban. Kematian biasanya memakan waktu beberapa hari. Kematian dimulai dari kehausan, ketidakmampuan untuk bernafas sebagai hasil dari posisi tegak atau diserang oleh binatang liar. Mengapa Yesus, yang sedang fit dan sehat berjalan ke desa yang berjarak jauh, kematian begitu cepat hanya menunggu beberapa jam saja

    Pada tahun 297 M, atas perintah Kaisar Maximian, tujuh orang Kristen di Samosata disiksa dan kemudian disalib. Menurut Alban Butler, (5) di

    Hipparchus [satu dari mereka], seorang tua yang dihormati, mati disalib dalam waktu pendek. James, Romanus, dan Lollianus, mati dihari berikutnya ditikam oleh tentara-tentara sambil digantung disalib-salib mereka. Philotheus, Habibus dan Paragrus diambil dari salib-salib mereka ketika mereka masih hidup. Kaisar diberi informasi bahwa mereka masih hidup, memerintahkan paku-paku besar untuk diarahkan ketangan…

    Ada sejumlah kasus yangmana orang disiksa secara kejam, kemudian disalib dengan posisi kepala dibawah, namun survive selama 24 jam atau lebih. http://custance.org/old/incarnation/7ch2.html

    Benarkah cuka membuat orang lekas mati
    Cuka (vinegar) mempunyai sebuah efek stimulus, tetapi mengapa setelah Yesus makan cuka, justru membuat ia lekas mati, padahal sebelum ia makan cuka, kondisi tubuhnya masih fit (Lihat Yohanes 19:29)

    Rekayasa sosok Pilatus
    Injil-injil menggambarkan Pontius Pilatus sebagai orang yang baik hati dan segan untuk penyaliban Yesus. Tetapi sejarah menceritakan gambaran yang berbeda tentang dirinya. Ia adalah seorang dikuasakan atas wilayah Yudea dari tahun 26-36 M, dan ia adalah orang yang kejam dan korup. Mengapa tidak ada kritik baginya dalam Injil-injil

    Sebaliknya, ditampilkan oleh Philo dan Josephus, Pilatus “adalah subyek dari tradisi negatif lebih daripada kepala daerah lainnya dan procurator-procurator (orang-orang yang dikuasakan),” jadi pencipta-pencipta dari narasi penderitaan [Yesus] orisinil tidak mempunyai alasan untuk tidak menyebut Pilatus melalui nama dan untuk mencelanya. Situasi ini diubah pada periode setelah revolusi orang-orang Yahudi pertama dalam tulisan-tulisan Matius dan Lukas, yangmana Pilatus dibebaskan dari tuduhan dan pendeta tertinggi dinamai tanpa keragu-raguan. http://earlychristianwritings.com/passion.html

    Jadi kita dapat ketahui bahwa Injil-injil kanonik telah memalsukan sejarah karena mereka menggambarkan Pilatus sebagai seorang baik hati padahal sejarah menggambarkannya sebagai orang jahat. Namun Gereja koptik di Ethiopia justru menyatakan Pilatus sebagai orang kudus.

    Kebiasaan Romawi tidak mengenal pembebasan narapidana
    Cerita mengenai Barabbas yang dibebaskan sebagai bentuk pertukaran bagi Yesus adalah diduga fiksi. Injil-injil menggambarkan sebuah kebiasaan Romawi untuk membebaskan seorang narapidana selama perayaan Paskah, tetapi sejarah Romawi tidak mencatat adanya kebijakan seperti ini.

    Di semua riwayat Perjanjian Baru, Pilatus ragu-ragu untuk menghukum Yesus hingga kerumunan Yahudi menyatakan tegas. Beberapa kalangan telah menyarankan bahwa ini mungkin satu upaya oleh percekcokan orang-orang Kristen awal untuk menjilat pantat dengan Roma melalui penempatan menyalahkan bagi eksekusi Yesus pada Yahudi, dan bahwa itu adalah bagian dari proses oleh yangmana Kristen Paulinistik marginalis masih memperhatikan Yahudi Kristen dari orang yang mengelak (orang-orang Ebion) (http://www.answers.com/Pontius%20Pilate)

    Cerita Barabbas mempunyai signifikansi sosial yang spesial, karena cerita ini telah sering digunakan untuk menimpakan kesalahan Penyaliban pada orang-orang Yahudi dan membenarkan paham anti-Semit. Sebanding, signifikansi sosial dari cerita ini untuk para pendengar awal adalah bahwa cerita ini membersihkan kesalahan yang melekat pada kekaisaran Romawi, menghapus satu hambatan sehingga agama Kristen secara resmi diterima. (http://en.wikipedia.org/wiki/Barabbas)

    **Jadi, cerita mengenai Barabbas sengaja dibuat untuk membebaskan tuduhan yang melekat pada orang-orang Romawi dan menyerahkan beban kesalahan hanya kepada orang-orang Yahudi.

    **Problem yang dihadapi oleh Injil-injil kanonik tidak hanya mengenai masalah kepengarangan yang anonim, Injil-injil ini nyatanya bukanlah disusun oleh para pengikut Yesus. Bahasa asli Injil-injil kanonik ini adalah Yunani, bukan bahasa Ibrani dan Aramaik, dan diproduksi di kota-kota tempat kediaman bangsa non-Yahudi seperti Roma dan Smyrna.

    Tiga injil sinoptik menyatakan Yesus ditahan dan dijatuhi hukuman oleh Sanhedrin pada malam Paskah. Ini bukanlah sejarah riil karena Sanhedrin, berdasarkan hukum Yahudi, dilarang untuk bertemu over paskah, Injil-injil ini menyatakan bahwa penahanan dan trial terjadi pada malam, tetapi Sanhedrin “dilarang untuk bertemu pada malam, di rumah-rumah pribadi, atau dimanapun diluar batas kuil.” (Holy Blood, Holy Grail 349).

    Ketidaklogisan historis lainnya dalam cerita penyaliban Yesus adalah memindahkan tubuh Yesus dari salib. Menurut hukum Romawi pada waktu itu, seorang pria/wanita yang disalib tidak boleh dikubur. Orang tsb ditinggalkan untuk burung-burung, dan binatang-binatang, sebagai bentuk penghinaan atas eksekusi ini.

    Hukuman bagi pencuri adalah bukan disalib. Riwayat Perjanjian Baru mengenai penyaliban menyatakan dua orang pencuri disalib dengan Yesus. Penyaliban tidak pernah dijatuhi kepada pencuri.

    Sekarang mengapa Yesus harus dilahirkan di Bethlehem Apakah ini juga untuk menggenapi sebuah ramalan sebelumnya, atau hanya karena untuk sebuah dekrit pajak kedua-duanya tidak; Yesus sedang lahir di Bethelem untuk alasan sama [dimana] Yusuf dan Daud disana dilahirkan. Bethelehem adalah “rumah roti” mistik, sumber dari planetary substance. Jadi tempat terjadinya peristiwa ini adalah tidak historis melainkan dirancang. Dan sedemikian rupa adalah keseluruhan cerita. Ketika kita melihat dari sisi historis, ini menjadi jelas. Menurut riwayat, Herodes adalah raja pada the alleged time, 1 Masehi, tetapi menurut pengetahuan ilmiah sekarang, Herodes mati sekurang-kurangnya empat tahun sebelum [peristiwa] ini. Menurut Lukas, Cyrenius adalah gubernur Syria selanjutnya, tetapi menurut catatan orang-orang Syria bukan dia. Ada, tetapi, seorang Quirinius, yang memerintah dari tahun 13-11 SM. Jadi, kedua kalender atau Injil-injil adalah salah, beberapa kalangan mengatakan sebanyak dua puluh tahun. Kekacauan mengenai penanggalan mengimplikasikan ketidakpastian kepengarangan yang jauh sesudahnya, yang mengkonfirmasi pernyataan kita bahwa Injil-injil ini tidak ditulis sampai dengan abad kedua atau ketiga. (Lloyd Graham, Deceptions and Myths of the Bible, hal. 306)

    “Penginjil tidak punyai andil bagi penelitian historis karena kita tahu itu” (Tom Harper, The Pagan Christ, hal. 153)

    Daftar Pustaka:
    – Historical Errors in the Gospels
    – The Date of Jesus Crucifixion
    – dll

  33. Musyadad Says:

    Saya akutip / Paste kata2 yg mendukung web blog ini:

    1. “siapmurtad Says:

    January 24, 2010 at 5:03 pm

    Aculah Alkitab dalam bahasa Aslinya yaitu Naskah Masoretic Text untuk Perjanjian Lama (bhs Ibrani) dan Naskah Textus Receptus untuk Perjanjian Baru (bhs Yunani) yang tanpa salah sedikitpun dan dipelihara Tuhan hingga hari ini. MT dan TR dapat anda temukan dalam Software Alkitab Bible Works, E-Sword, dll. Soal berbagaia versi terjemahan Alkitab dalam bhs Indonesia atau inggris, aculah Versi Terjemahan Alkitab yg bersumber pada Naskah MT dan TR, seperti KJV, NJKV, LITV, MKJV, KS-ILT Edisi 2 (bhs Indonesia), dll.

    Terjemahan Alkitab bisa saja ditemukan kekurang akuratan dalam menerjemahkan, tentu lewat edisi revisi dan terus disempurnakan, maka akan semakin akurat dari waktu ke waktu.”

    MASALAHNYA: Apakah Anda, siapmurtad, dan kaum Nasrani lainnya, memiliki Alkitab dengan bahasa dan tulisan aslinya?

    Anda, siapmurtad, sudah mengakui, bahwa terjemahan Alkitab ada kekurang akuratan, dan sampai kini masih penuh revisi. Beda jauh dengan Qur’an, yg tidak pernah ada revisi-an dan tetap masih menggunakan tulisan dan bahasa aslinya, arab.

    2. “sgt_pepper Says:

    February 4, 2010 at 10:52 am

    daniel…anda pintar! tapi bodoh! Yohanes adalah seorang penganut gnostik?! anda akan ditendang oleh orang kristen maupun orang gnostik.

    yang saya sesalkan dari kalian orang muslim adalah kalian selalu menyerang dasar alkitab dengan pengetahuan dangkal kalian. kalian pikir kalian bisa memahami alkitab dengan menggunakan pemikiran yang sama yang kalian pakai untuk mempelajari Al Qur’an? HELL NO!

    coba saja kalian orang muslim membaca Alkitab dari awal hingga akhir lalu bandingkan dengan kitab kalian, maka Al Qur’an akan tampak sangat sederhana.”

    MASALAHNYA: Jika sgt_pepper, bisa mengatakan pengetahuan dangkal terhadap Alkitab, apalagi penulis web ini, siapmurtad, dia lebih dangkal lagi dalam mempelajari Qur’an dan Hadits.

    Qur’an itu tidaklah sesederhana yg Anda bayangkan. Jangankan untuk mengkajinya, untuk membacanya saja penuh dengan ilmu, apalagi untuk mengkajinya.

    3. “ridwan Says:

    April 2, 2010 at 3:11 pm

    Siapa sih yg ngutus muhamad..?? kayanya dia sendiri deh yg ngaku2”

    MASALAHNYA: beratri Ridwan termakan isu yg ga bisa dipertanggungjawabkan tuh…

    Plajari dulu sejarah Nabi Muhammad saw dari sebelum lahir, hingga beliau wafat!!

    4. “siapmurtad Says:

    March 11, 2010 at 3:02 pm

    Sebab itu Aku berkata kepadamu: Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni. (Matus 12:31)”

    MASALAHNYA: Jika Roh Kudus anda anggap sebagai Tuhan, Kami umat muslim juga punya keyakinan tentang Tuhan kami, dan di web ini banyak hujat2an terhadap Tuhan kami, Allah.

    Jadi dosa pembuat web ini sungguh tidak terampuni….

    5. “Adeng Hudaya Says:

    March 12, 2010 at 9:41 am

    Nich, saya kopas lagi bagian yang ditulis oleh Ali Sina:

    Alkitab sama sekali tidak menulis apa pun mengenai Muhammad, kecuali bahwa Yesus sendiri telah memperingatkan para murid akan munculnya nabi-nabi palsu. Ia mengatakan bahwa kamu akan mengenalinya dari buah-buah mereka. Lihatlah buah-buah Muhammad! Apakah ia menjalani hidup yang suci? Ia adalah seorang penjahat keji. Ia merampok, memperkosa, dan mencincang orang-orang tak bersalah dan membakar serta menjarah harta benda mereka. Itu sudah cukup bagi orang yang waras untuk mengetahui bahwa ia adalah seorang nabi palsu. Setelah memperhatikan buah-buah Muhammad, sekarang perhatikanlah buah-buah para pengikutnya, yang benar-benar ingin hidup sama seperti nabi mereka. Lihat bagaimana aksi-aksi kekerasan dan terorisme yang terus-menerus terjadi hingga hari ini, yang dilakukan dalam nama Allah dan Nabi Islam!”

    MASALAHNYA; seberapa banyak yg Anda temukan umat muslim yg mengikuti (menurut Anda) nabi palsu itu? Bagaimana dengan sikap pembantaian kaum Yahudi / Nasrani beberapa tahun yg lalu di Poso, Maluku, Ambon dll terhadap kaum muslim di sana?

    6. “Muhammad Atta 911 Says:

    March 13, 2010 at 1:16 am

    Berita paling mutakhir:
    * 45 tewas di Pakistan akibat aksi 2 bom bunuh diri.

    * ratusan orang mengungsi di Mogadishu (Somalia) karena peperangan.

    * 500 orang dari suku Berom yang Kristen di Nigeria dibantai saat tertidur lelap, oleh suku Fulani yang Muslim.

    ISLAM MEMANG AGAMA DAMAI!!!”

    MASALAHNYA: Bagaimana dengan sikap tentara Yahudi terhadap kapal Mavi Marmara yg menuju Jalur Gaza?

    Siapa yg membantai umat muslim di Bosnia?

    Siapa yg menghancurkan negara Iraq?

    Dan masih banyak lagi…

    7. “….

    1. Tuwehtau Says:

      Sila lihat Yom kipur war

  34. Adeng Hudaya Says:

    Berita terbaru.

    60 orang lagi tewas akibat aksi bom bunuh diri di Pakistan hari ini!!!

    Weleh…weleh…weleh…..

    Semakin membuktikan bahwa Islam adalah agama damai !?!? (hi…hi…hi….)

    1. Musyadad Says:

      Dan Anda, Adeng Huday, tentu masih ingat kan, pembantaian tentara Yahudi di atasa kapal Mavi Marmara. Siapa yg teroris?

      Anda pernah tau kisah beberapa tahun yg lalu di Ambon, Maluku, Poso, dll?
      Di sana pernah terjadi peristiwa yg tidak berprikemanusiaan…

      Pembantaian suatu ras terhadap ras yg laen? Anda tau kejadian itu?

      Anda pernah tau, dahulu kala ada pembantaian dan teror terhadap para kyai2 di tanah jawa yg dilakukan oleh para ninja?

      JANGAN ANDA LUPAKAN ITU!!!!
      ATAU ANDA CARI TAHU KISAH2 KEJADIAN ITU!!!!

  35. Adeng Hudaya Says:

    Sobat Muslimin dan Muslimin, camkanlah ini baik-baik.

    Tak cukup waktu 100 tahun – kalian sama sekali tidak melakukan kekerasan dan bom bunuh diri – untuk bisa membersihkan TAHI yang sudah melekat di tubuh ISLAM, agama yang kalian agung-agungkan itu!

    1. ilham othmany Says:

      Ha ha ha …Tahi apa yg mau dibasuh?Anda nih kenal tidak yg mana taik yg mana bukan.Islam telah wujud 15 kurun tapi terus berkembang baik sewaktu perang maupun aman.Kalau tidak kerana penjajahan agama kristian akan tetap terpuruk di bawah timbunan salji di eropah.Benarlah sejarah mencatat perkembangan agama kristian bermula atas dasar dendam kekalahan mereka di dalam perang salib.Agama damai kok berkembangnya kerana dendam.

  36. Musyadad Says:

    Musyadad Says:

    July 3, 2010 at 7:08 am

    “Hehehe … merkosa cewek kafir itu dapat hadiah 70 perawan abadi di sorga, kata ustad Islam. Betul-betul ajaran agama yang benar tuch, cuma Islam saja yang bisa menghasilkan dan menghalalkan ajaran seperti itu, bukan?”

    Kata2 di atas sengaja saya paste, karena saya mau bukti dan sumber yg kuat tentang pernyataan Anda, siapmurtad. Knp sampe sekarang permintaan saya masih juga ga anda kabulkan?

    Saya ingatkan lagi, siapa ustad yg anda maksud? dan mohon pertemukan saya dengannya!!

    Kabulkan segera permintaan saya, jika emang pernyataan anda dapat di pertanggungjawabkan di dunia ini!!!!

    Atao Anda memang bisanya MEMFITNAH AJA!!!??!??!?

  37. Adeng Hudaya Says:

    Tahi di wajah Islam hari ini semakin menebal!

    Puluhan lagi orang yang tewas akibat bom bunuh diri di Irak.

    Muslim menyerang Kristen
    Muslim menyerang Budha
    Muslim menyerang Hindu
    Muslim menyerang Ahmadiyah
    Muslim menyerang penyembah berhala

    Masyaalloh…
    Muslim pun saling menyerang sesamanya Muslim.

    Edan benar nich Agama.
    Benar-benar agama Setan dari Neraka terkutuk!!!

    1. someone Says:

      Kristenpun menjadi teroris

      http://www.eramuslim.com/berita/dunia/teroris-kristen-berencana-perang-melawan-pemerintah-as.htm

      Kristen pun menyerang sesamanya

      http://ateisindonesia.wikidot.com/perang-kristen

      Rupanya anda tidak mengikuti perkembangan agama anda sendiri karena terlalu sibuk mengikuti perkembangan agama Islam

      Logika anda sendirilah yang mengatakan agama anda yang menyerang sesamanya adalah agama yang edan, agama setan dan neraka terkutuk. Muslim tidak memiliki logika seperti anda.

  38. PJ Says:

    Adeng, adeng…
    Gak bosan2 anda berkata hal yang tidak logis, tidak ilmiah, dan tidak berdasar seperti itu.
    PELAKU SEMUA BOM BUNUH DIRI ITU HANYALAH ORANG YANG MENGAKU ISLAM PADAHAL TIDAK YAHU APA2 TENTANG ISLAM YANG SEJATI. BUNUH DIRI ITU HARAM TAU. KALAU MEREKA TAU SEDIKIT SAJA MENGENAI ITU, MAKA MEREKA TIDAK MUNGKIN MELAKUKANNYA. JADI SEBENARNYA MEREKA ITU ORANG2 CACAT MENTAL YANG MENGAKU BAGIAN DARI KAMI, PADAHAL TIDAK TAU SEPENGGAL INTI AJARAN ISLAM.
    JADI SIAPA YANG LEBIH BODOH? PARA TERRORIS, YANG MENGATASNAMAKAN ISLAM PADAHAL PENGETAHUAN TENTANG HUKUM ISLAMNYA BENAR2 CETEK, ATAU ADENG YANG LEBIH MERMPERCAYAI SUMBER YANG TIDAK BISA DIPERCAYA SEPERTI PERLAKUAN TERRORIS CALON PENGHUNI NERAKA ITU SEBAGAI DASAR OCEHANNYA?

  39. fajaryehuda Says:

    ADAM BERAGAMA ISLAM
    NUH BERAGA ISLAM
    ABRAHAM BERAGAMA ISLAM
    LOT BERAGAMA ISLAM
    ISHAK&ISMAEL BERGAMA ISLAM
    YAKUB BERAGAMA ISLAM
    YUSUF BERAGAMA ISLAM
    MUSA BERAGAMA ISLAM
    RAJA DAUD BERAGAMA ISLAM
    RAJA SALOMO BERAGAMA ISLAM
    YESUS (ISA ALMASIH) BERAGAMA ISLAM

    Maaf ya saya sungguh memahami BETAPA BODOHNYA si Muhammad dan para sahabatnya.
    Islam hadir RATUSAN BAHKAN RIBUAN TAHUN sebelum tokoh-tokoh iman dalam Alkitab (PL&PB) tetapi Islam telah merampas kisah-kisah itu lalu MENGISLAMKAN mereka.

    Kisah Historis dalam Alkitab telah di COPY-PASTE-EDIT oleh Muhammad yg saya anggap AMATIRAN itu!!!

    ALQURAN = KITAB DARI HASIL COPY-PASTE-EDIT

  40. ilham othmany Says:

    AL KITAB MENGGAMBARKAN TUHAN ITU TIDAK BERSIFAT ADIL-SUATU BUKTI ADANYA PENYELEWENGAN OLEH MANUSIA ATAS ALKITAB.
    Dikisahkan dalam Alkitab tentang seorang yang bernama Yehuda yang mempunyai seorang istri dari Kanaan, Yehuda dikaruniai tiga orang anak laki-laki, anak pertama bernama Er, anak kedua bernama Onan dan anak ketiga bernama Syela, anak pertama dan anak kedua dikisahkan sudah berumur siap kawin dan anak ketiga masih kanak-kanak / belum balig.

    Yehuda kemudian mengambil seorang menantu bernama Tamar untuk dikawinkan dengan anaknya yang pertama yaitu Er, namun belum sampai Er mempunyai anak dengan Tamar Er dibunuh Tuhan karena di mata Tuhan Er termasuk orang yang jahat.

    Tetapi Er, anak sulung Yehuda itu, adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia Kejadian 38:7

    Tidak disebutkan apa kejahatan Er di mata Tuhan, tetapi yang jelas Er diceritakan mempunyai kejahatan hingga dia harus dibunuh Tuhan.

    Sepeninggal kematian Er, sesuai adat orang Israel saat itu untuk meneruskan keturunan, maka kedudukan Er sebagai suami Tamar harus digantikan oleh Onan adiknya, maka resmilah Onan menjadi suami Tamar.

    Lalu berkatalah Yehuda kepada Onan: “Hampirilah isteri kakakmu itu, kawinlah dengan dia sebagai ganti kakakmu dan bangkitkanlah keturunan bagi kakakmu� Kejadian 38:8

    Namun Onan mengetahui bahwa ia dikawinkan dengan Tamar hanyalah untuk meneruskan keturunan bagi kakaknya yang telah meninggal, sehingga apabila ia mempunyai anak dengan istri bekas kakaknya maka anak tersebut akan menjadi anak kakaknya sebagai pewaris, Onan tidak dapat menerima hal ini, sehingga ketika ia berhubungan suami Istri ia selalu membuang maninya keluar, agar ia tidak memberikan keturunan bagi kakaknya. Perbuatan Onan ini di mata Tuhan adalah jahat, maka dibunuhlah Onan oleh Tuhan.

    Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri isteri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya. Tetapi yang dilakukannya itu adalah jahat di mata TUHAN, maka TUHAN membunuh dia juga. Kejadian 38:9-10/color]

    Maka Tamar menjadi janda lagi. Kemudian sesuai hukum, maka adik Onan yang bernama Syela harus dikawinkan dengan Tamar agar dapat memberikan keturunan bagi kakaknya yang pertama yaitu Er, tetapi Syela belumlah cukup umur untuk di-kawinkan dengan Tamar, keadaan ini digunakan Yehuda sebagai alasan untuk menunda perkawinan Syela dengan Tamar bahkan Yehuda ingin membatalkan perkawinan antara Syela dan Tamar karena Yehuda takut kalau anaknya yang terakhir juga akan mati seperti kedua kakak Syela yang telah dikawinkan dengan Tamar.

    Beberapa tahun kemudian Syela sudah besar dan cukup umur untuk dikawinkan dengan Tamar, maka seharusnya Yehuda segera mengawinkan Syela dengan Tamar, tetapi Yehuda tidak melakukannya dan Tamarpun mengetahui sikap Yehuda ini.

    Ketika Istri Yehuda meninggal dan habis berkabung pergilah Yehuda ke desa Timna ke tukang cukur domba untuk mencukurkan domba-dombanya, Tamar diberitahu bahwa Yehuda pergi ke Timna, maka Tamar yang telah mengetahui Yehuda menyalahi janji untuk menikahkan anaknya Syela dengan dirinya, Tamar menggunakan kesempatan ini untuk balas dendam dengan
    menyamar menjadi pelacur.

    Di jalan Yehuda melihat seorang pelacur dan tertarik kepada pelacur tersebut yang sesungguhnya adalah menantunya sendiri, Yehuda tidak mengetahui kalau pelacur itu adalah menantunya karena wajahnya ditutupi kain, maka diadakanlah transaksi dengan wanita tersebut:

    [color=red]Lalu berpalinglah Yehuda mendapatkan perempuan yang di pinggir jalan itu serta berkata: “Marilah, aku mau menghampiri engkau,” sebab ia tidak tahu, bahwa perempuan itu menantunya. Tanya perempuan itu: “Apakah yang akan kauberikan kepadaku, jika engkau menghampiri aku?”

    Jawabnya: “Aku akan mengirimkan kepadamu seekor anak kambing dari kambing dombaku.” Kata perempuan itu: “Asal engkau memberikan tanggungannya, sampai engkau mengirimkannya kepadaku.” Kejadian 38:16-17

    Maksud Tamar meminta jaminan bukanlah agar Yehuda tidak inkar janji untuk mengirim dombanya, tetapi Tamar ingin punya bukti yang dapat digunakan di kemudian hari. Dan Yehuda memberikan jaminan berupa kalung dan tongkat. Beberapa hari kemudian Yehuda mengirimkan domba kepada pelacur tersebut untuk ditukarkan dengan barang jaminan yang dipegang oleh pelacur tersebut, tetapi pelacur tersebut tidak ditemukan.

    Hingga kira-kira tiga bulan kemudian dikabarkan kepada Yehuda bahwa Tamar menantunya telah bersundal bahkan hamil dari persundalannya, maka Yehuda memerintahkan untuk membawa menantunya kepadanya untuk dihukum mati, tetapi Tamar memberikan kalung dan tongkat dan berkata aku hamil dengan orang yang empunya kalung dan tongkat ini, maka sadarlah Yehuda bahwa Tamar hamil dengan dirinya lalu dibebaskanlah Tamar dari hukuman.

    Akhirnya Tamar melahirkan dua anak kembar yang diberi nama Perez dan Zerah,

    Dan Yesus diceritakan dalam Alkitab sebagai keturunan dari Perez. Yehuda dan Tamar sama sekali tidak dihukum oleh Tuhan karena perzinahan, bahkan diberkati karena Yesus adalah keturunannya.

    Kesimpulan kisah

    1. Er dibunuh Tuhan karena Jahat
    2. Onan dibunuh Tuhan karena membuang mani agar tidak memberikan keturunan.
    3. Tetapi Yehuda dan Tamar yang melakukan perzinahan antar mertua dengan menantu tidak dihukum sama sekali oleh Tuhan. Padahal semestinya dia harus mendapatkan hukuman yang jauh lebih dasyat dari pada Er dan Onan tetapi ternyata tidak.

    Tentu saja hal ini tidak bisa diterima oleh hati nurani dan fitrah manusia manapun, mustahil Tuhan berbuat tidak adil seperti kisah tersebut di atas. Karena dalam ayat-ayat lain di Alkitab Tuhan berfirman :
    yang pekerjaan-Nya sempurna, karena segala jalan-Nya adil, Allah yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia. Ulangan 32:4
    Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan segala hukum-hukum-Mu yang adil adalah untuk selama-lamanya. Mazmur 119:160
    TUHAN itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya. Mazmur 145:17
    Masih banyak ayat-ayat lainnya yang sangat bertentangan dengan kisah di atas, dan mustahil Tuhan berbuat tidak adil yang bertentangan dengan firman-Nya sendiri.

    Jadi yang paling mungkin kisah antara Yehuda dan Tamar adalah kisah palsu alias karya manusia alias bukan firman Tuhan yang berarti di dalam Alkitab telah terdapat campur tangan manusia.

    Mahasuci Allah yang telah menjaga kemurnian Al-Qur�an dari tangan-tangan jahil manusia. (al-islahonline.com)
    Wahai orang kafir!Kalian lihatlah cerita al kitab diatas.Inikah kitab yg dapat menuntun manusia kepada kebenaran?Benarkah kalian memahami cerita di atas dengan bantuan ruh kudus?Atau bantuan ruh syaitan?Hanya kebenaran yg dapat menyelamatkan kalian.Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan nabi Muhammad itu adalah utusan Allah pasti kalian beroleh kejayaan.Amin Ya Allah.Di tangan Mu lah hidayah itu.

  41. ilham othmany Says:

    Pernahkah anda mendengar propaganda misionaris yang mengatakan :
    �barang siapa percaya akan Yesus kristus, maka ia akan masuk sorga �

    Yang dimaksud ialah, barang siapa mengakui Yesus mati disalib untuk menebus dosa manusia dan mengakui Yesus sebagai Tuhan maka ia akan masuk sorga, dan barang siapa mau dibaptis untuk menjadi pengikut Yesus maka ia akan terselamatkan dan akan masuk dalam kerajaan sorga.

    Padahal Yesus sendiri, sama sekali tidak pernah disalib dan belum mati, baik dari dalil-dalil yang ada dalam Al-Qur�an maupun dalam Alkitab, dan Yesus juga sama sekali tidak pernah mengaku sebagai Tuhan, dia justru mengaku sebagai manusia utusan Allah SWT, dalil-dalil tersebut berpuluh-puluh jumlahnya baik dalam Al-Qur�an maupun dalam Alkitab.

    Tetapi dalam pembahasan ini, kami tidak akan menyinggung tentang dogma-dogma tersebut, kami ingin mengkaji bahwa dalam Alkitab disebutkan pengikut Yesus yang akan masuk sorga hanyalah 144.000 orang saja, itupun hanya dari orang-orang Israel saja, selain dari orang-orang Israel tentu Yesus tidak mau bertanggung jawab. Ini menurut Alkitab.

    Melihat angka hanya 144.000 yang akan masuk sorga dari pengikut Yesus tentu memberikan tanda tanya besar, bagaimana dengan orang-orang Kristen yang jumlahnya dua milyard lebih di dunia saat ini. Apakah mereka akan masuk sorga ? seperti keyakinan mereka ?

    Menurut Alkitab, yaitu kitab yang mereka bawa-bawa tiap minggu ke gereja, tidak ada satupun pintu sorga yang akan menerima mereka, 12 pintu sorga yang dikisahkan dalam Alkitab hanya diperuntukkan bagi 12 suku Israel, karena pintu-pintu itu telah bertuliskan nama-nama 12 suku Israel, jadi bagaimana nasib pengikut-pengikut Yesus dari luar suku Israel yang tentu saja berharap masuk surga ?

    Pada akhir tulisan kita kutipkan ulasan majalah TEMPO ediri 3 Juli 2005, yang mengulas keyakinan orang-orang Kristen Advent yang menyatakan : �UMAT ISLAM ADALAH GOLONGAN YANG DITERIMA TUHAN�

    Yesus Hanya Untuk Orang Israel

    Al-Qur�an mengisahkan Nabi Isa as pernah berkata kepada kaumnya bani Israel :

    “Hai bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu� QS. 61:6

    Seruan nabi Isa as ini menegaskan bahwa nabi Isa as diutus Allah SWT hanyalah untuk orang Israel, nabi Isa as tidak pernah mengatakan :

    �Hai manusia�, yang menunjukkan nabi Isa as tidak diutus untuk seluruh manusia.

    Ternyata pernyataan Al-Qur�an tersebut didukung oleh kenyataan sejarah nabi Isa as (Yesus) yang hanya memiliki umat dari orang-orang Israel saja, pengikut Yesus tak ada satupun yang berasal dari orang-orang non Israel. Bukan saja sejarah yang mendukung pernyataan Al-Qur�an tersebut, tetapi banyak sekali ayat-ayat dalam Bible/Alkitab yang juga mendukung pernyataan Al-Qur�an tersebut :

    Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” Injil Matius 15:24
    Bahkan Alkitab mengisahkan Yesus hanya mau mendo�akan orang-orang Israel saja, orang-orang diluar Israel Yesus tidak mau mendo�akan :

    Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan Kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu Injil Yohanes 17:9

    yang dimaksud �mereka� dalam ayat tersebut ada-lah orang-orang Bani Israel, dan yang dimaksud Yesus tidak berdo�a untuk dunia adalah Yesus tidak mau mendo�akan orang-orang non Israel, tentu saja Yesus hanya memimpin dan mengembalakan domba-domba yang tersesat dari kalangan bani Israel.

    Sebelum Yesus dilahirkan oleh Maria (Islam : Maryam), telah ada nubuat yang menyatakan bahwa Maria akan melahirkan seorang anak yang kelak akan menyelamatkan orang-orang Israel.

    �Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” Injil Matius 1:21

    yang dimaksud umatnya adalah orang-orang Israel saja, bukan orang Cina, bukan orang Amerika, bukan orang Indonesia yang akan diselamatkan oleh Yesus. Yesus memang hanya untuk Israel.
    HANYA 144.000 YANG MASUK SYURGA

    Al-Qur�an menyebutkan bahwa Israel terdiri dari dua belas suku :
    Dan mereka Kami bagi menjadi dua belas suku yang masing-masingnya berjumlah besar QS. 7:160

    Dalam Alkitab juga disebutkanbahwa Israel terbagi menjadi 12 suku :

    Itulah semuanya suku Israel, dua belas jumlahnya� Kejadian 49:28

    Dalam Alkitab disebutkan Yesus memilih dua belas murid yang diambil dari dua belas suku Israel untuk membantu dakwanya :

    Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia. Injil Matius 10:2-4

    Yesus dan murid-muridnya berdakwah hanya untuk dua belas suku Israel ini saja, Yesus melarang murid-nuridnya untuk berdakwa kepada orang-orang selain bangsa Israel :

    Ke duabelas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israil. Injil Matius 10:5-6

    Bahkan ada nubuat, kelak setelah hari kiamat yaitu hari penghakiman, dua belas murid Yesus tersebut ikut bersama-sama Yesus menghakimi dua belas suku Israel :

    .. sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. Injil Matius 19:28

    Jadi Yesus hanya menghakimi orang-orang dari Israel saja, Yesus tidak bertanggung jawab terhadap orang-orang non Israel di seluruh dunia ini.
    Menurut Alkitab, hanya 144.000 orang yang akan masuk syurga :
    Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel. Wahyu 7:4

    Dari 144.000 orang yang dijamin masuk syurga tersebut adalah dari dua belas suku Israel yang masing-masing suku mendapat jatah 12.000 :

    Dari suku Yehuda dua belas ribu yang dimeteraikan,
    dari suku Ruben dua belas ribu,
    dari suku Gad dua belas ribu,
    dari suku Asyer dua belas ribu,
    dari suku Naftali dua belas ribu,
    dari suku Manasye dua belas ribu,
    dari suku Simeon dua belas ribu,
    dari suku Lewi dua belas ribu,
    dari suku Isakhar dua belas ribu,
    dari suku Zebulon dua belas ribu,
    dari suku Yusuf dua belas ribu,
    dari suku Benyamin dua belas ribu. Wahyu 7:5-8

    Dua belas suku Israel tersebut adalah definisi secara lahiriah, memang betul-betul orang Israel secara fisik, bukan Israel secara Rohani. Jadi menurut ayat tersebut, orang-orang non Israel tidak ada jaminan masuk syurga. Dalam ayat yang lain disebutkan bahwa pintu syurga yang tersedia, sudah tertulis nama-nama suku Israel :

    Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua be-las malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel, Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang dan di sebelah utara tiga pintu gerbang dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang dan di sebelah barat tiga pintu gerbang. Wahyu 21:12-13

    Untuk orang-orang non Israel, Amerika, Cina, Indonesia, dan lain sebagainya, Alkitab tidak menyebutkan adanya pintu syurga bagi mereka. Tentu untuk masuk syurga, haruslah dengan dalil yang bersumber dari yang menciptakan syurga itu sendiri.

    Alkitab justru memberikan keterangan seba-liknya, bahwa Yesus diutus hanya untuk menye-lamatkan orang-orang Israel saja :

    Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus. Kisah Para Rasul 13:23

    Dalil-dalil alkitab ini, sungguh bertentangan dengan kenyataan agama Kristen yang menyebar keseluruh dunia, menurut ayat-ayat Alkitab tersebut di atas, Yesus tidak akan menerima iman dari orang-orang non Israel, artinya iman-iman orang Kristen seluruh dunia, akan tertolak dengan sendirinya oleh Yesus. Namun, akhirnya kembali pada keyakinan masing-masing orang, kita hanya berkewajiban mendakwakan kebenaran hakiki. Namun, tentu kita tidak akan rela bila saudara-saudara kita yang miskin terintimidasi ke dalam agama mereka.

    Pintu Syurga, Hanya Melalui Islam
    Allah SWT menyatakan bahwa Muhammad saw adalah seorang utusan bagi seluruh alam :

    Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (men-jadi) rahmat bagi semesta alam QS. 21:107
    Allah SWT menegaskan lagi, bahwa risalah yang dibawa beliau SAW adalah untuk seluruh alam :

    Al-Qur’an ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam. QS. 38:87

    Sehingga tidak mengherankan bila seruan-seruan dalam Al-Qur�an dimulai dengan seruan �hai manusia� atau �Hai bani Adam� yang menunjukkan keu-niversalan sifat orang-orang yang diseru.

    Dalam Alkitab, Yesus memberitakan tentang Islam dan memerintahkan umatnya untuk bertobat .

    Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat! Injil Matius 4:17

    Yang dimaksud kerajaan syurga adalah agama Islam yang di bawa nabi Muhammad saw, hal ini diperkuat dengan ayat berikut ini :

    �.Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu Injil Matius 21:43

    Semua dalil-dalil tersebut sangat bersesuaian, bahwa untuk dapat masuk syurga, jalan satu-satunya hanyalah dengan masuk agama Islam. Mari kita susun kembali fakta-fakta tersebut di atas :

    1. Risalah Yesus hanya untuk orang Israel
    2. Hanya 144.000 pengikut Yesus yang masuk syurga.
    3. Pintu syurga melalui ajaran Yesus hanyalah bagi dua belas suku Israel.
    4. Yesus memerintahkan untuk mengikuti agama Muhammad saw.
    5. Agama Islam adalah Rahmatan Lil Alamin.

    Dan Allah SWT menegaskan dalam firmanNYA :

    Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi. QS. 3:85

    Orang-orang Kristen yang mau menggunakan akal sehatnya, tentu akan mengetahui kebenaran secara nyata, seperti sebagian orang-orang Kristen Advent yang telah menyatakan bahwa umat Islamlah yang akan diterima Allah SWT. Berikut ini kutipan kesaksian Kristen Advent yang menyatakan : �Umat Islam-lah Golongan Yang Diterima Tuhan� (al-islahonline)

    Wahai orang-orang kafir!Tambah lama kalian tunggu utk melakukan perubahan tambah sukar utk kalian berubah.Kekafiran itu ibarat sebatang pokok yg membesar.Sewaktu kecil mudah dicabut.Jika besar amat payah di buang melainkan dengan jerih payah yg melelahkan.Makanya jangan kalian tunggu.Di dalam hadis nabi mengatakan yg maksudnya kira2 apabila sampailah umur seseorang itu mencapai 40 tahun masih juga nggak mau berobah maka setan akan tertawa lalu menyapu wajah orang itu sambil mengatakan inilah wajah yg tidak akan beroleh kejayaan selama-lamanya.Wal iya zubillahi min zaalik.Walaupun orang itu masih mampu berobah namun terpaksa dilakukan dengan amat sukar dan susah payah.Ayolah buat perobahan sekarang!Mengapa tunggu di waktu sukar?Kalian meresikokan diri sendiri.Ucapkanlah sekarang juga Tidak Tuhan yg aku akan sembah mulai saat ini melainkan hanya Engkau sajalah Ya Allah!Dan aku mengakui dengan seikhlas hatiku sesungguhnya Nabi Muhammad itu adalah utusan Engkau.Pasti dalam sekelip mata keadaan kalian akan bertukar.Apa saja dosa kalian selama ini akan habis tidak bersisa.Malah dosa 40 tahun kalian akan diganti Allah dengan pahala 40 tahun seolah-olah kalian Islam sejak bayi.Ya Allah sesungguhnya kami gak mampu mengucapkan puji-pujian atas kemurahan dan kebaikan mu.Tetapkanlah kami dalam iman sehingga akhir hayat dan berilah petunjuk kepada saudara2 kami yg belum sadar.Berilah Ya Allah!Berilah!berilah…Kasihan mereka Ya Allah!Hanya kepada Mu shaja kami mengadukan kesedihan!

  42. ilham othmany Says:

    Telah umum dalam pemahaman orang-orang Kristen bahwa Tuhan dikonsepkan menjadi 3 oknum, yaitu : Tuhan Bapa (God the Father), Tuhan anak (Jesus the Christ) dan Tuhan Roh Kudus (The Holy Spirit); Dan ketiga-tiga oknum ini didalam keyakinan mereka merupakan sehakikat dan satu dalam kesatuannya.

    Adanya kehadiran Jesus yang disebut sebagai Tuhan anak (The Son of God) didalam salah satu unsur ke-Tuhanan Kristen, tidak hanya dipandang sebagai kiasan (metafora), namun lebih cenderung dalam arti yang sebenarnya. Oleh karena perkataan Tuhan anak disini digunakan dalam arti yang sebenarnya, maka perkataan �Tuhan Bapa� disini seharusnya juga digunakan pula dalam arti “Bapa” yang sesungguhnya, sebab dengan demikian pemahaman ini menjadi benar.

    Namun hal ini akan menjadikan suatu hal yang mustahil untuk dapat diterima oleh akal sehat !

    Karena diri “anak” yang sebenarnya dari sesuatu, adalah mustahil akan memiliki suatu zat dengan diri sang “Bapa” yang sesungguhnya dari sesuatu itu juga.

    Sebab pada ketika “zat” yang satu itu disebut anak, tidak dapat ketika itu juga “zat” yang satu ini disebut sebagai Bapa. Begitupula sebaliknya, yaitu pada ketika zat yang satu itu disebut sebagai Bapa, tidak dapat ketika itu kita sebut zat yang sama ini sebagai anak dari Bapa itu.

    Ketika zat yang satu ini kita sebut sebagai Bapa, maka dimanakah zat anak ?
    Tentunya kita semua sepakat bahwa kata apapun yang kita pakai dalam membicarakan Tuhan itu semata sebagai pengganti kata DIA (yaitu kata ganti yang tentu saja memang ada kata yang digantikannya, dan kata ZAT dalam konteks pembicaraan kita disini bukanlah kata zat yang dapat dibagi menjadi zat zair, padat dan gas.

    Oleh karena dunia Kristen memiliki konsep pluralitas Tuhan dalam satu zat, maka disini telah terjadi suatu dilema yang sukar dan untuk menjawab hal ini, mereka selalu melarikan diri pada jawaban : “Misteri Tuhan yang sulit diungkapkan.”

    Suatu pernyataan yang mencoba menutupi ketidak berdayaan penganut Kristen didalam memberikan pemahaman mengenai doktrin keTuhanan mereka yang bertentangan dengan akal sehat.

    Disatu sisi mereka memberikan kesaksian akan ke-Esaan dari Allah, namun pada sisi lain mereka juga dipaksa untuk menerima kehadiran unsur lain sebagai Tuhan selain Allah yang satu itu, logikanya adalah, jika disebut zat Tuhan Bapa lain dari zat Tuhan anak, maka akan nyata pula bahwa Tuhan itu tidak Esa lagi tetapi sudah menjadi dua (dualisme keTuhanan dan bukan Monotheisme).

    Begitu pula dengan masuknya unsur ketuhanan yang ketiga, yaitu Roh Kudus, sehingga semakin menambah oknum ketuhanan yang satu menjadi tiga oknum yang berbeda satu dengan yang lainnya sehingga mau tidak mau pengakuan tentang ke-Esaan Tuhan (prinsip Monotheisme) akan menjadi sirna.

    Khusus mengenai diri Tuhan Roh Kudus sendiri, didalam kitab Bible (di-Indonesia sering disebut al-kitab) kadangkala digambarkan sebagai api, sebagai burung dan lain sebagainya. Dan Tuhan Roh Kudus ini menurut kitab Perjanjian Lama (bagian awal dari al-Kitab) sudah seringkali hadir ditengah-tengah manusia, baik sebelum kelahiran Jesus, masa keberadaan Jesus ditengah para murid-muridnya hingga masa-masa setelah ketiadaan Jesus pasca penyaliban.

    Dan menghadapi hal ini, kembali kita sebutkan bahwa unsur Tuhan sudah terpecah kedalam tiga zat yang berbeda. Sebab jika tetap dikatakan masih dalam satu zat (satu kesatuan), maka ketika itu juga terjadilah zat Tuhan Bapa adalah zat Tuhan anak kemudian zat Tuhan anak dan zat Tuhan Bapa itu adalah juga zat dari Tuhan Roh Kudus.

    Pertanyaannya sekarang, sewaktu zat yang satu disebut Bapa, dimanakah anak?
    Dan sewaktu zat yang yang satu disebut sebagai Tuhan anak, maka dimanakah Tuhan Bapa serta Tuhan Roh Kudus ? Oleh sebab itu haruslah disana terdapat tiga wujud Tuhan dalam tiga zat yang berbeda.

    Sebab yang memperbedakan oknum yang pertama dengan oknum yang kedua adalah �keanakan� dan �keBapaan�. Sedang anak bukan Bapa dan Bapa bukan anak !

    Jadi nyata kembali bahwa Tuhan sudah tidak Esa lagi.

    Oleh karena itulah setiap orang yang mau mempergunakan akal pikirannya dengan baik dan benar akan menganggap bahwa ajaran Trinitas, bukanlah bersifat Monotheisme atau meng-Esakan Tuhan melainkan lebih condong kepada paham Polytheisme (sistem kepercayaan banyak Tuhan).

    Dengan begitu, maka nyata sudah bahwa ajaran itu bertentangan dengan ajaran semua Nabi-nabi yang terdahulu yang mengajarkan bahwa Tuhan itu adalah Esa dalam arti yang sebenarnya.

    Kita dapati dari kitab Perjanjian Lama, Perjanjian Baru (khususnya 4 Injil) sampai kepada kitab suci umat Islam yaitu al-Qur’an, tidak didapati konsep pluralitas ketuhanan sebagaimana yang ada pada dunia Kristen itu sendiri.

    Pada masanya, Adam tidak pernah menyebut bahwa Tuhan itu ada tiga, demikian pula dengan Abraham, Daud, Musa, dan nabi-nabi sebelum mereka sampai pada Jesus sendiri juga tidak pernah mengajarkan asas ke-Tritunggalan Tuhan, apalagi dengan apa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw.

    Lebih jauh lagi bila kita analisa konsep Trinitas ini menyebutkan bahwa oknum Tuhan yang pertama terbeda dengan Ke-Bapaan, karena itu ia disebut sebagai Tuhan Bapa (Dia dianggap sebagai Tuhan yang lebih tua), sementara oknum Tuhan kedua terbeda dengan Keanakan yang lahir menjadi manusia bernama Jesus dalam pengertian singkatnya bahwa Tuhan anak baru ada setelah adanya Tuhan Bapa, karena itu ia disebut sebagai sang anak.

    Hal yang paling menarik lagi adalah tentang oknum Tuhan ketiga yaitu Roh Kudus yang justru terbeda sifatnya dengan keluarnya bagian dirinya dari Tuhan Bapa dan Tuhan anak, sehingga Bapa bukan anak dan anak bukan pula Bapak atau Roh Kudus.

    Apabila sesuatu menjadi titik perbedaan sekaligus titik keistimewaan pada satu oknum, maka perbedaan dan keistimewaan itu harus juga ada pada zat oknum tersebut. Misalnya, satu oknum memiliki perbedaan dan keistimewaan menjadi anak, maka zatnya harus turut menjadi anak.
    Artinya zat itu adalah zat anak, sebab oknum tersebut tidak dapat terpisah daripada zatnya sendiri. Apabila perbedaan dan keistimewaan itu ada pada zatnya, maka ia harus adapula pada zat Tuhan, karena zat keduanya hanya satu.

    Oleh karena sesuatu tadi menjadi perbedaan dan keistimewaan pada satu oknum maka ia tidak mungkin ada pada oknum yang lain.

    Menurut misal tadi, keistimewaan menjadi anak tidak mungkin ada pada oknum Bapa.
    Apabila ia tidak ada pada oknum Bapa, maka ia tidak ada pada zatnya.
    Apabila ia tidak ada pada zatnya, maka ia tidak ada pada zat Allah.
    Karena zat Bapa dengan zat Tuhan adalah satu (unity).

    Dengan demikian terjadilah pada saat yang satu, ada sifat keistimewaan tersebut pada zat Tuhan dan tidak ada sifat keistimewaan itu pada zat Tuhan.

    Misalnya, Tuhan anak lahir menjadi manusia.
    Apabila Tuhan anak menjadi manusia, maka zat Tuhan Bapa harus menjadi manusia karena zat mereka satu (sesuai dengan prinsip Monotheisme). Namun kenyataannya menurut dunia kekristenan bahwa Tuhan Bapa tidak menjadi manusia. Dengan demikian berarti zat Tuhan Allah tidak menjadi manusia.

    Maka pada saat zat Tuhan Allah akan disebut menjadi manusia dan zat Tuhan Allah tidak menjadi manusia, maka ini menjadi dua yang bertentangan dan suatu konsep yang mustahil.

    Ajaran Trinitas yang mengakui adanya Tuhan Bapa, Tuhan anak dan Tuhan Roh Kudus hanya dapat dipelajari dan dapat diterima secara baik hanya jika dunia Kristen mendefenisikannya sebagai 3 sosok Tuhan yang berbeda dan terlepas satu sama lainnya, dalam pengertian diakui bahwa Tuhan bukan Esa, melainkan tiga (Trialisme).

    Siapapun tidak akan menolak bahwa Tuhan bersifat abadi, Alpha dan Omega, tidak berawal dan tidak berakhir, namun keberadaan Tuhan yang menjadi anak dan lahir dalam wujud manusia telah memupus keabadian sifat Tuhan didalam dunia Kristen, karena nyata ada Bapa dan ada anak alias telah ada Tuhan pertama yang lebih dulu ada yang disebut sebagai Tuhan tertinggi dan ada pula Tuhan yang baru ada setelah Tuhan yang pertama tadi ada.

    Akal manusia dapat membenarkan, jika Bapa dalam pengertian yang sebenarnya harus lebih dahulu ada daripada anaknya.

    Akal manusia akan membantah bahwa anak lebih dahulu daripada Bapa atau sang anak bersama-sama ada dengan Bapa, sebab bila demikian adanya tentu tidak akan muncul istilah Bapa maupun anak.

    Apabila Tuhan Bapa telah terpisah dengan Tuhan anak dari keabadiannya, maka Tuhan anak itu tidak dapat disebut �diperanakkan� oleh Tuhan Bapa. sebab Tuhan Bapa dan Tuhan anak ketika itu sama-sama abadi, Alpha dan Omega, sama-sama tidak berpermulaan dan tidak ada yang lebih dahulu dan yang lebih kemudian hadirnya.

    Apabila ia disebut diperanakkan, maka yang demikian menunjukkan bahwa ia adanya terkemudian daripada Bapa. Karena sekali lagi, anak yang sebenarnya harus ada terkemudian daripada Bapa yang sebenarnya.
    Apabila antara Tuhan Bapa serta Tuhan anak telah terbeda dari kekekalan, maka Tuhan Roh Kudus pun telah terbeda pula dari kekekalannya masing-masing, mereka bukan satu kesatuan tetapi 3 unsur yang berbeda.

    Kenyataan ini justru didukung penuh oleh kitab Perjanjian Baru sendiri, bukti pertama bisa kita baca dalam Injil karangan Matius pasal 3 ayat 16 sampai 17 :

    “Sesudah dibaptis, Jesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan ia (Jesus) melihat Roh Allah seperti burung merpati hinggap ke atasnya, lalu terdengarlah suara dari sorga (apakah sorga = langit? :-red) yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.” (Matius 3:16-17)

    Pada ayat diatas secara langsung kita melihat keberadaan 3 oknum dari zat Tuhan yang berbeda secara bersamaan, yaitu satu dalam wujud manusia bernama Jesus dengan status Tuhan anak, satu berwujud seperti burung merpati (yaitu Tuhan Roh Kudus) dan satunya lagi Tuhan Bapa sendiri yang berseru dari sorga dilangit yang sangat tinggi.

    Dengan berdasar bukti dari pemaparan Matius diatas, bagaimana bisa sampai dunia Kristen mempertahankan argumentasi paham Monotheisme didalam sistem ketuhanan mereka ?

    Bukti lainnya yang menunjukkan perbedaan antara masing-masing zat Tuhan didalam dunia Kristen yang semakin membuktikan keterpisahan antara Tuhan yang satu dengan Tuhan yang lainnya dalam kemanunggalan mereka.

    “Maka kata Jesus sekali lagi: Damai sejahtera bagi kamu! Sama seperti Bapa mengutus aku, demikian juga sekarang aku mengutus kamu !; dan sesudah berkata demikian, ia (Jesus) menghembusi mereka dan berkata: “Terimalah Roh Kudus” !.” (Johanes 20:21-22)

    Ayat Johanes diatas sebagaimana juga Matius pasal 3 ayat 16 dan 17, memaparkan mengenai keterbedaan zat Tuhan anak dan Tuhan Roh Kudus sehingga semakin jelas bahwa antara Tuhan Bapa, Tuhan anak dan Tuhan Roh Kudus tidak ada ikatan persatuan dan tidak dapat disebut Tuhan yang Esa, masing-masing Tuhan memiliki pribadinya sendiri, inilah sistem kepercayaan banyak Tuhan (Pluralisme ketuhanan) sebagaimana juga yang diyakini oleh orang-orang Yunani maupun Romawi tentang keragaman dewa-dewa mereka.

    Konsep ini sama dengan konsep 3 makhluk bernama manusia, ada si Amir sebagai Bapa, ada si Jhoni sebagai anak dan adapula si Robin, ketiganya berbeda pribadi namun tetap memiliki kesatuan, yaitu satu dalam wujud, sama-sama manusia, tetapi apakah ketiganya sama ? Tentu saja tidak, mereka tetaplah 3 orang manusia.

    Tuhan Bapa, Tuhan anak maupun Tuhan Roh Kudus adalah sama-sama Tuhan namun mereka tetap 3 sosok Tuhan yang berbeda, inilah sebenarnya konsep yang terkandung dalam paham Trinitas atau Tritunggal pada dunia Kristen.

    Sebagai akhir dari Bab ini, maka kita kemukakan dua hal penting lain sebagai pengantar pemikiran kritis bagi orang-orang yang meyakini ide Trinitas dan mempercayai akan kemanunggalan Jesus dengan Allah.

    Pertama, dunia Kristen Trinitas meyakini bahwa Jesus merupakan anak Tuhan sekaligus Tuhan itu sendiri yang lahir menjadi manusia untuk menerima penderitaan diatas kayu salib demi menebus kesalahan Adam yang telah membuat jarak yang jauh antara Tuhan dengan manusia.
    Sekarang, bila memang demikian adanya, bisakah anda menyatakan bahwa pada waktu penyaliban terjadi atas diri Jesus maka pada saat yang sama Tuhan Bapa (Allah) telah ikut tersalibkan ?

    Hal ini perlu diangkat sebagai acuan pemikiran yang benar, bahwa ketika Tuhan telah memutuskan diri-Nya untuk terlahir dalam bentuk manusia oleh perawan Mariah maka secara otomatis antara Jesus dengan Tuhan Bapa tidak berbeda, yang disebut Jesus hanyalah phisik manusiawinya saja tetapi isi dari ruhnya adalah Tuhan sehingga hal ini menjadikan diri Jesus disebut Tuhan anak.

    Dalam keadaan apapun selama tubuh jasmani Jesus masih hidup dan melakukan aktivitas layaknya manusia biasa, pada waktu itu Ruh Tuhan pun tetap ada dalam badan jasmani tersebut dan tidak bisa dipisahkan, sebab jika Ruh Tuhan telah keluar dari badan kasarnya maka saat itu juga Jesus mengalami kematian, karena tubuh jasmani telah ditinggalkan oleh ruhnya.

    Jadi logikanya, sewaktu tubuh jasmaniah Jesus disalibkan, maka zat Tuhan juga telah ikut tersalib, artinya secara lebih gamblang, Tuhan Bapa telah ikut disalib pada waktu bersamaan (sebab mereka satu kesatuan).

    Pada waktu tubuh jasmani Jesus bercakap-cakap dengan para murid serta para sahabat lainnya maka pada waktu yang bersamaan sebenarnya Tuhan-lah yang melakukannya dibalik wadag tersebut.

    Dan sekarang bila Jesus mengalami kejadian-kejadian tertentu seperti mengutuki pohon Ara karena rasa laparnya namun ia tidak menjumpai apa-apa disana selain daun (Matius 21:18-19) maka hal ini menyatakan ketidak tahuan dari diri Jesus mengenai segala sesuatu dan implikasinya bahwa Tuhan yang mengisi jiwa dari wadag manusia Jesus pun bukanlah Tuhan yang sebenarnya, sebab ia tidak bersifat maha mengetahui sedangkan pencipta alam semesta ini haruslah Tuhan yang mengenal ciptaan-Nya sekalipun itu dalam wujud makhluk paling kecil dan hitam yang tidak tampak secara kasat mata berjalan pada malam yang paling kelam sekalipun.

    Dan pada waktu Jesus merasa sangat ketakutan sampai peluhnya membasahi sekujur tubuhnya bagaikan titik-titik darah yang berjatuhan ketanah (Lukas 22:44) maka pada saat yang sama kita menyaksikan Tuhan yang penuh kecacatan, betapa tidak, Tuhan justru frustasi dan kecewa sampai Dia mau mati (Matius 26:38) akibat ketakutan-Nya kepada serangan para makhluk ciptaan-Nya sendiri yang seharusnya justru menjadi lemah dan bukan ancaman menakutkan dimata Tuhan.

    Dan didetik-detik tersebut kita dapati pada Matius pasal 26 ayat 36 sampai 39 Jesus telah memanjatkan doa yang ditujukan kepada Tuhan. Sungguh suatu kejanggalan yang sangat nyata sekali, betapa Tuhan telah menjadi makhluk dalam bentuk manusia dan Tuhan itu masih memerlukan bantuan dari pihak lain (dalam hal ini Tuhan itu butuh bantuan Tuhan juga), disinilah sebenarnya kita melihat kenyataan bahwa Jesus itu sendiri bukan Tuhan, dia hanyalah makhluk dan sebagai makhluk maka seluruh dirinya terlepas dari unsur-unsur ketuhanan, baik jasmani maupun rohaninya.

    Karena itu dia pasti membutuhkan bantuan Tuhan yang sebenarnya, Tuhan yang Maha Tahu, Tuhan yang Maha Berkuasa atas segala sesuatu dari ciptaan-Nya serta Tuhan yang Maha Gagah.

    Silahkan anda sebagai penganut paham Trinitas memikirkan hal-hal ini secara lebih kritis lagi. Adapun sekarang hal kedua yang ingin saya kemukakan sebagai penutup Bab pertama ini adalah sehubungan kembali dengan dakwaan Trinitas akan kemanunggalan Jesus dengan Tuhan dan mereka itu dianggap sebagai satu kesatuan, sehingga Jesus disebut sebagai Tuhan itu sendiri (makanya dikenal sebagai Tuhan Jesus).
    Dalam banyak kitab dan pasal pada Perjanjian Baru, kita sebut saja misalnya Matius 26:64, Kisah Para Rasul 7:55-56, Roma 8:34 dan sebagainya telah disebut bahwa Jesus sebagai Tuhan anak telah duduk disebelah kanan Tuhan Bapa, artinya mereka berdua (antara Tuhan Bapa dengan Tuhan anak) merupakan dua Tuhan yang berbeda, tidakkah ini menyalahi sendiri konsep kemanunggalan Jesus pada Tuhan Bapa yang diklaim oleh pihak Trinitas sendiri ?

    Bukankah semakin jelas kita melihat ada dua Tuhan dan bukan satu Tuhan, dan jika paham satu Tuhan disebut sebagai Tauhid atau Monotheisme maka sistem banyak Tuhan (lebih dari satu Tuhan) disebut sebagai Pluralisme Tuhan atau Polytheisme.

    Semoga hal ini bisa membawa anda kepada pemikiran yang benar, logis serta penuh kedamaian kembali kepada ajaran yang bisa anda terima secara lurus… ISLAM.
    Wassalam,

    Armansyah
    Wahai orang-orang kafir!Jangan campakkan diri kalian ke dalam kebinasaan.Tuhan tidak akan memerintahkan kalian mempercayai hal yg karut2.Ayo!Buat perobahan segera.Kalian tidak punya banyak masa lagi.Jangan tertipu dengan badan kalian yg sehat karena ajal tidak mengenal itu semua.Buangkan belenggu kekafiran dan kesyirikan yg membebankan kalian selama ini.Kalian gak akan menang menentang Allah.Sebaliknya Allah akan menyediakan azab yg sangat pedih dan ‘istimewa’ utk kalian nanti.Ohhh!!! Ya Allah..Mereka masih belum mengerti ya Allah.Apakah ini karena adanya sesuatu hikanh dari Mu?Kalau ya daku pasrah ya Allah!Daku hanya berikhtiar.Engkau jua yg menentukan.Cuma satu saja yg ku pinta,janganlah hendaknya Engkau samakan nasibku seperti mereka.Peliharalah iman ku dan iman semua kaum muslimin khususnya yg datang ke laman ini hingga ke ahir hayat nanti.Amin ya Rabbal alamin…

  43. Abigail Says:

    *Apakah buktinya kalau Alqur’an itu wahyu Allah?

