BuktidanSaksi.com – Bagaimana mungkin Allah yang Maha Tahu tidak mengetahui bahwa nabinya telah ditipu? Mengapa Dia tidak langsung mengkoreksi nabi-Nya? Fakta bahwa kabar perkataan nabi sampai ke Abisinia dan para imigran pulang kembali memberitahu kita bahwa kasus penipuan ini mungkin berlangsung selama berbulan-bulan. Apakah Allah sedang tidur, atau setan menipu-Nya juga? Anggaplah Allah sedang teralih perhatiannya, dan Jibril itu tolol, bagaimana mungkin Muhammad tidak menyadari bahwa ayat-ayat ini mengkontradiksi semua hal yang telah ia ajarkan sejauh ini? Apakah ia sedemikan bodohnya sehingga tidak menyadari bahwa memuji-muji dewa-dewa lainnya menentang ajarannya yang dianggap menganut faham monoteisme?

Patung berhala Al Lah – Sang Dewa Bulan bangsa Arab pra-Islam. Perhatikan tanda bulan sabit di dadanya

Di Mekah Muhammad telah menyebarkan Islam selama hampir tujuh tahun, dan dengan pengecualian beberapa orang, semua pengikutnya adalah anak-anak muda atau budak. Permusuhan semakin marak dan ia dikucilkan oleh warga Mekkah. Masyarakat marah kepadanya, bukan saja karena ia menghina dewa mereka, tetapi juga karena ia membujuk anak-anak mereka dan memisahkan mereka dari keluarga mereka. (more…)

Kita bertanya, kenapa Allah swt diam-diam saja tanpa minta pertanggungan jawab atas sumpah dan mubahallah Muhammad yang sembarangan? KENAPA? Karena Allahnya Muhammad adalah Allah yang tidak sakral menghargai diriNya sendiri  (sebagai Yang Maha Tinggi dan Benar dan Kudus)! Itu sebabnya Dia sendiri juga harus berulang-ulang-ulang kali bersumpah untuk meyakinkan umatNya. Dan untuk kagetnya kita, ALLAH SWT bersumpah DEMI BENDA-BENDA CIPTAANNYA yang lebih rendah martabatnya ketimbang diriNya.

Oleh. RAM KAMPAS

Buktidansaksi.com – Mari kita simak Quran dengan jeli dan teliti. Soalnya Kitab-Suci — apalagi Quran– tidak immune terhadap ulah setan. Ayat-ayat setan yang pernah hadir di Quran (Qs.22:52) membuktikan kerawanannya atas intrusi suara setan. Pertanyaan kita adalah, setelah Quran “dibersihkan” dari satu-dua ayat setan yang mencolok, maka apakah tak ada lagi ayat-ayat lain yang masih ada menyisakan jejak setan yang tersembunyi? Pepatah berkata: “The Devils are in the details” (Iblis bersembunyi dibalik pernik yang detail). Artinya, setan hanya bisa terungkap dari balik celah-celah kecil yang tersembunyi! Setan tidak akan berdiri telanjang dipermukaan depan. Dia selalu hadir dengan dua cara. (more…)

Diposkan oleh Ali Sina pada 4 Juni, 2011 / Comments (12)

Ali,

Terimakasih karena anda telah menolong saya melihat kebenaran. Namun demikian, disini saya tidak bermaksud mengumumkan kemurtadan saya, melainkan saya hanya ingin memberitahu anda bahwa saya tidak lagi merupakan ancaman bagi orang kafir dan umat manusia pada umumnya. Dan tidak ada ruang lagi dalam benak saya yang dapat dicuci otak oleh doktrin-doktrin Muhammad.

Jika suatu hari nanti anda melihat saya bersembahyang di mesjid, itu tidak berarti bahwa saya masih mengasihi Muhammad, melainkan itu hanya untuk menunjukkan pada sesama orang Muslim bahwa saya masih bersama mereka. Saya masih lebih suka kepala saya tetap berada di atas pundak saya.

Berdasarkan esai-esai anda, saya melihat bahwa anda adalah orang yang mempunyai pengetahuan yang dalam. Anda mengatakan bahwa anda tidak percaya kepada Tuhan yang personal. Dan anda juga  tidak percaya adanya malaikat-malaikat, jin dan Satan. (more…)