[24.4] Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera

Tentu saja, para ahli hukum islam hanya akan menerima kesaksian empat lelaki. Para saksi ini harus menyatakan bahwa mereka telah benar-benar “melihat secara langsung si tertuduh melakukan perbuatan yang dituduhkan, yakni perzinahan.” Sekali tuduhan zinah dibuat, si penuduh tsb ada kemungkinan mendapat hukuman jika dia tidak bisa mendatangkan kesaksian yang diperlukan. Kesaksian yang sama juga diperlukan dalam situasi berikut. Jika seorang lelaki masuk paksa kekamar seorang wanita dan memperkosa, misal enam orang wanita, dia tidak bisa dihukum karena tidak ada saksi lelaki yang menyaksikannya.

Tentu saja korban-korban perkosaan akan ragu utk menuduh sipemerkosa dihadapan hukum, karena dia bisa balik jadi dihukum jika tidak bisa menghadapkan empat orang saksi lelaki yang menyaksikan langsung perkosaan itu. “Jika perkataan wanita saja dianggap cukup untuk kasus-kasus demikian,” Hakim Zharoor ul Haq dari Pakistan menerangkan, “maka tidak akan ada lelaki yang aman.” (more…)

Muhammad tidak ragu lagi adalah salah satu orang terbesar sejarah, dalam pengertian jika dia tidak ada maka jalan sejarah umat manusia mungkin akan berbeda. Tapi kata Popper[1] “Jika peradaban kita ingin bisa bertahan, kita harus patahkan kebiasaan ‘menghormati’ orang2 besar tsb. Orang2 besar membuat kesalahan yang luarbiasa besar pula.”Meski dogma islam menggambarkan Muhammad sebagai orang tanpa dosa, Muhammad sendiri tidak pernah mengklaim dirinya sempurna atau tak bisa salah. Seperti Tor Andrae katakan, ini adalah salah satu karakteristik yang disukai darinya; dia selalu sadar akan kekurangannya dan mampu mengritik dirinya sendiri.

Muhammad adalah orang dengan pesona luar biasa. Lebih dari satu sumber menceritakan senyumnya yang sangat menarik dan karismanya yang hebat yang mampu menimbulkan rasa setia dan sayang pada para pengikutnya. Dia juga seorang pemimpin militer yang jenius dan kepala negara dengan kekuatan bujukan dan diplomasi yang hebat. Apa saja yang telah dia capai? Montgomery Watt, salah seorang scholar barat yang kagum pada Muhammad hingga seakan memujanya merangkum pencapaiannya sbb:[2] “Pertama-tama dia memiliki kemampuan seperti seorang peramal. Dia mengerti dan sadar akan akar2 religius yang mengakar dalam2 pada masyarakat sosial di Mekah dan dia mengeluarkan sekumpulan gagasan yang, dengan menempatkan perselisihan2 yang terjadi di Mekah kedalam gambaran yang lebih besar, membuat hal itu bisa mendamaikan mereka hingga tingkat tertentu.” (more…)

Lihat berita terakhir : Penyunatan terhadap Wanita di Indonesia dilarang
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forumviewtopic.php?p=73993#73993

PENYUNATAN TERHDP WANITA, Islami atau tidak ?
http://www.fgmnetwork.org/intro/fgmintro.html
Dari Badan yg menangani Female Genital Cutting (FGC)/Penyunatan terhdp Wanita :

Pendahuluan ~ Marianne Sarkis

Saat kau membaca artikel ini, sekitar 8-10 juta wanita dan gadis2 di Timur Tengah dan Afrika menghadapi risiko salah satu bentuk penyunatan.

FGC dipraktekkan di Timur Tengah (di kedua Yaman, Saudi, Iraq, Yordania, Syria, and Southern Algeria). Di Afrika ini dipraktekkan di mayoritas benua tsb termasuk Kenya, Nigeria, Mali, Upper Volta, Ivory Coast, Mesir, Mozambik dan Sudan.

