Kita juga tidak akan bertanya, mengapa Muhammad harus berhenti di Yerusalem terlebih dahulu sebelum pergi ke Surga. Apakah ada sebuah pintu gerbang surga di Yerusalem? Masalah yang ingin kita diskusikan adalah bahwa Mesjid Al Aqsa, sebagai “Mesjid Terjauh”, belum eksis pada masa Muhammad hidup.

 

Ada sebuah hadis yang melaporkan bahwa pada suatu malam, Muhammad mengendarai seekor kuda yang mempunyai sayap, yang mana kuda tersebut membawanya dari Masjidil Haram (Mesjid yang ada Ka’bah) ke Mesjid Al Aqsa (yang ada di Yerusalem), dan dari sana kemudian membawanya ke langit ke-7 dimana diperlihatkan padanya neraka dan firdaus, lalu kemudian ia dibawa ke hadapan hadirat Allah. Kisah ini – yang umumnya dipercayai oleh semua orang Muslim dan dikenal sebagai Mi’raj – juga dikonfirmasi oleh Al Qur’an. (more…)

Tak dapat dihindari bahwa ulama Muslim pun akan mempertanyakan apa itu Buraq? Apakah benar mahkluk tersebut eksis sebagai ciptaan Allah? Sirat Ibn Ishaq mencatat bahwa binatang ini telah ditunggangi oleh pelbagai nabi sebelum Muhammad. Lalu sejak kapan binatang tersebut telah diciptakan Allah dan, ditampilkan untuk ditunggangi oleh nabi-nabi manakah? Dan dapat dikonfirmasi dalam Kitabullah manakah? Bukankah binatang ajaib itu hanya muncul didongengkan (awas, bukan diwahyukan!) satu kali itulah diabad ke-7 bagi Muhammad?

Dipetik sebagian dari blackfiles.mywapblog.com/buroq.xhtml

Kalau dilihat dalam kamus bahasa, maka kita akan menemukan istilah “buraq” yang diartikan “Binatang kendaraan Nabi Muhammad Saw”, dia berbentuk kuda bersayap kiri kanan. Dalam pemakaian umum “buraq” itu berarti burung cendrawasih yang oleh kamus diartikan burung dari sorga (bird of paradise). (more…)

Thn 620M, saat Muhamad masih menjaga ‘low profile’ di Mekah, dikatakan bahwa-karena alasan tidak jelas-ia suatu malam tidak di rumah saudara sepupunya, Umm Hani.Ia janda yang suaminya mati saat pasangan itu tinggal di Abyssinia. Pada tengah malam, malaikat Jibril datang dan “mendepaknya dengan kakinya” (Martin Lings, op. cit. p. 101). Muhamad pun bangun dan ia langsung ditranspor ke Yerusalem menaiki “kuda bersayap dengan wajah wanita dan ekor burung merak,” yang disebut dengan Buraq. Saat disana, Muhammad mengikat sang Burraq disebuah tiang dan setelah itu memimpin doa dengan nabi-nabi jaman dulu, termasuk Adam, di tempat suci yang dinamakan the “Dome of the Rock.”

Para penafsir Islam mengatakan bahwa tempat suci itu masih dalam bentuk puing2 sejak 40 tahun naiknya Kristen ke surga sampai jaman Kalif Omar (634-644) yang merestorasinya ke dalam bentuk aslinya. Bagaimana Omar memiliki design orisinal tempat suci itu merupakan sebuah misteri yang belum terjawab. (more…)