Saya tidak dapat mengatakan pada anda apa yang harus anda lakukan dengan hidup anda. Saya berjuang demi dunia dimana semua orang bebas melakukan apa yang dikatakan hati nuraninya, selama hal itu tidak mencederai kebebasan orang lain. Sudah tentu kebebasan mempunyai efek samping, sama seperti hal lainnya. Tidak akan ada pesawat yang jatuh jika tidak ada perjalanan udara. Ponsel dapat menyebabkan tumor otak. Tetapi tidak ada orang yang menyarankan agar membuang pesawat dan ponsel. Apa yang anda lakukan adalah efek samping dari apa yang saya perjuangkan. Pornografi adalah efek samping dari kebebasan. Kita tidak menyingkirkan kebebasan hanya karena segelintir orang menyalahgunakannya.

Diposkan oleh Ali Sina pada tanggal 30 Maret 2013

Halo Pak Ali Sina

Saya adalah seorang pria muda, mantan Muslim – berkebangsaan Libya, dan saya ingin menyampaikan terimakasih pada anda atas usaha yang sangat besar yang telah anda lakukan untuk memerangi dan mengekspos Islam, serta menanamkan benih-benih keraguan di hati orang-orang Muslim mengenai Muhammad si pria haram jadah itu. Bagaimanapun, Islam harus dihapuskan. Mengapa? Karena Islam adalah suatu bahaya bagi Amerika Serikat, Israel, budaya Barat dan seluruh umat manusia. Sebagai contoh, saya dan kolega saya, perhatian kami tertuju untuk mengekspos wanita Muslim yang dituduh melakukan tindak asusila, dan menjadikannya cemoohan bagi pria Barat dan Yahudi, dan mempublikasikannya di internet, dan inilah yang kami lakukan setiap minggu. Saya mohon Bapak mau menerima saya sebagai seorang pengikut dan prajurit anda di Libya.

Salam hormat

Nama: Imad

Asal: Arab

Negara: Libya (more…)

Hadith mencatat bagaimana Muhammad mengijinkan dilakukannya praktik yang memalukan. Muhammad mengijinkan wanita dewasa untuk menyusui pria-pria muda yang bukan anaknya. Berdasarkan Hadith, ada seorang pria yang sangat terusik oleh karena anak angkatnya tinggal di rumah yang sama dimana istrinya bebas berkeliaran tanpa memakai kerudung. Hadith berikut ini menceritakannya secara terperinci.

Sahih Muslim, Buku 008, Nomor 3424:

‘A’isha (kiranya Allah berkenan kepadanya) menceritakan bahwa Sahla bint Suhail menemui Rasul Allah (SAW) dan berkata: Wahai Utusan Allah, aku melihat pada wajah Abu Hudhaifa (tanda-tanda kekesalan) ketika Salim (yang adalah seorang sekutu) masuk ke dalam (rumah kami), dan kemudian Rasul Allah (SAW) berkata: Susuilah dia. Wanita itu berkata: Bagaimana saya harus menyusuinya karena ia adalah seorang pria dewasa?Utusan Allah (SAW) tersenyum dan berkata: aku sudah tahu kalau ia adalah seorang pria muda. ‘Amr telah membuat tambahan ini dalam narasinya bahwa ia berpartisipasi dalam Perang Badr dan dalam narasi Ibn ‘Umar (perkataannya adalah): Utusan Allah (SAW) tertawa. (Read More)