    1. Adeng Hudaya Says:

      Oh, banyak sekali ayat-ayat yang membuktikan bahwa Quran memang benar adalah wahyu Allah. Contohnya ada di bawah ini:
      surah 33.4-5, 33.36-40:
      Auwloh sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya; …… Dia tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). ….. Panggillah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Auwloh, Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Auwloh dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan….. Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Auwloh telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: “Tahanlah terus istrimu dan bertakwalah kepada Auwloh”, sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Auwloh akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Auwloh-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) istri-istri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada istrinya. Dan adalah ketetapan Auwloh itu pasti terjadi…. Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki- laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi- nabi.

      Penjelasannya adalah sbb:

      Zainab Affair (Skandal Sang Nabi Dengan Menantu)
      Satu hari sang nabi mengunjungi anak angkatnya Zaid. Zaid adalah salah seorang mualaf awal – mualaf ketiga tepatnya – dan dia sangat setia pada ayah angkatnya ini, hingga Muhammad sangat memperhatikan Zaid dan menilainya lebih tinggi dari yang lain. Zaid sudah menikah dengan Zaynab bint Jahsh, keponakan sang Nabi sendiri. Dan tambahan lagi – ini sangat penting dalam kisah ini – Zainab sangatlah cantik mempesona.
      Hari itu, Zaid sedang tidak ada di rumah, tapi Zainab yang sedang memakai pakaian sembarangan (sexy) dan menampakkan keindahan tubuhnya membukakan pintu bagi sang nabi, dan memintanya masuk. Ketika Zainab membereskan pakaiannya, Muhammad tersentak oleh kecantikan dan keindahan tubuhnya “Auwloh yang mulia! Auwloh di surga! Betapa kau membalikkan hati para lelaki!” teriak sang Nabi. Dia menolak untuk masuk dan malah pergi sambil kebingungan. Tapi, Zainab telah mendengar perkataannya dan lalu menceritakannya pada Zaid ketika dia pulang. Zaid langsung pergi menemui sang Nabi dan dengan patuh menawarkan untuk menceraikan istrinya demi sang nabi. Muhammad menolak, sambil menambahkan “Pertahankan istrimu dan takutlah pada Auwloh.” Zainab sekarang seperti terpengaruh dengan ide menikahi sang nabi, dan Zaid, melihat bahwa Muhammad masih birahi (horny) pada istrinya, menceraikan juga Zainab. Tapi rasa takut pada opini masyarakat membuat Muhammad ragu: lagipula, anak angkat saat itu dianggap sama dengan anak kandung; jadi, pernikahan demikian akan berarti incest bagi orang Arab saat itu. Seperti biasa, sebuah wahyu turun baginya tepat waktu, mengijinkannya untuk “membuang segala keberatannya bersama dengan angin.” Ketika Muhammad duduk disamping istrinya Aisha, mendadak dia terpelanting kerasukan. Ketika sadar dia bilang, “Siapa yang mau pergi dan memberi selamat pada Zainab dan bilang bahwa Auwloh telah menyatukan dia denganku dalam perkawinan?” Dengan itu kita mendapatkan surah 33.4-5, 33.36-40:
      Auwloh sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya; …… Dia tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). ….. Panggillah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak mereka; itulah yang lebih adil pada sisi Auwloh, Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Auwloh dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan….. Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Auwloh telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: “Tahanlah terus istrimu dan bertakwalah kepada Auwloh”, sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Auwloh akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Auwloh-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) istri-istri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada istrinya. Dan adalah ketetapan Auwloh itu pasti terjadi…. Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki- laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi- nabi.
      Reaksi yang seketika dan paling alami mengenai kejadian ini pastilah datang dari istri muda Muhammad itu sendiri, Aisha, yang mengatakan keheranannya akan keanehan kejadian ini, “Sungguh, Auwlohmu kelihatannya sangat gesit untuk memenuhi segala keinginanmu.”
      Bagaimana para apologis Islam membela hal yang mustahil dibela ini? Watt dan yang lainnya mencoba berkata bahwa perkawinan ini dilakukan untuk alasan politis; tidak ada yang tidak patut secara seksual mengenai tingkah laku Muhammad ini. Mereka menunjuk pada fakta bahwa Zainab waktu itu sudah berumur 35 tahun dan dengan demikian tidaklah mungkin sedemikian membangkitkan birahi. Tapi ini omong kosong belaka. Sumber-sumber Muslim sendiri menuliskannya secara seksual: Kecantikan Zainab, keadaan pakaiannya yang berantakan, keindahan tubuhnya yang tersingkap karena angin meniup pakaiannya, komentar Muhammad dan kebingungannya ketika pergi. Sudah jelas pula dari reaksi pengikut Muhammad yang terdiam mendengar wahyu ini, tapi yang membuat kaget mereka bukanlah birahi sang Muhammad. “Yang membuat mereka kaget dan merasa aneh adalah aturan itu (yang ada dalam wahyu tersebut) begitu penuh perhitungan sehingga selain memuaskan keinginan dan birahi si Muhammad tapi juga sekaligus menutup peluang akan konflik tabu dan sosial.” Lanjut Rodinson.
      Pemikiran dari apologis Muslim paling terpelajar Muhammad Hamidullah mengenai seruan Muhammad ketika melihat kecantikan Zainab adalah: melulu menimbulkan keheranannya, Zaid pastilah tidak bisa mengurus perempuan secantik ini sambil menjalankan tugas- tugasnya, ini tidak masuk akal karena menjadi bertentangan dengan arti sebenarnya seruan tersebut. Bahkan ayat-ayat Quran sekalipun, meski singkat menyatakan bahwa sang nabi juga sebenarnya ingin melakukan apa yang wahyu itu tidak perintahkan untuk dilakukan sampai saatnya tiba, dan bahwa rasa takut pada opini masyarakat sajalah yang mencegah dia untuk melakukannya. Teori dari Hamidullah hanya menunjukkan sekali lagi kepelikan yang berlebihan yang bisa muncul dari hasrat untuk membuktikan teori-teori yang sebenarnya telah dinyatakan dengan jelas dalam dogma itu sendiri.[23]

  44. Abigail Says:

    * “Muslim” pcy bhw “Alquran” itu “Wahyu Allah”
    Tetapi “Allah bersumpah” bhw “Alquran” itu
    “Sesungguhya hanyalah perkataan rosul”
    “Innahuu la qaulu rosuulin kariim”.(Qs 69:40)
    * Alquran menyebutkan, kalo bukan Wahyu Allah,
    tentu banyak pertentangan di dlmnya.(Qs 4:82)
    Ternyata memang banyak pertentangan di dlmnya;
    Mohammad Al Ghazoli, penasehat Presiden Libia,
    Mu’ammar Al Qadhafi menemukan lebih dr 220 per-tentangan dlm Alquran.”CHRIST,MHD AND I”hlm 135.
    * JADI YG BENAR ALLAH, YG SALAH MUSLIM.

    1. someone Says:

      Sesungguhnya Al Quran itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia,(QS 69:40) Dimana pernyataan bahwa alQuran perkataan rosul semata?

      Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya. (Qs 4:82)

      Ayat tersebut menegaskan di dalam alQuran tidak terdapat pertentangan dan menyatakan alKitab yang memiliki banyak pertentangan adalah bukan dari sisi Allah.

      lebih dari 220 pertentangan tersebut sebenarnya bukan pertentangan melainkan kekurangan mereka memahami alQuran dan keterbatasan akses mereka terhadap tafsir alQuran. Pertentangan tersebut terbantahkan dengan sendirinya dengan tafsir alQuran dan sejumlah muslim sudah menunjukan kekacauan argumentasi mereka. Mungkin anda belum diberi kesempatan untuk menemukan penjelasan tentang kekacauan argumentasi mereka atau berpura-pura tidak tahu.

      Anda benar sekali, ‘Allah yang benar, muslim yang keliru’. alQuran yang dibuat Allah itu benar, perspektifnya yang dibuat muslim mungkin keliru.

  45. Abigail Says:

    SIAPA BILANG ALQURAN ITU WAHYU ALLAH?
    * ALLAH sendiri brsumpah bhw Quran itu hanyalah
    “prkataan rosul yg ..”=”la qaulu rosuulin kar..”
    (Qs 69:40)
    * ALLAh bilang:
    ” Kalo Quran bkn why-ku pasti bk prtentangannya”
    Moh.Al Ghazoli pnasehat Pres. Libia M. Qadhafi:
    “Ada lebih dari 220 pertentangan dlm Quran”.
    * M. Qadhafi bilang:”Jemaah Haji itu Penyembah berhala”.(Qs 4:82; Christ,MHD & I, hlm 111,135)

  46. Abigail Says:

    CONTOH PERTENTANGAN DLM ALQURAN IALAH:
    1. ALLAH itu Pengasih dan Penyayang.(Qs 1:3)tapi
    ALLAH brkta:Penggallah kpl org kafir(Qs 8:12)
    2.ALLAH itu Mahakuasa.(Qs 2:20) tapi ternyata
    ALLAH masih minta tolong manusia.(Qs 47:7)
    3. ALLAH itu Mahakaya (Qs 2:263) tetapi kok
    ALLAH masi pinjam sama manusia.(Qs 5:12)
    4.ZINAH itu keji,jahat & terkutuk (Qs 17:32)tapi
    Nidurin budak itu tdk tercela.(Qs 23:5,6)
    5. Minum khamar itu dosa besar.(Qs 2:219)
    Di sorga disediakan khamar murni.(Qs 83:25)

    1. Musyadad Says:

      Abigail, ciba Anda baca lagi suarat dan ayat yg Anda kemukakan itu.

      1. Baca lg Qs. 8:12-18
      2. Baca baik2 arti Qs 47: 7, di situ bukan menolong ALLAH swt, tp menolong (membela agama) ALLAH swt, kecuali Anda membaca hasil cetakan kaum kafir.
      3. tuk Qs 5: 12, Anda pelajari dululah pada Ahli Qur’an. Kebodohan Anda bikin saya ketawa cekikikan sendiri di warnet nih.
      dan tuk seterus ny…..

  47. Abigail Says:

    * Someone bertanya, di mana pernyataan bahwa Alquran itu perkataan rosul semata?
    * Jawaban kami:
    “Innahuu la qaulu rasuulin kariim.” yg artinya:
    “Ssghnya perkataan rosul yg mulia.”(Qs 69:40)
    Terjemahan yg Anda kutib adalah terjemahan yg menipu org yg tdk tau bhs Arab.
    Memang Quran membolehkan dan membenarkan Penipu.
    “Ssg2hnya yg mbwa kbar bohong tu sgolongan kmu.
    Jgn kaukira kjahatn ttpi kbaikn bgmu.(Qs 24:11)

    1. someone Says:

      Cara pemahaman seperti itulah yang telah menyebabkan paulus menganggap Isa sebagai Tuhan karena Isa mengucapkan firman Tuhan. Padahal yang diucapkan Isa adalah firman Tuhannya Isa dan Isa bukanlah Tuhan. demikian pula dengan Muhammad, yang diucapkannya adalah firman Tuhan dan bukan perkataannya walau yang berucap adalah lisan Muhammad.

  48. Abigail Says:

    Pro; someone. * ALLAH yg benar, maksud saya ALLAH benar ktk mengatakan: “Quran itu adalah perkataan rasul”
    sedang muslim salah ktk mengatakan: “Quran itu wahyu ALLAH”.
    * Biarlah penjelasan ini meluruskan tanggapan
    Anda.

    1. someone Says:

      Sebaiknya anda belajar tafsir al-Quran sehingga mengetahui kenapa diartikan wahyu Allah dan bukan perkataan rasul agar pemahaman anda menjadi lurus.

      Ibnu Katsir mengatakan bahwa penyandaran qaul kepada rasuul adalah untuk menimbulkan makna menyampaikan karena tugas rasul itu adalah menyampaikan sesuatu yang diamanatkan oleh Yang Mengutus.

      Bahkan pemahaman tekstualis anda terbantahkan oleh ayat berikutnya yang difahami secara tekstualis. Fahami baik-baik agar anda memahami pemahaman anda itu keliru.

      Sesungguhnya Al Quran itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia, dan Al Quran itu bukanlah perkataan seorang penyair. Sedikit sekali kamu beriman kepadanya. Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran daripadanya. Ia adalah wahyu yang diturunkan dari Tuhan semesta alam.

      1. someone Says:

        Coba renungi ayat yang anda kritisi tersebut. al-Quran memang dilisankan oleh Muhammad, tetapi apa yang dilisankan adalah sesuatu yang diturunkan dari Tuhan semesta alam sebagai lisan-Nya. Dengan demikian Muhammad adalah penyambung lidah atau perantara agar perkataan Tuhan sampai kepada manusia. Pemahaman Islam ini sama sekali jauh dari pemahaman musyrik Paulus yang tersesat karena tidak berhasil memahami bahwa firman yang disampaikan Isa bukan perkataan Isa melainkan perkataan Tuhan yang bukan Isa. Pemahaman yang anda bilang sebagai tipuan ini lebih dekat kepada ajaran tauhid (pengesaan Tuhan) Ibrahim, Musa, dan Isa, dari pada pemahaman paulus yang merupakan tipuan sebenarnya.

  49. Abigail Says:

    * Dimanakah ada tertulis bhw MHD itu “Penyabung
    lidah” ato “Pnghubung antara Allah & manusia?”
    * Ayat yg Anda kutib tsb di atas, jelas berten-
    tangan dg Qs 69:38-40.

    1. someone Says:

      Jika anda memahanmi ilmu tafsir dan makna bahasa Arab, maka anda tidak dapat menemukan pertentangan di dalamnya. al-Quran itu ditafsirkan dengan hadits dan ayat lainnya. Suatu ayat tidak mungkin bertentangan karena mengandung makna sesuai dengan ayat lainnya yang satu konteks. Jika Tuhan berkata “Aku lah yang melempar”, tafsir tidak menjelaskan Allah memiliki tangan, karena pada ayat lain Allah berfirman bahwa diri-Nya berbeda dengan mahluk-Nya. Berbeda dengan cara tafsir alKitab yang dilakukan paulus. Ayat yang menyatakan bahwa firmannya hidup diantara kita tidak dirujukan kepada ayat lainnya yang mengatakan bahwa hanya ada satu Tuhan yang diseru oleh Isa, sehingga ditafsirkan Isa adalah Tuhan. Pada akhirnya banyak pertentangan, dan penginjil kerepotan menghadapi pertentangan tersebut, membangun logika yang rumit sehingga tidak dapat difahami oleh orang awam dan bahkan ditertawakan oleh orang yang berpengetahuan.

      Beginilah cara tafsir Islam, jujur, ilmiah, mudah, tidak bertentangan satu dengan lainnya, dan tidak perlu menggunakan logika yang rumit untuk menjelaskannya. Metode tafsir seperti inilah yang menjadi kunci kenapa tidak ditemukan pertentangan di dalam alQuran, sehingga akidah Islam berdiri di atas pemahaman yang kokoh karena tidak ada kebimbangan akibat tafsir ayat yang bertentangan.

  50. Samuel Hadi Says:

    Nich, silahkan click di alamat di bawah. Ada artikel menarik soal Nubuatan Mengenai Ahmad:

    http://www.answering-islam.org/indonesian/muhammad/injil-digugat.html

    Semoga menjadi berkat.

  51. Adeng Hudaya Says:

    Hari ini, di Metrotv, salah seorang perampok bank CIMB di SUMUT yang tertangkap – bernama Wageng – diwawancarai oleh wartawan Metro tv.

    Ia mengaku dulunya adalah mantan anggota Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) dan baru satu bulan bergabung dengan kelompok bersenjata ini.

    Pas ditanya, apakah tindakan membunuh dan merampok itu halal, ia mengatakan: Ya, membunuh dan merampok itu halal! Agama Islam membenarkannya…

    Tentunya rekan-rekan netters yang budiman memahami jika ada pernyataan seperti itu keluar dari mulut seorang Muslim, yang otak keledainya sudah dirasuk oleh ayat-ayat Qur’an produk si Setan Laknatullah nan biadab.

    Bagaimana tidak halal???!!!

    Sedangkan Muhammad, nabi yang sangat dijunjung oleh Muslim sedunia saja – 23 tahun karir kenabiannya dipenuhi dengan aksi-aksi pembunuhan dan perampokan?

    Jadi wajah toh, jika para pengikutnya meneladani nabi mereka???!!!

    1. someone Says:

      Ya sederhana mas, MMI kan bukan Islam, teroris juga bukan Islam, mereka adalah organisasi dan muslim yang mengikuti ajaran Islam dengan caranya sendiri. Cara mereka belum tentu sejalan dengan Islam. Bukan hal yang aneh jika kenyataannya seperti itu. Yang aneh itu jika anda seperti teroris atau ekstrimis yang menganggap cara mereka itu sudah sejalan dengan Islam dan selain mereka tersesat.

      1. Adeng Hudaya Says:

        Lucunya…MMI, FPI, Laskar Jihad, Laskar Jundullah, Anshori Tauhid, Al Qaeda, Al Shabaab, Jemaah Islamiyah, dlsb., semuanya merupakan organisasi Islam dan semuanya sudah terbukti sebagai Organisasi Teror…!!!

        Islam is AGAMA TEROR!

        Muhammad is NABI PENEROR!

        Qur’an is KITAB SUCI PENGINSPIRATOR TERORISME!

      2. someone Says:

        Begini lah mas, sejumlah pastor di dunia yang melakukan salibat dan pelecehan seksual juga pemuka agama Kristen, bahkan tidak perlu dibuktikan lagi. Bolehkah saya mengatakan seperti logika yang anda gunakan:

        Kristen is Agama kejahatan Seksual
        Yesus is Tuhan kejahatan Seksual
        alKitab insfirator kejahatan seksual

  52. Adeng Hudaya Says:

    Tambahan Kisah Safiyah bint Huyay (dikutip dari buku: Christ – Muhammad and I , karangan Mohammed Ghazoli, mantan sekretaris Moammar Khadafy)

    Kisah yang baru saja Anda baca tidak berbeda dengan kisah Kinana bin Al-Rabi’a, yang menjadi tawanan pada serangan Khaibar. Muhammad bertanya mengenai letak hartanya yang disembunyikannya. Sebagai jawabannya, Kinana sekaligus kehilangan semua kekayaan yang tersimpan.

    *[Muslim selalu mendalilkan motif Nabinya disini berperang melawan kafir Yahudi, tetapi lihatlah betapa kasat mata motif sejatinya adalah perampokan.]

    Muhammad kemudian memerintahkan untuk membawa Safiyah, istri Kinana, dan menyaksikan bagaimana suaminya diikat, dilepaskan bajunya, dan di capkan dengan besi kepada bagian-bagian tubuh Kinana yang sensitif. Safiyah didudukkan dipangkuan Muhammad, dipaksa untuk menonton suaminya disiksa. Setelah penyiksaannya, Muhammad memerintahkan agar Kinana dipenggal dengan pedang dimuka umum, kemudian menikahi istrinya!
    Bila hal seperti itu terjadi pada nabi selain Muhammad, kaum Muslim akan mengutuki: “Nabi binatang!” atau “Setan alas!” Coba periksalah semua perilaku para nabi satu persatu tanpa pembelaan buta: Bisakah perilaku seperti itu bagian dari perilaku nabi Tuhan yang sejati?

    Beberapa kaum Muslim mungkin akan mengatakan bahwa tuduhan-tuduhan tersebut adalah palsu terhadap rasul mereka. Saya menjawab: Saya berharap dari lubuk hati saya bahwa itu adalah tuduhan palsu, tetapi kebenaran selalu pahit. Saya mengetahui ini dari pengungkapan fakta-fakta yang diplintirkan, juga dari pengalaman pribadi, karena saya merasakan sendiri kepahitan yang sama dari ajaran dan tindakan-tindakan nabi dan tuhannya Islam, saat saya menemukannya sendiri. Mengerikan, sangat mengerikan, untuk menghubungkan Tuhan yang Suci dan Murni dengan kejahatan dan tipu daya palsu, sementara Tuhan sejati sama sekali tidak bersalah atas ucapan dan tindakan-tindakan Muhammad.
    Tipu daya Muhammad berhasil karena kebodohan orang Arab di zaman kebodohan. Bagaimana tipu daya ini bisa diterima oleh orang-orang terpelajar pada abad ke 21, dimana ilmu pengetahuan menyediakan begitu banyak fakta dan pencerahan?

    Lihat The Perfect in Histroy oleh Al-Athir, Vol. II, hal. 142.
    The history of Nations and Kings oleh Al-Tabari, Vol. II, hal. 127.

    1. someone Says:

      Lah bagaimana muslim tidak mengatakan tuduhan-tuduhan tersebut adalah palsu, sementara anda mengutif dari buku yang ditulis oleh orang yang gagal memahami Islam sehingga murtad, yang sudah tidak dapat dipastikan objektifitasnya, karena mungkin cacat moral atau akal. Anda sebagaimana si penulis berada di sisi oposisi keyakinan muslim yang tentu saja besebrangan dengan posisi muslim. Jika hendak mengkoreksi muslim secara objektif, maka gunakanlah literatur yang dipercaya muslim. Pasti muslim mau mendengar dan memikirkannya.

      1. Adeng Hudaya Says:

        Tentunya ada percaya Qur’an bukan?
        Lha…anjuran melakukan kekerasan,terorisme dan perampokan semuanya bersumber dari situ koq???!!!

        Lihat nggak barang-barang teroris Medan yang diketemukan Polisi?
        Begitu kasat mata ditampilkan di media TV dan cetak, bukan?

        Di samping senjata dan amunisi, selalu…dan selalu…Polisi menemukan Al Qur’an!

        Biar mulut anda sampai berbusa-busa membela kitab sesat anda yang bernama Qur’an itu; pada akhirnya sejarah membuktikan bahwa Islam dan Qur’an tak lain merupakan INSPIRATOR untuk semua aksi-aksi terorisme…

      2. someone Says:

        Nah, persoalannya sebenarnya sangat sederhana, siapa yang mengatakan alQuran menganjurkan seperti itu? Apakah seluruh muslim terlebih mainstream memahaminya sebagai anjuran seperti itu? Jika seluruh muslim termasuk saya sepakat bahwa alQuran menganjurkan yang demikian, maka benarlah kata anda bahwa alQuran dan Islam menganjurkannya. Tetapi faktanya hanya sebagian kecil saja yang berpandangan seperti itu, sebagian besar lainnya menolaknya. Jika ada perbedaan pemahaman, maka yang bermasalah cara berfikir orang yang memahaminya bukan kandungan alQuran nya. Jadi biarpun anda berbusa-busa mengatakan bahwa Islam adalah teroris dan alQuran merupakan insfirator bagi teroris, tetap anda tidak dapat menghilangkan fakta bahwa kesalahan bukan pada alQuran tetapi cara berfikir teroris. Jika pendapat anda ingin diakui, caranya sederhana. Hilangkan dari muka bumi muslim yang pemahamannya berbeda dengan teroris, yang dianggap kafir oleh teroris. Jangan sungkan untuk kerja sama dengan teroris untuk membinasakan saya dan semua muslim yang dicap kafir oleh teroris karena berketetapan pada pemahaman Islam yang benar. Jika dunia hanya teroris dan anda, maka tidak ada satupun orang yang menolak bahwa Islam dan alQuran mengajarkan teroris, karena pengikut islam yang tersisa di muka bumi hanyalah teroris semata.

        Jangan lupa mas, pastor melakukan kejahatan seksual memakai kalung salib di lehernya, dekat dengan alKitab, di dalam rumah yang disucikan oleh umat Kristen. Apakah kemudian Kristen yang bersalah karena telah menyebabkan pastor melakukan pelecehan seksual? Kalau satu kasus saja dan satu tempat saja sih tidak jadi soal, dengan mudah kita mengatakan oknum. Tapi ini dilakukan oleh sejumlah pastor di sejumlah negara. Kita mengatakannya kesalahan sistemik. Ajaran Isa yang salah atau cara salibat pastor yang salah?

  53. Adeng Hudaya Says:

    Perang Badar

    Siapa yang memulai serangan dalam perang Badar?

    *[Muslim selalu merasa bahwa perang ini ”defensif ” untuk menghancurkan musuh-musuh (agresor) Islam yang dituduh kelewat batas.]

    Namun jawablah dulu, apakah kaum Quraishi, atau Muhammad dan para pengikutnya yang memang sengaja mencetuskan perang ini dengan cara merampoknya? Muhammad diberitahu bahwa sebuah karavan dengan banyak unta yang memuat barang dagangan yang kaya, tengah dalam perjalanan kembali dari Damaskus menuju Mekah. Itulah karavan yang dipimpin oleh Abu Sufyan, orang terkaya di Mekah. Maka Muhammad dengan pengikutnya dan dibantu sekutunya (kaum Al-Ansar) di bawah kepemimpinan Sa’d Ibn Mua’dh berencana merampok kekayaan tersebut. Penyerangan dilakukan oleh 300 orang lebih, dengan kesepakatan pembagian jarahan bagi Muhammad adalah seperlima bagian, dan sisanya untuk pejuang selainnya. Tetapi Abu Sufyan mendengar rencana jahat ini, lalu dia mengutus orangnya ke Mekah, minta pertolongan segera dari rakyat Mekah untuk menggagalkan usaha perampokan.

    *[Karena bala bantuan ”milisi kafir” dari Mekah inilah, maka Muslim mendalilkannya sebagai ”perang militer” melawan musuh-musuh Allah yang kafir, padahal itikad aslinya adalah merampok sebuah karavan kaya dari si kafir Abu Sufyan, termasuk menawan wanita-wanita cantik yang bisa dipakai semaunya.]

    Seperti biasanya, “jibril” membantu Muhammad dengan ayat yang diturunkan: “Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakukan (teror) ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.” Serangan dan perampokan pun terjadi dengan membunuh penjaga-penjaganya bahkan juga para tawanannya. Perang tersebut berakibat kematian lebih dari 400 orang dari Mekah, termasuk Abu Al-Hakam (Abu Jahl), paman Muhammad sendiri. Ketika Muhammad melihat bangkainya, sang nabi itu meludahi wajahnya dan berkata: “Ini adalah Firaun dari bangsanya telah mati.”

    Muhammad mengambil 70 tawanan wanita. Abu Bakar menyarankan kepada Muhammad untuk membebaskan mereka agar Allah dapat membimbing mereka untuk beriman terhadap kenabian Muhammad. Sa’d Ibn Mua’dh juga berkata sama. Tetapi Muhammad lebih mementingkan penjarahan ketimbang pertobatan iman. Sisa tawanan yang tidak dibunuh ditawarkan untuk dibebaskan atas tebusan (Surat Muhammad 47:4), dengan akibat kaum Quraishi harus menjual rumah mereka demi menebus tawanan tersebut dari tangan Muhammad.

    Sa’d Ibn Mua’dh mengkritik kekejaman yang dilakukan Muhammad. Namun Muhammad berkata kepadanya, “Kamu sepertinya membenci apa yang dilakukan para pengikutku.” Dia menjawab, “Ya. Membunuh tahanan bukan tradisi Rab.” Muhammad menjawab, “Tetapi mereka adalah kafir.” Dia kemudian berkata kepada Muhammad dalam pernyataannya yang terkenal: “Sepertinya membunuh jauh lebih penting bagimu daripada membiarkan orang-orang itu hidup.”

    Muhammad pergi untuk membagikan hasil rampasan perang diantara dirinya dan anak buahnya. Tetapi setelah hasil rampasan dibagikan, dalam perjalanan pulang, Muhammad membunuh Al-Nadr bin Al-Haris. Dan ketika mendekati gerbang kota, dia membunuh Akaba bin Abi Al-Mu’ait. Inilah kelicikan Muhammad terhadap orang-orang yang telah membantunya. Namun seperti biasanya, Muhammad mengatasi masalah kelicikannya ini dengan mendapat ”pertolongan” ayat Allah yang diturunkan kepadanya: “Mereka menanyakan kepadamu tentang pembagian harta rampasan perang. Katakanlah: “Harta rampasan perang itu kepunyaan Allah dan Rasul.” Kemudian Muhammad mengambil semua hasil rampasan.

    *[Pembelajaran dari perang ini menyangkut 3 aspek bagi setiap Muslim: (1). Awas-awas terhadap pemlintiran istilah, dari aslinya “perampokan” menjadi “perang militer yang gemilang menghancurkan orang kafir”. (2).Awas-awas terhadap metamorfosa “Jibril” yang selalu ngurusin pengecualian dan penghalalan bagi Muhammad dari ketentuan-ketentuan Allah yang baku. (3). Awas-awas terhadap penyesatan “Jibril” bahwa setiap barang jarahan kafir adalah halal, namun tidak ada satu orang kafirpun yang halal hidup diatas bumi, kecuali Muslim saja, seperti yang didoakan nabi Nuh Islam: “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorangpun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.” ]

    Surat Al-Baqara (Sapi) 2:217.

    Tanggal 17 Maret 624 M, atau “17 Ramadhan, 2 AH” (2 tahun setelah Hijrah) dalam kalender Islam.

    Surat Al-Anfat (Rampasan Perang) 8:12.

    1. someone Says:

      Namun jawablah dulu, apakah kaum Quraishi, atau Muhammad dan para pengikutnya yang memang sengaja mencetuskan perang ini dengan cara merampoknya?

      Merampok (Ghazw) dalam kultur Arab saat itu merupakan kelajiman, dengan demikian siapapun di jazirah Arab saat itu boleh merampok kabilah dagang. Dalam Muhammad Prophet for our time, Karen Armstrong menuliskan “Ghazw merupakan keharusan normal dalam masa-masa sulit. Di padang stepa, ghazw tidak membutuhkan justifikasi teoritis; hal itu dipandang sebagai keharusan tak terelakan pada masa-masa paceklik. Tetapi Muhammad bertekad meninggalkan norma kesukuan lama, yakni tidak menyerang mereka saat menjalankan bisnis”. Dari pernyataan Karen dapat disimpulkan bahwa Ghazw hanya berlaku dalam kultur Arab saat itu dan tidak kemudian berlaku di Indonesia. Dengan demikian praktik Ghazw yang dijalankan teroris CIMB Niaga tertolak oleh syariat Islam. Kedua, Muhammad mengikuti norma masyarakat Arab namun melakukan perbaikan padanya. Bayangkan oleh anda, sebagian kebebasan pasca reformasi di Indonesia ditolak agama, tetapi reformasi itu sendiri merupakan pencapaian bangsa Indonesia yang dihargai semua agama. Dengan demikian reformasi yang dilakukan oleh Muhammad atas norma masyarakatnya sesuatu yang sangat berharga bagi masyarakat Arab pada masanya.

      Ghazw memang dimaksudkan untuk dua hal, yakni mendapatkan penghasilan dan serangan militer untuk mengakhiri perselisihannya dengan suku Quraisy yang menolak keberadaan muslim. Dengan demikian latar belakang dari penyerangan muslim kepada kafir Quraisy itu adalah siasat menghadapi pengucilan (blokade ekonomi) dan pertahanan menghadapi penyiksaan jiwa maupun raga. Siapapun yang memiliki rasa kemanusiaan akan mendukung tindakan orang yang hendak membebaskan diri dari penindasan seperti yang dihadapi muslim saat itu.

  54. ilham othmany Says:

    KETENTERAAN MENGIKUT AL-QURAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN JIHAD

    Istilah ketenteraan dibina dari dua perkara iaitu tentera dan peperangan. Dengan adanya tentera dan peperangan, istilah ketenteraan dapatlah difahami sebagai hasil gabungan faktor manusia dengan faktor teknik (teknologi). Di dalam Al-Quran penggunaan tentera dinyatakan dalam kalimah ‘jund’ atau ‘junud’. Terdapat beberapa ayat di dalam Al-Quran yang menyebut tentang kalimah ‘jund’. Contohnya dalam Surah Yasin ayat 75 yang bermaksud:

    Berhala-berhala (patung-patung) itu tidak dapat menolong mereka pada hal mereka menjadi tentera (yang disiapkan untuk) menjaganya.

    Manakala Jihad berasal dari perkataan “al-Juhd” yang bererti keberatan. Ulama Islam meletakkan jihad sebagai salah satu kewajipan yang berterusan di kalangan umat Islam sehinggalah ke hari kiamat. Jihad di wajibkan untuk mempertahankan agama Allah dan untuk menjamin keselamatan umat Islam daripada sebarang bentuk permusuhan di dalam bentuk akidah, keselamatan diri, nyawa, harta benda mahupun kehormatan umat Islam. Walaupun Allah berkuasa untuk menolong umat-umatnya namun Allah tidak terus berbuat demikian kerana hendak menguji umat-umatnya.

    Inilah sebabnya umat Islam di wajibkan berjihad dan di wajibkan melaksanakan ‘amr bil ma’ ruf’ dan ‘nahyu anil munkar’. Jika umat Islam tidak melaksanakannya mereka akan mendapat dosa dan diseksa oleh Allah di akhirat kelak. Perkara ini dinyatakan oleh Allah di dalam firmannya di dalam surah Muhammad ayat 31 yang bermaksud:

    “Dan sesungguhnya kami akan benar-benar menguji kamu mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar kami menyatakan (baik buruknya) hal ehwalmu “.

    Ini bermakna islam mewajibkan perang bagi menyempurnakan jihad terhadap Allah dan bukannya bagi tujuan yang lain seperti penjajahan tanahair, politik, ekonomi, kebendaan, membalas dendam dan lain-lain lagi. Tegasnya perang dan jihad tidak boleh dikenakan terhadap orang-orang kafir selagi tidak wujud perseteruannya yang nyata terhadap Islam. Ini dengan jelas membuktikan kepada kita bahawa peperangan di benarkan di dalam Islam tetapi ianya tidak boleh digunakan dengan sewenang-wenangnya hingga melampaui batas.

    Di dalam agama Islam istilah jihad mempunyai pengertian yang lebih umum daripada istilah peperangan tetapi peperangan merupakan sebahagian daripada jihad kepada Allah dan ianya merupakan pengorbanan yang besar dan sangat mulia di sisi Allah. Sebab itulah di dalam Islam, setiap individu muslim mestilah pada umumnya merelakan dirinya untuk berjihad ke jalan Allah dan khususnya apabila diperintahkan berjihad bagi menegakkan kalimah Allah.

    Jihad boleh dibahagikan kepada dua iaitu jihad dalaman dan jihad luaran. Jihad dalaman ialah jihad terhadap diri sendiri yang meliputi jihad terhadap nafsu dan menentang syaitan. Manakala jihad luaran pula merupakan jihad diri terhadap orang-orang kafir, munafik, zalim, rosak dan fasik. Jihad Luaran juga meliputi jihad di dalam mempertahankan negara, jiwa, masyarakat, harta benda , kehormatan dan akidah umat Islam seluruhnya.

    Dalam sejarah Islam, perintah Allah yang membenarkan umat Islam berjihad (berperang) berlaku setahun selepas penghijrahan Nabi Muhammad S.A.W. dari Mekah ke Madinah. Iaitu apabila keadaan perseteruan, ancaman dan keganasan orang-orang kafir Quraish terhadap umat Islam semakin memuncak sehingga Nabi Muhammad S.A.W. sendiri hendak di bunuh oleh orang-orang kafir Quraish. Ini dengan jelas menunjukkan kepada kita bahawa jihad diperlukan untuk memelihara agama dan maruah umat Islam.

    Hanya orang yang benar-benar muslim sahaja yang bersedia untuk berjuang dengan bersungguh-sungguh walaupun dengan berkorban nyawa dan harta benda untuk keredaan Allah. Di sinilah letakkan kepentingan jihad di dalam Islam. Jika manusia tidak berani hingga ke tahap ini maka sudah tentulah dunia ini akan dipenuhi dengan kezaliman, kemaksiatan, penindasan, dan huru-hara. Oleh itu hanya jihad sahajalah yang menjadi alternatif dan jalan penyelesaian bagi menegakkan keamanan dan ketertiban di muka bumi ini.

    Jihad yang diizinkan oleh Allah di dalam Islam bukan hanya bertahan apabila menghadapi serangan musuh, malah mengambil langkah awal untuk menahan dan menghalang serangan serta tindakan musuh. Tegasnya jihad bukanlah hanya bertahan apabila diserang sebaliknya perlu menyerang musuh terlebih dahulu, apabila sudah jelas wujudnya ancaman musuh terhadap agama Islam. Di antara lain tujuan-tujuan jihad ialah:

    a. Untuk memelihara masyarakat Islam.

    b. Untuk memelihara ideologi yang menjadi asas kepada tertegak sistem hak.

    c. Untuk menghancurkan semua kuasa yang batil yang mengancam kejayaan yang telah di capai oleh revolusi Islam dan menghalang perlaksanaan Islam itu seterusnya.

    d. Untuk menolak dan menghancurkan semua halangan yang menyekat proses perubahan sosial dan kebajikan manusia.

    ISLAM MENGUTAMAKAN KEAMANAN

    Keamanan adalah asas dan dasar kepada kehidupan di dalam Islam sementara peperangan hanyalah satu perkara keperluan iaitu apabila tiada lagi jalan penyelesaian atau pilihan lain. Walaupun peperangan dibenarkan di dalam Islam tetapi ianya merupakan jalan terakhir dan sekiranya masih ada lagi peluang untuk mengelakkannya daripada berlaku, maka ianya hendaklah dielakkan.

    Itulah sebabnya apabila umat Islam mencapai kemenangan di dalam peperangan yang pertama iaitu peperangan Badar ada pendapat yang mengatakan Islam itu lahir di hari Nabi Muhammad S.A.W dibangkitkan dan negara Islam pula lahir pada hari orang-orang Islam menang di Badar. Peperangan Badar menjadi titik tolak kepada perkembangan Islam kemudiannya. Selepas peperangan Badar orang-orang kafir telah mula mengiktiraf dan memandang mulia kepada Agama Islam. Agama Islam diturunkan oleh Allah untuk membawa kedamaian, ketenangan dan kesejahteraan kepada manusia sejagat agar manusia dapat hidup di dalam keadaan yang aman di atas muka bumi ini . Ini dapat di lihat dengan jelas daripada firman Allah di dalam surah Al- Maidah ayat 15-16 yang bermaksud:

    Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredaannya ke jalan-jalan keselamatan dan (dengan kitab pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gelita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizinnya dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus (siratul mustaqim).

    Jalan yang lurus merupakan jalan kehidupan yang membolehkan manusia membangunkan semula kekuasaan dan kebolehannya mengikut kehendaknya sendiri untuk kebaikan seluruh manusia dan bukannya untuk kepentingan peribadi. Tegasnya ianya merupakan jalan kehidupan yang membolehkan individu dan masyarakat menyelesaikan masalah kerohanian, moral, ekonomi, politik dan antara negara dengan cara yang seimbang, licin dan adil.

    Oleh yang demikian Nabi Muhammad S.A.W menyebar ajaran Islam melalui cara yang terbuka dan mementingkan penerimaan yang ikhlas dan bukannya dengan cara paksaan. Di samping itu juga nabi Muhammad dan pengikut-pengikutnya tidak cepat melatah dan bertindak balas terhadap orang-orang kafir Quraish yang sentiasa mengganggu, menzalimi dan menindas umat Islam. Menyedari akan hakikat betapa keamanan itu penting untuk memudahkan usaha-usaha penyebaran Islam secara berkesan maka Nabi Muhammad S.A.W telah bersetuju untuk memeterai perjanjian Hudaibiah dengan kaum kafir Quraish pada tahun keenam hijrah.

    Meskipun beberapa fasal perjanjian itu ditafsirkan sebagai merugikan umat Islam oleh sesetengah pihak seperti fasal yang menyebut Nabi Muhammad S.A.W dikehendaki menyerahkan orang-orang kafir Quraish Mekah dan kaum Muslimin tidak dibenarkan menunaikan haji di Mekah pada tahun itu tetapi sejarah Islam membuktikan bagaimana umat Islam di Madinah telah telah berjaya meneguhkan pembinaan kekuatan mereka dalam bidang politik, ekonomi dan sosial di dalam era keamanan hasil perjanjian ini sehinggalah umat Islam akhirnya berjaya menakluk Mekah di tahun kelapan Hijrah.

    ISLAM MENGUTAMAKAN KEDAMAIAN

    Perkataan Islam bermaksud damai dan penyerahan, dan kepatuhan kepada perintah Allah yang merupakan pencipta, pemilik dan penguasa seluruh alam. Sesiapa yang mendapatkan petunjuk ke arah jalan yang benar dari Allah dengan cara sukarela ia akan dikurniakan kedamaian dan kegembiraan oleh Allah. Mereka juga akan mendapat keselamatan daripada niat, fikiran dan tindakan yang salah dan akibat-akibat daripadanya kerana di dalam setiap pertimbangan mereka akan memilih jalan yang selamat melalui hidayah Allah. Ini dinyatakan oleh Allah di dalam firmannya di dalam surah Al-Hasyr ayat 23 yang bererti:

    Dialah Allah tiada tuhan selain Dia, Raja Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengurniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, yang Memiliki Segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

    Musuh–musuh Islam telah menentang dan menghalang nabi Muhammad S.A.W daripada menyeru manusia ke jalan kedamaian dan kegembiraan melalui risalah-risalah yang di sampaikan. Musuh-musuh Islam telah melakukan berbagai kezaliman dan penyeksaan terhadap Nabi Muhammad S.A.W dan pengikut-pengikutnya tetapi semua ini tidak langsung melemahkan Nabi Muhammad S.A.W dan pengikut-pengikutnya untuk terus mengembang dan mengamalkan ajaran Islam.

    Sebagai menjunjung perintah Allah untuk mengajak manusia ke arah kebenaran, Nabi Muhammad S.A.W umpamanya telah mengirim perutusan kepada kerajaan-kerajaan jiran negara Islam Madinah, mengajak mereka menerima Islam. Sebagai contoh di kemukakan surat yang di kirimkan oleh Nabi Muhammad S.A.w kepada Kaisar Rom Heraklius yang berbunyi:

    Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dari Muhammad Rasullulah untuk Heraklius Kaisar Rom. Semoga keselamatan dilimpahkan bagi orang-orang yang mengikuti jalan petunjuk. Sesungguhnya aku mengajakmu kepada Islam. Islamlah kamu nescaya kamu akan selamat dan Allah pun akan memberi pahala dua kali ganda, apabila kamu berpaling maka kamu akan menanggung dosa-dosa kaummu. Wahai ahli kitab marilah kita berpegang kepada satu kalimah kesepakatan yang tidak diperselisihkan antara kami dan kalian, iaitu kita tunduk menyembah kecuali kepada Allah dan kita tidak akan menyekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak pula sebahagian kita menjadikan tuhan kepada sebahagian yang lain selain Allah. Jika mereka berpaling katakanlah kepada mereka saksikanlah bahawa kami adalah orang-orang yang menyerahkan diri kepada Allah.

    Diriwayatkan Heraklius hampir menerima Islam selepas membaca surat ini, namun begitu telah dihalang oleh paderi Kristian kerajaannya ketika itu. Beliau akhirnya membatalkan niatnya kerana bimbang akan kehilangan takhtanya. Demikianlah dapat kita saksikan bagaimana secara bijaksana nabi Muhammad S.A.W mengajak seorang pemimpin kerajaan kafir supaya memeluk islam secara damai sehingga berjaya melembutkan jiwa seorang raja yang dikatakan begitu keras pendiriannya.

    Sejarah juga telah membuktikan Islam itu berkembang melalui proses kedamaian dan bukannya melalui ketenteraan apabila jumlah penganut Islam meningkat dari masa ke semasa meskipun di saat empayar Islam yang akhir (empayar Othmaniah) kehilangan kuasa ketenteraan selepas berakhirnya abad ke 18.

    ISLAM MENGHORMATI DAN MEMULIAKAN NYAWA MANUSIA.

    Islam amat menghormati dan memuliakan nyawa manusia dan telah melakukan segala perkara yang mungkin untuk menyelamatkan dan mempertahankan nyawa tersebut. Ini dijelaskan oleh Allah di dalam firmannya di dalam surah Al- An’ Aam ayat 151 yang bermaksud:

    Katakanlah, marilah kubacakan apa yang atas kamu, oleh tuhanmu iaitu; Jangan kamu mempersekutukan sesuatu yang Dia, berbuat baiklah terhadap kedua orang ibubapa dan janganlah kamu membunuh anak-anak kamu kerana takut kemiskinan. Kami akan memberi rezeki kepada kamu dan kepada mereka dan janganlah kamu dekati perbuatan-perbuatan yang keji, baik nampak di antaranya mahu pun yang tersembunyi dan janganlah kamu membunuh jiwa yang di haramkan Allah (membunuhnya) melainkan dengan sesuatu sebab yang benar. Kemudian yang diperintahkan oleh tuhan mu kepada mu supaya kamu memahami (nya).

    Selagi seseorang itu menghormati hak orang lain untuk kehidupan, tiada sesiapapun yang dibenarkan untuk mengambil nyawanya. Nyawa manusia perlu dipelihara kesuciannya bagi menjamin keselamatan kehidupan manusia. Tindakkan pengeboman Pusat Perdagangan Dunia New York adalah bertentangan dengan ayat ini kerana ianya melibatkan nyawa orang awam yang tidak berdosa. Ianya menjadi lebih bertentangan lagi sekiranya ada orang islam di dalam bangunan tersebut. Ini bermakna kedamaian dan keamanan merupakan sesuatu yang amat di pentingkan di dalam Islam bagi memberi peluang kepada manusia untuk hidup dengan aman, selamat dan sejahtera.

    Sungguhpun Allah membenarkan umat Islam berperang dan berjihad (dilancarkan apabila perlu sahaja) tetapi pada masa yang sama juga Allah telah menetapkan batas-batas yang perlu dipatuhi oleh umat Islam di dalam peperangan. Ketegasan ini dapat di lihat dengan jelas dari firman Allah di dalam surah Al-Baqarah ayat 190-193 yang bererti:

    Dan perangilah dijalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tetapi janganlah kamu melampaui batas, kerana sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan bunuhlah mereka di mana kamu menjumpai mereka. Dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih merbahaya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu di tempat itu, maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir. Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang. Dan perangilah mereka sehingga tiada lagi fitnah dan (sehingga) agama itu hanya untuk Allah sahaja. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu) maka tiada permusuhan lagi, kecuali terhadap orang-orang yang zalim.

    Allah telah menetapkan had-had di dalam peperangan sebagai satu lagi bukti bahawa Islam amat memuliakan dan menghormati nyawa manusia. Kerana di kalangan ramai musuh-musuh Islam itu ada terdapat musuh-musuh Islam yang tidak aktif seperti kanak-kanak, orang-orang perempuan, orang-orang tua, orang-orang yang sakit dan sebagainya di mana mereka ini memerlukan pertolongan dan janganlah dianiaya.

    Berdasarkan kepada prinsip-prinsip inilah kita dapati jumlah mereka yang terbunuh di dalam semua peperangan hanyalah seramai 255 orang di pihak Islam dan 759 di pihak musuh dalam tempoh 10 tahun kegiatan ketenteraan nabi Muhammad S.A.W di Madinah. Manakala jumlah orang-orang tawanan di dalam kesemua peperangan ialah 6,564 orang dan daripada sejumlah itu seramai 6,374 orang telah di bebaskan manakala selebihnya telah menganut Islam dengan kerelaan mereka sendiri.

    Nabi Muhammad S.A.w juga telah menghalang pembunuhan beberapa orang kafir Quraish di dalam perang Badar kerana mereka menyertai musuh bukan dengan kerelaan hati mereka di antaranya seperti Abbas bin Abdul Mutalib dan Abu Bakhtari bin Hisyam. Malah semasa penaklukan semula kota Mekah Nabi Muhammad S.A.W telah mengampunkan kesemua mereka yang telah bertindak kejam terhadap baginda dan pengikut-pengikutnya selama 15 hingga 20 tahun yang lalu.

    Dalam haji perpisahan Nabi Muhammad S.A.W telah bersabda kepada sahabat-sahabatnya ‘Nyawa dan harta kamu adalah suci sehingga kamu menemui tuhan kamu kerana hari dan bulan ini adalah suci. Kamu pasti akan menemui Allah dan Dia akan menyoal akan amalan-amalan kamu. Selagi mana pengikutnya tidak menumpahkan darah yang di haramkan oleh Allah selagi itulah imannya akan terus bertambah. Di hari kiamat kelak perkara pertama yang akan diadili oleh Allah terhadap manusia ialah tuntutan darah’.

    Menumpahkan darah-darah manusia tergolong di dalam dosa-dosa besar. Penghormatan dan kemuliaan terhadap nyawa ini amat jelas menunjukkan bahawa Islam amat mengutamakan perdamaian dan keamanan di dalam kehidupan manusia. Tidak kira siapapun yang terlibat samada Osama Ben Laden ataupun Saddam Hussein dan atas dasar apapun alasan mereka tetapi pengeboman Pusat Perdagangan Dunia New York adalah secara terang bertentangan dengan ajaran Islam. Orang yang bertanggungjawab dalam pembunuhan akan di soal oleh Allah di hari kiamat ataupun perhitungan tuntutan darah.

    TIADA PAKSAAN DI DALAM ISLAM

    Allah tidak pernah memaksa sesiapapun untuk mengikuti ajaran Islam dan menikmati kebaikan dan kedamaian. Nabi Muhammad S.A.W hanya menjalankan tugasnya untuk menyampaikan ajaran Islam kepada manusia dan terpulanglah kepada manusia itu sendiri sama ada hendak menerimanya atau sebaliknya. Sesiapa yang menuruti ajaran Islam akan dipimpin ke jalan yang benar, bahagia dan damai manakala bagi yang memilih jalan yang lain akan sesat di dalam kegelapan dan kejahilan. Ini dinyatakan oleh Allah di dalam surah Ibrahim ayat 4 yang bermaksud:

    Kami tidak mengutuskan seorang rasul pun melainkan dengan bahasa kaumnya supaya ia dapat memberi penjelasan yang terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan sesiapa yang Dia kehendaki dan Dialah tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.

    Penerimaan atau penolakan terhadap Islam adalah berdasarkan kepada keputusan seseorang manusia itu sendiri tanpa dipaksa oleh sesiapa. Oleh yang demikian seseorang hanya akan menganut agama Islam apabila ia telah benar-benar yakin kepada kebenaran agama Islam. Tiadalah gunanya memaksa seseorang manusia itu supaya menerima Islam kerana keyakinan adalah soal hati seseorang dan tiada sebarang paksaan atau kekuatan yang dapat menjadikan seseorang itu menerima sesuatu yang tidak di yakini kebenarannya.

    Selepas penerangan dan penjelasan yang disampaikan terpulanglah kepada mereka sama ada hendak beriman atau pun tidak tanpa ada sebarang unsur-unsur paksaan di dalam agama. Akan tetapi rasa takut kepada hukuman dan balasan di akhirat kelak yang membuatkan seolah-olah seseorang itu menerima sesuatu agama itu demi untuk menyelamatkan dirinya tidaklah boleh dianggapkan bahawa seseorang itu benar-benar beriman.

    Keimanan seseorang tidak akan sempurna sehinggalah ia menerimanya dengan hati yang terbuka dan penuh kerelaan. Paksaan akan memusnahkan seluruh konsep bertanggungjawab, diberi kebebasan dan ganjaran di akhirat. Oleh kerana itu islam tidak menyarankan unsur-unsur paksaan dan ugutan di dalam penyebarannya kerana tindakan yang sedemikian akan memusnahkan tujuan utama falsafah hidupnya, iaitu kebahagiaan manusia bergantung kepada pilihan mereka sendiri. Allah telah berfirman di dalam surah Al – Baqarah ayat 256 yang bererti:

    Tiada paksaan untuk (memasuki) agama Islam . Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar dari jalan yang salah. Kerana itu barang sesiapa yang ingkar kepada thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

    Ayat di atas dengan jelas menunjukkan kepada kita bahawa walaupun Islam mengutamakan kedamaian dan keamanan hidup namu ianya tidak pula sampai kepringkat di mana ianya dipaksa ke atas manusia untuk mengikutinya. Sebaliknya manusia diberikan kebebasan yang seluas-luasnya untuk membuat pilihan yang mereka sukai.

    TINDAKAN KETENTERAAN YANG DI BENARKAN

    Meskipun Islam mengutamakan kedamaian, keamanan dan amat menghormati nyawa manusia namun ini tidak pula bermakna umat Islam hanya perlu bersabar dan berdiam diri untuk menunggu pertolongan daripada Allah apabila menghadapi ancaman daripada musuh. Konsep jihad itu sendiri jika difahami dengan sebenar-benarnya akan dapat memandu kita ke arah tindakan yang betul. Iaitu musuh-musuh Islam yang di dapati mengancam keselamatan umat Islam perlu diperangi terlebih dahulu sebelum mereka diperangi oleh musuh apabila permusuhan telah jelas kelihatan. Di dalam keadaan seumpama inilah Allah telah mengizinkan umatnya supaya berperang menentang musuh-musuh Islam.

    Walau bagaimana demikian peperangan yang di benarkan oleh Allah itu mempunyai had-had dan peraturan-peraturan yang tertentu yang telah di tetapkan oleh Allah. Peperangan yang dibenarkan ialah perjuangan yang dilancarkan dengan sebab-sebab yang diizinkan Allah dan antaranya ialah seperti berikut:

    a. Menghalang keganasan dan mengekalkan keamanan.
    Manusia yang ganas, agresif dan tidak membenarkan orang lain hidup dengan aman dan damai perlu di hapuskan dari muka bumi ini. Mereka ini sering mencerobohi nyawa dan harta benda orang lain untuk kepentingan mereka sendiri. Oleh yang demikian tindakan manusia yang seumpama ini perlu di halang bagi membolehkan manusia yang lain dapat hidup di dalam keadaan yang aman dan damai. Contohnya penyeksaan kaum kafir Mekah ke atas Bilal bin Rabah di mana ibunya telah di sula, ayahnya di butakan mata, saudara mara dan dirinya sendiri telah diseksa dengan api. Malah untuk menghalang golongan manusia yang seumpama ini daripada terus bermaharajalela Islam mewajibkan mereka ini diperangi bagi mengekal keamanan dan ketertiban hidup agar manusia dapat mengamalkan ajaran agama mereka tanpa sebarang perasaan takut dan gelisah.

    b. Mempertahan dan melindungi diri. Di awal-awal penyebaran Islam nabi Muhammad S.A.W telah menyebarkan secara senyap-senyap di kalangan sahabat handai dan saudara maranya yang terdekat. Lama-kelamaan apabila ajarannya telah diterima ramai dan pengikut-pengikutnya telah bertambah ramai. Baginda telah mula menyebarkannya secara terbuka tetapi dengan perasaan penuh kasih sayang di antara satu sama lain.

    Walau bagaimana pun apabila kaum kafir Quraish mendapati ajaran nabi Muhammad S.A.W telah mula disebarkan secara terbuka ini, mereka telah mula merasa bimbang dan seterusnya telah memulakan penentangan. Apabila penentangan mereka tidak diendahkan oleh nabi Muhammad S.A.W dan pengikut-pengikutnya, maka penentangan tersebut telah ditingkatkan hingga semakin lama semakin zalim dan ganas. Orang-orang kafir Quraish Mekah telah mengikat perjanjian untuk mengenakan pemulauan ekonomi dan sosial terhadap Rasullulah S.A.W dan sahabat-sahabatnya serta juga suku kaum bani Abdul Manaf yang sentiasa membela rasullulah S.A.W.

    Apabila orang-orang kafir Quraish mendapati beberapa orang islam dari Mekah telah berpindah ke Madinah, mereka telah meningkatkan permusuhan dan akhirnya telah membuat persediaan membunuh Nabi Muhammad S.A.W. Walaubagaimana pun Allah telah menyelamatkan baginda dan telah memerintahkan baginda dan pengikut-pengikutnya berhijrah ke Madinah. Baginda dan pengikut-pengikutnya telah menanggung penderitaan akibat daripada perbuatan orang-orang kafir Quraish selama 13 tahun, sehingga mereka terpaksa meninggalkan harta benda, rumah tangga, kaum keluarga, Kaabah bagi mencari perlindungan di Madinah, semata-mata untuk mempertahankan agama mereka dan mengamalkannya dengan bebas. Di Madinah orang kafir Quraish terus melancarkan pencerobohan dan serangan terhadap umat dan agama islam. Oleh yang demikian peperangan telah dibenarkan di dalam Islam sebagai langkah untuk mempertahankan dan melindungi diri daripada diseksa dan dimusnahkan.

    Perjuangan (peperangan) untuk menghapuskan kuasa-kuasa yang bersifat penindas dan peruntuh adalah amat perlu kerana sekiranya kemungkaran tidak dihancurkan dengan kekerasan tetapi dibiarkan berleluasa melakukan kejahatan maka semua kebaikan, kemuliaan dan ketakwaan kepada Allah akan turut musnah.

    Untuk menghadapi ancaman, serangan dan pencerobohan daripada golongan kafir Quraish ini, Nabi Muhammad S.A.W. dan pengikut-pengikutnya terpaksa mempertahankan Islam dan pengikut-pengikutnya dengan menyerang dan membalas serangan daripada musuh-musuh Islam bagi tujuan mempertahankan diri, agama dan tanah air mereka. Kebenaran berperang buat pertama kalinya diberikan oleh Allah kepada nabi Muhammad S.A.W dan pengikut-pengikutnya terdapat di dalam surah Al- Hajj ayat 39-40 yang bererti:

    Telah diizinkan berperang bagi orang-orang yang diperangi kerana sesungguhnya mereka telah di aniaya. Dan sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu, (Iaitu) orang-orang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali mereka berkata: Tuhan kami hanyalah Allah. Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebahagian manusia dengan sebahagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah ibadat orang-orang Yahudi dan masjid-masjid yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong (agamanya). Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Kuasa.

    Beralaskan faktor inilah Nabi Muhammad S.A.W memerangi kaum Yahudi bani Quraizhah di dalam perang Bani Quraizhah di tahun kelima hijrah. Ini adalah kerana kaum ini telah mengkhianati perjanjian damai dengan Nabi Muhammad S.A.W di Madinah dengan menyertai tentera musyrikin di dalam peperangan kandak. Tindakkan kaum ini secara terang-terangan terlibat untuk menghancurkan negara Islam dan sekiranya kaum ini tidak diperangi besar kemungkinan mereka akan bertindak ganas terhadap negara islam pada masa hadapan, maka Nabi Muhammad S.A.W bertindak menyerang perkampungan kaum itu. Mereka dikalahkan secara total dimana kaum lelaki dan kaum wanita dijadikan hamba sahaya.

    c. Menolong golongan orang yang ditindas dan dizalimi. Allah juga membenarkan umat Islam berperang bagi menolong orang-orang yang lemah, kanak-kanak, orang-orang perempuan, orang-orang tua, orang-orang yang sakit yang dizalimi dan ditindas. Ini jelas dapat di lihat dari firman Allah di dalam surah An Nisaak ayat 75 yang bermaksud:

    Mengapa kamu tidak berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita mahupun anak-anak yang semuanya berdoa : ya tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi engkau dan berilah kami penolong dari sisi engkau.

    Tanggungjawab agama dan moral bagi orang-orang Islam bukan sahaja terbatas kepada menjaga keselamatan kumpulan mereka sahaja malah mereka juga bertanggungjawab menolong manusia yang yang lemah dan memerlukan pertolongan walau di mana sahaja mereka berada. Melalui peperangan sahaja penindasan akan dapat diberhentikan dan kebenaran akan dapat di wujudkan. Dengan ini juga manusia akan bebas untuk mencari keadilan dan menikmati kebebasan berekonomi, beragama dan berpolitik tanpa sebarang unsur-unsur paksaan dan ketakutan. Islam mengajar manusia supaya menegakkan keadilan di mana –mana sahaja . keadilan yang dituntut adalah keadilan makhluk baik di kalangan kaum Muslimin mahupun di antara kaum Muslimin dengan orang-orang kafir.

    d. Menentang pembuat kerosakan. Umat Islam diperintahkan untuk memerangi pembuat-pembuat kerosakan dan agar tidak gentar di dalam menghadapi musuh-musuh Islam kerana Allah telah berjanji akhirnya kejahatan akan kecundang dan yang benar pasti akan mencapai kemenangan. Allah telah berfirman di dalam surah An- Nisaak ayat 76 yang bererti:

    Orang-orang beriman berperang di jalan Allah dan orang-orang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, kerana sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.

    Musuh-musuh yang mencerobohi kesucian agama dan melampaui batas juga perlu dihancurkan. Sesiapa sahaja yang menghalang perjuangan Islam dan menghancurkan Islam dengan kekerasan perlu ditentang dengan kekerasan tanpa perlu menunggu musuh menyerang terlebih dahulu tetapi mereka mesti dikalahkan di mana-mana sahaja yang boleh. Sekalipun pertumpahan darah bukanlah sesuatu yang baik, tetapi usaha-usaha yang menghalang pergerakan Islam adalah lebih buruk, jadi untuk memelihara agama Islam memilih untuk melakukan keburukan yang lebih kecil dengan mengangkat senjata bagi mengalahkan penghalang pergerakan islam merupakan suatu kemestian.

    PENUTUP

    Umat Islam berjuang di jalan keamanan , keadilan dan apabila ianya tidak dapat dicapai melalui jalan biasa maka mereka harus berperang untuk mempertahankan prinsip-prinsip asas islam. Tanpa peperangan adalah mustahil umat Islam akan dapat menikmati kehidupan yang aman dan tenteram malah kemungkinan besar nyawa dan harta benda mereka akan turut terancam.

    Meskipun demikian sebelum sesuatu tindakan ketenteraan di ambil terhadap musuh Islam mereka hendaklah di beri pilihan sama ada hendak menerima Islam sebagai agama mereka, membayar cukai untuk menjaga kepentingan mereka atau berperang. Di dalam sejarah Islam Nabi Muhammad S.A.w tidak pernah memerangi musuh tanpa terlebih dahulu mengemukakan tiga perkara tersebut. Ini dapat di lihat daripada hadis Rasullulah S.A.W yang diriwayatkan oleh muslim yang bermaksud:

    Apabila kamu berhadapan dengan musuhmu dari orang-orang musyrikin maka serulah mereka kepada salah satu dari tiga perkara, jika sekiranya salah satu dari perkara-perkara itu mereka terima maka selesaikanlah dan layani mereka dengan baik, Islam atau cukai atau peperangan.

