HERE COMES ISHMAEL (INILAH ISMAEL) by Faisal Malick
Persembahan – Ucapan Terimakasih
Beberapa patah kata sambutan
Pengantar
1. Ismael dan Islam
2. Ismael dan Gereja
3. Ismael dan Israel
4. Ismael dan Esau
5. Ismael dan Bapa
6. Ismael dan Ishak
7. Berkat atas Ismael
8. Kedatangan Tuhan Kembali
Pemikiran Penutup
Doa untuk Mengenal Tuhan
Download buku ini di
oleh: Faisal Malick
© 2005
Hak cipta dilindungi undang-undang.
No katalog asli:
Library and Archives Canada Cataloguing in Publication
Malick, Faisal, 1975
Here comes Ishmael / Faisal Malick.
Library and Archives Canada Cataloguing in Publication
Malick, Faisal, 1975
Here comes Ishmael / Faisal Malick.
ISBN 1-55306-943-9
1. Christianity and other religions–Islam. 2.Islam–Relations–Christianity. 3. Malick,
Faisal, 1975- 4. Christian converts from Islam–Biography. I.Title.
BTI 170.M28 2005 261.27 C2005-902865-3
April 15, 2011 at 2:23 pm
Mari kita lihat kebodohan kristian dengan kitab bible mereka di dalam tulisan dibawah yang berjudul:
“sunat Ibrahim akal-akalan Yahudi dimanfaatkan kristen”He he he…
Posted by MUSLIM pada Oktober 6, 2007
oleh : Archa
Soal ritual sunat dalam setiap diskusi Islam – Kristen sering dimunculkan orang, umumnya kaum Muslim mempertanyakan mengapa ajaran Kristen tidak lagi mementingkan sunat sebagaimana yang diajarkan dalam Perjanjian Lama, sebagai suatu tanda perjanjian antara Tuhan dengan nabi Ibrahim dan keturunannya sampai kepada Yesus Kristus, dan sebagai pengikut Yesus, umat Kristen seharusnya juga menjalankannya. Sebaliknya sanggahan yang umum juga dijawab oleh Kristen adalah sunat tersebut hanya diwajibkan bagi Ibrahim dan keturunannya (yang kemudian dipersempit lagi menjadi kaum Yahudi sesuai alkitab Perjanjian Lama), sedangkan mereka sebagai orang non-Yahudi tidak terkena kewajiban tersebut, ini juga berdasarkan alkitab Perjanjian Baru, sesuai dengan ajaran yang disampaikan Paulus.
Kisah tentang asal-muasal kewajiban sunat bersumber dari Kitab Kejadian pada Alkitab Perjanjian Lama (PL) yaitu ketika menceritakan kisah keluarga nabi Ibrahim. Dalam kronologis ceritanya, dimulai kitab Kejadian 12 ketika Tuhan berfirman menyuruh Ibrahim (ketika itu masih bernama Abram) untuk pergi dari negerinya kesuatu tempat yang akan ditunjuk Tuhan, disitu Tuhan sudah mulai memberikan janji kepada Ibrahim :
12:2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
12:7 Ketika itu TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman: “Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu.”
Berdasarkan dari apa yang dijanjikan Tuhan tersebut, kita bisa melihat kata ‘bangsa’ dan ‘negeri’, ini bisa diartikan ‘kekuasaan untuk memerintah’ atau bisa juga diartikan ‘dominasi untuk mendiami suatu wilayah’, jadi Tuhan telah menjanjikan Ibrahim bahwa kelak dia dan anak keturunannya akan berdiam dalam suatu wilayah, berkuasa, mempunyai kesempatan mencari nafkah dengan mengelola wilayah tersebut. Namun terlihat ini masih merupakan janji ‘sepihak’ dan belum berbentuk perjanjian.
Dalam Kej 13 sekali lagi Tuhan menyatakan janji kepada Ibrahim :
13:14 Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan,
13:15 sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya.
13:16 Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah banyaknya, sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah, keturunanmupun akan dapat dihitung juga.
13:17 Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu.”
Disini janji Tuhan mulai lebih terperinci :
1. Wilayah tersebut terbentang ‘sejauh mata memandang’ dari posisi Ibrahim pada waktu itu (tanah Kanaan –Kej 13:12)
2. Jumlah keturunan Ibrahim ‘seperti debu tanah banyaknya’.
3. Wilayah tersebut merupakan wilayah yang dijalani (disinggahi) oleh Ibrahim.
Namun sampai disini kita masih bisa menyebutnya sebagai ‘janji sepihak’ dan belum berupa perjanjian.
Perjanjian antara Tuhan dengan Ibrahim baru disebut secara jelas pada Kej 15, setelah Tuhan memerintahkan Ibrahim untuk menyampaikan beberapa korban dan menjelaskan nasib yang akan diterima anak keturunan Ibrahim kelak, lalu dibuatlah perjanjian :
15:18 Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: “Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat:
15:19 yakni tanah orang Keni, orang Kenas, orang Kadmon,
15:20 orang Het, orang Feris, orang Refaim,
15:21 orang Amori, orang Kanaan, orang Girgasi dan orang Yebus itu.”
Jadi perjanjian antara Ibrahim dengan Tuhannya adalah dengan tanda perjanjian berupa pengorbanan binatang lembu, kambing, domba dan burung (Kej 15:9)
Sampai disini kronologis ceritanya sangat runtut dan logis. ‘Kekacauan’ alur cerita terjadi pada kisah selanjutnya. Setelah diselingi kisah keluarga Ibrahim, yaitu antara istrinya Sarai dan budak perempuannya Hagar pada Kej 16, cerita soal perjanjian antara Tuhan dengan Ibrahim muncul lagi pada Kej 17 :
17:2 Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak.”