Walau FGC dipraktekkan diSEBAGIAN BESAR negara2 Muslim, ini tidak terbatas pada masy2 Islam. Di Afrika dan Timur Tengah, ini dilakukan juga oleh Kristen Koptik, suku2 adat, Protestan dan Katolik. (???) Shocked

Tipe2 Penyunatan :

Tipe I atau Sunat berdasarkan Sunnah Nabi.
Ini tipe yg paling lunak dan dipercaya dipraktekkan dijaman Muhamad. (more…)

PERANG SALIB: Khayalan dan Realitas

Seringkali dikatakan: “Tentara Salib berbaris dari Eropa ke Timur Tengah. Setibanya di sana, mereka menjarah dan membunuh lelaki, wanita, dan anak2 Muslim dan Yahudi tanpa pandang bulu, dan memaksa yang masih hidup masuk Kristen. Di atas genangan darah, mereka mendirikan daerah jajahan Eropa di Levant, yang menjadi gagasan dan pola penjajahan berikutnya. Merekalah yang pertama kali di dunia melakukan pembunuhan masal, dan jadi noda sejarah gereja Katolik, Eropa dan budaya Barat. Perbuatan mereka begitu menakutkan sehingga Paus Yohanes Paulus II akhirnya minta maaf pada dunia Islam atas terjadinya Perang Salib.”

Apakah ini benar?

Tidak. Setiap huruf dalam paragraf di atas salah, meskipun seringkali dikutip berulang-ulang oleh (yang katanya) para “ahli.”

Pandangan PC: Tentara Salib membentuk daerah2 jajahan di Timur Tengah

Tentara Salib menerima panggilan Paus Urban dan menuju ke Timur dan para pemimpin mereka bertemu dengan Kaisar Byzantium Alexius Comnesus. Sang Kaisar meminta setiap prajurit untuk bertindak sesuai dengan permintaan Paus Urban agar mengembalikan semua tanah yang berhasil mereka rebut kembali dari kekuasaan Islam kepada Kekaisaran Byzantium. Para prajurit menyetujui hal ini. Tapi setelah pengepungan Antiokhia tahun 1098, mereka merubah keputusannya. Sewaktu pengepungan berlangsung sampai musim dingin, tentara Muslim bergerak menuju utara dari Yerusalem. Tentara Salib menunggu bantuan tentara dari Kaisar Byzantium. (more…)

“Charity begins at home, and justice begins next door.”– Charles Dickens

Sometimes when I feel lonely; I sit in silence and look back nostalgically on my golden childhood days in school.Al Askari Mosque During those happy, carefree and all-fun days, one horrible incident took place which became talk of the whole town and aroused few questions in my mind.

The unpleasant incident was a murder case. One Muslim young man killed his younger brother while fighting over the possession of a stolen wristwatch. The boy of about seventeen years old was pushed into an empty deep well, which killed him on the spot.However, the story did not end there. After a month or so, our history teacher was discussing the so-called ‘glorious’ Mughal era of India. That day he was talking about Aurangzab, the Muslim emperor who beheaded his brother Dara Shikoh, put his father in house arrest for life and alienated many of his children by driving some of them into exile and imprisoning others. As a result, at the ebb of his life, he was lonely. Our little minds could not accept the idea that, it is possible for a man to kill his brother, imprison his father and ill-treat own children to gain something. Killing and brutality within blood relations was something unimaginable to us. The world was more peaceful during those days than it is today. The history teacher was too soft-natured and very old gentleman who had already crossed retirement age and waiting for a replacement. (more…)

-   Sebuah refleksi kritis Kristologi Alkitabiah -

Oleh : Ps. Sonny Eli Zaluchu, M.Th, D.Th

Alumnus Program Pascasarjana STBI Semarang

(ijin kutipan diberikan dengan mencantumkan sumber)