    Walau bagaimanapun di dalam peperangan tersebut sebaik-baik sahaja kebaikan sudah dapat diperolehi, maka kesemua bentuk peperangan hendaklah dihentikan dengan serta merta. Ini adalah kerana keamanan adalah dasar Islam manakala tindakan ketenteraan hanyalah sebagai alat penegak keamanan, kebaikan dan ketertiban. Ini dapat di lihat dengan jelas daripada firman di dalam surah Al baqarah ayat 194 bererti:

    (Oleh itu) barang siapa menyerang (mencerobohi) kamu, maka seranglah ia yang seimbang dengan serangannya terhadap kamu.

    Kesimpulannya peperangan adalah satu keperluan di dalam usaha untuk mengawal dan mempertahankan negara yang di atasnya didirikan sistem keadilan dan kebaikan. Oleh kerana musuh-musuh Islam ingin memusnahkannya maka satu-satunya jalan untuk mempertahankan agama dan umat islam ialah melalui tindakan ketenteraan. Ini dapat di lihat daripada firman Allah di dalam surah Al Baqarah ayat 193 yang bermaksud:

    perangilah mereka itu sehingga tiada lagi fitnah dan (sehingga) agama itu hanya untuk Allah belaka. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu) maka tiada permusuhan (lagi) kecuali terhadap orang-orang yang zalim.

    Dengan ini jelaslah bahawa Islam amat mengutamakan keamanan dan mahukan semua manusia hidup di dalam keadaan berbaik-baik dan saling menghormati di antara satu sama lain. Akan tetapi bukanlah bererti bahawa di dalam menjaga kedamaian dan kerukunan hidup Islam terpaksa menggadai maruahnya dengan sentiasa bersikap negatif walaupun dimusuhi dan dicerobohi oleh musuh diperangi dan di usir dari tanah air. Islam amat tegas di dalam soal ini dan telah mewajibkan umatnya untuk mempertahankan maruah islam walaupun dengan terpaksa melakukan peperangan.
    Wahai orang-orang kafir!Jangan sia-siakan modal umur yg dianugrahkan kepada kita.Bertobatlah sebelum diri kalian diusung di dalam keranda.Sesungguhnya Tuhan tidak akan mengubah nasib seseuatu kaum sehingga kaum tersebut mengubah apa yg ada pada diri mereka.Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah pasti ganjaran untuk kalian akan menunggu di sana.Amin Ya Rabbal alamin…

  55. Abigail Says:

    BENARKAH ALQUR’AN ITU WAHYU ALLAH?
    Apakah buktinya klo Alqur’an itu Wahyu Allah?
    Kalau hanya karena “bahasanya yang indah”, itu
    kan sangat subyektif, orang lain misalnya,
    Prof E.H.Palmer dr Cambridge University yg menerjemahkan Alqur’an thn 1876, mengatakan bhw bhs Alqur’an itu “kasar dan tidak teratur”.
    KALAU ALQUR’AN ITU WAHYU ALLAH, TENTU ALLAH
    MEMBERIKAN CIRI-CIRINYA, BUKAN?

    1. someone Says:

      Silahkan gali sendiri, karena kami Muslim yang tidak tertutup dari hidayahnya tidak memerlukan bukti karena tidak terhalang menyaksikannya sebagai firman Allah. Galilah, sebagaimana Ibrahim menggali untuk menemukan Tuhannya. Galilah, karena Ibrahim berhasil menolak ketuhanan bulan, matahari, dan bintang setelah menggali. Mudah-mudahan anda mendapatkan hidayah.

  56. Abigail Says:

    * Sdh saya gali spt sdh sebutkan di atas,
    “KALAU QURAN BUKAN WAHYU TENTU BANYAK PERTENTANGAN DI DALAMNYA”(QS 4:82)
    Sudah saya tuliskan contohnya dan Anda sampai ketawa cekikikan karena ternyata memang benar banyak pertentangan di dlm Quran itu khan?
    Lha kalo saya harus nuliskan sebanyak lebih dari 220 pertentangannya khan cape saya.
    * MEMANG ALLAH itu PENIPU dan menyuruh membunuh dan merampok.(Qs 3:54; 8:30; 8:12; 47:4)
    * SUDAH BEGITU bilang bhw hidup di dunia ini hanyalah “main2 dan sendau gurau”(Qs 6:32)
    * Jadi nipu, ngrampok dan mbunuh itu memang diprintahkan oleh Auwloh dan itu nggak apa2 wong itu cuma main2 dan sendau gurau kok. Guyon nae ngono lho.
    * Lain halnya kalo Pastor berbuat mesum itu melanggar larangan Tuhan yg tertulis “Jangan berjinah”(Kel 20:14)

  57. Abigail Says:

    * YHWH SELALU BERKATA BENAR.(Yes 45:19)
    Wallaahu khoirul maakiriin = Dan allah itu penipu ulung.(Qs 3:54, 8:30)
    * YHWH ITU PENCIPTA LANGIT, tapi semua ilah bangsa2 itu berhala.(Mzm 96:5)
    * YHWH BERTAHTA DI SORGA.(Mzm 11:4)
    tapi allah berumah di Ka’bah di kota Mekah.

    1. Damailah Di Bumi Says:

      apakah anda yakin dimana letak surga itu ?apakah anda sudah pernah mendapatkan mukjizat mengenai keberadaan surga?semua itu rahasia Tuhan, kita manusia cuma bisa mengimani hal itu…

  58. Abigail Says:

    * ADONAI YAHWE YG SAYA SMBAH DL YESHUA HAMASHIAH
    berfirman:”Jangan ada pdmu ilah lain dihadan-Ku,
    sbb smua ilah bgs2 itu brhala”(Kel 20:3,Mm 96:5)
    “Awas! Nama ilah lain jgn kausebut, terdengar dr
    mulutmu”(Kel 23:13)
    ALLAH ITU ILAHNYA SIAPA? ILAHNYA BANGSA ARAB!
    Oh,jadi menurut ADONAI YAHWE, ALLAH itu BERHALA.
    * Mmg bnr,ADONAI YAHWE SLL BRKTA BNAR(Yes 45:19)
    Fakta:ALLAH itu brhala, batu item di kota Mekah.
    * Kasihan banget bangsaku telah termakan oleh tipu muslihat orng Arab.

  59. ilham othmany Says:

    Allah itu adalah ilah bagi semua manusia.Kita kenal ilah yg sebenar karena Dia Maha tidak berhajat kepada apa pun dan setiap sesuatu adalah berhajat kepadaNya.Itulah Allah.Keadaannya yg tidak berhajat kepada apa pun itu kita sebut maha kaya.Makanya Allah itu sangat nyata.Tetapi kita lalai dari keagungannya karena kita memandang dan terpaut kepada benda.Malah lebih dahsyat sehingga menuhankan benda.Dicari cari alasan supaya sesuatu benda itu dapat di Tuhankan sesuai dengan keinginan nafsu dan godaan iblis walaupun dengan cara mentafsirkan kitab dan memalsukannya dengan cara yg tidak benar.Coba anda datangkan walau satu ayat dari Al Kitab anda bahawa Yesus pernah berkata akulah Elohim,atau akulah Eloah,atau akulah yg menjadikan sekalian alam ,atau aku mengetahui semua perkara atau sembahlah aku.Atau akulah Yahwe.
    Kalau tidak berjumpa lebih baik Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah anda pasti berjaya.

  60. Abigail Says:

    APAKAH YESHUA ITU ELOHIM?
    APAKAH YESHUA PERNAH NGATAKAN “AKU INI ELOHIM”?
    Ktka Yeshua mengatakan “Aku dan Bapa itu satu”, org2 Yahudi melempari-Nya dg batu, menuduh-Nya menghujat Elohim, krn tlh menyamakan diri-Nya dg Elohim, dan Yeshua menjawab:
    “Tdkkah ttulis dl Ktb Toratmu ‘Aku tlh brfirman kamu adalah Elohim?'”(Yoh 10;34;Mzm 82:6)
    JADI YESHUA PERNAH MENYEBUT DIRINYA ELOHIM, DE-NGAN MENGACU FIRMAN YAHWE YG DITULIS OLEH NABI
    DAWIID 1000THN SEBELUM KELAHIRANNYA.
    Dg ini terjawablah sdah tuntutan ilham othmany.
    Anjuran Anda utk nyembah Allah, mutlak sy tolak,
    krn sy haqulyakin Allah itu Berhala org Arab,ba-tu item di kota Mekah, dg MHD sbg Nabi Berhala.

    1. ilham othmany Says:

      Di mana Yesus mengatakan akulah Elohim.Pahamkan betul-betul Yohanes 10.Bahasa yg digunakan bernada templakan.

  61. Stenley Setiawan Says:

    debatnya yang santun, ilmiah dan berbobot, biar kami yang membaca mendapatkan masukan yang berharga.
    Cobalah tiru cara Jos Mcdowell berdebat dengan Ahmad Deedat.

  62. Abigail Says:

    Pro: ilham othmany dan Stenly Setiawa.
    * Yeshua berkata:”Aku akn menjadi Elohimnya dan dan ia akn menjadi putraku”.(Why 21:7)
    * Marilah kita berdiskusi secara singkat padat, lugas dan jelas, spy tdk melelahkan pembaca.
    * Adonai YAHWE yg saya sembah dl Yeshua Meshiah mengajarkan kpd saya:
    “Jangan ada pdmu ilah lain di hadapan-Ku,
    sebab semua ilah bangsa2 itu berhala.
    Nama ilah lain jangan kausebut dan kedengaran
    dari mulutmu”.(Kel 20:3;Mzm 96:5;Kel 23:13)
    * Allah itu kan ilahnya bangsa Arab, maka nurut
    Mzm 96:5, Allah itu berhala, dan faktanya me-
    mang berwujud batu hitam di kota Mekah.

  63. ilham othmany Says:

    Berilah masa kepada mereka untuk “menyemak” serta “memperbetulkan” kembali ayat-ayat “Bible” mereka, mana tahu seratus tahun dari sekarang mereka akan berkata, inilah “Bible” yang tulen, kemudian ada yang mengkritik “Bible” tersebut. kemungkinan pula seratus tahun berikutnya, mereka akan “mengarang” satu lagi “Bible”, dan akan mendakwa “ini dari Tuhan” begitulah seterusnya – hasil kerja tangan manusia !
    p/s: tengok-tengoklah sama hukum “korban bakaran” serta “hukum bunuh” tu…. rasa-rasa tak ada yang logik, Opss… buka Bible kembali perlajaran belum tamat ! Buah pelir rosak dan penghinaan pada insan yang cacat.
    * Leviticus 21:20 orang yang berbongkol atau yang kerdil badannya atau yang bular matanya, orang yang berkedal atau berkurap atau yang rusak buah pelirnya. Tuhan pula Double Standard – imej Tuhan !
    * Leviticus 21 Setiap orang dari keturunan imam Harun, yang bercacat badannya, janganlah datang untuk mempersembahkan segala korban api-apian TUHAN; karena badannya bercacat janganlah ia datang dekat untuk mempersembahkan santapan Allahnya.
    Penguguran dan buah dada …..emmm..
    * Hosea 9:11-16 Kemuliaan Efraim terbang seperti burung: tiada yang melahirkan, yang hamil dan yang mengandung! … Sekalipun mereka membesarkan anak-anaknya, Aku akan membuat mereka bulus, sehingga tidak ada manusia lagi. Sungguh, celakalah juga mereka pada waktu Aku menjauh dari pada mereka! … Ephraim, seperti yang Aku lihat, telah membuat anak-anaknya menjadi binatang perburuan; Ephraim terpaksa menyerahkan anak-anaknya kepada si pembunuh… Berilah kepada mereka, ya TUHAN–apakah yang hendak Kauberi? Berilah kepada mereka kandungan yang mandul dan buah dada yang kering….Segala kejahatan mereka terjadi di Gilgal, sungguh, di sana Aku mulai membenci mereka. Oleh karena jahatnya perbuatan-perbuatan mereka Aku akan menghalau mereka dari rumah-Ku. Aku tidak akan mengasihi mereka lagi, semua pemuka mereka adalah pemberontak… Efraim telah dipukul, akarnya telah menjadi kering, mereka tidak akan menghasilkan buah. Bahkan sekalipun mereka melahirkan anak, Aku akan mematikan buah kandungannya yang berharga.”
    * Isaiah 13:18 “Panah-panah mereka akan menembus orang-orang muda; mereka tidak akan sayang kepada buah kandungan, dan mereka tidak menaruh kasihan kepada nak-anak.”
    Hukum tumbuk perempuan mengandung
    * Exodus 21: 22 Apabila ada orang yang berkelahi dan seorang dari mereka tertumbuk kepada seorang perempuan yang sedang mengandung, sehingga keguguran andungan, tetapi tidak mendapat kecelakaan yang membawa maut, maka pastilah ia didenda sebanyak yang ia kenakan oleh suami perempuan itu kepadanya, dan ia harus membayarnya menurut putusan hakim.
    Hukum mengenai perkara cemburuan (5:11-31)
    Sila baca keseluruhan ayat-ayat Bible ini, dan fahamilah lucuanya sehingga penganut kristian tidak sanggup melakukanya kerana ayat-ayat Tuhan tidak logik sama sekali untuk dilaksanakan – Perhatikan juga kata-kata celupar yang digunakan oleh pengarang Bible – Satu pertanyaan yang amat menghantui: Adakah layak ini ayat-ayat Tuhan ?.
    11 TUHAN berfirman kepada Musa:
    12 “Berbicaralah kepada orang Israel dan katakanlah kepada mereka: Apabila isteri seseorang berbuat serong dan tidak setia terhadap suaminya,
    13 dan laki-laki lain tidur dan bersetubuh dengan perempuan itu, dengan tidak diketahui suaminya, karena tinggal rahasia bahwa perempuan itu mencemarkan dirinya, tidak ada saksi terhadap dia, dia tidak kedapatan,
    14 dan apabila kemudian roh cemburu menguasai suami itu, sehingga ia menjadi cemburu terhadap isterinya, dan perempuan itu memang telah mencemarkan dirinya, atau apabila roh cemburu menguasai suami itu, sehingga ia menjadi cemburu terhadap isterinya, walaupun perempuan itu tidak mencemarkan dirinya,
    15 maka haruslah orang itu membawa isterinya kepada imam. Dan orang itu harus membawa persembahan karena perempuan itu sebanyak sepersepuluh efa tepung jelai, yang ke atasnya tidak dituangkannya minyak dan yang tidak dibubuhinya kemenyan, karena korban itu ialah korban sajian cemburuan, suatu korban peringatan yang mengingatkan kepada kedurjanaan.
    16 Maka haruslah imam menyuruh perempuan itu mendekat dan menghadapkannya kepada TUHAN.
    17 Lalu imam harus membawakan air kudus dalam suatu tempayan tanah, kemudian harus memungut debu yang ada di lantai Kemah Suci dan membubuhnya ke dalam air itu.
    18 Apabila imam sudah menghadapkan perempuan itu kepada TUHAN, haruslah ia menguraikan rambut perempuan itu, lalu meletakkan korban peringatan, yakni korban sajian cemburuan, ke atas telapak tangan perempuan itu, sedang di tangan imam haruslah ada air pahit yang mendatangkan kutuk.
    19 Maka haruslah imam menyumpah perempuan itu dengan berkata kepadanya: Jika tidak benar ada laki-laki yang tidur dengan engkau, dan jika tidak engkau berbuat serong kepada kecemaran, padahal engkau di bawah kuasa suamimu, maka luputlah engkau dari air pahit yang mendatangkan kutuk ini;
    20 tetapi jika engkau, padahal engkau di bawah kuasa suamimu, berbuat serong dan mencemarkan dirimu, oleh karena orang lain dari suamimu sendiri bersetubuh dengan engkau.
    21 dalam hal ini haruslah imam menyumpah perempuan itu dengan sumpah kutuk, dan haruslah imam berkata kepada perempuan itu – maka TUHAN kiranya membuat engkau menjadi sumpah kutuk di tengah-tengah bangsamu dengan mengempiskan pahamu dan mengembungkan perutmu, 22 sebab air yang mendatangkan kutuk ini akan masuk ke dalam tubuhmu untuk mengembungkan perutmu dan mengempiskan pahamu. Dan haruslah perempuan itu berkata: Amin, amin.
    23 Lalu imam harus menuliskan kutuk itu pada sehelai kertas dan menghapusnya dengan air pahit itu,
    24 dan ia harus memberi perempuan itu minum air pahit yang mendatangkan kutuk itu, dan air itu akan masuk ke dalam badannya dan menyebabkan sakit yang pedih.
    25 Maka haruslah imam mengambil korban sajian cemburuan dari tangan perempuan itu lalu mengunjukkannya ke hadapan TUHAN, dan membawanya ke mezbah.
    26 Sesudah itu haruslah imam mengambil segenggam dari korban sajian itu sebagai bagian ingat-ingatannya dan membakarnya di atas mezbah, kemudian memberi perempuan itu minum air itu.
    27 Setelah terjadi demikian, apabila perempuan itu memang mencemarkan dirinya dan berubah setia terhadap suaminya, air yang mendatangkan sumpah serapah itu akan masuk ke badannya dan menyebabkan sakit yang pedih, sehingga perutnya mengembung dan pahanya mengempis, dan perempuan itu akan menjadi sumpah kutuk di antara bangsanya.
    28 Tetapi apabila perempuan itu tidak mencemarkan dirinya, melainkan ia suci, maka ia akan bebas dan akan dapat beranak.”
    29 Itulah hukum tentang perkara cemburuan, kalau seorang perempuan telah berbuat serong dan mencemarkan dirinya, padahal ia di bawah kuasa suaminya,
    30 atau kalau roh cemburu menguasai seorang laki-laki, sehingga ia cemburu terhadap isterinya; ia harus menghadapkan perempuan itu kepada TUHAN dan imam harus melaksanakan seluruh hukum ini kepada perempuan itu.
    31 Laki-laki itu akan bebas dari pada salah, tetapi perempuan itu haruslah menanggung akibat kesalahannya.
    Zina.
    * Leviticus 20:10 Bila seorang laki-laki berzina dengan isteri orang lain, yakni berzina dengan isteri sesamanya manusia, pastilah keduanya dihukum mati, baik laki-laki maupun perempuan yang berzina itu.
    Kahwin dengan perempuan yang diceraikan – zina – jadi kenapa tak di hukum mati !
    * Matthew 5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zina, ia menjadikan isterinya berzina; dan siapa yang kahwin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zina.
    * II Samuel 11:2-4(tafsir terdekat)” And David sent and enquired after the woman. And one said, Is not this Bathsheba, the daughter of Eliam, the wife of Uriah the Hittite? And David sent messengers, and took her; and she came in unto him, and he lay with her; for she was purified from her uncleanness (her menstrual period): and she returned unto her house.”
    Bergaji bulanan ?.
    * Leviticus 19:13 Janganlah engkau memeras sesamamu manusia dan janganlah engkau merampas; janganlah kautahan upah seorang pekerja harian sampai besok harinya.

    Buah dada ( 18 XXX )
    * Solomon’s Song 1:13 ” Bagiku kekasihku bagaikan sebungkus mur, tersisip di antara buah dadaku.”
    * Solomon’s Song 4:5, 7:3,7 “Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang yang tengah makan rumput di tengah- tengah bunga bakung (anggur).”
    * Solomon’s Song 7:3 “Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang.”
    * Solomon’s Song 7:7 ” Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dadamu gugusannya.”
    * Solomon’s Song 8:10 “Aku adalah suatu tembok dan buah dadaku bagaikan menara.” (39 B ?)

    Orang makan orang.
    * 26:26 Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah memecahkannya lalu memberikannya kepada murid- murid-Nya dan berkata: “Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku.” walaubagaimanpun terjemah Inggrisnya : ” Drink ye all of it; For this is my blood of the new testament, which is shed for many for the remission of sins.”
    * II Kings 6:28,29 “Kemudian bertanyalah raja kepadanya: “Ada apa?” Jawab perempuan itu: “Perempuan ini berkata kepadaku: Berilah anakmu laki-laki, supaya kita makan dia pada hari ini, dan besok akan kita makan anakku laki-laki…Jadi kami memasak anakku dan memakan dia. Tetapi ketika aku berkata kepadanya pada hari berikutnya: Berilah anakmu, supaya kita makan dia, maka perempuan ini menyembunyikan anaknya.
    Permandulan dari Tuhan, orang lain atau atas kemahuan sendiri.
    * Mattew 19:12 Ada orang yang tidak dapat kahwin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Surga.
    Siapa yang dapat Panah-panah mereka akan menembus orang-orang muda; mereka tidak akan sayang kepada buah kandungan, dan mereka tidak menaruh kasihan kepada anak-anak.
    * I Kings 3:24,25 “”Sesudah itu raja berkata: “Ambilkan aku pedang,” lalu dibawalah pedang ke depan raja… Kata raja: “Penggallah anak yang hidup itu menjadi dua dan berikanlah setengah kepada yang satu dan yang setengah lagi kepada yang lain.”
    * II Kings 6:28,29 “Kemudian bertanyalah raja kepadanya: “Ada apa?” Jawab perempuan itu: “Perempuan ini berkata kepadaku: Berilah anakmu laki-laki, supaya kita makan dia pada hari ini, dan besok akan kita makan anakku laki-laki… Jadi kami memasak anakku dan memakan dia.
    Tetapi ketika aku berkata kepadanya pada hari berikutnya: Berilah anakmu, supaya kita makan dia, maka perempuan ini menyembunyikan anaknya.”
    Mati kerana mengutuki ayah atau ibu.
    * Leviticus 20:9 Apabila ada seseorang yang mengutuki ayahnya atau ibunya, pastilah ia dihukum mati; ia telah mengutuki ayahnya atau ibunya, maka darahnya tertimpa kepadanya sendiri.
    * Psalm 137:8,9 “Hai puteri Babel, yang suka melakukan kekerasan, berbahagialah orang yang membalas kepadamu perbuatan-perbuatan yang kaulakukan kepada kami!…Berbahagialah orang yang menangkap dan memecahkan anak-anakmu pada bukit batu!.”
    Pembunuhan beramai-ramai
    * Numbers 31:17 (Moses) ” Maka sekarang bunuhlah semua laki-laki di antara anak-anak mereka, dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu bunuh.
    Pemecahan keluarga.
    * Luke 14: 26 “Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki -laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
    Larangan menyebut bapa.
    * Matthew 23:9 Dan janganlah kamu menyebut siapa pun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga Tegakanlah Kristian kerana pedang, memisahkan keluarga dan mencari musuh – Agama apakah ini ?.
    * Matthew 10: 34,35,36 “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang… Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.
    Tuhan suka tengok nabinya telanjangkah ???
    * Isaiah 20:2-3 “pada waktu itu berfirmanlah TUHAN melalui Yesaya bin Amos. Firman-Nya: “Pergilah dan bukalah kain kabung dari pinggangmu dan tanggalkanlah kasut dari kakimu,” lalu iapun berbuat demikian, maka berjalanlah ia telanjang dan tidak berkasut… Berfirmanlah TUHAN: “Seperti hamba-Ku Yesaya berjalan telanjang dan tidak berkasut tiga tahun lamanya sebagai tanda dan alamat terhadap Mesir dan terhadap Egypt.”
    Gundek
    * II Samuel 16:22 “Maka dibentangkanlah kemah bagi Absalom di atas sotoh, lalu Absalom menghampiri gundik-gundik ayahnya di depan mata seluruh Israel.”Perempuan…satu penerangan.
    * Jeremiah 31:22 “Berapa lama lagi engkau mundur maju, hai anak perempuan yang tidak taat? Sebab TUHAN menciptakan sesuatu yang baru di negeri: perempuan (compass) merangkul laki-laki.”
    * Proverbs 31:31 “Berilah kepadanya bagian dari hasil tangannya, biarlah perbuatannya memuji dia di pintu-pintu gerbang!.”
    * Isaiah 3:4 (terjemahan tepat) “And babes shall rule over them.” Tuhan merajuk ???
    * Yesaya 3:1. Maka sesungguhnya Tuhan, TUHAN semesta alam, akan menjauhkan dari Yerusalem dan dari Yehuda … “.
    Buah dada leper.
    * Solomon’s Song 8:8 “Kami mempunyai seorang adik perempuan, yang buah dada leper. Apakah yang akan kami perbuat dengan adik perempuan kami pada hari ia dipinang? … Bila ia tembok, akan kami dirikan atap perak di atasnya; bila ia pintu, akan kami palangi dia dengan palang kayu aras.

    FRENCH KISS.
    * Solomon’s Song 4:11,”Bibirmu meneteskan madu murni, pengantinku, madu dan susu ada di bawah lidahmu, dan bau pakaianmu seperti bau gunung Libanon”.
    * Solomon’s Song 7:9 “Kata-katamu manis bagaikan anggur!” Ya, anggur itu mengalir kepada kekasihku dengan tak putus-putusnya, melimpah ke bibir orang-orang yang sedang tidur!.”
    Walaubagaimanapun Songs of Solomon adalah sex stories of the Bible, tak percaya – bacalah sendiri.
    Wahai orang-orang kafir!Sadarlah kitab kalian itu kitab yg sesat.Berimanlah kalian semua kepada Al Quran yg suci dam mulia.Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan nabi Muhammad itu sesungguhnya utusan Allah pasti kalian akan berjaya.Amin Ya rabbal alamin.

  64. ilham othmany Says:

    Membongkar Sebuah Kebohongan

    Dracula merupakan salah satu contoh bentuk penjajahan sejarah yang begitu nyata yang dilakukan Barat. Kalau film Rambo merupakan suatu fiksi yang kemudian direproduksi agar seolah-olah menjadi nyata oleh Barat, maka Dracula merupakan kebalikannya, tokoh nyata yang direproduksi menjadi fiksi. Bermula dari novel buah karya Bram Stoker yang berjudul Dracula, sosok nyatanya kemudian semakin dikaburkan lewat film-film seperti Dracula’s Daughter (1936), Son of Dracula (1943), Hoorof of Dracula (1958), Nosferatu (1922)-yang dibuat ulang pada tahun 1979-dan film-film sejenis yang terus-menerus diproduksi.

    Lantas, siapa sebenarnya Dracula itu?

    Dalam buku berjudul “Dracula, Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib” karya Hyphatia Cneajna ini, sosok Dracula dikupas secara tuntas. Dalam buku ini dipaparkan bahwa Dracula merupakan pangeran Wallachia , keturunan Vlad Dracul. Dalam uraian Hyphatia tersebut sosok Dracula tidak bisa dilepaskan dari menjelang periode akhir Perang Salib. Dracula dilahirkan ketika peperangan antara Kerajaan Turki Ottoman-sebagai wakil Islam-dan Kerajaan Honggaria-sebagai wakil Kristen-semakin memanas. Kedua kerajaan tersebut berusaha saling mengalahkan untuk merebutkan wilayah-wilayah yang bisa dikuasai, baik yang berada di Eropa maupun Asia . Puncak dari peperangan ini adalah jatuhnya Konstantinopel- benteng Kristen-ke dalam penguasaan Kerajaan Turki Ottoman.

    Dalam babakan Perang Salib di atas Dracula merupakan salah satu panglima pasukan Salib. Dalam peran inilah Dracula banyak melakukan pembantain terhadap umat Islam. Hyphatia memperkirakan jumlah korban kekejaman Dracula mencapai 300.000 ribu umat Islam. Korban-korban tersebut dibunuh dengan berbagai cara-yang cara-cara tersebut bisa dikatakan sangat biadab-yaitu dibakar hidup-hidup, dipaku kepalanya, dan yang paling kejam adalah disula. Penyulaan merupakan cara penyiksaan yang amat kejam, yaitu seseorang ditusuk mulai dari anus dengan kayu sebesar lengan tangan orang dewasa yang ujungnya dilancipkan. Korban yang telah ditusuk kemudian dipancangkan sehingga kayu sula menembus hingga perut, kerongkongan, atau kepala. Sebagai gambaran bagaimana situasi ketika penyulaan berlangsung penulis mengutip pemaparan Hyphatia:

    “Ketika matahari mulai meninggi Dracula memerintahkan penyulaan segera dimulai. Para prajurit melakukan perintah tersebut dengan cekatakan seolah robot yang telah dipogram. Begitu penyulaan dimulai lolong kesakitan dan jerit penderitaan segera memenuhi segala penjuru tempat itu. Mereka, umat Islam yang malang ini sedang menjemput ajal dengan cara yang begitu mengerikan. Mereka tak sempat lagi mengingat kenangan indah dan manis yang pernah mereka alami.”Tidak hanya orang dewasa saja yang menjadi korban penyulaan, tapi juga bayi. Hyphatia memberikan pemaparan tetang penyulaan terhadap bayi sebagai berikut:“Bayi-bayi yang disula tak sempat menangis lagi karena mereka langsung sekarat begitu ujung sula menembus perut mungilnya. Tubuh-tubuh para korban itu meregang di kayu sula untuk menjemput ajal.”Kekejaman seperti yang telah dipaparkan di atas itulah yang selama ini disembunyikan oleh Barat. Menurut Hyphatia hal ini terjadi karena dua sebab. Pertama, pembantaian yang dilakukan Dracula terhadap umat Islam tidak bisa dilepaskan dari Perang Salib. Negara-negara Barat yang pada masa Perang Salib menjadi pendukung utama pasukan Salib tak mau tercoreng wajahnya. Mereka yang getol mengorek-ngorek pembantaian Hilter dan Pol Pot akan enggan membuka borok mereka sendiri. Hal ini sudah menjadi tabiat Barat yang selalu ingin menang sendiri. Kedua, Dracula merupakan pahlawan bagi pasukan Salib. Betapapun kejamnya Dracula maka dia akan selalu dilindungi nama baiknya. Dan, sampai saat ini di Rumania , Dracula masih menjadi pahlawan. Sebagaimana sebagian besar sejarah pahlawan-pahlawan pasti akan diambil sosok superheronya dan dibuang segala kejelekan, kejahatan dan kelemahannya.

    Guna menutup kedok kekejaman mereka, Barat terus-menerus menyembunyikan siapa sebenarnya Dracula. Seperti yang telah dipaparkan di atas, baik lewat karya fiksi maupun film, mereka berusaha agar jati diri dari sosok Dracula yang sebenarnya tidak terkuak. Dan, harus diakui usaha Barat untuk mengubah sosok Dracula dari fakta menjadi fiksi ini cukup berhasil. Ukuran keberhasilan ini dapat dilihat dari seberapa banyak masyarakat-khususny a umat Islam sendiri-yang mengetahui tentang siapa sebenarnya Dracula. Bila jumlah mereka dihitung bisa dipastikan amatlah sedikit, dan kalaupun mereka mengetahui tentang Dracula bisa dipastikan bahwa penjelasan yang diberikan tidak akan jauh dari penjelasan yang sudah umum selama ini bahwa Dracula merupakan vampir yang haus darah.

    Selain membongkar kebohongan yang dilakukan oleh Barat, dalam bukunya Hyphatia juga mengupas makna salib dalam kisah Dracula. Seperti yang telah umum diketahui bahwa penggambaran Dracula yang telah menjadi fiksi tidak bisa dilepaskan dari dua benda, bawang putih dan salib. Konon kabarnya hanya dengan kedua benda tersebut Dracula akan takut dan bisa dikalahkan. Menurut Hyphatia pengunaan simbol salib merupakan cara Barat untuk menghapus pahlawan dari musuh mereka-pahlawan dari pihak Islam-dan sekaligus untuk menunjukkan superioritas mereka.

    Siapa pahlawan yang berusaha dihapuskan oleh Barat tersebut? Tidak lain Sultan Mahmud II (di Barat dikenal sebagai Sultan Mehmed II). Sang Sultan merupakan penakluk Konstantinopel yang sekaligus penakluk Dracula. Ialah yang telah mengalahkan dan memenggal kepala Dracula di tepi Danua Snagov. Namun kenyataan ini berusaha dimungkiri oleh Barat. Mereka berusaha agar merekalah yang bisa mengalahkan Dracula. Maka diciptakanlah sebuah fiksi bahwa Dracula hanya bisa dikalahkan oleh salib. Tujuan dari semua ini selain hendak mengaburkan peranan Sultan Mahmud II juga sekaligus untuk menunjukkan bahwa merekalah yang paling superior, yang bisa mengalahkan Dracula si Haus Darah. Dan, sekali lagi usaha Barat ini bisa dikatakan berhasil.

    Selain yang telah dipaparkan di atas, buku “Dracula, Pembantai Umat Islam Dalam Perang Salib” karya Hyphatia Cneajna ini, juga memuat hal-hal yang selama tersembunyi sehingga belum banyak diketahui oleh masyarakat secara luas. Misalnya tentang kuburan Dracula yang sampai saat ini belum terungkap dengan jelas, keturunan Dracula, macam-macam penyiksaan Dracula dan sepak terjang Dracula yang lainnya.

    Sebagai penutup tulisan ini penulis ingin menarik suatu kesimpulan bahwa suatu penjajahan sejarah tidak kalah berbahayanya dengan bentuk penjajahan yang lain-politik, ekonomi, budaya, dll. Penjajahan sejarah ini dilakukan secara halus dan sistematis, yang apabila tidak jeli maka kita akan terperangkap di dalamnya. Oleh karena itu, sikap kritis terhadap sejarah merupakan hal yang amat dibutuhkan agar kita tidak terjerat dalam penjajahan sejarah. Sekiranya buku karya Hyphatia ini-walaupun masih merupakan langkah awal-bisa dijadikan pengingat agar kita selalu kritis terhadap sejarah karena ternyata penjajahan sejarah itu begitu nyata ada di depan kita.

    Wikipedia pun mengkonfirmasikan eksistensi historis Dracula yang membantai ribuan Muslim dengan cara menusuk/mensula (impale)Sumber:http://en.wikipedia.org/wiki/Dracula#Allusions_to_actual_history_and_geographyThis page was last modified 21:02, 17 January 2008.

    Allusions to actual history and geography

    Although Dracula is a work of fiction, it does contain some historical references. The historical connections with the novel and how much Stoker knew about the history are a matter of conjecture and debate.

    Following the publication of In Search of Dracula by Radu Florescu and Raymond McNally in 1972, the supposed connections between the historical Transylvanian-born Vlad III Dracula of Wallachia and Bram Stoker’s fictional Dracula attracted popular attention. During his main reign (1456–1462), “Vlad the Impaler” is said to have killed from 20,000 to 40,000 European civilians (political rivals, criminals, and anyone else he considered “useless to humanity”), mainly by using his favourite method of impaling them on a sharp pole. The main sources dealing with these events are records by Saxon settlers in neighboring Transylvania, who had frequent clashes with Vlad III and may have been biased. Vlad III is sometimes revered as a folk hero by Romanians for driving off the invading Turks. His impaled victims are said to have included as many as 100,000 Turkish Muslims.

    Historically, the name “Dracul” is derived from a secret fraternal order of knights called the Order of the Dragon, founded by Sigismund of Luxembourg (king of Hungary, Croatia and Bohemia, and Holy Roman Emperor) to uphold Christianity and defend the Empire against the Ottoman Turks. Vlad II Dracul, father of Vlad III, was admitted to the order around 1431 because of his bravery in fighting the Turks. From 1431 onward, Vlad II wore the emblem of the order and later, as ruler of Wallachia, his coinage bore the dragon symbol. The name Dracula means “Son of Dracul”.

    Setelah Anda membaca fakta diatas, maka pertanyaan awal pun akhirnya terjawab.

    Tanya1. Apakah Drakula eksis secara historis atau hanya sebuah fiksi (cerita tidak nyata)?

    JawabYa, Dracula eksis secara historis.

    Tanya2. Benarkah Drakula AntiKristus dan Antisalib?

    JawabFaktanya Dracula adalah seorang Kristen pemuja salib sebagaimana umat Kristen Pagan Trinitarian.

    Tanya3. Benarkah Drakula hanya takut pada salib, karena bisa mengakibatkan kematiannya?

    JawabFaktanya kematian Dracula bukan karena musuhnya mengacung-acungkan berhala salib kepadanya. Ia tewas dipenggal oleh seorang muslim saleh bernama Sultan Mahmud II dari Kekhalifahan Utsmani.

    Pertanyaan lain yang pada akhirnya muncul adalah:Apakah perbuatan orang Kristen tsb yang telah membantai secara kejam dibenarkan berdasarkan Bible ?

    Dalam Bible kitab Mazmur dinyatakan:

    “Hai puteri Babel, yang suka melakukan kekerasan, berbahagialah orang yang membalas kepadamu perbuatan-perbuatan yang kaulakukan kepada kami! Berbahagialah orang yang menangkap dan memecahkan anak-anakmu pada bukit batu! (Mazmur 137:8-9 TB)

    Jika membanting anak-anak ke arah bebatuan hingga kepala mereka pecah adalah sebuah perbuatan kudus, bukankah menusuk kayu runcing ke arah anus menembus perut hingga kepala juga adalah perbuatan kudus? Toh sama-sama sadis?!

    Ulangan 20:16 TB“Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kaubiarkan hidup apapun yang bernafas,”

    Tampaknya Pangeran Dracula sangat memahami makna kandungan ayat Bible kitab Ulangan agar jangan berbelas kasih kepada masyarakat/rakyat yang telah ditaklukkan oleh pasukan yang beriman kepada Bible.

    Dracula memang sungguh sangat jahat. Ia bisa didakwa sebagai penjahat perang seandainya ia adalah pemimpin diabad modern sekarang. Tapi sungguh tidak elok rasanya jika kita hanya menyalahkan Dracula tanpa menyalahkan kitab suci sadistik bernama Bible.

    Mengapa Pasukan Salib Kristen terkenal bengis? Karena kitab suci mereka lah yang telah menginspirasi Paus, pendeta, dan panglima tentara Salib untuk berbuat sadis dengan penuh rasa kegembiraan sebagaimana amanat Kitab Mazmur 137:8-9 dan Kitab Ulangan 20:16. Ini bukan hanya kesalahan orang per orang, tapi ini adalah kesalahan Agama sesat, dogma palsu, pendeta fobia, dan kitab suci korup Bible umat Kristen
    Kesimpulannya kitab bobrok bible ini telah benar-benar menukar umat kristian menjadi binatang hanya fisik aja yg masih manusia.Saya malah mendengar di Ambon sewaktu terjadi pembantaian umat Islam wanita-wanita yg mengandung dibelah perut mereka dan janin dikeluarkan lalu dicincang-cincang.Sulit utk kita menafikan kaitan keganasan umat kristen dengan ajaran dikitab suci mereka karena “anda adalah apa yg anda baca”
    Wahai umat kristian!Sadarlah Bible mu palsuuu!!!Oleh karena hidup ini tidak selama mana maka cepatlah buat perobahan supaya anda kembali menjadi manusia yg beradab.Masuklah ke dalam Islam agama kedamaian dan ucapkanlah kalimah sakti ini Tidak ada Tuhan yg berhak disembah hanya Allah dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah Tuhan semesta alam.Amin Ya Rabbal alamin.

  65. ilham othmany Says:

    SIAPAKAH MANUSIA?

    Kristian menulis:

    Dari awal permulaan Kitab Suci (2) telah menyatakan bahawa, apabila Allah selesai menciptakan cakrawala, dunia dan segala

    tumbuhan-tumbuhan dan binatang. Dia kemudiannya “menciptakan manusia mengikut gambarNya, menurut gambar Allah ciptakannya dia; laki-laki dan perempuan diciptakannya mereka.”

    Kami menjawap:

    Dalam “penulisan” Bible, “penulis-penulis Bible” telah membuat banyak kesilapan demi kesilapan, demikianlah hasil kerja tangan manusia, mana ada yang tepat, sahih dan tidak sunyi dari kesilapan, mari kita ikuti kisah selanjutnya.

    GE 1:3-5 Pada hari pertama, Tuhan mencipta cahaya, kemudian memisahkan terang dari kegelapan

    GE 1:14-19 Matahari tidak diciptakan hanya pada hari keempat.

    GE 1:11-12, 26-27 Pokok dicipta sebelum manusia dicipta.

    GE 2:4-9 Manusia dicipta sebelum pokok dicipta.

    GE 1:20-21, 26-27 Burung dicipta sebelum manusia dicipta.

    GE 2:7, 19 Manusia dicipta sebelum burung dicipta.

    GE 1:24-27 Binatang-binatang dicipta sebelum manusia dicipta.

    GE 2:7, 19 Manusia dicipta sebelum binatang-binatang dicipta.

    GE 1:26-27 Lelaki dan Perempuan dicipta serentak.

    GE 2:7, 21-22 Lelaki dicipta dahulu, beberapa masa kemudian baru perempuan diciptakan.”menciptakan manusia mengikut gambarNya, menurut gambar Allah ciptakannya dia; laki-laki dan perempuan diciptakannya mereka.”

    Bible telah gagal, dalam mencari jalan keluar dalam permasalahan keseinambungan Tuhan dan manusia, Oleh itu, jalan keluar yang paling pantas adalah dengan beranggapan Tuhan sama sahaja dengan Manusia – mudahkan ?

    GE: 2 By the seventh day God had finished the work he had been doing; so on the seventh day he rested from all his work.

    Begitulah Tuhan sepertimana yang digambarkan oleh Bible, setelah penat bekerja selama 6 hari, maka hari yang ketujuh adalah hari rehatnya, yang telah diceritakan oleh Bible kamu sendiri, selanjutnya kristian menulis:

    … dan roh ( manusia ) untuk bersekutu dengan Allah. Oleh sebab dia diciptakan di dalam sifat perumpamaan Allah, manusia dapat mengenali dan berkommunikasi melalui doa kepada Allah. Oleh kerana itu manusia adalah ciptaan yang paling tertinggi.

    Kami menjawap:

    Jadi Tuhan mempunyai “limitation” atau batas-batas kekuasaan tertentu, salah-satunya hanya dapat berkomunikasi melalui sifat perumpamaanya sahaja, jadi hanya manusia sahaja dapat berkomunikasi, dengan Tuhan – itu hujah kamu.

    Bagaimanapula bilamana Tuhan berkomunikasi dengan burung-burung, semut-semut dan binatang-binatang lain – adakah Tuhan memiliki sifat-sifat tersebut ?

    Waduh, sungguh “complicated” sifat Tuhan kamu, dan ini satu penghinaan yang amat ketara !

    GE 1:31 Tuhan berbangga dengan ciptaanya.

    GE 6:5-6 Tuhan tidak berbangga dengan ciptaanya

    Apalagi yang perlu dijawap, Tuhan telah sama wajah dengan kamu, dan roh kamu pun telah bersekutu dengan Tuhan, jangankan berkomunikasi, agak-agak jika Tuhan salah, kamu pun boleh menegurnya tak ???

    Kristian menulis:

    Tetapi agak sedih keinginan Tuhan terhadap manusia tidak kekal. Manusia telah salah mengunakan kebebasan. Memberontak terhadap Allah yang diceritakan dalam fasal 2 dan 3 dari buku Kejadian yang memberi perintah kepada Adam dan Hawa, supaya jangan memakan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat. Pohon ini terletak di tengah-tengah taman Eden di mana Allah menempatkan mereka. Allah memperingati mereka bahawa apabila mereka mengingkari perintahNya dan memakan buah itu, mereka pasti akan mati. Syaitan menjelma ditaman itu dalam bentuk ular, lalu mengoda Hawa supaya memakan buah itu. Kemudian Hawa setelah memakan memberikan buah itu kepada Adam dan juga memakannya. Perbuatan orang tua kita yang pertama inilah kesilapan, dan merupakan pemberontakan besar terhadap Allah. Dengan kata lain, mereka ingin menjadi seperti Allah. Mereka enggan mematuhi perintah Allah, sebaliknya mereka lakukan kehendak diri sendiri. Apa akibatnya? Allah sangat murka terhadap mereka dan mengusir mereka dari taman Eden dan memaksa mereka hidup di dunia dengan penuh keluh kesah.

    Kami menjawap:

    Inilah diantara terjemahan karut Bible kamu: (3:1-24)

    1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN. Ular itu berkata kepada perempuan itu:

    “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?” ( wow – Ular binatang paling cerdik didarat ! )

    2 Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: “Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,

    3 tetapi – tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.”

    4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati,

    5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.”

    6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagi pula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya.

    7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat. ( wow – Adam dan Hawa mula-mula buta ! )

    8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah

    manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon- pohonan dalam taman. ( wow – tuhan berjalan pun ada bunyi ka ? )

    9 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Di manakah engkau?”

    10 la menjawab: “Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku

    bersembunyi.”

    11 firman-Nya: “Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Ku-larang engkau makan itu?”

    12 Manusia itu menjawab: “Perempuan yang Kau-tempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan.”

    13 Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: “Apakah yang telah kauperbuat ini?” Jawab perempuan itu: “Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan.”

    14 Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di

    antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.

    ( wow – ular makan debu tanah !)

    15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.” ( wow – Tuhan menggalakkan permusuhan antara keturunan ! )

    16 Firman-Nya kepada perempuan itu: “Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu.”

    17 Lalu firman-Nya kepada manusia itu: “Karena engkau mendengarkan perkataan isterimu dan memakan dari buah pohon, yang telah Ku perintahkan kepadamu: Jangan makan dari padanya, maka terkutuklah tanah karena engkau; dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu dari tanah seumur hidupmu: 18 semak duri dan rumput duri yang akan dihasilkannya bagimu, dan tumbuh-tumbuhan di padang akan menjadi makananmu; ( wow – ini makanan manusia ka ? )

    19 dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.”

    20 Manusia itu memberi nama Hawa kepada isterinya, sebab dialah yang menjadi ibu semua yang hidup.

    21 Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.

    ( wow – Tuhan menjadi tukang jahit kepada manusia !)

    22 Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang

    jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.” ( wow – salah satu dari kita – Manusia adalah Tuhan )

    23 Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil.

    24 la menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempat kanNyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan. ( wow – cerita Disney laa … )

    Petikan dari Genesis mengatakan :

    GE 2:17 Adam mesti mati pada hari dia memakan buah terlarang.

    GE 5:5 Adam hidup 930 tahun.

    01- “Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita ” – Siapa Kita? Oleh kerana Manusia adalah Tuhan, Siapa Kita? Adakah Ular?

    02- “maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.”Tuhan masih lagi berbicara dengan Kita – Siapa kita ? Seterunya Tuhan Bimbang, jika Adam dan Hawa mengulurkan tangannya ” mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.” Begitulah sifat Tuhan, yang mempunyai perasaan Bimbang !

    Selanjutnya Kristian menulis didalam bab DOSA:

    Di dalam Kitab Suci tertulis bahawa pemberontakan terhadap Allah, dinamakan dosa, dan akibatnya adalah maut. Perbuatan dosa manusia yang pertama ini adalah hal yang penting bagi mengerti keadaan manusia hingga kehari ini. Setiap manusia di dalam dunia ini tidak suci dan tidak sempurna, seperti Adam dan Hawa yang Allah ciptakan pada mulanya. Hal ini kita tidak perlu melihat pada orang lain. Cuba kita lihat hati kita sendiri. Bukankah kita sering melakukan sesuatu yang kita sudah ketahui adalah salah? Kita berkata adalah salah untuk berbohong tetapi kadangkala kita terus berbohong. Kita tahu bahawa kasih itu lebih baik daripada benci tetapi seringkali kita membenci orang lain. Mengapa kita berbuat demikian? Ini kerana kita telah mewarisi tabiat berdosa dari orang tua (Adam dan Hawa) kita yang pertama, dan seperti mereka, kita juga tidak dapat mematuhi Allah dengan sempurna.

    Kami menjawap:

    Jika berdosa PASTI mati, itu perkataan Bible. Oleh itu mengapa bayi yang tidak mengerti satu apapun boleh mati, dosa apakah yang telah diperbuat oleh mereka, sehingga mereka terpaksa dijatuhkan hukuman mati dan yang lebih logik, penggubal kitab, penyekutu Allah, perogol, perompak, pencuri, dan penjahat MESTI mati dahulu ! Selanjutnya jika kamu kata ini salah, itu salah – mengapa harus kamu memperbuat yang salah ? Kami merasakan, untuk kamu, buatlah apa-apa kesalahan sekalipun, walaupun dengan sengaja, atau secara tidak sengaja, sampai masa, basuh dosa, itu sajakan. Satu helah “pintu belakang” yang amat mudah.

    ” Minggu lepas bapa kawan saya ditahan oleh polis kerana kesalahan memandu melebihi had laju dan satu saman telah dikeluarkan kepada anaknya – satu FAKTA yang anih, tidak logik, merapu, dan akal yang sihat pasti tidak dapat menerima FAKTA tersebut, berbalik pada kes Adam dan Hawa – mengapa kita harus tanggung dosa mereka – siapa yang makan nagka, pasti dia yang terkena getahnya.

    Kristian menulis:

    Semasa seorang bayi dilahirkan kedunia, ia kelihatan murni dan tidak berdosa, tetapi beberapa bulan kemudian kejahatan mula muncul di dalamnya. Seperti yang dikatakan oleh Nabi Daud darihal dirinya; “Sesungguhnya dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandungi ibuku.” (Zabur 51:7).

    Oleh sebab itu kita terpaksa mengakui bahawa semua manusia berdosa, dan menyetujui Firman Allah yang berkata; “Betapa liciknya hati, lebih licik daripada segala sesuatu, hatinya sudah membatu; siapakah yang dapat mengetahuinya?” (Jeremia 17:9).

    Kami menjawap:

    Sekarang kamu mengatakan bayi yang baru dilahirkan tidak berdosa, jadi sepatutnya TIDAK ada kematian dikalangan bayi !. Kristian mempercayai bahawa penyaliban Isa itu satu yang ‘mesti’ untuk menghapuskan dosa asal manusia yang dibawa oleh Nabi Adam,

    walaubagaimanapun ia didapati amat bertentangan dengan ayat-ayat Bible itu sendiri.

    Deuteronomy 24 : 16.

    “Bapa-bapa tidak akan dibunuh kerana anaknya, juga anaknya tidak akan dibunuh kerana bapanya; setiap manusia harus dibunuh kerana dosanya sendiri”

    Jeremiah 31 : 30.

    “Tetapi setiap orang patut mati kerana kezalimannya sendiri…..”

    Ezekiel 18 : 20.

    “Jiwa yang berdosa harus mati. Anak tidak harus bertanggungjawab di atas kezaliman bapa, dan bapa tidak harus bertanggungjawab di atas kezaliman anak; kebenaran mesti berada di atas orang yang benar, dan kejahatan mesti berada di atas orang yang jahat”

    Jelas dari tiga ayat ini bahawa manusia itu harus bertanggungjawab atas dosa yang dilakukan. Mengapa Isa harus mati untuk membebaskan manusia dari dosa yang dibuat oleh manusia (Adam) sedangkan bible itu jelas mengatakan bahawa dosa itu dipikul oleh manusia itu sendiri ?. Akibat dari penciptaan ini maka timbulah “confession session”, dimana didalam bilik ini ada tiga bilik lain. Ditengah ialah bilik paderi, manakala menghubungkan bilik paderi dengan bilik-bilik kecil tu cuma ada satu ruang kecil yang dilapis dengan satu ‘semacam jaring’ untuk memudahkan berkomunikasi. Jadi bila dah masuk dalam bilik tu, kena greet la sikit, lepas tu cerita la dosa dosa tu. Lepas itu paderi itu berkata,’For you penance’ baca ‘Hail Mary’ 3 kali, ‘Our Father’ 2 kali, kalau dosa berat sikit, ha… kena baca la banyak sikit. Macam itu je. Habis baca, habis la dosa !. .

    Jadi, esok dan lusa, jangan segan silu, perbuatlah lebih banyak lagi dosa, kemudian cukup seminggu, datanglah ke gereja dan jumpa paderi, ulangi lagi perkataan tersebut, dan bersihlah diri itu dari dosa – satu jalan keluar yang amat mudah !.

    Persoalannya:

    01- Siapa bagi, ‘mandat’ pada paderi itu ?.

    02- Kalau paderi pula buat dosa – macam mana ?

    03- Memadaikah dosa yang dilakukan, cukup dengan lafaz ‘Hail Mary’ dan sebagainya ?

    04- Kenapa paderi berlagak penyelamat, sedangkan Bible menyatakan:Isaiah 43 : 11. “… Aku bahkan Aku, adalah Tuhanmu; dan disamping Aku tiada penyelamat”

    05- Matthew 19 : 14.

    ” Tetapi kata Isa, kasihan anak-anak kecil, jangan halang mereka dari datang kepadaku; kerana mereka itu adalah dari kerajaan

    langit”

    Lihatlah dengan mata dan kepala anda sendiri, ulasan anda sangat bercanggah dengan ayat-ayat Bible anda, bayi yang tidak berdosa perlu mati, kerana adanya dosa dari azali !

    Kristian menulis lagi:

    Isa berkata “Apa yang keluar daripada sesaorang, itulah yang menajiskan dia. Sebab dari dalamnyalah, iaitu dari dalam hatinya, datangnya fikiran-fikiran jahat yang memimpin dia membuat perkara perkara yang buruk akhlaknya: seperti merompak, membunuh, berzina, tamak; segala perkara yang jahat: seperti tipu daya, kelakuan yang tidak senonoh, kecemburuan, fitnahan, kesombongan, dan kebodohan. Perkara-perkara yang jahat ini semua datangnya dari dalam diri seorang, dan inilah yang menajiskan dia.”(Markus 7:20-23).

    Dan Allah yang mengetahui hati semua orang telah berkata: “Tidak ada yang benar, seorang pun tidak.” (Rum 3:10). Bagaimana pun, ada satu yang terkecuali seorang yang terbesar dari manusia, peribadi yang akan saya ceritakan kemudian.

    Kami menjawap:

    Jika Tuhan sendiri telah menyatakan “”Tidak ada yang benar, seorang pun tidak.” (Rum 3:10).” Kamu yang lebih bijak, lebih mengetahui dan lebih cerdik dari tuhan, tanpa segan-silu telah meng”over write” firman Tuhan dan seterusnya menyatakan bahawa masih ada ” satu yang terkecuali”.

    Kristian menulis:

    Maka betapa buruknya keadaan manusia! Sehingga melanggar perintah Allah, dia memutus hubungan denganNya dan menjadi seperti anak yang sesat dan melarat di tengah-tengah padang pasir. Dia tidak lagi menjadi anak-anak rohani Allah yang murni, tetapi menjadi musuh Allah dan menjadi hamba kepada dosa dan Syaitan. Dia tidak dapat berjalan di jalan yang ditentukan Allah: sesungguhnya dia mati di dalam cengkaman dosa. Seperti yang dikatakan Allah kapada Adam, akibat daripada dosa adalah maut, baik secara jasmani maupun secara rohani.

    Kami menjawap:

    Satu fakta yang amat berbelit dan keliru, manusia adalah tuhan, sekarang manusia pula anak – anak rohani tuhan, dan sekarang manusia menjadi musuh tuhan !
    Wahai orang-orang kafir!Ingatlah dunia ini hanyalah tumpangan sementara.Akherat jualah tempat kediaman yg kekal abadi selama-lamanya.Ucapkanlah tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan nabi Muhammad itu adalah utusan Allah pasti kalian berjaya.Amin Ya Rabbal alamin.

  66. ilham othmany Says:

    Bolehkah membunuh ?

    * Exodus 20:13 Jangan membunuh

    * Leviticus 24:17 Juga apabila seseorang membunuh seorang manusia, pastilah ia dihukum mati.

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * Exodus 32:27 Berkatalah ia kepada mereka: “Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Baiklah kamu masing-masing mengikatkan pedangnya pada pinggangnya dan berjalanlah kian ke mari melalui perkemahan itu dari pintu gerbang ke pintu gerbang, dan biarlah masing-masing membunuh saudaranya dan temannya dan tetangganya.”

    * Numbers 15:36 Lalu segenap umat menggiring dia ke luar tempat perkemahan, kemudian dia dilontari dengan batu, sehingga ia mati, seperti yang difirmankan TUHAN kepada Musa.

    * I Samuel 6:19 “6:19. Dan Ia membunuh beberapa orang Bet-Semes, karena mereka melihat ke dalam tabut TUHAN; Ia membunuh tujuh puluh orang dari rakyat itu. Rakyat itu berkabung, karena TUHAN telah menghajar mereka dengan dahsyatnya.”

    * I Samuel 15:2,3,7,8 ” Beginilah firman TUHAN semesta alam: Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel, karena orang Amalek menghalang-halangi mereka, ketika orang Israel pergi dari Mesir. Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun kanak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai…Lalu Saul memukul kalah orang Amalek mulai dari Hawila sampai ke Syur, yang di sebelah timur Mesir. Agag, raja orang Amalek, ditangkapnya hidup-hidup, tetapi segenap rakyatnya ditumpasnya dengan mata pedang.”

    * Hosea 13:16 “Samaria harus mendapat hukuman, sebab ia memberontak terhadap Allahnya. Mereka akan tewas oleh pedang, bayi-bayinya akan diremukkan, dan perempuan perempuannya yang mengandung akan dibelah perutnya.”

    Bolehkah menipu?

    * Exodus 20:16 “Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu”

    Proverbs 12:22 “Bibir yang dusta berdosa pada Tuhan.”
    Opss…berlawanan pula dengan:
    * I Kings 22:23 “Karena itu, sesungguhnya TUHAN telah menaruh roh dusta ke dalam mulut semua nabimu ini, sebab TUHAN telah menetapkan untuk menimpakan malapetaka kepadamu.”

    * II Thessalonians 2:11 “Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta”

    * bandingkan juga Joshua 2:4-6 dengan James 2:25.

    Bolehkah mencuri/merompak/memeras/merampas … ?

    * Exodus 20:15 ” Jangan mencuri..”

    * Leviticus 19:13 “Jangan engkau memeras sesama manusia dan janganlah engkau merampas”

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * Exodus 3:22 “demikianlah kamu akan merampasi orang Mesir itu.”

    * Exodus 12:35-36 ” Orang Israel melakukan juga seperti kata Musa; mereka meminta dari orang Mesir barang-barang emas dan perak serta kain-kain…. Dan TUHAN membuat orang Mesir bermurah hati terhadap bangsa itu, sehingga memenuhi permintaan mereka. Dmikianlah mereka merampasi orang Mesir itu.

    * Luke 19:29-34 “Yesus menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan: “Pergilah ke kampung yang di depanmu itu: Pada waktu kamu masuk di situ, kamu akan mendapati seekor keledai muda tertambat, yang belum pernah ditunggangi orang. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah ke mari. Dan jika ada orang bertanya kepadamu: Mengapa kamu melepaskannya? jawablah begini: Tuhan memerlukannya.”

    Errrr.. bagaimana dengan sabat?

    * Exodus 20:8 “Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat.”

    * Exodus 31:15 “setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari Sabat, pastilah ia dihukum mati.”

    * Numbers 15:32,36 “Ketika orang Israel ada di padang gurun, didapati merekalah seorang yang mengumpulkan kayu api pada hari Sabat. Lalu orang-orang yang mendapati dia sedang mengumpulkan kayu api itu, menghadapkan dia kepada Musa dan Harun dan segenap umat itu. Orang itu dimasukkan dalam tahanan, oleh karena belum ditentukan apa yang harus dilakukan kepadanya. Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Orang itu pastilah dihukum mati; segenap umat Israel harus melontari dia dengan batu di luar perkemahan.” Lalu segenap mati menggiring dia ke luar tempat perkemahan, kemudian dia dilontari dengan batu, sehingga ia mati, seperti yang difirmankan TUHAN kepada Musa.

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * Isaiah 1:13 “Jangan lagi membawa persembahanmu yang tidak sungguh, sebab baunya adalah kejijikan bagi-Ku. Kalau kamu merayakan bulan baru dan sabat atau engadakan pertemuan – pertemuan, Aku tidak tahan melihatnya, karena perayaanmu itu penuh kejahatan.”

    * John 5:16 “Dan karena itu orang-orang Yahudi berusaha menganiaya Yesus, karena ia melakukan hal-hal itu pada hari Sabat.”

    * Colossians 2:16 “Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat.”

    Bolehkah buat patung ?

    * Exodus 20:4 “Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.”

    * Leviticus 26:1 ” Janganlah kamu membuat berhala bagimu, dan patung atau tugu berhala janganlah kamu dirikan bagimu; juga batu berukir janganlah kamu tempatkan di negerimu untuk sujud menyembah kepadanya, sebab Akulah TUHAN.”

    * Deuteronomy 27:15 ” Terkutuklah orang yang membuat patung pahatan atau patung tuangan, suatu kekejian bagi TUHAN, buatan tangan seorang tukang, dan yang mendirikannya dengan tersembunyi. Dan seluruh bangsa itu haruslah menjawab: Amin!

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * Exodus 25:18 “Dan haruslah kaubuat dua kerub dari emas, kaubuatlah itu dari emas tempaan, pada kedua ujung tutup pendamaian itu.”

    * I Kings 7:15,16,23,25 “Ia membentuk dua tiang tembaga, tinggi tiang yang satu delapan belas hasta dan dapat dililit oleh tali yang dua belas hasta panjangnya; tiang yang kedua demikian juga… Dibuatnya juga dua ganja untuk ditaruh di kepala tiang-tiang itu, dari tembaga tuangan, tinggi ganja yang satu lima hasta dan tinggi ganja yang kedua lima hasta… Kemudian dibuatnyalah “laut” tuangan yang sepuluh hasta dari tepi ke tepi, bundar keliling, lima hasta tingginya, dan yang dapat dililit berkeliling oleh tali yang tiga puluh hasta panjangnya…”Laut” itu menumpang di atas dua belas lembu, tiga menghadap ke utara dan tiga menghadap ke barat, tiga menghadap ke selatan dan tiga menghadap ke timur; “laut” itu menumpang di atasnya, sedang segala buntut lembu itu menuju ke dalam.”