Rupanya Tuhan merasa perlu untuk mengulang perjanjian yang sudah diadakan sebelumnya, dalam perjanjian ‘jilid 2’ ini tercantum ‘hak dan kewajiban’ kedua-belah pihak :
17:4 “Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.
17:6 Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak; engkau akan Kubuat menjadi bangsa-bangsa, dan dari padamu akan berasal raja-raja.
17:7 Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu.
17:8 Kepadamu dan kepada keturunanmu akan Kuberikan negeri ini yang kaudiami sebagai orang asing, yakni seluruh tanah Kanaan akan Kuberikan menjadi milikmu untuk selama-lamanya; dan Aku akan menjadi Allah mereka.”
Hak dan kewajiban Tuhan kelihatannya banyak mengulang kembali dari apa yang terdapat pada perjanjian ‘jilid 1’, cuma disini terlihat ada yang ‘menyempal’ yaitu ayat 17:8, yang menyebut khusus tanah Kanaan, berbeda dengan perjanjian sebelumnya yang menyebut wilayah yang lebih luas. Mengapa terjadi perubahan..??, kita bisa melihat cerita ini :
17:18 Dan Abraham berkata kepada Allah: “Ah, sekiranya Ismael diperkenankan hidup di hadapan-Mu!”
17:19 Tetapi Allah berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya.
17:20 Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar.
17:21 Tetapi perjanjian-Ku akan Kuadakan dengan Ishak, yang akan dilahirkan Sara bagimu tahun yang akan datang pada waktu seperti ini juga.”
Ooo..ini rupanya menyangkut Ismail dan Ishak, terlihat jelas adanya ‘penggiringan’ cerita untuk mengeluarkan Ismail dari perjanjian ‘jilid 1’ dengan membuat perjanjian ‘jilid 2’, dan ini terkait dengan penguasaan tanah Kanaan tempat dimana mayoritas bangsa Yahudi berdiam. Ini diperkuat lagi dengan adanya ayat lain pada Keluaran:
2:24 Allah mendengar mereka mengerang, lalu Ia mengingat kepada perjanjian-Nya dengan Abraham, Ishak dan Yakub.
Setelah menggiring hak perjanjian tersebut kepada Ishak dan menyingkirkan Ismail, maka ‘giringan’ selanjutnya adalah kepada Yakub anak Ishak dan menyingkirkan saudara kembar tuanya Esau. Pihak Kristen disini memperikan alasan bahwa pembatalan perjanjian tersebut karena Esau dikatakan ‘tidak menghargai’ perjanjian tersebut. Dalam Kej 25 dan 27 digambarkan hak tersebut dicabut dari Esau justru karena dia ditipu 2 kali oleh Yakub. Dengan giringan tersebut maka lengkaplah dasar ‘konstitusional’ dari anak keturunan Yakub untuk memonopoli tanah Kanaan dan kebenaran ajaran Ibrahim.
Berbeda dengan perjanjian sebelumnya, perjanjian ‘jilid 2’ ini dikukuhkan dengan tanda yang lain, yaitu ‘sunat’ :
17:9 Lagi firman Allah kepada Abraham: “Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun.
17:10 Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat;
17:11 haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu.
Sunat dengan prosedur yang jelas, menyebutkan mana bagian yang harus dipotong, siapa saja yang harus disunat, umur berapa harus disunat dan apa konsekuensinya kalau tidak disunat :
17:12 Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu.
17:13 Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal.
17:14 Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.”
Isi perjanjian ‘jilid 2’ ini ternyata banyak menimbulkan pertanyaan :
1. Kewajiban sunat yang ditujukan pada ‘kamu dan keturunanmu, berada diantara kamu’ menjadi kontradiksi dengan pengecualian kepada Ismail, apakah Ismail termasuk atau tidak..?? disini kelihatan tuhan tidak cermat dalam membuat perjanjian, dan ternyata Ismail ‘katut’ disunat juga (Kej 17:23, dan Kej 17:25), para netters Kristen berdalih bahwa ketika sunat tersebut dilakukan kebetulan Ismail berada dalam rumah, maka sesuai perjanjian harus ikut disunat sekalipun tidak termasuk dalam perjanjian, artinya disini memakai satu ayat dan membuang/mengabaikan ayat yang lain, padahal dua-duanya berasal dari Tuhan.
2. Memasukkan ‘dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu, orang yang engkau beli dengan uang’ kedalam perjanjian. Apakah artinya mereka dan keturunan mereka juga termasuk keluarga Ibrahim dan diberi hak atas tanah Kanaan..?? Menurut penafsiran salah seorang netters Kristen, para orang yang dibeli tersebut tidak punya hak, mereka disunat karena kebetulan berada dalam rumah Ibrahim dan menjadi ‘property’nya. Penafsiran ini juga terlihat berbenturan dengan janji Tuhan yang ada pada Kej 17:7 yang sama sekali tidak menyentuh adanya orang diluar Ibrahim dan keturunannya. (harap diingat dalam perjanjian jilid 2 tersebut sudah jelas disebut adanya hak dan kewajiban kedua-belah pihak).
