Bagi beberapa orang, kabar baik tentang berpalingnya separuh penghuni Masjid dari kelompok radikal di beberapa negara wilayah Afrika Sub Sahara kepada terang Kristus, adalah sesuatu yang mustahil terjadi. Namun demikan, kabar ini benar-benar terjadi.

Seperti diberitakan ChristianPost, pada Senin (26/03/2012), Jerry Trousdale, direktur utama dari International Ministries for City Team, dalam bukunya ‘MIRACULOUS MOVEMENTS’ mencatat sekitar separuh populasi muslim radikal di wilayah Afrika Sub Sahara mengalami perubahan hati dan iman sehingga memandang dan mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juru selamat umat manusia.

“Kami telah melayani selama tujuh tahun di Afrika. Sekitar 81 kelompok suku di Afrika, 50 persennya adalah Muslim.” Dijelaskan dari 50 persen suku beragama Muslim, 45 persennya adalah suku Muslim dengan persentase mencapai 100 persen. “Sehingga kita sedang menghadapi sebuah wilayah Islam yang kuat. Mereka adalah orang-orang yang memeluk Islam sejak seratus tahun yang lalu, lainnya sekitar ratusan tahun lebih” lanjutnya. (more…)

Perangi dan bunuhlah penyembah berhala (Umat Katolik termasuk di dalamnya sebab bagi Muslim mereka dianggap menyembah patung dan orang-orang suci), dimanapun kamu menemukan mereka, tangkaplah mereka, kepung mereka, dan intai mereka dalam setiap siasat (dalam perang); jika mereka bertobat, dan melakukan sholat wajib serta menunaikan zakat, maka bukalah jalan untuk mereka: karena Allah maha pengasih lagi maha pengampun. (Quran Sura 9:5)

Seorang pastor tengah memperlihatkan kepada aparat keamanan dampak dari ledakan bom tanggal 25 Desember 2011 di Gereja Katolik St. Theresia di Madalla, Suleja, yang terletak di luar ibukota Nigeria Abuja.  (REUTERS/Afolabi Sotunde) (more…)