    Adakah kita “terselamat” dengan usaha kita ?

    * Ephesians 2:8,9 “Sebab karena kasih karnia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,.. itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.”

    * Romans 3:20,28 “Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan dihadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa. …Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.”

    * Galatians 2:16 “Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus.”

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * James 2:24 “Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.”

    * Matthew 19:16-21 “Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?..Jawab Yesus: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik.

    Tetapi

    jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.” … Kata orang itu kepada-Nya: “Perintah yang mana?” Kata Yesus: “Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, … hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” … Kata orang muda itu kepada-Nya: “Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?” … Kata Yesus kepadanya: “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”

    Persoalanya ialah “adakah kita “terselamat” dengan usaha kita, tetapi Paul kata “tidak dengan usaha kita” !

    Bolehkah kita mempunyai hamba abdi ?

    * Leviticus 25:45-46 ” Juga dari antara anak-anak pendatang yang tinggal di antaramu boleh kamu membelinya dan dari antara kaum mereka yang tinggal di antaramu, yang dilahirkan di negerimu. Orang-orang itu boleh menjadi milikmu. Kamu harus membagikan mereka sebagai milik pusaka kepada anak-anakmu yang kemudian, supaya diwarisi sebagai milik; kamu harus memperbudakkan mereka untuk selama-lamanya, tetapi atas saudara-saudaramu, orang-orang Israel, janganlah memerintah dengan kejam yang satu sama yang lain.”

    * Genesis 9:25 “25 berkatalah ia: “Terkutuklah Kanaan, hendaklah ia menjadi hamba yang paling hina bagi saudara-saudaranya.”

    * Exodus 21:2,7 “Apabila engkau membeli seseorang budak Ibrani, maka haruslah ia bekerja padamu enam tahun lamanya, tetapi pada tahun ketujuh ia diizinkan keluar sebagai orang merdeka, dengan tidak membayar tebusan apa-apa. Apabila ada seorang menjual anaknya yang perempuan sebagai budak, maka budak perempuan itu tidak boleh keluar seperti cara budak-budak lelaki keluar.

    * Joel 3:8 “Dan aku akan menjual kanak-kanak lelaki dan perempuan kepada puak Judah dan mereka pula akan menjual pula kepada puak Sabeans, iaitu penduduk yang sangat jauh, dan ini adalah perintah Tuhan.”

    * Luke 12:47,48 [Jesus berkata] “Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan. Tetapi barang siapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yangbanyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut.

    * Colossians 3:22 “Hamba, mesti ikut semua perintah tuanya.”

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * Isaiah 58:6 ” Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka belenggu belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk (yoke).”

    * Matthew 23:10 ” Janganlah pula kamu disebut Tuan, karena hanya satu Tuan, yaitu Mesias. “Pro-slavery bible verses were cited by many churches in the South during the Civil War, and were used in the Dutch Reformed Church to justify apartheid in South Africa. There are more pro-slavery verses than cited here. ”

    Adakah God berpendirian dan suka menyesal ?

    * Malachi 3:6 “Aku adalah Tuhan; Aku tidak tukar fikiran.”

    * Numbers 23:19 ” Tuhan bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? ”

    * Ezekiel 24:14 “Bila Tuhan( Aku ) bercakap, Aku akan melakukanya. Aku tidak akan berpatah balik, atau mencari helah dan Aku tidak akan menyesal.”

    * James 1:17 ” Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangankarena pertukaran.”

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * Exodus 32:14 “Dan menyesallah TUHAN karena malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya.”

    * Genesis 6:6,7 “maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya. Berfirmanlah TUHAN: “Aku akan menghapuskan manusia yang telah Ku-ciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka.”

    * Jonah 3:10 “Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah di rancangkan-Nya terhadap mereka, dan Iapun tidak jadi melakukannya.”

    * Lihat juga II Kings 20:1-7, Numbers 16:20-35, Numbers 16:44-50.

    * Lihat Genesis 18:23-33, Abraham meminta diskaun dari Tuhan, Tuhan beri, minta lagi, beri lagi, minta lagi beri lagi, bayangkan dari 50 orang kepada 10 orang, pula tu “face to face”.

    Tidakkah Tuhan tahu, Abraham cuma minta simpati, walaubagaimapun Tuhan memusnahkan juga bandar tersebut ! Adakah kita dihukum kerana dosa ibu/bapa (parents’ sins?)

    * Exodus 20:5 “Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku.” ( Diulangi dalam Deuteronomy 5:9)

    * Exodus 34:6 ” Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya dan berseru: “TUHAN, TUHAN, Allah penyayang dan pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya dan setia-Nya,.. yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran dan dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan cucunya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat.

    * I Corinthians 15:22 “Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam”

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * Ezekiel 18:20 “Dan anak tidak akan tanggung dosa bapa.”

    * Deuteronomy 24:16 ” Janganlah ayah dihukum mati karena anaknya, janganlah juga anak dihukum mati karena ayahnya; setiap orang harus dihukum mati karena dosanya sendiri.”

    Wahai orang-orang kafir.Sangat malang sesiapa yg tidak mengikuti kebenaran kerana tidak mengetahui.Tetapi malang malang malang malang malang malang dan malang sesiapa yg udah tau tetapi masih tidak mengikuti kebenaran itu.Pengetahuannya menjadi sumber kutukan baginya kerana siksaannya akan diberatkan pada hari kiamat nanti.Ucapkanlah tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan nabi Muhammad itu utusan Allah kalian pasti akan berjaya.

  67. ilham othmany Says:

    Adakah Tuhan Baik atau Jahat ?
    * Psalm 145:9 “Tuhan baik kepada semua.”
    * Deuteronomy 32:4 “Gunung Batu yang pekerjaan-Nya sempurna, karena segala jalan-Nya adil, Tuhan yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia.”
    Opss…berlawanan pula dengan:
    * Isaiah 45:7 “yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib baik dan menciptakan nasib malang; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini.”
    * Lamentations 3:38 “Bukankah dari mulut Yang Mahatinggi keluarapa yang buruk dan apa yang baik?”
    * Jeremiah 18:11 “Beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku ini sedang menyiapkan malapetaka terhadap kamu dan merancangkan rencana terhadap kamu. ”
    * Ezekiel 20:25,26 “Beginilah firman Tuhan ALLAH: Pada hari Aku memilih Israel, Aku bersumpah kepada keturunan kaum Yakub dan menyatakan diri kepada mereka di tanah Mesir; Aku bersumpah kepada mereka: Akulah TUHAN Allahmu! … Pada hari itu Aku bersumpah kepada mereka untuk membawa mereka dari tanah Mesir ke tanah yang Kupilih baginya, negeri yang berlimpah limpah susu dan madunya, tanah yang permai di antara semua negeri.”

    Adakah Tuhan mencobai manusia ?
    * James 1:13 “Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.”
    Opss…berlawanan pula dengan:
    * Genesis 22:1 ” Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: “Abraham,” lalu sahutnya: “Ya, Tuhan.”

    Adakah Tuhan suka keamanan?
    * Romans 15:33 “15:33 Allah, sumber damai sejahtera, menyertai kamu sekalian! Amin.”
    * Isaiah 2:4 “. . . maka mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang.”
    Opss…berlawanan pula dengan:
    * Exodus 15:3 “TUHAN itu pahlawan perang; TUHAN, itulah nama-Nya.”
    * Joel 3:9-10 “Siap untuk berperang, bangunlah pria unruk kebarisan hadapan, siapkan tombak, dan anak panah, dan biarkan yang lemah mengatakan ” aku kuat.”

    Adakah Jesus pembawa kedamaian/keamanan ?
    * John 14:27 “Keamanan aku tinggalkan untuk my, keamanan ku, aku berikan kepada mu.”
    * Acts 10:36 ” Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang ada- lah Tuhan dari semua orang.”
    * Luke 2:14 “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi diantara manusia yang berkenan kepadaNya.”
    Opss…berlawanan pula dengan:
    * Matthew 10:34 “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang… Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya… dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.
    * Luke 22:36 … siapa yang mempunyai pundi-pundi, hendaklah ia membawanya, demikian juga yang mempunyai bekal, dan siapa yang tidak mempunyainya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli pedang.”

    Bolehkah percaya persaksian Jesus?
    * John 8:14 “Jawab Yesus kepada mereka, kata-Nya: “Biar pun Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, namun kesaksian-Ku itu benar.”
    Opss…berlawanan pula dengan:
    * John 5:31 “Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar.” “Record” dan “witness” yg digunakan diatas berasal dari perkataan Greekin iaitu “martyria”.

    Bolehkah marah ?
    * Matthew 5:22 ” [Jesus berkata] Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum”
    Opss…berlawanan pula dengan:
    * Matthew 23:17 “[Jesus berkata] “Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta”
    * Psalm 14:1 ” Orang bebal berkata dalam hatinya: “Tidak adaAllah.”

    Adakah sesiapa pernah melihat Tuhan?
    * John 1:18 ” Tidak seorang pun yang pernah melihat Allah” * Exodus 33:20 “Lagi firman-Nya: “Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup.”
    * John 6:46 ” Hal itu tidak berarti, bahwa ada orang yang telah melihat Bapa. Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa.”
    * I John 4:12 “Tidak ada manusia pernah melihat Tuhan pada mana-mana masa.”
    Opss…berlawanan pula dengan:
    * Genesis 32:30 ” Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: “Aku telah melihat Allah berhadapan muka”.
    * Exodus 33:11 “Dan TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti orang berbicara kepada temannya; kemudian kembalilah ia ke perkemahan.
    * Isaiah 6:1 “Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.”
    * Job 42:5 “Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.”

    Ada berapa Tuhan?
    * Deuteronomy 6:4 ” Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu satu.”
    Opss…berlawanan pula dengan:
    * Genesis 1:26 ” Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa.”
    * Genesis 3:22
    * I John 5:7 ” Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat”
    Ada tiga di surga, Bapa, firmanNya dan Roh Kudus – dan mereka bertiga mendakwa mereka adalah Tuhan – mereka juga tidak mendakwa sebagai “WE”, ini adalah setelah semua ulamak-ulamak kristian memerah otak untuk memahami Bible, dan mengambil jalan mudah, hingga terciptanya Triniti – 3 dalam satu, dan satu dalam 3 !

    Kes ini rumit bagi Kristian, tetapi amat mudah jika mereka menggunakan Quran – kita akan bincangkan Trinity sebentar lagi !

    Adakah kita berdosa?
    * Romans 3:23 “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,”
    * Romans 3:10 “seperti ada tertulis: “Tidak ada yang benar, seorang pun tidak.”
    * Psalm 14:3 “Mereka semua telah menyeleweng, semuanya telah jahat; tidak ada yang berbuat baik.”
    Opss…berlawanan pula dengan:
    * Job 1:1 “Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.”
    * Genesis 7:1 “Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Nuh: “Masuklah ke dalam bahtera itu, engkau dan seisi rumahmu, sebab engkaulah yang Kulihat benar di hadapan-Ku di antara orang zaman ini.”
    * Luke 1:6 ” Keduanya adalah benar di hadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat.”

    Berapa tahun umur Ahaziah?
    * II Kings 8:26 “Ia berumur dua puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri raja Israel.”
    Opss…berlawanan pula dengan:
    * II Chronicles 22:2 “Empat puluh dua tahun semasa Ahaziah menjadi raja memerintah Yerusalem.”

    Bolekah bersumpah?
    * Numbers 30:2 ” Apabila seorang laki-laki bernazar atau bersumpah kepada TUHAN, sehingga ia mengikat dirinya kepada suatu janji, maka janganlah ia melanggar perkataannya itu; haruslah ia berbuat tepat seperti yang diucapkannya.”
    * Genesis 21:22-24,31 ” Pada waktu itu Abimelekh, beserta Pikhol, panglima tentaranya, berkata kepada Abraham: “Allah menyertai engkau dalam segala sesuatu yang engkau lakukan… Oleh sebab itu, bersumpahlah kepadaku di sini demi Allah, bahwa ‘engkau tidak akan berlaku curang kepadaku, atau kepada anak-anakku, atau kepada cucu cicitku; sesuai dengan persahabatan yang kulakukan kepadamu, demikianlah harus engkau berlaku kepadaku dan kepada negeri yang kautinggali sebagai orang asing… Lalu kata Abraham: “Aku bersumpah!” … Sebab itu orang menyebutkan tempat itu Bersyeba, karena kedua orang itu telah bersumpah di sana.
    * Hebrews 6:13-17 ” Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya,
    * tengok juga Genesis 22:15-19, Genesis 31:53, dan Judges 11:30-39.
    Opss…berlawanan pula dengan:
    * Matthew 5:34-37 “Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-sekali bersumpah, baik demi langit,karena langit adalah takhta Allah … maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, atau pun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah Kota Raja Besar; … janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai ramputpun. …Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jah

    Bila Jesus disalib ???
    * Mark 15:25 “Hari jam sembilan ketika Ia disalibkan” tetapi Bible
    Inggris lain Mark 15:25 “And it was the third hour, and they crucified him.”
    Opss…berlawanan pula dengan:
    * John 19:14-15 “And about the sixth hour:” dan Bible lain mengatakan pula 19:14-15 ” Hati itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam dua belas. Kata Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu: “Inilah rajamu!”
    Satu Jesus, berapa punya banyak cerita laaa … inilah kesan ciptaan manusia – mana ada perfact !

    To all non muslim:Bersegeralah betobat dan memluk Islam supaya lkalian beroleh kejayaan di dunia dan di akhirat.Kejayaan yg sangat besar disediakan oleh Allah Taala.
    Kepada all non muslim di luar sana.Anda tidak tahu keranda anda sedang disiapkan,tempat permakaman anda telah pun tersedia barangkali,sedang anda di sini masih kafir.Anda dalam bahaya.Sekurang-kurangnya anda cobalah berusaha mengkaji Islam.Yg lain biarin Allah yg uruskan.Kamu tidak akan masuk Islam dengan kekuatan kamu sendiri,tetapi kamu akan masuk Islam dengan kekuatan Allah.Dan Allah hanya ingin melihat sejauh mana kamu mau utk itu.
    Wahai orang-orang kafir.Ayolah!Hampiri Islam.Masuklah kalian ke dalam Islam semuanya.Selamatkan diri dan keluarga kalian dari api neraka yg menyala-nyala.Tujulah kejayaan Islam.Ucapkanlah kalimah syahadah,kalian pasti berjaya.
    Wahai orang-orang kafir ingatlah dunia ini hanya sementara.Akherat jualah tempat kediaman yg abadi selama-lamanya.Ucapkanlah Tidak ada Tuhan selain Allah,Nabi Muhammad itu utusan Allah kalian pasti berjaya.

    1. Damaila Di Bumi Says:

      hai ilham othmany, pengetahuanmu tidak akan pernah bisa memecahkan rahasia Tuhan…..karena dengan pengetahuanmu menjadikan kamu sombong!!!!!muhammad memang utusan Tuhan, Jesus juga utusan Tuhan, SO?????
      semoga mukjizat Jesus membukakan matamu, amien

  68. Damaila Di Bumi Says:

    hai ilham othmany, pengetahuanmu tidak akan pernah bisa memecahkan rahasia Tuhan…..karena dengan pengetahuanmu menjadikan kamu sombong!!!!!muhammad memang utusan Tuhan, Jesus juga utusan Tuhan, SO????
    semoga mukjizat Jesus membukakan matamu, amien

  69. alexvegaz Says:

    hei ilham, pengetahuanmu tidak akan mampu membongkar rahasia Tuhan, pengetahuanmu tentang agama memang hebat, tapi menjadikan kamu sombong dan munafik!!!agama bukan untuk diperdebatkan tapi untuk di imani…
    Jesus berkata: Akulah ALfa dan Omega!!!
    A. Di Injil

    Wahyu 1:8
    “Akulah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Maha Kuasa.”

    Wahyu 1:17-18
    …. Aku adalah Yang Awal dan Yang akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang egala kunci maut dan kerajaan maut.

    Wahyu 22:13
    Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.”

    B. Di Alquran

    Al-hadid Madaniyyah; surah ke 57 ayat 3 (dari Quran)
    Dialah Yang Awal, Yang Akhir, Yang Zahir dan yang batin, Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.

    Al-hadid Madaniyyah; surah ke 57 ayat 4 (dari Quran)
    Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa……….

    Al-hadid Madaniyyah; surah ke 57 ayat 5 (dari Quran)
    Milik-Nyalah kerajaan langit dan bumi…
    kami umat Jesus tetap yakin dan percaya akan firman Tuhan diatas…
    silakan kalian menghujat Jesus dan injil-Nya tapi ingat akan ada hari penghakiman terakhir. hanya yesus yang akan datang pada hari itu dan akan memusnahkan dajjal pada hari kiamat nanti…maka genaplah firman Tuhan…Amien

  70. ilham othmany Says:

    Mestikah kita mengikut undang-undang?

    * I Peter 2:13 “Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi.”

    * Matthew 22:21 “Jawab mereka: “Gambar dan tulisan Kaisar.” Lalu kata Yesus kepada mereka: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.” lihat juga Romans 13:1,7 dan Titus 3:1.

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * Acts 5:29 “Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: “Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.”

    Teka-teki: Berapa banyak binatang ada didalam Bahtera ?

    * Genesis 6:19 “Dan dari segala yang hidup, dari segala makhluk, dari semuanya haruslah engkau bawa satu pasang ke dalam bahtera itu, supaya terpelihara hidupnya bersama-sama dengan engkau; jantan dan betina harus kaubawa.”

    * Genesis 7:8-9 ” Dari binatang yang tidak haram dan yang haram, dari burung-burung dan dari segala yang merayap di muka bumi,… datanglah sepasang mendapatkan Nuh ke dalam bahtera itu, jantan dan betina, seperti yang diperintahkan Allah kepada Nuh”

    * Genesis 7:15 “dari segala yang hidup dan bernyawa datanglah sepasang mendapatkan Nuh ke dalam bahtera itu.”

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * Genesis 7:2 “Dari segala binatang yang tidak haram haruslah kauambil tujuh pasang, jantan dan betinanya, tetapi dari binatang yang haram satu pasang, jantan dan betinanya.”

    Adakah lelaki dan perempuan dicipta setaraf ?

    * Genesis 1:27 “Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.”

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * Genesis 2:18,23 ” TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia… Lalu berkatalah manusia itu: “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.”

    Siapa tercipta dahalu : Pokok atau manusia ?

    * Genesis 1:12-31 ” Tanah itu menumbuhkan tunas-tunas muda, segala jenis tumbuh-tumbuhan yang berbiji dan segala jenis pohon pohonan yang menghasilkan buah yang berbiji… Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari ketiga… Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * Genesis 2:5-9 ” belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang,sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu… ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup…Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; di situlah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu…Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya.

    Adakah Michal mempunyai anak?

    * II Samuel 6:23 “Oleh itu Michal anak perempuan Saul tidak mempunyai anak sehingga hari kematianya.”

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * II Samuel 21:8 “tetapi raja itu mengambil dua anak lelaki Rizpah …. dan lima anak lelaki Michal, anak perempuan Saul.”

    Berapa banyak kandang kuda Solomon – 4 ribu atau 40 ribu ?

    * I Kings 4:26 ” Lagipula Salomon mempunyai kuda empat puluh ribu kandang untuk kereta-keretanya dan dua belas ribu orang berkuda.”

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * II Chronicles 9:25 “dan Solomon mepunyai empat ribu kandang untuk kuda dan keretanya dan dua belas ribu orang berkuda.”

    Adakah teman-teman Paul juga mendengar suara itu ?

    * Acts 9:7 “Maka termangu-mangulah teman-temannya seperjalanan, karena mereka memang mendengar suara itu, tetapi tidak melihat seorang jugapun.”

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * Acts 22:9 “Dan mereka yang menyertai aku, memang melihat cahaya itu, tetapi suara Dia, yang berkata kepadaku, tidak mereka dengar.”

    Adakah Tuhan Kristian “omnipotent” seperti yang didakwa ?

    * Jeremiah 32:27 “”Sesungguhnya, Akulah TUHAN, Allah segala makhluk; adakah sesuatu apapun yang mustahil untuk-Ku?.”

    * Matthew 19:26 ” Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin.”

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * Judges 1:19 “Dan TUHAN menyertai suku Yehuda, sehingga mereka menduduki pegunungan itu; tetapi mereka tidak dapat menghalau penduduk yang di lembah, sebab orang-orang ini mempunyai kereta-kereta besi.”

    Adakah Tuhan bersemayam ditempat yang terang?

    * I Timothy 6:16 “Dialah satu-satunya yang tidak takluk kepada maut, bersemayam dalam terang yang tak terhampiri. Seorang pun tak pernah melihat Dia dan memang manusia tidak dapat melihat Dia. Bagi-Nyalah hormat dan kuasa yang kekal! Amin.”

    * James 1:17 “Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atas bayangan karena pertukaran.”:

    * John 12:35 “Hanya sedikit waktu lagi terang ada di antara kamu.Selama terang itu ada padamu, percayalah kepadanya, supaya kegelapan jangan menguasai kamu; barangsiapa berjalan dalam kegelapan, ia tidak tahu ke mana ia pergi.”

    * Job 18:18 “Ia diusir dari tempat terang ke dalam kegelapan, dan ia dienyahkan dari dunia.”

    * Daniel 2:22 “Dialah yang menyingkapkan hal-hal yang tidak terduga dan yang tersembunyi, Dia tahu apa yang ada di dalam gelap, dan terang ada pada-Nya.” Lihat juga Psalm 143:3, II Corinthians 6:14, dan Hebrews 12:18-22.

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * I Kings 8:12 ” Pada waktu itu berkatalah Salomon: “TUHAN telah menetapkan matahari di langit, tetapi Ia memutuskan untuk diam dalam kekelaman.” (diulangi pada II Chronicles 6:1) * II Samuel 22:12 “Dan Ia membuat kegelapan di sekeliling-Nya menjadi pondok-Nya: air hujan yang gelap, awan yang tebal.”

    * Psalm 18:11 ” Ia membuat kegelapan di sekeliling-Nya menjadi persembunyian-Nya, ya,menjadi pondok-Nya: air hujan yang gelap, awan yang tebal.”

    * Psalm 97:1-2 “TUHAN adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak, biarlah banyak pulau bersukacita! … Awan dan kekelaman ada sekeliling Dia, keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.”

    Adakah Tuhan menerima “korban manusia”?

    * Deuteronomy 12:31 “Jangan engkau berbuat seperti itu terhadap TUHAN, Allahmu; sebab segala yang menjadi kekejian dari bagi TUHAN, apa yang dibenci- Nya, itulah yang dilakukan mereka bagi Allah mereka; bahkan anak-anaknya lelaki dan anak anaknya perempuan dibakar mereka dengan api bagi Allah mereka”

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * Genesis 22:2 “Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak,pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”

    * Exodus 22:29 “Janganlah lalai mempersembahkan hasil gandummu dan hasil anggurmu. Yang sulung dari anak-anakmu lelaki haruslah kau persembahkan kepada-Ku. .”

    * Judges 11:30-39 “Lalu bernazarlah Yefta kepada TUHAN, katanya: “Jika Engkau sungguh-sungguh menyerahkan bani Amon itu ke dalam tanganku,…maka apa yang keluar dari pintu rumahku untuk menemui aku, pada waktu aku kembali dengan selamat dari bani Amon, itu akan menjadi kepunyaan TUHAN, dan aku akan mempersembahkannya sebagai korban bakaran…Kemudian Yefta berjalan terus untuk berperang melawan bani Amon, dan TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangannya… Ketika Yefta pulang ke Mizpa ke rumahnya, tampaklah anaknya perempuan keluar menyongsong dia dengan memukul rebana serta menari-nari. Dialah anaknya yang tunggal; selain dari dia tidak ada anaknya laki-laki atau perempuan….Demi dilihatnya dia, dikoyakkannyalah bajunya, sambil berkata: “Ah, anakku, engkau membuat hatiku hancur luluh dan engkaulah yang mencelakakan aku; aku telah membuka mulutku bernazar kepada TUHAN, dan tidak dapat aku mundur.”

    * II Samuel 21:8-14 “Lalu raja (David) mengambil kedua anak laki- laki Rizpa binti Aya, yang dilahirkannya bagi Saul, yakni Armoni dan Mefiboset, dan kelima anak laki-laki Merab binti Saul, yang dilahirkannya bagi Adriel bin Barzilai, orang Mehola itu…kemudian diserahkannyalah mereka ke dalam tangan orang-orang Gibeon itu. Orang-orang ini menggantung mereka di atas bukit, di hadapan TUHAN. Ketujuh orang itu tewas bersama-sama. Mereka telah dihukum mati pada awal musim menuai, pada permulaan musim menuai jelai… Orang melakukan segala sesuatu yang diperintahkan raja, maka sesudah itu Allah mengabulkan doa untuk negeri itu.”

    * Hebrews 10:10-12 ” Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus..Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah.”

    * I Corinthians 5:7 ” Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.” tetapi terjemah Ingerisnya ” For even Christ our passover is sacrificed for us.”

    Siapa bapa Joseph – Heli atau Yakub – atau kedua-dua sekali ?

    * Matthew 1:16 ” Yakub memperanakkan Joseph suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.”

    Opss…berlawanan pula dengan:

    * Luke 3:23 ” Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun (itulah menurut anggapan orang), Dia adalah anak Joseph, anak Heli.”

    Begitulah antara lain dari beratus-ratus percangahan yang kita kemukakan sebagai bukti, sehingga ianya tidak dapat diterima oleh akal yang sihat.

    Inilah petikan ayat-ayat dari Bible yang kamu ciptakan sendiri, wahai puak Kristian – jawaplah dengan ikhlas “Inikah ianya Injil ?”, pada kami, ianya tidak sama – ketaralah yang mana Injil yang mana “Bible”!

    Wahai orang-orang kafir.Hanya kebenaran yg dapat menyelamatkan kalian.Ke mana pun kalian pergi kalian akan sentiasa diintai malaikat maut.Hanya menunggu masa sahaja.Jika sudah tersurat takdir kalian entah esok atau lusa,kalian akan menelan penyesalan akibat mati didalam keadaan syirik(mendua dan menigakan Allah).Alangkah sayupnya hati kami apabila mengenangkan itu!Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan nabi Muhammad itu utusan Allah.Pasti kalian berjaya.Amin.

  71. ilham othmany Says:

    marilah kita baca satu puisi sex, yang telah dirakamkan oleh Bible. Perhatikan, kata-kata celupar yang diucapkan, dan inilah ayat-ayat Tuhan, dimana kaum Kristian sangat menjagainya, sehingga Tuhan amat sayang kepada mereka… weeeekkk !

    (Song of Solomon 7:10-13, RSV)

    7:1. Betapa indah langkah-langkahmu dengan sandal-sandal itu, puteri yang berwatak luhur! Lengkung pinggangmu bagaikan perhiasan, karya tangan seniman.

    7:2 Pusarmu seperti cawan yang bulat, yang tak kekurangan anggur campur. Perutmu timbunan gandum, berpagar bunga-bunga bakung.

    7:3 Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang.

    7:4 Lehermu bagaikan menara gading, matamu bagaikan telaga di Hesybon, dekat pintu gerbang Batrabim; hidungmu seperti menara di gunung Libanon, yang menghadap ke kota Damsyik.

    7:5 Kepalamu seperti bukit Karmel, rambut kepalamu merah lembayung; seorang raja tertawan dalam kepang-kepangnya.

    7:6 Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi.

    7:7 Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dadamu gugusannya.

    7:8 Kataku: “Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan – gugusannya Kiran ya buah dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel.

    7:9 Kata-katamu manis bagaikan anggur!” Ya, anggur itu mengalir kepada kekasihku dengan tak putus-putusnya, melimpah ke bibir orang-orang yang sedang tidur!

    7:10 Kepunyaan kekasihku aku, kepadaku gairahnya tertuju. 7:11 Mari, kekasihku, kita pergi ke padang, bermalam di antara bunga-bunga pacar!

    7:12 Mari, kita pergi pagi-pagi ke kebun anggur dan melihat apakah pohon anggur sudah berkuncup, apakah sudah mekar bunganya, apakah pohon pohon delima sudah berbunga! Di sanalah aku akan memberikan cintaku kepadamu!

    7:13 Semerbak bau buah dudaim; dekat pintu kita ada pelbagai buah-buah yanglazat, yang telah lama dan yang baru saja dipetik. Itu telah kusimpan bagimu, kekasihku! Kita tinggalkan cerita 18XXX, dan marilah kita lihat masalah Bible, yang tidak masuk akal. Tuhan memberi kita akal, marilah kita lihat adakah Bible berlawanan dengan sains seperti yang kita ketahui hari ini.

    01- Kelawar adalah burung. (Deut 14:11-18, Lev 11:13-19) Tidak: Kelawar adalah mamalia.

    02- Serangga ada empat kaki. (Lev 11:23) Tidak: serangga ada 6 kaki, tidak ada makluk terbang yang ada empat kaki.

    03- Ular disumpah untuk merayap dengan perutnya dan makan debu tanah. (Gen 3:14) Tidak: Ular makan, manusia, binatang, dan sebagainya… Burger belum lagi.

    04- Tuhan mencipta 2 cahaya, satu untuk siang satu untuk malam. (Gen 1:16) Tidak: bulan tidak ada cahaya sendiri, ia membalikan cahaya matahari.

    05- Tuhan mencipta matahari kemudian bintang-bintang. (Gen 1:16) Tidak: Scientists mengatakan bintang-bintang ujud berjuta tahun sebelum matahari, dan matahari juga sebahagian dari kumpulan bintang-bintang.

    Begitulah antara yang kami kutip dari Bible, mari kita lihat pula sistem

    angka yang dirakamkan oleh Bible, ada juga kami menyelit percangahan nama serta pangat seseorang yang telah dirakamkan oleh “Bible”.

    01- David musnahkan 700 kereta kuda (2 Sam 10:18 ) David musnahkan 7000 kereta kuda (1 Chron 19:18)

    02- David mengambil 1700 orang berkuda (2 Sam 8:4) David mengambil 7000 orang berkuda (1 Chron 18:4)

    03- Noah mengambil 7 pasang kedalam bahtera. (Gen 7:2-3) Noah mengambil 1 pasang kedalam bahtera. (Gen 6:19)

    04- Tentera Joab – 1,100,000 diIsrael – 470,000 di Judah (1 Chron 21:5) Tentera Joab – 800,000 diIsrael – 500,000 di Judah (2 Sam 24:9)

    05- Solomon ada 550 “overseers” (1 Kings 9:23) Solomon ada 250 “overseers” (2 Chron 8:10)

    06- Jacob “offspring” di Egypt sebanyak 70 (Gen 46:26-27,Ex 1:5) Jacob “offspring” di Egypt sebanyak 75 (Acts 7:14)

    07- Tiang Temple adalah 18 kubit (1 Kings 7:15) Tiang Temple adalah 35 kubit (2 Chron 3:15)

    08- Jeneral Nebuzaradan membawa 5 lelaki dari “majlis raja” untuk berjumpa raja (2 Kings 25:19) Kaptain membawa 7 lelaki dari “majlis raja” untuk berjumpa raja (Jeremiah

    52:25) — kesian, kena turun pangkat…09- Ahaziah mula memerintah bila berumur 22 (2 Kings 8:26) Ahaziah mula memerintah bila berumur 42 (2 Chron 22:2)

    10- Bilangan Yahudi kembali ke Jerusalem- 775 dari Arah (Ezra 2:5) Bilangan Yahudi kembali ke Jerusalem- 652 dari Arah (Nehemiah 7:10)

    11- David membunuh Goliath (1 Sam 17:4, 7, 50) Elhanan, salah seorang tentera David membunuh Goliath (2 Sam 21:19 )

    12- Saul membunuh diri sendiri. (1 Sam 31:4) David menghantar orang membunuh Saul (2 Sam 1:15)

    13- Uzzah mati di Nacon (2 Sam 6:6) Uzzah dies di Chidon (1 Chron 13:9)

    14- Platun yang membunuh 24,000 orangnya sendiri.(Num 25:9) Platun yang membunuh 23,000 orangnya sendiri.(1 Cor 10:8)

    15- Jacob dikebumikan didalam Gua, dipadang Machpelah yang dibawa oleh Abraham anak Ephron di Hittite. (Gen 50:13) Jacob dikebumikan dimakam di Shechem yang dibawa oleh Abraham anak lelaki Hamor (Acts 7:15-16 )

    16- “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” John 3:13 Sedang mereka berjalan terus sambil berkata-kata, tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya, lalu naiklah Elia ke sorga dalam angin badai. 2 Kings 2:11Adalah amat meragukan jika kita ingin menggambil mana-mana fakta dari Bible untuk dibuat kajian, fakta sejarah, hukum dan sebagainya kerana kita juga telah mengatakan yang ayat Bible bercanggah dengan ayat yang lain, jumlah bilangan bercanggah dengan jumlah bilangan, hukum bercanggah dengan hukum, masa bercanggah dengan masa, tempat bercanggah dengan tempat, dan kita juga sudah bentangkan yang, Tuhan juga bercanggah dengan Tuhan – jadi, penafsiran yang sangat tepat lagi sahih untuk Bible adalah “Bakul Sampah”!.

    Sebelum kita kemukakan soalan-soalan pada Kristian, mari kita lihat apakah yang terjadi di masa penyaliban Jesus, ini bertujuan untuk membuktikan yang sejarah penyaliban Jesus juga layak untuk di “Bakul Sampahkan !”.

    01 – Last Supper adalah Passover Meal. (Matt 26:17-21, Mark 14:16, Luke 22:13) Opss Passover Meal dihari selepas Jesus disalib. (John 19:31, Matt 27:62) Lihatlah Matthew sendiri bercanggah dengan ayat-ayat darinya sendiri !, kerana ia ada 2 hari berasaingan (Supper & selepas Jesus disalib baru passover meal) !.

    02 – Peter diberi amaran, dia akan menyangkal Jesus SELEPAS Last supper, dan SELEPAS meninggalkan bilik atas. (Matt 26:20-34, Mark 14:17-30) Opss Peter diberi amaran, dia akan menyangkal Jesus SEMASA Last supper, dan SEBELUM meninggalkan bilik atas. (Luke 22:33-39, John 13:37-38, 18:1)

    03 – Jesus dihakimkan sebelum Sanhedrin, sebelah malam, dan waktu pagi dia dibawa berjumpa Pilate (Matt 26:57-68, 27:1-2) Ops Kedua-dua penghakimkan sebelum Sanhedrin, dan waktu pagi dia dibawa berjumpa Pilate (Luke 22:66-71, 23:1)

    04 – Simon dari Cyrene membawa palang untuk salib Jesus. (Matt 27:32) Opss Jesus sendiri membawa palang untuk meyalibnya. (John 19:17,18)

    05 – Kedua-dua perompak itu yang disalib bersama Jesus turut mencelanya (Matt 27:44 ) Opss Salah seorang dari perompak itu mencela Jesus, manakala seorang lagi beriman pada Jesus (Luke 23:41-43)

    06 – Jesus berkata pada perompak yang beiman kepadanya yang dia akan bersama Jesus di Surga pada hari itu juga. (Luke 23:43) Opss Jangan Tipu, Jesus ditaman sekurang-kurangnya satu hari dua malam atau tiga hari, mau mati pun mau janji tipu ka ???? (Acts 2:24, 31, Luke 23:54, 24:1, John 20:17,)

    07 – Tuhan menghampakan Jesus (Mark 15:34) Opss Aku dan Bapa adalah satu (John 10:30, 14:10, 16:32)

    08 – Tertulis dalam Kitab Suci: “Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan.” (John 19:36,37) Opss supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan. (John l9:31)

    09 – Pilate heran waktu mendengar bahwa Yesus sudah mati. Maka ia memanggil kepala pasukan dan bertanya kepadanya apakah Yesus sudah mati… Sesudah didengarnya keterangan kepala pasukan, ia berkenan memberikan mayat itu kepada Yusuf. (Mark l5:44-45) Opss Mark 15:42 pula berbunyi “Sementara itu hari mulai malam, dan hari itu adalah hari persiapan, yaitu hari menjelang Sabat.”, ini bermaksud hari Sabat telah bermula, kerana “hari” Yahudi bermula pukul 6.00 petang bilamana Joseph bertanya tentang mayat Jesus. Oleh kerana pengkebumian TIDAK dibenarkan pada hari Sabat, maka jelaslah kedongengan cerita ini.

    10- Siapakah yang pergi ke kuburnya ?

    A- Maria Magdalena dan Maria yang lain.(Matt 28:1)

    B- Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome. (Mark 16:1)

    C- Empat perempuan & dan beberapa yang lain (Luke 24:10)

    D- Maria Magdalena seorang diri (John 20:1)

    11- Bila mereka pergi ?

    A- Di awal pagi (Matt 28:1)

    B- Waktu terbit matahari (Mark 16:1,2) C- Sangat awal pagi (Luke 24:1)

    D- Masih gelap (John 20:1)

    12- Apa yang dilihat?

    A- Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di

    atasnya, Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju. Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi

    seperti orang-orang mati. (Matt 28:2-4)

    B- Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling. Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan

    mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk di sbelah kanan. Merekapun sangat terkejut. (Mark 16:4)

    C- Batu telah diubah, du lelaki berdiri bersebelahan ( Luke 24:4)

    D- dan tampaklah olehnya dua orang malaikat berpakaian putih, yang seorang duduk di sebelah kepala dan yang lain di sebelah kaki (John 20:1-12 )

    13- Apakah yang lelaki/lelaki-lelaki/malaikat/malaikat-malaikat ( mana yang betul ni, – semua kira betul sudah laaa )berkata :

    A- Jesus telah bangkit, dan berkata pada murid-muridnya, yang dia akan mendahului mereka ke Galilee, dan akan bertemu mereka disana (Matt 28:5-7, Mark 16:6-7 )

    B- Jesus telah bangkit (Luke 24:6,7)

    C- Bertanya kenapa Maria menanggis (John 20:13)

    14- Apakah yang perempuan/perempuan-perempuan itu berbuat kemudianya ?

    A- Mereka berlari tetapi jumpa Jesus dan Jesus mengulangi arahan malaikat.(Matt 28:8)

    B- Mereka terus menceritakan kepada murid-muridnya. (Luke 24:9) C- Maria berjumpa Jesus dan mereka berbicara. (John 20:14)

    D- Mereka melarikan diri dan tidak berkata kepada sesiapa pun (Mark 16:8)

    NOTA:

    Original Mark habis setakat 16:8, Ayat9-20 mungkin dimasukkan pada kurun ke 16 di era Kristian pesat berkembang.

    15- Berapa lama Jesus di Tanam ?

    A- Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia (Jesus) akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam. (Matt 12:40)

    B- Menkikut ke empat-empat mahzab Kristian, Jesus ditanam hanya satu hai dan dua malam. (Mark 15:42, 16:1-3, Luke 23:54, 24:1, John 20:1, Matt

    27:62, 28:1)

    NOTA:

    Bedasarkan fakta Bible yang berkeramuk dan tak tentu arah, (agak-agaknya penulis “Bible” mabuk kot masa tulis “Bible”) maka Kami merasakan bahawa pengkebumian ini tidak lain melainkan hari Jumaat, dan kubur itu telah dikosongkan pada hari Ahad pagi, walaubagaimanpun ini hanya untuk seronok-seronok sahaja – tidak lebih dari itu !.

    16- Selepas itu Jesus dibangkitkan, apa dilihat :

    A- Maria Magdalena dan Maria yang lain selepas kembali dari kubur. (Matt 28:9-10)

    B- Dua dari muridnya dalam perjalanan ke Emmaus. (Luke 24:15)

    C- Maria Magdalena seorang diri. (John 20:14-17, Mark 16:9)Apa lagi yang harus dibincangkan. Kalau kamu jadi cikgu dan kamu ditugaskan memeriksa kertas jawapan murid-murid kamu, adalah lebih baik kamu luluskan semua murid-murid kamu, jangan periksa kerana ianya membuangkan masa kamu, kerana pada satu soalan, ada banyak jawapan, dan anihnya semua jawapan itu benar belaka – Demikianlah halnya dengan Bible kamu.Ini sangat-sangat membuktikan bahawa penulis-penulis Bible, bertungkus lumus me”modified”kan Bible, untuk mengikut hawa nafsu mereka, dan yang amat menarik sekali lagi mereka berkata yang mereka adalah bangsa pilihan kerana mereka menjaga ayat-ayat Tuhan – Tak malu langgsung !.

    Soalan pada Kristian, jawaplah dengan ihklas berlandaskan ayat-ayat Bible.

    Adam dan Hawa

    01. Genesis menceritakan, Tuhan khabarkan pada Adam dan Hawa, mereka akan mati pada hari mereka memakan buah dari pokok pengetahuan (Gen 2:17). Walaubagaimana pun Syaitan mengatakan, mereka takan mati, sebaliknya mata mereka akan terbuka dan mereka akan tahu apa yang baik dan apa yang buruk (Gen 3:5). Adakah Syaitan yang bercakap benar dan Tuhan adalah Penipu? ( Jeremiah 20:7 dan Ezekiel 14:9.)

    02. Kalau “original sin” ujud, kenapa saya dihukum ? Merekalah yang memakan buah tersebut 6000 tahun dahulu – bukan saya !. Adakah ini keadilan Tuhan yang sering dilaung-laungkan ?

    Jesus

    01. Jelaskan mengapa satu-satunya anak Tuhan harus mati untuk kita, ke syurga, walaupun semasa hidup kita bergelumang dengan dosa – adilkah, yang tak bersalah dihukum dan yang bersalah dibiarkan ?

    02. Mengapa tidak Jesus mati sehingga habis dia berdakwah, habis tulis Bible, habis buat wasiat dan mati secara terhormat ?

    03. Kalau mereka mati sebelum Jesus disalib, adakah Nereka tempat mereka ?

    04. Sifat perkauman adalah salah, tetapi Jesus mempunyai sifat perkauman ! (Mark 7:25-29), apa helah kamu ?.

    05. Kalau Judas sanggup untuk ke Neraka kerana manusia, Jesus hanya sengsara 3 jam pada palang salip, tidakah pengorbanan Judas melebihi perngorbanan Jesus ? Oleh itu kenapa tidak menyembah Judas sahaja ?

    06. Kalau Jesus dan BapaNya adalah satu (John 10:30), kenapa Jesus mesti sembahyang ? ( Matthew 26:39)?

    07. Saya tidak percaya yang Jesus mati untuk dosa saya, namakan satu benda yang Jesus telah buat untuk saya ?

    08. Kalau seseorang “menerima” Jesus, ia terselamat, kemudian dia “menolak” Jesus – adakah orang itu juga “terselamat” juga ?

    09. Apakah syarat-syarat untuk “diselamatkan” ? Setengah mengatakan “cukup setakat percaya” dan setengah mengatakan “percaya tanpa usaha – kena mati” dan Bible pula membenarkan kedua-dua fahaman ini – apa pendapat kamu ?

    10. Kalau Jesus adalah “perfect”, takan dia tak tahu itu bukan musim buah ara ?, kemudian menyumpah pula pokok tersebut ! (Matthew 21:17-19, Mark 11:14-20).

    11. Kenapa Jesus, digambarkan sebagai anti-Gentile (Mark 7:25-29) dan anti-sex ( Luke 14:26 dan Matthew 19:12) ?

    12. Mengikut Gospels, dari pengagan Kristian, Jesus adalah orang yang paling penting yang dihidupkan. Mengikut pegangan Romon Jesus adalah seorang politik. Mengapa tidak ada tulisan mengenainya selepas 30 tahun selepas kematianya dan mengapakah tiada juga dari Gospel, sehingga abad yang ketiga ?

    13. Ke empat-empat Gospels Kristian tidak mengatakan “Jesus adalah anak kepada Tuhan kamu”, dia sendiri mengatakan “Anak Manusia”, dan pada masa itu biasalah bagi yang berbahasa Hebrew, bilamana mangatakan “Anak Tuhan” dia melambangkan yang dia adalah orang Yahudi. Ini membuat orang -orang Israil mengatakan mereka adalah “bangsa pilihan”, (Job 1:6). Mengapakah kamu percaya yang Jesus sebahagian dari Tuhan ? Dan jika kamu percaya yang Jesus bukan sebahagian dari Tuhan mengapa kamu memanggil diri kamu Kristian ?

    14. Jesus memciplak Golden Rule dari Old Testement – Adakah Jesus kaki ciplak ?

    15. Matthew 1:23 mengatakan Jesus boleh dipanggil Immanuel, yang bermaksud “Tuhan bersama kita”, Kenapa tidak ada yang memanggil dia Immanuel, (walaupun ibubapanya sendiri) didalam New Testament?

    16. Kalaulah niat untuk berdosa sudah berdosa, (I Matthew 5:28) dan jika Jesus sudah di goda oleh Syaitan di padang pasir (Matthew 4:5-8, Luke

    4:5-9), bagaimanakah kamu berani mengatakan yang Jesus tidak berbuat dosa ?

    17. Kenapa ke empat-empat Gospel Kristian memberi peryataan yang berbeza tentang ayat terakhir Jesus sebelum dia menghembuskan nafasnya yang terakhir di palang salab. (Matthew 27:46 dan Mark 15:34: “My God, My God, why hast thou forsaken me?”; Luke 23:46: “Father, into thy hands I commend my spirit”; John 19:30: “It is finished”).

    18. Kalaulah dia diberitahu yang dia akan disalib, dan dia tahu dia adalah anak Tuhan, kenapa dia tidak buat sesuatu untuk elak dia dari di salib ? (Matthew 26:39).

    19. Kalaulah dia anak Tuhan, Tuhan lebih sayangkan manusia dari anaknya, adakah ini bermakna Tuhan lebih suka menyusui kera dihutan sedangkan anak sendiri mati tak makan ?

    20. Adakah Tuhan suka pada kekejaman, membiarkan orang-orang lain menyalib anak kesayanganya, kenapa Tuhan tidak menyelamatkan anaknya, kemudian kalau nak mematikanpun anaknya, matikanlah anaknya dengan cara terhormat ?.

    21. Revelation 22:16 mengatakan yang Jesus adalah berketurunan David, jadi jika Mary bukan keturunan David, kerana hanya Joseph berketurunan David, ini menunjukkan Jesus adalah anak kepada Joseph dan bukan anak Tuhan ?

    Wahai orang-orang kafir!Keluarlah dari belenggu kekafiran segera.Kita tidak tau bila kita akan hidup lagi.Rasulullah saw bersabda “ni’mataani mghbuubun fihimaa katsiirun minannaas al faraagh was sihhah”Artinya:Ada dua kenikmatan yg kebanyakan manusia tertipu iaitu nikmat masa lapang dan nikmat sihat.Nikmat masa lapang menyebabkan manusia selalu menangguh-nangguh.Menangguh daripada beramal.Nabi bersabda kebanyakan penyesalan dan teriakan ahli neraka adalah dengan sebab menangguh.Nikmat sihat pula menyebabkan manusia selalu merasakan kematian itu jauh darinya.Tau tau eh..disambar maut tanpa bertobat.Ucapkanlah tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan nabi Muhammad itu adalah utusan Allah.Kalian pasti berjaya.Amin.
    Ramai yg memluk Islam dengan tulus dan jujur mengalirkan airmata sewaktu mengucapkan kalimah syahdah.Sebabnya sebagai manusia ,secara semulajadi mereka memang mengenali fitrah mereka sendiri seperti yg disabdakan oleh Rasulullah saw bahawa tiap-tiap anak Adam yg lahir itu dilahirkan di dalam keadaan fitrah.Cuma mereka telah kehilangan fitrah tersebut selama ini oleh suasana lingkungan di mana mereka dibesarkan di didik.Begitu mereka menemukannya otomatis mereka akan merasai ksyahduan yg sukar yg dibayangkan sehingga mengalirkan airmata.Wahai orang-orang kafir!Kalian tidak akan dapat membeli menukarganti kebahagiaan itu walau dengan dunia dan se-isi isinya sekalipun.Kebahagiaan itu sangat mahal harganya dan perlukan pengorbanan hawanafsu yg bukan kepalang tanggung.Sering di katakan orang langkah utk masuk surga itu hanya dengan dua langkah saja.Yaitu apabila kaki kirimu memijak nafsu nescaya kaki kananmu akan melangkah ke surga.Tapi inilah yg paling sukar bagi kebanyakan orang.Ucapkanlah segera Tidak Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah pasti kalian beroleh kejayaan.Amin Ya Rabbal Alamin.
    Wahai orang-orang kafir!Buah durian itu lezat rasanya.Tapi emang namanya juga buah produk dari sebatang pokok tentu akan menghasilkan beberapa butir buah yg nggak beres,yg mentah dan yg busuk.Tapi kalian gak boleh membuktikan buah durian itu nggak lazat dengan mengemukakan buah-buah yg busuk sebagai bukti.Ini adalah kaedah pembuktian yg salah.Demikian juga dengan Islam.Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah kalian pasti berjaya.
    Wahai orang2 kafir.Hayo!Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yang berhak dan layak utk disembah melainkan Alla dan nabi Muhammad itu adalah utusan Allah supaya kalian berjaya.Tuhan menjadikan dunia utk menunjukan dan membuktikan bahwa Dia itu satu.Bukan dua.Bukan tiga.Bukan..bukan.Tapi satu.Allah itu satu.Esa.Tunggal dan suci dalam ketunggalannya.Bukan tunggal tapi tiga.Sadar!Sadar!Sadar!Buang semua tuhan-tuhan lain.Tinggalkan satu sahja.Yaitu yg mencipta kalian dan memberi rezeki kepada kalian.Gembirakan Allah.Jangan membuatnya murka.
    Wahai orang-orang kafir!Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan nabi Muhammad itu adalah utusan Allah kalian pasti mendapat kejayaan.Jangan tunggu lama-lama nanti nyesel.Akhir kalam dengarlah pantun dari saya:
    Hari ini hari Jumaat Hari esok hari Sabtu
    Nabi Kita nabi Muhammad Tuhan kita Cuma satu.

    Buah pelam di tepi pagar, Isinya sedap sungguh menggiurkan
    Agama Islam agama yang benar, Isinya lengkap seluruh kehidupan

    Isi lah paku di dalam saku, paku dicari dari seberang.
    Cari lah Aku di dalam Aku, Aku ‘bersembunyi’ di dalam terang.

    Mari difikir mari bertanya, Agama yang mana punya hakekat
    Menjadi kafir apa gunanya, Cuma merana dunia akherat.

  72. ilham othmany Says:

    Abu Taqi Machiky Mayestino Triono Soendoro berkata
    November 8, 2010 pada 5:52 pm
    Assalaamu’alaikum warohmatullahi wabaroktauh.

    Tentang Sejarah Yahudi, Taurat dan Injil Perjanjian Lama yang menjadi bagian penting dari Injil:

    Para ahli dan bahkan penganut agama Yahudi dan Kristen yang mengetahui sejarah dan mau bersikap jujur-kritis, sebenarnya sudah banyak yang mengakui bahwa kitab Taurat yang ada sekarang, yang kaum mayoritas dari mereka sucikan sekarang ini, ternyata bukanlah salinan langsung dan asli dari Taurat yang diberikan oleh Tuhan Semesta Alam kepada Nabi Musa ‘alaihis salaam (di Injil dikenal sebagai Moses).

    Ini hanyalah sebuah kitab yang ditulis oleh generasi Israel yang hidup ratusan tahun setelah masa kehidupan Nabi Musa ‘alaihis salaam.

    Nabi Musa ‘alaihis salaam sendiri memang diketahui telah menuliskan Taurat pada Loh Batu, dan dimasukkan ke dalam Tabut, yang antara lain tentang ini juga dimaktubkan dalam Injil Keluaran 24:12, 25:21, 35:12, 34:1-4.

    Dan, sepuluh Perintah Tuhan Kitab Taurat Musa itu ada pada Injil kitab Ulangan 5:7-21:

     Jangan ada padamu Tuhan lain di hadapanKu
     Jangan membuat patung yang menyerupai apapun yang dilangit atas atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air dibawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya, atau beribadah kepadanya.
     jangan menyebut nama Tuhan, Allohmu, dengan sembarangan
     tetaplah ingat dan kuduskan hari Sabat (Sabtu)
     hormatilah ayahmu dan ibumu
     jangan membunuh
     jangan berzinah
     jangan mencuri
     jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu
     jangan mengingini istri sesamamu dan harta-harta mereka

    Sebab utama dari ketidakaslian ini dapat ditelusuri dalam rangkaian fakta sejarah, dan dimulai setidaknya saat setelah wafatnya Nabi Sulaiman ‘alaihis salaam (di Injil dikenal sebagai Solomon atau Schlomo atau Salomo), Nabi besar Yahudi, Kristen, dan Islam, pada tahun 992 SM (Sebelum Masehi), saat kerajaannya terpecah-belah menjadi dua bagian besar:

     Kerajaan Bagian Utara, bernama Kerajaan Israel, yang terdiri dari 10 suku Israel, dibawah pimpinan Raja Yerobeam (lihat Injil I Raja-raja 13:33, 14:20) dan ibukotanya berpindah-pindah dari Sikhem, Pnuel, Tirza dan akhirnya Samaria (lihat Injil I Raja-raja 12:25a, 12:25b, 14:17, 16:24,29).

    Elohim adalah nama Tuhan dari Kerajaan Israel Utara.

     Kerajaan Bagian Selatan, bernama Kerajaan Yehuda, yang terdiri dari 2 suku Yahudi, dan rajanya bernama Rehabeam (lihat Injil I Raja-raja 14:21-31) dengan ibukota Yerusalem.

    Yerusalem (atau ”Daarussalaam”, kota yang disucikan Islam, Kristen dan Yahudi) dan kota para Nabi selain Makkah, adalah tempat menyimpan tabut berisikan kitab Taurat di masa ini.

    Dan Jahweh atau Yahweh atau Yehova adalah nama dari Tuhan Kerajaan Israel Selatan dari suku Yehuda dan Benyamin ini.

    Namun raja Israel, Yerobeam, tidak senang dan tidak setuju menjadikan Yerusalem sebagai pusat peribadatan, walaupun tabut Musa ‘alaihis salaam ada di sana, dan ia memilih kota Betel dan Dan sebagai pusat peribadatan baru. Ia pun mendirikan patung anak lembu dari emas sebagai obyek peribadatan mereka (Injil I Raja-raja 12:26-33), sebagai lambang dewa kesuburan.

    Ini sekaligus membuat Israel kembali menyembah berhala (Injil I Raja-raja 13:34, 15:30,34; II Raja-raja 10:29, 13:6, 14:24, 17:22).

    Penyembahan berhala ini juga membuat kemelut di kalangan rakyat Israel sendiri, dan mencapai puncaknya pada masa Raja Ahab.

    Nabi Elia dikenal menentang keras penyembahan itu, sedangkan istri dari raja Ahab itu, yang bernama Ratu Izebel, justru secara terang-terangan mempopulerkan penyembahan berhala yang bernama Baal.

    Dan di antara unsur dari bentuk peribadatannya, adalah melakukan persundalan (perzinahan) yang dilakukan di dalam kuil-kuil dewa, dan berbagai bentuk peribadatan berupa perilaku seksual yang tentu saja justru sangat bertentangan dengan hukum Taurat.

    Maka tentulah saja lama-kelamaan mereka melupakan ajaran Taurat.

    Alloh subhanahu wa ta’aala kemudian menakdirkan bahwa, Raja bangsa Asyur atau Asyuria (yaitu wilayah Syria saat ini) yang bernama Raja Sargon II, dapat menghancurkan Kerajaan Utara (Israel) pada tahun 722 SM, dan sekitar 27.290 penduduk Israel dari golongan menengah-atas, dibuang (Injil I Raja-raja 14:15, 17:18; II Raja-raja 17:5-6). Penduduk bangsa lain dipindahkan pula ke negeri Israel, sehingga terjadilah asimilasi ras keturunan maupun kepercayaan karenanya.

    Kerajaan Selatan (Yehuda) pun tak luput dari serangan penguasa lain. Pada tahun 586 SM, Kerajaan Yehuda diserbu oleh Raja Nebukadnezar dari Kerajaan Babylonia (Iraq-Iran) dan tempat-tempat ibadah Yahudi serta tabut berisi Taurat Musa pun hancur pula karenanya. Semua pejabat dan rakyatnya digiring ke Babylonia, kecuali yang sakit, miskin, dan cacat (Injil II Raja-raja 25:1-21).

    Di negeri pembuangan ini, terjadilah kawin campur orang-orang Yahudi dengan penduduk setempat sehingga terjadilah pula asimilasi keturunan maupun kepercayaan, bahkan akhirnya mereka tidak lagi mengerti bahasa ibunya sendiri.

    QS Al Israa ayat 2-7 (17:2-7):

    (2) Dan Kami berikan kepada Musa kitab (Taurat) dan Kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi Bani Israil (dengan firman): “Janganlah kamu mengambil penolong selain Aku,
    (3) (yaitu) anak cucu dari orang-orang yang Kami bawa bersama-sama Nuh. Sesungguhnya Dia adalah hamba (Alloh) yang banyak bersyukur.
    (4) Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali [*] dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”.
    (5) Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan Itulah ketetapan yang pasti terlaksana.
    (6) Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar.
    (7) jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, Maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.

    [*] Tafsir umum: yang dimaksud dengan membuat kerusakan dua kali ialah pertama menentang hukum Taurat, membunuh Nabi Syu’ya dan memenjarakan Armia dan yang kedua membunuh Nabi Zakaria dan bermaksud untuk membunuh Nabi Isa ‘alaihis salaam. akibat dari perbuatan itu, Yerusalem dihancurkan (Al Maraghi).

    Lima puluh tahun kemudian, penguasa atau penjajah bangsa Yahudi yaitu Kerajaan Babylonia itu melemah, dan pada 539 SM, Kerajaan Babylonia kalah oleh Raja Cyrus atau Koresy (atau sebagian menyebutnya sebagai Alexander) dari Kerajaan Persia. Raja Cyrus kemudian mengijinkan bangsa Yahudi kembali ke Yerusalem, maka pada sekitar tahun 397 SM Nabi Uzair (Nabi Ezra) memimpin eksodus 1.800 orang Yahudi menuju Yerusalem.

    Di masa ini pulalah, para Rabbi (pendeta Yahudi) dan para pihak pemegang mandat aristokrasinya melarang kawin campur antara Yahudi dengan non-Yahudi lebih jauh, untuk upaya terakhir menyelamatkan bangsa Yahudi yang tersisa dari semakin dalamnya asimilasi suku, bahasa, kebudayaan dan bahkan kepercayaan, yang menyapu bersih peradaban dan agama bangsanya.

    Pada masa itulah, diduga Nabi Uzair ‘alaihis salaam (atau dengan dibantu pihak yang berkaitan dengan beliau) merevisi dan menyusun kembali Kitab Ulangan dan menambahkan empat (4) kitab sejarah Israel di masa Musa (yaitu yang dikenal sebagai Kitab Kejadian, Keluaran, Imamat, dan Bilangan) yang kemudian disebut sebagai ”Taurat Musa” itu.

    Namun karena sebagian besar bangsa Yahudi sudah tidak dapat berbahasa Ibrani lagi, maka Kitab yang disebut sebagai Taurat itupun, diterjemahkan ke dalam Bahasa Aram.

    Kemudian, Kitab yang ditulis Ezra itu pun ternyata di kemudian hari juga lenyap dibakar oleh Raja Syria, Raja Anthiokus, pada tahun 170 SM.

    Raja lain, Raja Titus, seorang Raja Romawi, dicatat juga berusaha melenyapkan tulisan-tulisan itu.

    Setelah masa itu, ditemukanlah salinan-salinan ’suci’ warisan lama dalam bahasa Ibrani dengan huruf Aram, dan pada sekitar tahun 250 SM, sisa naskah kuno itu diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani oleh Ptolomeus Philadelphi dari Alexandria yang salinan ini kemudian disebut sebagai ”Septuaginta”.

    Naskah asli Septuaginta ini sendiri, namun, kemudian juga hilang pada jaman Origenes Adamanthios.

    Lebih jauh, Nabi Yeremia, melalui suratnya yang juga dicatat di Injil, menyatakan bahwa lima kitab pertama dari Alkitab yang diklaim sebagai Taurat tersebut, adalah suatu bentuk kebohongan yang diklaim sebagai Kitab Taurat (atau Kitab palsu).

    Kitab Yeremia 8:8 Bagaimanakah kamu berani berkata: ”Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat Tuhan”? Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong.

    Jadi, Kitab Taurat Musa yang asli telah kabur dimakan sejarah sejak abad VI SM.

    Kitab Taurat Musa yang ada saat ini adalah hanya kumpulan terjemahan dari para penulis sejarah, yang khususnya banyak berisi sejarah Bangsa Bani Israil-Yahudi dan tatacara aturan agamanya, dengan tingkat keakuratan yang rendah.

    Benarlah, karenanya:

    QS An Nisaa’ ayat 155 (4:155): Maka (Kami lakukan terhadap mereka beberapa tindakan), disebabkan mereka melanggar perjanjian itu, dan karena kekafiran mereka terhadap keterangan-keterangan Allah dan mereka membunuh nabi-nabi tanpa (alasan) yang benar dan mengatakan: “Hati kami tertutup.” Bahkan, sebenarnya Allah telah mengunci mati hati mereka karena kekafirannya, karena itu mereka tidak beriman kecuali sebahagian kecil dari mereka.

    QS Al Maaidah ayat 13 (5:13): (Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merobah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.

    QS Al An’aam ayat 91 (6 :91): Dan mereka tidak menghormati Alloh dengan penghormatan yang semestinya, di kala mereka berkata: “Alloh tidak menurunkan sesuatupun kepada manusia”. Katakanlah: “Siapakah yang menurunkan kitab (Taurat) yang dibawa oleh Musa sebagai cahaya dan petunjuk bagi manusia, kamu jadikan kitab itu lembaran-lembaran kertas yang bercerai-berai, kamu perlihatkan (sebahagiannya) dan kamu sembunyikan sebahagian besarnya, padahal telah diajarkan kepadamu apa yang kamu dan bapak-bapak kamu tidak mengetahui(nya)?” Katakanlah: “Alloh-lah (yang menurunkannya)”, kemudian (sesudah kamu menyampaikan Al Quran kepada mereka), biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya [*].