3. Penyebutan ketentuan waktu disunat umur 8 hari juga menimbulkan masalah, apakah sunat bagi si bocah merupakan tanda perjanjian antara dia sendiri dengan Tuhan, atau antara orang-tuanya dengan Tuhan, mengingat si bocah masih belum mengerti mengapa ‘burungnya’ dipotong. Bagaimana kalau ternyata si bocah setelah besar dan mengerti tidak mau ikut perjanjian..?? (seperti kasus Esau). Ada pendapat menarik dari netters Kristen disini yang menyatakan itu adalah tanda perjanjian antara orang-tuanya dengan Tuhan. Disini juga muncul pertanyaan : bagaimana halnya dengan orang-tua yang tidak punya anak laki-laki..?? apakah perjanjian tersebut bisa dilakukan tanpa tanda yang sudah disyaratkan..?? ada yang menjawab bahwa bagi keluarga yang tidak punya anak laki-laki yaa tidak perlu adanya tanda sunat, maka syarat perjanjian tersebut lagi-lagi tidak terpenuhi (ingat dengan adanya hak dan kewajiban kedua-belah pihak yang tertulis secara jelas).
‘Komplikasi’ tersebut menunjukkan adanya keanehan tentang perjanjian tersebut yang dinyatakan sebagai Firman Tuhan, tidak mungkin Tuhan akan mengeluarkan hal yang membingungkan dan saling’ tembak-menembak’ diantara kata-kata-Nya sendiri.
Cerita tentang perjanjian ini ternyata juga tidak ‘nyambung’ dengan cerita selanjutnya :
18:10 Dan firman-Nya: “Sesungguhnya Aku akan kembali tahun depan mendapatkan engkau, pada waktu itulah Sara, isterimu, akan mempunyai seorang anak laki-laki.” Dan Sara mendengarkan pada pintu kemah yang di belakang-Nya.
18:11 Adapun Abraham dan Sara telah tua dan lanjut umurnya dan Sara telah mati haid.
18:12 Jadi tertawalah Sara dalam hatinya, katanya: “Akan berahikah aku, setelah aku sudah layu, sedangkan tuanku sudah tua?”
Ternyata Sarai tidak tahu tentang firman Tuhan sebelumnya yang menginformasikan dia akan mempunyai anak yang dinamai Ishak (Kej 17:19), apakah Firman Tuhan tersebut ditujukan hanya kepada Ibrahim dan beliau tidak memberitahukannya kepada istrinya..??
18:17 Berpikirlah TUHAN: “Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?
18:18 Bukankah sesungguhnya Abraham akan menjadi bangsa yang besar serta berkuasa, dan oleh dia segala bangsa di atas bumi akan mendapat berkat?
18:19 Sebab Aku telah memilih dia, supaya diperintahkannya kepada anak-anaknya dan kepada keturunannya supaya tetap hidup menurut jalan yang ditunjukkan TUHAN, dengan melakukan kebenaran dan keadilan, dan supaya TUHAN memenuhi kepada Abraham apa yang dijanjikan-Nya kepadanya.”
Melalui kalimat yang ‘lucu’ karena digambarkan Tuhan terlihat bimbang dan berpikir, kita diinformasikan bahwa ternyata Ibrahim-pun juga merasa heran ketika diberitahu bahwa istrinya Sarai akan melahirkan anak dihari tuanya. Kesan yang muncul sekitar perjanjian jilid 2 ini adalah cerita tersebut dikarang belakangan dan disisipkan. Seandainya Kej 17 kita hapus semuanya, maka cerita antara Kej 15, 16 dan 18 terlihat ‘masih agak nyambung’.
Maka marilah kita mencoba meneliti sumber informasinya. Kitab Kejadian terdapat dalam Perjanjian Lama khususnya dalam 5 Kitab Musa (pentateuch) atau yang biasa disebut Taurat yang pada mulanya dipercayai ditulis nabi Musa AS. Namun perkembangan selanjutnya, bahkan pihak ahli Alkitabpun tidak lagi mempercayai ini, sekalipun dalam 5 kitab tersebut dinyatakan memang ada yang berasal dari ajaran nabi Musa. Saya tidak perlu menceritakan hal ini panjang lebar karena ini sudah banyak disampaikan orang, saya hanya mengambil intinya saja bahwa : Kitab Kejadian merupakan tulisan dari kaum Yahudi jauh setelah jaman Musa dan sekalipun banyak juga bersumber dari ajaran nabi tersebut, namun banyak juga berasal dari karangan para Rabi yang tentu saja dipangaruhi situasi sosial politik yang ada ketika karangan tersebut dibuat, termasuk kelakuan-kelakuan para pemuka agamanya. Mengenai karakter umat Yahudi yang akan ada sesudah kematiannya, nabi Musa sudah meramalkan :
31:26 “Ambillah kitab Taurat ini dan letakkanlah di samping tabut perjanjian TUHAN, Allahmu, supaya menjadi saksi di situ terhadap engkau.
31:27 Sebab aku mengenal kedegilan dan tegar tengkukmu. Sedangkan sekarang, selagi aku hidup bersama-sama dengan kamu, kamu sudah menunjukkan kedegilanmu terhadap TUHAN, terlebih lagi nanti sesudah aku mati.
31:29 Sebab aku tahu, bahwa sesudah aku mati, kamu akan berlaku sangat busuk dan akan menyimpang dari jalan yang telah kuperintahkan kepadamu. Sebab itu di kemudian hari malapetaka akan menimpa kamu, apabila kamu berbuat yang jahat di mata TUHAN, dan menimbulkan sakit hati-Nya dengan perbuatan tanganmu.”