Dua hal yang sangat penting dalam hal kristologi adalah adalah siapakah Kristus (pribadiNya) dan apakah yang menjadi rencanaNya di dalam dunia (karyaNya). Keberadaan Yesus ditegaskan oleh Alkitab sebagai Allah yang menjelma menjadi manusia[1], dan menjadi bagian dari rencana Allah untuk membawa manusia berada di dalam hidup yang kekal.[2] Tetapi seiring dengan berjalannya waktu, dari sejak Yesus datang dan melayani ke dalam dunia, hingga abad 21 ini, selalu saja terjadi kontroversi dan perdebatan yang tidak pernah selesai tentang Kristus. Pokok perdebatan itu berkisar tentang siapakah sebetulnya Yesus Kristus itu. Betulkah Ia adalah Allah yang menjelma menjadi manusia? Ataukah manusia di atas rata-rata karena kodrat ilahi di dalam diriNya? Ataukah Ia benar-benar Allah yang seolah-olah terlihat seperti manusia?

  1. Potret Kristus yang Salah

Sorotan terhadap pribadi Kristus dari masa ke masa tidak pernah selesai. Perdebatan mengenai keilahian Kristus, selalu mewarnai diskusi para teolog, mulai dari kalangan paling Injili hingga mereka yang berpaham liberal. Tidak jarang dalam perdebatan itu, Kristologi disusun terlalu jauh melenceng dari apa yang Alkitab saksikan tentang Yesus, sehingga melahirkan pendapat yang salah tentang Kristus dan pengajaran-pengajaran yang bersifat menyesatkan (bidat). Hal ini terjadi karena manusia mencoba memahami Kritus menggunakan argumen-argumen teologis yang berpusat pada intelektual, pengalaman, filsafat bahkan rasionalitas. (more…)

Para imigran (Muslim yang berhijrah dari Mekah ke Medinah pada tahun 622 M) sangat banyak jumlahnya dan beberapa dari mereka harus tidur di mesjid yang baru dibangun di Medinah. Hidup sangat keras saat itu. Pada malam hari mereka harus berbagi selimut dan makanan hanya ada sedikit. Wabah demam yang menyerang banyak penduduk kota itu membuat hidup semakin sulit bagi orang-orang beriman. Bukan ini yang dijanjikan pada mereka. Untuk mendorong mereka pergi/hijrah, Muhammad berkata kepada mereka, “Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui” (Sura 16:41).

Jika ia tidak dapat memenuhi janjinya dalam dunia ini, bagaimana para pengikutnya dapat memercayainya soal akhirat?

Ilustrasi: Penyerangan Uhud

Nabi Menjadi Bandit (more…)

Kita juga tidak akan bertanya, mengapa Muhammad harus berhenti di Yerusalem terlebih dahulu sebelum pergi ke Surga. Apakah ada sebuah pintu gerbang surga di Yerusalem? Masalah yang ingin kita diskusikan adalah bahwa Mesjid Al Aqsa, sebagai “Mesjid Terjauh”, belum eksis pada masa Muhammad hidup.

 

Ada sebuah hadis yang melaporkan bahwa pada suatu malam, Muhammad mengendarai seekor kuda yang mempunyai sayap, yang mana kuda tersebut membawanya dari Masjidil Haram (Mesjid yang ada Ka’bah) ke Mesjid Al Aqsa (yang ada di Yerusalem), dan dari sana kemudian membawanya ke langit ke-7 dimana diperlihatkan padanya neraka dan firdaus, lalu kemudian ia dibawa ke hadapan hadirat Allah. Kisah ini – yang umumnya dipercayai oleh semua orang Muslim dan dikenal sebagai Mi’raj – juga dikonfirmasi oleh Al Qur’an. (more…)

Buktidansaksi.com – Kasus sodomi terhadap santri Pondok Pesantren Al-Fatah, Lahat yang dilakukan Kepala Kemenag Pagaralam, Sumatera Selatan, RF, terungkap setelah salah satu orangtua korban melapor ke polisi. Saat ini ada lima korban yang mengalami perlakuan serupa dan tidak menutup kemungkinan bakal terus bertambah.

