lailatul qadarLailatul Qadar Yang Malang: Sebuah ‘Dimensional Error’ dari Allah, dan ‘Hasil Lupa’ dari Muhammad

Buktidansaksi.com – Pakar Islam (khususnya Ibn Abbas) mengkaidahkan (baca: mendongengkan) adanya dua lokasi yang berbeda untuk menampung turunnya satu Quran yang sama dari Lauhul Mahfudz! Dan Jibril “diharuskan” bekerja repot dua kali dalam urusan untuk kedua lokasi ini. Lokasi pertama disebut-sebut sebagai dunia langit pertama Bayt Al-‘Izzah (periwayatan lain menyebutkannya Baitul Makmur, berada di langit ke-4, atau ke-3), dimana didongengkan terjadi pen-tanzil-an seluruh Quran sekaligus (tanpa cicilan). Dan selanjutnya dari sana (entah berapa lama tertahan disana) barulah diturunkan sekali lagi wahyu cicilan bertahap kepada Muhammad di dunia selama 23 tahun! Ini adalah mitos gila yang membodohi umat tanpa merujukkan satupun bukti atau referensi.

By Ram Kampas

Sepertiga penggalan waktu dari keseluruhan puasa Ramadhan biasa dirujukkan sebagai malam Lailatul Qadar, yaitu malam kemuliaan, atau malam sepenuh-penuh berkah bagi Muslim yang dapat menemukan malam misterius itu. (more…)

Ketika manusia belum menemukan teropong bintang, dan belum pula memiliki pengetahuan tentang alam semesta, mereka mengagumi benda-benda angkasa seperti, BULAN, MATAHARI dan BINTANG-BINTANG. Bahkan mereka tidak hanya berhenti sampai dengan mengagumi benda-benda angkasa itu saja, tetapi lebih lanjut lagi, mereka menganggap benda-benda itu mempunyai kuasa, lalu mereka sembah menjadi sesembahan mereka. Penyembahan kepada benda-benda angksa ini berkembang terus ke berbagai negara, yang dimulai dari Babilonia, menyebar ke Selatan, ke Mesir, ke Barat, ke Eropa, ke Timur, ke India dan Jepang.

Bangsa-bangsa telah menyembah BULAN, MATAHARI dan BINTANG-BINTANG, dan bahwa penyembah-penyembah BULAN, MATAHARI dan BINTANG-BINTANG telah meluas keempat penjuru dunia, dan juga penyembah-penyembah BAAL, BERHALA, penyembah-penyembah BULAN, penyembah-penyembah MATAHARI, ALLATA, penyembah-penyembah BINTANG-BINTANG, ALUZZA-ALMANA.

Hal ini sungguh menarik perhatian karena:

BULAN SABIT telah menjadi simbol bagi Islam
BULAN SABIT telah ditinggikan di atas kubah masjid-masjid.
BULAN SABIT telah dimuliakan dengan dilukis di benda negara-negara Islam.
BULAN SABIT telah jadi tanda permulaan dan akhir puasa umat Islam. (more…)