Ramalan nabi Musa terhadap umatnya tersebut jelas terkait dengan kekhawatiran beliau terhadap Taurat. Disini kita bisa bertanya : Siapakah yang sebenarnya akan mengambil keuntungan besar dengan adanya perjanjian ‘jilid 2’ ini..?? jawaban yang lugas tentulah YAHUDI..!!. Cerita soal perjanjian jilid 2 tersebut kelihatannya sengaja dikarang untuk ‘melegalisir’ monopoli Yahudi terhadap kebenaran ajaran Ibrahim melalui perjanjiannya dengan Tuhan, namun disajikan dengan kurang cermat sehingga menimbulkan kesan tambal-sulam. Dan ini pada awalnya justru menyulitkan para pengikut Yesus Non-Yahudi. Dalam Kisah Para Rasul kita bisa melihat serangan ‘Yahudi-sunat’ ini kepada pengikut Yesus tentang monopoli kebenaran berdasarkan Taurat (Yesus menyatakan bahwa keberadaan beliau bukan untuk melenyapkan ataupun merubah hukum Taurat, dan memastikan tidak satu iota-pun dari Taurat yang akan hilang) :
15:1 Beberapa orang datang dari Yudea ke Antiokhia dan mengajarkan kepada saudara-saudara di situ: “Jikalau kamu tidak disunat menurut adat istiadat yang diwariskan oleh Musa, kamu tidak dapat diselamatkan.”
Ini menunjukan Yahudi ‘memperalat’ sunat untuk menunjukkan monopolinya terhadap ajaran Taurat dan secara gamblang menyatakan bahwa tidak ada keselamatan diluar Yahudi yang sudah menggenggam hak monopoli perjanjian Tuhan dengan Ibrahim. Paulus sebagai orang yang sedang giat-giatnya mempromosikan ajaran Kristen terhadap Non-Yahudi tentu saja merasa terhambat dan terhalangi dengan adanya pernyataan ini. ‘Target market’ Paulus adalah orang Yunani dan Romawi yang dari sononya memang ‘takut’ disunat, dan pernyataan Yahudi ini akan bisa membuat ajaran yang disodorkannya tidak laku dan tidak dibeli orang, Paulus bakalan bangkrut.., maka kemudian dia mengeluarkan penafsirannya tentang sunat, diantaranya ada pada Roma 5. Intinya dia menyatakan bahwa keselamatan bukan ditentukan oleh sunat atau tidak sunat (ini sebenarnya banyak kemiripan dengan ajaran Islam) namun penafsiran selanjutnya terlihat mengarah menjadikan Yesus sebagai penyelamat, dengan dasar argumentasi yang rumit mengaitkan antara ‘iman kepada Yesus dengan nilai suatu perbuatan’ (anda bisa menyimak postingan sdr. Amor yang dengan sangat baik menyampaikan ‘pelintiran’ Paulus soal iman dan perbuatan terkait dengan sunat Ibrahim ini http://forum.swaramuslim.net/threads.php?id=3734_45_25_0
‘Titik ekstrim’ Yahudi yang menyatakan keselamatan terkait dengan pelaksanaan hukum Taurat dibalas dengan ‘titik ekstrim’ lainnya dari Paulus yang menyatakan keselamatan tergantung iman kepada Yesus. Saking berapi-apinya Paulus menyampaikan ancaman ini :
5:2 Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu.
5:3 Sekali lagi aku katakan kepada setiap orang yang menyunatkan dirinya, bahwa ia wajib melakukan seluruh hukum Taurat.
5:4 Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup di luar kasih karunia.
Ini terlihat sebagai suatu ajaran yang kebablasan dan menyulitkan penganut Kristen dijaman modern ini, dimana perkembangan ilmu pengetahuan ternyata memberikan bukti sunat sangat baik bagi kesehatan, maka ini menjadi buah simalakama bagi umat Kristen yang ingin bersunat dengan alasan kesehatan karena takut ‘kualat’ seperti yang diancam oleh Paulus.
Pada waktu itu bantahan-bantahan Paulus memang banyak ditujukan kepada ajaran Yahudi karena memang Islam belum muncul. Ketika ajaran Islam mulai diajarkan oleh nabi Muhammad SAW dan isinya banyak mengkoreksi, baik ajaran Yahudi maupun Kristen, maka ‘moncong senjata’ dialihkan. Yahudi dan Kristen yang tadinya ‘gontok-gontokan’ seakan-akan mempunyai musuh bersama yang membuat mereka terlihat kompak kembali. Dan yang lebih hebatnya urusan sunat yang tadinya menjadi ‘senjata andalan’ Yahudi dalam menghadapi Kristen justru banyak dijadikan umat Kristen untuk menyerang Islam. Perjanjian ‘jilid 2’ yang menyingkirkan Ismail yang dalam ajaran Islam merupakan nenek moyang kaum Quraisy, sukunya nabi Muhammad SAW, dipakai untuk menyatakan bahwa ajaran Islam ‘tidak punya tempat’ dalam sejarah perkembangan ajaran Tuhan. Kristen disatu sisi menentang sunatnya dilain pihak mengakui perjanjiannya, dan agar mereka bisa dalam posisi aman dalam kasus ini, maka ajaran Paulus soal sunat dipakai dengan penafsiran penuh ‘akrobat’.
Bahan : dari berbagai sumber..
sumber :http://forum.swaramuslim.net/more.php?id=4246_0_21_0_M
Wahai orang-orang kafir!Ucapkanlah Tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah dan Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah supaya kalian mendapat kejayaan yang abadi di akherat.Jika tidak,neraka menunggu!