    [*] Perkataan biarkanlah mereka bermain-main dalam kesesatannya adalah sebagai sindiran kepada mereka, seakan-akan mereka dipandang sebagai kanak-kanak yang belum berakal.

    Setelah kemudian dijajah Romawi (pada saat Nabi Isa ‘alaihis salaam diutus ke Bumi), bangsa Yahudi ini kemudian selama hampir 2000 tahun, tercerai-berai, dapat dikatakan berasimilasi dengan berbagai ras di berbagai penjuru dunia, dalam apa yang dinamakan masa ”Great Diaspora” (Penyebaran Hebat) ini, dan akidah serta rasnya bercampur-baur dengan berbagai akidah dan ras di berbagai sisi dunia, terutama dengan kaum Kristen-Barat.

    Kiranya kini kita melihat orang yang menyebut dirinya sebagai (keturunan) Yahudi, berciri-ciri fisik bermacam-macam. Ada yang terlihat sangat seperti orang Kaukasia (kulit putih) dan ini banyak sekali dan sebagian darinya bahkan telah pula beragama Kristen, ada pula yang terlihat seperti ras Semit (orang Timur-Tengah dan ini insya Alloh adalah bentuk aslinya) dan cukup banyak pula jumlahnya, serta ada pula yang terlihat seperti campuran orang Asia (sebagian kecil berasimilasi dengan bangsa Asia, misalnya bangsa Indonesia, yang memiliki Synagogue di Jalan Kayoon di Surabaya), bahkan ada pula yang dapat terlihat kehitaman seperti ras orang Afrika (sebagian kecil darinya).

    Dan sebagian besar dari mereka, herannya, masih kukuh berpendapat bahwa mereka adalah bangsa terpilih dan juga beragama istimewa yang paling benar dan pantas memimpin dunia, walaupun terbukti ras dan ajaran mereka sudah tak murni lagi.

    Mereka bahkan dapat berasimililasi dan berkomplot dengan orang Kristen dalam menegakkan impian superioritas ini, namun juga masih mempertahankan klaim kebenaran masing-masing, dalam persekutuan pragmatis, menghadapi ”common enemy” (musuh bersama) mereka, yaitu Islam dan kaum muslimin ini serta sekutunya.

    Yahudi (Judaisme) bahkan baru pada abad XIX Masehi muncul sebagai istilah untuk menyebut satu agama. Dalam buku yang berjudul, “Judaism”, penulisnya yang bernama Pilkington, menceritakan bahwa pada tahun 1937 Masehi, para rabbi di Amerika bersepakat untuk mendefinisikan Yahudi sebagai definisi, “Judaism is the historical religious experience of the Jewish people.”

    Jadi, agama Yahudi, adalah agama sejarah. Penamaan, tata cara ritualnya, dibentuk oleh proses sejarah. Maka Filsafat dan akidah dalam khazanah Yahudi pun, bercampur baur dengan hawa nafsu manusianya, sebagai subyeknya, sepanjang sejarahnya.

    Benarlah:

    QS Al Baqarah ayat 113 (2:113): Dan orang-orang Yahudi berkata: “Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai suatu pegangan”, dan orang-orang Nasrani berkata: “Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu pegangan”, padahal mereka (sama-sama) membaca Al Kitab. Demikian pula orang-orang yang tidak mengetahui, mengatakan seperti ucapan mereka itu. Maka Allah akan mengadili diantara mereka pada hari Kiamat, tentang apa-apa yang mereka berselisih padanya.

    QS Al Baqarah ayat 139-140 (2:139-140):

    (139). Katakanlah: “Apakah kamu memperdebatkan dengan kami tentang Allah, padahal Dia adalah Tuhan kami dan Tuhan kamu; bagi kami amalan kami, dan bagi kamu amalan kamu dan hanya kepada-Nya kami mengikhlaskan hati,
    (140) ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Isma’il, Ishaq, Ya’qub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani?” Katakanlah: “Apakah kamu lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya?” Dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan.

    Sumber:http://answering.wordpress.com/2010/11/04/mengenal-sekilas-tentang-kitab-taurat-di-bible-dan-latar-belakang-penulisannya/#comment-9728

    Wahai orang-orang kafir!Ingatlah kematian itu hampir kepada tiap-tiap orang.Kalian akan dapati di tiap-tiap tempat orang-orang muda lebih banyak dari orang-orang tuanya.Orangorang yg berusia 10 tahun sedikit bilangannya dari balita.Yg berusia 20 tahun sedikit bilangannya dari yg berusia 10 tahun.Yg berusia 30 tahun sedikit bilangan daripada yg berusia 20 tahun.Yg berusia 40 tahun sedikit bilangan daripada yg berusia 30.Yg berusia 50 sedikit bilangan daripada yg berusia 40.Yg berusia 60 sedikit bilangan daripada yg berusia 50.Yg 70 dan 70 tahun menjadi tambah kecil bilangannya sehingga kalian akan dapati di setengah-setengah tempat tidak ada orang yg berumur lebih daripada 80 tahun melainkan satu atau dua orang.Mengapa begitu?Karena dalam ramai ramai balita tidak semua akan mencapai umur 10 tahun karena sebagian akan keduluan mati.Begitu juga dalam ramai yg berumur 10 tahun tidak semua akan mencapai umur 20an karena sebagian akan keduluan matinya.Dan dalam ramai-ramai yg berumur 20an tidak semua akan mencapai umur 30an.Nah sekarang pikir diri kalian.Kalian dalam angkatan yg mana?Kalau kalian dalam angkatan 30an, ingat!Tidak semua akan mencapai 40an karena sebagian akan mati.Seharusnya kalian rasa takut karena bisa jadi dari sebagian yg mati itu adalah diri kalian sendiri.Ya Rabbi!Alangkah dahsyatnya jika kalian mati di dalam kekafiran.Ayo!!Cepat berobah.Carilah kebenaran bersungguh-sungguh karena hanya kebenaran yg dapat menyelamatkan.Kalau kalian ikhlas,maka kalian nggak perlu takut karena Allah akan menolong orang-orang yg ikhlas.Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan nabi Muhammad itu adalah utusan Allah.Pasti kalian akan berjaya di dunia dan di akherat.Amin Ya Rabbal alamin.

    1. alexvegaz Says:

      bung ilham anda selalu menghujat2 injil dan Jesus…apakah kamu sudah mempelajari alquran sedetail kamu menghujat injil????munafik kamu!!!
      coba buktikan…..BAGAIMANA DENGAN INI:

      Umat Islam meyakini 100% bahwa Quran benar2 berasal dari Allah. Oleh karenanya umat islam percaya bahwa Quran adalah kitab yang sempurna, tanpa cacat dan tanpa kesalahan. Beberapa ayat Quran dengan jelas menegaskan kesucian dan kesempurnaan Quran tersebut;

      “(Ialah) Al Qur’an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS 39:28)

      “Maka apakah mereka tidak memperhatikan Alquran, kalau sekiranya Alquran bukan dari sisi Allah tentulah mereka dapati banyak pertentangan di dalamnya.”(QS 4:82).

      Konsekuensi dari pernyataan Muhammad diatas adalah; jika terdapat satu saja pertentangan atau satu kesalahan yang ditemui dalam Alquran, maka sudah cukup untuk menggugurkan keberadaan Quran sebagai Wahyu Allah.

      Mari kita buktikan bualan Muhammad tersebut;

      1 BENARKAH ISA KEPONAKAN MUSA?

      Maka Maryam membawa anak ( Isa / Yesus ) itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”, (QS 19:27-28)

      Berkata Musa: “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku, (QS 20:25-30)

      Allah mengira bahwa Miryam saudara perempuan Musa dan Harun yang adalah anak Imram adalah sama dengan Maryam ibu Yesus. Padahal antar keduanya ada beda waktu 1400 tahun. Mungkin karena nama Miryam mirip dengan Maryam. Kesalahan ini menjadikan YESUS ADALAH KEPONAKAN MUSA. Siapakah yang salah mengerti? Muhammad atau Allah. Dengan pemahaman yang dangkal tersebut, wajarlah bila Quran mengatakan hukuman salib sudah ada dijaman Firaun.

      2 TRINITAS MENURUT QURAN ADALAH ALLAH, YESUS DAN MARIA

      Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?” Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib”. (QS 5:116)

      Ayat lain yang menyiratkan ketidaktahuan Muhammad tentang Trinitas ada dalam Surat Al Maaidah berikut ini;

      Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. Maka mengapa mereka tidak bertobat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Al Masih putra Maryam hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). (QS 5:73-74)

      Sekali lagi ketidaktahuan Muhammad mengenai Kekristenan nampak dalam ayat ini. Kita mengetahui bahwa Trinitas terdiri dari Allah, Yesus, dan Roh Kudus, bukan Allah, Yesus, dan Maryam seperti yang dikira oleh Muhammad.

      3 BENARKAH DIJAMAN FIRAUN ADA PENYALIBAN?

      Fir`aun berkata: “Apakah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu?, sesungguhnya (perbuatan ini) adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini, untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; maka kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu ini); demi, sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik, kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya.” QS 7: 123 – 124

      Bukankah penyaliban baru dikenal pada jaman penjajahan Romawi? Dari mana ya Firaun dapat ide untuk menyalib? Dari Muhammad kah?

      4 SIAPAKAH YANG MENYESATKAN MANUSIA ?

      Yang menyesatkan manusia adalah Setan (Qs. 15:39, 4:119-120,).

      Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,

      Hal ini bertentangan dengan QS 4:88

      ……Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barang siapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya

      Mengapa watak iblis sama dengan watak Allah? Sama sama menyesatkan!

      5 APAKAH MEMINUM KHAMAR (Arak/Alkohol) BAIK ATAU JAHAT?

      Meminum Khamar ( Arak) adalah perbuatan setan (Qs.5:90, 2:219).

      Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan

      Hal ini bertentangan dengan: (Qs. 83:22-25, 47:15, atau 16:67)

      Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam keni’matan yang besar (surga), mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang. Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup mereka yang penuh kenikmatan. Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya), laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba. Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim, (yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah.

      Allah yang aneh, didunia dilarang karena itu adalah perbuatan setan, eh disurga disuruh berlomba2 minum arak didekat Allah. Karena katanya arak disurga tidak memabukkan!

      6 APAKAH ISA ALMASIH (YESUS) WAFAT ATAU TIDAK ?

      Isa tidak disalib dan tidak wafat, ia diangkat Allah ke surga (QS 4:157-158)

      “……..padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. ………Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

      Hal ini bertentangan dengan: (Qs. 19:33)

      Kesejahteraan atas dirinya (Isa) pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.

      Dikalangan Cendikia Islam sendiri terdapat banyak pertentangan mengenai kematian Isa ini, ada yang bilang Yesus disalib tapi tidak sampai mati, ada yang bilang tidak disalib sama sekali namun wafat seperti manusia biasa, lalu ada yang bilang Yesus tidak wafat, tapi langsung diangkat ke hadiratnya, dan besok menjelang kiamat akan turun kembali.

      7 APAKAH TUGAS MUHAMMAD KE DUNIA INI?

      Tugas Muhammad hanyalah menyampaikan pesan Allah (QS 5:99)

      Kewajiban Rasul tidak lain hanyalah menyampaikan, dan Allah mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.

      Hal ini bertentangan dengan QS 2:191

      Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.

      8 HARUSKAH SEMBAHYANG MENGHADAP KIBLAT ?

      Menghadap kemanapun disitulah wajah Allah (QS 2:115)

      Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.

      Hal ini bertentangan dengan QS 2:144

      Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya….

      Allah yang aneh, katanya wajahnya dimana2, namun menyuruh umatnya menghadap ke Kabah? Apakah tujuan Allah tersebut ?

      9 APAKAH AYAT QURAN DAPAT DIUBAH-UBAH ?

      Firman Allah tidak terganti-ganti (QS 6:34, 10:64)

      Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat. Tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. (QS10:64)

      Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami terhadap mereka. Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu (QS 6:34)

      Hal ini bertentangan dengan QS 2:106, 13:39, 17:86, 16:101, 22:52

      Ayat mana saja yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau sebanding dengannya. Tiadakah kamu mengetahui bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu? (QS 2:106)

      Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan disisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh). (QS 13:39)

      Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata: “Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja”. Bahkan kebanyakan mereka tiada mengetahui. (QS 16:101)

      10 MENGAPA ALLAH MEMERINTAHKAN BUNUH DIRI?

      Allah memerintahkan manusia untuk membunuh dirinya sendiri (QS 2:54)

      ….maka bertobatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima tobatmu…..

      Hal ini bertentangan dengan QS 4:29

      ” …Janganlah kamu membunuh dirimu sendiri, sesungguhnya Allah Maha Penyayang kepadamu.”

      11 APAKAH ORANG NON MUSLIM AKAN MASUK SURGA ?

      Allah berkata agar orang non muslim tidak perlu khawatir di akhirat (QS 2:62)

      Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

      Hal ini bertentangan dengan QS 3:85, 5:72

      Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.

      12 BISAKAH UMAT MUSLIM MENIKAH DENGAN NON MUSLIM?

      Alquran melarang umat Muslim menikahi wanita non muslim (QS 2:221)

      Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. ,……….

      Hal ini bertentangan dengan QS 5:5

      Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka. (Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, ………..

      13 BERAPA LAMAKAH MASA PENCIPTAAN?

      Lamanya penciptaan adalah 6 masa Qs.7:54, Qs.10:3, Qs.11:7 dan Qs.25:59

      Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, alu Dia bersemayam di atas Arasy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.

      Hal ini bertentangan dengan: QS 41:9-12, total penciptaan adalah 8 masa;

      Katakanlah: “Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itulah Tuhan semesta alam”. Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni) nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati”. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

      Manakah lama penciptaan yang benar? 6 atau 8 masa?

      Mungkinkah langit / jagat raya tempat matahari, bulan, bumi, dan bintang2 berada diciptakan setelah penciptaan bumi seperti pada ayat2 diatas?

      14 APAKAH MAKANAN PENGHUNI NERAKA?

      Makanan dinereka HANYA pohon berduri (QS 88:6)

      Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri

      Makanan dinereka HANYA darah dan nanah (QS 69:36)

      Dan tiada pula makanan sedikitpun baginya kecuali dari darah dan nanah

      Menurut QS 37: 63-64, 66-67 disimpulkan bahwa makanan kaum di neraka adalah buah dari pohon zaqqum, serta minuman berupa air yang panas

      Nabi kok tidak jelas, mengancam dengan kata hanya, cuma, tiada lain satu jenis makanan saja! Mengapa tidak bilang kalo dineraka itu komplit, ada pohon zaqqum, air panas, pohon berduri, plus darah dan nanah.

      15 ADAKAH TOLERANSI BERAGAMA DALAM ISLAM ?

      Muhammad mengatakan tidak ada pemaksaan dalam Islam (QS 2:256, 109:6)

      “Tidak ada paksaan dalam agama Islam…”

      “Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku”.

      Hal ini bertentangan dengan, Qs.47:4, Qs.9:5, Qs.8:12, Qs.8 :17, Qs.8:60, Qs.9:14, Qs.9:73, Qs.9:29, Qs.48:29, Qs.4:74, Qs.2:154, Qs 5:33, Qs.9:38, Qs.4:76, dll.

      Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk. (Qs.9:29)

      Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka. (QS 8:12)

      Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka, …… (QS 9:5)

      Itulah ajaran toleransi dari Muhammad, rahmat bagi semesta alam. Saat kau lemah, berbaik baiklah terhadap pemeluk agama lain, nanti jika kau telah kuat, paksakan islam kepada mereka, jika tak mau bunuh saja mereka!

      16 APAKAH MASJID AL AQSA SUDAH ADA PADA JAMAN MUHAMMAD?

      Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS 17:01)

      Pada tahun 621 Muhammad mengaku kalau dirinya jalan2 dari Al Aqsa ke Surga, padahal masjid tersebut baru berdiri 89 tahun kemudian, yaitu tahun 710. Mungkinkah Muhammad meminjam mesin waktunya Doraemon?

      17 APAKAH IBRAHIM MENGHANCURKAN PATUNG2 BERHALA?

      Ibrahim menghancurkan berhala-hala. (Qs.21:58);

      Maka Ibrahim membuat berhala-berhala itu hancur berpotong-potong, kecuali yang terbesar (induk) dari patung-patung yang lain; agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya.

      Hal ini bertentangan dengan (Qs.19:47-49,);

      Dan aku akan menjauhkan diri dari padamu dan dari apa yang kamu seru selain Allah, dan aku akan berdoa kepada Tuhanku, mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa kepada Tuhanku”.

      Ibrahim tidak menghancurkan berhala, tetapi berdiam diri dan meninggalkan para penyembah berhala tersebut.

      18. ALLAH SALAH BERHITUNG

      [QS 4:11] Allah mensyariatkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bahagian dua orang anak perempuan; dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia memperoleh separo harta. Dan untuk dua orang ibu-bapak, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak; jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapaknya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga; jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut di atas) sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar utangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu. Ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

      [QS 4:12] Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh istri-istrimu, jika mereka tidak mempunyai anak. Jika istri-istrimu itu mempunyai anak, maka kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya sesudah dipenuhi wasiat yang mereka buat atau (dan) sesudah dibayar utangnya. Para istri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, maka para istri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar utang-utangmu. Jika seseorang mati, baik laki-laki maupun perempuan yang tidak meninggalkan ayah dan tidak meninggalkan anak, tetapi mempunyai seorang saudara laki-laki (seibu saja) atau seorang saudara perempuan (seibu saja), maka bagi masing-masing dari kedua jenis saudara itu seperenam harta. Tetapi jika saudara-saudara seibu itu lebih dari seorang, maka mereka bersekutu dalam yang sepertiga itu, sesudah dipenuhi wasiat yang dibuat olehnya atau sesudah dibayar utangnya dengan tidak memberi mudarat (kepada ahli waris). (Allah menetapkan yang demikian itu sebagai) syariat yang benar-benar dari Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun.

      CONTOH kasus 1: kesalahan hitung muhammad: Jika yang meninggal memiliki 4 anak cewek plus 2 orang tua plus istri. Maka menurut hitung-hitungan muhammad adalah:

      2/3 (ayat 11) + 1/3 (ayat 11) + 1/8 (ayat 12) = 1 + 1/8 ————–> loh kok kelebihan? he…he…he…

      [4:176] Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah ). Katakanlah: “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu): jika seorang meninggal dunia, dan ia tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara perempuan, maka bagi saudaranya yang perempuan itu seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mempusakai (seluruh harta saudara perempuan), jika ia tidak mempunyai anak; tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki dan perempuan, maka bahagian seorang saudara laki-laki sebanyak bahagian dua orang saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, supaya kamu tidak sesat. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

      Contoh KASUS 2: Kesalahan menghitung muhammad: jika yang meninggal TAK MEMILIKI anak, memiliki 1 suami dan 2 saudara PEREMPUAN:

      1/2 (ayat 12) + 2/3 (ayat 176) = 1 + 1/6 ———-> loh kok kelebihan? he…he…he…

      Contoh KASUS 3: Kesalahan menghitung muhammad: jika yang meninggal TAK MEMILIKI anak, memiliki 1 suami, 1 saudara PEREMPUAN dan SEORANG Ibu:

      1/2 (ayat 12) + 1/2 (ayat 176) + 1/6 (ayat 11) = 1 + 1/6 ———> loh kok kelebihan?

      Contoh KASUS 4: Kesalahan menghitung muhammad: jika yang meninggal TAK MEMILIKI anak, memiliki 1 suami, 2 saudara PEREMPUAN dan Seorang IBU

      1/2 (ayat 12) + 2/3 (ayat 176) + 1/6 (ayat 11)= 1 + 1/3 ———-> loh kok kelebihan? he…he…he…

      Contoh KASUS 5: Kesalahan menghitung muhammad: jika yang meninggal TAK MEMILIKI anak, memiliki 1 istri, 2 saudara PEREMPUAN dan SEORANG Ibu:

      1/4 (ayat 12) + 2/3 (ayat 176) + 1/6 (ayat 11) = 1 + 1/12 ———> loh kok kelebihan?

      19 APAKAH FIRAUN TENGGELAM KETIKA MENGEJAR MUSA ?

      Raja Firaun hampir tenggelam lalu diselamatkan (Qs.10:90-92).

      Dan Kami memungkinkan Bani Israel melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Firaun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Firaun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: “Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israel, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”…..Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu …..

      Hal ini bertentangan dengan: Qs.43:55-56, Qs.17:103

      Maka tatkala mereka membuat Kami murka, Kami menghukum mereka lalu Kami tenggelamkan mereka semuanya (di laut), dan Kami jadikan mereka sebagai pelajaran dan contoh bagi orang-orang yang kemudian.

      Manakah yang benar? Ayat 43:55-56 jika dibaca dalam bahasa Arab mengesankan jika Firaun ditenggelamkan hingga mati agar menjadi peringatan.

      20 BAIK ATAU BURUKKAH MEMBUNUH ITU?

      Membunuh adalah buruk karena akan memusnahkan satu generasi QS 5:32

      Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. ……..

      Hal ini bertentangan dengan; QS 5:33 dan banyak ayat pembunuhan lainnya;

      Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar,

      Ayat damai pada QS 5:32 adalah hasil contekan Muhammad dari Mishnah, Sanhedrin 4: 5, agar Quran nampak seperti kitab damai..

      21 HALALKAH BERZINA ITU?

      Berzinah itu adalah perbuatan dosa (QS 17:32)

      Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.

      Hal ini bertentangan dengan QS 33:51

      ……. siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu. Yang demikian itu adalah lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih, …..

      Allah itu amat baik pada Muhammad, ia memperbolehkan istri2 yang telah dicerai untuk digagahi lagi, entah si wanita udah punya suami atau belum, pokoknya kalau birahi dengan istri lamanya, boleh ditiduri lagi. Apakah itu bukan zina?

      22 MAKANLAH HARTA ANAK YATIM

      ………Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka harta-hartanya. Dan janganlah kamu makan harta anak yatim lebih dari batas kepatutan dan (janganlah kamu) tergesa-gesa (membelanjakannya) sebelum mereka dewasa. Barang siapa (di antara pemelihara itu) mampu, maka hendaklah ia menahan diri (dari memakan harta anak yatim itu) dan barang siapa miskin, maka bolehlah ia makan harta itu menurut yang patut,…….

      Jadi menurut hukum islam, seandainya ada sumbangan dari Unicef untuk anak yatim dan terlantar, lalu dikorupsi oleh pejabatnya. Maka pejabat itu tak bisa dihukum, karena itulah perintah Allah dalam Quran, makanlah harta anak yatim tapi sedikit saja jangan banyak2. Hukum yang aneh….

      23 BENARKAH ALEXANDER AGUNG SEORANG MUSLIM?

      Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Zulkarnain. Katakanlah: “Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya”….. Zulkarnain berkata: “Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar”. (QS 18 : 83 – 98)

      Sura 18 : 83 – 98 diatas menyebutkan bahwa Zulkarnain adalah seorang Muslim. Menurut tokoh Islam Ibn Hisham dan Tabari, yang dimaksud Zulkarnain adalah Alexander Agung. Ironisnya, Alexander Agung adalah seorang polytheis. Sekali lagi Allah salah…

      “Maka apakah mereka tidak memperhatikan Alquran, kalau sekiranya Alquran bukan dari sisi Allah tentulah mereka dapati banyak pertentangan di dalamnya.”(QS 4:82).

      BUKTINYA????terdapat banyak pertentangan didalamnya…BERARTI?????SOOOOO????????

      makanya janganlah kamu suka menghujat2 kitab suci agama lain…janganlah kamu selalu mencari hal2 tentang keburukan agama lain sementara kebusukan agamamu sendiri kamu lupakan…KEBENARAN hanya milik TUHAN, bung ilham!!!dan semua itu menjadi rahasia Tuhan…otak dan pengetahuanmu tidak akan bisa dan tidak akan sanggup membongkar rahasia Tuhan…
      ingat bung ilham, masih akan ada nabi yang akan datang turun ke muka bumi ini pada hari penghakiman terakhir dan kamu pasti tau siapa nabi itu!!!Dia yang datang yang akan memusnahkan dajjal pada hari kiamat nanti…siapa nabi itu bung ilham????Terpujilah Jesus di dalam Kerajaan ALLAH. amien

      1. munafik Says:

        —- TAURAT – PERJANJIAN LAMA, DAN INJIL – PERJANJIAN BARU

        Serangan muslims terhadap Perjanjian Lama, adalah MEMBENARKAN Penggenapan Hukum Perjanjian Lama dengan Perjanjian Baru, yang Tuhan Yesus perintahkan dalam PERIKOP Matius 5:17-48 “YESUS DAN HUKUM TAURAT”, dengan perintah-Nya:
        (17) Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
        (20) Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
        (38) Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi. (Hukum Taurat)
        (44) Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
        (45) Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
        (46) Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?

        Didalam Hukum Taurat, 10 Perintah Allah (Ten Commandments) tetap berlaku dalam Iman Kristiani, tetapi HUKUM MATA GANTI MATA, di-gantikan dengan HUKUM KASIH DAN PENGAMPUNAN DALAM PERJANJIAN BARU, Itu sebabnya Yesus berkata, “Aku datang bukan untuk menggantikan Hukum Taurat, tetapi untuk MENGGENAPINYA”.

        Pertanyaannya, kenapa harus digenapi?
        HUKUM TAURAT merupakan Hukum dalam Zaman Zahiliyah, dimana umat Israel dikelilingi oleh bangsa-bangsa penyembah berhala, yang jumlahnya 50 kali dari bangsa Israel, sehingga tujuan Hukum Taurat yang diturunkan Tuhan adalah:
        1. Untuk melindungi bangsa Israel dari bangsa-bangsa arab disekelilingnya, penyembah berhala dan bangsa yang selalu mengancam existensi bangsa Israel, sehingga HUKUM MATA GANTI MATA, perlu diturunkan Tuhan.
        2. Untuk menjaga Iman bangsa Israel dari ajaran penyembahan berhala yang dipraktekkan bangsa-bangsa arab disekeliling bangsa Israel, dan ajaran zinah dari kaum arab.

        Jadi, serangan muslims terhadap Perjanjian Lama, JUSTRU MEMBENARKAN PENGGENAPAN TAURAT DENGAN HUKUM KASIH & PENGAMPUNAN DALAM INJIL, oleh Yesus 2000 tahun yang lalu, jauh sebelum Islam lahir. (Matius 5:44)

        Umat Kristiani hanya percaya kepada Perjanjian Lama (Taurat) dan Perjanjian Baru (Injil dan Kisah Rasul-rasul Yesus) yang merupakan PENGGENAPAN HUKUM TAURAT, dan TIDAK PERCAYA KEPADA KITAB LAIN SETELAHNYA, begitu juga TIDAK MENGAKUI ADANYA NABI LAIN setelah TUHAN SENDIRI TURUN KEDUNIA MEMBAWA INJIL.

        Serangan muslims yang terhadap Perjanjian Lama bagi Umat Kristiani tidaklah berpengaruh, karena Hukum Mata Ganti Mata, Gigi ganti Gigi sudah digantikan oleh Yesus dalam Hukum Kasih dan Pengampunan dalam Injil. (Matius 5;17-48)

        Agama Kristen, sebagai Pengikut Ajaran Kristus, tidak meng-claim bahwa Abraham, Ishak, Yakub dan para nabi sebelum Yesus Kristus sebagai beragama KRISTEN, karena mereka terlahir di-zaman Hukum Taurat, dan tentunya mereka beragama Yahudi. TIDAK SEPERTI ISLAM, walaupun wahyu awloh yang diturunkan oleh Jin gua hira yang bernama awlloooh kepada Muhammad tahun 610-AD, MENG-CLAIM Adam, Ibrahim, Ishak, Yakub, dan nabi-nabi lain dari Yahudi sebagai BERAGAMA ISLAM (Retroaktif), aneh bukan, padahal nabi-nabi itu adalah bangsa Yahudi sebagai Musuh bebuyutan bangsa arab. Jelas disini bahwa Quran hanyalah kitab dongeng, yang mengabaikan seluruh nalar umat manusia. Ini disebabkan, jika Islam tidak meng-claim nabi-nabi Yahudi sebagai beragama Islam, maka keberadaan Muhammad, sendiri sebagai orang arab, dan akar dari ajaran Islam, TIDAK ADA.

        Tetapi penggenapan Taurat dengan Injil MEMBUAT IBLIS MARAH, dan berupaya MENGEMBALIKAN KEPADA HUKUM TAURAT, MATA GANTI MATA, GIGI GANTI GIGI, dengan melahirkan Agama Iblis, yang dilahirkan iblis di Gua Hira, melalui seorang yang bernama Muhammad.

        Inilah ajaran Iblis yang sebenarnya dari Islam, BAIK YANG DIKUTIP DARI QURAN MAUPUN HADIST:

        (Quran Medinah) [8.12] … Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggauwloh kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka.

        Membunuh Kafir:
        8.55, 9.5, 95.5, 9.111 Kafir adalah makhluk paling buruk dan paling hina dan harus dibunuh dimanapun kalian temui.

        Tabari VII:97 “Pagi setelah pembunuhan Ashraf, nabi mengumumkan, ‘Bunuh Yahudi mana saja yang jatuh ke tanganmu.”

        Tabari VIII:38 “Rasul auwloh memerintahkan semua orang Yahudi dewasa dan anak-anak yang sudah mencapai puber harus dipancung.”

        Tabari VIII:141 “Sorak peperangan sahabat rasul auwloh malam itu adalah: Bunuh! Bunuh! Bunuh!”

        Ishaq 550 “Muslim menemui mereka dengan pedang. Mereka potong banyak tangan dan kepala. Hanya tangisan dan rintihan yang terdengar diiringi sorak sorai peperangan dan geraman.”

        Berikut adalah ayat auwloh yang memastikan bahwa nabi kita adalah pembunuh kafir yang berhasil dan direstui:

        [3.152] Dan sesungguhnya Auwloh telah memenuhi janji-Nya kepada kamu, ketika kamu membunuh mereka dengan izin-Nya

        [33.26] Dan Dia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizhah) yang membantu golongan-golongan yang bersekutu dari benteng-benteng mereka, dan Dia memasukkan rasa takut dalam hati mereka. Sebahagian mereka kamu bunuh dan sebahagian yang lain kamu tawan. Dan Dia mewariskan kepada kamu tanah-tanah, rumah-rumah dan harta benda mereka, dan (begitu pula) tanah yang belum kamu injak.

        [8.17] Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Auwloh-lah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Auwloh-lah yang melempar. (Auwloh berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik.

        [8.67] Tidak patut, bagi seorang Nabi mempunyai tawanan sebelum ia dapat melumpuhkan musuhnya di muka bumi.

        Pembakaran
        3.181, 8.50, 17.97 : Hukuman bagi orang tidak percaya adalah dibakar api!

        Hukuman favorit auwloh adalah membakar kafir hidup-hidup.

        Bukhari V4B52N260 “Ali membakar orang-orang murtad dimuka umum”

        Ishaq 316 “Setelah Badar, Muhammad mengirim sejumlah penjarah dengan perintah menangkap orang-orang Mekah dan membakar mereka hidup-hidup.”

        Bahkan Islam membolehkan, menggauli para Tawanan wanita didepan suami mereka:
        Perampokan dan seks dengan perempuan kafir tawanan
        8.1, 9.5, 8.41, 48.20, 4.3, 4.24, 23.6, 33.50, 70.30 : “Harta jarahan halal, muslim boleh merampok kafir. Mereka juga boleh seks dengan perempuan kafir tawanan yang menjadi bagian dari harta jarahan.”

        Bukhari V5B59N512:
        Diriwayatkan oleh Anas: Nabi menyerang Khaibar tanpa pemberitahuan. Para laki-laki terbunuh, anak-anak dan istri mereka ditangkap. Safiya ada diantara tawanan. Dia pertamanya jadi milik Dahya Alkali tapi belakangan diambil alih oleh sang Nabi.

        Bukhari V3B46N717

        Nabi mendadak menyerang Bani Mustaliq tanpa peringatan sementara mereka celingukan dan ternak mereka sedang diberi minum ditempat-tempat yang ada air. Para lelaki dibunuh dan anak serta perempuan ditangkap sbg tawanan; Nabi mendapatkan tawanan perempuan Juwairiya hari itu.

        Sirat e Rasulullah oleh Ibnu Ishak, hal.464

        Rasul membagi-bagi harta, anak-anak dan istri tawanan sebagai harta jarahan. Dia ambil Rayhana d. Amr binti Khunafa bagi dirinya sendiri.

        Bukhari V5B59N447:
        Diriwayatkan oleh Abu Said Al-Khudri: Sad berkata, “bunuh para lelaki dan ambil istri dan anak mereka sebagai tawanan, “mengenai itu nabi berkata, “Kau telah menilai sesuai dengan keinginan Auwloh,”

        JADI, JELASLAH BAHWA ISLAM TERLAHIR OLEH IBLIS YANG INGIN MENGEMBALIKAN INJIL KEPADA HUKUM MATA GANTI MATA, GIGI GANTI GIGI DALAM TAURAT.

        YA, AJARAN ISLAM MEMBUNUH SAMA DENGAN MEMULIAKAN AWLOH DENGAN TERIAKAN “ALLAHUAKBAR” !!, DAN BERZINAH DIBOLEHKAN DENGAN PERZINAHAN LEGAL, MASUK ISLAM, DAN ANDA BOLEH SAJA KAWIN BERAPA BANYAK, SESUAI CONTOH YANG DILAKUKAN OLEH NABI MEREKA, SEORANG PHEDOPHILIA, SEX MANIAC, PEMBUNUH DAN PERAMPOK SEPANJANG MASA.

        Seperti yang Yesus katakan dalam Injil :
        Matius 7:20 Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.

        Dari nabi dan ajarannyalah, kamu dapat mengenal islam, dan dari ajaran islam tersebut diatas, kamu dapat menyimpulkan bahwa Islam adalah agama yang diturunkan Iblis untuk kembali kepada hukum Mata Ganti Mata, Gigi ganti gigi dalam hukum Taurat.

  73. alexvegaz Says:

    bung ilham anda selalu menghujat2 injil dan Jesus…apakah kamu sudah mempelajari alquran sedetail kamu menghujat injil????munafik kamu!!!!
    coba buktikan…..BAGAIMANA DENGAN INI:

    Umat Islam meyakini 100% bahwa Quran benar2 berasal dari Allah. Oleh karenanya umat islam percaya bahwa Quran adalah kitab yang sempurna, tanpa cacat dan tanpa kesalahan. Beberapa ayat Quran dengan jelas menegaskan kesucian dan kesempurnaan Quran tersebut;

    “(Ialah) Al Qur’an dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan (di dalamnya) supaya mereka bertakwa.” (QS 39:28)

    “Maka apakah mereka tidak memperhatikan Alquran, kalau sekiranya Alquran bukan dari sisi Allah tentulah mereka dapati banyak pertentangan di dalamnya.”(QS 4:82).

    Konsekuensi dari pernyataan Muhammad diatas adalah; jika terdapat satu saja pertentangan atau satu kesalahan yang ditemui dalam Alquran, maka sudah cukup untuk menggugurkan keberadaan Quran sebagai Wahyu Allah.

    Mari kita buktikan bualan Muhammad tersebut;

    1 BENARKAH ISA KEPONAKAN MUSA?

    Maka Maryam membawa anak ( Isa / Yesus ) itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”, (QS 19:27-28)

    Berkata Musa: “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku, (QS 20:25-30)

    Allah mengira bahwa Miryam saudara perempuan Musa dan Harun yang adalah anak Imram adalah sama dengan Maryam ibu Yesus. Padahal antar keduanya ada beda waktu 1400 tahun. Mungkin karena nama Miryam mirip dengan Maryam. Kesalahan ini menjadikan YESUS ADALAH KEPONAKAN MUSA. Siapakah yang salah mengerti? Muhammad atau Allah. Dengan pemahaman yang dangkal tersebut, wajarlah bila Quran mengatakan hukuman salib sudah ada dijaman Firaun.

    2 TRINITAS MENURUT QURAN ADALAH ALLAH, YESUS DAN MARIA

    Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?” Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib”. (QS 5:116)

    Ayat lain yang menyiratkan ketidaktahuan Muhammad tentang Trinitas ada dalam Surat Al Maaidah berikut ini;

    Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. Maka mengapa mereka tidak bertobat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Al Masih putra Maryam hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). (QS 5:73-74)

    Sekali lagi ketidaktahuan Muhammad mengenai Kekristenan nampak dalam ayat ini. Kita mengetahui bahwa Trinitas terdiri dari Allah, Yesus, dan Roh Kudus, bukan Allah, Yesus, dan Maryam seperti yang dikira oleh Muhammad.

    3 BENARKAH DIJAMAN FIRAUN ADA PENYALIBAN?

    Fir`aun berkata: “Apakah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu?, sesungguhnya (perbuatan ini) adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini, untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; maka kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu ini); demi, sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik, kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya.” QS 7: 123 – 124

    Bukankah penyaliban baru dikenal pada jaman penjajahan Romawi? Dari mana ya Firaun dapat ide untuk menyalib? Dari Muhammad kah?

    4 SIAPAKAH YANG MENYESATKAN MANUSIA ?

    Yang menyesatkan manusia adalah Setan (Qs. 15:39, 4:119-120,).

    Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,

    Hal ini bertentangan dengan QS 4:88

    ……Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barang siapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya

    Mengapa watak iblis sama dengan watak Allah? Sama sama menyesatkan!

    5 APAKAH MEMINUM KHAMAR (Arak/Alkohol) BAIK ATAU JAHAT?

    Meminum Khamar ( Arak) adalah perbuatan setan (Qs.5:90, 2:219).

    Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan

    Hal ini bertentangan dengan: (Qs. 83:22-25, 47:15, atau 16:67)

    Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam keni’matan yang besar (surga), mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang. Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup mereka yang penuh kenikmatan. Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya), laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba. Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim, (yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah.

    Allah yang aneh, didunia dilarang karena itu adalah perbuatan setan, eh disurga disuruh berlomba2 minum arak didekat Allah. Karena katanya arak disurga tidak memabukkan!

    6 APAKAH ISA ALMASIH (YESUS) WAFAT ATAU TIDAK ?

    Isa tidak disalib dan tidak wafat, ia diangkat Allah ke surga (QS 4:157-158)

    “……..padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. ………Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

    Hal ini bertentangan dengan: (Qs. 19:33)

    Kesejahteraan atas dirinya (Isa) pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.

    Dikalangan Cendikia Islam sendiri terdapat banyak pertentangan mengenai kematian Isa ini, ada yang bilang Yesus disalib tapi tidak sampai mati, ada yang bilang tidak disalib sama sekali namun wafat seperti manusia biasa, lalu ada yang bilang Yesus tidak wafat, tapi langsung diangkat ke hadiratnya, dan besok menjelang kiamat akan turun kembali.

    7 APAKAH TUGAS MUHAMMAD KE DUNIA INI?

    Tugas Muhammad hanyalah menyampaikan pesan Allah (QS 5:99)

    Kewajiban Rasul tidak lain hanyalah menyampaikan, dan Allah mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.

    Hal ini bertentangan dengan QS 2:191

    Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.

    8 HARUSKAH SEMBAHYANG MENGHADAP KIBLAT ?

    Menghadap kemanapun disitulah wajah Allah (QS 2:115)

    Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.

    Hal ini bertentangan dengan QS 2:144

    Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya….

    Allah yang aneh, katanya wajahnya dimana2, namun menyuruh umatnya menghadap ke Kabah? Apakah tujuan Allah tersebut ?

    9 APAKAH AYAT QURAN DAPAT DIUBAH-UBAH ?

    Firman Allah tidak terganti-ganti (QS 6:34, 10:64)

    Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat. Tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. (QS10:64)

    Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami terhadap mereka. Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu (QS 6:34)

    Hal ini bertentangan dengan QS 2:106, 13:39, 17:86, 16:101, 22:52

    Ayat mana saja yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau sebanding dengannya. Tiadakah kamu mengetahui bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu? (QS 2:106)

    Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan disisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh). (QS 13:39)

    Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata: “Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja”. Bahkan kebanyakan mereka tiada mengetahui. (QS 16:101)

    10 MENGAPA ALLAH MEMERINTAHKAN BUNUH DIRI?

    Allah memerintahkan manusia untuk membunuh dirinya sendiri (QS 2:54)

    ….maka bertobatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima tobatmu…..

    Hal ini bertentangan dengan QS 4:29

    ” …Janganlah kamu membunuh dirimu sendiri, sesungguhnya Allah Maha Penyayang kepadamu.”

    11 APAKAH ORANG NON MUSLIM AKAN MASUK SURGA ?

    Allah berkata agar orang non muslim tidak perlu khawatir di akhirat (QS 2:62)

    Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

    Hal ini bertentangan dengan QS 3:85, 5:72

    Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.

    12 BISAKAH UMAT MUSLIM MENIKAH DENGAN NON MUSLIM?

    Alquran melarang umat Muslim menikahi wanita non muslim (QS 2:221)

    Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. ,……….

    Hal ini bertentangan dengan QS 5:5

    Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka. (Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, ………..

    13 BERAPA LAMAKAH MASA PENCIPTAAN?

    Lamanya penciptaan adalah 6 masa Qs.7:54, Qs.10:3, Qs.11:7 dan Qs.25:59

    Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, alu Dia bersemayam di atas Arasy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.

    Hal ini bertentangan dengan: QS 41:9-12, total penciptaan adalah 8 masa;

    Katakanlah: “Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (Yang bersifat) demikian itulah Tuhan semesta alam”. Dan Dia menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan (penghuni) nya dalam empat masa. (Penjelasan itu sebagai jawaban) bagi orang-orang yang bertanya. Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: “Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa”. Keduanya menjawab: “Kami datang dengan suka hati”. Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.

    Manakah lama penciptaan yang benar? 6 atau 8 masa?

    Mungkinkah langit / jagat raya tempat matahari, bulan, bumi, dan bintang2 berada diciptakan setelah penciptaan bumi seperti pada ayat2 diatas?

    14 APAKAH MAKANAN PENGHUNI NERAKA?

    Makanan dinereka HANYA pohon berduri (QS 88:6)

    Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri

    Makanan dinereka HANYA darah dan nanah (QS 69:36)

    Dan tiada pula makanan sedikitpun baginya kecuali dari darah dan nanah

    Menurut QS 37: 63-64, 66-67 disimpulkan bahwa makanan kaum di neraka adalah buah dari pohon zaqqum, serta minuman berupa air yang panas

    Nabi kok tidak jelas, mengancam dengan kata hanya, cuma, tiada lain satu jenis makanan saja! Mengapa tidak bilang kalo dineraka itu komplit, ada pohon zaqqum, air panas, pohon berduri, plus darah dan nanah.

    15 ADAKAH TOLERANSI BERAGAMA DALAM ISLAM ?

    Muhammad mengatakan tidak ada pemaksaan dalam Islam (QS 2:256, 109:6)

    “Tidak ada paksaan dalam agama Islam…”

    “Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku”.

    Hal ini bertentangan dengan, Qs.47:4, Qs.9:5, Qs.8:12, Qs.8 :17, Qs.8:60, Qs.9:14, Qs.9:73, Qs.9:29, Qs.48:29, Qs.4:74, Qs.2:154, Qs 5:33, Qs.9:38, Qs.4:76, dll.

    Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk. (Qs.9:29)

    Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka. (QS 8:12)

    Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka, …… (QS 9:5)

    Itulah ajaran toleransi dari Muhammad, rahmat bagi semesta alam. Saat kau lemah, berbaik baiklah terhadap pemeluk agama lain, nanti jika kau telah kuat, paksakan islam kepada mereka, jika tak mau bunuh saja mereka!

    16 APAKAH MASJID AL AQSA SUDAH ADA PADA JAMAN MUHAMMAD?

    Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS 17:01)

    Pada tahun 621 Muhammad mengaku kalau dirinya jalan2 dari Al Aqsa ke Surga, padahal masjid tersebut baru berdiri 89 tahun kemudian, yaitu tahun 710. Mungkinkah Muhammad meminjam mesin waktunya Doraemon?

    17 APAKAH IBRAHIM MENGHANCURKAN PATUNG2 BERHALA?

    Ibrahim menghancurkan berhala-hala. (Qs.21:58);

    Maka Ibrahim membuat berhala-berhala itu hancur berpotong-potong, kecuali yang terbesar (induk) dari patung-patung yang lain; agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya.

    Hal ini bertentangan dengan (Qs.19:47-49,);

    Dan aku akan menjauhkan diri dari padamu dan dari apa yang kamu seru selain Allah, dan aku akan berdoa kepada Tuhanku, mudah-mudahan aku tidak akan kecewa dengan berdoa kepada Tuhanku”.

    Ibrahim tidak menghancurkan berhala, tetapi berdiam diri dan meninggalkan para penyembah berhala tersebut.

    18. ALLAH SALAH BERHITUNG

    [QS 4:11] Allah mensyariatkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bahagian dua orang anak perempuan; dan jika anak itu semuanya perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia memperoleh separo harta. Dan untuk dua orang ibu-bapak, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak; jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapaknya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga; jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut di atas) sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan) sesudah dibayar utangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu. Ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

    [QS 4:12] Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh istri-istrimu, jika mereka tidak mempunyai anak. Jika istri-istrimu itu mempunyai anak, maka kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya sesudah dipenuhi wasiat yang mereka buat atau (dan) sesudah dibayar utangnya. Para istri memperoleh seperempat harta yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai anak, maka para istri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu buat atau (dan) sesudah dibayar utang-utangmu. Jika seseorang mati, baik laki-laki maupun perempuan yang tidak meninggalkan ayah dan tidak meninggalkan anak, tetapi mempunyai seorang saudara laki-laki (seibu saja) atau seorang saudara perempuan (seibu saja), maka bagi masing-masing dari kedua jenis saudara itu seperenam harta. Tetapi jika saudara-saudara seibu itu lebih dari seorang, maka mereka bersekutu dalam yang sepertiga itu, sesudah dipenuhi wasiat yang dibuat olehnya atau sesudah dibayar utangnya dengan tidak memberi mudarat (kepada ahli waris). (Allah menetapkan yang demikian itu sebagai) syariat yang benar-benar dari Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun.

    CONTOH kasus 1: kesalahan hitung muhammad: Jika yang meninggal memiliki 4 anak cewek plus 2 orang tua plus istri. Maka menurut hitung-hitungan muhammad adalah:

    2/3 (ayat 11) + 1/3 (ayat 11) + 1/8 (ayat 12) = 1 + 1/8 ————–> loh kok kelebihan? he…he…he…

    [4:176] Mereka meminta fatwa kepadamu (tentang kalalah ). Katakanlah: “Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (yaitu): jika seorang meninggal dunia, dan ia tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara perempuan, maka bagi saudaranya yang perempuan itu seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mempusakai (seluruh harta saudara perempuan), jika ia tidak mempunyai anak; tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri dari) saudara-saudara laki dan perempuan, maka bahagian seorang saudara laki-laki sebanyak bahagian dua orang saudara perempuan. Allah menerangkan (hukum ini) kepadamu, supaya kamu tidak sesat. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

    Contoh KASUS 2: Kesalahan menghitung muhammad: jika yang meninggal TAK MEMILIKI anak, memiliki 1 suami dan 2 saudara PEREMPUAN:

    1/2 (ayat 12) + 2/3 (ayat 176) = 1 + 1/6 ———-> loh kok kelebihan? he…he…he…

    Contoh KASUS 3: Kesalahan menghitung muhammad: jika yang meninggal TAK MEMILIKI anak, memiliki 1 suami, 1 saudara PEREMPUAN dan SEORANG Ibu:

    1/2 (ayat 12) + 1/2 (ayat 176) + 1/6 (ayat 11) = 1 + 1/6 ———> loh kok kelebihan?

    Contoh KASUS 4: Kesalahan menghitung muhammad: jika yang meninggal TAK MEMILIKI anak, memiliki 1 suami, 2 saudara PEREMPUAN dan Seorang IBU

    1/2 (ayat 12) + 2/3 (ayat 176) + 1/6 (ayat 11)= 1 + 1/3 ———-> loh kok kelebihan? he…he…he…

    Contoh KASUS 5: Kesalahan menghitung muhammad: jika yang meninggal TAK MEMILIKI anak, memiliki 1 istri, 2 saudara PEREMPUAN dan SEORANG Ibu:

    1/4 (ayat 12) + 2/3 (ayat 176) + 1/6 (ayat 11) = 1 + 1/12 ———> loh kok kelebihan?

    19 APAKAH FIRAUN TENGGELAM KETIKA MENGEJAR MUSA ?

    Raja Firaun hampir tenggelam lalu diselamatkan (Qs.10:90-92).

    Dan Kami memungkinkan Bani Israel melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Firaun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Firaun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: “Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israel, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)”…..Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu …..

    Hal ini bertentangan dengan: Qs.43:55-56, Qs.17:103

    Maka tatkala mereka membuat Kami murka, Kami menghukum mereka lalu Kami tenggelamkan mereka semuanya (di laut), dan Kami jadikan mereka sebagai pelajaran dan contoh bagi orang-orang yang kemudian.

    Manakah yang benar? Ayat 43:55-56 jika dibaca dalam bahasa Arab mengesankan jika Firaun ditenggelamkan hingga mati agar menjadi peringatan.

    20 BAIK ATAU BURUKKAH MEMBUNUH ITU?

    Membunuh adalah buruk karena akan memusnahkan satu generasi QS 5:32

    Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. ……..

    Hal ini bertentangan dengan; QS 5:33 dan banyak ayat pembunuhan lainnya;

    Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar,

    Ayat damai pada QS 5:32 adalah hasil contekan Muhammad dari Mishnah, Sanhedrin 4: 5, agar Quran nampak seperti kitab damai..

    21 HALALKAH BERZINA ITU?

    Berzinah itu adalah perbuatan dosa (QS 17:32)

    Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.

    Hal ini bertentangan dengan QS 33:51

    ……. siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu. Yang demikian itu adalah lebih dekat untuk ketenangan hati mereka, dan mereka tidak merasa sedih, …..

    Allah itu amat baik pada Muhammad, ia memperbolehkan istri2 yang telah dicerai untuk digagahi lagi, entah si wanita udah punya suami atau belum, pokoknya kalau birahi dengan istri lamanya, boleh ditiduri lagi. Apakah itu bukan zina?

    22 MAKANLAH HARTA ANAK YATIM

    ………Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka harta-hartanya. Dan janganlah kamu makan harta anak yatim lebih dari batas kepatutan dan (janganlah kamu) tergesa-gesa (membelanjakannya) sebelum mereka dewasa. Barang siapa (di antara pemelihara itu) mampu, maka hendaklah ia menahan diri (dari memakan harta anak yatim itu) dan barang siapa miskin, maka bolehlah ia makan harta itu menurut yang patut,…….

    Jadi menurut hukum islam, seandainya ada sumbangan dari Unicef untuk anak yatim dan terlantar, lalu dikorupsi oleh pejabatnya. Maka pejabat itu tak bisa dihukum, karena itulah perintah Allah dalam Quran, makanlah harta anak yatim tapi sedikit saja jangan banyak2. Hukum yang aneh….

    23 BENARKAH ALEXANDER AGUNG SEORANG MUSLIM?

    Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Zulkarnain. Katakanlah: “Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya”….. Zulkarnain berkata: “Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku Dia akan menjadikannya hancur luluh; dan janji Tuhanku itu adalah benar”. (QS 18 : 83 – 98)

    Sura 18 : 83 – 98 diatas menyebutkan bahwa Zulkarnain adalah seorang Muslim. Menurut tokoh Islam Ibn Hisham dan Tabari, yang dimaksud Zulkarnain adalah Alexander Agung. Ironisnya, Alexander Agung adalah seorang polytheis. Sekali lagi Allah salah…

    “Maka apakah mereka tidak memperhatikan Alquran, kalau sekiranya Alquran bukan dari sisi Allah tentulah mereka dapati banyak pertentangan di dalamnya.”(QS 4:82).

    BUKTINYA????terdapat banyak pertentangan didalamnya…BERARTI?????SOOOOO????????

    makanya janganlah kamu suka menghujat2 kitab suci agama lain…janganlah kamu selalu mencari hal2 tentang keburukan agama lain sementara kebusukan agamamu sendiri kamu lupakan…KEBENARAN hanya milik TUHAN, bung ilham!!!dan semua itu menjadi rahasia Tuhan…otak dan pengetahuanmu tidak akan bisa dan tidak akan sanggup membongkar rahasia Tuhan…
    ingat bung ilham, masih akan ada nabi yang akan datang turun ke muka bumi ini pada hari penghakiman terakhir dan kamu pasti tau siapa nabi itu!!!Dia yang datang yang akan memusnahkan dajjal pada hari kiamat nanti…siapa nabi itu bung ilham????Terpujilah Jesus di dalam Kerajaan ALLAH. amien

  74. ilham othmany Says:

