nabeelqureshiBukti dan Saksi.com – “Hampir semua yang diketahui orang Muslim tentang Muhammad bersumber dari tradisi lisan, hampir-hampir tak ada dari sumber-sumber tertulis,” kata Qureshi.

Waktu masih kecil, Qureshi diajar bahwa Muhammad adalah seorang pembawa damai, ramah dan penuh belas kasihan. Tapi ketika ia meneliti secara seksama teks-teks primer Islam, ia menemukan kalau Muhammad itu sepenuhnya sosok yang berbeda.

Sebuah autobiografi baru mengisahkan cerita tentang seorang Muslim Barat yang harus siap menanggung setiap risiko untuk menjadi seorang Kristen lahir baru. Buku ini terkesan seperti sebuah novel misteri pembunuhan, dimana seorang pengikut Muhammad yang saleh mengkaji ulang fakta-fakta mengenai Islam dan Kekristenan untuk menemukan kebenaran mengenai Yesus Kristus.

“Bukanlah sebuah pernyataan yang keliru mengatakan bahwa orang-orang Muslim harus siap menanggung risiko apapun saat mereka meyakini Salib,” tulis Dr. Nabeel Qureshi dalam buku barunya, ‘Mencari Allah, Menemukan Yesus: Seorang Muslim yang saleh Berjumpa Dengan Kekristenan” (‘Seeking Allah, Finding Jesus: A Devout Muslim Encounters Christianity’) (more…)

Advertisements

Berikut ini adalah kesaksian dari Nabeel Qureshi dari yang saya nonton dalam bentuk video dari http://www.acts17.net Berikut ini terjemahan bebas saya:

Pada waktu aku masih kecil, orang tuaku sangat taat beribadah. Akupun jadi sangat taat karenanya. Orang tuaku selalu mengajarkan aku sembahyang kepada “Allah“ lima kali sehari. Setidak-tidaknya aku harus mengikuti sembahyang wajib dan selain itu aku bebas berdoa apapun pada waktu luangku. Sembahyang adalah bagian esensial dari hidupku. Aku bangun pagi, aku mengucapkan doa pagiku tepat setelah aku membuka mata. Kalau aku pergi ke kamar mandi ada doa yang aku harus kubacakan sebelum cuci tangan. Ada doa yang kubacakan sebelum dan setelah membaca Kuran tiap hari. Kemudian pergi ke sekolah setelah doa pagi lalu pada sore hari membaca doa sore. Jadi Islam tertanam dalam diriku dan karena itu orang tuaku sangat sangat bangga terhadap aku. Aku adalah seorang anak muslim yang mereka harapkan. Aku berasal dari garis keturunan pendakwah dan keluargaku memperlakukan Islam sebagai bagian integral dari hidup mereka dan bukan sesuatu hal sampingan. Jadi “Allah“ dan nabi Islam yaitu Muhammad sangat dihormati dan setiap saat kami sangat menyembah “Allah“. (more…)