April 15, 2011 at 2:47 pm
Lihat juga di sini:http://answering.wordpress.com/2007/10/06/sunat-ibrahim-akal-akalan-yahudi-dimanfaatkan-kristen/
April 15, 2011 at 9:09 pm
bom lagiiii……bom lagiiiii….sekarang di cirebon…….capeee deeeeeh……siapakah pelakunya????????sesuai ajaran sapa ya?????
May 17, 2011 at 5:07 am
ditimur tengah konfik coba PBB biarkan saja.kita lihat?
biar FPI pussing siapa yg mau dibantu
PBB pembantu dihujat juga. salah lagi
May 25, 2011 at 12:03 pm
Hahahaha saudara pintar banget mentafsirkan alkitab padahal sarjana alkitab aj gak bisa kayak saudara.
Satu aja yang saya mau tanyakan kepada saudara..
Seandainya saudara lahir tahun 200M, siapa nama Tuhan yang diimani oleh Nabi Daud, Sulaiman, Yunus, Isa?
Jawaban yang benar pada waktu itu adalah:
Tuhannya orang israel ( yang biasa disebut El shadai).
Nah, pasti saudara tidak bisa menerima kebenaran ini…
Kenapa begitu?
karna Islam baru muncul tahun 600M, jadi gak mungkin Musa, Daud, Sulaiman yang adalah orang israel menyebut Tuhan dengan sebutan ALLAH (ARAB)
Kalau saudara menyembah Tuhannya Musa, Daud, Sulaiman berarti anda menyembah Tuhannya orang israel yang biasa dipanggil El shadai.
Sori saya gak berani sebut nama Tuhan sembarangan, jadi cuma nulis El shadai.
June 29, 2011 at 8:59 pm
Ismail saat digendong ibunya menjauh dari Sara usianya lk 16 tahun. Ingat, usia 16 tahun masih digendong dan lalu oleh Hagar diletakkan dibawah semak-semak.
Bagaimana komentar anda?
June 30, 2011 at 2:14 am
wekekekekeke harusnya ismael yang gendong hagar bukanya sebualiknya, itulah kalau pirman tuhan harus nurut sama napsu manusia jadi banyak bolongnye
October 16, 2011 at 6:37 pm
Kisah nyata
Sepenggal kesaksian seorang TKI
FPI GENDENG,GOBLOK TUR JAHAT
(PREMAN YANG MENGATASNAMAKAN AGAMA DALAM MENJALANKAN AKSI-AKSINYA YANG BENGIS, SADIS DAN BRUTAL)
Kompasiana.com – Apakah pekerjaan sebenarnya dari kebanyakan anggota FPI, ada yang tahu? Seandainya betul dugaan ane, emangnya dugaan ente apa? Dugaan ane mungkin saja karena mereka belom punya kerjaan alias pengacara (pengangguran banyak acara), makanya mereka cari kesibukan dengan bergabung jadi FPI..orang yang punya kerjaan apalagi yang kerjaanya banyak/sibuk mana mungkinlah gabung sama FPI… itu hanya sekedar dugaan, bisa bener bisa salah (99% responden mengatakan benar).
Kita berandai-andai saja kalo dugaan itu bener..hehehe supaya gampang? Nah, daripade Antum sekalian ngerazia rumah makan, warung dan fasilitas umum lainnya bahkan sampai ngobrak-ngabrik dan merusak rejeki orang, mending Antum sekalian jadi TKI aja deh..kaya ane dan ane doakan Antum sekalian keterima di Dubai, Arab Saudi..
Di sini rumah makan tetep aja buka selama ramadan tapi emang enggak vulgar banget sich, ya cuma ditutupi sedikit, tapi orang-orang masih tahu kalo itu rumah makan buka. Apakah ada Razia dari aparat atau dari gerombolan Preman seperti Antum-antum? Kagak ada la yauw,hehehe… padahal ini negeri Arab-loh, di mana Antum sekalian suka sekali sama pakaiannya..bukankah Antum doyan pake sorban? Orang Arab kemana-mana pake sorban hatta nonton bola juga pake sorban..beda kan sama Antum yang pake sorbannya ketika mau ngadain razia, mengobrak abrik, merusak dan membuat kerusuhan …
Ok, deh, ane ngerti niat Antum bagus..mencegah kemungkaran..menurut ilmu dakwah…menyeru kepada kebaikan itu lebih gampang dibandingkan mencegah kemungkaran..kalo nyuruh orang berbuat baik paling-paling kita cuma berhadapan dengan orang-orang yang kepalanya manggut-manggut, enggak tahu karena ngerti atau karena sebel huahahaha. Tapi coba kalo mencegah kemungkaran? Kita berhadapan dengan orang-orang yang bisa mencelakan kita..misalnya kita mencegah sebuah aksi perampokan(coba klo brani)…
FPI dan Pentungan
Karenanya Antum bawa pentungan karena Antum merasa dalam berdakwah Antum akan menghadapi orang-orang yang Antum anggap temannya SAITON minimal teman jauhlah SAITON..pertanyaanya, benarkah para ibu-ibu yang berdagang makanan itu CS nya SAITON? Bukankah mereka melakukan itu untuk menafkahi keluarga dan anak-anak mereka. Klo gak berjualan emang keluarga dan anak-anaknya mau makan ape Tum? Apa Antum yang ngasih makan? Jika Antum kasih duit segepok lalu Antum suruh ibu-ibu itu untuk menutup dagangannya ane HAQUL YAKIN mereka akan membubarkan diri dengan senang hati.
