Kesaksian Saifuddin Ibrahim “Lulusan Universitas Muhammadiyah Surakarta”

BAB I

Mondok, nyantri

Saifuddin Ibrahim, nama yang diberikan orang tua saya. Nama kecil : One Pela atau One Prado. Ayah guru agama. Belajar mengaji dari ibu dan nenek. Dari keduanyalah saya memahami betapa jauhnya pemahaman ajaran Qur’an dan Alkitab terutama dalam hal sejarah. Saya menyelesaikan SMA di BIMA. Puji Tuhan saya mendapat beasiswa kuliah di Universitas Muhammadiyah Surakarta dan mengikuti pendidikan agama di pondok Hajjah Nuriyah Shabran Surakarta. Fakultas Ushuluddin jurusan perbandingan agama. Setelah kuliah, saya mengajar di Bangsri Jepara, 1996 dan mengajar di Pesantren Darul Arqom Sawangan Depok Jabar.

Kesaksian ini saya bukukan karena alasan bahwa iman tidak bisa disembunyikan. Iman harus dinyatakan dalam bentuk amal dan ilmu. Alasan kedua bahwa manusia tidak boleh membangkitkan sentimen agama untuk membenci sesama manusia. Ketiga bahwa Alkitab adalah warisan zaman yang lengkap dengan falsafah hidup toleransi dan damai dan solutif bagi semua persoalan manusia. (more…)

Kenapa Saya Memilih Kristushttps://youtu.be/GTs92joC8jk

Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”  (Matius 5:14-16)

Saifuddin Ibrahim, atau Abraham (nama Kristennya), ayah dari 4 orang anak, dalam kesaksiannya memberikan beberapa alasan prinsip mengapa ia sebagai Kyai Hajidan sekaligus Guru Besar Universitas Muhammadiah meninggalkan jabatan, popularitas serta warisan, dan sekarang menjadi Penginjil dan hamba dari Adonai Yeshua Ha Mashiah; isterinya terkejut dan menangis berhari-hari, dan berkata kepadanya, ”Kamu pikir kamu itu siapa? Kowe itu Kyai! Kok iso-isone dhadi wong Kresten? (Kamu itu Kyai! Kok bisa-bisanya [kamu] jadi orang Kristen?). Peristiwa ini meneguhkan perkataan Yeshua yang berbunyi:  “Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi.Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga,iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu.”(Mat 13:44-46) (more…)

Kenapa Saya Memilih KristusBuku ini adalah bahan seminar “Kenapa Saya Memilih Kristus.” Tentu banyak sekali perbedaan yang bila diteliti akan muncul dan terasa lucu. Dewasa ini banyak sekali kaum muslim yang berpindah agama karena kecanggihan, teknologi dan kemajuan ilmu pengetahuan, dengan internet manusia bisa berselancar mencari apa saja untuk memuaskan rasa ingin tahunya, termasuk membuka kitab‐kitab Hadits lewat internet. Kita bisa membaca buku‐buku hadits dengan leluasa yang berbicara berbagai topik.

Ada seorang bintang film komedi terkenal dari Mesir namanya Adil Imam yang masuk Kristen karena ada beberapa materi Hadits yang sangat janggal dan aneh. Hadits‐hadits seperti ini tidak pernah dimasukkan dalam kurikulum sekolah Islam.

Adil Imam masuk Kristen karena ada kisah Sahlah datang kepada Nabi menyampaikan masalah suaminya Abu Hudzaifah yang cemburu berat kepada Salim bekas budak mereka. Kemudian Nabi Muhammad menyuruh Sahlah balik ke rumahnya. Nabi menyuruh dengan perintah: (more…)