    @ Alexvegaz
    Kebanyakan pertanyaan anda adalah isu-isu basi yg di ulang-ulang dan telah lama dijawab oleh netter-netter muslim diberbagai-bagai forum.Berikut adalah jawaban bagi semua pertanyaan anda.
    1 BENARKAH ISA KEPONAKAN MUSA?
    Maka Maryam membawa anak ( Isa / Yesus ) itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”, (QS 19:27-28)
    Berkata Musa: “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku, (QS 20:25-30)
    Allah mengira bahwa Miryam saudara perempuan Musa dan Harun yang adalah anak Imram adalah sama dengan Maryam ibu Yesus. Padahal antar keduanya ada beda waktu 1400 tahun. Mungkin karena nama Miryam mirip dengan Maryam. Kesalahan ini menjadikan YESUS ADALAH KEPONAKAN MUSA. Siapakah yang salah mengerti? Muhammad atau Allah. Dengan pemahaman yang dangkal tersebut, wajarlah bila Quran mengatakan hukuman salib sudah ada dijaman Firaun.
    JAWAB:
    (QS 19:27-28)
    27. Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. kaumnya berkata: “Hai Maryam, Sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang Amat mungkar.
    28. Hai saudara perempuan Harun[902], ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,
    [902] Maryam dipanggil saudara perempuan Harun, karena ia seorang wanita yang Shaleh seperti keshalehan Nabi Harun a.s.
    Pada zaman itu, tidak ada wanita yang melahirkan seorang bayi tanpa campur tangan suami, dan bahkan bayi itu dapat bicara ketika masih dalam ayunan ibunya (QS 19:29). Maryam sang bunda Isa atau Yesus adalah seorang wanita yang rela menanggung cercaan dari kaumnya sendiri, ketika kaumnya itu berkata dalam QS 19:27 bahwa; ………… Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Dan ketika itu Jibril berkata: QS 19:28 “ Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”. Artinya Maryam bukanlah termasuk keturunan penjahat ataupun pezina. Adapun nama Nabi Harun digunakan karena dia adalah salah satu Nabi Allah SWT yang taat terhadap perintah Allah SWT, sehingga namanya jadi symbol dari ketaatan Maryam atas perintah Allah SWT tersebut. Sehingga Nabi Isa bukanlah keponakan Musa ataupun nabi Harun seperti yang kalian tuduhkan. Untuk lebih jelasnya saya akan postingkan jawaban lain yang lebih rinci oleh Ditulis oleh : Ahmad Deedat dengan judul: MENJAWAB FITNAH : MARYAM SAUDARA HARUN DALAM AL QUR’AN
    Qs Maryam 27-28
    [27] Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.
    [28] Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,
    masalah dipanggilnya Maryam saudara Harun ini sering dijadikan alasan para Misionaris untuk melontarkan tuduhan-tuduhan bahwa Al-Qur’an salah menuliskan sebuah sejarah,menganggap maryam Ibu Isa As hidup semasa Harun as dan Musa as, yang rentang waktunya berbeda sekitar 15 abad.
    benarkah tuduhan tersebut , dan apa alasan-alasan mereka melontarkan tuduhan tersebut?
    1. Maryam yang dikisahkan di dalam Al Qur’an punya nama yang mirip dengan Miryam yang benar-benar saudara harun dan Musa didalam alkitab.
    Kel. 15:20 Lalu Miryam, nabiah itu, saudara perempuan Harun, mengambil rebana di tangannya, dan tampillah semua perempuan mengikutinya memukul rebana serta menari-nari.
    2. maryam yang dikisahkan didalam Al-Qur’an punya ayah yang bernama Imran yang mirip dengan nama Ayah Miryam,Harun dan Musa didalam Al-kitab.
    Bil. 26:59 Dan nama isteri Amram ialah Yokhebed, anak perempuan Lewi, yang dilahirkan bagi Lewi di Mesir; dan bagi Amram perempuan itu melahirkan Harun dan Musa dan Miryam, saudara mereka yang perempuan
    1Taw. 6:3 Anak-anak Amram ialah Harun, Musa dan Miryam. Anak-anak Harun ialah Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar.
    JAWABAN
    pertama soal perbedaan makna panggilan dan penjelasan
    sekarang kita perhatikan secara seksama keterangan maryam saudara harun di dalam Al Qur’an
    Qs Maryam 27-28
    [27] Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.
    [28] Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,
    penyebutan Saudara Harun kepada Maryam didalam Qs Maryam 28 adalah satu-satunya ayat yang menyebut demikian.
    dan penyebutan “saudara harun” bukan sebuah penjelasan tentang beliau tetapi sebagai sebuah panggilan kepadanya. panggilan dari Kaumnya setelah mengetahui ia punya anak.
    maka apakah sebuah panggilan pasti bermakna yang sebenarnya? tidak bukan?
    banyak sekali kemungkinan dari makna sebuah panggilan,bisa makna sesungguhnya,bisa sebagai panggilan “alias”,bisa sebagai olok-olok, bisa bermakna kiasan dll
    bandingkan dengan apa yang tercatat didalam alkitab,bahwa Miryam saudara harun adalah sebuah penjelasan tentang siapa Miryam!
    saya ambil contoh tentang sebuah panggilan dari yang tercatat didalam alkitab
    Yohanes pembaptis memanggil kepada orang Farisi dan saduki sebagai keturunan Ular beludak
    Mat. 3:7 Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang?
    Luk. 3:7 Lalu ia berkata kepada orang banyak yang datang kepadanya untuk dibaptis, katanya: “Hai kamu keturunan ular beludak! Siapakah yang mengatakan kepada kamu melarikan diri dari murka yang akan datang?
    apakah dengan keterangan ayat ini bisa menjadi keterangan bahwa Orang yahudi dari golongan Farisi dan Saduki adalah keturunan Beludak yang sesungguhnya?
    apalagi panggilan tersebut bukan saja dilakukan oleh Yohanes pembaptis tetapi Yesus pun juga menggunakan panggilan demikian.
    Mat. 12:34 Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati.
    bahkan Yesus tidak sekedar memanggil sebagai Keturunan saja tetapi juga memanggil Ular kepada para Ahli Taurat dan orang farisi
    23:29 Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah tugu orang-orang saleh
    23:30 dan berkata: Jika kami hidup di zaman nenek moyang kita, tentulah kami tidak ikut dengan mereka dalam pembunuhan nabi-nabi itu.
    23:31 Tetapi dengan demikian kamu bersaksi terhadap diri kamu sendiri, bahwa kamu adalah keturunan pembunuh nabi-nabi itu.
    23:32 Jadi, penuhilah juga takaran nenek moyangmu!
    23:33 Hai kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak! Bagaimanakah mungkin kamu dapat meluputkan diri dari hukuman neraka?
    23:34 Sebab itu, lihatlah, Aku mengutus kepadamu nabi-nabi, orang-orang bijaksana dan ahli-ahli Taurat: separuh di antara mereka akan kamu bunuh dan kamu salibkan, yang lain akan kamu sesah di rumah-rumah ibadatmu dan kamu aniaya dari kota ke kota,
    apakah mereka yang suka membuat tuduhan kepada Al-Qur’an tersebut juga berfikir bahwa Para Ahli Taurat dan orang Farisi benar-benar Ular dan keturunan ular beludak?
    kalau mereka konsisten dengan teori “tuduhannya” tersebut, tetapi saya rasa hanya orang gila yang menganggap makna panggilan Ular dan keturunan Ular beludak adalah makna sesungguhnya bukan makna kiasan ,bahwa Orang Farisi benar-benar keturunan Ular!
    kedua tentang keterangan ayat-ayat lain
    kemudian juga kita harus perhatikan juga ayat-ayat lain yang menjelaskan tentang Maryam didalam Al-Qur-an.
    didalam Al QUr’an secara jelas menyebut Maryam hidup semasa Zakaria ayah Yahya (yohanes pembaptis)
    35] (Ingatlah), ketika istri Imran berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitulmakdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
    [36] Maka tatkala istri Imran melahirkan anaknya, dia pun berkata: “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada setan yang terkutuk.”
    [37] Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakaria pemeliharanya. Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakaria berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.
    [37] Maka Tuhannya menerimanya (sebagai nazar) dengan penerimaan yang baik, dan mendidiknya dengan pendidikan yang baik dan Allah menjadikan Zakaria pemeliharanya. Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakaria berkata: “Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?” Maryam menjawab: “Makanan itu dari sisi Allah”. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab.
    [38] Di sanalah Zakaria mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa”.
    [39] Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan salat di mihrab (katanya): “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang putramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh.”
    39] Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakaria, sedang ia tengah berdiri melakukan salat di mihrab (katanya): “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang putramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi termasuk keturunan orang-orang saleh.”
    [40] Zakaria berkata: “Ya Tuhanku, bagaimana aku bisa mendapat anak sedang aku telah sangat tua dan istriku pun seorang yang mandul?” Berfirman Allah: “Demikianlah, Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya”.
    [41] Berkata Zakaria: “Berilah aku suatu tanda (bahwa istriku telah mengandung)”. Allah berfirman: “Tandanya bagimu, kamu tidak dapat berkata-kata dengan manusia selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari”.
    sangat jelas sekali Bahwa Maryam tidak sekedar hidup semasa Zakaria ayah Yahya / Yohanes tetapi ia Zakaria adalah yang memelihara dan mendidiknya.
    adapun keterangan soal latar belakang Maria Ibu Yesus /Isa As didalam Injil yang empat (kanonik) sangat minin sekali menjelaskan tentangnya,satu-satunya Injil yang menjelaskan adalah Injil Lukas!
    dan ternyata keterangan dari Al Qur’an sama dengan keterangan Lukas bahwa Ibunda Isa as /Yesus yaitu Maryam/maria hidup semasa Zakaria ayah Yahya/Yohanes!
    bahkan didalam Injil Lukas tidak sekedar hidup semasa ternyata Maryam adalah sanak/ saudara dari Istri Zakaria yang keturunan Harun
    Lukas 1:36 Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.
    Lukas 1:5. Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet.
    1:59 Maka datanglah mereka pada hari yang kedelapan untuk menyunatkan anak itu dan mereka hendak menamai dia Zakharia menurut nama bapanya,
    1:60 tetapi ibunya berkata: “Jangan, ia harus dinamai Yohanes.”
    1:61 Kata mereka kepadanya: “Tidak ada di antara sanak saudaramu yang bernama demikian.”
    ketiga , tidak ada keterangan didalam Al-Qur’an Maryam hidup semasa Harun dan Musa
    tak ada satupun ayat yang mendukung bahwa Maryam ibu Isa As hidup semasa Harun dan Musa.
    dan persoalan itu sangat berbeda sekali dengan keterangan Alkitab yang secara jelas dan tegas bahwa miryam hidup semasa Harun dan Musa.
    Bil. 12:1 Miryam serta Harun mengatai Musa berkenaan dengan perempuan Kush yang diambilnya, sebab memang ia telah mengambil seorang perempuan Kush.
    Bil. 12:4 Lalu berfirmanlah TUHAN dengan tiba-tiba kepada Musa, Harun dan Miryam: “Keluarlah kamu bertiga ke Kemah Pertemuan.” Maka keluarlah mereka bertiga.
    Bil. 12:5 Lalu turunlah TUHAN dalam tiang awan, dan berdiri di pintu kemah itu, lalu memanggil Harun dan Miryam; maka tampillah mereka keduanya.
    Mi. 6:4 Sebab Aku telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir dan telah membebaskan engkau dari rumah perbudakan dan telah mengutus Musa dan Harun dan Miryam sebagai penganjurmu
    keempat soal nama Ayah yang mirip.
    tak ada satupun keterangan di dalam Al-Qur’an Imran juga ayah dari harun dan Musa,karena sangat jelas sekali Al-Qur’an hanya menyebut nama anak Imran hanya Maryam!
    itu sangat berbeda sekali dengan apa yang tercatat didalam alkitab
    Bil. 26:59 Dan nama isteri Amram ialah Yokhebed, anak perempuan Lewi, yang dilahirkan bagi Lewi di Mesir; dan bagi Amram perempuan itu melahirkan Harun dan Musa dan Miryam, saudara mereka yang perempuan.
    1Taw. 6:3 Anak-anak Amram ialah Harun, Musa dan Miryam. Anak-anak Harun ialah Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar.
    dan soal kesamaan nama anak dan ayah,apa yang aneh dengan persoalan ini?
    bukankah pada saat itu banyak orang yang menggunakan nama-nama yang sama dengan nama leluhurnya.
    apa tidak ada kemungkinan ada kesamaan nama secara kebetulan saja?
    apakah dengan nama yang sama antara anak dan Ayah maka dianggap orang yang sama dengan pemilik nama sebelumnya?
    sebagai contoh kongkrit apa yang tertulis di alkitab
    Kej. 37:2 Inilah riwayat keturunan Yakub. Yusuf, tatkala berumur tujuh belas tahun–jadi masih muda–biasa menggembalakan kambing domba …………………..
    mat 1:16 Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria……………….
    apakah Yusuf suami maria adalah orang yang sama dengan apa yang tercatat didalam Kejadian 37:2?
    tidak bukan??
    jadi tuduhan-tuduhan tersebut tentang Maryam”dipanggil saudara Harun” mereka masih berfikir Maryam = Miryam saudara Harun dan Musa?
    sebuah tuduhan yang berdasar argumentasi yang kuat atau tuduhan yang berdasarkan rasa iri dan dengki semata?
    Tulisan ini saya ambil dari diskusi yang muncul pada thread serupa yang disampaikan oleh sdr.amor :
    Kalau dalam tulisan tersebut sdr. Amor melihat permasalahan dengan memperbandingkan informasi yang ada dalam Al-Qur’an dan alkitab, maka penjelasan dari sdr. Jones ini mengungkapkan argumentasi berdasarkan pemakaian kata ‘saudara’ dalam ayat Al-Qur’an :
    Apakah benar julukan “saudara perempuan Harun” yang dimaksud oleh orang Jahudi yang diriwayatkan dalam Al Quran adalah Maryam saudara kandung Harun saudara Musa?. QS Maryam 28 meriwayatkan kembali (dalam bahasa Arab) ucapan orang Jahudi ketika mengetahui keadaan Maryam, anak perawan yang mengabdikan diri di Bait Allah sebagai rohaniawan serta dalam asuhan seorang imam telah beranak tanpa diketahui kehamilan/ pernikahannya.
    Sekarang kita bahas tanpa merujuk kepada kitab yang diclaim sebagai Taurat ataupun kitab PL lainnya, QS Maryam 27-29 menjelaskan kata-kata apa yang telah dituduhkan orang Jahudi kepada Maryam.
    Translit 19:27-29 :
    …….. fa-immaa tarayinna mina-lbasyari ahadan faquulii innii nadzartu lilrrahmaani shauman falan ukallima alyauma insiyyaan fa-atat bihi qawmahaa tahmiluhu qaaluu yaa maryamu laqad ji/ti syay-an fariyyaan. yaa ukhta haaruuna maa kaana abuuki imra-a sau-in wamaa kaanat ummuki baghiyyaan
    [19:27]…….maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. Jika kamu melihat seorang manusia, maka katakanlah: “Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini”. Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,
    ‘ukhta’ adalah bentuk feminine dari ‘akh’ yang berasal dari akar kata ‘akhowa’ – to fraternize, to associate as brothers, to act or to show oneself as a brother or friend. Pemakaian kata ukhta (fem) = 1.sister, saudara perempuan 2.cognate, sanak(kb), – yang asalnya sama (ks), the other (of two) 3. counterpart, rekan.
    Idiom bahasa Arab juga idiom bahasa Semit lainnya kata akh (‘ach -Heb) = saudara, feminine ukht‘/ achwt = saudara perempuan, akh …./ ukht…..tidak selalu berarti literal saudara kandung bisa berarti lain dan juga dipakai secara metaphore, tergantung kalimatnya.
    Contoh pemakaian kata akhw (masc)/ ukht (fem) secara metaphore dalam Al Quran :
    wa-ilaa ‘aadin akhaahum huudan …
    [7:65] Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum ‘Aad saudara mereka, Hud…….
    Artinya Hud adalah golongan kaum ‘Aad, apakah menurut anda harus berarti Hud saudara kandung/ sepupu kaum ‘Aad?
    wa-ilaa tsamuuda akhaahum shaalihan……
    [7:73] Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka Shaleh…
    Apakah itu berarti Shaleh saudara kandung/ sepupu kaum Tsamud?
    inna almubadzdziriina kaanuu ikhwaana alsysyayaathiini …….
    [17:27] Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan ……
    Apakah itu berarti para pemboros adalah saudara kandung/ sepupu / berhubungan darah dengan setan?
    innamaa almu/minuuna ikhwatun …
    [49:10] Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. …
    Apakah itu berarti bahwa setiap orang-orang beriman adalah saudara kandung/ sepupu / berhubungan darah?
    alam tara ilaa alladziina naafaquu yaquuluuna li-ikhwaanihimu alladziina kafaruu min ahli alkitaabi..
    [59:11] Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada saudara-saudara mereka yang kafir di antara ahli kitab..
    Apakah itu berarti bahwa setiap orang-orang munafik adalah saudara kandung/ sepupu / berhubungan darah dengan mereka yang kafir di antara ahli kitab?
    [7:38] Qaala-udkhuluu fii umamin qad khalat min qablikum mina aljinni waal-insi fii alnnaari kullamaa dakhalat ummatun la’anat ukhtahaa hattaa idzaa iddaarakuu fiihaa jamii’an qaalat ukhraahum li-uulaahum rabbanaa haaulaa-i adhalluunaa faaatihim ‘adzaaban dhi’fan minan-naari ……
    Allah berfirman: “Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat memasukinya, dia mengutuk saudara perempuannya; sehingga apabila mereka masuk semuanya berkatalah orang-orang yang masuk kemudian di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu “Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka”.…
    English: He will say: “Enter ye in the company of the peoples who passed away before you – men and jinns, – into the Fire.” Every time a new people enters, it curses its sister-people (that went before), until they follow each other, all into the Fire. Saith the last about the first: “Our Lord! it is these that misled us: so give them a double penalty in the Fire…
    Ukhtahaa = sister people = ummat sebelum mereka, arti ukht (saudara perempuan) pada ayat diatas adalah ummat/ golongan. So, dalam Arabic kata “ukht” pada suatu kalimat tidak selalu berarti saudara perempuan dalam arti biologis, bisa berarti lain tergantung pada kalimatnya.
    Ukhta Harun berarti saudara kandung Harun atau golongan Harun?
    fa-atat bihi qawmahaa tahmiluhu qaaluu yaa maryamu laqad ji/ti syay-an fariyyaan
    Ya ukhta Haruun maa kaana abuuk-imra`a sau`in wa maa kaanat ummuki baghiyyan
    Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: “Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang amat mungkar.
    Hai saudara perempuan Harun, ayahmu kali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina”,
    abuuki = ayahmu
    amra’a = pria, gentleman
    sau’in = jahat, saru
    ummuuki = ibumu
    baghiyyan = pezina
    Perhatikan keterangan subjek pada sub kalimat pertama dan kedua, kalau ayat itu secara explicit menjelaskan bahwa Maryam adalah saudara kandung perempuan Harun kalimatnya akan seperti ini : Hai saudara perempuan Harun, Harun/ saudaramu itu bukan orang jahat dan ia tidak sekali-kali menjadikan kamu seorang pezina”, so, ayat diatas tidak menyatakan Maryam adalah saudara kandung tetapi menunjukkan Maryam adalah kaumnya Harun atau golongannya Harun.
    Permasalahan soal ‘saudara perempuan Harun’ ini merupakan persoalan ‘kasik’ yang selalu dilontarkan dan kelihatannya masuk dalam ‘kurikulum’ seminari-seminari Kristen yang mendidik dan membina kader ‘Pasukan Perang Salib’ untuk melakukan serangan-serangan terhadap Islam. Ini dibuktikan dengan postingan dari beberapa netters Kristen disini, sekalipun berasal dari nama ID yang berganti-ganti namun mempunyai pola dan dasar argumentasi yang sama.
    Sebenarnya untuk menjawab hal tersebut saya juga sudah memberikan jawaban yang ringkas dan masuk akal, terutama bagi umat Islam yang ‘tidak mau repot’ untuk mencari jawaban :
    Namun hal tersebut tidak bisa kita simpulkan bahwa ucapan Yahudi terhadap Maryam adalah SALAH atau TIDAK PERNAH TERJADI atau PENULIS AL-QUR’AN SUDAH SALAH CATAT dsb, disitu point penting dasar anda mau mempermasalahkan ayat tersebut bukan..??
    Anda bisa saja menuduh umat Islam tidak bisa membuktikan ucapan tersebut memang dilontarkan Yahudi, namun sebaliknya anda juga tidak bisa membuktikan bahwa ucapan tersebut TIDAK PERNAH DILONTARKAN Yahudi kepada Maryam…
    Buat kami sampai disitu saja sudah cukup, karena soal penceritaan kisah-kisah sejarah dalam Al-Qur’an :
    [3:44] Yang demikian itu adalah sebagian dari berita-berita ghaib yang Kami wahyukan kepada kamu (ya Muhammad); padahal kamu tidak hadir beserta mereka, ketika mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengundi) siapa di antara mereka yang akan memelihara Maryam. Dan kamu tidak hadir di sisi mereka ketika mereka bersengketa.
    Kalau buat saya sendiri sih.. ketika Al-Qur’an menceritakan adanya ucapan ‘saudara perempuan Harun’ yang dilontarkan Yahudi kepada Maryam maka saya bisa menerimanya sepanjang tidak ada bukti yang jelas menyatakan sebaliknya, misalnya ada rekaman ucapan waktu itu atau catatan autentik yang ada pada waktu itu..
    Wahai orang-orang kafir!Sadrlah di saat kesadaran masih berguna(sekarang).Jangan sadar di saat yg sudah tidak berguna(akherat).Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan nabi Muhammad itu adalah utusan Allah kalian pasti berjaya.
    ..Bersambung….

  75. ilham othmany Says:

    2 TRINITAS MENURUT QURAN ADALAH ALLAH, YESUS DAN MARIA
    Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?” Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib-gaib”. (QS 5:116)
    Ayat lain yang menyiratkan ketidaktahuan Muhammad tentang Trinitas ada dalam Surat Al Maaidah berikut ini;
    Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. Maka mengapa mereka tidak bertobat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Al Masih putra Maryam hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). (QS 5:73-74)
    Sekali lagi ketidaktahuan Muhammad mengenai Kekristenan nampak dalam ayat ini. Kita mengetahui bahwa Trinitas terdiri dari Allah, Yesus, dan Roh Kudus, bukan Allah, Yesus, dan Maryam seperti yang dikira oleh Muhammad.
    JAWAB:
    (QS 5:116)

    116. dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, Adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?”. Isa menjawab: “Maha suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). jika aku pernah mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib-ghaib”.

    Ayat di atas menjelaskan, ketika Allah SWT memberitakan (wahyu) kepada Muhammad dan ummatnya, bahwa Allah SWT mengatakan kepada Isa “apakah kau Isa telah menjadikan Aku (Allah SWT) dan Ibumu masuk dalam unsure Tuhan…? Lalu Isa menjawab: Maha suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). jika aku pernah mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib-ghaib”.

    Ini adalah pengakuan Isa kepada Allah SWT, yg saat ini Isa sedang dalam masalah besar tentang dirinya, karena ummatnya telah mengangkat dirinya dalam unsur ketuhanan tadi, sementaraIsa mengatakan dalam Injil:

    Yohanes 17:3 “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu mereka mengenal Engkau, SATU-SATUNYA ALLAH YANG BENAR, & mengenal YESUS KRISTUS YANG TELAH ENGKAU UTUS”.
    Markus 12:29 Jawab Yesus:“Hukum terutama ialah: Dengar, hai orang israel,tuhan Allah kita,Tuhan itu esa.

    Kedatangan Isa adalah murni sebagai utusan Allah SWT, Isa datang dengan membawa ajaran bukan agama, ajaran yang dibawanya adalah mengEsakan Allah SWT. Dan anehnya sepeninggal Isa hingga sekarang muncullah agama Kristen. Namun demikian, meski istilah Kristen muncul pada tahun 40 Masehi, Kristen baru menemukan identitasnya dan secara resmi menjadi sebuah agama -dimana Yesus sebagai salah satu oknum Tuhannya- pada tahun 367 Masehi ketika untuk pertama kalinya dilakukan kanonisasi Perjanjian Baru atas usul uskup Athanasius dari Aleksandria. sebagai `Kristen’ ternyata bukanlah pula Isa AS (atau biasa disebut pula sebagai Yesus Kristus, namun menarik pula untuk menelaah apakah sebenarnya Isa AS dan Yesus Kritus adalah orang yang sama kiranya?) atau bahkan Tuhan sendiri; melainkan adalah Barnabas dan Paulus (Saulus) di Antiokhia, justru sepeninggal Yesus (Injil Kis 11:23-26). Paulus sendiri, bukanlah sama sekali murid Yesus, tak pernah sama sekali berjumpa Yesus, namun ‘berani’ mengangkat dirinya sebagai rasul (Roma 1:1) dan mengubah agama yang diajarkan Yesus (yang sangat dekat dengan nilai ajaran Islam) menjadi versinya (menamainya sebagai “Kristen”, lihat Kis 11:23-26), keluar dari atau menafikan Hukum Taurat ( lihat 1 Korintus 9:19-21), bahkan mempertuhankan Yesus serta menambah oknum Tuhan menjadi lebih dari satu (lihat 1 Korintus 8:6, Kolose 1:5, Timotius 2:5, dan Roma 10:9). Ini ia banyak serap juga dari Filsafat Sofisme Yunani yang khas Politeisme (paham akan banyak tuhan atau dewa) itu, dan di kemudian menjadi insprasi bangsa Eropa (Kristen) dalam Renaissance mereka pula dengan segala konsekuensinya setelah kalah dalam berbagai Perang Salib terhadap kaum muslim. Parahnya, paham Paulus, seorang Yahudi campuran ini, dipercaya dan diikuti banyak manusia hingga saat ini, yang sungguh mengira bahwa itulah yang sebenarnya diajarkan Yesus.
    Dan sungguh, Yesus yang adalah seorang Rabbi (Guru Agama) Bani Israil/Yahudi dari keluarga sangat terpandang keturunan para Nabi (keluarga Imraan/Ali Imraan) dan sama sekali tidak membawa ajaran baru, serta hanya berusaha mengembalikan agama Bani Israil/Yahudi yang sudah melenceng (ditegaskannya di Injil Matius); TIDAK pernah diakui Bani Israil/Yahudi sebagai Nabi-Messiah mereka, atau bahkan Tuhannya sampai sekarang. Bahkan ternyata di tangan MEREKA lah (bangsa Bani Israil-Yahudi dipimpin Rabbinya atau guru agamanya yang tak sepaham dengan Yesus), Yesus diserahkan ke Romawi untuk ‘disalibkan’, untuk dibunuh.
    Jadi sungguh kalian menyangka bahwa Kristen itu adalah agama..?, itu adalah pandangan yang sangat keliru. Semua manusia dalam keadaan muslim (Fitrah). Sehingga kalian janganlah berharap terlalu banyak. Yesus aja disidang atas perlakuan ummatnya, apalagi anda….?. apakah kalian tidak merasa bahwa, Allah SWT telah memvonis kalian seperti ayat berikut..?

    Al-Maa-idah ayat 17:18
    17. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah itu ialah Al masih putera Maryam”. Katakanlah: “Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?”. kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
    18. orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: “Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya”. Katakanlah: “Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?” (kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia (biasa) diantara orang-orang yang diciptakan-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. dan kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu).
    Kemudian (QS 5:73-74)
    73. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga”, Padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan yang Esa. jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.
    74. Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya ?. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

    Berdasarkan ayat diatas, apa hubungannya dengan ayat yang kalian tulis seperti ini?,(“Sekali lagi ketidaktahuan Muhammad mengenai Kekristenan nampak dalam ayat ini. Kita mengetahui bahwa Trinitas terdiri dari Allah, Yesus, dan Roh Kudus, bukan Allah, Yesus, dan Maryam seperti yang dikira oleh Muhammad.”)
    Firman Allah SWT di atas justru menentang keberadaan TRINITAS itu, sehingga Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah SWT sebagai pembawa kebenaran, kabar gembira dan jalan lurus atas kesesatan mereka. Nabi Muhammad SAW sangat menentang TRINITAS dan bahkan mengEsakan Allah SWT. Bahkan ayat diatas sangat menekankan bahwa: “ Kafirlah orang-orang yang mengatakan Allah SWT salah seorang dari yang tiga yakni “Allah, Yesus, dan Roh Kudus” sungguh kalian tergolong orang-orang yang merugi.
    Dalam setiap perdebatan saya sering mempertanyakan tentang konsep Trinitas, tetapi justru mereka tidak dapat menjelaskan dengan dalih bahwa, “imanlah yang membenarkan Trinitas itu”. Sebagai ummat Islam Firman dapat diimani jika akal dan pikiran dapat menerima sesuai dengan fitrah manusia. Trinitas adalah konsep ketuhanan Kristen yang tidak dapat diterima dengan akal sehat manusia. Misalnya:
    Iman Kristen sbb:
    1. “Tuhan Allah (Bapa), Tuhan Yesus, dan Roh Kudus”
    a. Siapakah Tuhan Allah itu…?
    b. Siapakah Tuhan Yesus itu…?dan
    c. Siapakah Roh Kudus itu…?
    d. Bagaimana dari ketiga itu terproses menjadi satu sesuai Yohanes 10:30…?

    2. “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.” (Yohanes 1:1-3)

    3. “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih Karunia dari kebenaran.” (Yohanes 1:14)

    (Yohanes 1:1-3) diatas jika diteliti maka dapat dipertanyakan sbb:
    a. Pada mulanya adalah Firman;
    b. Firman itu bersama-sama dengan Allah;
    c. dan Firman itu adalah Allah;
    d. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah;
    Jika kita hubungkan dengan konsep “TRINITAS”dengan (Yohanes 1:1-3) maka terjadi kejanggalan sbb;
    1. Mulanya Firman (dari Allah); kemudian Firman itu bersama-sama dengan Allah (Yesus); dan Firman itu adalah Allah (Yesus); dan Ia (Yesus) pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
    a. Firman adalah Wahyu (ucapan atau perintah) dari Allah Tuhan KE 1 yang diturunkan kepada Yesus;
    b. Firman bersama-sama dengan Yesus, sehingga mereka menganggap Yesus adalah Tuhan KE 2;
    c. Firman itu adalah Allah; dari ayat ini kerancuhan mulai terlihat. Apakah yang berucap (yesus) itu layak disetarakan dengan yang pemberi wahyu..yaitu Allah SWT…?
    d. Dan Ia (Yesus, Tuhan ke 2) pada mulanya bersama-sama dengan Allah, Tuhan ke 1; MANA MUNGKIN dari awal ayat di atas, mengatakan MULANYA FIRMAN (Wahyu Allah Tuhan ke 1, LALU DIAKHIR AYAT di katakan lagi bahwa, dan Ia (Yesus Tuhan ke2 KEMBALI BERSAMA-SAMA ALLAH Tuhan ke 1)…?.
    e. Lalu dimana kedudukan Roh Kudus sebagai Tuhan yang KE 3…?
    Kemudian untuk mendukung ayat (Yohanes 1:1-3) diatas, maka diciptakan lagi ayat (Yohanes 1:14) sbb;
    1. Firman itu telah menjadi manusia; Firman (wahyu) telah menjadi manusia (Yesus);
    2. dan diam di antara kita; firman itu telah menjadi manusia; setelah firman menjadi manusia,
    3. dan kita telah melihat kemuliaan-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa; berarti Yesus anak Allah SWT;
    Injil (Yohanes 1:14) ini dapat di uraiakan sekaligus dipertanyakan sbb:
    a. Bagaimana proses dari awal hingga akhir, Firman (Wahyu) kemudian menjadi Manusia yang punya tulang, darah dan daging sesuai Lukas 24:39 dan Lukas 24:40;….?
    b. Setelah firman itu menjadi manusia, lalu bagaimana prosesnya firman dan Maryam sehingga Yesus dikatakan anak tunggal Allah SWT…?, sementara Yesus sendiri mengatakan bahwa dirinya hanyalah seorang hamba (Lukas, 4:18 à ); (Yohanes, 12:49 à); (Matius, 15:24-26 à); (Matius, 10:40 à) dan masih banyak lagi…
    c. apa implikasi firman itu terhadap kalian…?, bukankah banyak ucapan Yesus yang kalian tidak ikuti…?
    d. Kemulian apa yang kalian peroleh dari Yesus untuk kalian…?, bukankah dia (yesus) telah menghadapi banyak tuntutan di akhir zaman akibat perbuatan ummatnya..?
    e. Apakah Allah SWT pernah berfirman bahwa Yesus adalah anak tunggal saya…?
    4. Jika tidak, Lalu mengapa Ummat Kristen mengimani bahwa Yesus anak tunggal Bapa…?
    5. Kasih Karunia dari kebenaran apa yang diberikan Yesus kepada kalian…?
    Dalam pandangan Islam bukan Iman Islam, karena iman Islam ada dalam QS 112 Al-Ikhlash ayat 1-4. Pandanga Islam bahwa:
    1. ALLAH SWT adalah Tuhan yang Esa;
    2. YESUS adalah manusia dan hanyalah sebagai Nabi dan Rasul Allah SWT, yang ummat Islam mengenal dengan sebutan Nabi Isa;
    3. ROH KUDUS adalah sipembawa wahyu Allah SWT yang tak lain adalah Jibril;
    4. FIRMAN adalah wahyu dari Allah SWT yang dibawa oleh Jibril kepada Rasul Allah SWT untuk disampaikan kepada ummat-Nya. Firman berisi perintah, larangan serta hukum-hukum yang terkait dengan aktifitas manusia.
    Jika ditinjau dari zat adalah sesuatu yang sangat berbeda, antara satu dengan yang lain. Tetapi jika dilihat dari tujuannya bermakna sama, karena bertujuan untuk keselamatan ummat manusia didunia dan akhirat.
    Iman Islam berdasarkan QS 112 Al-Ikhlash ayat 1-4. adalah sbb;
    1. Katakanlah: “Dia-lah Allah, yang Maha Esa.
    2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
    3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
    4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.”
    QS Al-Ikhlash di atas, telah menjadi batu uji keimanan kaum Muslimin, dalam Al-Qur’an-pun sangat banyak dalil yang merujuk pada surah 112 diatas. Untuk meyakinkan kita, apakah Yesus adalah Allah SWT dan Tuhannya alam semesta ini, dapat dilihat dari uji ketuhanan sbb:
    QS Al-Ikhlash ayat (1) di atas “Dia-lah Allah, yang Maha Esa” adalah merupakan harga mati, tidak ada diantara ummat Muhammad SAW yang akan menyekutukan Allah dengan sesuatu. Dan jika dilihat dari kitab kalian-pun pada dasarnya sama seperti ayat berikut;
    Markus, 12:32 à “Tidak ada yang lain kecuali Dia (Allah);
    Matius 19-17 à “Hanya Satu yang baik … turutilah perintah Allah.”
    ü Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu : Ulangan, 4:35
    ü Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu : Ulangan, 6:4
    ü Allah adalah nama Tuhan untuk selama-lamanya (bukan Yesus) : Keluaran, 3:15
    ü Laa Ilaaha Illallah (Tiada tuhan selain Allah) : Yesaya, 46:9.
    ü Yes 46:10 à “Akulah Allah, dan tidak ada yang lain seperti Aku, yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian.”
    Matius, 23:9 à “Janganlah kamu menyebut siapapun Bapa/Allah di bumi ini, karena hanya satu Bapa/Allah-mu, yaitu Dia yang di sorga.”
    Yohanes, 17:3 à “Mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar.”
    Matius, 7:21à “Bukan setiap orang yang berseru kepadaku Tuhan, Tuhan! Akan masuk kerajaan sorga. Melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa/Allah-ku disorga; dan masih banyak lagi.

    QS Al-Ikhlash ayat (2) “Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu” ummat Islam berpendapat bahwa, semua yang dilihat, dirasa maupun yang diketahui manusia itu adalah bergantung hanya kepada Allah SWT, dialah yang mengatur alam semeta ini, dialah yang menciptakan bumi dalam dua masa dan menciptakan gunung-gunung dan kadar makanan manusia dan jin serta hewan, dan langit dalam empat masa, sehingga Allah SWT menciptakan langit dan bumi dalam Enam masa. Semua itu Allah SWT telah tetapkan berdasarkan hukum alam yang telah di ditentukan-Nya sendiri. seperti dalam kitab kalian Yesus memperlihatkan ketidakkuasaannya kepada sesuatu seperti; (Matius 21:5); (Matius 11:19); (Lukas 7:34); (Matius 8:24); (Lukas 3:16); (Yohanes 19:23); (Markus 1:35); (Matius 4:2); (Markus 11:12); (Yohanes 19:28); (Lukas 8:23); Markus 4:3 8); (Yohanes 4:6) dan lain-lain.
    QS Al-Ikhlash ayat (3), “Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan”. Ummat muslim percaya dan yakin, bahwa Allah SWT tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai orang tua. Allah SWT merupakan zat yang tidak berawal dan juga tidak berakhir. Dialah yang kekal lagi mengurus hamba-hambanya. Dalam kitab kalian juga menjelaskan bahwa;
    2:1 Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem.
    2:2 dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.”
    2:3 Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.
    2:4 Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
    2:5 Mereka berkata kepadanya: “Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
    2:6 Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.”
    2:7 Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak.
    2:8 Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: “Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia.”

    Diciptakan dari Keturunan Daud “Tentang anakNya, yang menurut daging diperanakkan dari keturunan Daud.” (Surat Paulus kepada Jemaat di Roma 1:3)
    Dari Buah Sulbi Daud “Tetapi ia adalah seorang nabi dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya dengan mengangkat sumpah, bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri di atas takhta-Nya.” (Kisah para Rasul 2:30)
    Nenek moyang Berdasarkan silsilah Isa Almasih “Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham…” (Matius 1:1 )
    Jenis Kelamin “Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus.” (Lukas 2:21)
    Maria Mengandung dan Melahirkan; “Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki.” (Lukas 2:6- 7)
    “Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.” (Wahyu kepada Yohanes 12:2)
    Menetek pada Seorang Perempuan; “Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepadaNya: “Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau.” (Lukas 11:27)
    Anak Yusuf; “Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: “Kami telah menemukan Dia yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.” (Yohanes 1:45)
    Ibu dan Saudara-saudara; “Setibanya di tempat asalNya, Yesus mengajar orang-orang di situ di rumah ibadat mereka. Maka takjublah mereka dan berkata: “Dari mana diperolehNya hikmah itu dan kuasa untuk mengadakan mukjizat- mukjizat itu? Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibuNya bernama Maria dan saudara-saudaraNya perempuan semuanya ada bersama kita? ]adi dari mana diperolehNya semuanya itu?” (Matius 13:5456).
    Hal- hal yang sangat jelas dalam ayat di atas, tetapi kalian masih dapat memutar balikkan dengan maksud menyesatkan orang. Sungguh saat ini telah banyak dajjal yang berkeliaran, dan mengatakan ini dari Allah, padahal semua itu bukan dari pada-Nya, melainkan hawa nafsu mereka sendiri. sehingga dalam surah yang sama Allah SWT melaknat sesuai firmanNya:
    “ Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al masih putera Maryam”, Padahal Al masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu”. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, Maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.QS 5 Al-Maa-idah ayat 72”

    Pada ayat di atas, Allah SWT secara berulang-ulang menjelaskan, betapa masalah ketuhanan Yesus adalah masalah yang sangat penting untuk diluruskan, sehingga ummat Islam tidak akan tinggal diam dalam menyikapi masalah ini, karena hal itu telah Allah wahyukan dalam Al-Qur’an.
    QS Al-Ikhlash ayat (4), “dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.”. kemampuan pengetahuan dalam melihat zat Tuhan Allah SWT sangatlah terbatas, sehingga Allah SWT tak dapat disetarakan dengan sesuatu. Pemahaman tentang zat bagi manusia hanyalah pada tiga jenis; seperti CAIR, PADAT DAN GAS. Lalu zat Allah SWT itu yang mana menurut pemikiran manusia…?.
    Salah ciptaan-Nya saja kita tidak tahu dari unsur manakah gerangan, misalnya ROH yang naik dan turun didalam dada setiap manusia. Apakah itu berasal dari unsur cair..?, jika Roh bersumber dari unsur cair, maka saya yakin suatu ketika saat melakukan olah raga atau kaki berada di atas, maka Roh akan keluar. Namun jika Roh bersumber dari unsur padat, maka saat Roh itu naik dan kemudian turun, maka akan terjadi gesekan dengan organ tubuh lain yang akan mengakibatkan pendarahan. Namun jika Roh itu berasal dari unsur gas maka sudah banyak orang yang kehabisan gas, akibat gas telah menguap. Sehingga jika kita berfikir dan masuk kedalam golongan orang-orang yang menggunakan akal dan pikiran. Akankah kita masih menyekutukanNya dengan sesuatu..?
    Jika Yesus adalah Tuhan atau Allah SWT, maka tidaklah mungkin mempunyai keterbatasan-keterbatasan seperti dalil berikut;
    Yesus adalah manusia seperti hal yang lain, yesus punya tulang, darah dan daging Lukas 24:39, Lukas 24:40. Yesus dapat hidup dan mati dengan izin Allah SWT, bahkan Yesus dihina, dipukul dan bahkan disalib (Matius 27:27-31). Tidaklah mungkin Allah yang Maha Kuasa tak punya kemampuan untuk menghukum semua yang menganiayanya. Dalil menunjukkan bahwa dia manusia adalah sbb:
    Yesus mengatakan bahwa dirinya hanya seorang Rasul/Nabi/utusan Tuhan/pemimpin :
    • Yohanes, 12:49 à “Bapa/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
    • Matius, 15:24-26 à “Aku diutus hanya kepada … umat Israel .” = Rasul Allah.
    • Yohanes, 17:3 à “Yesus yang telah Engkau (Allah) utus.” = Rasul Allah.
    • Matius, 10:40 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
    • Matius, 23:10 à “Hanya satu pemimpinmu yaitu Mesias.” = hanya Pemimpin umat.
    • Markus, 6:4-6a à “Yesus berkata bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah.
    • Lukas, 4:18 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
    • Lukas, 4:24 à “Yesus berkata bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah.
    • Lukas, 4:43 à “Untuk itulah aku diutus.” = Rasul Allah.
    • Lukas, 7:16 à “Yesus membenarkan orang yang mengatakan dirinya hanya Nabi.”
    • Lukas, 7:39 à “Yesus diam saja, ketika orang menyebut dirinya hanya seorang Nabi.”
    • Lukas, 9:48 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
    • Lukas, 10:16 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
    • Yohanes, 4:34 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
    • Yohanes, 4:44 à “Yesus bersaksi bahwa dirinya hanya seorang Nabi.” = Nabi Allah.
    • Yohanes, 4:19 à “Yesus membenarkan wanita yang menyebut dirinya hanya Nabi.”
    • Yohanes, 6:38 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
    • Yohanes, 6:39 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
    • Yohanes, 6:57 à “Bapa/Allah mengutus aku.” = Rasul Allah.
    • Yohanes, 7:16 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
    • Yohanes, 7:33 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
    • Yohanes, 8:29 à “Dia/Allah yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
    • Yohanes, 8:18 à “Bapa/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
    • Yohanes, 9:4 à “Dia/Allah yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
    • Yohanes, 11:42 à “Engkaulah (Allah) yang mengutus aku.” = Rasul Allah.
    • Yohanes, 17 :6-9 à “Engkaulah (Allah) yang telah mengutus aku.” = Rasul Allah.
    • Semua yang diutus Tuhan adalah hamba Tuhan : Mat 12:17 & Kis 4:27.
    • Hamba Tuhan tidak pantas disebut sebagai Tuhan: Mat 19:17 & Luk 18:18 & Mark 10:18.
    PERKEMBANGAN HIDUP; “Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat dan kasih karunia Allah ada padaNya.” (Lukas 2:40)
    PERKEMBANGAN AKAL DAN HIKMAT ; “Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmatNya dan besarNya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.” (Lukas 2:52)
    DALAM USIA 12 TAHUN (ALLAH) DIBAWA KE YERUSALEM; “Tiap-tiap tahun orangtua Yesus pergi ke Yerusalem pada hari raya Paskah. Ketika Yesus telah berusia 12 tahun, pergilah mereka ke Yerusalem seperti yang lazim pada hari raya itu.” (Lukas 2:41-42)
    TIDAK BERDAYA “Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriKu sendiri.” (Yohanes 5:30)
    TIDAK MENGETAHUI WAKTU; “Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, Malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapak saja.” (Markus 13:32)
    TIDAK MENGETAHUI MUSIM; “Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas muridNya meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar. Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau la mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daunan saja, sebab memang bukan musim buah ara.” (Markus 11:12-13)

    Berdasarkan Uji Ketuhanan di atas membuktikan bahwa Yesus bukanlah Tuhan yang patut disembah, oleh karena yesus tidak memenuhi unsur ketuhanan seperti QS Al-Ikhlas 1-4.

    Dalil yang menjadi rujukan dalam Al-Qur’an juga menggambarkan bahwa Yesus adalah manusia biasa yg dilahirkan dan mempunyai keterbatasan layaknya manusia pada umumnya. Dalil tersebut dapat dilihat adalah sebagai berikut:
    QS 19 Maryam; 30-36
    30. berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi,
    35. tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha suci Dia. apabila Dia telah menetapkan sesuatu, Maka Dia hanya berkata kepadanya: “Jadilah”, Maka jadilah ia.
    36. Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, Maka sembahIah Dia oleh kamu sekalian. ini adalah jalan yang lurus.
    Dalam bibelpun Nabi Isa mengakui dengan polos bahwa; “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.” (Yohanes 17:3)
    Lalu mengapa ummatnya menuhankannya…?, itu karena paulus berambisi menjadi rasul sehingga kedudukan Isa diangkat satu tingkat dari nabi dan rasul menjadi Tuhan. Dan anehnya lagi paulus telah dan bahkan melakukan kebohongan dengan mensejajarkan dirinya (paulus) dengan Yesus, untuk mendukung kerasulannya (paulus) ayat di bawah ini dalilnya;
    “ Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yg hidup melainkan kristus yg hidup didalam aku. Dan hidupku yg kuhidupi sekarang didalam daging, adalah hidup oleh iman dalam anak Allah yg telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku”; ( Galatia 2:20)
    “Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaan-Nya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa?” (Roma 3:7).

    QS 57. Al Hadiid :27
    27. kemudian Kami iringi di belakang mereka dengan Rasul-rasul Kami dan Kami iringi (pula) dengan Isa putra Maryam; dan Kami berikan kepadanya Injil dan Kami jadikan dalam hati orang- orang yang mengikutinya rasa santun dan kasih sayang. dan mereka mengada-adakan rahbaniyyah[1460] Padahal Kami tidak mewajibkannya kepada mereka tetapi (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya. Maka Kami berikan kepada orang-orang yang beriman di antara mereka pahalanya dan banyak di antara mereka orang-orang fasik.
    [1460] Yang dimaksud dengan Rahbaniyah ialah tidak beristeri atau tidak bersuami dan mengurung diri dalam biara.

    QS.3 Ali Imran ayat :51;55;65;67;78
    51. Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus”.
    55. (ingatlah), ketika Allah berfirman: “Hai Isa, Sesungguhnya aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu aku memutuskan diantaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya”.
    65. Hai ahli Kitab, mengapa kamu bantah membantah[198] tentang hal Ibrahim, Padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan sesudah Ibrahim. Apakah kamu tidak berpikir?
    67. Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.”
    78. Sesungguhnya diantara mereka ada segolongan yang memutar-mutar lidahnya membaca Al Kitab, supaya kamu menyangka yang dibacanya itu sebagian dari Al Kitab, Padahal ia bukan dari Al kitab dan mereka mengatakan: “Ia (yang dibaca itu datang) dari sisi Allah”, Padahal ia bukan dari sisi Allah. mereka berkata Dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui
    Wahai orang-orang kafir!Allah tidak akan mengubah nasib sesuatu kaum sehingga kaum itu mengubah yg ada pada diri mereka sendiri.Berobahlah kepada yg lebih baik.Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan nabi Muhammad itu adalah utusan Allah kalian pasti akan berjaya.Amin Ya rabbal alamin.

  76. alexvegaz Says:

    jawab dulu semua pertanyaan saya yang berjumlah 23 point….kalo tidak sanggup ya sudah tidak perlu di jawab cukup direnungkan saja…makanya jadi manusia jangan suka mencari kebusukan agama lain sementara kebusukan di agama sendiri dilupakan dan dianggap halal!!! bung ilham…bung ilham….orang2 international yang lebih dahsyat pengetahuannya dari anda saja belum mampu membongkar rahasia Tuhan apalagi anda sementara itu anda menggunakan literatur dari mereka membongkar rahasia Tuhan bagaimana mungkin????….janganlah sombong dengan menganggap agama kamu paling benar!!!!jangan mempermasalahkan tentang kitab2 suci…semua itu sudah ada campur tangan manusia…jangan jadikan pengetahuan sebagai pedomanmu tapi jadikanlah iman sebagai penuntunmu!!!!

    bagaimana tentang hari penghakiman terakhir??dan hari kiamat??siapa nabi yang akan turun lagi ke muka bumi dan memusnahkan dajjal??? ingat bung ilham, hujatanmu adalah bumerangmu!!!!kita liat saja nanti kaum mana yang berada didalam kerajaan ALLAH, kaum yang percaya pada si peminta keselamatan ataukah kaum yag percaya pada si pembawa jalan keselamatan! Tuhan Memberkati…

  77. ilham othmany Says:

    3 BENARKAH DIJAMAN FIRAUN ADA PENYALIBAN?
    Fir`aun berkata: “Apakah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu?, sesungguhnya (perbuatan ini) adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini, untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; maka kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu ini); demi, sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik, kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya.” QS 7: 123 – 124
    Bukankah penyaliban baru dikenal pada jaman penjajahan Romawi? Dari mana ya Firaun dapat ide untuk menyalib? Dari Muhammad kah?
    Jawab:
    123. Fir’aun berkata: “Apakah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu?, Sesungguhnya (perbuatan ini) adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini, untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; Maka kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu ini);
    124. Demi, Sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik[555], kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya.”
    [555] Maksudnya: tangan kanan dan kaki kiri dan sebaliknya.
    Sebagai raja yang lalim sekaliber Fir’aun semua jenis hukum tentu dia tahu, jangankan hukuman salib, hukuman bakar dengan menggunakan ketapel raksasa juga pernah dibuatnya untuk membunuh Ibrahim. Jadi bukan dapat ilmu dari Nabi Muhammad SAW, Nabi Muhammad SAW kan lahir sesudah mereka dan bahkan sesudah Nabi Isa. Jadi tak mungkinlah ide itu didapat dari Nabi Muhammad SAW. Lagi pula ide penyaliban itu terjadi sebelum Nabi Muhammad SAW lahir.

    Pertanyaan yang paling bangus adalah mengapa Nabi Muhammad SAW tahu tentang kekejaman Fir’aun itu. Jika itu pertanyaannya, maka jawabnya adalah, Allah SWT yang mengabarkan kepada Muhammad SAW dalam bentuk wahyu melalui Jibril (Roh Kudus). Dan itu telah tertulis dalam Al-Qur’an sebagaimana berikut:

    “ Kami menceriterakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al Qur’an ini kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum (Kami mewahyukan) nya adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahui.” QS 12 Yusuf :3

    “ Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur’an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman”. QS 12 Yusuf 111
    QS. 10 YUNUS ;37;38
    37. Tidaklah mungkin Al Qur’an ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al Qur’an itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam.

    38. Atau (patutkah) mereka mengatakan: “Muhammad membuat-buatnya.” Katakanlah: “(Kalau benar yang kamu katakan itu), maka cobalah datangkan sebuah surat seumpamanya dan panggillah siapa-siapa yang dapat kamu panggil (untuk membuatnya) selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.”

    4 SIAPAKAH YANG MENYESATKAN MANUSIA ?
    Yang menyesatkan manusia adalah Setan (Qs. 15:39, 4:119-120,).
    Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,
    Hal ini bertentangan dengan QS 4:88
    ……Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah? Barang siapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya
    Mengapa watak iblis sama dengan watak Allah? Sama sama menyesatkan!
    Jawab:
    Memang pemahaman Kristen yang sejak lahir tak menggunakan akal dan pikiran ya.., seperti itulah cara memandang ayat-ayat Allah SWT. Yang kontra dalam Al-Kitab dinilai aman-aman saja. Sementara yang sempurna dikatakan kontra.
    Baik saya akan menjawab pertanyaan anda (Qs. 15:39, 4:119-120,):
    39. iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya.
    Ayat diatas, menunjukkan ketika awal terciptanya Adam AS yang memiliki ilmu pengetahuan lebih dibanding dengan malaikat-malaikat yang lainnya, sehingga Allah SWT memerintahkan kepada Adam AS untuk menjelaskan Ilmu yang dimaksud oleh Allah SWT itu. Nah ketika Nabi Adam AS menyampaikan presentase dihadapan para Malaikat, maka Allah SWT memerintahkan untuk mengulangi apa-apa saja yang telah dipresentasekan oleh Nabi Adam AS. Tetapi para malaikat tersebut tidak mampu melakukannya kecuali apa saja yang telah diajarkan oleh Allah SWT. Olehnya itu Allah SWT memerintahkan malaikat untuk sujud kepada Nabi Adam AS karena ilmunya bukan karena menuhankannya. Akan tetapi Iblis tidak mau sujud QS. 15:31. Ketika itu Allah SWT bertanya kepada iblis : “Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu?”QS 15:32; Dan iblis menjawab pada ayat selanjutnya: “Berkata Iblis: “Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk”. QS 15:33; kemudian; “Allah berfirman: “Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, QS 15:34; “dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat”. QS 15:35; kemudian Iblis telah memohon kepada Allah SWT sbb:
    Berkata iblis: “Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri TANGGUHlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan”.QS 15:36
    Ayat di atas telah memperlihatkan suatu peristiwa dimana Iblis telah memohon kepada Allah SWT untuk memberi-Nya kekuatan hingga hari dimana manusia dibangkitkan. Lalu Allah SWT memberikan apa yang diminta oleh Iblis. Allah berfirman: “(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi TANGGUH”, QS 15:37. “sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan” QS 15:38.
    Berdasarkan uraian peristiwa tersebut di atas, maka sampailah pada ayat yang telah anda pertanyakan yakni QS 15: 39 dimana bunyinya sbb:
    Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, QS 15:39. Kemudian Allah menyambut pertanyaan Allah dengan QS 15: 40-42 yaitu: “40. kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka”. “41. Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya).” 42. Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat.
    Pada ayat QS 15:42 adalah firman Allah SWT yang bersifat mengikat bahwa, tidak ada kuasa bagi-mu (Iblis) terhadap mereka yang taat (Sholeh), kecuali orang-orang yang mengikuti kamu (iblis), yaitu orang-orang yang sesat (berada dijalan setan). Jadi orang-orang yang sesat itu adalah orang yang telah mengikuti Iblis yang telah melakukan pembangkangan terhadap Allah SWT.
    Sementara ayat QS 4 An Nisaa’ :119-120
    Sebelum kita membahas QS An Nisaa’ ayat 119-120, alangkah baiknya kita mulai dari awal kisah atau peristiwa dimana Allah SWT telah menetapkan seseorang itu sesat dan menempuh jalan setan;
    Allah SWT adalah Tuhan yang Pemurah dan Penyayang, juga pengasih dan pemaaf, sehingga sejak awal kejadian manusia yakni terciptanya Nabi Adam AS sesuai uraian di atas, maka Allah SWT telah menetapkan:
    1. Bahwa pengikut Iblis adalah golongan setan yang menpunyai keimanan yang sesat. Hal itu jika manusia tersebut ingkar dari nikmat yang Allah SWT berikan. Maka Allah SWT menghadikannya dengan Api Neraka.
    2.jika menusia berjalan atau beriman atas dasar ketaqwaanNya kepada Allah SWT semata bukan yang lain, maka Allah memasukkanya kedalam orang-orang yang Kaffah, maka Allah SWT akan memberikan hadiah Sorga.
    3. Jika manusia yang tadinya pengikut Iblis atau pemuja setan, dan apabila sebelum akhir hayatnya (mati) mereka bertobat dengan sebenar-nya tobat, maka Allah SWT akan penerima tobat mereka, dan menempatkannya bersama orang-orang yang sholeh (Husnul Khotimah). Disinilah Allah SWT sebagai Maha pemaaf, Pengampun, pengasih dan juga Maha penyayang.
    4. Akan tetapi jika manusia yang tadinya tergolong orang sholeh, tetapi ketika diakhir hayatnya (mati) mereka mengikuti langkah2 setan ( Su’ul Khatimah), maka Allah SWT akan melaknatnya dengan siksaan yang pedih. Dan ini banyak ancaman Allah SWT kepada Manusia supaya kita sadar akan nikmat yang telah di berikan-Nya kepada kita.
    Pada ayat QS 4 An Nisaa’ :116 yakni:
    116. Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.
    117. yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala[349], dan (dengan menyembah berhala itu) mereka tidak lain hanyalah menyembah syaitan yang durhaka,
    [349] Asal makna Inaatsan ialah wanita-wanita. patung-patung berhala yang disembah Arab Jahiliyah itu biasanya diberi nama dengan Nama-nama perempuan sebagai Laata, Al Uzza dan Manah. dapat juga berarti di sini orang-orang mati, benda-benda yang tidak berjenis dan benda-benda yang lemah.
    Dari firman Allah SWT dari awal Peristiwa QS. An-Nisaa’ ayat 116 Allah SWT menekankan bahwa, Allah SWT tidak akan mengampuni dosa suatu kaum jika kaum itu telah meyekutukannya dengan sesuatu seperti (patung, matahari, tuhan 3 dll). Sekali lagi Allah SWT tidak mengampuni orang yang menyekutukan-Nya dengan sesuatu, tetapi Allah SWT akan mengampuni dosa selain itu (Syirik), bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Lalu mungkin kalian bertanya mengapa Allah SWT menutup ayat dengan kalimat “bagi siap yang dikehendaki-Nya”, karena Allah SWT tahu bahwa manusia itu beriman dimulut mereka tapi bohong dalam hati mereka, Allah SWT maha mengetahui sesuatu yag lahir dan yang bathin.
    Dan ayat 117 itu adalah lanjutan ayat sebelumnya yakni ayat 116 di atas. Pada ayat 117 telah tekankan lagi “ yang mereka sembah selain Allah itu” dst…… jadi jika kalian menyembah berhala menurut ayat 117 di atas, maka kalian hanya mendapat pahala berhala. Apa pahala berhala itu…?, pahala berhala itu adalah capek. Artinya anda telah melakukan hal yang sia-sia. Ayat diatas juga menyinggung orang-orang yang menyembah patung seperti patung Yesus dan bunda Marya. Pada hal Nabi Isa melarang membuat patung apalagi menyembahnya. Hal ini telah tertulis dalam 10 Perintah Tuhan di Exodus 20:4-5 Allah melarang manusia membuat patung apa pun:

    20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. 5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku [Exodus 20:4-5].
    Nah dengan menyembah patung Yesus dan Bunda Marya, apakah itu tidak mendatangkan murka Allah SWT?, Allah SWT sangat murka kepada orang yang menyekutukannya dengan sesuatu. Kemudian pada ayat berikut, diabadikan dalam Al-Qur’an, orang yang dilaknati Allah SWT yaitu orang-orang durhaka termasuk setan, yang Allah telah tetapkan untuk penghuni Neraka. Jadi bukan manusianya secara umum akan tetapi manusia yang durhaka kepada Allah yang dimaksud dalam ayat berikut:
    118. yang dila’nati Allah dan syaitan itu mengatakan: “Saya benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bahagian yang sudah ditentukan (untuk saya)[350],
    [350] Pada tiap-tiap manusia ada persediaan untuk baik dan ada persediaan untuk jahat, syaitan akan mempergunakan persediaan untuk jahat untuk mencelakakan manusia.
    Allah SWT telah menyiapkan Sorga bagi yang Sholeh dan Neraka bagi yang salah. Sehingga tepatlah ayat diatas, karena manusia itu akan terbagi dua di akhirat nanti, yakni manusia masuk sorga bagi yang sholeh dan Manusia masuk Neraka bagi yang salah.
    119. dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya[351], dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka meubahnya[352]”. Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, Maka Sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.
    [351] Menurut kepercayaan Arab jahiliyah, binatang-binatang yang akan dipersembahkan kepada patung-patung berhala, haruslah dipotong telinganya lebih dahulu, dan binatang yang seperti ini tidak boleh dikendarai dan tidak dipergunakan lagi, serta harus dilepaskan saja.
    [352] Meubah ciptaan Allah dapat berarti, mengubah yang diciptakan Allah seperti mengebiri binatang. ada yang mengartikannya dengan meubah agama Allah.
    Berdasarkan ayat 119 diatas, yang dimaksud “dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka” dalam ayat ini Allah telah memberitahukan kepada kita ummatnya, bahwa yang dimaksud disini adalah yang telah diterangkan pada ayat sebelumnya yakni orang-orang yang menyekutukannya dengan sesuatu hingga akhir hayatnya (Su’ul Khatimah) tadi. Dan ketika yang Su’ul Khatimah masih hidup maka Allah SWT akan memberikan angan-angan kosong (ucapan yang tdk didasari pengetetahuan alias bodoh), membayangkan akan masuk sorga padahal yang didapat adalah Neraka.
    120. syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, Padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.
    Kemudian sifat yang disebut pada ayat 199 diatas, Allah SWT jelaskan lagi pada ayat 120 bahwa, janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong adalah perbuatan Syaitan. Dan pada akhir ayat tersebut Allah SWT menyerukan bahwa: Padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.
    Kemudian Ayat QS 4 An Nisaa’ :88 sbb:
    88. Maka mengapa kamu (terpecah) menjadi dua golongan[328] dalam (menghadapi) orang-orang munafik, Padahal Allah telah membalikkan mereka kepada kekafiran, disebabkan usaha mereka sendiri ? Apakah kamu bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah[329]? Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan (untuk memberi petunjuk) kepadanya.
    [328] Maksudnya: golongan orang-orang mukmin yang membela orang-orang munafik dan golongan orang-orang mukmin yang memusuhi mereka.
    [329] Disesatkan Allah berarti: bahwa orang itu sesat berhubung keingkarannya dan tidak mau memahami petunjuk-petunjuk Allah. dalam ayat ini, karena mereka itu ingkar dan tidak mau memahami apa sebabnya Allah menjadikan nyamuk sebagai perumpamaan, Maka mereka itu menjadi sesat.
    5 APAKAH MEMINUM KHAMAR (Arak/Alkohol) BAIK ATAU JAHAT?
    Meminum Khamar ( Arak) adalah perbuatan setan (Qs.5:90, 2:219).
    Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan
    Hal ini bertentangan dengan: (Qs. 83:22-25, 47:15, atau 16:67)
    Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam keni’matan yang besar (surga), mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang. Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup mereka yang penuh kenikmatan. Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya), laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba. Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim, (yaitu) mata air yang minum daripadanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah.
    Allah yang aneh, didunia dilarang karena itu adalah perbuatan setan, eh disurga disuruh berlomba2 minum arak didekat Allah. Karena katanya arak disurga tidak memabukkan!
    JAWAB:
    (Qs.5:90, 2:219).
    QS 5. Al Maa-idah :90
    90. Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah[434], adalah Termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.
    [434] Al Azlaam artinya: anak panah yang belum pakai bulu. orang Arab Jahiliyah menggunakan anak panah yang belum pakai bulu untuk menentukan Apakah mereka akan melakukan suatu perbuatan atau tidak. Caranya Ialah: mereka ambil tiga buah anak panah yang belum pakai bulu. setelah ditulis masing-masing Yaitu dengan: lakukanlah, jangan lakukan, sedang yang ketiga tidak ditulis apa-apa, diletakkan dalam sebuah tempat dan disimpan dalam Ka’bah. bila mereka hendak melakukan sesuatu Maka mereka meminta supaya juru kunci ka’bah mengambil sebuah anak panah itu. Terserahlah nanti Apakah mereka akan melakukan atau tidak melakukan sesuatu, sesuai dengan tulisan anak panah yang diambil itu. kalau yang terambil anak panah yang tidak ada tulisannya, Maka undian diulang sekali lagi.
    QS Al-Baqarah :219
    219. mereka bertanya kepadamu tentang khamar[136] dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: ” yang lebih dari keperluan.” Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir,
    [136] Segala minuman yang memabukkan.
    QS 16. An Nahl : 67
    67. dan dari buah korma dan anggur, kamu buat minimuman yang memabukkan dan rezki yang baik. Sesunggguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang memikirkan.
    Qs. 83:22-25,
    22. Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (syurga),
    23. mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang.
    24. kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan mereka yang penuh kenikmatan.
    25. mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya),
    QS 47:15,
    15. (apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada beubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak beubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?
    Penjelasan :
    QS 5. Al Maa-idah :90, bermakan;
    1. Ayat ini hanya diperuntukkan kepada orang yang beriman;
    2. (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan syaitan.
    QS Al-Baqarah :219 bermakna;
    1. Allah SWT tahu bahwa Khamar dan Judi ada mamfaatnya, tetapi
    2. Mamfaat lebih kecil dari pada dosanya, artinya Dosanya lebih besar dari pada mamfaatnya;
    3. Sehingga Allah SWT melarangnya;
    4. Dan jika mereka bertanya tentang yang mereka nafkahkan (makan dan minum yang diberikan kepada keluarga), maka lanjut….
    5. Katakan kepada mereka “ yang lebih dari keperluan.” Keperluan manusia disini adalah mabuk yang dilarang Allah SWT , sedangkan yang lebih dari itu adalah mentaati perintah Allah SWT, sehingga dalam menafkahkan keluarga, janganlah kita manusia mengajarkan (menafkahkan) kepadanya tentang yang dilarang oleh Allah SWT, tetapi ajarkanlah yang telah diperintahkan olehNya, karen hal itu baik bagimu.
    Sementara QS 16. An Nahl : 67 bermakna:
    1. Buah korma dan anggur bermakna: jika kamu buat minuman maka akan bermaksud memabukkan bagi yang lain, tetapi jika kamu bermaksud untuk perniagaan (jual beli) maka hal itu halal bagimu.
    2. Perniagaan adalah rezki bagi kalian yang baik dan di ridhoi Allah SWT.
    3. Ssungguhnya yang demikian (perniagaan) itu benar-benar terdapat tanda kekuasaan Allah, bagi orang-orang yang berfikir. Karena dalam jual beli itu, Allah SWT telah menguji dengan ujian yang lain yakni keadilan antara penjual dan pembeli.

    Sedangkan ayat ini Qs. 83:22-25, bermakna:
    1. Orang yang berbakti kepada Allah SWT adalah benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (Sorga)
    2. Mereka orang-orang yang sholeh atau berbakti itu mempunyai kedudukan yang baik dibanding dengan orang-orang yang salah, mereka akan mendapat kursi yang terbuat dari api neraka;
    3. Kegembiraan ataupun kesengsaraan itu akan tergambar pada diri dan wajah mereka;
    4. Dan bagi tang salah atau suka minum yang memabukkan tadi akan diberi minuman dari api Neraka;
    Sedangkan QS 47:15, bermakna:
    Pada awal ayat ini Allah SWT telah memberikan perumpamaan seperti ayat tersebut d bawah ini;
    15. (apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?
    Jika kalian melihat ayat sebelumnya seperti yang saya uraikan, dimana manusia itu terbagi dua yakni manusia yang taat atau berbakti atau sholeh dan manusia yang salah, ingkar, sesat dan munafik. Dalam ayat QS 47:15 inipun Allah SWT telah memperjelas hal yang akan menjadi hadiah (Sorga) dan apa saja yang menjadi hukuman yakni (neraka).
    Dari ayat tersebut bermakna sbb:
    1. Bagi orang yang sholeh; (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka,
    2. Dan bagi manusia yang salah, durhaka, pembangkang, sesat dll; sama dengan orang yang kekal dalam Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?
    Jika melihat ayat di atas, dalam konteks manusia berada didalam sorga, maka Allah SWT telah memberikan karunianya kepada manusia, atas segala perbuatan baiknya didunia. Sehingga keinginan manusia saat itu akan terpenuhi semuanya. Sehingga tidak ada lagi yg haram didalam sorga, melainkan dapat dinikmati oleh semua ciptaan Allah SWT.

    Sebaliknya, jahanam (Neraka) adalah sesuatu yang mengerikan bagi manusia yang punya banyak dosa, atas segala yang diperbuatnya didunia, misalnya syirik (menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu), dan semua yang dilarangnya sehingga tidak sempat bertobat hingga ajal menjemputnya. Manusia seperti ini akan dihukum dengan menikmati semua fasilitas yang terbuat dari api Neraka, sehingga ususnyapun mendidih akibat panas yang ditanggungnya. Usus tersebut setelah mendidih dan hancur, kemudian Allah SWT membentuknya kembali, kemudian usus mendidih lagi begitu seterusnya, sehingga tercipta siksa yang tak berujung (kekal), sebagai balasan atas perbuatan didunia.
    Kesimpulan penjelasan;
    Jika kalian membaca urutan di atas, tidak ada satupun dalam Al-Qur’an yang bertentangan antara ayat yang satu dengan ayat yang lain. Antara surah yang satu dengan surah yang lain.
    Jika kalian ingin memperoleh pemaknaan alangkah baiknya:
    1. Jika ada kata-kata yang awal ayatnya menandakan kelanjutan dari ayat sebelumnya, maka diwajibkan untuk membaca ayat sebelumnya, sampai memdapatkan ayat dimana Allah SWT pertama berfirman, lalu urutlah ayat demi ayat sehingga memperoleh makna yang berkelanjutan.
    2. Jika nomor 1, tak dapat dilakukan, maka mintalah kepada yang ahlinya misalnya Ustadz atau yang paham masalah ini. Karena dalam Haditspu nabi Muhammad SAW bersabda: jika sesuatu itu diberikan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggu akan kerusakannya.
    3. Jangan percaya setiap uraian yang berasal kepada yang bukan ahlinya misalnya dari misionaris kalian, karena itu akan menjadi kalian sesat, bodoh dan yang paling penting anda telah menyebarkan fitnah atau berita bohong.
    Apabila mati saja seorang anak Adam akan kedengaranlah empat seruan dari langit yg tiap-tiap sesuatu mendengarkannya kecuali manusia dan jin yaitu:
    1)Wahai anak Adam!Adakah kamu yg mengumpulkan dunia atau dunia yg mengumpulkan kamu?
    2)Wahai anak Adam adakah kamu yg meninggalkan dunia atau dunia yg meninggalkan kamu?
    3)Di mana badanmu yg sihat?Bukankah sekarang telah menjadi kaku?
    4)Di mana lidahmu yg fasih?Bukankah sekarang telah menjadi bisu?
    Dan apabila jenazah di bawa ke pemakaman maka jenazah itu akan merintih dan merayu dan berkata dengan suara yg didengari oleh tiap-tiap sesuatu kecuali manusia dan jin yaitu “Wahai orang yg hidup!Ke manakah kalian akan membawa daku?”Ketika itu semua orang-orang yg mati terutama yg kafir(wal iyazubillah)akan merasa sangat sedih dan dukacita sekali.Jenazah itu akan berkata “Wahai orang-orang yg hidup!Janganlah kalian tertipu daya dengan dunia sepertimana ia telah menipu daya akan daku”.Apabila seseorang itu wafat, para malaikat yg di langit akan sibuk membicarakan amal-amal yg telah dikerjakannya dan amal-amal yg telah ditinggalkannya.Sedangkan manusia yg di bumi sibuk membicarakan harta pusaka yg ditinggalkannya.Yg demikian adalah karena para malaikat lebih mementingkan amal kebaikan sedangkan manusia di duni lebih mementingkan kepada harta.Ya Allah matikanlah kami semua di dalam husnul khatimah yaitu kematian yg baik.Wahai orang-orang kafir ucapkanlah Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah pasti kalian akan mengecfapi kejayaan.Amin Ya Rabbal alamin.