Antum selama ini bukan jadi solusi dari permasalahan bangsa, justru Antum menjadi benalu (penyakit masyarakat dan sampah masyarakat) yang memperumit dan menambah pusing aparatur negara …gimana aparat enggak pusing? Mau tegas Antum melawan (sok jadi jagoan)…dibiarin Antum sekalian tambah beringas (sok jadi pahlawan kesiangan)…Jika Antum mengatakan Antum bergerak karena aparat cuek-cuek aja…emang Antum itu siapa? Bukankah Antum itu enggak jauh beda statusnya dengan kami ini yang warga biasa? Kalo Antum merasa punya hak untuk ngobrak-ngabrik dagangan ibu-ibu, ketahuilah Antum semua sudah ‘Gila Segila Gilanya’ dan ‘Ter..La..Lu..’sampai ane gak habis pikir perbuatan Antum-Antum sekalian itu sungguh ‘Teganya..Teganya..Teganya..’(kate bang haji Roma Irama)….Negara ini punya aturan dan hukum Tum…dan bukan pake aturan Embahnya Antum…
Ok, lah jika Antum melakukan ini semua karena Tuhan..tapi apakah Tuhan akan menerima amalan orang-orang yang bikin susah rakyat kecil? Udah Tum jangan munafik dan jangan sok jadi pahlawan, hidup Antum sendiri belum tentu benar di mata Aolloh SWT, daripada Antum sibuk ngurusin orang lain mending Antum urus diri Antum sendiri dan cari kerjaan yang lebih jelas…misalnya jadi TKI kayak ane, he..he..he..he..he..Gini-gini ane bisa ngidupin kelurga ane. Mereka bisa hidup layak sebagaimana orang kebanyakan,tiap bulan ane ngirim uang ke rumah yang jumlahnya melebihi kebanyakan gaji pegawai negeri..apakah ane sekolah tinggi hingga gaji ane gede?
Kagak Tum, ane cuma tamatan SMK, kuliah juga enggak…mungkin ada di antara Antum yang sarjana, misalnya SE(Sarjana Edan), ST(Sarjana Teler), SH(Sarjana Haram), dll ..mengapa pula sarjana bawa pentungan? (dasar Sarjana Goblok)
Ala kulli hal, semoga Antum selalu sehat, cepat sembuh dan dapet kerjaan yang benar …jadi Antum enggak perlu lagi bikin susah banyak orang…oh ya terakhir, kalo mau jadi TKI datangi aja depnaker tapi satu pesen ane…jangan bawa pentunganloh, bisa-bisa Antum kagak dapet kerja tapi malah masuk bui…hua..ha..ha..ha..ha..hu..hu..hu..hu..hu..hi..hi..hi..hi..hi..ho..ho..ho..ho..ho..he..he..he..he..he..he..
Assalamualaikum..wallaikumsallam..bismillah..astafirrulloh allazim..aollohhuakbar..!
Merdeka atoe Matioooooooooo
mari kita lihat bersma kekejaman dan kbrutalan FPI, klik:
http://theync.com/media.php?name=1381-never-before-seen-video-shows-a-young-boy-behead-an-allegded-spy.-uncensored
http://islaminlightofhistory.wordpress.com/2011/03/13/bagian-vi-bab-2-tawaran-nan-keji/
October 24, 2011 at 6:20 am
JESUS (ANAK MANUSIA AKHIR ZAMAN )BAWA SABIT YANG AKAN MENYABIT ANDA SERTA KETURUNAN ANDA.MANA YANG LEBIH SADIS.BACA KITAB WAHYU 14.MENYABIT ORANG2 YANG NGGA SUNAT DAN MAKAN BABI
October 30, 2011 at 6:35 pm
Kisah nyata
Sepenggal kesaksian seorang TKI
FPI GENDENG,GOBLOK TUR JAHAT
(PREMAN YANG MENGATASNAMAKAN AGAMA DALAM MENJALANKAN AKSI-AKSINYA YANG BENGIS, SADIS DAN BRUTAL)
Kompasiana.com – Apakah pekerjaan sebenarnya dari kebanyakan anggota FPI, ada yang tahu? Seandainya betul dugaan ane, emangnya dugaan ente apa? Dugaan ane mungkin saja karena mereka belom punya kerjaan alias pengacara (pengangguran banyak acara), makanya mereka cari kesibukan dengan bergabung jadi FPI..orang yang punya kerjaan apalagi yang kerjaanya banyak/sibuk mana mungkinlah gabung sama FPI… itu hanya sekedar dugaan, bisa bener bisa salah (99% responden mengatakan benar).
Kita berandai-andai saja kalo dugaan itu bener..hehehe supaya gampang? Nah, daripade Antum sekalian ngerazia rumah makan, warung dan fasilitas umum lainnya bahkan sampai ngobrak-ngabrik dan merusak rejeki orang, mending Antum sekalian jadi TKI aja deh..kaya ane dan ane doakan Antum sekalian keterima di Dubai, Arab Saudi..
