TEMPO.CO, Bandung – Angkatan Muda Siliwangi (AMS) beserta Aliansi Masyarakat Sunda Menggugat melarang pendiri Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab, yang dikenal dengan sebutan Rizieq,  memasuki wilayah Jawa Barat. Alasannya, tokoh FPI itu dianggap melecehkan masyarakat Sunda dengan mempelesetkan kata sampurasun menjadi campur racun.

Pernyataan Rizieq diduga dilontarkan dalam sebuah acara ceramah pada Senin, 15 November 2015. Rekaman acara itu kini beredar di media sosial. “Melecehkan bahasa sebagai budaya kami. Kami sangat tidak menerima. Harga diri kami seperti diinjak,” kata Ketua Umum AMS Noery Ispandji Firman, Rabu, 25 November 2015. (more…)