By RAM KAMPAS

BuktidanSaksi.com – Banyak hal yang bisa dibicarakan disini, dan akan membawa kepada kupasan akademis dan teologis yang sangat jauh. Tetapi Tuhan yang benar selalu bisa dikenal secara sederhana oleh semua anak-anakNya, bukan hanya monopoli para ahli agama seperti yang sering dipahami oleh Muslim kebanyakan. Tuhan Semesta ingin diriNya dapat dikenal oleh umat-Nya secara bersahaja, dan telah menyajikan sarana yang cukup agar Dia-lah yang disembah dan bukan tertipu oleh sosok tiruanNya. Ia pertama-tama telah memberikan kepada kita batin nurani terdalam untuk mampu membedakan setan yang Maha Jahat dengan diriNya yang Maha Baik, betapapun itu disamarkan oleh setan. Juga beberapa ciri pokok, sederhana dan universal tentang BEING, DOING, dan JATIDIRINYA yang tidak bisa didustakan oleh setan se-lihai manapun. Kejelian, keheningan, dan keterbukaan batin yang lurus diperlukan untuk merasakan beda kehakikian hakekat Tuhan dibandingkan dengan kepalsuan dan akal-akalan yang dimainkan setan.

Apabila Tuhan berkata Ia Mahabenar dan Mahakudus, maka Ia tidak berkata asal-asalan, atau mereduksikan maknanya dengan “sekedar benar” dan “baik-baik dan soleh”, atau berslogan-ria, melainkan sungguh mutlak kudus tanpa cacat dan dusta. Dan itu diperlihatkannya lurus lewat setiap ayat, perilaku dan janji-Nya tanpa bermain dalam perkecualian, bahkan terhadap Nabi-Nya sendiri. Dan manakala Tuhan mengatakan diri-Nya Mahakasih, Ia tidak mereserve-kan anak-emas dan anak-tiri untuk dispekulasikan oleh umat-Nya, melainkan universal untuk semua anak manusia. Ia menurunkan panas, hujan, embun dll yang sama kepada anak baik dan anak jahat. Tetapi awas, itu saja bukan bukti dari MahakasihNya yang universal. Melainkan bukti bahwa Ia adalah Tuhan yang bertanggung jawab secara baik atas segala karya ciptaanNya. Itu adalah sarana dasar menunjang kehidupan yang Ia adakan.  (more…)