Di sini rumah makan tetep aja buka selama ramadan tapi emang enggak vulgar banget sich, ya cuma ditutupi sedikit, tapi orang-orang masih tahu kalo itu rumah makan buka. Apakah ada Razia dari aparat atau dari gerombolan Preman seperti Antum-antum? Kagak ada la yauw,hehehe… padahal ini negeri Arab-loh, di mana Antum sekalian suka sekali sama pakaiannya..bukankah Antum doyan pake sorban? Orang Arab kemana-mana pake sorban hatta nonton bola juga pake sorban..beda kan sama Antum yang pake sorbannya ketika mau ngadain razia, mengobrak abrik, merusak dan membuat kerusuhan …
Ok, deh, ane ngerti niat Antum bagus..mencegah kemungkaran..menurut ilmu dakwah…menyeru kepada kebaikan itu lebih gampang dibandingkan mencegah kemungkaran..kalo nyuruh orang berbuat baik paling-paling kita cuma berhadapan dengan orang-orang yang kepalanya manggut-manggut, enggak tahu karena ngerti atau karena sebel huahahaha. Tapi coba kalo mencegah kemungkaran? Kita berhadapan dengan orang-orang yang bisa mencelakan kita..misalnya kita mencegah sebuah aksi perampokan(coba klo brani)…
FPI dan Pentungan
Karenanya Antum bawa pentungan karena Antum merasa dalam berdakwah Antum akan menghadapi orang-orang yang Antum anggap temannya SAITON minimal teman jauhlah SAITON..pertanyaanya, benarkah para ibu-ibu yang berdagang makanan itu CS nya SAITON? Bukankah mereka melakukan itu untuk menafkahi keluarga dan anak-anak mereka. Klo gak berjualan emang keluarga dan anak-anaknya mau makan ape Tum? Apa Antum yang ngasih makan? Jika Antum kasih duit segepok lalu Antum suruh ibu-ibu itu untuk menutup dagangannya ane HAQUL YAKIN mereka akan membubarkan diri dengan senang hati.
Antum selama ini bukan jadi solusi dari permasalahan bangsa, justru Antum menjadi benalu (penyakit masyarakat dan sampah masyarakat) yang memperumit dan menambah pusing aparatur negara …gimana aparat enggak pusing? Mau tegas Antum melawan (sok jadi jagoan)…dibiarin Antum sekalian tambah beringas (sok jadi pahlawan kesiangan)…Jika Antum mengatakan Antum bergerak karena aparat cuek-cuek aja…emang Antum itu siapa? Bukankah Antum itu enggak jauh beda statusnya dengan kami ini yang warga biasa? Kalo Antum merasa punya hak untuk ngobrak-ngabrik dagangan ibu-ibu, ketahuilah Antum semua sudah ‘Gila Segila Gilanya’ dan ‘Ter..La..Lu..’sampai ane gak habis pikir perbuatan Antum-Antum sekalian itu sungguh ‘Teganya..Teganya..Teganya..’(kate bang haji Roma Irama)….Negara ini punya aturan dan hukum Tum…dan bukan pake aturan Embahnya Antum…
Ok, lah jika Antum melakukan ini semua karena Tuhan..tapi apakah Tuhan akan menerima amalan orang-orang yang bikin susah rakyat kecil? Udah Tum jangan munafik dan jangan sok jadi pahlawan, hidup Antum sendiri belum tentu benar di mata Aolloh SWT, daripada Antum sibuk ngurusin orang lain mending Antum urus diri Antum sendiri dan cari kerjaan yang lebih jelas…misalnya jadi TKI kayak ane, he..he..he..he..he..Gini-gini ane bisa ngidupin kelurga ane. Mereka bisa hidup layak sebagaimana orang kebanyakan,tiap bulan ane ngirim uang ke rumah yang jumlahnya melebihi kebanyakan gaji pegawai negeri..apakah ane sekolah tinggi hingga gaji ane gede?
Kagak Tum, ane cuma tamatan SMK, kuliah juga enggak…mungkin ada di antara Antum yang sarjana, misalnya SE(Sarjana Edan), ST(Sarjana Teler), SH(Sarjana Haram), dll ..mengapa pula sarjana bawa pentungan? (dasar Sarjana Goblok)
Ala kulli hal, semoga Antum selalu sehat, cepat sembuh dan dapet kerjaan yang benar …jadi Antum enggak perlu lagi bikin susah banyak orang…oh ya terakhir, kalo mau jadi TKI datangi aja depnaker tapi satu pesen ane…jangan bawa pentunganloh, bisa-bisa Antum kagak dapet kerja tapi malah masuk bui…hua..ha..ha..ha..ha..hu..hu..hu..hu..hu..hi..hi..hi..hi..hi..ho..ho..ho..ho..ho..he..he..he..he..he..he..
Assalamualaikum..wallaikumsallam..bismillah..astafirrulloh allazim..aollohhuakbar..!
Merdeka atoe Matioooooooooooo
mari kita lihat bersma kekejaman dan kbrutalan FPI, klik:
http://theync.com/media.php?name=1381-never-before-seen-video-shows-a-young-boy-behead-an-allegded-spy.-uncensored
http://islaminlightofhistory.wordpress.com/2011/03/13/bagian-vi-bab-2-tawaran-nan-keji/
YESUS HUAKBAR..YESUS HUAKBAR..YESUS HUAKBAR..YESUSdahrasulluloh..
January 29, 2012 at 8:20 am
Hai Anjing Muslihat,
Kupasan mu copy Paste semua.
Kau buang kotoran dimana-mana, baumu luar biasa.
Dangkal lagi, murahan lagi, bajat lagi.
jangan pake nama Andi , marah Andi Malarangeng.
Pake Muslim lagi, ganti muslihat ya !
Kau ke psikiater dulu, syaraf mu kumat kayaknya >
Kalau ngomong yang bermutu, jangan yang murahan, apalagi sampah. . Tamatan SD ya ???