Berdasarkan informasi yang diterima merdeka.com, kelima korban yang berjenis kelamin laki-laki itu awalnya tidak berani membuka aib pimpinannya lantaran takut tidak naik kelas. Setelah didesak orangtua, korban akhirnya mengaku disodomi oleh tersangka.

Seluruh korban merupakan siswa kelas satu dan dua SMP di pesantren tersebut. Kadang mereka diajak tersangka keluar kota bila ada kegiatan.

Kasat Reskrim Lahat AKP Hidayat Amin mengungkapkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Sebab tidak menutup kemungkinan masih ada korban lain yang belum terungkap.

“Kita berjanji akan mengusut tuntas kasus ini, termasuk jika ada korban lain yang belum melapor,” kata Amin, Rabu (7/5).

Setelah memuji Allah, fatwa sheikh itu dimulai dengan mengatakan bahwa sodomi dilarang dalam Islam. Namun demikian, jihad harus diutamakan, karena jihad adalah kewajiban yang dianggap paling tinggi/utama dalam Islam. Dan jika hal yang tertinggi dalam Islam hanya dapat dicapai melalui sodomi, maka praktik itu sama sekali tidak salah.

Oleh Raymond Ibrahim


12 Juli 2012 pada pukul 4:30

http://www.gatestoneinstitute.org/3158/islam-sodomy

Cara terbaik untuk merasionalisasi apa yang diinginkan seseorang dan tetap merasa “suci” adalah segala sesuatu yang awalnya dilarang kemudian diperbolehkan. Yang terpenting adalah niat orang itu atau niyya.   

Abdullah Hassan al-Asiri sang “pengebom pakaian dalam” tidak hanya menyembunyikan bahan peledaknya di dalam rectum (saluran yang menghubungkan usus besar dengan dubur) untuk membunuh Pangeran Saudi Muhammad bin Nayef – mereka bertemu pada tahun 2009 setelah sang pejuang suci yang berusia 22 tahun tersebut “memalsukan pertobatan berkenaan dengan pandangan-pandangan jihadnya” (lihat:”feigned repentance for his jihadi views“) — tetapi nampaknya al-Asiri telah meminta sesama rekan jihadnya untuk berulangkali menyodominya untuk “memperlebar”duburnya agar dapat memuat bahan peledak – semua ini dilakukan sesuai dengan fatwa-fatwa [keputusan-keputusan religius] yang dikeluarkan para ulama Islam.   (more…)


“Kapan pun aku melihatnya, aku bersembunyi. Aku benci melihatnya,” Tahani (mengenakan pakaian warna pink) menceritakan hari-hari awal pernikahannya kepada Majid, ketika ia berusia 6 tahun dan Majid 25 tahun. Isteri yang masih muda ini berpose untuk potret ini, bersama dengan mantan teman sekelasnya Ghada, juga seorang pengantin yang masih anak-anak, di luar rumah mereka yang ada di pegunungan Hajjah, Yaman.

Oleh Raymond IbrahimJihad Watch

July 21, 2011

 “Pernikahan Anak” dalam Islam – sebagai eufemisme untuk pedofilia – kembali menjadi berita utama setidaknya di Media Arab. Dr. Salih bin Fawzan, seorang ulama terkenal dan merupakan anggota dari Dewan Religius tertinggi Saudi Arabia, baru-baru ini mengeluarkan sebuah fatwa yang menetapkan bahwa tidak ada usia minimum bagi pernikahan, dan bahwa anak-anak gadis bisa dinikahi “bahkan meskipun mereka masih bayi.” (more…)

Silahkan membuka tautan berikut: e-book dan nikmati buku-buku bermutu dari http://buktidansaksi.com. Silahkan share dengan teman-teman anda dengan link ini:

http://youtu.be/e13mkMIjmvQ