  78. alexvegaz Says:

    jangan suka menutup2i pertentangan2 yang ada di dlm alquran……

    saya kutip comment kamu:

    123. Fir’aun berkata: “Apakah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu?, Sesungguhnya (perbuatan ini) adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini, untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; Maka kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu ini);
    124. Demi, Sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kakimu dengan bersilang secara bertimbal balik[555], kemudian sungguh-sungguh aku akan menyalib kamu semuanya.”
    [555] Maksudnya: tangan kanan dan kaki kiri dan sebaliknya.
    Sebagai raja yang lalim sekaliber Fir’aun semua jenis hukum tentu dia tahu, jangankan hukuman salib, hukuman bakar dengan menggunakan ketapel raksasa juga pernah dibuatnya untuk membunuh Ibrahim. Jadi bukan dapat ilmu dari Nabi Muhammad SAW, Nabi Muhammad SAW kan lahir sesudah mereka dan bahkan sesudah Nabi Isa. Jadi tak mungkinlah ide itu didapat dari Nabi Muhammad SAW. Lagi pula ide penyaliban itu terjadi sebelum Nabi Muhammad SAW lahir……

    yang jadi pertanyaan, darimana muhammad tau di jaman firaun sudah ada hal tentang penyaliban dan ditulis sebagai ayat alquran???? padahal hal tentang penyaliban itu baru ada di jaman penjajahan romawi????????? nahhh terjadi pertentangan di alquran…..

    sudahlah bung ilham, kamu tidak usah panjang lebar supaya topiknya jadi kabur…..intinya di kitab suci kamu agung2kan juga banyak terdapat pertentangan dan yang juga telah banyak menyadur dari Kitab2 Yahudi yang diterjemahkan Waraqah, kitab2 Zoroastria, kitab2 Sabean, syair2 dan dongeng Arab Kuno dan sisanya adalah buah pemikiran Muhammad sendiri….jadi kesimpulannya semua kitab yang ada di muka bumi sudah ada campur tangan manusia, makanya gunakan akal, budi dan pikiran untuk menentukan kitab mana yang akan jadi pedoman hidupmu….Kita semua umat manusia pasti akan berjaya di dalam tangan Tuhan Jesus…Amien

  79. alexvegaz Says:

    lalu bagaimana dengan point2 yang lain yang totalnya ada 23????kamu pasti lagi sibuk mencari dalil2 untuk menutupi pertentangan2 dalam kitab sucimu…..akui sajalah pertentangan itu bung ilham, toh Tuhan tidak akan memenggal kepalamu tapi justru akan menyelamatkanmu dari jurang kebinasaan….

  80. alexvegaz Says:

    bung ilham, bagaimana penjelasan kamu yang sejujurnya tentang ini:

    CONTEKAN KITAB2 YANG DIPAKAI MUHAMMAD

    Terdapat banyak ayat2 Quran yang akar katanya berasal dari bahasa Yahudi; seperti Tabut, (kata yang berakhiran ut merupakan kata asli agama Yahudi karena tidak ada kata Arab asli yang berakhiran ut), Taurat, Jahannam, Ahbar, Darasa, Rabbani, Sabat, Sakinat, Taghut, Furqan, Maun, Masani, Malakut, dan lain sebagainya.

    Pengambilan kata2 Yahudi merupakan bukti jelas bahwa Muhammad tidak sanggup mencari kata yang tepat dalam bahasa Arab. Selain itu, Quran sarat dengan kata2 Aramaik dan Syria dan ini juga menyiratkan pencurian ide2 agama. Misalnya kata2 Swat (bencana), Madina, Masjid (tempat ibadah), Sultan, Sullam (tangga), Nabi.

    Islam Tauhid (Keesaan Tuhan)

    Monotheisme absolut adalah hal baru bagi kaum berhala di Mekah, meskipun demikian sebenarnya kaum Quraish Mekah sudah mengenal Keesaan Tuhan ini dengan konsep yang berbeda dengan konsep Yahudi. Ibn Hisham berdasarkan tulisan dari Ibn Ishaq menyatakan bahwa kaum Quraish di jaman pra-Islam, biasa mengadakan ibadah agama yang dinamakan Ihlal dan mereka pun mengucapkan kalimat yang menyatakan keesaan Tuhan yang berbunyi: “Labbaika, Allahumma: Kami datang ke hadiratMu, wahai Tuhan; kami datang ke hadiratMu. Kau tidak berpasangan, kecuali pasangan yang ada padaMu; Kau memilikinya dan apapun yang dia miliki.”

    Kalimat ini mirip dengan kalimat pertama Shahada (tiada Tuhan selain Allah) dan kalimat ini sudah sering diucapkan bangsa Arab ratusan tahun sebelum Muhammad lahir. Meskipun Quraish beragama pagan dan menyembah banyak dewa, tapi mereka percaya akan ketunggalan Tuhan utama mereka yakni Allah Ta-ala sang dewa Bulan.

    Muhammad begitu terkesan dengan konsep Keesaan Tuhan yang tak kenal kompromi seperti penjelasan Waraqah, dan Zaid bin Amr. Konsep monotheisme absolut ini jelas terlihat dikitab2 Taurat sbb;

    Berfirmanlah Allah kepada Musa: Beginilah kau katakan kepada orang Israel: Yahweh, Allah nenek moyangmu, Allah Ibrahim, Allah Ishak, dan Allahnya Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun. (Kel 3:15)

    Akulah Yahweh Allahmu, jangan ada illah lain dihadapan-Ku (Kel 20:2,3)

    Dengarkanlah hai bani Israel: Yahweh itu Allah kita, Yahweh itu Esa. (Ul 6:4)

    Bandingkan dengan Quran;

    Katakanlah: “Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, ‘Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri.” (QS 3:84)

    Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (QS 2:163)

    Konsep Tauhid, 100% dijiplak Muhammad dari Kristen Nosrania yang diajarkan Waraqah. Kristen sekte ini meyakini Isa hanya sebagai nabi, bukan Tuhan. (mirip2 Kristen Tauhid). Dan ini juga diyakini dalam Quran.

    Nama nama Allah ( Al-Asma ul-Husna )

    Dalam Zoroastria terdapat 72 nama Tuhan, namun tentunya Muhammad tak mau kalah, oleh karenanya ia membuat 99 nama Allah agar lebih keren. Dalam kitab suci Zoroastria berjudul Avesta (vol. Iii, hal. 23) dinyatakan terdapat 72 (angka keramat bagi kaum Parsis) nama Tuhan (Ahura Mazda).

    Ramalan tentang nabi yang akan datang

    Dalam Islam dipercaya bahwa setiap Nabi sebelum mati memberi nubuat tentang nabi yang akan datang setelah dirinya. Misalnya Abraham menubuatkan kedatangan Musa, Musa menubuatkan kedatangan Daud, dan seterusnya. Informasi seperti ini tidak tercantum dalam Taurat. Sebaliknya seluruh nabi2 Perjanjian Lama dari awal sampai akhir menubuatkan kedatangan sang Mesiah (Juru Selamat). Karena tidak ada dalam kitab Yahudi dan Kristen, dari mana dong Muhammad mendapatkan anggapan setiap nabi menubuatkan nabi yang akan datang? Jawabannya dapat dilihat dalam buku Zoroastria yang bernama Dasatir I Amani yang ditulis di jaman Khxur Parwez dan diterjemahkan dalam bahasa Dari.

    Buku Dasatir I Amani terdiri dari 15 kitab yang katanya diturunkan kepada 15 Nabi, dan nabi yang terakhir datang adalah nabi Zoroaster sendiri. Seteiap buku menyebut nama nabi berikut yang akan datang kemudian. Buku2 ini tidak diragukan lagi hanyalah buku dongeng kuno belaka, tapi ternyata kemudian Muhammad mengambil gagasan nubuat tentang nabi masa depan.

    Di kalimat kedua dalam setiap buku Dasatir I Amani ini tercantum kalimat:

    Dalam nama Tuhan, Sang Pemberi anugrah, Yang Maha Pemurah

    Kalimat ini mirip dengan kalimat awal di Surah2 Qur’an (kecuali Surah 9):

    Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

    Kalimat pertama dalam buku Zoroastria lainnya yang berjudul Dînkart juga mencantumkan hal yang serupa: Dalam nama Ormazd Sang Pencipta

    Jadi kebiasaan mencantumkan awal kalimat “demi nama Tuhan” atau “dalam nama Tuhan” lazim dalam kitab2 agama Zoroastria. Muhammad mencatut gagasan ini dan memasukkannya dalam Quran.

    Penciptaan Dunia

    Taurat (Kel 20:11)

    Sebab enam hari lamanya Yahweh menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya Yahweh memberkati hari sabat dan menguduskannya.

    Quran (QS 50:38) atau lihat juga QS 41:9-12

    Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, dan Kami sedikit pun tidak ditimpa keletihan.

    Penciptaan Adam

    Manusia diciptakan dari tanah (QS 6:2, Kej 2:7)

    QS 2:30-33 bercerita saat para malaikat bertanya pada Allah mengapa ia ingin menciptakan manusia, Allah menjawab bahwa tujuan manusia diciptakan adalah untuk menamai benda2 didunia, hal yang tidak bisa dilakukan oleh malaikat. Kemudian Allah menyuruh.para malaikat untuk sujud kepada manusia (Adam), semua malaikat sujud kecuali setan. Hal ini yang menyebabkan Iblis diusir dari Surga. Kisah serupa dapat dilihat di Kej 1:26-29, Parashah 8, Parashah 19; dan Sanhedrin 38.

    Hal pokok yang berbeda adalah mengenai kejatuhan iblis dari Surga. Menurut Muhammad jatuhnya iblis karena ia tak mau sujud menyembah kepada Adam. Sedangkan menurut ajaran Kristen jatuhnya iblis karena ia cemburu pada Tuhan, ia juga ingin disembah seperti Tuhan, ia ingin menyaingi Tuhan. Iblis berhasil mempengaruhi 1/3 malaikat disurga, dan akhirnya semuanya diusir oleh Tuhan.

    Surga

    Quran menyatakan surga dipenuhi bidadari2 perawan (Houris), dan makanan minuman yang maha nikmat;

    Dan (mereka dilayani) bidadari-bidadari yang bermata hitam jeli, Seperti mutiara yang tersimpan dengan sebaik-baiknya. (QS 56:22-23)

    “Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang paling dulu (masuk Surga). Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah). Berada dalam Surga kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian. Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda lelaki yang tetap muda dengan membawa gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.” (QS 56:10-21)

    Sumber keterangan ini sebenarnya berasal dari kitab suci agama Zoroastria. Taurat tidak menyebutkan hal2 seperti itu sepatah kata pun. Mari sekarang kita bandingkan Quran dan Hadis menyebut di dalam Surga terdapat “Houris (bidadari) bermata hitam jeli,” dan “Houris (bidadari) bermata besar hitam, bagaikan mutiara yang tersimpan dalam kerang.” Dalam agama Zoroastria pun dikatakan terdapat Peri (Pairikan (bahasa Persia)) yang adalah bidadari indah berwarna cemerlang, untuk memikat hati pria. Kata “Houry” diambil dari sumber Persia yakni Avesta atau Pehlavi. Demikian pula kata Jinn (jin) dan Bihisht (Surga) yang dalam Avestic diterangkan sebagai tempat yang indah. Dalam agama Hindu pun terdapat keterangan yang serupa yang menerangkan surga dipenuhi oleh anak2 muda lelaki dan wanita yang mirip dengan Houris dan Ghilmân dalam Quran.

    Quran sering menyebut tentang tujuh surga (QS 2:29; 41:12, 65:12), dan hal serupa juga ditemukan di Chegiga 9:2.

    Di Sura 7:46 tertulis pembatas surga dan neraka bernama A’raaf

    Dan di antara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada batas; dan di atas A’raaf itu ada orang-orang yang mengenal masing-masing dari dua golongan itu dengan tanda-tanda mereka. Dan mereka menyeru penduduk surga: “Salaamun ‘alaikum”. Mereka belum lagi memasukinya, sedang mereka ingin segera (memasukinya).

    Bandingkan ini dengan Midrash Yahudi di Eklesia 7:14

    “Berapa besarnya ruangan antara surga dan neraka? Rabbi Jokhanan berkata terdapat sebuah tembok, Rabbi Akha berkata terdapat sebuah sekat; guru2 mereka menyatakan bahwa keduanya terletak sangat berdekatan sehingga orang2 dapat saling melihat dari tempat mereka berada.”

    Hal serupa juga dinyatakan di agama Zoroastria: “Jaraknya seperti antara gelap dan terang.”

    Perihal sulitnya masuk ke Surga, para Rabbi Yudaisme menggambarkannya bagaikan sulitnya gajah masuk ke lubang jarum.

    Di Matius 19:24 Yesus mengatakan;

    Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”

    Bandingkan dengan QS 7:40 versi Muhammad;

    Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.

    Neraka

    Di dalam Quran, neraka punya tujuh pintu

    Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka. (QS 15:44)

    Dan hal yang sama juga terdapat di Zohar 2:150 Kitab Zohar adalah kitab tasawufnya Yahudi. Hal neraka punya tujuh pintu ini juga terdapat dalam kitab suci agama Hindu dan Zoroastria.

    Di sura 43:77 kita membaca bahwa Malik adalah penjaga neraka yang mengatur penyiksaan terhadap orang2 berdosa Mereka berseru: “Hai Malik, biarlah Tuhanmu membunuh kami saja”. Dia menjawab: “Kamu akan tetap tinggal (di neraka ini)”.

    Hal serupa tampak pada kepercayaan Yudaisme tentang Pangeran Kegelapan. Nama Malik sudah jelas diambil dari nama Dewa Api bangsa Amalek yakni Molekh yang dinyatakan di Letivicus, Imamat 18:21, dan, 1 Raja 11:7.

    Nama Malaikat maut dipinjam oleh Muhammad dari legenda masyarakat Yahudi. Kaum Yahudi menamakan Malaikat Maut sebagai Sammâel, sedangkan Muhammad menamakannya sebagai Azrael (Azazel). Kedua nama Sammael dan Azrael adalah nama2 Yahudi dan bukan Arab. Kisah Azrael dalam Quran tidak diambil dari Alkitab atau Taurat Yahudi, melainkan dari agama Zoroastria. Menurut Hadis, Allah menciptakan Azrael, yang tinggal di neraka tingkat tujuh memuliakan Allah selama seribu tahun. Dia lalu turun ke tingkat lebih bawah, menghabiskan waktu yang sama di setiap tingkat, sampai akhirnya dia mencapai bumi.

    Dalam bagian kitab Zoroastria berjudul Bundahis, bagian I dan II, tercantum kisah tentang Setan yang bernama Ahriman:

    Ahriman tinggal di lembah sangat dalam dan gelap untuk melakukan penyiksaan dan kesakitan terhadap semua makhluk yang melakukan berbagai dosa. Ormazd yang Maha Tahu, mengetahui keberadaan dan kegiatan Ahriman… Keduanya tidak berhubungan selama 3000 tahun, tanpa ada perubahan atau tindakan apapun. Ahriman yang jahat tidak peduli akan keberadaan Ormazd, tapi dia kemudian naik ke luar dari lembah kegelapan, dan berhadapan dengan cahayang terang Ormazd… Lalu, dengan penuh kebencian dan dengki, dia mulai melakukan pekerjaannya untuk menghancurkan.

    Menurut Talmud, anggota badan manusia akan bersaksi tentang diri manusia itu sendiri (Chegiga 16, Taanith 11). Satu pasal menyebut, “Anggota2 tubuh manusia akan bersaksi tentang dirinya, karena telah dikatakan: ‘Dirimulah sendiri yang akan menjadi saksiKu, kata Tuhan’”.

    Sekarang bandingkan dengan Q 24:24

    pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.

    Ayat Quran 22:47 menyatakan:

    Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu.

    Bandingkan dengan ini:

    Mazmur 90:4

    Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.

    Hari Kiamat

    Quran mencatat tentang hari kiamat yang tiba2 dan tidak diketahui. Quran juga mencatat bahwa Isa (Yesus) akan turun untuk mengadili manusia;

    Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.(QS 7:187)

    Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. (QS 43:61)

    Bandingkan dengan Injil:

    “Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia (Isa) datang pada saat yang tidak kamu duga”. (Mat 24:44)

    Taurat dan Injil juga menceritakan tentang kiamat kecil;

    Dan pada akhir kerajaan mereka, apabila orang-orang fasik telah penuh kejahatannya, maka akan muncul seorang raja dengan muka yang garang dan yang pandai menipu. (kok mirip Muhammad ya?) Kekuatannya akan menjadi hebat, tetapi tidak sekuat yang terdahulu, dan ia akan mendatangkan kebinasaan yang mengerikan, dan apa yang dilakukannya akan berhasil; orang-orang berkuasa akan dibinasakannya, juga umat orang kudus. Dan oleh karena akalnya, penipuan yang dilakukannya akan berhasil; ia akan membesarkan dirinya dalam hatinya, dan dengan tak disangka-sangka banyak orang akan dibinasakannya; juga ia akan bangkit melawan Raja segala raja. Tetapi tanpa perbuatan tangan manusia, ia akan dihancurkan. (Dan 8:23-25)

    Hal serupa juga ditegaskan oleh Isa;

    Jawab Yesus kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaKu dan berkata: Akulah penyelamat, dan mereka akan menyesatkan banyak orang…, Banyak nabi palsu yang akan muncul untuk menyesatkan banyak orang. (Mat 24:4-11)

    Kamu akan dikucilkan, bahkan AKAN DATANG SAATNYA BAHWA SETIAP ORANG YANG MEMBUNUH KAMU AKAN MENYANGKA BAHWA IA BERBUAT BAKTI BAGI ALLAH. (kok mirip pengikut Muhammad ya?) (Yoh 16:2)

    Jembatan Sirat

    Muhammad mengatakan bahwa di Hari Kiamat, setiap manusia harus meniti jembatan Sirat yang setipis rambut dibelah tujuh dan lebih tajam daripada mata pedang. Yang berdosa akan jatuh dari jembatan itu dan masuk neraka. Sekarang yang perlu dipertanyakan adalah: dari mana asal nama Sirat itu? Ternyata kata Sirat diambil Muhammad dari kitab Zoroastria dalam bahasa Persia dan nama aslinya Chinvat (huruf “ch” dibaca sebagai huruf “s”). Arti Chinvat sebenarnya adalah “garis hubung” (the connecting link). Dalam buku kuno Zoroastria yang berjudul Dinkart tertulis sebagai berikut:

    Aku menjauhkan diri dari banyak dosa dan menjaga diri untuk tetap suci. Melakukan kemurnian enam perintah utama yakni kelakuan, perkataan, pikiran, kecerdasan, akal sehat, hikmat, sesuai dengan kehendakMu, wahai Empunya kekuasaan untuk melakukan hal2 yang baik, dengan kebijaksanaan aku lakukan itu, sebagai pelayanan bagiMu, dalam berpikir, berbicara dan bertindak. Adalah baik bagi diriku untuk berada dalam jalan yang Terang, sehingga jika aku menjumpai hukuman berat Neraka, aku akan berhasil menyeberangi Chinvat dan berhasil mencapai tempat yang diberkati, harum aromanya, terang benderang diliputi cahaya.

    Dari kisah di atas, sudah jelas terbukti bahwa Muhammad mengambil ide jembatan neraka dari agama Zoroastria.

    Kisah Isra Miraj

    Karena butuh banyak sumber untuk membuat agama barunya, Muhammad pun tak menolak ide2 cerita yang berasal dari agama Zoroastria dari Persia. Kitab suci Zoroastria bernama Hadhoxt Nask. Masyarakat Arab banyak berhubungan dengan masyarakat Persia untuk keperluan perdagangan. Banyak kata Persia yang terserap ke dalam perbendaharaan kata Arab. Salah satu contoh pengaruh Persia dalam Islam yang paling jelas tampak pada kisah Isra Miraj yang ditulis di Hadis Sahih Bukhari 93:608. Hadisnya panjang sekali, silakan baca sendiri. Ini versi pendeknya yang ditulis oleh Tisdal, W., “Original Sources of Islam”, hal. 78. Muhammad berkata:

    Jibril menaikkanku ke atas Buraq yang kemudian membawaku naik ke surga lapisan terbawah. Jibril meminta gerbang pintu dibuka. “Siapakah itu?” tanya sebuah suara. “Ini adalah Jibril.” “Siapakah yang datang bersamamu?” “Ini adalah Muhammad.” “Apakah dia dipanggil?” “O iya!” jawab Jibril. “Kalau begitu persilakan dia masuk; sungguh bagus dia telah datang ke sini.” Dan dengan begitu pintu gerbang dibuka. Silakan masuk, kata Jibril, Ini adalah ayahmu Adam, beri salam padanya. Maka aku memberi salam padanya, dan dia pun membalas salamku sambil berkata “Selamat datang wahai Nabi yang hebat.” Lalu Jibril membawaku ke surga tingkat dua, dan lihat ada Isa. Di surga tingkat tiga terdapat Yusuf; di surga tingkat empat terdapat Idris (Enokh); di surga tingkat lima terdapat Harun; dan di surga tingkat enam terdapat Musa. Setelah Musa membalas salam dariku, dia menangis dan menerangkan sebabnya mengapa dia menangis: “Aku menangis karena lebih banyak pengikutmu yang masuk surga dibandingkan pengikutku.” Lalu kami menuju ke surga ke tingkat tujuh. “Ini adalah ayahmu Abraham,” kata Jibril, dan pertukaran salam pun terjadi seperti sebelumnya. Akhirnya kami sampai ke bagian akhir di mana terdapat buah2an yang indah dan dedaunan seperti kuping gajah. “Ini,” kata Jibril, “adalah surga yang terakhir; dan lihat! Ada empat sungai, dua di dalam, dan dua di luar.” “Apakah ini, wahai Jibril” tanyaku. Yang di dalam, katanya adalah sungai2 surgawi, dan yang di luar adalah sungai Nil dan Eufrata.

    Kisah Isra Miraj ini dapat dibandingkan dengan kitab Pahlavi yang berjudul Arta (atau juga disebut Artay) Viraf yang ditulis ratusan tahun sebelum Muhammad menciptakan Islam (Tisdal, hal. 80). Pendeta2 Zoroastria merasa iman mereka berkurang sehingga mereka mengirim Arta Viraf ke surga untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di sana. Arta mengunjungi setiap lapisan surga dan akhirnya kembali ke bumi untuk memberitahu pengikutnya apa yang telah dia lihat:

    Tempat pertama yang kami kunjungi adalah surga lapisan terbawah;… dan di sana kami melihat Malaikat yang diberi Sang Maha Suci cahaya yang menyala, indah, dan agung. Dan aku bertanya kepada Sorash yang suci dan Azar sang malaikat: “Tempat apakah ini, dan siapakah mereka itu? “[Arta juga kemudian naik ke surga lapisan ke dua dan ke tiga.] “Bangkit dari singgasananya yang berlapiskan emas, Bahman sang Malaikat Penghulu membimbingku, sampai dirinya dan aku bertempu Ormazd bersama kawanan malaikat dan pemimpin2 surgawi, semua bercahaya sangat kemilau dan aku belum pernah melihat hal ini sebelumnya. Pemimpinku berkata: Ini adalah Ormazd. Aku memberi salam kepadanya, dan dia berkata dia gembira menyambutku dari dunia fana ke tempat yang terang dan sempurna…. Akhirnya, kata Arta, pengantarku dan sang Malaikat yang bercahaya selesai menunjukkan surga padaku dan mereka lalu membawaku untuk melihat neraka; dan dari tempat yang gelap dan mengerikan itu, mereka membawaku ke atas ke tempat indah di mana terdapat Ormazd dan kawanan malaikatnya. Aku ingin memberi salam padanya, tapi Ormazd dengan anggunnya berkata: Arta Viraf, kembalilah ke dunia fana, kau telah melihat dan mengenal Ormazd, karena akulah dia; aku mengenal siapapun yang jujur dan bajik.

    Kisah Isra Miraj Muhammad ini juga hampir mirip dengan kisah perjalanan ke surga nabi Idris (Henokh). Silahkan lihat disini;

    http://www.thenazareneway.com/book_of_the_secrets_of_enoch.htm
    http://www.newadvent.org/cathen/01602a.htm

    Menurut Taurat yaitu Kejadian 5:24, Henokh (Idris) diangkat kelangit. Berdasarkan ayat itu dibuat Kitab berjudul Henokh 1 dan 2, jauh sebelum masa Yesus. Kitab ini penuh dengan kejadian spektakuler, dan fantasi2 mengenai surga dan neraka. Kitab Henoch ditulis antara 150-80 Sebelum Masehi, yang naskahnya juga ditemukan di kumpulan naskah Qumran. Kitab ini adalah kitab Apocrypha Yahudi atau Pseudogrypha atau Kitab yang tidak diakui oleh orang Yahudi (juga Kristen). Sebagai bacaan, kisah tingkatan2 surga dan neraka ini dan cukup digemari oleh orang2 Kristen abad-abad pertama sampai ke empat. Perbedaannya dengan kisah Isra Miraj Muhammad, Surga Henokh terdiri dari sepuluh tingkat. dan tidak bertemu dengan nabi.

    Dalam Hadis Isra Miraj Hadis Sahih Bukhari 93: 608, Muhammad melakukan tawar menawar sholat dengan Allah. Hal ini mirip dengan proses tawar menawar Ibrahim dengan Yahweh mengenai Sodom dan Gomora di Kejadian 18:22-33.

    KISAH DAN LEGENDA YAHUDI DALAM QURAN

    Sudah jelas bahwa Muhammad berusaha membuat “hubungan yang jelas dengan agama2 samawi (Yahudi dan Kristen), karena gurunya adalah seorang Nosrania. Karena Muhammad hanya mendengar saja dan tidak terlalu banyak tahu agama Yahudi secara mendalam, banyak kisah Yahudi yang dijiplaknya menjadi salah makna, salah kronologi, salah nama, salah keturunan. Sangat2 memalukan bagi seseorang yang mengaku nabi.

    Tokoh2 Yahudi tersebut adalah;

    Aaron menjadi Harun

    Abel menjadi Habil

    Abraham menjadi Ibrahim

    Adam tetap sebagai Adam

    Kain menjadi Qabil

    David menjadi Daud

    Elias menjadi Ilyas

    Elijah menjadi Alyasa

    Enoch menjadi Idris

    Ezra menjadi Uzair

    Gabriel menjadi Jibril

    Gog menjadi Yajuj

    Goliath menjadi Jalut

    Isaac menjadi Ishaq

    Ishmael menjadi Ismail

    Jakob menjadi Yakub

    Job menjadi Aiyub

    Jonah menjadi Yunus

    Joshua menjadi Yusha’

    Joseph menjadi Yusuf

    Korah menjadi Qarun

    Lot menjadi Lut

    Magog menjadi Majuj

    Michael menjadi Mikail

    Moses menjadi Musa

    Noah menjadi Nuh

    Pharaoh menjadi Firaun

    Saul menjadi Talut

    Salomo menjadi Sulaiman

    Terah menjadi Azar

    Kisah2 Alkitab Perjanjian Lama yang dicatut dalam Quran adalah sebagai berikut:

    Aaron dan kisah patung lembu –> Q 20:90

    Kain dan Abel –> Q 5:30

    Abraham dikunjungi malaikat2 –> Q 11:69, 15:51

    Adam jatuh dalam dosa –> Q 7:18, 2:37

    Korah dan rekan2nya –> Q 28:76, 29:38, 40:25

    Penciptaan dunia –> Q 16:3, 13:3, 35:1,12

    David memanjatkan pujian bagi Tuhan –> Q 34:10

    Air bah –> Q 54:9; 69:11; 11:42

    Jacob pergi ke Mesir –> Q 12:99

    Jonah dan ikan besar –> Q 6:86; 10:98; 37:139; 68:48

    Sejarah Joseph –> Q 6:84; 12:1; 40:86

    Roti manna dan burung puyuh à Q 7:160; 20:82

    Moses memukul batu –> Q 7:160

    Bahtera Noah –> Q 11:40

    Pharaoh –> 2:49; 10:75; 43:46; 40:24,26,s8,29,45

    Keputusan Salomo –> Q 21:78

    Ratu Sheba –> Q 27:29

    Muhammad mengtahui urutan raja2 Israel seperti Saul, David, dan Salomo, tapi dia mengalami ERROR ketika menerangkan urutan waktu munculnya tokoh seperti Elijah, Elisha, Job, Jonah, dan Enokh. Muhammad juga tidak tahu banyak tentang sejarah munculnya agama Kristen, kakek moyang Yesus dan para pengikut Yesus (hanya Yohanes Pembabtis saja yang disebutnya). Muhammad membandingkan Musa dengan Yesus, dan hal ini jelas menunjukkan bahwa dia mengira tak lama setelah Musa menerima Taurat dari surga, Yesus pun menerima buku ajaib serupa (Injil) dari surga. Kesalahan ini tampak nyata saat dia tertukar dalam menyebut nama Maria ibunda Yesus dengan Miriam adik perempuan Musa dan Aaron. Sungguh memalukan!

    Kisah Ashaabul Kahfi

    Dongeng rakyat tentang “Tujuh Orang Efesus yang Tertidur” (“Seven Sleepers of Ephesus”) dikenal sekitar akhir abad ke lima Masehi dan dengan cepat dongeng ini menyebar ke seluruh Asia Barat dan Eropa. Para ahli sejarah menduga bahwa dongeng ini pertama kali pertama kali ditulis oleh Yakub dari Sarug (dikenal pula dengan nama Jacob of Sarug). Yakub adalah pendeta dari Syria yang lahir di Kurtam, daerah Efrata, di akhir tahun 451 M dan meninggal dunia pada tanggal 29 November, 521 M. Kisahnya kemudian diterjemahkan dalam bahasa Latin oleh Gregory dari Tours (sekitar 540-590), dalam bukunya yang berjudul “De Gloria Maryrum”. Kisah ini dikenal luas oleh masyarakat Syria dan Muhammad sering berkunjung ke Syria untuk urusan dagang. Sudah jelas dia sering mendengar tentang dongeng ini dan lalu diakuinya sebagai firman illahi seperti yang tercantum di Quran 18:8-26.

    Menurut legenda Syria, beberapa pemuda Kristen menyelamatkan diri dan berlindung dalam sebuah gua di daerah pegunungan untuk menyelamatkan diri dari ancaman pembunuhan yang diperintahkan oleh Kaisar Decius (Romawi). Para pengejarnya menemukan tempat persembunyian mereka dan lalu menutup rapat lubang gua. Tapi secara ajaib, para pemuda itu selamat dan muncul kembali sekitar 200 tahun kemudian.

    Sekarang yang patut dipertanyakan adalah bagaimana mungkin legenda rakyat Kristen berusia seabad lebih akhirnya diakui sebagai firman illahi dalam Quran? Hal ini jelas hanyalah akal2an Muhammad saja untuk menambah isi Quran yang memang kurang berisi dan tipis, apalagi dibandingkan kitab2 suci agama lain.

    Dongeng Arab yang dipakai Muhammad untuk mempertebal Quran.

    Kisah Unta betina Raksasa yang jadi nabi telah lama dikenal sebelum Muhammad mengumumkan dirinya sebagai nabi (Sura 7:73-77,85; 91:14; 54:29).

    Kisah seluruh masyarakat desa yang dirubah menjadi kera karena melanggar peraturan hari Sabbat dengan memancing ikan merupakan legenda popular di jaman Muhammad. (Sura 2:65; 7:163-166).

    Kisah 12 mata air memancar di Sura 2:60 merupakan legenda Arab pra Islam.

    Kisah empat ekor burung dicincang dan kemudian hidup lagi (Sura 2:260) telah banyak dikenal masyarakat Arab di jaman Muhammad.

    bagaimana bung ilham???masihkah kamu mau menghujat agama dan kitab suci agama lain????

  81. ilham othmany Says:

    6 APAKAH ISA ALMASIH (YESUS) WAFAT ATAU TIDAK ?
    Isa tidak disalib dan tidak wafat, ia diangkat Allah ke surga (QS 4:157-158)
    “……..padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. ………Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
    Hal ini bertentangan dengan: (Qs. 19:33)
    Kesejahteraan atas dirinya (Isa) pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.
    Dikalangan Cendikia Islam sendiri terdapat banyak pertentangan mengenai kematian Isa ini, ada yang bilang Yesus disalib tapi tidak sampai mati, ada yang bilang tidak disalib sama sekali namun wafat seperti manusia biasa, lalu ada yang bilang Yesus tidak wafat, tapi langsung diangkat ke hadiratnya, dan besok menjelang kiamat akan turun kembali.
    JAWAB:
    Kalian betul-betul menampakkan kebodohan kalian, siapakah yang mengatakan bahwa Isa atau yesus kalian akan naik kesorga…?, Al-Qur’an tidak pernah mengatakan begitu…, dalam Al-Qur’an tidak pernah tertulis, bahwa Isa naik kesorga. Anda telah keliru dalam menafsirkan ayat.
    Para cendikiawan Islam, justru kalian yang berbeda pandangan. Para ummat Islam yakin dan percaya bahwa Isa tidak mati disalib, tapi yang disalib itu adalah orang yang diserupakan dengan Nabi Isa. Isa telah diangkat oleh Allah SWT kepada-Nya. Kata “ kepada-Nya” menandakan kekuasaan Allah SWT terhadap hukum alam yang dianut oleh manusia. Tidak ada dalam Al-Qur’an yang mengatakan bahwa Allah SWT mengangkatnya ke sorga. Hanya kalianlah yang mengatakan demikian. Lalu mungkin kalian bertanya;
    1. lalu dimanakah Yesus sekarang..?.
    2. dan mengapa Tuhan tidak menulis bahwa dia (Yesus) diangkat ke sorga..?
    Jawabannya adalah dalam;
    1. Dalam QS 51. Adz Dzariyaat 56 “dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku”. Dari ayat tersebut menandakan bahwa ada dunia jin dan ada dunia manusia. Jika saya mengatakan bahwa Yesus kalian ditempatkan didunia jin atau di tempat lain, apakah kalian bisa membuktikannya dengan dalil..?, sebab dalam Islam sendiri, Sorga belum terisi hingga kiamat datang dan masing-masing manusia terlebih dahulu di hizab dipadang mazhar, barulah masuk Sorga atau Neraka. Kemudian dalam islam juga di beritakan bahwa; Isa akan turun menjadi hakim yang adil yakni membunuh dajjal, mematahkan salib dan membunuh babi, bahkan isa akan hidup sebagaimana manusia biasa, dan hidup sampai semua dajjal mati, juga akan menunaikan haji sesuai yang di syariatkan Nabi Muhammad SAW, karena ketika beliau ada dibumi , kaum yahudi berusaha untuk membunuhnya. Dan dalam Islam juga dijelaskan bahwa nabi Isa ketika ummat Islam ketika itu memintanya menjadi imam, dia (Yesus) pun menolaknya dan berkata: “ kalianlah yang mengimani sebagian yang lain” setelah tugas yang dibebankan Allah SWT kepadanya, barulah Isa meninggal layaknya meninggalnya ummat Islam.
    2. Allah SWT mengetahui apa saja yang akan terjadi atas apa yang telah dilakukan hambaNya. Al-Qur’an saja tidak memberitakan bahwa isa naik ke sorga. Tetapi justru kalian mengatakan demikian. Mana dalilnya..? yang mengatakan Allah SWT mengangkat dia (Yesus) ke sorga…?. Kalian sungguh pandai memutar balikkan fakta, sehingga Allah SWT memberi gelar kepada kalian “ Ahli Kitab” yaitu perusak wahyu Allah.
    (QS 4:157-158)
    157. dan karena Ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah[378]”, Padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.
    [378] Mereka menyebut Isa putera Maryam itu Rasul Allah ialah sebagai ejekan, karena mereka sendiri tidak mempercayai kerasulan Isa itu.
    158. tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya[379]. dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
    [379] Ayat ini adalah sebagai bantahan terhadap anggapan orang-orang Yahudi, bahwa mereka telah membunuh Nabi Isa a.s.
    Berdasarkan ayat di atas, sebagaimana uraian sebelumnya, kata “mengangkat kepada-Nya”, bermakna, bahwa Allah SWT mengangkat berdasarkan kekuasaan Allah SWT. Dan Isa tidak diketahui keberadaannya, hingga saatnya Isa turun.
    Sebagaimana kekhawatiran kalian bahwa isa di salib ataupu tidak adalah merupakan kebingungan kalian sendiri. karena jika Yesus disalib pada Jumat menjelang malan, itu artinya Yesus hanya tidak tinggal dalam rahim bumi selama tiga hari tiga malam, tetapi hanya tinggal dua malam satu hari, sebagaimana tanda yang diberikan kepada orang farisi. Tetapi jika Yesus disalib pada hari Rabu, berarti dia (Yesus) tinggal selama tiga hari tiga malam tetapi menyalahi keyakinan kalian yang mengatakan Yesus disalib pada hari Jumat; untuk lebih jelaskan saya uraikan berdasarkan awal tanda yang diberikan Yesus kepada orang-orang farisi.
    Nama yang diberikan kepada Maryam untuk anaknya sebelum dilahirkan adalah Yesus (Isa) yang diberikan oleh Jibril (roh kudus) bukan Almasih. Ia mengaku dirinya “Almasih”, sesudah dibaptis oleh Yohanes Pembabtis (Yahya Alaihissalam). Terhadap gelar ini, bangsa Yahudi tidak sepenuhnya menerima. Oleh karena itu mereka meminta suatu tanda!.
    Dalam Injil Matius menjelaskankan tentang ahli Taurat dan orang Farisi yang datang kepada Yesus untuk meminta tanda itu. Mereka berkata, “Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu.” (Matius 12:3 8)
    Orang Farisi tersebut menuntut hakikat dari kebenaran yang dibawan oleh Yesus sebagai bukti atau tanda bahwa dia adalah Rasul Allah SWT. Karena mereka menganggap mukjizat nabi Isa hanyalah permainan sihir dari para peramal atau dukun pembuat jampi-jampi. Dan ketika itu Yesus menjawab permintaan orang Yahudi itu dengan keras dan kasar. Ia berucap, “Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda Nabi Yunus. Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.” (Matius 12:339-40).
    Itulah tanda yang diberikan kepada orang Farisi tersebut, “ bahwa Nabi Yunus tinggal di dalam perut ikan selama tiga hari tiga malam, dengan demikian anak manusia (seperti aku) akan tinggal didalam rahim bumi tiga hari tiga malam. Tetapi apakah tanda itu dapat dibuktikan oleh Nabi Isa setelah dirinya disalib…?.
    Orang Nasrani percaya kalau Nabi Yunus dapat hidup dalam perut ikan selama tiga hari tiga malam mengarungi lautan hingga memuntahkannya di bibir pantai. Hal itu mereka dasari atas pernyataan Tuhan Yesus mereka, dengan merujuk pada (Matius 12:339-40) di atas.
    Nah ketika penyaliban terjadi, masih terjadi perbedaan tentang kapan Yesus di salib. Tetapi ummat yang percaya meyakini bahwa yesus disalib pada hari jumat, tetapi perlu diingat hari sabtu adalah hari yang suci bagi ummat Yahudi, begitu besar perhatian mereka pada hari Sabtu. Demi mensucikan hari Sabtu maka mayat Yesus segera diturunkan dari atas kayu salibnya.
    Demikianlah yang telah dilakukan oleh murid-murid rahasia Yesus kepada Pilatus. Mereka meminta agar diperbolehkan menurunkan mayat Yesus dan menguburkannya menurut adat bangsa Yahudi. Mereka memandikannya, mengafaninya dengan kain lenen dan membubuhinya dengan rempah-rempah sesuai tradisi bangsa Yahudi (Yohanes 19:39). Setelah itu mereka memasukkan mayat yang sudah dikafani itu ke dalam tanah galian kuburan menjelang malam.
    Ketika orang Nasrani ditanya soal “ apakah Yesus sudah menepati janjinya, sesuai dengan (Matius 12:339-40)…?, mereka menjawab “Sudah”. Dan di antara berbagai golongan dan mazhab yang beraneka ragam dalam agama Masehi terdapat banyak perselisihan dan perbedaan. Namun untuk mengatasi perselisihan itu mereka telah bersepakat untuk MENDUGA bahwa Yesus berada dalam kubur pada Jumat malam (malam sabtu), seperti dugaan mereka Yesus masih berada di dalam kuburnya pada pagi hari Sabtu. Mereka juga MENDUGA Yesus masih di dalam kuburnya pada Sabtu malam (malam Minggu). Mengenai dugaan ini umat Masehi telah bersepakat dengan sepenuh hati.

    Dalam kitab suci umat Nasrani sendiri dikatakan bahwa Yesus dikubur sore hari jumat menjelang matahari terbenam, dan sudah tidak diketemukan lagi mayatnya dalam kubur pada pagi hari Ahad sebelum matahari terbit (lihat uraian dalam tabel). Dengan demikian jelaslah, Yesus tinggal di dalam kuburannya bukan tiga hari tiga malam (seperti yang dikatakan para penginjil), tetapi hanya sehari dua malam!
    Dari pengamatan terhadap keterangan kitab suci kaum Masehi itu kita melihat untuk kedua kalinya Yesus telah gagal “membuktikan janjinya”:
    Pertama, ketika Yesus berbeda dengan Yunus. Yunus berada dalam perut ikan selama tiga hari tiga malam dalam keadaan hidup. Tapi Yesus sebaliknya ia mati kemudian bangkit dari tengah-tengah orang mati itu.
    Kedua, ketika terungkap bahwa tiga hari tiga malam yang dinyatakan dengan tegas oleh semua Injil itu setelah diselidiki ternyata hanya sehari dua malam. Maria Magdalena pergi ke kuburannya menjelang fajar menyingsing pagi hari ahad (minggu), tetapi Yesus sudah tidak ada lagi di kuburannya, yang terjadi adalah kafan yang dikenakannya telah terlipat dilantai kuburan, dan batu kuburan telah terkongkar.
    Kesimpulan Matius 12:339-40:
    1. Jika Yesus mati dalam kubur atau rahim bumi, berarti Yesus tidak dapat membuktikan kepada orang Farisi tentang tanda yang telah dia (Yesus) janjikan, yakni hidup selama tiga hari tiga malam, seperti hidupnya Nabi Yunus dalam perut ikan; pantaskah Tuhan berbohong…?
    2. Jika Yesus hidup dalam kubur atau rahim bumi sesuai dengan (Matius 12:339-40), maka bagaimana dengan injil dan iman kalian yang mengatakan bahwa Yesus mati kemudian bangkit lagi….?
    3. Lalu berapa lama Yesus dalam kubur atau rahim bumi, apakah tiga hari tiga malam sesuai dengan (Matius 12:339-40), ataukah dua malam satu hari…?
    4. Jika Yesus disalib pada hari Rabu sore menjelang malam…, berarti janji tiga hari tiga malam dalam rahim bumi terpenuhi sesuai dengan (Matius 12:339-40).…., tetapi menyalahi keyakinan kalian yang mengatakan yesus disalib pada hari jumat, akan batal dengan sendirinya.
    5. Ataukah Yesus disalib tetap pada hari Jumat sesuai iman kalian, dan mengabaikan janjinya tiga hari tiga malam itu sesuai dengan (Matius 12:339-40). Karena jika Yesus disalib pada hari jumat, berarti Yesus hanya tinggal dalam rahim bumi selama dua malam satu hari. Pantaskah Tuhan berbohong…?
    Sungguh pertanyaan yang susah dijawab, teapi saya berharap berpikirlah dengan jernih, supaya mendapat berkah dari apa yang kalian kerjakan.
    Setelah Yesus tinggal dalam rahim bumi atau kuburan selama tiga hari tiga malam sesuai dengan (Matius 12:339-40). Ataukah Cuma dua malam satu hari, yesus telah dikafani layaknya orang muslim. Sebagaimana ayat berikut; “ Yesus meninggal dunia diberi kain kafan (Matius 27:59; Yohanes 19:40)”.
    Kemudian (Qs. 19:33) bermakna:
    Sebelum kita membahas QS 19:33, alangkah baiknya kita melihat ayat sebelumnya yakni QS 19:30 yang berbunyi sbb: “Berkata Isa: “Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. Maryam: 30
    Pada ayat di atas, Isa mengakui bahwa Dia (Yesus) adalah seorang hamba, sehingga dia (Yesus) diberi oleh Allah SWT kitab Injil, jadi bukan agama. Kitab itulah yang bermakna sebagai karunia dari Tuhannya yaitu Allah SWT. Kemudia pada ayat selanjutnya berbunyi sbb:
    “dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; Maryam: 31
    Karena karunia Tuhanlah yaitu Allah SWT, sehingga dia diberkati dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan dibekali mukjizad dari Tuhan-Nya. Dan Dia (Allah SWT) memerintahkan kepada Isa untuk mendirikan sholat dan menunaikan zakat selama hidupnya. Tetapi anehnya kalian telah mengagumkan Yesus tetapi perintahnya kalian tidak ikuti yakni “mendirikan sholat dan menunaikan zakat” aneh kan…?, bahkan yang kalian lakukan adalah ucapan Paulus. Kemudian ayat selanjutnya adalah sbb;
    “dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.” Maryam: 32
    Yesus berdasarkan ayat ini, sungguh Nabi dan rasul Allah SWT yang benar dan Sholeh, yesus bahkan berucap bahwa, Allah SWT telah membuat dirinya berbakti kepada ibundanya (Maryam), dan dia (Allah SWT) telah menjadikan dirinya seorang yang tidak sombong lagi celaka, sehingga dia (yesus) “diselamatkan dari peyaliban” berdasarkan ayat QS 4: 57.
    33. dan Kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaKu, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali”. Maryam:33
    Dari surah Maryam ayat 33 di atas, merupakan bentuk rasa syukurnya kepada Allah SWT, sehingga Isa memohon kepada Allah agar diberi Kesejahteraan dilimpahkan kepada (Isa), mulai dari lahir, mati dan dibangkitkan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada kontradiksi dalam Al-Qur’an baik (QS 4:157-158) dengan (Qs. 19:33) ataupun dengan ayat yang lainnya.
    7 APAKAH TUGAS MUHAMMAD KE DUNIA INI?
    Tugas Muhammad hanyalah menyampaikan pesan Allah (QS 5:99)
    Kewajiban Rasul tidak lain hanyalah menyampaikan, dan Allah mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.
    Hal ini bertentangan dengan QS 2:191
    Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.
    JAWAB:
    Perintah menyampaikan wahyu (QS 5:99) dan membunuh yang disertai pengusiran QS 2:191 apakah sesuatu yang berbeda…?, sungguh pemikiran yang sempit dan dangkal, sedangkal mengartikan ayat-ayat bibel kalian.
    99. kewajiban Rasul tidak lain hanyalah menyampaikan, dan Allah mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.QS 5. Al Maa-idah: 99
    Berdasarkan ayat di atas, Allah SWT memberikan batasan masing-masing dua ayat diatas, pada surah Al-Maa-idah 99, menurut ayat tersebut bahwa kewajiban Rasul hanyanya menyampaikan kepada ummat, sehingga yang menerima akan taat dan masuk Sorga, dan yang ingkar masuk Neraka.
    Kemudian pada surah Al-Baqarah ayat 191 Allah berfirman sbb;
    190. Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
    191. dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah[117] itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), Maka bunuhlah mereka. Demikanlah Balasan bagi orang-orang kafir.
    [117] Fitnah (menimbulkan kekacauan), seperti mengusir sahabat dari kampung halamannya, merampas harta mereka dan menyakiti atau mengganggu kebebasan mereka beragama.
    Dalam menyampaikan dakwa, rasulullah Muhammad SAW sesuai QS. Al-Maa-idah 99, Allah memerintahkan kepada rasulnya Muhammad SAW untuk mengambil tindakan tegas (Perangilah Al-Baqarah ayat 190) bagi orang-orang yang akan memerangi kamu, tetapi Allah SWT member batasan kepada Rasulnya bahwa; Janganlah kamu melampaui batas artinya yang menyerah tidak boleh dibunuh, tetapi yang membangkang haruslah dibunuh sesuai QS Al-Baqarah ayat 191. Karea Allah SWT tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
    Khusus ayat 191, adalah peristiwa takkalah kaum muslim berperang kaum kuraisy, setelah Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madina, dan ketika pasukan perang nabi Muhammad SAW sudah cukup kuat maka, Allah SWT memerintahkan untuk memerangi mereka yang telah memerangi Rasulullah Muhammad SAW ketika masih berada di mekkah dahulu. Bahka Allah SWT memerintahka untuk mengusirnya dari Mekka, dan orang-orang yang menyebarkan fitnah. Dan pada ayat ini juga Allah SWT memberikan batasan bahwa, janganlah kamu membunuh atau memerangi mereka di masjidil haram, kecuali mereka yang memerangimu terlebih dahulu, maka bunuhlah mereka, supaya menjadi balasan bagi orang-orang yang kafir.
    Nah ayat ini juga sekaligus membantah bahwa Islam tidaklah disebarkan dengan pedang, tetapi dengan diplomasi, ketika diplomasi gagal maka ajaklah damai, tetapi jika mereka membangkan dan akan berusaha untuk membunuh, maka bunuhlah mereka!, karena mereka adalah orang-orang yang kafir.
    Pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada kalian, karena melalui media inilah saya khabarkan bahwa, Islam adalah agama damai. Tetapi kedamaian itu janganlah diusik, karena jika diusik maka Islam memperbolekan untuk melakukan perlawanan.
    8 HARUSKAH SEMBAHYANG MENGHADAP KIBLAT ?
    Menghadap kemanapun disitulah wajah Allah (QS 2:115)
    Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.
    Hal ini bertentangan dengan QS 2:144
    Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya….
    Allah yang aneh, katanya wajahnya dimana2, namun menyuruh umatnya menghadap ke Kabah? Apakah tujuan Allah tersebut ?
    JAWAB:
    (QS 2:115)
    115. dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, Maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah[83]. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha mengetahui.
    [83] Disitulah wajah Allah maksudnya; kekuasaan Allah meliputi seluruh alam; sebab itu di mana saja manusia berada, Allah mengetahui perbuatannya, karena ia selalu berhadapan dengan Allah.
    Sebagaimana penjelasan di atas, bahwa wajah adalah bentuk kekuasaan sekaligus bukti-bukti kebesaran Allah SWT, sedangkan ayat berikutnya yakni QS 2:144 adalah:
    144. sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit[96], Maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. dan dimana saja kamu berada, Palingkanlah mukamu ke arahnya. dan Sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.
    [96] Maksudnya ialah Nabi Muhammad s.a.w. sering melihat ke langit mendoa dan menunggu-nunggu turunnya wahyu yang memerintahkan beliau menghadap ke Baitullah.
    Ketika Nabi Muhammad SAW memandang ke langit seraya berdoa, maka Allah SWT menurunkan wahyu yang merupakan perintah dariNya. Wahyu tsb dibawa oleh Jibril untuk Muhammad SAW dan seluruh manusia. Allah SWT berfirman dalam potongan ayat diatas, bahwa: “Maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai” dari pertama kali kamu berkiblat di masjidil Aqsah (Palestina) dan sekarang aku (Allah SWT) perintahkan untuk berkiblat ke Masjidil Haram, dan amal ibadahmu yang dulu tidak gugur karenanya. Sebagaimana Allah SWT memerintahkan bagi yang Nasrani menghadap ke Betel di Yerusalem sesuai yang diajarkan oleh Nabi Isa atau Yesus. Allah SWT mengetahui apa yang manusia tidak ketahui. Bukankah dalam Injil juga diajarkan tentang tata cara sujud..?, namun jika kalian belun paham, maka izinkah saya untuk menyampaikan supaya kalian tahu. Nih..lihat!

    PERINTAH SUJUD
    Matius 15:8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Matius 15:9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.”
    Matius 26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”
    Markus 14:35 Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya
    Mazmur 5:8 Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah KE ARAH BAIT-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.
    Mazmur 138:2 Aku hendak sujud KE ARAH BAIT-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.
    Yehezkiel 44:4. Lalu dibawanya aku melalui pintu gerbang utara ke depan Bait Suci; aku melihat, sungguh, rumah TUHAN penuh kemuliaan TUHAN, maka aku sujud menyembah.
    Daniel 6:10 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka KE ARAH YERUSALEM; TIGA KALI SEHARI ia berlutut, BERDOA SERTA MEMUJI ALLAHNYA, seperti yang biasa dilakukannya.
    Nabi Ibrahim bersujud: Kejadian 17:3 Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya…..
    Nabi Lot bersujud: Kejadian 19:1 Kedua malaikat itu tiba di Sodom pada waktu petang. Lot sedang duduk di pintu gerbang Sodom dan ketika melihat mereka, bangunlah ia menyongsong mereka, lalu sujud dengan mukanya sampai ke tanah,

    Nabi Ezra bersujud: Ezra 10:1 Sementara Ezra berdoa dan mengaku dosa, sambil menangis dengan bersujud di depan rumah Allah, berhimpunlah kepadanya jemaah orang Israel yang sangat besar jumlahnya, laki-laki, perempuan dan anak-anak. Orang-orang itu menangis keras-keras.
    Nabi Yosua bersujud: Yosua 5:14 Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya: ”Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?
    Nabi Daud bersujud: Mazmur 95:6 Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan Tuhan yang menjadikan kita.
    Nabi Musa bersujud Keluaran 34:8 Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah
    Nabi Harun bersujud Bilangan 20:6 Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka.

    Nabi Ibrahim bersujud, Nabi Daniel bersujud, Nabi Musa bersujud, Nabi Harun bersujud, Nabi Daud bersujud, Nabi Sulaiman bersujud, Nabi Yosua bersujud, Nabi Yehezkiel & para Nabi lain pun bersujud, bahkan Yesus pun bersujud!!!

    MENGHADAP KE KIBLAT
    Kejadian 31:13 Akulah Allah yang di BETEL itu, di mana engkau mengurapi TUGU, dan di mana engkau bernazar kepada-Ku; maka sekarang, bersiaplah engkau, pergilah dari negeri ini dan pulanglah ke negeri sanak saudaramu.”
    Kejadian 28:18 Keesokan harinya pagi-pagi Yakub mengambil BATU yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu MENJADI TUGU dan menuang minyak ke atasnya.
    Kejadian 28:22 Dan BATU YANG KUDIRIKAN SEBAGAI TUGU ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu.”
    Kejadian 31:45 Kemudian Yakub mengambil SEBUAH BATU DAN DIDIRIKANNYA MENJADI TUGU.
    Kejadian 31:51 Selanjutnya kata Laban kepada Yakub: “Inilah TIMBUNAN BATU, DAN INILAH TUGU yang kudirikan antara aku dan engkau.
    Kejadian 31:52 TIMBUNAN BATU DAN TUGU inilah menjadi kesaksian, bahwa aku tidak akan melewati timbunan batu ini mendapatkan engkau, dan bahwa engkaupun tidak akan melewati timbunan batu dan tugu ini mendapatkan aku, dengan berniat jahat.
    Kejadian 35:14 Kemudian Yakub mendirikan tugu di tempat itu, yakni TUGU BATU; ia mempersembahkan korban curahan dan menuangkan minyak di atasnya.
    Matius 23:16 Celakalah kamu, hai pemimpin-pemimpin buta, yang berkata: Bersumpah demi Bait Suci, sumpah itu tidak sah; tetapi bersumpah demi emas Bait Suci, sumpah itu mengikat.
    Bagimana..?, apakah anda telah terbuka mata dan telinga kalian…?, itu semua ada dalam kitab kalian, akan tetapi kalian telah memalingkan muka kalian kepada Paulus bukan kepada Yesus dan Injil.
    Wahai orang-orang kafir!Dunia ini akan semakin jauh kita tinggalkan.Akherat di hadapan kita semakin hampir.Sebaik bekalan itu taqwa.Tiada taqwa tanpa keimanan.Tiada keimanan tanpa hidayah.Tiada hidayah tanpa pengorbanan.Buatlah sedikit pengorbanan supaya Allah mengasihi kalian.Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan nabi Muhammad itu adalah utusan Allah pasti kalian akan berjaya.Amin Ya Rabbal alamin.