November 8, 2011 at 9:23 am
KUIS “ MUSTAHIL KRISTEN BISA MENJAWAB “ BERHADIAH MOBIL BMW, DARI MANTAN SALIBIS
Yesus adalah seorang nabi yang diutus oleh Allah untuk menyelamatkan bangsa Israel dari jurang kehancuran. Beliau selalu menegakkan hukum Taurat Musa dan tidak pernah merobahnya sedikit pun.
Tetapi kemudian ajaran Yesus yang selalu mengamalkan ajaran nabi Musa, ternyata dicampur-aduk dengan ajaran dan dogma dari pagan (agama penyembah berhala) kuno yang sangat bertentangan dengan agama Tauhid yang dibawa oleh nabi Adam, Abraham (Ibrahim), Musa dan Isa (Yesus).
Banyak sekali dogma Kristen tidak berdasar pada kitab sucinya. Meskipun pendiri Kristen menciptakan ayat-ayat palsu untuk menopang dogma tersebut dunia tidak bisa dibohongi lagi. Diantar dogma dusta itu: Kebangkitan Yesus, Perayaan Natal, halalnya babi dll.
H. Insan L.S Mokoginta mengajukan 11 (sebelas pertanyaan) berkaitan dengan ajaran Kristen dengan hadiah Rp. 10.000.000.- Bahkan untuk pertanyaan tentang Kebangkitan Yesus dalam Lukas. 24:44-46. penulis menyediakan hadiah mobil BMW bagi yang bisa menjawabnya.
Berhadiah Mobil BMW
Mustahil Kristen Bisa Menjawab
Oleh : H. Insan LS Mokoginta
Editor : Drs. H Afdhil Salim MSc.
Setting : Nabila Fikria
Desain Cover : Izhar al-Haq
Tefbitan 1 : November 2005
Penerbit : Yavasan Birrul Walidain Cimanggis Depok
TLP. 021-70984849 – 0815 8787 627
© HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG
Rekening Bank Mandiri Jakarta-Cimanggis
129.0093042410
a/n lnsan LS Mokoginta QQ Yayasan
INILAH PERTANYAANNYA :
1. MANA PENGAKUAN YESUS BAHWA DIA BERAGAMA KRISTEN
2. MANA AJARAN YESUS KETIKA BERUMUR 13 S/D 29 TAHUN
3. PERNAHKAH YESUS MENGATAKAN “AKULAH ALLAH TUHANMU,MAKA SEMBAHLAH AKU SAJA.”
4. PERNAHKAH YESUS MENGATAKAN “AKULAH YANG MEWAHYUKAN ALKITAB,DAN AKU PULA YANG MENJAGANYA.”
5. MANA PERINTAH YESUS ATAU TUHAN UNTUK BERIBADAH PADA HARI MINGGU
6. MANA DALILNYA DALAM ALKITAB BAHWA YESUS 100 PERSEN TUHAN DAN 100 PERSEN MANUSIA
7. MANA DALIL NYA ASAL PERCAYA KEPADA YESUS SEBAGAI TUHAN DAN JURU SELAMAT PASTI MASUK SORGA
8. MANA FOTO ASLI WAJAH YESUS DAN SIAPA PEMOTRETNYA
Apakah ini fotoatau lukisan? Jika foto, berarti ini manusia jaman sekarang, dipilih yang cantik dan ganteng la lu dipotret, terus dikatakan inilah Maria dan Yesus. Mungkin saja saat ini mereka masih hidup.
Benarkah ini foto yang menggambarkan wajah Yesus? Sebenarnya dia adalah salah seorang bintang film yang memerankan diri Yesus. Saat ini dia pun masih hidup.
Lukisan ketiga ini menggambarkan Yesus dalam wajah yang lain lagi, tidak sama seperti yang pertama dan kedua. Jika Yesus Tuhan, koq Tuhan bisa mati?
Inilah Maria & Yesus dalam versi bangsa lain. Mungkin Maria dan Yesus bagi suku bangsa ini adalah yang tercantik dan terganteng.
Maria dan Yesus menurut versi Guadalupe. Wajah Yesus persis seperti anak wanita?
Wajah Maria dan Yesus ini menurut versi bangsa apa ini??
Maria dan Yesus versi orang Timur Tengah. Bahasa Arab yang tertulis diatas adalah: Ummi Allah = ibu Allah. Yasua Almasih = Yesus Almasih
The Good Seheperd adalah julukan kepada Yesus sebagai Pengembala yang baik
Yesus Kristus versi orang Bolivia dengan wajah yang sangat berbeda.
Mungkin ini wajah Yesus versi orang Indian
Maria dan Yesus menurut suku Apache
Yesus berambut kribo mirip orang Ambon
Lion of Judah adalah salah satu julukan buat Yesus, sebagai singanya orang Yahudi.
9 MANA DALIL YESUS LAHIR PADA TGL 25 DESEMBER DAN DI SURUH MERAYAKANNYA
setiap pertanyaan hadiahnya sepuluh juta adapun pertanyaan yang ke 11 hadiahnya mobil mewah BMW, gimana siap murtad…….!? berani gak menjawab pertanyaan dari mantan penginjil itu?klo berani telp aja tuh,ato hub email saya. lumayan lho,10 + 1 pertanyaan, total hadiah 100 jt + BMW greessssss……………….!!!!!!!!,klo jawabannya bener ” ku pacak ikut ika’ .