  82. ilham othmany Says:

    9 APAKAH AYAT QURAN DAPAT DIUBAH-UBAH ?
    Firman Allah tidak terganti-ganti (QS 6:34, 10:64)
    Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan) di akhirat. Tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. (QS10:64)
    Dan sesungguhnya telah didustakan (pula) rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Kami terhadap mereka. Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. Dan sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita rasul-rasul itu (QS 6:34)
    Hal ini bertentangan dengan QS 2:106, 13:39, 17:86, 16:101, 22:52
    Ayat mana saja yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau sebanding dengannya. Tiadakah kamu mengetahui bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu? (QS 2:106)
    Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan disisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh). (QS 13:39)
    Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata: “Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja”. Bahkan kebanyakan mereka tiada mengetahui. (QS 16:101)
    JAWAB:
    Surah (QS 6:34, 10:64) menurut anda “tidak terganti-ganti” apa maksud anda..?
    QS 6: 34. Berbunyi:
    34. dan Sesungguhnya telah didustakan (pula) Rasul-rasul sebelum kamu, akan tetapi mereka sabar terhadap pendustaan dan penganiayaan (yang dilakukan) terhadap mereka, sampai datang pertolongan Allah kepada mereka. tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. dan Sesungguhnya telah datang kepadamu sebahagian dari berita Rasul-rasul itu.
    Dari ayat di atas, Allah SWT telah mengabarkan kepada Muhammad SAW bahwa, Rasul-rasul sebelum kamu Muhammad telah mereka (Ummatnya) dustakan ajaran para Rasul mereka, padahal ajaran itu dari aku (Allah SWT), dan bahkan mereka menganiaya rasul mereka hingga ada yang dibunuh, disalib dll. Sampai datang pertolongan dari Aku (Allah SWT) kepada rasul yang dianiaya itu, dan tak seorangpun manusia yang dapat merubah kalimat-kalimat atau janji dati Allah termasuk menyekutukan-Ku dengan yang lain selain Aku (Allah SWT). Dan sungguh telah datang kepadamu Muhammad sebagaian dari berita Rasul-rasul itu.
    Kemudian pada QS 10: 64 berbunyi:
    64. bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat. tidak ada perobahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Allah. yang demikian itu adalah kemenangan yang besar.
    Sebelum kita membahas QS 10:64 alangkah baiknya kita melihat ayat sebelumnya seperti:
    “Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. QS 10:62
    “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.QS 10:63
    Baiklah kita memulai dari ayat 62, bahwa, yang dimaksud wali-wali Allah SWT itu adalah mereka para Nabi dan rasul Allah SWT, sebagai perpanjangan tangan atau Rasul tentunya tidak ada keraguan dari ajaran yang mereka bawa, dan walaupun mereka (para Rasul) itu ditolak oleh ummatnya, tetapi Allah SWT membesarkan hatinya sehingga tidak bersedih hati. Kemudian lanjut pada QS 10:63 bahwa, Wali-wali atau Rasul-rasul Allah SWT itu adalah adalah orang yang beriman dan mereka bertakwa. Kemudian ayat selanjutnya Allah berfirman lagi dalam QS 10: 64 bahwa, perintah dari Tuhannya bagi mereka adalah merupakan kabar gembira untuk kesenangan dunia dan akhiratnya. Dan tidak ada perubahan dalam kalimat-kalimat Allah SWT baik saat Aku (wahyukan) hingga mereka sampaikan kepada ummatnya masing-masing. Melainkan ummatnyalah yang mengubahnya.
    Hal ini diberitakan kepada Muhammad SAW oleh Allah SWT, karena begitu berat beban tugas seorang Rasul dalam memberikan rahmat kepada manusia yang merupakan jalan yang lurus.
    Lalu apanya yang berganti-ganti…?, ayat di atas jelas saling mendukung antara ayat yang satu dengan ayat yang lain.
    Kemudian kita melangkah ke ayat QS 2:106, 13:39, 17:86, 16:101, 22:52 yang menurut anda bertentangan dengan ayat sebelumnya. Nah mari kita buktikan:
    Ayat ini turun ketika para Ahli Kitab atau perusak wahyu Allah SWT, atau orang musryik tidak menginginkan turunnya suatu kebaikan dari Tuhanmu sebagaimana ayat sebelumnya yakni Qs 2:105, sehingga Allah SWT berfirman dalam QS 2 :106 yang bermakna sbb: bahkan ayat manakah dalam Al-Kitab yang berlainan pendapat..?, Allah SWT telah menaskhkan dalam bentuk yang sempurna, atau Allah SWT telah menjadikan manusia lupa karena kesombongannya akan firmanNya. Dan ingat manusia adalah tempatnya Lupa, sehingga mudah2an Allah SWT membebaskan kita dari sifat lupa tadi. Kemudian Oleh karena kalian lupa, maka aku (Allah SWT) datangkan yang lebih baik dari padanya (Al-Qur’an) atau yang sebanding dengannya. Dan tidakkah kamu mengetahui bahwa Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?. QS 2:106 “106. ayat mana saja[81] yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. tidakkah kamu mengetahui bahwa Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?
    [81] Para mufassirin berlainan Pendapat tentang arti ayat, ada yang mengartikan ayat Al Quran, dan ada yang mengartikan mukjizat.
    Kemudian QS 13:39
    39. Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh).
    Pada ayat di atas, Allah SWT memberitakan bahwa, Para Ahli Kitab atau perusak wahyu Allah SWT atau orang –orang musyrik sebelumnya tidak menghendaki kebenaran sesuai QS 2: 105 maka Allah SWT telah menghapusnya sesuai dengan kehendak mereka. Dan Allah SWT telah menggantinya (mengartikan) dengan ayat Al-Qur’an dan didalamnya telah mengartikan tentang mukjizad itu.
    Nah ayat ini juga mempertegas bahwa, setelah kedatangan Al-Qur’an melalui Rasul Allah SWT, maka kitab yang turun sebelumnya telah dihapus oleh Allah SWT. Dan digantikan dengan Al-Furqan atau Al-Qur’an.
    QS 17:86
    86. dan Sesungguhnya jika Kami menghendaki, niscaya Kami lenyapkan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, dan dengan pelenyapan itu, kamu tidak akan mendapatkan seorang pembelapun terhadap Kami,
    Pada ayat sebelumnya QS 17: 84, Allah SWT telah menciptakan manusia dengan akal dan pikiran sehingga manusia dapat berbuat sesuai dengan kehendaknya. Dan Tuhan dapat mengetahui perbuatan manusia itu baik yang lahir ataupun yang tersembunyi. dengan adanya manusia Sholeh dan salah tadi sehingga Allah SWT menciptakan Sorga bagi yang bertaqwa dan Neraka bagi yanh Ingkar.
    Sebagai peringatan dari Allah SWT, QS 17;86 bermakna bahwa; Jika Allah SWT menghendaki, maka semua yang telah diwahyukanNya kepada Rasul yang merupakan karunia buat manusia, Allah SWT dengan sekejab dapat melenyapkan semua itu, dan manusia tidak akan mendapatkan seorang pembelapun dari apa yang Allah SWT takdirkan. Nah ayat ini juga sekaligus membantah bahwa, tidak ada seorangpun yang dapat memberikatan keselamatan ataupun juru selamat kecuali Allah SWT. Allah SWT telah mentakdirkan kapan kiamat terjadi, kapan manusia hidup dan kapan manusia itu mati dsb. Selanjutnya pada ayat berikut;

    QS 16:101
    101. dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya Padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata: “Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja”. bahkan kebanyakan mereka tiada mengetahui.
    Sebagaimana ayat sebelumnyayakni QS 16: 100, bahwa kekuasaan setan itu terdapat pada yang menjadikannya sebagai pemimpin, dan orang–orang yang menyekutukannya dengan sesuatu. Artinya janganlah manusia itu mengambil pemimpin yang berperilaku setan dan orang-orang yang telah menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu, apalagi mereka mengatakan bahwa Tuhan itu tiga. Dan peringatan ini dipertegas kembali oleh Allah SWT pada ayat yang lain didalam Al-Qur’an. Selanjutnya firman Allah SWT yang terdapat dalam surah dibawah ini;
    QS 22:52
    52. dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang Rasulpun dan tidak (pula) seorang Nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitanpun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat- nya. dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana,
    Allah SWT sungguh Maha bijaksana berdasarkan ayat diatas, Allah SWT mengabarkan kepada Muhammad bahwa, Tidaklah Aku (Allah SWT) mengutus kamu (Muhammad) dan sebelum kamu, melainkan karena adanya keinginan. Dan juga setan juga mempunyai keinginan (menyesatkan) terhadap kamu (sesuai janji iblis dalam kisah Adam terdahulu). Dan Allah SWT menghilangkan (membentengi) apa yang diupayakan setan kepada Manusia. Sehingga Allah SWT menguatkan ayat-ayat-nya (Al-Qur’an) dalam manusia melawan Iblis. Dan Allah Maha mengetahui lagi Maha bijaksana.
    Dari ayat di atas, Allah begitu sayangnya kepada hambanya, sehingga berupaya memberikan benteng yang kokoh (Al-Qur’an) sehingga manusia terbebas dari godaan Iblis (Setan). Tetapi mengapa manusia itu masih memalingkan wajahnya dan menutup telinga mereka..?, dan bahkan manusia itu telah berbuat maksiat dihadapan Allah SWT, dengan mengatakan bahwa tuhan itu tiga. Manusia benar-benar dalam kesesatan yang nyata.
    Dari seluruh rangkaian uraian diatas, manakah yang bertentangan antara ayat yang satu dengan ayat yang lain…?, bahkan ayat tersebut saling mendukung antara satu dengan yang lain. Hanya saja yang perlu diperhatikan haruslah belajar kepada yang ahlinya, jangan mengutip lewat media seperti ini. Karena akan menimbulkan fitnah.

    Renungan:Tidak ada seorang nabi pun yg mendapat kesusahan-kesusahan yg sangat hebat sewaktu menyampaikan agama Allah lebih daripada nabi Muhammad saw.Baginda sering dihina oleh orang kafir,dibenci,diolok-olokkan,dikasari,dipulaukan,dilontar najis,dilontar batu diancam utk dibunuh dan lain-lain.Namun baginda tidak jemu-jemu menyampaikan ajaran islam kepada orang-orang kafir supaya orang-orang kafir itu beriman.Tidak ada satu lorong pun yg tidak baginda lalui.Tidak ada satu rumahpun di kota Mekah yg tidak baginda ketuk.Baginda menemui sayidina Umar saja sebanyak 80 kali dan mendatangi Abu Jahal sebanyak 121 kali.Malah bainda akan tetap keluar walaupun di dalam keadaan hujan yg sangat lebat dan di waktu malam yg gelap dan sejuk.Suatu hari Siti Aisyah bertanya bilakah masanya Rasulullah saw sangat bersusah hati?Adakah ketika peperangan Uhud?Jawab Rasulullah saw tidak.Padahal di dalam peperangan Uhud tentra islam mengalami kekalahan.Rasulullah sendiri mendapat kecederaan akibat lontaran yg mengenai topi besi baginda sehingga topi besi tersebut pecah dan besi telah tertanam kedalam tulang pipi baginda sehingga mencucuri darah yg membasahi wajah baginda.Kemudian baginda telah tercampak ke dalam perigi yg digali oleh tentra musuh dan wajah baginda telah ditimpai batu-batu yg berjatuhan menyebabkan gigi seri baginda patah.Kemudian ditanya lagi jika begitu bilakah waktunya yg Rasulullah paling bersusah hati?Baginda menjawab bahawa baginda paling susah hati sewaktu dakwahnya ditolak di Taif.Di sana baginda telah dilontari batu.Tetapi baginda bersusah hati bukan karena dilontari batu,tetapi karena mengenangkan nasib umatnya di akherat apabila mati tanpa bertobat dan menyebut dua kalimah syahadah.Begitulah besarnya kasih Rasulullah saw kepada umat sehingga baginda tidak sedikitpun memikiri kesusahan dirinya sendiri.Sehingga Rasulullah saw itu berfikir jikalau boleh biarlah semua manusia dapat memeluk Islam sehingga bayi terakhir lahir sebelum kiamat semuanya selamat dari azab Allah.Namun kita di hari ini bersikap acuh tidak acuh sahaja dengan ajaran dan kebbenaran yg dibawa oleh baginda.Ini adalah berpunca oleh sebab kita telah dilalaikan oleh syetan,nafsu ,dunia dan sehgala kenikmatannya.Wahai orang-orang kafir ucapkanlah Sesengguhnya Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah pasti kalian berjaya.Amin Ya Rabbal alamin.

  83. alexvegaz Says:

    sudahlah ilham, jawabanmu selalu mengada-ada dan berusaha keluar dari point pertanyaan saya…….masalah penyaliban di masa firaun jelas-jelas dituliskan tentang PENYALIBAN padahal penyaliban baru ada di masa penjajahan romawi dan kenapa kamu harus mengubah pertanyaannya????dari mana muhammad tau tentang penyaliban di masa firaun??????itu pointnya……jaman firaun sampai jaman romawi jauh sekali rentang waktunya……
    wahhh…wahhh…hebat…hebat atas ketololanmu…..terima sajalah bahwa sebenarnya ada banyak pertentangan di dlm alquran tidak usahlah kamu capek2 mencari2 kekurangan kitab suci agama lain semuanya sudah jelas banyak campur tangan manusia…kamu mencari penjelasan tentang injil tapi mencarinya via injil barnabas????bagaimana mungkin???? injil ditulis di abad 2 M, sedangkan injil barnabas pada akhir abad 16 wooooow jauh sekali…..waluapun kamu beli injil barnabas di inggris, di amerika, di manapu yang pasti injil barnabas sudah dibantah keabsahannya….bung ilham, belajarlah untuk menerima kebusukan agamamu sendiri dan janganlah selalu mencari kebusukan agama lain….walaupun kamu mengucapkan 10.000 kali (Sesengguhnya Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah pasti kalian berjaya.Amin Ya Rabbal alamin) tetapi kalo di hatimu isinya cuma hal2 mengenai hujatan kepada agama lain percuma alias mubazir…menghujat itu ajakan dan sifat iblis!!!!!!

    perlu kamu ketahui juga

    Injil Barnabas adalah sebuah karya yang menggambarkan kehidupan Yesus, menurut sudut pandang muridnya, Barnabas, tapi injil barnabas adalah sebuah injil gnostik, tidak diakui,karena, barnabas tidak pernah menulis kitab manapun. Dua naskah tertua yang diketahui telah ditetapkan berasal dari akhir abad ke-16, masing-masing ditulis dalam bahasa Italia dan dalam bahasa Spanyol; meskipun versi bahasa Spanyol yang ada hingga sekarang hanyalah salinan dari abad ke-18. Kitab ini panjangnya lebih kurang sama dengan keempat Injil (Perjanjian Baru) bersama-sama (naskah bahasa Italia yang mengandung 222 pasal); sebagian besar memuat kisah tentang pelayanan Yesus, secara umum sangat tidak selaras dengan laporan-laporan yang juga ditemukan dalam Injil-injil kanonik. Dalam batas tertentu, kitab ini mengikuti penafsiran Islam tentang asal-usul Kristen; sehingga pengarang dan sejarah tekstualnya tetap menjadi kontroversi yang berlanjut.

    Injil ini dianggap oleh para akademisi pada umumnya (termasuk para sarjana Kristen dan sebagian Muslim) sebagai sebuah tulisan yang belakangan dan sebagai tulisan palsu. Namun, beberapa kalangan akademisi mengatakan bahwa Injil ini kemungkinan mengandung sejumlah sisa dari karya apokrif yang lebih awal yang disunting untuk disesuaikan dengan Islam, barangkali Gnostik (Cirillo, Ragg) atau Ebionit (Pines) atau Diatessaron (Joosten). Beberapa sarjana Muslim menganggap bahwa versi-versi yang masih ada justru meneruskan ajaran-ajaran asli dari kedua belas rasul yang ditindas. Beberapa organisasi Islam mengutipnya untuk mendukung pandangan Islam tentang Yesus. Pandangan-pandangan Islam dibahas di bawah kelak. Injil injil Asli di tulis di dalam bahasa Yunani, bukan dari bahasa itali ataupun spanyol. Dan, tahun pembuatannya sangat berjauhan. Sedang isinya melenceng dari ke empat injil lainnya : Injil menurut rekaman Matius, Lukas, Markus, dan Yohanes.

  84. alexvegaz Says:

    bung ilham, coba kamu renungkan kamu bilang bahwa agamamu agama damai, benar????tapi apa yang terjadi di indonesia dalam rentang waktu 10 tahun ke belakang?????kita semua di indonesia saling toleransi antar umat beragama tapi apa yang terjadi, terorist dengan mengusung jihad islam menghancurkan tatanan kehidupan toleransi umat beragama di indonesia dan kamu tahu kan siapa para terorist itu???dan sebagian besar dari mereka dan belajar ilmu agama dari negara kamu….trus apa penjelasan kamu tentang hal ini??????berkacalah dengan baik…..
    bahwa tidak ada yang sempurna d muka bumi ini!!!!!
    setiap posting dari kamu berisikan kedengkian kepada umat beragama lain, hujatan, mencari2 kebusukan agama lain, menghina agama lain, mencari2 kekurangan agama lain…

    atau mungkin kamu memang salah seorang freemason???para anggota kabaalah????yang bertujuan mengadu domba setiap umat beragama dengan berkedok seorang muslim?????

    bung ilham, saya yakin dan sangat percaya Tuhan akan menjamah kamu dalam setiap hela nafasmu dan kamu akan menemukan kebenaran Tuhan!!! saya tunggu kabar kamu tentang jamahan dari Tuhan. Amien

  85. ilham othmany Says:

    10 MENGAPA ALLAH MEMERINTAHKAN BUNUH DIRI?
    Allah memerintahkan manusia untuk membunuh dirinya sendiri (QS 2:54)
    ….maka bertobatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima tobatmu…..
    Hal ini bertentangan dengan QS 4:29
    ” …Janganlah kamu membunuh dirimu sendiri, sesungguhnya Allah Maha Penyayang kepadamu.”
    JAWAB: (QS 2:54)
    “ Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: “Hai kaumku, sesungguhnya kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu (sembahanmu), maka bertobatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu. Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima tobatmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.”QS 2:54
    Dalam membaca ayat khususnya Al-Baqarah ayat 54, haruslah memperhatikan:
    1. Siapa yang berujar dalam ayat itu
    2. Kapan turunnya ayat itu
    3. Bagaimana kondisi saat itu, sehingga ayat itu turun
    4. Kepada siapa ayat itu ditujukan
    5. Sebagai apakah kemunculan ayat tersebut dalam Al-Qur’an
    Penjelasan:
    1. Surah Al-Baqarah ayat 54 turun dimana ketika Nabi Musa mengajarkan mana saja yang baik dan mana saja yang salah (buruk), tetapi ummatnya terus saja menyembah berhala yakni anak lembu yang setiap hari telah mereka sembah, sehingga Nabi Musa berujar seperti ayat diatas. Anda perlu ingat bahwa Nabi Musa adalah yang berkitab Taurat.
    2. Ayat itu turun pada zaman Nabi Musa dan dikabarkan kepada Muhammad SAW dalam Al-Qur’an. Ummat Nabi Musa dahulu adalah ummat yang sadis, bengis dan penyembah berhala. Bisa dibanyangkan anak lembu aja disembah, lalu bagaimana dengan kalian..?, Yesus melarang membuat dan menyembah patung, tetapi justru patungnya Yesus dan Ibundanya kalian pajang digereja kalian…?
    3. Kondisi ummat Nabi Musa saat itu, adalah kaum dimana tingkat kejahiliah-an yang sangat tinggi, sehingga Allah SWT mengabadikannya dalam Al-Qur’an sebagai peringatan bagi ummat manusia. Tetapi dizaman modern seperti ini, dimana manusia sudah memiliki sarana canggih, tapi mengapa masih saja menyembah berhala…?, sungguh Allah SWT murka terhadap manusia-manusia yang tidak menggunakan matanya (buta) tidak menggunakan telinganya untuk mendengar (tuli) dan tidak menggunakan akal dan pikirannya (Idiot atau gila).
    4. Ayat tersebut ditujukan kepada ummat Nabi Musa ketika itu, kemudian Allah SWT mengabadikan dalam Al-Qur’an sebagai peringatan, bahwa dulu telah terjadi apa yang dialami Nabi Allah Musa AS.
    5. Ayat tersebut muncul dalam Al-Qur’an sebagai peringatan kepada Manusia dan ummat muslimin khususnya.
    Sedangkan surah QS 4:29 adalah sbb;
    “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu”.QS 4: 29
    Ayat ini ditujukan kepada “Orang-orang yang beriman” jadi orang yang tidak beriman tentu tidak terpanggil dengan ayat diatas. Ayat diatas diperintahkan untuk tidak saling memakan harta sesama yang orang yang beriman dengan jalan yang dilarang (Bathil) atau Riba oleh Allah SWT, tetapi haruslah dengan jalan yang di yang dihalalkan (Perdagangan atau Perniagaan) oleh Allah SWT. Dan pada ayat ini juga Allah SWT menegaskan kepada orang yang beriman untuk tidak membunuh diri sendiri, karena yang berhak menganbil nyawa orang-orang yang beriman adalah Allah SWT.
    Kesimpulan:
    Ayat (QS 2:54) ini adalah bermakna. Allah SWT memberitakan (mewahyukan) dalam Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW dan ummat manusia, tetang keadaan ummat Nabi Musa AS ketika itu. Dan tatacara Nabi Musa AS mengajarkan hukum dari Allah SWT kepada ummatnya.
    Sementara QS 4:29 bermakna; Allah memerintahan kepada Nabi Muhammad SAW dan orang-orang yang beriman atau ummat muslim untuk tidak memakan Riba tapi dengan jalan Niaga (perdagangan), dan Tidak diperkenankan untuk membunuh diri seperti kaumnya Nabi Musa AS, seperti yang diceritakan pada QS 2:54. Dan ayat QS 4:29 ini sekaligus menegaskan Hukum Allah SWT sekaligus memposisikan diri sebagai Al-Furqan atau pembeda ajaran sebelumnya (Nabi Musa);
    Dengan demikian tidak ada pertentangan dari QS.2:54 dengan QS. 4:29…,sehingga para misionaris agar dalam mempelajri Islam seyokyanya haruslah bersumber dari Islam sendiri, bukan dari orang-orang yang diluar Islam.
    11 APAKAH ORANG NON MUSLIM AKAN MASUK SURGA ?
    Allah berkata agar orang non muslim tidak perlu khawatir di akhirat (QS 2:62)
    Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
    Hal ini bertentangan dengan QS 3:85, 5:72
    Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.
    JAWAB:
    (QS 2:62) Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
    Dari ayat diatas, Allah SWT menekankan bahwa siapapun apakah Muslim, Yahudi ataupun Nasrani akan masuk sorga jika benar-benar beriman kepada Allah. Siapakah Allah itu yaitu Allah yang Esa atau Tunggal bukan salah satu dari yang tiga itu. Nabi Isa mengajarkan sbb:
    1. Yesus dengan tegas mengatakan bahwa dirinya bukan Tuhan :
    • Yohanes, 20:17 à “Aku akan pergi kepada Bapaku dan Bapamu, Allahku dan Allahmu.”
    • Yohanes, 8:54 à “Jika aku memuliakan diriku sendiri, maka kemuliaanku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa/Allah-kulah yang memuliakanku.”
    • Matius, 18:19 à “Permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa/Allah-ku di sorga.”
    • Markus, 10:18 à “Mengapa kau katakan aku baik? Tidak ada yang baik selain Allah.”
    • Matius, 7:21à “Bukan setiap orang yang berseru kepadaku Tuhan, Tuhan! Akan masuk kerajaan sorga. Melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa/Allah-ku disorga.”
    • Lukas, 18:19 à “Mengapa kau katakan aku baik? Tidak ada yang baik selain Allah.”
    • Matius 19-17 à “Hanya Satu yang baik … turutilah perintah Allah.”
    • Semua yang tidak mengakui dirinya sebagai Tuhan, ia tidak pantas disebut sebagai Tuhan.
    • Karena Tuhan pasti menyebut diri-Nya sebagai Tuhan : Im 19:31 & Yes 43:11.
    2. Yesus dengan tegas mengatakan bahwa Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu (bukan tiga), yaitu Allah Tuhannya Yesus dan Tuhannya alam semesta :
    • Matius, 4:10 à “Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti.”
    • Matius, 23:8 à “Hanya satu Rabimu.”
    • Markus, 12:29 à “Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa.”
    • Markus, 12:32 à “Tidak ada yang lain kecuali Dia (Allah).” = Laa Ilaaha Illallah
    • Lukas, 10:21 à “Bapa/Allah, Tuhan langit dan bumi.”
    • Yohanes, 5:44 à “Allah yang Esa.”
    • Yohanes, 17:3 à “Mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar.”
    • Semua yang lebih dari satu, tidak pantas disebut sebagai Tuhan karena Tuhan Maha Satu. Laa Ilaaha illallah (Tiada tuhan selain Allah), senada dengan :
    ü Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu : Ulangan, 4:35
    ü Allah adalah Tuhan yang Esa/Satu : Ulangan, 6:4
    ü Allah adalah nama Tuhan untuk selama-lamanya (bukan Yesus) : Keluaran, 3:15
    ü Laa Ilaaha Illallah (Tiada tuhan selain Allah) : Yesaya, 46:9.

    3. Yesus berkata bahwa Tuhan/Bapa/Allah ada di sorga (bukan Yesus yang ada di bumi) :
    • Matius, 23:9 à “Janganlah kamu menyebut siapapun Bapa/Allah di bumi ini, karena hanya satu Bapa/Allah-mu, yaitu Dia yang di sorga.”
    • Matius, 6:9 à “Bapa/Allah kami yang di sorga.”
    • Matius, 5:48 à “Bapa/Allahmu yang di sorga adalah sempurna.”
    • Matius, 10:32 à “Di depan Bapa/Allah-ku yang di sorga.”
    • Matius, 12:50 à “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”
    • Matius, 15:13 à “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”
    • Matius, 16:17 à “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”
    • Yohanes, 6:32-33 à “Bapa/Allah-Ku yang memberikan kamu roti dari sorga.”
    • Matius, 18:10 à “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”
    • Matius, 18:19 à “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”
    • Matius, 7:21-23 à “Bapa/Allah-ku yang di sorga.”
    • Semua yang ada di bumi adalah ciptaan Allah dan tidak pantas disebut sebagai Tuhan :
    ü Kejadian, 1 & 2 à “Allah menciptakan langit dan bumi.”
    ü Lukas, 10:21 à “Bapa/Allah, Tuhan langit dan bumi.”
    • Tuhan memang tidak dapat dilihat di bumi oleh manusia biasa :
    ü Yohanes, 1:18 à “Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah.”
    ü 1Timotius, 6:16 à “Dan memang manusia tidak dapat melihat Dia/Allah.”
    ü Kel 19:24 à “Rakyat tidak boleh menghadap Tuhan, supaya jangan dilanda-Nya.”
    ü Kel 20:19 à “Janganlah Allah berbicara dengan kami, nanti kami mati.”
    ü Kel 33:20-23 à “Tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup.”
    Seharusnya dasar keimana kalian (Nasrani atau Kristen) adalah: Yohanes 17:3 “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu mereka mengenal Engkau, SATU-SATUNYA ALLAH YANG BENAR, & mengenal YESUS KRISTUS YANG TELAH ENGKAU UTUS”.
    Bukan ucapan Paulus sebb:
    “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.” (Yohanes 1:1-3)
    “Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih Karunia dari kebenaran.” (Yohanes 1:14)
    Sedangkan QS 3:85, 5:72 adalah:
    ” Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.QS 3:85
    Saat ini ajaran yang menyakini satu-satunya Allah adalah Ummat Islam. Islam tidak akan menyekutukan Allah SWT yang sesuatu. Islam juga tidak menyakini bahwa Allah SWT beranak dan diperanakkan sesuai QS 112 Al-Ikhlas 1-4 sbb;
    1. Katakanlah: “Dia-lah Allah, yang Maha Esa.
    2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
    3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
    4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.”
    72. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al masih putera Maryam”, Padahal Al masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu”. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, Maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.QS 5:72.
    Jika ayat sebelumnya (QS 2:62) bermakna bahwa: Siapa saja dari manusia ( Yahudi, Nasrani dan Islam ) itu yang mengEsakan Allah SWT, dan tidak menyembah selain dia (Allah SWT) pastilah mereka (manusia) itu akan masuk Sorga.
    Islam-lah satu-satunya ajaran (Agama) yang mengEsakan Allah SWT, serta tidak menyekutukanNya dengan sesuatu. Sehingga Allah member isyarat dalam QS 3:85: ” Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.QS 3:85.
    Bagi ummat Yahudi dan Nasrani adalah menyembah Tuhan selain Allah SWT, Nasrani atau Kristen menganggap Yesus anak Allah dan penolong (Juru selamat), sehingga kalian menjadikan Allah salah satu dari unsur ketuhanan dengan dalil; Tuhan Anak, Tuhan Bapa dan Roh Kudus. Sehingga Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an bahwa: “ Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al masih putera Maryam”, Padahal Al masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu”. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, Maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun”.QS 5:72.
    Dari uraian diatas membuktikan bahwa, tidak ada pertentangan antara (QS 2:62), (QS 3:85) dan (QS 5:72). Bahkan ayat tersebu, justru saling mendukung diantara ayat-ayat dalam Al-Qur’an yang merupakan firman Allah SWT.
    Wahai orang-orang kafir hanya kebenaran yg dapat menyelamatkan kalian.Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan nabi Muhammad itu adalah utusan Allah pasti kalian berjaya.Tuhan tidak akan mengubah nasib sesuatu kaum sehinggalah kaum itu mengubah apa yg ada pada diri mereka.

  86. alexvegaz Says:

    tidak usah berdalil dulu bung ilham…..ayat diatas sudah sangat sangat sangat jelas menyatakan cuma orang islam yang bisa masuk surga….tapi kenapa penjelasannya belum tuntas malah balik menyerang….jelaskan dulu sampai tuntas kenapa ada pertentangan ayat diatas, baru balik menyerang…..ilham…ilham….sesempit itu pemikiran Tuhan?????Tuhan itu universal milik semua umat beragama tetapi yang dikatakan dalam QS 3:85: ” Barang siapa mencari agama selain AGAMA ISLAM, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi….

    dari ayat diatas dapat diartikan bahwa nabi adam, nabi abraham, nabi musa dan semua nabi2 yang pernah ada selain muhammad tidak akan diterima agamanya alias tidak bisa masuk surga???seperti itukah Tuhan????kalau begitu untuk apa Tuhan mengirim nabi2 sebelum muhammad kalo hanya untuk dirugikan di akhirat?????????

    ajaran mengenai menyembah Tuhan sudah ada sejak nabi adam sangat jauh sebelum muhammad lahir….segampang itukah Tuhan mengingkari janjinya kepada umat2 sebelum muhammad?????? ataukah Tuhan adalah pesuruh muhammad sehingga dengan gampangnya muhammad menyuruh Tuhan membuat wahyu seperti dalam QS 3:85???????

    kamu bilang SAAT INI cuma islam yang meng-ESA-kan Tuhan sehingga Tuhan menurunkan ayat QS 3:85, logika kamu masih berfungsi atau tidak?????ayat ini diturunkan pada jaman muhammad bukan pada jaman sekarang…..
    logika anda dimana??????logika kamu tidak berfungsi dengan baik karena sudah dipenuhi kedengkian kepada umat lain…..

    disini saya bukan mau menganggap agama saya paling benar tidak sama sekali karena agama itu tergantung iman masing2 pribadi…disini saya cuma mo menguji anda apakah kamu mau menerima bahwa di dalam kitab sucimu banyak terdapat banyak PERTENTANGAN…….bisakah kamu menerima itu????? dan perlu kamu ketahui saya seorang NASRANI dan tidak menyembah patung dalam wujud apapun seperti yang kamu tuduhkan dan saya memuji dan memuliakan cuma nama Tuhan……

    bagaimana dengan topik penyaliban yang diatas yang belum kamu tuntaskan tapi sudah berdalil yang lain dan mengganti topik…..tolong jelaskan!!!!menurut kitabmu hukum penyaliban sudah ada sejak jaman firaun seperti kata muhammad, tapi sejarah membuktikan hukum penyaliban ada pada jaman penjajahan romawi….darimana muhammad tau bahwa di jaman firaun sudah ada hukum penyaliban??????apakah Tuhan sudah lupa akan sejarah yang sudah Dia kodratkan pada saat menurunkan alquran?????gunakan logika dengan hati yang jujur……..

  87. ilham othmany Says:

    12 BISAKAH UMAT MUSLIM MENIKAH DENGAN NON MUSLIM?
    Alquran melarang umat Muslim menikahi wanita non muslim (QS 2:221)
    Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. ,……….
    Hal ini bertentangan dengan QS 5:5
    Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal pula bagi mereka. (Dan dihalalkan mengawini) wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, ………..
    JAWAB: (QS 2:221)
    221. dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun Dia menarik hatimu. dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun Dia menarik hatimu. mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran. (QS 2:221)
    Penjelasan (QS 2:221):
    1. dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Artinya kaum laki-laki muslim dilarang menikahi perempuan Musyrik (menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu), namun ketika perempuan Musyrik tersebut telah beriman dengan mengEsakan Allah SWT maka nikahilah. Allah SWT menharamkan kawin dengan keimanan yang berbeda. Dan jika itu dilakukan maka hukumnya Zina semala mereka berbwda Aqidah.
    2. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun Dia menarik hatimu. Artinya Islam memandang manusia itu bukanlah RAS, tetapi tingkat keTaqwaannya. Sekalipun wanita itu cantik bagimu, tetapi dia menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu, maka hukumnya haram, lebih baik wanita budak sekalipun tetapi mereka beriman kepada Tuhan Allah yang Esa, itu merupakan rahmat bagimu.
    3. dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Artinya Jangan juga kalian menikahi wanita-wanita Musyrik dari kalangan mukmin, karena hal itu haram hukumnya. Siapakah orang-orang musyrik dari kaum mukmin itu..?, mereka adalah orang yang menyembah Tuhan selain Allah SWT. Termasuk wanita-wanita yang lebih mementingkan atau menyembah harta, kedudukan dan karir dari pada mendirikan Sholat dan hukum lainnya yang diperintahkan oleh Allah SWT.
    4. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun Dia menarik hatimu. mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Artinya nah pada potongan ayat ini dipertegas kembali, bahwa wanita budak yang beriman jauh lebih baik, karena akan membawa kalian masuk Sorga dengan izin Allah SWT, dari pada wanita yang menuhankan selain Allah (Harta, jabatan, kedudukan, berhala dan karir termasuk Tuhan itu tiga) walaupun wanita itu menarik bagimu, karena akan membawa kalian masuk kedalam api Neraka.
    5. dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran. Artinya nah diakhir ayat tersebut Allah SWT mengingatkan kepada manusia agar mentaati ayat-ayat Allah SWT yang telah di terangkan dalam Al-Qur’an, sehingga ayat-ayat tersebut dapat dijadikan pelajaran bagi orang-orang yang berakal.
    Sedangkan QS 5:5
    5. pada hari ini Dihalalkan bagimu yang baik-baik. makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka. (dan Dihalalkan mangawini) wanita yang menjaga kehormatan[402] diantara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. Barangsiapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam) Maka hapuslah amalannya dan ia di hari kiamat Termasuk orang-orang merugi. QS 5:5
    [402] Ada yang mengatakan wanita-wanita yang merdeka.
    Penjelasan QS 5:5: Allah SWT telah merinci hal-hal yang dihalakan yakni:
    1. makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al kitab itu halal bagimu. Artinya Allah SWT melarang ummat muslim untuk makan, darah, daging babi ataupun ternak yang mati tidak dengan nama Allah SWT. Dan hal banyak ayat dalam Al-Qur’an yang mendukung ayat ini misalnya; QS 5 Al- Maa-idah ayat :3 “ diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah[394], daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya[395], dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah[396], (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. pada hari ini[397] orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu Jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa[398] karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
    [394] Ialah: darah yang keluar dari tubuh, sebagaimana tersebut dalam surat Al An-aam ayat 145.
    [395] Maksudnya Ialah: binatang yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk dan yang diterkam binatang buas adalah halal kalau sempat disembelih sebelum mati.
    [396] Al Azlaam artinya: anak panah yang belum pakai bulu. orang Arab Jahiliyah menggunakan anak panah yang belum pakai bulu untuk menentukan Apakah mereka akan melakukan suatu perbuatan atau tidak. Caranya Ialah: mereka ambil tiga buah anak panah yang belum pakai bulu. setelah ditulis masing-masing Yaitu dengan: lakukanlah, jangan lakukan, sedang yang ketiga tidak ditulis apa-apa, diletakkan dalam sebuah tempat dan disimpan dalam Ka’bah. bila mereka hendak melakukan sesuatu Maka mereka meminta supaya juru kunci ka’bah mengambil sebuah anak panah itu. Terserahlah nanti Apakah mereka akan melakukan atau tidak melakukan sesuatu, sesuai dengan tulisan anak panah yang diambil itu. kalau yang terambil anak panah yang tidak ada tulisannya, Maka undian diulang sekali lagi.
    [397] Yang dimaksud dengan hari Ialah: masa, Yaitu: masa haji wada’, haji terakhir yang dilakukan oleh Nabi Muhammad s.a.w.
    [398] Maksudnya: dibolehkan memakan makanan yang diharamkan oleh ayat ini jika terpaksa.
    2. (dan Dihalalkan mangawini) wanita yang menjaga kehormatan[402] diantara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al kitab sebelum kamu; Arinya Allah SWT telah menghalakan wanita-wanita yang dapat menjaga kehormatannya misalnya dalam hal perpakaian, mereka menutup aurat mereka, dan ayat ini juga Allah SWT telah mengabarkan bahwa, ternyata Allah SWT juga mewahyukan tentang kewajiban wanita untuk menutup aurat kepada Nabi sebelum Nabi Muhammad SAW misalnya:
    1 Korintus 11:5 Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.
    11:6 Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka HARUSLAH IA MENUDUNGI KEPALANYA.
    11:7 Sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya: ia menyinarkan gambaran dan kemuliaan Allah. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaan laki-laki.
    11:8 Sebab laki-laki tidak berasal dari perempuan, tetapi perempuan berasal dari laki-laki.
    11:9 Dan laki-laki tidak diciptakan karena perempuan, tetapi perempuan diciptakan karena laki-laki.
    11:10 Sebab itu, PEREMPUAN HARUS MEMAKAI TANDA WIBAWA DI KEPALANYA oleh karena para malaikat.
    11:11 Namun demikian, dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak ada laki-laki tanpa perempuan.
    11:12 Sebab sama seperti perempuan berasal dari laki-laki, demikian pula laki-laki dilahirkan oleh perempuan; dan segala sesuatu berasal dari Allah.
    11:13 Pertimbangkanlah sendiri: PATUTKAH PEREMPUAN BERDOA KEPADA ALLAH DENGAN KEPALA TIDAK BERTUDUNG?
    Ayat diatas diambil dari surat pertama Paulus kepada jemaat di korintus.
    Tapi ajaran yg sudah hilang, ditinggalkan & tak diikuti lagi oleh ummat terdahulu, dimurnikan lagi oleh ALLAH dalam Al-Qur’an:
    Dari uraian di atas menunjukkan bahwa (QS 2:221) dan QS 5:5 tidak menunjukkan perbedaan maksud maupun tujuan ayat tersebut, tetapi justru saling mendukung dengan ayat yang lainnya.
    Nabi saw bersabda “Addunyaa mal ‘uunun wa mal ‘uunun maa fi haa illaa zikrallaah wamaa waa laah”.Artinya dunia ini dikutuk dan dikutuk semua yg di dalamnya melainkan mengingati Allah dan apa-apa yg membawa kepada mengingati Allah.Pada hari akherat nanti dunia akan dibangkitkan Allah dalam rupa seorang perempuan yg tua dan bertaring lalu diperintahkan utk dicampakkan ke dalam neraka.Ketika itu dia berkata wahai Tuhanku Engkau telah menghukumkan daku utk masuk ke neraka maka izinkanlah daku membawa anak-anakku sekali.Maka Allah bertanya(padahal Dia lebih mengetahui) “Siapakah anak-anakmu?”Maka dunia menjawab yaitu mereka yg begitu mencintai daku sewaktu masih hidup.Maka dikumpulkan semua yg mencintai dunia dan menjadikan dunia ini seolah-olah tuhan yg disembah selain Allah sehingga lali dari tanggungjawab terhadap agama lalu dihumbankan bersama-sama ke dalam neraka.Na ‘uuzubillahi min zaalik!Wahai orang-orang kafir!Jangan jadikan dunia penghalang utk kalian beriman.Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yg berhak disembah melainkan Allah dan nabi Muhammad itu adalah utusan Allah pasti kalian berjaya.Dunia ini adalah seperti bayang-bayang dan Islam itu seumpama cahaya.Jika kalian mengejar dunia dia akan semakin jauh dari anda dan anda akan semakin jauh dari Islam.Jika anda meninggalkan dunia utk mengejar Islam anda akan mendapatkan Islam dan dunia akan mengikuti anda.

  88. alexvegaz Says:

    sudahlah ilham kamu selalu dari point yang di bicarakan….tidak pernah menuntaskan tapi ganti topik yang tujuannya untuk menghujat…..itulah manusia selalu menganggap dirinya paling benar….akui sajalah ilham kalo di kitab sucimu bayak pertentangan…

    selalu mencari pembenaran dengan menghindar
    point hukum salib di jaman firaun blm tuntas, udah berusaha ganti topik….

    point siapa yang akan masuk surga belum tuntas, sudah berusaha ganti topik, (jelas dikatakan dalam QS 3:85: ” Barang siapa mencari agama selain AGAMA ISLAM, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi..)…belum tuntas udah berusaha ganti topik….
    point injil barnabas belum tuntas, udah menghindar ganti topik….

    sekarang udah ganti topik lagi masalah kerudung…wahh….wahhhh….diotak kamu memang benar2 isinya cuma mo cari2 kesalahan kitab agama lain dan digunakan sebagai senjata untuk menghujat…..

    ilham…ilham…berusahalah untuk ikhlas menerima bahwa ternyata dalam kitabmu banyak terdapat pertentangan….

    akui sajalah ternyata kitab sucimu banyak menyadur kitab-kitab yang sudah ada dari jaman sebelumnya seperti kitab taurat, Injil Nestorian,kitab suci agama Zoroastria dari persia dan kitab yahudi lainnya…..

    1. ilham othmany Says:

      Ingat kembali semua soalan yg anda kemukakan semuanya telah saya jawab dan bakinya akan saya jawab kemudian.Tujuan saya tidak lain hanyalah meluruskan pemahaman anda terhadap al quran.Terimalah jawapan saya itu dengan hati yg ikhlas dan jujur.Jangan berusaha menafikan kenyataan.

      1. alexvegaz Says:

        mana???point tentang hukum penyaliban dijaman firaun???

        kamu juga seharusnya berusahalah untuk menerima dengan ikhlas pertentangan di dalam kitabmu…dan semua kesimpulan yang kamu buat pun berdasarkan persepsi kamu pribadi….
        tentang hal masuk surga, di kitabmu sangat jelas tertulis dalam QS 3:85: ” Barang siapa mencari agama selain AGAMA ISLAM, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi…

        dan kamu bilang bahwa penjelasannya ada di dalam

        (QS 2:62) Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati….

        dari analog berpikir bukankah seharusnya YANG AKAN DATANG itu MENJELASkAN dari YANG SEBELUMNYA???

        tapi pada kenyataannya kamu menyatakan QS 2:62 digunakan untuk menjelaskan QS 3:85…

        apakah Tuhan mengajarkan umatnya untuk arogan? apakah Tuhan lupa dalam penempatan ayat penjelasan?ataukah hanya hasil pemikiran manusia(muhammad)????

        kalo memang dalam QS 2:62 ada menyebutkan orang2 mukmin, orang2 yahudi, orang2 nasrani dan orang2 shabiin yang beriman kepada Allah yang maha ESA tapi mengapa dalam QS 3:85 justru di hilangkan penyebutan orang2 yahudi, orang2 shabiin????
        apakah segampang itu Tuhan melupakan janjiNya???apakah semudah itu Tuhan melupakan umatNya?…
        pada QS 3:85 terlihat jelas arogansi agama islam…disitu dengan tegas dan lugas menyatakan cuma dan hanya agama islam yang diterima di akhirat dan umatnya tidak akan rugi…selain islam, akan rugi di akhirat nanti…
        apakah Tuhan itu cuma milik umat agama islam???ataukah QS 3:85 hanyalah merupakan hasil pamikiran manusia(muhammad)??

  89. alexvegaz Says:

    ilham bagaimana menurut kamu:
    ini tentang topik kerudung yang kamu mau……

    ASAL MUASAL JILBAB

    Ayat mengenai hijab diturunkan karena Umar bin Khattab merasa risih melihat isteri2 Nabi Muhammad melaksanakan “panggilan alam” di lapangan terbuka pada malam hari. Coba simak beberapa Hadist berikut

    Sahih Bukhari 4, Number 148:

    Dikisahkan oleh Aisha: Istri2 nabi biasa pergi ke Al-Manasi, sebuah lapangan terbuka (dekat Baqia di Medina) untuk buang hajat di malam hari. Umar meminta nabi, “Suruh istri2mu mengenakan kerudung.” Tapi rasulullah tidak melakukan itu. Suatu malam saat Isha, Sauda binti Zama, istri nabi keluar untuk buang hajat, dia adalah wanita yang tinggi. Umar melihatnya dan berkata; “Aku tau itu kamu, wahai Sauda!”. Dia (‘Umar) berkata begitu karena dia ingin ada perintah illahi tentang pemakaian Al-Hijab (jilbab bagi wanita). Maka Allah menurunkan ayat pengerudungan. (Al-Hijab; seluruh tubuh ditutupi termasuk mata).

    Sahih Bukhari 74, Number 257:

    Dikisahkan oleh ‘Aisha: ‘Umar bin Al-Khattab sering berkata kepada Rasul Allah, “Suruhlah istri2mu mengenakan kerudung.” Tapi Sang Rasul tidak melakukan hal itu. Istri2 Nabi biasa buang hajat hanya di waktu malam saja di Al-Manasi.’ Suatu kali, Saodah, anak perempuan Zam’a keluar dan dia adalah wanita yang tinggi. ‘Umar bin Al-Khattab melihatnya dan berkata, “Aku tahu itu kamu, wahai Sauda!” Dia (‘Umar) berkata begitu karena dia ingin ada perintah illahi tentang pemakaian kerudung (hijab bagi wanita). Maka Allah menurunkan ayat pengerudungan. (Al-Hijab; seluruh tubuh ditutupi termasuk mata). (Lihat Hadis nomer 148, volume 1).

    Lihat juga Sahih Muslim Book 026, Number 5397

    Isteri2 nabi kita biasanya pergi ke lapangan terbuka pada malam hari untuk memenuhi panggilan alam (buang air besar dan kecil) tanpa kerudung atau hijab. Umar bin Khattab pernah memergoki dan mempermalu Sauda, salah satu isteri Nabi Muhammad, ketika sedang buang air. Kenapa ya Umar bin Khattab ngurusin isteri orang buang air? Karena ini dia meminta Muhammad untuk menurunkan ayat tentang jilbab. Awal pertama Muhammad menolak, namun karena Muhammad takut kalau2 Umar ketagihan mengintip aurat istri2nya, akhirnya ia menurunkan ayat jilbab juga.

    Al-Quran 33:59

    Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri2 orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

    Walaupun ayat mengenai Hijab telah diturunkan, tapi kelihatannya Nabi Muhammad masih mempunyai masalah dengan fungsi hijab. Walaupun Sauda sudah menggunakan hijab, tetapi tetap saja Umar bin Khattab bisa mengenali Sauda ketika sedang buang air karena memang posture tubuhnya yang tinggibesar.

    Coba simak hadis berikut:

    Sahih Muslim 5395:

    Aisha melaporkan bahwa Sauda pergi ke luar untuk menjawab panggilan alam, dimana penggunaan kerudung telah ditentukan untuk wanita-wanita muslim. Dia adalah perempuan bertubuh besar, sangat tinggi dibandingkan kebanyakan wanita, dan dia tidak bisa merahasiakan dirinya dari siapapun yang telah mengenalnya. Umar bin Khattab melihatnya dan berkata: Sauda, demi Allah, kamu tidak bisa merahasiakan dirimu dari kami (meski telah memakai jilbab). Oleh karena itu, berhati-hatilah ketika kamu keluar. Dia (AIsha) menceritakan: Dia kembali kepada Rasulullah dimana waktu itu beliau ada di rumahku menikmati makan sore nya dan ketika itu beliau sedang memegang sebuah tulang di tangan nya. Dia ( Sauda) datang dan berkata: Rasulullah aku pergi ke luar dan Umar berkata kepada ini dan itu. Dia ( Aisha) melaporkan: Saat itu turunlah wahyu kepadanya (nabi) dan setelah wahyu selesai; dimana tulang tadi masih digenggaman tangan rasul dan tanpa melemparkannya, ia langsung berkata:” Ijin telah diberikan kepada kamu di mana kamu boleh keluar untuk kebutuhanmu.”

    Ayat 33:59 tersebut diatas sebenarnya diturunkan dengan tujuan untuk melindungi kepentingan yang berhubungan dengan keperluan kaum wanita, terutama isteri-isteri Nabi Muhammad, dalam buang hajat. Dengan adanya hijab yang menutupi dari ujung rambut sampai ujung kaki (burqa atau jilbab versi Arab Saudi) diharapkan para isteri dapat dengan mudah dikenali sebagai kelompok “para isteri Nabi” tanpa diketahui identitas masing-masing individu dan tidak terganggu atau merasa risih saat menjalankan panggilan alam.

    Tetapi kenyataannya, Sauda, salah seorang isteri Nabi, yang sudah mengenakan jilbab sesuai ayat 33:59 saat sedang buang air di lapangan terbuka masih tetap saja dapat dikenali oleh Umar dengan mudah karena sosok tubuhnya yang besar, dan masih tetap dipermalukan.

    Jadi jika kita mengacu pada Hadits Sahih Bukhari dan Muslim mengenai alasan diturunkannya ayat hijab (33:59) tersebut diatas, maka jelas ayat tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya, malah sebaliknya hanya menjadi “penjara berjalan” bagi kaum wanita di masa kini.

    Ada beberapa point yang bisa kita petik disini:

    1 Peristiwa ini menunjukkan bahwa ayat2 Quran yang katanya copyan dari buku abadi disurga (Lohmahfuz., QS 85:22) bisa direquest oleh manusia (Umar contohnya). Ini hanyalah salah satu bukti yang menguatkan bahwa Quran bukanlah wahyu Allah, Muhammadlah Allah itu.

    Sahih Bukhari 8, Nomer 395:

    Dikisahkan oleh ‘Umar (bin Al-Khattab): Allah setuju denganku akan tiga hal dan Dia mewahyukan ayat2 tentang hal itu, satu diantaranya adalah ayat kerudung bagi wanita (Q 33:59).

    2 Ayat2 Quran itu sifatnya kontekstual (tempat dan jamannya), sudah tak dapat lagi diterapkan pada jaman sekarang. Apalagi dikatakan untuk semua masa dan semua bangsa.

    3 Muslimah pun tak bisa konsisten mengenai bagaimana jilbab itu seharusnya, jika kita mengacu pada Quran dan hadis, maka jilbab yang benar adalah yang menutupi seluruh bagian tubuh seperti Abbayah di Saudi dan Burqa di Afganistan.

    Jilbab yang sesuai dengan syariah apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

    Menutupi seluruh badan

    Tidak diberi hiasan-hiasan hingga mengundang pria untuk melihatnya. Allah berfirman :

    “Katakanlah (ya Muhammad) kepada wanita-wanita yang beriman: hendaklah mereka menundukkan pandangan mata dan menjaga kemaluan mereka, dan jangan menampakkan perhiasan mereka kecuali apa yang biasa nampak darinya. Hendaklah mereka meletakkan dan menjulurkan kerudung di atas kerah baju mereka (dada-dada mereka)… (An-Nuur: 31)

    Tebal tidak tipis

    Rasulullah bersabda : “Akan ada nanti di kalangan akhir umatku para wanita yang berpakaian tapi hakikatnya mereka telanjang… Kemudian beliau bersabda ; “…laknatlah mereka karena sesungguhnya mereka itu terlaknat”. (HR. Ath Thabrani dalam Al Mu`jamush Shaghir dengan sanad yang shahih sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Albani dalam kitab beliau Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, hal. 125)

    Kata Ibnu Abdil Baar t: “Yang dimaksud Nabi dalam sabdanya (di atas) adalah para wanita yang mengenakan pakaian dari bahan yang tipis yang menerawangkan bentuk badan dan tidak menutupinya maka wanita seperti ini istilahnya saja mereka berpakaian tapi hakikatnya mereka telanjang”.

    Lebar tidak sempit

    Usamah bin Zaid c berkata: Rasulullah memakaikan aku pakaian Qibthiyah yang tebal yang dihadiahkan oleh Dihyah Al Kalbi kepada beliau maka aku memakaikan pakaian itu kepada istriku. Suatu ketika beliau bertanya: “Mengapa engkau tidak memakai pakaian Qibthiyah itu?” Aku menjawab: “Aku berikan kepada istriku”. Beliau berkata : “Perintahkan istrimu agar ia memakai kain penutup setelah memakai pakaian tersebut karena aku khawatir pakaian itu akan menggambarkan bentuk tubuhnya”. (Diriwayatkan oleh Adl Dliya Al Maqdisi, Ahmad dan Baihaqi dengan sanad hasan, kata Syaikh Al-Albani t dalam Jilbab, hal. 131)

    Tidak diberi wangi-wangian

    Karena Rasulullah bersabda : “Wanita mana saja yang memakai wangi-wangian lalu ia melewati sekelompok orang agar mereka mencium wanginya maka wanita itu pezina.” (HR. An Nasai, Abu Daud dan lainnya, dengan isnad hasan kata Syaikh Al-Albani dalam Jilbab, hal. 137)

    Tidak menyerupai pakaian laki-laki

    Abu Hurairah z mengatakan: “Rasulullah melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian laki-laki”. (HR. Abu Daud, Ibnu Majah dan lainnya. Dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam Jilbab, hal. 141)

    Tidak menyerupai pakaian wanita kafir

    Karena Rasulullah dalam banyak sabdanya memerintahkan kita untuk menyelisihi orang-orang kafir dan tidak menyerupai mereka baik dalam hal ibadah, hari raya/perayaan ataupun pakaian khas mereka.

    Bukan merupakan pakaian untuk ketenaran, yakni pakaian yang dikenakan dengan tujuan agar terkenal di kalangan manusia, sama saja apakah pakaian itu mahal/ mewah dengan maksud untuk menyombongkan diri di dunia atau pakaian yang jelek yang dikenakan dengan maksud untuk menampakkan kezuhudan dan riya.

    Berkata Ibnul Atsir: Pakaian yang dikenakan itu masyhur di kalangan manusia karena warnanya berbeda dengan warna-warna pakaian mereka hingga manusia mengangkat pandangan ke arahnya jadilah orang tadi merasa bangga diri dan sombong.

    Rasulullah bersabda: “Siapa yang memakai pakaian untuk ketenaran di dunia maka Allah akan memakaikannya pakaian kehinaan pada hari kiamat kemudian dinyalakan api padanya”. (HR. Abu Daud, Ibnu Majah dengan isnad hasan kata Syaikh Albani dalam Jilbab, hal. 213)

    ilham, kamu mengangkat masalah kerudung dalam injil dengan maksud mau menghujat umat nasrani kenapa para wanitanya tidak menggunakan kerudung…seperti itu kan?????

    kalo mengacu pada tulisan diatas dan coba kita lihat aplikasinya di jaman sekarang di dalam masyarakat indonesia terutama wanita muslim yang menggunakan jilbab seperti apa????sama sajakan dengan apa yang kamu hujatkan??????

    1. ilham othmany Says:

      sama bagaimana itu?

  90. alexvegaz Says:

    kamu pasti mengatakan mengapa wanita nasrani tidak berkerudung???berarti melanggar ajaran agama kristen…..

    wanita muslim di indonesia menggunakan menggunakan jilbab tapi memakai celana panjang seperti kaum laki-laki, memakai jilba tapi diberi wangi parfum, memakai jilbab tapi memakai baju yang sempit sehingga membentuk lekuk tubuh???melanggar ajaran agama islam…..

    pointnya sama2 melanggar ajaran agama masing-masing…betul atau tidak???

    artinya sama-sama melanggar…..

    bung ilham, nasrani tidak pernah merasa menjadi agama yang paling benar…tapi kami tidak MUNAFIK!!!memang ada pertentangan dalam kitab kami, di alkitab dipaparkan mengenai hal2 yang buruk dan hal2 yang baik….tapi kami masih menggunakan apa yang di anugerahkan oleh Tuhan kepada kami yaitu akal, budi dan pikiran untuk mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk dan kami juga menjadikan alkitab sebagai pedoman hidup sekaligus pelajaran hidup untuk memperkuat iman kami…

    tapi dari kamu sendiri? selalu terlihat arogan, dengan menganggap agama kamulah yang paling benar, menganggap nabimu yang paling hebat, menganggap kitabmu yang paling suci dan tidak mau menerima pertentangan dalam kitabmu dan menganggap kitabmu adalah benar2 kitab Tuhan dan 100% tidak ada campur tangan manusia…

    bung ilham, cuma Tuhan yang bisa menentukan mana yang BENAR mana yang SALAH, manusia cuma bisa memilih…manusia bukan hakim tapi TUHANlah yang menjadi hakim…

  91. ilham othmany Says:

    @ alexvegaz
    Di dalam Al Quran tidak terdapat pertentangan.Pertentangan yg dikatakan terdapat di dalam Al Quran itu pada hakikatnya bukan pertentangan hanya disangkakan sebagai pertentangan.Lain Bible pertentangan yg terdapat di dalamnya memang benar-benar pertentangan sehingga tidak dapat diharmonikan satu sama lain.Pertentangan itu pula banyak melibatkan fakta dan angka-angka.Tentang wanita yg berkerudung tetapi memakai baju sempit dan lain-lain itu adalah kesalahan oknum.Bukan kesalahan agama.Namun kita tidak boleh menafikan mereka telah melakukan kebaikan dengan memakai kerudung meski belum memadai.Selain itu ramai wanita muslim yg memakai jilbab dengan benar.Ini berbeda dengan kristian dimana yg memakai kerudung hanyalah biarawati.Selain itu anda meminta bukti bahawa penyaliban di zaman firaun padahal saya telah memberikan bukti-bukti dari Al Quran sendiri.Anda berkata penyaliban baru ada pada zaman empayar Romawi.Itu adalah kesilapan fakta.Yg benar penyaliban telah ada pada zaman empayar Romawi tapi bukanlah orang-orang Romawi yg mula-mula menghukum dengan cara menyalib.Al Kitab sendiri memberikan kesaksian bahawa penyaliban telah ada sejak zaman nabi Yusuf yaitu orang yg mula-mula membawa masuk orang Yahudi ke Masir jauh sebelum zaman nabi Musa lagi.Perhatikan Galatia pasal 3 ayat 13.
    Baik, di sini disebutkan: “Maka Kristus sudah menebus kita daripada kutuk Torat itu dengan menjadi satu kutuk karena kita, karena ada tersurat: “Bahwa terkutuklah tiap-tiap orang yang tergantung pada kayu”.
    Persoalannya di manakah ada tertulis bahawa terkutuklah tiap-tiap orang yg tergantung pada kayu kalau tidak di dalam PL padahal Pl telah ditulis pertama kalinya pada zaman Musa lagi.Perhatikan Kitab kejadian.
    40:17 Dalam bakul atas ada berbagai-bagai makanan untuk Firaun, buatan juru roti, tetapi burung-burung memakannya dari dalam bakul yang di atas kepalaku.”
    40:18 Yusuf menjawab: “Beginilah arti mimpi itu: ketiga bakul itu artinya tiga hari;
    40:19 dalam tiga hari ini Firaun akan meninggikan engkau, tinggi ke atas, dan menggantung engkau pada sebuah tiang, dan burung-burung akan memakan dagingmu dari tubuhmu.”
    Di dalam nas di atas membuktikan bahawa penyaliban memang telah ada sejak zaman Yusuf.Di dalam hal ini Al Kitab telah tersalah fakta apabila mengatakan pemerintah Masir ketika itu bergelar Firaun sedangkan Al Quran menggelarkan raja yg memerintah Masir pada zaman Yusuf itu dengan gelaran Al Malik.Di dalam hal ini Al Quranlah yg lebih tepat dan benar. Coba lihat ! Dalam agama Mesir Kuno, oknum kedua dari Trinitas: Amun-Ra-Osiris, yaitu Ra menitis ke dalam setiap yang memangku jabatan Fir’aun. Para Fir’aun menganggap diri mereka titisan Ra. Tetapi dalam ayat [LAI-Kejadian 41:39] dapat kita lihat, bahwa Fir’aun percaya kepada Allah, sehingga kesimpulannya pengusa Mesir Kuno yang menyerahkan kerajaannya kepada Yusuf, bukanlah sesungguhnya Fir’aun yang menganggap dirinya titisan Ra, melainkan dia adalah Hyksos (The Shepherd King) yang bernabikan kepada Nabi Hud AS, yang mengancurkan candi-candi Mesir: “Josephus quote directly from Manetho, when he describes the conquest and occupation of Egypt by the Hyksos: By main force they easily seized it without striking a blow; and having overpowered the rulers of the land, they then burned ruthlessly, razed to the ground the temples of gods.”
    Alhasil, Dinasti Hyksoslah yang membawa sanksi hukuman salib [ShLB] ke Mesir Kuno. Nabi Yusuf AS tercatat sebagai Yacob dalam Dokumen Hieroglyph yang tertera dalam Daftar Penguasa Mesir di Turin. Demikianlah pada zamannya Nabi Yusuf AS sudah ada sanksi hukuman salib. Al-Quran mengoreksi kedua referns yang dikemukakan dalam situs Answering Islam sebelum ini.
    Dalam dokumen hieroglyph orang Mesir Kuno dikatakan bahwa bangsa ‘Ibriyah dinamakan Khabiru. Mereka menyeberang (emigrasi) dan mendirikan kerajaan2 di Babilonia, di Kan’an, mendirikan kerajaan maritim seperti Carthago, menguasai Laut tengah, kemudian ke Mesir mendirikan Dinasti Hyksos setelah menundukkan Dinasti Fir’aun.

    Bangsa Al’Ibriyah Al Qadimah ini disusul kemudian dengan emigrasi gelombang kedua yaitu kaum Al ‘Ibriyyah Al Jadidah di bawah pimpinan Nabi Ibrahim AS. Salitis Raja Pertama dari Dinasti Hyksos mengambil Ibrahim menjadi menantu yaitu mengawinkannya dengan Hajar puteri Salitis. Dinasti Hyksos inilah yang membawa sanksi hukuman salib ke Mesir Kuno.

    Menurut Dokumen Hieroglyph yang tertera dalam Daftar Penguasa Mesir di Turin:
    The Hyksos (The Shepherd Kings)[1730 – 1580]BC invaded Egypt, and conquered the Pharao
    Dynasty:
    15th Hyksos Dynasty:
    Salitis – Bnon – Apachnan (Khian)- Khamudi

    16th Hyksos Dynasty
    Anat-Her – User-anat – Semqen – Zaket – Wasa – Qar – Pepi III – Bebankh – Nebmaatre – Nikare II – Aahotepre – Aaneterire – Nubankhre – Nubuserre – Khauserre – Khamure – Jacob-El – Yakbam – Yoam – Apophis (Auserre Apepi)- Amu, defeated by Ahmose in 1580.

    Jacob-El tidak lain dari Nabi Yusuf bin Yacob AS yang diberikuasa oleh Raja Khamure dari Dinasti Hyksos sebagai incumbent Khaza-inu lArdh (S. Yusuf, 12:55)

    >>> jadi jelas bahwa jauh sebelum nabi Yusuf, hukuman salib telah lama dikenal.

    1. alexvegaz Says:

      PEMBAHASAN MENARIK…………untuk teman2 blog silakan teman2 baca dan memberi penilaian siapa yang munafik dan siapa yang memfitnah…………

      kita bahas satu per satu:

      1. TENTANG JILBAB

      ilham saya kutip comment kamu:

      (Tentang wanita yg berkerudung tetapi memakai baju sempit dan lain-lain itu adalah kesalahan oknum.Bukan kesalahan agama.Namun kita tidak boleh menafikan mereka telah melakukan kebaikan dengan memakai kerudung meski belum memadai.Selain itu ramai wanita muslim yg memakai jilbab dengan benar.Ini berbeda dengan kristian dimana yg memakai kerudung hanyalah biarawati)….

      jadi artinya dalam persepsi kamu wanita kristen yang tidak memakai kerudung (sesuai comment kamu)adalah salah….tapi itu juga semata-mata kesalahan OKNUM bukan kesalahan agama…jadi?????SOOOOO????artinya SAMA…wanita muslim dan kristen sama-sama melanggar(menurut anda)….tidak ada pengecualian melanggar tetap melanggar….(?????)

      2. TENTANG HUKUM PENYALIBAN DI JAMAN FIRAUN

      sebelum masuk ke point komentar kamu….

      ilham, bukankah kamu tidak percaya alkitab??????tapi mengapa kamu mengambil bukti KEBENARAN tentang penyaliban di jaman firaun dari ALKITAB????dan kamu pun MEYAKINI itu sebagai bukti yang benar…ini MEMBUKTIKAN bahwa KAMU MEMPERCAYAI dan MEYAKINI KEBENARAN ALKITAB…..(alasannya: kamu menggunakan alkitab sebagai bahan research…)

      saya kutip komentar kamu:

      (Perhatikan Galatia pasal 3 ayat 13.
      Baik, di sini disebutkan: “Maka Kristus sudah menebus kita daripada kutuk Torat itu dengan menja